Anda di halaman 1dari 12

Metode Pelaksanaan Konstruksi

Perancah Independent
Kelompok 8

Khibran Samudra Sandy Prawira Eka Asmitha Pane Sahputra Munthe Ricky Andreas S Andrico Manurung

(090404166) (090404172) (100404154) (100404157) (100404161) (100404162)

Perancah Independent
KATA PENGANTAR

1. Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul Perancah Independent Makalah ini berisikan tentang informasi Pengertian Perancah secara umum atau yang lebih khususnya membahas Bahan-bahan pembuat perancah, Persyaratan Perancah, Kegunaan perancah secara akronik , Fungsi Perancah, Bagian-bagian perancah, Perancah Independen, serta Gambar. Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang Perancah Independent. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin. Medan, 30 Maret 2013

Kelompok 8 .

KELOMPOK 8

Page 2

Perancah Independent

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.......... 2 DAFTAR ISI. 3 PENDAHULUAN 4 PENGERTIAN . 4 BAHAN-BAHAN PEMBUAT PERANCAH...5 PERSYARATAN PERANCAH6 LIMA KEGUNAAN PERANCAH SECARA AKRONIK..7 FUNGSI PERANCAH7 BAGIAN-BAGIAN PERANCAH..7 KONDISI KARAT PADA PERANCAH..8 PERANCAH INDEPENDENT.10 GAMBAR 11 DAFTAR PUSTAKA 12

KELOMPOK 8

Page 3

Perancah Independent

2. PENDAHULUAN Perancah sudah mulai ada dan digunakan sejak manusia ingin membangun sesuatu yang lebih tinggi daripada yang pernah mereka capai, dan sebagian besar cukup aman dipakai. Perancah merupakan konstruksi sementara yang memungkinkan pelaksanaan konstruksi permanen setelahnya. Pada tahun 1983, CJ Wilshere menemukan bahwa perancah dapat digunakan mulai proyek kecil seperti bangunan rumah sederhana, hingga bangunan jembatan. Sejak 4000 tahun yang lalu pemakaian perancah sudah banyak dikembangkan di daerah Cina dan Mediterania. 3. PENGERTIAN Perancah (scaffolding) atau steger adalah suatu struktur bangunan atau konstruksi pembantu yang menjadi tempat lintasan sementara bagi para pekerja yang bekerja disuatu proyek konstruksi atau dapat juga menjadi tempat untuk menyokong bahan-bahan,mesin dan peralatan. Perancah dibuat apabila pekerjaan bangunan gedung sudah mencapai ketinggian 2 meter sehingga pekerja kesulitan untuk menjangkaunya. Biasanya perancah berbentuk suatu sistem modular dari pipa atau tabung logam, meskipun juga dapat menggunakan bahan-bahan lain. Di beberapa negara Asia seperti RRC dan Indonesia, bambu masih digunakan sebagai perancah.

KELOMPOK 8

Page 4

Perancah Independent

4. BAHAN-BAHAN PEMBUAT PERANCAH Kayu Perancah andang kayu cara membuatnya cepat dan dapat dipindahpindahkan. Untuk tinggi perancah tetap tidak dapat disetel. Biasanya pada pekerjaan yang tingginya tidak lebih dari 3 m,untuk pekerjaan lebih tinggi dari 3 m menggunakan perancah tiang.

Bambu Perancah andang bambu dapat dipindah-pindah dan sebagai pengikatnya memakaitali ijuk, karena tali ijuk ini tahan terhadap air, panas dsb. Pada perancah andang bambu ini sudah distel terlebih dahulu, sehingga tinggi dan panjangnya tidak dapat distel. Biasanya andang bambu dapat dipakai pada ketinggian pekerjaan tidak lebih dari 3 m, mengenai kaki andang bambu ada yang pakai 2 atau 3 pasang.

KELOMPOK 8

Page 5

Perancah Independent

Besi Perancah besi sangat praktis dan efisien karena pemasangannya mudah dan dapat dipindah-pindahkan.Tinggi perancah besi dapat distel untuk jarak kaki perancah yang satu dengan yang lain 180 cm dengan tebal papan 3cm.

Aluminium

5. PERSYARATAN PERANCAH Persyaratan dasar yang harus dipenuhi oleh perancah adalah memberikan daya dukung yang aman, tidak menimbulkan goyangan, dan memiliki biaya yang rendah (C.J Wilshere, 1983). Untuk mencapai kondisi daya dukung aman dan tidak menimbulkan goyangan, maka perlu diperhatikan cara perletakan base dari daerah perancah yang bergantung pada daya dukung tanah dibawahnya. Terdapat empat cara perletakan base pada perancah yaitu:
KELOMPOK 8 Page 6

Perancah Independent
1. Base diletakkan pada sebuah tempat yang diisi penuh dengan pasir 2. Base diletakkan diatas tumpuan beton dengan pengaku horizontal supaya tidak bergoyang. 3. Base diletakkan diatas tumpuan pada lubang yang sudah digali lalu diisi tanah urugan yang dipadatkan (untuk tanah lunak) 4. Base dimasukkan, langsung ke dalam tanah dengan kedalaman tertentu (untuk tanah keras) 5. LIMA KEGUNAAN PERANCAH SECARA AKRONIK S support mendukung sementara untuk kerja acuan dan konstruksi lantar. L loading tempat sementara bagi meletakkan bahan kerja. A acces menyediakan akses sementara yang aman dan nyaman P protection menyediakan perlindungan sementara kepada pekerja dan orang banyak yang berada disekitarnya. S- storage tempat dan metode penyimpanan peralatan perancah 6. FUNGSI PERANCAH 1. Landasan Tempat Kerja Memungkinkan karyawan melaksanakan tugasnya dengan mudah dan aman. Karena banyak kerja yang terletak jauh dari atas tanah atau lantai bangunan. Misalnya: kerja pada dinding, langit dan bumbung Perancah diperlukan untuk mendekatkan pekerja dengan tugasnya.

2. Platform Untuk Menempatkan Bahan dan Instalasi Bahan dan pembangkit harus disediakan dekat dengan karyawan agar kerja berjalan lancar. 3. Platform dan Tangga sandi Perbedaan fungsi ini dari fungsi di atas adalah dari segi konsentrasi beban. Hanya digunakan untuk mendukung anjungan yang digunakan sebagai jalur karyawan atau jalur untuk mengangkut bahan-bahan dan pembangkit. Misalnya: menghubungkan dua bangunan dekat yang sedang dibangun dengan salah satunya tidak memiliki tangga. 7. BAGIAN-BAGIAN PERANCAH A. Pengalas Ada dua jenis Yaitu pengalas tetap dan pengalas jek (jake base)Semua beban akan ditang
KELOMPOK 8 Page 7

Perancah Independent
gung oleh pengalas. Butuh didirikan pada papan alas jika dibangun di atas tanah lembut. 2. Rangka utama Terhubung dengan pengalas bagian bawah dan ke rangka utamayang lain dengan tombol. 3. Rangka Pemijak Terhubung dengan rangka utama dan diatur dengan tombol. 4. Rembat Digunakan untuk mengatur koneksi segala rangka utama saatrangka-rangka itu didirikan. 5. Pin konektor Terpasang pada setiap sendi / sambungan 6) Tangga / ladder menghubungkan setiap tingkat / lantai. 8. KONDISI KARAT PADA PERANCAH Kondisi Karat Pada Scaffolding,sebelum saya membahas mengenai hal ini alangkah baiknya kita mengingat kembali pelajaran selanjutnya yaitu mengenai Bagian Bagian Perancah Scaffolding. Jadi dengan mengingat hal tersebut maka akan lebih mudah mempelajarinya. Tipe Kondisi Karat Pada Scaffolding Berikut ini adalah kondisi karat pada scaffolding : Kondisi Karat Stadium I Kondisi Karat Stadium II Kondisi Karat Stadiun III

Ciri Ciri Kondisi Karat pada Masing Masing Stadium Kondisi Karat Stadium I Ciri-cirinya : Warna cat pada pipa frame sangat jelas. Karat hanya terjadi pada sebagian kecil saja. Tidak terjadi keropos atau lubang Kondisi ini sangat dianjurkan
KELOMPOK 8 Page 8

Perancah Independent

Kondisi Karat Stadium II Ciri cirinya : Warna cat masih terlihat namun tidak terlalu jelas karena mengelupas. Karat terjadi sebagian besar pada pipa frame Tidak terjadi keropos atau lubang Kondisi ini masih dianjurkan

Kondisi Karat Stadium III Ciri cirinya : Warna cat sudah tidak terlihat lagi (mengelupas) Seluruh badan frame tertutup oleh karat Sudah terjadi keropos atau lubang Kondisi ini sudah tidak dianjurkan

Nah dari penjelasan diatas kita sudah dapat menyimpulkan bahwa Jenis Karat pada Kondisi Karat Stadium I dan Kondisi Karat Stadium II masih dianjurkan pada scaffolding. Sedangkan untukKondisi Karat Stadium III sudah tidak dianjurkan lagi alias tidak boleh digunakan. 9. PERANCAH INDEPENDENT

Suatu perancah dengan dua baris standar jarak 1.2m Mempunyai daya dukung sendiri Satu baris mendukung bagian luar dan bagian dalam dari deck dengan jarak 1.2m hingga 2.4m Balok lintang tidak dipasang ke dinding dari gedung Tetapi tidak berdiri sendiri, ini ditopang oleh struktur gedung Independent scaffold memerlukan ties untuk stabilitas lateral. Tanpa beban vertikal yang dialihkan pada gedung. Pasangan standards yang dihubungkan dengan gedung sejajar horizontal dengan horizontal tubes called ledgers. Ledgers berjarak vertikal pada the working height of 2m. Bagian dalam dan luar dari standar (tiang) dihubungkan dengan dengan transoms. Transoms umumnya dihubungkan dengan dengan standar di atas ledgers. Transoms dapat berjarak dari tiang 250mm untuk menyesuaikan panjang papan.

KELOMPOK 8

Page 9

Perancah Independent

10. GAMBAR

KELOMPOK 8

Page 10

Perancah Independent

KELOMPOK 8

Page 11

Perancah Independent
DAFTAR PUSTAKA

www.google.com http://www.scribd.com/ http://belajarsipil.blogspot.com http://www.google.com/url?sa=f&rct=j&url=http://z-engineering.blogspot.com http://www.scribd.com/perancah/muhammadcholiq http://id.prmob.net/perancah/konstruksi/bisnis-514408.html http://titoekaprasetya.blogspot.com/2012/11/perancah.html http://www.independent-scaffolding.co.uk/ http://www.akademibinaan.com.my/abmweb/index.php/akademi/abm-wilayahsabah/item/73-pemasangan-perancah-tahap-2 http://digilib.petra.ac.id/viewer.php?page=7&submit.x=10&submit.y=15&submit=ne xt&qual=high&submitval=next&fname=%2Fjiunkpe%2Fs1%2Fsip4%2F2007%2Fji unkpe-ns-s1-2007-21402025-5030-ruko-chapter2.pdf

KELOMPOK 8

Page 12