Anda di halaman 1dari 5

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan keAlokasi Waktu Standar Kompetensi

: SMA Muhammadiyah Borobudur : Sosiologi : XI/ I :1 : 10-15 menit : 1. Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial.

Kompetensi dasar Indikator

: 1.2. Menganalisis faktor penyebab konflik sosial dalam masyarakat : 1. Mendefinisikan pengertian konflik sosial 2. Mengidentifikasi bentuk-bentuk konflik sosial

I. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa mampu mendeskripsikan pengertian konflik sosial. 2. Siswa mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk konflik sosial. II. Materi Pembelajaran :

A. Pengertian Konflik Sosial Secara sederhana definisi konflik dapat diketahui dari sisi etimologisnya. Konflik berasal dari bahasa Latin Configere yang berarti saling memukul. Selain itu secara sederhana konflik juga merujuk pada adanya dua hal atau lebih yang berseberangan, tidak selaras dan bertentangan. Beberapa ahli memberikan pendapat mereka tentang konflik sosial, yaitu:

1. Soerjono Soekanto : Suatu proses sosial individu atau kelompok yang berusaha memenuhi tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan yang disertai dengan ancaman dan /atau kekerasan. 2. Berstein : Suatu pertentangan yang tidak dapat dicegah. Konflik ini berpotensi memberikan dampak positif dan negatif pada interaksi masyarakat. Secara sosiologis, konflik dapat diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (kelompok) yang berusaha menyingkirkan pihak lain dengan jalan menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya.

B. Bentuk-bentuk Konflik Sosial Bentuk konflik menurut Soerjono Soekanto : 1. Konflik atau pertentangan pribadi Konflik ini terjadi antara dua individu atau lebih karena perbedaan pandangan dan sebagainya. 2. Konflik atau pertentangan rasial Konflik ini umumnya timbul akibat perbedaan ras, seperti perbedaan ciri badan, kepentingan dan kebudayaan. 3. Konflik atau pertentangan antar kelas-kelas sosial Konflik ini uumnya disebabkan karena perbedaan kepentingan. 4. Konflik atau pertentangan politik Konflik ini terjadi akibat adanya kepentingan atau tujuan-tujuan politis seseorang atau kelompok. 5. Konflik atau pertentangan yang bersifat internasional Konflik ini disebabkan karena kepentingan yang kemudian berpengaruh pada kedaulatan negara.

Berdasarkan sifatnya, konflik dibedakan menjadi konflik destruktif dan konflik konstruktif. Berdasarkan Posisi pelaku, konflik dibedakan menjadi konflik vertikal, konflik horizontal.

Berdasarkan Sifat pelaku, konflik dibedakan menjadi konflik terbuka dan konflik tertutup III. Metode Pembelajaran : Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan ceramah dibantu media power point. IV. Langkah-langkah Pembelajaran : A. Kegiatan Awal (alokasi waktu 3 menit) 1) Membuka Pelajaran Membuka pelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan kegiatan perkenalan dengan siswa. 2) Apersepsi Pada bagian ini guru bertanya pada siswa terkait materi yang akan dibahas untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan dan kesiapan belajar siswa. 3) Masalah/ Topik Materi Masalah/ topik yang akan dibahas adalah konflik sosial di masyarakat. Indikator yang ingin dicapai adalah terkait pengertian dan bentukbentuk konflik sosial. B. Kegiatan Inti (alokasi waktu 9 menit) 1) Guru menyampaikan materi tentang pengertian dan bentuk-bentuk konflik sosial di masyarakat. Kegiatan pembelajaran didukung dengan media power point. 2) Guru menambahkan beberapa contoh kejadian untuk memudahkan siswa meahami materi.

C. Penutup (alokasi waktu 3 menit) 1) Siswa diminta menyimpulkan hasil pembelajaran dan guru memberikan penguatan. 2) Guru melakukan evaluasi atas kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dengan meminta siswa mereview kembali materi yang telah disampaikan. 3) Menutup kegiatan dengan berdoa dan salam.

V. Alat/ Sumber Belajar/ Media Pembelajaran : A. Alat : LCD, Whiteboard, Spidol B. Media pembelajaran : power point C. Sumber Belajar : 1. Idianto Muin. 2006. Sosiologi SMA/ MA Untuk Kelas XI. Jakarta: Erlangga 2. Atik Catur Budiardi. 2009. Sosiologi : Kontekstual untuk SMA & MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional 3. Tim sosiologi. 2006. Sosiologi 2. Jakarta: Yudhistira VI. Penilaian : Penilaian non-tes dan tes. A. Penilaian Nontest : Nama Siswa 1 Siswa A Siswa B Siswa N Aspek yang dinilai meliputi : 1. 2. 3. 4. Kemempuan menguasai materi Keaktifan dan partisipasi dalam pembelajaran Kmampuan menanggapi/ menjawab pertanyaan Kemampuan menarik kesimpualan Aspek yang Dinilai 2 3 4 Total Skor

Skala Penilaian : 1-4 4 : sangat baik 3 : baik 2 : cukup 1 : kurang baik

B. Penilaian Tes 1. Apa pengertian konflik secara sosiologis? 2. Apa saja bentuk-bentuk konflik? Kunci jawaban 1. Konflik merupakan suatu proses sosial yang berupa pertentangan yang terjadi baik antar individu maupun antar kelompok. Pertentangan ini sering kali disertai upaya melukai, atau membuat pihak lawan menjadi tidak berdaya sebagai upaya mewujudkan tujuan masing-masing. 2. Konflik rasia, antar individu, antar kelas sosial, internasional, politik, vertikal, horizontal, terbuka, tertutup, destruktif, dan konstruktif.

Yogyakarta, 28 Februari 2013

Dosen Pembimbing

Mahasiswa

M. Nur Rokhman, M.Pd

Nurul Azizah NIM. 10413244025