PERATURAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KEHUTANAN NOMOR : P.

3/II-KEU/2012 TENTANG PEDOMAN HARGA SATUAN POKOK KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2013 LINGKUP KEMENTERIAN KEHUTANAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KEHUTANAN, Menimbang : a. bahwa dengan Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Nomor P.1/II-Keu/2011 telah ditetapkan Pedoman Harga Satuan Pokok Kegiatan Tahun Anggaran 2012 lingkup Kementerian Kehutanan;

b. bahwa dengan adanya Peraturan Menteri Keuangan Nomor. 37/PMK.02/2012 tentang Standar Biaya Tahun Anggaran 2013, dan tingkat perkembangan harga yang berlaku saat ini, maka Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Nomor P.1/II-Keu/2011 tentang Pedoman Harga Satuan Pokok Kegiatan Tahun Anggaran 2012, perlu disempurnakan kembali dengan Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355); 3. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);

4. Peraturan .......

4. Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/ Lembaga (Lembaga Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 152, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5178); 5. Keputusan Presiden RI Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan APBN sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 72 Tahun 2004; 6. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 59/P Tahun 2011; 7. Peraturan Presiden RI Nomor 54 Tahun Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah; 2010 tentang

8. Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.40/Menhut-II/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kehutanan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 405); 9. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 36/PMK.02/2012 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK.02/2011 tentang Standar Biaya Tahun Anggaran 2012; 10. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37/PMK.02/2012 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2013. MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KEHUTANAN TENTANG PEDOMAN HARGA SATUAN POKOK KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2013 LINGKUP KEMENTERIAN KEHUTANAN. KESATU : Pedoman untuk Harga Satuan Pokok Kegiatan Tahun 2013 Lingkup Kementerian Kehutanan adalah sebagaimana tercantum dalam lampiran Peraturan ini. : Harga Standar Biaya Keluaran yang bersifat teknis operasional/ bersifat khusus ditetapkan tersendiri oleh Menteri Keuangan atas usulan Eselon I melalui Menteri Kehutanan. : Menginstruksikan kepada Para Pejabat lingkup Kementerian Kehutanan dan Dinas/Instansi yang menangani Bidang Kehutanan sebagai pelaksana anggaran untuk melaksanakan Pedoman Harga Satuan Pokok Kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU. KEEMPAT .......

KEDUA

KETIGA

KEEMPAT

: Dalam hal terjadi perubahan nomenklatur dan kenaikan tarif setelah Peraturan ini ditetapkan, sepanjang anggaran kegiatan disediakan dalam dokumen anggaran, kegiatan dapat dilaksanakan dengan menggunakan nomenklatur dan tarif baru. : a. Harga Satuan Pokok Kegiatan Tahun Anggaran 2013 sebagaimana dimaksud pada amar 1, merupakan batas tertinggi dan estimasi yang digunakan sebagai pedoman bagi Satuan Kerja, untuk menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-K/L) dan sebagai pelaksanaan Anggaran DIPA Tahun 2013; b. Sebagai batas tertinggi sebagaimana dimaksud pada butir 2 merupakan besaran biaya yang tidak dapat dilampaui; c. Estimasi sebagaimana dimaksud pada butir 2 dapat dilampaui sepanjang disesuaikan dengan harga pasar dan ketersediaan alokasi anggaran dengan memperhatikan prinsip ekonomis, efisiensi, efektifitas, serta mengacu pada peraturan perundangundangan.

KELIMA

KEENAM

: Dengan ditetapkannya Peraturan ini, maka Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Nomor P.1/II-Keu/2011 tentang Pedoman Harga Satuan Pokok Kegiatan Tahun Anggaran 2012 Lingkup Kementerian Kehutanan tetap berlaku sebagai dasar pelaksanaan anggaran DIPA Tahun Anggaran 2012 sampai dengan berakhirnya Tahun Anggaran; : Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

KETUJUH

Ditetapkan : di Jakarta Pada tanggal : 24 Juli 2012 SEKRETARIS JENDERAL, TTD. Dr. Ir. HADI DARYANTO, D.E.A NIP. 19571020 198203 1 002

ruang rapat lainnya) untuk menyelesaikan pekerjaan secara intensif yang sifatnya mendesak. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Pengelola Kegiatan yang selanjutnya disebut HPK adalah uang yang dibayarkan kepada Pengelola Keuangan. Pengelola Kegiatan sesuai dengan jabatannya. f. g. Honorarium Pengelola Keuangan. Pengelola Keuangan antara lain Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Bendahara Pengeluaran Pembantu. Pengelola Keuangan adalah Pegawai yang ditunjuk untuk mengelola keuangan yang karena jabatannya dalam struktur Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). d. Upah kerja adalah uang yang dibayarkan kepada seseorang baik pegawai negeri/honorer/tenaga kontrak/pegawai harian yang melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu yang sifatnya mendesak dan harus segera diselesaikan dan tidak dapat dilaksanakan oleh pihak ketiga. dan Staf Pengelola Keuangan.LAMPIRAN NOMOR TANGGAL : PERATURAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KEHUTANAN. Pejabat Penanda Tangan SPM. h. Staf Pengelola Kegiatan adalah Pegawai Negeri Sipil atau Non Pegawai Negeri Sipil. Bendahara Penerima. : P. harus segera selesai dan tidak dapat 1 . Pengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) adalah Pegawai yang ditunjuk atas nama jabatannya untuk menata usahakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lingkup Kementerian Kehutanan. b. Konsinyering adalah mengumpulkan pegawai disuatu tempat (hotel. selain itu juga dapat berfungsi sebagai batas tertinggi dan estimasi. melaksanakan tugas-tugas Pengelola Keuangan. Pengelola Kegiatan yang karena jabatannya dalam struktur DIPA. c. Harga Satuan Pokok Kegiatan adalah sebagai pedoman bagi Kementerian Kehutanan untuk menyusun biaya komponen masukan kegiatan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Kehutanan berbasis kinerja Tahun Anggaran 2013. melaksanakan tugas-tugas pengelolaan keuangan. Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan : a. penginapan. KETENTUAN UMUM. yang besaran honorariumnya ditetapkan dengan Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dengan tugas membantu kegiatan.3/II-KEU/2012 : 24 JULI 2012 PEDOMAN HARGA SATUAN POKOK KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2013 LINGKUP KEMENTERIAN KEHUTANAN I. Bendahara Pengeluaran. Pengelola Kegiatan adalah Pegawai yang ditunjuk atas nama jabatannya untuk mengelola kegiatan dan melaksanakan tugas-tugas yang ditetapkan oleh Atasannya/Pimpinannya untuk pengelola kegiatan. e.

Ruang Pertemuan (termasuk OHP. Air mineral dan Permen). dan sewa kendaraan dalam kota. Pegawai Negeri adalah Pegawai Negeri Sipil. Podium. Ruang Pertemuan (termasuk OHP. Rehat Kopi dan Snack (2 kali). Makan (3 kali) . Biaya Perjalanan Dinas Jabatan merupakan perjalanan dinas dari tempat kedudukan ke tempat yang dituju dan kembali ke tempat kedudukan semula. n. Gedung Pertemuan adalah gedung yang biasa digunakan untuk pertemuan dengan kapasitas lebih dari 300 orang. White board. sudah termasuk sewa meja. Alat Tulis. rehat kopi dan snack 1 kali. Paket Half day adalah kegiatan yang dilakukan di luar kantor selama setengah hari (minimal 5 jam). kursi. Komponen paket mencakup minuman selamat datang. Podium. uang representatif. Flip Chart. dan fasilitas gedung pertemuan lainnya. yang tidak berkedudukan sebagai pegawai negeri. terdiri dari: uang harian (yang meliputi uang makan. Makan 2 kali (siang dan malam). biaya transport pegawai. Flip Chart. White board. untuk kepentingan negara atas perintah pejabat yang berwenang dengan tarif sesuai ketentuan Menteri Keuangan. 2 . r. Perjalanan Dinas Jabatan adalah perjalanan keluar dari tempat kedudukan (kantor) lebih dari 6 jam dan jaraknya maksimal 5 (lima) Km dari batas kota. o. Perjalanan Dinas kurang dari 6 jam dan jaraknya maksimal 5 (lima) kilometer dari batas kota adalah perjalanan dalam kota yang dilakukan oleh petugas keluar kantor pergi pulang. Alat Tulis. White board. Standard Sound System. akomodasi satu malam. Paket Full Board adalah kegiatan yang dilakukan di luar kantor sehari penuh dan bermalam/menginap. uang saku. Air mineral dan Permen). sound system.dikerjakan di kantor serta dilarang meninggalkan tempat kerja selama kegiatan berlangsung. Flip Chart. Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Uang Saku adalah salah satu komponen dalam uang harian yang dibayarkan untuk perjalanan dinas jabatan. Rehat Kopi dan Snack (2 kali). Mikropon. Komponen paket full board mencakup : minuman selamat datang. Mikropon. q. m. biaya penginapan. Podium. Standard Sound System. Paket Full day adalah kegiatan yang dilakukan di luar kantor minimal 8 (delapan) jam tanpa menginap. Standard Sound System. makan 1 kali (siang). Mikropon. Ruang Pertemuan (termasuk OHP. i. dan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). l. j. Alat Tulis. dan transpor lokal). Komponen paket mencakup Minuman Selamat Datang.Pegawai Tidak Tetap adalah Pegawai yang diangkat untuk jangka waktu tertentu guna melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan yang bersifat teknis profesional dan administrasi sesuai dengan kerangka sistem kepegawaian. k. p. Air mineral dan Permen).

Pejabat Pembuat Komitmen. Besaran honorarium PPABP diberikan mengacu pada honorarium staf pengelola keuangan sesuai dengan pagu belanja pegawai yang dikelolanya. 2. diberi honorarium berdasarkan besaran pagu yang dikelola untuk setiap DIPA. Bendahara Pengeluaran. jumlah staf pengelola keuangan paling banyak 3 (tiga) orang termasuk PPABP (Petugas Pengelola Administrasi Belanja Pegawai). 5. Jumlah staf pengelola keuangan untuk setiap PPK paling banyak 2 (dua) orang. Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dapat menunjuk Petugas Pengelola Administrasi Belanja Pegawai (PPABP). Dalam hal terdapat kegiatan lokasinya berjauhan dengan tempat kedudukan Bendahara Pengeluaran dan/atau beban kerja Bendahara Pengeluaran sangat berat. jumlah staf pengelola keuangan paling banyak 6 (enam) orang.II. Staf Pengelola/Bendahara Pengeluaran Pembantu/Petugas Pengelola Administrasi Belanja Pegawai (PPABP)) sebagaimana pada Lampiran 1. Honorarium Bendahara Pengeluaran Pembantu diberikan mengacu pada honorarium staf pengelola keuangan sesuai dengan dana yang dikelolanya. Untuk membantu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pelaksanaan administrasi belanja pegawai di lingkungan Satuan Kerja. PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA Honorarium Penanggung Jawab Pengelola Keuangan (Pejabat Kuasa PA. HONORARIUM KEUANGAN. Jumlah keseluruhan alokasi dana untuk honorarium pengelola keuangan dalam 1 (satu) tahun paling banyak 10 % dari pagu yang dikelola. 3. Untuk KPA yang merangkap sebagai PPK. A. STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN BERFUNGSI SEBAGAI BATAS TERTINGGI ANGGARAN 2013. dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Pejabat Penanda Tangan SPM. 3 . Menteri Kehutanan atau Pejabat yang diberi kuasa dapat mengangkat satu atau lebih Bendahara Pengeluaran Pembantu guna kelancaran pelaksanaan kegiatan. 4. Pengelola Keuangan pada setiap Satuan Kerja. termasuk PPABP (Petugas Pengelola Administrasi Belanja Pegawai). Untuk KPA yang dibantu oleh salah satu atau beberapa PPK.

2. sebagaimana pada Lampiran 2. BARANG/ Honorarium Pejabat/Panitia Pengadaan Barang/Jasa/Unit Layanan Pengadaan (ULP). Honorarium Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan diberikan per bulan (Orang/Bulan). 100.000.(seratus juta rupiah).000. Honorarium Panitia Pengadaan Barang/Jasa/ULP Honorarium Panitia Pengadaan Barang/Jasa sebagaimana pada Lampiran 2 nomor urut 1.000. Anggota Panitia Pengadaan Barang/Jasa sekurangkurangnya 3 (tiga) orang. sebagaimana pada Lampiran 3. Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri yang ditunjuk oleh Pengguna Anggaran/Kuasa Penguna Anggaran untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan dan menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan kontrak. 4 . yaitu: a) Panitia Pengadaan b) Panitia Pengadaan c) Panitia Pengadaan Pengadaan Barang/Jasa dibagi menjadi 3 Barang dan Jasa (Konstruksi). 1.. HONORARIUM PEKERJAAN PEJABAT/PANITIA PENERIMA HASIL Honorarium Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan. HONORARIUM PEJABAT/PANITIA PENGADAAN JASA/UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP). Untuk paket pengadaan jasa konsultasi yang bernilai paling tinggi Rp.000. 50.B. Barang (Non Konstruksi). Honorarium Pejabat Pengadaan Barang/Jasa Honorarium Pejabat Pengadaan Barang/Jasa sebagaimana pada Lampiran 2 nomor urut 1.2. Honorarium Panitia kepanitian.1 Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri yang diangkat oleh Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Barang/Anggaran untuk melaksanakan pemilihan penyedia barang/Anggaran melalui penunjukan langsung/ pengadaan langsung untuk paket pengadaan barang/pekerjaan konstruksi/jasa lainnya yang bernilai paling tinggi Rp. Jasa (Non Konstruksi) Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri yang diangkat oleh Pengguna/Kuasa Pengguna Barang/Jasa menjadi Panitia Pengadaan Barang/Jasa untuk melaksanakan pemilihan penyedia barang/jasa. C..(lima puluh juta rupiah).

. Jumlah staf/anggota Pengelola PNBP paling banyak 5 (lima) orang. UAKPA/Barang yang ditetapkan atas Dasar Sk. yaitu: 1. pengikhtisaran sampai dengan pelaporan posisi keuangan dan operasi keuangan pada Kementerian Kehutanan. E. 3. Ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan paling banyak 7 (tujuh) orang. HONORARIUM PENGELOLA PNBP Honorarium Pengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk mengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). UAPPA/Barang-Wilayah yang ditetapkan atas Dasar SK. Ditetapkan bukan berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan paling banyak 6 (enam) orang. UAPPA/Barang yang ditetapkan atas Dasar Keputusan Menteri.sedangkan honorarium Panitia Penerima Hasil Pekerjaan diberikan per paket pekerjaan. sebagaimana pada Lampiran 5. Eselon I. baik yang dikelola secara prosedur manual maupun terkomputerisasi. Eselon II atau UAPPA/Barang-Wilayah atau Koordinator UAPPA Wilayah. Eselon I. D. HONORARIUM PENGELOLA SISTEM AKUNTANSI INSTANSI (SAI) Honorarium Pengelola Sistem Akuntansi Instansi (SAI). 5 . 2. Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas melakukan pengumpulan data. 2. 4. UAPPA/Barang-E1 yang ditetapkan atas Dasar SK. pencatatan. sebagaimana pada Lampiran 4. SAI terdiri dari Sistem Akuntansi Keuangan (SAK) dan Sistem Akuntansi Barang Milik Negara (SABMN). Honorarium SAI dibagi menjadi 4 unit Akuntansi. Jumlah alokasi dana untuk honorarium Pengelola PNBP dalam 1 (satu) tahun paling tinggi sebesar 10 % dari penerimaan PNBP setiap Satuan Kerja. Ketentuan mengenai jumlah pengelola SAI adalah sebagai berikut : 1.

HONORARIUM PENGURUS/PENYIMPAN BMN Tabel 1 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.000 Honorarium Pengurus/Penyimpan BMN diberikan kepada Pejabat/ Pegawai di lingkungan pengguna barang dan kuasa pengguna barang yang melaksanakan tugas rutin selaku pengurus/penyimpan barang berdasarkan Surat Keputusan Pengguna Barang.F. 2013 (4) 1 2 Tingkat Pengguna Barang Tingkat Kuasa Pengguna Barang OB OB 400. G. Jumlah Pejabat/Pegawai yang dapat diberikan honorarium selaku pengurus/penyimpan BMN paling banyak 4 (empat) orang pada tingkat pengguna barang dan 2 (dua) orang pada tingkat kuasa pengguna barang. H. Honorarium Penanggung Jawab Pengelola Keuangan pada Satuan Kerja yang Khusus Mengelola Belanja Pegawai dapat diberikan kepada Pegawai Negeri yang ditunjuk untuk melakukan pengelolaan belanja pegawai pada Kementerian Negara/Lembaga/Satuan Kerja sesuai Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang.000 50.000 6 .000 40.000 300. HONORARIUM PENELITIAN/PEREKAYASAAN Tabel 2 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN PADA SATUAN KERJA YANG MENGELOLA BELANJA PEGAWAI Honorarium Penanggung Jawab Pengelola Keuangan pada Satuan Kerja yang mengelola Belanja Pegawai sebagaimana pada Lampiran 6. 2013 (4) A 1 2 3 4 Honorarium Kelebihan Jam Penelitian/Perekayasaan Peneliti/Perekayasa Utama OJ (Maksimum 4 jam/hari) Peneliti/Perekayasa Madya (Maksimum 4 jam/hari) Peneliti/Perekayasa Muda (Maksimum 4 jam/hari) Peneliti/Perekayasa Pertama (Maksimum 4 jam/hari) OJ OJ OJ 60.000 35.

dengan tidak diberikan uang lembur dan uang makan lembur. paling banyak 4 (empat) jam sehari.000 80. Pembantu Lapangan yang berdasarkan Surat Perintah Pejabat Yang Berwenang diberi tugas untuk menunjang kegiatan penelitian/perekayasaan yang dilakukan oleh fungsional peneliti/perekayasa.540. Peneliti/ Perekayasa Muda. Peneliti/Perekayasa Madya.000 1.000 8. Petugas Survey. Catatan: Honorarium Penelitian/Perekayasaan diberikan secara selektif dengan mempertimbangkan prinsip efisiensi dan efektifitas. Pengolah Data. HONORARIUM PENUNJANG PENELITIAN/PEREKAYASAAN Honorarium yang diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang terdiri dari Pembantu Peneliti/Perekayasa. dan Peneliti/Perekayasa Pertama yang diberi tugas berdasarkan Surat Perintah dari Pejabat Yang Berwenang untuk melakukan penelitian/perekayasaan. 7 . Koordinator Peneliti/Perekayasa. HONORARIUM PEREKAYASAAN KELEBIHAN JAM PENELITIAN/ Honorarium atas kelebihan jam kerja normal yang diberikan kepada Fungsional Peneliti/Perekayasa yang terdiri dari Peneliti/ Perekayasa Utama.000 420. Sekretariat Peneliti/Perekayasaan.000 1.000 300.B 1 2 3 4 5 6 Honorarium Penunjang Penelitian/Perekayasaan Pembantu Peneliti/Perekayasaan OJ Koordinator Peneliti/Perekayasaan Sekretariat Peneliti/Perekayasaan Pengolah Data Petugas Survey Pembantu Lapangan OB OB Penelitian/ Perekayasaan Orang/ Responden OH 20. Terhadap Pembantu Peneliti/Perekayasa sebagaimana dimaksud pada huruf a yang berstatus Pegawai Negeri tidak diberikan uang lembur dan uang makan lembur. 2.

HONORARIUM SATPAM. petugas kebersihan dan pramubakti dengan melalui jasa pihak ketiga/diborongkan. pengemudi. HONORARIUM NEGERI PENYULUH/PENDAMPING NON-PEGAWAI Tabel 3 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang/kontrak kerja.000 1.000 2.500.000 Honorarium diberikan kepada Non-Pegawai Negeri yang ditunjuk untuk melakukan penyuluhan/pendampingan berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang. PENGEMUDI. 8 .900.700.100.000 Honorarium diperuntukan bagi Non-Pegawai Negeri yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya. J. Pendampingan merupakan kegiatan untuk membantu individu maupun kelompok yang berangkat dari kebutuhan dan kemampuan kelompok yang didampingi dengan mengembangkan proses interaksi dan komunikasi dari oleh dan untuk anggota kelompok. serta mengembangkan kesetiakawanan dan solidaritas kelompok dalam rangka tumbuhnya kesadaran sebagai manusia yang utuh sehingga dapat berperan dalam kehidupan masyarakat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. besaran tersebut tidak termasuk seragam dan perlengkapan. Untuk satpam. KEBERSIHAN DAN PRAMUBAKTI PETUGAS Tabel 4 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. 2013 (4) 1 2 Satpam dan Pengemudi Petugas Kebersihan dan Pramubakti OB OB 1.800.300. Pendamping hanya berperan untuk memfasilitasi bagaimana memecahkan masalah secara bersama-sama dengan masyarakat mulai dari tahap mengidentifikasi permasalahan.000 2. alokasi honorarium dapat ditambah maksimum sebesar 15% (lima belas persen) dari Satuan Biaya.000 2. 2013 (4) 1 2 3 4 SLTA Sarjana Muda Sarjana Master (S2) OB OB OB OB 1.I. mencari alternatif pemecahan masalah sampai pada implementasinya.

4. efektif. Sekretariat hanya dapat dibentuk untuk menunjang Tim Pelaksana Kegiatan yang ditetapkan oleh Presiden/Menteri Kehutanan. Bersifat koordinatif yang mengharuskan untuk mengikutsertakan Eselon I lainnya.000. Dilakukan secara selektif. dan 5. dan efesien. Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan dapat diberikan kepada Pegawai Negeri atau Non-Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan berdasarkan Surat Keputusan Presiden/ Menteri/Pejabat Setingkat Menteri/Pejabat Eselon I/KPA. HONORARIUM SEKRETARIAT TIM PELAKSANA KEGIATAN Honorarium Sekretariat Tim Pelaksana Kegiatan sebagaimana pada Lampiran 7 nomor urut 2. Honorarium yang diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang ditugaskan sebagai Rohaniwan pada saat pengambilan sumpah jabatan. 3. 2. HONORARIUM TIM PELAKSANA KEGIATAN Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan sebagaimana pada Lampiran 7 nomor urut 1. Kementerian Negara/ Lembaga melakukan evaluasi terhadap urgensi dan efektifitas keberadaan Tim untuk dipertimbangkan menjadi tugas dan fungsi suatu unit organisasi. M. Dalam hal Tim telah terbentuk selama 3 (tiga) tahun berturut-turut.per Orang Kegiatan (OK). Ketentuan Pembentukan Tim adalah sebagai berikut: 1. L. Bersifat Temporer. 400. Mempunyai keluaran (output) jelas dan terukur.K.. pelaksanaannya perlu diprioritaskan atau di luar jam kerja. Honorarium sudah termasuk uang transport bagi Rohaniwan. Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan administratif yang berfungsi untuk menunjang kegiatan Tim Pelaksanaan Kegiatan. HONORARIUM ROHANIWAN Honorarium Rohaniwan dapat diberikan sebesar Rp. Merupakan perangkapan fungsi atau tugas tertentu kepada Pegawai Negeri di samping tugas pokoknya sehari-hari. 9 . Jumlah Sekretariat Tim Pelaksana Kegiatan paling banyak 7 (tujuh) orang.

3. Rapat yang besarannya sebagaimana pada Satuan Biaya Konsumsi Rapat merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan konsumsi makanan termasuk minuman dan kudapan untuk rapat/pertemuan baik untuk Rapat Koordinasi Tingkat Menteri/Eselon I/Setara maupun untuk Rapat Biasa yang diselenggarakan di kantor. Satuan Biaya Uang Saku Rapat di Dalam Kantor belum termasuk konsumsi rapat. Rapat melibatkan Eselon I lainnya..N. Dilengkapi dengan Surat Undangan yang ditandatangani oleh Pejabat Setingkat Eselon II/Kepala Satuan Kerja. 2. O. Rapat Koordinasi Tingkat Menteri/Eselon I/Setara adalah Rapat Koordinasi yang pesertanya adalah Menteri/Eselon I/Pejabat Yang Setara. 10 . 3. Uang Saku Rapat di Dalam Kantor dapat dibayarkan sepanjang 6 (enam) kriteria telah dipenuhi.000. Dilaksanakan minimal 4 jam di luar jam kerja. 250. Uang Saku Rapat di Dalam Kantor dapat dibayarkan sepanjang: 1. maka Satuan Biaya Uang Saku Rapat di Dalam Kantor dapat diberikan untuk Rapat yang melibatkan Eselon II lainnya. Tidak diberikan uang lembur dan uang makan lembur. Dalam hal Struktur Organisasi pada Kementerian Negara/Lembaga paling tinggi Eselon I. dan 6. SATUAN BIAYA UANG SAKU RAPAT DI DALAM KANTOR Biaya Uang Saku Rapat di dalam kantor. Catatan: 1. 4. Surat Tugas bagi peserta dari unit penyelenggara yang ditandatangani oleh Pejabat Setingkat Eselon II/Kepala Satuan Kerja. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Biaya Konsumsi Lampiran 8. Uang Saku Rapat di Dalam Kantor merupakan kompensasi bagi Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang melakukan kegiatan rapat yang dilaksanakan di dalam kantor. 2. dapat diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri sebesar Rp. SATUAN BIAYA KONSUMSI RAPAT. Surat Pernyataan Pelaksanaan Kegiatan yang ditandatangani oleh Penanggung Jawab Kegiatan (Pejabat minimal Setingkat Eselon III/ Kepala Satuan Kerja).per Orang Kegiatan (OK). 5.

DAN UANG SAKU PAKET FULLBOARD SERTA FULLDAY/ HALFDAY DI DALAM KOTA Satuan Biaya Uang Harian Paket Fullboard di Luar Kota dan Uang Saku Paket Fullboard serta Fullday/Halfday di Dalam Kota sebagaimana pada Lampiran 9. Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor dapat dilaksanakan sepanjang melibatkan Eselon I lainnya. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor (Akomodasi dan Konsumsi) sebagaimana pada Lampiran 10. Catatan: Dalam rangka perencanaan penganggaran. 11 . Kegiatan Rapat/Pertemuan yang diselenggarakan di Luar Kota tidak diperkenankan untuk Paket Fullday/Halfday. untuk 1 (satu) hari sebelum dan/atau 1 (satu) hari sesudah pelaksanaan kegiatan. dapat dilaksanakan bilamana digabungkan dengan Paket Fullboard. bagi peserta yang karena faktor transportasi memerlukan waktu tambahan untuk berangkat/pulang di luar waktu pelaksanaan kegiatan dapat dialokasikan Biaya Penginapan dan Uang Harian Perjalanan Dinas sesuai ketentuan yang berlaku.P. Uang Harian Paket Fullboard di Luar Kota diberikan kepada Peserta Kegiatan Rapat/Pertemuan yang diselenggarakan di Luar Kantor sebagaimana dimaksud dalam Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/ Pertemuan Paket Fullboard di Luar Kota. Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Kegiatan Rapat/Pertemuan yang diselenggarakan di luar kantor dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang perlu dilakukan secara intensif. Bilamana Kegiatan Rapat/Pertemuan yang diselenggarakan di Luar Kota untuk Paket Fullday. SATUAN BIAYA UANG HARIAN PAKET FULLBOARD DI LUAR KOTA. Q. SATUAN BIAYA PAKET KEGIATAN RAPAT/PERTEMUAN DI LUAR KANTOR (AKOMODASI DAN KONSUMSI). Uang Saku Paket Fullboard dan Fullday/Halfday di Dalam Kota diberikan kepada Peserta Kegiatan Rapat/Pertemuan yang diselenggarakan di Luar Kantor sebagaimana dimaksud dalam Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan Paket Fullboard dan Fullday/Halfday di Dalam Kota.

Alat Tulis. makan 2 kali (siang dan malam). Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor menurut lama penyelenggaraan terbagi dalam 3 (tiga) jenis: 1. standard sound system. Komponen paket mencakup minuman selamat datang. mikropon. makan 1 kali (siang). rehat kopi dan snack 1 kali. Paket Halfday Satuan biaya paket kegiatan rapat yang dilakukan di luar kantor (dalam kota) selama setengah hari (minimal 5 jam). flip chart. yaitu: 1. 2. Standard Sound System. hotel untuk seluruh pejabat negara/pegawai dapat menggunakan hotel yang sama disesuaikan dengan kelas 12 .Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor menurut peserta kegiatan terbagi dalam 3 (tiga) jenis. ruang pertemuan (termasuk OHP. alat tulis. Paket Fullday Satuan Biaya Paket Fullday disediakan untuk kegiatan rapat/pertemuan yang dilakukan di luar kantor (dalam kota) minimal 8 (delapan) jam tanpa menginap. rehat kopi dan snack (2 kali). akomodasi 1 malam. 3. Catatan: a. Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor. Paket Fullboard Satuan Biaya Paket Fullboard disediakan untuk paket kegiatan rapat yang diselenggarakan di luar kantor (luar kota) sehari penuh dan bermalam/menginap. Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor. ruang pertemuan dan fasilitasnya (termasuk screen projector. Pejabat Eselon III yang dihadiri paling sedikit 1 (satu) orang Pejabat Eselon III sebagaimana pada Lampiran 10 nomor urut 3. white board. air mineral dan permen). White board. Pejabat Menteri/ Setingkat Menteri adalah kegiatan rapat/pertemuan yang dihadiri paling sedikit 1 (satu) orang Pejabat Menteri/Setingkat Menteri sebagaimana pada Lampiran 10 nomor urut 1. makan 3 (tiga) kali. Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor. Air mineral dan Permen). 3. Flip Chart. standard sound system. rehat kopi dan kudapan 2 (dua) kali. alat tulis. Dalam hal rapat/pertemuan di luar kantor dilakukan secara bersama-sama. mikropon. white board. podium. Mikropon. Ruang Pertemuan (termasuk OHP. 2. air mineral dan permen). podium. Komponen paket mencakup minuman selamat datang. Pejabat Eselon I/ Eselon II yang dihadiri paling sedikit 1 (satu) orang Pejabat Eselon I/ Eselon II sebagaimana pada Lampiran 10 Nomor urut 2. Podium. flip chart. Komponen paket mencakup : minuman selamat datang.

2) Pada kegiatan yang diselenggarakan dalam kota. uang saku dan biaya transportasi dalam kota. baik di dalam kota maupun di luar kota.500.000 700. d. Sekretaris d. Ketua/Wakil Ketua c. sbb: Tabel 5 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. Pejabat Eselon I/yang disetarakan c. Narasumber/Pembahas : a. Besaran uang saku untuk kegiatan rapat/pertemuan di luar kantor. c. R.700.400.000. ditetapkan sebagaimana pada Lampiran 9. e.000 400. Anggota OJ 1. 1) Kegiatan yang diselenggarakan di luar kota.000 OJ OJ OJ OJ OJ 1.000 OK OK OK OK 450. Penanggung Jawab b.000 1. Akomodasi Paket fullboard diatur sebagai berikut: 1) Pejabat Eselon II ke atas = 1 kamar 1 orang 2) Pejabat Eselon III ke bawah = 1 kamar 2 orang Kegiatan yang diselenggarakan secara fullboard dapat dilaksanakan. indeks paket pertemuan (fullboard). Pejabat Eselon II/yang disetarakan d. dan uang saku paket fullboard di luar kota sebagaimana pada Lampiran 9.000 13 .000 300.b. Kegiatan rapat/pertemuan luar kantor dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang dilakukan secara intensif harus menggunakan indeks Satuan Biaya tersebut di atas. kamar hotel yang telah ditetapkan untuk setiap Pejabat Negara/ Pegawai Negeri. HONORARIUM NARASUMBER SEMINAR/RAKOR/ SOSIALISASI/DISEMINASI/FOCUS GROUP DISCUSSION/ KEGIATAN SEJENIS Honorarium Narasumber Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/Focus Group Discussion/Kegiatan Sejenis. Pejabat Eselon III ke bawah/yang disetarakan Moderator Narasumber Non-Pegawai Negeri (Pakar/ Praktisi/ Pembicara Khusus) Panitia : a. 2013 (4) 1 2 3 4.000 1. alokasi pada RKA-KL terdiri atas: indeks paket pertemuan (full board/ fullday/ halday).000 900.000 300. Menteri/Pejabat Setingkat Menteri/ Pejabat Negara lainnya/ yang disetarakan b. alokasi pada RKA-KL terdiri atas: biaya transportasi yang diberikan secara at cost.

HONORARIUM PANITIA SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASI/ DISEMINASI/FOCUS GROUP DISCUSSION/KEGIATAN SEJENIS. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Honorarium Narasumber (Pakar/Praktisi/Pembicara Khusus) untuk Kegiatan Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/Focus Group Discussion/ Kegiatan Sejenis merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Honorarium Narasumber Non-Pegawai Negeri yang mempunyai keahlian tertentu/pengalaman dalam ilmu/bidang tertentu. Berasal dari luar lingkup Unit Eselon I Penyelenggara. Honorarium Narasumber Pegawai Negeri dapat diberikan dengan ketentuan: a. Berasal dari lingkup Unit Eselon I Penyelenggara sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar lingkup Unit Eselon I Penyelenggara/Masyarakat. Narasumber dapat diberikan Uang Harian Perjalanan Dinas dan honorarium selaku Narasumber. Honorarium narasumber diberikan kepada Pegawai Negeri/NonPegawai Negeri yang memberikan informasi/pengetahuan kepada Pegawai Negeri lainnya/masyarakat.1. Honorarium dapat diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas sebagai Panitia untuk melaksanakan kegiatan Seminar/ 14 . 3. 2.hanya dapat diberikan honorarium selaku Moderator dan dapat diberikan perjalanan dinas (transport pp. HONORARIUM NARASUMBER NON-PEGAWAI NEGERI (PAKAR/PRAKTISI/PEMBICARA KHUSUS) UNTUK KEGIATAN SEMINAR / RAKOR / SOSIALISASI/ DISEMINASI/FOCUS GROUP DISCUSSION/KEGIATAN SEJENIS. HONORARIUM NARASUMBER PEGAWAI NEGERI/NONPEGAWAI NEGERI (SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASI/ DISEMINASI/FOCUS GROUP DISCUSSION/KEGIATAN SEJENIS). dan uang harian) dari Satker penyelenggara. Dalam hal Narasumber melakukan Perjalanan Dinas. Pejabat/Pegawai Negeri yang ditunjuk sebagai Moderator/ Narasumber yang berasal dari luar instansi penyelenggara dapat diberikan honorarium selaku Moderator dan dapat diberikan perjalanan dinas dari Satker yang bersangkutan. b. Pejabat/Pegawai Negeri yang ditunjuk sebagai Panitia dan/ataumerangkap sebagai Moderator.

dan Pegawai Tidak Tetap dilarang menerima biaya perjalanan dinas jabatan rangkap (dua kali atau lebih) untuk perjalanan dinas yang dilakukan dalam waktu yang sama. MODERATOR. PERJALANAN DINAS NARASUMBER.000 180.000 100.000 150. Biaya transportasi kepulangan Pejabat Negara/ Pegawai Negeri/ Pegawai Tidak Tetap dalam rangka mengikuti Seminar. Rapat. S. Unsur Sekretariat adalah Pembantu Umum. Pelaksana dan yang sejenis.Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/Focus Group Discussion/Kegiatan Sejenis sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar lingkup Unit Eselon I Penyelenggara/ Masyarakat. dan lain-lain dibayarkan sebesar biaya riil yang dikeluarkan sesuai bukti pengeluaran. HONORARIUM TIM PENYUSUNAN JURNAL Tabel 6 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.000 300. dan tidak berupa struktur organisasi tersendiri. 2013 (4) 1 2 3 4 5 6 Penanggung Jawab Redaktur Penyunting/ Editor Desain Grafis & Fotografer Sekretariat Pembuat artikel Oter Oter Oter Oter Oter Halaman 400. Rapat. dan lain-lain dibayarkan sesuai tarif yang berlaku dengan mengacu pada bukti biaya transportasi yang disampaikan pada saat kedatangan.000 250. Jumlah Panitia maksimal 10% (sepuluh persen) dari jumlah peserta. Pegawai Negeri.000 Honorarium Tim Penyusunan Jurnal dapat diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk menyusun dan menerbitkan jurnal berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang. 4. 15 . Pejabat Negara. DAN PANITIA Biaya transportasi keberangkatan Pejabat Negara/Pegawai Negeri/Pegawai Tidak Tetap dalam rangka mengikuti Seminar.

T. pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca.000 300.000 Honorarium Tim Pengelola Website dapat diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk mengelola website.000 350. 2013 (4) 1 2 3 4 5 6 7 Penanggung Jawab Redaktur Editor Web Admin Web Developer Pembuat artikel Penerjemah OB OB OB OB OB Halaman 1500 Karakter 500.000 180. Majalah adalah terbitan berkala yang isinya berbagai liputan jurnalistik. U.000 100. 16 . Website yang dimaksud di sini adalah yang dikelola oleh Unit Eselon I/Setara. HONORARIUM TIM PENGELOLA WEBSITE Tabel 8 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.000 100.000 Honorarium Tim Penyusunan Buletin/Majalah dapat diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk menyusun dan menerbitkan buletin/majalah. berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang.000 300.000 400.000 100. 2013 (4) 1 2 3 4 5 6 Penanggung Jawab Redaktur Penyunting/ Editor Desain Grafis & Fotografer Sekretariat Pembuat artikel Oter Oter Oter Oter Oter Halaman 400.000 450. Buletin adalah media cetak berupa selebaran atau majalah berisi warta singkat atau pernyataan tertulis yang diterbitkan secara periodik yang ditujukan untuk lembaga atau kelompok profesi tertentu.000 150. HONORARIUM TIM PENYUSUNAN BULETIN/MAJALAH Tabel 7 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang.000 250.

SOM (BILATERAL/REGIONAL/MULTILATERAL).V. HONORARIUM SIDANG/KONFERENSI INTERNASIONAL-KTM. VAKASI DAN HONORARIUM PENYELENGGARA UJIAN Tabel 9 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. HONORARIUM SIDANG/KONFERENSI INTERNASIONALKTM. Pendidikan Menengah Siswa/ Pemeriksaan Hasil Ujian Mata Ujian Honorarium Penyelenggara Ujian a. 1.000 270. W. DAN HONORARIUM WORKSHOP/SEMINAR/SOSIALISASI/ SARASEHAN BERSKALA INTERNASIONAL Honorarium Sidang/Konferensi Internasional-KTM. SOM (Bilateral/ Regional/Multilateral) sebagaimana pada Lampiran 11 nomor urut 1.500 190. Honorarium sidang/ konferensi internasional . vakasi tidak diberikan untuk penyelenggaraan ujian yang bersifat latihan dan ujian lokal. SOM (Bilateral/ Regional/Multilateral). dan Honorarium Workshop/Seminar/ Sosialisasi/Sarasehan Berskala Internasional sebagaimana pada Lampiran 11.KTM. Satuan Biaya Pengawas Ujian sudah termasuk uang transport. Honorarium Penyelenggara Ujian merupakan uang imbalan bagi penyusun naskah dan pengawas ujian pada pendidikan tingkat menengah. SOM (BILATERAL/REGIONAL/MULTILATERAL) Honorarium Sidang/Konferensi Internasional-KTM. SOM (Bilateral/ Regional/Multilateral) dapat diberikan kepada Pegawai Negeri Penyelenggara Kegiatan sidang/konferensi yang dihadiri/ pesertanya Pejabat Setingkat Menteri atau Senior Official berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Berwenang. Penyusunan/pembuatan bahan ujian b. 2013 (4) 1 2 Vakasi a.000 Vakasi merupakan uang imbalan bagi penguji atau pemeriksa kertas ujian pada pendidikan tingkat menengah. Jumlah hari (maksimum) pemberian honor: 17 . Pengawas ujian Naskah/ Pelajaran OH 7.

Pegawai Negeri Gol. IV/c ke atas. Perwira Tinggi TNI/Polri. Honorarium Workshop/Seminar/Sosialisasi/Sarasehan Berskala Internasional dapat diberikan kepada Pegawai Negeri Penyelenggara Kegiatan Workshop/Seminar/Sosialisasi/Sarasehan Berskala Internasional. 3. berdasarkan Surat Keputusan dari Pejabat Berwenang. 2. : Narasumber Non-Pegawai Negeri yang disetarakan dengan Pegawai Negeri Gol. Jumlah hari (maksimum) pemberian honor : 1) 1 hari sebelum kegiatan + hari Kegiatan + 1 hari setelah kegiatan. Anggota Lembaga Negara. Narasumber : Narasumber Non-Pegawai Negeri yang Kelas B disetarakan dengan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh. HONORARIUM WORKSHOP/SEMINAR/SOSIALISASI/ SARASEHAN BERSKALA INTERNASIONAL Honorarium Workshop/Seminar/Sosialisasi/Sarasehan Berskala Internasional sebagaimana pada Lampiran 11 nomor urut 2. 18 Narasumber Kelas C . Narasumber Kelas A : Narasumber Non-Pegawai Negeri yang disetarakan dengan Menteri. sebelum kegiatan + hari + 2 hari setelah kegiatan. 2) Hari pelaksanaan disesuaikan dengan lama pelaksanaan kegiatan 3) Pegawai Negeri Penyelenggara Kegiatan tidak diberi Uang Harian Perjalanan Dinas. III/c sampai dengan IV/b dan Perwira Menengah TNI/Polri. Pegawai Negeri Penyelenggara Kegiatan tidak diberi uang harian perjalanan dinas. Duta Besar yang menjabat Kepala Perwakilan.Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Senior Official Meeting (SOM) : 3 hari kegiatan : 2 hari kegiatan sebelum kegiatan + hari + 2 hari setelah kegiatan. SATUAN BIAYA NARASUMBER KEGIATAN DI LUAR NEGERI Satuan Biaya Narasumber untuk kegiatan di sebagaimana pada Lampiran 11 nomor urut 3. Ketua dan Wakil Ketua Lembaga Negara. Luar Negeri Satuan biaya yang diberikan kepada Narasumber Non-Pegawai Negeri WNI untuk kegiatan Workshop/Seminar/Sosialisasi/ Sarasehan yang diselenggarakan di luar negeri.

Besaran Satuan Biaya Uang Makan untuk Golongan III dan IV sudah memperhitungkan pajak penghasilan. 19 . Golongan II c. Golongan III c. Golongan I dan II b. Golongan I b.000 25.000 27.000 17.000 13. 2013 (4) 1 2 3 Golongan I dan II Golongan III Golongan IV OH OH OH 25. SATUAN BIAYA UANG MAKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) Tabel 11 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. Uang Lembur merupakan kompensasi bagi Pegawai Negeri yang melakukan kerja lembur berdasarkan Surat Perintah dari Pejabat Yang Berwenang. 3. Y.000 27.Biaya tiket dan penginapan untuk narasumber tersebut ditanggung oleh penyelenggara.000 29. Golongan IV OJ OJ OJ OJ orang orang orang 10. Golongan IV 1. X.000 Uang Makan diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang dihitung berdasarkan jumlah hari masuk kerja.000 20.000 29. 2013 (4) 1 Uang Lembur a. Besaran Satuan Biaya Uang Makan Lembur untuk Golongan III dan IV sudah memperhitungkan pajak penghasilan. Uang Makan Lembur diperuntukan bagi semua golongan dan diberikan setelah bekerja lembur sekurang-kurangnya 2 (dua) jam secara berturut-turut dan diberikan maksimal 1 (satu) kali per hari.000 2 Uang Makan Lembur a. 2. SATUAN BIAYA UANG LEMBUR DAN UANG MAKAN LEMBUR Tabel 10 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. Golongan III d.

Pejabat Eselon III/Golongan IV. Dinas Dalam Negeri Satuan Biaya Penginapan Perjalanan Dinas Dalam Negeri merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk pengalokasian biaya penginapan dalam RKA-K/L sesuai dengan peruntukannya.(dua ratus lima puluh ribu rupiah). SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI. Satuan Biaya Perjalanan Dinas untuk Perjalanan Dinas yang dilaksanakan secara rombongan. Menteri serta Setingkat Menteri). Kepada Pejabat/Pegawai yang ditugaskan untuk mengikuti Pendidikan Dinas di Luar Kedudukan dapat diberikan maksimal 30% (tiga puluh persen) dari Uang Harian. Pejabat Negara (Ketua/Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Tinggin Negara.. c. Golongan I/II.Z. Uang Harian Perjalanan Dinas Dalam Negeri merupakan penggantian biaya keperluan sehari-hari Pegawai Negeri/NonPegawai Negeri dalam menjalankan Perintah Perjalanan Dinas di Dalam Negeri yang dapat digunakan untuk uang makan.000. Pejabat Eselon I dan Pejabat Eselon II dapat diberikan Uang Representasi per hari masing-masing sebesar Rp. Dalam pelaksanaannya. Pejabat Eselon IV/Golongan III. 250. Pejabat Negara. SATUAN BIAYA PENGINAPAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI Satuan Biaya Penginapan Perjalanan sebagaimana pada Lampiran 13. 190.(seratus tiga puluh ribu rupiah). Pejabat Eselon I/II..000.000. dan Rp. mekanisme pertanggungjawaban disesuaikan dengan bukti pengeluaran yang sah (at cost). dan e. b. dan uang saku. 20 . 2. d. transport lokal. Rp. Selama melakukan Perjalanan Dinas. kepada seluruh peserta dialokasikan biaya penginapan sesuai dengan tarif tertinggi peserta dalam rombongan berkenaan. 130. PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI 1.(seratus sembilan puluh ribu rupiah). Tarif hotel berdasarkan Jabatan dan Golongan sbb: a. Satuan Biaya Uang Harian Perjalanan Dinas Dalam Negeri sebagaimana pada Lampiran 12.

b. Kembali 1) Biaya Taksi dari hotel/penginapan (Yogyakarta) ke Bandara Adi Sucipto. penginapan/hotel untuk seluruh Pejabat Negara/Pegawai dapat menggunakan penginapan/hotel yang sama dengan kelas kamar penginapan/hotel sesuai dengan yang telah ditetapkan untuk setiap Pejabat Negara/Pegawai. Satuan Biaya Taksi Perjalanan Dinas Dalam Negeri merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya tarif satu kali perjalanan taksi dari kantor tempat kedudukan menuju bandara/pelabuhan/terminal/stasiun keberangkatan atau dari bandara/pelabuhan/terminal/stasiun kedatangan menuju tempat tujuan di kota bandara/pelabuhan/terminal/stasiun kedatangan dan sebaliknya. Contoh penghitungan alokasi biaya taksi: Seorang Pejabat/Pegawai Negeri melakukan perjalanan dinas jabatan dari Jakarta ke Yogyakarta. SATUAN BIAYA TAKSI PERJALANAN DINAS NEGERI. 2) Biaya Taksi dari Bandara Adi Sucipto (Yogyakarta) ke tempat tujuan (hotel/penginapan/kantor) di Yogyakarta. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI DALAM Satuan Biaya Taksi Perjalanan Dinas Dalam Negeri sebagaimana pada Lampiran 14.Fasilitas hotel bintang lima kelas suite diberikan kepada Pejabat Negara (Ketua/Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Negara. Catatan: a. Dalam hal perjalanan dinas dilakukan secara bersama-sama untuk melaksanakan kegiatan tertentu. Apabila dalam provinsi tersebut tidak terdapat hotel bintang lima. 2) Biaya Taksi dari Bandara Soekarno-Hatta ke tempat kedudukan (Jakarta). Menteri serta setingkat Menteri). 3. 21 . Pejabat Negara tersebut dapat diberikan tarif kamar hotel tertinggi yang ada di provinsi tersebut. maka alokasi Biaya Taksi sebagai berikut: Berangkat 1) Biaya Taksi dari tempat kedudukan di Jakarta ke Bandara Soekarno-Hatta. Indeks tarif taksi di Provinsi Kalimantan Timur dihitung dari Bandara Sepinggan (Balikpapan) sampai dengan kota Samarinda.

Dan Eselon. tidak termasuk airport tax serta biaya retribusi lainnya. SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI (PERGI PULANG). satuan biaya Tiket Perjalanan Dinas Dalam Negeri menggunakan at cost (pengeluaran riil). Biaya Perjalanan Dinas dibebankan pada anggaran Satuan Kerja yang mengeluarkan SPPD.05/2007 Pasal 7).4. Pegawai Negeri dan Pegawai Tidak Tetap tidak diperbolehkan menerima biaya perjalanan dinas jabatan rangkap (dua kali atau lebih) untuk perjalanan dinas yang dilakukan dalam waktu yang sama (berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor. Pejabat Negara. Satuan Biaya untuk pembelian tiket pesawat udara pulang pergi (PP) dari bandara keberangkatan suatu kota ke bandara kota tujuan. 1 PEJABAT NEGARA Ketua/Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Tinggi Negara. Klasifikasi Tiket Perjalanan Dinas Dalam Negeri: Pejabat Negara. dan Pejabat Lainnya Yang Setara Pejabat Negara Lainnya Eselon I Eselon II Eselon III/ Golongan IV Eselon IV/ Golongan III PNS Golongan II dan I A Bisnis 2 3. Satuan Biaya Tiket termasuk biaya asuransi. Wakil Gubernur. b. PNS (Pangkat/Gol. 45/PMK. Menteri serta Setingkat Menteri Gubernur. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas Dalam Negeri sebagaimana pada Lampiran 15. Dalam pelaksanaan anggaran. ESELON DAN PNS (PANGKAT/GOL.) (2) Tabel 12 Pesawat Udara (4) No (1) Tingkat Perjalanan Dinas (3) I. 1 2 3 4 5 B E B C D E F Bisnis Ekonomi Bisnis Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi II.) Catatan: a. 22 .

uang saku. merujuk pada Besaran Uang Harian Negara Dimana Perwakilan RI bersangkutan berkedudukan. dan uang penginapan. SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI Satuan Biaya Uang Harian Perjalanan sebagaimana pada Lampiran 16. Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Negara. Perwira Tinggi TNI/Polri.AA. : Duta Besar. Ketua. Golongan B c. Pejabat Eselon II.PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI 1. Golongan D Besaran Uang Harian bagi Negara Akreditasi yang tidak tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri Keuangan ini. transport lokal. : Pegawai Negeri Sipil Golongan III/c sampai dengan Golongan IV/b dan Perwira Menengah TNI/Polri Yang Setara. Contoh : Uang Harian bagi Pejabat/Pegawai yang melaksanakan perjalanan dinas ke negara Uganda. Golongan C d. 23 . Klasifikasi Uang Harian Perjalanan Dinas Luar Negeri adalah sebagai berikut: a. Golongan A : Menteri. besarannya merujuk pada Uang Harian Negara Kenya. Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh/Kepala Perwakilan dan Pejabat Negara lainnya yang setara. b. Dinas Luar Negeri Satuan Biaya Uang Perjalanan Dinas Luar Negeri merupakan penggantian biaya keperluan sehari-hari Pegawai Negeri/NonPegawai Negeri dalam menjalankan Perintah Perjalanan Dinas di Luar Negeri yang dapat digunakan untuk uang makan. Utusan Khusus Presiden (special envoy) dan Pejabat Lainnya Yang Setara. termasuk Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pimpinan Lembaga lain yang dibentuk berdasarkan peraturan perundang-undangan dan Pejabat Eselon I. : Pegawai Negeri Sipil dan anggota TNI/Polri selain yang dimaksud pada huruf b & huruf c. Pegawai Negeri Sipil Golongan IV/c ke atas.

Klasifikasi First diberikan untuk Golongan A. Satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas Pindah Luar Negeri merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pembelian tiket pesawat udara perjalanan dinas pindah dan diberikan untuk satu kali jalan (one way). Klasifikasi Published diberikan untuk Golongan C dan D. tidak termasuk airport tax serta biaya restribusi lainnya. Satuan Biaya Tiket termasuk biaya asuransi. tidak termasuk airport tax serta biaya retribusi lainnya. 3) Tarif Ekonomi untuk perjalanan dinas Golongan C dan Golongan D Untuk perjalanan dinas Golongan C dan Golongan D yang lama perjalanannya melebihi 8 jam penerbangan (tidak termasuk waktu transit). 24 . Klasifikasi Tiket Perjalanan Dinas Pindah Luar Negeri: a. atau c.2. SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI (PERGI PULANG). Satuan Biaya ini diberikan kepada Pejabat Negara/Pegawai Negeri dan Keluarga yang sah berdasarkan Surat Keputusan Pindah dari Kementerian Luar Negeri yang digunakan untuk melaksanakan perintah pindah dari Perwakilan RI di Luar Negeri atau sebaliknya. 3. dapat menggunakan Tarif Bisnis. b. Satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas Luar Negeri (PP) merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pembelian tiket pesawat udara dari bandara di Jakarta ke berbagai Bandara kota tujuan di luar negeri pulang pergi (pp). BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Satuan biaya Tiket Perjalanan Dinas Luar Negeri sebagaimana pada Lampiran 17. Klasifikasi Business diberikan untuk Golongan B. SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS PINDAH LUAR NEGERI (ONE WAY) Satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas Pindah Luar Negeri (ONE WAY) sebagaimana pada Lampiran 18. 2) Tarif Bisnis untuk perjalanan dinas Golongan B. Klasifikasi Tiket Perjalanan Dinas Luar Negeri : 1) Tarif Eksekutif untuk perjalanan dinas Golongan A. Satuan Biaya ini dapat juga diberikan kepada Pejabat Negara/Pegawai Negeri dan Keluarga yang sah berdasarkan Surat Keputusan Pindah dari Kementerian Kehutanan yang digunakan untuk melaksanakan perintah pindah dari Atase Kehutanan di Luar Negeri atau sebaliknya. Satuan Biaya Tiket termasuk biaya asuransi.

anak tiri. yang menurut Surat Keterangan Dokter mempunyai cacat yang menjadi sebab ia tidak dapat mempunyai penghasilan sendiri. dan amplop) yang alokasinya dikaitkan dengan jumlah pegawai. ballpoint. atau 4) Anak kandung perempuan. 4. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan kebutuhan alat tulis (misal: kertas. Pengadaan Inventaris Kantor. Lampu. anak tiri. dan anak angkat yang sah menurut hukum yang berumur paling tinggi 25 (dua puluh lima) tahun pada waktu berangkat. Kantong Diplomatik. Biaya Penyelenggaraan Perwakilan RI di Luar Negeri yang terdiri dari Pemeliharaan. 2) Anak kandung. dan tidak mempunyai penghasilan sendiri. Pakaian Sopir/Satpam. SATUAN BIAYA PENYELENGGARAAN PERWAKILAN RI DI LUAR NEGERI. Satuan Biaya Penyelenggaraan Perwakilan RI di Luar Negeri merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya penyelenggaraan operasional perwakilan RI di Luar Negeri. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan media cetak. b. ATK. Sewa Kendaraan. Langganan Koran/Majalah. anak tiri perempuan. berupa: a. 3) Anak kandung. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Satuan Biaya Penyelenggaraan Perwakilan RI di Luar Negeri sebagaimana pada Lampiran 19.Catatan : Yang dimaksud dengan keluarga yang sah adalah: 1) Isteri/suami yang sah menurut ketentuan Undang-Undang Perkawinan. Pengamanan Sendiri. dan Jamuan sebagaimana pada Lampiran 19 nomor urut 1. dan anak angkat yang sah menurut hukum yang berumur lebih dari 25 (dua puluh lima) tahun. dan anak angkat perempuan yang sah menurut hukum yang berumur lebih dari 25 (dua puluh lima) tahun yang tidak bersuami dan tidak mempunyai penghasilan sendiri. belum pernah menikah. Biaya Penyelenggaraan Perwakilan RI di Luar Negeri yang terdiri Alat Tulis Kantor (ATK). Langganan Koran/Majalah. dan Konsumsi Rapat sebagaimana pada Lampiran 19 nomor urut 2. 25 .

termasuk biaya bahan bakar. 26 . merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai tenaga kerja yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan pengamanan di kantor perwakilan dan wisma. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk pemeliharaan rutin halaman gedung/ bangunan Perwakilan RI di Luar Negeri. biaya asuransi kendaraan dapat dialokasikan sesuai kebutuhan riil dan dilengkapi dengan data dukung yang dapat dipertanggungjawabkan. i. 2) Gedung/Bangunan Milik Pihak Lain (selain Pemerintah Republik Indonesia) yang disewa dan/atau dipinjam oleh pengguna barang dan dalam perjanjian diatur tentang adanya kewajiban bagi pengguna barang untuk melakukan pemeliharaan. g. Dalam hal terdapat peraturan dari negara setempat yang mewajibkan asuransi kendaraan. Kantong Diplomatik. Untuk Perwakilan RI di negara yang mempunyai 4 (empat) musim dapat dialokasikan biaya pemeliharaan tambahan di luar gedung untuk fasilitas umum apabila ada ketentuan pemeliharaan dari negara yang bersangkutan sesuai dengan kebutuhan riil dan dilengkapi oleh data dukung yang dapat dipertanggungjawabkan. Pemeliharaan Kendaraan. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengiriman dokumen diplomatik. f. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk mempertahankan kendaraan dinas Perwakilan RI di Luar Negeri agar tetap dalam kondisi siap pakai sesuai dengan peruntukannya. Jamuan. Pemeliharaan Halaman. d.c. Pengamanan Sendiri. Lampu. Satuan Biaya Pemeliharaan Gedung/Bangunan Kantor/Wisma Duta/Konsul di luar negeri dialokasikan untuk: 1) Gedung/Bangunan Milik Negara. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan penerangan di dalam gedung dan halaman kantor perwakilan. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk pemeliharaan rutin gedung/bangunan Perwakilan RI di Luar Negeri dengan maksud untuk menjaga/mempertahankan gedung dan bangunan kantor Perwakilan RI di Luar Negeri agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sama dengan 2% (dua persen). Untuk negara yang mempunyai 4 (empat) musim. Pemeliharaan Gedung/Bangunan Kantor/Wisma Duta/Konsul. h. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai kegiatan jamuan tamu diplomatik yang dilaksanakan di luar kantor. Satuan Biaya tersebut sudah termasuk biaya penggantian ban salju. e.

Uang transport dapat diberikan kepada Pegawai Negeri atau Pegawai Tidak Tetap yang melakukan kegiatan/pekerjaan di luar kantor yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas kantor/instansi yang bersifat insidentil dengan ketentuan masih dalam batas wilayah suatu kabupaten/kota atau maksimal 5 kilometer dari batas kota/kabupaten. III. Jakarta Timur. dan mobil box untuk kegiatan yang sifatnya insidentil dan dilakukan secara selektif serta efisien. Satuan Biaya Sewa tersebut sudah termasuk biaya bahan bakar dan pengemudi. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan meja dan kursi pegawai pada Perwakilan RI di Luar Negeri. Bus. Pengalokasiannya maksimal 10% (sepuluh persen) dari jumlah pegawai ( home staff) dan minimal untuk 1 (satu) pegawai. KEGIATAN DALAM Uang Transport Kegiatan Dalam Kabupaten/Kota dapat diberikan per Orang Hari (OH) sebesar Rp. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai kebutuhan biaya pengadaan konsumsi rapat biasa yang diselenggarakan di kantor. Sewa Kendaraan Sedan. STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI A. Batas wilayah kabupaten/kota di Provinsi DKI Jakarta meliputi kesatuan wilayah Jakarta Pusat. dan Box. dimana di dalamnya sudah termasuk makan dan kudapan. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan Pakaian Dinas Harian Sopir/Satpam pada Perwakilan RI di Luar Negeri. SATUAN BIAYA UANG KABUPATEN/KOTA. Uang transport kegiatan dalam kabupaten/kota tidak dapat diberikan kepada Pegawai Negeri atau Pegawai Tidak Tetap yang melakukan rapat dalam komplek perkantoran yang sama.j. Konsumsi Rapat. TRANSPORT ANGGARAN 2013. Jakarta Utara. k.000. Pakaian Sopir/Satpam. Pengadaan Inventaris. dan Jakarta Selatan. 110. m. sedangkan pembelian inventaris bagi pegawai baru disesuaikan dengan kebutuhan. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai kebutuhan sewa kendaraan sedan. bus dengan kapasitas 32 (tiga puluh dua) Penumpang selama 8 (delapan) jam. 27 . Jakarta Barat. Uang transport kegiatan dalam kabupaten/kota tidak dapat diberikan apabila perjalanannya menggunakan kendaraan dinas dan/atau untuk perjalanan yang bersifat rutin. l.

langganan surat kabar/berita/majalah. Untuk kegiatan dalam kabupaten/kota yang mengharuskan menggunakan moda transportasi udara dan atau air maupun memerlukan biaya yang melebihi satuan biaya yang ditetapkan.000. barang cetak.000.(lima puluh dua juta rupiah) per tahun.Catatan: 1. digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya keperluan sehari-hari perkantoran berupa barang habis pakai yang secara langsung menunjang penyelenggaraan operasional dan untuk memenuhi kebutuhan minimal agar suatu kantor dapat memberikan pelayanan secara optimal. Satuan Kerja di Dalam Negeri yang Memiliki sampai dengan 40 Pegawai Satuan Kerja di Dalam Negeri yang Memiliki lebih dari 40 Pegawai Paket/ Tahun OT 52. Dalam hal perjalanan dalam kota melebihi 8 (delapan) jam pergi pulang termasuk pelaksanaan kegiatannya maka dapat diberikan transport dalam kota dan uang harian sebesar 75% (tujuh puluh lima persen) dari Satuan Biaya Uang Perjalanan Dinas Dalam Negeri kota berkenaan dan tidak diberikan penginapan. 3. SATUAN BIAYA KEPERLUAN SEHARI-HARI PERKANTORAN DI DALAM NEGERI Tabel 13 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. 1. dapat diberikan secara at cost (biaya riil). alat-alat rumah tangga.. dapat mengalokasikan paling banyak Rp. Sementara itu. 4. 2013 (4) a. dan air minum pegawai.000 b. terdiri dari Alat Tulis Kantor (ATK). Satuan kerja yang memiliki pegawai sampai dengan 40 (empat puluh) orang.000 Satuan Biaya Keperluan Sehari-hari Perkantoran Untuk Satker di Dalam Negeri merupakan satuan biaya yang dikaitkan dengan jumlah pegawai. 52. Satuan Kerja yang memiliki pegawai lebih dari 40 (empat puluh) orang dapat 28 .000. Terhadap perjalanan untuk kegiatan dalam kabupaten/kota yang memerlukan waktu tempuh melebihi 8 (delapan) jam pergi pulang (tidak termasuk waktu transit) dapat menggunakan mekanisme perjalanan dinas dalam negeri. B.300. Biaya Transportasi dalam kota untuk kegiatan rapat dan kegiatan lainnya yang sejenis dapat dibebankan pada anggaran unit penyelenggara kegiatan. 2.

II Diklat Pimpinan Tk. SATUAN BIAYA DIKLAT PIMPINAN/STRUKTURAL Tabel 14 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. III Diklat Pimpinan Tk. IV Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan 30. D. Satuan Biaya ini sudah termasuk biaya observasi lapangan. E. Diploma IV (empat) 29 .470.000 Satuan Biaya Diklat Pimpinan/Struktural merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya diklat penjenjangan bagi pejabat/pegawai yang akan/telah menduduki jabatan tertentu.000 20. 2013 (4) 1 2 Golongan 1 dan Golongan II Golongan III Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan 4. 2013 (4) 1 2 3 Diklat Pimpinan Tk.125.230. SATUAN BIAYA BANTUAN BEASISWA PROGRAM GELAR/ NON-GELAR DALAM NEGERI. C. Satuan Biaya Bantuan Beasiswa Program Gelar/Non-Gelar Dalam Negeri sebagaimana pada Lampiran 20.261. namun belum termasuk biaya perjalanan dinas peserta.000 22.545.000 5. namun belum termasuk biaya perjalanan dinas peserta. Diploma III (tiga). Satuan Biaya ini sudah termasuk biaya observasi lapangan. Satuan Biaya Bantuan Beasiswa Program Gelar/Non-Gelar Dalam Negeri merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Bantuan Mahasiswa Program Gelar/Non-Gelar dalam negeri bagi Pegawai Negeri yang ditugaskan untuk melanjutkan Pendidikan Diploma I (satu).000 Satuan Biaya Latihan Prajabatan merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya latihan prajabatan bagi Calon Pegawai Negeri sebagai syarat untuk diangkat sebagai Pegawai Negeri. SATUAN BIAYA LATIHAN PRAJABATAN Tabel 15 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.mengalokasikan paling banyak sesuai dengan besaran Satuan Biaya dikalikan dengan jumlah pegawai.

tidak termasuk untuk pemeliharaan gedung/bangunan dalam negeri yang memiliki spesifikasi khusus yang diatur berdasarkan ketentuan yang berlaku. RAB. Gedung/ Bangunan Milik Pihak Lain (selain Pemerintah Pusat) yang disewa dan/atau dipinjam oleh pengguna barang dan dalam perjanjian diatur tentang adanya kewajiban bagi pengguna barang untuk melakukan pemeliharaan.. dan Pendidikan Pasca Sarjana (Strata 2 atau Strata 3) yang terdiri dari biaya hidup dan biaya operasional. b. besaran tunjangan tugas belajar merujuk Keputusan Presiden Nomor 57 Tahun 1986 tentang Tunjangan Belajar Bagi Tenaga Pengajar Biasa Pada Perguruan Tinggi Yang Ditugaskan Mengikuti Pendidikan Pada Fakultas Pasca Sarjana. Satuan Biaya Pemeliharaan dialokasikan untuk: Gedung/Bangunan Dalam Negeri a. G. F. SATUAN BIAYA MAKANAN PENAMBAH DAYA TAHAN TUBUH Biaya Makanan/Minuman Penambah Daya Tahan Tubuh dapat diberikan kepada Pegawai Negeri sebesar Rp. diberikan kepada Pegawai Negeri yang jenis pekerjaannya dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan pegawai tersebut.atau Strata I (satu). Khusus Tenaga Pengajar Biasa pada Perguruan Tinggi yang ditugaskan mengikuti Pendidikan Fakultas Pasca Sarjana. Satuan Biaya Makanan Penambah Daya Tahan Tubuh merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan makanan/minuman bagi Pegawai Negeri sebagai penambah daya tahan tubuh. Satuan Biaya digunakan untuk Pemeliharaan Rutin Gedung/Bangunan Dalam Negeri dengan maksud menjaga/mempertahankan gedung dan bangunan kantor di dalam negeri agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sama dengan 2% (dua persen). Gedung/ Bangunan Milik Negara. 11. dan SPTJM. 30 . sedangkan untuk Biaya Riset sesuai kemampuan keuangan Kementerian/Lembaga masing-masing. uang buku dan referensi per tahun. yang dalam pengusulannya dilampiri dengan TOR. SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG/BANGUNAN DALAM NEGERI Biaya Pemeliharaan Gedung/Bangunan Dalam Negeri sebagaimana pada Lampiran 21. Biaya untuk Pendidikan ditanggung oleh Pemerintah secara at cost.000.per Orang Hari (OH).

000 200. Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia b. Satuan Biaya Pemeliharaan Sarana Kantor digunakan untuk mempertahankan barang inventaris kantor (yang digunakan langsung oleh pegawai. SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN KENDARAAN DINAS DAN OPERASIONAL Satuan Biaya Pemeliharaan dan Operasional Kendaraan Dinas sebagaimana pada Lampiran 22. Dari Bahasa Prancis. Dari Bahasa Jepang c. khususnya meja dan kursi). Satuan Biaya tersebut belum termasuk Biaya Pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Belanda d.000 145.H. Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris b.000 2 Dari Bahasa Indonesia ke Asing a. 2013 (4) 1 Dari Bahasa Asing ke Indonesia a.000 200. SATUAN BIAYA PENERJEMAHAN DAN PENGETIKAN Tabel 16 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. Dari Bahasa Jepang c. dan Genset agar berada dalam kondisi normal (berorientasi dengan baik).000 31 . J. Satuan Biaya Pemeliharaan dan Operasional Kendaraan Dinas digunakan untuk mempertahankan Kendaraan Dinas agar tetap dalam kondisi normal dan siap pakai sesuai dengan peruntukannya termasuk biaya bahan bakar. Dari Bahasa Asing Lainnya Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi 125. Dari Bahasa Mandarin.000 145. SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN SARANA KANTOR Biaya Pemeliharaan Sarana Kantor sebagaimana pada Lampiran 23. Untuk Biaya Pemeliharaan Genset belum termasuk kebutuhan BBM. Dari Bahasa Prancis. Jerman e.000 200.000 145. I. Dari Bahasa Mandarin.000 200. Belanda d. AC Split. Printer. Jerman e.000 145. Dari Bahasa Asing Lainnya Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi 125. Personal Computer/ Notebook.

per Pegawai per Tahun (Pegawai/Tahun).340. SATUAN BIAYA SEWA MESIN FOTOKOPI Tabel 17 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.000..000.000 Satuan Biaya Sewa Mesin Fotokopi merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Sewa Mesin Fotokopi yang terdiri dari mesin fotokopi analog dan mesin fotokopi digital untuk menunjang pelaksanaan operasional kantor.Satuan Biaya Penerjemahan dan Pengetikan merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Penerjemahan dan Pengetikan dibayarkan kepada pihak/orang yang menerjemahkan naskah asli ke dalam Bahasa yang diinginkan. pengalokasiannya maksimal 10% (sepuluh persen) dari jumlah pegawai dan minimal untuk 1 (satu) pegawai. Penggantian inventaris lama digunakan untuk penggantian meja dan kursi pegawai. SATUAN BIAYA SEWA GEDUNG PERTEMUAN (PER-EMPAT JAM) Biaya Sewa Gedung Pertemuan (Per Empat Jam) sebagaimana pada Lampiran 24. Satuan Biaya Sewa Gedung Pertemuan (per empat jam) merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Sewa Gedung Pertemuan untuk pelaksanaan kegiatan di luar kantor 32 . M. SATUAN BIAYA PENGGANTIAN INVENTARIS LAMA DAN/ATAU PEMBELIAN INVENTARIS UNTUK PEGAWAI BARU Satuan Biaya Penggantian Inventaris Lama dan/atau Pembeliaan Inventaris untuk Pegawai Baru sebesar Rp. 2013 (4) 1 2 Mesin Fotokopi Analog Mesin Fotokopi Digital Bulan/Unit Bulan/Unit 3.800. K.000 5. Satuan Biaya Penggantian Inventaris Lama dan/atau Pembelian Inventaris untuk Pegawai Baru merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya penggantian inventaris lama dan/atau pembelian inventaris bagi pegawai baru. sudah termasuk toner dan biaya perawatan. 1. L. sedangkan pembelian inventaris bagi pegawai baru disesuaikan dengan kebutuhan.

Satuan Biayanya menggunakan Harga Pasar. Satuan Biaya Sewa Kendaraan (per delapan jam) merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Sewa Kendaraan Roda 4 (empat). Pertemuan. sudah termasuk sewa meja. Gedung Pertemuan adalah gedung yang biasa digunakan untuk pertemuan dengan kapasitas lebih dari 300 (tiga ratus) orang. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL PEJABAT Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Pejabat Eselon I dan Eselon II sebagaimana pada Lampiran 26. Satuan Biaya Sewa Kendaraan sudah termasuk bahan bakar dan pengemudi. N. O. dan Roda 6 (enam)/Bus Besar. dan fasilitas gedung pertemuan lainnya. Roda 6 (enam)/Bus Sedang. SATUAN BIAYA SEWA KENDARAAN (PER-DELAPAN JAM) Biaya Sewa Kendaraan (per-delapan jam) sudah termasuk bahan bakar dan pengemudi sebagaimana pada Lampiran 25. Menteri serta Setingkat Menteri) yang melakukan perjalanan dinas dan memerlukan Sewa Kendaraan dan diberikan secara at cost (biaya riil). termasuk untuk moda transportasi antar pulau di wilayah Indonesia (perahu. dan Roda 6 (enam)/ Bus Besar untuk kegiatan yang sifatnya insidentil dan dilakukan secara selektif serta efisien. baik dalam Satuan Bulanan atau untuk Tahunan. Seleksi/Ujian masuk pegawai dan kegiatan lain sejenis. dan speed boat) dapat menggunakan Biaya Sewa sesuai harga pasar dan dilakukan secara selektif serta efisien. kursi. sound system. Roda 6 (enam)/Bus Sedang. Untuk Sewa Kendaraan Operasional Kantor yang tidak bersifat insidentil atau untuk jangka waktu yang lama.seperti Rapat. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Pejabat merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Pejabat Eselon I dan Eselon II. Catatan: Untuk Sewa Kendaraan selain Kendaraan Roda 4 (empat). Satuan Biaya Sewa Kendaraan dapat diperuntukkan bagi Pejabat Negara (Ketua/Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Negara. 33 . Sosialisasi.

SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL BUS Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Bus sebagaimana pada Lampiran 27. dapat diberikan ongkos kirim untuk Pengadaan Kendaraan Operasional Bus. Satpam sebagaimana pada Lampiran 29. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL KANTOR DAN/ATAU LAPANGAN RODA 4. Sopir/ Pesuruh. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Bus merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional dan/atau Angkutan Antar Jemput Pegawai. R. yang meliputi: 34 . S. yang besarannya disesuaikan dengan harga pasar. Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Kantor dan/atau Lapangan Roda 4 sebagaimana pada Lampiran 27. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Roda 2 (dua) Operasional Kantor dan/atau Lapangan merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Pengadaan Kendaraan Roda 2 (dua) termasuk Trail yang digunakan untuk operasional kantor dan/atau lapangan guna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi. Perawat. Sepanjang diperlukan. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL RODA 2 (DUA) OPERASIONAL KANTOR DAN/ATAU LAPANGAN Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Roda 2 (dua) Operasional Kantor dan/atau Lapangan sebagaimana pada Lampiran 28. Satuan Biaya Pengadaan Pakaian Dinas (Stel) merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Pengadaan Pakaian Dinas termasuk ongkos jahit dan atributnya. Pegawai.P. SATUAN BIAYA PENGADAAN PAKAIAN DINAS (STEL) Satuan Biaya Pengadaan Pakaian Dinas Dokter. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional dan/atau Lapangan Roda 4 merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Pengadaan Kendaraan Roda 4 (empat) Operasional Kantor dan/atau Lapangan guna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Negara/Lembaga. Q.

SATUAN BIAYA PAKAIAN KERJA SATPAM. Satuan Biaya Pakaian Kerja Sopir/Pesuruh diperuntukkan bagi sopir/pesuruh yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan KPA. 3. 2. 6. Harus ada ketentuan yang ditetapkan oleh Presiden pada awal Pembentukan Satker mengenai Kewajiban Penggunaan Pakaian Dinas Pegawai. SATUAN BIAYA PAKAIAN SERAGAM MAHASISWA/TARUNA. topi. dan dapat diberikan paling banyak 2 (dua) stel per Tahun. SATUAN BIAYA PAKAIAN DINAS PEGAWAI. kopel.1. Satuan Biaya Pakaian Kerja Satpam diperuntukkan bagi Satpam. Satuan Biaya Pakaian Dinas Pegawai diperuntukkan bagi Pegawai yang penyediaannya secara selektif. Satuan Biaya Pakaian Dinas Dokter diperuntukkan bagi dokter yang penyediaannya secara selektif. Dalam hal Satker yang Pada Awal Pembentukannya tidak terdapat Ketentuan yang Mewajibkan Penggunaan Pakaian Dinas Pegawai. kaos kaki. dan diberikan paling banyak 2 (dua) stel pakaian per Tahun. biaya pakaian dinas pegawai dapat dialokasikan setelah memiliki ijin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Satuan Biaya Pakaian Seragam Mahasiswa/Taruna diperuntukkan bagi Mahasiswa/Taruna pada pendidikan kedinasan yang beraa di bawah Kementerian Negara/Lembaga tertentu yang penggunaan seragamnya telah mendapatkan ijin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang penyediaannya dilakukan secara selektif. kaos security dan atribut lainnya). dan diberikan 1(satu) potong jas per Tahun. dengan ketentuan sebagai berikut: a. sudah termasuk perlengkapannya (sepatu. tali kurt dan peluit. paling banyak 2 (dua) stel per Tahun. dan dapat diberikan paling banyak 2 (dua) stel per Tahun. baju PDL. 4. Satuan Biaya Pakaian Dinas Perawat diperuntukkan bagi Perawat yang penyediaannya secara selektif. SATUAN BIAYA PAKAIAN KERJA SOPIR/PESURUH. b. ikat pinggang. dan diberikan paling banyak 2 (dua) stel pakaian per Tahun. 35 . SATUAN BIAYA PAKAIAN DINAS DOKTER. SATUAN BIAYA PAKAIAN DINAS PERAWAT. 5.

Pemeliharaan Sarana Kantor. Pengadaan Kendaraan Roda 2 (dua) dan Operasional Kantor dan/atau Lapangan. d. Penggantian Inventaris Lama dan/atau Pembelian Inventaris Untuk Pegawai Baru. f. Bintang Nduga Puncak Jaya Intan Jaya Puncak Maybrat 134 % 118 124 125 130 135 140 141 147 203 225 231 251 264 269 156 % % % % % % % % % % % % % % % Toleransi Dari Satuan Biaya Provinsi ACEH Dari Satuan Biaya Provinsi SUMUT 3 4 5 Sumatera Barat Sulawesi Utara Papua Dari Satuan Biaya Provinsi SUMBAR Dari Satuan Biaya Provinsi SULUT Dari Satuan Biaya Provinsi PAPUA 6 Papua Barat Dari Satuan Biaya Provinsi Papua Barat Pengertian Istilah: a. Satuan Biaya Diklat Pimpinan Struktural dan Diklat Prajabatan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2009 Tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Lembaga Administrasi Negara. Pengadaan Operasional Kantor dan/atau Lapangan (Roda 4). h. Satuan Biaya yang terdapat dalam PMK ini sudah termasuk Pajak. Siau Kep. 2. Pengadaan Kendaraan Operasional Bus. Pemeliharaan Gedung/Bangunan Dalam Negeri. Untuk Satuan Biaya Pemeliharaan dan Operasional Kendaraan Dinas. pada beberapa kabupaten diberikan toleransi pengusulan Satuan Biaya melebihi PMK Standar Biaya sebagai berikut : No 1 2 Aceh Sumatera Utara Provinsi Kabupaten Simeuleu Nias Nias Barat Nias Utara Nias Selatan Kep. c. Talaud Tolikara Peg. 3. OJ OH OB OT OP OK OR Oter : : : : : : : : Orang/Jam Orang/Hari Orang/Bulan Orang/Tahun Orang/Paket Orang/Kegiatan Orang/Responden Orang/Terbitan 36 .LAIN-LAIN Catatan Umum: 1. Mentawai Kep. b. Sewa Mesin Fotokopi. g. e. Sangihe Kep. Sewa Kendaraan. dan Pengadaan Pakaian Dinas dan/atau Kerja.

Penataran. PENATARAN. PEMBINAAN. 500.350. PENYEGARAN.275. 500. Penyegaran.IV. Seminar.000. SATUAN BIAYA TRANSPORTASI SEKITAR JABOTABEK (JAKARTA. 200. SATUAN BIAYA KEMENTERIAN KEHUTANAN TAHUN ANGGARAN 2013. LOKAKARYA. TANGERANG. Rapat Kerja Gabungan/Koordinasi. Pembinaan. Honorarium Pembuat Naskah Pidato dapat diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang membantu Pimpinan/Ketua Pelaksana Kegiatan dalam menyampaikan pidato pembukaan acara pelaksanaan kegiatan Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/Kegiatan Sejenisnya).000.Rp.000.4. DAN BANTEN UNTUK KEGIATAN YANG DILAKUKAN DI LUAR KANTOR (RAPAT KERJA/PEMBAHASAN. BOGOR.37 . Jakarta – Bogor/Bekasi/Tangerang (pp. Jakarta – Cipayung.Rp. SEMINAR.000. 350. SOSIALISASI DAN/ATAU KEGIATAN SEJENISNYA (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Rapat Kerja.) .Rp. SEBAGAI BATAS TERTINGGI A.) . Jakarta – Banten (pp) .000.Rp. BEKASI). Sosialisasi dan rapat dinas lainnya yang dilakukan di luar kantor dapat diberikan biaya transportasi sbb: 1. Jakarta – Bandung dan sekitarnya (pp) .Rp. Bogor (pp.000. Honorarium Pembuat Makalah dapat diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang membantu narasumber dalam membuat makalah sebagai bahan informasi/pengetahuan kepada Pegawai Negeri lainnya/masyarakat.000.) .3. Jakarta – Cisarua. 2013 (4) 1 2 3 Asisten Narasumber/Pembahas Pembuat Makalah Pembuat Naskah Pidato OJ Naskah Naskah 265. BANDUNG.2. 300. Lokakarya. B.5. HONORARIUM KEGIATAN SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASI/ DISEMINASI/FOCUS GROUP DISCUSSION DAN/ATAU KEGIATAN SEJENISNYA (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Tabel 18 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. Bogor (pp.- Honorarium Asisten narasumber/pembahas dapat diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang membantu narasumber memberikan informasi/pengetahuan kepada pegawai negeri lainnya/masyarakat.000.

Upah kerja adalah uang yang dibayarkan kepada seseorang baik pegawai negeri/honorer/tenaga kontrak/pegawai harian yang melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu yang sifatnya mendesak dan harus segera diselesaikan dan tidak dapat dilaksanakan oleh pihak ketiga. lembar.000. 38 . eksemplar).C. D. Pelaksanaan Pembinaan Pengelolaan Keuangan/Pemeriksaan Kas Bendahara yang dilakukan oleh Pegawai Negeri Bukan Aparat Pengawas Fungsional dapat diberikan Honorarium sebagaimana tabel 19. (5) 1 2 Ketua Anggota hari/anggaran hari/anggaran 250. SATUAN BIAYA UPAH KERJA PENERJEMAHAN/PENGETIKAN/ PENCETAKAN DAN PENJILIDAN 1. c. sepanjang pekerjaan dilaksanakan di luar jam kerja yang pembayarannya dihitung berdasarkan upah satuan dan tarif yang ditentukan dalam DIPA atau dokumen lain yang disamakan (HOK. 2013 (4) Ket.000. dapat diberikan honorarium sebagaimana pada tabel 19 tersebut di atas. UPAH KERJA a. HONORARIUM PELAKSANAAN PEMERIKSAAN DAN PENGAWASAN OLEH PENGAWAS FUNGSIONAL DAN/ATAU PEMBINAAN PENGELOLAAN KEUANGAN/PEMERIKSAAN KAS BENDAHARA DI LINGKUNGAN SATUAN KERJA KEMENTERIAN KEHUTANAN (BERFUNGSI SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Tabel 19 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.200.- DIPA DIPA Pengawasan dan Pemeriksaan yang dilakukan oleh Aparat Pengawas Fungsional Kementerian Kehutanan pada Satuan Kerja yang berkedudukan sama dengan Aparat Pengawas Fungsional dan di Propinsi DKI Jakarta. Pelaksanaan upah kerja sebagaimana dimaksud pada butir 1) dan 2) di atas berdasarkan Surat Perintah Kerja dari Pejabat Yang Berwenang/Pejabat Pembuat Komitmen. dan besaran honorariumnya dicantumkan pada Surat Perintah Tugas yang ditandatangani oleh Kepala Satuan Kerja. b. Upah kerja sebagaimana dimaksud butir 1) di atas.

-/hal i) Buletin (Min 12 lembar) Folio HVS.-/hal 315.-/hal 400.-/hal c) Double Folio HVS. (3) Oplah > 5000 halaman Rp. (1) Oplah (2) Oplah (3) Oplah 1 muka/ 2 muka 80 gram < 1000 halaman 1000 – 5000 halaman > 5000 halaman Rp.-/hal 39 . 225. sparasi 100 gram. 2. d) Double Folio HVS.885. 1. 4 warna 1 muka/2 muka (1) Oplah < 1000 halaman Rp.-/hal 575. Sparasi 100 gram . Rp.-/hal 245. 8. e.-/hal 210.165.4 warna.-/hal 235. Rp. 1 muka (1) Oplah < 1000 halaman Rp.-/hal 545. 60 gram (1) Oplah ≤ 300 eksemplar (2) Oplah > 300 eksemplar Rp. (2) Oplah 1000 – 5000 halaman Rp. I muka/2 muka 60 gram (1) Oplah < 1000 halaman (2) Oplah 1000 – 5000 halaman (3) Oplah > 5000 halaman b) Folio HVS. (2) Oplah 1000 – 5000 halaman Rp. (3) Oplah > 5000 halaman Rp.-/hal 165. 2.760.-/hal (2) Oplah 1000 – 5000 halaman Rp. 345.-/hal 250. 5. e) Folio Edisi (1) Oplah (2) Oplah (3) Oplah Lux ( art paper) 1 warna < 1000 halaman 1000 – 5000 halaman > 5000 halaman Rp.-/hal 345. 1 muka/2 muka 80 gram (1) Oplah < 1000 halaman Rp.-/hal (2) Oplah 1000 – 5000 halaman Rp.-/hal h) Poster (Min 75 X 50 Cm2) Konsdruk.1 muka/ 2 muka 60 gram (1) Oplah < 1000 halaman Rp.-/hal 575. Rp.d.380.-/hal 375. Rp. Rp.875.-/hal 400. 4. Jenis pekerjaan yang akan di lemburkan untuk Penerjemahan dan Pengetikan dari naskah asli kedalam Bahasa yang diinginkan yang besarannya sebagaimana pada Tabel 16.-/hal (3) Oplah > 5000 halaman Rp. Rp. f) Leaflet/Brosur g) Folio konsdruk.-/hal (3) Oplah > 5000 halaman Rp. Pencetakan 1) Buku/formulir dan sebagainya a) Folio HVS. Rp.-/hal 185.400. Rp.-/hal 345.

Apabila suatu Kegiatan memerlukan Konsultan.(2) Hari Libur Rp. 35. Honorarium Konsultan Pendamping (Counterpart) sepanjang tidak ditentukan tersendiri dalam agreement. 38 dan Lampiran 39.n.-/hal Rp.j. 100.000. 54 Tahun 2010 beserta perubahannya.185. HONORARIUM KONSULTAN/SATUAN BIAYA JASA KONSULTANSI BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION) DAN BIAYA LANGSUNG NON-PERSONIL (DIRECT REIMBURSABLE COST). HONORARIUM COUNTERPART Honorarium Konsultan Pendamping (Counterpart) sepanjang tidak ditentukan tersendiri dalam agreement. 8. F. 40 . 50. E. 37. Cover Buku (≤ 3 warna) (1) Oplah < 500 (2) Oplah > 500 k.970.520. diberikan honorarium sepanjang tercantum dalam DIPA.-/hal Rp. atau sumber data lain yang dapat dipertanggung jawabkan. 31. 34. 10.000/ekspl m. Pembayaran Upah Harian untuk kerja antara buruh lapangan dan lain-lain disesuaikan dengan harga standar setempat. Penjilidan biasa Rp.000. 5. 1. hanya diperkenankan mengangkat tenaga yang berpengalaman di bidang tugasnya. 32. 33. Untuk menyusun Harga Perkiraan Sementara (HPS) jasa Konsultansi dapat dipakai dari informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh assosiasi Ikatan Konsultan Indonesia (INKINDO) sebagaimana pada Lampiran 30.-/hal Rp.-/hal Rp. 7.Pembayaran upah yang menggunakan OH (swakelola) (1) Hari biasa Rp.290. Ketentuan mengenai Pemberian Honorarium bagi Konsultan dan Tata Cara pengadaan barang/jasa serta biaya jasa konsultan berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor. diberikan honorarium sepanjang tercantum dalam DIPA. 2. 5. Cover Buku (≥ 4 warna) (1) Oplah < 500 (2) Oplah > 500 l. 36.

41. dengan tarif/satuan biaya sebagaimana pada Lampiran 40. PEMBANGUNAN GEDUNG NEGARA a. rumah dinas. dilakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan atau Dinas/Instansi terkait. Pelaksanaan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum berpedoman pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum. 2. 3. Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Pengadaan Tanah berpedoman pada Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 2007 tanggal 21 Mei 2007 tentang ketentuan pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2005 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2006. Tarif/Satuan Biaya untuk pembangunan gedung negara/rumah jabatan dan bangunan lainnya lingkup Kementerian Kehutanan berpedoman pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor. Pelaksanaan Pengadaan Tanah berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2005 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum. 41 dan 42. I. dan 42. b. 41 .G. kantor dan bangunan lainnya mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara Nomor : 45/PRT/M/2007 tanggal 27 Desember 2007 sebagaimana pada Lampiran 40. PENGADAAN TANAH 1. PERENCANAAN/DESIGN/PENGAWASAN Biaya perencanaan/design/pengawasan/manajemen konstruksi pengelolaan kegiatan/proyek pembangunan gedung negara. H. 45/PRT/M/2007 tanggal 27 Desember 2007 dan atau pada harga satuan tertinggi setempat yang ditetapkan oleh Dinas/Instansi terkait setempat. Pengawasan teknis atas pembangunan/rehabilitasi gedung negara/rumah jabatan dan bangunan lainnya.

1.- 760.000. D2.1.000.660.760.J. dapat diberikan honorariumnya. 42 . Pejabat Pemeriksa Laporan Hasil Produksi. Honorarium Pengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak dapat diberikan honorarium yang bersarannya mengacu pada honorarium staf sebagaimana pada Lampiran 4. HONORARIUM PEJABAT PENAGIH IURAN KEHUTANAN.000.000.000. PEJABAT PENERBIT SURAT KETERANGAN SAH KAYU BULAT (P2SK-SKB).) untuk Propinsi Maluku dan Papua *) (4) (1) (2) 1 2 Pejabat Penagih Iuran Kehutanan Pejabat Penerbit Surat Keterangan Sahnya Kayu Bulat (P2SK-SKB) Pejabat Pemeriksa Laporan Hasil Produksi Pejabat Pemeriksa Penerimaan Kayu Bulat (P3KB) 660. dan Pejabat Pemeriksa Penerimaan Kayu Bulat (P3KB) berdasarkan penerimaan pada Satuan Kerja yang bersangkutan.800.000.760. DAN PEJABAT PEMERIKSA PENERIMAAN KAYU BULAT (P3KB). PEJABAT PEMERIKSA LAPORAN HASIL PRODUKSI (P2LHP).000.900.- 3 4 660. sepanjang tugasnya melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan pelaksanaan DIPA.- Pemberian Honor bagi Pejabat Penagih Iuran Kehutanan. Tabel 21 (dalam rupiah) No Penetapan Pembayaran Insentif Bagi Pejabat Penagih Iuran Kehutanan Besarnya Tunjangan Per bulan (Rp.000.000. Pejabat Penerbit Surat Keterangan Sahnya Kayu Bulat (P2SK-SKB).000.- Honorarium Staf Pengelola Kegiatan yang tidak mengikat (Non CPNS/PNS). dan D3 2. HONORARIUM STAF PENGELOLA KEGIATAN YANG TIDAK MENGIKAT (NON CPNS/PNS) Tabel 20 (dalam rupiah) No (1) Jenjang Pendidikan/Profesi (2) Honorarium/Bulan (3) 1 2 3 S2 S1 dan D4 D1.000.000.660.) untuk Propinsi Lainnya (3) Besarnya Tunjangan Per bulan (Rp. K.- 760.

000 700. Pejabat Es.000 2. Pejabat Es.000 500.000 900.000. INSENTIF KEPALA SEKOLAH DAN WAKIL KEPALA SEKOLAH Tabel 22 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Insentif (4) 1 Kepala Sekolah Golongan IV Golongan III Wakil Kepala Sekolah Orang/Bulan Orang/Bulan Orang/Bulan 640. dapat diberikan honorarium pada tabel tersebut di atas.450. Pejabat Pemeriksa Laporan Hasil Produksi (P2LHP) dan Pejabat Pemeriksa Penerimaan Kayu Bulat (P3KB) dapat diberikan sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kehutanan No. IV/yang disetarakan 43 . Pejabat Es. I/yang disetarakan b. Pejabat Es.8/Menhut-II/2009 tanggal 9 Pebruari 2009.Pemberian honorarium kepada Pejabat Penagih Iuran Kehutanan. Pejabat Es. P. yang M.000 800. SATUAN BIAYA PELAKSANAAN PENINGKATAN KOMPETENSI PEGAWAI NEGERI Tabel 23 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya (4) Ket.000 350. L.000. IV/yang disetarakan 3. Asisten Penyaji/Pengajar Moderator: a. III/yang disetarakan c. II/yang disetarakan b. Pejabat Es. (5) A 1.000 900. 55/MenhutII/2006 jo No.63/Menhut-II/ 2006 dan No. 4. Honorarium dapat diberikan kepada Pejabat Fungsional ditunjuk sebagai Kepala Sekolah. Penerbit Surat Keterangan Sahnya Kayu Bulat (P2SK-SKB). III/yang disetarakan b.- 2 Insentif Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah dapat diberikan honorarium sebagaimana pada tersebut di atas. Wakil Kepala Sekolah. II/yang disetarakan OJ OJ OJ OJ OJ OJ OJ OJ 1.570. P.300.000. Honorarium Pengarah (Pembukaan/Penutupan): a. P. Penyaji/ Pengajar: a. Pejabat Es.000 600.

II/yang disetarakan b. 4. 10 Nara Sumber/Penceramah/ Moderator Perjalanan Panitia dan Peserta Bahan-Bahan Alat tulis keperluan kegiatan Penggandaan bahan/naskah pelajaran Pengeluaran Lainnya Pemanggilan peserta Dokumentasi.000 105.000 150. I/II b. 44 . IV Pengadaan Obat-Obatan Kegiatan Kegiatan Buah OK OK OH Kegiatan Paket 1. D 1.000 Lamp.000 500. Pejabat Es. 1. 2. Asisten Penyaji/ Pengajar OT OT OT OT OT OT OT Kegiatan Kegiatan 4. 5. III c. Untuk Gol.4. Sekretaris Judul OK OK OK OK 350.000.000 115. Untuk Gol.000 11 1. 2.000 500.000 400. 3.12 d. Penanggung Jawab b. Penyusunan bahan Pengajaran Honorarium Panitia a. Pembukaan/Penutupan Spanduk Personal Use Surat Keterangan untuk peserta Transport Penyusunan Laporan Akomodasi Konsumsi (Peserta & Panitia) Uang Saku Peserta/Panitia: a. Anggota Perjalanan Pengarah Penyaji/ Pengajar a.000 3.000 At 3. 4. III/yang disetarakan c. 11. Ketua/Wakil Ketua c. 2.000 300. 9. IV/ yang disetarakan d.000 30. Pejabat Es. KOMPETENSI Peningkatan Kompetensi adalah peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia untuk melaksanakan tugas pekerjaan secara profesional. 6.000.000 110. Untuk Gol.000 Lamp. 16 Cost OH OH OH Kegiatan 100. Pejabat Es.000.000 4. B 1. 8. 5.500. C.000 300.10.000 350.000 1.000.

PH. BAHAN-BAHAN Yang dimaksud dengan bahan-bahan yaitu bahan ajar yang merupakan informasi. kecuali biaya akomodasi dan konsumsi disesuaikan dengan tarif yang berlaku. lembar kerja siswa/ peserta pelatihan. model/maket. kecuali biaya akomodasi dan konsumsi disesuaikan dengan tarif yang berlaku pada hotel/tempat penyelenggaraan. VCD. Jumlah anggota panitia tim pelaksana/penyelenggara untuk setiap angkatan maksimum 10 % dari jumlah peserta pelatihan. 5) Multi Media: CD interaktif. modul. kepanitiaan diatur dan disesuaikan dengan Pedoman dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). kecuali untuk pelatihan Penjenjangan dan Pra Jabatan. wallchart. 3. PENGEMBANGAN DIKLAT 1. Satuan Biaya Penyelenggaraan Diklat Ketrampilan untuk masyarakat (Non-Aparatur) sebagaimana pada Lampiran 44. 3) Audio seperti radio. kaset. Bentuk-bentuk materi dapat berupa: 1) Bahan cetak seperti hand out. 45 . 2) Audio Visual seperti video/film. alat dan teks yang diperlukan dalam kegiatan peningkatan kompetensi.2. Computer Based. Internet. KEPANITIAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN UNTUK PNS (APARATUR) DAN MASYARAKAT (NON-APARATUR) Satuan Biaya Penyelenggaraan Diklat Teknis dan Fungsional untuk PNS (Aparatur) sebagaimana pada Lampiran 43. Setiap pelaksanaan/penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan dibentuk suatu kepanitiaan dengan Keputusan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan atau Pejabat yang ditunjuk. gambar. Materi pengajaran merupakan seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak tertulis sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan peserta untuk menerima penyampaian materi. buku. leaflet. LAIN-LAIN Uang Saku Peserta/Panitia sebagaimana pada Tabel 25 huruf D butir 10 dapat diberikan sepanjang anggaran tersedia. brosur. 4) Visual: foto. CD audio. N.

Nara Sumber/Resource Person. .Menyusun garis-garis besar bahan pelajaran/syllabus. Vakasi penyelenggara ujian pada tingkat pendidikan tinggi diberikan untuk ujian semester dan ujian akhir. disediakan anggaran/dana berupa: dan Uang Saku Akomodasi dan Konsumsi Alat Tulis dan Alat Praktek Personel Use Asuransi khusus untuk kegiatan Diklat yang berisiko tinggi (SPORC dan Jungle Survival).Mengajar dalam satuan jam mengajar (jam pelajaran). 2) Uang Vakasi Penyelenggaraan Ujian dapat diberikan sebagaimana pada Tabel 9. STANDAR BIAYA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN YANG DISELENGGARAKAN OLEH DIKLAT Standar Biaya Pendidikan dan Pelatihan yang diselenggarakan oleh Pusat Diklat Kehutanan terdiri dari: a. berfungsi sebagai Batas Tertinggi. Uang vakasi penyelenggara ujian pada tingkat pendidikan dasar dan menengah.Asisten/pendamping pengajar. . 46 . 6) Satuan Biaya Pelatihan Keterampilan untuk Masyarakat dapat diberikan sebagaimana pada Lampiran 44.Petugas kedisiplinan dan kebersihan. 4) Pegawai yang ditugaskan mengikuti pendidikan pelatihan. 3) Biaya Perjalanan/Transport Pengajar. 5) Satuan Biaya penyelenggaraan Diklat Teknis dan Fungsional untuk PNS (Aparatur) sebagaimana pada Lampiran 43.Moderator/fasilitator/pemandu diskusi. Satuan biaya pengawas ujian untuk pengawas ujian tingkat pendidikan dasar dan menengah. tidak dibayarkan untuk penyelenggaraan ujian yang bersifat latihan dan ujian lokal.Instruktur/pendamping/pendamping praktek. .Panitia Pelaksana/Penyelenggara. .2. . . Pelatihan Kehutanan 1) Honorarium yang dibayarkan untuk: . dapat diberikan pada seorang Pegawai ataupunNon-Pegawai. sudah termasuk uang transpor. yang karena tugasnya melaksanakan/mengajar pendidikan dan pelatihan. .

dan S3 sebagaimana pada Lampiran 45. Pendidikan 1) Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kehutanan. 50/Menhut-II/2008 dan Peraturan Menteri Kehutanan No. satuan biaya pendidikan sebagaimana pada Tabel 51. d. D3. 2) Pendidikan dan Pelatihan Dalam dan Luar Negeri. D4. S1. PNS yang ditugaskan mengikuti Program Pendidikan D2. berfungsi sebagai batas Estimasi.47. LSM dan anggota masyarakat lainnya serta masyarakat perhutanan yang terlibat dengan upaya pembangunan Kehutanan. Pembinaan dan Pengembangan Pegawai dan/atau Widyaiswara.7) Pelatihan Ketrampilan untuk Masyarakat ialah pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan baik teknis maupun non teknis kehutanan yang diikuti oleh masyarakat umum.45/menhut-II/2005 jo Peraturan Menteri Kehutanan No.04/Menhut-II/2006. S2 dan S3 di dalam maupun di luar negeri berpedoman pada Peraturan Menteri Kehutanan No. 3) Pelatihan di Luar Negeri Standar Biaya untuk Pelatihan di Luar Negeri sebagaimana pada Lampiran 46. mengacu pada ketentuan yang ditetapkan oleh Lembaga Administrasi Keuangan (LAN) dan atau Kementerian Keuangan. Satuan Biaya Tertinggi Biaya Pendidikan S1. 2) Harga Satuan Tertinggi Biaya Penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Pegawai Negeri Sipil sebagaimana pada Tabel 14. S2. P. Pembinaan dan Pengembangan DIKLAT Standar Biaya kegiatan dalam rangka Pembinaan dan Pengembangan DIKLAT sebagaimana pada Lampiran 49. b. Pelatihan Pra Jabatan dan Diklat Kepemimpinan 1) Diklat Diklat Pra Jabatan dan Diklat Kepemimpinan. Satuan Biaya Latihan Prajabatan sebagaimana pada Tabel 15. P. dan 48. c. Instruktur dan Guru yang ditugaskan untuk melaksanakan Magang Kerja/Detasering/Penelitian DIKLAT/ Workshop/Lokakarya/Temu Karya/Konferensi/Kegiatan Ilmiah lainnya serta melaksanakan Penilaian Angka Kredit dapat diberikan bantuan sebagaimana pada Lampiran 50. 47 . masyarakat di sekitar hutan.

3. Tabel 24 No.) (4) Keterangan (5) 1. BANTUAN/TUNJANGAN TERPENCIL BAGI PETUGAS DI DAERAH Petugas di daerah terpencil ialah petugas yang ditempatkan didaerah yang sulit untuk mendapatkan rumah untuk di sewa. letaknya jauh dan sulit untuk dicapai oleh masyarakat pada umumnya. Dalam rangka pelaksanaan penyebaran informasi dan pembinaan hubungan antar Kementerian Kehutanan dengan Lembaga Negara dan Masyarakat.000 - 2. P. SATUAN BIAYA KEGIATAN KEHUMASAN. berfungsi sebagai batas tertinggi. biaya tersebut ditambah sebesar 15%.785. LIPUTAN DAN PUBLIKASI MEDIA MASA Standar Biaya Kegiatan Kehumasan. dan Perawatan Gajah sebagai Standar Biaya Keluaran/SBK Indeks Biaya Keluaran.O. digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya untuk kegiatan di lapangan. liputan dan publikasi media masa. 48 .000. Q. (1) Usulan (2) Volume dan Satuan Ukur (3) Besaran (Rp.740. STANDAR BIAYA KELUARAN DIREKTORAT JENDERAL PERLINDUNGAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM KEMENTERIAN KEHUTANAN Satuan Biaya Latihan Rutin Menembak.000 Ukuran 25 M 28. Layanan Operasional 1 Unit/Tahun Kapal Pos Terapung Perawatan Gajah 1 Ekor Satuan Biaya yang diusulkan oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam. Liputan dan Publikasi Media Masa sebagaimana pada Lampiran 52.000 1 Angkatan 30 orang 537. Bantuan/Tunjangan bagi petugas didaerah terpencil diberikan berdasarkan Keputusan Gubernur setempat dan anggarannya tersedia dalam DIPA atau dokumen lain yang disamakan. diperlukan kegiatan kehumasan. Latihan Rutin Menembak 1 Angkatan 104. Layanan Operasional Kapal Pos Terapung. Apabila kegiatan tersebut di atas dilaksanakan oleh pihak ketiga.

b. surveyor. PREMI ASURANSI Kriteria dengan besarnya premi asuransi lebih lanjut ditetapkan oleh Pejabat Eselon I yang bersangkutan. dan buruh yang terdaftar diberikan tunjangan premi asuransi kecelakaan diri bilamana tersedia anggaran dalam DIPA. cruiser. juru ukur. Ir. HADI DARYANTO. Jakarta. PEKERJAAN BERESIKO TINGGI Pekerjaan yang berisiko tinggi antara lain seperti penangkap/pelatih/perawat satwa liar. 19571020 198203 1 002 49 . 24 Juli 2012 SEKRETARIS JENDERAL.R.E. Dr. TTD. ASURANSI PETUGAS YANG PEKERJAANNYA MEMPUNYAI RESIKO TINGGI. a.A NIP. D.

580.000 2.000 2. 25 miliar i. Nilai pagu dana di atas Rp. 25 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp. 1 triliun p Nilai pagu dana di atas Rp. 25 miliar i.d Rp.d Rp.000 3. 100 miliar s. 1 trilyun 1.000 3.000 970. Nilai pagu dana di atas Rp. 5 miliar g. Nilai pagu dana di atas Rp.000 820. 500 juta s.d Rp. 500 miliar s. 1 miliar s.000 4.000 1. 500 juta d. 250 miliar s.000 770. 250 miliar m.000 OB OB OB OB OB OB OB OB 400.5 miliar f. Nilai pagu dana di atas Rp.000 51 (dalam rupiah) .000 3.000 720.430.000 OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 420. 250 juta s. 75 miliar s. 25 miliar SATUAN (3) BIAYA TA. 250 juta s. 2.000 610.080. 10 miliar h.910.000 5.d Rp.010.000 4. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. 10 miliar s. 2.000 1.580. 2.5 miliar f.250.000 2. 100 juta b.d Rp.330.000 880. 10 miliar s. 250 juta s.000 1.000 1. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. 250 juta c.110. 5 miliar s. 500 juta d. 100 juta b. 500 juta s. Nilai pagu dana di atas Rp. 50 miliar j Nilai pagu dana di atas Rp.000 510.170. Nilai pagu dana di atas Rp.890.d Rp.d Rp.000 1.000 480. Nilai pagu dana di atas Rp. 500 miliar n.000 1.2 PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a.d Rp. 50 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp.580. 500 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.580. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. 1 triliun p Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. 100 miliar s.d Rp.000 830. 750 miliar o. Nilai pagu dana di atas Rp.250. 10 miliar h.000 1.000 610.000 2. 100 juta s.d Rp. Nilai pagu dana s. 100 juta b. Nilai pagu dana di atas Rp. 2.3 PEJABAT PENGUJI TAGIHAN DAN PENANDATANGAN SPM a. 25 miliar s.d Rp.d Rp. 2013 (4) OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 500.5 miiar s. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. 1 M e. 75 miliar k. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp.000 3. 75 miliar k.d Rp. 1 miliar s. 10 miliar s.000 930.d Rp.850. Nilai pagu dana di atas Rp.590.1 PEJABAT KUASA PENGGUNA ANGGARAN a.Lampiran 1 HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN 1.5 miliar f.000 1.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 250 juta c. 500 juta d. 1 M e.d Rp.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.610. 750 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp. 100 miliar l. Nilai pagu dana di atas Rp. 2. 2. 500 juta s.d Rp.d Rp. 10 miliar h.250.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.080. 1 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana s. 1 M e.050. 250 miliar s. 50 miliar s. 5 miliar g.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana s. 50 miliar j Nilai pagu dana di atas Rp.000 660. Nilai pagu dana di atas Rp.000 570. 5 miliar s.5 miiar s. 500 miliar n. 1 trilyun 1.000 700.d Rp. 250 juta c.5 miiar s.000 4. 75 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 5 miliar g.d Rp.d Rp. 5 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp.690. 100 juta s. 100 miliar l. Nilai pagu dana di atas Rp.000 1. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp.d Rp.d Rp. 750 miliar s.000 3.000 990. 100 juta s.580. 750 miliar o.d Rp.d Rp. 250 miliar m.

75 miliar 75 miliar s. d.840. 2.000 1.000 1. 750 miliar 750 miliar s.d Rp. 500 miliar di atas Rp.000 430. 100 miliar di atas Rp.5 miiar s.d Rp. f. c.350.d Rp. 1 miliar s. 250 miliar di atas Rp. 25 miliar di atas Rp.4 BENDAHARA PENGELUARAN a. g. n. c. 1 miliar s. 250 juta s.000 1.000 2. 1 trilyun OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 260. 25 miliar s. Rp.120. i. Rp. 50 miliar s.d Rp.810.No (1) i.000 670. 2013 (4) 1.d Rp.d Rp.5 STAF PENGELOLA/BENDAHARA PENGELUARAN PEMBANTU/ PETUGAS PENGELOLA ADMINISTRASI BELANJA PEGAWAI (PPABP) a. i. 25 miliar s. 250 miliar s.000 2. 500 miliar s. m. j k.320. 5 miliar s.000 500.d Rp.5 miliar di atas Rp.040.780.d Rp. Rp.d Rp.000 1.d Rp. d. 1 trilyun OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 340. Rp.000 1. 25 miliar s. m. 500 juta di atas Rp. 75 miliar di atas Rp. f.840.d Rp.000 1.d Rp. Rp.000 1.440.d Rp. 100 juta s. j k. 25 miliar di atas Rp. 100 miliar s. e.000 2. 750 miliar s. o. 100 juta s. 250 juta di atas Rp. m.5 miliar di atas Rp. 5 miliar s.d Rp.d Rp. 500 juta di atas Rp. 250 juta di atas Rp.000 2. 75 miliar di atas Rp.d Rp.d Rp.000 2.d Rp.160.830.d Rp.000 810. p Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana s.000 500. 50 miliar di atas Rp. 2.150. 1 M di atas Rp.000 4. 50 miliar s.330. n.d Rp. 10 miliar s. 500 juta s. 250 miliar 250 miliar s. 75 miliar s. 2.d Rp. e.000 980.d Rp.000 770. 1 triliun 1 trilyun SATUAN (3) OB OB OB OB OB OB OB OB BIAYA TA.d Rp. 750 miliar di atas Rp. 5 miliar di atas Rp.5 miiar s. Rp. l.000 1. 100 miliar di atas Rp. l. o. 750 miliar di atas Rp.000 3.000 2.000 2.000 3.d Rp.000 1.d Rp. 10 miliar di atas Rp.000 420. p Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu dana dana dana dana dana dana dana dana di di di di di di di di atas atas atas atas atas atas atas atas URAIAN (2) Rp.090. b. j k. n. h. b. g.000 2. o. 1 M di atas Rp. 500 miliar di atas Rp.000 310.580.000 570. 10 miliar s.520.420. 100 miliar s.d Rp.d Rp.620. 250 miliar di atas Rp. 5 miliar di atas Rp.780. h.000 52 .000 3. 1 triliun di atas Rp.000 1.000 860.000 570. l. 100 juta di atas Rp.d Rp.470. 250 miliar s.860. 1 triliun di atas Rp.d Rp. 75 miliar s.000 1. 50 miliar 50 miliar s.090.550. 250 juta s.d Rp. 100 miliar 100 miliar s. 750 miliar s.230. 500 miliar 500 miliar s. 500 miliar s. 100 juta di atas Rp. 10 miliar di atas Rp. 500 juta s. p Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana s. 2. 50 miliar di atas Rp.000 3.d Rp.d Rp.d Rp.000 370.d Rp. Rp.000 2.d Rp.d Rp.000 640.d Rp.

Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 2. 100 miliar l.000 2.520. 500 juta f. 25 miliar s. 10 miliar s.d Rp. 1 M g.d Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.000 600.d Rp.5 miiar s.d Rp.000 53 .d Rp.450.000 1.d Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 500 juta d. 75 miliar s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.000 4. 500 miliar n.d Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.000 1. 1 miliar s. 1 miliar s. 500 juta s.d Rp. 100 miliar s.120. 2. 100 juta s.820. 10 miliar j.d Rp. 250 miliar m. 25 miliar i. 50 miliar j Nilai pagu pengadaan di atas Rp.d Rp. 25 miliar s. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi di atas Rp.d Rp. 2. 2.520.5 miliar f. 500 miliar n. 500 miliar s. 500 miliar s.940.d Rp. 50 miliar s.d Rp.d Rp.030.000 1. 100 juta s. 500 juta s. 5 miliar s.000 1.130. 1 trilyun 1.5 miliar s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.d Rp.50 juta b.000 760.000 4.000 680. 500 juta s.d Rp.1 PEJABAT PENGADAAN BARANG/JASA 1.3 PANITIA PENGADAAN BARANG (NON KONSTRUKSI) a.d Rp.000 3. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.560.000 450.d Rp. 25 miliar OB Per Paket OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP 510.d Rp.090.000 1.140.HONORARIUM PEJABAT/PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA/ UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP) SEBAGAI BATAS TERTINGGI No (1) URAIAN (2) SATUAN (3) Lampiran 2 (dalam rupiah) BIAYA TA. 250 juta s.000 510. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 750 miliar s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.210. 100 miliar s. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi s. 100 juta b. 250 juta e.910. 750 miliar s.000 3.020. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.d Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 5 miliar i. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp.d Rp. 250 juta c. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 10 miliar s. 250 miliar m.490.010.000 920. 10 miliar h.d Rp.d Rp. 250 miliar s. Nilai pagu pengadaan s. 2013 (4) 1 HONORARIUM PEJABAT/PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA/ UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP) 1.230. 250 juta s.000 3.000 3. 5 miliar s.d Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.000 2.000 4.d Rp. 25 miliar i. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.040.000 450.d Rp.000 2.780. 250 juta s.d Rp.270. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp. 500 juta d. Nilai pagu pengadaan jasa lainnya s. 1 triliun p Nilai pagu pengadaan di atas Rp.5 miliar f.000 Per Paket OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP 460.4 PANITIA PENGADAAN JASA (NON KONSTRUKSI) a.370. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp.270.5 miliar h. 75 miliar k. 1 triliun p Nilai pagu pengadaan di atas Rp.d Rp.000 4.d Rp. 1 M e. 1 miliar s.450. 5 miliar g.5 miiar s. 75 miliar s.000 1.000 2.d Rp. 5 miliar g. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 750 miliar o. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 250 juta c.d Rp.d Rp.000 480.600.000 5.000 1.000 4.d Rp. 75 miliar k. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp.000 Per Paket OP Per Paket OP OP OP OP OP OP OP 450.000 2. 2. 50 miliar j Nilai pagu pengadaan di atas Rp.000 1. 250 miliar s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.510. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp.d Rp.d Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.d Rp.000 2. 1 trilyun 1.790. 100 juta c.d Rp.d Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 100 juta d. 100 juta b. 2.000 1. 50 juta s. 750 miliar o. 50 miliar s.000 1. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp.000 5. Nilai pagu pengadaan s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.580. 100 miliar l.000 850.2 PANITIA PENGADAN BARANG DAN JASA (KONSTRUKSI) a.000 720. 10 miliar h. 5 miliar s.000 910. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.d Rp. 10 miliar s.000 1. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.640.000 610. 100 juta s.d Rp. 1 miliar e.

(dalam rupiah) No (1) k. l. m. n. o. p. q. r. Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan jasa jasa jasa jasa jasa jasa jasa jasa konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ URAIAN (2) jasa jasa jasa jasa jasa jasa jasa jasa lainnya lainnya lainnya lainnya lainnya lainnya lainnya lainnya di di di di di di di di atas atas atas atas atas atas atas atas Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. 25 miliar s.d Rp. 50 miliar 50 miliar s.d Rp. 75 miliar 75 miliar s.d Rp. 100 miliar 100 miliar s.d Rp. 250 miliar 250 miliar s.d Rp. 500 miliar 500 miliar s.d Rp. 750 miliar 750 miliar s.d Rp. 1 trilyun 1 trilyun SATUAN (3) OP OP OP OP OP OP OP OP BIAYA TA. 2013 (4) 1,750,000 1,990,000 2,230,000 2,560,000 2,880,000 3,200,000 3,520,000 3,960,000

54

Lampiran 3 HONORARIUM PEJABAT/PANITIA PENERIMA HASIL PEKERJAAN
SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) HONORARIUM PEJABAT/PANITIA PENERIMA HASIL PEKERJAAN 1.1 1.2 PEJABAT PENERIMA HASIL PEKERJAAN/PENGADAAN BARANG/JASA PANITIA PENERIMA HASIL PEKERJAAN/PENGADAAN BARANG/JASA a. b. c. d. e. f. g. h. i. j k. l. m. n. o. p Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan s.d Rp. 100 juta di atas Rp. 100 juta s.d Rp. 250 juta di atas Rp. 250 juta s.d Rp. 500 juta di atas Rp. 500 juta s.d Rp. 1 M di atas Rp. 1 miliar s.d Rp. 2,5 miliar di atas Rp. 2,5 miiar s.d Rp. 5 miliar di atas Rp. 5 miliar s.d Rp. 10 miliar di atas Rp. 10 miliar s.d Rp. 25 miliar di atas Rp. 25 miliar s.d Rp. 50 miliar di atas Rp. 50 miliar s.d Rp. 75 miliar di atas Rp. 75 miliar s.d Rp. 100 miliar di atas Rp. 100 miliar s.d Rp. 250 miliar di atas Rp. 250 miliar s.d Rp. 500 miliar di atas Rp. 500 miliar s.d Rp. 750 miliar di atas Rp. 750 miliar s.d Rp. 1 triliun di atas Rp. 1 trilyun OB OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP 330,000 330,000 420,000 520,000 620,000 770,000 910,000 1,060,000 1,260,000 1,450,000 1,650,000 1,840,000 2,100,000 2,370,000 2,630,000 2,890,000 3,250,000 SATUAN (3) BIAYA TA. 2013 (4)

55

Lampiran 4 HONORARIUM PENGELOLA PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)
SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) 1 HONORARIUM PENGELOLA PNBP 1.1 ATASAN LANGSUNG BENDAHARA a. Nilai pagu dana s.d Rp. 100 juta b. Nilai pagu dana di atas Rp. 100 juta s.d Rp. 250 juta c. Nilai pagu dana di atas Rp. 250 juta s.d Rp. 500 juta d. Nilai pagu dana di atas Rp. 500 juta s.d Rp. 1 M e. Nilai pagu dana di atas Rp. 1 miliar s.d Rp. 2,5 miliar f. Nilai pagu dana di atas Rp. 2,5 miiar s.d Rp. 5 miliar g. Nilai pagu dana di atas Rp. 5 miliar s.d Rp. 10 miliar h. Nilai pagu dana di atas Rp. 10 miliar s.d Rp. 25 miliar i. Nilai pagu dana di atas Rp. 25 miliar s.d Rp. 50 miliar j Nilai pagu dana di atas Rp. 50 miliar s.d Rp. 75 miliar k. Nilai pagu dana di atas Rp. 75 miliar s.d Rp. 100 miliar l. Nilai pagu dana di atas Rp. 100 miliar s.d Rp. 250 miliar m. Nilai pagu dana di atas Rp. 250 miliar s.d Rp. 500 miliar n. Nilai pagu dana di atas Rp. 500 miliar s.d Rp. 750 miliar o. Nilai pagu dana di atas Rp. 750 miliar s.d Rp. 1 triliun p Nilai pagu dana di atas Rp. 1 trilyun 1.2 BENDAHARA a. Nilai pagu b. Nilai pagu c. Nilai pagu d. Nilai pagu e. Nilai pagu f. Nilai pagu g. Nilai pagu h. Nilai pagu i. Nilai pagu j Nilai pagu k. Nilai pagu l. Nilai pagu m. Nilai pagu n. Nilai pagu o. Nilai pagu p Nilai pagu 1.3 ANGGOTA a. Nilai pagu b. Nilai pagu c. Nilai pagu d. Nilai pagu e. Nilai pagu f. Nilai pagu g. Nilai pagu h. Nilai pagu URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYA TA. 2013 (4)

OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB

420,000 510,000 610,000 700,000 890,000 1,070,000 1,260,000 1,540,000 1,820,000 2,100,000 2,380,000 2,760,000 3,130,000 3,500,000 3,880,000 4,620,000

dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana

s.d Rp. 100 juta di atas Rp. 100 juta s.d Rp. 250 juta di atas Rp. 250 juta s.d Rp. 500 juta di atas Rp. 500 juta s.d Rp. 1 M di atas Rp. 1 miliar s.d Rp. 2,5 miliar di atas Rp. 2,5 miiar s.d Rp. 5 miliar di atas Rp. 5 miliar s.d Rp. 10 miliar di atas Rp. 10 miliar s.d Rp. 25 miliar di atas Rp. 25 miliar s.d Rp. 50 miliar di atas Rp. 50 miliar s.d Rp. 75 miliar di atas Rp. 75 miliar s.d Rp. 100 miliar di atas Rp. 100 miliar s.d Rp. 250 miliar di atas Rp. 250 miliar s.d Rp. 500 miliar di atas Rp. 500 miliar s.d Rp. 750 miliar di atas Rp. 750 miliar s.d Rp. 1 triliun di atas Rp. 1 trilyun

OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB

340,000 420,000 500,000 570,000 730,000 880,000 1,030,000 1,260,000 1,490,000 1,720,000 1,950,000 2,260,000 2,560,000 2,870,000 3,170,000 3,790,000

dana dana dana dana dana dana dana dana

s.d Rp. 100 juta di atas Rp. 100 juta di atas Rp. 250 juta di atas Rp. 500 juta di atas Rp. 1 miliar di atas Rp. 2,5 miiar di atas Rp. 5 miliar di atas Rp. 10 miliar

s.d Rp. 250 juta s.d Rp. 500 juta s.d Rp. 1 M s.d Rp. 2,5 miliar s.d Rp. 5 miliar s.d Rp. 10 miliar s.d Rp. 25 miliar

OB OB OB OB OB OB OB OB

260,000 310,000 370,000 430,000 540,000 660,000 770,000 940,000

56
(dalam rupiah)

d Rp. m.000 1.d Rp. 750 miliar 750 miliar s.450.000 1. 500 miliar 500 miliar s.910.110.000 2. Rp. 250 miliar 250 miliar s.280. 1 triliun 1 trilyun SATUAN (3) OB OB OB OB OB OB OB OB BIAYA TA. o. l.140.820.370.000 2. 50 miliar 50 miliar s.000 57 . p Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu dana dana dana dana dana dana dana dana di di di di di di di di atas atas atas atas atas atas atas atas Rp. 75 miliar 75 miliar s.d Rp.d Rp. Rp. Rp. URAIAN (2) 25 miliar s. n.680.000 2. 2013 (4) 1.000 1. Rp.d Rp. 100 miliar 100 miliar s. j k.No (1) i.d Rp. Rp. Rp. Rp.000 1.d Rp.

Ketua/Wakil Ketua d. Pengarah b. Penanggung Jawab b. Eselon I a. Koordinator c. 2013 (4) 1 HONORARIUM PENGELOLA SISTEM AKUNTANSI INSTANSI 1.000 250.1 Unit Akuntansi Tingkat Kementerian Negara/Lembaga (UAPA/ Barang) yang ditetapkan atas Dasar Keputusan Menteri a. Penanggung Jawab c. Ketua/Wakil Ketua e.000 350.000 150. Anggota/Petugas Unit Akuntansi Tingkat Wilayah (UAPPA/Barang-W) yang ditetapkan atas Dasar SK. Koordinator d. Eselon I a. Koordinator c.000 300. Koordinator c. Anggota /Petugas Unit Akuntansi Tingkat Eselon I (UAPPA /Barang-E1) yang ditetapkan atas Dasar SK.000 400. Penanggung Jawab b. Ketua/Wakil Ketua d.3 OB OB OB OB 300. Eselon II atau Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran/ Barang Wilayah atau Koordinator Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah a.000 1.000 400.4 OB OB OB OB 300.000 58 . Penanggung Jawab b.Lampiran 5 HONORARIUM PENGELOLA SISTEM AKUNTANSI INSTANSI (SAI) SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYA TA. Ketua/Wakil Ketua d.000 200.2 OB OB OB OB 450.000 1.000 350. Anggota/Petugas OB OB OB OB OB 700.000 250.000 500.000 200.000 600.000 1.000 150. Anggota/Petugas Unit Akuntansi Tingkat Satuan Kerja (UAKPA/Barang) Yang ditetapkan atas dasar SK.

000 OB OB OB OB OB 200. Nilai pagu dana di atas Rp.000 59 . Nilai pagu dana di atas Rp. 200 milliar e.000 580.000 410. 200 milliar e. Nilai pagu dana s.2 PEMEGANG KAS/ BENDAHARA a.000 810. 25 milliar b. 2013 (4) OB OB OB OB OB 350. 50 milliar s.000 270. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 100 milliar s.d Rp. 25 milliar s.d Rp.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 25 milliar s.d Rp. 100 milliar s. 50 milliar s. 200 milliar 1. Nilai pagu dana di atas Rp. 100 milliar d.000 490. Nilai pagu dana s.d Rp.d Rp.000 570. 25 milliar s. 100 milliar s. 50 milliar c.000 690.Lampiran 6 HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN PADA SATKER YANG MENGELOLA BELANJA PEGAWAI SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN PADA SATKER YANG MENGELOLA BELANJA PEGAWAI 1.000 340.000 470. 100 milliar d.3 JURU BAYAR/ STAF a. 200 milliar 1.d Rp. 25 milliar b.000 460. 50 milliar c. 25 milliar b. 200 milliar SATUAN (3) BIAYA TA.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. 100 milliar d. 200 milliar e. 50 milliar c. 50 milliar s.1 ATASAN LANGSUNG PEMEGANG KAS/ KPA a. Nilai pagu dana s. Nilai pagu dana di atas Rp.000 OB OB OB OB OB 250.000 330.d Rp.000 410.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.

000 500. Anggota Yang Ditetapkan Oleh KPA a.000 300.000 850.000 1. e.2 Yang Ditetapkan Oleh Pejabat Eselon I a.000 600.4 OB OB OB OB OB OB 500. Pengarah b.000 400. Wakil Ketua e. b.000 1.3 Pengarah Penanggung Jawab Koordinator/Ketua Wakil Ketua Sekretaris Anggota OB OB OB OB OB OB 1.500.000 1. Wakil Ketua Sekretaris Anggota OB OB OB OB OB OB 750.000 300.500. f.000 2. 2013 (4) OB OB OB OB OB OB 2.000 220.000 2 HONORARIUM SEKRETARIAT TIM PELAKSANA KEGIATAN 2.Lampiran 7 HONORARIUM TIM PELAKSANA KEGIATAN DAN SEKRETARIAT TIM PELAKSANA SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) HONORARIUM TIM PELAKSANA KEGIATAN 1.500.000 1.000.1 Ketua/Wakil Ketua 2. Penanggung Jawab c.000.000 SATUAN (3) BIAYA TA.000 2. Penanggung Jawab c. e. Koordinator/Ketua d.000 750.000 350. 1.000 700. Pengarah b.000 500. Penanggung Jawab c.000 1.2 Anggota OB OB 250. d.500. Wakil Ketua e. Sekretaris f.000 1. Koordinator/Ketua d. Sekretaris f. Koordinator/Ketua d.000 60 .000 750.000 450.000 1. f. Pengarah b. c.000 650.250.1 Yang Ditetapkan Oleh Presiden a.250.750. Anggota Yang Ditetapkan Oleh Menteri/Pejabat Setingkat Menteri a.

000 37.000 35.000 33.000 36.000 31.000 31. Kudapan (Snack ) 1. Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sulawesi Tengah Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara SATUAN (3) BIAYA TA.000 30.000 33.000 33.000 33.2 RAPAT BIASA a.000 37.000 33.000 32.000 39.000 36.000 Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali 36.000 35.000 35.000 38. Makan Nangroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Barat Sumatera Selatan Lampung Bengkulu Bangka Belitung Banten Jawa Barat DKI Jakarta Jawa Tengah DI.000 42.000 34.000 33.000 34.000 37.Lampiran 8 SATUAN BIAYA KONSUMSI RAPAT SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) SATUAN BIAYA KONSUMSI RAPAT 1.000 37.000 36.000 36.000 36.000 36.000 36.000 39.000 61 .000 45. Makan b. 2013 (4) Orang/Kali Orang/Kali 95.1 RAPAT KOORDINASI TINGKAT MENTERI/ ESELON I/SETARA a.

000 11.000 12.000 13.(dalam rupiah) No (1) Papua Papua Barat b.000 25.000 14.000 14.000 15. Kudapan (Snack ) Aceh Sumatera Utara Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Barat Sumatera Selatan Lampung Bengkulu Bangka Belitung Banten Jawa Barat DKI Jakarta Jawa Tengah DI.000 62 .000 11.000 14.000 10.000 13. Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sulawesi Tengah Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat URAIAN (2) SATUAN (3) Orang/Kali Orang/Kali BIAYA TA. 2013 (4) 50.000 14.000 14.000 15.000 13.000 Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali 12.000 16.000 15.000 11.000 20.000 11.000 14.000 10.000 13.000 13.000 14.000 10.000 11.000 12.000 45.000 17.000 11.000 11.000 11.

000 150.000 100.000 85.000 120.000 130.000 135. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 115.000 140.000 110.000 125. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) SATUAN (3) OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH UANG SAKU UANG HARIAN FULLDAY/ FULLBOARD DI FULLBOARD HALFDAY DI LUAR KOTA DI DALAM KOTA DALAM KOTA (4) (5) (6) 120.000 95.000 170.000 110.000 130.000 115.000 135.000 95.000 95.000 150.000 130.000 140.000 130.000 130.000 115.000 100.000 140.000 85.000 125.000 85.000 130.000 85.000 120.000 110.000 110.000 100.000 95.000 105.000 110.000 95.000 130.000 130.000 100.000 110.000 150.000 95.000 130.000 105.000 100.000 160.000 130.000 130.000 95.000 100.I.000 110.000 95.000 120.000 110.000 110.000 85.000 63 .000 160.000 85.000 110.000 100.000 95.000 125.Lampiran 9 SATUAN BIAYA UANG HARIAN PAKET FULLBOARD DI LUAR KOTA DAN UANG SAKU PAKET FULLBOARD SERTA FULLDAY/HALFDAY DI DALAM KOTA SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) NO.000 100.000 95.000 110.000 120.000 150.000 140.000 95.000 95.000 200.000 100.000 110.000 130.000 105.000 110.000 125.000 130.000 130.000 110.000 120.000 95.000 115.000 85.000 120.000 180.000 120.000 105.000 85.000 150.000 100.000 130.000 95.000 115.000 100.

000 930.000 400.240.300.000 930.160.000 400.000 1.000 400.000 545.000 450.000 260.000 260.000 370.000 350.I.000 380.000 FULLBOARD (5) 1.032.000 220.020.000 1.000 260.120. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT 64 .000 1.000 240.000 372.000 450.000 260.000 910.000 240.000 200.000 305.000 930.000 310.000 1.000 1.000 290.020.000 2.000 1.870.000 300.000 300.000 1.000 240.000 400.000 930.000 825. MENTERI & SETINGKAT MENTERI (dalam rupiah) MENTERI & SETINGKAT MENTERI HALFDAY (3) 260.000 930.000 350.000 310.000 910.000 FULLDAY (4) 435.000 482.000 240.000 330.000 540.000 425. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 PROVINSI (2) ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 930.000 350.000 432.000 910.000 350.000 800.000 240.000 800.000 250.000 270.000 350.000 220.000 910.000 310.000 350.100.000 310.000 370.000 1.000 800.000 450.040.000 415.000 521.000 450.000 260.000 1.000 350.000 400.000 930.000 250.000 500.Lampiran 10 SATUAN BIAYA PAKET KEGIATAN RAPAT/PERTEMUAN DI LUAR KANTOR SEBAGAI BATAS ESTIMASI 1.000 930.000 NO.000 275.000 1.000 960.000 400.000 1.000 310.000 450.000 310.000 760.350.116.025.000 420.000 450.000 240.000 910.000 240.000 910.000 458.000 260.

000 675.000 190.2.000 340.000 280.000 400.000 181.000 320.000 820.000 188.000 250.000 340.000 740.000 270.000 785.000 210.000 600.000 490.000 290.000 230.000 355.000 336.000 740.000 300. PEJABAT ESELON I & II (dalam rupiah) NO.000 645.000 815.000 320.000 280.008.000 1.000 185.000 324.000.000 350. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PEJABAT ESELON I & II HALFDAY (3) 207.000 230.000 245.000 280.000 350.000 287.000 800.000 FULLBOARD (5) 1.000 344.000 340.000 456.000 750.000 408.000 230.000 740.000 725.000 820.000 190.000 190.000 170.000 340.000 730.000 640.000 274.000 210.000 190.000 760.000 337.000 700.000 280.000 335.000 235.I.000 830.000 280.000 678.000 978.000 262.000 335.000 190.000 270.000 250.000 740.000 790.000 740.000 190.000 390.000 690.000 200.000 180.000 280.000 720.000 770.000 1.000 840.000 744.000 190.000 810.000 420. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH PROVINSI (2) SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 FULLDAY (4) 400.000 379.000 65 .000 280.000 210.000 690.000 200.640.000 401.000 405.000 241.000 165.

000 162.000 480.000 260.000 540.000 220.000 535.000 275.000 330.000 329.000 564.000 251.000 433. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PEJABAT ESELON III KE BAWAH HALFDAY (3) 180.000 168.000 550.000 595.000 705.000 570.000 145.000 162.000 645.I.000 335.000 FULLDAY (4) 300.000 175.000 305.000 240.000 310.000 1. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH PROVINSI (2) SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 256.000 230.000 210.000 665.000 228.000 494.000 540.000 563.000 755.000.000 228.000 280.000 277.000 230.000 240.000 505.000 180. PEJABAT ESELON III KE BAWAH (dalam rupiah) NO.000 FULLBOARD (5) 650.000 576.000 465.000 185.000 540.000 640.000 192.000 240.000 235.000 170.000 534.000 336.000 165.000 479.000 140.000 183.000 66 .000 135.000 157.000 208.3.000 130.000 297.000 825.000 480.000 630.000 175.000 605.000 205.000 347.000 132.000 200.000 144.000 176.000 530.000 140.000 445.000 288.000 498.000 160.000 132.000 160.000 200.000 395.000 295.000 185.000 230.000 150.000 630.000 305.000 180.000 655.000 210.000 205.000 130.000 157.000 280.

7 Koordinator 2. 2013 (4) 1 HONORARIUM SIDANG/KONFERENSI INTERNASIONAL – KTM.6 Anggota Delegasi RI 1.000 550.12 Staf Pendukung 2 HONORARIUM WORKSHOP/SEMINAR/SOSIALISASI/ SARASEHAN BERSKALA INTERNASIONAL 2.000 500.6 Anggota Delegasi RI 2.000 350.000 450.1 Nara Sumber Kelas A 3.10 Anggota Panitia 2.8 Ketua Bidang 2.3 Ketua/ Wakil Ketua 2.000 550.000 550.000 Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari 550.4 Ketua Delegasi 2.3 Nara Sumber Kelas C Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari 650.000 Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari $330 $275 $220 67 .000 250.000 500. SOM (BILATERAL/REGIONAL/MULTILATERAL) 1.000 400.000 400.9 Sekretaris 1.1 Pengarah 1.000 600.1 Pengarah 2.000 500.3 Ketua / Wakil Ketua 1.000 300.5 Tim Asistensi 1.000 250.8 Ketua Bidang 1.000 350.000 300.000 450.2 Penanggung Jawab 1.10 Anggota Panitia 1.5 Tim Asistensi 2.000 200.000 300.2 Nara Sumber Kelas B 3. SOM (BILATERAL/REGIONAL/MULTILATERAL) DAN HONORARIUM WORKSHOP/SEMINAR/SOSIALISASI/SARASEHAN BERSKALA INTERNASIONAL DAN SATUAN BIAYA NARA SUMBER KEGIATAN DI LUAR NEGERI SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYA TA.2 Penanggung Jawab 2.11 Liasion Officer (LO) 1.000 400.11 Liasion Officer (LO) 2.7 Koordinator 1.Lampiran 11 HONORARIUM SIDANG/KONFERENSI INTERNASIONAL .000 450.000 400.4 Ketua Delegasi 1.9 Sekretaris 2.KTM.12 Staf Pendukung 3 SATUAN BIAYA NARA SUMBER KEGIATAN DI LUAR NEGERI 3.

000 380.000 480.Lampiran 12 SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) NO.000 380.000 370.000 68 .000 430.000 370.000 360. 2013 (4) 360.000 360.000 370.000 480. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) SATUAN (3) OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH BIAYA TA.000 370.000 420.000 530.000 370.000 410.000 370.000 440.000 580.000 360. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 360.000 370.000 370.000 360.000 430.000 360.000 370.000 370.000 430.000 420.000 360.000 370.000 370.I.

4.152.000 930.000 1.000 1.200.250.430.000 528.510.000 360.000 1. Rp.308.000 4.420.000.    Perjalanan dinas yang bersifat rombongan dapat menggunakan hotel yang sama dengan klasifikasi kamar berbeda.000 400.000 716.000 4.    Uang Harian dari uang makan.000 410.220.000 720.000 290.000 (5) 1.000 420.000 450. PROPINSI SATUAN PEJABAT NEGARA PEJABAT ESELON I/II PEJABAT ESELON III/ GOLONGAN IV (6) 1.260.000 1.000 658.000 3.000 1.000 1.000 4.000 853.400.400.000 4.000.458. 3.000 910. Hotel Bintang Empat : Pejabat Negara Lainnya yang setara.000 370.000 380.000 1.000 3.620.260.000 380.000 750.000 904.960.000 350.000.000 770.000 408.000 390. Menteri serta Setingkat Menteri).000 400.000 460.080.030.720.000 550.030.452.000 400.240.000 1.000 3.000 2.075.000 495.000 330.000 4.000 610.000 429.400.000 570. 250.000 1. b.030.810.000 420.110.000 1.000 500.000 Keterangan : 1. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT (3) OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH (4) 4. 69 .000 280.250. 130.030.010.000 650.030.850. diberikan fasilitas angkutan dalam kota/sewa kendaraan (termasuk sopir/BBM) yang diberikan secara at cost yang besarannya maksimum sebagaimana pada Lampiran 25.000 1.000 380. Menteri serta setingkat Menteri).000 550.000 589.000 2.000 2.000 1.248.000 1. Pejabat Eselon I dan Pejabat Eselon II. e.    Pejabat Negara (Ketua/ Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Tinggi Negara.000 580.030.450.000 524.000 379.000 280.000 510.000 768. c.000 680.000 1.000 400.    Peruntukan Hotel Berbintang : a. Hotel Bintang Satu : PNS Golongan I dan Golongan II.000 650.000 450.000 1.000 640.000 3.-.820.000 470.000 750.000 500.000 1. Hotel Bintang Lima : Pejabat Negara (Ketua/Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Tinggi Negara serta Menteri).512.000 740.000 450.000 310.500.000 3.-.000 PEJABAT ESELON IV/ GOLONGAN III (7) 410.420.000 4.000 1.320.000 3.000.000 1.000.000 4.000 371.000 1.000 460.960.000 900.000 4.000 830.000 1.260.000 400.000 390.000 600.415.000.Lampiran 13 SATUAN BIAYA PENGINAPAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) TARIF HOTEL No.000 1.    Pejabat Negara (Ketua/ Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Tinggi Negara.152.410.000 4.350.000 1.000 450.000 1.000 3.070.000 720.000 336.000.000 3.000 4. 5.000 1.000 240.000 450.000 1.000 359.000 600.000 1.I.056.470.000 380.000 1.000 470.850. Hotel Bintang Tiga : Pejabat Eselon III/ Golongan IV.000 1.000 1.040.000 1.000 440.300.130.050.000 280.000 430.000 290.000 4.000 451. 190.000 1.000 790. 6.500.000.000 800.000 280.000 8.000 1.000 318. Untuk Pejabat Negara diberikan fasilitas Hotel Bintang Lima kelas Suite.000 661.000.000 3.000 GOLONGAN I/II (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 (2) ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 540.000 770.000 374.082.000 910.000. d.000 650. uang saku dan transport lokal 2.000 375. Pejabat Eselon I dan Pejabat Eselon II diberikan uang reprensentatif per-hari masing-masing sebesar Rp.000 3.000 3.000.000 1.000.000 1.000 670.000 360.030.000 (8) 340.000 460.000 370.000 920.000 4.dan Rp. Hotel Bintang Dua : Pejabat Eselon IV/ Golongan III.000 1.000 356.000 750.000 2.000 591.250.000 412.000 300. Apabila dalam Propinsi tersebut tidak terdapat Hotel Bintang Lima maka Kepada Pejabat Negara tersebut dapat diberikan tarif kamar hotel tertinggi yang ada di Propinsi tersebut.

000 290.000 110.000 60.000 70.000 48.000 171.000 60.000 70.000 115.000 125.000 120.Lampiran 14 SATUAN BIAYA TAKSI PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI ( ONE WAY ) SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH DIY.000 285.000 115.000 90.000 50.000 110.000 170. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) SATUAN (3) OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK BIAYA TA.000 60.000 48.000 70 .000 110. 2013 (4) 90.000 91.000 125.000 90.000 125.000 80.000 315.000 72.000 70.000 125.000 100.000 90.000 82.

Lampiran 15 SATUAN BIAYA TIKET PESAWAT PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI PERGI - PULANG (PP)
SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA KOTA ASAL (2) TUJUAN (3) AMBON BALIKPAPAN BANDA ACEH BANDAR LAMPUNG BANJARMASIN BATAM BENGKULU BIAK DENPASAR GORONTALO JAMBI JAYAPURA JOGJAKARTA KENDARI KUPANG MAKASSAR MALANG MAMUJU MANADO MANOKWARI MATARAM MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PALU PANGKAL PINANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TERNATE TIMIKA SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 13,285,000 7,412,000 7,519,000 2,407,000 5,252,000 4,867,000 4,364,000 14,065,000 5,305,000 7,231,000 4,065,000 14,568,000 4,107,000 7,658,000 9,413,000 7,444,000 4,599,000 7,295,000 10,824,000 16,226,000 5,316,000 7,252,000 5,530,000 4,984,000 3,861,000 9,348,000 3,412,000 5,583,000 4,353,000 3,861,000 3,861,000 5,466,000 10,001,000 13,830,000 EKONOMI (5) 7,081,000 3,797,000 4,492,000 1,583,000 2,995,000 2,888,000 2,621,000 7,519,000 3,262,000 4,824,000 2,460,000 8,193,000 2,268,000 4,182,000 5,081,000 3,829,000 2,695,000 4,867,000 5,102,000 10,824,000 3,230,000 3,808,000 2,952,000 2,984,000 2,268,000 5,113,000 2,139,000 3,016,000 2,781,000 2,182,000 2,342,000 2,674,000 6,664,000 7,487,000

71

(dalam rupiah) NO (1) 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG KOTA ASAL (2) TUJUAN (3) DENPASAR JAYAPURA KENDARI MAKASSAR MANOKWARI PALU SORONG SURABAYA TERNATE BANDA ACEH BATAM DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BALIKPAPAN BANDA ACEH BANJARMASIN BATAM BIAK SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 8,054,000 7,434,000 4,824,000 6,022,000 5,177,000 6,140,000 3,637,000 8,803,000 4,022,000 12,739,000 10,354,000 10,739,000 19,071,000 9,669,000 12,664,000 15,702,000 12,493,000 10,942,000 9,445,000 10,996,000 9,445,000 9,445,000 10,889,000 18,408,000 10,835,000 19,167,000 9,765,000 12,760,000 15,798,000 9,990,000 9,530,000 9,530,000 10,985,000 18,504,000 8,129,000 8,225,000 6,193,000 5,840,000 14,119,000 EKONOMI (5) 4,471,000 4,161,000 2,856,000 3,455,000 3,027,000 3,508,000 2,257,000 4,845,000 2,449,000 6,749,000 5,305,000 5,648,000 10,086,000 4,749,000 6,150,000 7,295,000 6,140,000 5,369,000 4,749,000 5,423,000 4,674,000 4,813,000 5,113,000 9,445,000 6,279,000 10,717,000 5,380,000 6,781,000 7,926,000 5,840,000 5,305,000 5,444,000 5,744,000 10,076,000 4,129,000 4,760,000 3,412,000 3,316,000 7,487,000

72

(dalam rupiah) NO (1) 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR KOTA ASAL (2) LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG TUJUAN (3) DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA KENDARI MAKASSAR MALANG MANADO MATARAM MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BATAM DENPASAR JAKARTA JAMBI JOGJAKARTA PADANG PALEMBANG PANGKALPINANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TANJUNG PANDAN BANDA ACEH BATAM BIAK DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MEDAN PADANG SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 6,236,000 14,568,000 5,155,000 8,354,000 8,161,000 5,594,000 11,199,000 6,246,000 7,979,000 6,439,000 5,947,000 4,931,000 6,482,000 5,380,000 4,931,000 4,931,000 6,386,000 13,905,000 6,289,000 5,626,000 2,064,000 5,006,000 3,369,000 6,129,000 4,385,000 4,599,000 6,525,000 3,027,000 3,647,000 4,824,000 4,439,000 10,792,000 8,407,000 16,686,000 8,792,000 17,135,000 7,723,000 10,546,000 9,006,000 EKONOMI (5) 3,647,000 8,097,000 2,760,000 4,482,000 4,161,000 3,134,000 5,305,000 3,626,000 4,150,000 3,380,000 3,401,000 2,760,000 3,433,000 3,220,000 2,685,000 2,824,000 3,123,000 7,455,000 3,583,000 3,252,000 1,476,000 2,941,000 2,129,000 3,508,000 2,631,000 2,738,000 3,701,000 1,957,000 2,268,000 2,856,000 2,663,000 6,022,000 4,578,000 8,749,000 4,920,000 9,359,000 4,022,000 5,412,000 4,642,000

BANDAR LAMPUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN

73

000 15.182.000 8.936.985.444.000 16.000 8.000 16.000 6.000 3.000 10.000 7.000 3.000 7.680.498.664.000 8.000 15.000 11.000 8.648.861.000 4.000 4.728.413.000 16.424.000 8.000 2.145.000 16.000 8.000 10.000 5.000 16.396.000 4.000 18.000 8.621.091.145.000 10.000 6.439.000 4.546.000 18.808.049.000 15.375.119.000 5.000 4.097.000 74 .477.000 1.000 7.568.936.696.333.653.000 8.108.000 3.(dalam rupiah) NO (1) 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 KOTA ASAL (2) BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BENGKULU BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK DENPASAR DENPASAR DENPASAR TUJUAN (3) PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BANDA ACEH DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA PALEMBANG BALIKPAPAN BANDA ACEH BATAM DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SURABAYA TIMIKA JAYAPURA KUPANG MAKASSAR SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 7.108.000 3.370.000 11.631.498.600.263.498.893.000 3.000 7.000 9.000 4.000 8.000 7.145.622.000 2.718.000 18.022.081.734.000 8.000.000 13.385.782.845.000 9.316.000 8.300.781.936.000 EKONOMI (5) 4.000 7.000 4.353.000 5.899.000 7.594.000 4.932.000 2.472.000 6.782.000 8.000 3.000 7.000 12.952.000 9.717.000 4.108.450.000 8.729.498.615.873.958.482.000 16.321.000 4.000 10.472.000 16.000 5.193.995.000 9.599.707.000 8.000 2.824.942.337.000 5.

925.653.000 6.541.000 EKONOMI (5) 4.000 4.952.000 3.000 6.000 8.000 3.000 3.000 16.428.049.000 7.381.097.883.407.011.000 6.000 3.428.000 13.000 3.000 10.(dalam rupiah) NO (1) 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 KOTA ASAL (2) DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA TUJUAN (3) MANADO MATARAM MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA BALIKPAPAN BANJARMASIN DENPASAR JOGJAKARTA KUPANG MAKASSAR MALANG MANADO PALANGKARAYA PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA JOGJAKARTA MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA DENPASAR MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 7.481.658.615.000 7.525.460.861.000 4.000 4.000 7.091.327.000 6.000 6.910.707.000 11.000 18.000 4.000 9.000 9.476.888.000 7.289.000 7.893.969.851.177.000 3.000 6.278.435.990.717.193.000 4.000 5.278.770.733.434.038.000 75 .000 3.909.000 9.000 15.109.129.557.000 6.000 2.659.000 17.000 17.274.000 1.000 4.263.444.092.589.536.000 3.000 4.690.000 7.000 4.000 4.873.000 7.000 4.615.000 4.380.000.000 12.942.000 4.551.193.000 11.322.000 3.000 7.000 4.022.390.000 10.054.000 9.932.840.000 7.000 10.915.000 9.000 8.439.000 3.000 9.000 4.000 11.000 22.000 5.140.000 6.000 2.733.878.000 10.840.000 9.690.738.519.000 7.000 6.000 6.000 8.075.722.894.000 7.380.097.000 1.

000 3.108.000 7.000 16.637.000 11.000 5.000 10.722.000 2.407.000 18.722.220.000 8.000 6.000 7.000 5.000 2.000 5.000 5.000 8.000 5.000 10.000 4.161.000 5.487.926.000 15.000 8.633.167.193.958.786.915.658.204.461.348.953.000 9.546.787.418.765.659.776.000 6.140.000 3.909.000 9.000 8.000 11.000 4.167.000 4.129.000 5.000 8.568.145.000 5.504.000 6.000 9.103.000 7.000 4.385.455.(dalam rupiah) NO (1) 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KUPANG KUPANG KUPANG KUPANG KUPANG MAKASAR MAKASAR MAKASAR MAKASAR MAKASAR MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MANADO MANADO MANADO KOTA ASAL (2) TUJUAN (3) BANDA ACEH BATAM DENPASAR JOGJAKARTA PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO SURABAYA BIAK JAYAPURA KENDARI MANADO TIMIKA BALIKPAPAN BANDA ACEH BANJARMASIN BATAM BIAK JAYAPURA KENDARI MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PEKANBARU TIMIKA MEDAN PADANG PALEMBANG SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 12.000 6.000 10.000 3.000 10.663.659.000 15.648.129.102.182.000 11.000 13.567.000 7.000 14.659.000 4.536.000 5.749.000 14.000 6.407.166.000 9.316.000 10.311.027.931.798.765.819.000 4.723.273.000 8.311.000 16.000 11.000 4.000 4.322.482.102.000 1.706.000 5.000 8.092.000 5.000 12.439.899.000 5.552.461.000 9.000 5.000 11.166.108.000 7.000 5.000 76 .311.000 6.000 10.000 8.134.000 5.000 9.873.012.087.466.000 4.000 EKONOMI (5) 7.327.493.386.000 5.

835.396.803.000 4.000 5.258.000 8.888.252.000 5.300.696.000 4.055.000 4.803.000 3.925.230.000 4.947.252.000 9.000 9.504.888.000 4.000 4.000 4.000 12.000 9.706.460.000 5.000 13.000 9.000 4.246.134.738.696.(dalam rupiah) NO (1) 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 KOTA ASAL (2) MANADO MANADO MANADO MANADO MANADO MANADO MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN PADANG PADANG PADANG PADANG PADANG PADANG PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA TUJUAN (3) PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BALIKPAPAN BANDA ACEH BANJARMASIN BATAM BIAK JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SURABAYA BANDA ACEH MAKASSAR PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BANDA ACEH BATAM JOGJAKARTA MATARAM MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 14.000 7.193.781.000 4.718.642.455.000 16.022.000 6.000 4.000 77 .199.000 4.000 18.717.172.000 12.000 6.262.252.000 8.402.161.557.000 5.514.000 10.000 2.417.000 4.000 7.000 8.000 11.546.637.685.000 8.739.000 4.000 9.000 7.937.733.477.000 6.552.599.551.615.000 5.000 10.000 3.000 9.001.000 8.546.000 5.284.000 8.000 5.022.000 4.000 4.000 3.000 EKONOMI (5) 6.461.086.183.000 2.000 7.000 5.000 10.744.717.102.504.000 4.000 7.000 8.750.760.000 3.284.909.000 10.000 9.000 2.974.990.000 7.000 5.000 8.000 2.092.000 10.000 7.060.000 6.065.000 10.466.193.327.246.000 12.364.744.846.578.000 4.000 4.909.000 9.953.000 6.803.000 4.600.000 10.000 8.867.000 4.000 16.000 8.321.000 4.022.412.851.000 8.000 12.000 7.995.829.

000 9.326.000 9.781.000 4.894.000 2.904.060.000 5.941.000 1.305.247.000 4.000 3.000 8.000 15.000 3.883.000 7.091.000 7.241.578.685.797.829.000 8.000 3.(dalam rupiah) NO (1) 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALU PALU PALU PALU PALU PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK SEMARANG SOLO KOTA ASAL (2) TUJUAN (3) SURABAYA BALIKPAPAN MAKASSAR PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR POSO SORONG SURABAYA TOLI-TOLI BALIKPAPAN BANJARMASIN BATAM JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR MAKASSAR SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 8.000 3.653.739.000 6.706.771.000 3.000 7.000 1.000 6.765.797.000 6.957.444.000 7.000 78 .000 3.000 12.000 7.000 4.000 EKONOMI (5) 4.262.808.391.883.000 5.000 6.000 5.000 5.268.915.000 4.204.000 6.818.118.744.385.733.236.000 3.535.829.000 3.000 9.685.000 9.000 6.262.696.000 3.187.840.829.000 6.466.000 3.407.936.915.000 9.210.000 3.000 5.000 7.220.000 3.423.000 3.883.000 3.000 3.878.000 8.000 4.514.279.000 15.038.626.979.000 9.000 4.878.659.690.888.000 3.446.000 1.000 5.000 2.284.337.000 6.000 9.000 3.065.000 8.241.631.076.915.000 8.000 6.000 4.000 4.000 7.663.000 4.000 16.466.236.000 4.000 4.000 3.000 3.845.140.000 9.097.739.685.000 8.000 6.

000 11.589.000 3.675.295.979.000 79 .(dalam rupiah) NO (1) 313 314 315 316 SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA KOTA ASAL (2) DENPASAR JAYAPURA MAKASSAR TIMIKA TUJUAN (3) SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 3.000 12.000 5.000 EKONOMI (5) 1.231.000 6.936.198.433.000 7.

Golongan D : US$ 17 20 21 22 23 24 472 453 517 466 587 427 409 465 436 534 275 354 288 342 432 241 313 286 341 431 25 26 27 28 29 456 483 457 422 520 420 444 413 379 472 334 353 287 242 372 333 352 286 241 371 80 (dalam US$) . C (5) 417 368 GOL. dan Anggota Lembaga Negara. Golongan B : Duta Besar. Pegawai Negeri Sipil Golongan IV/c ke atas. Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh/Kepala Perwakilan dan Pejabat Negara lainnya yang setara. B (4) 473 404 GOL. Pejabat Eselon II. Golongan C : US$ 19 d. D (6) 343 307 KETERANGAN (7) Golongan A : Menteri. Besaran uang saku dalam uang harian. Perwira Tinggi TNI/Polri. Golongan B : US$ 22 c. 3 4 5 6 7 8 9 10 395 464 436 415 386 383 398 277 323 341 316 281 277 295 273 242 287 291 270 240 237 252 242 241 286 241 222 221 221 207 241 11 12 13 429 406 414 318 305 307 282 261 272 281 221 271 14 15 16 17 18 19 504 466 512 443 463 509 453 419 464 411 416 456 318 282 382 282 272 322 317 281 381 Golongan C : 281 Pegawai Negeri Sipil Golongan 271 IV/b III/c dan sampai dengan Golongan Perwira Menengah TNI/ 321 POLRI Yang Setara. Golongan A : US$ 32 b. Golongan D : Pegawai Negeri Sipil dan anggota TNI/Polri selain yang dimaksud pada huruf b dan c. Pejabat Eselon I. (1) 1 2 NEGARA (2) AMERIKA UTARA Amerika Serikat Kanada AMERIKA SELATAN Argentina Venezuela Brazil Chile Columbia Peru Suriname Ekuador AMERIKA TENGAH Mexico Kuba Panama EROPA BARAT Austria Belgia Perancis Rep. termasuk Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pimpinan Lembaga lain yang dibentuk berdasarkan peraturan perundang-undangan. Ketua. A (3) 527 447 GOL. digolongkan sesuai dengan tingkat pejabat/pegawai pelaksana perjalanan dinas sbb: a. utusan khusus presiden (special envoy ) dan Pejabat lainnya yang setara. Wakil Ketua.Lampiran 16 SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam US$) No. Federasi Jerman Belanda Swiss EROPA UTARA Denmark Finlandia Norwegia Swedia Kerajaan Inggris EROPA SELATAN Bosnia Herzegovina Kroasia Spanyol Yunani Italia GOLONGAN GOL.

NEGARA GOLONGAN KETERANGAN . B (4) 382 361 GOL. C (5) 242 313 GOL. A (3) 425 401 GOL. D (6) 241 277 KETERANGAN (7) 32 33 34 35 36 37 38 39 EROPA TIMUR Bulgaria Czech Hongaria Polandia Rumania Rusia Slovakia Ukraina AFRIKA BARAT Nigeria Senegal AFRIKA TIMUR Ethiopia Kenya Madagaskar Tanzania Zimbabwe Mozambique AFRIKA SELATAN Namibia Afrika Selatan AFRIKA UTARA Aljazair Mesir Maroko Tunisia Sudan Libya ASIA BARAT Azerbaijan Bahrain Irak Yordania Kuwait Libanon Qatar 406 426 421 401 416 556 429 425 367 390 381 361 381 512 387 382 320 331 339 313 313 407 335 328 284 293 300 277 277 406 297 290 40 41 361 334 313 276 292 206 291 201 42 43 44 45 46 47 312 334 296 330 285 319 257 276 244 272 244 263 192 206 182 203 216 212 167 196 181 182 215 211 48 49 300 304 247 251 185 202 161 201 50 51 52 53 54 55 342 368 304 293 342 308 308 273 251 241 282 254 287 212 192 187 210 189 286 190 191 186 184 165 56 57 58 59 60 61 62 498 405 397 365 406 357 386 459 286 283 254 283 267 276 365 222 220 197 257 207 215 364 208 201 196 256 186 196 81 (dalam US$) No.No. (1) 30 31 Portugal Serbia NEGARA (2) GOLONGAN GOL.

Rakyat Cina Hongkong Jepang Korea Selatan Korea Utara ASIA SELATAN Afganistan Bangladesh India Pakistan Srilanka Iran ASIA TENGAH Uzbekistan Kazakhstan ASIA TENGGARA Philipina Singapura Malaysia Thailand Myanmar Laos Vietnam Brunei Darussalam Kamboja Timor Leste ASIA PASIFIK Australia Selandia Baru Kaledonia Baru Papua Nugini Fiji GOLONGAN GOL. (1) 63 64 65 66 67 68 NEGARA (2) Arab Suriah Turki Pst. D (6) 196 188 301 196 201 185 KETERANGAN (7) 69 70 71 72 73 378 472 519 421 395 238 320 303 326 238 207 287 262 297 207 206 286 261 296 206 74 75 76 77 78 79 385 339 352 343 348 351 226 196 263 203 201 260 173 167 242 182 167 202 172 166 241 181 166 181 80 81 392 456 352 420 287 334 254 333 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 412 424 381 392 368 380 383 374 296 392 278 290 253 275 250 262 265 256 223 354 222 224 212 211 197 202 204 197 197 229 221 221 211 201 196 196 196 196 196 196 92 93 94 95 96 439 392 425 385 363 403 246 387 353 329 272 222 276 237 221 271 221 224 192 179 82 . C (5) 200 210 302 197 215 197 GOL. A (3) 358 365 459 353 391 359 GOL. Arab Emirat Yaman Saudi Arabia Kesultanan Oman ASIA TIMUR Rep.No. B (4) 257 270 323 241 276 254 GOL.

518 9.870 3.331 3.478 10.325 9.134 10.900 12.018 21.902 14.335 13.023 6.201 3.713 5.825 83 .564 7.399 9.702 23.468 11.187 14.924 6.277 3.831 11.753 3.399 16.464 4.743 (3) BIAYA TAHUN 2013 Eksekutif Bisnis (4) Ekonomi (5) (6) KETERANGAN 10 11 12 13 14 15 16 18.085 6.587 3.393 13.223 14.809 6.539 16.761 12.237 17.832 15.266 12.994 5.570 20 21 22 23 24 25 26 27 10.822 14.724 10.178 3.959 4.083 2.750 10.357 3.389 3.277 11.520 10.074 6.056 5.127 17 18 19 11.353 8.771 3.) SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam US$) No.269 7.126 6.541 3.713 10.970 5.240 3.428 6.966 7.591 3.471 12.635 11.130 7.945 7.Lampiran 17 SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI (PP.177 5.031 3.753 4. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Chicago Houston Los Angeles New York Ottawa San Fransisco Toronto Vancouver Washington AMERIKA SELATAN Bogota Brazilia Boenos Aires Caracas Paramaribo Santiago de Chile Quito AMERIKA TENGAH Mexico City Havana Panama City EROPA BARAT Vienna Brusels Marseilles Paris Berlin Bern Bonn Hamburg KOTA (2) AMERIKA UTARA 12.355 3.426 11.487 5.458 8.850 10.874 17.749 6.494 15.291 7.623 8.970 5.040 6.

966 11.599 10.281 9.993 8.052 3.848 7.982 6.730 3.767 4.334 9.158 6.350 42 43 44 45 46 47 48 6.333 3.129 6.600 5.331 (6) KETERANGAN 30 31 32 33 34 9.282 5.447 49 50 12.193 5.860 9.947 11.900 10.714 9.166 8.473 10.732 8.911 9.000 6.920 5.839 10.153 4.917 10.700 7. (1) 28 29 Geneva Amsterdam EROPA UTARA Copenhagen Helsinski Stockholm London Oslo EROPA SELATAN Sarajevo Zagreb Athens Lisbon Madrid Rome Beograd EROPA TIMUR Bratislava Bucharest Kiev Moscow Praque Sofia Warsaw AFRIKA BARAT Dakkar Abuja AFRIKA TIMUR Addis Ababa Nairobi Antananarive Dar Es Salaam Harare KOTA (2) (3) 8.041 3.446 4.552 8.631 3.081 9.771 4.370 5.980 9.733 5.506 5.049 35 36 37 38 39 40 41 11.681 3.216 BIAYA TAHUN 2013 Eksekutif Bisnis (4) 5.696 10.555 6.143 3.774 6.921 7.777 4.341 4.446 14.818 51 52 53 54 55 7.856 4.206 6.747 84 .748 6.113 5.898 Ekonomi (5) 4.256 4.484 7.851 5.033 2.808 6.(dalam US$) No.773 3.794 8.346 5.451 3.537 8.393 8.848 8.383 3.931 5.612 3.778 14.746 4.779 8.118 5.029 7.023 9.433 4.309 10.

453 12.737 85 .595 3.721 4.623 1.449 5.915 5.524 7.820 5.958 5.545 3.774 8.469 5.241 14.910 6.255 11.633 2.536 7.510 4.992 4.(dalam US$) No.999 2.593 6.617 13.976 5.359 5.684 9.330 6.216 8.507 7.665 5.679 3.343 8.661 8.175 KOTA (2) AFRIKA SELATAN 18.706 4.864 1.734 2.421 3.400 5.510 7.581 2.283 8.727 3.878 3.037 3.703 5.414 4.785 5.561 6.390 6.490 3.205 6.446 6.962 80 81 82 83 84 85 2.904 8.140 2.110 3.433 7.941 11.639 5.089 7.835 1.028 3.233 2.730 2.204 3.551 9.975 4.745 3.321 3.148 6.700 3.156 3.771 7.727 3. (1) 56 57 58 Windhoek Cape Town Johannesburg AFRIKA UTARA 59 60 61 62 63 64 Algiers Cairo Khartoum Rabbat Tripoli Tunisia ASIA BARAT 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 Manama Baghdad Amman Kuwait Beirut Doha Damascus Ankara Abu Dhabi Sanaa Jeddah Muscat Riyadh ASIA TENGAH Tashkent Astana ASIA TIMUR Beijing Hongkong Osaka Tokyo Pyongyang Seoul 6.737 1.966 1.273 4.325 3.275 (3) BIAYA TAHUN 2013 Eksekutif Bisnis (4) Ekonomi (5) (6) KETERANGAN 78 79 13.643 4.438 8.710 4.686 2.675 1.431 4.545 3.000 9.419 6.257 1.

801 7.413 KOTA (2) ASIA SELATAN 6.780 1.158 2.628 2.420 1.009 3.886 6.208 2.503 911 1.964 2.237 2.468 1.641 1.235 525 694 585 1.757 1.150 545 1.226 3.025 1.981 673 2.814 5.501 2.558 1.034 2.417 3.202 991 2.677 1.398 4.(dalam US$) No.905 3.858 3.940 5.482 4.614 766 1.689 4. (1) 86 87 88 89 90 91 92 Kaboul Teheran Colombo Dhaka Islamabad Karachi New Delhi ASIA TENGGARA Bandar Seri Bagawan Bangkok Davao City Hanoi Ho Chi Minh Johor Bahru Kota Kinabalu Kuala Lumpur Manila Penang Pnom Penh Singapore Vientiane Yangon ASIA PASIFIK 107 108 109 110 111 112 113 114 115 Canberra Darwin Melbourne Noumea Perth Port Moresby Sydney Vanimo Wellington 5.344 2.557 2.147 1.561 4.740 4.633 2.900 3.318 6.380 3.627 403 1.500 3.525 5.833 1.427 659 1.920 1.092 2.333 3.629 3.656 1.453 918 2.833 1.321 1.926 4.053 86 .673 (3) BIAYA TAHUN 2013 Eksekutif Bisnis (4) Ekonomi (5) (6) KETERANGAN 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 1.380 3.894 1.687 2.155 2.063 5.119 3.212 919 823 1.274 1.416 2.628 1.917 1.307 4.506 6.195 1.475 3.771 8.252 4.562 2.

020 5.430 1.120 7.860 9.200 3.590 5.800 1.140 Bisnis (4) 2.330 3.030 2.730 2.150 1.020 Bisnis (7) 4.410 7.610 1.080 10.600 2.200 4.920 10.220 8.160 3.290 Eksekutif (8) 5.490 1.440 11.220 7.240 1.040 5.060 6.960 1.830 4.820 8.730 1.170 1.770 4.490 1.400 1.800 1.450 2.800 1.060 3.040 6.600 2.390 12.910 7.400 550 630 890 1.990 10.670 3.910 11.220 3.150 3.680 3.420 5.550 1.370 10.520 880 3.790 3.360 5.180 4.680 1.330 7.390 1.370 1.130 3.480 3.600 1.430 Eksekutif (5) 2.330 7.470 1.420 2.510 2.770 2.550 5.830 850 3.500 6.770 5.810 4.360 1.510 9.890 2.050 4.010 7.220 880 890 1.330 3.450 3.220 1.510 3. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 Abu Dhabi Abuja Addis ababa Alger Amman Amsterdam Ankara Antananarivo Astana Athena B.660 7.810 6.780 7.000 3.140 6.510 1.400 3.240 3.340 9.350 4.440 1.150 1.780 1.270 10.820 680 2.060 3.880 4.640 7.890 1. Begawan Baghdad Baku Bangkok Beijing Beirut Beograd Berlin Bern Bogota Brasilia Bratislava Brussel Bucharest Budapest Buenos Aires Cairo Canberra Cape Town Caracas Chicago Colombo Dakar Damascus Dar Es Salaam Darwin Davao City PERWAKILAN (2) JAKARTA .400 5.200 4.920 1.650 PERWAKILAN .690 7.980 4.660 4.520 5.010 1.080 3.420 3.370 2.240 5.JAKARTA Ekonomi (6) 2.720 4.S.610 3.930 3.490 5.320 16.060 3.310 4.530 3.100 2.570 3.960 4.840 7.610 6.270 3.000 8.430 3.660 3.020 4.020 5.530 7.520 4.990 3.750 5.160 6.180 4.720 2.780 7.310 3.710 4.270 4.810 10.620 9.220 920 2.240 3.260 1.560 3.910 3.170 7.600 1.610 3.000 3.900 2.450 1.330 12.310 3.360 2.890 2.500 13.500 5.060 1.120 4.700 4.150 9.810 4.890 3.690 3.860 2.300 8.460 3.130 4.710 6.120 5.220 4.470 9.460 5.900 1.500 3.170 21.110 5.330 3.050 1.260 1.860 2.PERWAKILAN Ekonomi (3) 1.460 3.620 87 (dalam US$) .200 4.440 5.760 5.130 6.010 3.990 2.670 2.770 6.820 5.010 2.520 5.160 2.980 1.Lampiran 18 SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS PINDAH LUAR NEGERI (ONE WAY ) SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam US$) No.010 3.800 1.650 1.730 3.490 3.900 730 1.

560 1.350 1.230 3.110 1.190 1.240 3.860 2.100 2.450 2.430 1.300 3.840 3.460 7.360 2.100 4.100 2.100 2.300 3.210 8.060 1.690 2.890 6.530 3.600 6.410 3.100 8.400 3.030 3.630 8.050 7.920 6.140 3.180 3.290 6.640 2.230 2.530 590 980 3.190 2.210 3.040 9.700 6.510 3.520 3.050 920 3.560 3.750 5.620 2.690 4.110 2.190 6.920 88 (dalam US$) No.210 920 2.930 750 1.890 4.470 1.200 3.190 3.400 1.570 3.020 1.020 2.730 1.260 860 1. PERWAKILAN JAKARTA .650 1.410 11.000 7.690 7.120 2.150 1.130 1.890 1.390 7.750 8.JAKARTA .770 3.400 3.180 1.300 5.600 4.860 2.010 7.920 8.380 2.670 6.190 2.380 6.800 1.170 3.370 3.640 Eksekutif (8) 8.300 3.010 2.710 2.050 5.050 10.180 9.820 990 1.410 7.610 660 890 3.820 1.940 2.870 560 360 530 2.500 10.950 2.340 7.140 2.680 4.220 9.120 8.080 5.500 2.020 4.560 10. (1) 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 PERWAKILAN (2) Den Haag Dhaka Dili Doha Dubai Frankfurt Guangzhou Hamburg Hanoi Harare Havana Helsinki Ho Chi Minh Hongkong Houston Islamabad Jeddah Jenewa Johor Bahru Kaboul Karachi Khartoum Kopenhagen Kota Kinabalu Kuala Lumpur Kuching Kuwait Kyiv Lima Lisabon London Los Angeles Madrid Manama Manila Maputo Marseille Melbourne Mexico City Moskow Mumbay JAKARTA .220 4.490 4.580 1.930 2.930 1.290 1.600 2.580 840 1.630 640 3.010 750 5.070 1.470 1.200 4.740 2.660 4.430 2.500 1.660 4.230 10.790 1.970 3.930 2.300 5.440 2.500 5.PERWAKILAN Ekonomi (3) 3.130 3.720 13.170 7.450 450 2.060 720 4.570 8.600 6.800 2.180 7.340 5.930 4.870 Eksekutif (5) 7.600 4.910 880 580 790 2.100 7.800 2.100 3.280 3.500 2.600 7.720 1.630 5.500 3.420 4.860 3.490 1.030 3.290 4.350 PERWAKILAN .390 2.160 1.520 6.950 2.110 700 1.470 3.530 5.290 1.070 1.970 2.120 Bisnis (7) 5.980 4.No.000 3.640 6.240 6.530 830 750 750 2.720 4.270 6.420 2.100 5.980 1.050 870 1.590 1.JAKARTA Ekonomi (6) 2.700 370 550 340 1.330 6.040 3.410 4.680 1.560 1.030 950 3.610 7.900 4.900 1.060 2.310 640 Bisnis (4) 4.240 5.050 1.450 1.660 1.420 2.320 3.950 610 2.PERWAKILAN PERWAKILAN .170 510 1.630 2.920 3.080 2.370 810 2.

520 5.310 570 8.800 8.390 3.300 8.900 1.140 2.060 1.310 2.050 11.860 5.320 3.970 2.100 2.480 3.490 800 4.970 13.JAKARTA Ekonomi (6) 2.800 4.750 4.980 3.630 880 3.340 4.440 1.700 3.670 600 2.690 4.070 1.630 2.080 370 2.210 1.360 1.370 2.500 5.040 5.900 6.540 1.580 1.520 2.800 4.870 3. (1) 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 PERWAKILAN (2) Muscat Nairobi New Delhi New York Noumea Osaka Oslo Ottawa Panama City Paramaribo Paris Penang Perth Phnom Penh Port Moresby Praha Pretoria Pyongyang Quito Rabat Riyadh Roma San Fransisco Sana'a Santiago Sarajevo Seoul Singapura Sofia Songkhla Stockholm Suva Sydney Tashkent Tawau Teheran Tokyo Toronto Tripoli Tunis Van Couver JAKARTA .130 3.980 1.280 5.360 4.200 6.120 2.190 89 (dalam US$) No.110 1.580 4.120 2.230 7.500 10.020 6.690 8.490 9.740 3.740 11.260 750 3.580 1.620 10.460 3.810 1.290 640 1.940 600 3.800 Eksekutif (8) 3.620 910 3.580 6.200 8.230 3.680 1.970 5.850 5.390 12.440 2.420 2.280 530 1.660 3.420 Eksekutif (5) 3.020 7.180 2.260 7.890 3.260 5.810 12.600 4.990 5.040 4.910 12.830 4.460 1.670 Bisnis (4) 2.110 3.970 1.460 1.100 1.360 1.200 1.710 2.860 3.140 7.350 2.PERWAKILAN PERWAKILAN .180 5.920 9.580 7.510 3.450 4.590 1.350 3.540 4.930 700 2.520 3.280 710 4.760 3.000 4.620 1.800 4.320 2.470 2.830 1.160 4.280 2.730 3.810 Bisnis (7) 3.200 1.020 3.890 2.500 2.650 960 7.230 3.120 4.240 2.180 2.400 4.070 6.690 1.630 7.970 5.990 2.120 1.370 3.650 1.340 4.280 3.410 2. PERWAKILAN JAKARTA .670 6.640 6.450 3.JAKARTA .370 2.PERWAKILAN Ekonomi (3) 1.670 8.190 1.590 3.600 6.570 3.680 5.710 1.020 2.500 10.050 6.890 2.820 4.320 4.030 3.570 7.060 2.No.060 1.000 4.430 5.610 5.480 2.320 4.070 8.380 2.930 800 5.100 1.090 PERWAKILAN .480 4.620 7.890 1.110 1.740 700 1.670 4.050 1.680 3.840 740 600 2.870 2.610 5.270 650 1.000 2.030 3.050 8.020 10.000 2.880 8.990 2.250 1.380 3.280 10.250 1.300 11.210 1.330 2.340 6.130 1.050 460 520 790 3.000 1.060 8.990 2.540 7.130 1.700 860 140 1.510 1.200 1.910 9.310 730 4.750 5.270 4.500 4.130 4.500 4.350 1.460 4.890 2.

190 1.330 3.670 6.100 6.610 7.890 Eksekutif (8) 5.500 5.690 5.190 7.480 1.No.460 1.370 13.250 4. (1) 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 PERWAKILAN Ekonomi (2) Vanimo Vatican Vientiane Warsawa Washington Wellington Wina Windhoek Yangoon Zagreb (3) 2.560 Ekonomi (6) 2.200 4.400 3.650 2.960 1.870 90 .100 5.890 1.610 750 1.440 750 1.380 6.910 Bisnis (7) 3.410 1.700 3.120 3.620 2.170 1.370 1.550 6.700 1.160 9.980 Bisnis (4) 3.100 6.500 7.320 3.410 4.900 4.480 2.200 5.320 950 6.790 Eksekutif (5) 5.500 4.200 1.440 900 1.750 950 10.910 6.480 2.340 1.700 3.200 1.410 950 3.

910 2.836 90 88 84 85 83 79 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 1.270 1.270 1. KOTA (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 (2) AMERIKA UTARA Chicago Houston Los Angeles New York (termasuk KJRI New York) Ottawa San Fransisco Toronto Vancouver Washington AMERIKA SELATAN Bogota Brazilia Boenos Aires Caracas Paramaribo Santiago de Chile Quito Lima AMERIKA TENGAH Mexico City Havana Panama City EROPA BARAT Vienna Brusels Marseilles Paris Berlin Bern Bonn Hamburg Geneva Amsterdam 10 11 12 13 14 15 16 17 1.195 1.985 1.099 38 47 33 42 33 37 32 35 18 22 16 20 16 18 15 17 1.509 1.391 1.150 1.319 1.776 3.022 1.373 3. Lampu.690 132 129 134 134 127 166 127 127 166 127 103 101 105 105 99 130 99 99 130 99 91 .690 2.076 2.172 1.256 1.001 1.836 Kantong Diplomatik (Kg) (7) 94 94 94 99 106 94 106 106 94 Jamuan (OH) (8) 89 89 89 94 100 89 100 100 89 No.170 1.657 1.185 1.806 1.910 2.478 1.691 2.220 1.910 1.262 96 153 84 107 85 95 81 89 91 113 79 101 80 90 77 85 18 19 20 1.031 3.220 1. Jamuan (dalam US$) ATK (OT) (3) 1.038 35 35 33 17 16 16 2.420 2.150 2.690 2.777 1.307 1.509 1.170 1.307 1.368 2.521 3.220 1.120 2.022 2.270 Langganan Koran/ Majalah (eksemplar/ bulan) (4) 37 37 37 39 42 37 42 42 37 Lampu (buah) (5) 18 18 18 19 20 18 20 20 18 Pengamanan Sendiri (OB) (6) 2.Lampiran 19 SATUAN BIAYA TIKET PENYELENGGARAAN PERWAKILAN RI DI LUAR NEGERI SEBAGAI BATAS ESTIMASI 1. ATK.910 264 259 269 269 254 334 254 254 334 254 22 22 23 23 22 28 22 22 28 22 2.307 1.947 2. Kantong Diplomatik. Pengamanan Sendiri.270 1.270 1.768 1.150 1.776 2. Langganan Koran/Majalah.799 5.963 2.521 2.553 2.

733 2.029 1.232 2.776 2.947 1.967 1.029 1.179 1. KOTA (1) 31 32 33 34 35 Copenhagen Helsinski Stockholm London Oslo (2) EROPA UTARA EROPA SELATAN 36 37 38 39 40 41 42 43 Sarajevo Zagreb Athens Lisbon Madrid Rome Beograd Vatican EROPA TIMUR Bratislava Bucharest Kiev Moscow Praque Sofia Warsaw Budapest AFRIKA BARAT Dakkar Abuja AFRIKA TIMUR Addis Ababa Nairobi Antananarive Dar Es Salaam Harare AFRIKA SELATAN Windhoek Cape Town Johannesburg Maputo AFRIKA UTARA Algiers 1.867 1.732 2.220 1.805 143 139 139 148 40 40 40 43 63 1.220 1.220 1.070 1.220 1.096 132 123 132 128 136 5 5 5 5 5 2.220 1.363 1.220 1.295 161 158 55 55 54 55 56 57 58 2.478 108 117 118 121 123 132 113 86 84 90 91 93 95 102 87 102 44 45 46 47 48 49 50 51 1.375 2.773 143 134 143 139 148 40 35 35 40 35 59 60 61 62 2.341 2.398 2.773 1.220 140 6 1.962 2.690 1.668 1.962 1.690 1.341 2.910 1.340 Langganan Koran/ Majalah (eksemplar/ bulan) (4) 281 259 254 261 311 Lampu (buah) (5) 24 22 22 22 26 Pengamanan Sendiri (OB) (6) 3.732 1.815 139 40 92 .270 1.115 1.220 1.978 3.669 2.029 1.271 110 96 95 117 95 95 95 103 99 86 85 106 85 85 85 93 52 53 1.220 1.936 1.096 132 128 128 136 5 5 5 5 2.232 2.760 2.220 1.585 3.962 2.220 148 145 6 6 2.220 145 156 158 161 165 177 151 177 18 20 20 20 21 22 19 22 2.(dalam US$) ATK (OT) (3) 2.220 1.978 Kantong Diplomatik (Kg) (7) 232 213 209 215 256 Jamuan (OH) (8) 110 101 99 102 121 No.966 2.220 1.275 1.749 3.895 2.082 2.220 1.082 2.220 171 150 148 183 148 148 148 161 22 19 19 23 19 19 19 20 1.

324 2.170 1.035 2.250 1.220 1.220 1.329 2.220 1.120 1.141 1.329 65 60 57 58 58 58 59 59 93 89 82 78 79 79 79 81 81 .220 1.233 47 47 51 51 49 49 47 44 45 48 48 47 46 44 ASIA SELATAN 94 Kaboul 95 Teheran 96 Colombo 97 Dhaka 98 Islamabad 99 Karachi 100 New Delhi 101 Mumbai 1.945 1.220 1.170 1.(dalam US$) ATK (OT) (3) 1.469 1.055 3.546 2.449 1.372 928 1. KOTA (1) 64 65 66 67 68 Cairo Khartoum Rabbat Tripoli Tunisia (2) ASIA BARAT 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 Manama Baghdad Amman Kuwait Beirut Doha Damascus Ankara Abu Dhabi Sanaa Jeddah Muscat Riyadh Istanbul Dubai ASIA TENGAH Tashkent Astana Baku ASIA TIMUR Beijing Hongkong Osaka Tokyo Pyongyang Seoul Shanghai 1.170 1.151 1.170 412 421 385 363 399 385 381 399 408 372 376 394 376 399 408 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 1.220 1.220 1.170 1.170 1.464 1.170 50 46 44 45 45 45 46 46 6 5 5 5 5 5 5 5 1.380 1.170 1.534 1.150 1.244 1.220 1.557 2.270 1.150 1.515 1.574 1.220 1.035 46 46 46 87 88 89 90 91 92 93 1.244 1.120 1.493 1.220 1.547 1.220 1.575 2.220 Langganan Koran/ Majalah (eksemplar/ bulan) (4) 141 151 138 132 130 Lampu (buah) (5) 6 7 6 6 6 Pengamanan Sendiri (OB) (6) 1.233 2.170 1.167 2.220 1.495 1.250 189 194 177 167 183 177 175 183 187 171 173 181 173 183 187 51 51 47 44 48 47 46 48 49 45 46 48 46 48 49 84 85 86 1.170 1.173 2.553 2.469 1.212 Kantong Diplomatik (Kg) (7) 140 150 137 131 129 Jamuan (OH) (8) 35 40 40 40 40 No.450 1.547 1.270 1.524 2.220 1.270 1.220 1.270 1.220 346 346 379 379 365 361 346 6 6 6 6 6 6 6 2.170 1.244 1.220 381 412 439 5 5 6 2.170 1.220 1.220 1.220 1.

052 1.170 1.221 1.170 1.220 1.220 1.170 1.463 2.568 2.220 1.265 971 2.568 642 3.178 1.220 1.220 1.220 1.170 1.221 2.220 1.480 982 1.480 1.221 Kantong Diplomatik (Kg) (7) 75 75 75 73 65 60 60 60 75 60 62 78 75 74 75 60 60 Jamuan (OH) (8) 83 83 83 81 81 66 66 66 83 66 69 87 83 82 83 66 66 No.170 Langganan Koran/ Majalah (eksemplar/ bulan) (4) 47 47 47 46 46 37 37 37 47 37 39 49 47 46 47 37 37 Lampu (buah) (5) 5 5 5 5 5 4 4 4 5 4 4 5 5 5 5 4 4 Pengamanan Sendiri (OB) (6) 1.917 2.747 123 123 123 133 123 118 123 118 123 114 117 92 92 92 100 92 89 92 89 92 86 88 94 . KOTA (1) 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 (2) ASIA TENGGARA Bandar Seri Bagawan Bangkok Davao City Hanoi Ho Chi Minh Johor Bahru Kota Kinabalu Kuala Lumpur Manila Penang Pnom Penh Singapore Vientiane Yangon Songkhla Kuching Tawau ASIA PASIFIK 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 Canberra Darwin Melbourne Noumea Perth Port Moresby Sydney Vanimo Wellington Suva Dilli 1.170 1.158 52 52 52 56 52 50 52 50 52 48 49 6 6 6 6 6 6 6 6 6 5 5 2.170 1.179 1.170 1.159 2.220 1.710 1.160 642 1.170 1.568 2.170 1.362 981 1.840 1.089 1.170 1.350 1.170 1.170 1.220 1.134 1.220 1.220 1.170 1.170 1.(dalam US$) ATK (OT) (3) 1.221 1.

825 7.913 63 63 63 72 63 63 63 63 9 9 9 9 9 9 9 9 695 867 609 774 616 688 588 645 327 408 286 364 290 324 276 303 264 329 250 294 250 261 223 245 350 350 350 350 350 350 350 384 418 521 366 465 370 413 353 387 46 58 41 52 41 46 39 43 18 19 20 8.562 8. Sewa Kendaraan.2.309 13.408 9.176 17.626 13.353 8. Pemeliharaan.692 13.639 7.408 8.309 13.434 13.563 16.659 13.951 13. Pakaian Sopir/Satpam.038 790 790 1.793 9.001 7.353 8.013 12.176 13.597 13. Pengadaan Inventaris Kantor.563 11.109 12.529 10. KOTA (1) (2) (8) (9) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 AMERIKA UTARA Chicago Houston Los Angeles New York Ottawa San Fransisco Toronto Vancouver Washington AMERIKA SELATAN Bogota Brazilia Boenos Aires Caracas Paramaribo Santiago de Chile Quito Lima AMERIKA TENGAH Mexico City Havana Panama City EROPA BARAT Vienna Brusels Marseilles Paris Berlin Bern Bonn Hamburg Geneva Amsterdam EROPA UTARA Copenhagen Helsinski Stockholm London Oslo EROPA SELATAN Sarajevo Zagreb Athens Lisbon Madrid Rome Beograd Vatican 8.353 8.496 7.434 13.142 12.353 9.176 13.408 8.500 9.500 72 72 72 9 9 9 652 638 609 307 300 287 275 275 232 392 383 350 392 383 366 44 43 41 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 13.038 790 51 50 52 52 49 64 49 49 64 49 31 32 33 34 35 14.353 90 80 80 80 72 80 72 72 80 9 9 9 9 9 9 9 9 9 681 681 681 717 767 681 767 767 681 320 320 320 337 361 320 361 361 320 300 300 300 300 291 300 291 291 300 400 400 400 400 350 400 350 350 400 409 409 409 431 461 409 461 461 409 46 46 46 48 51 46 51 51 46 10 11 12 13 14 15 16 17 8.176 80 72 80 80 72 80 80 72 80 72 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 760 745 774 774 731 960 731 731 960 731 708 695 722 722 682 895 682 682 895 682 300 293 304 304 287 377 287 287 377 287 608 596 619 619 585 768 585 585 768 585 821 806 837 837 790 1.563 72 72 72 72 72 72 72 72 9 9 9 9 9 9 9 9 616 667 674 688 702 753 645 753 302 326 330 337 344 368 316 368 242 262 265 275 276 295 275 295 493 533 539 550 562 602 516 602 667 721 729 744 760 814 698 814 41 45 45 46 47 50 43 50 95 (dalam US$) . dan Konsumsi Rapat (dalam US$) Pemeliharaan Sewa Kendaraan (hari) Halaman (m²/ Tahun) (5) Pengadaan Inventaris Kantor (OT) (6) Pakaian Sopir/ Satpam (stel) (7) Sedan Bus Mobil Box (10) Konsumsi Rapat (OK) (11) Kendaraan Dinas (Unit/ Tahun) (3) Gedung (m²/ Tahun) (4) No.951 13.210 7.147 80 72 80 80 80 9 9 9 9 9 810 745 731 753 896 755 695 682 702 835 318 293 300 300 352 648 596 585 602 717 876 806 791 814 969 54 50 49 50 60 36 37 38 39 40 41 42 43 11.176 17.401 12.441 7.

277 10.256 11.401 72 72 72 72 72 72 72 72 9 9 9 9 9 9 9 9 731 638 631 781 631 631 631 688 358 312 309 309 309 309 309 337 287 250 275 307 275 275 275 300 585 510 505 625 505 505 505 550 791 690 682 845 682 682 682 744 49 43 42 52 42 42 42 46 52 53 12.032 72 63 72 72 72 72 9 9 9 9 9 9 304 308 329 301 287 284 251 253 271 248 236 234 275 250 275 275 275 275 350 300 350 350 350 350 150 141 151 150 150 150 47 47 50 46 44 43 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 11.500 10.479 12.766 10.990 63 63 63 9 9 9 453 490 522 363 393 419 250 250 250 300 300 300 125 125 125 31 33 35 96 (dalam US$) Pemeliharaan No.080 11.399 11.766 10.133 10.889 11.176 11.367 12. KOTA Kendaraan Dinas (Unit/ Tahun) (3) Gedung (m²/ Tahun) (4) Halaman (m²/ Tahun) (5) Pengadaan Inventaris Kantor (OT) (6) Pakaian Sopir/ Satpam (stel) (7) Sewa Kendaraan (hari) Sedan Bus Mobil Box (10) Konsumsi Rapat (OK) (11) (1) (2) (8) (9) 44 45 46 47 48 49 50 51 EROPA TIMUR Bratislava Bucharest Kiev Moscow Praque Sofia Warsaw Budapest AFRIKA BARAT Dakkar Abuja AFRIKA TIMUR Addis Ababa Nairobi Antananarive Dar Es Salaam Harare AFRIKA SELATAN Windhoek Cape Town Johannesburg Maputo AFRIKA UTARA Algiers Cairo Khartoum Rabbat Tripoli Tunisia ASIA BARAT Manama Baghdad Amman Kuwait Beirut Doha Damascus Ankara Abu Dhabi Sanaa Jeddah Muscat Riyadh Istanbul Dubai ASIA TENGAH Tashkent Astana Baku 13.133 10.367 11.644 10.367 14.Pemeliharaan No.277 10.496 11.623 10.399 11.522 10.367 11.399 10.256 11.500 72 72 72 72 9 9 9 9 315 304 304 325 259 251 251 268 275 275 275 294 350 350 233 249 710 686 686 733 8 8 8 8 63 64 65 66 67 68 10.500 72 63 63 72 63 9 9 9 9 9 315 294 315 304 325 259 242 259 251 268 275 250 250 275 250 710 663 710 686 733 710 663 710 686 733 8 7 8 8 8 59 60 61 62 11.910 10.766 11.133 10.889 11.889 10.766 10.899 11.522 9.766 11.154 10.133 72 72 63 72 72 55 72 72 72 63 72 72 72 72 72 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 490 500 458 431 474 458 453 474 484 442 447 469 447 474 484 393 401 367 346 380 367 363 380 389 354 359 376 359 380 389 221 275 250 275 275 225 275 275 275 250 275 211 275 275 275 350 350 300 350 350 285 350 350 350 300 350 350 350 350 350 150 150 125 150 150 100 150 150 150 125 150 150 150 150 150 33 34 31 29 32 31 31 32 33 30 30 32 30 32 33 84 85 86 10.133 10.154 10. KOTA Pengadaan Inventaris Kantor (OT) Pakaian Sopir/ Satpam Sewa Kendaraan (hari) Konsumsi Rapat (OK) .234 72 72 9 9 353 346 204 200 275 275 663 650 153 150 43 42 54 55 56 57 58 11.

592 2.585 9.475 2.132 8.737 29 29 29 31 29 28 29 28 29 27 27 97 .500 8.585 9.534 2.883 2.905 9.116 2.592 2.500 7.229 8.883 2.534 2.164 9.446 2.068 2.068 2.004 8.617 8.423 7.585 9.585 9.563 2.423 8.229 8. KOTA Kendaraan Dinas (Unit/ Tahun) (3) Gedung (m²/ Tahun) (4) Halaman (m²/ Tahun) (5) Pengadaan Inventaris Kantor (OT) (6) Pakaian Sopir/ Satpam (stel) (7) Sedan Bus Mobil Box (10) Konsumsi Rapat (OK) (11) (1) (2) (8) (9) 87 88 89 90 91 92 93 94 ASIA TIMUR Beijing Hongkong Osaka Tokyo Pyongyang Seoul Shanghai Guangzhou ASIA SELATAN Kaboul Teheran Colombo Dhaka Islamabad Karachi New Delhi Mumbay ASIA TENGGARA Bandar Seri Bagawan Bangkok Davao City Hanoi Ho Chi Minh Johor Bahru Kota Kinabalu Kuala Lumpur Manila Penang Pnom Penh Singapore Vientiane Yangon Songkhla Kuching Tawau ASIA PASIFIK Canberra Darwin Melbourne Noumea Perth Port Moresby Sydney Vanimo Wellington Suva Dilli 9.592 2.520 8.423 55 72 63 63 72 72 63 63 9 9 9 9 9 9 9 9 321 297 284 287 287 287 294 294 149 138 132 134 134 134 137 137 575 533 509 515 515 515 527 527 885 820 783 792 792 792 811 811 2.585 8.767 2.155 2.617 8.617 7.068 2.679 2.197 8.883 2.617 8.500 63 63 63 63 63 63 63 63 63 63 72 63 72 72 63 63 63 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 301 301 301 294 294 240 240 240 301 240 250 314 301 297 301 240 240 140 140 140 137 137 112 112 112 140 112 116 146 140 138 140 112 112 539 539 539 527 527 430 430 430 539 430 448 563 539 533 539 430 430 829 829 829 811 811 662 662 662 829 662 690 867 829 820 829 662 662 2.585 10.500 7.475 2.883 2.905 9.197 9.907 9.863 10.229 8.617 7.331 9.905 10.423 8.197 9.905 72 80 80 80 72 80 72 72 9 9 9 9 9 9 9 9 371 371 407 407 391 387 371 371 397 397 436 436 419 414 397 397 441 441 484 484 465 460 441 441 397 400 436 436 419 414 397 397 309 309 339 339 326 322 309 309 20 20 22 22 21 21 20 20 95 96 97 98 99 100 101 102 9.534 28 26 24 25 25 25 25 25 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 8.592 2.068 2.475 2.883 3.708 2.767 2.767 2.863 10.534 2.068 26 26 26 25 25 21 21 21 26 21 22 27 26 26 26 21 21 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 9.437 10.101 72 72 72 72 72 72 72 72 72 72 72 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 334 334 334 361 334 321 334 321 334 311 318 156 156 156 168 156 149 156 149 156 145 148 600 600 600 648 600 575 600 575 600 557 569 923 923 923 997 923 885 923 923 923 857 876 2.592 2.500 7.617 8.592 2.883 2.068 2.No.563 2.500 7.359 9.520 8.

Lampiran-20 SATUAN BIAYA BANTUAN BEASISWA PROGRAM GELAR/
NON-GELAR DALAM NEGERI SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) SATUAN BIAYA BANTUAN BEA SISWA 1.1 Program Diploma I, III, dan Diploma IV / Strata 1 a. Biaya Hidup dan Biaya Operasional - Diploma I dan Diploma III - Diploma IV dan Strata I b. Uang buku dan Referensi per Tahun - Diploma I - Diploma III - Diploma IV dan Strata I SATUAN (3) BIAYA TA. 2013 (4)

Orang/Tahun Orang/Tahun

15,000,000 16,000,000

Orang/Tahun Orang/Tahun Orang/Tahun

1,200,000 1,500,000 1,750,000

1.2 Program Strata 2/ SP-1 dan Strata 3/ SP-2 a. Biaya Hidup dan Biaya Operasional - Strata 2 dan Spesialis 1 - Strata 3 dan Spesialis 2 b. Uang Buku dan Referensi per tahun - Strata 2 dan Spesialis 1 - Strata 3 dan Spesialis 2

Orang/Tahun Orang/Tahun

19,000,000 20,000,000

Orang/Tahun Orang/Tahun

2,000,000 2,250,000

98

Lampiran 21 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG/BANGUNAN DALAM NEGERI SEBAGAI BATAS ESTIMASI
(dalam rupiah) NO. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.I. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2)
2

SATUAN (3) m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun
2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

GEDUNG BERTINGKAT (4) 157,000 146,000 165,000 173,000 152,000 145,000 148,000 143,000 149,000 162,000 143,000 144,000 153,000 142,000 142,000 142,000 145,000 148,000 165,000 164,000 171,000 156,000 170,000 168,000 154,000 153,000 146,000 154,000 157,000 187,000 188,000 357,000 243,000

GEDUNG TIDAK BERTINGKAT (5) 92,000 83,000 93,000 98,000 86,000 82,000 84,000 81,000 91,000 92,000 81,000 82,000 87,000 80,000 81,000 80,000 82,000 84,000 96,000 93,000 97,000 87,000 96,000 95,000 87,000 87,000 83,000 86,000 89,000 106,000 106,000 203,000 138,000

HALAMAN GEDUNG/ BANGUNAN KANTOR (6) 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 13,000 10,000 10,000 10,000 10,000 13,000 13,000 13,000 14,000

99

Lampiran 22 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN DAN OPERASIONAL KENDARAAN DINAS SEBAGAI BATAS ESTIMASI PEJABAT
(dalam rupiah) NO (1) A B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Kendaraan Pejabat Negara Kendaraan Pejabat Eselon I Kendaraan Pejabat Eselon II ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.I. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) SATUAN (3) Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun BIAYA TA 2013 (4) 38,880,000 36,090,000 29,430,000 29,450,000 29,410,000 29,380,000 29,430,000 29,450,000 29,430,000 29,430,000 29,430,000 29,430,000 29,230,000 29,230,000 29,190,000 29,340,000 29,340,000 29,340,000 29,510,000 29,560,000 29,560,000 29,730,000 29,840,000 29,750,000 29,800,000 29,710,000 29,800,000 29,410,000 29,410,000 29,860,000 29,880,000 30,010,000 29,930,000 30,100,000 30,060,000

1.

100

110.680.000 34.480.920.000 25.000 34.000 34.000 3.240.680.000 3.630.020.000 25.000 26.000 26.000 3.380.000 34.000 26.000 25.000 3.020.530.000 25.000 25.480.000 3.000 34.580.000 25.250.020.630.560.110.630.530.540.000 26.000 3.000 34.000 25.240.330.430.000 3.000 34.150.250.000 3.000 3.000 17.340.340.000 25.110.000 25.000 25.000 25.000 33.000 26.110.000 34.540.530.000 DOUBLE GARDAN (4) 34.580.000 3.000 101 .450.390. NO (1) 1 2 3 Operasional Roda 6 & Speed Boat (dalam rupiah) PROVINSI (2) Roda 6 Roda 6 Khusus Tahanan Kejaksaan Speed Boat SATUAN (3) Unit Unit Unit BIAYA TA 2013 (4) 21.880.000 3.570.520.570.000 3.250.450.000 33.880.430.540.000 25.000 34.000 34.000 39.000 34.490.570.150.000 3.000 25.000 3.380.000 34.000 3.000 25.630.290.150.000 26.000 3.580.000 25.580.530.000 3.000 3.190.430.450.000 26.000 34.430.110.690.450.000 34.520.000 25.540.500.000 34.110.730.000 34.780.000 25.310.000 26.450.370.000 3.000 25.510.110.480.000 26.000 25.480.000 34.730.430.480.430.000 34.000 34.000 34.090.380.000 26.480.000 34.300.530.000 3.000 3.000 3.000 3.520.000 3.000 3.000 3.I.000 25.000 3.380.180.920.000 25.110.730.000 3.630.530. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT RODA EMPAT (3) 25.000 34.000 33.000 34.000 3.650.000 34.480.000 34.110.000 26.000 34.540.540.000 34.000 RODA DUA (5) 3.470.000 3.000 3.2.200.510.000 34.960.110.000 3.000 3. NO (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 OPERASIONAL (dalam rupiah) PROVINSI (2) ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 34.410.

4.000 35.000 36.000 35.000 18.000 18.000 35.000 PJR RODA DUA ( ≤ PJR RODA DUA ( ≤ 750 CC) 250 CC) (4) 17.090.040.000 43.000 17.000 43.000 41.930.370.250.930.000 43.000 17.000 41.000 42.000 41.400.090.000 43.130.400.000 43.040.000 18.670.000 37.000 38.000 37.450.590.160.080.000 39.000 37.000 17.770.000 36.000 41.000 42.000 102 .000 18.000 42.000 18.890.130.000 39.770.000 41.000 42.000 42.000 18.990.770.000 18.130.770.860.590.930.I.000 35.060.610.000 17.000 18.000 (5) 36.930.000 34.000 18.000 17.000 36.080.000 42.280.930.550.370.420.250.080.090.000 36.130.000 18.000 41.000 35.770.000 17.890.390.260.090.260.000 18.430.420.000 40.930.890.090.650.870.000 34.580.720.000 42.480.130.650.720.000 18.080.250. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) PJR RODA EMPAT (3) 42.450.420.000 41.250.000 17.080.740.000 35.590.250.000 44.000 43.000 17.130.000 36.720.740.000 42.000 34.000 43.000 37.130.000 17.000 17.400.000 44.080.770.900.000 42.000 43.260.000 17.000 42.000 17.000 18.050.000 36.000 38.720.000 42.860.260.930.610.860.860.000 18.720.000 43.000 43.000 37.580.040.260.130.000 17.000 18.610.000 19.590.260.000 42.770.000 41.220.320.000 38.420.000 42.130. OPERASIONAL PATROLI JALAN RAYA (PJR) (dalam rupiah) NO (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 17.000 40.000 18.000 44.000 38.000 39.860.000 39.000 17.

Lampiran 23 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN SARANA KANTOR SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Inventaris Kantor Personal Komputer Printer AC Split Genset lebih kecil dari 50 Kva Genset 75 Kva Genset 100 Kva Genset 125 Kva Genset 150 Kva Genset 175 Kva Genset 200 Kva Genset 250 Kva Genset 275 Kva Genset 300 Kva Genset 350 Kva Genset 450 Kva Genset 500 Kva URAIAN (2) SATUAN (3) Pegawai/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun BIAYA TA 2013 (4) 59.000 574.000 482.225.718.000 12.530.859.000 546.107.000 10.000 11.000 8.000 103 .589.000 25.000 16.000 18.000 13.343.000 5.000 8.000 6.754.000 14.637.226.554.059.000 20.326.

500.000.000 6.000 6.200.100.600.100.000 7.500.000 9.000.800.000 11.500.500.000.200. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) BIAYA TA.000 10.000 17.000 7.500.000 17.400.000 11.500. 2013 (3) 6.700.000 15.000 104 .500.700.000.000 7.I.000 8.000 7.000 11.300.Lampiran 24 SATUAN BIAYA SEWA GEDUNG PERTEMUAN ( Per empat jam ) SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO.000.000.200.000.500.000 10. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000.000 7.300.200.000 7.000 7.000.000 6.000.000 7.600.000 7.000 10.000 8.000 15.400.000 10.000 7.000 6.000 8.000 7.000 7.000 7.

100.800.000 2.000 820.000 2.500.000.000 2.700.800.900.I.600.000 1.000 3.000 750.000 2.000 3.000 2.000 830.000 2.000 2.000 730.000 640.900.900.800.000 1.000 2.700.900.200.Lampiran 25 SATUAN BIAYA SEWA KENDARAAN ( Per delapan jam ) SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam Rupiah) NO.000 740.000 3.000 2.900.300.000 3.700.000 650.800.000 760.000 2.000 650.000 1.000 3.900.000 650.700.000 2.800.000 710.000 3.600.900.800.000 2.400.000 640.100.000 2.000 1.000 1.000 1.000 2.000 950.100.500.000 2.000 2.000 1.000.000 2.000 2.000 2.000 1.000 1.000 730.900.000 2.000 640.000 RODA 6/BUS BESAR (5) 3.000 1.000 710.000 640.000 3.000 1.000 3.500.000.000 900.000 650.000.800.800.700.800.700.000 640.900.400.000 2.800.000 1. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.800.000 2.000 3.000 680.000 1.000 1.000 1.500.900.800.000 650.000 2.900.000 2.000 730.700.000 105 .000 760.300.400.000 1.700.000 4.000 2.800.900.800.000 650. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) RODA 4 (3) 710.000 RODA 6/BUS SEDANG (4) 1.000 1.000 710.000 640.000 1.000 2.000 650.700.200.700.000 1.000 640.000 740.100.700.000 2.000 3.400.000 3.000 3.000 1.000 2.800.000 650.000 2.800.800.000.000 2.700.000 2.000 720.800.800.

000 378.000 366.000 340.000.000 349.000.000.000.000.000.000.000 369.000.000 349.000 368.000 349.000 372.000.000 363.000.000 347.000 106 .000.000.000 355.000.000.Lampiran 26 SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL PEJABAT SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO (1) A B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 PROVINSI (2) Kendaraan Pejabat Eselon I Kendaraan Pejabat Eselon II ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 366.000.000.000.000.000 345.000 376.000.000.000 348.000 338.000 362.000 350.000.000.000. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT SATUAN (3) Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit BIAYA TA 2013 (4) 466.000 370.000.000.000 353.000.000 345.000.000.I.000 350.000 349.000 349.000 380.000.000.000 355.000 349.000.000.000 340.000 364.000.000 345.000 348.000 348.000.

000 181.000 409.000 445.000 304.000.000 267. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL KANTOR DAN/ATAU LAPANGAN RODA 4 SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO.000 214.000 172.000 181.000 316.000 107 .000.000 177. (1) 1 2 PROVINSI Roda 6 dan/atau Bus Sedang Roda 6 dan/atau Bus Besar (2) SATUAN (3) Unit Unit BIAYA TA.000.000 180.000.000.000.000.000.000 433.Lampiran 27 1.000.000.000 447.000.000 271.000 208.000.000.000.000.000 306.000 267.000 206.000.000 308.000 270.000.000 DOUBLE GARDAN (6) 418.000.355.000. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT SATUAN (3) Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit PICK UP (4) 181.000.000.000.000 437.000.000 414.000 260.000 414.056.000.000 182.000 414.000.000.000.000 420.000 409.000 271.000 302.000.000 441.000 177.000 272.000 187.000.000.000 210.000 170.000.000.000.000 MINIBUS (5) 271.000.000 271. 2013 (4) 522.000.000 207.000.000.000.000.000 305.000.000 312.000.000 262.000.000.000.000 267.000.000.000.000.000 172.000.000 272.000.000 275.000.000.000.000 418.000.000 202.000 270.000.000 314.000 2.000 418.000 418.000.000 1.000 277.000.000 181.000.000.000.000 271.000 299.000.000 418.000.000 418.000 185.000.000 181.000 449.I.000. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 PROVINSI (2) ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 277.000.000 204.000 431.000 417.000.000.000 439.000 438.000.000.000.000 298.000.000.000.000.000 177.000 269.000 262. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL BUS (dalam rupiah) NO.000.000.000.000 407.000 270.000.000 200.000.000 187.000 271.000.000 418.000 435.000 201.000.000 204.000.000 180.000 435.000 418.000 425.000.000 181.000.000.000.000.000.000.000 418.000.000.000 302.000 425.000.000.000.000.000 420.000 216.000 300.000 432.000 218.000.000.000.000 179.000.000 182.000 180.000.000 422.

000 31.000 29.000 39.000 33.000.000 35.000.000 29.000 29.000.000 29.000 30.000 36.000.Lampiran 28 SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN RODA 2 OPERASIONAL KANTOR DAN/ATAU LAPANGAN SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO.000.000 30.000 33.000.000 30.000.000 28.000.000.000 30.000.000 31.000 36.000 32.000 33.000.000 30.000 29.000.000 35.000 34.000.000.000.000.000.000 32. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) SATUAN (3) Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit OPERASIONAL KANTOR (4) 30.000.000 33.000.000.I.000 108 .000 LAPANGAN (5) 31.000 33.000.000.000 30.000.000.000.000 37.000.000 31.000.000.000 33.000.000 35.000 29.000 34.000 30.000.000.000.000 30.000.000 35.000 34.000.000 31.000.000.000 29.000.000.000 35.000.000.000 31.000 30.000 32.000 31.000 33.000.000.000.000.000.000 31.000 28.000.000 30.000 29.000.000.000.000.000.000 28.000.000.000 31.000.000.000 35. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 36.000 33.000 31.000 31.000.000.000 33.000 38.000 34.000.000.000.000 30.000 31.000.000.000 30.000 29.000.000.000.000 32.000.

Lampiran 29 SATUAN BIAYA PENGADAAN PAKAIAN DINAS ( PER-STEL ) SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam Rupiah) NO.000 460.000 450.000 Pakaian Dinas Pegawai/ Perawat (4) 460.000 750.000 650.000 500.000 460.000 440.000 Pakaian Seragam Mahasiswa/i (5) 400.000.000 450.000 650.000 440.000 1.000 650.000 850.200.000 390.000 800.000 490.000 430.000 940.000 1.000 500.000 500.000 400.000 650.000 380.000 900.000 850.000 500.000 910.000 450.000 360.000 610.000 500.000 390.000 440.000 500.000 500.000 800.000 450.000 900.000 500.000 440.000 400.000 650.000 530.000 550.000 440.000 440.000.000 650.000 590.000 490.300.000 1.000 500.000 500.000 850.000 590.000 660.000 970.000 850.000 460.000 400.000 380.000 440.000 390.000 440.000 400.000 900.000 700.000 540.000 790.000 360.000 500.000 900.000 109 .000 450.000 650.000 450.000 650.000 1.000 360.000 520.000 660.000 650.000 390.000 440.000 500.000 450.000 1.I.000 350.000 610.000 440.200.400.000 450.000 450.000 490.000 390. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 620.000 360.000 400.000 900.000 500.000 460.000 900.000 900.000 610.000 390.100.000 450.000 930.000 Pakaian Kerja Satpam (7) 980.000 460.000 500.000 610.000 530.000 650.000 410.000 340.000 900.000 450.000 400.000 600.000 600.000 440.000 450.000 450.000 390.000 520.000 600.000 500.000 440.000 500.000 1.000 500.000 500.000 1.000 680.000 450.000 400.000 380.000 550.000 650.000 450.000 850.000 650.000 550.000 900.000 550. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) Pakaian Kerja Dokter (3) 610.000 400.000 780.000 610.000 460.000.000 650.000 1.000 650.000 610.000 920.000 450.000 350.000 650.000 950.000 610.000 440.000 660.000 Pakaian Kerja Sopir/ Pesuruh (6) 390.000 440.000 460.

000 55.000 *) Referensi Biaya Minimal Tahun 2011 dan berlaku sama besarnya di seluruh Provinsi Indonesia **) S1 pengalaman 1-2 tahun dianggap Sub Profesional (Lihat Lampiran 32) 110 .000 77.700.800.000 94.500.000 90.400.000 88.000 73.000 30.000 25.900.000 69.700.000 65.000.000 44.000.950.700.000 61.650.000 75.000 65.000 S2 19.000 42.550.000 S3 2013 27.000 57.200.000 119.450.450.050.000 102.050.000 57.900.000 77.000 62.000 111.350.000 95.000 86.000 50.000 107.000 84.000 72.250.650.000 58.250.000 50.500.100.250.600.000 61.300.800.750.100.200.950.000 36.800.750.000 40.100.300.750.000 43.500.000 70.000 21.500.000 26.000 46.Lampiran 30 BIAYA LANGSUNG PERSONIL (RENUMERATION/ BILLING RATE ) TAHUN 2013 UNTUK TENAGA AHLI NASIONAL BERPENDIDIKAN S1/S2/S3 DENGAN UNDANGAN INTERNASIONAL (ICB) BERDASARKAN PENGALAMAN PROFESI YANG SETARA ( COMPARABLE EXPERIENCES ) SARJANA DENGAN PENGALAMAN PROFESIONAL (TAHUN) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 RUPIAH PERBULAN S1 **) **) 18.000 48.000 37.850.000 100.700.900.750.700.000 33.550.700.750.250.000 66.000 88.000 79.000 51.050.450.000 68.000 54.300.000 91.000 92.200.400.050.000 22.850.000 54.350.000 83.000 83.000 73.000 38.600.000 97.000 99.000 34.150.350.000.300.500.000 115.000 80.650.650.000 106.000 80.000 30.850.000 46.950.000 95.000 39.000 103.550.000.850.250.800.000.000 32.900.000 29.

3) XGD 1 X GD (0.3 -0.1) X GD (0.3) X GD 0.T Keuntungan – K Total Biaya Langsung Personil (0.4) X GD Internasional (3) Komponen (1) Gaji Dasar – GD (Basic Salary ) Beban Biaya Sosial .3) X GD (0.BBS (Social Cost ) Beban Biaya Umum – BBU ( Overhead Cost ) Tunjangan .1 X (GD+BBS+BBU) (2.2 – 3.1 SBOH : (SBBOB/22) X 1.3 Catatan : SBOB = Satuan Biaya Orang Bulan (Person Month Rate ) SBOM = Satuan Biaya Orang Minggu (Person Week Rate ) SBOH = Satuan Biaya Orang Harian (Person Day Rate ) SBOJ = Satuan Biaya Orang Jam (Person Hour Rate ) Perhitungan Biaya Langsung Personil (BLP) dilakukan sebagai berikut : BLP = GD + BBS + BBU + T + K + BL Dimana : GD = Gaji Dasar (Basic Salary ) BBS = Beban Biaya Sosial (Social Cost ) BBU = Beban Biaya Umum (Overhead Cost ) T = Tunjangan (Allowance ) K = Keuntungan (Profit ) BL = Biaya Lain-Lain (Other Cost ) Undangan Nasional (2) 1 X GD (0.5 – 1.1 X (GD+BBJ+BBU) (2.3 – 0.1 SBOJ : (SBOH/8) X 1.4 – 3.1 – 0.1 -0. 4) X GD (0.6) X GD (0.Lampiran 31 DASAR PERHITUNGAN BIAYA PERSONIL LANGSUNG Perhitungan Biaya Langsung Personil dilakukan perhitungan Konversi Maksimum Biaya Langsung Personil menurut satuan waktu adalah sebagai berikut : SBOM : SBOB/ 4.7 – 1.6) X GD 111 .

.

kelas ekonomi. → Untuk Penerbangan Domestik. 10 Kg / Org / Trip → Hanya untuk Mobilisasi & Demobilisasi 4 Bagasi yang Tidak Dibawa Sendiri Proyek > 12 Bulan: • Untuk Lajang • Untuk Keluarga Kg/Trip Kg/Trip At Cost At Cost • Max. berlaku tarif kelas ekonomi.Lampiran 32 BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL ( DIRECT COST ) TAHUN 2013 UNTUK JENIS PENGELUARAN REIMBURSABLE NO. Sertifikat Kesehatan. Visa. 2 anak (belum kawin) dengan usia dibawah 18 tahun 3 Kelebihan Bagasi (Excess Baggage ) Kg/Trip At Cost → Max. 2 anak (belum kawin) dengan usia dibawah 18 tahun • Untuk 1 isteri. Perjalanan Dinas.) KETERANGAN → Biaya untuk pengurusan paspor. berlaku tarif IATA. Org At Cost At Cost • Untuk Lajang • Airport Tax. 25 Kg / Orang / Trip • Max. Org At Cost At Cost • Untuk 1 isteri. 1 isteri dan 2 anak dibawah 18 tahun) hanya Mobilisasi Cuti Tahunan dan Demobilisasi. Fiskal. Org-Trip At Cost • Untuk Lajang Proyek > 12 Bulan • Untuk Keluarga Org-Trip At Cost 2 Tiket Penerbangan → Untuk Penerbangan Internasional. pp. → Jumlah Trip Keluarga (Max. pp. → Tidak termasuk Airport Tax. Proyek > 12 Bulan: • Untuk Keluarga • Airport Tax. Cuti Tahunan dan Demobilisasi. 1 JENIS PENGELUARAN Dokumen Perjalanan Ke Luar Negeri SATUAN HARGA (Rp. dll. 40 Kg / Keluarga / Trip 112 . → Jumlah Trip Tenaga Ahli terdiri dari Mobilisasi.

5 JENIS PENGELUARAN Biaya Perjalanan Darat (Local / Inland / Travel ) • Untuk Lajang Proyek > 12 bulan: • Untuk Keluarga SATUAN HARGA (Rp.) KETERANGAN Org-Trip At Cost Kel-Trip At Cost 6 Biaya Pembelian Kebutuhan Proyek Kendaraan • Roda-4 • Roda-2 Peralatan kantor: • Computer Desk Top • Laptop • Printer Laser Jet A-3 • Printer Laser Jet A-4 • Printer Color Jet A-3 • Printer Color Jet A-4 • Scanner • Mesin Fotocopy • Mesin Fax • Mesin Ketik • LCD Proyektor • Digital Camera • Plotter • Software / Royalty • Perlengkapan Khusus • Dll Furniture kantor: • Meja dan Kursi Kerja • Meja dan Kursi Rapat • Air Conditioner • Filing Cabinet • White Board • Shelf • Water Dispenser • Dll Unit At Cost • Termasuk biaya registrasi dan asuransi kendaraan • Termasuk biaya registrasi dan asuransi kendaraan Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit At At At At At At At At At At At At At At At At Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Set Set Unit Unit Unit Unit Unit Unit At At At At At At At At Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost 7 Biaya Instalasi Telepon/Internet Unit At Cost Catatan: Penentuan harga "At Cost " ini bisa mengikuti aturan yang ada pada Pepres No.NO. 54 Tahun 2010 Pasal 66 Angka (4) yaitu HPS disusun paling lama 28 hari kerja sebelum batas akhir pemasukan penawaran 113 .

350.450.000 30.000 31.850.000 54.000 40.700.400.000 14.000 3 20.000 8 28.000 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 26.000 18 43.000 46.350.000 7 26.000 26.450.000 18.000 46.000 50.350.950.000 53.000 22.550.350.500.850.000 6 25.000 37.000 11 32.050.000.000 40.650.000 10 31.000 52.000 24.000 28.000 39.450.150.000 KELOMPOK AHLI KUALIFIKASI AHLI PRATAMA GOLONGAN I-A I-B I-C I-D II-A II-B II-C II-D III-A III-B III-C III-D VI-A VI-B VI-C VI-D V-A V-B V-C V-D VI-A VI-B VI-C VI-D VI-E TAHUN PENGALAMAN AHLI MUDA AHLI MADYA AHLI UTAMA AHLI KEPALA AHLI PEMBINA KEPALA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 RUPIAH TAHUN PENGALAMAN PER-BLN S1 **) **) 13.000 20.550.350.850.Lampiran 33 BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION / BILLING RATE ) UNTUK TENAGA AHLI NASIONAL BERPENDIDIKAN S1/S2/S3 DENGAN UNDANGAN NASIONAL (ICB) BERDASARKAN PENGALAMAN PROFESI YANG SETARA (COMPARABLE EXPERIENCES ) PROVINSI DKI JAKARTA Indeks = 1.850.000 36.000 44.600.000 58.000 15 38.400.350.000 17 41.100.350.000 56.000 44.350.000 9 29.000 35.450.850.000 12 34.000 1 17.000 2 19.850.000 42.000 34.350.900.000 51.550.600.000 21 RUPIAH PER-BLN S2 TAHUN PENGALAMAN RUPIAH PER-BLN S2 17.250.000 38.000 48.850.350.550.000 19 44.950.350.000 5 23.350.000 29.850.850.350.800.350.000 20 46.000 33.400.000 49.400.000 14 37.850.750.000 42.850.000 48.000 16 40.000 \ *) Referensi Biaya Minimal Tahun 2010 (benchmarking DKI Jakarta dengan Indeks = 1.000 28.500.850.000 13 35.500.400.000) **) S1 pengalaman 1-2 tahun dianggap Sub Profesional (lihat Lampiran 32) Biaya Langsung Personil untuk Provinsi lain (diluar DKI Jakarta) dikalikan dengan Indeks Biaya Langsung Personil per Provinsi (Lampiran 34) 114 .000 32.450.900.200.000 4 22.350.500.000 16.

700.3 Tahun) S2 (0 .000 5 SENIOR ASSISTANT PROFESIONAL STAFF 9.000 6 ASSISTANT PROFESIONAL STAFF 9.000 *) Referensi Biaya Minimal Tahun 2010 (Benchmarking DKI Jakarta dengan Indeks = 1.10 Tahun) S1 (0 .3 Tahun) S2 (0 .000 3 HARDWARE TECHNICIAN 7.200.200.3 Tahun) S2 (0 .3 Tahun) D3/SO (3 .3 Tahun) S2 (0 .5 Tahun) S2 (1 .000 10 SURVEYOR 6.000 9 INSPECTOR 7.1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .Lampiran 34 BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION/BILLING RATE ) TAHUN 2013 UNTUK TENAGA SUB PROFESIONAL *) PROVINSI DKI JAKARTA Indeks = 1.1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .700.500.3 Tahun) S2 (0 .200.1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .6 Tahun) S1 (0 .3 Tahun) S2 (0 .3 Tahun) S2 (0 .000 8 TECHNICIAN 7.1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .1 Tahun) RUPIAH PER BULAN 7.000 4 FACILITATOR 7.000) Biaya Langsung Personil untuk Provinsi lain (diluar DKI Jakarta) dikalikan dengan Indeks Biaya Langsung Personil per Provinsi (Lampiran 34) 115 .1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .200.000.1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .000 2 SOFTWARE PROGRAMMER/IMPLEMENTER 8.700.200.3 Tahun) S2 (0 .1 Tahun) D3/SO (> 6 Tahun) S1 (3 .3 Tahun) S2 (0 .000 NO 1 PERSONIL CAD / CAM OPERATOR PENDIDIKAN & PENGALAMAN D3/SO (5 .000 7 SPECIAL TECHNICIAN / INSPECTOR 8.1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .

150.600.000 3.000 1.500.000 6.000 *) Referensi Biaya Minimal Tahun 2010 (Benchmarking DKI Jakarta dengan Indeks = 1000) Biaya Langsung Personil untuk Provinsi lain (diluar DKI Jakarta) dikalikan dengan Indeks Biaya Langsung Personil per Provinsi (Lampiran 34) 116 .000 2.000 2.650.000 4.400.100.000 NO.000 4.900. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Office Manager Site Office Manager/ Administrator Bilingual Secretary Secretary Computer Operator/ Typist Drafter (Manual) Messenger Office Boy Driver Office Guard/ Security Officer PERSONIL RUPIAH PER BULAN 7.750.000 7.Lampiran 35 BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION /BILLING RATE ) TAHUN 2013 UNTUK TENAGA PENDUKUNG *) PROVINSI DKI JAKARTA Indeks = 1.000 2.600.450.

828 0.Lampiran 36 INDEK BIAYA LANGSUNG PERSONIL Per PROVINSI TAHUN 2013 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 SUMATERA UTARA SUMATERA BARAT RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA SELATAN KEPULAUAN BANGKA BELITUNG BENGKULU LAMPUNG BANTEN DKI JAKARTA ( Benchmarking ) JAWA BARAT JAWA TENGAH D.895 1.871 0.935 0. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN GORONTALO MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM INDEKS 1.783 0.878 0.332 1.797 0.942 0.698 0.870 0.976 0.743 0.983 0.876 0.719 0.242 0.939 0.899 0.979 0.908 0.I.761 0.764 0.917 0.817 0.681 0.000 0.843 0.882 1.862 0.744 0.259 Indeks ini berlaku apabila pelaksanaan operasional pekerjaan / proyek berlangsung di Propinsi 117 .881 0.

000 95.000 1.500.5 s/d 2.000 330.000 • • • • 3 Jakarta Provinsi Kabupaten Lapangan Sewa Peralatan Kantor **) • Computer Desk Top • Laptop • Printer Laser Jet A-3 • Printer Laser Jet A-4 • Printer Color Jet A-3 • Printer Color Jet A-4 • Scanner A-3 • Scanner A-4 • Mesin Fotocopy • Mesin Fax • Mesin Ketik • LCD Proyektor • Digital Camera • Plotter • Dll Sewa Furniture Kantor **) • Meja dan Kursi Kerja Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Hari Unit-Bulan Unit-Bulan 1. harga 1.000 380.) KETERANGAN → Untuk lokasi proyek terpencil / terisolir di suatu provinsi.5 kali lebih besar → Tidak termasuk Driver kendaraan Roda-4 • Tidak termasuk O&M Driver • Termasuk O&M • Tidak termasuk O&M • Termasuk O&M • Termasuk O&M • • • • • Roda-4 Roda-4 Roda-2 Roda-2 Kendaraan Air Bulan Hari Bulan Hari Hari Bulan Bulan 8.000 680.000 1.000 4.450. minimal penyewaan dihitung untuk 6 Bulan.100.000 550.000 ***) 3.000 4.000 118 .000 • O&M Roda-4 • O&M Roda-2 2 Sewa Kantor Proyek → Untuk ruangan rata-rata 6 M² per orang maksimum untuk 25 orang dan ruang rapat ± 30 M².000 1.250.000 125.000 85. harga dapat 1.000 550.Lampiran 37 BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL (DIRECT COST ) TAHUN 2013 UNTUK JENIS PENGELUARAN FIXED UNIT RATE NO.000 4 Set-Bulan 1.000 800.000.600.000 600.000 700.000 180.5 kali lebih besar M²/Bulan M²/Bulan M²/Bulan M²/Bulan 185.900.000 700.000 330. → Untuk proyek < 6 Bulan. 1 JENIS PENGELUARAN Sewa Kendaraan dan O&M **) SATUAN HARGA (Rp.5 s/d 2.000 330. → Untuk proyek < 6 Bulan fasilitas Sewa Kantor diberikan jika lokasi pelaksanaan operasional pekerjaan / proyek berbeda provinsi / kota / kabupaten dengan Kantor Perusahaan.000.600. → Untuk lokasi proyek terpencil / terisolir.

dll (termasuk perawatan) 6 Biaya ATK (Office Consumables ) **) • Kantor Utama Proyek • Kantor Sub Proyek • Kantor Lapangan Bulan Bulan Bulan 5. Staf) • Jakarta • Provinsi • Kabupaten 119 . dibayar di setiap awal tahun proyek. → Belum termasuk biaya pemasangan / penyambungan Telepon dan Internet.000 75.000 5.000 170.000.000 3.000 → Untuk biaya listrik. Fax.000 3. • • • • • • • 5 JENIS PENGELUARAN Meja dan Kursi Rapat Air Conditioner Filing Cabinet White Board Shelf Water Dispenser Dll SATUAN Set-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan HARGA (Rp. Air. mendapat Tunjangan Perumahan. Org-Hari Org-Hari Org-Hari 550.500. Bulan Bulan Bulan Bulan 5.000 350.) 1.750.000 450.000. Kebersihan.000 2.400.900.NO.000 3.800.000 7 Biaya Komputer & Printer Consumables **) • Kantor Utama Proyek • Kantor Sub Proyek • Kantor Lapangan Bulan Bulan Bulan 3.000 2.500.700.900.000 6.750.000 2.000 420.000 2. Internet.000 1.750.000 KETERANGAN Biaya Operasional Kantor Proyek • Kantor Utama Proyek • Kantor Sub Proyek • Kantor Lapangan Bulan Bulan Bulan 11.450.000 75.000 → Untuk Telepon.300. Org-Bulan Org-Bulan Org-Bulan 3.000 75.000 → Berlaku hanya untuk Layang → Tidak mendapat Housing Allowance → Untuk proyek > 3 bulan.450.000 → Untuk proyek < 12 bulan.600.000 2. dibayar di awal proyek → Untuk proyek > 12 bulan.700.000 • Untuk Layang • Untuk Layang • Untuk Layang 8 Biaya Komunikasi • Kantor Utama Proyek • Kantor Sub Proyek • Kantor Lapangan Internasional: 9 Tunjangan Harian (Per Diem Allowance ) • Jakarta • Provinsi • Kabupaten 10 Tunjangan Perumahan (Housing Allowance ) Proyek > 3 bulan (Prof.

) • Jakarta • Provinsi • Kabupaten Proyek > 12 bulan (Prof.000 350. Prof.000 250.000 13 Tunjangan Tugas Luar (Out of Station Allowance / OSA) • • • • Jakarta Provinsi Kabupaten Lokasi Proyek/ Lapangan 14 Penginapan Tugas Luar • • • • Jakarta Provinsi Kabupaten Lokasi Proyek/ Lapangan Org-Hari Org-Hari Org-Hari Org-Hari 550.000 • Untuk Keluarga • Untuk Keluarga • Untuk Keluarga → Untuk maksimal 3 hari setelah kedatangan di lokasi proyek.000 → Tujuan perjalanan dinas tidak dalam kota yang sama dengan lokasi kantor 15 Cuti Tahunan (Annual Level ) → Setelah bertugas 1 tahun terus menerus → Hanya untuk tiket pesawat (PP) dan Airport Tax.700.000.000 350.000 • Untuk Layang • Untuk Layang • Untuk Layang Kel-Bulan Kel-Bulan Kel-Bulan 5.000 2.000.000 350.000 450.) KETERANGAN Org-Bulan Org-Bulan Org-Bulan 2.000 4.) • Jakarta • Provinsi • Kabupaten SATUAN HARGA (Rp. JENIS PENGELUARAN Proyek > 3 bulan (Sub.000 450. Staf. 11 Penempatan Sementara (Temporary Lodging ) Untuk proyek > 3 bulan • Jakarta • Provinsi • Kabupaten Org-Hari Org-Hari Org-Hari 550.000.000 17.500.900.000 1.000 → Tujuan perjalanan dinas tidak dalam kota yang sama dengan lokasi kantor Org-Hari Org-Hari Org-Hari Org-Hari 550.000 250.900.000.300.000 450.000 4.000 17.NO.000 12 Tunjangan Penempatan (Relocation Allowance ) Untuk proyek > 24 bulan • Jakarta • Provinsi • Kabupaten → Untuk biaya penyimpanan dan pemindahan perlengkapan rumah tangga Penugasan Penugasan Penugasan 17. Org Org Org Org Org ***) ***) ***) ***) Proyek > 12 bulan • • • • Jakarta Provinsi Kabupaten Lokasi Proyek/ Lapangan 120 .

Biaya Langsung Non Personil ini bisa ditentukan sebagai At Cost.000 150.000 20.000 300. Biaya Langsung Non Personil ini bisa ditentukan sebagai Fixed Unit Rate .000 250.000 300.000 **) Biaya Langsung Non Personil ini untuk provinsi lain (diluar DKI Jakarta) dikalikan dengan Indeks Biaya Langsung Non Personil per Provinsi (Lampiran 7) ***) Bila lokasi tujuan pada saat membuat RAB / HPS sudah diketahui.000 400.000 200. 16 JENIS PENGELUARAN Biaya Pelaporan SATUAN HARGA (Rp. dapat dihitung sesuai pengeluaran Kantor Utama/Sub Proyek: • Laporan Pendahuluan • Laporan Antara • Konsep Laporan Akhir • Laporan Akhir • Ringkasan Eksekutif • Laporan Bulanan • Laporan Triwulan • Laporan Teknis/Khusus • Dokumen Tender • Manual O&M • CD • Flash Disk Kantor Lapangan: • Konsep Laporan Akhir • Laporan Akhir • Laporan Bulanan • Laporan Triwulan • Laporan Teknis/Khusus Buku Buku Buku Buku Buku Buku Buku Buku Buku Buku Keping Buah 150.000 270. 121 .000 200. Apabila dengan gambar teknik/ peta. dan bila lokasi tujuan pada saat membuat RAB / HPS belum diketahui.000 250. bentuk dan banyak halaman laporan.200. macam.000 200.NO.000 500.000 80.000 160.) KETERANGAN → Biaya Pelaporan tergantung dari jenis.000 6.000 Buku Buku Buku Buku Buku 200.

Lampiran 38 BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL (DIRECT COST ) Tahun 2013 UNTUK JENIS PENGELUARAN LUMP SUM
Lump Sum adalah biaya suatu atau beberapa item/ unsur pekerjaan dalam batas waktu tertentu, dengan jumlah harga yang pasti dan tetap serta dibayarkan sekaligus, seperti: • Pengumpulan Data Sekunder Seminar, Workshop, Sosialisasi, Training, Desiminasi, Loka Karya, Diskusi, Koordinasi antar Instansi • Survey • Biaya Test Laboratorium • Dst nya.

122

Lampiran 39 INDEKS BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL PER PROVINSI TAHUN 2013
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 SUMATERA UTARA SUMATERA BARAT RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA SELATAN KEPULAUAN BANGKA BELITUNG BENGKULU LAMPUNG BANTEN DKI JAKARTA ( Benchmarking ) JAWA BARAT JAWA TENGAH D.I. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN GORONTALO MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM INDEKS 1,157 1,055 0.983 1,067 1,178 1,028 1,007 1,148 1,013 0.987 0.943 1,000 0.963 0.927 0.929 0.939 1,016 1,044 1,107 1,095 1,116 1,065 1,180 1,117 1,063 1,049 1,059 1,049 1,064 1,240 1,238 1,952 1,516

**) Berlaku hanya untuk beberapa jenis Pengeluaran Fixed Unit Rate (Lampiran 35) Indeks ini berlaku apabila pelaksanaan operasional pekerjaan / proyek berlangsung di Provinsi tersebut.

123

Lampiran 40 PROSENTASE KOMPONEN BIAYA PEMBANGUNAN BANGUNAN GEDUNG NEGARA KLASIFIKASI SEDERHANA (SEBAGAI BATAS TERTINGGI)
Biaya Konstruksi Fisik (juta (Rp) Komponen Kegiatan (1) 1.   PERENCANAAN KONSTRUKSI (dalam %) s.d 250 (2) 250 s.d 500 (3) 8.23 s.d 6.83 500 s.d 1000 (4) 6.83 s.d 5.63 1000 s.d 2500 (5) 5.63 s.d 4.65 2500 s.d 5000 (6) 4.65 s.d 3.90 5000 s.d 10,000 (7) 3.90 s.d 3.28 10,000 s.d 25,000 (8) 3.28 s.d 2.82 25,000 s.d 50,000 (9) 2.82 s.d 2.44 50,000 s.d 100,000 (10) 2.44 s.d 2.16 100,000 s.d 250,000 (11) 2.16 s.d 1.94 250,000 s.d 500,000 (12) 1.94 s.d 1.80

8.23

2.   PENGAWASAN KONSTRUKSI (dalam %)

5.35

5.35 s.d 4.62

4.62 s.d 3.90

3.90 s.d 3.27

3.27 s.d 2.73

2.73 s.d 2.27

2.27 s.d 1.92

1.92 s.d 1.65

1.65 s.d 1.43

1.43 s.d 1.26

1.26 s.d 1.18

3.   PENGELOLAAN KEGIATAN (dalam %)

14.00

14.00 s.d 10.00

10.00 s.d 6.75

6.75 s.d 4.20

4.20 s.d 2.85

2.85 s.d 1.90

1.90 s.d 1.20

1.20 s.d 0.80

0.80 s.d 0.50

0.50 s.d 0.28

0.28 s.d 0.18

Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 45/PRT/M/2007 Tanggal 27 Desember 2007 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara.

124

d 0.30 s.55 s.19 Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.d 10.   MANAJEMEN KONSTRUKSI (dalam %) atau 3.20 3.000 s.d 5.d 4.80 s.d 0.d 5.d 3.80 s.d 2.d 2.37 2500 s.31 0.93 s.45 4.d 50.d 1.42 1.000 s.45 s.78 1.80 2.32 2.d 1.58 0.42 s.d 2.10 s.35 1000 s.d 3.60 1.42 25.19 2.d 2.25 11.93 0.72 100.d 4.25 5.000 (7) 4.d 2.d 1000 (4) 7.00 s.20 s.10 5.31 s.000 s.37 s.50 s.d 2.20 5.60 s.d 4.50 4.70 s.00 16.25 3.50 250.Lampiran 41 PROSENTASE KOMPONEN BIAYA PEMBANGUNAN BANGUNAN GEDUNG NEGARA KLASIFIKASI TIDAK SEDERHANA (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Biaya Konstruksi Fisik (juta (Rp) Komponen Kegiatan (1) 1.50 s.d 1.00 s.d 11.70 2.d 2.d 5.48 s.d 3.d 0.20 s.15 s.25 s.d 5000 (6) 5.000 (8) 3.000 s.d 1.55 s.00 s.42 s.d 2.00 s.d 3.000 s.d 500.d 6.30 2.48 2.80 3.25 s.000 (9) 3.000 (11) 2.00 250 s.92 s.58 s.d 3.89 6.d 5.80 s.02 50.d 0.20 6.25 s.50 4.d 2.02 s.35 s.19 s.15 2.d 100.d 2500 (5) 6.d 250. 125 .75 s.28 s.75 7.92 10.d 7.78 s.25 7.00 2.000 (12) 2.d 2.55 500 s.d 6.000 (10) 3.00 6.d 250 (2) 9.80 3. 45/PRT/M/2007 Tanggal 27 Desember 2007 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara.   PENGAWASAN KONSTRUKSI (dalam %) 7.00 2.55 5000 s.d 1.   PERENCANAAN KONSTRUKSI (dalam %) s.d 3.00 s.   PENGELOLAAN KEGIATAN (dalam %) 16.d 3.d 7.d 3.28 3.25 s.20 s.d 2.72 s.d 500 (3) 9.d 25.

75 2.000 (11) 3.d 1.d 10.60 3.49 s.60 s.15 4.d 50.d 2.d 0.d 3.42 s.Lampiran 42 PROSENTASE KOMPONEN BIAYA PEMBANGUNAN BANGUNAN GEDUNG NEGARA KLASIFIKASI KHUSUS (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Biaya Konstruksi Fisik (juta (Rp) Komponen Kegiatan (1) 1.10 s.d 2.d 1000 (4) 8.00 5000 s.000 (12) 2. 126 .d 5.95 s.10 100.d 2.d 2.85 2500 s.00 s.d 6.000 s.00 16.75 s.49 2.d 5.10 s.31 0.000 (8) 4.70 5.000 s.   PENGELOLAAN KEGIATAN (dalam %) 16.25 s.d 0.d 6.93 0.87 s.58 0.000 s.d 11.d 4.19 Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.d 3.d 8.25 11.89 s.d 4.28 s.90 250.17 3.d 5.85 s.000 (10) 3.000 s.45 s.77 2.75 s.95 7.15 2.d 500 (3) 9.   MANAJEMEN KONSTRUKSI (dalam %) 7.d 3.   PERENCANAAN KONSTRUKSI (dalam %) s.20 s.87 4.d 250 (2) 250 s.35 10.90 s.00 s.30 s.15 s.d 250.d 0.20 500 s.85 25.d 2.93 s.28 3.d 4.d 7.d 0.68 s.d 3.000 (9) 3. 45/PRT/M/2007 Tanggal 27 Desember 2007 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara.77 s.15 s.75 9.d 100.d 25.75 7.d 500.d 2.d 2500 (5) 6.000 s.70 s.35 s.10 5.10 s.68 6.31 s.58 s.45 50.d 2.d 3.30 2.000 (7) 5.d 3.89 1000 s.d 5000 (6) 5.d 5.42 1.85 s.10 3.

750.000.000 SP 100.000 10.000 500.000 20.000 75.500.000 1.500.500.000 350.000 5.200.750. 2.000 600.000 150.000.000.000 350.000.000 20.000 120.500.000 75. instruktur.500.) Lama Diklat (hari) 61-90 46-60 6 7 31-45 8 21-30 9 <20 10 1.000 4.000 1.000 150.000 350.000 5.500.000 20.000 SP SP SP 9.000.000 180.000 1.000 4.000 127 .500.000 350.000 1.000 SP 100.000.500.000 600.500.500.500.000 750.000 1.000.000 6.000 1.000 SP SP SP 11.000 SP 100.000 4.000.000 1.000 1.000 150.000.000.500.000 2.000 80.600.000 100.000 1.000 SP SP SP SP SP SP 23.000 7.400.000 600.500.500.000 1.000 20.300.000 1.000 8.500.500.000 75.000 1.000 180.500.000 120.000 350.000 350.000 180.000 SP SP SP 16.200.000 40.250.000 75.000 80.000 120.000 20.000 150.000 40.000.000 1.500.000 75.000 40.000 2.000.000 1.000 1.000 350.500.000 3.000 3.000 3.000 3.000 6.500.000 2.000 3.000 40.500.000 3.000 1.000 SP 100.000 1.000 2.750.000 3.000 80.000 4.000 150.200.000 1.000 1.000 75. 3.000 SP 100.500.000.000. panitia) JPl JPl JPl SESI SESI JPl SESI Angkatan Angkatan Judul SESI MA Angkatan Angkatan OH Angkatan Angkatan OH OH Angkatan Angkatan Angkatan Angkatan Orang Angkatan 120.900.000 75.000 40.000 3.000 600.000 80.500.500.000 350.000 350.000 1.000.000 2.000 5.500.000 350.000.000 1.000.000 80.000 1.000 180.000 40.500.750.000 350.000 150.000 3.000.000 120.000 1.500.750.000 20.000 7.000.000 350.000 SP 100.000 120.000 1.000 12.000 1.000.000 180.500.000 3.000 2.000.000 150.000 40.000 1.000 SP SP SP SP SP SP 7.000 80.000 800.000 600.000 20.000 20.000 80.000 1.000 120.000 350.500.000 1.800.000 5.000.600.BIAYA PENYELENGGARAAN DIKLAT TEKNIS DAN FUNGSIONAL (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Uraian Kegiatan 2 Lampiran 43 No 1 Satuan >120 3 4 91-120 5 Biaya (Rp.000 2.000.000 180.000 180.000 600.000 350.000 600. Honorarium Tim Penyelenggara dan Honorarium Tenaga Akademis: -Pengajar/Widyaiswara -Pendamping pengajar/widyaiswara -Pembimbing praktek -Narasumber -Moderator -Pengajar tamu -Pakar/pembicara khusus -Penanggung jawab program -Pengarah (pembukaan dan penutupan) -Penyusun bahan pengajaran/makalah -Jam pimpinan -Penyusun bahan/vakasi ujian -Instruktur senam -Pelaksana/panitia pelatihan -Petugas piket kedisiplinan/kebersihan -Rapat-rapat -Tenaga Medis -Petugas setempat (praktek lapang) -Uang saku peserta Bahan: -Alat tulis keperluan latihan -Olah raga & kesehatan -Peralatan & bahan praktek -Penggandaan bahan/naskah pelajaran -Penggandaan Modul Diklat Perjalanan: -Penyelenggaraan diklat (pengajar.000 2.

000 3.000 120.000 500.000 50.000.000 250.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 -Pengarah/pengajar dari pusat/pengajar tamu -Narasumber/penceramah/moderator -Penjajagan lokasi praktek -Pembimbing/petugas dalam rangka praktek lapang -Monitoring pelaksanaan praktek lapang .000 50.000 SP 2) 350.000 750.000 SP 2) 200. pembukaan.000 120. penutupan & dokumentasi -Evaluasi akhir -Personal use peserta -Sertifikat (STTPP) -Konsumsi peserta di asrama -Akomodasi & konsumsi peserta di luar asrama -Akomodasi & konsumsi dalam rangka praktek lapang -Operasional praktek lapangan*) -Kerja sama diklat**) Stel Angkatan Angkatan Orang Orang OH OH OH Angkatan Angkatan 350. OT OT OT OT OT Orang SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) Lain-lain: -Pakaian seragam/kerja lapangan -Pemanggilan peserta.500.000 4.000 400.000 250. JPl: Jam Pelajaran SP : Sesuai pengeluaran 1) 2) Jumlah peserta tiap angkatan maksimum 30 orang 128 . OT : Orang Trip.000 250.000 50.500.000 SP 2) 350.000 200.000.000 120.000 700. al.000 3.000 400.000 120.000 250.000 400.000 4.000 600.000 400. RAB/tarif dari instansi/lembaga yang bersangkutan.000 SP 2) 350. mencakup biaya pengajaran dan materi pelajaran.000 120.000 50.000 SP 2) SP SP SP SP SP SP SP Keterangan: At Cost Besarnya biaya praktek lapangan disesuaikan dengan lokasi & lamanya praktek sesuai kurikulum *) : Sesuai kebutuhan praktek per jenis diklat **) : Biaya kerjasama diklat dengan instansi/lembaga di luar Pusdiklat Kehutanan.000 50.000 120.000 400.000 150.000.perjalanan peserta 4.000 400.000 3.000 350.000 50.000 250.000 50.000 120.000.500.000 400.000 SP 2) 350. OH: Orang Hari.000 400.000 300.000 3.000 3.000 SP 2) 350.

d.000 1.Alat tulis keperluan pelatihan .BIAYA PENYELENGGARAAN PENINGKATAN KETERAMPILAN UNTUK MASYARAKAT (NON APARATUR) SEBAGAI BATAS TERTINGGI No 1 Lampiran 44 Uraian Kegiatan 2 Volume 3 Lama Diklat 4 s.Dokumentasi.000.500.000 40.500.000 25.000 250.000 2.000 750.000 1.000 2.000 100.Sewa ruang kelas .000 40.000 4.000 25.000.Panitia Penyelenggara .000. Angkatan Siswa Siswa Paket 2. 15 hari 5 1.Monitoring Lain-lain .000 400.000 2.000.000.500. Jumlah jam pelajaran : 30 s.Konsumsi di asrama . 100 jam pelajaran 2.000 400. Dalam hal alokasi anggaran berasal dari PHLN agar memperhatikan juga petunjuk pelaksanaan dari PHLN berkenaan (Project Administration Memorandum /PAM) 129 .Kesehatan/olahraga .000 Keterangan: 1.d.000 250. Honorarium: . SP (Sesuai Pengeluaran/at cost ) 5.000 100.000.250.Transport peserta *) . OH OH Paket Angkatan Angkatan Siswa Angkatan 100.000 65. instruktur.000 SP 4.000 150.000 500.500.000 3.000 65.Evaluasi & pelaporan penyelenggaraan diklat O/A O/A O/A JPL JPL JPL OH 500.000 1.000 1.Pengarah . Transport peserta *): biaya perjalanan dari tempat asal peserta (pp) 4. panitia) .Penyelenggaraan diklat (pengajar.000 1.000.000 40.Uang saku peserta Bahan-bahan .Koordinator/Penanggung jawab program .750.Sertifikat .Perlengkapan peserta .000 1.000 200.Konsumsi & akomodasi (di luar asrama) .000 250. Jumlah peserta latihan : maksimal 30 orang 3. Siswa Angkatan OT SP 2.Bahan latihan .000 2.000.Penceramah/pembicara khusus . pembukaan & penutupan .000 3.Pembimbing .000.d.000 100.000 150.000 40.000 2.Penggandaan Perjalanan . 9 hari 4 10 s.000 SP SP 4.Pendamping .

000 30. makalah.000 10. D4.000 SP SP SP 19.000 SP SP SP 15. penggandaan/penjilidan *) -Biaya gladikarya & insentif (2 bulan): ** =Biaya transport/tiket pp =Transport lokal =Penulisan. Biaya pendidikan (dibayar langsung pada penyelenggara pendidikan) at cost: -Biaya seleksi.000 - SP SP SP 1. her registrasi.750.Lampiran 45 BIAYA PENDIDIKAN PROGRAM S3. MM/MBA.000. S2.000.000 SP SP SP 16. seminar dan penggandaan karya tulis -Biaya perjalanan: =Biaya transport/tiket =Lumpsum orang orang/thn orang orang/thn orang/thn OB orang orang orang paket orang orang SP SP SP 20.000 300.000 1.000 800. pendidikan/registrasi.500.d. matrikulasi -SPP (Tuition Fee ) -Biaya bimbingan tugas akhir program 2. S1. maksimal 3 OH per peserta pendidikan 130 .000.000. studi literatur dll.250.000 2.000 200.000. D3 & D2 PADA PERGURUAN TINGGI DI DALAM NEGERI (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) No 1 Uraian Kegiatan 2 Satuan 3 S3 4 S2 5 DIV .) -Biaya riset (akhir program) s.200.000 - ***) ****) ***) ****) ***) ****) ***) ****) ***) ****) Catatan: SP : Sesuai Pengeluaran OB : Orang Bulan *) : Dibayarkan setelah proposal penelitian disetujui oleh Dosen Pembimbing.000 2. Beasiswa (diterima oleh karya siswa bersangkutan): -Biaya hidup dan Biaya Operasional -Uang Buku dan Referensi -Biaya praktek (kerja lapangan. ketua program studi dan rekomendasi dari Kemenhut serta proposal biaya sudah dinilai oleh Kepala Pusat Diklat Kehutanan **) : Biaya tersebut dapat dibayarkan berdasarkan surat penugasan dan penyelenggaraan pendidikan ***) : Biaya tersebut dapat dibayarkan sepanjang dana tersedia maksimal 1 orang untuk peserta pendidikan ****) : Biaya tersebut dapat dibayarkan sepanjang dana tersedia. penyusunan paper.000 20.000.000.S1 7 DIII 8 DI 9 1.000 700.000 1.000.

Regist.Lampiran 46 BIAYA PENDIDIKAN PROGRAM DOKTOR (S3) DI LUAR NEGERI (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) dalam US $ No 1 URAIAN KEGIATAN 2 NEGARA A.100 1.150 6.800 1 260 SP 270 400 5.600 1.500 390 200 SP 275 720 600 2.000 1.100 590 200 SP 275 720 600 2. Biaya transport/tiket kembali.100 390 200 SP 275 720 600 2.400 390 200 SP 275 720 600 1.300 1 260 SP 270 400 5. Air fare/ticket (at cost) b.500 390 390 SP 275 720 600 2. Medical incident insurance 3.100 1.000 1.700 180 80 16.700 180 90 13.650 1 260 SP 270 400 6. fee stc) 4.800 1 260 SP 270 400 5. Tuition fee (at cost) b.340 180 95 19.650 1 325 645 645 **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) 605 605 **) **) **) **) **) **) **) 690 690 **) **) **) **) **) **) **) 690 690 **) **) **) **) **) **) **) 605 605 **) **) **) **) **) **) **) 605 605 **) **) **) **) **) **) **) 645 645 **) **) **) **) **) **) **) 645 645 **) **) **) **) **) **) **) 645 645 **) **) **) **) **) **) **) 475 475 **) **) **) **) **) **) **) 475 475 **) **) **) **) **) **) **) 730 730 **) : Hanya dapat dibayarkan kepada karya siswa yang tidak dimutasikan ke unit kerja di pusat selama pendidikan dan dibayarkan sesuai dengan tarif resmi yang berlaku 131 .800 1 260 SP 270 400 5.200 180 95 32. Professional meeting c.100 390 200 SP 270 400 6. Lumpsum pada saat persiapan berangkat ke LN (6 hari) f.100 180 95 14. Bank fee. c.150 6.Suami/isteri 30% (1 orang) .150 6. Book and supplies c. Annual Cost a.500 1.150 8. Return Cost a. Others (student association fee.580 1 218 SP 270 400 2. Monthly Allowance a.200 390 200 SP 275 720 600 2. Air fare/ticket (at cost) b.150 6.150 6. Winter clothing 2. Incountry Travel a. Arrival subsistance d.250 1.100 390 200 SP 275 720 600 1. Tunjangan Keuangan (max 3 jiwa) a. d.200 190 100 19.500 1.Anak 15% (2 orang) 6.150 9. Local travel cost c. Research and thesis d. SP 275 720 600 2. Tiket pp b.800 1 218 SP 270 400 4.150 2.450 180 90 18.100 180 95 15. Lumpsum pada saat kembali dari Luar Negeri (2 hari) Catatan: *) : Meliputi negara-negara di Asia kecuali Jepang dan Korea 1. Asuransi kesehatan & kecelakaan d. e. Stipend/living cost b.500 1.100 1 260 SP 270 400 2.500 1. 3 Kanada 4 Inggris 5 Perancis 6 Belanda 7 Belgia 8 Jerman 9 Australia 10 N.500 390 200 SP 275 720 600 2.200 180 95 14.800 1 260 SP 270 400 5. Equipment e.200 180 95 26. Local travel cost c. Return shipping 5.150 9.S. Biaya transport/tiket kedatangan.100 1 325 SP 270 400 6.150 9.340 180 95 14. Perjalanan local kembali.500 390 200 SP 275 720 600 2.150 9.500 1.Zealand 11 Asia*) 12 Korea 13 Jepang 14 Departure a. Biaya hidup : .100 180 95 20. b.150 9. Perjalanan local datang.800 1 260 SP 270 400 4.100 590 200 SP 275 720 600 2.200 1. Biaya fiscal c.500 390 200 SP 275 720 600 2.

100 2. Return shipping 400 400 400 400 400 400 400 5.500 12.BIAYA PENDIDIKAN PROGRAM MAGISTER SAINS (S2) DI LUAR NEGERI (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) No 1 Lampiran 47 dalam US $ URAIAN KEGIATAN 2 A.100 2.340 2.410 390 200 SP 275 720 600 1. Tuition fee (at cost) 19.200 190 100 19. Air fare/ticket (at cost) SP SP SP SP SP SP SP b.150 1. Arrival subsistance 720 720 720 720 720 720 720 d. Regist.700 180 80 11. Incountry Travel a.500 15. Bank fee.410 390 200 SP 270 400 **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) SP 270 400 SP 270 400 **) **) **) **) **) **) SP 270 400 **) **) **) **) **) **) SP 270 400 **) **) **) **) **) **) 132 .700 180 80 14.410 390 200 SP 275 720 600 2. **) **) **) **) **) **) **) d. Annual Cost a.Zealand 10 11 Asia*) 12 Korea 13 Jepang 14 Departure a.450 180 90 18. Biaya transport/tiket **) **) **) **) **) **) **) kedatangan.410 2. SP 275 720 600 2. Medical incident insurance 100 95 95 95 95 95 100 3. Local travel cost 270 270 270 270 270 270 270 c.500 14.150 2.500 2. Local travel cost 275 275 275 275 275 275 275 c.200 b.500 1.250 1.150 1.340 2.500 2. Stipend/living cost 2.600 19.000 b.150 2.150 1. 3 Kanada 4 Inggris 5 Perancis 6 Belanda 7 NEGARA Belgia Jerman 8 9 Australia N. Perjalanan local kembali. Book and supplies 190 180 180 180 180 180 190 c.100 9.150 1.410 390 200 SP 275 720 600 2.200 2.100 1.200 190 100 19.200 6.000 12. b.150 2.800 1.250 c.S. Research and thesis 9. Monthly Allowance a.150 2.500 1. Air fare/ticket (at cost) SP SP SP SP SP SP SP b. **) **) **) **) **) **) **) e. Perjalanan local datang.000 14. Return Cost a. Winter clothing 600 600 600 600 600 600 600 2.100 6.410 d. **) **) **) **) **) **) **) c.100 2. Biaya transport/tiket kembali. Equipment 590 590 390 390 390 390 390 e. Lumpsum pada saat persiapan **) **) **) **) **) **) **) berangkat ke LN (6 hari) f. fee stc) 4.150 2. Lumpsum pada saat kembali **) **) **) **) **) **) **) Luar Negeri (2 hari) Catatan: : Meliputi negara-negara di Asia kecuali Jepang dan Korea *) **) : Hanya dapat dibayarkan kepada mereka yang tidak dimutasikan ke unit kerja di pusat selama pendidikan dan dibayarkan sesuai dengan tarif resmi yang berlaku 1. Professional meeting 1.600 1.410 390 200 SP 275 720 600 1. Others (student association 200 200 200 200 390 200 200 fee.150 1.

Departure Cost: a. Air fare/ticket 1) b. Winter clothing 2) Stipen/living cost (per diem) Pocket money (per diem) Medical Incident Insurance (per month) Registration fee 3) Return cost: a. 2. dll. 6. 4. 5. Local travel cost SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP 500 300 35 140 SP SP SP 500 300 35 140 SP SP SP 500 300 35 140 SP SP SP 500 300 35 120 SP SP SP 500 300 35 115 SP SP SP 500 300 35 115 SP SP SP 500 300 35 140 SP SP SP 500 300 35 140 SP SP SP 500 300 35 120 SP SP SP 500 300 35 120 SP SP SP 500 300 35 120 SP SP SP 500 300 35 120 SP SP SP Catatan: 1) 2) : Disesuaikan dengan harga tiket yang berlaku : Hanya diberikan apabila latihan dilaksanakan pada musim spring dan winter 3) : Disesuaikan dengan besarnya registration fee yang ditetapkan oleh penyelenggara pelatihan (registration fee termasuk tuition fee. kegiatan yang merupakan program pelatihan yang bersangkutan) *) : Meliputi negara-negara di Asia kecuali Jepang dan Korea. study tour. SP : Sesuai Pengeluaran 133 . Air fare/ticket 1) b. Zealand 11 Asia *) 12 Korea 13 Jepang 14 1. Local travel cost c.Lampiran 48 BIAYA PELATIHAN DI LUAR NEGERI (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) dalam US $ No 1 URAIAN KEGIATAN 2 NEGARA Amerika Kanada Inggris Perancis Belanda Belgia Jerman Australia 3 4 5 6 7 8 9 10 New. 3.

000 5. 181 s. 180 JPL d. 9. 2.000 20. d.000.000 2. d.600.000 7.000 paket paket paket paket 5. d. 131 s.500.600.000.000 23. 230 JPL e.000 5.000 3.000.000 20. d. d.000 8. 181 s.000 10. >230 JPL paket unit/thn unit/thn 35.500.Lampiran 49 BIAYA KEGIATAN PEMBINAAN & PENGEMBANGAN DIKLAT SEBAGAI BATAS TERTINGGI No 1 Uraian Kegiatan 2 Satuan 3 Biaya (Rp.000 6.000 6.000.000. 80 s.000 3.000.000 10.000 6.500. Validasi Kurikulum & Silabus Diklat: a. <80 JPL b.500.000 4. 10. <80 JPL b.000 9. 11.000. mata pelajaran/diklat 6 s. 180 JPL d. 3. 80 s.000.000. 130 JPL c. d.d 10 JPL c. mata pelajaran/diklat 11 s.000 11.) 4 1. 181 s. d. 230 JPL e. d.000 5. 230 JPL e.000. d.000.000 22. Pembelian buku perpustakaan Pengelolaan perpustakaan Pengelolaan Laboratorium/bengkel * Studio/demplot Pembuatan modul: a.000.000.000.000.000. 80 s. 180 JPL d.300. 131 s. mata pelajaran/diklat >15 JPL Pembuatan Kurikulum & Silabus Diklat: a. paket paket paket paket paket 5. <80 JPL b. 130 JPL c.000 6.000 2. 130 JPL c.000. paket paket paket paket paket 2. mata pelajaran/diklat <6 JPL b. >230 JPL Pra Orasi Ilmiah Orasi Ilmiah Bantuan biaya magang/studi banding Pembuatan alat bantu pengajaran elektronik (DVD/VCD/Video Tape) paket paket paket paket paket kali kali paket diklat 1.000 8. >230 JPL Penyempurnaan Kurikulum & Silabus Diklat: a.000.000 7.000.d 15 JPL d. 134 . 131 s.000 4. 4.

hanya diberikan honorarium untuk satu jenis jabatan saja *) : dibayarkan kepada penyelenggara sesuai tarif **) : dibayarkan sesuai tarif resmi yang berlaku 135 .000 850. Magang Kerja/Datasering/Penelitian Diklat: .Honorarium Tim Penilai: 2) ~Ketua ~Wakil ~Sekretaris ~Anggota .000.000 orang OT naskah *) **) 300.Mengikuti seminar/workshop/konferensi/lokakarya dan kegiatan ilmiah sejenis (di luar Pusdiklat): ~biaya pendaftaran (at cost ) ~bantuan biaya perjalanan ~penyusunan makalah/kertas kerja Penilai Instansi bagi Jabatan Widyaiswara dan Guru: .000 Keterangan: 1) : dibayarkan setelah proposal disetujui oleh Koordinator dan usulan biaya sudah dinilai dan disetujui Kapus Diklat.000 300.) 4 1.000 750. untuk Widyaiswara UPT dan Guru SMK Kehutanan.Persiapan (penyusunan proposal dan rencana kerja kegiatan) .000 400. OB OB OB OB OB OB 1.Honorarium Sekretariat: ~Ketua ~Anggota judul paket 300.000 750.Magang kerja/datasering/penelitian diklat 1) .Lampiran 50 BIAYA KEGIATAN PEMBINAAN & PENGEMBANGAN PEGAWAI DAN ATAU WIDYAISWARA. bagi pegawai jabatan rangkap. INSTRUKTUR DAN GURU SEBAGAI BATAS TERTINGGI No 1 Uraian Kegiatan 2 Satuan 3 Biaya (Rp.000.000 2. setelah memperoleh persetujuan Kepala BDK/BLK dan Kepala SMK Kehutanan 2) : dibayarkan kepada pejabat yang ditetapkan dengan SK Menteri Kehutanan.000 35.

Bahan obata-obatan / medchal siswa .Honor Penyusun soal PPDB .Honor penceramah/narasumber Satuan 3 Biaya (Rp.000 500.Bahan Lomba Karya Siswa .Bahan olahraga .000 50.000 250.Bahan pengembangan diri .000 100.000 75.000 300.000 75.Honor Panitia Masa Orientasi Peserta Didik .000 450.Pembina Kesiswaan Eksternal .Honor Ekstrakurikuler pilihan .000 at cost at cost b. .Pengelola laboratorium/Teaching Factory Kegiatan pembelajaran Bahan-bahan .Honor Penguji kompetensi Kejuruan .bahan-bahan wisuda .000 50.Bahan praktik sekolah / praktik Lab.Bahan pengajaran .Pengajar Tatap Muka/Praktek Sekolah .000 2 a.Honor pengawas Ujian .000 50.000.000 200.000 1.000 45.Lampiran 51 BIAYA PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN SMK KEHUTANAN SEBAGAI BATAS TERTINGGI No 1 1 Uraian Kegiatan 2 Insentif .Bahan uji kompetensi kejuruan Honor-honor .Honor Panitia ujian .500.000 15.Tenaga Medis/Paramedis .000 35.000 1.Honor Pengembangan diri .000 200.500.000 150.Lembar Kerja Siswa .Bahan obat-obatan PI .Wali Asrama .Pembimbing praktik industri eksternal .000 40.Pendamping praktik lapang/industri .Bahan buku pelajaran / Lembar Kerja Siswa .000 50.Bahan praktik lapangan / PI . siswa/smtr siswa siswa/smtr angkatan siswa siswa siswa/smtr siswa/thn siswa/thn MA/siswa siswa/smtr siswa 150.Guru pembimbing konseling .000 6.000 50.Wali Kelas .000 30.Honor Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru .000 750.000 35.Kepala Sekolah = Golongan III = Golongan IV . jpl jpl jpl jpl jpl OH OH MA OH siswa OH OJ 50.000 300.000 50.000 250.Honor penulisan ijazah/STTB .000 640.) 4 OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 570.Wakil Kepala Sekolah/Ketua Program/WMM .000 136 .

000 24.Operasional Lomba Karya Siswa .000 at cost at cost at cost at cost at cost 3 semester 10. OT OT OT OJ siswa siswa 150.Operasional laboratorium .Penjajakan/monitoring lokasi praktik industri .000.Transport siswa dalam rangka PI .Akomodasi dan konsumsi siswa dalam rangka praktek industri Perjalanan: .Opersional asrama .Akomodasi dan konsumsi siswa dlm rangka PL/PI .Operasional kegiatan ekstrakurkuler .Operasional pelaksanaan psikotest .Opersional praktik industri .Operasional MOPD .Konsumsi peserta didik .000 at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost d.Akomodasi dan konsumsi pembimbing/panitia PL/PI .Operasional pengelolaan laboratorium .Konsultasi penyelenggaraan SMK Kehutanan . Uraian Kegiatan 2 Operasional: .Transport LKS Lain-Lain: .Operasional kesiswaan .Operasional penerimaan peserta didik baru .perjalanan PPDB . Fotocopy.) 4 siswa OH smtr/paket bln bln bln bln angkatan paket siswa Kegiatan OH OH Bulan Bulan Paket Orang OH OH 75.000 137 . pelaporan Satuan 3 Biaya (Rp.Akomodasi dan konsumsi Pembimbing/panitia praktek industri .Operasional kegiatan ekstrakurikuler .Penggandaan.Biaya evaluasi per semester .000 at cost at cost at cost 2.Operasional wisuda .000. dokumentasi.Transport pendamping/Panitia PI .No 1 c.Operasional pelaksanaan pemeriksaan kesehatan .

000.Dokumentasi foto dan video .000 500.000 100.Narasumber Penyelenggaraan Jumpa Pers Pimpinan Kemenhut di Daerah dengan Media Massa .000 200.000 110.000 100.000 100.000 110.000 110.Biaya transport undangan kru televisi .000 17.Biaya transport undangan kru televisi daerah .Sewa tempat .000 100.000.000 100.000 - 110.000 9.000.Biaya transport undangan wartawan koresponden media cetak/radio pusat transport undangan wartawan media cetak/radio daerah .000 9.000 110.000 eks karakter 1/4 . 1 Nama Kegiatan Penyelenggaraan Jumpa Pers Pimpinan Kemenhut di Pusat dengan Media Massa .) Keterangan at cost at cost sesuai tabel 5 2 110.Biaya transport undangan wartawan cetak/radio .000 5.000 110.000 17.000 5.Konsumsi (makan dan snack) .000 500.Biaya .Dokumentasi foto dan video .Penggandaan bahan .500.000 100.1/2 halaman Tulisan dan gambar berwarna 1 Terbit at cost 1 Judul 100.000 - at cost at cost sesuai tabel 5 3 1 Terbit Media Cetak Nasional Oplah minimal 50.Narasumber Tulisan Smart Media Biaya per penerbitan : Tema : Pembangunan Kehutanan Format : Standar Pemuatan Pengumpulan bahan Penulisan dan Layout materi Volume Satuan 1 JUMPA PERS 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 orang orang orang Judul Judul event JPL JUMPA PERS orang orang orang orang orang med ctk paket paket event JPL 110.Bantuan biaya pengiriman berita ke redaksi pusat 30 media massa .000 110.000 500.000 200.500.Sewa tempat .000 500.000 100.000 100.000 Harga (Rp.Penggandaan bahan .000 - 138 .000.000.000 110.000 110.000.) JUMLAH (Rp.Lampiran 52 SATUAN HARGA KEGIATAN KEHUMASAN LINGKUP KEMENTERIAN KEHUTANAN TAHUN ANGGARAN 2013 SEBAGAI BATAS TERTINGGI No.Konsumsi (makan dan snack) .000 110.000 100.Biaya transport undangan kru televisi kontributor pusat .

000 5 Tulisan Inforial Biaya per penerbitan : .000.Pengumpulan bahan .500.500.000 - Media Cetak Nasional Oplah minimal 15.000.000 eks Volumen tulisan 1/4 .1 halaman Tulisan dan gambar berwarna Materi promosi at cost 6 Penulisan Khusus Berita Kehutanan Biaya per penerbitan : Tema : Pembangunan Kehutanan Format : Standar Honor Penulis Naskah Berita Pemuatan Naskah Berita 7 Ideal di muat dalam 4 media cetak nasional Oplah minimal 10.500.1/2 halaman Gambar berwarna at cost 139 .000 7.000 - Media Cetak Nasional Oplah minimal 15.4 Tulisan Advertorial Biaya per penerbitan : .000 5.000.Tema : Pembangunan Kehutanan .Penulisan dan Layout materi 1 Terbit Media Cetak Nasional Oplah minimal 30.000.000 5.1 halaman Tulisan dan gambar berwarna Materi promosi at cost 1 Terbit at cost 1 Judul 1 Terbit 80.000.000 eks Volume tulisan t1/2 .000 - 40.000 eks Volumen tulisan 1/4 .000 2.Pengumpulan bahan .Tema : Pembangunan Kehutanan .000 eks Volumen tulisan 1/4 .000 Iklan Gambar di Media Cetak Biaya per penerbitan : Tema : Pembangunan Kehutanan Format : Standar Pemuatan Design Gambar - 1 Terbit at cost 40.Penulisan dan Layout materi 1 Terbit at cost 1 Judul 1 Media 60.Format : Standar .000 7.000 5.Pemuatan .000 5.500.000.000.000.000 80.000.Format : Standar .000.1/2 halaman Materi kebijakan Kemenhut 1 naskah 1 media 1 Terbit x x 1 1 2.Pemuatan .000 60.

500.000 2.000 4.000 2.500.000 2.000 2.000.000 4.000 - 1 1 1 1 1 1 1 1 at cost at cost paket orang orang orang orang orang Keg paket 5.000 3.000.000.000 2.30 menit) A Pra Produksi Storyboard Pengumpulan Bahan 1 naskah at cost 7.000.000.000 2.000 4.000 3.000 3.500.000 2.000 2.000.000.000 5.000.000 7.500.000 sesuai tabel 5 1 1 1 1 1 orang naskah orang orang orang 3.000.000.000 2.000.000 140 .000.000.000.000.000 2.000.000 at cost at cost at cost - - 9 Pembuatan feature berita TV kebijakan pembangunan kehutanan (durasi 15 .000.8 Pembuatan feature berita TV kebijakan pembangunan kehutanan (durasi 0 .000.000 2.000 2.000 2.000.000.000.000 4.000.000 3.000 3.15 menit) A Pra Produksi Storyboard Pengumpulan Bahan B Produksi Tiket Pesawat Sewa Kendaraan Konsumsi Cameraman Reporter Lightingman Nara Sumber Human Example Porter Peralatan Standart Broardcast C Pasca Produksi Voice Over Script Pembuat Naskah/narasi/script Editing Mixing Sensor D Penayangan Blocking Time Program yang sedang berjalan Sisipan pada program acara 1 naskah at cost 2.000.000 15.000.000.

000 5.000.500.000 5.000 2.000 5.000.000 3.000 at cost at cost at cost 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 OK OK OK OJ OJ OJ OJ OJ naskah OJ OH 500.000.500.000.000 3.500.000 2.000 4.000.500.000 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 18 sesuai tabel 18 sesuai tabel 5 141 .000 3.000.000.500.500.500.000 3.000.000.500.000 3.000 3.000 500.000.000 3.000 2.000.000 5.000.000 3.000.000.000 15.B Produksi Tiket Pesawat Sewa Kendaraan Konsumsi Cameraman Reporter Lightingman Nara Sumber Human Example Porter Peralatan Standart Broardcast C Pasca Produksi Voice Over Script Pembuat Naskah/narasi/script Editing Mixing Sensor D Penayangan Blocking Time Program yang sudang berjalan Sisipan pada program acara 10 Pelaksanaan Orientasi Jurnalistik Kehutanan di Jabodetabek A Honor Penanggung Jawab Ketua/Wakil Ketua Anggota Narasumber (Menteri) Narasumber (Eselon I) Narasumber (Eselon II) Narasumber (Pakar/Praktisi/Pembicara Khusus) Asistem Narasumber Pembuat Makalah Moderator Peserta (Wartawan) 1 1 1 1 1 1 1 1 at cost at cost paket orang orang orang orang orang orang paket 5.000.500.000 2.500.000 5.000.000 3.000 3.000 2.000 at cost sesuai tabel 5 1 1 1 1 1 orang naskah orang orang orang 4.000 5.000 2.

000.000 2.000 200.000 100.000 1.000.010.000 Di dalam kota 2 Rp.000 400.000 200.500.000.000 100.000 500.000 200.000.500.000.000 325.000 D Akomodasi dan Transportasi Paket Meeting Room Sewa Komputer Sewa Bus Sewa Mobil Konsumsi Sewa LCD Proyektor Sewa Screen Mini Garden E Lain-lain Rapat Persiapan Laporan Kegiatan at cost at cost at cost 1 buah 1 buah at cost at cost at cost at cost 3.000 500.000 200.000 800.000 Panitia Narasumber Peserta Fotografer Pembaca Doa MC LO (Liasion Officer) 1 1 1 1 1 1 1 OK OK OK OK OK OK OK 200.000.000 4.000 200.010.000 4.000 200.000 142 .000 200.000 800.000 250. 110.000 2.000 500.000.000.000 200.000 1.000 200.000 1 1 1 1 1 1 at cost orang buah buah buah buah kegiatan 250.000 200.000 1.000 25.000 - 1 orang 1 Paket 1.000 400.000 25.Peserta (Kehutanan) Rohaniawan MC LO (Liasion Officer) B ATK Penggandaan Makalah Pengadaan Perlengkapan Peserta Pembuatan Sertifikat Pembuatan Plakat Pembuatan Backdrop Pembuatan Spanduk Perlengkapan ATK C Transport Bantuan Transport Bantuan Transport Bantuan Transport Bantuan Transport Bantuan Transport Bantuan Transport Bantuan Transport 1 1 1 1 OH OK OK OK 325.000 200.000 200.000 1.000 3.000 200.000 500.000 1.

000 110.Panitia daerah .Narasumber setingkat Eselon II .Konsumsi (makan dan snack) tarif hotel .Narasumber setingkat Eselon I .000 110.000 100.000 100.000 500.000 110.000 100.000 110.Panitia pusat dan daerah Bantuan transport : .000 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 18 sesuai tabel 5 Ideal diikuti oleh minimal 7 media Publikasi pembangunan Kemenhut 1 PERTEMUAN 1 1 1 1 orang orang orang orang at cost at cost 110.000 300.Moderator .000 110.000 100.000 110.000.000 110.000 110.Pembuat makalah .000 100.000 20.Wartawan daerah .Ketua dan Wakil Ketua .Konsumsi (makan) .Penggandaan bahan at cost 1 OH 1 hari 1 OK at cost 1 OK at cost 1 OK 1 OK 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 OJ OJ OJ naskah OK orang orang orang orang orang at cost 1.000 110.000 100.11 Penyelenggaraan kegiatan kunjungan orientasi jurnalistik ke daerah Rincian perkegiatan : Tiket pesawat wartawan pusat Pengumpulan materi Kunjungan lapangan : .000 80.000 110.Bantuan transport undangan kru televisi .Konsumsi pertemuan dengan masyarakat Akomodasi dan konsmsi : Hotel wartawan pusat Konsumsi wartawan pusat Diskusi hasil kunjungan lapangan : .000 20.Bantuan transport undangan wartawan cetak/radio .Sewa kendaraan operasional .000 300.Narasumber .000 - 143 .Bantuan transport undangan Pemimpin Redaksi .000 500.000 110.000.Snacks/cofee break honor : .000 80.Sewa ruang pertemuan .Dokumentasi foto dan video .000 1.Peserta Dokumentasi foto dan video 12 Penyelenggaraan Pertemuan Pimpinan Kemenhut/Dialog dengan Pimpinan Media Massa di Luar Kantor .000 110.000 110.

000 1.000 110.Honor moderator 14 Penyelenggaraan Pertemuan Pimpinan Pusat Humas/Dialog dengan wartawan Media Massa di Luar Kantor .000 110.000 110.000 1.Konsumsi (makan dan snack) tarif hotel .Honor narasumber Eselon I .000 110.000 - sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 13 Penyelenggaraan Pertemuan Pimpinan Kemenhut/Dialog dengan Redaktur Pelaksana Media Massa di Luar Kantor .000 1.Bantuan transport undangan kru televisi .Dokumentasi foto dan video .150.Bantuan transport undangan wartawan cetak/radio .Honor narasumber Menteri .Honor narasumber Eselon I .000 1.Honor narasumber Pemimpin Redaksi .000 110.000 110.000 110.Honor narasumber Pemimpin Redaksi .000 - sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 144 .Penggandaan bahan .150.Sewa tempat .000 110.150.150.Honor narasumber Eselon II .Sewa tempat .- Sewa tempat Honor narasumber Honor narasumber Honor narasumber Honor narasumber Honor moderator Menteri Eselon I Eselon II Pemimpin Redaksi 1 1 1 1 1 at cost OJ OJ OJ OJ orang 1.Konsumsi (makan dan snack) tarif hotel .Honor narasumber Menteri .000 - 1.Bantuan transport undangan wartawan cetak/radio .Dokumentasi foto dan video .Penggandaan bahan .150.000 110.150.Honor moderator 1 PERTEMUAN 1 orang 1 tim 1 orang at cost at cost at cost at cost 1 OJ 1 OJ 1 OJ 1 OJ 1 orang 1 PERTEMUAN 1 tim 1 orang at cost at cost at cost at cost 1 OJ 1 OJ 1 OJ 1 OJ 1 orang 110.Bantuan transport undangan Redaktur Pelaksana .Honor narasumber Eselon II .Bantuan transport undangan kru televisi .

000 2.000.000 2.000 250.000 3.000. sensor 17 Pameran Pembangunan Kehutanan di Pusat Biaya per penyelenggaraan : Sewa lahan/sewa booth Lay Out Design Stand Booth Panel Poster Display Produk Booth Gudang Wadah/Box Peraga Tanaman Dekorasi Sewa Video Player.000 1.000.000 2.000 5.000.000 18.000 - 1 1 1 1 1 1 sesuai tabel 5 1 siar at cost orang orang orang orang orang orang at cost at cost at cost 3.500. mixing.000.000 7.000 1.500.000 5.000.000 5.000 1.000.000.000.500.000 3.000 3. dll Editing.000 - 1 1 1 1 1 1 sesuai tabel 5 1 1 1 1 1 1 1 1 m2 paket buah buah at cost buah paket at cost buah orang shift 3.500.500.000 2.000 2.500.000 2. soundsixtem.000 145 .000 3.000.000.000 1. dll Editing.000 5.500.000.000 18.000 12.000 7.000 7.000 5.000 12.000 7. lighting. soundsixtem.000.500.000.000. sensor 16 Dialog interaktif di TV durasi 30-60 menit Biaya per paket : Blocking segmen time Narasumber Pembawa acara Produser Cameraman Penata rias Pengarah acara Peralatan Studio.000 3.000. mixing.500.000 1.000 5.000. Televisi dan Tata Lampu Photo Paper Printing Pemandu 1 siar at cost orang orang orang orang orang orang at cost at cost at cost 2.000.000.000.000.500.000 2.750.750.000 1.15 Dialog interaktif di TV durasi <30 menit Biaya per paket : Blocking segmen time Narasumber Pembawa acara Produser Cameraman Penata rias Pengarah acara Peralatan Studio. lighting.000.000.

Booth Panel Poster ukuran 80cm x 50cm x 200 cm .000 146 .200.000 15.000.000 2.000 1.700.000 7.000 1.000.000 5.000.000.Baliho .500.000.000 3.000 1.800.000 2.Sewa Sound System.000 3.000 3.000 - 1 buah 1 buah 1.000 3.000 2.300.000.700.18 Pameran Pembangunan Kehutanan di Daerah Biaya per event : Sewa lahan Booth Panel Poster Display Produk Booth Gudang Wadah/Box Peraga Tanaman Dekorasi Photo Paper Printing Guide/Pemandu (3 hari x 3 orang x Rp.300.000.000 3.200.000.000 4.Booth Gudang ukuran 280cm x 260cm x 300cm .000 1 1 1 1 1 1 1 1 buah buah buah buah buah buah paket buah at cost 4.000.000 5.Tanaman Dekorasi .800.000.000 5.500.000 1 buah 1 buah 1 buah at cost 1 m2 150.000.000 150.000.500.-) 19 Pameran Indogreen Forestry Ekspo Tahun 2013 I Booth Stand .000 1.000.000.000 15.000 3.Wadah/Box Peraga ukuran tinggi 60cm x 75cm x 90cm .000.Poster.000 3.000.Poster Film ukuran 50cm x 75cm .000 5.000 500. Tata Lampu II Materi Pameran . Audio Video.000.000 500.000 5.000.000.Photopaper Printing ukuran 60cm x 80cm III Materi Pendukung Pameran .Entrance Gate ukuran 300cm x 100cm x 400cm .000.000 7.000.000 - 4.Booth Tema ukuran 300cm x 200cm x 200cm .Kaos + Topi .000 1.000 5.000.000 3.000 18.000 2.000 18. Umbul-umbul IV Sewa Lahan Pameran (3m x 15m) 1 m2 1 buah 1 buah at cost 1 buah 1 paket 1 buah 1 shift 2.000.000 5.Backdrop . Spanduk.000. 200.000.000.Gapura Entrance ukuran 600cm x 300cm .000 5.000 4.000 2.Display Produk ukuran 20cm x 80cm .500.000.

000 2.000.500.000 3. Tata Lampu II Materi Pameran .000 3.500.000 1.Booth Tema ukuran 300cm x 200cm x 200cm .Baliho .000.000.000.000 1.000.000 400.000 5. Umbul-umbul IV Sewa Lahan Pameran (3m x 15m) Ekspose Kehutanan Tahun 2013 di Daerah I Booth Stand .Booth Gudang ukuran 280cm x 260cm x 300cm .Tanaman Dekorasi .Display Produk ukuran 20cm x 80cm .000 1.000 400.500.000.000 3.000.000 1.Backdrop .Sewa Sound System.Wadah/Box Peraga ukuran tinggi 60cm x 75cm x 90cm .500.000 - 147 .000 2.Photopaper Printing ukuran 60cm x 80cm III Materi Pendukung Pameran .Entrance Gate ukuran 300cm x 100cm x 400cm .000 4.000 2.000.000 500.500.000.000 4.500.500.Gapura Entrance ukuran 600cm x 300cm .000 5.Gapura Entrance ukuran 600cm x 300cm .000.000 4.500.000 3.Display Produk ukuran 20cm x 80cm .000.000.000.000 2.300.20 Pameran Expo Kehutanan Tahun 2013 di Pusat I Booth Stand .500.000 3.000 5. Spanduk.000 2.500.000.000 3.000.Booth Tema ukuran 300cm x 200cm x 200cm .000 7.000 1 buah 1 buah 1 buah at cost 1 m2 150.500.Booth Gudang ukuran 280cm x 260cm x 300cm .200.Kaos + Topi .Tanaman Dekorasi .Poster Film ukuran 50cm x 75cm .Wadah/Box Peraga ukuran tinggi 60cm x 75cm x 90cm .500.Booth Panel Poster ukuran 80cm x 50cm x 200 cm .Sewa Sound System.000 1. Audio Video.000 2.Poster. Tata Lampu 1 1 1 1 1 1 1 1 1 buah buah buah buah buah buah paket buah paket 4.000.200.250.000.300.000 5.Entrance Gate ukuran 300cm x 100cm x 400cm .000 1.000 1 1 1 1 1 1 1 1 buah buah buah buah buah buah paket buah at cost 4.000.000 4.000.000 500.000 5.000 4.000 150.000.000 1.000 3.000 1 buah 1 buah 1.000 5.000 4.000 - 4.Booth Panel Poster ukuran 80cm x 50cm x 200 cm . Audio Video.000 7.000 4.250.000 3.000.000.

000 5.000 5 media TV (10 orang) dan 10 media cetak nasional 1 naskah 1 media 3.Kaos + Topi .000 500.000.000.000.000 500.000.Uang saku .000 500.Bantuan transport kehadiran wartawan untuk meliput .000 2.250.250.Photopaper Printing ukuran 60cm x 80cm III Materi Pendukung Pameran .Kepala Sub Bidang .Honor penulisan naskah .Tiket wartawan PP .000.000 500.750.000.000 1.200.000 1.Kepala Pusat .Upah penyusunan naskah pidato .750.Penginapan .000 5. Seminar dll) .Uang makan . Insentif Kegiatan Kehumasan .Backdrop .000 450.000 4.000 450.000 1 m2 1 ORANG at cost at cost at cost 1 orang 1 orang 1 media 2.000 250.000 Ideal 1 Tim Peliputan : 1 orang 1 orang 1 1 1 1 1 bulan bulan bulan bulan ORANG 250.Kepala Bidang .000 3.Baliho .000.000 1.Poster Film ukuran 50cm x 75cm .000.000 1.000 750. Honor.000 750.000 2.000.500.000 250.000 4.000 1.000 500.300.000.Transportasi lokal .Insentif/uang kerja harian wartawan dalam kunjungan jurnalistik 23 Liputan Kegiatan Menteri Kehutanan/Pejabat Eselon I (Lokakarya.Poster.000 2.000 Ideal 1 Tim Peliputan : 2 media TV (4 orang) dan 2 media cetak nasional 1 naskah 1 judul 1 OH 250.300.000 4. Spanduk.000 1 1 1 1 buah buah buah buah 150.000.000 500.000.000 500.200.000 250.Pemuatan 1 naskah 1 buah 1 buah 1.000 250. Umbul-umbul IV Sewa Lahan Pameran (3m x 15m) 21 Penyebarluasan Informasi Kegiatan Kunjungan Menteri Kehutanan/Eselon I di Daerah Rincian biaya per 1 orang/media/3 hari .000 1.000 4.Bantuan transport kehadiran crew televisi untuk meliput 24 Pemberian Tunjangan Fasilitas Komunikasi Pimpinan PusHumas .500.000 1.000 500.II Materi Pameran .000 Ideal Jumlah Pemuatan : 4 media nasional 148 .000 1.Staff Penghubung Kehumasan 25 Paket Penulisan Feature Berita Kebijakan Pembangunan Kemenhut di Media Cetak Rincian biaya per media .Honor penulisan artikel di Majalah Kehutanan Indonesia .000 150.Jasa pemuatan berita 22 Upah.000 1.

Desain tata letak .000 500.Cetakan poster desain biasa 29 Pencetakan Buku Informasi Pembangunan Kehutanan 50-150 Halaman (1.Master plat .250 500. Poster Penyusunan dan desain booklet: .Cetakan leaflet Penyusunan dan desain poster: .000.000 500.500.000.Upah penyusunan naskah .000 500.000 400.000 1 1 1 1 1 tayang tayang tayang tayang tayang 3.000 200.Master plat .Upah desain cover.000 1 JUDUL 8.000 30.000.000 50.000.000.Tayangan bergerak .000 7.000.000.Master plat .Foto dokumentasi .000.000.000 5.000 1.100 600.000 15.000.000 170.000 1.000.000.000 150.000 3.000) 1 1 1 1 1 1 1 paket episode episode paket paket paket paket 170.000 2.000.000 3.000 175. durasi 4-5 menit (lagu) .000.000 500.000 Eksemplar) Bahan: .100.000.000 40.000 500.Jingle/filler.Upah penyusunan naskah .Pembuatan film/video klip Kehutanan .000.000 5.000 40.000.000 35.000. hunting gambar.000.000 7.Slide dokumentasi .000 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1000 naskah desain plat eksp naskah desain plat eksp naskah desain plat eksp 600.Tayangan bergerak prime time .000.000 4.000 400.000 150.250 500.000 3.000.000 1.26 Pembuatan Produksi Film/Video Klip Pembangunan Kehutanan . Leaflet.000 200. studi pustaka dan dummy .000 1.000.000.000.Upah desain cover.000.000.Kertas art paper 100 gr (14 rim plano x 500.000 7.Company profile 27 Biaya Tayangan Berita dan Himbauan ke Masyarakat di Televisi .000.Pembuatan film dokumenter Kehutanan .000 500.Upah penyusunan naskah .000 1.Tayangan feature TV .000.Multimedia (program) .000 35.Editing naskah .000.000.Tayangan tidak bergerak . studi pustaka dan dummy .000 149 . hunting gambar.000 50.000 30.Cetakan booklet desain biasa Penyusunan dan desain leaflet: .000 1.000 15.000 2.Blocking time TV 28 Pembuatan dan Desain Booklet.000 4.000 175.000.

000 7.750.Editor .000 1 EDISI 2500 eksp 37.000 400. 6. Pelaksana Redaksi) .Penanggung Jawab .000 9.000 175.000 6.000 150 .000) Setting Lay out Cover art cartoon 300 gr (100 lbr x 6000) Ongkos cetak Laminating doff (1000 expl x 3400) 1 JUDUL 18.000 150.000 350.Ongkos cetak .000 100.500.000.Plate (125 plate x 250.000 500.000 150.000.400.Kertas art paper 100 gr (14 rim plano x Rp.Penanggung Jawab .000 85.Desain Grafis (Fotografer) 33 Honor Pengelola Website .500 93.000 6.000 400.500.750.000 1 1 1 1 1 1 1500 OB OB OB OB OB hlmn karakter 500.000.000 75.000 300.Penyunting/Editor .250.Cover art cartoon 300 gr (1000 lbr x Rp.500.000 300.000 1.000 7.Pembuat artikel .000) .000 175.Sekretariat (Keuangan.000) .000 250.000 1 1 1 1 1 1 Oter Oter Oter hlmn Oter Oter 400. Distribusi.000 75.000 250.000 3. Administrasi.Majalah Kehutanan Indonesia 12 Edisi 32 Honor Pengelola Majalah Kehutanan Indonesia . 500.000 100.000 300.000 7.Editing naskah .000 1.000.000 450.000.Pembuat Artikel (Reporter) .000 400. 3.Penerjemah 8.000) .Web Developer .000 350.000 450. Dewan Redaksi.Laminating doff (1000 expl x Rp.000 30 Pencetakan Buku Informasi Pembangunan Kehutanan 150-250 Halaman (1. Dokumentasi) .- Plate (75 plate x 250.400.Lay out .000 Eksemplar) Bahan: .000.Setting .Redaktur .Redaktur (Pemimpin Redaksi.Web Admin .000 85.000 9.400) 31 Penerbitan Majalah Kehutanan Indonesia .000 300.000 3.000.000 31.

000 100.000 2.000 125.Pembuatan paket dokumentasi pembangunan kehutanan durasi 0-15 menit di televisi .000.Siaran langsung pandangan mata .000.000 100.Disain dan Cetak 38 Pembuatan Umbul-umbul .Penayangan/siar iklan/iklan addlips 1 1 1 1 1 siar siar judul judul siar 100.000.000. drama.000.000 50.Sinetron.Dialog.Pembuatan paket dokumentasi pembangunan kehutanan durasi 15-30 menit di televisi .000 265. talk show dll.000. talk show dll.000 500.34 Kegiatan Ceremonial Kehumasan/Sosialisasi/Diskusi/ Pertemuan/Workshop .000 265.000 500.000 200.000 100.000 30.000.000 100.000 150. wawancara.000 750.000 100.Feature/drama .000 500.000 5.000.Dialog.000 1 siar 1 siar 1 episode 1 siar 1 1 1 1 1 1 siar siar siar siar judul kali 50.000 200.000 150.000 30.000.000 151 .500.000.Desain dan Cetak 36 Pembuatan Backdrop .Desain dan Cetak 37 Pembuatan Spanduk .000.000.Wawancara/dialog .000 200.000.000 350.Pembuatan & penayangan feature berita televisi durasi 4-15 menit . dll (durasi 30-60 menit) .Pembuatan & penayangan feature berita televisi durasi 15-30 menit .Honor MC .000 350.000 2.000 350.Berita khusus .000 150.Pembuatan iklan telop (running text) 41 Pembuatan Paket Siaran Pembangunan Kehutanan di Radio .000 20.Pembuatan iklan tayangan tidak bergerak .Honor Asisten Pembicara 35 Pembuatan Banner Kegiatan Kehumasan .000.000 STANDAR HARGA SATUAN PAKET 40 Pembuatan Paket Siaran Pembangunan Kehutanan di Televisi .000 750.000 350.000.000.000.000.000 200.000 5.000. Durasi 30-60 menit .Pembuatan/produksi iklan . Durasi 15-30 menit .000.000.000 200.000.000.000 125.000 100.000 5.000 100. wawancara.000 20.000.Disain dan Cetak 1 OK 1 OJ 1 M2 1 M2 1 meter 1 buah 1 buah 500.Disain dan Cetak 39 Pembuatan Souvenir Kehutanan .000 5.000.500.000 200.000 150.000.

42 Pemasangan Iklan di Media Cetak/Majalah .000 eks vol tulisan 1/4 s.000. .000 eks volume tulisan 1/4 s.000.000 75.000 75.000 152 .000 eks vol 1/4 s.d 1 hal berwarna.000.Tulisan Media cetak nasional oplah 50.000.000. .000 100.000 150.d 1/2 hal. 1 Terbit 1 Terbit 1 Terbit 1 Terbit 150. 10.000 50. .000.Tulisan Media cetak nasional oplah minimal 30.000 50.Iklan gambar media cetak nasional oplah min.000.000 eks vol gambar 1/4 s.d 1/2 hal berwarna.000 100.000.Penulisan khusus pembangunan kehutanan media cetak nasional oplah min 10.d 1 hal berwarna.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful