PERATURAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KEHUTANAN NOMOR : P.

3/II-KEU/2012 TENTANG PEDOMAN HARGA SATUAN POKOK KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2013 LINGKUP KEMENTERIAN KEHUTANAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KEHUTANAN, Menimbang : a. bahwa dengan Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Nomor P.1/II-Keu/2011 telah ditetapkan Pedoman Harga Satuan Pokok Kegiatan Tahun Anggaran 2012 lingkup Kementerian Kehutanan;

b. bahwa dengan adanya Peraturan Menteri Keuangan Nomor. 37/PMK.02/2012 tentang Standar Biaya Tahun Anggaran 2013, dan tingkat perkembangan harga yang berlaku saat ini, maka Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Nomor P.1/II-Keu/2011 tentang Pedoman Harga Satuan Pokok Kegiatan Tahun Anggaran 2012, perlu disempurnakan kembali dengan Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355); 3. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);

4. Peraturan .......

4. Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/ Lembaga (Lembaga Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 152, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5178); 5. Keputusan Presiden RI Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan APBN sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 72 Tahun 2004; 6. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 59/P Tahun 2011; 7. Peraturan Presiden RI Nomor 54 Tahun Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah; 2010 tentang

8. Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.40/Menhut-II/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kehutanan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 405); 9. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 36/PMK.02/2012 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK.02/2011 tentang Standar Biaya Tahun Anggaran 2012; 10. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37/PMK.02/2012 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2013. MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KEHUTANAN TENTANG PEDOMAN HARGA SATUAN POKOK KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2013 LINGKUP KEMENTERIAN KEHUTANAN. KESATU : Pedoman untuk Harga Satuan Pokok Kegiatan Tahun 2013 Lingkup Kementerian Kehutanan adalah sebagaimana tercantum dalam lampiran Peraturan ini. : Harga Standar Biaya Keluaran yang bersifat teknis operasional/ bersifat khusus ditetapkan tersendiri oleh Menteri Keuangan atas usulan Eselon I melalui Menteri Kehutanan. : Menginstruksikan kepada Para Pejabat lingkup Kementerian Kehutanan dan Dinas/Instansi yang menangani Bidang Kehutanan sebagai pelaksana anggaran untuk melaksanakan Pedoman Harga Satuan Pokok Kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU. KEEMPAT .......

KEDUA

KETIGA

KEEMPAT

: Dalam hal terjadi perubahan nomenklatur dan kenaikan tarif setelah Peraturan ini ditetapkan, sepanjang anggaran kegiatan disediakan dalam dokumen anggaran, kegiatan dapat dilaksanakan dengan menggunakan nomenklatur dan tarif baru. : a. Harga Satuan Pokok Kegiatan Tahun Anggaran 2013 sebagaimana dimaksud pada amar 1, merupakan batas tertinggi dan estimasi yang digunakan sebagai pedoman bagi Satuan Kerja, untuk menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-K/L) dan sebagai pelaksanaan Anggaran DIPA Tahun 2013; b. Sebagai batas tertinggi sebagaimana dimaksud pada butir 2 merupakan besaran biaya yang tidak dapat dilampaui; c. Estimasi sebagaimana dimaksud pada butir 2 dapat dilampaui sepanjang disesuaikan dengan harga pasar dan ketersediaan alokasi anggaran dengan memperhatikan prinsip ekonomis, efisiensi, efektifitas, serta mengacu pada peraturan perundangundangan.

KELIMA

KEENAM

: Dengan ditetapkannya Peraturan ini, maka Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Nomor P.1/II-Keu/2011 tentang Pedoman Harga Satuan Pokok Kegiatan Tahun Anggaran 2012 Lingkup Kementerian Kehutanan tetap berlaku sebagai dasar pelaksanaan anggaran DIPA Tahun Anggaran 2012 sampai dengan berakhirnya Tahun Anggaran; : Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

KETUJUH

Ditetapkan : di Jakarta Pada tanggal : 24 Juli 2012 SEKRETARIS JENDERAL, TTD. Dr. Ir. HADI DARYANTO, D.E.A NIP. 19571020 198203 1 002

melaksanakan tugas-tugas pengelolaan keuangan. selain itu juga dapat berfungsi sebagai batas tertinggi dan estimasi. KETENTUAN UMUM. Pengelola Keuangan adalah Pegawai yang ditunjuk untuk mengelola keuangan yang karena jabatannya dalam struktur Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). ruang rapat lainnya) untuk menyelesaikan pekerjaan secara intensif yang sifatnya mendesak. Pengelola Kegiatan yang selanjutnya disebut HPK adalah uang yang dibayarkan kepada Pengelola Keuangan. e. Bendahara Penerima. d. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). c. Pengelola Kegiatan yang karena jabatannya dalam struktur DIPA. Pengelola Keuangan antara lain Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Pejabat Penanda Tangan SPM. g. penginapan.3/II-KEU/2012 : 24 JULI 2012 PEDOMAN HARGA SATUAN POKOK KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2013 LINGKUP KEMENTERIAN KEHUTANAN I. dan Staf Pengelola Keuangan. Bendahara Pengeluaran. harus segera selesai dan tidak dapat 1 .LAMPIRAN NOMOR TANGGAL : PERATURAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KEHUTANAN. Bendahara Pengeluaran Pembantu. melaksanakan tugas-tugas Pengelola Keuangan. b. : P. h. Pengelola Kegiatan sesuai dengan jabatannya. f. Upah kerja adalah uang yang dibayarkan kepada seseorang baik pegawai negeri/honorer/tenaga kontrak/pegawai harian yang melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu yang sifatnya mendesak dan harus segera diselesaikan dan tidak dapat dilaksanakan oleh pihak ketiga. Staf Pengelola Kegiatan adalah Pegawai Negeri Sipil atau Non Pegawai Negeri Sipil. Harga Satuan Pokok Kegiatan adalah sebagai pedoman bagi Kementerian Kehutanan untuk menyusun biaya komponen masukan kegiatan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Kehutanan berbasis kinerja Tahun Anggaran 2013. Honorarium Pengelola Keuangan. Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan : a. Pengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) adalah Pegawai yang ditunjuk atas nama jabatannya untuk menata usahakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lingkup Kementerian Kehutanan. Pengelola Kegiatan adalah Pegawai yang ditunjuk atas nama jabatannya untuk mengelola kegiatan dan melaksanakan tugas-tugas yang ditetapkan oleh Atasannya/Pimpinannya untuk pengelola kegiatan. yang besaran honorariumnya ditetapkan dengan Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dengan tugas membantu kegiatan. Konsinyering adalah mengumpulkan pegawai disuatu tempat (hotel.

Ruang Pertemuan (termasuk OHP. r. Alat Tulis. uang saku. Mikropon. dan transpor lokal). Komponen paket mencakup minuman selamat datang. Standard Sound System. Air mineral dan Permen). untuk kepentingan negara atas perintah pejabat yang berwenang dengan tarif sesuai ketentuan Menteri Keuangan. Makan (3 kali) . Paket Full Board adalah kegiatan yang dilakukan di luar kantor sehari penuh dan bermalam/menginap. Perjalanan Dinas kurang dari 6 jam dan jaraknya maksimal 5 (lima) kilometer dari batas kota adalah perjalanan dalam kota yang dilakukan oleh petugas keluar kantor pergi pulang. Standard Sound System. yang tidak berkedudukan sebagai pegawai negeri. kursi. Komponen paket mencakup Minuman Selamat Datang. p. Ruang Pertemuan (termasuk OHP. q. Biaya Perjalanan Dinas Jabatan merupakan perjalanan dinas dari tempat kedudukan ke tempat yang dituju dan kembali ke tempat kedudukan semula. n. Air mineral dan Permen). Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Mikropon. terdiri dari: uang harian (yang meliputi uang makan. Perjalanan Dinas Jabatan adalah perjalanan keluar dari tempat kedudukan (kantor) lebih dari 6 jam dan jaraknya maksimal 5 (lima) Km dari batas kota. dan sewa kendaraan dalam kota. dan fasilitas gedung pertemuan lainnya. 2 . rehat kopi dan snack 1 kali. biaya transport pegawai. Paket Full day adalah kegiatan yang dilakukan di luar kantor minimal 8 (delapan) jam tanpa menginap. White board. Flip Chart. j. makan 1 kali (siang). Rehat Kopi dan Snack (2 kali). akomodasi satu malam. l. k. i. Flip Chart.dikerjakan di kantor serta dilarang meninggalkan tempat kerja selama kegiatan berlangsung. Air mineral dan Permen). Mikropon. Komponen paket full board mencakup : minuman selamat datang. Podium. Pegawai Negeri adalah Pegawai Negeri Sipil. Gedung Pertemuan adalah gedung yang biasa digunakan untuk pertemuan dengan kapasitas lebih dari 300 orang. m. o. biaya penginapan. Alat Tulis. dan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). uang representatif. sudah termasuk sewa meja.Pegawai Tidak Tetap adalah Pegawai yang diangkat untuk jangka waktu tertentu guna melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan yang bersifat teknis profesional dan administrasi sesuai dengan kerangka sistem kepegawaian. sound system. White board. Makan 2 kali (siang dan malam). Podium. Paket Half day adalah kegiatan yang dilakukan di luar kantor selama setengah hari (minimal 5 jam). Alat Tulis. Ruang Pertemuan (termasuk OHP. White board. Uang Saku adalah salah satu komponen dalam uang harian yang dibayarkan untuk perjalanan dinas jabatan. Flip Chart. Standard Sound System. Rehat Kopi dan Snack (2 kali). Podium.

Staf Pengelola/Bendahara Pengeluaran Pembantu/Petugas Pengelola Administrasi Belanja Pegawai (PPABP)) sebagaimana pada Lampiran 1. dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Jumlah staf pengelola keuangan untuk setiap PPK paling banyak 2 (dua) orang. 3. STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN BERFUNGSI SEBAGAI BATAS TERTINGGI ANGGARAN 2013. termasuk PPABP (Petugas Pengelola Administrasi Belanja Pegawai). diberi honorarium berdasarkan besaran pagu yang dikelola untuk setiap DIPA. Untuk membantu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pelaksanaan administrasi belanja pegawai di lingkungan Satuan Kerja.II. Honorarium Bendahara Pengeluaran Pembantu diberikan mengacu pada honorarium staf pengelola keuangan sesuai dengan dana yang dikelolanya. Jumlah keseluruhan alokasi dana untuk honorarium pengelola keuangan dalam 1 (satu) tahun paling banyak 10 % dari pagu yang dikelola. Untuk KPA yang merangkap sebagai PPK. A. Pejabat Pembuat Komitmen. 5. PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA Honorarium Penanggung Jawab Pengelola Keuangan (Pejabat Kuasa PA. Pengelola Keuangan pada setiap Satuan Kerja. Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dapat menunjuk Petugas Pengelola Administrasi Belanja Pegawai (PPABP). Dalam hal terdapat kegiatan lokasinya berjauhan dengan tempat kedudukan Bendahara Pengeluaran dan/atau beban kerja Bendahara Pengeluaran sangat berat. Pejabat Penanda Tangan SPM. Bendahara Pengeluaran. Menteri Kehutanan atau Pejabat yang diberi kuasa dapat mengangkat satu atau lebih Bendahara Pengeluaran Pembantu guna kelancaran pelaksanaan kegiatan. 4. jumlah staf pengelola keuangan paling banyak 3 (tiga) orang termasuk PPABP (Petugas Pengelola Administrasi Belanja Pegawai). jumlah staf pengelola keuangan paling banyak 6 (enam) orang. 2. Besaran honorarium PPABP diberikan mengacu pada honorarium staf pengelola keuangan sesuai dengan pagu belanja pegawai yang dikelolanya. HONORARIUM KEUANGAN. 3 . Untuk KPA yang dibantu oleh salah satu atau beberapa PPK.

Honorarium Panitia kepanitian.000. sebagaimana pada Lampiran 2. Barang (Non Konstruksi). 1. Honorarium Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan diberikan per bulan (Orang/Bulan). yaitu: a) Panitia Pengadaan b) Panitia Pengadaan c) Panitia Pengadaan Pengadaan Barang/Jasa dibagi menjadi 3 Barang dan Jasa (Konstruksi)..2. HONORARIUM PEKERJAAN PEJABAT/PANITIA PENERIMA HASIL Honorarium Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan. BARANG/ Honorarium Pejabat/Panitia Pengadaan Barang/Jasa/Unit Layanan Pengadaan (ULP). Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri yang ditunjuk oleh Pengguna Anggaran/Kuasa Penguna Anggaran untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan dan menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan kontrak. Untuk paket pengadaan jasa konsultasi yang bernilai paling tinggi Rp.(lima puluh juta rupiah). 50. Honorarium Pejabat Pengadaan Barang/Jasa Honorarium Pejabat Pengadaan Barang/Jasa sebagaimana pada Lampiran 2 nomor urut 1. Anggota Panitia Pengadaan Barang/Jasa sekurangkurangnya 3 (tiga) orang. HONORARIUM PEJABAT/PANITIA PENGADAAN JASA/UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP). 4 .1 Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri yang diangkat oleh Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Barang/Anggaran untuk melaksanakan pemilihan penyedia barang/Anggaran melalui penunjukan langsung/ pengadaan langsung untuk paket pengadaan barang/pekerjaan konstruksi/jasa lainnya yang bernilai paling tinggi Rp.(seratus juta rupiah). sebagaimana pada Lampiran 3. Jasa (Non Konstruksi) Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri yang diangkat oleh Pengguna/Kuasa Pengguna Barang/Jasa menjadi Panitia Pengadaan Barang/Jasa untuk melaksanakan pemilihan penyedia barang/jasa.B..000. Honorarium Panitia Pengadaan Barang/Jasa/ULP Honorarium Panitia Pengadaan Barang/Jasa sebagaimana pada Lampiran 2 nomor urut 1.000. 100. C.000. 2.

D.sedangkan honorarium Panitia Penerima Hasil Pekerjaan diberikan per paket pekerjaan. yaitu: 1. Ketentuan mengenai jumlah pengelola SAI adalah sebagai berikut : 1. HONORARIUM PENGELOLA PNBP Honorarium Pengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas melakukan pengumpulan data. Eselon II atau UAPPA/Barang-Wilayah atau Koordinator UAPPA Wilayah. baik yang dikelola secara prosedur manual maupun terkomputerisasi. 5 . Jumlah alokasi dana untuk honorarium Pengelola PNBP dalam 1 (satu) tahun paling tinggi sebesar 10 % dari penerimaan PNBP setiap Satuan Kerja. Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk mengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Eselon I. UAPPA/Barang-Wilayah yang ditetapkan atas Dasar SK. SAI terdiri dari Sistem Akuntansi Keuangan (SAK) dan Sistem Akuntansi Barang Milik Negara (SABMN).. Jumlah staf/anggota Pengelola PNBP paling banyak 5 (lima) orang. sebagaimana pada Lampiran 5. E. Eselon I. pengikhtisaran sampai dengan pelaporan posisi keuangan dan operasi keuangan pada Kementerian Kehutanan. Honorarium SAI dibagi menjadi 4 unit Akuntansi. 3. 2. sebagaimana pada Lampiran 4. 4. pencatatan. Ditetapkan bukan berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan paling banyak 6 (enam) orang. UAPPA/Barang-E1 yang ditetapkan atas Dasar SK. UAPPA/Barang yang ditetapkan atas Dasar Keputusan Menteri. HONORARIUM PENGELOLA SISTEM AKUNTANSI INSTANSI (SAI) Honorarium Pengelola Sistem Akuntansi Instansi (SAI). Ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan paling banyak 7 (tujuh) orang. 2. UAKPA/Barang yang ditetapkan atas Dasar Sk.

H. HONORARIUM PENELITIAN/PEREKAYASAAN Tabel 2 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.000 300. HONORARIUM PENGURUS/PENYIMPAN BMN Tabel 1 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. Honorarium Penanggung Jawab Pengelola Keuangan pada Satuan Kerja yang Khusus Mengelola Belanja Pegawai dapat diberikan kepada Pegawai Negeri yang ditunjuk untuk melakukan pengelolaan belanja pegawai pada Kementerian Negara/Lembaga/Satuan Kerja sesuai Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang. 2013 (4) A 1 2 3 4 Honorarium Kelebihan Jam Penelitian/Perekayasaan Peneliti/Perekayasa Utama OJ (Maksimum 4 jam/hari) Peneliti/Perekayasa Madya (Maksimum 4 jam/hari) Peneliti/Perekayasa Muda (Maksimum 4 jam/hari) Peneliti/Perekayasa Pertama (Maksimum 4 jam/hari) OJ OJ OJ 60. Jumlah Pejabat/Pegawai yang dapat diberikan honorarium selaku pengurus/penyimpan BMN paling banyak 4 (empat) orang pada tingkat pengguna barang dan 2 (dua) orang pada tingkat kuasa pengguna barang.000 Honorarium Pengurus/Penyimpan BMN diberikan kepada Pejabat/ Pegawai di lingkungan pengguna barang dan kuasa pengguna barang yang melaksanakan tugas rutin selaku pengurus/penyimpan barang berdasarkan Surat Keputusan Pengguna Barang.000 35.000 40. HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN PADA SATUAN KERJA YANG MENGELOLA BELANJA PEGAWAI Honorarium Penanggung Jawab Pengelola Keuangan pada Satuan Kerja yang mengelola Belanja Pegawai sebagaimana pada Lampiran 6. G.000 6 . 2013 (4) 1 2 Tingkat Pengguna Barang Tingkat Kuasa Pengguna Barang OB OB 400.F.000 50.

000 1. Sekretariat Peneliti/Perekayasaan.B 1 2 3 4 5 6 Honorarium Penunjang Penelitian/Perekayasaan Pembantu Peneliti/Perekayasaan OJ Koordinator Peneliti/Perekayasaan Sekretariat Peneliti/Perekayasaan Pengolah Data Petugas Survey Pembantu Lapangan OB OB Penelitian/ Perekayasaan Orang/ Responden OH 20. paling banyak 4 (empat) jam sehari. Petugas Survey. Peneliti/Perekayasa Madya. Catatan: Honorarium Penelitian/Perekayasaan diberikan secara selektif dengan mempertimbangkan prinsip efisiensi dan efektifitas. Peneliti/ Perekayasa Muda.000 80.000 420. dan Peneliti/Perekayasa Pertama yang diberi tugas berdasarkan Surat Perintah dari Pejabat Yang Berwenang untuk melakukan penelitian/perekayasaan. Terhadap Pembantu Peneliti/Perekayasa sebagaimana dimaksud pada huruf a yang berstatus Pegawai Negeri tidak diberikan uang lembur dan uang makan lembur.000 300.540.000 8. HONORARIUM PEREKAYASAAN KELEBIHAN JAM PENELITIAN/ Honorarium atas kelebihan jam kerja normal yang diberikan kepada Fungsional Peneliti/Perekayasa yang terdiri dari Peneliti/ Perekayasa Utama. Pembantu Lapangan yang berdasarkan Surat Perintah Pejabat Yang Berwenang diberi tugas untuk menunjang kegiatan penelitian/perekayasaan yang dilakukan oleh fungsional peneliti/perekayasa. Pengolah Data. 2. HONORARIUM PENUNJANG PENELITIAN/PEREKAYASAAN Honorarium yang diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang terdiri dari Pembantu Peneliti/Perekayasa. dengan tidak diberikan uang lembur dan uang makan lembur. 7 . Koordinator Peneliti/Perekayasa.000 1.

000 2. 8 .000 Honorarium diperuntukan bagi Non-Pegawai Negeri yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Pendamping hanya berperan untuk memfasilitasi bagaimana memecahkan masalah secara bersama-sama dengan masyarakat mulai dari tahap mengidentifikasi permasalahan. mencari alternatif pemecahan masalah sampai pada implementasinya. pengemudi. Pendampingan merupakan kegiatan untuk membantu individu maupun kelompok yang berangkat dari kebutuhan dan kemampuan kelompok yang didampingi dengan mengembangkan proses interaksi dan komunikasi dari oleh dan untuk anggota kelompok. petugas kebersihan dan pramubakti dengan melalui jasa pihak ketiga/diborongkan. serta mengembangkan kesetiakawanan dan solidaritas kelompok dalam rangka tumbuhnya kesadaran sebagai manusia yang utuh sehingga dapat berperan dalam kehidupan masyarakat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.900.300.000 2. J. berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang/kontrak kerja. alokasi honorarium dapat ditambah maksimum sebesar 15% (lima belas persen) dari Satuan Biaya.100. KEBERSIHAN DAN PRAMUBAKTI PETUGAS Tabel 4 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. HONORARIUM NEGERI PENYULUH/PENDAMPING NON-PEGAWAI Tabel 3 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. PENGEMUDI.I.000 2.800.000 1. Untuk satpam. besaran tersebut tidak termasuk seragam dan perlengkapan. 2013 (4) 1 2 Satpam dan Pengemudi Petugas Kebersihan dan Pramubakti OB OB 1.700.000 Honorarium diberikan kepada Non-Pegawai Negeri yang ditunjuk untuk melakukan penyuluhan/pendampingan berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang.500. HONORARIUM SATPAM. 2013 (4) 1 2 3 4 SLTA Sarjana Muda Sarjana Master (S2) OB OB OB OB 1.

HONORARIUM SEKRETARIAT TIM PELAKSANA KEGIATAN Honorarium Sekretariat Tim Pelaksana Kegiatan sebagaimana pada Lampiran 7 nomor urut 2. Ketentuan Pembentukan Tim adalah sebagai berikut: 1. Bersifat Temporer. L. 400. pelaksanaannya perlu diprioritaskan atau di luar jam kerja. Dilakukan secara selektif. Kementerian Negara/ Lembaga melakukan evaluasi terhadap urgensi dan efektifitas keberadaan Tim untuk dipertimbangkan menjadi tugas dan fungsi suatu unit organisasi. Mempunyai keluaran (output) jelas dan terukur. Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan administratif yang berfungsi untuk menunjang kegiatan Tim Pelaksanaan Kegiatan. efektif.K. HONORARIUM TIM PELAKSANA KEGIATAN Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan sebagaimana pada Lampiran 7 nomor urut 1. 9 .. Honorarium yang diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang ditugaskan sebagai Rohaniwan pada saat pengambilan sumpah jabatan. dan 5. Dalam hal Tim telah terbentuk selama 3 (tiga) tahun berturut-turut. 2. M. Sekretariat hanya dapat dibentuk untuk menunjang Tim Pelaksana Kegiatan yang ditetapkan oleh Presiden/Menteri Kehutanan.000. HONORARIUM ROHANIWAN Honorarium Rohaniwan dapat diberikan sebesar Rp. Honorarium sudah termasuk uang transport bagi Rohaniwan. dan efesien.per Orang Kegiatan (OK). Bersifat koordinatif yang mengharuskan untuk mengikutsertakan Eselon I lainnya. Jumlah Sekretariat Tim Pelaksana Kegiatan paling banyak 7 (tujuh) orang. 3. 4. Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan dapat diberikan kepada Pegawai Negeri atau Non-Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan berdasarkan Surat Keputusan Presiden/ Menteri/Pejabat Setingkat Menteri/Pejabat Eselon I/KPA. Merupakan perangkapan fungsi atau tugas tertentu kepada Pegawai Negeri di samping tugas pokoknya sehari-hari.

Dilengkapi dengan Surat Undangan yang ditandatangani oleh Pejabat Setingkat Eselon II/Kepala Satuan Kerja. 3. Surat Tugas bagi peserta dari unit penyelenggara yang ditandatangani oleh Pejabat Setingkat Eselon II/Kepala Satuan Kerja. 3. SATUAN BIAYA UANG SAKU RAPAT DI DALAM KANTOR Biaya Uang Saku Rapat di dalam kantor.000. 250. 10 . dapat diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri sebesar Rp.N. 2. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Biaya Konsumsi Lampiran 8. Rapat Koordinasi Tingkat Menteri/Eselon I/Setara adalah Rapat Koordinasi yang pesertanya adalah Menteri/Eselon I/Pejabat Yang Setara. 4. Tidak diberikan uang lembur dan uang makan lembur. Rapat yang besarannya sebagaimana pada Satuan Biaya Konsumsi Rapat merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan konsumsi makanan termasuk minuman dan kudapan untuk rapat/pertemuan baik untuk Rapat Koordinasi Tingkat Menteri/Eselon I/Setara maupun untuk Rapat Biasa yang diselenggarakan di kantor. SATUAN BIAYA KONSUMSI RAPAT. Surat Pernyataan Pelaksanaan Kegiatan yang ditandatangani oleh Penanggung Jawab Kegiatan (Pejabat minimal Setingkat Eselon III/ Kepala Satuan Kerja). O.. Rapat melibatkan Eselon I lainnya. Dilaksanakan minimal 4 jam di luar jam kerja. Uang Saku Rapat di Dalam Kantor merupakan kompensasi bagi Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang melakukan kegiatan rapat yang dilaksanakan di dalam kantor. dan 6. Uang Saku Rapat di Dalam Kantor dapat dibayarkan sepanjang: 1.per Orang Kegiatan (OK). maka Satuan Biaya Uang Saku Rapat di Dalam Kantor dapat diberikan untuk Rapat yang melibatkan Eselon II lainnya. Uang Saku Rapat di Dalam Kantor dapat dibayarkan sepanjang 6 (enam) kriteria telah dipenuhi. 2. Catatan: 1. Dalam hal Struktur Organisasi pada Kementerian Negara/Lembaga paling tinggi Eselon I. Satuan Biaya Uang Saku Rapat di Dalam Kantor belum termasuk konsumsi rapat. 5.

P. bagi peserta yang karena faktor transportasi memerlukan waktu tambahan untuk berangkat/pulang di luar waktu pelaksanaan kegiatan dapat dialokasikan Biaya Penginapan dan Uang Harian Perjalanan Dinas sesuai ketentuan yang berlaku. DAN UANG SAKU PAKET FULLBOARD SERTA FULLDAY/ HALFDAY DI DALAM KOTA Satuan Biaya Uang Harian Paket Fullboard di Luar Kota dan Uang Saku Paket Fullboard serta Fullday/Halfday di Dalam Kota sebagaimana pada Lampiran 9. Bilamana Kegiatan Rapat/Pertemuan yang diselenggarakan di Luar Kota untuk Paket Fullday. Q. Catatan: Dalam rangka perencanaan penganggaran. SATUAN BIAYA UANG HARIAN PAKET FULLBOARD DI LUAR KOTA. Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Kegiatan Rapat/Pertemuan yang diselenggarakan di luar kantor dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang perlu dilakukan secara intensif. 11 . BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor (Akomodasi dan Konsumsi) sebagaimana pada Lampiran 10. Uang Saku Paket Fullboard dan Fullday/Halfday di Dalam Kota diberikan kepada Peserta Kegiatan Rapat/Pertemuan yang diselenggarakan di Luar Kantor sebagaimana dimaksud dalam Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan Paket Fullboard dan Fullday/Halfday di Dalam Kota. Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor dapat dilaksanakan sepanjang melibatkan Eselon I lainnya. Kegiatan Rapat/Pertemuan yang diselenggarakan di Luar Kota tidak diperkenankan untuk Paket Fullday/Halfday. dapat dilaksanakan bilamana digabungkan dengan Paket Fullboard. SATUAN BIAYA PAKET KEGIATAN RAPAT/PERTEMUAN DI LUAR KANTOR (AKOMODASI DAN KONSUMSI). Uang Harian Paket Fullboard di Luar Kota diberikan kepada Peserta Kegiatan Rapat/Pertemuan yang diselenggarakan di Luar Kantor sebagaimana dimaksud dalam Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/ Pertemuan Paket Fullboard di Luar Kota. untuk 1 (satu) hari sebelum dan/atau 1 (satu) hari sesudah pelaksanaan kegiatan.

rehat kopi dan snack (2 kali). yaitu: 1. hotel untuk seluruh pejabat negara/pegawai dapat menggunakan hotel yang sama disesuaikan dengan kelas 12 . Flip Chart. rehat kopi dan kudapan 2 (dua) kali. White board. Podium. standard sound system. akomodasi 1 malam. podium. standard sound system. Paket Halfday Satuan biaya paket kegiatan rapat yang dilakukan di luar kantor (dalam kota) selama setengah hari (minimal 5 jam). mikropon. Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor. white board. makan 2 kali (siang dan malam). Pejabat Menteri/ Setingkat Menteri adalah kegiatan rapat/pertemuan yang dihadiri paling sedikit 1 (satu) orang Pejabat Menteri/Setingkat Menteri sebagaimana pada Lampiran 10 nomor urut 1. white board. makan 3 (tiga) kali. 2. Komponen paket mencakup minuman selamat datang. makan 1 kali (siang). Komponen paket mencakup minuman selamat datang. Catatan: a. Pejabat Eselon III yang dihadiri paling sedikit 1 (satu) orang Pejabat Eselon III sebagaimana pada Lampiran 10 nomor urut 3.Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor menurut peserta kegiatan terbagi dalam 3 (tiga) jenis. rehat kopi dan snack 1 kali. Mikropon. Komponen paket mencakup : minuman selamat datang. Dalam hal rapat/pertemuan di luar kantor dilakukan secara bersama-sama. flip chart. mikropon. Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor. air mineral dan permen). Standard Sound System. ruang pertemuan (termasuk OHP. Paket Fullday Satuan Biaya Paket Fullday disediakan untuk kegiatan rapat/pertemuan yang dilakukan di luar kantor (dalam kota) minimal 8 (delapan) jam tanpa menginap. Air mineral dan Permen). 3. Alat Tulis. flip chart. alat tulis. alat tulis. ruang pertemuan dan fasilitasnya (termasuk screen projector. 3. Pejabat Eselon I/ Eselon II yang dihadiri paling sedikit 1 (satu) orang Pejabat Eselon I/ Eselon II sebagaimana pada Lampiran 10 Nomor urut 2. Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor menurut lama penyelenggaraan terbagi dalam 3 (tiga) jenis: 1. Ruang Pertemuan (termasuk OHP. 2. Paket Fullboard Satuan Biaya Paket Fullboard disediakan untuk paket kegiatan rapat yang diselenggarakan di luar kantor (luar kota) sehari penuh dan bermalam/menginap. air mineral dan permen). Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor. podium.

500.000 300.000 900. Akomodasi Paket fullboard diatur sebagai berikut: 1) Pejabat Eselon II ke atas = 1 kamar 1 orang 2) Pejabat Eselon III ke bawah = 1 kamar 2 orang Kegiatan yang diselenggarakan secara fullboard dapat dilaksanakan. Menteri/Pejabat Setingkat Menteri/ Pejabat Negara lainnya/ yang disetarakan b. Sekretaris d. dan uang saku paket fullboard di luar kota sebagaimana pada Lampiran 9. c. Pejabat Eselon II/yang disetarakan d. ditetapkan sebagaimana pada Lampiran 9. 2) Pada kegiatan yang diselenggarakan dalam kota. e. Narasumber/Pembahas : a. 1) Kegiatan yang diselenggarakan di luar kota. baik di dalam kota maupun di luar kota. alokasi pada RKA-KL terdiri atas: biaya transportasi yang diberikan secara at cost.700.000 OK OK OK OK 450. HONORARIUM NARASUMBER SEMINAR/RAKOR/ SOSIALISASI/DISEMINASI/FOCUS GROUP DISCUSSION/ KEGIATAN SEJENIS Honorarium Narasumber Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/Focus Group Discussion/Kegiatan Sejenis.000 OJ OJ OJ OJ OJ 1. uang saku dan biaya transportasi dalam kota. Penanggung Jawab b. alokasi pada RKA-KL terdiri atas: indeks paket pertemuan (full board/ fullday/ halday).000 400.000 1. Kegiatan rapat/pertemuan luar kantor dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang dilakukan secara intensif harus menggunakan indeks Satuan Biaya tersebut di atas.000 300. R.000. 2013 (4) 1 2 3 4.b. sbb: Tabel 5 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.400. Anggota OJ 1.000 1. Besaran uang saku untuk kegiatan rapat/pertemuan di luar kantor. Ketua/Wakil Ketua c. Pejabat Eselon III ke bawah/yang disetarakan Moderator Narasumber Non-Pegawai Negeri (Pakar/ Praktisi/ Pembicara Khusus) Panitia : a. d. indeks paket pertemuan (fullboard).000 700. Pejabat Eselon I/yang disetarakan c.000 13 . kamar hotel yang telah ditetapkan untuk setiap Pejabat Negara/ Pegawai Negeri.

Honorarium Narasumber Pegawai Negeri dapat diberikan dengan ketentuan: a. Narasumber dapat diberikan Uang Harian Perjalanan Dinas dan honorarium selaku Narasumber. Pejabat/Pegawai Negeri yang ditunjuk sebagai Panitia dan/ataumerangkap sebagai Moderator.hanya dapat diberikan honorarium selaku Moderator dan dapat diberikan perjalanan dinas (transport pp. Pejabat/Pegawai Negeri yang ditunjuk sebagai Moderator/ Narasumber yang berasal dari luar instansi penyelenggara dapat diberikan honorarium selaku Moderator dan dapat diberikan perjalanan dinas dari Satker yang bersangkutan. dan uang harian) dari Satker penyelenggara. Berasal dari lingkup Unit Eselon I Penyelenggara sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar lingkup Unit Eselon I Penyelenggara/Masyarakat. 3. 2. Honorarium narasumber diberikan kepada Pegawai Negeri/NonPegawai Negeri yang memberikan informasi/pengetahuan kepada Pegawai Negeri lainnya/masyarakat. b.1. HONORARIUM NARASUMBER PEGAWAI NEGERI/NONPEGAWAI NEGERI (SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASI/ DISEMINASI/FOCUS GROUP DISCUSSION/KEGIATAN SEJENIS). HONORARIUM PANITIA SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASI/ DISEMINASI/FOCUS GROUP DISCUSSION/KEGIATAN SEJENIS. HONORARIUM NARASUMBER NON-PEGAWAI NEGERI (PAKAR/PRAKTISI/PEMBICARA KHUSUS) UNTUK KEGIATAN SEMINAR / RAKOR / SOSIALISASI/ DISEMINASI/FOCUS GROUP DISCUSSION/KEGIATAN SEJENIS. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Honorarium Narasumber (Pakar/Praktisi/Pembicara Khusus) untuk Kegiatan Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/Focus Group Discussion/ Kegiatan Sejenis merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Honorarium Narasumber Non-Pegawai Negeri yang mempunyai keahlian tertentu/pengalaman dalam ilmu/bidang tertentu. Dalam hal Narasumber melakukan Perjalanan Dinas. Berasal dari luar lingkup Unit Eselon I Penyelenggara. Honorarium dapat diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas sebagai Panitia untuk melaksanakan kegiatan Seminar/ 14 .

dan lain-lain dibayarkan sebesar biaya riil yang dikeluarkan sesuai bukti pengeluaran. Unsur Sekretariat adalah Pembantu Umum. 4. 15 . dan lain-lain dibayarkan sesuai tarif yang berlaku dengan mengacu pada bukti biaya transportasi yang disampaikan pada saat kedatangan. dan tidak berupa struktur organisasi tersendiri. Jumlah Panitia maksimal 10% (sepuluh persen) dari jumlah peserta.000 180. S.000 150. PERJALANAN DINAS NARASUMBER. Pelaksana dan yang sejenis.000 100. Pejabat Negara. dan Pegawai Tidak Tetap dilarang menerima biaya perjalanan dinas jabatan rangkap (dua kali atau lebih) untuk perjalanan dinas yang dilakukan dalam waktu yang sama.000 250.000 Honorarium Tim Penyusunan Jurnal dapat diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk menyusun dan menerbitkan jurnal berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang. DAN PANITIA Biaya transportasi keberangkatan Pejabat Negara/Pegawai Negeri/Pegawai Tidak Tetap dalam rangka mengikuti Seminar.000 300. 2013 (4) 1 2 3 4 5 6 Penanggung Jawab Redaktur Penyunting/ Editor Desain Grafis & Fotografer Sekretariat Pembuat artikel Oter Oter Oter Oter Oter Halaman 400.Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/Focus Group Discussion/Kegiatan Sejenis sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar lingkup Unit Eselon I Penyelenggara/ Masyarakat. MODERATOR. Rapat. Rapat. Biaya transportasi kepulangan Pejabat Negara/ Pegawai Negeri/ Pegawai Tidak Tetap dalam rangka mengikuti Seminar. HONORARIUM TIM PENYUSUNAN JURNAL Tabel 6 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. Pegawai Negeri.

000 300.000 400.000 Honorarium Tim Penyusunan Buletin/Majalah dapat diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk menyusun dan menerbitkan buletin/majalah.000 100.000 180.000 Honorarium Tim Pengelola Website dapat diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk mengelola website. 2013 (4) 1 2 3 4 5 6 Penanggung Jawab Redaktur Penyunting/ Editor Desain Grafis & Fotografer Sekretariat Pembuat artikel Oter Oter Oter Oter Oter Halaman 400.000 100. HONORARIUM TIM PENGELOLA WEBSITE Tabel 8 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.000 250. U. HONORARIUM TIM PENYUSUNAN BULETIN/MAJALAH Tabel 7 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.000 300.T. Website yang dimaksud di sini adalah yang dikelola oleh Unit Eselon I/Setara.000 100. berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang.000 350. pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca. 2013 (4) 1 2 3 4 5 6 7 Penanggung Jawab Redaktur Editor Web Admin Web Developer Pembuat artikel Penerjemah OB OB OB OB OB Halaman 1500 Karakter 500. Majalah adalah terbitan berkala yang isinya berbagai liputan jurnalistik. berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang.000 450. Buletin adalah media cetak berupa selebaran atau majalah berisi warta singkat atau pernyataan tertulis yang diterbitkan secara periodik yang ditujukan untuk lembaga atau kelompok profesi tertentu.000 150. 16 .

VAKASI DAN HONORARIUM PENYELENGGARA UJIAN Tabel 9 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.KTM. Penyusunan/pembuatan bahan ujian b. HONORARIUM SIDANG/KONFERENSI INTERNASIONAL-KTM. SOM (Bilateral/ Regional/Multilateral) dapat diberikan kepada Pegawai Negeri Penyelenggara Kegiatan sidang/konferensi yang dihadiri/ pesertanya Pejabat Setingkat Menteri atau Senior Official berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Berwenang.000 270.500 190. 1. Jumlah hari (maksimum) pemberian honor: 17 .000 Vakasi merupakan uang imbalan bagi penguji atau pemeriksa kertas ujian pada pendidikan tingkat menengah. SOM (BILATERAL/REGIONAL/MULTILATERAL) Honorarium Sidang/Konferensi Internasional-KTM. dan Honorarium Workshop/Seminar/ Sosialisasi/Sarasehan Berskala Internasional sebagaimana pada Lampiran 11. DAN HONORARIUM WORKSHOP/SEMINAR/SOSIALISASI/ SARASEHAN BERSKALA INTERNASIONAL Honorarium Sidang/Konferensi Internasional-KTM. HONORARIUM SIDANG/KONFERENSI INTERNASIONALKTM. Honorarium Penyelenggara Ujian merupakan uang imbalan bagi penyusun naskah dan pengawas ujian pada pendidikan tingkat menengah. SOM (Bilateral/ Regional/Multilateral). 2013 (4) 1 2 Vakasi a.V. vakasi tidak diberikan untuk penyelenggaraan ujian yang bersifat latihan dan ujian lokal. W. Honorarium sidang/ konferensi internasional . Pengawas ujian Naskah/ Pelajaran OH 7. SOM (Bilateral/ Regional/Multilateral) sebagaimana pada Lampiran 11 nomor urut 1. SOM (BILATERAL/REGIONAL/MULTILATERAL). Satuan Biaya Pengawas Ujian sudah termasuk uang transport. Pendidikan Menengah Siswa/ Pemeriksaan Hasil Ujian Mata Ujian Honorarium Penyelenggara Ujian a.

Duta Besar yang menjabat Kepala Perwakilan. Perwira Tinggi TNI/Polri. 18 Narasumber Kelas C . Ketua dan Wakil Ketua Lembaga Negara. sebelum kegiatan + hari + 2 hari setelah kegiatan. Jumlah hari (maksimum) pemberian honor : 1) 1 hari sebelum kegiatan + hari Kegiatan + 1 hari setelah kegiatan. berdasarkan Surat Keputusan dari Pejabat Berwenang. III/c sampai dengan IV/b dan Perwira Menengah TNI/Polri. Pegawai Negeri Penyelenggara Kegiatan tidak diberi uang harian perjalanan dinas. Luar Negeri Satuan biaya yang diberikan kepada Narasumber Non-Pegawai Negeri WNI untuk kegiatan Workshop/Seminar/Sosialisasi/ Sarasehan yang diselenggarakan di luar negeri. 2) Hari pelaksanaan disesuaikan dengan lama pelaksanaan kegiatan 3) Pegawai Negeri Penyelenggara Kegiatan tidak diberi Uang Harian Perjalanan Dinas. : Narasumber Non-Pegawai Negeri yang disetarakan dengan Pegawai Negeri Gol. HONORARIUM WORKSHOP/SEMINAR/SOSIALISASI/ SARASEHAN BERSKALA INTERNASIONAL Honorarium Workshop/Seminar/Sosialisasi/Sarasehan Berskala Internasional sebagaimana pada Lampiran 11 nomor urut 2. Narasumber : Narasumber Non-Pegawai Negeri yang Kelas B disetarakan dengan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh. Honorarium Workshop/Seminar/Sosialisasi/Sarasehan Berskala Internasional dapat diberikan kepada Pegawai Negeri Penyelenggara Kegiatan Workshop/Seminar/Sosialisasi/Sarasehan Berskala Internasional.Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Senior Official Meeting (SOM) : 3 hari kegiatan : 2 hari kegiatan sebelum kegiatan + hari + 2 hari setelah kegiatan. SATUAN BIAYA NARASUMBER KEGIATAN DI LUAR NEGERI Satuan Biaya Narasumber untuk kegiatan di sebagaimana pada Lampiran 11 nomor urut 3. 2. IV/c ke atas. Narasumber Kelas A : Narasumber Non-Pegawai Negeri yang disetarakan dengan Menteri. Anggota Lembaga Negara. 3. Pegawai Negeri Gol.

000 29. 19 .000 Uang Makan diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang dihitung berdasarkan jumlah hari masuk kerja.000 17. X. Uang Lembur merupakan kompensasi bagi Pegawai Negeri yang melakukan kerja lembur berdasarkan Surat Perintah dari Pejabat Yang Berwenang. Golongan II c. 2.Biaya tiket dan penginapan untuk narasumber tersebut ditanggung oleh penyelenggara. Golongan I dan II b.000 27. 2013 (4) 1 Uang Lembur a. Golongan I b.000 20.000 25. Golongan III c. Golongan IV OJ OJ OJ OJ orang orang orang 10. Golongan IV 1. Besaran Satuan Biaya Uang Makan untuk Golongan III dan IV sudah memperhitungkan pajak penghasilan. SATUAN BIAYA UANG LEMBUR DAN UANG MAKAN LEMBUR Tabel 10 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. Golongan III d. Y.000 27.000 13. SATUAN BIAYA UANG MAKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) Tabel 11 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. 2013 (4) 1 2 3 Golongan I dan II Golongan III Golongan IV OH OH OH 25. Besaran Satuan Biaya Uang Makan Lembur untuk Golongan III dan IV sudah memperhitungkan pajak penghasilan.000 2 Uang Makan Lembur a.000 29. Uang Makan Lembur diperuntukan bagi semua golongan dan diberikan setelah bekerja lembur sekurang-kurangnya 2 (dua) jam secara berturut-turut dan diberikan maksimal 1 (satu) kali per hari. 3.

Satuan Biaya Uang Harian Perjalanan Dinas Dalam Negeri sebagaimana pada Lampiran 12. kepada seluruh peserta dialokasikan biaya penginapan sesuai dengan tarif tertinggi peserta dalam rombongan berkenaan. dan e. c. d. Pejabat Eselon IV/Golongan III. SATUAN BIAYA PENGINAPAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI Satuan Biaya Penginapan Perjalanan sebagaimana pada Lampiran 13. mekanisme pertanggungjawaban disesuaikan dengan bukti pengeluaran yang sah (at cost).Z. Tarif hotel berdasarkan Jabatan dan Golongan sbb: a.(dua ratus lima puluh ribu rupiah). Dinas Dalam Negeri Satuan Biaya Penginapan Perjalanan Dinas Dalam Negeri merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk pengalokasian biaya penginapan dalam RKA-K/L sesuai dengan peruntukannya.. Golongan I/II. Uang Harian Perjalanan Dinas Dalam Negeri merupakan penggantian biaya keperluan sehari-hari Pegawai Negeri/NonPegawai Negeri dalam menjalankan Perintah Perjalanan Dinas di Dalam Negeri yang dapat digunakan untuk uang makan.000. 20 . Pejabat Negara (Ketua/Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Tinggin Negara. Pejabat Eselon I/II. b. 130.. 190. Menteri serta Setingkat Menteri). Pejabat Negara. 2. Rp. Kepada Pejabat/Pegawai yang ditugaskan untuk mengikuti Pendidikan Dinas di Luar Kedudukan dapat diberikan maksimal 30% (tiga puluh persen) dari Uang Harian. Selama melakukan Perjalanan Dinas. Dalam pelaksanaannya.(seratus sembilan puluh ribu rupiah). Pejabat Eselon III/Golongan IV. SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI. dan Rp. Pejabat Eselon I dan Pejabat Eselon II dapat diberikan Uang Representasi per hari masing-masing sebesar Rp.(seratus tiga puluh ribu rupiah). transport lokal. 250.000. dan uang saku. Satuan Biaya Perjalanan Dinas untuk Perjalanan Dinas yang dilaksanakan secara rombongan. PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI 1.000.

Apabila dalam provinsi tersebut tidak terdapat hotel bintang lima. b. Kembali 1) Biaya Taksi dari hotel/penginapan (Yogyakarta) ke Bandara Adi Sucipto. Satuan Biaya Taksi Perjalanan Dinas Dalam Negeri merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya tarif satu kali perjalanan taksi dari kantor tempat kedudukan menuju bandara/pelabuhan/terminal/stasiun keberangkatan atau dari bandara/pelabuhan/terminal/stasiun kedatangan menuju tempat tujuan di kota bandara/pelabuhan/terminal/stasiun kedatangan dan sebaliknya. 2) Biaya Taksi dari Bandara Soekarno-Hatta ke tempat kedudukan (Jakarta). Contoh penghitungan alokasi biaya taksi: Seorang Pejabat/Pegawai Negeri melakukan perjalanan dinas jabatan dari Jakarta ke Yogyakarta. Menteri serta setingkat Menteri). Catatan: a. Indeks tarif taksi di Provinsi Kalimantan Timur dihitung dari Bandara Sepinggan (Balikpapan) sampai dengan kota Samarinda. penginapan/hotel untuk seluruh Pejabat Negara/Pegawai dapat menggunakan penginapan/hotel yang sama dengan kelas kamar penginapan/hotel sesuai dengan yang telah ditetapkan untuk setiap Pejabat Negara/Pegawai. SATUAN BIAYA TAKSI PERJALANAN DINAS NEGERI.Fasilitas hotel bintang lima kelas suite diberikan kepada Pejabat Negara (Ketua/Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Negara. Dalam hal perjalanan dinas dilakukan secara bersama-sama untuk melaksanakan kegiatan tertentu. maka alokasi Biaya Taksi sebagai berikut: Berangkat 1) Biaya Taksi dari tempat kedudukan di Jakarta ke Bandara Soekarno-Hatta. 21 . 2) Biaya Taksi dari Bandara Adi Sucipto (Yogyakarta) ke tempat tujuan (hotel/penginapan/kantor) di Yogyakarta. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI DALAM Satuan Biaya Taksi Perjalanan Dinas Dalam Negeri sebagaimana pada Lampiran 14. 3. Pejabat Negara tersebut dapat diberikan tarif kamar hotel tertinggi yang ada di provinsi tersebut.

Wakil Gubernur. Dalam pelaksanaan anggaran. b. tidak termasuk airport tax serta biaya retribusi lainnya. Menteri serta Setingkat Menteri Gubernur.) (2) Tabel 12 Pesawat Udara (4) No (1) Tingkat Perjalanan Dinas (3) I. 45/PMK. Satuan Biaya Tiket termasuk biaya asuransi. 1 2 3 4 5 B E B C D E F Bisnis Ekonomi Bisnis Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi II. Pejabat Negara.) Catatan: a. dan Pejabat Lainnya Yang Setara Pejabat Negara Lainnya Eselon I Eselon II Eselon III/ Golongan IV Eselon IV/ Golongan III PNS Golongan II dan I A Bisnis 2 3. 1 PEJABAT NEGARA Ketua/Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Tinggi Negara. Biaya Perjalanan Dinas dibebankan pada anggaran Satuan Kerja yang mengeluarkan SPPD. satuan biaya Tiket Perjalanan Dinas Dalam Negeri menggunakan at cost (pengeluaran riil). SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI (PERGI PULANG). BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas Dalam Negeri sebagaimana pada Lampiran 15. Pegawai Negeri dan Pegawai Tidak Tetap tidak diperbolehkan menerima biaya perjalanan dinas jabatan rangkap (dua kali atau lebih) untuk perjalanan dinas yang dilakukan dalam waktu yang sama (berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor. 22 . Klasifikasi Tiket Perjalanan Dinas Dalam Negeri: Pejabat Negara.4. ESELON DAN PNS (PANGKAT/GOL.05/2007 Pasal 7). Dan Eselon. Satuan Biaya untuk pembelian tiket pesawat udara pulang pergi (PP) dari bandara keberangkatan suatu kota ke bandara kota tujuan. PNS (Pangkat/Gol.

: Duta Besar. SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI Satuan Biaya Uang Harian Perjalanan sebagaimana pada Lampiran 16. : Pegawai Negeri Sipil dan anggota TNI/Polri selain yang dimaksud pada huruf b & huruf c. Ketua. Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh/Kepala Perwakilan dan Pejabat Negara lainnya yang setara. termasuk Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pimpinan Lembaga lain yang dibentuk berdasarkan peraturan perundang-undangan dan Pejabat Eselon I. transport lokal. merujuk pada Besaran Uang Harian Negara Dimana Perwakilan RI bersangkutan berkedudukan. Contoh : Uang Harian bagi Pejabat/Pegawai yang melaksanakan perjalanan dinas ke negara Uganda. Pegawai Negeri Sipil Golongan IV/c ke atas. 23 . uang saku. : Pegawai Negeri Sipil Golongan III/c sampai dengan Golongan IV/b dan Perwira Menengah TNI/Polri Yang Setara. Golongan B c. Perwira Tinggi TNI/Polri. Golongan A : Menteri. Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Negara.PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI 1. besarannya merujuk pada Uang Harian Negara Kenya. Golongan C d. b.AA. dan uang penginapan. Utusan Khusus Presiden (special envoy) dan Pejabat Lainnya Yang Setara. Golongan D Besaran Uang Harian bagi Negara Akreditasi yang tidak tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri Keuangan ini. Dinas Luar Negeri Satuan Biaya Uang Perjalanan Dinas Luar Negeri merupakan penggantian biaya keperluan sehari-hari Pegawai Negeri/NonPegawai Negeri dalam menjalankan Perintah Perjalanan Dinas di Luar Negeri yang dapat digunakan untuk uang makan. Klasifikasi Uang Harian Perjalanan Dinas Luar Negeri adalah sebagai berikut: a. Pejabat Eselon II.

atau c. Klasifikasi Tiket Perjalanan Dinas Luar Negeri : 1) Tarif Eksekutif untuk perjalanan dinas Golongan A. b. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Satuan biaya Tiket Perjalanan Dinas Luar Negeri sebagaimana pada Lampiran 17. SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI (PERGI PULANG). Klasifikasi Tiket Perjalanan Dinas Pindah Luar Negeri: a. Satuan Biaya Tiket termasuk biaya asuransi. Satuan Biaya Tiket termasuk biaya asuransi. Klasifikasi First diberikan untuk Golongan A. dapat menggunakan Tarif Bisnis. SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS PINDAH LUAR NEGERI (ONE WAY) Satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas Pindah Luar Negeri (ONE WAY) sebagaimana pada Lampiran 18. Satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas Luar Negeri (PP) merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pembelian tiket pesawat udara dari bandara di Jakarta ke berbagai Bandara kota tujuan di luar negeri pulang pergi (pp). 3. Klasifikasi Published diberikan untuk Golongan C dan D.2. 2) Tarif Bisnis untuk perjalanan dinas Golongan B. 3) Tarif Ekonomi untuk perjalanan dinas Golongan C dan Golongan D Untuk perjalanan dinas Golongan C dan Golongan D yang lama perjalanannya melebihi 8 jam penerbangan (tidak termasuk waktu transit). Satuan Biaya ini dapat juga diberikan kepada Pejabat Negara/Pegawai Negeri dan Keluarga yang sah berdasarkan Surat Keputusan Pindah dari Kementerian Kehutanan yang digunakan untuk melaksanakan perintah pindah dari Atase Kehutanan di Luar Negeri atau sebaliknya. Satuan Biaya ini diberikan kepada Pejabat Negara/Pegawai Negeri dan Keluarga yang sah berdasarkan Surat Keputusan Pindah dari Kementerian Luar Negeri yang digunakan untuk melaksanakan perintah pindah dari Perwakilan RI di Luar Negeri atau sebaliknya. tidak termasuk airport tax serta biaya restribusi lainnya. tidak termasuk airport tax serta biaya retribusi lainnya. Satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas Pindah Luar Negeri merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pembelian tiket pesawat udara perjalanan dinas pindah dan diberikan untuk satu kali jalan (one way). 24 . Klasifikasi Business diberikan untuk Golongan B.

anak tiri. dan anak angkat yang sah menurut hukum yang berumur paling tinggi 25 (dua puluh lima) tahun pada waktu berangkat.Catatan : Yang dimaksud dengan keluarga yang sah adalah: 1) Isteri/suami yang sah menurut ketentuan Undang-Undang Perkawinan. ATK. yang menurut Surat Keterangan Dokter mempunyai cacat yang menjadi sebab ia tidak dapat mempunyai penghasilan sendiri. atau 4) Anak kandung perempuan. Kantong Diplomatik. dan Konsumsi Rapat sebagaimana pada Lampiran 19 nomor urut 2. Biaya Penyelenggaraan Perwakilan RI di Luar Negeri yang terdiri dari Pemeliharaan. Langganan Koran/Majalah. belum pernah menikah. ballpoint. Pengamanan Sendiri. b. 25 . merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan kebutuhan alat tulis (misal: kertas. dan anak angkat perempuan yang sah menurut hukum yang berumur lebih dari 25 (dua puluh lima) tahun yang tidak bersuami dan tidak mempunyai penghasilan sendiri. 2) Anak kandung. Langganan Koran/Majalah. dan amplop) yang alokasinya dikaitkan dengan jumlah pegawai. Biaya Penyelenggaraan Perwakilan RI di Luar Negeri yang terdiri Alat Tulis Kantor (ATK). Lampu. anak tiri. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan media cetak. Sewa Kendaraan. SATUAN BIAYA PENYELENGGARAAN PERWAKILAN RI DI LUAR NEGERI. berupa: a. dan tidak mempunyai penghasilan sendiri. 4. anak tiri perempuan. dan Jamuan sebagaimana pada Lampiran 19 nomor urut 1. 3) Anak kandung. Satuan Biaya Penyelenggaraan Perwakilan RI di Luar Negeri merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya penyelenggaraan operasional perwakilan RI di Luar Negeri. Pakaian Sopir/Satpam. dan anak angkat yang sah menurut hukum yang berumur lebih dari 25 (dua puluh lima) tahun. Pengadaan Inventaris Kantor. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Satuan Biaya Penyelenggaraan Perwakilan RI di Luar Negeri sebagaimana pada Lampiran 19.

merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk mempertahankan kendaraan dinas Perwakilan RI di Luar Negeri agar tetap dalam kondisi siap pakai sesuai dengan peruntukannya. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk pemeliharaan rutin halaman gedung/ bangunan Perwakilan RI di Luar Negeri. f. Dalam hal terdapat peraturan dari negara setempat yang mewajibkan asuransi kendaraan. Pemeliharaan Gedung/Bangunan Kantor/Wisma Duta/Konsul. Untuk negara yang mempunyai 4 (empat) musim. Pengamanan Sendiri. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai tenaga kerja yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan pengamanan di kantor perwakilan dan wisma. i. d. 26 . Satuan Biaya Pemeliharaan Gedung/Bangunan Kantor/Wisma Duta/Konsul di luar negeri dialokasikan untuk: 1) Gedung/Bangunan Milik Negara. g.c. Jamuan. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan penerangan di dalam gedung dan halaman kantor perwakilan. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai kegiatan jamuan tamu diplomatik yang dilaksanakan di luar kantor. biaya asuransi kendaraan dapat dialokasikan sesuai kebutuhan riil dan dilengkapi dengan data dukung yang dapat dipertanggungjawabkan. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengiriman dokumen diplomatik. Pemeliharaan Kendaraan. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk pemeliharaan rutin gedung/bangunan Perwakilan RI di Luar Negeri dengan maksud untuk menjaga/mempertahankan gedung dan bangunan kantor Perwakilan RI di Luar Negeri agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sama dengan 2% (dua persen). h. Lampu. Satuan Biaya tersebut sudah termasuk biaya penggantian ban salju. Kantong Diplomatik. termasuk biaya bahan bakar. 2) Gedung/Bangunan Milik Pihak Lain (selain Pemerintah Republik Indonesia) yang disewa dan/atau dipinjam oleh pengguna barang dan dalam perjanjian diatur tentang adanya kewajiban bagi pengguna barang untuk melakukan pemeliharaan. Untuk Perwakilan RI di negara yang mempunyai 4 (empat) musim dapat dialokasikan biaya pemeliharaan tambahan di luar gedung untuk fasilitas umum apabila ada ketentuan pemeliharaan dari negara yang bersangkutan sesuai dengan kebutuhan riil dan dilengkapi oleh data dukung yang dapat dipertanggungjawabkan. e. Pemeliharaan Halaman.

Satuan Biaya Sewa tersebut sudah termasuk biaya bahan bakar dan pengemudi. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai kebutuhan biaya pengadaan konsumsi rapat biasa yang diselenggarakan di kantor. Pakaian Sopir/Satpam. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai kebutuhan sewa kendaraan sedan. STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI A. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan Pakaian Dinas Harian Sopir/Satpam pada Perwakilan RI di Luar Negeri.000. k. KEGIATAN DALAM Uang Transport Kegiatan Dalam Kabupaten/Kota dapat diberikan per Orang Hari (OH) sebesar Rp. l. Jakarta Timur. 27 . Konsumsi Rapat. bus dengan kapasitas 32 (tiga puluh dua) Penumpang selama 8 (delapan) jam. m. Pengadaan Inventaris. dan Box. dimana di dalamnya sudah termasuk makan dan kudapan. Bus. Pengalokasiannya maksimal 10% (sepuluh persen) dari jumlah pegawai ( home staff) dan minimal untuk 1 (satu) pegawai. Batas wilayah kabupaten/kota di Provinsi DKI Jakarta meliputi kesatuan wilayah Jakarta Pusat. dan mobil box untuk kegiatan yang sifatnya insidentil dan dilakukan secara selektif serta efisien. dan Jakarta Selatan. Jakarta Barat. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan meja dan kursi pegawai pada Perwakilan RI di Luar Negeri. Uang transport kegiatan dalam kabupaten/kota tidak dapat diberikan apabila perjalanannya menggunakan kendaraan dinas dan/atau untuk perjalanan yang bersifat rutin. TRANSPORT ANGGARAN 2013. sedangkan pembelian inventaris bagi pegawai baru disesuaikan dengan kebutuhan. III. SATUAN BIAYA UANG KABUPATEN/KOTA. Sewa Kendaraan Sedan. Jakarta Utara. Uang transport kegiatan dalam kabupaten/kota tidak dapat diberikan kepada Pegawai Negeri atau Pegawai Tidak Tetap yang melakukan rapat dalam komplek perkantoran yang sama.j. 110.Uang transport dapat diberikan kepada Pegawai Negeri atau Pegawai Tidak Tetap yang melakukan kegiatan/pekerjaan di luar kantor yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas kantor/instansi yang bersifat insidentil dengan ketentuan masih dalam batas wilayah suatu kabupaten/kota atau maksimal 5 kilometer dari batas kota/kabupaten.

Satuan Kerja yang memiliki pegawai lebih dari 40 (empat puluh) orang dapat 28 . SATUAN BIAYA KEPERLUAN SEHARI-HARI PERKANTORAN DI DALAM NEGERI Tabel 13 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. 3. 2013 (4) a. 2. B.000. barang cetak.300. Dalam hal perjalanan dalam kota melebihi 8 (delapan) jam pergi pulang termasuk pelaksanaan kegiatannya maka dapat diberikan transport dalam kota dan uang harian sebesar 75% (tujuh puluh lima persen) dari Satuan Biaya Uang Perjalanan Dinas Dalam Negeri kota berkenaan dan tidak diberikan penginapan.Catatan: 1.000.000 b. dapat mengalokasikan paling banyak Rp.. Untuk kegiatan dalam kabupaten/kota yang mengharuskan menggunakan moda transportasi udara dan atau air maupun memerlukan biaya yang melebihi satuan biaya yang ditetapkan. dan air minum pegawai. Sementara itu. Biaya Transportasi dalam kota untuk kegiatan rapat dan kegiatan lainnya yang sejenis dapat dibebankan pada anggaran unit penyelenggara kegiatan. 52.000. terdiri dari Alat Tulis Kantor (ATK). langganan surat kabar/berita/majalah. 1. Satuan kerja yang memiliki pegawai sampai dengan 40 (empat puluh) orang. dapat diberikan secara at cost (biaya riil). Terhadap perjalanan untuk kegiatan dalam kabupaten/kota yang memerlukan waktu tempuh melebihi 8 (delapan) jam pergi pulang (tidak termasuk waktu transit) dapat menggunakan mekanisme perjalanan dinas dalam negeri. alat-alat rumah tangga.000 Satuan Biaya Keperluan Sehari-hari Perkantoran Untuk Satker di Dalam Negeri merupakan satuan biaya yang dikaitkan dengan jumlah pegawai.(lima puluh dua juta rupiah) per tahun. digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya keperluan sehari-hari perkantoran berupa barang habis pakai yang secara langsung menunjang penyelenggaraan operasional dan untuk memenuhi kebutuhan minimal agar suatu kantor dapat memberikan pelayanan secara optimal. 4. Satuan Kerja di Dalam Negeri yang Memiliki sampai dengan 40 Pegawai Satuan Kerja di Dalam Negeri yang Memiliki lebih dari 40 Pegawai Paket/ Tahun OT 52.

Satuan Biaya ini sudah termasuk biaya observasi lapangan. D. III Diklat Pimpinan Tk. Diploma III (tiga).000 22. C.000 20. E.000 Satuan Biaya Latihan Prajabatan merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya latihan prajabatan bagi Calon Pegawai Negeri sebagai syarat untuk diangkat sebagai Pegawai Negeri.230.000 Satuan Biaya Diklat Pimpinan/Struktural merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya diklat penjenjangan bagi pejabat/pegawai yang akan/telah menduduki jabatan tertentu. IV Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan 30.125. namun belum termasuk biaya perjalanan dinas peserta. SATUAN BIAYA BANTUAN BEASISWA PROGRAM GELAR/ NON-GELAR DALAM NEGERI. Satuan Biaya ini sudah termasuk biaya observasi lapangan. 2013 (4) 1 2 Golongan 1 dan Golongan II Golongan III Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan 4. namun belum termasuk biaya perjalanan dinas peserta. Satuan Biaya Bantuan Beasiswa Program Gelar/Non-Gelar Dalam Negeri merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Bantuan Mahasiswa Program Gelar/Non-Gelar dalam negeri bagi Pegawai Negeri yang ditugaskan untuk melanjutkan Pendidikan Diploma I (satu). Satuan Biaya Bantuan Beasiswa Program Gelar/Non-Gelar Dalam Negeri sebagaimana pada Lampiran 20.470.545. SATUAN BIAYA LATIHAN PRAJABATAN Tabel 15 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.261. II Diklat Pimpinan Tk.000 5. Diploma IV (empat) 29 .mengalokasikan paling banyak sesuai dengan besaran Satuan Biaya dikalikan dengan jumlah pegawai. SATUAN BIAYA DIKLAT PIMPINAN/STRUKTURAL Tabel 14 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. 2013 (4) 1 2 3 Diklat Pimpinan Tk.

Satuan Biaya Pemeliharaan dialokasikan untuk: Gedung/Bangunan Dalam Negeri a.per Orang Hari (OH). besaran tunjangan tugas belajar merujuk Keputusan Presiden Nomor 57 Tahun 1986 tentang Tunjangan Belajar Bagi Tenaga Pengajar Biasa Pada Perguruan Tinggi Yang Ditugaskan Mengikuti Pendidikan Pada Fakultas Pasca Sarjana. 11. Biaya untuk Pendidikan ditanggung oleh Pemerintah secara at cost. Khusus Tenaga Pengajar Biasa pada Perguruan Tinggi yang ditugaskan mengikuti Pendidikan Fakultas Pasca Sarjana. 30 .000. sedangkan untuk Biaya Riset sesuai kemampuan keuangan Kementerian/Lembaga masing-masing. dan SPTJM. b. Satuan Biaya digunakan untuk Pemeliharaan Rutin Gedung/Bangunan Dalam Negeri dengan maksud menjaga/mempertahankan gedung dan bangunan kantor di dalam negeri agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sama dengan 2% (dua persen). SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG/BANGUNAN DALAM NEGERI Biaya Pemeliharaan Gedung/Bangunan Dalam Negeri sebagaimana pada Lampiran 21. RAB. G. tidak termasuk untuk pemeliharaan gedung/bangunan dalam negeri yang memiliki spesifikasi khusus yang diatur berdasarkan ketentuan yang berlaku. yang dalam pengusulannya dilampiri dengan TOR. diberikan kepada Pegawai Negeri yang jenis pekerjaannya dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan pegawai tersebut. Satuan Biaya Makanan Penambah Daya Tahan Tubuh merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan makanan/minuman bagi Pegawai Negeri sebagai penambah daya tahan tubuh. Gedung/ Bangunan Milik Negara. uang buku dan referensi per tahun. Gedung/ Bangunan Milik Pihak Lain (selain Pemerintah Pusat) yang disewa dan/atau dipinjam oleh pengguna barang dan dalam perjanjian diatur tentang adanya kewajiban bagi pengguna barang untuk melakukan pemeliharaan. F.. dan Pendidikan Pasca Sarjana (Strata 2 atau Strata 3) yang terdiri dari biaya hidup dan biaya operasional.atau Strata I (satu). SATUAN BIAYA MAKANAN PENAMBAH DAYA TAHAN TUBUH Biaya Makanan/Minuman Penambah Daya Tahan Tubuh dapat diberikan kepada Pegawai Negeri sebesar Rp.

000 2 Dari Bahasa Indonesia ke Asing a. J. Dari Bahasa Prancis. Jerman e.000 200. Untuk Biaya Pemeliharaan Genset belum termasuk kebutuhan BBM. Jerman e.000 200.000 31 . Dari Bahasa Jepang c. Dari Bahasa Mandarin. Dari Bahasa Asing Lainnya Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi 125. Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia b. I. Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris b.000 145. Satuan Biaya Pemeliharaan dan Operasional Kendaraan Dinas digunakan untuk mempertahankan Kendaraan Dinas agar tetap dalam kondisi normal dan siap pakai sesuai dengan peruntukannya termasuk biaya bahan bakar.000 145.000 200. SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN SARANA KANTOR Biaya Pemeliharaan Sarana Kantor sebagaimana pada Lampiran 23. Satuan Biaya Pemeliharaan Sarana Kantor digunakan untuk mempertahankan barang inventaris kantor (yang digunakan langsung oleh pegawai.H. SATUAN BIAYA PENERJEMAHAN DAN PENGETIKAN Tabel 16 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. Satuan Biaya tersebut belum termasuk Biaya Pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Dari Bahasa Asing Lainnya Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi 125. SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN KENDARAAN DINAS DAN OPERASIONAL Satuan Biaya Pemeliharaan dan Operasional Kendaraan Dinas sebagaimana pada Lampiran 22. AC Split. dan Genset agar berada dalam kondisi normal (berorientasi dengan baik). Belanda d. Dari Bahasa Jepang c. Dari Bahasa Mandarin. khususnya meja dan kursi). 2013 (4) 1 Dari Bahasa Asing ke Indonesia a.000 145. Belanda d.000 145.000 200. Dari Bahasa Prancis. Personal Computer/ Notebook. Printer.

000.Satuan Biaya Penerjemahan dan Pengetikan merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Penerjemahan dan Pengetikan dibayarkan kepada pihak/orang yang menerjemahkan naskah asli ke dalam Bahasa yang diinginkan. 2013 (4) 1 2 Mesin Fotokopi Analog Mesin Fotokopi Digital Bulan/Unit Bulan/Unit 3.000 Satuan Biaya Sewa Mesin Fotokopi merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Sewa Mesin Fotokopi yang terdiri dari mesin fotokopi analog dan mesin fotokopi digital untuk menunjang pelaksanaan operasional kantor. sedangkan pembelian inventaris bagi pegawai baru disesuaikan dengan kebutuhan. K. Satuan Biaya Penggantian Inventaris Lama dan/atau Pembelian Inventaris untuk Pegawai Baru merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya penggantian inventaris lama dan/atau pembelian inventaris bagi pegawai baru. pengalokasiannya maksimal 10% (sepuluh persen) dari jumlah pegawai dan minimal untuk 1 (satu) pegawai.000 5. SATUAN BIAYA PENGGANTIAN INVENTARIS LAMA DAN/ATAU PEMBELIAN INVENTARIS UNTUK PEGAWAI BARU Satuan Biaya Penggantian Inventaris Lama dan/atau Pembeliaan Inventaris untuk Pegawai Baru sebesar Rp.000. L. SATUAN BIAYA SEWA MESIN FOTOKOPI Tabel 17 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. 1. M.per Pegawai per Tahun (Pegawai/Tahun).. Penggantian inventaris lama digunakan untuk penggantian meja dan kursi pegawai. Satuan Biaya Sewa Gedung Pertemuan (per empat jam) merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Sewa Gedung Pertemuan untuk pelaksanaan kegiatan di luar kantor 32 . sudah termasuk toner dan biaya perawatan.340. SATUAN BIAYA SEWA GEDUNG PERTEMUAN (PER-EMPAT JAM) Biaya Sewa Gedung Pertemuan (Per Empat Jam) sebagaimana pada Lampiran 24.800.

Satuan Biaya Sewa Kendaraan dapat diperuntukkan bagi Pejabat Negara (Ketua/Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Negara.seperti Rapat. dan speed boat) dapat menggunakan Biaya Sewa sesuai harga pasar dan dilakukan secara selektif serta efisien. Roda 6 (enam)/Bus Sedang. Satuan Biayanya menggunakan Harga Pasar. SATUAN BIAYA SEWA KENDARAAN (PER-DELAPAN JAM) Biaya Sewa Kendaraan (per-delapan jam) sudah termasuk bahan bakar dan pengemudi sebagaimana pada Lampiran 25. termasuk untuk moda transportasi antar pulau di wilayah Indonesia (perahu. sound system. Seleksi/Ujian masuk pegawai dan kegiatan lain sejenis. N. dan fasilitas gedung pertemuan lainnya. Satuan Biaya Sewa Kendaraan (per delapan jam) merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Sewa Kendaraan Roda 4 (empat). O. Satuan Biaya Sewa Kendaraan sudah termasuk bahan bakar dan pengemudi. Roda 6 (enam)/Bus Sedang. dan Roda 6 (enam)/Bus Besar. Menteri serta Setingkat Menteri) yang melakukan perjalanan dinas dan memerlukan Sewa Kendaraan dan diberikan secara at cost (biaya riil). Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Pejabat merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Pejabat Eselon I dan Eselon II. 33 . Gedung Pertemuan adalah gedung yang biasa digunakan untuk pertemuan dengan kapasitas lebih dari 300 (tiga ratus) orang. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL PEJABAT Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Pejabat Eselon I dan Eselon II sebagaimana pada Lampiran 26. dan Roda 6 (enam)/ Bus Besar untuk kegiatan yang sifatnya insidentil dan dilakukan secara selektif serta efisien. baik dalam Satuan Bulanan atau untuk Tahunan. Pertemuan. kursi. Sosialisasi. Untuk Sewa Kendaraan Operasional Kantor yang tidak bersifat insidentil atau untuk jangka waktu yang lama. sudah termasuk sewa meja. Catatan: Untuk Sewa Kendaraan selain Kendaraan Roda 4 (empat).

yang meliputi: 34 . Pegawai. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Roda 2 (dua) Operasional Kantor dan/atau Lapangan merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Pengadaan Kendaraan Roda 2 (dua) termasuk Trail yang digunakan untuk operasional kantor dan/atau lapangan guna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi. dapat diberikan ongkos kirim untuk Pengadaan Kendaraan Operasional Bus. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional dan/atau Lapangan Roda 4 merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Pengadaan Kendaraan Roda 4 (empat) Operasional Kantor dan/atau Lapangan guna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Negara/Lembaga. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL RODA 2 (DUA) OPERASIONAL KANTOR DAN/ATAU LAPANGAN Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Roda 2 (dua) Operasional Kantor dan/atau Lapangan sebagaimana pada Lampiran 28. S. Sepanjang diperlukan. SATUAN BIAYA PENGADAAN PAKAIAN DINAS (STEL) Satuan Biaya Pengadaan Pakaian Dinas Dokter. Sopir/ Pesuruh. yang besarannya disesuaikan dengan harga pasar. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL BUS Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Bus sebagaimana pada Lampiran 27. Satuan Biaya Pengadaan Pakaian Dinas (Stel) merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Pengadaan Pakaian Dinas termasuk ongkos jahit dan atributnya. Perawat. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Bus merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional dan/atau Angkutan Antar Jemput Pegawai. Satpam sebagaimana pada Lampiran 29. Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Kantor dan/atau Lapangan Roda 4 sebagaimana pada Lampiran 27.P. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL KANTOR DAN/ATAU LAPANGAN RODA 4. Q. R.

Satuan Biaya Pakaian Kerja Sopir/Pesuruh diperuntukkan bagi sopir/pesuruh yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan KPA.1. kaos security dan atribut lainnya). 5. paling banyak 2 (dua) stel per Tahun. dan dapat diberikan paling banyak 2 (dua) stel per Tahun. dan diberikan paling banyak 2 (dua) stel pakaian per Tahun. ikat pinggang. 2. tali kurt dan peluit. Satuan Biaya Pakaian Dinas Perawat diperuntukkan bagi Perawat yang penyediaannya secara selektif. dengan ketentuan sebagai berikut: a. 6. SATUAN BIAYA PAKAIAN DINAS PERAWAT. Dalam hal Satker yang Pada Awal Pembentukannya tidak terdapat Ketentuan yang Mewajibkan Penggunaan Pakaian Dinas Pegawai. biaya pakaian dinas pegawai dapat dialokasikan setelah memiliki ijin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. SATUAN BIAYA PAKAIAN DINAS DOKTER. Harus ada ketentuan yang ditetapkan oleh Presiden pada awal Pembentukan Satker mengenai Kewajiban Penggunaan Pakaian Dinas Pegawai. 35 . SATUAN BIAYA PAKAIAN SERAGAM MAHASISWA/TARUNA. SATUAN BIAYA PAKAIAN KERJA SOPIR/PESURUH. baju PDL. SATUAN BIAYA PAKAIAN KERJA SATPAM. SATUAN BIAYA PAKAIAN DINAS PEGAWAI. sudah termasuk perlengkapannya (sepatu. Satuan Biaya Pakaian Dinas Dokter diperuntukkan bagi dokter yang penyediaannya secara selektif. 4. Satuan Biaya Pakaian Seragam Mahasiswa/Taruna diperuntukkan bagi Mahasiswa/Taruna pada pendidikan kedinasan yang beraa di bawah Kementerian Negara/Lembaga tertentu yang penggunaan seragamnya telah mendapatkan ijin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang penyediaannya dilakukan secara selektif. topi. dan diberikan paling banyak 2 (dua) stel pakaian per Tahun. dan dapat diberikan paling banyak 2 (dua) stel per Tahun. Satuan Biaya Pakaian Kerja Satpam diperuntukkan bagi Satpam. b. dan diberikan 1(satu) potong jas per Tahun. 3. Satuan Biaya Pakaian Dinas Pegawai diperuntukkan bagi Pegawai yang penyediaannya secara selektif. kopel. kaos kaki.

Pemeliharaan Sarana Kantor. f. d. Siau Kep. b. Pengadaan Kendaraan Operasional Bus. e. 2. Satuan Biaya yang terdapat dalam PMK ini sudah termasuk Pajak. Sewa Mesin Fotokopi. g. Bintang Nduga Puncak Jaya Intan Jaya Puncak Maybrat 134 % 118 124 125 130 135 140 141 147 203 225 231 251 264 269 156 % % % % % % % % % % % % % % % Toleransi Dari Satuan Biaya Provinsi ACEH Dari Satuan Biaya Provinsi SUMUT 3 4 5 Sumatera Barat Sulawesi Utara Papua Dari Satuan Biaya Provinsi SUMBAR Dari Satuan Biaya Provinsi SULUT Dari Satuan Biaya Provinsi PAPUA 6 Papua Barat Dari Satuan Biaya Provinsi Papua Barat Pengertian Istilah: a. h. Pengadaan Kendaraan Roda 2 (dua) dan Operasional Kantor dan/atau Lapangan. dan Pengadaan Pakaian Dinas dan/atau Kerja. Talaud Tolikara Peg. Sewa Kendaraan. Sangihe Kep. Mentawai Kep.LAIN-LAIN Catatan Umum: 1. 3. Pengadaan Operasional Kantor dan/atau Lapangan (Roda 4). Satuan Biaya Diklat Pimpinan Struktural dan Diklat Prajabatan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2009 Tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Lembaga Administrasi Negara. OJ OH OB OT OP OK OR Oter : : : : : : : : Orang/Jam Orang/Hari Orang/Bulan Orang/Tahun Orang/Paket Orang/Kegiatan Orang/Responden Orang/Terbitan 36 . c. Pemeliharaan Gedung/Bangunan Dalam Negeri. Penggantian Inventaris Lama dan/atau Pembelian Inventaris Untuk Pegawai Baru. Untuk Satuan Biaya Pemeliharaan dan Operasional Kendaraan Dinas. pada beberapa kabupaten diberikan toleransi pengusulan Satuan Biaya melebihi PMK Standar Biaya sebagai berikut : No 1 2 Aceh Sumatera Utara Provinsi Kabupaten Simeuleu Nias Nias Barat Nias Utara Nias Selatan Kep.

350. B. DAN BANTEN UNTUK KEGIATAN YANG DILAKUKAN DI LUAR KANTOR (RAPAT KERJA/PEMBAHASAN. Lokakarya.37 .000. Bogor (pp.Rp. Bogor (pp. Seminar. Pembinaan. Rapat Kerja Gabungan/Koordinasi.000. Penyegaran. Jakarta – Cipayung. Honorarium Pembuat Makalah dapat diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang membantu narasumber dalam membuat makalah sebagai bahan informasi/pengetahuan kepada Pegawai Negeri lainnya/masyarakat. Sosialisasi dan rapat dinas lainnya yang dilakukan di luar kantor dapat diberikan biaya transportasi sbb: 1. PENYEGARAN.000.000. 200.) .5.000. SATUAN BIAYA KEMENTERIAN KEHUTANAN TAHUN ANGGARAN 2013.Rp. SATUAN BIAYA TRANSPORTASI SEKITAR JABOTABEK (JAKARTA. Jakarta – Bogor/Bekasi/Tangerang (pp. LOKAKARYA. TANGERANG. BOGOR.350. 500. 500.3. Jakarta – Bandung dan sekitarnya (pp) .000.4. 300. PENATARAN. SEMINAR. Honorarium Pembuat Naskah Pidato dapat diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang membantu Pimpinan/Ketua Pelaksana Kegiatan dalam menyampaikan pidato pembukaan acara pelaksanaan kegiatan Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/Kegiatan Sejenisnya).IV.Rp. Jakarta – Cisarua.Rp.- Honorarium Asisten narasumber/pembahas dapat diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang membantu narasumber memberikan informasi/pengetahuan kepada pegawai negeri lainnya/masyarakat.275. Penataran. BEKASI).) . Jakarta – Banten (pp) . PEMBINAAN.) . SOSIALISASI DAN/ATAU KEGIATAN SEJENISNYA (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Rapat Kerja. HONORARIUM KEGIATAN SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASI/ DISEMINASI/FOCUS GROUP DISCUSSION DAN/ATAU KEGIATAN SEJENISNYA (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Tabel 18 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.2.000. SEBAGAI BATAS TERTINGGI A. 2013 (4) 1 2 3 Asisten Narasumber/Pembahas Pembuat Makalah Pembuat Naskah Pidato OJ Naskah Naskah 265.Rp. BANDUNG.000.

c. Upah kerja adalah uang yang dibayarkan kepada seseorang baik pegawai negeri/honorer/tenaga kontrak/pegawai harian yang melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu yang sifatnya mendesak dan harus segera diselesaikan dan tidak dapat dilaksanakan oleh pihak ketiga. sepanjang pekerjaan dilaksanakan di luar jam kerja yang pembayarannya dihitung berdasarkan upah satuan dan tarif yang ditentukan dalam DIPA atau dokumen lain yang disamakan (HOK. (5) 1 2 Ketua Anggota hari/anggaran hari/anggaran 250. UPAH KERJA a. 2013 (4) Ket. D. Upah kerja sebagaimana dimaksud butir 1) di atas. Pelaksanaan upah kerja sebagaimana dimaksud pada butir 1) dan 2) di atas berdasarkan Surat Perintah Kerja dari Pejabat Yang Berwenang/Pejabat Pembuat Komitmen. HONORARIUM PELAKSANAAN PEMERIKSAAN DAN PENGAWASAN OLEH PENGAWAS FUNGSIONAL DAN/ATAU PEMBINAAN PENGELOLAAN KEUANGAN/PEMERIKSAAN KAS BENDAHARA DI LINGKUNGAN SATUAN KERJA KEMENTERIAN KEHUTANAN (BERFUNGSI SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Tabel 19 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. eksemplar). dapat diberikan honorarium sebagaimana pada tabel 19 tersebut di atas. 38 . lembar.000.C.200. Pelaksanaan Pembinaan Pengelolaan Keuangan/Pemeriksaan Kas Bendahara yang dilakukan oleh Pegawai Negeri Bukan Aparat Pengawas Fungsional dapat diberikan Honorarium sebagaimana tabel 19. b.- DIPA DIPA Pengawasan dan Pemeriksaan yang dilakukan oleh Aparat Pengawas Fungsional Kementerian Kehutanan pada Satuan Kerja yang berkedudukan sama dengan Aparat Pengawas Fungsional dan di Propinsi DKI Jakarta.000. SATUAN BIAYA UPAH KERJA PENERJEMAHAN/PENGETIKAN/ PENCETAKAN DAN PENJILIDAN 1. dan besaran honorariumnya dicantumkan pada Surat Perintah Tugas yang ditandatangani oleh Kepala Satuan Kerja.

-/hal 235. 5. Rp.1 muka/ 2 muka 60 gram (1) Oplah < 1000 halaman Rp.-/hal 345. (1) Oplah (2) Oplah (3) Oplah 1 muka/ 2 muka 80 gram < 1000 halaman 1000 – 5000 halaman > 5000 halaman Rp.-/hal i) Buletin (Min 12 lembar) Folio HVS. I muka/2 muka 60 gram (1) Oplah < 1000 halaman (2) Oplah 1000 – 5000 halaman (3) Oplah > 5000 halaman b) Folio HVS.-/hal (3) Oplah > 5000 halaman Rp. 1 muka/2 muka 80 gram (1) Oplah < 1000 halaman Rp. Rp. d) Double Folio HVS.875.400. (2) Oplah 1000 – 5000 halaman Rp.-/hal c) Double Folio HVS. (3) Oplah > 5000 halaman Rp. 2. Pencetakan 1) Buku/formulir dan sebagainya a) Folio HVS. e) Folio Edisi (1) Oplah (2) Oplah (3) Oplah Lux ( art paper) 1 warna < 1000 halaman 1000 – 5000 halaman > 5000 halaman Rp. (3) Oplah > 5000 halaman Rp.760. (2) Oplah 1000 – 5000 halaman Rp. sparasi 100 gram. 1.-/hal 545.-/hal (3) Oplah > 5000 halaman Rp.-/hal 165.-/hal 315. Rp. Rp.-/hal 250. e. 345.-/hal 185.-/hal 400. 60 gram (1) Oplah ≤ 300 eksemplar (2) Oplah > 300 eksemplar Rp.-/hal h) Poster (Min 75 X 50 Cm2) Konsdruk.-/hal (2) Oplah 1000 – 5000 halaman Rp. 225. 2. Rp. 8.-/hal 245.380. Rp.165. 1 muka (1) Oplah < 1000 halaman Rp. Rp.-/hal 210.-/hal 575. 4 warna 1 muka/2 muka (1) Oplah < 1000 halaman Rp.-/hal (2) Oplah 1000 – 5000 halaman Rp. Rp. Sparasi 100 gram .-/hal 39 .4 warna.-/hal 345. 4. Jenis pekerjaan yang akan di lemburkan untuk Penerjemahan dan Pengetikan dari naskah asli kedalam Bahasa yang diinginkan yang besarannya sebagaimana pada Tabel 16.d.-/hal 375. f) Leaflet/Brosur g) Folio konsdruk.885.-/hal 575.-/hal 400.

HONORARIUM KONSULTAN/SATUAN BIAYA JASA KONSULTANSI BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION) DAN BIAYA LANGSUNG NON-PERSONIL (DIRECT REIMBURSABLE COST). diberikan honorarium sepanjang tercantum dalam DIPA. diberikan honorarium sepanjang tercantum dalam DIPA. 40 .j. Pembayaran Upah Harian untuk kerja antara buruh lapangan dan lain-lain disesuaikan dengan harga standar setempat. 31. 50. 2. 5. 5. 54 Tahun 2010 beserta perubahannya. Honorarium Konsultan Pendamping (Counterpart) sepanjang tidak ditentukan tersendiri dalam agreement. 100.-/hal Rp.520.185. 33. F. hanya diperkenankan mengangkat tenaga yang berpengalaman di bidang tugasnya.n. 32.970. 36. Untuk menyusun Harga Perkiraan Sementara (HPS) jasa Konsultansi dapat dipakai dari informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh assosiasi Ikatan Konsultan Indonesia (INKINDO) sebagaimana pada Lampiran 30. Ketentuan mengenai Pemberian Honorarium bagi Konsultan dan Tata Cara pengadaan barang/jasa serta biaya jasa konsultan berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor.000.000/ekspl m.Pembayaran upah yang menggunakan OH (swakelola) (1) Hari biasa Rp. 37. 8.290.000.-/hal Rp.-/hal Rp. Cover Buku (≥ 4 warna) (1) Oplah < 500 (2) Oplah > 500 l. atau sumber data lain yang dapat dipertanggung jawabkan. HONORARIUM COUNTERPART Honorarium Konsultan Pendamping (Counterpart) sepanjang tidak ditentukan tersendiri dalam agreement. 38 dan Lampiran 39. Penjilidan biasa Rp. 10.(2) Hari Libur Rp. Cover Buku (≤ 3 warna) (1) Oplah < 500 (2) Oplah > 500 k. 1.-/hal Rp. 35. Apabila suatu Kegiatan memerlukan Konsultan. 7. E. 34.

dan 42. PERENCANAAN/DESIGN/PENGAWASAN Biaya perencanaan/design/pengawasan/manajemen konstruksi pengelolaan kegiatan/proyek pembangunan gedung negara. 41 . PENGADAAN TANAH 1. PEMBANGUNAN GEDUNG NEGARA a. b. I. Tarif/Satuan Biaya untuk pembangunan gedung negara/rumah jabatan dan bangunan lainnya lingkup Kementerian Kehutanan berpedoman pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor. rumah dinas. 3. Pengawasan teknis atas pembangunan/rehabilitasi gedung negara/rumah jabatan dan bangunan lainnya.G. 41. H. 41 dan 42. Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Pengadaan Tanah berpedoman pada Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 2007 tanggal 21 Mei 2007 tentang ketentuan pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2005 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2006. Pelaksanaan Pengadaan Tanah berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2005 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Pelaksanaan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum berpedoman pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum. dengan tarif/satuan biaya sebagaimana pada Lampiran 40. kantor dan bangunan lainnya mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara Nomor : 45/PRT/M/2007 tanggal 27 Desember 2007 sebagaimana pada Lampiran 40. dilakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan atau Dinas/Instansi terkait. 2. 45/PRT/M/2007 tanggal 27 Desember 2007 dan atau pada harga satuan tertinggi setempat yang ditetapkan oleh Dinas/Instansi terkait setempat.

Honorarium Pengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak dapat diberikan honorarium yang bersarannya mengacu pada honorarium staf sebagaimana pada Lampiran 4.- 760.- 760.000.760.000.000.000. K. 42 .660. dan Pejabat Pemeriksa Penerimaan Kayu Bulat (P3KB) berdasarkan penerimaan pada Satuan Kerja yang bersangkutan.) untuk Propinsi Maluku dan Papua *) (4) (1) (2) 1 2 Pejabat Penagih Iuran Kehutanan Pejabat Penerbit Surat Keterangan Sahnya Kayu Bulat (P2SK-SKB) Pejabat Pemeriksa Laporan Hasil Produksi Pejabat Pemeriksa Penerimaan Kayu Bulat (P3KB) 660. PEJABAT PEMERIKSA LAPORAN HASIL PRODUKSI (P2LHP). sepanjang tugasnya melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan pelaksanaan DIPA.000.000.900.660.000. DAN PEJABAT PEMERIKSA PENERIMAAN KAYU BULAT (P3KB).1.000. Pejabat Penerbit Surat Keterangan Sahnya Kayu Bulat (P2SK-SKB). HONORARIUM STAF PENGELOLA KEGIATAN YANG TIDAK MENGIKAT (NON CPNS/PNS) Tabel 20 (dalam rupiah) No (1) Jenjang Pendidikan/Profesi (2) Honorarium/Bulan (3) 1 2 3 S2 S1 dan D4 D1.) untuk Propinsi Lainnya (3) Besarnya Tunjangan Per bulan (Rp.760. HONORARIUM PEJABAT PENAGIH IURAN KEHUTANAN. PEJABAT PENERBIT SURAT KETERANGAN SAH KAYU BULAT (P2SK-SKB).- Honorarium Staf Pengelola Kegiatan yang tidak mengikat (Non CPNS/PNS).J.000. dapat diberikan honorariumnya.000.- 3 4 660. D2. dan D3 2. Pejabat Pemeriksa Laporan Hasil Produksi. Tabel 21 (dalam rupiah) No Penetapan Pembayaran Insentif Bagi Pejabat Penagih Iuran Kehutanan Besarnya Tunjangan Per bulan (Rp.000.1.- Pemberian Honor bagi Pejabat Penagih Iuran Kehutanan.000.800.

000 900.000. dapat diberikan honorarium pada tabel tersebut di atas. (5) A 1. Honorarium Pengarah (Pembukaan/Penutupan): a.8/Menhut-II/2009 tanggal 9 Pebruari 2009.000 500.63/Menhut-II/ 2006 dan No.000 800. L. Pejabat Es. I/yang disetarakan b. Penyaji/ Pengajar: a. III/yang disetarakan b. Pejabat Es.000. P. Pejabat Es. P. Penerbit Surat Keterangan Sahnya Kayu Bulat (P2SK-SKB).570.450. II/yang disetarakan b. Pejabat Es. Pejabat Es. IV/yang disetarakan 3. Pejabat Es.- 2 Insentif Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah dapat diberikan honorarium sebagaimana pada tersebut di atas. SATUAN BIAYA PELAKSANAAN PENINGKATAN KOMPETENSI PEGAWAI NEGERI Tabel 23 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya (4) Ket.000. 55/MenhutII/2006 jo No. III/yang disetarakan c.000 600.000 900. Wakil Kepala Sekolah. INSENTIF KEPALA SEKOLAH DAN WAKIL KEPALA SEKOLAH Tabel 22 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Insentif (4) 1 Kepala Sekolah Golongan IV Golongan III Wakil Kepala Sekolah Orang/Bulan Orang/Bulan Orang/Bulan 640.000 700. 4.000 350. IV/yang disetarakan 43 . II/yang disetarakan OJ OJ OJ OJ OJ OJ OJ OJ 1.300. P. yang M. Honorarium dapat diberikan kepada Pejabat Fungsional ditunjuk sebagai Kepala Sekolah.Pemberian honorarium kepada Pejabat Penagih Iuran Kehutanan. Pejabat Es.000 2. Asisten Penyaji/Pengajar Moderator: a. Pejabat Pemeriksa Laporan Hasil Produksi (P2LHP) dan Pejabat Pemeriksa Penerimaan Kayu Bulat (P3KB) dapat diberikan sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kehutanan No.

000 150.000. 2.12 d. Penyusunan bahan Pengajaran Honorarium Panitia a. 11. IV Pengadaan Obat-Obatan Kegiatan Kegiatan Buah OK OK OH Kegiatan Paket 1. C.000 115. Untuk Gol.10. Pejabat Es. 8. I/II b. 4. III/yang disetarakan c.000 300.000 400.000 4. Ketua/Wakil Ketua c. Untuk Gol.000. D 1. Pembukaan/Penutupan Spanduk Personal Use Surat Keterangan untuk peserta Transport Penyusunan Laporan Akomodasi Konsumsi (Peserta & Panitia) Uang Saku Peserta/Panitia: a. Sekretaris Judul OK OK OK OK 350.000 Lamp. 5. Pejabat Es. Penanggung Jawab b.000 500. 1. 3.000 3. II/yang disetarakan b.000 11 1. B 1. Anggota Perjalanan Pengarah Penyaji/ Pengajar a. 44 .500.000 110.000 300.000 At 3. 9. KOMPETENSI Peningkatan Kompetensi adalah peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia untuk melaksanakan tugas pekerjaan secara profesional.000 350.000. IV/ yang disetarakan d.000 Lamp. III c.4.000 105.000. 4.000 1. 2. 10 Nara Sumber/Penceramah/ Moderator Perjalanan Panitia dan Peserta Bahan-Bahan Alat tulis keperluan kegiatan Penggandaan bahan/naskah pelajaran Pengeluaran Lainnya Pemanggilan peserta Dokumentasi. 5. 6. 2. Untuk Gol.000 30. Asisten Penyaji/ Pengajar OT OT OT OT OT OT OT Kegiatan Kegiatan 4. Pejabat Es. 16 Cost OH OH OH Kegiatan 100.000 500.

wallchart. CD audio. kecuali untuk pelatihan Penjenjangan dan Pra Jabatan. lembar kerja siswa/ peserta pelatihan. KEPANITIAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN UNTUK PNS (APARATUR) DAN MASYARAKAT (NON-APARATUR) Satuan Biaya Penyelenggaraan Diklat Teknis dan Fungsional untuk PNS (Aparatur) sebagaimana pada Lampiran 43. 2) Audio Visual seperti video/film. Computer Based. PH. Bentuk-bentuk materi dapat berupa: 1) Bahan cetak seperti hand out. Jumlah anggota panitia tim pelaksana/penyelenggara untuk setiap angkatan maksimum 10 % dari jumlah peserta pelatihan. modul. 3) Audio seperti radio. 4) Visual: foto. alat dan teks yang diperlukan dalam kegiatan peningkatan kompetensi. 5) Multi Media: CD interaktif. leaflet. Internet. BAHAN-BAHAN Yang dimaksud dengan bahan-bahan yaitu bahan ajar yang merupakan informasi. N. gambar. kecuali biaya akomodasi dan konsumsi disesuaikan dengan tarif yang berlaku. 45 . kaset. Satuan Biaya Penyelenggaraan Diklat Ketrampilan untuk masyarakat (Non-Aparatur) sebagaimana pada Lampiran 44. Setiap pelaksanaan/penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan dibentuk suatu kepanitiaan dengan Keputusan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan atau Pejabat yang ditunjuk.2. LAIN-LAIN Uang Saku Peserta/Panitia sebagaimana pada Tabel 25 huruf D butir 10 dapat diberikan sepanjang anggaran tersedia. 3. PENGEMBANGAN DIKLAT 1. kepanitiaan diatur dan disesuaikan dengan Pedoman dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Materi pengajaran merupakan seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak tertulis sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan peserta untuk menerima penyampaian materi. brosur. model/maket. VCD. buku. kecuali biaya akomodasi dan konsumsi disesuaikan dengan tarif yang berlaku pada hotel/tempat penyelenggaraan.

2) Uang Vakasi Penyelenggaraan Ujian dapat diberikan sebagaimana pada Tabel 9. disediakan anggaran/dana berupa: dan Uang Saku Akomodasi dan Konsumsi Alat Tulis dan Alat Praktek Personel Use Asuransi khusus untuk kegiatan Diklat yang berisiko tinggi (SPORC dan Jungle Survival). . Uang vakasi penyelenggara ujian pada tingkat pendidikan dasar dan menengah.Menyusun garis-garis besar bahan pelajaran/syllabus.Asisten/pendamping pengajar. yang karena tugasnya melaksanakan/mengajar pendidikan dan pelatihan. .2. . . berfungsi sebagai Batas Tertinggi.Moderator/fasilitator/pemandu diskusi. Pelatihan Kehutanan 1) Honorarium yang dibayarkan untuk: . Satuan biaya pengawas ujian untuk pengawas ujian tingkat pendidikan dasar dan menengah.Nara Sumber/Resource Person. 6) Satuan Biaya Pelatihan Keterampilan untuk Masyarakat dapat diberikan sebagaimana pada Lampiran 44. .Petugas kedisiplinan dan kebersihan. tidak dibayarkan untuk penyelenggaraan ujian yang bersifat latihan dan ujian lokal.Panitia Pelaksana/Penyelenggara.Instruktur/pendamping/pendamping praktek. Vakasi penyelenggara ujian pada tingkat pendidikan tinggi diberikan untuk ujian semester dan ujian akhir. 4) Pegawai yang ditugaskan mengikuti pendidikan pelatihan. 3) Biaya Perjalanan/Transport Pengajar. . STANDAR BIAYA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN YANG DISELENGGARAKAN OLEH DIKLAT Standar Biaya Pendidikan dan Pelatihan yang diselenggarakan oleh Pusat Diklat Kehutanan terdiri dari: a. sudah termasuk uang transpor. 5) Satuan Biaya penyelenggaraan Diklat Teknis dan Fungsional untuk PNS (Aparatur) sebagaimana pada Lampiran 43.Mengajar dalam satuan jam mengajar (jam pelajaran). 46 . . dapat diberikan pada seorang Pegawai ataupunNon-Pegawai.

dan 48.7) Pelatihan Ketrampilan untuk Masyarakat ialah pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan baik teknis maupun non teknis kehutanan yang diikuti oleh masyarakat umum. 3) Pelatihan di Luar Negeri Standar Biaya untuk Pelatihan di Luar Negeri sebagaimana pada Lampiran 46. Pelatihan Pra Jabatan dan Diklat Kepemimpinan 1) Diklat Diklat Pra Jabatan dan Diklat Kepemimpinan. satuan biaya pendidikan sebagaimana pada Tabel 51. berfungsi sebagai batas Estimasi. Satuan Biaya Latihan Prajabatan sebagaimana pada Tabel 15. Instruktur dan Guru yang ditugaskan untuk melaksanakan Magang Kerja/Detasering/Penelitian DIKLAT/ Workshop/Lokakarya/Temu Karya/Konferensi/Kegiatan Ilmiah lainnya serta melaksanakan Penilaian Angka Kredit dapat diberikan bantuan sebagaimana pada Lampiran 50. S1. dan S3 sebagaimana pada Lampiran 45. Pembinaan dan Pengembangan Pegawai dan/atau Widyaiswara.45/menhut-II/2005 jo Peraturan Menteri Kehutanan No. P. LSM dan anggota masyarakat lainnya serta masyarakat perhutanan yang terlibat dengan upaya pembangunan Kehutanan. D4. masyarakat di sekitar hutan. S2 dan S3 di dalam maupun di luar negeri berpedoman pada Peraturan Menteri Kehutanan No. S2. 50/Menhut-II/2008 dan Peraturan Menteri Kehutanan No. 2) Harga Satuan Tertinggi Biaya Penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Pegawai Negeri Sipil sebagaimana pada Tabel 14. Pembinaan dan Pengembangan DIKLAT Standar Biaya kegiatan dalam rangka Pembinaan dan Pengembangan DIKLAT sebagaimana pada Lampiran 49. Satuan Biaya Tertinggi Biaya Pendidikan S1.04/Menhut-II/2006. b.47. PNS yang ditugaskan mengikuti Program Pendidikan D2. mengacu pada ketentuan yang ditetapkan oleh Lembaga Administrasi Keuangan (LAN) dan atau Kementerian Keuangan. 47 . Pendidikan 1) Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kehutanan. d. D3. 2) Pendidikan dan Pelatihan Dalam dan Luar Negeri. P. c.

O.740. Tabel 24 No.000 - 2. berfungsi sebagai batas tertinggi.000 1 Angkatan 30 orang 537. dan Perawatan Gajah sebagai Standar Biaya Keluaran/SBK Indeks Biaya Keluaran. biaya tersebut ditambah sebesar 15%. LIPUTAN DAN PUBLIKASI MEDIA MASA Standar Biaya Kegiatan Kehumasan. Bantuan/Tunjangan bagi petugas didaerah terpencil diberikan berdasarkan Keputusan Gubernur setempat dan anggarannya tersedia dalam DIPA atau dokumen lain yang disamakan. P. liputan dan publikasi media masa. diperlukan kegiatan kehumasan.) (4) Keterangan (5) 1. Layanan Operasional Kapal Pos Terapung. Latihan Rutin Menembak 1 Angkatan 104. STANDAR BIAYA KELUARAN DIREKTORAT JENDERAL PERLINDUNGAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM KEMENTERIAN KEHUTANAN Satuan Biaya Latihan Rutin Menembak. Q. Dalam rangka pelaksanaan penyebaran informasi dan pembinaan hubungan antar Kementerian Kehutanan dengan Lembaga Negara dan Masyarakat. 48 . (1) Usulan (2) Volume dan Satuan Ukur (3) Besaran (Rp. letaknya jauh dan sulit untuk dicapai oleh masyarakat pada umumnya. Apabila kegiatan tersebut di atas dilaksanakan oleh pihak ketiga. Liputan dan Publikasi Media Masa sebagaimana pada Lampiran 52. digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya untuk kegiatan di lapangan. BANTUAN/TUNJANGAN TERPENCIL BAGI PETUGAS DI DAERAH Petugas di daerah terpencil ialah petugas yang ditempatkan didaerah yang sulit untuk mendapatkan rumah untuk di sewa. Layanan Operasional 1 Unit/Tahun Kapal Pos Terapung Perawatan Gajah 1 Ekor Satuan Biaya yang diusulkan oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam. 3.000.785.000 Ukuran 25 M 28. SATUAN BIAYA KEGIATAN KEHUMASAN.

ASURANSI PETUGAS YANG PEKERJAANNYA MEMPUNYAI RESIKO TINGGI. PEKERJAAN BERESIKO TINGGI Pekerjaan yang berisiko tinggi antara lain seperti penangkap/pelatih/perawat satwa liar.R. 19571020 198203 1 002 49 . Ir. TTD. b. Jakarta.A NIP. dan buruh yang terdaftar diberikan tunjangan premi asuransi kecelakaan diri bilamana tersedia anggaran dalam DIPA.E. cruiser. surveyor. 24 Juli 2012 SEKRETARIS JENDERAL. Dr. juru ukur. D. HADI DARYANTO. a. PREMI ASURANSI Kriteria dengan besarnya premi asuransi lebih lanjut ditetapkan oleh Pejabat Eselon I yang bersangkutan.

5 miliar f. 75 miliar s.610.1 PEJABAT KUASA PENGGUNA ANGGARAN a.000 770. 1 miliar s. 1 miliar s. 100 juta b.d Rp.d Rp. 250 juta s. 2.000 3. 750 miliar s. 250 juta c.910.250.d Rp.000 480.000 5.d Rp. 100 miliar l. 500 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 100 juta s.000 1.d Rp.d Rp. 500 miliar s. 250 juta s. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.000 3.000 880. Nilai pagu dana di atas Rp. 500 juta d.d Rp. 5 miliar g.000 830. Nilai pagu dana di atas Rp.000 720.000 3.d Rp.000 1.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp.d Rp.2 PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a.580. Nilai pagu dana di atas Rp.430.Lampiran 1 HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN 1.d Rp. 5 miliar g.5 miliar f.000 3.d Rp.5 miiar s. Nilai pagu dana s. Nilai pagu dana di atas Rp.250.5 miiar s.110. 2. 2. 1 triliun p Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp.000 970. 50 miliar s.580.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 25 miliar i. 50 miliar j Nilai pagu dana di atas Rp.590. 10 miliar s.d Rp.050. 25 miliar SATUAN (3) BIAYA TA. 25 miliar s.580. Nilai pagu dana di atas Rp.000 510.000 930.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.000 820.330.000 2. Nilai pagu dana di atas Rp. 2013 (4) OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 500. 2. 75 miliar s. 250 miliar m. 1 miliar s.d Rp.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.000 1. 10 miliar h.d Rp.000 570. 500 miliar n. 250 juta c. 100 juta s.580. Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 250 miliar m. 1 trilyun 1.000 OB OB OB OB OB OB OB OB 400.000 1.580. 5 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 500 juta d.d Rp. 100 juta s.000 2.5 miliar f.d Rp. 75 miliar k.000 610. Nilai pagu dana s. Nilai pagu dana s. 25 miliar s.d Rp. 750 miliar s. 100 juta b. 25 miliar i.d Rp.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 500 juta s.000 1. 5 miliar s.000 3.d Rp. 2.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 1 triliun p Nilai pagu dana di atas Rp.080.250.850.000 1. 500 miliar n. Nilai pagu dana di atas Rp. 250 juta s. 1 M e. Nilai pagu dana di atas Rp. 75 miliar k.d Rp.000 2. Nilai pagu dana di atas Rp.000 990. 500 juta s.000 1.000 1. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp.080. 250 juta c.000 51 (dalam rupiah) . Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.5 miiar s. 10 miliar s. 1 M e. 250 miliar s. 100 miliar s.010.d Rp. 500 juta d. Nilai pagu dana di atas Rp.170. 10 miliar s. 500 juta s.000 4. Nilai pagu dana di atas Rp. 50 miliar j Nilai pagu dana di atas Rp. 1 trilyun 1. 250 miliar s.000 4.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.000 700. 50 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp. 100 miliar l.690. 100 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 10 miliar h.000 610.d Rp. 1 M e. 5 miliar s. 5 miliar g.d Rp. 10 miliar h.000 2. 750 miliar o. 100 juta b. 750 miliar o. Nilai pagu dana di atas Rp.000 OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 420.000 4.000 1.890.3 PEJABAT PENGUJI TAGIHAN DAN PENANDATANGAN SPM a.000 660. 2.

420. 10 miliar di atas Rp.d Rp.No (1) i. 500 miliar di atas Rp. 25 miliar di atas Rp. i.d Rp. 2013 (4) 1. h.d Rp.5 miiar s.120. 75 miliar di atas Rp.150.000 1.d Rp.d Rp. Rp.d Rp.000 570.d Rp. 75 miliar di atas Rp.d Rp. 2.000 3.d Rp. 500 juta di atas Rp.160. 500 miliar di atas Rp.000 860. 500 juta s. d. f.440.000 4.d Rp.000 2.5 miiar s.090. 500 miliar s. 250 miliar s.860. 100 juta s. 1 M di atas Rp.5 miliar di atas Rp.000 810.000 980. l.d Rp.840.d Rp. 2. e. 1 M di atas Rp. 750 miliar 750 miliar s.000 2.000 3.000 2.d Rp.d Rp. n.000 3. 50 miliar di atas Rp.000 420. i. Rp.000 500.d Rp. 250 juta s.d Rp. 1 miliar s.090.d Rp. 50 miliar s. j k.d Rp. e. 1 triliun 1 trilyun SATUAN (3) OB OB OB OB OB OB OB OB BIAYA TA. c. n.000 310. 100 juta di atas Rp. 50 miliar di atas Rp. 50 miliar 50 miliar s. 500 juta s. g.470.000 570.830.320.000 1.d Rp. 100 juta s. 5 miliar s. Rp.810. 750 miliar s.000 1. j k. 1 trilyun OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 260. b. 25 miliar s.4 BENDAHARA PENGELUARAN a. h. 5 miliar s. 750 miliar di atas Rp. 250 miliar 250 miliar s.d Rp. 10 miliar di atas Rp.000 3. 250 juta di atas Rp. m. 750 miliar s. 250 juta di atas Rp.d Rp. 1 triliun di atas Rp. l.d Rp.000 1.d Rp.580.d Rp.d Rp.d Rp.5 miliar di atas Rp. 100 juta di atas Rp.520. 100 miliar 100 miliar s. p Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana s. b.000 370. l. o.000 500. 25 miliar s.000 2.000 1. 75 miliar s.780. 5 miliar di atas Rp.620. 75 miliar s.550.000 1. p Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana s. 10 miliar s. 250 miliar s. m.d Rp. 250 miliar di atas Rp. p Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu dana dana dana dana dana dana dana dana di di di di di di di di atas atas atas atas atas atas atas atas URAIAN (2) Rp.d Rp. Rp. 25 miliar di atas Rp.5 STAF PENGELOLA/BENDAHARA PENGELUARAN PEMBANTU/ PETUGAS PENGELOLA ADMINISTRASI BELANJA PEGAWAI (PPABP) a. 2. Rp.d Rp.000 52 . 100 miliar s. f.d Rp. o. 75 miliar 75 miliar s.000 2. 500 miliar 500 miliar s.d Rp. d.780. 250 juta s. Rp. n. 750 miliar di atas Rp.000 1.000 1. Rp. 100 miliar di atas Rp. 5 miliar di atas Rp.330.d Rp.000 430. 1 triliun di atas Rp. 10 miliar s.000 2.350.d Rp. 50 miliar s. 2. 1 miliar s.000 1.840. o.040. j k. 25 miliar s. m. 100 miliar di atas Rp. c. 100 miliar s.d Rp.000 640.d Rp.000 1.000 2.000 1.000 2. 500 miliar s. 250 miliar di atas Rp.d Rp.000 770.000 670.230.d Rp. 500 juta di atas Rp. 1 trilyun OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 340.000 2. g.

Nilai pagu pengadaan di atas Rp.d Rp.d Rp.5 miliar f. 100 miliar l.d Rp.000 3. 250 miliar s. 5 miliar g.600.000 4. 2. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp.230. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.000 1. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.000 450.000 480. 500 miliar s.000 510. 5 miliar i. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.000 720.000 680.d Rp. 50 miliar s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 2. 250 miliar m.000 1. 500 miliar s. 10 miliar h. 1 triliun p Nilai pagu pengadaan di atas Rp.000 920. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 1 triliun p Nilai pagu pengadaan di atas Rp.000 610.580. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 100 miliar l. 25 miliar s.000 450. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.130.000 53 .040.790.000 1.020.d Rp. 100 juta s.940.490. 250 juta s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.000 1. 250 juta c. Nilai pagu pengadaan jasa lainnya s.090. 1 M e.000 3.d Rp.000 5. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 100 miliar s.d Rp.000 4.d Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.d Rp.000 760.d Rp. 2.d Rp. 75 miliar k. Nilai pagu pengadaan s. 1 miliar s.000 2. 75 miliar k.d Rp.560.000 2. 1 trilyun 1.000 600. 750 miliar o.030. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 5 miliar g.d Rp.000 5. 500 juta f.000 Per Paket OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP 460. 100 juta s. 5 miliar s.d Rp.820.910.d Rp.000 1. 1 miliar s.d Rp.000 4. 500 juta s.000 2.d Rp.370. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 10 miliar j. 250 miliar m.d Rp. 50 miliar s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 750 miliar s. 500 miliar n.5 miiar s.d Rp.d Rp.d Rp. 500 miliar n.450. 100 juta c.5 miliar h. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp.d Rp. 2.d Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 2.d Rp. 1 trilyun 1.000 2.000 2.520. 5 miliar s. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp.000 850. 100 juta b. 50 miliar j Nilai pagu pengadaan di atas Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.000 2. 1 M g. 1 miliar e.1 PEJABAT PENGADAAN BARANG/JASA 1.000 1.d Rp. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp. 500 juta s.d Rp.d Rp. 25 miliar i.d Rp. 250 juta c.d Rp. Nilai pagu pengadaan s. 10 miliar s.140. 2.d Rp.d Rp.000 4. 50 miliar j Nilai pagu pengadaan di atas Rp. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 100 juta d. 250 juta s.000 3. 100 juta s.d Rp.210. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 750 miliar s.270.120. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 500 juta d.000 1. 25 miliar OB Per Paket OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP 510.d Rp. 10 miliar h.d Rp.000 Per Paket OP Per Paket OP OP OP OP OP OP OP 450.d Rp.000 4.2 PANITIA PENGADAN BARANG DAN JASA (KONSTRUKSI) a. 25 miliar i.d Rp.000 1.450. 25 miliar s.3 PANITIA PENGADAAN BARANG (NON KONSTRUKSI) a. 50 juta s. 2013 (4) 1 HONORARIUM PEJABAT/PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA/ UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP) 1. 10 miliar s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 250 miliar s.000 1.000 3. 750 miliar o.d Rp. 10 miliar s.510. 100 juta b.000 910. 250 juta s. 250 juta e.HONORARIUM PEJABAT/PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA/ UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP) SEBAGAI BATAS TERTINGGI No (1) URAIAN (2) SATUAN (3) Lampiran 2 (dalam rupiah) BIAYA TA.520.50 juta b.5 miliar s. 500 juta d.5 miliar f.780.270. 1 miliar s.000 1.010. 75 miliar s.000 1. 500 juta s. 5 miliar s.d Rp.d Rp.5 miiar s.640. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi di atas Rp. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 100 miliar s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.d Rp.4 PANITIA PENGADAAN JASA (NON KONSTRUKSI) a. 75 miliar s.

(dalam rupiah) No (1) k. l. m. n. o. p. q. r. Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan jasa jasa jasa jasa jasa jasa jasa jasa konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ URAIAN (2) jasa jasa jasa jasa jasa jasa jasa jasa lainnya lainnya lainnya lainnya lainnya lainnya lainnya lainnya di di di di di di di di atas atas atas atas atas atas atas atas Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. 25 miliar s.d Rp. 50 miliar 50 miliar s.d Rp. 75 miliar 75 miliar s.d Rp. 100 miliar 100 miliar s.d Rp. 250 miliar 250 miliar s.d Rp. 500 miliar 500 miliar s.d Rp. 750 miliar 750 miliar s.d Rp. 1 trilyun 1 trilyun SATUAN (3) OP OP OP OP OP OP OP OP BIAYA TA. 2013 (4) 1,750,000 1,990,000 2,230,000 2,560,000 2,880,000 3,200,000 3,520,000 3,960,000

54

Lampiran 3 HONORARIUM PEJABAT/PANITIA PENERIMA HASIL PEKERJAAN
SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) HONORARIUM PEJABAT/PANITIA PENERIMA HASIL PEKERJAAN 1.1 1.2 PEJABAT PENERIMA HASIL PEKERJAAN/PENGADAAN BARANG/JASA PANITIA PENERIMA HASIL PEKERJAAN/PENGADAAN BARANG/JASA a. b. c. d. e. f. g. h. i. j k. l. m. n. o. p Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan s.d Rp. 100 juta di atas Rp. 100 juta s.d Rp. 250 juta di atas Rp. 250 juta s.d Rp. 500 juta di atas Rp. 500 juta s.d Rp. 1 M di atas Rp. 1 miliar s.d Rp. 2,5 miliar di atas Rp. 2,5 miiar s.d Rp. 5 miliar di atas Rp. 5 miliar s.d Rp. 10 miliar di atas Rp. 10 miliar s.d Rp. 25 miliar di atas Rp. 25 miliar s.d Rp. 50 miliar di atas Rp. 50 miliar s.d Rp. 75 miliar di atas Rp. 75 miliar s.d Rp. 100 miliar di atas Rp. 100 miliar s.d Rp. 250 miliar di atas Rp. 250 miliar s.d Rp. 500 miliar di atas Rp. 500 miliar s.d Rp. 750 miliar di atas Rp. 750 miliar s.d Rp. 1 triliun di atas Rp. 1 trilyun OB OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP 330,000 330,000 420,000 520,000 620,000 770,000 910,000 1,060,000 1,260,000 1,450,000 1,650,000 1,840,000 2,100,000 2,370,000 2,630,000 2,890,000 3,250,000 SATUAN (3) BIAYA TA. 2013 (4)

55

Lampiran 4 HONORARIUM PENGELOLA PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)
SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) 1 HONORARIUM PENGELOLA PNBP 1.1 ATASAN LANGSUNG BENDAHARA a. Nilai pagu dana s.d Rp. 100 juta b. Nilai pagu dana di atas Rp. 100 juta s.d Rp. 250 juta c. Nilai pagu dana di atas Rp. 250 juta s.d Rp. 500 juta d. Nilai pagu dana di atas Rp. 500 juta s.d Rp. 1 M e. Nilai pagu dana di atas Rp. 1 miliar s.d Rp. 2,5 miliar f. Nilai pagu dana di atas Rp. 2,5 miiar s.d Rp. 5 miliar g. Nilai pagu dana di atas Rp. 5 miliar s.d Rp. 10 miliar h. Nilai pagu dana di atas Rp. 10 miliar s.d Rp. 25 miliar i. Nilai pagu dana di atas Rp. 25 miliar s.d Rp. 50 miliar j Nilai pagu dana di atas Rp. 50 miliar s.d Rp. 75 miliar k. Nilai pagu dana di atas Rp. 75 miliar s.d Rp. 100 miliar l. Nilai pagu dana di atas Rp. 100 miliar s.d Rp. 250 miliar m. Nilai pagu dana di atas Rp. 250 miliar s.d Rp. 500 miliar n. Nilai pagu dana di atas Rp. 500 miliar s.d Rp. 750 miliar o. Nilai pagu dana di atas Rp. 750 miliar s.d Rp. 1 triliun p Nilai pagu dana di atas Rp. 1 trilyun 1.2 BENDAHARA a. Nilai pagu b. Nilai pagu c. Nilai pagu d. Nilai pagu e. Nilai pagu f. Nilai pagu g. Nilai pagu h. Nilai pagu i. Nilai pagu j Nilai pagu k. Nilai pagu l. Nilai pagu m. Nilai pagu n. Nilai pagu o. Nilai pagu p Nilai pagu 1.3 ANGGOTA a. Nilai pagu b. Nilai pagu c. Nilai pagu d. Nilai pagu e. Nilai pagu f. Nilai pagu g. Nilai pagu h. Nilai pagu URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYA TA. 2013 (4)

OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB

420,000 510,000 610,000 700,000 890,000 1,070,000 1,260,000 1,540,000 1,820,000 2,100,000 2,380,000 2,760,000 3,130,000 3,500,000 3,880,000 4,620,000

dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana

s.d Rp. 100 juta di atas Rp. 100 juta s.d Rp. 250 juta di atas Rp. 250 juta s.d Rp. 500 juta di atas Rp. 500 juta s.d Rp. 1 M di atas Rp. 1 miliar s.d Rp. 2,5 miliar di atas Rp. 2,5 miiar s.d Rp. 5 miliar di atas Rp. 5 miliar s.d Rp. 10 miliar di atas Rp. 10 miliar s.d Rp. 25 miliar di atas Rp. 25 miliar s.d Rp. 50 miliar di atas Rp. 50 miliar s.d Rp. 75 miliar di atas Rp. 75 miliar s.d Rp. 100 miliar di atas Rp. 100 miliar s.d Rp. 250 miliar di atas Rp. 250 miliar s.d Rp. 500 miliar di atas Rp. 500 miliar s.d Rp. 750 miliar di atas Rp. 750 miliar s.d Rp. 1 triliun di atas Rp. 1 trilyun

OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB

340,000 420,000 500,000 570,000 730,000 880,000 1,030,000 1,260,000 1,490,000 1,720,000 1,950,000 2,260,000 2,560,000 2,870,000 3,170,000 3,790,000

dana dana dana dana dana dana dana dana

s.d Rp. 100 juta di atas Rp. 100 juta di atas Rp. 250 juta di atas Rp. 500 juta di atas Rp. 1 miliar di atas Rp. 2,5 miiar di atas Rp. 5 miliar di atas Rp. 10 miliar

s.d Rp. 250 juta s.d Rp. 500 juta s.d Rp. 1 M s.d Rp. 2,5 miliar s.d Rp. 5 miliar s.d Rp. 10 miliar s.d Rp. 25 miliar

OB OB OB OB OB OB OB OB

260,000 310,000 370,000 430,000 540,000 660,000 770,000 940,000

56
(dalam rupiah)

110.000 1. Rp. 250 miliar 250 miliar s.000 1.450. m.000 1. Rp. n.680. 1 triliun 1 trilyun SATUAN (3) OB OB OB OB OB OB OB OB BIAYA TA.d Rp.370. Rp.000 2.140. 100 miliar 100 miliar s.000 2.000 1. 500 miliar 500 miliar s.d Rp. URAIAN (2) 25 miliar s.820. j k.000 2.910. 2013 (4) 1.d Rp.280.d Rp. Rp. Rp. o. p Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu dana dana dana dana dana dana dana dana di di di di di di di di atas atas atas atas atas atas atas atas Rp.d Rp. 75 miliar 75 miliar s. 50 miliar 50 miliar s.d Rp. 750 miliar 750 miliar s. l. Rp.000 57 .d Rp. Rp.No (1) i.

000 58 .2 OB OB OB OB 450. 2013 (4) 1 HONORARIUM PENGELOLA SISTEM AKUNTANSI INSTANSI 1.000 350. Ketua/Wakil Ketua e. Pengarah b. Ketua/Wakil Ketua d.Lampiran 5 HONORARIUM PENGELOLA SISTEM AKUNTANSI INSTANSI (SAI) SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYA TA.4 OB OB OB OB 300. Koordinator c. Penanggung Jawab b.000 1.000 1.000 150. Koordinator d.000 350. Eselon I a.000 1.000 250.1 Unit Akuntansi Tingkat Kementerian Negara/Lembaga (UAPA/ Barang) yang ditetapkan atas Dasar Keputusan Menteri a.000 400. Ketua/Wakil Ketua d. Penanggung Jawab b.3 OB OB OB OB 300. Eselon I a. Anggota /Petugas Unit Akuntansi Tingkat Eselon I (UAPPA /Barang-E1) yang ditetapkan atas Dasar SK.000 500.000 200.000 250. Koordinator c.000 300. Anggota/Petugas Unit Akuntansi Tingkat Satuan Kerja (UAKPA/Barang) Yang ditetapkan atas dasar SK. Ketua/Wakil Ketua d. Penanggung Jawab c.000 600. Eselon II atau Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran/ Barang Wilayah atau Koordinator Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah a. Penanggung Jawab b.000 150.000 200.000 400. Anggota/Petugas OB OB OB OB OB 700. Koordinator c. Anggota/Petugas Unit Akuntansi Tingkat Wilayah (UAPPA/Barang-W) yang ditetapkan atas Dasar SK.

200 milliar e. 200 milliar SATUAN (3) BIAYA TA. 50 milliar s. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. 200 milliar 1.000 470. 100 milliar d. Nilai pagu dana di atas Rp. 50 milliar c.d Rp. 25 milliar s.3 JURU BAYAR/ STAF a.d Rp. Nilai pagu dana s.d Rp. 25 milliar b. 200 milliar e. 25 milliar b. 50 milliar c.000 330. Nilai pagu dana di atas Rp. 100 milliar s.000 490. 200 milliar e. Nilai pagu dana di atas Rp. 50 milliar s. 50 milliar c.d Rp. 25 milliar s.d Rp.d Rp.000 270. Nilai pagu dana s.d Rp.Lampiran 6 HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN PADA SATKER YANG MENGELOLA BELANJA PEGAWAI SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN PADA SATKER YANG MENGELOLA BELANJA PEGAWAI 1. 50 milliar s.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.000 410. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. 25 milliar s.000 59 . Nilai pagu dana di atas Rp. 200 milliar 1. Nilai pagu dana di atas Rp.000 580. 100 milliar s.000 690. Nilai pagu dana s.d Rp.000 OB OB OB OB OB 250.000 810. Nilai pagu dana di atas Rp. 2013 (4) OB OB OB OB OB 350.000 340. Nilai pagu dana di atas Rp.000 OB OB OB OB OB 200. 100 milliar d.000 570. 25 milliar b.d Rp.2 PEMEGANG KAS/ BENDAHARA a.000 410.1 ATASAN LANGSUNG PEMEGANG KAS/ KPA a. Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.000 460. 100 milliar d. 100 milliar s.

e. Wakil Ketua Sekretaris Anggota OB OB OB OB OB OB 750.000 1.000. Sekretaris f.000 750.250.Lampiran 7 HONORARIUM TIM PELAKSANA KEGIATAN DAN SEKRETARIAT TIM PELAKSANA SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) HONORARIUM TIM PELAKSANA KEGIATAN 1.000 1. f.4 OB OB OB OB OB OB 500. Wakil Ketua e. c.000 1.000 500.000 300.750. Anggota Yang Ditetapkan Oleh Menteri/Pejabat Setingkat Menteri a.500.000 750.500.000 220. Wakil Ketua e.1 Ketua/Wakil Ketua 2. d. Pengarah b.000 450. 1.2 Anggota OB OB 250. b. Koordinator/Ketua d.000 600.3 Pengarah Penanggung Jawab Koordinator/Ketua Wakil Ketua Sekretaris Anggota OB OB OB OB OB OB 1.000 1.500.250. Koordinator/Ketua d. Penanggung Jawab c.2 Yang Ditetapkan Oleh Pejabat Eselon I a.000 1.000 500.000 2 HONORARIUM SEKRETARIAT TIM PELAKSANA KEGIATAN 2.000 60 .000 700.000 1. f. Anggota Yang Ditetapkan Oleh KPA a.000 2. Pengarah b.000 SATUAN (3) BIAYA TA.1 Yang Ditetapkan Oleh Presiden a. Penanggung Jawab c.000. Koordinator/Ketua d. 2013 (4) OB OB OB OB OB OB 2.000 1.000 650. Penanggung Jawab c. e.000 2.000 400. Sekretaris f.000 300.000 350. Pengarah b.000 850.500.

000 35.Lampiran 8 SATUAN BIAYA KONSUMSI RAPAT SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) SATUAN BIAYA KONSUMSI RAPAT 1.000 34.000 36.000 39.000 36.000 38. 2013 (4) Orang/Kali Orang/Kali 95. Kudapan (Snack ) 1.000 30.000 33.000 Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali 36.000 36.000 33.000 61 .000 37.000 36. Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sulawesi Tengah Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara SATUAN (3) BIAYA TA.000 34.000 36. Makan b.000 36.000 37.1 RAPAT KOORDINASI TINGKAT MENTERI/ ESELON I/SETARA a.000 31. Makan Nangroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Barat Sumatera Selatan Lampung Bengkulu Bangka Belitung Banten Jawa Barat DKI Jakarta Jawa Tengah DI.000 32.000 33.000 33.000 36.000 33.000 37.000 42.000 39.000 45.000 33.000 35.2 RAPAT BIASA a.000 31.000 35.000 37.

000 13.000 14.000 45.000 17. Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sulawesi Tengah Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat URAIAN (2) SATUAN (3) Orang/Kali Orang/Kali BIAYA TA.000 14.000 62 .000 13.000 14.000 14.000 10.000 11.000 13.000 14.000 Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali 12.(dalam rupiah) No (1) Papua Papua Barat b.000 10.000 11. Kudapan (Snack ) Aceh Sumatera Utara Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Barat Sumatera Selatan Lampung Bengkulu Bangka Belitung Banten Jawa Barat DKI Jakarta Jawa Tengah DI.000 20.000 11.000 14.000 11.000 12.000 11.000 11.000 11.000 12.000 16.000 15.000 14.000 15.000 13. 2013 (4) 50.000 15.000 25.000 11.000 10.000 13.

000 110.000 130. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) SATUAN (3) OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH UANG SAKU UANG HARIAN FULLDAY/ FULLBOARD DI FULLBOARD HALFDAY DI LUAR KOTA DI DALAM KOTA DALAM KOTA (4) (5) (6) 120.000 110.000 130.000 150.000 95.000 85.000 95.000 95.000 95.000 200.000 85.000 180.000 130.000 85.000 110.000 85.000 130.000 110.000 140.000 120.000 85.000 120.000 110.000 100.000 85.000 95.000 130.000 125.000 110.000 105.000 100.000 110.000 160.000 130.Lampiran 9 SATUAN BIAYA UANG HARIAN PAKET FULLBOARD DI LUAR KOTA DAN UANG SAKU PAKET FULLBOARD SERTA FULLDAY/HALFDAY DI DALAM KOTA SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) NO.000 95.000 100.000 130. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 125.000 130.000 130.000 115.000 95.000 115.000 140.000 85.000 100.000 140.000 150.000 130.000 85.000 120.000 95.000 120.000 110.000 130.000 110.000 100.000 95.000 110.000 115.000 125.000 125.000 110.000 105.000 95.000 160.000 95.000 100.000 100.000 170.000 105.000 110.000 130.000 115.000 120.000 120.000 63 .000 135.000 100.000 130.000 150.000 140.000 105.000 100.000 150.000 130.000 110.000 95.000 95.000 115.I.000 95.000 135.000 100.000 110.000 120.000 100.000 130.000 150.

000 910.000 415.000 1.000 240.000 350.000 1.000 372.000 930.000 350.000 910.000 960.020.000 930.000 930.240.000 370.000 800.000 450.000 310.000 240.000 400. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT 64 .000 1.000 FULLDAY (4) 435.000 500.000 260.300.Lampiran 10 SATUAN BIAYA PAKET KEGIATAN RAPAT/PERTEMUAN DI LUAR KANTOR SEBAGAI BATAS ESTIMASI 1.000 400.000 240.000 1.000 200.000 1.000 1.000 1.000 400.000 400.000 400.000 240.000 432.000 310.000 425.025.000 250.000 1.000 800.000 370.870.000 240.000 760.116.000 350.000 250.000 260.000 450.000 350.000 2.000 350.000 260.120.000 450. MENTERI & SETINGKAT MENTERI (dalam rupiah) MENTERI & SETINGKAT MENTERI HALFDAY (3) 260.000 305. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 PROVINSI (2) ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 930.000 1.000 910.000 240.000 260.000 910.000 930.000 220.020.000 310.000 330.000 930.000 220.000 300.000 260.032.000 458.000 545.000 275.000 450.000 350.000 930.000 800.000 910.000 310.000 310.000 825.000 300.000 1.160.000 930.000 420.000 350.000 450.100.000 240.000 910.350.000 450.000 NO.000 310.000 380.000 482.000 1.000 FULLBOARD (5) 1.I.000 290.000 521.000 260.000 270.000 540.000 400.040.

000 300.000 280.000 250.000 320.000 335.000 401.000 770.000 800.000 262.000 65 .000 200. PEJABAT ESELON I & II (dalam rupiah) NO.000 725.000 324.000 170.000 235.000 645.000 390.000 181.000 340.000 700.000 740.000 336.000 730.000 188.000 337.000 190.000 840.000 230.000 690.000 490.000 190.000 820.000 280.2.000 379.000 180.000 200.000 190.000 456.000 408.000 274.000 830.000 690.000 740.000 720.000 FULLDAY (4) 400.000 978.000 790.000 740.000 340.000 245.000 344.000 280.008.000 815.000 210.000 320.000 165. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PEJABAT ESELON I & II HALFDAY (3) 207.000 355.000 230.000 185.000 640.000 190.000 820.640.000 280.000 280.I.000 270.000 287.000 750.000 1.000 678.000 1.000 290.000 241.000 190.000 340.000 280.000 785. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH PROVINSI (2) SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 810.000 744.000 405.000 190.000.000 270.000 210.000 335.000 760.000 250.000 420.000 230.000 190.000 210.000 FULLBOARD (5) 1.000 280.000 400.000 675.000 740.000 350.000 740.000 350.000 600.000 340.

000 185.000 335.000 505.000 205.000 705.000 210.000 825.000 305.000 157.000 550.000 132.000 228.I. PEJABAT ESELON III KE BAWAH (dalam rupiah) NO.3.000 498.000 570.000 160.000 240.000 297.000 640.000 176.000 175.000 433.000 132.000 534.000 480.000 480.000 140.000 145.000 144.000 157.000 755.000 185.000 280.000 175.000 564.000 183.000 576.000 605.000 180.000 200.000 395.000 168.000 1.000 228.000 530.000 150.000 595.000 329.000 210.000 192.000 540.000 280.000 277.000 180.000 445.000 230.000 330.000 165.000 305.000 655.000 130.000 347.000 630. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH PROVINSI (2) SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 540.000 162.000 295.000 FULLDAY (4) 300.000 494.000 240.000 645.000 135.000 230.000 130.000.000 235.000 563.000 140.000 275.000 288.000 FULLBOARD (5) 650.000 200.000 66 .000 535. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PEJABAT ESELON III KE BAWAH HALFDAY (3) 180.000 310.000 160.000 208.000 465.000 240.000 336.000 162.000 230.000 205.000 256.000 260.000 540.000 251.000 630.000 665.000 220.000 479.000 170.

000 550.000 450.000 500.8 Ketua Bidang 2.11 Liasion Officer (LO) 2.10 Anggota Panitia 2.000 250.000 200.2 Penanggung Jawab 1.3 Ketua / Wakil Ketua 1.2 Nara Sumber Kelas B 3.000 300.000 400.7 Koordinator 2.000 400.1 Pengarah 1.4 Ketua Delegasi 1. 2013 (4) 1 HONORARIUM SIDANG/KONFERENSI INTERNASIONAL – KTM.8 Ketua Bidang 1.000 500.6 Anggota Delegasi RI 1.000 450.000 450.000 350.7 Koordinator 1.3 Ketua/ Wakil Ketua 2.000 600.6 Anggota Delegasi RI 2.000 250.000 350.000 Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari $330 $275 $220 67 .5 Tim Asistensi 1.1 Pengarah 2.9 Sekretaris 1.000 550.2 Penanggung Jawab 2.9 Sekretaris 2.000 400. SOM (BILATERAL/REGIONAL/MULTILATERAL) DAN HONORARIUM WORKSHOP/SEMINAR/SOSIALISASI/SARASEHAN BERSKALA INTERNASIONAL DAN SATUAN BIAYA NARA SUMBER KEGIATAN DI LUAR NEGERI SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYA TA.Lampiran 11 HONORARIUM SIDANG/KONFERENSI INTERNASIONAL .10 Anggota Panitia 1.000 Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari 550. SOM (BILATERAL/REGIONAL/MULTILATERAL) 1.000 550.000 300.3 Nara Sumber Kelas C Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari 650.000 400.1 Nara Sumber Kelas A 3.000 300.5 Tim Asistensi 2.11 Liasion Officer (LO) 1.KTM.12 Staf Pendukung 2 HONORARIUM WORKSHOP/SEMINAR/SOSIALISASI/ SARASEHAN BERSKALA INTERNASIONAL 2.4 Ketua Delegasi 2.12 Staf Pendukung 3 SATUAN BIAYA NARA SUMBER KEGIATAN DI LUAR NEGERI 3.000 500.

000 360.I.000 370.000 360.000 370. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 480.000 370.000 360.000 440.000 430.000 370. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) SATUAN (3) OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH BIAYA TA.000 370.000 380.000 380.000 430.000 480.000 430.000 370.000 360.000 370.000 370.000 360.000 370.000 370.000 580.000 360.000 68 .Lampiran 12 SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) NO.000 530.000 370.000 420.000 370. 2013 (4) 360.000 360.000 410.000 420.

512.000.000 4.000 390. 5.000 658.    Pejabat Negara (Ketua/ Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Tinggi Negara.000 2.000 770.000 4.000 380.000 GOLONGAN I/II (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 (2) ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.    Uang Harian dari uang makan. Untuk Pejabat Negara diberikan fasilitas Hotel Bintang Lima kelas Suite.000 1. Pejabat Eselon I dan Pejabat Eselon II diberikan uang reprensentatif per-hari masing-masing sebesar Rp.300.000 Keterangan : 1.-.000 450.000 4.000 360.000 3.000 450.000 429.000 550.    Pejabat Negara (Ketua/ Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Tinggi Negara.000 336.000 PEJABAT ESELON IV/ GOLONGAN III (7) 410.400. diberikan fasilitas angkutan dalam kota/sewa kendaraan (termasuk sopir/BBM) yang diberikan secara at cost yang besarannya maksimum sebagaimana pada Lampiran 25.000 740.260.000 540.000 374.000.000 3.000 1.240.400. Hotel Bintang Tiga : Pejabat Eselon III/ Golongan IV.040. e.000 661.000 371.960. 3.500.000 1.030. d.000 1.000 1.415.250.000 1.000 380.000.000 2.000.000 451. b. Pejabat Eselon I dan Pejabat Eselon II.000 580.000 4.000. c.000 3.000 408.000 650.000 910. Menteri serta setingkat Menteri).000 650.000 400.000.000 510.000 450.000 380.850.000 1.082. 4.000 (8) 340.000.000 4.000 720.000 500.000 1.510.000.308.000 720.000 650.000 1.000 379.000 359.260.000 4.470.000 3.000 570.452.000 2.000 318.500.000 770.620.000 420.000 3.000 910.000 4.000 930.000 589.000 280.130.152.000 290.000 3.000 1.000 412.110.000 670.000 1.000 904. Hotel Bintang Dua : Pejabat Eselon IV/ Golongan III.000 1.000 1.I.000 1.000 (5) 1.000 716. Rp.000 1. Hotel Bintang Lima : Pejabat Negara (Ketua/Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Tinggi Negara serta Menteri).030.810.000 470.000 430.320.000 4. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT (3) OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH (4) 4.400.000 1.000 610.000 350.-. 6.000 2.000 830.000 750.152.030.000 4.000 410.000 1.000 1.000 3.000.000 1.000 1.000 790.000 280.000 310.820.000 356.    Peruntukan Hotel Berbintang : a. Apabila dalam Propinsi tersebut tidak terdapat Hotel Bintang Lima maka Kepada Pejabat Negara tersebut dapat diberikan tarif kamar hotel tertinggi yang ada di Propinsi tersebut.000 460.420.000 3.000 1.960.000 1. 250.030.000 400.000 920.000 3.dan Rp.458.000 380.000 1.000 3.000 8.030.000 1.720.000 375.250.000 390.000 280.250.000 4.    Perjalanan dinas yang bersifat rombongan dapat menggunakan hotel yang sama dengan klasifikasi kamar berbeda.000 400.000 1.000 1. 130.000 1.248.056.000 4.000 1.000.850.000 1.000 330.000 600.000 1.000 1.000 550.000 450.000 591.000.000 1.000 524.000 768.000 370.000 300. 69 .000 500.000 460.000 4.000 1.010.450.000 680.410.000 290.000 750.000 440.260.200.000 3.000 1.000 400.000 900.000 600.350.000 1. PROPINSI SATUAN PEJABAT NEGARA PEJABAT ESELON I/II PEJABAT ESELON III/ GOLONGAN IV (6) 1.000 640. 190.000 360. uang saku dan transport lokal 2. Menteri serta Setingkat Menteri).000 470.000 450.075.030.000 400. Hotel Bintang Empat : Pejabat Negara Lainnya yang setara.000 495.420.000 853.000 528.000 370.430.030.000 280.080.Lampiran 13 SATUAN BIAYA PENGINAPAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) TARIF HOTEL No.000. Hotel Bintang Satu : PNS Golongan I dan Golongan II.220.000 460.000 750.050.070.000 240.000 800.000 420.

000 125.000 70. 2013 (4) 90.000 80.000 120. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) SATUAN (3) OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK BIAYA TA.000 60.000 110.000 125.000 100.000 315.000 48.000 72.Lampiran 14 SATUAN BIAYA TAKSI PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI ( ONE WAY ) SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH DIY.000 70.000 171.000 125.000 50.000 48.000 115.000 90.000 90.000 110.000 70 .000 70.000 90.000 285.000 125.000 82.000 290.000 60.000 170.000 115.000 110.000 91.000 60.

Lampiran 15 SATUAN BIAYA TIKET PESAWAT PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI PERGI - PULANG (PP)
SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA KOTA ASAL (2) TUJUAN (3) AMBON BALIKPAPAN BANDA ACEH BANDAR LAMPUNG BANJARMASIN BATAM BENGKULU BIAK DENPASAR GORONTALO JAMBI JAYAPURA JOGJAKARTA KENDARI KUPANG MAKASSAR MALANG MAMUJU MANADO MANOKWARI MATARAM MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PALU PANGKAL PINANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TERNATE TIMIKA SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 13,285,000 7,412,000 7,519,000 2,407,000 5,252,000 4,867,000 4,364,000 14,065,000 5,305,000 7,231,000 4,065,000 14,568,000 4,107,000 7,658,000 9,413,000 7,444,000 4,599,000 7,295,000 10,824,000 16,226,000 5,316,000 7,252,000 5,530,000 4,984,000 3,861,000 9,348,000 3,412,000 5,583,000 4,353,000 3,861,000 3,861,000 5,466,000 10,001,000 13,830,000 EKONOMI (5) 7,081,000 3,797,000 4,492,000 1,583,000 2,995,000 2,888,000 2,621,000 7,519,000 3,262,000 4,824,000 2,460,000 8,193,000 2,268,000 4,182,000 5,081,000 3,829,000 2,695,000 4,867,000 5,102,000 10,824,000 3,230,000 3,808,000 2,952,000 2,984,000 2,268,000 5,113,000 2,139,000 3,016,000 2,781,000 2,182,000 2,342,000 2,674,000 6,664,000 7,487,000

71

(dalam rupiah) NO (1) 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG KOTA ASAL (2) TUJUAN (3) DENPASAR JAYAPURA KENDARI MAKASSAR MANOKWARI PALU SORONG SURABAYA TERNATE BANDA ACEH BATAM DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BALIKPAPAN BANDA ACEH BANJARMASIN BATAM BIAK SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 8,054,000 7,434,000 4,824,000 6,022,000 5,177,000 6,140,000 3,637,000 8,803,000 4,022,000 12,739,000 10,354,000 10,739,000 19,071,000 9,669,000 12,664,000 15,702,000 12,493,000 10,942,000 9,445,000 10,996,000 9,445,000 9,445,000 10,889,000 18,408,000 10,835,000 19,167,000 9,765,000 12,760,000 15,798,000 9,990,000 9,530,000 9,530,000 10,985,000 18,504,000 8,129,000 8,225,000 6,193,000 5,840,000 14,119,000 EKONOMI (5) 4,471,000 4,161,000 2,856,000 3,455,000 3,027,000 3,508,000 2,257,000 4,845,000 2,449,000 6,749,000 5,305,000 5,648,000 10,086,000 4,749,000 6,150,000 7,295,000 6,140,000 5,369,000 4,749,000 5,423,000 4,674,000 4,813,000 5,113,000 9,445,000 6,279,000 10,717,000 5,380,000 6,781,000 7,926,000 5,840,000 5,305,000 5,444,000 5,744,000 10,076,000 4,129,000 4,760,000 3,412,000 3,316,000 7,487,000

72

(dalam rupiah) NO (1) 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR KOTA ASAL (2) LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG TUJUAN (3) DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA KENDARI MAKASSAR MALANG MANADO MATARAM MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BATAM DENPASAR JAKARTA JAMBI JOGJAKARTA PADANG PALEMBANG PANGKALPINANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TANJUNG PANDAN BANDA ACEH BATAM BIAK DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MEDAN PADANG SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 6,236,000 14,568,000 5,155,000 8,354,000 8,161,000 5,594,000 11,199,000 6,246,000 7,979,000 6,439,000 5,947,000 4,931,000 6,482,000 5,380,000 4,931,000 4,931,000 6,386,000 13,905,000 6,289,000 5,626,000 2,064,000 5,006,000 3,369,000 6,129,000 4,385,000 4,599,000 6,525,000 3,027,000 3,647,000 4,824,000 4,439,000 10,792,000 8,407,000 16,686,000 8,792,000 17,135,000 7,723,000 10,546,000 9,006,000 EKONOMI (5) 3,647,000 8,097,000 2,760,000 4,482,000 4,161,000 3,134,000 5,305,000 3,626,000 4,150,000 3,380,000 3,401,000 2,760,000 3,433,000 3,220,000 2,685,000 2,824,000 3,123,000 7,455,000 3,583,000 3,252,000 1,476,000 2,941,000 2,129,000 3,508,000 2,631,000 2,738,000 3,701,000 1,957,000 2,268,000 2,856,000 2,663,000 6,022,000 4,578,000 8,749,000 4,920,000 9,359,000 4,022,000 5,412,000 4,642,000

BANDAR LAMPUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN

73

000 8.321.000 9.000 5.(dalam rupiah) NO (1) 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 KOTA ASAL (2) BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BENGKULU BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK DENPASAR DENPASAR DENPASAR TUJUAN (3) PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BANDA ACEH DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA PALEMBANG BALIKPAPAN BANDA ACEH BATAM DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SURABAYA TIMIKA JAYAPURA KUPANG MAKASSAR SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 7.696.000 8.000 6.000 18.824.145.337.985.000 16.653.000 4.000 3.000 4.000 4.097.936.049.000.091.000 16.000 8.472.000 8.498.000 10.000 15.728.861.000 7.782.145.893.648.958.899.000 8.000 7.385.000 EKONOMI (5) 4.594.936.000 8.000 5.717.000 5.000 7.781.000 9.808.615.000 7.000 4.000 16.000 18.119.300.952.845.022.370.000 11.000 8.000 7.000 2.000 16.000 10.782.936.193.498.000 3.000 7.000 4.182.000 16.000 3.439.472.942.621.000 2.000 13.000 5.000 8.108.000 11.000 4.000 4.000 10.599.707.932.000 8.568.873.316.995.000 15.000 8.000 10.664.145.353.000 16.477.600.498.000 4.000 3.000 74 .000 7.000 3.000 9.000 8.000 9.734.482.000 3.000 8.000 12.333.424.680.000 4.375.081.729.498.000 2.622.000 8.450.000 1.108.000 4.546.000 18.444.000 6.718.000 2.000 15.000 6.000 8.108.631.413.396.000 16.263.000 7.000 5.

000 10.075.690.380.000 4.952.894.000 5.551.615.000 9.557.658.000 11.969.000 8.000 11.177.000 7.000 9.407.840.000 4.274.000 15.000 4.653.000 1.476.000 4.000 3.000 2.000 4.000 7.000 16.000 22.000 8.000 EKONOMI (5) 4.000 4.444.000 7.722.434.097.707.000 3.589.000 9.092.000 10.000 7.000 17.000 4.000 6.(dalam rupiah) NO (1) 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 KOTA ASAL (2) DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA TUJUAN (3) MANADO MATARAM MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA BALIKPAPAN BANJARMASIN DENPASAR JOGJAKARTA KUPANG MAKASSAR MALANG MANADO PALANGKARAYA PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA JOGJAKARTA MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA DENPASAR MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 7.054.910.439.000 11.909.000 9.000 18.000 7.000 4.000 7.883.000 6.000 7.193.091.000 9.000 6.000 7.932.000 13.000 6.000 8.000 3.861.000 9.000 10.109.615.738.278.140.536.717.038.893.000 3.915.000 4.000 5.000 4.000 7.659.460.000 6.000 6.381.049.942.390.888.000 6.097.000 75 .000 7.000 4.263.322.851.428.000 9.481.000 1.000 7.000 3.011.000 6.990.000 4.428.278.878.770.022.000 6.525.000 12.289.000.000 3.000 4.000 17.733.000 10.380.733.000 2.519.000 4.690.000 3.000 6.000 3.925.435.873.000 3.000 3.129.840.327.193.541.

000 5.000 7.659.568.000 4.407.493.000 11.027.322.000 8.000 7.765.000 10.386.546.000 4.749.786.161.000 14.873.348.000 10.000 7.311.000 10.466.407.000 6.787.482.000 15.000 8.000 11.311.167.000 4.567.000 8.000 9.316.000 4.000 5.129.134.000 2.(dalam rupiah) NO (1) 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KUPANG KUPANG KUPANG KUPANG KUPANG MAKASAR MAKASAR MAKASAR MAKASAR MAKASAR MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MANADO MANADO MANADO KOTA ASAL (2) TUJUAN (3) BANDA ACEH BATAM DENPASAR JOGJAKARTA PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO SURABAYA BIAK JAYAPURA KENDARI MANADO TIMIKA BALIKPAPAN BANDA ACEH BANJARMASIN BATAM BIAK JAYAPURA KENDARI MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PEKANBARU TIMIKA MEDAN PADANG PALEMBANG SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 12.000 15.637.659.504.000 5.000 11.273.167.000 4.000 5.000 13.722.220.000 9.000 18.000 5.000 10.798.385.140.418.915.723.000 9.000 5.000 6.000 4.000 3.000 11.129.663.000 5.487.311.000 16.000 9.461.204.819.000 8.706.000 4.552.000 5.000 5.648.765.000 6.000 6.102.103.000 1.000 3.000 76 .000 9.000 14.000 5.012.461.909.092.000 2.658.000 10.000 12.953.102.000 8.182.108.000 6.000 EKONOMI (5) 7.000 5.000 8.000 5.000 5.926.659.536.931.000 11.327.899.166.722.000 3.166.108.000 9.000 5.193.000 8.087.000 4.000 5.000 4.145.958.000 5.000 7.439.000 16.633.000 6.000 8.776.000 7.455.000 10.

000 4.000 5.477.000 16.990.412.000 7.000 5.600.835.000 4.738.000 6.(dalam rupiah) NO (1) 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 KOTA ASAL (2) MANADO MANADO MANADO MANADO MANADO MANADO MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN PADANG PADANG PADANG PADANG PADANG PADANG PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA TUJUAN (3) PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BALIKPAPAN BANDA ACEH BANJARMASIN BATAM BIAK JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SURABAYA BANDA ACEH MAKASSAR PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BANDA ACEH BATAM JOGJAKARTA MATARAM MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 14.000 8.000 8.551.739.000 2.846.327.461.000 2.284.252.000 10.000 11.000 8.000 4.102.706.000 4.172.000 2.000 6.000 13.000 4.000 16.000 4.717.803.557.000 8.000 4.953.000 9.744.000 9.000 EKONOMI (5) 6.252.744.760.000 9.262.000 8.000 12.000 12.161.000 8.000 4.781.466.193.888.396.230.000 4.000 10.258.060.000 8.000 2.578.995.599.937.867.000 7.000 4.000 3.829.364.402.000 10.000 5.000 8.925.000 6.718.000 4.909.000 7.000 7.000 7.055.642.546.199.300.000 4.000 4.246.000 8.696.000 7.000 4.803.851.685.909.696.000 10.000 5.888.252.000 7.086.000 3.974.000 10.321.000 4.000 4.552.000 9.000 5.000 5.637.000 4.750.803.000 5.000 8.193.284.000 4.947.000 4.000 18.000 5.460.022.000 3.000 10.001.000 9.134.092.000 9.000 9.000 5.417.000 3.000 10.733.000 6.000 6.183.000 12.615.000 4.514.717.546.000 7.246.000 4.504.065.000 12.000 8.022.022.000 9.504.000 77 .455.

000 4.000 3.883.000 6.000 4.000 78 .262.000 7.000 EKONOMI (5) 4.000 7.000 8.626.663.262.685.385.446.000 1.690.241.000 6.733.829.840.000 3.000 4.140.941.000 3.829.000 8.000 3.423.000 16.888.000 4.878.220.000 4.883.284.653.771.706.000 9.268.000 6.204.097.797.000 9.000 5.247.000 8.000 7.000 9.744.000 3.076.578.781.000 4.845.000 6.000 6.739.659.000 7.696.060.000 1.091.000 5.915.685.000 6.000 2.000 3.000 15.878.000 4.000 3.000 3.000 9.797.000 6.000 3.279.915.000 9.000 7.739.000 3.000 4.466.818.631.000 9.000 6.000 3.000 5.000 4.957.000 8.000 9.000 12.000 4.829.000 3.915.808.000 2.000 5.000 3.894.000 15.000 6.466.000 6.000 9.210.000 8.407.000 1.391.444.000 3.000 3.038.000 4.000 3.236.000 7.000 3.904.000 3.979.000 5.000 7.187.118.000 5.337.(dalam rupiah) NO (1) 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALU PALU PALU PALU PALU PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK SEMARANG SOLO KOTA ASAL (2) TUJUAN (3) SURABAYA BALIKPAPAN MAKASSAR PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR POSO SORONG SURABAYA TOLI-TOLI BALIKPAPAN BANJARMASIN BATAM JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR MAKASSAR SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 8.236.241.765.000 8.883.326.514.535.936.065.305.000 3.685.

000 5.000 3.000 12.936.(dalam rupiah) NO (1) 313 314 315 316 SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA KOTA ASAL (2) DENPASAR JAYAPURA MAKASSAR TIMIKA TUJUAN (3) SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 3.000 11.589.000 7.000 79 .675.198.231.000 6.979.000 EKONOMI (5) 1.295.433.

Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh/Kepala Perwakilan dan Pejabat Negara lainnya yang setara. Golongan A : US$ 32 b. digolongkan sesuai dengan tingkat pejabat/pegawai pelaksana perjalanan dinas sbb: a. Wakil Ketua. C (5) 417 368 GOL. 3 4 5 6 7 8 9 10 395 464 436 415 386 383 398 277 323 341 316 281 277 295 273 242 287 291 270 240 237 252 242 241 286 241 222 221 221 207 241 11 12 13 429 406 414 318 305 307 282 261 272 281 221 271 14 15 16 17 18 19 504 466 512 443 463 509 453 419 464 411 416 456 318 282 382 282 272 322 317 281 381 Golongan C : 281 Pegawai Negeri Sipil Golongan 271 IV/b III/c dan sampai dengan Golongan Perwira Menengah TNI/ 321 POLRI Yang Setara. A (3) 527 447 GOL. Golongan B : US$ 22 c. dan Anggota Lembaga Negara. Golongan D : Pegawai Negeri Sipil dan anggota TNI/Polri selain yang dimaksud pada huruf b dan c.Lampiran 16 SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam US$) No. Besaran uang saku dalam uang harian. (1) 1 2 NEGARA (2) AMERIKA UTARA Amerika Serikat Kanada AMERIKA SELATAN Argentina Venezuela Brazil Chile Columbia Peru Suriname Ekuador AMERIKA TENGAH Mexico Kuba Panama EROPA BARAT Austria Belgia Perancis Rep. B (4) 473 404 GOL. Federasi Jerman Belanda Swiss EROPA UTARA Denmark Finlandia Norwegia Swedia Kerajaan Inggris EROPA SELATAN Bosnia Herzegovina Kroasia Spanyol Yunani Italia GOLONGAN GOL. Golongan D : US$ 17 20 21 22 23 24 472 453 517 466 587 427 409 465 436 534 275 354 288 342 432 241 313 286 341 431 25 26 27 28 29 456 483 457 422 520 420 444 413 379 472 334 353 287 242 372 333 352 286 241 371 80 (dalam US$) . termasuk Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pimpinan Lembaga lain yang dibentuk berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pejabat Eselon I. utusan khusus presiden (special envoy ) dan Pejabat lainnya yang setara. D (6) 343 307 KETERANGAN (7) Golongan A : Menteri. Ketua. Pejabat Eselon II. Golongan B : Duta Besar. Pegawai Negeri Sipil Golongan IV/c ke atas. Golongan C : US$ 19 d. Perwira Tinggi TNI/Polri.

B (4) 382 361 GOL.No. C (5) 242 313 GOL. D (6) 241 277 KETERANGAN (7) 32 33 34 35 36 37 38 39 EROPA TIMUR Bulgaria Czech Hongaria Polandia Rumania Rusia Slovakia Ukraina AFRIKA BARAT Nigeria Senegal AFRIKA TIMUR Ethiopia Kenya Madagaskar Tanzania Zimbabwe Mozambique AFRIKA SELATAN Namibia Afrika Selatan AFRIKA UTARA Aljazair Mesir Maroko Tunisia Sudan Libya ASIA BARAT Azerbaijan Bahrain Irak Yordania Kuwait Libanon Qatar 406 426 421 401 416 556 429 425 367 390 381 361 381 512 387 382 320 331 339 313 313 407 335 328 284 293 300 277 277 406 297 290 40 41 361 334 313 276 292 206 291 201 42 43 44 45 46 47 312 334 296 330 285 319 257 276 244 272 244 263 192 206 182 203 216 212 167 196 181 182 215 211 48 49 300 304 247 251 185 202 161 201 50 51 52 53 54 55 342 368 304 293 342 308 308 273 251 241 282 254 287 212 192 187 210 189 286 190 191 186 184 165 56 57 58 59 60 61 62 498 405 397 365 406 357 386 459 286 283 254 283 267 276 365 222 220 197 257 207 215 364 208 201 196 256 186 196 81 (dalam US$) No. (1) 30 31 Portugal Serbia NEGARA (2) GOLONGAN GOL. NEGARA GOLONGAN KETERANGAN . A (3) 425 401 GOL.

D (6) 196 188 301 196 201 185 KETERANGAN (7) 69 70 71 72 73 378 472 519 421 395 238 320 303 326 238 207 287 262 297 207 206 286 261 296 206 74 75 76 77 78 79 385 339 352 343 348 351 226 196 263 203 201 260 173 167 242 182 167 202 172 166 241 181 166 181 80 81 392 456 352 420 287 334 254 333 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 412 424 381 392 368 380 383 374 296 392 278 290 253 275 250 262 265 256 223 354 222 224 212 211 197 202 204 197 197 229 221 221 211 201 196 196 196 196 196 196 92 93 94 95 96 439 392 425 385 363 403 246 387 353 329 272 222 276 237 221 271 221 224 192 179 82 . Arab Emirat Yaman Saudi Arabia Kesultanan Oman ASIA TIMUR Rep. A (3) 358 365 459 353 391 359 GOL. C (5) 200 210 302 197 215 197 GOL. (1) 63 64 65 66 67 68 NEGARA (2) Arab Suriah Turki Pst.No. Rakyat Cina Hongkong Jepang Korea Selatan Korea Utara ASIA SELATAN Afganistan Bangladesh India Pakistan Srilanka Iran ASIA TENGAH Uzbekistan Kazakhstan ASIA TENGGARA Philipina Singapura Malaysia Thailand Myanmar Laos Vietnam Brunei Darussalam Kamboja Timor Leste ASIA PASIFIK Australia Selandia Baru Kaledonia Baru Papua Nugini Fiji GOLONGAN GOL. B (4) 257 270 323 241 276 254 GOL.

749 6.587 3.832 15.870 3.464 4.126 6. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Chicago Houston Los Angeles New York Ottawa San Fransisco Toronto Vancouver Washington AMERIKA SELATAN Bogota Brazilia Boenos Aires Caracas Paramaribo Santiago de Chile Quito AMERIKA TENGAH Mexico City Havana Panama City EROPA BARAT Vienna Brusels Marseilles Paris Berlin Bern Bonn Hamburg KOTA (2) AMERIKA UTARA 12.591 3.724 10.945 7.564 7.478 10.130 7.074 6.355 3.331 3.335 13.750 10.127 17 18 19 11.635 11.056 5.266 12.809 6.753 4.520 10.426 11.970 5.389 3.277 3.458 8.393 13.134 10.277 11.959 4.487 5.539 16.994 5.753 3.353 8.874 17.325 9.541 3.201 3.570 20 21 22 23 24 25 26 27 10.850 10.771 3.743 (3) BIAYA TAHUN 2013 Eksekutif Bisnis (4) Ekonomi (5) (6) KETERANGAN 10 11 12 13 14 15 16 18.291 7.970 5.713 10.825 83 .178 3.) SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam US$) No.494 15.085 6.399 16.177 5.902 14.822 14.900 12.187 14.223 14.428 6.471 12.083 2.966 7.761 12.Lampiran 17 SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI (PP.713 5.623 8.031 3.237 17.702 23.924 6.518 9.399 9.023 6.831 11.269 7.018 21.357 3.240 3.468 11.040 6.

118 5.848 8.931 5.746 4.748 6.808 6.700 7.980 9.774 6.947 11.696 10.281 9.256 4.747 84 .(dalam US$) No.631 3.767 4.081 9.921 7.733 5.206 6.451 3.537 8.393 8.334 9.911 9.052 3.552 8.309 10.446 14.860 9.484 7.029 7.993 8.346 5.433 4.600 5.982 6.333 3.856 4.033 2.900 10.732 8.714 9. (1) 28 29 Geneva Amsterdam EROPA UTARA Copenhagen Helsinski Stockholm London Oslo EROPA SELATAN Sarajevo Zagreb Athens Lisbon Madrid Rome Beograd EROPA TIMUR Bratislava Bucharest Kiev Moscow Praque Sofia Warsaw AFRIKA BARAT Dakkar Abuja AFRIKA TIMUR Addis Ababa Nairobi Antananarive Dar Es Salaam Harare KOTA (2) (3) 8.446 4.331 (6) KETERANGAN 30 31 32 33 34 9.681 3.447 49 50 12.129 6.049 35 36 37 38 39 40 41 11.341 4.506 5.143 3.166 8.898 Ekonomi (5) 4.773 3.794 8.370 5.966 11.730 3.350 42 43 44 45 46 47 48 6.193 5.473 10.612 3.771 4.555 6.779 8.158 6.848 7.839 10.777 4.216 BIAYA TAHUN 2013 Eksekutif Bisnis (4) 5.113 5.920 5.023 9.383 3.917 10.818 51 52 53 54 55 7.000 6.041 3.282 5.778 14.153 4.599 10.851 5.

490 3.536 7.156 3.835 1.453 12.205 6.910 6.273 4.283 8.710 4.976 5.966 1.915 5.820 5.037 3.204 3.679 3.561 6.140 2.524 7.446 6.745 3.661 8.469 5.431 4.000 9.400 5.216 8.110 3.774 8.962 80 81 82 83 84 85 2.257 1.507 7.510 4.958 5.727 3.785 5.992 4.510 7.727 3.275 (3) BIAYA TAHUN 2013 Eksekutif Bisnis (4) Ekonomi (5) (6) KETERANGAN 78 79 13.675 1.633 2. (1) 56 57 58 Windhoek Cape Town Johannesburg AFRIKA UTARA 59 60 61 62 63 64 Algiers Cairo Khartoum Rabbat Tripoli Tunisia ASIA BARAT 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 Manama Baghdad Amman Kuwait Beirut Doha Damascus Ankara Abu Dhabi Sanaa Jeddah Muscat Riyadh ASIA TENGAH Tashkent Astana ASIA TIMUR Beijing Hongkong Osaka Tokyo Pyongyang Seoul 6.617 13.089 7.734 2.148 6.325 3.941 11.878 3.721 4.771 7.(dalam US$) No.999 2.390 6.684 9.703 5.545 3.623 1.414 4.904 8.545 3.643 4.639 5.233 2.737 1.665 5.343 8.975 4.730 2.737 85 .581 2.595 3.241 14.419 6.175 KOTA (2) AFRIKA SELATAN 18.686 2.028 3.255 11.359 5.321 3.864 1.433 7.449 5.551 9.706 4.593 6.438 8.330 6.421 3.700 3.

274 1.917 1.506 6.677 1.633 2.413 KOTA (2) ASIA SELATAN 6.416 2.558 1.629 3.119 3.344 2.656 1.905 3.801 7.468 1.627 403 1.427 659 1.155 2.500 3.158 2.562 2.417 3.561 4.926 4.673 (3) BIAYA TAHUN 2013 Eksekutif Bisnis (4) Ekonomi (5) (6) KETERANGAN 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 1.235 525 694 585 1.398 4.318 6.195 1.780 1.981 673 2.833 1.092 2.687 2.420 1.333 3.525 5. (1) 86 87 88 89 90 91 92 Kaboul Teheran Colombo Dhaka Islamabad Karachi New Delhi ASIA TENGGARA Bandar Seri Bagawan Bangkok Davao City Hanoi Ho Chi Minh Johor Bahru Kota Kinabalu Kuala Lumpur Manila Penang Pnom Penh Singapore Vientiane Yangon ASIA PASIFIK 107 108 109 110 111 112 113 114 115 Canberra Darwin Melbourne Noumea Perth Port Moresby Sydney Vanimo Wellington 5.252 4.900 3.147 1.(dalam US$) No.150 545 1.886 6.212 919 823 1.920 1.475 3.641 1.858 3.202 991 2.503 911 1.009 3.453 918 2.628 1.226 3.964 2.307 4.380 3.063 5.833 1.053 86 .894 1.208 2.614 766 1.321 1.482 4.025 1.237 2.557 2.814 5.940 5.740 4.689 4.771 8.628 2.501 2.380 3.034 2.757 1.

520 4.460 3.360 1.JAKARTA Ekonomi (6) 2.890 2.240 3.900 2.220 8.770 4.640 7.490 5.820 680 2.510 2.470 9.860 9.260 1.690 7.830 4.400 550 630 890 1.390 1.900 730 1.500 13.960 4.420 2.500 6.680 1.050 4.750 5.170 1.130 4.600 2.770 5.960 1.PERWAKILAN Ekonomi (3) 1.530 3.480 3.150 9.670 3.920 10.660 3.840 7.910 11.700 4.920 1.110 5.220 1.080 3.240 1.060 3.490 1.980 4.620 9.430 3.930 3.770 6.400 5.620 87 (dalam US$) .270 10.720 4.200 4.330 12.660 4.810 4.S.890 2.150 1.330 7.330 3.560 3.020 5.390 12.120 7.060 3.780 7.360 2.720 2. Begawan Baghdad Baku Bangkok Beijing Beirut Beograd Berlin Bern Bogota Brasilia Bratislava Brussel Bucharest Budapest Buenos Aires Cairo Canberra Cape Town Caracas Chicago Colombo Dakar Damascus Dar Es Salaam Darwin Davao City PERWAKILAN (2) JAKARTA .510 1.010 1.000 3.010 3.430 Eksekutif (5) 2.600 1.410 7.780 7.520 5.650 1.770 2.020 4.910 7.980 1.460 5.730 3.490 3.140 6.800 1.310 4.730 2.520 880 3.690 3.760 5.050 1.510 9.180 4.200 4.400 3.370 2.060 1.220 920 2.150 1.590 5.440 5.650 PERWAKILAN .310 3.800 1.180 4.670 2.730 1.550 1.420 3.570 3.010 3.800 1.220 4.020 Bisnis (7) 4.430 1.990 2.000 3.400 1.010 7.030 2.890 1.520 5.160 2.780 1.490 1.060 6.910 3.820 5.600 1.420 5.900 1.440 1.120 4.240 3.710 6.260 1.330 7.370 10.830 850 3.170 21.290 Eksekutif (8) 5.370 1.500 5.130 3.880 4.080 10.680 3.040 5.610 3.310 3.470 1.100 2.330 3.500 3.550 5.120 5.160 3.510 3.810 4.360 5.350 4.460 3.020 5.220 880 890 1.150 3.860 2.610 3.300 8.240 5.990 3.860 2.450 1.440 11.990 10. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 Abu Dhabi Abuja Addis ababa Alger Amman Amsterdam Ankara Antananarivo Astana Athena B.610 6.330 3.220 7.000 8.790 3.610 1.600 2.320 16.450 3.200 4.040 6.170 7.530 7.200 3.140 Bisnis (4) 2.130 6.160 6.810 6.010 2.820 8.270 4.890 3.220 3.450 2.710 4.270 3.Lampiran 18 SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS PINDAH LUAR NEGERI (ONE WAY ) SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam US$) No.800 1.340 9.060 3.660 7.810 10.

240 3.900 1.190 1.690 4.070 1.930 750 1.670 6.300 3.610 7.800 2.000 3.980 4.570 8.030 950 3.310 640 Bisnis (4) 4.380 2.300 5.390 7.620 2.320 3.710 2.290 4.110 700 1.420 2.660 4.020 4.660 4.230 10.510 3.050 1.290 1.980 1.210 3.020 2.720 13.040 3.050 870 1.680 1.110 2.180 1.490 4.360 2.010 7.100 2.180 9.500 1.560 3.030 3.420 2.930 4.630 640 3.500 5.100 8.230 2.020 1.300 5.060 2.600 2.010 2.PERWAKILAN PERWAKILAN .430 1.240 5.170 7.530 830 750 750 2.100 2.400 3.950 610 2.560 1.740 2.380 6.870 560 360 530 2.750 5.230 3.340 7.100 4.050 10.920 6.640 Eksekutif (8) 8.No.470 1.520 6.410 11.840 3.770 3.120 2.100 5.450 2.400 3.100 2.390 2.630 2.920 8.500 10.190 6.820 1.PERWAKILAN Ekonomi (3) 3.950 2.290 1.430 2.340 5.180 3.530 590 980 3.260 860 1.050 5.860 2.370 3.070 1.560 10.490 1.700 370 550 340 1.950 2.110 1.630 8.140 2.080 5.290 6.030 3.470 3.650 1.450 1.JAKARTA Ekonomi (6) 2.410 4.790 1.520 3.730 1.870 Eksekutif (5) 7.190 2.JAKARTA .890 6.920 3.580 1.370 810 2.500 2.600 6.300 3.920 88 (dalam US$) No.420 4.890 4.200 3.170 510 1.600 4.640 2.700 6.560 1.590 1.440 2.400 1.640 6.860 2.410 7.930 2.970 3.080 2.120 Bisnis (7) 5.800 2.140 3.220 9.450 450 2.270 6.530 3. PERWAKILAN JAKARTA .300 3.970 2.190 3. (1) 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 PERWAKILAN (2) Den Haag Dhaka Dili Doha Dubai Frankfurt Guangzhou Hamburg Hanoi Harare Havana Helsinki Ho Chi Minh Hongkong Houston Islamabad Jeddah Jenewa Johor Bahru Kaboul Karachi Khartoum Kopenhagen Kota Kinabalu Kuala Lumpur Kuching Kuwait Kyiv Lima Lisabon London Los Angeles Madrid Manama Manila Maputo Marseille Melbourne Mexico City Moskow Mumbay JAKARTA .820 990 1.240 6.720 1.570 3.610 660 890 3.200 4.890 1.630 5.720 4.580 840 1.660 1.150 1.910 880 580 790 2.100 7.350 PERWAKILAN .530 5.500 2.690 7.190 2.680 4.800 1.600 7.280 3.930 2.470 1.210 8.600 4.460 7.130 3.180 7.750 8.600 6.900 4.050 7.210 920 2.160 1.130 1.690 2.220 4.930 1.060 1.860 3.100 3.330 6.010 750 5.350 1.040 9.050 920 3.170 3.940 2.120 8.410 3.060 720 4.000 7.500 3.

200 1.320 4.210 1.630 2.060 2.190 1.910 12.850 5.310 730 4.690 4.270 4.280 3.990 2.750 5.750 4.180 2.260 750 3.370 2.900 6.800 8.450 3.460 1.800 Eksekutif (8) 3.360 4.180 5.590 3.810 Bisnis (7) 3.740 700 1.370 2.800 4.380 2.570 7.500 4.990 2.350 2.610 5.630 880 3.480 3.300 11.700 3.470 2.650 960 7.890 1.000 2.490 9.980 1.000 4.990 5.670 4.620 10.940 600 3.440 1.380 3.050 6.890 3.260 7.120 4.710 2.980 3.440 2.600 4.130 4.710 1.No.690 1.180 2.040 5.930 700 2.590 1.JAKARTA Ekonomi (6) 2.420 Eksekutif (5) 3.050 8.320 2.450 4.970 5.230 3.460 4.320 3.890 2.020 7.250 1.230 3.340 6.140 2.580 1.620 1.700 860 140 1.890 2.600 6.070 1.110 1.920 9.500 10.910 9.230 7.680 5.240 2.520 2.130 1.900 1.070 6.000 4.200 8.310 570 8.040 4.670 600 2.620 7.860 3.160 4.970 5.060 8.810 12.800 4.420 2.860 5.430 5.650 1.190 89 (dalam US$) No.110 3.200 1.JAKARTA .500 10.020 6.070 8.570 3.670 8.580 1.030 3.310 2.610 5.050 11.320 4.580 4.120 1.640 6.130 3.250 1.830 4.270 650 1.680 1.370 3.870 3.500 5.500 2.280 710 4.970 1.390 12.990 2.200 1.520 3.090 PERWAKILAN .280 5.880 8.PERWAKILAN Ekonomi (3) 1.490 800 4.660 3.540 7.120 2.510 3.260 5.350 1.800 4.480 2.810 1.460 1.100 1.100 1.020 10.410 2.280 530 1.820 4.200 6.830 1.460 3.510 1.540 1.340 4.760 3.300 8.100 2.480 4.620 910 3.400 4.890 2.500 4.020 3.970 13.330 2.970 2.280 2.050 1.730 3.050 460 520 790 3.000 1.740 3.350 3.060 1.670 Bisnis (4) 2.580 6.840 740 600 2.580 7. (1) 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 PERWAKILAN (2) Muscat Nairobi New Delhi New York Noumea Osaka Oslo Ottawa Panama City Paramaribo Paris Penang Perth Phnom Penh Port Moresby Praha Pretoria Pyongyang Quito Rabat Riyadh Roma San Fransisco Sana'a Santiago Sarajevo Seoul Singapura Sofia Songkhla Stockholm Suva Sydney Tashkent Tawau Teheran Tokyo Toronto Tripoli Tunis Van Couver JAKARTA .060 1.390 3.360 1.120 2.680 3.360 1.870 2.290 640 1.140 7.740 11.210 1.280 10.340 4.020 2.540 4.080 370 2.670 6.630 7.690 8.000 2.110 1.130 1.520 5.030 3.930 800 5.PERWAKILAN PERWAKILAN . PERWAKILAN JAKARTA .

410 950 3.560 Ekonomi (6) 2.120 3.380 6.480 2.670 6.790 Eksekutif (5) 5.190 1.500 4.250 4.480 2.320 950 6.190 7.480 1.550 6.100 5.460 1.980 Bisnis (4) 3.620 2.200 1.160 9.910 Bisnis (7) 3.370 1.200 5.700 3.410 1. (1) 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 PERWAKILAN Ekonomi (2) Vanimo Vatican Vientiane Warsawa Washington Wellington Wina Windhoek Yangoon Zagreb (3) 2.750 950 10.410 4.890 1.500 7.440 750 1.700 1.440 900 1.610 750 1.870 90 .650 2.400 3.690 5.960 1.100 6.910 6.700 3.330 3.170 1.500 5.890 Eksekutif (8) 5.200 1.No.340 1.320 3.200 4.100 6.900 4.370 13.610 7.

150 2.256 1.963 2.521 2. Pengamanan Sendiri.270 1.836 Kantong Diplomatik (Kg) (7) 94 94 94 99 106 94 106 106 94 Jamuan (OH) (8) 89 89 89 94 100 89 100 100 89 No.776 2.985 1.690 2.799 5.220 1.270 1.910 2.185 1.022 2.768 1.270 1.307 1.307 1.307 1.553 2.Lampiran 19 SATUAN BIAYA TIKET PENYELENGGARAAN PERWAKILAN RI DI LUAR NEGERI SEBAGAI BATAS ESTIMASI 1.806 1.319 1.022 1.220 1.220 1.509 1.170 1.368 2.691 2. KOTA (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 (2) AMERIKA UTARA Chicago Houston Los Angeles New York (termasuk KJRI New York) Ottawa San Fransisco Toronto Vancouver Washington AMERIKA SELATAN Bogota Brazilia Boenos Aires Caracas Paramaribo Santiago de Chile Quito Lima AMERIKA TENGAH Mexico City Havana Panama City EROPA BARAT Vienna Brusels Marseilles Paris Berlin Bern Bonn Hamburg Geneva Amsterdam 10 11 12 13 14 15 16 17 1. Jamuan (dalam US$) ATK (OT) (3) 1.031 3.001 1.836 90 88 84 85 83 79 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 1.373 3.195 1. Langganan Koran/Majalah.420 2. ATK.478 1.270 1.270 Langganan Koran/ Majalah (eksemplar/ bulan) (4) 37 37 37 39 42 37 42 42 37 Lampu (buah) (5) 18 18 18 19 20 18 20 20 18 Pengamanan Sendiri (OB) (6) 2.170 1. Kantong Diplomatik.120 2.910 264 259 269 269 254 334 254 254 334 254 22 22 23 23 22 28 22 22 28 22 2.391 1.910 2.777 1. Lampu.947 2.038 35 35 33 17 16 16 2.521 3.657 1.099 38 47 33 42 33 37 32 35 18 22 16 20 16 18 15 17 1.776 3.262 96 153 84 107 85 95 81 89 91 113 79 101 80 90 77 85 18 19 20 1.509 1.910 1.150 1.690 2.690 132 129 134 134 127 166 127 127 166 127 103 101 105 105 99 130 99 99 130 99 91 .150 1.172 1.076 2.

220 1.220 1.967 1.363 1.271 110 96 95 117 95 95 95 103 99 86 85 106 85 85 85 93 52 53 1.096 132 128 128 136 5 5 5 5 2.478 108 117 118 121 123 132 113 86 84 90 91 93 95 102 87 102 44 45 46 47 48 49 50 51 1.341 2.341 2.690 1.585 3.220 1.805 143 139 139 148 40 40 40 43 63 1.082 2.029 1.962 2.082 2.962 1.220 1.270 1.978 3.375 2.398 2.815 139 40 92 .220 1.668 1.749 3.179 1.220 171 150 148 183 148 148 148 161 22 19 19 23 19 19 19 20 1.220 1.096 132 123 132 128 136 5 5 5 5 5 2.220 140 6 1.773 143 134 143 139 148 40 35 35 40 35 59 60 61 62 2.029 1.732 1.220 1.220 1.966 2.340 Langganan Koran/ Majalah (eksemplar/ bulan) (4) 281 259 254 261 311 Lampu (buah) (5) 24 22 22 22 26 Pengamanan Sendiri (OB) (6) 3.115 1.(dalam US$) ATK (OT) (3) 2.776 2.690 1.978 Kantong Diplomatik (Kg) (7) 232 213 209 215 256 Jamuan (OH) (8) 110 101 99 102 121 No.295 161 158 55 55 54 55 56 57 58 2.773 1.070 1.275 1.220 145 156 158 161 165 177 151 177 18 20 20 20 21 22 19 22 2.733 2.867 1.947 1.895 2.220 1.220 1.669 2.936 1.760 2. KOTA (1) 31 32 33 34 35 Copenhagen Helsinski Stockholm London Oslo (2) EROPA UTARA EROPA SELATAN 36 37 38 39 40 41 42 43 Sarajevo Zagreb Athens Lisbon Madrid Rome Beograd Vatican EROPA TIMUR Bratislava Bucharest Kiev Moscow Praque Sofia Warsaw Budapest AFRIKA BARAT Dakkar Abuja AFRIKA TIMUR Addis Ababa Nairobi Antananarive Dar Es Salaam Harare AFRIKA SELATAN Windhoek Cape Town Johannesburg Maputo AFRIKA UTARA Algiers 1.962 2.220 1.732 2.029 1.220 148 145 6 6 2.220 1.232 2.232 2.910 1.

233 2.120 1.574 1.220 1.170 412 421 385 363 399 385 381 399 408 372 376 394 376 399 408 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 1.547 1.244 1.380 1.515 1.220 1.220 1.244 1.534 1.495 1.035 46 46 46 87 88 89 90 91 92 93 1.170 1.120 1.220 1.270 1.547 1.220 1.493 1.270 1.220 1.220 1.170 1.151 1.270 1.450 1.220 1.324 2.250 1.055 3.150 1.167 2.220 1.546 2.449 1.170 1.173 2.557 2.575 2.212 Kantong Diplomatik (Kg) (7) 140 150 137 131 129 Jamuan (OH) (8) 35 40 40 40 40 No.329 65 60 57 58 58 58 59 59 93 89 82 78 79 79 79 81 81 .220 1.220 1. KOTA (1) 64 65 66 67 68 Cairo Khartoum Rabbat Tripoli Tunisia (2) ASIA BARAT 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 Manama Baghdad Amman Kuwait Beirut Doha Damascus Ankara Abu Dhabi Sanaa Jeddah Muscat Riyadh Istanbul Dubai ASIA TENGAH Tashkent Astana Baku ASIA TIMUR Beijing Hongkong Osaka Tokyo Pyongyang Seoul Shanghai 1.170 1.270 1.170 1.244 1.220 1.141 1.464 1.170 50 46 44 45 45 45 46 46 6 5 5 5 5 5 5 5 1.469 1.035 2.329 2.170 1.170 1.170 1.220 346 346 379 379 365 361 346 6 6 6 6 6 6 6 2.220 1.150 1.170 1.945 1.250 189 194 177 167 183 177 175 183 187 171 173 181 173 183 187 51 51 47 44 48 47 46 48 49 45 46 48 46 48 49 84 85 86 1.220 381 412 439 5 5 6 2.(dalam US$) ATK (OT) (3) 1.220 1.553 2.170 1.220 Langganan Koran/ Majalah (eksemplar/ bulan) (4) 141 151 138 132 130 Lampu (buah) (5) 6 7 6 6 6 Pengamanan Sendiri (OB) (6) 1.220 1.233 47 47 51 51 49 49 47 44 45 48 48 47 46 44 ASIA SELATAN 94 Kaboul 95 Teheran 96 Colombo 97 Dhaka 98 Islamabad 99 Karachi 100 New Delhi 101 Mumbai 1.372 928 1.220 1.469 1.220 1.524 2.

089 1.220 1.170 1.179 1.568 2.159 2.052 1.480 1.220 1.170 1.170 Langganan Koran/ Majalah (eksemplar/ bulan) (4) 47 47 47 46 46 37 37 37 47 37 39 49 47 46 47 37 37 Lampu (buah) (5) 5 5 5 5 5 4 4 4 5 4 4 5 5 5 5 4 4 Pengamanan Sendiri (OB) (6) 1. KOTA (1) 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 (2) ASIA TENGGARA Bandar Seri Bagawan Bangkok Davao City Hanoi Ho Chi Minh Johor Bahru Kota Kinabalu Kuala Lumpur Manila Penang Pnom Penh Singapore Vientiane Yangon Songkhla Kuching Tawau ASIA PASIFIK 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 Canberra Darwin Melbourne Noumea Perth Port Moresby Sydney Vanimo Wellington Suva Dilli 1.220 1.170 1.170 1.917 2.220 1.221 2.220 1.170 1.170 1.170 1.170 1.158 52 52 52 56 52 50 52 50 52 48 49 6 6 6 6 6 6 6 6 6 5 5 2.220 1.220 1.220 1.568 642 3.170 1.221 Kantong Diplomatik (Kg) (7) 75 75 75 73 65 60 60 60 75 60 62 78 75 74 75 60 60 Jamuan (OH) (8) 83 83 83 81 81 66 66 66 83 66 69 87 83 82 83 66 66 No.840 1.265 971 2.747 123 123 123 133 123 118 123 118 123 114 117 92 92 92 100 92 89 92 89 92 86 88 94 .221 1.170 1.160 642 1.134 1.170 1.221 1.220 1.710 1.(dalam US$) ATK (OT) (3) 1.220 1.170 1.170 1.568 2.350 1.170 1.480 982 1.178 1.463 2.220 1.362 981 1.

353 9.500 72 72 72 9 9 9 652 638 609 307 300 287 275 275 232 392 383 350 392 383 366 44 43 41 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 13.176 80 72 80 80 72 80 80 72 80 72 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 760 745 774 774 731 960 731 731 960 731 708 695 722 722 682 895 682 682 895 682 300 293 304 304 287 377 287 287 377 287 608 596 619 619 585 768 585 585 768 585 821 806 837 837 790 1.408 8.109 12.353 8.013 12.142 12.147 80 72 80 80 80 9 9 9 9 9 810 745 731 753 896 755 695 682 702 835 318 293 300 300 352 648 596 585 602 717 876 806 791 814 969 54 50 49 50 60 36 37 38 39 40 41 42 43 11.951 13.210 7.2.913 63 63 63 72 63 63 63 63 9 9 9 9 9 9 9 9 695 867 609 774 616 688 588 645 327 408 286 364 290 324 276 303 264 329 250 294 250 261 223 245 350 350 350 350 350 350 350 384 418 521 366 465 370 413 353 387 46 58 41 52 41 46 39 43 18 19 20 8.529 10.176 17.434 13.309 13.563 72 72 72 72 72 72 72 72 9 9 9 9 9 9 9 9 616 667 674 688 702 753 645 753 302 326 330 337 344 368 316 368 242 262 265 275 276 295 275 295 493 533 539 550 562 602 516 602 667 721 729 744 760 814 698 814 41 45 45 46 47 50 43 50 95 (dalam US$) .353 90 80 80 80 72 80 72 72 80 9 9 9 9 9 9 9 9 9 681 681 681 717 767 681 767 767 681 320 320 320 337 361 320 361 361 320 300 300 300 300 291 300 291 291 300 400 400 400 400 350 400 350 350 400 409 409 409 431 461 409 461 461 409 46 46 46 48 51 46 51 51 46 10 11 12 13 14 15 16 17 8. Pengadaan Inventaris Kantor. Pakaian Sopir/Satpam.563 16. Pemeliharaan.597 13. KOTA (1) (2) (8) (9) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 AMERIKA UTARA Chicago Houston Los Angeles New York Ottawa San Fransisco Toronto Vancouver Washington AMERIKA SELATAN Bogota Brazilia Boenos Aires Caracas Paramaribo Santiago de Chile Quito Lima AMERIKA TENGAH Mexico City Havana Panama City EROPA BARAT Vienna Brusels Marseilles Paris Berlin Bern Bonn Hamburg Geneva Amsterdam EROPA UTARA Copenhagen Helsinski Stockholm London Oslo EROPA SELATAN Sarajevo Zagreb Athens Lisbon Madrid Rome Beograd Vatican 8.353 8.001 7.176 13.825 7.176 13.793 9.309 13.500 9.441 7.639 7.563 11.176 17.408 8.401 12.626 13.408 9.038 790 790 1. dan Konsumsi Rapat (dalam US$) Pemeliharaan Sewa Kendaraan (hari) Halaman (m²/ Tahun) (5) Pengadaan Inventaris Kantor (OT) (6) Pakaian Sopir/ Satpam (stel) (7) Sedan Bus Mobil Box (10) Konsumsi Rapat (OK) (11) Kendaraan Dinas (Unit/ Tahun) (3) Gedung (m²/ Tahun) (4) No.434 13.496 7.951 13.353 8.562 8.659 13.038 790 51 50 52 52 49 64 49 49 64 49 31 32 33 34 35 14. Sewa Kendaraan.692 13.

500 72 63 63 72 63 9 9 9 9 9 315 294 315 304 325 259 242 259 251 268 275 250 250 275 250 710 663 710 686 733 710 663 710 686 733 8 7 8 8 8 59 60 61 62 11.133 10.133 10.910 10.623 10.479 12.399 10.766 11.899 11.080 11.889 11.256 11.032 72 63 72 72 72 72 9 9 9 9 9 9 304 308 329 301 287 284 251 253 271 248 236 234 275 250 275 275 275 275 350 300 350 350 350 350 150 141 151 150 150 150 47 47 50 46 44 43 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 11.256 11.176 11.367 11.766 10.399 11.766 10.500 10.Pemeliharaan No.990 63 63 63 9 9 9 453 490 522 363 393 419 250 250 250 300 300 300 125 125 125 31 33 35 96 (dalam US$) Pemeliharaan No.367 11.133 72 72 63 72 72 55 72 72 72 63 72 72 72 72 72 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 490 500 458 431 474 458 453 474 484 442 447 469 447 474 484 393 401 367 346 380 367 363 380 389 354 359 376 359 380 389 221 275 250 275 275 225 275 275 275 250 275 211 275 275 275 350 350 300 350 350 285 350 350 350 300 350 350 350 350 350 150 150 125 150 150 100 150 150 150 125 150 150 150 150 150 33 34 31 29 32 31 31 32 33 30 30 32 30 32 33 84 85 86 10.644 10.496 11.522 10.154 10.154 10.500 72 72 72 72 9 9 9 9 315 304 304 325 259 251 251 268 275 275 275 294 350 350 233 249 710 686 686 733 8 8 8 8 63 64 65 66 67 68 10.399 11.234 72 72 9 9 353 346 204 200 275 275 663 650 153 150 43 42 54 55 56 57 58 11.367 12.133 10.133 10. KOTA Kendaraan Dinas (Unit/ Tahun) (3) Gedung (m²/ Tahun) (4) Halaman (m²/ Tahun) (5) Pengadaan Inventaris Kantor (OT) (6) Pakaian Sopir/ Satpam (stel) (7) Sewa Kendaraan (hari) Sedan Bus Mobil Box (10) Konsumsi Rapat (OK) (11) (1) (2) (8) (9) 44 45 46 47 48 49 50 51 EROPA TIMUR Bratislava Bucharest Kiev Moscow Praque Sofia Warsaw Budapest AFRIKA BARAT Dakkar Abuja AFRIKA TIMUR Addis Ababa Nairobi Antananarive Dar Es Salaam Harare AFRIKA SELATAN Windhoek Cape Town Johannesburg Maputo AFRIKA UTARA Algiers Cairo Khartoum Rabbat Tripoli Tunisia ASIA BARAT Manama Baghdad Amman Kuwait Beirut Doha Damascus Ankara Abu Dhabi Sanaa Jeddah Muscat Riyadh Istanbul Dubai ASIA TENGAH Tashkent Astana Baku 13.889 11.277 10.522 9.766 11.277 10.401 72 72 72 72 72 72 72 72 9 9 9 9 9 9 9 9 731 638 631 781 631 631 631 688 358 312 309 309 309 309 309 337 287 250 275 307 275 275 275 300 585 510 505 625 505 505 505 550 791 690 682 845 682 682 682 744 49 43 42 52 42 42 42 46 52 53 12.766 10. KOTA Pengadaan Inventaris Kantor (OT) Pakaian Sopir/ Satpam Sewa Kendaraan (hari) Konsumsi Rapat (OK) .889 10.367 14.

423 7.116 2.229 8.563 2.617 7.907 9.585 8.446 2.520 8.592 2.132 8.863 10.437 10.563 2.592 2.534 2.905 9.500 7.101 72 72 72 72 72 72 72 72 72 72 72 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 334 334 334 361 334 321 334 321 334 311 318 156 156 156 168 156 149 156 149 156 145 148 600 600 600 648 600 575 600 575 600 557 569 923 923 923 997 923 885 923 923 923 857 876 2.500 63 63 63 63 63 63 63 63 63 63 72 63 72 72 63 63 63 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 301 301 301 294 294 240 240 240 301 240 250 314 301 297 301 240 240 140 140 140 137 137 112 112 112 140 112 116 146 140 138 140 112 112 539 539 539 527 527 430 430 430 539 430 448 563 539 533 539 430 430 829 829 829 811 811 662 662 662 829 662 690 867 829 820 829 662 662 2.475 2.423 55 72 63 63 72 72 63 63 9 9 9 9 9 9 9 9 321 297 284 287 287 287 294 294 149 138 132 134 134 134 137 137 575 533 509 515 515 515 527 527 885 820 783 792 792 792 811 811 2.592 2.534 2.737 29 29 29 31 29 28 29 28 29 27 27 97 .592 2.331 9.585 9.423 8.197 9.905 9.767 2.068 2.585 10.883 2.500 7.617 7.068 2.592 2.883 2.883 2.617 8.197 8.679 2.359 9.592 2.423 8.534 28 26 24 25 25 25 25 25 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 8.500 8.883 2.068 26 26 26 25 25 21 21 21 26 21 22 27 26 26 26 21 21 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 9.068 2.585 9.905 10.004 8.617 8.No.520 8.155 2.767 2.585 9.617 8.229 8.585 9.767 2.883 2.534 2.475 2.500 7.475 2.500 7.197 9.883 3.708 2.068 2.164 9.863 10.617 8.229 8. KOTA Kendaraan Dinas (Unit/ Tahun) (3) Gedung (m²/ Tahun) (4) Halaman (m²/ Tahun) (5) Pengadaan Inventaris Kantor (OT) (6) Pakaian Sopir/ Satpam (stel) (7) Sedan Bus Mobil Box (10) Konsumsi Rapat (OK) (11) (1) (2) (8) (9) 87 88 89 90 91 92 93 94 ASIA TIMUR Beijing Hongkong Osaka Tokyo Pyongyang Seoul Shanghai Guangzhou ASIA SELATAN Kaboul Teheran Colombo Dhaka Islamabad Karachi New Delhi Mumbay ASIA TENGGARA Bandar Seri Bagawan Bangkok Davao City Hanoi Ho Chi Minh Johor Bahru Kota Kinabalu Kuala Lumpur Manila Penang Pnom Penh Singapore Vientiane Yangon Songkhla Kuching Tawau ASIA PASIFIK Canberra Darwin Melbourne Noumea Perth Port Moresby Sydney Vanimo Wellington Suva Dilli 9.068 2.905 72 80 80 80 72 80 72 72 9 9 9 9 9 9 9 9 371 371 407 407 391 387 371 371 397 397 436 436 419 414 397 397 441 441 484 484 465 460 441 441 397 400 436 436 419 414 397 397 309 309 339 339 326 322 309 309 20 20 22 22 21 21 20 20 95 96 97 98 99 100 101 102 9.

Lampiran-20 SATUAN BIAYA BANTUAN BEASISWA PROGRAM GELAR/
NON-GELAR DALAM NEGERI SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) SATUAN BIAYA BANTUAN BEA SISWA 1.1 Program Diploma I, III, dan Diploma IV / Strata 1 a. Biaya Hidup dan Biaya Operasional - Diploma I dan Diploma III - Diploma IV dan Strata I b. Uang buku dan Referensi per Tahun - Diploma I - Diploma III - Diploma IV dan Strata I SATUAN (3) BIAYA TA. 2013 (4)

Orang/Tahun Orang/Tahun

15,000,000 16,000,000

Orang/Tahun Orang/Tahun Orang/Tahun

1,200,000 1,500,000 1,750,000

1.2 Program Strata 2/ SP-1 dan Strata 3/ SP-2 a. Biaya Hidup dan Biaya Operasional - Strata 2 dan Spesialis 1 - Strata 3 dan Spesialis 2 b. Uang Buku dan Referensi per tahun - Strata 2 dan Spesialis 1 - Strata 3 dan Spesialis 2

Orang/Tahun Orang/Tahun

19,000,000 20,000,000

Orang/Tahun Orang/Tahun

2,000,000 2,250,000

98

Lampiran 21 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG/BANGUNAN DALAM NEGERI SEBAGAI BATAS ESTIMASI
(dalam rupiah) NO. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.I. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2)
2

SATUAN (3) m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun
2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

GEDUNG BERTINGKAT (4) 157,000 146,000 165,000 173,000 152,000 145,000 148,000 143,000 149,000 162,000 143,000 144,000 153,000 142,000 142,000 142,000 145,000 148,000 165,000 164,000 171,000 156,000 170,000 168,000 154,000 153,000 146,000 154,000 157,000 187,000 188,000 357,000 243,000

GEDUNG TIDAK BERTINGKAT (5) 92,000 83,000 93,000 98,000 86,000 82,000 84,000 81,000 91,000 92,000 81,000 82,000 87,000 80,000 81,000 80,000 82,000 84,000 96,000 93,000 97,000 87,000 96,000 95,000 87,000 87,000 83,000 86,000 89,000 106,000 106,000 203,000 138,000

HALAMAN GEDUNG/ BANGUNAN KANTOR (6) 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 13,000 10,000 10,000 10,000 10,000 13,000 13,000 13,000 14,000

99

Lampiran 22 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN DAN OPERASIONAL KENDARAAN DINAS SEBAGAI BATAS ESTIMASI PEJABAT
(dalam rupiah) NO (1) A B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Kendaraan Pejabat Negara Kendaraan Pejabat Eselon I Kendaraan Pejabat Eselon II ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.I. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) SATUAN (3) Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun BIAYA TA 2013 (4) 38,880,000 36,090,000 29,430,000 29,450,000 29,410,000 29,380,000 29,430,000 29,450,000 29,430,000 29,430,000 29,430,000 29,430,000 29,230,000 29,230,000 29,190,000 29,340,000 29,340,000 29,340,000 29,510,000 29,560,000 29,560,000 29,730,000 29,840,000 29,750,000 29,800,000 29,710,000 29,800,000 29,410,000 29,410,000 29,860,000 29,880,000 30,010,000 29,930,000 30,100,000 30,060,000

1.

100

630.000 3.000 34.540.430.580.380.000 34.000 3.000 3.000 39.630.370.000 26.000 34.000 25. NO (1) 1 2 3 Operasional Roda 6 & Speed Boat (dalam rupiah) PROVINSI (2) Roda 6 Roda 6 Khusus Tahanan Kejaksaan Speed Boat SATUAN (3) Unit Unit Unit BIAYA TA 2013 (4) 21.000 DOUBLE GARDAN (4) 34.380.880.000 3.540.000 34.000 3.000 34.000 26.530.580.000 3.340.000 34.730.000 3.920.I.380.000 3.000 25.310.470.240.430.780.000 3.000 33.090.480.000 26.110.000 RODA DUA (5) 3.540.000 3.000 3.000 3.000 3.510.180.570.110.000 33.520.110. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT RODA EMPAT (3) 25.150.530.000 34.000 25.000 3.580.000 34.410.300.330.000 3.000 25.680.000 3.000 3.960.000 3.000 25.000 34.560.000 25.000 34.000 3.530.000 34.000 34.000 34.000 25.580.430.000 3.000 25.380.000 25.450.880.000 34.110.000 34.570.000 3.000 25.450.000 3.690.000 25.450.510.110.110.110.520.480.520.450.000 34.000 3.000 3.000 25.540.000 26.110.490.630.430.110.200.390.000 34.000 3.530.000 26.000 3.650.000 3.000 34.000 26.540.000 3.000 26.000 34.000 101 .680.000 34.000 34.290.480.000 3.250.000 34.000 25.000 25.000 34.480.000 26.250.630.2.340.000 26.000 25.480.000 34.000 34.150.000 3.000 33.190.000 17.570.000 25.020.480.250.530.000 25.000 26.020.000 3.000 25.000 34.450.630.430.730.920.000 34.000 26.000 25.530.240.000 34.000 25.500.020.730.430.150.000 3.110.000 34.000 3.540.000 25.480. NO (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 OPERASIONAL (dalam rupiah) PROVINSI (2) ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.

000 34.000 41.000 18.130.610.000 18.000 37.000 35.400.090.000 41.000 38.130.000 37.000 43.000 35.590.000 38.000 42.000 43.670.900.370.000 40.590.000 42.000 38.000 36.160.000 18.000 43.770.000 37.000 39.480.040.000 36.080.130.000 42.260.090.000 41.890.000 36.050.930.4.000 17.720.000 17.000 43.000 19.590.000 44.000 36.400.930.000 17.250.080. OPERASIONAL PATROLI JALAN RAYA (PJR) (dalam rupiah) NO (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 40.000 18.090.260.130.000 18.770.I.000 42.000 39.000 42.000 35.930.000 17.000 42.000 43.000 41.930.930.090.080.990.080.000 41.770.000 35.000 18.930.000 39.000 18.000 35.720.000 (5) 36.320.000 36.000 43.000 18.000 36.860.000 43.000 42.890.090.000 43.000 42.250.000 17.000 41.260.000 43.000 17.000 39.130.080.000 18.000 17.720.000 42.000 42.220.000 43.000 37.580.040.060.000 18.770.930.550.390.420.130.260.420.860.000 37.650.130.260.000 17.250.450.400.420.370.000 18.000 18.000 41.000 34.000 18.870.430.000 17.000 17.000 42.580.000 42.130.420.000 18.000 44.000 35.000 17.610.000 17.000 PJR RODA DUA ( ≤ PJR RODA DUA ( ≤ 750 CC) 250 CC) (4) 17.000 44.860.610.650.250.720.770.000 18.000 102 .720.000 38.000 18.860.280.000 42.000 17.890.590.260.000 17.000 17.770.770.860.450.740.250.040.080. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) PJR RODA EMPAT (3) 42.740.000 41.130.000 34.

000 18.000 13.000 16.343.000 546.225.059.859.000 20.000 482.000 10.530.326.000 5.Lampiran 23 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN SARANA KANTOR SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Inventaris Kantor Personal Komputer Printer AC Split Genset lebih kecil dari 50 Kva Genset 75 Kva Genset 100 Kva Genset 125 Kva Genset 150 Kva Genset 175 Kva Genset 200 Kva Genset 250 Kva Genset 275 Kva Genset 300 Kva Genset 350 Kva Genset 450 Kva Genset 500 Kva URAIAN (2) SATUAN (3) Pegawai/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun BIAYA TA 2013 (4) 59.000 6.754.000 25.107.000 11.000 574.000 14.589.554.718.000 8.000 103 .637.000 8.226.000 12.

000.000 6.200.000.600.000 10.200.000 9.000.700.000 17.000.000 7.500.000 10.000 7. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.500.200.300.000 17.000 11.000 8.500.200.400. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) BIAYA TA.100.500.000 10.000 15.500.500.000 7.000.000 8.000 7. 2013 (3) 6.000 15.000.000.800.000 7.000 104 .000 7.000 7.700.000 6.400.000 8.000 7.000.500.600.000 7.000.000 11.100.000 10.Lampiran 24 SATUAN BIAYA SEWA GEDUNG PERTEMUAN ( Per empat jam ) SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO.500.000 6.300.000.000 6.000 7.000 7.I.000 7.000 11.000 7.

800.800.000 2.000 3.900.000 2.600.000 650.000.000 2.Lampiran 25 SATUAN BIAYA SEWA KENDARAAN ( Per delapan jam ) SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam Rupiah) NO.700.000 RODA 6/BUS BESAR (5) 3.000 3.000 RODA 6/BUS SEDANG (4) 1.000 740.800.000 1. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) RODA 4 (3) 710.000 1.700.000 1.000 2.000 1.000 1.900.000 4.000 730.800.200.000 730.900.800.000 750.700.000 1.000 650.000 2.400.000 710.500.000 680.800.000 900.000 3.000 1.700.000 3.000 650.000 1.000 2.000 3.000.200.000 1.000 3.700.000 640.000 3.000 740.000 640.800.000 640.000 1.I.800.400.000 650.000 640.700.000 2.000 2.000 1.000 950.000 1.900.000 640.000 1.400.100.000 2.000 820.700.000 1.000.700.000 2.000 760.700.000 2.000 2.100.000.000 2.000 3.500.900.000 2.500.000 650.900.300.000 1.000 2.800.000 2.000 640.800.700.800.000 2.800.000 2.000 2.900.000 710.000 2. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000.000 2.000 3.900.900.500.800.000 1.000 2.000 710.900.000 3.800.300.900.400.000 1.000 650.000 650.000 3.700.800.000 830.000 2.000 650.000 2.000 2.000 1.000 3.800.000 760.800.800.800.700.000 2.000 105 .000 2.000 1.900.000 2.600.000 2.000 1.100.000 2.000 730.000 640.100.000 720.000 2.

000.000.000.000 350.000 347.000 349.000.000 364.000.000.000 355.000.000.000.000.000 349.000 338.000.000 340.000 380.000 348.000.000 355.000 362.000.000 376.000 340.000 350.000 353.000.000.000.000 378.000 366.000 348.000 372.000.000.000 345.000.000 349.000 345.000 348.I.000.000 369.000.000.000. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT SATUAN (3) Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit BIAYA TA 2013 (4) 466.000 349.Lampiran 26 SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL PEJABAT SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO (1) A B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 PROVINSI (2) Kendaraan Pejabat Eselon I Kendaraan Pejabat Eselon II ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000.000 106 .000.000 368.000 349.000.000 366.000.000.000 349.000 345.000.000.000 363.000.000 370.000.000.000.

000 267.000.000.000 300.000 437.000.000.000.000 181.000 272.000.000.000.000.000 418.000.I.000 407.000.000.000 433.000 418.000 305.000.000.000.000.000 267.000 172.000.000.000.000.000.000.000 277.000.000.000 418.000 181.000.000.000 302.000 204.000 270.000.000 420.000 435.000 420.000.000.000 180.000.000 302.000 409.000 425.000 270.000 172.000 218.000.000.000.000 200.000 182.000 438.000 177.000 306.000.000.000 418.000 418. (1) 1 2 PROVINSI Roda 6 dan/atau Bus Sedang Roda 6 dan/atau Bus Besar (2) SATUAN (3) Unit Unit BIAYA TA.000 2.000. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 PROVINSI (2) ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000.000 181.000.000 177.000 435.000.000.000.000 204.000 271.000.000 449.000 270.000.000 414.000.000 447.000.000 277.000.000 182.000.000.000 418.000 207.000.000.000 269.000.000.000.000 414.000.000.000.000 210.000 267.000 304.000. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT SATUAN (3) Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit PICK UP (4) 181.000 170.000.000.000 308.000.355.000 414.000 202.000 179.000.000. 2013 (4) 522.000 181.000. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL KANTOR DAN/ATAU LAPANGAN RODA 4 SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO.000 431.000.000 1.000 409.Lampiran 27 1.000 271.000.000.000 187.000 MINIBUS (5) 271.000.000 180.000 262.000.000 432.000 422.000 214.000.000.000.000 187.000.056.000 425.000 201. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL BUS (dalam rupiah) NO.000.000.000 418.000 177.000 181.000 185.000 206.000 208.000 314.000.000 298.000.000.000 272.000 DOUBLE GARDAN (6) 418.000 299.000.000.000 107 .000.000.000.000 441.000.000 445.000 439.000 271.000.000.000.000 180.000.000.000.000.000.000.000 312.000 216.000.000 316.000.000.000 271.000.000.000 260.000.000.000 271.000.000 418.000 262.000 275.000 417.

000.000.000 32.000 33.000 32.000 30.000.000 30.000 31.000 34.000.000.000 35.000.000.000 30.000.000 31.000.000.000.000.000.000.I. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 33.000.000.000.000 28.000 29.000.000.000.000.000 29.000 37.000 30.000 35. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) SATUAN (3) Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit OPERASIONAL KANTOR (4) 30.000 30.000.000.000 35.000.000.000 32.000 34.000.000.000 29.000.000 36.000.000.000 33.000 31.000.000.000 LAPANGAN (5) 31.000.000.000.000.000 35.000.000 31.000 28.000 33.000.000.000 31.000 34.000.000.000.000 31.000 30.000 33.000.000 30.000 31.000.000.000 29.000.000 35.000 29.000 30.000.000.000 34.000 28.000 32.000 39.000.000.000 29.000 29.000 33.000 31.000 31.000.000 36.000.000 33.000 30.000.000.000.000.000.000 31.000 33.000 35.000.000 30.000.000 30.Lampiran 28 SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN RODA 2 OPERASIONAL KANTOR DAN/ATAU LAPANGAN SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO.000 36.000 30.000.000.000.000.000 38.000 108 .000.000 31.000 29.000.000 29.000.000 33.

000 360.000 460.000 1.000 450.000 450.000 490.000 650.000 800.000 550.000 650.000 400.000 400.100.300.000 540.000 700.000 970.000 900.000 400.000 460.000 430.000 650.000 610.000 850.000 800.000 550.000 500.000 530.000 450.000 Pakaian Dinas Pegawai/ Perawat (4) 460.000 680.000 850.000 900.000 500.000 900.000 450.000 360.000 440.000 450.000 910.000 650.000 500.000 600.000 850. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) Pakaian Kerja Dokter (3) 610.000 500.000 610.000 440.000.200.000 520.000 610.000 850.000 450.000 460.000 Pakaian Seragam Mahasiswa/i (5) 400.000 900.000 500.000 400.000 390.000 500.000 650.000 450.000 650.000 390.000 500.000 650.000 500.000 490.000 1.000 590.000 400.000 460.000 530.000 780.000 450.000 650.000 410.000 550.000 460.400.000 660.000 500.000 360.000 450.000 520.000 930.000 440.000 490.000 450.000 790.000 460.000 940.000 600.Lampiran 29 SATUAN BIAYA PENGADAAN PAKAIAN DINAS ( PER-STEL ) SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam Rupiah) NO.000 390.000 500.000 450.000 400.000 1.000 440.000 400.000 610.000 660.000 109 .000 440.000 450.000 440.000 900.000 500.000 610.000 600.000 380.000 440.000 660.000 650.000 390.000 440.000 1.000 610.000.000 900.000 650.000 650.000 590.000 460.000 950.000 440.000 850.000 650.I.000 500.000 500.000 620.200.000 900.000 360.000 440.000 1.000 650.000 1.000 450.000 390.000 900.000 500.000 650.000 440.000 440.000 440.000 900.000 Pakaian Kerja Satpam (7) 980.000 500.000 440.000.000 340.000 920.000 380.000 550.000 610.000 390.000 500.000 500.000 650.000 400.000 750. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 350.000 350.000 Pakaian Kerja Sopir/ Pesuruh (6) 390.000 450.000 500.000 380.000 390.000 450.000 1.000 1.000 450.

000 44.000 97.000 83.000 30.000 30.950.000 95.250.000 51.850.000 77.000 42.300.000 33.550.850.850.000 22.500.000 95.750.000 57.000 40.700.000 119.650.750.050.400.000 91.Lampiran 30 BIAYA LANGSUNG PERSONIL (RENUMERATION/ BILLING RATE ) TAHUN 2013 UNTUK TENAGA AHLI NASIONAL BERPENDIDIKAN S1/S2/S3 DENGAN UNDANGAN INTERNASIONAL (ICB) BERDASARKAN PENGALAMAN PROFESI YANG SETARA ( COMPARABLE EXPERIENCES ) SARJANA DENGAN PENGALAMAN PROFESIONAL (TAHUN) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 RUPIAH PERBULAN S1 **) **) 18.000 84.100.000 75.500.800.200.000 26.000 25.000 107.000 50.250.200.700.250.150.000 34.800.000.500.050.750.000 39.650.800.000 21.000 92.000 73.700.450.000 54.050.600.800.000 36.000 50.000 94.750.300.000 66.000.700.000 73.000 70.000 72.900.000 S3 2013 27.000 62.000.000 55.200.000 106.600.400.000 77.100.250.000.000 65.000 61.900.350.000 46.000 115.900.000 83.350.000 111.000 99.000 88.650.000 69.100.000 48.000 S2 19.000 38.000 58.450.000.950.000 46.000 68.650.000 88.450.250.900.550.000 43.000 102.000 103.000 86.000 32.500.700.300.000 65.700.350.050.000 80.000 61.000 *) Referensi Biaya Minimal Tahun 2011 dan berlaku sama besarnya di seluruh Provinsi Indonesia **) S1 pengalaman 1-2 tahun dianggap Sub Profesional (Lihat Lampiran 32) 110 .000 100.000 80.750.850.000 37.500.000 54.550.300.000 57.000 79.000 29.950.000 90.

1 – 0.7 – 1.5 – 1.3) X GD (0.3 -0.6) X GD (0.1 X (GD+BBS+BBU) (2.4 – 3.3 – 0.3 Catatan : SBOB = Satuan Biaya Orang Bulan (Person Month Rate ) SBOM = Satuan Biaya Orang Minggu (Person Week Rate ) SBOH = Satuan Biaya Orang Harian (Person Day Rate ) SBOJ = Satuan Biaya Orang Jam (Person Hour Rate ) Perhitungan Biaya Langsung Personil (BLP) dilakukan sebagai berikut : BLP = GD + BBS + BBU + T + K + BL Dimana : GD = Gaji Dasar (Basic Salary ) BBS = Beban Biaya Sosial (Social Cost ) BBU = Beban Biaya Umum (Overhead Cost ) T = Tunjangan (Allowance ) K = Keuntungan (Profit ) BL = Biaya Lain-Lain (Other Cost ) Undangan Nasional (2) 1 X GD (0.Lampiran 31 DASAR PERHITUNGAN BIAYA PERSONIL LANGSUNG Perhitungan Biaya Langsung Personil dilakukan perhitungan Konversi Maksimum Biaya Langsung Personil menurut satuan waktu adalah sebagai berikut : SBOM : SBOB/ 4.4) X GD Internasional (3) Komponen (1) Gaji Dasar – GD (Basic Salary ) Beban Biaya Sosial . 4) X GD (0.3) X GD 0.1 X (GD+BBJ+BBU) (2.1) X GD (0.1 SBOJ : (SBOH/8) X 1.1 SBOH : (SBBOB/22) X 1.T Keuntungan – K Total Biaya Langsung Personil (0.BBS (Social Cost ) Beban Biaya Umum – BBU ( Overhead Cost ) Tunjangan .6) X GD 111 .2 – 3.3) XGD 1 X GD (0.1 -0.

.

) KETERANGAN → Biaya untuk pengurusan paspor. Perjalanan Dinas. kelas ekonomi. dll. 40 Kg / Keluarga / Trip 112 . 1 JENIS PENGELUARAN Dokumen Perjalanan Ke Luar Negeri SATUAN HARGA (Rp. pp. Org-Trip At Cost • Untuk Lajang Proyek > 12 Bulan • Untuk Keluarga Org-Trip At Cost 2 Tiket Penerbangan → Untuk Penerbangan Internasional. 10 Kg / Org / Trip → Hanya untuk Mobilisasi & Demobilisasi 4 Bagasi yang Tidak Dibawa Sendiri Proyek > 12 Bulan: • Untuk Lajang • Untuk Keluarga Kg/Trip Kg/Trip At Cost At Cost • Max. → Tidak termasuk Airport Tax. Org At Cost At Cost • Untuk 1 isteri.Lampiran 32 BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL ( DIRECT COST ) TAHUN 2013 UNTUK JENIS PENGELUARAN REIMBURSABLE NO. 2 anak (belum kawin) dengan usia dibawah 18 tahun 3 Kelebihan Bagasi (Excess Baggage ) Kg/Trip At Cost → Max. pp. Visa. → Jumlah Trip Tenaga Ahli terdiri dari Mobilisasi. 1 isteri dan 2 anak dibawah 18 tahun) hanya Mobilisasi Cuti Tahunan dan Demobilisasi. Org At Cost At Cost • Untuk Lajang • Airport Tax. → Jumlah Trip Keluarga (Max. berlaku tarif kelas ekonomi. Sertifikat Kesehatan. berlaku tarif IATA. 2 anak (belum kawin) dengan usia dibawah 18 tahun • Untuk 1 isteri. Proyek > 12 Bulan: • Untuk Keluarga • Airport Tax. Fiskal. → Untuk Penerbangan Domestik. 25 Kg / Orang / Trip • Max. Cuti Tahunan dan Demobilisasi.

5 JENIS PENGELUARAN Biaya Perjalanan Darat (Local / Inland / Travel ) • Untuk Lajang Proyek > 12 bulan: • Untuk Keluarga SATUAN HARGA (Rp.NO.) KETERANGAN Org-Trip At Cost Kel-Trip At Cost 6 Biaya Pembelian Kebutuhan Proyek Kendaraan • Roda-4 • Roda-2 Peralatan kantor: • Computer Desk Top • Laptop • Printer Laser Jet A-3 • Printer Laser Jet A-4 • Printer Color Jet A-3 • Printer Color Jet A-4 • Scanner • Mesin Fotocopy • Mesin Fax • Mesin Ketik • LCD Proyektor • Digital Camera • Plotter • Software / Royalty • Perlengkapan Khusus • Dll Furniture kantor: • Meja dan Kursi Kerja • Meja dan Kursi Rapat • Air Conditioner • Filing Cabinet • White Board • Shelf • Water Dispenser • Dll Unit At Cost • Termasuk biaya registrasi dan asuransi kendaraan • Termasuk biaya registrasi dan asuransi kendaraan Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit At At At At At At At At At At At At At At At At Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Set Set Unit Unit Unit Unit Unit Unit At At At At At At At At Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost 7 Biaya Instalasi Telepon/Internet Unit At Cost Catatan: Penentuan harga "At Cost " ini bisa mengikuti aturan yang ada pada Pepres No. 54 Tahun 2010 Pasal 66 Angka (4) yaitu HPS disusun paling lama 28 hari kerja sebelum batas akhir pemasukan penawaran 113 .

450.000 58.350.200.000 40.000 26.000 15 38.000 51.350.000 46.000 28.100.000 4 22.000 7 26.850.000 20 46.000 33.000 11 32.000 30.900.400.450.850.000 52.000 21 RUPIAH PER-BLN S2 TAHUN PENGALAMAN RUPIAH PER-BLN S2 17.000 40.150.500.000 14 37.850.850.000 20.000 39.350.800.000 34.900.500.000 29.450.000 54.500.000 38.850.000 9 29.350.350.850.000 42.000 49.450.000 12 34.400.350.950.500.000 28.000 50.000 KELOMPOK AHLI KUALIFIKASI AHLI PRATAMA GOLONGAN I-A I-B I-C I-D II-A II-B II-C II-D III-A III-B III-C III-D VI-A VI-B VI-C VI-D V-A V-B V-C V-D VI-A VI-B VI-C VI-D VI-E TAHUN PENGALAMAN AHLI MUDA AHLI MADYA AHLI UTAMA AHLI KEPALA AHLI PEMBINA KEPALA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 RUPIAH TAHUN PENGALAMAN PER-BLN S1 **) **) 13.850.000 35.050.000 46.850.400.350.350.350.000 42.000 18 43.250.550.000 44.000 48.000 5 23.650.000 \ *) Referensi Biaya Minimal Tahun 2010 (benchmarking DKI Jakarta dengan Indeks = 1.000 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 26.000 44.750.850.000 6 25.000 2 19.000 36.000 53.000 19 44.350.400.550.000 24.350.350.Lampiran 33 BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION / BILLING RATE ) UNTUK TENAGA AHLI NASIONAL BERPENDIDIKAN S1/S2/S3 DENGAN UNDANGAN NASIONAL (ICB) BERDASARKAN PENGALAMAN PROFESI YANG SETARA (COMPARABLE EXPERIENCES ) PROVINSI DKI JAKARTA Indeks = 1.000 16.350.000 22.400.000 56.000 1 17.700.000 17 41.000) **) S1 pengalaman 1-2 tahun dianggap Sub Profesional (lihat Lampiran 32) Biaya Langsung Personil untuk Provinsi lain (diluar DKI Jakarta) dikalikan dengan Indeks Biaya Langsung Personil per Provinsi (Lampiran 34) 114 .000 48.000 13 35.550.850.000 32.850.000 16 40.350.600.000 3 20.550.000 37.600.950.450.000 8 28.000 10 31.000.850.000 18.000 31.350.000 14.

3 Tahun) S2 (0 .3 Tahun) S2 (0 .200.000 NO 1 PERSONIL CAD / CAM OPERATOR PENDIDIKAN & PENGALAMAN D3/SO (5 .1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .3 Tahun) S2 (0 .000 4 FACILITATOR 7.5 Tahun) S2 (1 .500.000 3 HARDWARE TECHNICIAN 7.700.700.000 10 SURVEYOR 6.000 6 ASSISTANT PROFESIONAL STAFF 9.1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .3 Tahun) D3/SO (3 .200.000 2 SOFTWARE PROGRAMMER/IMPLEMENTER 8.3 Tahun) S2 (0 .700.1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .1 Tahun) D3/SO (> 6 Tahun) S1 (3 .000 9 INSPECTOR 7.000 *) Referensi Biaya Minimal Tahun 2010 (Benchmarking DKI Jakarta dengan Indeks = 1.6 Tahun) S1 (0 .000) Biaya Langsung Personil untuk Provinsi lain (diluar DKI Jakarta) dikalikan dengan Indeks Biaya Langsung Personil per Provinsi (Lampiran 34) 115 .200.000 5 SENIOR ASSISTANT PROFESIONAL STAFF 9.10 Tahun) S1 (0 .3 Tahun) S2 (0 .Lampiran 34 BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION/BILLING RATE ) TAHUN 2013 UNTUK TENAGA SUB PROFESIONAL *) PROVINSI DKI JAKARTA Indeks = 1.000 7 SPECIAL TECHNICIAN / INSPECTOR 8.000.3 Tahun) S2 (0 .1 Tahun) RUPIAH PER BULAN 7.200.000 8 TECHNICIAN 7.3 Tahun) S2 (0 .1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .3 Tahun) S2 (0 .3 Tahun) S2 (0 .1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .200.

000 2.150.400.750.450.000 2.900.500.000 6.600.000 *) Referensi Biaya Minimal Tahun 2010 (Benchmarking DKI Jakarta dengan Indeks = 1000) Biaya Langsung Personil untuk Provinsi lain (diluar DKI Jakarta) dikalikan dengan Indeks Biaya Langsung Personil per Provinsi (Lampiran 34) 116 .100.000 3.000 4.600.000 2.Lampiran 35 BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION /BILLING RATE ) TAHUN 2013 UNTUK TENAGA PENDUKUNG *) PROVINSI DKI JAKARTA Indeks = 1.000 NO.000 7. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Office Manager Site Office Manager/ Administrator Bilingual Secretary Secretary Computer Operator/ Typist Drafter (Manual) Messenger Office Boy Driver Office Guard/ Security Officer PERSONIL RUPIAH PER BULAN 7.650.000 1.000 4.

783 0.908 0.332 1.828 0.259 Indeks ini berlaku apabila pelaksanaan operasional pekerjaan / proyek berlangsung di Propinsi 117 .870 0.976 0.871 0.797 0.979 0.681 0.935 0.744 0.881 0.917 0.743 0.817 0.I.876 0.882 1.878 0. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN GORONTALO MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM INDEKS 1.939 0.843 0.895 1.983 0.899 0.942 0.000 0.764 0.Lampiran 36 INDEK BIAYA LANGSUNG PERSONIL Per PROVINSI TAHUN 2013 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 SUMATERA UTARA SUMATERA BARAT RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA SELATAN KEPULAUAN BANGKA BELITUNG BENGKULU LAMPUNG BANTEN DKI JAKARTA ( Benchmarking ) JAWA BARAT JAWA TENGAH D.862 0.761 0.698 0.242 0.719 0.

5 s/d 2.000 118 . harga dapat 1.000 1.000 700.600.) KETERANGAN → Untuk lokasi proyek terpencil / terisolir di suatu provinsi.600.000 • • • • 3 Jakarta Provinsi Kabupaten Lapangan Sewa Peralatan Kantor **) • Computer Desk Top • Laptop • Printer Laser Jet A-3 • Printer Laser Jet A-4 • Printer Color Jet A-3 • Printer Color Jet A-4 • Scanner A-3 • Scanner A-4 • Mesin Fotocopy • Mesin Fax • Mesin Ketik • LCD Proyektor • Digital Camera • Plotter • Dll Sewa Furniture Kantor **) • Meja dan Kursi Kerja Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Hari Unit-Bulan Unit-Bulan 1.Lampiran 37 BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL (DIRECT COST ) TAHUN 2013 UNTUK JENIS PENGELUARAN FIXED UNIT RATE NO.000 1.000.900.000 180.000 ***) 3.000 680.000 600.000 4.450. → Untuk lokasi proyek terpencil / terisolir. → Untuk proyek < 6 Bulan.5 kali lebih besar → Tidak termasuk Driver kendaraan Roda-4 • Tidak termasuk O&M Driver • Termasuk O&M • Tidak termasuk O&M • Termasuk O&M • Termasuk O&M • • • • • Roda-4 Roda-4 Roda-2 Roda-2 Kendaraan Air Bulan Hari Bulan Hari Hari Bulan Bulan 8.5 s/d 2.000 330.000 1. 1 JENIS PENGELUARAN Sewa Kendaraan dan O&M **) SATUAN HARGA (Rp.000 550.000 380.000 800.000 85.000 125.000 700. harga 1.500.100.000 550.250.000 • O&M Roda-4 • O&M Roda-2 2 Sewa Kantor Proyek → Untuk ruangan rata-rata 6 M² per orang maksimum untuk 25 orang dan ruang rapat ± 30 M².000.000 330. minimal penyewaan dihitung untuk 6 Bulan.000 4.000 95. → Untuk proyek < 6 Bulan fasilitas Sewa Kantor diberikan jika lokasi pelaksanaan operasional pekerjaan / proyek berbeda provinsi / kota / kabupaten dengan Kantor Perusahaan.5 kali lebih besar M²/Bulan M²/Bulan M²/Bulan M²/Bulan 185.000 330.000 4 Set-Bulan 1.

000 → Untuk Telepon.000 75.) 1.300. • • • • • • • 5 JENIS PENGELUARAN Meja dan Kursi Rapat Air Conditioner Filing Cabinet White Board Shelf Water Dispenser Dll SATUAN Set-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan HARGA (Rp.450. Org-Bulan Org-Bulan Org-Bulan 3.000 → Berlaku hanya untuk Layang → Tidak mendapat Housing Allowance → Untuk proyek > 3 bulan. → Belum termasuk biaya pemasangan / penyambungan Telepon dan Internet.000.000 • Untuk Layang • Untuk Layang • Untuk Layang 8 Biaya Komunikasi • Kantor Utama Proyek • Kantor Sub Proyek • Kantor Lapangan Internasional: 9 Tunjangan Harian (Per Diem Allowance ) • Jakarta • Provinsi • Kabupaten 10 Tunjangan Perumahan (Housing Allowance ) Proyek > 3 bulan (Prof. mendapat Tunjangan Perumahan.000 1.750.000 6.000 5.000 2. dibayar di awal proyek → Untuk proyek > 12 bulan.000 3.450. dll (termasuk perawatan) 6 Biaya ATK (Office Consumables ) **) • Kantor Utama Proyek • Kantor Sub Proyek • Kantor Lapangan Bulan Bulan Bulan 5.600. Internet.000 170.000 350.700.000 2.000 75.000 2.500.000 7 Biaya Komputer & Printer Consumables **) • Kantor Utama Proyek • Kantor Sub Proyek • Kantor Lapangan Bulan Bulan Bulan 3.900. Air.000 KETERANGAN Biaya Operasional Kantor Proyek • Kantor Utama Proyek • Kantor Sub Proyek • Kantor Lapangan Bulan Bulan Bulan 11.900.000 75.000 3.800. dibayar di setiap awal tahun proyek.000 450. Staf) • Jakarta • Provinsi • Kabupaten 119 .000 3.000 2.000 → Untuk biaya listrik.750.000 → Untuk proyek < 12 bulan. Org-Hari Org-Hari Org-Hari 550.NO.500. Kebersihan.700.000 420.400.000 2.000.750. Bulan Bulan Bulan Bulan 5. Fax.

000 4.300.000 4.000 250.000 13 Tunjangan Tugas Luar (Out of Station Allowance / OSA) • • • • Jakarta Provinsi Kabupaten Lokasi Proyek/ Lapangan 14 Penginapan Tugas Luar • • • • Jakarta Provinsi Kabupaten Lokasi Proyek/ Lapangan Org-Hari Org-Hari Org-Hari Org-Hari 550. Prof.000 • Untuk Keluarga • Untuk Keluarga • Untuk Keluarga → Untuk maksimal 3 hari setelah kedatangan di lokasi proyek. Org Org Org Org Org ***) ***) ***) ***) Proyek > 12 bulan • • • • Jakarta Provinsi Kabupaten Lokasi Proyek/ Lapangan 120 .900.000 450.000.000.000 → Tujuan perjalanan dinas tidak dalam kota yang sama dengan lokasi kantor 15 Cuti Tahunan (Annual Level ) → Setelah bertugas 1 tahun terus menerus → Hanya untuk tiket pesawat (PP) dan Airport Tax.000 17.NO.000 → Tujuan perjalanan dinas tidak dalam kota yang sama dengan lokasi kantor Org-Hari Org-Hari Org-Hari Org-Hari 550.000.000.500.000 17.000 2.) • Jakarta • Provinsi • Kabupaten Proyek > 12 bulan (Prof. 11 Penempatan Sementara (Temporary Lodging ) Untuk proyek > 3 bulan • Jakarta • Provinsi • Kabupaten Org-Hari Org-Hari Org-Hari 550.000 350.000 450.000 1.) KETERANGAN Org-Bulan Org-Bulan Org-Bulan 2.000 450. JENIS PENGELUARAN Proyek > 3 bulan (Sub. Staf.000 • Untuk Layang • Untuk Layang • Untuk Layang Kel-Bulan Kel-Bulan Kel-Bulan 5.000 12 Tunjangan Penempatan (Relocation Allowance ) Untuk proyek > 24 bulan • Jakarta • Provinsi • Kabupaten → Untuk biaya penyimpanan dan pemindahan perlengkapan rumah tangga Penugasan Penugasan Penugasan 17.000 350.) • Jakarta • Provinsi • Kabupaten SATUAN HARGA (Rp.000 350.900.000 250.700.

000 **) Biaya Langsung Non Personil ini untuk provinsi lain (diluar DKI Jakarta) dikalikan dengan Indeks Biaya Langsung Non Personil per Provinsi (Lampiran 7) ***) Bila lokasi tujuan pada saat membuat RAB / HPS sudah diketahui. 16 JENIS PENGELUARAN Biaya Pelaporan SATUAN HARGA (Rp. Apabila dengan gambar teknik/ peta.000 300.200.000 200.000 80.000 250. Biaya Langsung Non Personil ini bisa ditentukan sebagai At Cost.000 500.000 6. dan bila lokasi tujuan pada saat membuat RAB / HPS belum diketahui.000 200. 121 . bentuk dan banyak halaman laporan. Biaya Langsung Non Personil ini bisa ditentukan sebagai Fixed Unit Rate .000 Buku Buku Buku Buku Buku 200. dapat dihitung sesuai pengeluaran Kantor Utama/Sub Proyek: • Laporan Pendahuluan • Laporan Antara • Konsep Laporan Akhir • Laporan Akhir • Ringkasan Eksekutif • Laporan Bulanan • Laporan Triwulan • Laporan Teknis/Khusus • Dokumen Tender • Manual O&M • CD • Flash Disk Kantor Lapangan: • Konsep Laporan Akhir • Laporan Akhir • Laporan Bulanan • Laporan Triwulan • Laporan Teknis/Khusus Buku Buku Buku Buku Buku Buku Buku Buku Buku Buku Keping Buah 150.000 160.000 250.000 200.000 150.000 300.) KETERANGAN → Biaya Pelaporan tergantung dari jenis.000 20.000 400.NO.000 270. macam.

Lampiran 38 BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL (DIRECT COST ) Tahun 2013 UNTUK JENIS PENGELUARAN LUMP SUM
Lump Sum adalah biaya suatu atau beberapa item/ unsur pekerjaan dalam batas waktu tertentu, dengan jumlah harga yang pasti dan tetap serta dibayarkan sekaligus, seperti: • Pengumpulan Data Sekunder Seminar, Workshop, Sosialisasi, Training, Desiminasi, Loka Karya, Diskusi, Koordinasi antar Instansi • Survey • Biaya Test Laboratorium • Dst nya.

122

Lampiran 39 INDEKS BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL PER PROVINSI TAHUN 2013
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 SUMATERA UTARA SUMATERA BARAT RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA SELATAN KEPULAUAN BANGKA BELITUNG BENGKULU LAMPUNG BANTEN DKI JAKARTA ( Benchmarking ) JAWA BARAT JAWA TENGAH D.I. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN GORONTALO MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM INDEKS 1,157 1,055 0.983 1,067 1,178 1,028 1,007 1,148 1,013 0.987 0.943 1,000 0.963 0.927 0.929 0.939 1,016 1,044 1,107 1,095 1,116 1,065 1,180 1,117 1,063 1,049 1,059 1,049 1,064 1,240 1,238 1,952 1,516

**) Berlaku hanya untuk beberapa jenis Pengeluaran Fixed Unit Rate (Lampiran 35) Indeks ini berlaku apabila pelaksanaan operasional pekerjaan / proyek berlangsung di Provinsi tersebut.

123

Lampiran 40 PROSENTASE KOMPONEN BIAYA PEMBANGUNAN BANGUNAN GEDUNG NEGARA KLASIFIKASI SEDERHANA (SEBAGAI BATAS TERTINGGI)
Biaya Konstruksi Fisik (juta (Rp) Komponen Kegiatan (1) 1.   PERENCANAAN KONSTRUKSI (dalam %) s.d 250 (2) 250 s.d 500 (3) 8.23 s.d 6.83 500 s.d 1000 (4) 6.83 s.d 5.63 1000 s.d 2500 (5) 5.63 s.d 4.65 2500 s.d 5000 (6) 4.65 s.d 3.90 5000 s.d 10,000 (7) 3.90 s.d 3.28 10,000 s.d 25,000 (8) 3.28 s.d 2.82 25,000 s.d 50,000 (9) 2.82 s.d 2.44 50,000 s.d 100,000 (10) 2.44 s.d 2.16 100,000 s.d 250,000 (11) 2.16 s.d 1.94 250,000 s.d 500,000 (12) 1.94 s.d 1.80

8.23

2.   PENGAWASAN KONSTRUKSI (dalam %)

5.35

5.35 s.d 4.62

4.62 s.d 3.90

3.90 s.d 3.27

3.27 s.d 2.73

2.73 s.d 2.27

2.27 s.d 1.92

1.92 s.d 1.65

1.65 s.d 1.43

1.43 s.d 1.26

1.26 s.d 1.18

3.   PENGELOLAAN KEGIATAN (dalam %)

14.00

14.00 s.d 10.00

10.00 s.d 6.75

6.75 s.d 4.20

4.20 s.d 2.85

2.85 s.d 1.90

1.90 s.d 1.20

1.20 s.d 0.80

0.80 s.d 0.50

0.50 s.d 0.28

0.28 s.d 0.18

Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 45/PRT/M/2007 Tanggal 27 Desember 2007 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara.

124

d 10.000 (11) 2.19 s.28 s.02 50.d 5.20 6.10 s.32 2.10 5.d 5.42 25.80 s.42 s.30 s.d 5.60 s.80 s.d 1000 (4) 7.80 2.d 3.d 2.00 250 s.000 s.d 2.80 3.02 s.25 5. 45/PRT/M/2007 Tanggal 27 Desember 2007 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara.d 1.d 0.d 3.d 3.d 1.d 2.d 2500 (5) 6.48 s.d 50.d 3.000 s.   PERENCANAAN KONSTRUKSI (dalam %) s.   MANAJEMEN KONSTRUKSI (dalam %) atau 3.50 s.d 7.d 3.75 s.d 0.92 10.d 3.00 s.20 s.31 0.42 s.20 s.50 s.25 s.25 11.000 s.80 s.d 5.72 s.78 s.31 s.00 16.000 s.d 2.48 2.35 s.72 100.d 0.25 3.55 500 s.19 2.60 1.d 500 (3) 9.15 s.000 s.55 s.00 s.45 s.89 6.d 2.55 s.d 1.25 7.35 1000 s.d 1.d 100.80 3.50 250.00 2.42 1.00 6.d 6.58 0. 125 .20 5.d 4.37 s.25 s.70 s.d 2.   PENGELOLAAN KEGIATAN (dalam %) 16.00 s.00 s.d 0.d 4.00 s.d 3.50 4.d 500.d 25.78 1.15 2.75 7.d 3.93 0.55 5000 s.d 2.d 250 (2) 9.19 Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.00 2.d 1.d 2.d 4.000 (8) 3.20 s.d 7.93 s.50 4.d 2.000 (10) 3.Lampiran 41 PROSENTASE KOMPONEN BIAYA PEMBANGUNAN BANGUNAN GEDUNG NEGARA KLASIFIKASI TIDAK SEDERHANA (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Biaya Konstruksi Fisik (juta (Rp) Komponen Kegiatan (1) 1.d 6.58 s.d 11.20 3.45 4.d 250.28 3.25 s.d 5000 (6) 5.92 s.25 s.d 2.70 2.000 (9) 3.000 (7) 4.000 (12) 2.   PENGAWASAN KONSTRUKSI (dalam %) 7.37 2500 s.d 2.30 2.

d 1000 (4) 8.d 2.00 s.90 250.75 7. 45/PRT/M/2007 Tanggal 27 Desember 2007 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara.d 100.15 4.15 2.95 7.42 1.89 1000 s.d 3.d 6.10 s.d 10.30 s.d 1.d 11.25 s.d 4.93 0.d 50.000 (7) 5.00 5000 s.70 5.d 2.70 s.d 500.000 s.d 25.d 500 (3) 9.20 s.   MANAJEMEN KONSTRUKSI (dalam %) 7.60 s.d 3.85 2500 s.75 2.15 s.28 s.93 s.000 s.d 8.15 s.d 0.35 s.17 3.00 s.49 2.35 10.d 2.   PENGELOLAAN KEGIATAN (dalam %) 16.d 250 (2) 250 s.45 50.58 0.42 s.   PERENCANAAN KONSTRUKSI (dalam %) s.d 7.d 5000 (6) 5.000 (11) 3.d 0.d 5.25 11.10 s.85 s.000 s.d 2.68 6.d 3.d 0.75 s.d 2500 (5) 6.19 Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.60 3.d 5.Lampiran 42 PROSENTASE KOMPONEN BIAYA PEMBANGUNAN BANGUNAN GEDUNG NEGARA KLASIFIKASI KHUSUS (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Biaya Konstruksi Fisik (juta (Rp) Komponen Kegiatan (1) 1.d 4.89 s.d 2.90 s. 126 .00 16.77 s.75 s.10 100.d 5.000 (10) 3.49 s.31 0.d 3.87 4.75 9.77 2.31 s.45 s.d 2.000 s.10 s.d 0.85 s.68 s.000 (12) 2.10 3.d 3.d 3.58 s.d 6.d 2.d 4.85 25.d 250.20 500 s.87 s.000 (9) 3.30 2.95 s.10 5.28 3.d 5.000 s.000 (8) 4.

000 20.500.000 120. panitia) JPl JPl JPl SESI SESI JPl SESI Angkatan Angkatan Judul SESI MA Angkatan Angkatan OH Angkatan Angkatan OH OH Angkatan Angkatan Angkatan Angkatan Orang Angkatan 120.000 1.000 40.600.500.000 3.BIAYA PENYELENGGARAAN DIKLAT TEKNIS DAN FUNGSIONAL (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Uraian Kegiatan 2 Lampiran 43 No 1 Satuan >120 3 4 91-120 5 Biaya (Rp.000 1.000 180.500.500.000 75.000 180.000 150.000 180.000 1.000 1.000 1.500.000 350.000 120.500.000 SP SP SP 11.000.000.000 1.000 120.000 1.000 600.000 350.000 120.000 3.000 600.000 75.000.000 80. 2.000 12.000 1.000 1.000 5.000 350.000.600.000 2.000 2.900.500.000 180.000 3.000 600.000 SP 100.000 150.000.000 150.000 180.000 1.000 800.000 3.000 1.000.000 20.000 6.000.000 600.000 1.000 350.000 1.500.000. Honorarium Tim Penyelenggara dan Honorarium Tenaga Akademis: -Pengajar/Widyaiswara -Pendamping pengajar/widyaiswara -Pembimbing praktek -Narasumber -Moderator -Pengajar tamu -Pakar/pembicara khusus -Penanggung jawab program -Pengarah (pembukaan dan penutupan) -Penyusun bahan pengajaran/makalah -Jam pimpinan -Penyusun bahan/vakasi ujian -Instruktur senam -Pelaksana/panitia pelatihan -Petugas piket kedisiplinan/kebersihan -Rapat-rapat -Tenaga Medis -Petugas setempat (praktek lapang) -Uang saku peserta Bahan: -Alat tulis keperluan latihan -Olah raga & kesehatan -Peralatan & bahan praktek -Penggandaan bahan/naskah pelajaran -Penggandaan Modul Diklat Perjalanan: -Penyelenggaraan diklat (pengajar.800.000 40.000 SP 100.000 1.000 600.500.000.500.500.000.750.750. instruktur.000 3.000 3.500.000.000 180.000 350.000 75.000 1.500.000 75.000.000 5.000 1.000 80.000 1.000 1.000 600.500.500.000 20.000 80.000 7.000 7.000 350.000 SP SP SP SP SP SP 23.500.000 1.000.000 SP SP SP SP SP SP 7.000 350.000 75.000.000 80.200.000 500.000.500.000 2.000 150.000 SP SP SP 9.000 350.500.750.000.000 180.000 40.200.000.000 4.000 20.) Lama Diklat (hari) 61-90 46-60 6 7 31-45 8 21-30 9 <20 10 1.000.000 1.000.000 80.000 20.000 80.000 3.000 350.000 350.500.000 120.000 80.000 3.000 2.000 40.000 SP 100. 3.500.500.000 350.000 350.000 5.000 350.000 1.000 2.000 SP 100.000 4.000 SP 100.000 2.300.000 100.000 75.000 4.000 150.500.750.000 150.000 150.500.000 75.000 8.000 1.000 4.000 1.000 600.000 1.500.500.000 350.000 1.500.000 SP SP SP 16.000 3.000 20.000 SP 100.000.000 40.000 20.000 1.000 20.200.000 6.000 1.250.000 5.000 127 .000 40.500.000 2.000 120.000 3.000 2.000.000 750.000.000 40.400.000.750.000 10.500.000 1.500.

000 SP 2) 350. al.000 300.000 3.000 350.000 SP 2) 350.000 120. pembukaan.000 120.000 120.000 4. penutupan & dokumentasi -Evaluasi akhir -Personal use peserta -Sertifikat (STTPP) -Konsumsi peserta di asrama -Akomodasi & konsumsi peserta di luar asrama -Akomodasi & konsumsi dalam rangka praktek lapang -Operasional praktek lapangan*) -Kerja sama diklat**) Stel Angkatan Angkatan Orang Orang OH OH OH Angkatan Angkatan 350.000 150.000 120.000 3.000 250.000 200.000.000 250.000 SP 2) 350.000 400.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 -Pengarah/pengajar dari pusat/pengajar tamu -Narasumber/penceramah/moderator -Penjajagan lokasi praktek -Pembimbing/petugas dalam rangka praktek lapang -Monitoring pelaksanaan praktek lapang .000 120.000 400.000 3.000 50.000 50.500.000 400.000 250.000 250.500.perjalanan peserta 4.000 400.000 120.000 50.000 400.000 400.000.000 50. OH: Orang Hari.000 50.000 120.000 4.000 3. JPl: Jam Pelajaran SP : Sesuai pengeluaran 1) 2) Jumlah peserta tiap angkatan maksimum 30 orang 128 .000 250.000 SP 2) 200.000 400.500.000. mencakup biaya pengajaran dan materi pelajaran.000 50.000 500.000 3. RAB/tarif dari instansi/lembaga yang bersangkutan.000 750.000 SP 2) 350. OT OT OT OT OT Orang SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) Lain-lain: -Pakaian seragam/kerja lapangan -Pemanggilan peserta.000 400.000 SP 2) 350. OT : Orang Trip.000.000 SP 2) SP SP SP SP SP SP SP Keterangan: At Cost Besarnya biaya praktek lapangan disesuaikan dengan lokasi & lamanya praktek sesuai kurikulum *) : Sesuai kebutuhan praktek per jenis diklat **) : Biaya kerjasama diklat dengan instansi/lembaga di luar Pusdiklat Kehutanan.000 600.000 700.000 50.

000.000 25.000 250.000 SP SP 4.d.000 250.Dokumentasi.500.Bahan latihan .Sewa ruang kelas . 9 hari 4 10 s.Penceramah/pembicara khusus .Pendamping .000 1.000.Monitoring Lain-lain .000 1. instruktur.000 500.000 4.000 150.Alat tulis keperluan pelatihan .000.Penyelenggaraan diklat (pengajar.000 400.000 2. SP (Sesuai Pengeluaran/at cost ) 5.250.000.Sertifikat .000. Jumlah peserta latihan : maksimal 30 orang 3.Uang saku peserta Bahan-bahan .Konsumsi di asrama . panitia) . 15 hari 5 1.000 750.500. OH OH Paket Angkatan Angkatan Siswa Angkatan 100.Panitia Penyelenggara .000 40.000 150.000 2.000 2.500.d.Pembimbing .000 250.000 1.000 40.000.Transport peserta *) . 100 jam pelajaran 2.000 100.000 400.000 65.000.000 40.000.000 40.000.Konsumsi & akomodasi (di luar asrama) . Dalam hal alokasi anggaran berasal dari PHLN agar memperhatikan juga petunjuk pelaksanaan dari PHLN berkenaan (Project Administration Memorandum /PAM) 129 .000 2. Honorarium: .Penggandaan Perjalanan .000 3.000 3.000 Keterangan: 1. Transport peserta *): biaya perjalanan dari tempat asal peserta (pp) 4.Koordinator/Penanggung jawab program . pembukaan & penutupan . Angkatan Siswa Siswa Paket 2.000 1.000 200.750.000 2.000 100.Perlengkapan peserta . Siswa Angkatan OT SP 2.000 25.Kesehatan/olahraga .000 100.000 1.Pengarah .000 SP 4. d. Jumlah jam pelajaran : 30 s.Evaluasi & pelaporan penyelenggaraan diklat O/A O/A O/A JPL JPL JPL OH 500.000 65.500.000 1.BIAYA PENYELENGGARAAN PENINGKATAN KETERAMPILAN UNTUK MASYARAKAT (NON APARATUR) SEBAGAI BATAS TERTINGGI No 1 Lampiran 44 Uraian Kegiatan 2 Volume 3 Lama Diklat 4 s.

000 700.200.000 - SP SP SP 1.000 SP SP SP 19.000.d. matrikulasi -SPP (Tuition Fee ) -Biaya bimbingan tugas akhir program 2. her registrasi. Biaya pendidikan (dibayar langsung pada penyelenggara pendidikan) at cost: -Biaya seleksi.000 1. seminar dan penggandaan karya tulis -Biaya perjalanan: =Biaya transport/tiket =Lumpsum orang orang/thn orang orang/thn orang/thn OB orang orang orang paket orang orang SP SP SP 20. makalah.750.000.000 10.000 800.000 200. MM/MBA.000. studi literatur dll.000. penyusunan paper.000. ketua program studi dan rekomendasi dari Kemenhut serta proposal biaya sudah dinilai oleh Kepala Pusat Diklat Kehutanan **) : Biaya tersebut dapat dibayarkan berdasarkan surat penugasan dan penyelenggaraan pendidikan ***) : Biaya tersebut dapat dibayarkan sepanjang dana tersedia maksimal 1 orang untuk peserta pendidikan ****) : Biaya tersebut dapat dibayarkan sepanjang dana tersedia.250. pendidikan/registrasi.000 2.S1 7 DIII 8 DI 9 1.000 - ***) ****) ***) ****) ***) ****) ***) ****) ***) ****) Catatan: SP : Sesuai Pengeluaran OB : Orang Bulan *) : Dibayarkan setelah proposal penelitian disetujui oleh Dosen Pembimbing. S1. Beasiswa (diterima oleh karya siswa bersangkutan): -Biaya hidup dan Biaya Operasional -Uang Buku dan Referensi -Biaya praktek (kerja lapangan.000 2.000.000 1.Lampiran 45 BIAYA PENDIDIKAN PROGRAM S3.000 300.000. S2. D4.000. penggandaan/penjilidan *) -Biaya gladikarya & insentif (2 bulan): ** =Biaya transport/tiket pp =Transport lokal =Penulisan.000 30.000 20. D3 & D2 PADA PERGURUAN TINGGI DI DALAM NEGERI (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) No 1 Uraian Kegiatan 2 Satuan 3 S3 4 S2 5 DIV .000 SP SP SP 15. maksimal 3 OH per peserta pendidikan 130 .000 SP SP SP 16.) -Biaya riset (akhir program) s.500.

580 1 218 SP 270 400 2.650 1 260 SP 270 400 6.100 1.500 1.500 1.450 180 90 18.800 1 260 SP 270 400 5. Tuition fee (at cost) b.700 180 80 16.500 390 200 SP 275 720 600 2. Monthly Allowance a.600 1. Biaya transport/tiket kedatangan.200 180 95 26.340 180 95 14.Lampiran 46 BIAYA PENDIDIKAN PROGRAM DOKTOR (S3) DI LUAR NEGERI (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) dalam US $ No 1 URAIAN KEGIATAN 2 NEGARA A.150 6. Biaya hidup : . Return Cost a.500 390 200 SP 275 720 600 2.100 1. Perjalanan local datang. Winter clothing 2. Arrival subsistance d. Book and supplies c.000 1.500 390 200 SP 275 720 600 2.000 1. Tunjangan Keuangan (max 3 jiwa) a.S.Suami/isteri 30% (1 orang) .Anak 15% (2 orang) 6.200 180 95 14.150 6. b.800 1 260 SP 270 400 5.200 180 95 32.150 9.100 590 200 SP 275 720 600 2.250 1.100 1 325 SP 270 400 6. c.100 390 200 SP 275 720 600 2.800 1 218 SP 270 400 4. Lumpsum pada saat kembali dari Luar Negeri (2 hari) Catatan: *) : Meliputi negara-negara di Asia kecuali Jepang dan Korea 1. Professional meeting c.500 1.500 390 390 SP 275 720 600 2. Equipment e.150 2. 3 Kanada 4 Inggris 5 Perancis 6 Belanda 7 Belgia 8 Jerman 9 Australia 10 N.100 180 95 20.150 9.400 390 200 SP 275 720 600 1. Air fare/ticket (at cost) b.100 1 260 SP 270 400 2.800 1 260 SP 270 400 5.100 390 200 SP 275 720 600 1. fee stc) 4.500 1. Local travel cost c.150 9. Asuransi kesehatan & kecelakaan d. d.150 9. Bank fee. Perjalanan local kembali.800 1 260 SP 270 400 4. Local travel cost c.700 180 90 13.300 1 260 SP 270 400 5.200 190 100 19. Medical incident insurance 3.800 1 260 SP 270 400 5.100 590 200 SP 275 720 600 2.150 9. Tiket pp b. Air fare/ticket (at cost) b.150 8. Incountry Travel a. Biaya fiscal c.150 6.500 1. Others (student association fee. Stipend/living cost b. SP 275 720 600 2.150 6.100 180 95 15. Lumpsum pada saat persiapan berangkat ke LN (6 hari) f.650 1 325 645 645 **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) 605 605 **) **) **) **) **) **) **) 690 690 **) **) **) **) **) **) **) 690 690 **) **) **) **) **) **) **) 605 605 **) **) **) **) **) **) **) 605 605 **) **) **) **) **) **) **) 645 645 **) **) **) **) **) **) **) 645 645 **) **) **) **) **) **) **) 645 645 **) **) **) **) **) **) **) 475 475 **) **) **) **) **) **) **) 475 475 **) **) **) **) **) **) **) 730 730 **) : Hanya dapat dibayarkan kepada karya siswa yang tidak dimutasikan ke unit kerja di pusat selama pendidikan dan dibayarkan sesuai dengan tarif resmi yang berlaku 131 .200 1.Zealand 11 Asia*) 12 Korea 13 Jepang 14 Departure a. Research and thesis d.100 180 95 14. e. Return shipping 5. Biaya transport/tiket kembali. Regist.150 6.200 390 200 SP 275 720 600 2.100 390 200 SP 270 400 6.500 390 200 SP 275 720 600 2. Annual Cost a.340 180 95 19.

100 9. Bank fee. Book and supplies 190 180 180 180 180 180 190 c. **) **) **) **) **) **) **) c. Local travel cost 270 270 270 270 270 270 270 c.600 1. Stipend/living cost 2.410 390 200 SP 270 400 **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) SP 270 400 SP 270 400 **) **) **) **) **) **) SP 270 400 **) **) **) **) **) **) SP 270 400 **) **) **) **) **) **) 132 .200 6.250 1.340 2. Lumpsum pada saat persiapan **) **) **) **) **) **) **) berangkat ke LN (6 hari) f. fee stc) 4. Perjalanan local datang. Perjalanan local kembali.000 b.150 1. Regist. **) **) **) **) **) **) **) e. Winter clothing 600 600 600 600 600 600 600 2.BIAYA PENDIDIKAN PROGRAM MAGISTER SAINS (S2) DI LUAR NEGERI (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) No 1 Lampiran 47 dalam US $ URAIAN KEGIATAN 2 A.410 390 200 SP 275 720 600 1.200 b.410 d.150 2. Air fare/ticket (at cost) SP SP SP SP SP SP SP b.100 2.150 2. Air fare/ticket (at cost) SP SP SP SP SP SP SP b. Tuition fee (at cost) 19.150 2. Professional meeting 1.500 14.500 2.000 12. Biaya transport/tiket kembali.200 190 100 19. Others (student association 200 200 200 200 390 200 200 fee. Lumpsum pada saat kembali **) **) **) **) **) **) **) Luar Negeri (2 hari) Catatan: : Meliputi negara-negara di Asia kecuali Jepang dan Korea *) **) : Hanya dapat dibayarkan kepada mereka yang tidak dimutasikan ke unit kerja di pusat selama pendidikan dan dibayarkan sesuai dengan tarif resmi yang berlaku 1.500 15.150 1.Zealand 10 11 Asia*) 12 Korea 13 Jepang 14 Departure a.500 2.250 c.340 2.500 1.410 390 200 SP 275 720 600 2.S.500 12.600 19.700 180 80 11. Annual Cost a. **) **) **) **) **) **) **) d. Medical incident insurance 100 95 95 95 95 95 100 3.100 1. 3 Kanada 4 Inggris 5 Perancis 6 Belanda 7 NEGARA Belgia Jerman 8 9 Australia N. Return shipping 400 400 400 400 400 400 400 5.700 180 80 14. Research and thesis 9.150 2. Biaya transport/tiket **) **) **) **) **) **) **) kedatangan.150 2.200 190 100 19.000 14.150 1.150 1. SP 275 720 600 2. Arrival subsistance 720 720 720 720 720 720 720 d. Incountry Travel a.800 1. Equipment 590 590 390 390 390 390 390 e.150 1.100 2.100 2. Local travel cost 275 275 275 275 275 275 275 c.410 390 200 SP 275 720 600 2. Monthly Allowance a.100 6.450 180 90 18.410 2.410 390 200 SP 275 720 600 1.200 2.500 1. b. Return Cost a.

4. Zealand 11 Asia *) 12 Korea 13 Jepang 14 1. kegiatan yang merupakan program pelatihan yang bersangkutan) *) : Meliputi negara-negara di Asia kecuali Jepang dan Korea. 6. 5. SP : Sesuai Pengeluaran 133 . Winter clothing 2) Stipen/living cost (per diem) Pocket money (per diem) Medical Incident Insurance (per month) Registration fee 3) Return cost: a. study tour.Lampiran 48 BIAYA PELATIHAN DI LUAR NEGERI (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) dalam US $ No 1 URAIAN KEGIATAN 2 NEGARA Amerika Kanada Inggris Perancis Belanda Belgia Jerman Australia 3 4 5 6 7 8 9 10 New. dll. Local travel cost c. Air fare/ticket 1) b. 3. Air fare/ticket 1) b. Local travel cost SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP 500 300 35 140 SP SP SP 500 300 35 140 SP SP SP 500 300 35 140 SP SP SP 500 300 35 120 SP SP SP 500 300 35 115 SP SP SP 500 300 35 115 SP SP SP 500 300 35 140 SP SP SP 500 300 35 140 SP SP SP 500 300 35 120 SP SP SP 500 300 35 120 SP SP SP 500 300 35 120 SP SP SP 500 300 35 120 SP SP SP Catatan: 1) 2) : Disesuaikan dengan harga tiket yang berlaku : Hanya diberikan apabila latihan dilaksanakan pada musim spring dan winter 3) : Disesuaikan dengan besarnya registration fee yang ditetapkan oleh penyelenggara pelatihan (registration fee termasuk tuition fee. 2. Departure Cost: a.

000 6. 80 s. paket paket paket paket paket 5. >230 JPL paket unit/thn unit/thn 35.) 4 1.000.d 10 JPL c.600. d. 134 . 230 JPL e.000 23.000 5. 181 s.000 8. d.500. 181 s. >230 JPL Pra Orasi Ilmiah Orasi Ilmiah Bantuan biaya magang/studi banding Pembuatan alat bantu pengajaran elektronik (DVD/VCD/Video Tape) paket paket paket paket paket kali kali paket diklat 1.000 8.000. d. d. 80 s.000.000.000. 130 JPL c.d 15 JPL d. Pembelian buku perpustakaan Pengelolaan perpustakaan Pengelolaan Laboratorium/bengkel * Studio/demplot Pembuatan modul: a.000. 3. 180 JPL d.000.000 11. 80 s. 9.300.000. 181 s.000. Validasi Kurikulum & Silabus Diklat: a.000 7.Lampiran 49 BIAYA KEGIATAN PEMBINAAN & PENGEMBANGAN DIKLAT SEBAGAI BATAS TERTINGGI No 1 Uraian Kegiatan 2 Satuan 3 Biaya (Rp. d.000 10.000. 11.000 5. d.000.000.000.000 paket paket paket paket 5. 131 s. <80 JPL b. paket paket paket paket paket 2.000 2.000. 180 JPL d.000 20. 130 JPL c.500. 2. d.000.000 3.000 20. 130 JPL c. mata pelajaran/diklat 6 s.000 22. 230 JPL e.000 5.000 4.000 2.000. d. 230 JPL e. mata pelajaran/diklat >15 JPL Pembuatan Kurikulum & Silabus Diklat: a. <80 JPL b.000. mata pelajaran/diklat <6 JPL b.000 6.000 9. <80 JPL b.000 7.000 10. d. 4.000.000.000 6. 10. 131 s.600.000 4.000 3. 131 s. >230 JPL Penyempurnaan Kurikulum & Silabus Diklat: a.500. mata pelajaran/diklat 11 s.000 6. 180 JPL d.500.

Lampiran 50 BIAYA KEGIATAN PEMBINAAN & PENGEMBANGAN PEGAWAI DAN ATAU WIDYAISWARA. setelah memperoleh persetujuan Kepala BDK/BLK dan Kepala SMK Kehutanan 2) : dibayarkan kepada pejabat yang ditetapkan dengan SK Menteri Kehutanan. INSTRUKTUR DAN GURU SEBAGAI BATAS TERTINGGI No 1 Uraian Kegiatan 2 Satuan 3 Biaya (Rp.000 Keterangan: 1) : dibayarkan setelah proposal disetujui oleh Koordinator dan usulan biaya sudah dinilai dan disetujui Kapus Diklat.Persiapan (penyusunan proposal dan rencana kerja kegiatan) .000 35.000 850.000. Magang Kerja/Datasering/Penelitian Diklat: .Honorarium Tim Penilai: 2) ~Ketua ~Wakil ~Sekretaris ~Anggota .000 2. hanya diberikan honorarium untuk satu jenis jabatan saja *) : dibayarkan kepada penyelenggara sesuai tarif **) : dibayarkan sesuai tarif resmi yang berlaku 135 .000 300. untuk Widyaiswara UPT dan Guru SMK Kehutanan.) 4 1.000 400.Magang kerja/datasering/penelitian diklat 1) .000 orang OT naskah *) **) 300.000 750.000 750.Honorarium Sekretariat: ~Ketua ~Anggota judul paket 300. bagi pegawai jabatan rangkap.Mengikuti seminar/workshop/konferensi/lokakarya dan kegiatan ilmiah sejenis (di luar Pusdiklat): ~biaya pendaftaran (at cost ) ~bantuan biaya perjalanan ~penyusunan makalah/kertas kerja Penilai Instansi bagi Jabatan Widyaiswara dan Guru: . OB OB OB OB OB OB 1.000.

Pembimbing praktik industri eksternal .000 50.Pembina Kesiswaan Eksternal .Bahan uji kompetensi kejuruan Honor-honor .000 6.000 150.000 450.000 500.000 200.Bahan praktik lapangan / PI .Honor Panitia Masa Orientasi Peserta Didik .Honor Panitia ujian .Honor Ekstrakurikuler pilihan .000 15.Pengelola laboratorium/Teaching Factory Kegiatan pembelajaran Bahan-bahan .000 300.Wali Asrama .Guru pembimbing konseling .Honor pengawas Ujian .000 250.000 300. siswa/smtr siswa siswa/smtr angkatan siswa siswa siswa/smtr siswa/thn siswa/thn MA/siswa siswa/smtr siswa 150.000 250.Honor Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru .Tenaga Medis/Paramedis .000 136 .Honor Penyusun soal PPDB .000 at cost at cost b.Lampiran 51 BIAYA PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN SMK KEHUTANAN SEBAGAI BATAS TERTINGGI No 1 1 Uraian Kegiatan 2 Insentif .Honor penceramah/narasumber Satuan 3 Biaya (Rp.000 200.Bahan pengajaran . jpl jpl jpl jpl jpl OH OH MA OH siswa OH OJ 50.000 35.000 50.Bahan obata-obatan / medchal siswa .Bahan olahraga .Pengajar Tatap Muka/Praktek Sekolah .000 50.500.Wali Kelas .000 45.000 30.Bahan praktik sekolah / praktik Lab.Bahan obat-obatan PI .Bahan buku pelajaran / Lembar Kerja Siswa .Pendamping praktik lapang/industri .000 100.000 50.Kepala Sekolah = Golongan III = Golongan IV .Bahan pengembangan diri .000 50.000 35.000 1.000 1.Honor Penguji kompetensi Kejuruan .000 75.Bahan Lomba Karya Siswa .000.000 2 a.000 40.Lembar Kerja Siswa .Honor Pengembangan diri .000 750.000 75.Honor penulisan ijazah/STTB .000 640.) 4 OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 570.bahan-bahan wisuda .Wakil Kepala Sekolah/Ketua Program/WMM . .500.000 50.

Opersional asrama . dokumentasi.000. OT OT OT OJ siswa siswa 150.000.Operasional penerimaan peserta didik baru .Konsumsi peserta didik .Konsultasi penyelenggaraan SMK Kehutanan .000 at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost d.No 1 c.000 24.Operasional wisuda .Transport LKS Lain-Lain: .000 at cost at cost at cost at cost at cost 3 semester 10.Operasional kegiatan ekstrakurkuler .Opersional praktik industri .Operasional MOPD . Uraian Kegiatan 2 Operasional: .Akomodasi dan konsumsi siswa dalam rangka praktek industri Perjalanan: .Penjajakan/monitoring lokasi praktik industri . pelaporan Satuan 3 Biaya (Rp.Operasional pelaksanaan psikotest .Operasional laboratorium .Akomodasi dan konsumsi siswa dlm rangka PL/PI .Operasional pelaksanaan pemeriksaan kesehatan .Transport pendamping/Panitia PI .Operasional Lomba Karya Siswa .perjalanan PPDB .000 137 .Akomodasi dan konsumsi Pembimbing/panitia praktek industri .) 4 siswa OH smtr/paket bln bln bln bln angkatan paket siswa Kegiatan OH OH Bulan Bulan Paket Orang OH OH 75.Transport siswa dalam rangka PI .Biaya evaluasi per semester .Operasional kesiswaan . Fotocopy.Operasional kegiatan ekstrakurikuler .Penggandaan.000 at cost at cost at cost 2.Akomodasi dan konsumsi pembimbing/panitia PL/PI .Operasional pengelolaan laboratorium .

000.Narasumber Penyelenggaraan Jumpa Pers Pimpinan Kemenhut di Daerah dengan Media Massa .Penggandaan bahan . 1 Nama Kegiatan Penyelenggaraan Jumpa Pers Pimpinan Kemenhut di Pusat dengan Media Massa .Sewa tempat .Dokumentasi foto dan video .Biaya transport undangan kru televisi kontributor pusat .Lampiran 52 SATUAN HARGA KEGIATAN KEHUMASAN LINGKUP KEMENTERIAN KEHUTANAN TAHUN ANGGARAN 2013 SEBAGAI BATAS TERTINGGI No.000 200.000 110.000 100.) Keterangan at cost at cost sesuai tabel 5 2 110.Biaya transport undangan wartawan cetak/radio .Dokumentasi foto dan video .000.000 500.000 500.000 17.500.000 5.000 110.000 110.000 - 110.Narasumber Tulisan Smart Media Biaya per penerbitan : Tema : Pembangunan Kehutanan Format : Standar Pemuatan Pengumpulan bahan Penulisan dan Layout materi Volume Satuan 1 JUMPA PERS 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 orang orang orang Judul Judul event JPL JUMPA PERS orang orang orang orang orang med ctk paket paket event JPL 110.000 100.000 5.000 500.Konsumsi (makan dan snack) .000 100.000 eks karakter 1/4 .Biaya .Konsumsi (makan dan snack) .000 Harga (Rp.Bantuan biaya pengiriman berita ke redaksi pusat 30 media massa .000.) JUMLAH (Rp.000 100.Sewa tempat .000 9.000 17.000 110.Biaya transport undangan kru televisi .000 100.500.Biaya transport undangan wartawan koresponden media cetak/radio pusat transport undangan wartawan media cetak/radio daerah .000 110.000.000 100.000 200.000 - at cost at cost sesuai tabel 5 3 1 Terbit Media Cetak Nasional Oplah minimal 50.000 - 138 .000.000 100.000 110.Penggandaan bahan .000 110.000 500.000.000 100.1/2 halaman Tulisan dan gambar berwarna 1 Terbit at cost 1 Judul 100.000 9.Biaya transport undangan kru televisi daerah .000 110.000 100.000 110.

1/2 halaman Materi kebijakan Kemenhut 1 naskah 1 media 1 Terbit x x 1 1 2.000.500.000 eks Volumen tulisan 1/4 .000.4 Tulisan Advertorial Biaya per penerbitan : .000 - 40.000.Format : Standar .500.000 eks Volumen tulisan 1/4 .000 - Media Cetak Nasional Oplah minimal 15.000.Penulisan dan Layout materi 1 Terbit Media Cetak Nasional Oplah minimal 30.000.000.1 halaman Tulisan dan gambar berwarna Materi promosi at cost 6 Penulisan Khusus Berita Kehutanan Biaya per penerbitan : Tema : Pembangunan Kehutanan Format : Standar Honor Penulis Naskah Berita Pemuatan Naskah Berita 7 Ideal di muat dalam 4 media cetak nasional Oplah minimal 10.000 5.000 7.Pemuatan .Pengumpulan bahan .000 - Media Cetak Nasional Oplah minimal 15.Pemuatan .000 5.Tema : Pembangunan Kehutanan .Format : Standar .000 eks Volumen tulisan 1/4 .Pengumpulan bahan .000 5.1/2 halaman Gambar berwarna at cost 139 .000.000 eks Volume tulisan t1/2 .500.Penulisan dan Layout materi 1 Terbit at cost 1 Judul 1 Media 60.000.000.000 5 Tulisan Inforial Biaya per penerbitan : .000.000 7.1 halaman Tulisan dan gambar berwarna Materi promosi at cost 1 Terbit at cost 1 Judul 1 Terbit 80.Tema : Pembangunan Kehutanan .000 5.000 80.500.000 2.000 Iklan Gambar di Media Cetak Biaya per penerbitan : Tema : Pembangunan Kehutanan Format : Standar Pemuatan Design Gambar - 1 Terbit at cost 40.000 60.

000.000 15.000 2.000.000 2.500.000 5.000.000 sesuai tabel 5 1 1 1 1 1 orang naskah orang orang orang 3.000.500.000 2.000 2.8 Pembuatan feature berita TV kebijakan pembangunan kehutanan (durasi 0 .000 2.000 140 .000 4.000 3.000.000 2.500.000.000 3.000 2.000.000 2.000.000.30 menit) A Pra Produksi Storyboard Pengumpulan Bahan 1 naskah at cost 7.000.000 3.000 3.15 menit) A Pra Produksi Storyboard Pengumpulan Bahan B Produksi Tiket Pesawat Sewa Kendaraan Konsumsi Cameraman Reporter Lightingman Nara Sumber Human Example Porter Peralatan Standart Broardcast C Pasca Produksi Voice Over Script Pembuat Naskah/narasi/script Editing Mixing Sensor D Penayangan Blocking Time Program yang sedang berjalan Sisipan pada program acara 1 naskah at cost 2.000.000.000.000.000 2.000.000.000.000.000 4.000 at cost at cost at cost - - 9 Pembuatan feature berita TV kebijakan pembangunan kehutanan (durasi 15 .000.000 3.000.000.000.500.000.000 2.000 2.000 4.000.000 7.000 4.000 2.000.000 - 1 1 1 1 1 1 1 1 at cost at cost paket orang orang orang orang orang Keg paket 5.000 2.

000 3.000.000.000 2.000 4.000 3.000 3.500.000.000 3.000.500.000 5.000.000 5.000 3.000 500.000 15.000.000 2.000 5.000 3.000 3.500.000.000 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 18 sesuai tabel 18 sesuai tabel 5 141 .000 5.000 2.000.000.000 2.000.000 2.000.000 2.000 3.000.B Produksi Tiket Pesawat Sewa Kendaraan Konsumsi Cameraman Reporter Lightingman Nara Sumber Human Example Porter Peralatan Standart Broardcast C Pasca Produksi Voice Over Script Pembuat Naskah/narasi/script Editing Mixing Sensor D Penayangan Blocking Time Program yang sudang berjalan Sisipan pada program acara 10 Pelaksanaan Orientasi Jurnalistik Kehutanan di Jabodetabek A Honor Penanggung Jawab Ketua/Wakil Ketua Anggota Narasumber (Menteri) Narasumber (Eselon I) Narasumber (Eselon II) Narasumber (Pakar/Praktisi/Pembicara Khusus) Asistem Narasumber Pembuat Makalah Moderator Peserta (Wartawan) 1 1 1 1 1 1 1 1 at cost at cost paket orang orang orang orang orang orang paket 5.000 at cost at cost at cost 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 OK OK OK OJ OJ OJ OJ OJ naskah OJ OH 500.500.500.000 at cost sesuai tabel 5 1 1 1 1 1 orang naskah orang orang orang 4.000 5.000.500.000 3.000.000.500.500.000.500.500.000 5.000 3.

000 500.000 1.000 200.000 25.000.000 250.000 200. 110.000 800.000 200.000.000 Di dalam kota 2 Rp.000 200.000 100.000 400.000 - 1 orang 1 Paket 1.000 4.000.000 500.000.000 325.000 4.000.010.000.000 142 .000 500.000 Panitia Narasumber Peserta Fotografer Pembaca Doa MC LO (Liasion Officer) 1 1 1 1 1 1 1 OK OK OK OK OK OK OK 200.000 200.000 800.000 400.000.000 25.000 2.000 1.000 200.000 500.000 1.000 200.Peserta (Kehutanan) Rohaniawan MC LO (Liasion Officer) B ATK Penggandaan Makalah Pengadaan Perlengkapan Peserta Pembuatan Sertifikat Pembuatan Plakat Pembuatan Backdrop Pembuatan Spanduk Perlengkapan ATK C Transport Bantuan Transport Bantuan Transport Bantuan Transport Bantuan Transport Bantuan Transport Bantuan Transport Bantuan Transport 1 1 1 1 OH OK OK OK 325.000 1.500.010.000 1 1 1 1 1 1 at cost orang buah buah buah buah kegiatan 250.000 3.000 1.000 200.000 200.000 200.000 D Akomodasi dan Transportasi Paket Meeting Room Sewa Komputer Sewa Bus Sewa Mobil Konsumsi Sewa LCD Proyektor Sewa Screen Mini Garden E Lain-lain Rapat Persiapan Laporan Kegiatan at cost at cost at cost 1 buah 1 buah at cost at cost at cost at cost 3.000.000 200.500.000 200.000 2.000 200.000 100.

000 100.Moderator .000 110.000 300.Peserta Dokumentasi foto dan video 12 Penyelenggaraan Pertemuan Pimpinan Kemenhut/Dialog dengan Pimpinan Media Massa di Luar Kantor .000.000 100.000 110.000.11 Penyelenggaraan kegiatan kunjungan orientasi jurnalistik ke daerah Rincian perkegiatan : Tiket pesawat wartawan pusat Pengumpulan materi Kunjungan lapangan : .000 110.Sewa ruang pertemuan .000 - 143 .000 100.Narasumber setingkat Eselon I .Panitia daerah .000 110.Penggandaan bahan at cost 1 OH 1 hari 1 OK at cost 1 OK at cost 1 OK 1 OK 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 OJ OJ OJ naskah OK orang orang orang orang orang at cost 1.Dokumentasi foto dan video .Bantuan transport undangan wartawan cetak/radio .000 80.000 110.000 110.000 110.Konsumsi (makan dan snack) tarif hotel .000 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 18 sesuai tabel 5 Ideal diikuti oleh minimal 7 media Publikasi pembangunan Kemenhut 1 PERTEMUAN 1 1 1 1 orang orang orang orang at cost at cost 110.000 80.000 110.000 110.Bantuan transport undangan Pemimpin Redaksi .Narasumber .000 500.Snacks/cofee break honor : .Ketua dan Wakil Ketua .000 20.000 300.Sewa kendaraan operasional .Konsumsi (makan) .000 110.000 100.000 110.Bantuan transport undangan kru televisi .000 100.Narasumber setingkat Eselon II .000 20.Panitia pusat dan daerah Bantuan transport : .000 100.Wartawan daerah .000 500.000 110.Konsumsi pertemuan dengan masyarakat Akomodasi dan konsmsi : Hotel wartawan pusat Konsumsi wartawan pusat Diskusi hasil kunjungan lapangan : .000 1.Pembuat makalah .000 110.

Konsumsi (makan dan snack) tarif hotel .Dokumentasi foto dan video .000 110.150.000 110.000 1.150.Penggandaan bahan .Bantuan transport undangan wartawan cetak/radio .000 110.Sewa tempat .150.Bantuan transport undangan wartawan cetak/radio .150.Bantuan transport undangan kru televisi .Bantuan transport undangan Redaktur Pelaksana .000 110.000 110.Honor narasumber Eselon II .000 1.000 110.Bantuan transport undangan kru televisi .Honor narasumber Eselon I .Honor moderator 1 PERTEMUAN 1 orang 1 tim 1 orang at cost at cost at cost at cost 1 OJ 1 OJ 1 OJ 1 OJ 1 orang 1 PERTEMUAN 1 tim 1 orang at cost at cost at cost at cost 1 OJ 1 OJ 1 OJ 1 OJ 1 orang 110.Honor narasumber Eselon I .000 110.Honor narasumber Pemimpin Redaksi .Dokumentasi foto dan video .000 1.000 - 1.Honor moderator 14 Penyelenggaraan Pertemuan Pimpinan Pusat Humas/Dialog dengan wartawan Media Massa di Luar Kantor .000 1.000 110.Honor narasumber Menteri .- Sewa tempat Honor narasumber Honor narasumber Honor narasumber Honor narasumber Honor moderator Menteri Eselon I Eselon II Pemimpin Redaksi 1 1 1 1 1 at cost OJ OJ OJ OJ orang 1.000 110.150.000 - sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 13 Penyelenggaraan Pertemuan Pimpinan Kemenhut/Dialog dengan Redaktur Pelaksana Media Massa di Luar Kantor .Honor narasumber Pemimpin Redaksi .Sewa tempat .Penggandaan bahan .000 - sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 144 .Honor narasumber Menteri .Honor narasumber Eselon II .150.Konsumsi (makan dan snack) tarif hotel .

500.000 18.000.000.000.000 7. mixing.000.000 3.000.750. soundsixtem. lighting.000.000 1.000 145 . lighting.000.000.000 250.000 5.500.000 2.000 2.000 5.000 - 1 1 1 1 1 1 sesuai tabel 5 1 siar at cost orang orang orang orang orang orang at cost at cost at cost 3.000 12. sensor 16 Dialog interaktif di TV durasi 30-60 menit Biaya per paket : Blocking segmen time Narasumber Pembawa acara Produser Cameraman Penata rias Pengarah acara Peralatan Studio.000.000 5.000 1.000.000.000 1.000 1.000.500.000 3.000 5.000 1.000 3.000.000.000 2. mixing.000 7.000.000.500.000 2. dll Editing.000.500.750.000 12. dll Editing.500.000.000.000 7.000.15 Dialog interaktif di TV durasi <30 menit Biaya per paket : Blocking segmen time Narasumber Pembawa acara Produser Cameraman Penata rias Pengarah acara Peralatan Studio.500.000 2.000 5. sensor 17 Pameran Pembangunan Kehutanan di Pusat Biaya per penyelenggaraan : Sewa lahan/sewa booth Lay Out Design Stand Booth Panel Poster Display Produk Booth Gudang Wadah/Box Peraga Tanaman Dekorasi Sewa Video Player.500. Televisi dan Tata Lampu Photo Paper Printing Pemandu 1 siar at cost orang orang orang orang orang orang at cost at cost at cost 2.000 - 1 1 1 1 1 1 sesuai tabel 5 1 1 1 1 1 1 1 1 m2 paket buah buah at cost buah paket at cost buah orang shift 3.000 18.500.000.500.000.000 2. soundsixtem.000 3.000 3.000.000 5.000 7.000 1.000 2.

000 3.000 5.Photopaper Printing ukuran 60cm x 80cm III Materi Pendukung Pameran .000.800.Tanaman Dekorasi .000.000.500.000.300.000.200.000 2.000 1.Wadah/Box Peraga ukuran tinggi 60cm x 75cm x 90cm .Booth Tema ukuran 300cm x 200cm x 200cm .000.000 1.000.000 15.000 5.Kaos + Topi .000 5.000.500.000.000.000 1 1 1 1 1 1 1 1 buah buah buah buah buah buah paket buah at cost 4.Poster.000 15.500.000 500.000 5.000 4.Booth Gudang ukuran 280cm x 260cm x 300cm .200.Gapura Entrance ukuran 600cm x 300cm .000 18.000 2.Booth Panel Poster ukuran 80cm x 50cm x 200 cm . 200.000.000 7.000.000.700.000 3.000.000 2.000 5.000 3. Audio Video.000.000.000 1.000 3.000.Baliho .000 4.000 3. Umbul-umbul IV Sewa Lahan Pameran (3m x 15m) 1 m2 1 buah 1 buah at cost 1 buah 1 paket 1 buah 1 shift 2.500.000 18.000 3.000.000.Sewa Sound System.-) 19 Pameran Indogreen Forestry Ekspo Tahun 2013 I Booth Stand .Display Produk ukuran 20cm x 80cm .000.000.Entrance Gate ukuran 300cm x 100cm x 400cm .000 5.000 3.000. Tata Lampu II Materi Pameran .800.000 500.000 - 1 buah 1 buah 1.000 7.000.000.000 5.000 - 4.300.000 3.Poster Film ukuran 50cm x 75cm .Backdrop .000 150.000 2.000.000 1 buah 1 buah 1 buah at cost 1 m2 150. Spanduk.000 5.700.000 1.000.000 1.000 146 .000 2.000.18 Pameran Pembangunan Kehutanan di Daerah Biaya per event : Sewa lahan Booth Panel Poster Display Produk Booth Gudang Wadah/Box Peraga Tanaman Dekorasi Photo Paper Printing Guide/Pemandu (3 hari x 3 orang x Rp.

000 5.000 3.000 2.000 3.000 4. Umbul-umbul IV Sewa Lahan Pameran (3m x 15m) Ekspose Kehutanan Tahun 2013 di Daerah I Booth Stand .000 500.000 3.000.Display Produk ukuran 20cm x 80cm .000.Photopaper Printing ukuran 60cm x 80cm III Materi Pendukung Pameran .Tanaman Dekorasi .000 5.000 7.200.000.000.000 5.500.000 3.000 4.000 4.000 2.000 3.500. Audio Video.000.000.250.Wadah/Box Peraga ukuran tinggi 60cm x 75cm x 90cm .Entrance Gate ukuran 300cm x 100cm x 400cm .000.000 500.500.000 5.Kaos + Topi .000 3.000 400.Tanaman Dekorasi .000 5.000.500. Tata Lampu II Materi Pameran .000 4.Backdrop .20 Pameran Expo Kehutanan Tahun 2013 di Pusat I Booth Stand .000 7.Poster Film ukuran 50cm x 75cm .000 2.000 1.000 1 buah 1 buah 1.000 150.000 4.Booth Panel Poster ukuran 80cm x 50cm x 200 cm .000 4.500.500.500.Gapura Entrance ukuran 600cm x 300cm .Wadah/Box Peraga ukuran tinggi 60cm x 75cm x 90cm .000 2.500. Tata Lampu 1 1 1 1 1 1 1 1 1 buah buah buah buah buah buah paket buah paket 4.000 1.000.Sewa Sound System.000 2.000 5.500.000 3.000.000 2.000.300.000.000 1.000 3.000 1 1 1 1 1 1 1 1 buah buah buah buah buah buah paket buah at cost 4.000.000 1.Booth Tema ukuran 300cm x 200cm x 200cm .000.Gapura Entrance ukuran 600cm x 300cm .Sewa Sound System.Poster.000.Entrance Gate ukuran 300cm x 100cm x 400cm .000 1 buah 1 buah 1 buah at cost 1 m2 150.000.Booth Tema ukuran 300cm x 200cm x 200cm .000.000 400.000 4.500.500.000.250.000.000.200.000 - 4.300.000.Booth Gudang ukuran 280cm x 260cm x 300cm .Booth Gudang ukuran 280cm x 260cm x 300cm .Display Produk ukuran 20cm x 80cm .000.000 1. Audio Video.Booth Panel Poster ukuran 80cm x 50cm x 200 cm . Spanduk.Baliho .000 1.500.000 - 147 .000 1.

000 1.Honor penulisan naskah .000.000.000 250.000 500.Tiket wartawan PP .Kepala Pusat .Uang makan .Upah penyusunan naskah pidato .000 4. Honor.Bantuan transport kehadiran crew televisi untuk meliput 24 Pemberian Tunjangan Fasilitas Komunikasi Pimpinan PusHumas .000 1.Backdrop .Honor penulisan artikel di Majalah Kehutanan Indonesia .000 500.000.000 1.000 5.Penginapan .000 1.500.Kaos + Topi .000 4.000.000 4.000 1.000 5 media TV (10 orang) dan 10 media cetak nasional 1 naskah 1 media 3.000.000.000 1 m2 1 ORANG at cost at cost at cost 1 orang 1 orang 1 media 2.000 450.000.000 Ideal 1 Tim Peliputan : 2 media TV (4 orang) dan 2 media cetak nasional 1 naskah 1 judul 1 OH 250.000 1.000 3. Insentif Kegiatan Kehumasan .000 500.Bantuan transport kehadiran wartawan untuk meliput .000.750.200.000 Ideal Jumlah Pemuatan : 4 media nasional 148 .000 250.000 1 1 1 1 buah buah buah buah 150.Kepala Sub Bidang .000 450.200.000 250.000 1.II Materi Pameran .000 2.500.Staff Penghubung Kehumasan 25 Paket Penulisan Feature Berita Kebijakan Pembangunan Kemenhut di Media Cetak Rincian biaya per media .Photopaper Printing ukuran 60cm x 80cm III Materi Pendukung Pameran .750.000 250.Baliho .000.Jasa pemuatan berita 22 Upah.000 4.000 750.000 1.000 500.000.000. Spanduk.000 500.000 500.Kepala Bidang .300.000 5. Umbul-umbul IV Sewa Lahan Pameran (3m x 15m) 21 Penyebarluasan Informasi Kegiatan Kunjungan Menteri Kehutanan/Eselon I di Daerah Rincian biaya per 1 orang/media/3 hari .300.Uang saku . Seminar dll) .000 150.Poster Film ukuran 50cm x 75cm .250.Pemuatan 1 naskah 1 buah 1 buah 1.Transportasi lokal .000 2.250.000 Ideal 1 Tim Peliputan : 1 orang 1 orang 1 1 1 1 1 bulan bulan bulan bulan ORANG 250.Insentif/uang kerja harian wartawan dalam kunjungan jurnalistik 23 Liputan Kegiatan Menteri Kehutanan/Pejabat Eselon I (Lokakarya.Poster.000 500.000 750.000 2.000.000 1.000 500.

000 2. hunting gambar.Master plat .Tayangan feature TV .000 4.000.000 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1000 naskah desain plat eksp naskah desain plat eksp naskah desain plat eksp 600.000.000.000 500.000.000.000 500.000 175.000 40.250 500.Upah desain cover.000.000 1 JUDUL 8. Poster Penyusunan dan desain booklet: .000.000 7.000 3.Cetakan leaflet Penyusunan dan desain poster: .000.Tayangan bergerak prime time .000 30.Upah penyusunan naskah .000 50.000 5.000 500.000 4.Tayangan tidak bergerak . studi pustaka dan dummy .000 1 1 1 1 1 tayang tayang tayang tayang tayang 3.Editing naskah .000 150.000 35.Pembuatan film dokumenter Kehutanan .100 600.000 200.000 Eksemplar) Bahan: .000 40.Upah penyusunan naskah .000 1.000 15.000 3.000 400.000.Slide dokumentasi .Cetakan poster desain biasa 29 Pencetakan Buku Informasi Pembangunan Kehutanan 50-150 Halaman (1.000 15.000 5.000.000.000.000.Upah desain cover.000.Desain tata letak .000 3.000 1.000 149 .000.000.000.000.000.250 500.000.000 1.000 500.000 500.000 400.000.000 35.000 200.000.000.Jingle/filler.000.000 175.000.000.000 2.500.000 170.000.Master plat .Tayangan bergerak .000 500.000 50. durasi 4-5 menit (lagu) .000.000 1.Foto dokumentasi .Cetakan booklet desain biasa Penyusunan dan desain leaflet: .Multimedia (program) . Leaflet.000) 1 1 1 1 1 1 1 paket episode episode paket paket paket paket 170. hunting gambar.000 30.000 150.000 7.Blocking time TV 28 Pembuatan dan Desain Booklet.000.Pembuatan film/video klip Kehutanan .Company profile 27 Biaya Tayangan Berita dan Himbauan ke Masyarakat di Televisi .Master plat .Upah penyusunan naskah .000.26 Pembuatan Produksi Film/Video Klip Pembangunan Kehutanan .000 7.000 1.000 1. studi pustaka dan dummy .000.100.Kertas art paper 100 gr (14 rim plano x 500.

Pembuat Artikel (Reporter) .500.000 400.000 7.Penanggung Jawab .000 175.Pembuat artikel .000 300.Web Developer .000 9.000 450.000 1.000 7.400) 31 Penerbitan Majalah Kehutanan Indonesia .Redaktur (Pemimpin Redaksi.000 150. Dokumentasi) .000.000 31.000 85.Redaktur .000 300.000 150.000.000.- Plate (75 plate x 250.000 250.000 300.000 1 1 1 1 1 1 1500 OB OB OB OB OB hlmn karakter 500.Lay out .000.000 175. Administrasi.Penanggung Jawab .000 85.Plate (125 plate x 250.Editing naskah .750.000 6.400.000 250.000) .000 400.Laminating doff (1000 expl x Rp.Setting .000 100. Distribusi.Kertas art paper 100 gr (14 rim plano x Rp.Ongkos cetak .000 350.000 7.000.500. Pelaksana Redaksi) .Editor .000.Web Admin .250.Sekretariat (Keuangan.000) .000.000 400. 6.Penyunting/Editor .Cover art cartoon 300 gr (1000 lbr x Rp.000 75.000 6.000 1.000) Setting Lay out Cover art cartoon 300 gr (100 lbr x 6000) Ongkos cetak Laminating doff (1000 expl x 3400) 1 JUDUL 18. 500.000 3.000) .Majalah Kehutanan Indonesia 12 Edisi 32 Honor Pengelola Majalah Kehutanan Indonesia .000 9.500 93.000 500.750.000 300.000 350. 3.Desain Grafis (Fotografer) 33 Honor Pengelola Website .500.000 30 Pencetakan Buku Informasi Pembangunan Kehutanan 150-250 Halaman (1.000 150 .000 Eksemplar) Bahan: .000 3.000 1 EDISI 2500 eksp 37.000 1 1 1 1 1 1 Oter Oter Oter hlmn Oter Oter 400.000 100.400.000 450.Penerjemah 8.000 75. Dewan Redaksi.

wawancara.000 350.000. drama.Pembuatan iklan telop (running text) 41 Pembuatan Paket Siaran Pembangunan Kehutanan di Radio .000.000 150. wawancara.000 100.000 100.000 30.Pembuatan paket dokumentasi pembangunan kehutanan durasi 15-30 menit di televisi . talk show dll.000 750.Feature/drama .000 350.Disain dan Cetak 38 Pembuatan Umbul-umbul .000.000.Pembuatan & penayangan feature berita televisi durasi 4-15 menit .000 1 siar 1 siar 1 episode 1 siar 1 1 1 1 1 1 siar siar siar siar judul kali 50.000 200.000.000 151 .000 500.000 100.000 100.000.000.Disain dan Cetak 1 OK 1 OJ 1 M2 1 M2 1 meter 1 buah 1 buah 500.000 265.000 20.Penayangan/siar iklan/iklan addlips 1 1 1 1 1 siar siar judul judul siar 100. dll (durasi 30-60 menit) .000 125.Sinetron.000 265.000 STANDAR HARGA SATUAN PAKET 40 Pembuatan Paket Siaran Pembangunan Kehutanan di Televisi . Durasi 15-30 menit .000.000.500.000.000 350.Honor Asisten Pembicara 35 Pembuatan Banner Kegiatan Kehumasan .000 2.Desain dan Cetak 37 Pembuatan Spanduk .000.000 150.34 Kegiatan Ceremonial Kehumasan/Sosialisasi/Diskusi/ Pertemuan/Workshop .000.Disain dan Cetak 39 Pembuatan Souvenir Kehutanan .000.000 100.000.000.000.000.000 2.000 20.000 100.000 350.500.000 500.000.000 30.Pembuatan paket dokumentasi pembangunan kehutanan durasi 0-15 menit di televisi .000 5.000.Honor MC . Durasi 30-60 menit .Berita khusus .000 100.000.000.000.000.000 5.000 125.000 50.000 200.Pembuatan iklan tayangan tidak bergerak . talk show dll.000.000 150.Siaran langsung pandangan mata .000 5.Wawancara/dialog .000 500.000 750.000 200.000 200.Dialog.000.Desain dan Cetak 36 Pembuatan Backdrop .Pembuatan/produksi iklan .Dialog.Pembuatan & penayangan feature berita televisi durasi 15-30 menit .000 200.000 5.000 150.000.000 200.

000 152 .Penulisan khusus pembangunan kehutanan media cetak nasional oplah min 10.000 75.000. 10.Tulisan Media cetak nasional oplah 50.000. . 1 Terbit 1 Terbit 1 Terbit 1 Terbit 150.Tulisan Media cetak nasional oplah minimal 30. .d 1 hal berwarna.000 75. .000 100.000 eks volume tulisan 1/4 s.42 Pemasangan Iklan di Media Cetak/Majalah .000 50.000.000 eks vol tulisan 1/4 s.d 1/2 hal berwarna.d 1 hal berwarna.000.000 50.000 eks vol gambar 1/4 s.000.000 eks vol 1/4 s.000 100.000 150.Iklan gambar media cetak nasional oplah min.000.d 1/2 hal.000.000.