PERATURAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KEHUTANAN NOMOR : P.

3/II-KEU/2012 TENTANG PEDOMAN HARGA SATUAN POKOK KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2013 LINGKUP KEMENTERIAN KEHUTANAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KEHUTANAN, Menimbang : a. bahwa dengan Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Nomor P.1/II-Keu/2011 telah ditetapkan Pedoman Harga Satuan Pokok Kegiatan Tahun Anggaran 2012 lingkup Kementerian Kehutanan;

b. bahwa dengan adanya Peraturan Menteri Keuangan Nomor. 37/PMK.02/2012 tentang Standar Biaya Tahun Anggaran 2013, dan tingkat perkembangan harga yang berlaku saat ini, maka Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Nomor P.1/II-Keu/2011 tentang Pedoman Harga Satuan Pokok Kegiatan Tahun Anggaran 2012, perlu disempurnakan kembali dengan Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355); 3. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);

4. Peraturan .......

4. Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/ Lembaga (Lembaga Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 152, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5178); 5. Keputusan Presiden RI Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan APBN sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 72 Tahun 2004; 6. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 59/P Tahun 2011; 7. Peraturan Presiden RI Nomor 54 Tahun Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah; 2010 tentang

8. Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.40/Menhut-II/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kehutanan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 405); 9. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 36/PMK.02/2012 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK.02/2011 tentang Standar Biaya Tahun Anggaran 2012; 10. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37/PMK.02/2012 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2013. MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KEHUTANAN TENTANG PEDOMAN HARGA SATUAN POKOK KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2013 LINGKUP KEMENTERIAN KEHUTANAN. KESATU : Pedoman untuk Harga Satuan Pokok Kegiatan Tahun 2013 Lingkup Kementerian Kehutanan adalah sebagaimana tercantum dalam lampiran Peraturan ini. : Harga Standar Biaya Keluaran yang bersifat teknis operasional/ bersifat khusus ditetapkan tersendiri oleh Menteri Keuangan atas usulan Eselon I melalui Menteri Kehutanan. : Menginstruksikan kepada Para Pejabat lingkup Kementerian Kehutanan dan Dinas/Instansi yang menangani Bidang Kehutanan sebagai pelaksana anggaran untuk melaksanakan Pedoman Harga Satuan Pokok Kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU. KEEMPAT .......

KEDUA

KETIGA

KEEMPAT

: Dalam hal terjadi perubahan nomenklatur dan kenaikan tarif setelah Peraturan ini ditetapkan, sepanjang anggaran kegiatan disediakan dalam dokumen anggaran, kegiatan dapat dilaksanakan dengan menggunakan nomenklatur dan tarif baru. : a. Harga Satuan Pokok Kegiatan Tahun Anggaran 2013 sebagaimana dimaksud pada amar 1, merupakan batas tertinggi dan estimasi yang digunakan sebagai pedoman bagi Satuan Kerja, untuk menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-K/L) dan sebagai pelaksanaan Anggaran DIPA Tahun 2013; b. Sebagai batas tertinggi sebagaimana dimaksud pada butir 2 merupakan besaran biaya yang tidak dapat dilampaui; c. Estimasi sebagaimana dimaksud pada butir 2 dapat dilampaui sepanjang disesuaikan dengan harga pasar dan ketersediaan alokasi anggaran dengan memperhatikan prinsip ekonomis, efisiensi, efektifitas, serta mengacu pada peraturan perundangundangan.

KELIMA

KEENAM

: Dengan ditetapkannya Peraturan ini, maka Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Nomor P.1/II-Keu/2011 tentang Pedoman Harga Satuan Pokok Kegiatan Tahun Anggaran 2012 Lingkup Kementerian Kehutanan tetap berlaku sebagai dasar pelaksanaan anggaran DIPA Tahun Anggaran 2012 sampai dengan berakhirnya Tahun Anggaran; : Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

KETUJUH

Ditetapkan : di Jakarta Pada tanggal : 24 Juli 2012 SEKRETARIS JENDERAL, TTD. Dr. Ir. HADI DARYANTO, D.E.A NIP. 19571020 198203 1 002

Konsinyering adalah mengumpulkan pegawai disuatu tempat (hotel. Bendahara Pengeluaran. Upah kerja adalah uang yang dibayarkan kepada seseorang baik pegawai negeri/honorer/tenaga kontrak/pegawai harian yang melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu yang sifatnya mendesak dan harus segera diselesaikan dan tidak dapat dilaksanakan oleh pihak ketiga. h. harus segera selesai dan tidak dapat 1 . Pengelola Kegiatan adalah Pegawai yang ditunjuk atas nama jabatannya untuk mengelola kegiatan dan melaksanakan tugas-tugas yang ditetapkan oleh Atasannya/Pimpinannya untuk pengelola kegiatan. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). f. Pengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) adalah Pegawai yang ditunjuk atas nama jabatannya untuk menata usahakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lingkup Kementerian Kehutanan. c. KETENTUAN UMUM. melaksanakan tugas-tugas pengelolaan keuangan. g. Pengelola Kegiatan sesuai dengan jabatannya. Honorarium Pengelola Keuangan. dan Staf Pengelola Keuangan. melaksanakan tugas-tugas Pengelola Keuangan. e. selain itu juga dapat berfungsi sebagai batas tertinggi dan estimasi. Pengelola Kegiatan yang karena jabatannya dalam struktur DIPA. Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan : a. : P. Pengelola Keuangan adalah Pegawai yang ditunjuk untuk mengelola keuangan yang karena jabatannya dalam struktur Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). penginapan. b.LAMPIRAN NOMOR TANGGAL : PERATURAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KEHUTANAN. Bendahara Penerima.3/II-KEU/2012 : 24 JULI 2012 PEDOMAN HARGA SATUAN POKOK KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2013 LINGKUP KEMENTERIAN KEHUTANAN I. Staf Pengelola Kegiatan adalah Pegawai Negeri Sipil atau Non Pegawai Negeri Sipil. Harga Satuan Pokok Kegiatan adalah sebagai pedoman bagi Kementerian Kehutanan untuk menyusun biaya komponen masukan kegiatan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Kehutanan berbasis kinerja Tahun Anggaran 2013. Pejabat Penanda Tangan SPM. Pengelola Keuangan antara lain Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). yang besaran honorariumnya ditetapkan dengan Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dengan tugas membantu kegiatan. Bendahara Pengeluaran Pembantu. d. Pengelola Kegiatan yang selanjutnya disebut HPK adalah uang yang dibayarkan kepada Pengelola Keuangan. ruang rapat lainnya) untuk menyelesaikan pekerjaan secara intensif yang sifatnya mendesak.

Makan 2 kali (siang dan malam). White board. Mikropon.dikerjakan di kantor serta dilarang meninggalkan tempat kerja selama kegiatan berlangsung. Standard Sound System. Podium. Paket Full day adalah kegiatan yang dilakukan di luar kantor minimal 8 (delapan) jam tanpa menginap. n. Podium. Flip Chart. rehat kopi dan snack 1 kali. k. sudah termasuk sewa meja. p. White board. Alat Tulis. dan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). m. Alat Tulis. Komponen paket mencakup Minuman Selamat Datang. o. kursi. Air mineral dan Permen). Podium. Air mineral dan Permen). Air mineral dan Permen). Paket Half day adalah kegiatan yang dilakukan di luar kantor selama setengah hari (minimal 5 jam). untuk kepentingan negara atas perintah pejabat yang berwenang dengan tarif sesuai ketentuan Menteri Keuangan. dan transpor lokal). Flip Chart. Standard Sound System. Perjalanan Dinas kurang dari 6 jam dan jaraknya maksimal 5 (lima) kilometer dari batas kota adalah perjalanan dalam kota yang dilakukan oleh petugas keluar kantor pergi pulang. akomodasi satu malam. terdiri dari: uang harian (yang meliputi uang makan. White board. Rehat Kopi dan Snack (2 kali). Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Standard Sound System. Rehat Kopi dan Snack (2 kali). Makan (3 kali) . Gedung Pertemuan adalah gedung yang biasa digunakan untuk pertemuan dengan kapasitas lebih dari 300 orang. Alat Tulis. dan fasilitas gedung pertemuan lainnya. r. dan sewa kendaraan dalam kota. Flip Chart. Mikropon. sound system. uang saku. Biaya Perjalanan Dinas Jabatan merupakan perjalanan dinas dari tempat kedudukan ke tempat yang dituju dan kembali ke tempat kedudukan semula. biaya penginapan. Pegawai Negeri adalah Pegawai Negeri Sipil. i. yang tidak berkedudukan sebagai pegawai negeri. makan 1 kali (siang). Ruang Pertemuan (termasuk OHP. biaya transport pegawai. Paket Full Board adalah kegiatan yang dilakukan di luar kantor sehari penuh dan bermalam/menginap. Perjalanan Dinas Jabatan adalah perjalanan keluar dari tempat kedudukan (kantor) lebih dari 6 jam dan jaraknya maksimal 5 (lima) Km dari batas kota.Pegawai Tidak Tetap adalah Pegawai yang diangkat untuk jangka waktu tertentu guna melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan yang bersifat teknis profesional dan administrasi sesuai dengan kerangka sistem kepegawaian. l. Mikropon. Komponen paket mencakup minuman selamat datang. Komponen paket full board mencakup : minuman selamat datang. j. Ruang Pertemuan (termasuk OHP. uang representatif. q. Ruang Pertemuan (termasuk OHP. 2 . Uang Saku adalah salah satu komponen dalam uang harian yang dibayarkan untuk perjalanan dinas jabatan.

jumlah staf pengelola keuangan paling banyak 3 (tiga) orang termasuk PPABP (Petugas Pengelola Administrasi Belanja Pegawai). Honorarium Bendahara Pengeluaran Pembantu diberikan mengacu pada honorarium staf pengelola keuangan sesuai dengan dana yang dikelolanya. termasuk PPABP (Petugas Pengelola Administrasi Belanja Pegawai). 3 . STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN BERFUNGSI SEBAGAI BATAS TERTINGGI ANGGARAN 2013. 4. Jumlah keseluruhan alokasi dana untuk honorarium pengelola keuangan dalam 1 (satu) tahun paling banyak 10 % dari pagu yang dikelola. Menteri Kehutanan atau Pejabat yang diberi kuasa dapat mengangkat satu atau lebih Bendahara Pengeluaran Pembantu guna kelancaran pelaksanaan kegiatan. Untuk membantu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pelaksanaan administrasi belanja pegawai di lingkungan Satuan Kerja. A. Jumlah staf pengelola keuangan untuk setiap PPK paling banyak 2 (dua) orang. Staf Pengelola/Bendahara Pengeluaran Pembantu/Petugas Pengelola Administrasi Belanja Pegawai (PPABP)) sebagaimana pada Lampiran 1. Pengelola Keuangan pada setiap Satuan Kerja. dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Untuk KPA yang merangkap sebagai PPK. PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA Honorarium Penanggung Jawab Pengelola Keuangan (Pejabat Kuasa PA.II. Pejabat Penanda Tangan SPM. HONORARIUM KEUANGAN. Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dapat menunjuk Petugas Pengelola Administrasi Belanja Pegawai (PPABP). jumlah staf pengelola keuangan paling banyak 6 (enam) orang. 3. diberi honorarium berdasarkan besaran pagu yang dikelola untuk setiap DIPA. Dalam hal terdapat kegiatan lokasinya berjauhan dengan tempat kedudukan Bendahara Pengeluaran dan/atau beban kerja Bendahara Pengeluaran sangat berat. Untuk KPA yang dibantu oleh salah satu atau beberapa PPK. 2. Besaran honorarium PPABP diberikan mengacu pada honorarium staf pengelola keuangan sesuai dengan pagu belanja pegawai yang dikelolanya. Pejabat Pembuat Komitmen. Bendahara Pengeluaran. 5.

HONORARIUM PEJABAT/PANITIA PENGADAAN JASA/UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP)..(seratus juta rupiah). 50. sebagaimana pada Lampiran 2. 4 .000. BARANG/ Honorarium Pejabat/Panitia Pengadaan Barang/Jasa/Unit Layanan Pengadaan (ULP). 100.1 Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri yang diangkat oleh Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Barang/Anggaran untuk melaksanakan pemilihan penyedia barang/Anggaran melalui penunjukan langsung/ pengadaan langsung untuk paket pengadaan barang/pekerjaan konstruksi/jasa lainnya yang bernilai paling tinggi Rp. Honorarium Panitia Pengadaan Barang/Jasa/ULP Honorarium Panitia Pengadaan Barang/Jasa sebagaimana pada Lampiran 2 nomor urut 1. Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri yang ditunjuk oleh Pengguna Anggaran/Kuasa Penguna Anggaran untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan dan menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan kontrak. yaitu: a) Panitia Pengadaan b) Panitia Pengadaan c) Panitia Pengadaan Pengadaan Barang/Jasa dibagi menjadi 3 Barang dan Jasa (Konstruksi).2. Anggota Panitia Pengadaan Barang/Jasa sekurangkurangnya 3 (tiga) orang.000.. Honorarium Pejabat Pengadaan Barang/Jasa Honorarium Pejabat Pengadaan Barang/Jasa sebagaimana pada Lampiran 2 nomor urut 1.B. Honorarium Panitia kepanitian. 2. HONORARIUM PEKERJAAN PEJABAT/PANITIA PENERIMA HASIL Honorarium Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan. 1.000.(lima puluh juta rupiah). sebagaimana pada Lampiran 3. C. Barang (Non Konstruksi). Untuk paket pengadaan jasa konsultasi yang bernilai paling tinggi Rp. Jasa (Non Konstruksi) Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri yang diangkat oleh Pengguna/Kuasa Pengguna Barang/Jasa menjadi Panitia Pengadaan Barang/Jasa untuk melaksanakan pemilihan penyedia barang/jasa.000. Honorarium Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan diberikan per bulan (Orang/Bulan).

UAPPA/Barang-Wilayah yang ditetapkan atas Dasar SK. Eselon I. Eselon II atau UAPPA/Barang-Wilayah atau Koordinator UAPPA Wilayah. Ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan paling banyak 7 (tujuh) orang. 4. Jumlah staf/anggota Pengelola PNBP paling banyak 5 (lima) orang.. E. 5 . SAI terdiri dari Sistem Akuntansi Keuangan (SAK) dan Sistem Akuntansi Barang Milik Negara (SABMN). Eselon I. sebagaimana pada Lampiran 5. 2. HONORARIUM PENGELOLA SISTEM AKUNTANSI INSTANSI (SAI) Honorarium Pengelola Sistem Akuntansi Instansi (SAI). UAPPA/Barang-E1 yang ditetapkan atas Dasar SK. Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk mengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). UAKPA/Barang yang ditetapkan atas Dasar Sk. Ditetapkan bukan berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan paling banyak 6 (enam) orang. D. yaitu: 1. 2. Jumlah alokasi dana untuk honorarium Pengelola PNBP dalam 1 (satu) tahun paling tinggi sebesar 10 % dari penerimaan PNBP setiap Satuan Kerja. baik yang dikelola secara prosedur manual maupun terkomputerisasi. pengikhtisaran sampai dengan pelaporan posisi keuangan dan operasi keuangan pada Kementerian Kehutanan. UAPPA/Barang yang ditetapkan atas Dasar Keputusan Menteri. 3. pencatatan. Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas melakukan pengumpulan data. HONORARIUM PENGELOLA PNBP Honorarium Pengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Honorarium SAI dibagi menjadi 4 unit Akuntansi. sebagaimana pada Lampiran 4. Ketentuan mengenai jumlah pengelola SAI adalah sebagai berikut : 1.sedangkan honorarium Panitia Penerima Hasil Pekerjaan diberikan per paket pekerjaan.

000 300. HONORARIUM PENELITIAN/PEREKAYASAAN Tabel 2 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. 2013 (4) A 1 2 3 4 Honorarium Kelebihan Jam Penelitian/Perekayasaan Peneliti/Perekayasa Utama OJ (Maksimum 4 jam/hari) Peneliti/Perekayasa Madya (Maksimum 4 jam/hari) Peneliti/Perekayasa Muda (Maksimum 4 jam/hari) Peneliti/Perekayasa Pertama (Maksimum 4 jam/hari) OJ OJ OJ 60.000 6 . G. HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN PADA SATUAN KERJA YANG MENGELOLA BELANJA PEGAWAI Honorarium Penanggung Jawab Pengelola Keuangan pada Satuan Kerja yang mengelola Belanja Pegawai sebagaimana pada Lampiran 6.000 35.000 40.000 Honorarium Pengurus/Penyimpan BMN diberikan kepada Pejabat/ Pegawai di lingkungan pengguna barang dan kuasa pengguna barang yang melaksanakan tugas rutin selaku pengurus/penyimpan barang berdasarkan Surat Keputusan Pengguna Barang.F. 2013 (4) 1 2 Tingkat Pengguna Barang Tingkat Kuasa Pengguna Barang OB OB 400. HONORARIUM PENGURUS/PENYIMPAN BMN Tabel 1 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. Honorarium Penanggung Jawab Pengelola Keuangan pada Satuan Kerja yang Khusus Mengelola Belanja Pegawai dapat diberikan kepada Pegawai Negeri yang ditunjuk untuk melakukan pengelolaan belanja pegawai pada Kementerian Negara/Lembaga/Satuan Kerja sesuai Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang. H. Jumlah Pejabat/Pegawai yang dapat diberikan honorarium selaku pengurus/penyimpan BMN paling banyak 4 (empat) orang pada tingkat pengguna barang dan 2 (dua) orang pada tingkat kuasa pengguna barang.000 50.

2.000 420. HONORARIUM PENUNJANG PENELITIAN/PEREKAYASAAN Honorarium yang diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang terdiri dari Pembantu Peneliti/Perekayasa. Petugas Survey.000 1. 7 . Catatan: Honorarium Penelitian/Perekayasaan diberikan secara selektif dengan mempertimbangkan prinsip efisiensi dan efektifitas.B 1 2 3 4 5 6 Honorarium Penunjang Penelitian/Perekayasaan Pembantu Peneliti/Perekayasaan OJ Koordinator Peneliti/Perekayasaan Sekretariat Peneliti/Perekayasaan Pengolah Data Petugas Survey Pembantu Lapangan OB OB Penelitian/ Perekayasaan Orang/ Responden OH 20.540. Peneliti/Perekayasa Madya.000 1. dan Peneliti/Perekayasa Pertama yang diberi tugas berdasarkan Surat Perintah dari Pejabat Yang Berwenang untuk melakukan penelitian/perekayasaan. Terhadap Pembantu Peneliti/Perekayasa sebagaimana dimaksud pada huruf a yang berstatus Pegawai Negeri tidak diberikan uang lembur dan uang makan lembur. Sekretariat Peneliti/Perekayasaan.000 300. HONORARIUM PEREKAYASAAN KELEBIHAN JAM PENELITIAN/ Honorarium atas kelebihan jam kerja normal yang diberikan kepada Fungsional Peneliti/Perekayasa yang terdiri dari Peneliti/ Perekayasa Utama. Koordinator Peneliti/Perekayasa. Pembantu Lapangan yang berdasarkan Surat Perintah Pejabat Yang Berwenang diberi tugas untuk menunjang kegiatan penelitian/perekayasaan yang dilakukan oleh fungsional peneliti/perekayasa. paling banyak 4 (empat) jam sehari. dengan tidak diberikan uang lembur dan uang makan lembur. Peneliti/ Perekayasa Muda. Pengolah Data.000 80.000 8.

besaran tersebut tidak termasuk seragam dan perlengkapan.800. Untuk satpam.300. petugas kebersihan dan pramubakti dengan melalui jasa pihak ketiga/diborongkan. Pendamping hanya berperan untuk memfasilitasi bagaimana memecahkan masalah secara bersama-sama dengan masyarakat mulai dari tahap mengidentifikasi permasalahan.000 Honorarium diberikan kepada Non-Pegawai Negeri yang ditunjuk untuk melakukan penyuluhan/pendampingan berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang. mencari alternatif pemecahan masalah sampai pada implementasinya. pengemudi.I. serta mengembangkan kesetiakawanan dan solidaritas kelompok dalam rangka tumbuhnya kesadaran sebagai manusia yang utuh sehingga dapat berperan dalam kehidupan masyarakat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.500. HONORARIUM SATPAM. PENGEMUDI.900. 8 .000 2.000 2. 2013 (4) 1 2 Satpam dan Pengemudi Petugas Kebersihan dan Pramubakti OB OB 1.000 1. berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang/kontrak kerja. 2013 (4) 1 2 3 4 SLTA Sarjana Muda Sarjana Master (S2) OB OB OB OB 1. Pendampingan merupakan kegiatan untuk membantu individu maupun kelompok yang berangkat dari kebutuhan dan kemampuan kelompok yang didampingi dengan mengembangkan proses interaksi dan komunikasi dari oleh dan untuk anggota kelompok.000 2. alokasi honorarium dapat ditambah maksimum sebesar 15% (lima belas persen) dari Satuan Biaya. KEBERSIHAN DAN PRAMUBAKTI PETUGAS Tabel 4 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. J. HONORARIUM NEGERI PENYULUH/PENDAMPING NON-PEGAWAI Tabel 3 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.000 Honorarium diperuntukan bagi Non-Pegawai Negeri yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya.100.700.

Mempunyai keluaran (output) jelas dan terukur. HONORARIUM TIM PELAKSANA KEGIATAN Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan sebagaimana pada Lampiran 7 nomor urut 1. Merupakan perangkapan fungsi atau tugas tertentu kepada Pegawai Negeri di samping tugas pokoknya sehari-hari. M. Ketentuan Pembentukan Tim adalah sebagai berikut: 1. HONORARIUM SEKRETARIAT TIM PELAKSANA KEGIATAN Honorarium Sekretariat Tim Pelaksana Kegiatan sebagaimana pada Lampiran 7 nomor urut 2. Honorarium sudah termasuk uang transport bagi Rohaniwan.000. Kementerian Negara/ Lembaga melakukan evaluasi terhadap urgensi dan efektifitas keberadaan Tim untuk dipertimbangkan menjadi tugas dan fungsi suatu unit organisasi. dan 5. 3. Dalam hal Tim telah terbentuk selama 3 (tiga) tahun berturut-turut. L. Bersifat koordinatif yang mengharuskan untuk mengikutsertakan Eselon I lainnya.. Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan dapat diberikan kepada Pegawai Negeri atau Non-Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan berdasarkan Surat Keputusan Presiden/ Menteri/Pejabat Setingkat Menteri/Pejabat Eselon I/KPA. 9 . Jumlah Sekretariat Tim Pelaksana Kegiatan paling banyak 7 (tujuh) orang.per Orang Kegiatan (OK). efektif. Bersifat Temporer. 400. 4. 2. Honorarium diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan administratif yang berfungsi untuk menunjang kegiatan Tim Pelaksanaan Kegiatan. pelaksanaannya perlu diprioritaskan atau di luar jam kerja. dan efesien. Dilakukan secara selektif. HONORARIUM ROHANIWAN Honorarium Rohaniwan dapat diberikan sebesar Rp. Sekretariat hanya dapat dibentuk untuk menunjang Tim Pelaksana Kegiatan yang ditetapkan oleh Presiden/Menteri Kehutanan. Honorarium yang diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang ditugaskan sebagai Rohaniwan pada saat pengambilan sumpah jabatan.K.

O. 4.N. Rapat melibatkan Eselon I lainnya. 10 . Surat Tugas bagi peserta dari unit penyelenggara yang ditandatangani oleh Pejabat Setingkat Eselon II/Kepala Satuan Kerja. Uang Saku Rapat di Dalam Kantor dapat dibayarkan sepanjang 6 (enam) kriteria telah dipenuhi. Uang Saku Rapat di Dalam Kantor merupakan kompensasi bagi Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang melakukan kegiatan rapat yang dilaksanakan di dalam kantor. Dilaksanakan minimal 4 jam di luar jam kerja. 250. SATUAN BIAYA KONSUMSI RAPAT. dan 6. Uang Saku Rapat di Dalam Kantor dapat dibayarkan sepanjang: 1. 5.per Orang Kegiatan (OK). Rapat yang besarannya sebagaimana pada Satuan Biaya Konsumsi Rapat merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan konsumsi makanan termasuk minuman dan kudapan untuk rapat/pertemuan baik untuk Rapat Koordinasi Tingkat Menteri/Eselon I/Setara maupun untuk Rapat Biasa yang diselenggarakan di kantor. Catatan: 1. SATUAN BIAYA UANG SAKU RAPAT DI DALAM KANTOR Biaya Uang Saku Rapat di dalam kantor. maka Satuan Biaya Uang Saku Rapat di Dalam Kantor dapat diberikan untuk Rapat yang melibatkan Eselon II lainnya.. Tidak diberikan uang lembur dan uang makan lembur. Dalam hal Struktur Organisasi pada Kementerian Negara/Lembaga paling tinggi Eselon I. Surat Pernyataan Pelaksanaan Kegiatan yang ditandatangani oleh Penanggung Jawab Kegiatan (Pejabat minimal Setingkat Eselon III/ Kepala Satuan Kerja). 2. Rapat Koordinasi Tingkat Menteri/Eselon I/Setara adalah Rapat Koordinasi yang pesertanya adalah Menteri/Eselon I/Pejabat Yang Setara. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Biaya Konsumsi Lampiran 8. dapat diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri sebesar Rp. Satuan Biaya Uang Saku Rapat di Dalam Kantor belum termasuk konsumsi rapat. 3.000. 2. Dilengkapi dengan Surat Undangan yang ditandatangani oleh Pejabat Setingkat Eselon II/Kepala Satuan Kerja. 3.

Bilamana Kegiatan Rapat/Pertemuan yang diselenggarakan di Luar Kota untuk Paket Fullday. untuk 1 (satu) hari sebelum dan/atau 1 (satu) hari sesudah pelaksanaan kegiatan. dapat dilaksanakan bilamana digabungkan dengan Paket Fullboard. bagi peserta yang karena faktor transportasi memerlukan waktu tambahan untuk berangkat/pulang di luar waktu pelaksanaan kegiatan dapat dialokasikan Biaya Penginapan dan Uang Harian Perjalanan Dinas sesuai ketentuan yang berlaku. Uang Saku Paket Fullboard dan Fullday/Halfday di Dalam Kota diberikan kepada Peserta Kegiatan Rapat/Pertemuan yang diselenggarakan di Luar Kantor sebagaimana dimaksud dalam Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan Paket Fullboard dan Fullday/Halfday di Dalam Kota. Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Kegiatan Rapat/Pertemuan yang diselenggarakan di luar kantor dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang perlu dilakukan secara intensif. SATUAN BIAYA PAKET KEGIATAN RAPAT/PERTEMUAN DI LUAR KANTOR (AKOMODASI DAN KONSUMSI). Q.P. Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor dapat dilaksanakan sepanjang melibatkan Eselon I lainnya. Catatan: Dalam rangka perencanaan penganggaran. Uang Harian Paket Fullboard di Luar Kota diberikan kepada Peserta Kegiatan Rapat/Pertemuan yang diselenggarakan di Luar Kantor sebagaimana dimaksud dalam Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/ Pertemuan Paket Fullboard di Luar Kota. SATUAN BIAYA UANG HARIAN PAKET FULLBOARD DI LUAR KOTA. DAN UANG SAKU PAKET FULLBOARD SERTA FULLDAY/ HALFDAY DI DALAM KOTA Satuan Biaya Uang Harian Paket Fullboard di Luar Kota dan Uang Saku Paket Fullboard serta Fullday/Halfday di Dalam Kota sebagaimana pada Lampiran 9. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor (Akomodasi dan Konsumsi) sebagaimana pada Lampiran 10. Kegiatan Rapat/Pertemuan yang diselenggarakan di Luar Kota tidak diperkenankan untuk Paket Fullday/Halfday. 11 .

Air mineral dan Permen). Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor. Paket Fullboard Satuan Biaya Paket Fullboard disediakan untuk paket kegiatan rapat yang diselenggarakan di luar kantor (luar kota) sehari penuh dan bermalam/menginap. Flip Chart. White board. 3. rehat kopi dan kudapan 2 (dua) kali. makan 2 kali (siang dan malam). Paket Fullday Satuan Biaya Paket Fullday disediakan untuk kegiatan rapat/pertemuan yang dilakukan di luar kantor (dalam kota) minimal 8 (delapan) jam tanpa menginap. air mineral dan permen). white board. makan 1 kali (siang). mikropon. rehat kopi dan snack (2 kali). standard sound system. Dalam hal rapat/pertemuan di luar kantor dilakukan secara bersama-sama. Ruang Pertemuan (termasuk OHP. ruang pertemuan dan fasilitasnya (termasuk screen projector. podium. 3. standard sound system. Komponen paket mencakup minuman selamat datang. Mikropon. Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor. Paket Halfday Satuan biaya paket kegiatan rapat yang dilakukan di luar kantor (dalam kota) selama setengah hari (minimal 5 jam). white board. Pejabat Menteri/ Setingkat Menteri adalah kegiatan rapat/pertemuan yang dihadiri paling sedikit 1 (satu) orang Pejabat Menteri/Setingkat Menteri sebagaimana pada Lampiran 10 nomor urut 1. makan 3 (tiga) kali. Podium. Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor menurut lama penyelenggaraan terbagi dalam 3 (tiga) jenis: 1. Komponen paket mencakup minuman selamat datang. Alat Tulis. yaitu: 1. alat tulis. Komponen paket mencakup : minuman selamat datang. Standard Sound System. 2. podium. rehat kopi dan snack 1 kali.Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor menurut peserta kegiatan terbagi dalam 3 (tiga) jenis. ruang pertemuan (termasuk OHP. 2. flip chart. flip chart. akomodasi 1 malam. alat tulis. Catatan: a. Pejabat Eselon I/ Eselon II yang dihadiri paling sedikit 1 (satu) orang Pejabat Eselon I/ Eselon II sebagaimana pada Lampiran 10 Nomor urut 2. mikropon. Pejabat Eselon III yang dihadiri paling sedikit 1 (satu) orang Pejabat Eselon III sebagaimana pada Lampiran 10 nomor urut 3. Kegiatan Rapat/Pertemuan di Luar Kantor. hotel untuk seluruh pejabat negara/pegawai dapat menggunakan hotel yang sama disesuaikan dengan kelas 12 . air mineral dan permen).

baik di dalam kota maupun di luar kota.000 1. Pejabat Eselon I/yang disetarakan c.000 700.000 13 . kamar hotel yang telah ditetapkan untuk setiap Pejabat Negara/ Pegawai Negeri. Pejabat Eselon II/yang disetarakan d. dan uang saku paket fullboard di luar kota sebagaimana pada Lampiran 9.700. 1) Kegiatan yang diselenggarakan di luar kota.400. d. alokasi pada RKA-KL terdiri atas: indeks paket pertemuan (full board/ fullday/ halday). alokasi pada RKA-KL terdiri atas: biaya transportasi yang diberikan secara at cost.000 900. Akomodasi Paket fullboard diatur sebagai berikut: 1) Pejabat Eselon II ke atas = 1 kamar 1 orang 2) Pejabat Eselon III ke bawah = 1 kamar 2 orang Kegiatan yang diselenggarakan secara fullboard dapat dilaksanakan. 2) Pada kegiatan yang diselenggarakan dalam kota. R. sbb: Tabel 5 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. Penanggung Jawab b. c. e.000 1. HONORARIUM NARASUMBER SEMINAR/RAKOR/ SOSIALISASI/DISEMINASI/FOCUS GROUP DISCUSSION/ KEGIATAN SEJENIS Honorarium Narasumber Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/Focus Group Discussion/Kegiatan Sejenis. Narasumber/Pembahas : a.000 OK OK OK OK 450. Pejabat Eselon III ke bawah/yang disetarakan Moderator Narasumber Non-Pegawai Negeri (Pakar/ Praktisi/ Pembicara Khusus) Panitia : a. Menteri/Pejabat Setingkat Menteri/ Pejabat Negara lainnya/ yang disetarakan b.000 300. Kegiatan rapat/pertemuan luar kantor dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang dilakukan secara intensif harus menggunakan indeks Satuan Biaya tersebut di atas.000 400. Ketua/Wakil Ketua c. uang saku dan biaya transportasi dalam kota. ditetapkan sebagaimana pada Lampiran 9. Anggota OJ 1.000.b. Besaran uang saku untuk kegiatan rapat/pertemuan di luar kantor. indeks paket pertemuan (fullboard).000 300.000 OJ OJ OJ OJ OJ 1.500. 2013 (4) 1 2 3 4. Sekretaris d.

3. Pejabat/Pegawai Negeri yang ditunjuk sebagai Panitia dan/ataumerangkap sebagai Moderator.hanya dapat diberikan honorarium selaku Moderator dan dapat diberikan perjalanan dinas (transport pp. Berasal dari luar lingkup Unit Eselon I Penyelenggara.1. Narasumber dapat diberikan Uang Harian Perjalanan Dinas dan honorarium selaku Narasumber. 2. HONORARIUM NARASUMBER NON-PEGAWAI NEGERI (PAKAR/PRAKTISI/PEMBICARA KHUSUS) UNTUK KEGIATAN SEMINAR / RAKOR / SOSIALISASI/ DISEMINASI/FOCUS GROUP DISCUSSION/KEGIATAN SEJENIS. Pejabat/Pegawai Negeri yang ditunjuk sebagai Moderator/ Narasumber yang berasal dari luar instansi penyelenggara dapat diberikan honorarium selaku Moderator dan dapat diberikan perjalanan dinas dari Satker yang bersangkutan. Honorarium Narasumber Pegawai Negeri dapat diberikan dengan ketentuan: a. Dalam hal Narasumber melakukan Perjalanan Dinas. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Honorarium Narasumber (Pakar/Praktisi/Pembicara Khusus) untuk Kegiatan Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/Focus Group Discussion/ Kegiatan Sejenis merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Honorarium Narasumber Non-Pegawai Negeri yang mempunyai keahlian tertentu/pengalaman dalam ilmu/bidang tertentu. HONORARIUM NARASUMBER PEGAWAI NEGERI/NONPEGAWAI NEGERI (SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASI/ DISEMINASI/FOCUS GROUP DISCUSSION/KEGIATAN SEJENIS). Honorarium dapat diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas sebagai Panitia untuk melaksanakan kegiatan Seminar/ 14 . dan uang harian) dari Satker penyelenggara. b. HONORARIUM PANITIA SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASI/ DISEMINASI/FOCUS GROUP DISCUSSION/KEGIATAN SEJENIS. Berasal dari lingkup Unit Eselon I Penyelenggara sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar lingkup Unit Eselon I Penyelenggara/Masyarakat. Honorarium narasumber diberikan kepada Pegawai Negeri/NonPegawai Negeri yang memberikan informasi/pengetahuan kepada Pegawai Negeri lainnya/masyarakat.

000 100.000 Honorarium Tim Penyusunan Jurnal dapat diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk menyusun dan menerbitkan jurnal berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang. PERJALANAN DINAS NARASUMBER. dan tidak berupa struktur organisasi tersendiri. 15 . Unsur Sekretariat adalah Pembantu Umum. MODERATOR. Pelaksana dan yang sejenis.Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/Focus Group Discussion/Kegiatan Sejenis sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar lingkup Unit Eselon I Penyelenggara/ Masyarakat. Pejabat Negara. Rapat. S. 4. Biaya transportasi kepulangan Pejabat Negara/ Pegawai Negeri/ Pegawai Tidak Tetap dalam rangka mengikuti Seminar. dan Pegawai Tidak Tetap dilarang menerima biaya perjalanan dinas jabatan rangkap (dua kali atau lebih) untuk perjalanan dinas yang dilakukan dalam waktu yang sama. DAN PANITIA Biaya transportasi keberangkatan Pejabat Negara/Pegawai Negeri/Pegawai Tidak Tetap dalam rangka mengikuti Seminar. Pegawai Negeri. dan lain-lain dibayarkan sebesar biaya riil yang dikeluarkan sesuai bukti pengeluaran.000 250. HONORARIUM TIM PENYUSUNAN JURNAL Tabel 6 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. dan lain-lain dibayarkan sesuai tarif yang berlaku dengan mengacu pada bukti biaya transportasi yang disampaikan pada saat kedatangan. Rapat.000 180. Jumlah Panitia maksimal 10% (sepuluh persen) dari jumlah peserta.000 150.000 300. 2013 (4) 1 2 3 4 5 6 Penanggung Jawab Redaktur Penyunting/ Editor Desain Grafis & Fotografer Sekretariat Pembuat artikel Oter Oter Oter Oter Oter Halaman 400.

000 150. Website yang dimaksud di sini adalah yang dikelola oleh Unit Eselon I/Setara.000 Honorarium Tim Pengelola Website dapat diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk mengelola website.000 180. HONORARIUM TIM PENYUSUNAN BULETIN/MAJALAH Tabel 7 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.000 300. pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca.000 100.000 400.000 350. Majalah adalah terbitan berkala yang isinya berbagai liputan jurnalistik. U.000 100.000 Honorarium Tim Penyusunan Buletin/Majalah dapat diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberi tugas untuk menyusun dan menerbitkan buletin/majalah. Buletin adalah media cetak berupa selebaran atau majalah berisi warta singkat atau pernyataan tertulis yang diterbitkan secara periodik yang ditujukan untuk lembaga atau kelompok profesi tertentu.000 100. 16 . HONORARIUM TIM PENGELOLA WEBSITE Tabel 8 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. 2013 (4) 1 2 3 4 5 6 Penanggung Jawab Redaktur Penyunting/ Editor Desain Grafis & Fotografer Sekretariat Pembuat artikel Oter Oter Oter Oter Oter Halaman 400.000 250.000 450.000 300. berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang. berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Yang Berwenang. 2013 (4) 1 2 3 4 5 6 7 Penanggung Jawab Redaktur Editor Web Admin Web Developer Pembuat artikel Penerjemah OB OB OB OB OB Halaman 1500 Karakter 500.T.

000 270. Jumlah hari (maksimum) pemberian honor: 17 . Honorarium Penyelenggara Ujian merupakan uang imbalan bagi penyusun naskah dan pengawas ujian pada pendidikan tingkat menengah. SOM (Bilateral/ Regional/Multilateral) dapat diberikan kepada Pegawai Negeri Penyelenggara Kegiatan sidang/konferensi yang dihadiri/ pesertanya Pejabat Setingkat Menteri atau Senior Official berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Berwenang.KTM. SOM (Bilateral/ Regional/Multilateral) sebagaimana pada Lampiran 11 nomor urut 1.500 190. HONORARIUM SIDANG/KONFERENSI INTERNASIONAL-KTM. SOM (BILATERAL/REGIONAL/MULTILATERAL) Honorarium Sidang/Konferensi Internasional-KTM. HONORARIUM SIDANG/KONFERENSI INTERNASIONALKTM. Penyusunan/pembuatan bahan ujian b. VAKASI DAN HONORARIUM PENYELENGGARA UJIAN Tabel 9 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. Honorarium sidang/ konferensi internasional . SOM (Bilateral/ Regional/Multilateral). Pendidikan Menengah Siswa/ Pemeriksaan Hasil Ujian Mata Ujian Honorarium Penyelenggara Ujian a. vakasi tidak diberikan untuk penyelenggaraan ujian yang bersifat latihan dan ujian lokal. 2013 (4) 1 2 Vakasi a. 1.000 Vakasi merupakan uang imbalan bagi penguji atau pemeriksa kertas ujian pada pendidikan tingkat menengah. SOM (BILATERAL/REGIONAL/MULTILATERAL). dan Honorarium Workshop/Seminar/ Sosialisasi/Sarasehan Berskala Internasional sebagaimana pada Lampiran 11. Satuan Biaya Pengawas Ujian sudah termasuk uang transport.V. DAN HONORARIUM WORKSHOP/SEMINAR/SOSIALISASI/ SARASEHAN BERSKALA INTERNASIONAL Honorarium Sidang/Konferensi Internasional-KTM. W. Pengawas ujian Naskah/ Pelajaran OH 7.

SATUAN BIAYA NARASUMBER KEGIATAN DI LUAR NEGERI Satuan Biaya Narasumber untuk kegiatan di sebagaimana pada Lampiran 11 nomor urut 3. Jumlah hari (maksimum) pemberian honor : 1) 1 hari sebelum kegiatan + hari Kegiatan + 1 hari setelah kegiatan. 2) Hari pelaksanaan disesuaikan dengan lama pelaksanaan kegiatan 3) Pegawai Negeri Penyelenggara Kegiatan tidak diberi Uang Harian Perjalanan Dinas. 2.Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Senior Official Meeting (SOM) : 3 hari kegiatan : 2 hari kegiatan sebelum kegiatan + hari + 2 hari setelah kegiatan. sebelum kegiatan + hari + 2 hari setelah kegiatan. berdasarkan Surat Keputusan dari Pejabat Berwenang. Anggota Lembaga Negara. Narasumber Kelas A : Narasumber Non-Pegawai Negeri yang disetarakan dengan Menteri. HONORARIUM WORKSHOP/SEMINAR/SOSIALISASI/ SARASEHAN BERSKALA INTERNASIONAL Honorarium Workshop/Seminar/Sosialisasi/Sarasehan Berskala Internasional sebagaimana pada Lampiran 11 nomor urut 2. : Narasumber Non-Pegawai Negeri yang disetarakan dengan Pegawai Negeri Gol. 18 Narasumber Kelas C . IV/c ke atas. Ketua dan Wakil Ketua Lembaga Negara. III/c sampai dengan IV/b dan Perwira Menengah TNI/Polri. Luar Negeri Satuan biaya yang diberikan kepada Narasumber Non-Pegawai Negeri WNI untuk kegiatan Workshop/Seminar/Sosialisasi/ Sarasehan yang diselenggarakan di luar negeri. Duta Besar yang menjabat Kepala Perwakilan. Narasumber : Narasumber Non-Pegawai Negeri yang Kelas B disetarakan dengan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh. 3. Pegawai Negeri Penyelenggara Kegiatan tidak diberi uang harian perjalanan dinas. Perwira Tinggi TNI/Polri. Honorarium Workshop/Seminar/Sosialisasi/Sarasehan Berskala Internasional dapat diberikan kepada Pegawai Negeri Penyelenggara Kegiatan Workshop/Seminar/Sosialisasi/Sarasehan Berskala Internasional. Pegawai Negeri Gol.

Golongan III d.000 Uang Makan diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang dihitung berdasarkan jumlah hari masuk kerja. Golongan III c.000 2 Uang Makan Lembur a.000 27.000 20. Golongan I dan II b.Biaya tiket dan penginapan untuk narasumber tersebut ditanggung oleh penyelenggara. SATUAN BIAYA UANG LEMBUR DAN UANG MAKAN LEMBUR Tabel 10 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. X. Besaran Satuan Biaya Uang Makan Lembur untuk Golongan III dan IV sudah memperhitungkan pajak penghasilan. Golongan II c.000 13. Golongan I b. 19 .000 29.000 29. Besaran Satuan Biaya Uang Makan untuk Golongan III dan IV sudah memperhitungkan pajak penghasilan.000 25. Y. Golongan IV OJ OJ OJ OJ orang orang orang 10.000 27. Golongan IV 1. 2013 (4) 1 2 3 Golongan I dan II Golongan III Golongan IV OH OH OH 25. SATUAN BIAYA UANG MAKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) Tabel 11 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.000 17. Uang Lembur merupakan kompensasi bagi Pegawai Negeri yang melakukan kerja lembur berdasarkan Surat Perintah dari Pejabat Yang Berwenang. 2013 (4) 1 Uang Lembur a. Uang Makan Lembur diperuntukan bagi semua golongan dan diberikan setelah bekerja lembur sekurang-kurangnya 2 (dua) jam secara berturut-turut dan diberikan maksimal 1 (satu) kali per hari. 2. 3.

190. Menteri serta Setingkat Menteri). 2. Dinas Dalam Negeri Satuan Biaya Penginapan Perjalanan Dinas Dalam Negeri merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk pengalokasian biaya penginapan dalam RKA-K/L sesuai dengan peruntukannya. 20 .. Rp.000.(seratus sembilan puluh ribu rupiah). Selama melakukan Perjalanan Dinas. Pejabat Eselon I/II. kepada seluruh peserta dialokasikan biaya penginapan sesuai dengan tarif tertinggi peserta dalam rombongan berkenaan. Pejabat Negara (Ketua/Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Tinggin Negara. Pejabat Eselon III/Golongan IV. Pejabat Eselon I dan Pejabat Eselon II dapat diberikan Uang Representasi per hari masing-masing sebesar Rp. Dalam pelaksanaannya..000. mekanisme pertanggungjawaban disesuaikan dengan bukti pengeluaran yang sah (at cost). dan uang saku.(seratus tiga puluh ribu rupiah). 250. b. Uang Harian Perjalanan Dinas Dalam Negeri merupakan penggantian biaya keperluan sehari-hari Pegawai Negeri/NonPegawai Negeri dalam menjalankan Perintah Perjalanan Dinas di Dalam Negeri yang dapat digunakan untuk uang makan. d. SATUAN BIAYA PENGINAPAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI Satuan Biaya Penginapan Perjalanan sebagaimana pada Lampiran 13.Z. dan e. transport lokal.000. dan Rp. Tarif hotel berdasarkan Jabatan dan Golongan sbb: a.(dua ratus lima puluh ribu rupiah). Golongan I/II. 130. Pejabat Eselon IV/Golongan III. c. Kepada Pejabat/Pegawai yang ditugaskan untuk mengikuti Pendidikan Dinas di Luar Kedudukan dapat diberikan maksimal 30% (tiga puluh persen) dari Uang Harian. SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI. PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI 1. Pejabat Negara. Satuan Biaya Perjalanan Dinas untuk Perjalanan Dinas yang dilaksanakan secara rombongan. Satuan Biaya Uang Harian Perjalanan Dinas Dalam Negeri sebagaimana pada Lampiran 12.

Apabila dalam provinsi tersebut tidak terdapat hotel bintang lima. Indeks tarif taksi di Provinsi Kalimantan Timur dihitung dari Bandara Sepinggan (Balikpapan) sampai dengan kota Samarinda. Contoh penghitungan alokasi biaya taksi: Seorang Pejabat/Pegawai Negeri melakukan perjalanan dinas jabatan dari Jakarta ke Yogyakarta. 2) Biaya Taksi dari Bandara Soekarno-Hatta ke tempat kedudukan (Jakarta). SATUAN BIAYA TAKSI PERJALANAN DINAS NEGERI. Kembali 1) Biaya Taksi dari hotel/penginapan (Yogyakarta) ke Bandara Adi Sucipto. Catatan: a. Pejabat Negara tersebut dapat diberikan tarif kamar hotel tertinggi yang ada di provinsi tersebut. b. penginapan/hotel untuk seluruh Pejabat Negara/Pegawai dapat menggunakan penginapan/hotel yang sama dengan kelas kamar penginapan/hotel sesuai dengan yang telah ditetapkan untuk setiap Pejabat Negara/Pegawai.Fasilitas hotel bintang lima kelas suite diberikan kepada Pejabat Negara (Ketua/Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Negara. Satuan Biaya Taksi Perjalanan Dinas Dalam Negeri merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya tarif satu kali perjalanan taksi dari kantor tempat kedudukan menuju bandara/pelabuhan/terminal/stasiun keberangkatan atau dari bandara/pelabuhan/terminal/stasiun kedatangan menuju tempat tujuan di kota bandara/pelabuhan/terminal/stasiun kedatangan dan sebaliknya. 21 . Menteri serta setingkat Menteri). 3. 2) Biaya Taksi dari Bandara Adi Sucipto (Yogyakarta) ke tempat tujuan (hotel/penginapan/kantor) di Yogyakarta. Dalam hal perjalanan dinas dilakukan secara bersama-sama untuk melaksanakan kegiatan tertentu. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI DALAM Satuan Biaya Taksi Perjalanan Dinas Dalam Negeri sebagaimana pada Lampiran 14. maka alokasi Biaya Taksi sebagai berikut: Berangkat 1) Biaya Taksi dari tempat kedudukan di Jakarta ke Bandara Soekarno-Hatta.

) Catatan: a. 22 .) (2) Tabel 12 Pesawat Udara (4) No (1) Tingkat Perjalanan Dinas (3) I. satuan biaya Tiket Perjalanan Dinas Dalam Negeri menggunakan at cost (pengeluaran riil). Dalam pelaksanaan anggaran.05/2007 Pasal 7). Biaya Perjalanan Dinas dibebankan pada anggaran Satuan Kerja yang mengeluarkan SPPD. Menteri serta Setingkat Menteri Gubernur. dan Pejabat Lainnya Yang Setara Pejabat Negara Lainnya Eselon I Eselon II Eselon III/ Golongan IV Eselon IV/ Golongan III PNS Golongan II dan I A Bisnis 2 3. tidak termasuk airport tax serta biaya retribusi lainnya. Satuan Biaya Tiket termasuk biaya asuransi. Klasifikasi Tiket Perjalanan Dinas Dalam Negeri: Pejabat Negara. ESELON DAN PNS (PANGKAT/GOL. Pejabat Negara. 1 2 3 4 5 B E B C D E F Bisnis Ekonomi Bisnis Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi II. PNS (Pangkat/Gol. Pegawai Negeri dan Pegawai Tidak Tetap tidak diperbolehkan menerima biaya perjalanan dinas jabatan rangkap (dua kali atau lebih) untuk perjalanan dinas yang dilakukan dalam waktu yang sama (berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor. b.4. 45/PMK. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas Dalam Negeri sebagaimana pada Lampiran 15. Dan Eselon. 1 PEJABAT NEGARA Ketua/Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Tinggi Negara. SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI (PERGI PULANG). Wakil Gubernur. Satuan Biaya untuk pembelian tiket pesawat udara pulang pergi (PP) dari bandara keberangkatan suatu kota ke bandara kota tujuan.

dan uang penginapan. b. Pegawai Negeri Sipil Golongan IV/c ke atas. Golongan B c. Contoh : Uang Harian bagi Pejabat/Pegawai yang melaksanakan perjalanan dinas ke negara Uganda. Golongan D Besaran Uang Harian bagi Negara Akreditasi yang tidak tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri Keuangan ini. : Duta Besar. Klasifikasi Uang Harian Perjalanan Dinas Luar Negeri adalah sebagai berikut: a. besarannya merujuk pada Uang Harian Negara Kenya. 23 . Utusan Khusus Presiden (special envoy) dan Pejabat Lainnya Yang Setara.AA. transport lokal. : Pegawai Negeri Sipil Golongan III/c sampai dengan Golongan IV/b dan Perwira Menengah TNI/Polri Yang Setara. Perwira Tinggi TNI/Polri. SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI Satuan Biaya Uang Harian Perjalanan sebagaimana pada Lampiran 16. Ketua. merujuk pada Besaran Uang Harian Negara Dimana Perwakilan RI bersangkutan berkedudukan. Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Negara. Golongan C d. uang saku. Pejabat Eselon II. : Pegawai Negeri Sipil dan anggota TNI/Polri selain yang dimaksud pada huruf b & huruf c. Golongan A : Menteri.PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI 1. Dinas Luar Negeri Satuan Biaya Uang Perjalanan Dinas Luar Negeri merupakan penggantian biaya keperluan sehari-hari Pegawai Negeri/NonPegawai Negeri dalam menjalankan Perintah Perjalanan Dinas di Luar Negeri yang dapat digunakan untuk uang makan. termasuk Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pimpinan Lembaga lain yang dibentuk berdasarkan peraturan perundang-undangan dan Pejabat Eselon I. Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh/Kepala Perwakilan dan Pejabat Negara lainnya yang setara.

Satuan Biaya ini dapat juga diberikan kepada Pejabat Negara/Pegawai Negeri dan Keluarga yang sah berdasarkan Surat Keputusan Pindah dari Kementerian Kehutanan yang digunakan untuk melaksanakan perintah pindah dari Atase Kehutanan di Luar Negeri atau sebaliknya. atau c. tidak termasuk airport tax serta biaya restribusi lainnya. SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS PINDAH LUAR NEGERI (ONE WAY) Satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas Pindah Luar Negeri (ONE WAY) sebagaimana pada Lampiran 18. Klasifikasi Tiket Perjalanan Dinas Luar Negeri : 1) Tarif Eksekutif untuk perjalanan dinas Golongan A. tidak termasuk airport tax serta biaya retribusi lainnya. 3. Satuan Biaya ini diberikan kepada Pejabat Negara/Pegawai Negeri dan Keluarga yang sah berdasarkan Surat Keputusan Pindah dari Kementerian Luar Negeri yang digunakan untuk melaksanakan perintah pindah dari Perwakilan RI di Luar Negeri atau sebaliknya. 24 . dapat menggunakan Tarif Bisnis. 2) Tarif Bisnis untuk perjalanan dinas Golongan B.2. b. Satuan Biaya Tiket termasuk biaya asuransi. Satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas Pindah Luar Negeri merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pembelian tiket pesawat udara perjalanan dinas pindah dan diberikan untuk satu kali jalan (one way). Klasifikasi First diberikan untuk Golongan A. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Satuan biaya Tiket Perjalanan Dinas Luar Negeri sebagaimana pada Lampiran 17. Klasifikasi Business diberikan untuk Golongan B. Klasifikasi Tiket Perjalanan Dinas Pindah Luar Negeri: a. Satuan Biaya Tiket termasuk biaya asuransi. Klasifikasi Published diberikan untuk Golongan C dan D. 3) Tarif Ekonomi untuk perjalanan dinas Golongan C dan Golongan D Untuk perjalanan dinas Golongan C dan Golongan D yang lama perjalanannya melebihi 8 jam penerbangan (tidak termasuk waktu transit). Satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas Luar Negeri (PP) merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pembelian tiket pesawat udara dari bandara di Jakarta ke berbagai Bandara kota tujuan di luar negeri pulang pergi (pp). SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI (PERGI PULANG).

4. Pakaian Sopir/Satpam. Langganan Koran/Majalah. dan anak angkat yang sah menurut hukum yang berumur lebih dari 25 (dua puluh lima) tahun. yang menurut Surat Keterangan Dokter mempunyai cacat yang menjadi sebab ia tidak dapat mempunyai penghasilan sendiri. Satuan Biaya Penyelenggaraan Perwakilan RI di Luar Negeri merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya penyelenggaraan operasional perwakilan RI di Luar Negeri. ballpoint. Biaya Penyelenggaraan Perwakilan RI di Luar Negeri yang terdiri Alat Tulis Kantor (ATK). ATK.Catatan : Yang dimaksud dengan keluarga yang sah adalah: 1) Isteri/suami yang sah menurut ketentuan Undang-Undang Perkawinan. Sewa Kendaraan. Langganan Koran/Majalah. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan media cetak. dan tidak mempunyai penghasilan sendiri. dan amplop) yang alokasinya dikaitkan dengan jumlah pegawai. 3) Anak kandung. Lampu. dan Konsumsi Rapat sebagaimana pada Lampiran 19 nomor urut 2. anak tiri. BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI Satuan Biaya Penyelenggaraan Perwakilan RI di Luar Negeri sebagaimana pada Lampiran 19. Pengadaan Inventaris Kantor. dan anak angkat perempuan yang sah menurut hukum yang berumur lebih dari 25 (dua puluh lima) tahun yang tidak bersuami dan tidak mempunyai penghasilan sendiri. anak tiri perempuan. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan kebutuhan alat tulis (misal: kertas. dan Jamuan sebagaimana pada Lampiran 19 nomor urut 1. atau 4) Anak kandung perempuan. berupa: a. Kantong Diplomatik. 25 . b. 2) Anak kandung. Pengamanan Sendiri. SATUAN BIAYA PENYELENGGARAAN PERWAKILAN RI DI LUAR NEGERI. dan anak angkat yang sah menurut hukum yang berumur paling tinggi 25 (dua puluh lima) tahun pada waktu berangkat. belum pernah menikah. Biaya Penyelenggaraan Perwakilan RI di Luar Negeri yang terdiri dari Pemeliharaan. anak tiri.

f. g. Untuk Perwakilan RI di negara yang mempunyai 4 (empat) musim dapat dialokasikan biaya pemeliharaan tambahan di luar gedung untuk fasilitas umum apabila ada ketentuan pemeliharaan dari negara yang bersangkutan sesuai dengan kebutuhan riil dan dilengkapi oleh data dukung yang dapat dipertanggungjawabkan. d. Pemeliharaan Halaman. Dalam hal terdapat peraturan dari negara setempat yang mewajibkan asuransi kendaraan. Untuk negara yang mempunyai 4 (empat) musim. Jamuan. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan penerangan di dalam gedung dan halaman kantor perwakilan. Pemeliharaan Kendaraan. Pemeliharaan Gedung/Bangunan Kantor/Wisma Duta/Konsul. Kantong Diplomatik. Satuan Biaya Pemeliharaan Gedung/Bangunan Kantor/Wisma Duta/Konsul di luar negeri dialokasikan untuk: 1) Gedung/Bangunan Milik Negara.c. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai kegiatan jamuan tamu diplomatik yang dilaksanakan di luar kantor. i. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk mempertahankan kendaraan dinas Perwakilan RI di Luar Negeri agar tetap dalam kondisi siap pakai sesuai dengan peruntukannya. termasuk biaya bahan bakar. 2) Gedung/Bangunan Milik Pihak Lain (selain Pemerintah Republik Indonesia) yang disewa dan/atau dipinjam oleh pengguna barang dan dalam perjanjian diatur tentang adanya kewajiban bagi pengguna barang untuk melakukan pemeliharaan. Lampu. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai tenaga kerja yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan pengamanan di kantor perwakilan dan wisma. Satuan Biaya tersebut sudah termasuk biaya penggantian ban salju. biaya asuransi kendaraan dapat dialokasikan sesuai kebutuhan riil dan dilengkapi dengan data dukung yang dapat dipertanggungjawabkan. 26 . merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengiriman dokumen diplomatik. e. h. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk pemeliharaan rutin gedung/bangunan Perwakilan RI di Luar Negeri dengan maksud untuk menjaga/mempertahankan gedung dan bangunan kantor Perwakilan RI di Luar Negeri agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sama dengan 2% (dua persen). Pengamanan Sendiri. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk pemeliharaan rutin halaman gedung/ bangunan Perwakilan RI di Luar Negeri.

k. KEGIATAN DALAM Uang Transport Kegiatan Dalam Kabupaten/Kota dapat diberikan per Orang Hari (OH) sebesar Rp. III. Jakarta Barat.j. bus dengan kapasitas 32 (tiga puluh dua) Penumpang selama 8 (delapan) jam. 110. Satuan Biaya Sewa tersebut sudah termasuk biaya bahan bakar dan pengemudi. dimana di dalamnya sudah termasuk makan dan kudapan. Uang transport kegiatan dalam kabupaten/kota tidak dapat diberikan apabila perjalanannya menggunakan kendaraan dinas dan/atau untuk perjalanan yang bersifat rutin.000. STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN BERFUNGSI SEBAGAI BATAS ESTIMASI A. Pengalokasiannya maksimal 10% (sepuluh persen) dari jumlah pegawai ( home staff) dan minimal untuk 1 (satu) pegawai. SATUAN BIAYA UANG KABUPATEN/KOTA. Uang transport kegiatan dalam kabupaten/kota tidak dapat diberikan kepada Pegawai Negeri atau Pegawai Tidak Tetap yang melakukan rapat dalam komplek perkantoran yang sama. Bus.Uang transport dapat diberikan kepada Pegawai Negeri atau Pegawai Tidak Tetap yang melakukan kegiatan/pekerjaan di luar kantor yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas kantor/instansi yang bersifat insidentil dengan ketentuan masih dalam batas wilayah suatu kabupaten/kota atau maksimal 5 kilometer dari batas kota/kabupaten. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai kebutuhan sewa kendaraan sedan. Konsumsi Rapat. Jakarta Utara. dan mobil box untuk kegiatan yang sifatnya insidentil dan dilakukan secara selektif serta efisien. Pengadaan Inventaris. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan Pakaian Dinas Harian Sopir/Satpam pada Perwakilan RI di Luar Negeri. sedangkan pembelian inventaris bagi pegawai baru disesuaikan dengan kebutuhan. 27 . merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan meja dan kursi pegawai pada Perwakilan RI di Luar Negeri. Batas wilayah kabupaten/kota di Provinsi DKI Jakarta meliputi kesatuan wilayah Jakarta Pusat. m. l. Jakarta Timur. TRANSPORT ANGGARAN 2013. merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk membiayai kebutuhan biaya pengadaan konsumsi rapat biasa yang diselenggarakan di kantor. dan Jakarta Selatan. Sewa Kendaraan Sedan. Pakaian Sopir/Satpam. dan Box.

barang cetak. Biaya Transportasi dalam kota untuk kegiatan rapat dan kegiatan lainnya yang sejenis dapat dibebankan pada anggaran unit penyelenggara kegiatan.000. 2013 (4) a. B. 3. digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya keperluan sehari-hari perkantoran berupa barang habis pakai yang secara langsung menunjang penyelenggaraan operasional dan untuk memenuhi kebutuhan minimal agar suatu kantor dapat memberikan pelayanan secara optimal. dapat diberikan secara at cost (biaya riil).(lima puluh dua juta rupiah) per tahun. Untuk kegiatan dalam kabupaten/kota yang mengharuskan menggunakan moda transportasi udara dan atau air maupun memerlukan biaya yang melebihi satuan biaya yang ditetapkan.Catatan: 1. Satuan Kerja di Dalam Negeri yang Memiliki sampai dengan 40 Pegawai Satuan Kerja di Dalam Negeri yang Memiliki lebih dari 40 Pegawai Paket/ Tahun OT 52. dapat mengalokasikan paling banyak Rp.. alat-alat rumah tangga. terdiri dari Alat Tulis Kantor (ATK). Sementara itu.000 b. langganan surat kabar/berita/majalah. 2. Terhadap perjalanan untuk kegiatan dalam kabupaten/kota yang memerlukan waktu tempuh melebihi 8 (delapan) jam pergi pulang (tidak termasuk waktu transit) dapat menggunakan mekanisme perjalanan dinas dalam negeri. Dalam hal perjalanan dalam kota melebihi 8 (delapan) jam pergi pulang termasuk pelaksanaan kegiatannya maka dapat diberikan transport dalam kota dan uang harian sebesar 75% (tujuh puluh lima persen) dari Satuan Biaya Uang Perjalanan Dinas Dalam Negeri kota berkenaan dan tidak diberikan penginapan. dan air minum pegawai. 4. 1. 52.000. Satuan kerja yang memiliki pegawai sampai dengan 40 (empat puluh) orang.000 Satuan Biaya Keperluan Sehari-hari Perkantoran Untuk Satker di Dalam Negeri merupakan satuan biaya yang dikaitkan dengan jumlah pegawai.300. SATUAN BIAYA KEPERLUAN SEHARI-HARI PERKANTORAN DI DALAM NEGERI Tabel 13 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. Satuan Kerja yang memiliki pegawai lebih dari 40 (empat puluh) orang dapat 28 .000.

Satuan Biaya Bantuan Beasiswa Program Gelar/Non-Gelar Dalam Negeri sebagaimana pada Lampiran 20. E.230. Diploma IV (empat) 29 .000 Satuan Biaya Diklat Pimpinan/Struktural merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya diklat penjenjangan bagi pejabat/pegawai yang akan/telah menduduki jabatan tertentu. Diploma III (tiga). 2013 (4) 1 2 Golongan 1 dan Golongan II Golongan III Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan 4.000 Satuan Biaya Latihan Prajabatan merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya latihan prajabatan bagi Calon Pegawai Negeri sebagai syarat untuk diangkat sebagai Pegawai Negeri.mengalokasikan paling banyak sesuai dengan besaran Satuan Biaya dikalikan dengan jumlah pegawai. namun belum termasuk biaya perjalanan dinas peserta. Satuan Biaya ini sudah termasuk biaya observasi lapangan. Satuan Biaya ini sudah termasuk biaya observasi lapangan. Satuan Biaya Bantuan Beasiswa Program Gelar/Non-Gelar Dalam Negeri merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Bantuan Mahasiswa Program Gelar/Non-Gelar dalam negeri bagi Pegawai Negeri yang ditugaskan untuk melanjutkan Pendidikan Diploma I (satu).545. SATUAN BIAYA DIKLAT PIMPINAN/STRUKTURAL Tabel 14 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.125.470. namun belum termasuk biaya perjalanan dinas peserta. SATUAN BIAYA BANTUAN BEASISWA PROGRAM GELAR/ NON-GELAR DALAM NEGERI. C. 2013 (4) 1 2 3 Diklat Pimpinan Tk.000 20. IV Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan 30.261.000 5. D. II Diklat Pimpinan Tk. III Diklat Pimpinan Tk. SATUAN BIAYA LATIHAN PRAJABATAN Tabel 15 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA.000 22.

dan SPTJM. G. Satuan Biaya Makanan Penambah Daya Tahan Tubuh merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan makanan/minuman bagi Pegawai Negeri sebagai penambah daya tahan tubuh. 30 . Gedung/ Bangunan Milik Negara. Khusus Tenaga Pengajar Biasa pada Perguruan Tinggi yang ditugaskan mengikuti Pendidikan Fakultas Pasca Sarjana. yang dalam pengusulannya dilampiri dengan TOR. 11.000. Satuan Biaya Pemeliharaan dialokasikan untuk: Gedung/Bangunan Dalam Negeri a. Biaya untuk Pendidikan ditanggung oleh Pemerintah secara at cost.atau Strata I (satu). SATUAN BIAYA MAKANAN PENAMBAH DAYA TAHAN TUBUH Biaya Makanan/Minuman Penambah Daya Tahan Tubuh dapat diberikan kepada Pegawai Negeri sebesar Rp.. uang buku dan referensi per tahun. dan Pendidikan Pasca Sarjana (Strata 2 atau Strata 3) yang terdiri dari biaya hidup dan biaya operasional. besaran tunjangan tugas belajar merujuk Keputusan Presiden Nomor 57 Tahun 1986 tentang Tunjangan Belajar Bagi Tenaga Pengajar Biasa Pada Perguruan Tinggi Yang Ditugaskan Mengikuti Pendidikan Pada Fakultas Pasca Sarjana. SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG/BANGUNAN DALAM NEGERI Biaya Pemeliharaan Gedung/Bangunan Dalam Negeri sebagaimana pada Lampiran 21. Satuan Biaya digunakan untuk Pemeliharaan Rutin Gedung/Bangunan Dalam Negeri dengan maksud menjaga/mempertahankan gedung dan bangunan kantor di dalam negeri agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sama dengan 2% (dua persen). RAB. F.per Orang Hari (OH). tidak termasuk untuk pemeliharaan gedung/bangunan dalam negeri yang memiliki spesifikasi khusus yang diatur berdasarkan ketentuan yang berlaku. sedangkan untuk Biaya Riset sesuai kemampuan keuangan Kementerian/Lembaga masing-masing. diberikan kepada Pegawai Negeri yang jenis pekerjaannya dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan pegawai tersebut. Gedung/ Bangunan Milik Pihak Lain (selain Pemerintah Pusat) yang disewa dan/atau dipinjam oleh pengguna barang dan dalam perjanjian diatur tentang adanya kewajiban bagi pengguna barang untuk melakukan pemeliharaan. b.

H. Dari Bahasa Prancis.000 145. AC Split.000 2 Dari Bahasa Indonesia ke Asing a. Dari Bahasa Asing Lainnya Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi 125. Personal Computer/ Notebook. Dari Bahasa Mandarin. Satuan Biaya Pemeliharaan Sarana Kantor digunakan untuk mempertahankan barang inventaris kantor (yang digunakan langsung oleh pegawai. Dari Bahasa Jepang c. SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN KENDARAAN DINAS DAN OPERASIONAL Satuan Biaya Pemeliharaan dan Operasional Kendaraan Dinas sebagaimana pada Lampiran 22. Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia b. khususnya meja dan kursi). I. Satuan Biaya tersebut belum termasuk Biaya Pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). J.000 145.000 145.000 145.000 200.000 31 . dan Genset agar berada dalam kondisi normal (berorientasi dengan baik). SATUAN BIAYA PENERJEMAHAN DAN PENGETIKAN Tabel 16 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. 2013 (4) 1 Dari Bahasa Asing ke Indonesia a. Dari Bahasa Asing Lainnya Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi Halaman Jadi 125. Jerman e.000 200. Belanda d.000 200. Satuan Biaya Pemeliharaan dan Operasional Kendaraan Dinas digunakan untuk mempertahankan Kendaraan Dinas agar tetap dalam kondisi normal dan siap pakai sesuai dengan peruntukannya termasuk biaya bahan bakar. SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN SARANA KANTOR Biaya Pemeliharaan Sarana Kantor sebagaimana pada Lampiran 23. Printer. Dari Bahasa Prancis. Dari Bahasa Mandarin. Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris b. Untuk Biaya Pemeliharaan Genset belum termasuk kebutuhan BBM. Dari Bahasa Jepang c. Belanda d. Jerman e.000 200.

K.000 5. sudah termasuk toner dan biaya perawatan. Satuan Biaya Penggantian Inventaris Lama dan/atau Pembelian Inventaris untuk Pegawai Baru merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya penggantian inventaris lama dan/atau pembelian inventaris bagi pegawai baru.. SATUAN BIAYA PENGGANTIAN INVENTARIS LAMA DAN/ATAU PEMBELIAN INVENTARIS UNTUK PEGAWAI BARU Satuan Biaya Penggantian Inventaris Lama dan/atau Pembeliaan Inventaris untuk Pegawai Baru sebesar Rp. L.000. 2013 (4) 1 2 Mesin Fotokopi Analog Mesin Fotokopi Digital Bulan/Unit Bulan/Unit 3.Satuan Biaya Penerjemahan dan Pengetikan merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Penerjemahan dan Pengetikan dibayarkan kepada pihak/orang yang menerjemahkan naskah asli ke dalam Bahasa yang diinginkan.per Pegawai per Tahun (Pegawai/Tahun).340. M. SATUAN BIAYA SEWA MESIN FOTOKOPI Tabel 17 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. sedangkan pembelian inventaris bagi pegawai baru disesuaikan dengan kebutuhan.000.800.000 Satuan Biaya Sewa Mesin Fotokopi merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Sewa Mesin Fotokopi yang terdiri dari mesin fotokopi analog dan mesin fotokopi digital untuk menunjang pelaksanaan operasional kantor. Penggantian inventaris lama digunakan untuk penggantian meja dan kursi pegawai. 1. Satuan Biaya Sewa Gedung Pertemuan (per empat jam) merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Sewa Gedung Pertemuan untuk pelaksanaan kegiatan di luar kantor 32 . pengalokasiannya maksimal 10% (sepuluh persen) dari jumlah pegawai dan minimal untuk 1 (satu) pegawai. SATUAN BIAYA SEWA GEDUNG PERTEMUAN (PER-EMPAT JAM) Biaya Sewa Gedung Pertemuan (Per Empat Jam) sebagaimana pada Lampiran 24.

termasuk untuk moda transportasi antar pulau di wilayah Indonesia (perahu. N. Satuan Biaya Sewa Kendaraan sudah termasuk bahan bakar dan pengemudi. Pertemuan. Gedung Pertemuan adalah gedung yang biasa digunakan untuk pertemuan dengan kapasitas lebih dari 300 (tiga ratus) orang. SATUAN BIAYA SEWA KENDARAAN (PER-DELAPAN JAM) Biaya Sewa Kendaraan (per-delapan jam) sudah termasuk bahan bakar dan pengemudi sebagaimana pada Lampiran 25. dan fasilitas gedung pertemuan lainnya. kursi. Untuk Sewa Kendaraan Operasional Kantor yang tidak bersifat insidentil atau untuk jangka waktu yang lama. Roda 6 (enam)/Bus Sedang. dan Roda 6 (enam)/Bus Besar. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL PEJABAT Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Pejabat Eselon I dan Eselon II sebagaimana pada Lampiran 26. baik dalam Satuan Bulanan atau untuk Tahunan. Roda 6 (enam)/Bus Sedang. dan Roda 6 (enam)/ Bus Besar untuk kegiatan yang sifatnya insidentil dan dilakukan secara selektif serta efisien. Catatan: Untuk Sewa Kendaraan selain Kendaraan Roda 4 (empat). O. 33 . Satuan Biaya Sewa Kendaraan dapat diperuntukkan bagi Pejabat Negara (Ketua/Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Negara. dan speed boat) dapat menggunakan Biaya Sewa sesuai harga pasar dan dilakukan secara selektif serta efisien. sound system. Seleksi/Ujian masuk pegawai dan kegiatan lain sejenis.seperti Rapat. Menteri serta Setingkat Menteri) yang melakukan perjalanan dinas dan memerlukan Sewa Kendaraan dan diberikan secara at cost (biaya riil). Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Pejabat merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Pejabat Eselon I dan Eselon II. Satuan Biaya Sewa Kendaraan (per delapan jam) merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Sewa Kendaraan Roda 4 (empat). Sosialisasi. Satuan Biayanya menggunakan Harga Pasar. sudah termasuk sewa meja.

SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL BUS Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Bus sebagaimana pada Lampiran 27. S. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL KANTOR DAN/ATAU LAPANGAN RODA 4. Pegawai. Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Kantor dan/atau Lapangan Roda 4 sebagaimana pada Lampiran 27. dapat diberikan ongkos kirim untuk Pengadaan Kendaraan Operasional Bus. Satuan Biaya Pengadaan Pakaian Dinas (Stel) merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Pengadaan Pakaian Dinas termasuk ongkos jahit dan atributnya. Sopir/ Pesuruh. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Bus merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional dan/atau Angkutan Antar Jemput Pegawai. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL RODA 2 (DUA) OPERASIONAL KANTOR DAN/ATAU LAPANGAN Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Roda 2 (dua) Operasional Kantor dan/atau Lapangan sebagaimana pada Lampiran 28. R. Q. yang besarannya disesuaikan dengan harga pasar. Satpam sebagaimana pada Lampiran 29. yang meliputi: 34 . Sepanjang diperlukan. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Roda 2 (dua) Operasional Kantor dan/atau Lapangan merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Pengadaan Kendaraan Roda 2 (dua) termasuk Trail yang digunakan untuk operasional kantor dan/atau lapangan guna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi. SATUAN BIAYA PENGADAAN PAKAIAN DINAS (STEL) Satuan Biaya Pengadaan Pakaian Dinas Dokter.P. Perawat. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional dan/atau Lapangan Roda 4 merupakan Satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Biaya Pengadaan Kendaraan Roda 4 (empat) Operasional Kantor dan/atau Lapangan guna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Negara/Lembaga.

dan dapat diberikan paling banyak 2 (dua) stel per Tahun. ikat pinggang. 6. Satuan Biaya Pakaian Kerja Sopir/Pesuruh diperuntukkan bagi sopir/pesuruh yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan KPA. dan diberikan paling banyak 2 (dua) stel pakaian per Tahun. tali kurt dan peluit. SATUAN BIAYA PAKAIAN SERAGAM MAHASISWA/TARUNA. 35 . kaos security dan atribut lainnya). Satuan Biaya Pakaian Seragam Mahasiswa/Taruna diperuntukkan bagi Mahasiswa/Taruna pada pendidikan kedinasan yang beraa di bawah Kementerian Negara/Lembaga tertentu yang penggunaan seragamnya telah mendapatkan ijin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang penyediaannya dilakukan secara selektif. Satuan Biaya Pakaian Dinas Perawat diperuntukkan bagi Perawat yang penyediaannya secara selektif. b. SATUAN BIAYA PAKAIAN KERJA SOPIR/PESURUH. dan diberikan 1(satu) potong jas per Tahun. topi. Satuan Biaya Pakaian Kerja Satpam diperuntukkan bagi Satpam. baju PDL. sudah termasuk perlengkapannya (sepatu. 4. 2. SATUAN BIAYA PAKAIAN DINAS PERAWAT. Harus ada ketentuan yang ditetapkan oleh Presiden pada awal Pembentukan Satker mengenai Kewajiban Penggunaan Pakaian Dinas Pegawai. paling banyak 2 (dua) stel per Tahun. 5. SATUAN BIAYA PAKAIAN KERJA SATPAM. biaya pakaian dinas pegawai dapat dialokasikan setelah memiliki ijin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. SATUAN BIAYA PAKAIAN DINAS PEGAWAI. 3. kopel. Satuan Biaya Pakaian Dinas Dokter diperuntukkan bagi dokter yang penyediaannya secara selektif. dengan ketentuan sebagai berikut: a. dan dapat diberikan paling banyak 2 (dua) stel per Tahun. SATUAN BIAYA PAKAIAN DINAS DOKTER. Satuan Biaya Pakaian Dinas Pegawai diperuntukkan bagi Pegawai yang penyediaannya secara selektif. kaos kaki.1. dan diberikan paling banyak 2 (dua) stel pakaian per Tahun. Dalam hal Satker yang Pada Awal Pembentukannya tidak terdapat Ketentuan yang Mewajibkan Penggunaan Pakaian Dinas Pegawai.

b. d. Sangihe Kep. 2. pada beberapa kabupaten diberikan toleransi pengusulan Satuan Biaya melebihi PMK Standar Biaya sebagai berikut : No 1 2 Aceh Sumatera Utara Provinsi Kabupaten Simeuleu Nias Nias Barat Nias Utara Nias Selatan Kep. h. OJ OH OB OT OP OK OR Oter : : : : : : : : Orang/Jam Orang/Hari Orang/Bulan Orang/Tahun Orang/Paket Orang/Kegiatan Orang/Responden Orang/Terbitan 36 . Satuan Biaya Diklat Pimpinan Struktural dan Diklat Prajabatan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2009 Tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Lembaga Administrasi Negara. Satuan Biaya yang terdapat dalam PMK ini sudah termasuk Pajak. Sewa Mesin Fotokopi. Penggantian Inventaris Lama dan/atau Pembelian Inventaris Untuk Pegawai Baru. c. Untuk Satuan Biaya Pemeliharaan dan Operasional Kendaraan Dinas. Pengadaan Kendaraan Operasional Bus. Pemeliharaan Gedung/Bangunan Dalam Negeri. Pemeliharaan Sarana Kantor. e. Pengadaan Kendaraan Roda 2 (dua) dan Operasional Kantor dan/atau Lapangan. Bintang Nduga Puncak Jaya Intan Jaya Puncak Maybrat 134 % 118 124 125 130 135 140 141 147 203 225 231 251 264 269 156 % % % % % % % % % % % % % % % Toleransi Dari Satuan Biaya Provinsi ACEH Dari Satuan Biaya Provinsi SUMUT 3 4 5 Sumatera Barat Sulawesi Utara Papua Dari Satuan Biaya Provinsi SUMBAR Dari Satuan Biaya Provinsi SULUT Dari Satuan Biaya Provinsi PAPUA 6 Papua Barat Dari Satuan Biaya Provinsi Papua Barat Pengertian Istilah: a. Sewa Kendaraan. g. dan Pengadaan Pakaian Dinas dan/atau Kerja. Pengadaan Operasional Kantor dan/atau Lapangan (Roda 4). Mentawai Kep. Siau Kep. 3. f. Talaud Tolikara Peg.LAIN-LAIN Catatan Umum: 1.

BEKASI). SEMINAR.000.000. PENATARAN. TANGERANG.275. Honorarium Pembuat Makalah dapat diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang membantu narasumber dalam membuat makalah sebagai bahan informasi/pengetahuan kepada Pegawai Negeri lainnya/masyarakat.) . Jakarta – Bandung dan sekitarnya (pp) . 350. 2013 (4) 1 2 3 Asisten Narasumber/Pembahas Pembuat Makalah Pembuat Naskah Pidato OJ Naskah Naskah 265. Jakarta – Bogor/Bekasi/Tangerang (pp.4.Rp. 500. Bogor (pp. 200. PEMBINAAN.) .Rp.Rp.IV.3. Jakarta – Cipayung.- Honorarium Asisten narasumber/pembahas dapat diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang membantu narasumber memberikan informasi/pengetahuan kepada pegawai negeri lainnya/masyarakat. Penataran. Lokakarya.000. LOKAKARYA. Penyegaran.5. DAN BANTEN UNTUK KEGIATAN YANG DILAKUKAN DI LUAR KANTOR (RAPAT KERJA/PEMBAHASAN. B. SATUAN BIAYA KEMENTERIAN KEHUTANAN TAHUN ANGGARAN 2013.000.37 . 500. SATUAN BIAYA TRANSPORTASI SEKITAR JABOTABEK (JAKARTA.000. Jakarta – Banten (pp) . Honorarium Pembuat Naskah Pidato dapat diberikan kepada Pegawai Negeri/Non-Pegawai Negeri yang membantu Pimpinan/Ketua Pelaksana Kegiatan dalam menyampaikan pidato pembukaan acara pelaksanaan kegiatan Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/Kegiatan Sejenisnya).) .Rp.000. Jakarta – Cisarua. BANDUNG.Rp. Sosialisasi dan rapat dinas lainnya yang dilakukan di luar kantor dapat diberikan biaya transportasi sbb: 1.000. Pembinaan. Rapat Kerja Gabungan/Koordinasi. SEBAGAI BATAS TERTINGGI A.2. Seminar. HONORARIUM KEGIATAN SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASI/ DISEMINASI/FOCUS GROUP DISCUSSION DAN/ATAU KEGIATAN SEJENISNYA (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Tabel 18 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. Bogor (pp.350. PENYEGARAN. SOSIALISASI DAN/ATAU KEGIATAN SEJENISNYA (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Rapat Kerja. 300.000. BOGOR.

000. c. dan besaran honorariumnya dicantumkan pada Surat Perintah Tugas yang ditandatangani oleh Kepala Satuan Kerja. HONORARIUM PELAKSANAAN PEMERIKSAAN DAN PENGAWASAN OLEH PENGAWAS FUNGSIONAL DAN/ATAU PEMBINAAN PENGELOLAAN KEUANGAN/PEMERIKSAAN KAS BENDAHARA DI LINGKUNGAN SATUAN KERJA KEMENTERIAN KEHUTANAN (BERFUNGSI SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Tabel 19 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya TA. Upah kerja sebagaimana dimaksud butir 1) di atas.000.- DIPA DIPA Pengawasan dan Pemeriksaan yang dilakukan oleh Aparat Pengawas Fungsional Kementerian Kehutanan pada Satuan Kerja yang berkedudukan sama dengan Aparat Pengawas Fungsional dan di Propinsi DKI Jakarta. UPAH KERJA a. 2013 (4) Ket. 38 . sepanjang pekerjaan dilaksanakan di luar jam kerja yang pembayarannya dihitung berdasarkan upah satuan dan tarif yang ditentukan dalam DIPA atau dokumen lain yang disamakan (HOK.C.200. Pelaksanaan upah kerja sebagaimana dimaksud pada butir 1) dan 2) di atas berdasarkan Surat Perintah Kerja dari Pejabat Yang Berwenang/Pejabat Pembuat Komitmen. dapat diberikan honorarium sebagaimana pada tabel 19 tersebut di atas. D. (5) 1 2 Ketua Anggota hari/anggaran hari/anggaran 250. eksemplar). SATUAN BIAYA UPAH KERJA PENERJEMAHAN/PENGETIKAN/ PENCETAKAN DAN PENJILIDAN 1. lembar. Pelaksanaan Pembinaan Pengelolaan Keuangan/Pemeriksaan Kas Bendahara yang dilakukan oleh Pegawai Negeri Bukan Aparat Pengawas Fungsional dapat diberikan Honorarium sebagaimana tabel 19. b. Upah kerja adalah uang yang dibayarkan kepada seseorang baik pegawai negeri/honorer/tenaga kontrak/pegawai harian yang melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu yang sifatnya mendesak dan harus segera diselesaikan dan tidak dapat dilaksanakan oleh pihak ketiga.

380. (3) Oplah > 5000 halaman Rp. f) Leaflet/Brosur g) Folio konsdruk. 345.-/hal 400.-/hal i) Buletin (Min 12 lembar) Folio HVS.-/hal 185.-/hal h) Poster (Min 75 X 50 Cm2) Konsdruk.-/hal 315.-/hal 575. (3) Oplah > 5000 halaman Rp.885. 2. 1.4 warna.-/hal 165. Rp. Rp. Rp. Rp.-/hal 210. 60 gram (1) Oplah ≤ 300 eksemplar (2) Oplah > 300 eksemplar Rp.-/hal 39 . 8.-/hal 245.-/hal (3) Oplah > 5000 halaman Rp.-/hal 345. 1 muka/2 muka 80 gram (1) Oplah < 1000 halaman Rp.-/hal 345. Rp. Rp. (1) Oplah (2) Oplah (3) Oplah 1 muka/ 2 muka 80 gram < 1000 halaman 1000 – 5000 halaman > 5000 halaman Rp.-/hal 545.-/hal (2) Oplah 1000 – 5000 halaman Rp. 4.-/hal 250. I muka/2 muka 60 gram (1) Oplah < 1000 halaman (2) Oplah 1000 – 5000 halaman (3) Oplah > 5000 halaman b) Folio HVS. (2) Oplah 1000 – 5000 halaman Rp.760.-/hal (3) Oplah > 5000 halaman Rp. Jenis pekerjaan yang akan di lemburkan untuk Penerjemahan dan Pengetikan dari naskah asli kedalam Bahasa yang diinginkan yang besarannya sebagaimana pada Tabel 16. 1 muka (1) Oplah < 1000 halaman Rp. Rp. Sparasi 100 gram .-/hal (2) Oplah 1000 – 5000 halaman Rp. e.d.-/hal 575.165.1 muka/ 2 muka 60 gram (1) Oplah < 1000 halaman Rp. Rp. Pencetakan 1) Buku/formulir dan sebagainya a) Folio HVS. 5. e) Folio Edisi (1) Oplah (2) Oplah (3) Oplah Lux ( art paper) 1 warna < 1000 halaman 1000 – 5000 halaman > 5000 halaman Rp. sparasi 100 gram. 225. 2.400.-/hal 375.875.-/hal c) Double Folio HVS. (2) Oplah 1000 – 5000 halaman Rp.-/hal 235.-/hal 400. 4 warna 1 muka/2 muka (1) Oplah < 1000 halaman Rp. d) Double Folio HVS.

(2) Hari Libur Rp.j. 10. 8. atau sumber data lain yang dapat dipertanggung jawabkan. diberikan honorarium sepanjang tercantum dalam DIPA. 32. 34.290. 38 dan Lampiran 39. 37.000/ekspl m. 7. 40 .n. Ketentuan mengenai Pemberian Honorarium bagi Konsultan dan Tata Cara pengadaan barang/jasa serta biaya jasa konsultan berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor. 2. HONORARIUM KONSULTAN/SATUAN BIAYA JASA KONSULTANSI BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION) DAN BIAYA LANGSUNG NON-PERSONIL (DIRECT REIMBURSABLE COST). 5. 1. Pembayaran Upah Harian untuk kerja antara buruh lapangan dan lain-lain disesuaikan dengan harga standar setempat. 5.-/hal Rp. 36. F. E. 54 Tahun 2010 beserta perubahannya. hanya diperkenankan mengangkat tenaga yang berpengalaman di bidang tugasnya. Cover Buku (≥ 4 warna) (1) Oplah < 500 (2) Oplah > 500 l.970. Penjilidan biasa Rp. HONORARIUM COUNTERPART Honorarium Konsultan Pendamping (Counterpart) sepanjang tidak ditentukan tersendiri dalam agreement.000.520. 31. Honorarium Konsultan Pendamping (Counterpart) sepanjang tidak ditentukan tersendiri dalam agreement. Cover Buku (≤ 3 warna) (1) Oplah < 500 (2) Oplah > 500 k.185. 50. Untuk menyusun Harga Perkiraan Sementara (HPS) jasa Konsultansi dapat dipakai dari informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh assosiasi Ikatan Konsultan Indonesia (INKINDO) sebagaimana pada Lampiran 30. 100.000. 35.-/hal Rp.-/hal Rp. diberikan honorarium sepanjang tercantum dalam DIPA.Pembayaran upah yang menggunakan OH (swakelola) (1) Hari biasa Rp. 33. Apabila suatu Kegiatan memerlukan Konsultan.-/hal Rp.

41. PERENCANAAN/DESIGN/PENGAWASAN Biaya perencanaan/design/pengawasan/manajemen konstruksi pengelolaan kegiatan/proyek pembangunan gedung negara.G. Pengawasan teknis atas pembangunan/rehabilitasi gedung negara/rumah jabatan dan bangunan lainnya. dengan tarif/satuan biaya sebagaimana pada Lampiran 40. Pelaksanaan Pengadaan Tanah berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2005 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum. 41 dan 42. Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Pengadaan Tanah berpedoman pada Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 2007 tanggal 21 Mei 2007 tentang ketentuan pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2005 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2006. Pelaksanaan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum berpedoman pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum. dilakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan atau Dinas/Instansi terkait. b. 2. PENGADAAN TANAH 1. kantor dan bangunan lainnya mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara Nomor : 45/PRT/M/2007 tanggal 27 Desember 2007 sebagaimana pada Lampiran 40. dan 42. rumah dinas. 45/PRT/M/2007 tanggal 27 Desember 2007 dan atau pada harga satuan tertinggi setempat yang ditetapkan oleh Dinas/Instansi terkait setempat. 3. Tarif/Satuan Biaya untuk pembangunan gedung negara/rumah jabatan dan bangunan lainnya lingkup Kementerian Kehutanan berpedoman pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor. I. 41 . PEMBANGUNAN GEDUNG NEGARA a. H.

dan D3 2.) untuk Propinsi Lainnya (3) Besarnya Tunjangan Per bulan (Rp. HONORARIUM STAF PENGELOLA KEGIATAN YANG TIDAK MENGIKAT (NON CPNS/PNS) Tabel 20 (dalam rupiah) No (1) Jenjang Pendidikan/Profesi (2) Honorarium/Bulan (3) 1 2 3 S2 S1 dan D4 D1.760.- Pemberian Honor bagi Pejabat Penagih Iuran Kehutanan.000.000.- 760.000. Pejabat Pemeriksa Laporan Hasil Produksi.000. Tabel 21 (dalam rupiah) No Penetapan Pembayaran Insentif Bagi Pejabat Penagih Iuran Kehutanan Besarnya Tunjangan Per bulan (Rp. dapat diberikan honorariumnya.1.000. DAN PEJABAT PEMERIKSA PENERIMAAN KAYU BULAT (P3KB).- 3 4 660. HONORARIUM PEJABAT PENAGIH IURAN KEHUTANAN.000.) untuk Propinsi Maluku dan Papua *) (4) (1) (2) 1 2 Pejabat Penagih Iuran Kehutanan Pejabat Penerbit Surat Keterangan Sahnya Kayu Bulat (P2SK-SKB) Pejabat Pemeriksa Laporan Hasil Produksi Pejabat Pemeriksa Penerimaan Kayu Bulat (P3KB) 660.000.900. Honorarium Pengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak dapat diberikan honorarium yang bersarannya mengacu pada honorarium staf sebagaimana pada Lampiran 4.1. K.800.- Honorarium Staf Pengelola Kegiatan yang tidak mengikat (Non CPNS/PNS).J.000.660. PEJABAT PEMERIKSA LAPORAN HASIL PRODUKSI (P2LHP).000. Pejabat Penerbit Surat Keterangan Sahnya Kayu Bulat (P2SK-SKB).000.000.000. D2.- 760.760. dan Pejabat Pemeriksa Penerimaan Kayu Bulat (P3KB) berdasarkan penerimaan pada Satuan Kerja yang bersangkutan.660. sepanjang tugasnya melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan pelaksanaan DIPA. PEJABAT PENERBIT SURAT KETERANGAN SAH KAYU BULAT (P2SK-SKB). 42 .

450.000 350. 55/MenhutII/2006 jo No. 4. Pejabat Es.000 900. Pejabat Es.000.Pemberian honorarium kepada Pejabat Penagih Iuran Kehutanan.000 700.63/Menhut-II/ 2006 dan No. SATUAN BIAYA PELAKSANAAN PENINGKATAN KOMPETENSI PEGAWAI NEGERI Tabel 23 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Biaya (4) Ket. IV/yang disetarakan 43 . III/yang disetarakan b.000 600.- 2 Insentif Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah dapat diberikan honorarium sebagaimana pada tersebut di atas. Honorarium Pengarah (Pembukaan/Penutupan): a. Penyaji/ Pengajar: a.000 500.000 2.000.8/Menhut-II/2009 tanggal 9 Pebruari 2009. I/yang disetarakan b. INSENTIF KEPALA SEKOLAH DAN WAKIL KEPALA SEKOLAH Tabel 22 (dalam rupiah) No (1) Uraian (2) Satuan (3) Insentif (4) 1 Kepala Sekolah Golongan IV Golongan III Wakil Kepala Sekolah Orang/Bulan Orang/Bulan Orang/Bulan 640. Pejabat Pemeriksa Laporan Hasil Produksi (P2LHP) dan Pejabat Pemeriksa Penerimaan Kayu Bulat (P3KB) dapat diberikan sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kehutanan No.570. L. dapat diberikan honorarium pada tabel tersebut di atas.300.000. III/yang disetarakan c.000 900. Asisten Penyaji/Pengajar Moderator: a. Pejabat Es. Pejabat Es. (5) A 1. P. Wakil Kepala Sekolah. P. Pejabat Es. II/yang disetarakan OJ OJ OJ OJ OJ OJ OJ OJ 1. Pejabat Es. Honorarium dapat diberikan kepada Pejabat Fungsional ditunjuk sebagai Kepala Sekolah. II/yang disetarakan b. P.000 800. IV/yang disetarakan 3. Penerbit Surat Keterangan Sahnya Kayu Bulat (P2SK-SKB). Pejabat Es. yang M.

10 Nara Sumber/Penceramah/ Moderator Perjalanan Panitia dan Peserta Bahan-Bahan Alat tulis keperluan kegiatan Penggandaan bahan/naskah pelajaran Pengeluaran Lainnya Pemanggilan peserta Dokumentasi. Untuk Gol.000 105.500.000 500.000 Lamp. Ketua/Wakil Ketua c. 1. Pembukaan/Penutupan Spanduk Personal Use Surat Keterangan untuk peserta Transport Penyusunan Laporan Akomodasi Konsumsi (Peserta & Panitia) Uang Saku Peserta/Panitia: a.4.10.000 350. IV Pengadaan Obat-Obatan Kegiatan Kegiatan Buah OK OK OH Kegiatan Paket 1.000 500. Pejabat Es.000 30. 44 . Anggota Perjalanan Pengarah Penyaji/ Pengajar a. 6.000. Pejabat Es. D 1.000 110.000 300. 9.12 d. Sekretaris Judul OK OK OK OK 350. IV/ yang disetarakan d.000 1.000. Untuk Gol.000 11 1. Penanggung Jawab b. 4. 8.000 3. 3. KOMPETENSI Peningkatan Kompetensi adalah peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia untuk melaksanakan tugas pekerjaan secara profesional. 11. III c.000 4. 2. Pejabat Es. 2. B 1. III/yang disetarakan c.000 150. 16 Cost OH OH OH Kegiatan 100. Penyusunan bahan Pengajaran Honorarium Panitia a. C. 5.000 400. Untuk Gol. 2.000.000 Lamp. II/yang disetarakan b.000 115.000 300. 4. 5. Asisten Penyaji/ Pengajar OT OT OT OT OT OT OT Kegiatan Kegiatan 4.000 At 3.000. I/II b.

kaset. 3. wallchart. Jumlah anggota panitia tim pelaksana/penyelenggara untuk setiap angkatan maksimum 10 % dari jumlah peserta pelatihan. kecuali untuk pelatihan Penjenjangan dan Pra Jabatan. kecuali biaya akomodasi dan konsumsi disesuaikan dengan tarif yang berlaku pada hotel/tempat penyelenggaraan. leaflet. VCD. Satuan Biaya Penyelenggaraan Diklat Ketrampilan untuk masyarakat (Non-Aparatur) sebagaimana pada Lampiran 44. 4) Visual: foto. 5) Multi Media: CD interaktif. lembar kerja siswa/ peserta pelatihan. LAIN-LAIN Uang Saku Peserta/Panitia sebagaimana pada Tabel 25 huruf D butir 10 dapat diberikan sepanjang anggaran tersedia. model/maket. PH. Internet. brosur. kecuali biaya akomodasi dan konsumsi disesuaikan dengan tarif yang berlaku. modul. kepanitiaan diatur dan disesuaikan dengan Pedoman dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). 2) Audio Visual seperti video/film. CD audio. Setiap pelaksanaan/penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan dibentuk suatu kepanitiaan dengan Keputusan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan atau Pejabat yang ditunjuk.2. KEPANITIAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN UNTUK PNS (APARATUR) DAN MASYARAKAT (NON-APARATUR) Satuan Biaya Penyelenggaraan Diklat Teknis dan Fungsional untuk PNS (Aparatur) sebagaimana pada Lampiran 43. alat dan teks yang diperlukan dalam kegiatan peningkatan kompetensi. N. buku. PENGEMBANGAN DIKLAT 1. Bentuk-bentuk materi dapat berupa: 1) Bahan cetak seperti hand out. Materi pengajaran merupakan seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak tertulis sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan peserta untuk menerima penyampaian materi. gambar. Computer Based. BAHAN-BAHAN Yang dimaksud dengan bahan-bahan yaitu bahan ajar yang merupakan informasi. 3) Audio seperti radio. 45 .

Pelatihan Kehutanan 1) Honorarium yang dibayarkan untuk: . 4) Pegawai yang ditugaskan mengikuti pendidikan pelatihan.Instruktur/pendamping/pendamping praktek. Uang vakasi penyelenggara ujian pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. STANDAR BIAYA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN YANG DISELENGGARAKAN OLEH DIKLAT Standar Biaya Pendidikan dan Pelatihan yang diselenggarakan oleh Pusat Diklat Kehutanan terdiri dari: a. 3) Biaya Perjalanan/Transport Pengajar. 5) Satuan Biaya penyelenggaraan Diklat Teknis dan Fungsional untuk PNS (Aparatur) sebagaimana pada Lampiran 43. 46 . disediakan anggaran/dana berupa: dan Uang Saku Akomodasi dan Konsumsi Alat Tulis dan Alat Praktek Personel Use Asuransi khusus untuk kegiatan Diklat yang berisiko tinggi (SPORC dan Jungle Survival). sudah termasuk uang transpor.Petugas kedisiplinan dan kebersihan. .Asisten/pendamping pengajar.Moderator/fasilitator/pemandu diskusi. . . Satuan biaya pengawas ujian untuk pengawas ujian tingkat pendidikan dasar dan menengah. . dapat diberikan pada seorang Pegawai ataupunNon-Pegawai. yang karena tugasnya melaksanakan/mengajar pendidikan dan pelatihan. . Vakasi penyelenggara ujian pada tingkat pendidikan tinggi diberikan untuk ujian semester dan ujian akhir. 6) Satuan Biaya Pelatihan Keterampilan untuk Masyarakat dapat diberikan sebagaimana pada Lampiran 44.Menyusun garis-garis besar bahan pelajaran/syllabus. berfungsi sebagai Batas Tertinggi. .2.Panitia Pelaksana/Penyelenggara.Mengajar dalam satuan jam mengajar (jam pelajaran).Nara Sumber/Resource Person. 2) Uang Vakasi Penyelenggaraan Ujian dapat diberikan sebagaimana pada Tabel 9. . tidak dibayarkan untuk penyelenggaraan ujian yang bersifat latihan dan ujian lokal.

3) Pelatihan di Luar Negeri Standar Biaya untuk Pelatihan di Luar Negeri sebagaimana pada Lampiran 46. Pelatihan Pra Jabatan dan Diklat Kepemimpinan 1) Diklat Diklat Pra Jabatan dan Diklat Kepemimpinan. c. D4. S1. 2) Pendidikan dan Pelatihan Dalam dan Luar Negeri. Satuan Biaya Tertinggi Biaya Pendidikan S1. mengacu pada ketentuan yang ditetapkan oleh Lembaga Administrasi Keuangan (LAN) dan atau Kementerian Keuangan. D3. P.04/Menhut-II/2006. S2 dan S3 di dalam maupun di luar negeri berpedoman pada Peraturan Menteri Kehutanan No. P. masyarakat di sekitar hutan.7) Pelatihan Ketrampilan untuk Masyarakat ialah pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan baik teknis maupun non teknis kehutanan yang diikuti oleh masyarakat umum. b. Instruktur dan Guru yang ditugaskan untuk melaksanakan Magang Kerja/Detasering/Penelitian DIKLAT/ Workshop/Lokakarya/Temu Karya/Konferensi/Kegiatan Ilmiah lainnya serta melaksanakan Penilaian Angka Kredit dapat diberikan bantuan sebagaimana pada Lampiran 50. Pembinaan dan Pengembangan Pegawai dan/atau Widyaiswara. LSM dan anggota masyarakat lainnya serta masyarakat perhutanan yang terlibat dengan upaya pembangunan Kehutanan. berfungsi sebagai batas Estimasi. 47 .45/menhut-II/2005 jo Peraturan Menteri Kehutanan No. Pembinaan dan Pengembangan DIKLAT Standar Biaya kegiatan dalam rangka Pembinaan dan Pengembangan DIKLAT sebagaimana pada Lampiran 49. Satuan Biaya Latihan Prajabatan sebagaimana pada Tabel 15. Pendidikan 1) Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kehutanan. S2. 2) Harga Satuan Tertinggi Biaya Penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Pegawai Negeri Sipil sebagaimana pada Tabel 14. dan S3 sebagaimana pada Lampiran 45. PNS yang ditugaskan mengikuti Program Pendidikan D2. dan 48. 50/Menhut-II/2008 dan Peraturan Menteri Kehutanan No.47. satuan biaya pendidikan sebagaimana pada Tabel 51. d.

48 . SATUAN BIAYA KEGIATAN KEHUMASAN. Q. (1) Usulan (2) Volume dan Satuan Ukur (3) Besaran (Rp. Latihan Rutin Menembak 1 Angkatan 104. digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya untuk kegiatan di lapangan. Layanan Operasional Kapal Pos Terapung. letaknya jauh dan sulit untuk dicapai oleh masyarakat pada umumnya. 3. Layanan Operasional 1 Unit/Tahun Kapal Pos Terapung Perawatan Gajah 1 Ekor Satuan Biaya yang diusulkan oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam. liputan dan publikasi media masa.000.000 - 2. P. Liputan dan Publikasi Media Masa sebagaimana pada Lampiran 52. dan Perawatan Gajah sebagai Standar Biaya Keluaran/SBK Indeks Biaya Keluaran. Tabel 24 No. BANTUAN/TUNJANGAN TERPENCIL BAGI PETUGAS DI DAERAH Petugas di daerah terpencil ialah petugas yang ditempatkan didaerah yang sulit untuk mendapatkan rumah untuk di sewa. Bantuan/Tunjangan bagi petugas didaerah terpencil diberikan berdasarkan Keputusan Gubernur setempat dan anggarannya tersedia dalam DIPA atau dokumen lain yang disamakan. biaya tersebut ditambah sebesar 15%. Dalam rangka pelaksanaan penyebaran informasi dan pembinaan hubungan antar Kementerian Kehutanan dengan Lembaga Negara dan Masyarakat. Apabila kegiatan tersebut di atas dilaksanakan oleh pihak ketiga.) (4) Keterangan (5) 1.785. STANDAR BIAYA KELUARAN DIREKTORAT JENDERAL PERLINDUNGAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM KEMENTERIAN KEHUTANAN Satuan Biaya Latihan Rutin Menembak. LIPUTAN DAN PUBLIKASI MEDIA MASA Standar Biaya Kegiatan Kehumasan.O. berfungsi sebagai batas tertinggi.000 1 Angkatan 30 orang 537.000 Ukuran 25 M 28. diperlukan kegiatan kehumasan.740.

surveyor. TTD. dan buruh yang terdaftar diberikan tunjangan premi asuransi kecelakaan diri bilamana tersedia anggaran dalam DIPA. Dr. b. 24 Juli 2012 SEKRETARIS JENDERAL. 19571020 198203 1 002 49 . D. HADI DARYANTO. ASURANSI PETUGAS YANG PEKERJAANNYA MEMPUNYAI RESIKO TINGGI. a.E.A NIP. Jakarta. Ir. PEKERJAAN BERESIKO TINGGI Pekerjaan yang berisiko tinggi antara lain seperti penangkap/pelatih/perawat satwa liar.R. cruiser. PREMI ASURANSI Kriteria dengan besarnya premi asuransi lebih lanjut ditetapkan oleh Pejabat Eselon I yang bersangkutan. juru ukur.

d Rp. 10 miliar h.690. Nilai pagu dana di atas Rp. 100 juta b. 500 miliar n. 1 trilyun 1.000 3. 10 miliar h. Nilai pagu dana di atas Rp. 250 juta c. 1 M e.430.000 1. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. 250 juta c.000 1. 1 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp. 25 miliar s.5 miiar s.000 1.610.d Rp. Nilai pagu dana s.580. 2.d Rp.000 880.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 100 juta s.580.000 930. 50 miliar s. 2.000 1.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 500 juta d. Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.850. 50 miliar s. 500 juta d.000 570.d Rp.000 3.000 2.250. 25 miliar i.000 1.5 miiar s. 100 juta b. 250 miliar m. Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 2.1 PEJABAT KUASA PENGGUNA ANGGARAN a. 100 miliar l. Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 2. Nilai pagu dana di atas Rp. 5 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp. 500 juta s. 100 juta b.d Rp.d Rp.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.000 OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 420.000 770.000 700.d Rp.d Rp. 75 miliar k. Nilai pagu dana di atas Rp. 1 M e.000 4.d Rp.000 4.000 610.d Rp.d Rp. 1 trilyun 1.000 3.000 480.000 2.5 miliar f. 5 miliar g.580. Nilai pagu dana di atas Rp.000 1.000 51 (dalam rupiah) . 250 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp. 25 miliar s. 250 juta s.d Rp.d Rp.250.330.000 4. 5 miliar s.000 3. 2.d Rp. 250 miliar s. 25 miliar i.d Rp.580. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp.d Rp.170. 5 miliar g.050.d Rp.d Rp. 500 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. 2.d Rp.890. Nilai pagu dana s. Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 100 miliar l. 75 miliar s.000 610. 10 miliar s. 100 juta s. 500 juta s.080. 750 miliar o. 500 miliar s.000 3. 750 miliar s. 10 miliar s. 100 juta s.d Rp. 100 miliar s. 1 miliar s. 250 juta c.5 miliar f.Lampiran 1 HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN 1. Nilai pagu dana di atas Rp.000 510. 5 miliar g.5 miiar s.000 830.910. 250 juta s. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.580. 10 miliar h.d Rp.d Rp.000 2.000 5.d Rp. 500 juta s.250. 250 juta s.000 1. 1 triliun p Nilai pagu dana di atas Rp.110. 1 miliar s. 100 miliar s. 50 miliar j Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana s. Nilai pagu dana di atas Rp. 500 miliar n. 5 miliar s. 250 miliar m. 1 triliun p Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp.d Rp.000 970.d Rp.3 PEJABAT PENGUJI TAGIHAN DAN PENANDATANGAN SPM a. 75 miliar k. 750 miliar o. 25 miliar SATUAN (3) BIAYA TA.d Rp.d Rp.000 2. 750 miliar s.5 miliar f. 10 miliar s. 75 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.590. 50 miliar j Nilai pagu dana di atas Rp.2 PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a.d Rp.000 990.000 OB OB OB OB OB OB OB OB 400.000 820.000 720. 1 M e.000 660.080. Nilai pagu dana di atas Rp. 2013 (4) OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 500.010.d Rp.000 1. 500 juta d.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.000 1. Nilai pagu dana di atas Rp.

d Rp.000 670. h. 100 miliar di atas Rp. n. 25 miliar di atas Rp.d Rp.000 1. 1 trilyun OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 340.780. j k. 10 miliar s. e.d Rp. o.120.000 570.d Rp. 100 miliar 100 miliar s.d Rp. 250 juta s. l.350. 1 triliun 1 trilyun SATUAN (3) OB OB OB OB OB OB OB OB BIAYA TA. n. p Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu dana dana dana dana dana dana dana dana di di di di di di di di atas atas atas atas atas atas atas atas URAIAN (2) Rp.d Rp.000 1. 500 juta s. Rp.000 2. m.000 1. g. 100 juta di atas Rp.d Rp. Rp.d Rp. 250 juta di atas Rp. 2. 500 juta di atas Rp.d Rp. 750 miliar di atas Rp.550.000 500. 250 miliar s. 75 miliar s.090. Rp.320.d Rp.d Rp.000 570.d Rp.000 52 .4 BENDAHARA PENGELUARAN a.780.d Rp.d Rp.000 1. 2.840. 500 juta s. 50 miliar 50 miliar s.5 STAF PENGELOLA/BENDAHARA PENGELUARAN PEMBANTU/ PETUGAS PENGELOLA ADMINISTRASI BELANJA PEGAWAI (PPABP) a. b.160. 750 miliar 750 miliar s. e. 1 miliar s.000 1. 50 miliar s.d Rp. p Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana s. i. 2. 100 miliar di atas Rp.230.d Rp.d Rp.d Rp. b.000 1.000 2.d Rp.000 370.5 miliar di atas Rp. l.000 2.860.000 2. 500 miliar s. 10 miliar di atas Rp.d Rp. 5 miliar di atas Rp.090.d Rp.d Rp.620.d Rp.000 4. f. 1 triliun di atas Rp.580.d Rp. 2. 100 juta s.000 500. 500 miliar di atas Rp.000 980. 25 miliar di atas Rp.d Rp. c.470. 250 miliar s.150. 75 miliar 75 miliar s.000 310.000 1. Rp.000 770. 750 miliar s. i.440. d. m.040. 75 miliar di atas Rp.000 3.000 1. o. 25 miliar s.840.d Rp. Rp. Rp. 250 juta s. 1 triliun di atas Rp.d Rp. m. 100 miliar s.000 2. 100 miliar s. c. 25 miliar s. 1 M di atas Rp.d Rp. 1 trilyun OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 260.000 1. p Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana s. 50 miliar s.810. 500 miliar 500 miliar s. 250 miliar 250 miliar s. 500 miliar s.d Rp. 75 miliar di atas Rp.000 3. Rp.000 810. 100 juta di atas Rp.830.d Rp. 50 miliar di atas Rp. 100 juta s.5 miiar s.d Rp. o.d Rp. j k.000 3. 10 miliar di atas Rp.000 2.5 miliar di atas Rp.d Rp. 5 miliar s. 5 miliar s. 250 miliar di atas Rp. 750 miliar di atas Rp.000 2.520. h. 75 miliar s.000 2. 1 miliar s. 250 miliar di atas Rp.d Rp. 1 M di atas Rp.330. j k. 500 miliar di atas Rp.000 3.d Rp.No (1) i. 250 juta di atas Rp.5 miiar s. 500 juta di atas Rp.420. f.000 640. n.000 1. 5 miliar di atas Rp. 50 miliar di atas Rp.000 860. 25 miliar s. d.000 420.d Rp.000 1.000 2.d Rp. 750 miliar s. g.000 430. 10 miliar s. l. 2013 (4) 1.

250 juta c.450.000 850. 100 miliar l.d Rp. 5 miliar s.000 1. Nilai pagu pengadaan s. 5 miliar s.000 1. 500 miliar n. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 1 miliar e.600. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 10 miliar s. 250 miliar m.d Rp.d Rp.000 2. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 25 miliar i. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 2. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp. 25 miliar OB Per Paket OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP 510.000 480.120.000 4. 250 miliar s.000 1.d Rp. 250 juta s.000 720.d Rp.000 600.000 Per Paket OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP 460. 75 miliar k.040.230. 2013 (4) 1 HONORARIUM PEJABAT/PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA/ UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP) 1. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 1 miliar s. 100 juta s.000 5.d Rp.000 920. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.d Rp.5 miliar h. 500 juta d.d Rp.000 450.d Rp.4 PANITIA PENGADAAN JASA (NON KONSTRUKSI) a.580.000 610.270. 50 juta s.1 PEJABAT PENGADAAN BARANG/JASA 1.d Rp.000 760.2 PANITIA PENGADAN BARANG DAN JASA (KONSTRUKSI) a.520.5 miliar s. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi s. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp.d Rp. 500 miliar s.d Rp. 250 juta c.5 miliar f. 10 miliar s. Nilai pagu pengadaan s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.d Rp.d Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 500 juta s. Nilai pagu pengadaan jasa lainnya s.000 3.d Rp.790. 500 juta d.000 3.000 510.000 2. 25 miliar i.5 miliar f. 100 juta s.000 1.d Rp. 1 trilyun 1. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 50 miliar j Nilai pagu pengadaan di atas Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.3 PANITIA PENGADAAN BARANG (NON KONSTRUKSI) a. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.d Rp.000 910. 75 miliar s.450. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp.d Rp.020. 500 miliar s.d Rp. 100 juta c. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.090. 10 miliar s. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp. 1 triliun p Nilai pagu pengadaan di atas Rp. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp. 250 juta s.000 2.000 3.000 4. 100 miliar s.140.50 juta b.d Rp. 2.000 1. 10 miliar h. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.d Rp.d Rp. 1 trilyun 1.d Rp.d Rp. 10 miliar h.010. 250 juta e.940.370. 2. 1 M g. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp.000 1.000 680. 50 miliar s.000 2. 50 miliar j Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 100 juta b. 250 juta s.000 2. 500 juta f.000 5.d Rp. 500 miliar n.d Rp. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/ jasa lainnya di atas Rp.000 4. 250 miliar s. 5 miliar i.780.130. 25 miliar s.HONORARIUM PEJABAT/PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA/ UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP) SEBAGAI BATAS TERTINGGI No (1) URAIAN (2) SATUAN (3) Lampiran 2 (dalam rupiah) BIAYA TA.d Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.d Rp.d Rp.520.820. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 750 miliar s.640.000 1. 2. 100 juta d.000 3. 10 miliar j.5 miiar s.d Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.000 Per Paket OP Per Paket OP OP OP OP OP OP OP 450. 100 juta s.000 1. 750 miliar o.000 2.490.270.d Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.d Rp.000 4.560. 75 miliar k. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.000 4.d Rp. 750 miliar o. 2.d Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 250 miliar m. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 25 miliar s.210.910. 75 miliar s. 500 juta s.030.000 1.d Rp. 50 miliar s.5 miiar s.000 1. 1 triliun p Nilai pagu pengadaan di atas Rp. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 5 miliar g. 1 miliar s. 100 miliar l. 750 miliar s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 500 juta s.000 53 . 100 miliar s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp.000 450. 5 miliar s.000 1.d Rp. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi di atas Rp.d Rp. 2.d Rp. 5 miliar g. 1 miliar s.d Rp. 1 M e.d Rp.510. Nilai pagu pengadaan di atas Rp. 100 juta b.

(dalam rupiah) No (1) k. l. m. n. o. p. q. r. Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan jasa jasa jasa jasa jasa jasa jasa jasa konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ konsultansi/ URAIAN (2) jasa jasa jasa jasa jasa jasa jasa jasa lainnya lainnya lainnya lainnya lainnya lainnya lainnya lainnya di di di di di di di di atas atas atas atas atas atas atas atas Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. 25 miliar s.d Rp. 50 miliar 50 miliar s.d Rp. 75 miliar 75 miliar s.d Rp. 100 miliar 100 miliar s.d Rp. 250 miliar 250 miliar s.d Rp. 500 miliar 500 miliar s.d Rp. 750 miliar 750 miliar s.d Rp. 1 trilyun 1 trilyun SATUAN (3) OP OP OP OP OP OP OP OP BIAYA TA. 2013 (4) 1,750,000 1,990,000 2,230,000 2,560,000 2,880,000 3,200,000 3,520,000 3,960,000

54

Lampiran 3 HONORARIUM PEJABAT/PANITIA PENERIMA HASIL PEKERJAAN
SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) HONORARIUM PEJABAT/PANITIA PENERIMA HASIL PEKERJAAN 1.1 1.2 PEJABAT PENERIMA HASIL PEKERJAAN/PENGADAAN BARANG/JASA PANITIA PENERIMA HASIL PEKERJAAN/PENGADAAN BARANG/JASA a. b. c. d. e. f. g. h. i. j k. l. m. n. o. p Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan s.d Rp. 100 juta di atas Rp. 100 juta s.d Rp. 250 juta di atas Rp. 250 juta s.d Rp. 500 juta di atas Rp. 500 juta s.d Rp. 1 M di atas Rp. 1 miliar s.d Rp. 2,5 miliar di atas Rp. 2,5 miiar s.d Rp. 5 miliar di atas Rp. 5 miliar s.d Rp. 10 miliar di atas Rp. 10 miliar s.d Rp. 25 miliar di atas Rp. 25 miliar s.d Rp. 50 miliar di atas Rp. 50 miliar s.d Rp. 75 miliar di atas Rp. 75 miliar s.d Rp. 100 miliar di atas Rp. 100 miliar s.d Rp. 250 miliar di atas Rp. 250 miliar s.d Rp. 500 miliar di atas Rp. 500 miliar s.d Rp. 750 miliar di atas Rp. 750 miliar s.d Rp. 1 triliun di atas Rp. 1 trilyun OB OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP 330,000 330,000 420,000 520,000 620,000 770,000 910,000 1,060,000 1,260,000 1,450,000 1,650,000 1,840,000 2,100,000 2,370,000 2,630,000 2,890,000 3,250,000 SATUAN (3) BIAYA TA. 2013 (4)

55

Lampiran 4 HONORARIUM PENGELOLA PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)
SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) 1 HONORARIUM PENGELOLA PNBP 1.1 ATASAN LANGSUNG BENDAHARA a. Nilai pagu dana s.d Rp. 100 juta b. Nilai pagu dana di atas Rp. 100 juta s.d Rp. 250 juta c. Nilai pagu dana di atas Rp. 250 juta s.d Rp. 500 juta d. Nilai pagu dana di atas Rp. 500 juta s.d Rp. 1 M e. Nilai pagu dana di atas Rp. 1 miliar s.d Rp. 2,5 miliar f. Nilai pagu dana di atas Rp. 2,5 miiar s.d Rp. 5 miliar g. Nilai pagu dana di atas Rp. 5 miliar s.d Rp. 10 miliar h. Nilai pagu dana di atas Rp. 10 miliar s.d Rp. 25 miliar i. Nilai pagu dana di atas Rp. 25 miliar s.d Rp. 50 miliar j Nilai pagu dana di atas Rp. 50 miliar s.d Rp. 75 miliar k. Nilai pagu dana di atas Rp. 75 miliar s.d Rp. 100 miliar l. Nilai pagu dana di atas Rp. 100 miliar s.d Rp. 250 miliar m. Nilai pagu dana di atas Rp. 250 miliar s.d Rp. 500 miliar n. Nilai pagu dana di atas Rp. 500 miliar s.d Rp. 750 miliar o. Nilai pagu dana di atas Rp. 750 miliar s.d Rp. 1 triliun p Nilai pagu dana di atas Rp. 1 trilyun 1.2 BENDAHARA a. Nilai pagu b. Nilai pagu c. Nilai pagu d. Nilai pagu e. Nilai pagu f. Nilai pagu g. Nilai pagu h. Nilai pagu i. Nilai pagu j Nilai pagu k. Nilai pagu l. Nilai pagu m. Nilai pagu n. Nilai pagu o. Nilai pagu p Nilai pagu 1.3 ANGGOTA a. Nilai pagu b. Nilai pagu c. Nilai pagu d. Nilai pagu e. Nilai pagu f. Nilai pagu g. Nilai pagu h. Nilai pagu URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYA TA. 2013 (4)

OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB

420,000 510,000 610,000 700,000 890,000 1,070,000 1,260,000 1,540,000 1,820,000 2,100,000 2,380,000 2,760,000 3,130,000 3,500,000 3,880,000 4,620,000

dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana dana

s.d Rp. 100 juta di atas Rp. 100 juta s.d Rp. 250 juta di atas Rp. 250 juta s.d Rp. 500 juta di atas Rp. 500 juta s.d Rp. 1 M di atas Rp. 1 miliar s.d Rp. 2,5 miliar di atas Rp. 2,5 miiar s.d Rp. 5 miliar di atas Rp. 5 miliar s.d Rp. 10 miliar di atas Rp. 10 miliar s.d Rp. 25 miliar di atas Rp. 25 miliar s.d Rp. 50 miliar di atas Rp. 50 miliar s.d Rp. 75 miliar di atas Rp. 75 miliar s.d Rp. 100 miliar di atas Rp. 100 miliar s.d Rp. 250 miliar di atas Rp. 250 miliar s.d Rp. 500 miliar di atas Rp. 500 miliar s.d Rp. 750 miliar di atas Rp. 750 miliar s.d Rp. 1 triliun di atas Rp. 1 trilyun

OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB

340,000 420,000 500,000 570,000 730,000 880,000 1,030,000 1,260,000 1,490,000 1,720,000 1,950,000 2,260,000 2,560,000 2,870,000 3,170,000 3,790,000

dana dana dana dana dana dana dana dana

s.d Rp. 100 juta di atas Rp. 100 juta di atas Rp. 250 juta di atas Rp. 500 juta di atas Rp. 1 miliar di atas Rp. 2,5 miiar di atas Rp. 5 miliar di atas Rp. 10 miliar

s.d Rp. 250 juta s.d Rp. 500 juta s.d Rp. 1 M s.d Rp. 2,5 miliar s.d Rp. 5 miliar s.d Rp. 10 miliar s.d Rp. 25 miliar

OB OB OB OB OB OB OB OB

260,000 310,000 370,000 430,000 540,000 660,000 770,000 940,000

56
(dalam rupiah)

Rp.000 1.000 1. 250 miliar 250 miliar s.140. p Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu dana dana dana dana dana dana dana dana di di di di di di di di atas atas atas atas atas atas atas atas Rp. 100 miliar 100 miliar s. 1 triliun 1 trilyun SATUAN (3) OB OB OB OB OB OB OB OB BIAYA TA.d Rp.No (1) i.d Rp. 500 miliar 500 miliar s. 50 miliar 50 miliar s. 2013 (4) 1. 750 miliar 750 miliar s.000 2.820.d Rp. m.d Rp.000 2. j k.000 57 .280.000 1. URAIAN (2) 25 miliar s.450. Rp. Rp. o.370. Rp. l. Rp.110. Rp.d Rp.000 2.680. 75 miliar 75 miliar s.910.d Rp.000 1.d Rp. n. Rp.

2 OB OB OB OB 450.000 150.000 600. Anggota/Petugas Unit Akuntansi Tingkat Satuan Kerja (UAKPA/Barang) Yang ditetapkan atas dasar SK.1 Unit Akuntansi Tingkat Kementerian Negara/Lembaga (UAPA/ Barang) yang ditetapkan atas Dasar Keputusan Menteri a. Penanggung Jawab c. Ketua/Wakil Ketua d. 2013 (4) 1 HONORARIUM PENGELOLA SISTEM AKUNTANSI INSTANSI 1.4 OB OB OB OB 300.000 200. Koordinator c. Eselon II atau Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran/ Barang Wilayah atau Koordinator Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah a.000 1. Eselon I a.000 400.000 1. Koordinator c.000 350. Ketua/Wakil Ketua d.000 1.000 58 .000 250. Koordinator c.000 150. Penanggung Jawab b. Pengarah b.3 OB OB OB OB 300.Lampiran 5 HONORARIUM PENGELOLA SISTEM AKUNTANSI INSTANSI (SAI) SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYA TA.000 350.000 400. Ketua/Wakil Ketua e. Penanggung Jawab b.000 300.000 250. Anggota/Petugas OB OB OB OB OB 700. Ketua/Wakil Ketua d. Penanggung Jawab b.000 200. Koordinator d. Eselon I a. Anggota/Petugas Unit Akuntansi Tingkat Wilayah (UAPPA/Barang-W) yang ditetapkan atas Dasar SK. Anggota /Petugas Unit Akuntansi Tingkat Eselon I (UAPPA /Barang-E1) yang ditetapkan atas Dasar SK.000 500.

Nilai pagu dana s. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp. 100 milliar s. 50 milliar s. 100 milliar d. Nilai pagu dana di atas Rp.000 470.000 270.d Rp.d Rp. 100 milliar d. 200 milliar e.d Rp. 200 milliar e.d Rp. Nilai pagu dana s. Nilai pagu dana di atas Rp.000 690. 50 milliar s.2 PEMEGANG KAS/ BENDAHARA a. Nilai pagu dana di atas Rp. 200 milliar 1. 25 milliar b.000 410. 2013 (4) OB OB OB OB OB 350.000 580.000 570.000 330.000 810. 50 milliar s. 200 milliar 1.d Rp. 25 milliar s.000 59 .000 410. Nilai pagu dana di atas Rp. 25 milliar s. 25 milliar b.d Rp. Nilai pagu dana di atas Rp.000 460. Nilai pagu dana di atas Rp.000 490.1 ATASAN LANGSUNG PEMEGANG KAS/ KPA a. Nilai pagu dana di atas Rp. 200 milliar SATUAN (3) BIAYA TA. 100 milliar d.d Rp. Nilai pagu dana s.000 OB OB OB OB OB 250. 200 milliar e.Lampiran 6 HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN PADA SATKER YANG MENGELOLA BELANJA PEGAWAI SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) HONORARIUM PENANGGUNG JAWAB PENGELOLA KEUANGAN PADA SATKER YANG MENGELOLA BELANJA PEGAWAI 1. 100 milliar s.3 JURU BAYAR/ STAF a.d Rp. 25 milliar b. Nilai pagu dana di atas Rp.d Rp. 100 milliar s. 50 milliar c.000 340. 50 milliar c. Nilai pagu dana di atas Rp. 25 milliar s.d Rp. 50 milliar c. Nilai pagu dana di atas Rp.000 OB OB OB OB OB 200.d Rp.

Anggota Yang Ditetapkan Oleh KPA a.000 850.000 750. Pengarah b.000 220. Anggota Yang Ditetapkan Oleh Menteri/Pejabat Setingkat Menteri a. Sekretaris f. Koordinator/Ketua d. Koordinator/Ketua d. 2013 (4) OB OB OB OB OB OB 2.3 Pengarah Penanggung Jawab Koordinator/Ketua Wakil Ketua Sekretaris Anggota OB OB OB OB OB OB 1.000 1.500.2 Anggota OB OB 250.000 650.000 60 .000 1. Penanggung Jawab c.000 600.000 300.000.1 Yang Ditetapkan Oleh Presiden a.000 2 HONORARIUM SEKRETARIAT TIM PELAKSANA KEGIATAN 2.000 300. Koordinator/Ketua d. Wakil Ketua e.000 450.250. Penanggung Jawab c. b.2 Yang Ditetapkan Oleh Pejabat Eselon I a.Lampiran 7 HONORARIUM TIM PELAKSANA KEGIATAN DAN SEKRETARIAT TIM PELAKSANA SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) HONORARIUM TIM PELAKSANA KEGIATAN 1.000 350. Pengarah b.000 1.000 400.000.000 500.250.000 500. 1.000 750.500.000 1. Penanggung Jawab c.000 1. Wakil Ketua e. c.4 OB OB OB OB OB OB 500.1 Ketua/Wakil Ketua 2. Sekretaris f.500. d.750. e.000 2.000 1.000 1.500.000 SATUAN (3) BIAYA TA. Pengarah b. f.000 700. e. Wakil Ketua Sekretaris Anggota OB OB OB OB OB OB 750.000 2. f.

000 34.000 33.000 36. 2013 (4) Orang/Kali Orang/Kali 95.000 45.000 32.2 RAPAT BIASA a. Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sulawesi Tengah Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara SATUAN (3) BIAYA TA.000 37.1 RAPAT KOORDINASI TINGKAT MENTERI/ ESELON I/SETARA a.000 33.000 39.Lampiran 8 SATUAN BIAYA KONSUMSI RAPAT SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) SATUAN BIAYA KONSUMSI RAPAT 1.000 31.000 42.000 Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali 36.000 36.000 38.000 36.000 31.000 36.000 33.000 37. Kudapan (Snack ) 1.000 39.000 37.000 30.000 33.000 36. Makan Nangroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Barat Sumatera Selatan Lampung Bengkulu Bangka Belitung Banten Jawa Barat DKI Jakarta Jawa Tengah DI.000 34.000 35.000 37.000 36.000 33.000 36.000 35.000 33.000 61 . Makan b.000 35.

000 10.000 11.000 Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali 12.000 14.000 11.000 13.000 20. 2013 (4) 50. Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sulawesi Tengah Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat URAIAN (2) SATUAN (3) Orang/Kali Orang/Kali BIAYA TA.000 13.000 14.000 14.000 13.000 14.000 11.000 15. Kudapan (Snack ) Aceh Sumatera Utara Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Barat Sumatera Selatan Lampung Bengkulu Bangka Belitung Banten Jawa Barat DKI Jakarta Jawa Tengah DI.000 14.000 11.000 45.000 14.000 11.000 11.000 14.(dalam rupiah) No (1) Papua Papua Barat b.000 12.000 10.000 13.000 62 .000 15.000 17.000 13.000 10.000 11.000 16.000 25.000 15.000 12.000 11.

000 115.000 130.000 110.000 130.000 130.000 120.000 135.000 120.000 150.000 125.000 95.000 85.000 85.000 110.000 150.000 110.000 130.000 100.000 200.000 95.000 95.000 110.000 95.000 150.000 130. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 85.000 140.000 100.I.000 105.000 100.000 115.000 110.000 115.000 180.000 100.000 130.000 150.000 125.000 100.Lampiran 9 SATUAN BIAYA UANG HARIAN PAKET FULLBOARD DI LUAR KOTA DAN UANG SAKU PAKET FULLBOARD SERTA FULLDAY/HALFDAY DI DALAM KOTA SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) NO.000 95.000 85.000 85.000 130.000 130.000 150.000 140.000 95.000 130.000 110.000 110.000 130.000 120.000 110.000 95. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) SATUAN (3) OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH UANG SAKU UANG HARIAN FULLDAY/ FULLBOARD DI FULLBOARD HALFDAY DI LUAR KOTA DI DALAM KOTA DALAM KOTA (4) (5) (6) 120.000 85.000 95.000 120.000 85.000 120.000 130.000 100.000 125.000 63 .000 130.000 170.000 110.000 100.000 95.000 95.000 105.000 120.000 130.000 160.000 160.000 110.000 100.000 105.000 140.000 110.000 125.000 110.000 85.000 135.000 130.000 115.000 105.000 110.000 140.000 100.000 95.000 100.000 130.000 95.000 120.000 110.000 100.000 115.000 95.000 95.

000 458.000 420.000 1.000 930.000 910.000 910.000 305.000 400.000 930.000 910.000 521.000 350.000 240.Lampiran 10 SATUAN BIAYA PAKET KEGIATAN RAPAT/PERTEMUAN DI LUAR KANTOR SEBAGAI BATAS ESTIMASI 1.000 240. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 PROVINSI (2) ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 400.000 240.000 FULLDAY (4) 435.000 310.000 372.000 415.000 250.000 545.000 240.000 1.000 1.000 432.000 370.000 930.000 450.040.000 NO.000 260.000 930.000 380.000 260.000 910.000 300.000 1.000 540.000 300.000 2.000 260.000 1.000 930.240.000 930.000 250.000 400.000 482.160.000 910.000 330.032.000 275.000 350.870.116.100.000 310.000 FULLBOARD (5) 1.000 270.000 450.020.000 825.120.000 350.025.000 450. MENTERI & SETINGKAT MENTERI (dalam rupiah) MENTERI & SETINGKAT MENTERI HALFDAY (3) 260.000 930.000 310.000 425.000 310.000 240.000 1.000 760.000 400.020.000 1.000 350.000 1.000 350.000 220.000 910.000 800.000 220.000 400.000 310.000 310.350.000 290.000 350.I.000 960.000 260.000 350.300.000 370.000 260.000 450.000 200. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT 64 .000 450.000 1.000 240.000 930.000 240.000 450.000 1.000 400.000 800.000 1.000 800.000 260.000 500.

000 FULLBOARD (5) 1.000 210.000 730.000 188.2.000 800.000 280.000 200.000 340.000 344.000 324.000 490.000 190.000 420.000 760.000 280.000 190.000 300.000 690.000 340.000 744.000 1.000 678.000 770.000 810.640.000 390.000 181.000 600.000 241.000 280.000 750.000 210.000 456.000 287.000 640.000 280.008.000 262.000 190.000 270.000 235.000 725.000 190.000 280.000 210.000.000 335.000 230.000 200.000 250.000 190.000 675.000 720.000 340.000 280.000 170.000 274.000 1. PEJABAT ESELON I & II (dalam rupiah) NO.000 815.000 830.000 690.000 320.000 337.000 405.000 700.000 740.000 335.000 FULLDAY (4) 400.000 245.000 230.000 790.000 65 .000 320.000 190.000 336.000 400.000 401.000 785.000 355.000 740.000 820.000 190.000 340. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PEJABAT ESELON I & II HALFDAY (3) 207.000 740.000 978.000 185.000 740.000 280.000 230. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH PROVINSI (2) SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 270.000 180.I.000 740.000 350.000 250.000 350.000 165.000 840.000 820.000 290.000 379.000 645.000 408.

000 630.000 180.000 705.000 540.000 595.000 480.000 505.000 130.000 465.000 205.000 230.000 825.000 665.000 256.000 157.000 310.000 336.000 157.000 208.000 305.000 165.000 162.000 563.000 395.000 150.I.000 185.000 540.000 160.000 498.000 140.000 277.000 480.000 210. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PEJABAT ESELON III KE BAWAH HALFDAY (3) 180.3.000 755.000 570.000 175.000 295.000 564.000 240.000 183.000 140.000 235.000 228.000 445.000 132.000 645.000 630.000 280.000 260.000 433.000 176.000 144.000 297.000 605.000 280.000 230.000 251.000 1.000 220.000 160.000 305.000 FULLBOARD (5) 650.000 330. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH PROVINSI (2) SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 576.000.000 210.000 540.000 240.000 200.000 535.000 550.000 335.000 655.000 180.000 145.000 640.000 494.000 168.000 230.000 240.000 130.000 530.000 329.000 534.000 192.000 347.000 162.000 275.000 FULLDAY (4) 300.000 135.000 205.000 175. PEJABAT ESELON III KE BAWAH (dalam rupiah) NO.000 200.000 185.000 170.000 132.000 479.000 66 .000 228.000 288.

2013 (4) 1 HONORARIUM SIDANG/KONFERENSI INTERNASIONAL – KTM.000 200.000 550.12 Staf Pendukung 3 SATUAN BIAYA NARA SUMBER KEGIATAN DI LUAR NEGERI 3.9 Sekretaris 1.000 500.000 600.7 Koordinator 1.000 Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari $330 $275 $220 67 .8 Ketua Bidang 1.000 400.8 Ketua Bidang 2.000 400.4 Ketua Delegasi 2.6 Anggota Delegasi RI 2.5 Tim Asistensi 1.000 300.000 400.000 250.5 Tim Asistensi 2.11 Liasion Officer (LO) 1.1 Pengarah 2.KTM.1 Nara Sumber Kelas A 3.3 Ketua / Wakil Ketua 1.000 450. SOM (BILATERAL/REGIONAL/MULTILATERAL) 1.4 Ketua Delegasi 1.3 Nara Sumber Kelas C Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari 650.000 450.000 550.000 300.11 Liasion Officer (LO) 2.000 350.000 450.10 Anggota Panitia 1.2 Penanggung Jawab 2.10 Anggota Panitia 2.6 Anggota Delegasi RI 1.2 Penanggung Jawab 1.3 Ketua/ Wakil Ketua 2.12 Staf Pendukung 2 HONORARIUM WORKSHOP/SEMINAR/SOSIALISASI/ SARASEHAN BERSKALA INTERNASIONAL 2.000 550.9 Sekretaris 2.000 500.2 Nara Sumber Kelas B 3. SOM (BILATERAL/REGIONAL/MULTILATERAL) DAN HONORARIUM WORKSHOP/SEMINAR/SOSIALISASI/SARASEHAN BERSKALA INTERNASIONAL DAN SATUAN BIAYA NARA SUMBER KEGIATAN DI LUAR NEGERI SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) No (1) URAIAN (2) SATUAN (3) BIAYA TA.000 500.1 Pengarah 1.000 400.000 300.000 350.7 Koordinator 2.000 Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari 550.000 250.Lampiran 11 HONORARIUM SIDANG/KONFERENSI INTERNASIONAL .

000 370.000 380.000 360.000 380.000 360.000 360. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D. 2013 (4) 360.000 480.000 360.000 430.000 360.I.000 370.000 360.000 480.000 370.000 430.000 370.000 370.000 410.000 420.000 530.000 370.000 370.000 68 .000 360. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) SATUAN (3) OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH BIAYA TA.000 370.000 370.000 430.000 580.000 370.000 370.000 440.Lampiran 12 SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) NO.000 370.000 420.

000 4.000 670.000 400.850.220.000 1.000 390.000 4. 250.000 550.000 1.500.000 3.500.dan Rp.000 375.082.130.250.000 390.030.-.000 420.000 370.000 356.250.000 370.000 408.000 524.000 1.000 8.000 2.000 380.000 3.000 1.000 Keterangan : 1.000 495.470. Hotel Bintang Tiga : Pejabat Eselon III/ Golongan IV.000 1.420.000 1.000 1.000.000 750.000 4.000 570.000 650.400.300.420.000 790.000 451. Menteri serta setingkat Menteri).000 589.000 800.000 1.000 4.000 661.450.000 450.000 1.000.000 379.000 750. 130.000 528.000 3. PROPINSI SATUAN PEJABAT NEGARA PEJABAT ESELON I/II PEJABAT ESELON III/ GOLONGAN IV (6) 1.000 380.030.000 280. Untuk Pejabat Negara diberikan fasilitas Hotel Bintang Lima kelas Suite.000 3.400.000 1.000 1.000.000 1.000 450.000 PEJABAT ESELON IV/ GOLONGAN III (7) 410.000.000 1.000 1. Hotel Bintang Dua : Pejabat Eselon IV/ Golongan III.000 450.000 410.000 350.620. 69 . 4.000 460. Hotel Bintang Empat : Pejabat Negara Lainnya yang setara.850.    Pejabat Negara (Ketua/ Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Tinggi Negara.070.000 3.000 770.-.000 420.000 240.000 640.000 470.000 1. Pejabat Eselon I dan Pejabat Eselon II diberikan uang reprensentatif per-hari masing-masing sebesar Rp.000 853.000 600.000 4.030.000 3.000 374.308.050.000 500.000 1.000 371.260.000 610.000 3.000.000 720.000 650.000. Pejabat Eselon I dan Pejabat Eselon II.000 360.152.000 4.000 1.000 1.810.000 280.000 716.030.000 359.000 1.320.000 400.820.000 412.000 4.000 310.350.000 930.200.000 GOLONGAN I/II (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 (2) ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 1. 6.I.030.000 440.000 1.000 300.000 2.000 4.000 3.000 450.000 1.000 1.000 380.000 910. 5.430. 3.    Pejabat Negara (Ketua/ Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Tinggi Negara.415. Rp.000 770. b.000 510.000.000 (5) 1.000 904.110. c.000.000 540.000 3.240.000 1.    Perjalanan dinas yang bersifat rombongan dapat menggunakan hotel yang sama dengan klasifikasi kamar berbeda.000 4.512.000 1.000 429. diberikan fasilitas angkutan dalam kota/sewa kendaraan (termasuk sopir/BBM) yang diberikan secara at cost yang besarannya maksimum sebagaimana pada Lampiran 25.000 1.000 400.000 1.    Uang Harian dari uang makan.000 830.000 750.010.000.000 460.000 460.    Peruntukan Hotel Berbintang : a.260.000 910.248.030.000 3.030.000 500.000 2.000 900. uang saku dan transport lokal 2.040.056.000 680.000 4.000 290.000 740.000 318.000 1.000 4.000 920. Hotel Bintang Satu : PNS Golongan I dan Golongan II.000 768.510.080.000 1.000 650.000 280. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT (3) OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH (4) 4.000 280.410.000 1.000 290.000 470.000.960.400.260.720.000 4.000.000 1.000 1.000 360. Hotel Bintang Lima : Pejabat Negara (Ketua/Wakil Ketua dan Anggota Lembaga Tinggi Negara serta Menteri).000 580.452.000.458. d. 190.000 400.075. e.000 336.000 550.960.152.000 3.000 720.000 1.000 430. Apabila dalam Propinsi tersebut tidak terdapat Hotel Bintang Lima maka Kepada Pejabat Negara tersebut dapat diberikan tarif kamar hotel tertinggi yang ada di Propinsi tersebut.000 1.000 450. Menteri serta Setingkat Menteri).Lampiran 13 SATUAN BIAYA PENGINAPAN PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam rupiah) TARIF HOTEL No.000 330.000 658.000 380.000 591.000 (8) 340.000 400.000 1.250.000 2.000 600.

000 110.000 90.000 125.000 125.000 115. 2013 (4) 90.000 72.000 100.000 91.000 90.000 171.000 125.000 60.000 60.000 90.000 170.000 48.000 315.000 290.000 82.000 115.000 60. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) SATUAN (3) OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK OK BIAYA TA.000 125.000 285.000 50.000 70.Lampiran 14 SATUAN BIAYA TAKSI PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI ( ONE WAY ) SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH DIY.000 80.000 70.000 110.000 120.000 110.000 70 .000 70.000 48.

Lampiran 15 SATUAN BIAYA TIKET PESAWAT PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI PERGI - PULANG (PP)
SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA KOTA ASAL (2) TUJUAN (3) AMBON BALIKPAPAN BANDA ACEH BANDAR LAMPUNG BANJARMASIN BATAM BENGKULU BIAK DENPASAR GORONTALO JAMBI JAYAPURA JOGJAKARTA KENDARI KUPANG MAKASSAR MALANG MAMUJU MANADO MANOKWARI MATARAM MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PALU PANGKAL PINANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TERNATE TIMIKA SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 13,285,000 7,412,000 7,519,000 2,407,000 5,252,000 4,867,000 4,364,000 14,065,000 5,305,000 7,231,000 4,065,000 14,568,000 4,107,000 7,658,000 9,413,000 7,444,000 4,599,000 7,295,000 10,824,000 16,226,000 5,316,000 7,252,000 5,530,000 4,984,000 3,861,000 9,348,000 3,412,000 5,583,000 4,353,000 3,861,000 3,861,000 5,466,000 10,001,000 13,830,000 EKONOMI (5) 7,081,000 3,797,000 4,492,000 1,583,000 2,995,000 2,888,000 2,621,000 7,519,000 3,262,000 4,824,000 2,460,000 8,193,000 2,268,000 4,182,000 5,081,000 3,829,000 2,695,000 4,867,000 5,102,000 10,824,000 3,230,000 3,808,000 2,952,000 2,984,000 2,268,000 5,113,000 2,139,000 3,016,000 2,781,000 2,182,000 2,342,000 2,674,000 6,664,000 7,487,000

71

(dalam rupiah) NO (1) 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDA ACEH BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG BANDAR LAMPUNG KOTA ASAL (2) TUJUAN (3) DENPASAR JAYAPURA KENDARI MAKASSAR MANOKWARI PALU SORONG SURABAYA TERNATE BANDA ACEH BATAM DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BALIKPAPAN BANDA ACEH BANJARMASIN BATAM BIAK SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 8,054,000 7,434,000 4,824,000 6,022,000 5,177,000 6,140,000 3,637,000 8,803,000 4,022,000 12,739,000 10,354,000 10,739,000 19,071,000 9,669,000 12,664,000 15,702,000 12,493,000 10,942,000 9,445,000 10,996,000 9,445,000 9,445,000 10,889,000 18,408,000 10,835,000 19,167,000 9,765,000 12,760,000 15,798,000 9,990,000 9,530,000 9,530,000 10,985,000 18,504,000 8,129,000 8,225,000 6,193,000 5,840,000 14,119,000 EKONOMI (5) 4,471,000 4,161,000 2,856,000 3,455,000 3,027,000 3,508,000 2,257,000 4,845,000 2,449,000 6,749,000 5,305,000 5,648,000 10,086,000 4,749,000 6,150,000 7,295,000 6,140,000 5,369,000 4,749,000 5,423,000 4,674,000 4,813,000 5,113,000 9,445,000 6,279,000 10,717,000 5,380,000 6,781,000 7,926,000 5,840,000 5,305,000 5,444,000 5,744,000 10,076,000 4,129,000 4,760,000 3,412,000 3,316,000 7,487,000

72

(dalam rupiah) NO (1) 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR BANDAR KOTA ASAL (2) LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG TUJUAN (3) DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA KENDARI MAKASSAR MALANG MANADO MATARAM MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BATAM DENPASAR JAKARTA JAMBI JOGJAKARTA PADANG PALEMBANG PANGKALPINANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TANJUNG PANDAN BANDA ACEH BATAM BIAK DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MEDAN PADANG SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 6,236,000 14,568,000 5,155,000 8,354,000 8,161,000 5,594,000 11,199,000 6,246,000 7,979,000 6,439,000 5,947,000 4,931,000 6,482,000 5,380,000 4,931,000 4,931,000 6,386,000 13,905,000 6,289,000 5,626,000 2,064,000 5,006,000 3,369,000 6,129,000 4,385,000 4,599,000 6,525,000 3,027,000 3,647,000 4,824,000 4,439,000 10,792,000 8,407,000 16,686,000 8,792,000 17,135,000 7,723,000 10,546,000 9,006,000 EKONOMI (5) 3,647,000 8,097,000 2,760,000 4,482,000 4,161,000 3,134,000 5,305,000 3,626,000 4,150,000 3,380,000 3,401,000 2,760,000 3,433,000 3,220,000 2,685,000 2,824,000 3,123,000 7,455,000 3,583,000 3,252,000 1,476,000 2,941,000 2,129,000 3,508,000 2,631,000 2,738,000 3,701,000 1,957,000 2,268,000 2,856,000 2,663,000 6,022,000 4,578,000 8,749,000 4,920,000 9,359,000 4,022,000 5,412,000 4,642,000

BANDAR LAMPUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANDUNG BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN

73

353.498.337.000 4.000 16.000 3.000 10.568.370.000 5.000 13.300.000 5.000 16.498.000 4.861.000 3.952.472.546.000 4.734.893.000 4.631.000 2.000 12.000 7.707.472.000 6.824.600.873.119.000 16.615.182.000 3.000 8.000 8.000 3.000 16.396.000 8.333.000 2.808.000 8.781.000 18.000 15.108.000 8.718.680.321.000 8.000 6.049.729.000 11.000 8.000 10.936.000 7.622.145.000 8.000 18.000 2.000 7.728.000 4.000 9.193.000 8.000 16.477.000 8.000 16.000.145.424.000 7.439.936.782.000 1.000 7.000 3.000 8.097.664.022.717.000 EKONOMI (5) 4.108.145.263.498.000 15.000 3.000 7.375.000 4.000 2.000 11.845.782.000 7.000 16.000 9.936.482.000 8.000 9.696.000 5.000 4.000 7.621.000 10.091.942.000 4.498.599.450.000 74 .413.444.108.932.000 4.000 8.000 4.653.000 9.000 15.316.(dalam rupiah) NO (1) 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 KOTA ASAL (2) BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BANJARMASIN BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BENGKULU BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK BIAK DENPASAR DENPASAR DENPASAR TUJUAN (3) PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BANDA ACEH DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA PALEMBANG BALIKPAPAN BANDA ACEH BATAM DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SURABAYA TIMIKA JAYAPURA KUPANG MAKASSAR SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 7.000 5.000 10.000 5.594.000 18.000 6.958.899.995.648.985.385.000 8.081.

129.000 7.193.000 7.380.109.000 6.861.000 4.000 9.952.000 2.000 17.000 1.000 4.000 4.000 4.000 8.000 EKONOMI (5) 4.000 6.894.840.193.322.140.910.000 10.476.049.000 9.000 5.177.707.000 4.390.407.000 11.770.000 4.000 6.000 7.000 9.000 7.263.733.873.278.000 9.000 7.000 12.525.000 3.289.000 22.278.022.536.000 8.000 18.000 17.444.000 7.000 3.011.519.000 4.851.589.000 11.439.541.000 13.000 6.434.380.615.327.942.000 4.000 4.915.000 6.000 15.460.274.000 11.000 6.000 9.435.097.000 6.990.690.000 3.000.000 3.481.893.878.653.000 9.000 3.722.097.733.428.551.000 8.659.054.925.932.000 4.000 9.000 6.888.969.428.(dalam rupiah) NO (1) 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 KOTA ASAL (2) DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA TUJUAN (3) MANADO MATARAM MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA BALIKPAPAN BANJARMASIN DENPASAR JOGJAKARTA KUPANG MAKASSAR MALANG MANADO PALANGKARAYA PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA JOGJAKARTA MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA DENPASAR MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 7.000 7.000 7.000 10.091.000 3.000 4.909.000 3.000 4.000 16.000 3.000 7.000 7.038.658.381.000 1.000 3.000 6.883.075.000 10.000 7.615.000 6.000 75 .000 4.000 2.000 10.840.557.000 3.690.738.092.000 4.000 5.717.

000 11.466.407.000 4.000 8.000 15.786.000 5.000 14.102.504.000 5.000 10.311.899.765.000 9.000 1.000 11.722.958.000 6.000 4.663.108.659.722.000 8.546.000 4.000 7.000 9.659.316.798.418.723.311.000 3.000 6.000 7.000 8.322.000 9.311.000 8.487.000 13.000 11.000 8.000 7.000 76 .000 10.000 10.000 3.385.000 8.000 6.000 10.000 11.204.000 5.027.000 5.000 3.000 4.000 5.461.787.000 15.000 6.000 6.000 5.166.000 7.145.000 16.000 9.493.012.567.193.087.000 12.000 9.000 5.000 2.(dalam rupiah) NO (1) 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KUPANG KUPANG KUPANG KUPANG KUPANG MAKASAR MAKASAR MAKASAR MAKASAR MAKASAR MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MANADO MANADO MANADO KOTA ASAL (2) TUJUAN (3) BANDA ACEH BATAM DENPASAR JOGJAKARTA PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO SURABAYA BIAK JAYAPURA KENDARI MANADO TIMIKA BALIKPAPAN BANDA ACEH BANJARMASIN BATAM BIAK JAYAPURA KENDARI MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PEKANBARU TIMIKA MEDAN PADANG PALEMBANG SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 12.819.000 16.000 4.000 4.273.000 EKONOMI (5) 7.000 5.637.000 4.000 4.000 5.000 5.000 9.102.568.873.182.386.167.482.926.659.000 5.765.108.000 6.407.648.000 8.455.776.000 10.103.000 7.220.000 11.000 2.000 5.000 14.327.000 5.134.658.749.000 8.167.161.461.953.129.092.706.140.348.633.000 5.000 5.536.439.000 5.000 18.129.000 4.552.909.915.166.931.000 10.

514.000 4.835.000 9.252.909.846.551.246.578.284.000 8.000 5.717.172.000 5.615.000 4.022.000 8.750.193.000 8.000 9.000 EKONOMI (5) 6.000 7.000 9.000 18.000 12.000 10.000 4.000 3.246.000 6.000 4.696.086.000 12.909.466.937.300.803.829.000 4.000 5.060.696.706.461.000 11.000 4.000 8.000 10.065.000 4.803.000 4.284.000 10.252.000 12.460.718.803.000 8.000 2.000 5.477.744.000 7.000 4.000 10.000 8.000 3.974.000 16.000 8.000 7.552.327.412.000 16.000 4.867.000 7.851.760.000 4.990.000 6.953.000 8.102.199.134.733.685.000 4.504.000 9.258.183.717.637.000 7.252.000 77 .000 9.055.000 4.364.000 4.000 9.230.557.000 9.000 8.000 10.000 10.000 5.000 3.001.000 4.000 5.000 5.504.321.739.000 4.599.995.262.925.744.455.000 6.193.546.888.000 4.000 2.000 2.000 6.000 4.000 4.000 13.000 4.022.000 8.022.000 9.600.000 2.417.000 6.000 7.000 5.781.000 3.000 4.947.000 5.402.000 10.161.738.000 8.396.000 12.642.546.000 7.888.(dalam rupiah) NO (1) 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 KOTA ASAL (2) MANADO MANADO MANADO MANADO MANADO MANADO MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN MEDAN PADANG PADANG PADANG PADANG PADANG PADANG PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA TUJUAN (3) PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BALIKPAPAN BANDA ACEH BANJARMASIN BATAM BIAK JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SURABAYA BANDA ACEH MAKASSAR PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BANDA ACEH BATAM JOGJAKARTA MATARAM MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 14.000 7.092.

878.000 4.631.000 9.000 8.000 4.514.000 3.000 3.797.000 15.000 5.305.840.979.894.204.000 4.268.000 6.696.000 3.000 2.690.187.000 6.535.000 9.446.765.262.818.808.829.797.936.000 1.904.000 4.000 7.653.236.000 4.000 9.337.626.000 2.000 5.000 6.000 8.733.000 5.000 3.000 3.000 3.000 6.957.781.706.000 5.000 3.097.385.000 4.000 1.000 16.407.118.000 7.000 6.685.000 9.241.000 8.000 9.210.000 3.000 3.000 3.000 9.000 7.247.000 3.845.140.000 7.000 7.000 8.000 6.065.000 4.739.000 EKONOMI (5) 4.915.000 9.000 12.941.883.060.659.000 8.284.883.326.915.000 5.888.(dalam rupiah) NO (1) 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALU PALU PALU PALU PALU PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK SEMARANG SOLO KOTA ASAL (2) TUJUAN (3) SURABAYA BALIKPAPAN MAKASSAR PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR POSO SORONG SURABAYA TOLI-TOLI BALIKPAPAN BANJARMASIN BATAM JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR MAKASSAR SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 8.000 4.915.000 3.076.000 4.220.391.000 6.000 3.578.000 3.000 3.685.466.000 6.000 3.000 3.000 15.038.466.829.000 3.878.771.000 7.000 4.829.241.663.000 1.744.000 6.000 8.883.739.091.000 3.000 5.236.444.423.000 7.000 78 .262.685.000 4.279.000 6.000 9.

000 11.000 5.000 12.000 79 .979.000 3.(dalam rupiah) NO (1) 313 314 315 316 SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA KOTA ASAL (2) DENPASAR JAYAPURA MAKASSAR TIMIKA TUJUAN (3) SATUAN BIAYA TIKET BISNIS (4) 3.295.433.000 6.000 EKONOMI (5) 1.589.936.675.231.198.000 7.

A (3) 527 447 GOL. utusan khusus presiden (special envoy ) dan Pejabat lainnya yang setara. Golongan C : US$ 19 d. B (4) 473 404 GOL. Golongan B : Duta Besar. Pejabat Eselon II. D (6) 343 307 KETERANGAN (7) Golongan A : Menteri. Golongan D : Pegawai Negeri Sipil dan anggota TNI/Polri selain yang dimaksud pada huruf b dan c. Ketua. Golongan D : US$ 17 20 21 22 23 24 472 453 517 466 587 427 409 465 436 534 275 354 288 342 432 241 313 286 341 431 25 26 27 28 29 456 483 457 422 520 420 444 413 379 472 334 353 287 242 372 333 352 286 241 371 80 (dalam US$) . Federasi Jerman Belanda Swiss EROPA UTARA Denmark Finlandia Norwegia Swedia Kerajaan Inggris EROPA SELATAN Bosnia Herzegovina Kroasia Spanyol Yunani Italia GOLONGAN GOL. Perwira Tinggi TNI/Polri. Golongan B : US$ 22 c. Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh/Kepala Perwakilan dan Pejabat Negara lainnya yang setara. (1) 1 2 NEGARA (2) AMERIKA UTARA Amerika Serikat Kanada AMERIKA SELATAN Argentina Venezuela Brazil Chile Columbia Peru Suriname Ekuador AMERIKA TENGAH Mexico Kuba Panama EROPA BARAT Austria Belgia Perancis Rep. 3 4 5 6 7 8 9 10 395 464 436 415 386 383 398 277 323 341 316 281 277 295 273 242 287 291 270 240 237 252 242 241 286 241 222 221 221 207 241 11 12 13 429 406 414 318 305 307 282 261 272 281 221 271 14 15 16 17 18 19 504 466 512 443 463 509 453 419 464 411 416 456 318 282 382 282 272 322 317 281 381 Golongan C : 281 Pegawai Negeri Sipil Golongan 271 IV/b III/c dan sampai dengan Golongan Perwira Menengah TNI/ 321 POLRI Yang Setara. Golongan A : US$ 32 b. Pegawai Negeri Sipil Golongan IV/c ke atas.Lampiran 16 SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam US$) No. Wakil Ketua. digolongkan sesuai dengan tingkat pejabat/pegawai pelaksana perjalanan dinas sbb: a. C (5) 417 368 GOL. Pejabat Eselon I. dan Anggota Lembaga Negara. termasuk Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pimpinan Lembaga lain yang dibentuk berdasarkan peraturan perundang-undangan. Besaran uang saku dalam uang harian.

C (5) 242 313 GOL. NEGARA GOLONGAN KETERANGAN .No. B (4) 382 361 GOL. (1) 30 31 Portugal Serbia NEGARA (2) GOLONGAN GOL. A (3) 425 401 GOL. D (6) 241 277 KETERANGAN (7) 32 33 34 35 36 37 38 39 EROPA TIMUR Bulgaria Czech Hongaria Polandia Rumania Rusia Slovakia Ukraina AFRIKA BARAT Nigeria Senegal AFRIKA TIMUR Ethiopia Kenya Madagaskar Tanzania Zimbabwe Mozambique AFRIKA SELATAN Namibia Afrika Selatan AFRIKA UTARA Aljazair Mesir Maroko Tunisia Sudan Libya ASIA BARAT Azerbaijan Bahrain Irak Yordania Kuwait Libanon Qatar 406 426 421 401 416 556 429 425 367 390 381 361 381 512 387 382 320 331 339 313 313 407 335 328 284 293 300 277 277 406 297 290 40 41 361 334 313 276 292 206 291 201 42 43 44 45 46 47 312 334 296 330 285 319 257 276 244 272 244 263 192 206 182 203 216 212 167 196 181 182 215 211 48 49 300 304 247 251 185 202 161 201 50 51 52 53 54 55 342 368 304 293 342 308 308 273 251 241 282 254 287 212 192 187 210 189 286 190 191 186 184 165 56 57 58 59 60 61 62 498 405 397 365 406 357 386 459 286 283 254 283 267 276 365 222 220 197 257 207 215 364 208 201 196 256 186 196 81 (dalam US$) No.

D (6) 196 188 301 196 201 185 KETERANGAN (7) 69 70 71 72 73 378 472 519 421 395 238 320 303 326 238 207 287 262 297 207 206 286 261 296 206 74 75 76 77 78 79 385 339 352 343 348 351 226 196 263 203 201 260 173 167 242 182 167 202 172 166 241 181 166 181 80 81 392 456 352 420 287 334 254 333 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 412 424 381 392 368 380 383 374 296 392 278 290 253 275 250 262 265 256 223 354 222 224 212 211 197 202 204 197 197 229 221 221 211 201 196 196 196 196 196 196 92 93 94 95 96 439 392 425 385 363 403 246 387 353 329 272 222 276 237 221 271 221 224 192 179 82 . Rakyat Cina Hongkong Jepang Korea Selatan Korea Utara ASIA SELATAN Afganistan Bangladesh India Pakistan Srilanka Iran ASIA TENGAH Uzbekistan Kazakhstan ASIA TENGGARA Philipina Singapura Malaysia Thailand Myanmar Laos Vietnam Brunei Darussalam Kamboja Timor Leste ASIA PASIFIK Australia Selandia Baru Kaledonia Baru Papua Nugini Fiji GOLONGAN GOL. C (5) 200 210 302 197 215 197 GOL. B (4) 257 270 323 241 276 254 GOL.No. (1) 63 64 65 66 67 68 NEGARA (2) Arab Suriah Turki Pst. A (3) 358 365 459 353 391 359 GOL. Arab Emirat Yaman Saudi Arabia Kesultanan Oman ASIA TIMUR Rep.

085 6.277 3.177 5.223 14.539 16.) SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam US$) No.187 14.902 14.269 7.518 9.587 3.743 (3) BIAYA TAHUN 2013 Eksekutif Bisnis (4) Ekonomi (5) (6) KETERANGAN 10 11 12 13 14 15 16 18.083 2.127 17 18 19 11.240 3.750 10.331 3.771 3.134 10.959 4.564 7.825 83 .831 11.635 11.966 7.393 13.753 3.399 9.464 4.713 5.277 11.126 6.325 9.355 3.468 11.850 10.702 23.428 6.178 3.870 3.074 6.623 8.994 5.237 17.023 6.761 12.900 12.809 6.494 15.018 21.713 10.570 20 21 22 23 24 25 26 27 10.335 13.591 3.970 5.458 8.040 6.822 14.832 15.353 8.487 5. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Chicago Houston Los Angeles New York Ottawa San Fransisco Toronto Vancouver Washington AMERIKA SELATAN Bogota Brazilia Boenos Aires Caracas Paramaribo Santiago de Chile Quito AMERIKA TENGAH Mexico City Havana Panama City EROPA BARAT Vienna Brusels Marseilles Paris Berlin Bern Bonn Hamburg KOTA (2) AMERIKA UTARA 12.945 7.Lampiran 17 SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI (PP.478 10.031 3.749 6.471 12.399 16.201 3.724 10.970 5.541 3.291 7.389 3.130 7.924 6.520 10.357 3.753 4.426 11.874 17.056 5.266 12.

333 3.446 14.777 4.730 3.282 5.506 5.931 5.696 10.966 11.000 6.537 8.346 5.839 10.033 2.370 5.341 4.081 9.446 4.166 8. (1) 28 29 Geneva Amsterdam EROPA UTARA Copenhagen Helsinski Stockholm London Oslo EROPA SELATAN Sarajevo Zagreb Athens Lisbon Madrid Rome Beograd EROPA TIMUR Bratislava Bucharest Kiev Moscow Praque Sofia Warsaw AFRIKA BARAT Dakkar Abuja AFRIKA TIMUR Addis Ababa Nairobi Antananarive Dar Es Salaam Harare KOTA (2) (3) 8.700 7.794 8.023 9.980 9.746 4.774 6.808 6.473 10.129 6.331 (6) KETERANGAN 30 31 32 33 34 9.484 7.748 6.451 3.818 51 52 53 54 55 7.612 3.947 11.041 3.143 3.052 3.917 10.118 5.747 84 .393 8.552 8.767 4.900 10.993 8.911 9.733 5.600 5.851 5.193 5.153 4.049 35 36 37 38 39 40 41 11.848 8.779 8.848 7.281 9.029 7.(dalam US$) No.856 4.771 4.778 14.982 6.714 9.555 6.334 9.631 3.921 7.309 10.860 9.447 49 50 12.732 8.113 5.433 4.206 6.599 10.216 BIAYA TAHUN 2013 Eksekutif Bisnis (4) 5.383 3.256 4.350 42 43 44 45 46 47 48 6.898 Ekonomi (5) 4.773 3.158 6.920 5.681 3.

175 KOTA (2) AFRIKA SELATAN 18.110 3.204 3.774 8.835 1.561 6.958 5.686 2.414 4.941 11.148 6.727 3.028 3.878 3. (1) 56 57 58 Windhoek Cape Town Johannesburg AFRIKA UTARA 59 60 61 62 63 64 Algiers Cairo Khartoum Rabbat Tripoli Tunisia ASIA BARAT 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 Manama Baghdad Amman Kuwait Beirut Doha Damascus Ankara Abu Dhabi Sanaa Jeddah Muscat Riyadh ASIA TENGAH Tashkent Astana ASIA TIMUR Beijing Hongkong Osaka Tokyo Pyongyang Seoul 6.593 6.433 7.992 4.966 1.737 1.975 4.595 3.675 1.710 4.551 9.400 5.255 11.037 3.257 1.904 8.737 85 .915 5.421 3.536 7.321 3.706 4.703 5.976 5.446 6.283 8.419 6.490 3.864 1.962 80 81 82 83 84 85 2.507 7.730 2.156 3.510 4.684 9.820 5.343 8.205 6.581 2.643 4.545 3.700 3.679 3.617 13.233 2.438 8.734 2.771 7.089 7.999 2.785 5.721 4.000 9.727 3.623 1.639 5.745 3.330 6.910 6.390 6.325 3.359 5.241 14.661 8.633 2.140 2.273 4.(dalam US$) No.449 5.665 5.524 7.510 7.275 (3) BIAYA TAHUN 2013 Eksekutif Bisnis (4) Ekonomi (5) (6) KETERANGAN 78 79 13.545 3.453 12.431 4.469 5.216 8.

413 KOTA (2) ASIA SELATAN 6.468 1.627 403 1.(dalam US$) No.833 1.147 1.475 3.981 673 2.561 4.053 86 .673 (3) BIAYA TAHUN 2013 Eksekutif Bisnis (4) Ekonomi (5) (6) KETERANGAN 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 1.420 1. (1) 86 87 88 89 90 91 92 Kaboul Teheran Colombo Dhaka Islamabad Karachi New Delhi ASIA TENGGARA Bandar Seri Bagawan Bangkok Davao City Hanoi Ho Chi Minh Johor Bahru Kota Kinabalu Kuala Lumpur Manila Penang Pnom Penh Singapore Vientiane Yangon ASIA PASIFIK 107 108 109 110 111 112 113 114 115 Canberra Darwin Melbourne Noumea Perth Port Moresby Sydney Vanimo Wellington 5.208 2.416 2.237 2.801 7.628 1.687 2.195 1.557 2.656 1.427 659 1.900 3.562 2.092 2.858 3.780 1.677 1.155 2.506 6.940 5.009 3.926 4.920 1.150 545 1.034 2.025 1.063 5.158 2.886 6.833 1.380 3.318 6.641 1.226 3.814 5.629 3.757 1.380 3.740 4.501 2.321 1.503 911 1.964 2.274 1.119 3.235 525 694 585 1.333 3.628 2.558 1.500 3.417 3.771 8.917 1.633 2.482 4.398 4.202 991 2.252 4.525 5.307 4.453 918 2.212 919 823 1.344 2.905 3.689 4.614 766 1.894 1.

200 4.170 21.020 4.620 87 (dalam US$) .200 4.800 1.060 3.400 3.360 2.160 6.880 4.080 3.860 2.150 3. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 Abu Dhabi Abuja Addis ababa Alger Amman Amsterdam Ankara Antananarivo Astana Athena B.530 3.490 1.150 1.PERWAKILAN Ekonomi (3) 1.060 3.430 Eksekutif (5) 2.310 3.140 6.990 3. Begawan Baghdad Baku Bangkok Beijing Beirut Beograd Berlin Bern Bogota Brasilia Bratislava Brussel Bucharest Budapest Buenos Aires Cairo Canberra Cape Town Caracas Chicago Colombo Dakar Damascus Dar Es Salaam Darwin Davao City PERWAKILAN (2) JAKARTA .460 3.010 7.600 2.890 1.330 7.510 1.690 7.780 7.370 10.720 2.000 3.390 1.560 3.320 16.080 10.820 8.330 12.450 3.660 3.340 9.980 4.670 3.900 1.330 7.770 6.430 3.610 3.520 5.440 1.460 3.650 1.900 730 1.700 4.990 10.620 9.490 3.830 4.670 2.370 2.770 4.040 6.020 Bisnis (7) 4.460 5.780 7.920 1.060 3.400 5.130 3.680 3.440 5.220 920 2.890 2.450 2.400 550 630 890 1.330 3.110 5.500 6.440 11.890 2.490 1.JAKARTA Ekonomi (6) 2.470 1.010 3.860 9.640 7.020 5.510 9.030 2.600 1.510 3.780 1.220 7.450 1.270 10.710 4.400 1.840 7.240 1.220 880 890 1.770 2.520 880 3.660 7.910 7.680 1.180 4.710 6.000 3.010 3.260 1.920 10.860 2.200 3.690 3.510 2.140 Bisnis (4) 2.310 4.150 9.240 3.610 6.420 2.820 5.330 3.Lampiran 18 SATUAN BIAYA TIKET PERJALANAN DINAS PINDAH LUAR NEGERI (ONE WAY ) SEBAGAI BATAS TERTINGGI (dalam US$) No.770 5.180 4.610 1.270 3.420 3.570 3.830 850 3.270 4.430 1.470 9.910 3.600 2.530 7.650 PERWAKILAN .260 1.120 5.160 2.370 1.290 Eksekutif (8) 5.410 7.220 4.810 4.720 4.810 10.350 4.120 4.240 3.480 3.020 5.760 5.800 1.310 3.150 1.730 3.200 4.060 1.490 5.990 2.500 3.010 2.800 1.960 4.010 1.360 5.610 3.330 3.960 1.050 1.120 7.900 2.810 6.220 3.980 1.170 1.S.750 5.100 2.810 4.730 1.820 680 2.000 8.910 11.170 7.790 3.660 4.550 5.160 3.300 8.930 3.600 1.240 5.550 1.520 4.500 13.040 5.130 6.050 4.220 8.500 5.420 5.890 3.590 5.520 5.730 2.360 1.060 6.390 12.800 1.130 4.220 1.

050 7.840 3.170 3.110 1.720 13.290 1.120 Bisnis (7) 5.690 7.800 2.200 3.210 920 2.930 2.110 700 1.640 Eksekutif (8) 8.500 2.270 6.590 1.070 1.060 1.140 2.730 1.240 3.720 4.470 3.370 3.630 8.200 4.600 4.400 1.000 7.170 510 1.860 3.120 2.420 4.750 5.190 3.510 3.JAKARTA .950 610 2.310 640 Bisnis (4) 4.PERWAKILAN Ekonomi (3) 3.360 2.630 640 3.920 8.530 3.530 5.530 590 980 3.350 PERWAKILAN .030 3.050 10.400 3.130 1.420 2.110 2.800 1.870 560 360 530 2.700 370 550 340 1.180 1.010 750 5.060 720 4.050 5.470 1. PERWAKILAN JAKARTA .190 2.630 5.340 7.020 1.660 4.560 10.900 4.750 8.060 2.430 2.050 870 1.450 1.740 2.520 3.230 3.500 5.600 7. (1) 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 PERWAKILAN (2) Den Haag Dhaka Dili Doha Dubai Frankfurt Guangzhou Hamburg Hanoi Harare Havana Helsinki Ho Chi Minh Hongkong Houston Islamabad Jeddah Jenewa Johor Bahru Kaboul Karachi Khartoum Kopenhagen Kota Kinabalu Kuala Lumpur Kuching Kuwait Kyiv Lima Lisabon London Los Angeles Madrid Manama Manila Maputo Marseille Melbourne Mexico City Moskow Mumbay JAKARTA .920 6.080 2.050 1.140 3.600 4.100 8.210 8.460 7.500 2.560 1.300 5.570 8.490 4.580 1.020 2.640 2.410 4.180 3.PERWAKILAN PERWAKILAN .300 3.600 6.030 950 3.100 7.930 750 1.440 2.690 4.320 3.100 2.570 3.630 2.640 6.650 1.100 2.860 2.230 2.040 3.100 4.970 3.470 1.680 4.820 1.920 88 (dalam US$) No.330 6.230 10.560 3.180 7.800 2.190 2.080 5.680 1.950 2.860 2.290 6.980 1.500 1.100 5.580 840 1.210 3.450 450 2.300 3.380 6.790 1.660 4.120 8.010 7.180 9.520 6.220 9.710 2.920 3.940 2.610 7.530 830 750 750 2.190 6.660 1.620 2.130 3.170 7.010 2.020 4.500 10.900 1.930 1.240 6.000 3.070 1.610 660 890 3.290 1.380 2.490 1.300 3.870 Eksekutif (5) 7.050 920 3.410 3.560 1.500 3.290 4.410 7.240 5.600 2.970 2.190 1.350 1.410 11.930 4.420 2.100 3.820 990 1.100 2.910 880 580 790 2.030 3.220 4.040 9.770 3.890 6.690 2.JAKARTA Ekonomi (6) 2.600 6.890 1.720 1.450 2.950 2.280 3.390 2.700 6.430 1.980 4.370 810 2.300 5.930 2.340 5.390 7.150 1.260 860 1.400 3.670 6.890 4.No.160 1.

510 1.180 5.370 2.250 1.540 4.910 12.360 4.490 9.200 1.700 860 140 1.020 7.340 4.890 2.080 370 2.860 3.120 1.660 3.260 750 3.620 7.360 1.580 4.670 4.340 6.450 4.390 12.400 4.460 4.860 5.300 8.750 4.630 880 3.590 1.380 2.970 2.320 4.340 4.910 9.060 1.440 2.280 710 4.060 2.300 11.520 5.820 4.140 2.130 3.810 Bisnis (7) 3.040 5.920 9.540 7.680 5.320 4.130 4.280 5.280 3.850 5.370 3.360 1.580 6.990 5.460 1.420 Eksekutif (5) 3.350 1.230 3.760 3.970 5.750 5.830 1.410 2.000 2.870 3.190 1.580 1.000 4.900 6.800 4.490 800 4.990 2.200 1.280 10.100 2.670 600 2.000 4.730 3.070 6.440 1.670 8.480 3.120 2.620 1.900 1.700 3.740 11.060 8.370 2.690 4.380 3.210 1.070 8.890 1.480 2.480 4.500 4.180 2.090 PERWAKILAN .460 1.650 1.110 1.620 10.020 6.680 3.830 4.020 10.740 700 1.350 3.870 2.970 5. (1) 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 PERWAKILAN (2) Muscat Nairobi New Delhi New York Noumea Osaka Oslo Ottawa Panama City Paramaribo Paris Penang Perth Phnom Penh Port Moresby Praha Pretoria Pyongyang Quito Rabat Riyadh Roma San Fransisco Sana'a Santiago Sarajevo Seoul Singapura Sofia Songkhla Stockholm Suva Sydney Tashkent Tawau Teheran Tokyo Toronto Tripoli Tunis Van Couver JAKARTA .940 600 3.330 2.980 1.PERWAKILAN Ekonomi (3) 1.610 5.570 7.990 2.890 3.No.670 Bisnis (4) 2.290 640 1.050 11.050 8.390 3.510 3.210 1.310 2.500 10.500 5.500 4.000 1.600 4.810 1.070 1.630 7.350 2.120 4.320 3.180 2.PERWAKILAN PERWAKILAN .280 530 1.710 1.880 8.120 2.130 1.540 1.060 1.040 4.050 1.JAKARTA Ekonomi (6) 2.450 3.680 1.930 800 5.260 7.320 2.630 2.520 3.840 740 600 2.970 1.580 1.230 3.990 2.190 89 (dalam US$) No.030 3.570 3.520 2.710 2.460 3.270 650 1.310 570 8.800 4.890 2.100 1.110 1.670 6.030 3.000 2.100 1.230 7.800 8.160 4.600 6.470 2.020 3.270 4.200 6.650 960 7.930 700 2.500 10.430 5.890 2.200 1.310 730 4.800 Eksekutif (8) 3.800 4.580 7.050 6.020 2.690 8.590 3.280 2.JAKARTA .110 3.620 910 3.640 6.140 7.050 460 520 790 3.810 12.610 5.260 5.420 2.500 2.130 1.240 2.970 13.980 3.250 1.740 3.200 8.690 1. PERWAKILAN JAKARTA .

250 4.610 7.480 2.980 Bisnis (4) 3.190 1.330 3.410 950 3.900 4.750 950 10.170 1.500 4.100 5. (1) 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 PERWAKILAN Ekonomi (2) Vanimo Vatican Vientiane Warsawa Washington Wellington Wina Windhoek Yangoon Zagreb (3) 2.190 7.320 950 6.790 Eksekutif (5) 5.560 Ekonomi (6) 2.320 3.160 9.610 750 1.500 7.480 2.960 1.910 Bisnis (7) 3.200 4.370 13.100 6.400 3.550 6.100 6.480 1.700 1.No.370 1.870 90 .500 5.700 3.440 750 1.890 1.910 6.700 3.440 900 1.460 1.340 1.380 6.410 4.200 1.410 1.200 1.690 5.650 2.620 2.200 5.890 Eksekutif (8) 5.670 6.120 3.

691 2.478 1.836 Kantong Diplomatik (Kg) (7) 94 94 94 99 106 94 106 106 94 Jamuan (OH) (8) 89 89 89 94 100 89 100 100 89 No.391 1.185 1.150 2.776 3.001 1.038 35 35 33 17 16 16 2. Jamuan (dalam US$) ATK (OT) (3) 1.521 2.307 1.910 2.099 38 47 33 42 33 37 32 35 18 22 16 20 16 18 15 17 1.319 1.985 1.910 1.553 2.963 2.509 1.910 264 259 269 269 254 334 254 254 334 254 22 22 23 23 22 28 22 22 28 22 2. Kantong Diplomatik. Lampu.170 1.806 1.031 3.270 1.256 1.220 1.022 1.270 Langganan Koran/ Majalah (eksemplar/ bulan) (4) 37 37 37 39 42 37 42 42 37 Lampu (buah) (5) 18 18 18 19 20 18 20 20 18 Pengamanan Sendiri (OB) (6) 2.076 2.Lampiran 19 SATUAN BIAYA TIKET PENYELENGGARAAN PERWAKILAN RI DI LUAR NEGERI SEBAGAI BATAS ESTIMASI 1.690 2.195 1.509 1.220 1.836 90 88 84 85 83 79 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 1.768 1.420 2.777 1.799 5.910 2. KOTA (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 (2) AMERIKA UTARA Chicago Houston Los Angeles New York (termasuk KJRI New York) Ottawa San Fransisco Toronto Vancouver Washington AMERIKA SELATAN Bogota Brazilia Boenos Aires Caracas Paramaribo Santiago de Chile Quito Lima AMERIKA TENGAH Mexico City Havana Panama City EROPA BARAT Vienna Brusels Marseilles Paris Berlin Bern Bonn Hamburg Geneva Amsterdam 10 11 12 13 14 15 16 17 1.690 132 129 134 134 127 166 127 127 166 127 103 101 105 105 99 130 99 99 130 99 91 .368 2.150 1.270 1. Langganan Koran/Majalah.270 1.521 3.220 1.690 2.262 96 153 84 107 85 95 81 89 91 113 79 101 80 90 77 85 18 19 20 1.172 1.657 1.307 1.170 1.150 1. Pengamanan Sendiri.776 2.307 1.270 1.022 2. ATK.120 2.373 3.947 2.

220 145 156 158 161 165 177 151 177 18 20 20 20 21 22 19 22 2.375 2.220 140 6 1.690 1.(dalam US$) ATK (OT) (3) 2.220 1.220 171 150 148 183 148 148 148 161 22 19 19 23 19 19 19 20 1.669 2.220 148 145 6 6 2.815 139 40 92 .029 1.220 1.895 2.220 1.749 3.220 1.096 132 123 132 128 136 5 5 5 5 5 2.867 1.096 132 128 128 136 5 5 5 5 2.732 1.029 1.805 143 139 139 148 40 40 40 43 63 1.936 1.275 1.220 1.232 2.962 2.115 1.271 110 96 95 117 95 95 95 103 99 86 85 106 85 85 85 93 52 53 1.232 2.070 1.220 1.478 108 117 118 121 123 132 113 86 84 90 91 93 95 102 87 102 44 45 46 47 48 49 50 51 1.668 1.179 1.773 1.966 2.978 Kantong Diplomatik (Kg) (7) 232 213 209 215 256 Jamuan (OH) (8) 110 101 99 102 121 No.082 2.270 1.733 2.220 1.340 Langganan Koran/ Majalah (eksemplar/ bulan) (4) 281 259 254 261 311 Lampu (buah) (5) 24 22 22 22 26 Pengamanan Sendiri (OB) (6) 3.962 2.363 1.220 1.220 1.732 2.962 1.398 2.220 1.585 3.760 2.910 1. KOTA (1) 31 32 33 34 35 Copenhagen Helsinski Stockholm London Oslo (2) EROPA UTARA EROPA SELATAN 36 37 38 39 40 41 42 43 Sarajevo Zagreb Athens Lisbon Madrid Rome Beograd Vatican EROPA TIMUR Bratislava Bucharest Kiev Moscow Praque Sofia Warsaw Budapest AFRIKA BARAT Dakkar Abuja AFRIKA TIMUR Addis Ababa Nairobi Antananarive Dar Es Salaam Harare AFRIKA SELATAN Windhoek Cape Town Johannesburg Maputo AFRIKA UTARA Algiers 1.220 1.341 2.029 1.773 143 134 143 139 148 40 35 35 40 35 59 60 61 62 2.082 2.947 1.978 3.341 2.295 161 158 55 55 54 55 56 57 58 2.776 2.690 1.967 1.220 1.

KOTA (1) 64 65 66 67 68 Cairo Khartoum Rabbat Tripoli Tunisia (2) ASIA BARAT 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 Manama Baghdad Amman Kuwait Beirut Doha Damascus Ankara Abu Dhabi Sanaa Jeddah Muscat Riyadh Istanbul Dubai ASIA TENGAH Tashkent Astana Baku ASIA TIMUR Beijing Hongkong Osaka Tokyo Pyongyang Seoul Shanghai 1.270 1.150 1.575 2.270 1.244 1.220 Langganan Koran/ Majalah (eksemplar/ bulan) (4) 141 151 138 132 130 Lampu (buah) (5) 6 7 6 6 6 Pengamanan Sendiri (OB) (6) 1.173 2.150 1.212 Kantong Diplomatik (Kg) (7) 140 150 137 131 129 Jamuan (OH) (8) 35 40 40 40 40 No.945 1.493 1.151 1.547 1.170 1.170 412 421 385 363 399 385 381 399 408 372 376 394 376 399 408 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 1.244 1.120 1.220 1.574 1.547 1.170 1.329 65 60 57 58 58 58 59 59 93 89 82 78 79 79 79 81 81 .035 46 46 46 87 88 89 90 91 92 93 1.220 1.220 1.250 1.220 1.220 346 346 379 379 365 361 346 6 6 6 6 6 6 6 2.220 1.450 1.170 1.270 1.495 1.170 1.220 1.220 1.329 2.270 1.244 1.372 928 1.250 189 194 177 167 183 177 175 183 187 171 173 181 173 183 187 51 51 47 44 48 47 46 48 49 45 46 48 46 48 49 84 85 86 1.449 1.515 1.380 1.469 1.524 2.220 1.055 3.553 2.220 1.170 1.170 1.170 1.170 1.220 381 412 439 5 5 6 2.220 1.170 1.220 1.534 1.220 1.324 2.220 1.220 1.464 1.120 1.170 50 46 44 45 45 45 46 46 6 5 5 5 5 5 5 5 1.167 2.233 47 47 51 51 49 49 47 44 45 48 48 47 46 44 ASIA SELATAN 94 Kaboul 95 Teheran 96 Colombo 97 Dhaka 98 Islamabad 99 Karachi 100 New Delhi 101 Mumbai 1.141 1.546 2.(dalam US$) ATK (OT) (3) 1.220 1.035 2.469 1.233 2.220 1.557 2.220 1.170 1.

568 2.220 1.568 2.221 2.480 1.170 1.568 642 3.134 1.350 1.220 1.220 1.170 1.480 982 1.170 1.221 1.158 52 52 52 56 52 50 52 50 52 48 49 6 6 6 6 6 6 6 6 6 5 5 2.170 1.178 1.089 1.840 1.159 2.220 1.170 1.170 Langganan Koran/ Majalah (eksemplar/ bulan) (4) 47 47 47 46 46 37 37 37 47 37 39 49 47 46 47 37 37 Lampu (buah) (5) 5 5 5 5 5 4 4 4 5 4 4 5 5 5 5 4 4 Pengamanan Sendiri (OB) (6) 1.052 1.220 1.220 1.917 2.220 1.221 Kantong Diplomatik (Kg) (7) 75 75 75 73 65 60 60 60 75 60 62 78 75 74 75 60 60 Jamuan (OH) (8) 83 83 83 81 81 66 66 66 83 66 69 87 83 82 83 66 66 No.(dalam US$) ATK (OT) (3) 1.170 1.170 1.170 1. KOTA (1) 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 (2) ASIA TENGGARA Bandar Seri Bagawan Bangkok Davao City Hanoi Ho Chi Minh Johor Bahru Kota Kinabalu Kuala Lumpur Manila Penang Pnom Penh Singapore Vientiane Yangon Songkhla Kuching Tawau ASIA PASIFIK 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 Canberra Darwin Melbourne Noumea Perth Port Moresby Sydney Vanimo Wellington Suva Dilli 1.747 123 123 123 133 123 118 123 118 123 114 117 92 92 92 100 92 89 92 89 92 86 88 94 .170 1.170 1.160 642 1.220 1.220 1.170 1.220 1.170 1.362 981 1.170 1.710 1.170 1.463 2.221 1.265 971 2.179 1.220 1.

147 80 72 80 80 80 9 9 9 9 9 810 745 731 753 896 755 695 682 702 835 318 293 300 300 352 648 596 585 602 717 876 806 791 814 969 54 50 49 50 60 36 37 38 39 40 41 42 43 11.142 12.109 12. Pengadaan Inventaris Kantor.013 12.401 12.951 13. Pemeliharaan.2.500 72 72 72 9 9 9 652 638 609 307 300 287 275 275 232 392 383 350 392 383 366 44 43 41 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 13.176 13.563 16.001 7.692 13.913 63 63 63 72 63 63 63 63 9 9 9 9 9 9 9 9 695 867 609 774 616 688 588 645 327 408 286 364 290 324 276 303 264 329 250 294 250 261 223 245 350 350 350 350 350 350 350 384 418 521 366 465 370 413 353 387 46 58 41 52 41 46 39 43 18 19 20 8.353 8. Pakaian Sopir/Satpam.408 8.951 13.434 13.353 90 80 80 80 72 80 72 72 80 9 9 9 9 9 9 9 9 9 681 681 681 717 767 681 767 767 681 320 320 320 337 361 320 361 361 320 300 300 300 300 291 300 291 291 300 400 400 400 400 350 400 350 350 400 409 409 409 431 461 409 461 461 409 46 46 46 48 51 46 51 51 46 10 11 12 13 14 15 16 17 8.626 13.500 9.597 13.309 13.353 8.309 13.563 72 72 72 72 72 72 72 72 9 9 9 9 9 9 9 9 616 667 674 688 702 753 645 753 302 326 330 337 344 368 316 368 242 262 265 275 276 295 275 295 493 533 539 550 562 602 516 602 667 721 729 744 760 814 698 814 41 45 45 46 47 50 43 50 95 (dalam US$) .176 13.563 11.639 7.659 13.176 17.176 80 72 80 80 72 80 80 72 80 72 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 760 745 774 774 731 960 731 731 960 731 708 695 722 722 682 895 682 682 895 682 300 293 304 304 287 377 287 287 377 287 608 596 619 619 585 768 585 585 768 585 821 806 837 837 790 1.793 9.529 10.496 7.408 8.176 17.210 7.408 9.353 9.038 790 790 1.353 8. KOTA (1) (2) (8) (9) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 AMERIKA UTARA Chicago Houston Los Angeles New York Ottawa San Fransisco Toronto Vancouver Washington AMERIKA SELATAN Bogota Brazilia Boenos Aires Caracas Paramaribo Santiago de Chile Quito Lima AMERIKA TENGAH Mexico City Havana Panama City EROPA BARAT Vienna Brusels Marseilles Paris Berlin Bern Bonn Hamburg Geneva Amsterdam EROPA UTARA Copenhagen Helsinski Stockholm London Oslo EROPA SELATAN Sarajevo Zagreb Athens Lisbon Madrid Rome Beograd Vatican 8. dan Konsumsi Rapat (dalam US$) Pemeliharaan Sewa Kendaraan (hari) Halaman (m²/ Tahun) (5) Pengadaan Inventaris Kantor (OT) (6) Pakaian Sopir/ Satpam (stel) (7) Sedan Bus Mobil Box (10) Konsumsi Rapat (OK) (11) Kendaraan Dinas (Unit/ Tahun) (3) Gedung (m²/ Tahun) (4) No.562 8. Sewa Kendaraan.038 790 51 50 52 52 49 64 49 49 64 49 31 32 33 34 35 14.825 7.434 13.441 7.

367 11.990 63 63 63 9 9 9 453 490 522 363 393 419 250 250 250 300 300 300 125 125 125 31 33 35 96 (dalam US$) Pemeliharaan No.154 10.277 10.133 10.623 10.889 11.256 11.644 10.766 10.479 12.401 72 72 72 72 72 72 72 72 9 9 9 9 9 9 9 9 731 638 631 781 631 631 631 688 358 312 309 309 309 309 309 337 287 250 275 307 275 275 275 300 585 510 505 625 505 505 505 550 791 690 682 845 682 682 682 744 49 43 42 52 42 42 42 46 52 53 12.500 72 72 72 72 9 9 9 9 315 304 304 325 259 251 251 268 275 275 275 294 350 350 233 249 710 686 686 733 8 8 8 8 63 64 65 66 67 68 10.399 11.889 11.766 10.277 10.500 72 63 63 72 63 9 9 9 9 9 315 294 315 304 325 259 242 259 251 268 275 250 250 275 250 710 663 710 686 733 710 663 710 686 733 8 7 8 8 8 59 60 61 62 11.367 12.256 11.133 10.766 10.176 11.234 72 72 9 9 353 346 204 200 275 275 663 650 153 150 43 42 54 55 56 57 58 11.154 10.496 11.133 10.Pemeliharaan No.766 11.133 72 72 63 72 72 55 72 72 72 63 72 72 72 72 72 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 490 500 458 431 474 458 453 474 484 442 447 469 447 474 484 393 401 367 346 380 367 363 380 389 354 359 376 359 380 389 221 275 250 275 275 225 275 275 275 250 275 211 275 275 275 350 350 300 350 350 285 350 350 350 300 350 350 350 350 350 150 150 125 150 150 100 150 150 150 125 150 150 150 150 150 33 34 31 29 32 31 31 32 33 30 30 32 30 32 33 84 85 86 10.399 11. KOTA Pengadaan Inventaris Kantor (OT) Pakaian Sopir/ Satpam Sewa Kendaraan (hari) Konsumsi Rapat (OK) .399 10.910 10.080 11.522 10.032 72 63 72 72 72 72 9 9 9 9 9 9 304 308 329 301 287 284 251 253 271 248 236 234 275 250 275 275 275 275 350 300 350 350 350 350 150 141 151 150 150 150 47 47 50 46 44 43 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 11.133 10.899 11. KOTA Kendaraan Dinas (Unit/ Tahun) (3) Gedung (m²/ Tahun) (4) Halaman (m²/ Tahun) (5) Pengadaan Inventaris Kantor (OT) (6) Pakaian Sopir/ Satpam (stel) (7) Sewa Kendaraan (hari) Sedan Bus Mobil Box (10) Konsumsi Rapat (OK) (11) (1) (2) (8) (9) 44 45 46 47 48 49 50 51 EROPA TIMUR Bratislava Bucharest Kiev Moscow Praque Sofia Warsaw Budapest AFRIKA BARAT Dakkar Abuja AFRIKA TIMUR Addis Ababa Nairobi Antananarive Dar Es Salaam Harare AFRIKA SELATAN Windhoek Cape Town Johannesburg Maputo AFRIKA UTARA Algiers Cairo Khartoum Rabbat Tripoli Tunisia ASIA BARAT Manama Baghdad Amman Kuwait Beirut Doha Damascus Ankara Abu Dhabi Sanaa Jeddah Muscat Riyadh Istanbul Dubai ASIA TENGAH Tashkent Astana Baku 13.889 10.500 10.367 11.522 9.367 14.766 11.

883 2.767 2.592 2.132 8.617 7.423 7.534 28 26 24 25 25 25 25 25 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 8.883 2.905 9.197 9.563 2.905 10.585 9.563 2.197 8.617 8.617 8.475 2.229 8.883 2. KOTA Kendaraan Dinas (Unit/ Tahun) (3) Gedung (m²/ Tahun) (4) Halaman (m²/ Tahun) (5) Pengadaan Inventaris Kantor (OT) (6) Pakaian Sopir/ Satpam (stel) (7) Sedan Bus Mobil Box (10) Konsumsi Rapat (OK) (11) (1) (2) (8) (9) 87 88 89 90 91 92 93 94 ASIA TIMUR Beijing Hongkong Osaka Tokyo Pyongyang Seoul Shanghai Guangzhou ASIA SELATAN Kaboul Teheran Colombo Dhaka Islamabad Karachi New Delhi Mumbay ASIA TENGGARA Bandar Seri Bagawan Bangkok Davao City Hanoi Ho Chi Minh Johor Bahru Kota Kinabalu Kuala Lumpur Manila Penang Pnom Penh Singapore Vientiane Yangon Songkhla Kuching Tawau ASIA PASIFIK Canberra Darwin Melbourne Noumea Perth Port Moresby Sydney Vanimo Wellington Suva Dilli 9.423 8.905 9.534 2.883 3.863 10.164 9.068 26 26 26 25 25 21 21 21 26 21 22 27 26 26 26 21 21 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 9.592 2.068 2.500 63 63 63 63 63 63 63 63 63 63 72 63 72 72 63 63 63 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 301 301 301 294 294 240 240 240 301 240 250 314 301 297 301 240 240 140 140 140 137 137 112 112 112 140 112 116 146 140 138 140 112 112 539 539 539 527 527 430 430 430 539 430 448 563 539 533 539 430 430 829 829 829 811 811 662 662 662 829 662 690 867 829 820 829 662 662 2.883 2.863 10.592 2.592 2.592 2.907 9.475 2.500 7.500 7.437 10.229 8.No.520 8.585 8.592 2.229 8.475 2.767 2.068 2.585 9.423 55 72 63 63 72 72 63 63 9 9 9 9 9 9 9 9 321 297 284 287 287 287 294 294 149 138 132 134 134 134 137 137 575 533 509 515 515 515 527 527 885 820 783 792 792 792 811 811 2.004 8.617 8.500 8.520 8.883 2.585 9.068 2.679 2.197 9.534 2.534 2.767 2.331 9.617 8.708 2.446 2.585 10.905 72 80 80 80 72 80 72 72 9 9 9 9 9 9 9 9 371 371 407 407 391 387 371 371 397 397 436 436 419 414 397 397 441 441 484 484 465 460 441 441 397 400 436 436 419 414 397 397 309 309 339 339 326 322 309 309 20 20 22 22 21 21 20 20 95 96 97 98 99 100 101 102 9.423 8.737 29 29 29 31 29 28 29 28 29 27 27 97 .585 9.500 7.500 7.359 9.617 7.155 2.116 2.101 72 72 72 72 72 72 72 72 72 72 72 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 334 334 334 361 334 321 334 321 334 311 318 156 156 156 168 156 149 156 149 156 145 148 600 600 600 648 600 575 600 575 600 557 569 923 923 923 997 923 885 923 923 923 857 876 2.068 2.068 2.

Lampiran-20 SATUAN BIAYA BANTUAN BEASISWA PROGRAM GELAR/
NON-GELAR DALAM NEGERI SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) No (1) 1 URAIAN (2) SATUAN BIAYA BANTUAN BEA SISWA 1.1 Program Diploma I, III, dan Diploma IV / Strata 1 a. Biaya Hidup dan Biaya Operasional - Diploma I dan Diploma III - Diploma IV dan Strata I b. Uang buku dan Referensi per Tahun - Diploma I - Diploma III - Diploma IV dan Strata I SATUAN (3) BIAYA TA. 2013 (4)

Orang/Tahun Orang/Tahun

15,000,000 16,000,000

Orang/Tahun Orang/Tahun Orang/Tahun

1,200,000 1,500,000 1,750,000

1.2 Program Strata 2/ SP-1 dan Strata 3/ SP-2 a. Biaya Hidup dan Biaya Operasional - Strata 2 dan Spesialis 1 - Strata 3 dan Spesialis 2 b. Uang Buku dan Referensi per tahun - Strata 2 dan Spesialis 1 - Strata 3 dan Spesialis 2

Orang/Tahun Orang/Tahun

19,000,000 20,000,000

Orang/Tahun Orang/Tahun

2,000,000 2,250,000

98

Lampiran 21 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG/BANGUNAN DALAM NEGERI SEBAGAI BATAS ESTIMASI
(dalam rupiah) NO. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.I. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2)
2

SATUAN (3) m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun m /tahun m2/tahun
2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

GEDUNG BERTINGKAT (4) 157,000 146,000 165,000 173,000 152,000 145,000 148,000 143,000 149,000 162,000 143,000 144,000 153,000 142,000 142,000 142,000 145,000 148,000 165,000 164,000 171,000 156,000 170,000 168,000 154,000 153,000 146,000 154,000 157,000 187,000 188,000 357,000 243,000

GEDUNG TIDAK BERTINGKAT (5) 92,000 83,000 93,000 98,000 86,000 82,000 84,000 81,000 91,000 92,000 81,000 82,000 87,000 80,000 81,000 80,000 82,000 84,000 96,000 93,000 97,000 87,000 96,000 95,000 87,000 87,000 83,000 86,000 89,000 106,000 106,000 203,000 138,000

HALAMAN GEDUNG/ BANGUNAN KANTOR (6) 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 10,000 13,000 10,000 10,000 10,000 10,000 13,000 13,000 13,000 14,000

99

Lampiran 22 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN DAN OPERASIONAL KENDARAAN DINAS SEBAGAI BATAS ESTIMASI PEJABAT
(dalam rupiah) NO (1) A B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Kendaraan Pejabat Negara Kendaraan Pejabat Eselon I Kendaraan Pejabat Eselon II ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.I. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) SATUAN (3) Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun BIAYA TA 2013 (4) 38,880,000 36,090,000 29,430,000 29,450,000 29,410,000 29,380,000 29,430,000 29,450,000 29,430,000 29,430,000 29,430,000 29,430,000 29,230,000 29,230,000 29,190,000 29,340,000 29,340,000 29,340,000 29,510,000 29,560,000 29,560,000 29,730,000 29,840,000 29,750,000 29,800,000 29,710,000 29,800,000 29,410,000 29,410,000 29,860,000 29,880,000 30,010,000 29,930,000 30,100,000 30,060,000

1.

100

380.000 25.000 25.480.000 25.570.450.110.000 34.540.730.020.000 33.480.880.540.430.000 3.000 25.380.000 34.290.430.430.540.000 3.000 34.000 3.300.000 3.000 34.000 26.530.380.190. NO (1) 1 2 3 Operasional Roda 6 & Speed Boat (dalam rupiah) PROVINSI (2) Roda 6 Roda 6 Khusus Tahanan Kejaksaan Speed Boat SATUAN (3) Unit Unit Unit BIAYA TA 2013 (4) 21.110.630.470.000 34.000 25.480.000 34.000 3.560.000 34.110.920.000 34.580.540.000 26.480.000 RODA DUA (5) 3.000 34.530.000 3. NO (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 OPERASIONAL (dalam rupiah) PROVINSI (2) ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 34.250.000 25.000 34.500.000 25.480.000 34.000 25.450.200.000 3.000 34.920.000 3.000 26.340.090.630.180.430.000 3.000 26.110.000 26.000 25.630.630.490.000 34.530.000 34.000 34.000 33.000 3.540.630.450.000 26.530.110.250.510.330.020.370.480.000 25.530.020.380.000 26.000 3.000 3.000 34.000 25.110.000 25.000 26.680.000 3.150.000 3.000 34.000 34.000 34.000 3.240.000 3.150.000 3.000 101 .000 3.690.000 34.2.000 25.000 3.000 34.000 25.000 25.580.000 34.000 39.000 34.000 25.000 3.730.570.000 DOUBLE GARDAN (4) 34.000 3.000 3.000 26.530.250.390.000 3.000 33.000 3.730.000 25.000 34.580.520.340.000 25.540.430.110.450.510.000 34.780.000 3.I.480.000 34.110.000 3.000 26.000 34.000 3.310.150.520.450.580.240.000 3.410.000 3.000 3.430.000 3.000 25.680.110.960.000 26.000 34.570.110.000 3. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT RODA EMPAT (3) 25.000 17.000 25.000 3.650.880.000 25.520.

090.590.390.000 42.000 42.480. OPERASIONAL PATROLI JALAN RAYA (PJR) (dalam rupiah) NO (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 17.220.000 42.930.000 35.420.000 43.000 18.930.740.000 42.000 17.610.610.000 42.000 37.000 42.000 18.000 34.000 17.890.930.000 17.260.000 34.770.000 18.080.000 39.930.590.250.890.000 39.000 18.770.000 37.000 18.000 39.000 17.260.420.060.770.000 18.090.000 102 .000 38.000 43.770.650.000 36.000 41.930.320.000 43.130.930.130.860.000 35.000 40.040.040.000 19.430.4.000 42.550.080.250.580.000 41.000 17.000 18.000 18.000 35.860.870.080.000 42.000 36.000 PJR RODA DUA ( ≤ PJR RODA DUA ( ≤ 750 CC) 250 CC) (4) 17.860.990.770.090.000 17.000 42.370.130.000 17.000 35.000 42.650.000 34.000 18.000 36.000 18.000 39.080.720.280.000 36.130.590.000 17.000 35.000 37.000 38.000 41.000 43.000 43.000 42.450.000 41.130.860.050.400.090.770.000 18.420.I.400.900.000 (5) 36.250.000 18.000 40.000 44.000 42.450.740.370.400.000 41.000 41.580.000 18.000 17.000 43.000 17.770.000 44.130.000 17.860.720.250.000 18.000 43.000 38.000 17.250.890. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) PJR RODA EMPAT (3) 42.000 35.420.000 44.000 18.000 17.090.720.000 42.000 41.000 43.000 37.130.000 38.260.080.000 37.130.130.160.040.000 41.000 17.260.260.720.000 36.670.720.610.080.000 18.000 36.930.590.000 43.000 43.260.

000 8.Lampiran 23 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN SARANA KANTOR SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Inventaris Kantor Personal Komputer Printer AC Split Genset lebih kecil dari 50 Kva Genset 75 Kva Genset 100 Kva Genset 125 Kva Genset 150 Kva Genset 175 Kva Genset 200 Kva Genset 250 Kva Genset 275 Kva Genset 300 Kva Genset 350 Kva Genset 450 Kva Genset 500 Kva URAIAN (2) SATUAN (3) Pegawai/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun BIAYA TA 2013 (4) 59.059.107.589.000 14.000 5.000 574.718.000 482.000 12.000 10.226.000 13.859.000 6.000 20.554.000 11.637.000 103 .000 8.000 18.000 546.225.000 16.754.530.343.326.000 25.

000 7.300.000.000 11.000 7.000.000 9.500.000 8.000.500.200.000.800.500.600.300.000 6.000 10.I.700.000 6.000 7.000 7.000.000 10.000 6.000. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) BIAYA TA.000.500.500. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.500.200.200. 2013 (3) 6.000 17.400.000 7.000 104 .000 10.000 8.000 7.000 15.700.500.000 15.000.000 7.600.000.000 11.000 7.100.000 7.000 8.400.Lampiran 24 SATUAN BIAYA SEWA GEDUNG PERTEMUAN ( Per empat jam ) SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO.500.000 7.000 10.000.000 7.100.000 6.000 7.000 17.200.000 7.000 11.

800.800.000 650.000 2.000 2.400.000 2.000 760.000 740.000 1.100.000 1.700.000 1.800.000 3.600.000 950.700.000 830.000 650.000 2.400.500.800.000 730.900.900.000 2.000.000 1.000 2.000 2.800.000 640.000 820.000 1.000 2.500.700.000 2.700.000 640.000 650.800.000 RODA 6/BUS BESAR (5) 3.900.700.000 2.000 3.000 2.800.700.800.000 640.800.000 650.000 2.000 3.000 720.000 1.700.000 710.000 2.800.000.000 740.000 730.900.800.000 3.000 1.000 1.000.000 710.000.000 710.000 2.000 4.000 1.700.300.000 1.800.000 2.800.300.I.000 1.000 3.000 640.Lampiran 25 SATUAN BIAYA SEWA KENDARAAN ( Per delapan jam ) SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam Rupiah) NO.400.200.000.000 3.700.000 1.000 2.900.000 730.900.700.000 2.000 2.000 650. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) RODA 4 (3) 710.700.800.000 1.000 1.000 2.000 650.000 3.900.000 3.100.000 3.000 1.900.000 2.000 750.000 2.000 3.000 2.900.000 640.100.000 2.500.000 1.800.800.000 2.000 1.000 2.500.000 2.900.000 650.000 650.400.000 760.900.700.100.200.000 1.000 3.000 105 .000 900.000 RODA 6/BUS SEDANG (4) 1.800.800.900.000 640.600.000 2.800.000 1.000 2.000 1.000 680.000 3.000 2.000 2.000 2. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 640.

000.000 355.Lampiran 26 SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL PEJABAT SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO (1) A B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 PROVINSI (2) Kendaraan Pejabat Eselon I Kendaraan Pejabat Eselon II ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000.000 349.000.000 376.000 338.000.000 340.000 362.000.000 348.000 363.000.000.000.000.000.000 345.000.000 349.000.000 353.000 372.000 345.000 349.000 366.000 368.000 364.000 369.000. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT SATUAN (3) Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit BIAYA TA 2013 (4) 466.000 348.000 340.000.000.I.000.000.000 355.000 350.000.000.000 370.000.000 378.000 380.000.000 349.000 366.000.000.000 347.000.000.000.000.000.000 348.000.000.000 349.000.000 345.000 349.000.000.000 106 .000 350.000.

000.000.000.000.000 271.000.000 177.000.000.000 308.000 177.000 302.000 1.000.000.000.000 180.000.000 418.000 417.000.000 170.000.000.000.000 438.000.000 181.000 407.000.000.000 431.000.000 441.000 299.000 214.000.000.000 262.000 447.000.000.000.000.000 181.000.000 298.000.000 269.000 418.000 2.000 267.000 187.000. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL KANTOR DAN/ATAU LAPANGAN RODA 4 SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO.000 MINIBUS (5) 271.000 270.000.000. (1) 1 2 PROVINSI Roda 6 dan/atau Bus Sedang Roda 6 dan/atau Bus Besar (2) SATUAN (3) Unit Unit BIAYA TA.000 277.000.000.000.000.000 300.000 422.000 435.000 182.000.000 414.000 271.000.000.000 DOUBLE GARDAN (6) 418.000.000.000 107 .000.Lampiran 27 1.000.000.000.000.000 272.056.I.000 306.000.000 218.000 180.000.000 200.000.000.000 418.000.000.000 418.000. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL BUS (dalam rupiah) NO.000 414. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 PROVINSI (2) ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000.000.000 314.000 312.000 418.000 277.000 208.000 437.000 302.000 181.000 271.000.000 414.000.000.000 267.000 409.000.000.000 172. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT SATUAN (3) Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit PICK UP (4) 181.000.000 181.000 418.000.000 182.000 267.000.000.000 210.000.000 425.000 433.000.000 449.000.000.000 207.000.000.355.000 172.000.000 270.000 439.000.000 420.000.000.000 432.000 420.000.000.000.000.000.000 409.000 305.000 418.000 202.000.000.000 271.000 271.000 272.000.000 418.000.000.000 177.000 435.000.000.000 181.000.000 204.000 216.000.000.000.000 260.000 270.000 204. 2013 (4) 522.000.000.000.000 206.000 187.000.000.000.000 179.000.000 262.000 304.000 180.000 445.000.000 275.000.000 316.000 201.000.000 185.000.000.000 425.

000.000.000 35.000 31.000.000 29.000.000 34.000 36.000 30.000 33.000 29.000 29.000 29.000.000 32.000.000 31. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 34.000 35.000 30.000.000.000.000.000 31.000 35.000.000 31.000 31.000 108 .000 31.000.000 30.000 33.000.000.000 31.000 37. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) SATUAN (3) Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit OPERASIONAL KANTOR (4) 30.000.000 31.000 34.000.000 30.000 LAPANGAN (5) 31.000.000.000.000 33.Lampiran 28 SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN RODA 2 OPERASIONAL KANTOR DAN/ATAU LAPANGAN SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam rupiah) NO.000.000.000 35.000 33.000 32.000.000 33.I.000.000 29.000 35.000.000.000 34.000.000 31.000.000 35.000 33.000.000.000 32.000 31.000 33.000.000.000.000.000.000 33.000.000.000.000.000 32.000.000.000.000.000.000 28.000.000 31.000 28.000 30.000.000.000 28.000 30.000 36.000.000 29.000.000 29.000 38.000.000.000.000 30.000 30.000 36.000 33.000 30.000.000.000.000 39.000.000.000 30.000.000.000.000.000 29.000.000.000 30.000 29.000.000.000 30.000.000.

000 109 .000 460.300.000 550.000 900.000 440.000 900.000 900.000 850.000 1.000 660.000 500.000 900.000 550.000 390.000 650.000 400.000 440.I.000 940.000 1.000 360.000 590.000 410.000 620.000 400.000 450.000 610.000 900.000 440.000 900.000 500.000 450.000 500.000 Pakaian Seragam Mahasiswa/i (5) 400.000 400.000 610.000 520.000 450.000 1.000 1.000 1.000 650.000 390.000 380.000 440.000 750.000 950.000 500.000 350.000 500.000 380.000 460.000 450.000 650.200.000 530.000 590.000 660.000 450. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH D.000 460.000 440.000 900.000 500.000 790.000 440.000 400.000 610.000 460.000.000 800.000 380.000 390.000 550.000 Pakaian Kerja Sopir/ Pesuruh (6) 390.000 400.000 920.000 900.000 460.000 1.000 450.000 650.000 500.000 350.000 930.000 500.000 460.000 530.000 600.000 490.000 600.000 440.000 680.200.000 850.000 520.000 390.000 500.000 780.000 500.000 430.000 650.000 400.000 360.000 490.000 650.000 910.400.000 450.000 450.000 500.000 650.000 450.000 610.000 700.000 970.000.000 390.000 Pakaian Dinas Pegawai/ Perawat (4) 460.000 Pakaian Kerja Satpam (7) 980.000 650.000 500.000 440.000 440.000 360.000.000 650.000 440.000 390.000 650.000 500.000 440.000 500.000 650.000 650.000 650.000 340.000 450.000 650.000 850.000 650.000 610.000 850.100.000 450.000 450.000 610.000 800.000 540.Lampiran 29 SATUAN BIAYA PENGADAAN PAKAIAN DINAS ( PER-STEL ) SEBAGAI BATAS ESTIMASI (dalam Rupiah) NO.000 600.000 440.000 460.000 360.000 850.000 500.000 1.000 450.000 500.000 490.000 450.000 390.000 450.000 400.000 500.000 550.000 900.000 610.000 440.000 660.000 450.000 440. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI (2) Pakaian Kerja Dokter (3) 610.000 400.000 500.000 1.

000 73.250.450.000 79.050.Lampiran 30 BIAYA LANGSUNG PERSONIL (RENUMERATION/ BILLING RATE ) TAHUN 2013 UNTUK TENAGA AHLI NASIONAL BERPENDIDIKAN S1/S2/S3 DENGAN UNDANGAN INTERNASIONAL (ICB) BERDASARKAN PENGALAMAN PROFESI YANG SETARA ( COMPARABLE EXPERIENCES ) SARJANA DENGAN PENGALAMAN PROFESIONAL (TAHUN) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 RUPIAH PERBULAN S1 **) **) 18.950.000 83.000 70.000 83.850.200.700.000 33.800.000 54.000 115.000 44.000 73.000 97.700.000 57.900.050.750.350.000 69.750.000 30.000 22.000 55.550.000 48.250.000 106.000 *) Referensi Biaya Minimal Tahun 2011 dan berlaku sama besarnya di seluruh Provinsi Indonesia **) S1 pengalaman 1-2 tahun dianggap Sub Profesional (Lihat Lampiran 32) 110 .700.000 111.150.000 62.000 102.450.000 21.550.000 36.000 65.000 66.000 40.000 61.400.600.000 84.700.000 91.800.500.000 25.000.650.000 43.500.000 38.050.300.650.300.000 88.000 103.000 77.000 92.100.750.000 39.850.000 37.000 61.500.000 75.000.000 50.000 42.000 30.000 88.000 77.000 94.000 65.350.000 95.000 51.000 54.500.750.900.000 26.000 80.000 99.950.000.000 80.000 46.250.250.300.000 50.200.000 95.200.000 46.000 119.350.400.000 57.450.000 58.000 S2 19.900.800.000 100.000 S3 2013 27.000 34.000.000 32.750.000 86.100.100.550.950.900.250.850.300.000 29.000 68.700.000 72.800.650.850.000 107.650.000 90.700.000.500.050.600.

1 X (GD+BBJ+BBU) (2.3) X GD 0.4) X GD Internasional (3) Komponen (1) Gaji Dasar – GD (Basic Salary ) Beban Biaya Sosial .3) X GD (0.1 X (GD+BBS+BBU) (2.6) X GD (0.1 SBOJ : (SBOH/8) X 1.3 -0.Lampiran 31 DASAR PERHITUNGAN BIAYA PERSONIL LANGSUNG Perhitungan Biaya Langsung Personil dilakukan perhitungan Konversi Maksimum Biaya Langsung Personil menurut satuan waktu adalah sebagai berikut : SBOM : SBOB/ 4.5 – 1.BBS (Social Cost ) Beban Biaya Umum – BBU ( Overhead Cost ) Tunjangan .3) XGD 1 X GD (0.T Keuntungan – K Total Biaya Langsung Personil (0.3 Catatan : SBOB = Satuan Biaya Orang Bulan (Person Month Rate ) SBOM = Satuan Biaya Orang Minggu (Person Week Rate ) SBOH = Satuan Biaya Orang Harian (Person Day Rate ) SBOJ = Satuan Biaya Orang Jam (Person Hour Rate ) Perhitungan Biaya Langsung Personil (BLP) dilakukan sebagai berikut : BLP = GD + BBS + BBU + T + K + BL Dimana : GD = Gaji Dasar (Basic Salary ) BBS = Beban Biaya Sosial (Social Cost ) BBU = Beban Biaya Umum (Overhead Cost ) T = Tunjangan (Allowance ) K = Keuntungan (Profit ) BL = Biaya Lain-Lain (Other Cost ) Undangan Nasional (2) 1 X GD (0.6) X GD 111 . 4) X GD (0.4 – 3.3 – 0.1 SBOH : (SBBOB/22) X 1.1 – 0.1 -0.1) X GD (0.7 – 1.2 – 3.

.

berlaku tarif kelas ekonomi. dll. 1 JENIS PENGELUARAN Dokumen Perjalanan Ke Luar Negeri SATUAN HARGA (Rp. pp. berlaku tarif IATA. → Jumlah Trip Keluarga (Max. Fiskal.Lampiran 32 BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL ( DIRECT COST ) TAHUN 2013 UNTUK JENIS PENGELUARAN REIMBURSABLE NO. Org At Cost At Cost • Untuk Lajang • Airport Tax. Proyek > 12 Bulan: • Untuk Keluarga • Airport Tax. Perjalanan Dinas. 25 Kg / Orang / Trip • Max.) KETERANGAN → Biaya untuk pengurusan paspor. Visa. → Jumlah Trip Tenaga Ahli terdiri dari Mobilisasi. → Untuk Penerbangan Domestik. Sertifikat Kesehatan. 10 Kg / Org / Trip → Hanya untuk Mobilisasi & Demobilisasi 4 Bagasi yang Tidak Dibawa Sendiri Proyek > 12 Bulan: • Untuk Lajang • Untuk Keluarga Kg/Trip Kg/Trip At Cost At Cost • Max. 2 anak (belum kawin) dengan usia dibawah 18 tahun 3 Kelebihan Bagasi (Excess Baggage ) Kg/Trip At Cost → Max. 2 anak (belum kawin) dengan usia dibawah 18 tahun • Untuk 1 isteri. kelas ekonomi. 40 Kg / Keluarga / Trip 112 . → Tidak termasuk Airport Tax. 1 isteri dan 2 anak dibawah 18 tahun) hanya Mobilisasi Cuti Tahunan dan Demobilisasi. Org At Cost At Cost • Untuk 1 isteri. Org-Trip At Cost • Untuk Lajang Proyek > 12 Bulan • Untuk Keluarga Org-Trip At Cost 2 Tiket Penerbangan → Untuk Penerbangan Internasional. Cuti Tahunan dan Demobilisasi. pp.

54 Tahun 2010 Pasal 66 Angka (4) yaitu HPS disusun paling lama 28 hari kerja sebelum batas akhir pemasukan penawaran 113 .NO. 5 JENIS PENGELUARAN Biaya Perjalanan Darat (Local / Inland / Travel ) • Untuk Lajang Proyek > 12 bulan: • Untuk Keluarga SATUAN HARGA (Rp.) KETERANGAN Org-Trip At Cost Kel-Trip At Cost 6 Biaya Pembelian Kebutuhan Proyek Kendaraan • Roda-4 • Roda-2 Peralatan kantor: • Computer Desk Top • Laptop • Printer Laser Jet A-3 • Printer Laser Jet A-4 • Printer Color Jet A-3 • Printer Color Jet A-4 • Scanner • Mesin Fotocopy • Mesin Fax • Mesin Ketik • LCD Proyektor • Digital Camera • Plotter • Software / Royalty • Perlengkapan Khusus • Dll Furniture kantor: • Meja dan Kursi Kerja • Meja dan Kursi Rapat • Air Conditioner • Filing Cabinet • White Board • Shelf • Water Dispenser • Dll Unit At Cost • Termasuk biaya registrasi dan asuransi kendaraan • Termasuk biaya registrasi dan asuransi kendaraan Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit At At At At At At At At At At At At At At At At Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Set Set Unit Unit Unit Unit Unit Unit At At At At At At At At Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost Cost 7 Biaya Instalasi Telepon/Internet Unit At Cost Catatan: Penentuan harga "At Cost " ini bisa mengikuti aturan yang ada pada Pepres No.

000 9 29.000 20 46.000 18 43.000 29.450.250.400.000 32.950.850.000 7 26.000 46.350.000 44.000 56.350.500.550.000 3 20.050.000 5 23.000 2 19.000 15 38.000 18.450.000 12 34.350.000 54.000 28.500.350.000 16 40.000 38.350.000 26.800.850.000 20.000 14 37.600.100.400.000 6 25.000 11 32.000 53.000 24.400.000 16.000 37.000 34.350.350.000 44.850.850.000.000 48.000 1 17.900.000 49.000 30.700.150.000 58.400.000 31.000 39.Lampiran 33 BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION / BILLING RATE ) UNTUK TENAGA AHLI NASIONAL BERPENDIDIKAN S1/S2/S3 DENGAN UNDANGAN NASIONAL (ICB) BERDASARKAN PENGALAMAN PROFESI YANG SETARA (COMPARABLE EXPERIENCES ) PROVINSI DKI JAKARTA Indeks = 1.350.000 28.850.000 4 22.000 46.000 36.200.000 13 35.450.850.400.750.350.000 40.850.000 50.450.000 42.000 KELOMPOK AHLI KUALIFIKASI AHLI PRATAMA GOLONGAN I-A I-B I-C I-D II-A II-B II-C II-D III-A III-B III-C III-D VI-A VI-B VI-C VI-D V-A V-B V-C V-D VI-A VI-B VI-C VI-D VI-E TAHUN PENGALAMAN AHLI MUDA AHLI MADYA AHLI UTAMA AHLI KEPALA AHLI PEMBINA KEPALA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 RUPIAH TAHUN PENGALAMAN PER-BLN S1 **) **) 13.650.500.000 33.000 21 RUPIAH PER-BLN S2 TAHUN PENGALAMAN RUPIAH PER-BLN S2 17.500.000 17 41.000 14.000 10 31.850.000) **) S1 pengalaman 1-2 tahun dianggap Sub Profesional (lihat Lampiran 32) Biaya Langsung Personil untuk Provinsi lain (diluar DKI Jakarta) dikalikan dengan Indeks Biaya Langsung Personil per Provinsi (Lampiran 34) 114 .000 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 26.900.550.350.000 22.000 19 44.000 42.550.350.600.350.000 35.000 51.350.000 40.850.850.350.000 48.350.000 8 28.000 52.950.000 \ *) Referensi Biaya Minimal Tahun 2010 (benchmarking DKI Jakarta dengan Indeks = 1.450.850.850.550.

6 Tahun) S1 (0 .200.Lampiran 34 BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION/BILLING RATE ) TAHUN 2013 UNTUK TENAGA SUB PROFESIONAL *) PROVINSI DKI JAKARTA Indeks = 1.000 5 SENIOR ASSISTANT PROFESIONAL STAFF 9.1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .000) Biaya Langsung Personil untuk Provinsi lain (diluar DKI Jakarta) dikalikan dengan Indeks Biaya Langsung Personil per Provinsi (Lampiran 34) 115 .000 7 SPECIAL TECHNICIAN / INSPECTOR 8.000 *) Referensi Biaya Minimal Tahun 2010 (Benchmarking DKI Jakarta dengan Indeks = 1.000 8 TECHNICIAN 7.3 Tahun) S2 (0 .700.000 3 HARDWARE TECHNICIAN 7.3 Tahun) S2 (0 .200.000 9 INSPECTOR 7.200.000 2 SOFTWARE PROGRAMMER/IMPLEMENTER 8.3 Tahun) S2 (0 .3 Tahun) S2 (0 .200.3 Tahun) S2 (0 .000 6 ASSISTANT PROFESIONAL STAFF 9.10 Tahun) S1 (0 .5 Tahun) S2 (1 .1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .200.3 Tahun) S2 (0 .1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .000.1 Tahun) D3/SO (> 6 Tahun) S1 (3 .3 Tahun) S2 (0 .1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .700.000 NO 1 PERSONIL CAD / CAM OPERATOR PENDIDIKAN & PENGALAMAN D3/SO (5 .1 Tahun) RUPIAH PER BULAN 7.700.500.1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .3 Tahun) S2 (0 .000 10 SURVEYOR 6.3 Tahun) S2 (0 .000 4 FACILITATOR 7.3 Tahun) D3/SO (3 .1 Tahun) D3/SO (> 3 Tahun) S1 (0 .

400.Lampiran 35 BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION /BILLING RATE ) TAHUN 2013 UNTUK TENAGA PENDUKUNG *) PROVINSI DKI JAKARTA Indeks = 1.000 *) Referensi Biaya Minimal Tahun 2010 (Benchmarking DKI Jakarta dengan Indeks = 1000) Biaya Langsung Personil untuk Provinsi lain (diluar DKI Jakarta) dikalikan dengan Indeks Biaya Langsung Personil per Provinsi (Lampiran 34) 116 .650.600. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Office Manager Site Office Manager/ Administrator Bilingual Secretary Secretary Computer Operator/ Typist Drafter (Manual) Messenger Office Boy Driver Office Guard/ Security Officer PERSONIL RUPIAH PER BULAN 7.600.000 1.000 4.000 2.000 3.150.900.000 2.100.000 6.000 NO.000 2.750.500.000 7.450.000 4.

878 0.744 0.259 Indeks ini berlaku apabila pelaksanaan operasional pekerjaan / proyek berlangsung di Propinsi 117 .Lampiran 36 INDEK BIAYA LANGSUNG PERSONIL Per PROVINSI TAHUN 2013 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 SUMATERA UTARA SUMATERA BARAT RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA SELATAN KEPULAUAN BANGKA BELITUNG BENGKULU LAMPUNG BANTEN DKI JAKARTA ( Benchmarking ) JAWA BARAT JAWA TENGAH D.242 0.881 0.743 0.870 0.332 1.935 0.979 0.681 0.917 0.882 1.871 0.797 0.862 0.843 0.761 0.698 0.764 0.895 1. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN GORONTALO MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM INDEKS 1.983 0.908 0.000 0.719 0.942 0.817 0.939 0.783 0.976 0.828 0.I.899 0.876 0.

1 JENIS PENGELUARAN Sewa Kendaraan dan O&M **) SATUAN HARGA (Rp. harga dapat 1.5 kali lebih besar → Tidak termasuk Driver kendaraan Roda-4 • Tidak termasuk O&M Driver • Termasuk O&M • Tidak termasuk O&M • Termasuk O&M • Termasuk O&M • • • • • Roda-4 Roda-4 Roda-2 Roda-2 Kendaraan Air Bulan Hari Bulan Hari Hari Bulan Bulan 8. harga 1.000 4 Set-Bulan 1.000 800.000 1.000 330.000 700.000 95.000 1.000.000 380.Lampiran 37 BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL (DIRECT COST ) TAHUN 2013 UNTUK JENIS PENGELUARAN FIXED UNIT RATE NO. → Untuk proyek < 6 Bulan fasilitas Sewa Kantor diberikan jika lokasi pelaksanaan operasional pekerjaan / proyek berbeda provinsi / kota / kabupaten dengan Kantor Perusahaan. → Untuk lokasi proyek terpencil / terisolir.450.000.000 4.000 680.100.000 180.000 118 .000 ***) 3.250.000 • O&M Roda-4 • O&M Roda-2 2 Sewa Kantor Proyek → Untuk ruangan rata-rata 6 M² per orang maksimum untuk 25 orang dan ruang rapat ± 30 M².900.500.000 330. → Untuk proyek < 6 Bulan.600.000 330.000 125. minimal penyewaan dihitung untuk 6 Bulan.5 s/d 2.000 4.000 550.000 700.5 s/d 2.000 • • • • 3 Jakarta Provinsi Kabupaten Lapangan Sewa Peralatan Kantor **) • Computer Desk Top • Laptop • Printer Laser Jet A-3 • Printer Laser Jet A-4 • Printer Color Jet A-3 • Printer Color Jet A-4 • Scanner A-3 • Scanner A-4 • Mesin Fotocopy • Mesin Fax • Mesin Ketik • LCD Proyektor • Digital Camera • Plotter • Dll Sewa Furniture Kantor **) • Meja dan Kursi Kerja Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Hari Unit-Bulan Unit-Bulan 1.000 600.) KETERANGAN → Untuk lokasi proyek terpencil / terisolir di suatu provinsi.5 kali lebih besar M²/Bulan M²/Bulan M²/Bulan M²/Bulan 185.000 85.000 1.000 550.600.

Bulan Bulan Bulan Bulan 5.000 3.000 2.900.000 450.400. mendapat Tunjangan Perumahan.600. → Belum termasuk biaya pemasangan / penyambungan Telepon dan Internet.000 → Untuk biaya listrik.) 1. Air. Internet.000.000 3.000 → Untuk proyek < 12 bulan.000 7 Biaya Komputer & Printer Consumables **) • Kantor Utama Proyek • Kantor Sub Proyek • Kantor Lapangan Bulan Bulan Bulan 3.750.000 2.500. Kebersihan.000 75.000 5.700. Org-Bulan Org-Bulan Org-Bulan 3.700.000 6.800.000 1. dibayar di awal proyek → Untuk proyek > 12 bulan.000 KETERANGAN Biaya Operasional Kantor Proyek • Kantor Utama Proyek • Kantor Sub Proyek • Kantor Lapangan Bulan Bulan Bulan 11.000 420.900.000 • Untuk Layang • Untuk Layang • Untuk Layang 8 Biaya Komunikasi • Kantor Utama Proyek • Kantor Sub Proyek • Kantor Lapangan Internasional: 9 Tunjangan Harian (Per Diem Allowance ) • Jakarta • Provinsi • Kabupaten 10 Tunjangan Perumahan (Housing Allowance ) Proyek > 3 bulan (Prof. dibayar di setiap awal tahun proyek. Org-Hari Org-Hari Org-Hari 550.000.750. Staf) • Jakarta • Provinsi • Kabupaten 119 .000 2.000 3. dll (termasuk perawatan) 6 Biaya ATK (Office Consumables ) **) • Kantor Utama Proyek • Kantor Sub Proyek • Kantor Lapangan Bulan Bulan Bulan 5.000 2.300.000 75.450.450.500.000 350. Fax.000 → Untuk Telepon.000 2. • • • • • • • 5 JENIS PENGELUARAN Meja dan Kursi Rapat Air Conditioner Filing Cabinet White Board Shelf Water Dispenser Dll SATUAN Set-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan Unit-Bulan HARGA (Rp.000 75.000 → Berlaku hanya untuk Layang → Tidak mendapat Housing Allowance → Untuk proyek > 3 bulan.000 170.NO.750.

000 250. Prof.000.000 • Untuk Layang • Untuk Layang • Untuk Layang Kel-Bulan Kel-Bulan Kel-Bulan 5.000 1.300.) KETERANGAN Org-Bulan Org-Bulan Org-Bulan 2.) • Jakarta • Provinsi • Kabupaten Proyek > 12 bulan (Prof.900.700.000 13 Tunjangan Tugas Luar (Out of Station Allowance / OSA) • • • • Jakarta Provinsi Kabupaten Lokasi Proyek/ Lapangan 14 Penginapan Tugas Luar • • • • Jakarta Provinsi Kabupaten Lokasi Proyek/ Lapangan Org-Hari Org-Hari Org-Hari Org-Hari 550.NO. Staf. 11 Penempatan Sementara (Temporary Lodging ) Untuk proyek > 3 bulan • Jakarta • Provinsi • Kabupaten Org-Hari Org-Hari Org-Hari 550.000 17.000 → Tujuan perjalanan dinas tidak dalam kota yang sama dengan lokasi kantor 15 Cuti Tahunan (Annual Level ) → Setelah bertugas 1 tahun terus menerus → Hanya untuk tiket pesawat (PP) dan Airport Tax.000 4.000.000 350.900.000 350.000 2.000.000 250.000 450.000 • Untuk Keluarga • Untuk Keluarga • Untuk Keluarga → Untuk maksimal 3 hari setelah kedatangan di lokasi proyek.000.000 12 Tunjangan Penempatan (Relocation Allowance ) Untuk proyek > 24 bulan • Jakarta • Provinsi • Kabupaten → Untuk biaya penyimpanan dan pemindahan perlengkapan rumah tangga Penugasan Penugasan Penugasan 17.) • Jakarta • Provinsi • Kabupaten SATUAN HARGA (Rp.000 → Tujuan perjalanan dinas tidak dalam kota yang sama dengan lokasi kantor Org-Hari Org-Hari Org-Hari Org-Hari 550. Org Org Org Org Org ***) ***) ***) ***) Proyek > 12 bulan • • • • Jakarta Provinsi Kabupaten Lokasi Proyek/ Lapangan 120 . JENIS PENGELUARAN Proyek > 3 bulan (Sub.000 450.000 350.000 4.000 17.500.000 450.

000 80.000 200.000 250.000 20. bentuk dan banyak halaman laporan.000 6. dapat dihitung sesuai pengeluaran Kantor Utama/Sub Proyek: • Laporan Pendahuluan • Laporan Antara • Konsep Laporan Akhir • Laporan Akhir • Ringkasan Eksekutif • Laporan Bulanan • Laporan Triwulan • Laporan Teknis/Khusus • Dokumen Tender • Manual O&M • CD • Flash Disk Kantor Lapangan: • Konsep Laporan Akhir • Laporan Akhir • Laporan Bulanan • Laporan Triwulan • Laporan Teknis/Khusus Buku Buku Buku Buku Buku Buku Buku Buku Buku Buku Keping Buah 150. Biaya Langsung Non Personil ini bisa ditentukan sebagai At Cost.000 300.000 250.000 400.200.000 200.000 **) Biaya Langsung Non Personil ini untuk provinsi lain (diluar DKI Jakarta) dikalikan dengan Indeks Biaya Langsung Non Personil per Provinsi (Lampiran 7) ***) Bila lokasi tujuan pada saat membuat RAB / HPS sudah diketahui.000 Buku Buku Buku Buku Buku 200.000 500.NO. macam.000 270. dan bila lokasi tujuan pada saat membuat RAB / HPS belum diketahui. Biaya Langsung Non Personil ini bisa ditentukan sebagai Fixed Unit Rate .000 150. 121 . 16 JENIS PENGELUARAN Biaya Pelaporan SATUAN HARGA (Rp.000 200.000 160. Apabila dengan gambar teknik/ peta.000 300.) KETERANGAN → Biaya Pelaporan tergantung dari jenis.

Lampiran 38 BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL (DIRECT COST ) Tahun 2013 UNTUK JENIS PENGELUARAN LUMP SUM
Lump Sum adalah biaya suatu atau beberapa item/ unsur pekerjaan dalam batas waktu tertentu, dengan jumlah harga yang pasti dan tetap serta dibayarkan sekaligus, seperti: • Pengumpulan Data Sekunder Seminar, Workshop, Sosialisasi, Training, Desiminasi, Loka Karya, Diskusi, Koordinasi antar Instansi • Survey • Biaya Test Laboratorium • Dst nya.

122

Lampiran 39 INDEKS BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL PER PROVINSI TAHUN 2013
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 SUMATERA UTARA SUMATERA BARAT RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA SELATAN KEPULAUAN BANGKA BELITUNG BENGKULU LAMPUNG BANTEN DKI JAKARTA ( Benchmarking ) JAWA BARAT JAWA TENGAH D.I. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR SULAWESI UTARA SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN GORONTALO MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM INDEKS 1,157 1,055 0.983 1,067 1,178 1,028 1,007 1,148 1,013 0.987 0.943 1,000 0.963 0.927 0.929 0.939 1,016 1,044 1,107 1,095 1,116 1,065 1,180 1,117 1,063 1,049 1,059 1,049 1,064 1,240 1,238 1,952 1,516

**) Berlaku hanya untuk beberapa jenis Pengeluaran Fixed Unit Rate (Lampiran 35) Indeks ini berlaku apabila pelaksanaan operasional pekerjaan / proyek berlangsung di Provinsi tersebut.

123

Lampiran 40 PROSENTASE KOMPONEN BIAYA PEMBANGUNAN BANGUNAN GEDUNG NEGARA KLASIFIKASI SEDERHANA (SEBAGAI BATAS TERTINGGI)
Biaya Konstruksi Fisik (juta (Rp) Komponen Kegiatan (1) 1.   PERENCANAAN KONSTRUKSI (dalam %) s.d 250 (2) 250 s.d 500 (3) 8.23 s.d 6.83 500 s.d 1000 (4) 6.83 s.d 5.63 1000 s.d 2500 (5) 5.63 s.d 4.65 2500 s.d 5000 (6) 4.65 s.d 3.90 5000 s.d 10,000 (7) 3.90 s.d 3.28 10,000 s.d 25,000 (8) 3.28 s.d 2.82 25,000 s.d 50,000 (9) 2.82 s.d 2.44 50,000 s.d 100,000 (10) 2.44 s.d 2.16 100,000 s.d 250,000 (11) 2.16 s.d 1.94 250,000 s.d 500,000 (12) 1.94 s.d 1.80

8.23

2.   PENGAWASAN KONSTRUKSI (dalam %)

5.35

5.35 s.d 4.62

4.62 s.d 3.90

3.90 s.d 3.27

3.27 s.d 2.73

2.73 s.d 2.27

2.27 s.d 1.92

1.92 s.d 1.65

1.65 s.d 1.43

1.43 s.d 1.26

1.26 s.d 1.18

3.   PENGELOLAAN KEGIATAN (dalam %)

14.00

14.00 s.d 10.00

10.00 s.d 6.75

6.75 s.d 4.20

4.20 s.d 2.85

2.85 s.d 1.90

1.90 s.d 1.20

1.20 s.d 0.80

0.80 s.d 0.50

0.50 s.d 0.28

0.28 s.d 0.18

Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 45/PRT/M/2007 Tanggal 27 Desember 2007 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara.

124

28 s.d 6.   PENGAWASAN KONSTRUKSI (dalam %) 7.42 s.   PENGELOLAAN KEGIATAN (dalam %) 16.d 3.d 0.d 2.55 s.42 25.15 2.d 500 (3) 9.42 s.00 s.10 s.d 250 (2) 9.000 s.d 1000 (4) 7.000 s.d 3.37 s.10 5.55 5000 s.d 2.d 5.d 5000 (6) 5.d 100.d 25.28 3.48 s.d 7.80 3.25 3.   MANAJEMEN KONSTRUKSI (dalam %) atau 3.60 1.80 2.d 250.50 250.000 (9) 3.15 s.d 2.25 s.58 0.d 1.00 16.45 s.00 s.d 7.19 2.d 2.93 s.d 1.000 s.d 3.d 5.89 6.d 4.78 1.   PERENCANAAN KONSTRUKSI (dalam %) s.75 s.30 s.02 50.25 5.d 50.30 2.48 2.d 4.000 (7) 4.92 10.31 s.80 s.35 1000 s.d 2.20 3.20 5.80 3.45 4.d 2.50 s.58 s.d 0.000 s.000 (8) 3.d 10.42 1.d 0. 125 .d 3.000 (10) 3.25 s.d 1.19 s.25 s.d 11.25 7.d 2500 (5) 6.00 2.31 0.35 s.d 3.00 250 s.78 s.70 s.d 4.d 6. 45/PRT/M/2007 Tanggal 27 Desember 2007 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara.d 3.70 2.d 2.60 s.20 s.Lampiran 41 PROSENTASE KOMPONEN BIAYA PEMBANGUNAN BANGUNAN GEDUNG NEGARA KLASIFIKASI TIDAK SEDERHANA (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Biaya Konstruksi Fisik (juta (Rp) Komponen Kegiatan (1) 1.d 0.20 s.00 s.50 4.00 s.d 3.32 2.92 s.75 7.19 Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.d 2.55 s.000 (12) 2.02 s.50 s.00 2.80 s.37 2500 s.50 4.d 2.d 1.20 6.d 5.d 5.d 2.72 s.000 s.72 100.80 s.20 s.25 11.93 0.d 1.d 3.00 s.d 2.25 s.00 6.d 500.000 (11) 2.55 500 s.

68 6.28 s.10 s.d 4.87 4.000 s.75 s.d 4.d 3.d 11.85 2500 s.58 0.85 s.85 25.35 s.d 0.000 s.d 2.000 (10) 3.20 s.15 4.85 s.90 s.d 250.d 5.d 10.60 3.   MANAJEMEN KONSTRUKSI (dalam %) 7.d 50.d 7.d 100.10 3.70 s.d 250 (2) 250 s.20 500 s.d 2.00 5000 s. 126 .d 0.25 11.75 s.15 s.60 s.000 s.Lampiran 42 PROSENTASE KOMPONEN BIAYA PEMBANGUNAN BANGUNAN GEDUNG NEGARA KLASIFIKASI KHUSUS (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Biaya Konstruksi Fisik (juta (Rp) Komponen Kegiatan (1) 1.15 s.d 3.31 0.d 5000 (6) 5.d 0. 45/PRT/M/2007 Tanggal 27 Desember 2007 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara.75 2.000 (12) 2.d 5.   PENGELOLAAN KEGIATAN (dalam %) 16.d 2.d 8.58 s.   PERENCANAAN KONSTRUKSI (dalam %) s.d 6.28 3.89 s.93 s.d 1.10 5.35 10.000 s.30 2.d 500 (3) 9.68 s.d 0.89 1000 s.45 s.49 2.10 s.000 (7) 5.d 5.d 3.000 (9) 3.77 s.42 1.45 50.d 3.75 9.95 7.000 s.d 2.d 6.19 Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.d 3.000 (8) 4.10 s.49 s.95 s.d 4.d 2.d 2.00 16.d 2.25 s.30 s.77 2.d 500.d 1000 (4) 8.d 25.17 3.31 s.10 100.70 5.87 s.d 5.d 2500 (5) 6.00 s.42 s.90 250.15 2.d 3.75 7.93 0.00 s.000 (11) 3.

000 5.000 75.000 2.500.000 150.000.000 2.000 SP SP SP SP SP SP 23.000 SP SP SP 11.000 5.000 150.200.000 20.000 4.000 180.000 150.000.000 120.500.000.000.000 120.000 80.000 20.000 1.000 1.000 600.000 3.000 4.000 7.000.000 3.500.000 20.000 20.000 SP 100.500.000 SP 100.000 1.000 120.500.900.500.000 350.000 2.000 600.500.750.000 150.000 1.000 180.000 40.000 SP SP SP 16.000 20.000.000 6.000.000.000 180.500.750.500.000 1.000 1.000.500.000 1.000.800.000 80.000. instruktur.000 3.200.000 SP 100.000 2.500.000 40.000 1.000 350.000.000 75.000. Honorarium Tim Penyelenggara dan Honorarium Tenaga Akademis: -Pengajar/Widyaiswara -Pendamping pengajar/widyaiswara -Pembimbing praktek -Narasumber -Moderator -Pengajar tamu -Pakar/pembicara khusus -Penanggung jawab program -Pengarah (pembukaan dan penutupan) -Penyusun bahan pengajaran/makalah -Jam pimpinan -Penyusun bahan/vakasi ujian -Instruktur senam -Pelaksana/panitia pelatihan -Petugas piket kedisiplinan/kebersihan -Rapat-rapat -Tenaga Medis -Petugas setempat (praktek lapang) -Uang saku peserta Bahan: -Alat tulis keperluan latihan -Olah raga & kesehatan -Peralatan & bahan praktek -Penggandaan bahan/naskah pelajaran -Penggandaan Modul Diklat Perjalanan: -Penyelenggaraan diklat (pengajar.500.000 600.000 1.500.000 SP SP SP 9.000 1.000 40.000 120.000 350.000 800.000 5.000 2.000 2.000 150.000 600.000 350.000 750.000 500.000 8.000 180.000 100.500.000 3.000 75.000 1.000 SP SP SP SP SP SP 7.000 75. panitia) JPl JPl JPl SESI SESI JPl SESI Angkatan Angkatan Judul SESI MA Angkatan Angkatan OH Angkatan Angkatan OH OH Angkatan Angkatan Angkatan Angkatan Orang Angkatan 120.000 1.500.BIAYA PENYELENGGARAAN DIKLAT TEKNIS DAN FUNGSIONAL (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) Uraian Kegiatan 2 Lampiran 43 No 1 Satuan >120 3 4 91-120 5 Biaya (Rp.000 3.000.300.000 120.000 80.500.000.000 1.500.000 350.000 80.000 600.000 150.500.000 350.500.000 3.000 1.000 1.000 2.000. 3.750.000 1.500.000 75.600.000 40.000 4.500.500.000.000 600.000.500.000 1.000 350.000 3.000 3.500.000 1.000 1.000 40.000 1.000 350.000 350.000 20.000 5.000 127 .000 350.000 1.000.250.000. 2.000 1.000 SP 100.000 40.000 2.000 80.000 10.000 350.000 180.000 12.000 120.500.000 1.000 7.000 180.000 1.750.000 180.000 1.600.000 350.000 350.000 SP 100.000 3.000.000 80.000 6.000 1.000 20.000.750.000 150.000 600.) Lama Diklat (hari) 61-90 46-60 6 7 31-45 8 21-30 9 <20 10 1.000 75.000 SP 100.000 350.000 4.000 1.000 20.000 75.500.400.000.500.000 1.000 80.500.500.000 40.200.000 3.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 -Pengarah/pengajar dari pusat/pengajar tamu -Narasumber/penceramah/moderator -Penjajagan lokasi praktek -Pembimbing/petugas dalam rangka praktek lapang -Monitoring pelaksanaan praktek lapang .000. mencakup biaya pengajaran dan materi pelajaran.500.000 400.000 3.000 50.000 750.000 SP 2) 350.500.000 150.000 400.000 400.000 400.000 4.000 4.000 250.000 350.000 400. OT : Orang Trip. JPl: Jam Pelajaran SP : Sesuai pengeluaran 1) 2) Jumlah peserta tiap angkatan maksimum 30 orang 128 .000 120.000 400.000 50.500. OT OT OT OT OT Orang SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) SP SP SP SP SP 1) Lain-lain: -Pakaian seragam/kerja lapangan -Pemanggilan peserta.000 3.000 3.000 50.000 600.000 SP 2) 350. pembukaan.000 50.000 120.000 3. OH: Orang Hari.000 120.000.000 SP 2) 350.000 300.000 400.000 250.000 200. al.000 3.000 50.000 SP 2) 200.000 50.000 50.000 120.000 120.perjalanan peserta 4.000. penutupan & dokumentasi -Evaluasi akhir -Personal use peserta -Sertifikat (STTPP) -Konsumsi peserta di asrama -Akomodasi & konsumsi peserta di luar asrama -Akomodasi & konsumsi dalam rangka praktek lapang -Operasional praktek lapangan*) -Kerja sama diklat**) Stel Angkatan Angkatan Orang Orang OH OH OH Angkatan Angkatan 350.000 SP 2) SP SP SP SP SP SP SP Keterangan: At Cost Besarnya biaya praktek lapangan disesuaikan dengan lokasi & lamanya praktek sesuai kurikulum *) : Sesuai kebutuhan praktek per jenis diklat **) : Biaya kerjasama diklat dengan instansi/lembaga di luar Pusdiklat Kehutanan.000 250.000.000 SP 2) 350.000 400.000 120.000 700.000 120. RAB/tarif dari instansi/lembaga yang bersangkutan.000 250.000 500.000 250.000 SP 2) 350.

000 2. Angkatan Siswa Siswa Paket 2.000. pembukaan & penutupan .Kesehatan/olahraga . SP (Sesuai Pengeluaran/at cost ) 5.000 1. OH OH Paket Angkatan Angkatan Siswa Angkatan 100. Dalam hal alokasi anggaran berasal dari PHLN agar memperhatikan juga petunjuk pelaksanaan dari PHLN berkenaan (Project Administration Memorandum /PAM) 129 .Penyelenggaraan diklat (pengajar.000.000 1. Jumlah jam pelajaran : 30 s. Siswa Angkatan OT SP 2.Uang saku peserta Bahan-bahan .000 25.000 150.500.000 SP 4.Penggandaan Perjalanan .000 750.Transport peserta *) .000 1.000 3. Transport peserta *): biaya perjalanan dari tempat asal peserta (pp) 4.000 65.000 250.000 2.000 40.000 100.250.BIAYA PENYELENGGARAAN PENINGKATAN KETERAMPILAN UNTUK MASYARAKAT (NON APARATUR) SEBAGAI BATAS TERTINGGI No 1 Lampiran 44 Uraian Kegiatan 2 Volume 3 Lama Diklat 4 s.000 SP SP 4.000 2.Bahan latihan .750.000 25.000 40.000 100. panitia) .000 1.Konsumsi di asrama .Penceramah/pembicara khusus .000.000 150.000 40.000 400.Pendamping .000 500.Pengarah . d. instruktur.000.500.000 2.000 200.000 1.000 3.Evaluasi & pelaporan penyelenggaraan diklat O/A O/A O/A JPL JPL JPL OH 500.Sertifikat .000 250. 9 hari 4 10 s.000 2.000 4.d.000 400.000. 100 jam pelajaran 2.000 40.Panitia Penyelenggara . 15 hari 5 1.500.000 Keterangan: 1.000 65. Honorarium: .Perlengkapan peserta .Konsumsi & akomodasi (di luar asrama) .000.000.Monitoring Lain-lain . Jumlah peserta latihan : maksimal 30 orang 3.000 250.500.Pembimbing .000.d.000 100.Sewa ruang kelas .Koordinator/Penanggung jawab program .Dokumentasi.000 1.000.Alat tulis keperluan pelatihan .

penyusunan paper.000. seminar dan penggandaan karya tulis -Biaya perjalanan: =Biaya transport/tiket =Lumpsum orang orang/thn orang orang/thn orang/thn OB orang orang orang paket orang orang SP SP SP 20.S1 7 DIII 8 DI 9 1. studi literatur dll.000.000 - SP SP SP 1.Lampiran 45 BIAYA PENDIDIKAN PROGRAM S3.000. her registrasi.000 SP SP SP 19.000 10.200. Biaya pendidikan (dibayar langsung pada penyelenggara pendidikan) at cost: -Biaya seleksi.000 700.000.750. MM/MBA. penggandaan/penjilidan *) -Biaya gladikarya & insentif (2 bulan): ** =Biaya transport/tiket pp =Transport lokal =Penulisan. S2. maksimal 3 OH per peserta pendidikan 130 .000. makalah.000 20. ketua program studi dan rekomendasi dari Kemenhut serta proposal biaya sudah dinilai oleh Kepala Pusat Diklat Kehutanan **) : Biaya tersebut dapat dibayarkan berdasarkan surat penugasan dan penyelenggaraan pendidikan ***) : Biaya tersebut dapat dibayarkan sepanjang dana tersedia maksimal 1 orang untuk peserta pendidikan ****) : Biaya tersebut dapat dibayarkan sepanjang dana tersedia.000 200.250.) -Biaya riset (akhir program) s.000 2.000.000 30.000 - ***) ****) ***) ****) ***) ****) ***) ****) ***) ****) Catatan: SP : Sesuai Pengeluaran OB : Orang Bulan *) : Dibayarkan setelah proposal penelitian disetujui oleh Dosen Pembimbing.000. S1. D4.000. pendidikan/registrasi.000 1.d. matrikulasi -SPP (Tuition Fee ) -Biaya bimbingan tugas akhir program 2.000 300.500. Beasiswa (diterima oleh karya siswa bersangkutan): -Biaya hidup dan Biaya Operasional -Uang Buku dan Referensi -Biaya praktek (kerja lapangan.000 SP SP SP 16.000 1.000 2. D3 & D2 PADA PERGURUAN TINGGI DI DALAM NEGERI (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) No 1 Uraian Kegiatan 2 Satuan 3 S3 4 S2 5 DIV .000 800.000 SP SP SP 15.

150 6.150 6.450 180 90 18. d.150 6.800 1 218 SP 270 400 4. Biaya fiscal c.500 1. Lumpsum pada saat persiapan berangkat ke LN (6 hari) f.150 9.650 1 260 SP 270 400 6.800 1 260 SP 270 400 5.300 1 260 SP 270 400 5. b.Zealand 11 Asia*) 12 Korea 13 Jepang 14 Departure a.100 590 200 SP 275 720 600 2. Annual Cost a.250 1.100 1 260 SP 270 400 2.700 180 90 13.800 1 260 SP 270 400 5.800 1 260 SP 270 400 4.Lampiran 46 BIAYA PENDIDIKAN PROGRAM DOKTOR (S3) DI LUAR NEGERI (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) dalam US $ No 1 URAIAN KEGIATAN 2 NEGARA A.150 2.200 180 95 26.500 1. Bank fee. Asuransi kesehatan & kecelakaan d.500 390 200 SP 275 720 600 2.150 8. Equipment e. Local travel cost c.100 390 200 SP 275 720 600 1. Tunjangan Keuangan (max 3 jiwa) a. Return Cost a. Medical incident insurance 3.200 180 95 14.150 6.S. Arrival subsistance d. Stipend/living cost b.500 390 200 SP 275 720 600 2. Incountry Travel a. c. Others (student association fee.200 1. Biaya transport/tiket kedatangan.000 1.580 1 218 SP 270 400 2. e.500 1. Book and supplies c.500 1.340 180 95 19. Return shipping 5. Lumpsum pada saat kembali dari Luar Negeri (2 hari) Catatan: *) : Meliputi negara-negara di Asia kecuali Jepang dan Korea 1.500 390 390 SP 275 720 600 2.340 180 95 14.500 390 200 SP 275 720 600 2. Biaya hidup : .600 1.200 390 200 SP 275 720 600 2. Biaya transport/tiket kembali. Tuition fee (at cost) b.150 9. Research and thesis d.Suami/isteri 30% (1 orang) .100 590 200 SP 275 720 600 2.100 1 325 SP 270 400 6.150 6. Monthly Allowance a.100 180 95 15. SP 275 720 600 2.150 9.000 1. Perjalanan local datang. Perjalanan local kembali. Tiket pp b.100 1. 3 Kanada 4 Inggris 5 Perancis 6 Belanda 7 Belgia 8 Jerman 9 Australia 10 N.Anak 15% (2 orang) 6.100 1.100 180 95 20. Winter clothing 2. fee stc) 4.800 1 260 SP 270 400 5.100 390 200 SP 270 400 6. Air fare/ticket (at cost) b.200 180 95 32. Professional meeting c.500 1.500 390 200 SP 275 720 600 2. Local travel cost c.800 1 260 SP 270 400 5.650 1 325 645 645 **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) 605 605 **) **) **) **) **) **) **) 690 690 **) **) **) **) **) **) **) 690 690 **) **) **) **) **) **) **) 605 605 **) **) **) **) **) **) **) 605 605 **) **) **) **) **) **) **) 645 645 **) **) **) **) **) **) **) 645 645 **) **) **) **) **) **) **) 645 645 **) **) **) **) **) **) **) 475 475 **) **) **) **) **) **) **) 475 475 **) **) **) **) **) **) **) 730 730 **) : Hanya dapat dibayarkan kepada karya siswa yang tidak dimutasikan ke unit kerja di pusat selama pendidikan dan dibayarkan sesuai dengan tarif resmi yang berlaku 131 .400 390 200 SP 275 720 600 1. Air fare/ticket (at cost) b.100 390 200 SP 275 720 600 2. Regist.200 190 100 19.100 180 95 14.150 9.150 9.700 180 80 16.

450 180 90 18.100 1.410 2.700 180 80 11. Winter clothing 600 600 600 600 600 600 600 2. Lumpsum pada saat persiapan **) **) **) **) **) **) **) berangkat ke LN (6 hari) f.500 14.340 2. Return Cost a. Perjalanan local datang.410 390 200 SP 275 720 600 1. fee stc) 4.100 2.100 2.S.500 1. b. Medical incident insurance 100 95 95 95 95 95 100 3.BIAYA PENDIDIKAN PROGRAM MAGISTER SAINS (S2) DI LUAR NEGERI (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) No 1 Lampiran 47 dalam US $ URAIAN KEGIATAN 2 A.500 1.600 1.340 2. 3 Kanada 4 Inggris 5 Perancis 6 Belanda 7 NEGARA Belgia Jerman 8 9 Australia N. Air fare/ticket (at cost) SP SP SP SP SP SP SP b. Book and supplies 190 180 180 180 180 180 190 c.200 190 100 19. Others (student association 200 200 200 200 390 200 200 fee.410 390 200 SP 275 720 600 1.410 390 200 SP 275 720 600 2. **) **) **) **) **) **) **) e. Tuition fee (at cost) 19.100 6. Local travel cost 275 275 275 275 275 275 275 c. **) **) **) **) **) **) **) d. Incountry Travel a.150 1.150 2.250 1. Annual Cost a.150 2. Perjalanan local kembali. Stipend/living cost 2.150 2.700 180 80 14.150 1. Biaya transport/tiket **) **) **) **) **) **) **) kedatangan.150 1. Professional meeting 1.200 190 100 19. Arrival subsistance 720 720 720 720 720 720 720 d.250 c.150 1. Air fare/ticket (at cost) SP SP SP SP SP SP SP b.150 2. Return shipping 400 400 400 400 400 400 400 5. Bank fee.410 390 200 SP 275 720 600 2.500 12.600 19.410 d.100 9.200 b.410 390 200 SP 270 400 **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) **) SP 270 400 SP 270 400 **) **) **) **) **) **) SP 270 400 **) **) **) **) **) **) SP 270 400 **) **) **) **) **) **) 132 .150 1. Equipment 590 590 390 390 390 390 390 e.500 15.200 6. **) **) **) **) **) **) **) c. Research and thesis 9.200 2.500 2. SP 275 720 600 2. Local travel cost 270 270 270 270 270 270 270 c.000 b.500 2. Biaya transport/tiket kembali. Regist.800 1.150 2.000 14.000 12. Monthly Allowance a.100 2. Lumpsum pada saat kembali **) **) **) **) **) **) **) Luar Negeri (2 hari) Catatan: : Meliputi negara-negara di Asia kecuali Jepang dan Korea *) **) : Hanya dapat dibayarkan kepada mereka yang tidak dimutasikan ke unit kerja di pusat selama pendidikan dan dibayarkan sesuai dengan tarif resmi yang berlaku 1.Zealand 10 11 Asia*) 12 Korea 13 Jepang 14 Departure a.

study tour. Air fare/ticket 1) b.Lampiran 48 BIAYA PELATIHAN DI LUAR NEGERI (SEBAGAI BATAS TERTINGGI) dalam US $ No 1 URAIAN KEGIATAN 2 NEGARA Amerika Kanada Inggris Perancis Belanda Belgia Jerman Australia 3 4 5 6 7 8 9 10 New. Local travel cost SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP SP 500 300 35 140 SP SP SP 500 300 35 140 SP SP SP 500 300 35 140 SP SP SP 500 300 35 120 SP SP SP 500 300 35 115 SP SP SP 500 300 35 115 SP SP SP 500 300 35 140 SP SP SP 500 300 35 140 SP SP SP 500 300 35 120 SP SP SP 500 300 35 120 SP SP SP 500 300 35 120 SP SP SP 500 300 35 120 SP SP SP Catatan: 1) 2) : Disesuaikan dengan harga tiket yang berlaku : Hanya diberikan apabila latihan dilaksanakan pada musim spring dan winter 3) : Disesuaikan dengan besarnya registration fee yang ditetapkan oleh penyelenggara pelatihan (registration fee termasuk tuition fee. 2. 5. kegiatan yang merupakan program pelatihan yang bersangkutan) *) : Meliputi negara-negara di Asia kecuali Jepang dan Korea. dll. Departure Cost: a. 6. Winter clothing 2) Stipen/living cost (per diem) Pocket money (per diem) Medical Incident Insurance (per month) Registration fee 3) Return cost: a. Zealand 11 Asia *) 12 Korea 13 Jepang 14 1. 4. 3. SP : Sesuai Pengeluaran 133 . Local travel cost c. Air fare/ticket 1) b.

000. 2. 11.500.000 11. 131 s.000. 180 JPL d. d.000 7.000 20. 4.000 3. >230 JPL paket unit/thn unit/thn 35.000 6.000 5. 80 s.d 15 JPL d.000.000 3.000 6.600.000 4. d. 131 s.000. 181 s. mata pelajaran/diklat >15 JPL Pembuatan Kurikulum & Silabus Diklat: a. 230 JPL e.000. <80 JPL b. paket paket paket paket paket 5.500. 180 JPL d.000 6.000.000.500.000 5. d. >230 JPL Pra Orasi Ilmiah Orasi Ilmiah Bantuan biaya magang/studi banding Pembuatan alat bantu pengajaran elektronik (DVD/VCD/Video Tape) paket paket paket paket paket kali kali paket diklat 1.000 7.000 8.000 9. 230 JPL e. 131 s. 10. d. 180 JPL d.000 5. <80 JPL b.000.000.000. 230 JPL e. 134 . d.000 6. d.000 23.Lampiran 49 BIAYA KEGIATAN PEMBINAAN & PENGEMBANGAN DIKLAT SEBAGAI BATAS TERTINGGI No 1 Uraian Kegiatan 2 Satuan 3 Biaya (Rp. 80 s. 130 JPL c.d 10 JPL c.000. d. 130 JPL c. Validasi Kurikulum & Silabus Diklat: a.000 20.000 4. 3. mata pelajaran/diklat 6 s. >230 JPL Penyempurnaan Kurikulum & Silabus Diklat: a.000. <80 JPL b. 130 JPL c.000.000.000 22.000.000 2.000 2.000 paket paket paket paket 5.000 8. d.000. d. 9. 181 s.500.000.300.000. Pembelian buku perpustakaan Pengelolaan perpustakaan Pengelolaan Laboratorium/bengkel * Studio/demplot Pembuatan modul: a. mata pelajaran/diklat <6 JPL b.000 10.600. 181 s. mata pelajaran/diklat 11 s. paket paket paket paket paket 2.) 4 1. 80 s.000 10.000.

000 850.000 750.000 300.Persiapan (penyusunan proposal dan rencana kerja kegiatan) .000 orang OT naskah *) **) 300.000 Keterangan: 1) : dibayarkan setelah proposal disetujui oleh Koordinator dan usulan biaya sudah dinilai dan disetujui Kapus Diklat. hanya diberikan honorarium untuk satu jenis jabatan saja *) : dibayarkan kepada penyelenggara sesuai tarif **) : dibayarkan sesuai tarif resmi yang berlaku 135 . OB OB OB OB OB OB 1.Lampiran 50 BIAYA KEGIATAN PEMBINAAN & PENGEMBANGAN PEGAWAI DAN ATAU WIDYAISWARA.000. bagi pegawai jabatan rangkap.Mengikuti seminar/workshop/konferensi/lokakarya dan kegiatan ilmiah sejenis (di luar Pusdiklat): ~biaya pendaftaran (at cost ) ~bantuan biaya perjalanan ~penyusunan makalah/kertas kerja Penilai Instansi bagi Jabatan Widyaiswara dan Guru: . untuk Widyaiswara UPT dan Guru SMK Kehutanan.000 750.) 4 1.000 35.000 400.000.Magang kerja/datasering/penelitian diklat 1) .000 2. setelah memperoleh persetujuan Kepala BDK/BLK dan Kepala SMK Kehutanan 2) : dibayarkan kepada pejabat yang ditetapkan dengan SK Menteri Kehutanan. Magang Kerja/Datasering/Penelitian Diklat: . INSTRUKTUR DAN GURU SEBAGAI BATAS TERTINGGI No 1 Uraian Kegiatan 2 Satuan 3 Biaya (Rp.Honorarium Sekretariat: ~Ketua ~Anggota judul paket 300.Honorarium Tim Penilai: 2) ~Ketua ~Wakil ~Sekretaris ~Anggota .

000 at cost at cost b.Honor Panitia Masa Orientasi Peserta Didik .Lembar Kerja Siswa .000 6.Bahan buku pelajaran / Lembar Kerja Siswa .Bahan obata-obatan / medchal siswa .Bahan uji kompetensi kejuruan Honor-honor .000 50.Wali Kelas .Wali Asrama .Kepala Sekolah = Golongan III = Golongan IV . jpl jpl jpl jpl jpl OH OH MA OH siswa OH OJ 50.000 300.000 100.Honor Panitia ujian .000 50.000 300.000 250.Honor Penguji kompetensi Kejuruan .Pengelola laboratorium/Teaching Factory Kegiatan pembelajaran Bahan-bahan .000 50.Pendamping praktik lapang/industri .000 15.Guru pembimbing konseling .000 200.000 1.000 136 .Tenaga Medis/Paramedis .Honor pengawas Ujian .Bahan praktik lapangan / PI .Honor penceramah/narasumber Satuan 3 Biaya (Rp.000 75.000 250. siswa/smtr siswa siswa/smtr angkatan siswa siswa siswa/smtr siswa/thn siswa/thn MA/siswa siswa/smtr siswa 150.000 35.000 750.000 500.000 1.Pembina Kesiswaan Eksternal .Honor Penyusun soal PPDB .000 150.000 50.000 30.Honor Pengembangan diri .000 50.Bahan olahraga .Bahan pengembangan diri .000 35.000 45.Pembimbing praktik industri eksternal .Wakil Kepala Sekolah/Ketua Program/WMM .000 200.000 450.Honor Ekstrakurikuler pilihan .Honor penulisan ijazah/STTB .Bahan praktik sekolah / praktik Lab.) 4 OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 570.000 50.Pengajar Tatap Muka/Praktek Sekolah .000 2 a.500.000 40.Bahan Lomba Karya Siswa .Bahan obat-obatan PI .000.000 75.Lampiran 51 BIAYA PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN SMK KEHUTANAN SEBAGAI BATAS TERTINGGI No 1 1 Uraian Kegiatan 2 Insentif . .Honor Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru .bahan-bahan wisuda .000 640.500.Bahan pengajaran .

Konsumsi peserta didik .Transport LKS Lain-Lain: .000 at cost at cost at cost at cost at cost 3 semester 10.) 4 siswa OH smtr/paket bln bln bln bln angkatan paket siswa Kegiatan OH OH Bulan Bulan Paket Orang OH OH 75.Konsultasi penyelenggaraan SMK Kehutanan .Transport siswa dalam rangka PI .000 at cost at cost at cost 2. dokumentasi.perjalanan PPDB . pelaporan Satuan 3 Biaya (Rp.Operasional kegiatan ekstrakurkuler . Uraian Kegiatan 2 Operasional: .000.Akomodasi dan konsumsi siswa dlm rangka PL/PI .Penggandaan.Operasional Lomba Karya Siswa .000 at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost at cost d.000.Operasional pelaksanaan psikotest . Fotocopy.000 137 .Operasional wisuda .Opersional asrama .Akomodasi dan konsumsi pembimbing/panitia PL/PI .Penjajakan/monitoring lokasi praktik industri .Opersional praktik industri .Operasional kegiatan ekstrakurikuler .Transport pendamping/Panitia PI .Operasional kesiswaan .No 1 c.Operasional pelaksanaan pemeriksaan kesehatan .Biaya evaluasi per semester .Operasional laboratorium .Operasional pengelolaan laboratorium .Operasional MOPD .Operasional penerimaan peserta didik baru .000 24.Akomodasi dan konsumsi Pembimbing/panitia praktek industri . OT OT OT OJ siswa siswa 150.Akomodasi dan konsumsi siswa dalam rangka praktek industri Perjalanan: .

000.000 Harga (Rp.Penggandaan bahan .000 110.Narasumber Penyelenggaraan Jumpa Pers Pimpinan Kemenhut di Daerah dengan Media Massa .000 100.000 100.000 110.) Keterangan at cost at cost sesuai tabel 5 2 110.Narasumber Tulisan Smart Media Biaya per penerbitan : Tema : Pembangunan Kehutanan Format : Standar Pemuatan Pengumpulan bahan Penulisan dan Layout materi Volume Satuan 1 JUMPA PERS 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 orang orang orang Judul Judul event JPL JUMPA PERS orang orang orang orang orang med ctk paket paket event JPL 110.000 100.000 500.500.Konsumsi (makan dan snack) .000 100.Biaya transport undangan kru televisi kontributor pusat .000 200.000 110.500.000 9.Dokumentasi foto dan video .000 500.000 17.Konsumsi (makan dan snack) .000 eks karakter 1/4 .000.Biaya transport undangan wartawan cetak/radio .1/2 halaman Tulisan dan gambar berwarna 1 Terbit at cost 1 Judul 100.) JUMLAH (Rp.000 17.000 110.Biaya .Biaya transport undangan kru televisi daerah .000 110.000 - 138 .000 - at cost at cost sesuai tabel 5 3 1 Terbit Media Cetak Nasional Oplah minimal 50.Dokumentasi foto dan video .000 500.000.000 110.000 5.Lampiran 52 SATUAN HARGA KEGIATAN KEHUMASAN LINGKUP KEMENTERIAN KEHUTANAN TAHUN ANGGARAN 2013 SEBAGAI BATAS TERTINGGI No.Sewa tempat .Biaya transport undangan kru televisi .Sewa tempat .000 100.Bantuan biaya pengiriman berita ke redaksi pusat 30 media massa .000 100.000 5.Biaya transport undangan wartawan koresponden media cetak/radio pusat transport undangan wartawan media cetak/radio daerah .Penggandaan bahan .000.000 100.000 100.000 500.000.000 110.000 - 110.000 100.000 110.000 200.000 110.000 9.000. 1 Nama Kegiatan Penyelenggaraan Jumpa Pers Pimpinan Kemenhut di Pusat dengan Media Massa .

000.000 eks Volume tulisan t1/2 .000 5.000.000.Penulisan dan Layout materi 1 Terbit Media Cetak Nasional Oplah minimal 30.000 7.Pemuatan .Pengumpulan bahan .500.1 halaman Tulisan dan gambar berwarna Materi promosi at cost 6 Penulisan Khusus Berita Kehutanan Biaya per penerbitan : Tema : Pembangunan Kehutanan Format : Standar Honor Penulis Naskah Berita Pemuatan Naskah Berita 7 Ideal di muat dalam 4 media cetak nasional Oplah minimal 10.000 - Media Cetak Nasional Oplah minimal 15.Format : Standar .000.000.000 7.Format : Standar .500.000 60.000 80.500.000 5.000 - Media Cetak Nasional Oplah minimal 15.4 Tulisan Advertorial Biaya per penerbitan : .000 - 40.1/2 halaman Gambar berwarna at cost 139 .000.000 5.000 eks Volumen tulisan 1/4 .Tema : Pembangunan Kehutanan .000 Iklan Gambar di Media Cetak Biaya per penerbitan : Tema : Pembangunan Kehutanan Format : Standar Pemuatan Design Gambar - 1 Terbit at cost 40.000 5 Tulisan Inforial Biaya per penerbitan : .Penulisan dan Layout materi 1 Terbit at cost 1 Judul 1 Media 60.1/2 halaman Materi kebijakan Kemenhut 1 naskah 1 media 1 Terbit x x 1 1 2.000.000.000.Tema : Pembangunan Kehutanan .000 eks Volumen tulisan 1/4 .000 5.500.Pengumpulan bahan .1 halaman Tulisan dan gambar berwarna Materi promosi at cost 1 Terbit at cost 1 Judul 1 Terbit 80.000 2.000.Pemuatan .000 eks Volumen tulisan 1/4 .

000.000 4.000 3.000 4.000 at cost at cost at cost - - 9 Pembuatan feature berita TV kebijakan pembangunan kehutanan (durasi 15 .000.000.000 2.000.000 sesuai tabel 5 1 1 1 1 1 orang naskah orang orang orang 3.000 - 1 1 1 1 1 1 1 1 at cost at cost paket orang orang orang orang orang Keg paket 5.000.000 5.000 2.000.000.000.000 7.000.000.000.000.000 140 .000.000 3.000 3.000 2.500.500.000 2.000 3.000.30 menit) A Pra Produksi Storyboard Pengumpulan Bahan 1 naskah at cost 7.500.000 4.500.000 2.000 3.000 2.000.000 2.000.000 15.000 2.000.000.15 menit) A Pra Produksi Storyboard Pengumpulan Bahan B Produksi Tiket Pesawat Sewa Kendaraan Konsumsi Cameraman Reporter Lightingman Nara Sumber Human Example Porter Peralatan Standart Broardcast C Pasca Produksi Voice Over Script Pembuat Naskah/narasi/script Editing Mixing Sensor D Penayangan Blocking Time Program yang sedang berjalan Sisipan pada program acara 1 naskah at cost 2.000.000 2.000.000 2.000 4.000 2.000.000.000.000 2.000.000 2.000.8 Pembuatan feature berita TV kebijakan pembangunan kehutanan (durasi 0 .

500.500.000 4.000.000 2.000.500.000.000.000 2.000 3.500.500.000.000 2.000 5.000 3.000 15.500.000.000 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 18 sesuai tabel 18 sesuai tabel 5 141 .500.500.000 500.000 3.000 3.000 3.000 3.000 3.000.500.000.000.000 5.000 5.000 3.000 2.000 2.000 2.000.000 at cost sesuai tabel 5 1 1 1 1 1 orang naskah orang orang orang 4.B Produksi Tiket Pesawat Sewa Kendaraan Konsumsi Cameraman Reporter Lightingman Nara Sumber Human Example Porter Peralatan Standart Broardcast C Pasca Produksi Voice Over Script Pembuat Naskah/narasi/script Editing Mixing Sensor D Penayangan Blocking Time Program yang sudang berjalan Sisipan pada program acara 10 Pelaksanaan Orientasi Jurnalistik Kehutanan di Jabodetabek A Honor Penanggung Jawab Ketua/Wakil Ketua Anggota Narasumber (Menteri) Narasumber (Eselon I) Narasumber (Eselon II) Narasumber (Pakar/Praktisi/Pembicara Khusus) Asistem Narasumber Pembuat Makalah Moderator Peserta (Wartawan) 1 1 1 1 1 1 1 1 at cost at cost paket orang orang orang orang orang orang paket 5.000.000 3.000.000.000 at cost at cost at cost 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 OK OK OK OJ OJ OJ OJ OJ naskah OJ OH 500.000 3.000.000.000 5.500.000 5.000 5.000.

000 800.000 1.Peserta (Kehutanan) Rohaniawan MC LO (Liasion Officer) B ATK Penggandaan Makalah Pengadaan Perlengkapan Peserta Pembuatan Sertifikat Pembuatan Plakat Pembuatan Backdrop Pembuatan Spanduk Perlengkapan ATK C Transport Bantuan Transport Bantuan Transport Bantuan Transport Bantuan Transport Bantuan Transport Bantuan Transport Bantuan Transport 1 1 1 1 OH OK OK OK 325.000 4.000 1.000 250.000 25.000.000 500. 110.000 200.000 100.000 200.000 1.000 1.000.000 1 1 1 1 1 1 at cost orang buah buah buah buah kegiatan 250.000 3.000 800.000 2.000 200.000.000.000 - 1 orang 1 Paket 1.000 Panitia Narasumber Peserta Fotografer Pembaca Doa MC LO (Liasion Officer) 1 1 1 1 1 1 1 OK OK OK OK OK OK OK 200.000 200.000 500.000 4.500.000 400.000.000 200.000 25.000.500.000 325.000 200.000 200.010.000 200.000 2.000 200.000 400.000 200.000 200.000 D Akomodasi dan Transportasi Paket Meeting Room Sewa Komputer Sewa Bus Sewa Mobil Konsumsi Sewa LCD Proyektor Sewa Screen Mini Garden E Lain-lain Rapat Persiapan Laporan Kegiatan at cost at cost at cost 1 buah 1 buah at cost at cost at cost at cost 3.000 500.000 Di dalam kota 2 Rp.000 100.000.000 200.000.000 1.000 500.000 200.000 142 .010.

000 110.Ketua dan Wakil Ketua .000 110.Bantuan transport undangan Pemimpin Redaksi .000 500.000 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 18 sesuai tabel 5 Ideal diikuti oleh minimal 7 media Publikasi pembangunan Kemenhut 1 PERTEMUAN 1 1 1 1 orang orang orang orang at cost at cost 110.000 110.000 100.Panitia daerah .000 1.Konsumsi (makan) .000.000 - 143 .Sewa ruang pertemuan .000 100.000 100.Wartawan daerah .000 110.Sewa kendaraan operasional .Konsumsi pertemuan dengan masyarakat Akomodasi dan konsmsi : Hotel wartawan pusat Konsumsi wartawan pusat Diskusi hasil kunjungan lapangan : .Penggandaan bahan at cost 1 OH 1 hari 1 OK at cost 1 OK at cost 1 OK 1 OK 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 OJ OJ OJ naskah OK orang orang orang orang orang at cost 1.000 110.Snacks/cofee break honor : .Konsumsi (makan dan snack) tarif hotel .000 300.Pembuat makalah .Narasumber .000 110.Bantuan transport undangan kru televisi .000 80.Narasumber setingkat Eselon II .000 500.Panitia pusat dan daerah Bantuan transport : .000 110.000 80.000 100.Peserta Dokumentasi foto dan video 12 Penyelenggaraan Pertemuan Pimpinan Kemenhut/Dialog dengan Pimpinan Media Massa di Luar Kantor .000 110.Moderator .000 20.000 110.000 20.Dokumentasi foto dan video .Bantuan transport undangan wartawan cetak/radio .000 110.000 100.11 Penyelenggaraan kegiatan kunjungan orientasi jurnalistik ke daerah Rincian perkegiatan : Tiket pesawat wartawan pusat Pengumpulan materi Kunjungan lapangan : .Narasumber setingkat Eselon I .000 110.000 110.000 300.000 110.000.000 100.

000 110.000 110.- Sewa tempat Honor narasumber Honor narasumber Honor narasumber Honor narasumber Honor moderator Menteri Eselon I Eselon II Pemimpin Redaksi 1 1 1 1 1 at cost OJ OJ OJ OJ orang 1.000 - sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 144 .000 110.Bantuan transport undangan wartawan cetak/radio .Dokumentasi foto dan video .Honor narasumber Eselon I .Honor moderator 1 PERTEMUAN 1 orang 1 tim 1 orang at cost at cost at cost at cost 1 OJ 1 OJ 1 OJ 1 OJ 1 orang 1 PERTEMUAN 1 tim 1 orang at cost at cost at cost at cost 1 OJ 1 OJ 1 OJ 1 OJ 1 orang 110.000 110.000 1.000 110.150.150.000 1.Konsumsi (makan dan snack) tarif hotel .000 - sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 sesuai tabel 5 13 Penyelenggaraan Pertemuan Pimpinan Kemenhut/Dialog dengan Redaktur Pelaksana Media Massa di Luar Kantor .Honor narasumber Eselon II .Honor narasumber Pemimpin Redaksi .Penggandaan bahan .Honor narasumber Eselon II .Honor narasumber Eselon I .Honor narasumber Pemimpin Redaksi .000 1.Bantuan transport undangan wartawan cetak/radio .Bantuan transport undangan kru televisi .Bantuan transport undangan kru televisi .Bantuan transport undangan Redaktur Pelaksana .000 1.000 110.000 110.150.150.000 110.150.Honor narasumber Menteri .Sewa tempat .Dokumentasi foto dan video .000 - 1.Honor narasumber Menteri .Penggandaan bahan .Sewa tempat .Konsumsi (makan dan snack) tarif hotel .Honor moderator 14 Penyelenggaraan Pertemuan Pimpinan Pusat Humas/Dialog dengan wartawan Media Massa di Luar Kantor .000 110.150.

000 2. lighting. soundsixtem.000.15 Dialog interaktif di TV durasi <30 menit Biaya per paket : Blocking segmen time Narasumber Pembawa acara Produser Cameraman Penata rias Pengarah acara Peralatan Studio.000 3. sensor 16 Dialog interaktif di TV durasi 30-60 menit Biaya per paket : Blocking segmen time Narasumber Pembawa acara Produser Cameraman Penata rias Pengarah acara Peralatan Studio.000.000.000 18.000 1. dll Editing.000.000.000 7. soundsixtem.000. mixing.000.000 2.500.000 5.000 2.500.000 3.000 5. lighting.000.000.500.000.000.000 3.500.000.000.000.750.000.000.000 250. mixing.000 12.000.000 3.000 - 1 1 1 1 1 1 sesuai tabel 5 1 siar at cost orang orang orang orang orang orang at cost at cost at cost 3.000 1.000 2.500.500.000 5.000.000 145 .000 2.500.000 5.750.500.000 1.000 2.000 - 1 1 1 1 1 1 sesuai tabel 5 1 1 1 1 1 1 1 1 m2 paket buah buah at cost buah paket at cost buah orang shift 3.000 3.000 5. sensor 17 Pameran Pembangunan Kehutanan di Pusat Biaya per penyelenggaraan : Sewa lahan/sewa booth Lay Out Design Stand Booth Panel Poster Display Produk Booth Gudang Wadah/Box Peraga Tanaman Dekorasi Sewa Video Player.000 7.500.000 1. Televisi dan Tata Lampu Photo Paper Printing Pemandu 1 siar at cost orang orang orang orang orang orang at cost at cost at cost 2.000 2.000 7.000 18.000.000 12.000.000.000. dll Editing.000 1.000 1.000.500.000 7.000 5.

000 18.000. Spanduk.Gapura Entrance ukuran 600cm x 300cm .500.300.Poster Film ukuran 50cm x 75cm .000 2.Poster.Entrance Gate ukuran 300cm x 100cm x 400cm .000.000 1.000.000 5.Kaos + Topi .000 5.500.000.000 5.Backdrop .Sewa Sound System.000 4.000 1.Baliho .000.000.000 2.000 3.200.000.000 500.000 2.000 5.000 150.200.000.500.000 15.18 Pameran Pembangunan Kehutanan di Daerah Biaya per event : Sewa lahan Booth Panel Poster Display Produk Booth Gudang Wadah/Box Peraga Tanaman Dekorasi Photo Paper Printing Guide/Pemandu (3 hari x 3 orang x Rp.000 15.Booth Gudang ukuran 280cm x 260cm x 300cm .000 5.000.-) 19 Pameran Indogreen Forestry Ekspo Tahun 2013 I Booth Stand .000.000 146 .000.000 3.500.000.000.000 3.Wadah/Box Peraga ukuran tinggi 60cm x 75cm x 90cm .000.700.000.000 1.000 1 1 1 1 1 1 1 1 buah buah buah buah buah buah paket buah at cost 4.Photopaper Printing ukuran 60cm x 80cm III Materi Pendukung Pameran .000 1.000.000.300.000 7.000.000 7.000 5.000 - 1 buah 1 buah 1.000 2.000 500.800.000 4.000.000 1.000 3.Tanaman Dekorasi .Booth Tema ukuran 300cm x 200cm x 200cm .000 18.Booth Panel Poster ukuran 80cm x 50cm x 200 cm .000 1 buah 1 buah 1 buah at cost 1 m2 150.000 3.000 3.000 2.000 - 4.000 5.700.Display Produk ukuran 20cm x 80cm . Audio Video.800. Umbul-umbul IV Sewa Lahan Pameran (3m x 15m) 1 m2 1 buah 1 buah at cost 1 buah 1 paket 1 buah 1 shift 2.000.000 5.000.000 3.000. 200.000.000 3.000.000.000.000. Tata Lampu II Materi Pameran .

000.000 1.Tanaman Dekorasi .000 1 1 1 1 1 1 1 1 buah buah buah buah buah buah paket buah at cost 4.Gapura Entrance ukuran 600cm x 300cm .000 3.000.Kaos + Topi .000.Entrance Gate ukuran 300cm x 100cm x 400cm .000 500.000 2.000 5.Tanaman Dekorasi .000 2.000 3.000 1.500. Spanduk.Booth Panel Poster ukuran 80cm x 50cm x 200 cm .000. Audio Video.300.500.Wadah/Box Peraga ukuran tinggi 60cm x 75cm x 90cm .000 1.Poster.000 5.000 2. Tata Lampu II Materi Pameran . Tata Lampu 1 1 1 1 1 1 1 1 1 buah buah buah buah buah buah paket buah paket 4.500.Sewa Sound System.000 - 4.000 7.500.500.000 4.000.Sewa Sound System.Booth Gudang ukuran 280cm x 260cm x 300cm .000 3.000 150.000 3.000.000.000 1.250. Audio Video.000 3.Booth Gudang ukuran 280cm x 260cm x 300cm .000.000.000 400.Photopaper Printing ukuran 60cm x 80cm III Materi Pendukung Pameran .000.000 3.000 5. Umbul-umbul IV Sewa Lahan Pameran (3m x 15m) Ekspose Kehutanan Tahun 2013 di Daerah I Booth Stand .000.500.300.000.500.Display Produk ukuran 20cm x 80cm .000 1.000 400.000 5.000 2.000 3.000.000.000 5.000 1.Poster Film ukuran 50cm x 75cm .200.000 4.000.000 7.000 5.000 4.000.Display Produk ukuran 20cm x 80cm .000 2.250.Wadah/Box Peraga ukuran tinggi 60cm x 75cm x 90cm .000.Gapura Entrance ukuran 600cm x 300cm .500.Booth Tema ukuran 300cm x 200cm x 200cm .200.000 4.Booth Panel Poster ukuran 80cm x 50cm x 200 cm .000.000 1 buah 1 buah 1 buah at cost 1 m2 150.000.000 1.000.000.000 4.000 4.Booth Tema ukuran 300cm x 200cm x 200cm .500.Entrance Gate ukuran 300cm x 100cm x 400cm .20 Pameran Expo Kehutanan Tahun 2013 di Pusat I Booth Stand .000 - 147 .000 4.000 3.000 500.Backdrop .000 2.500.000 1 buah 1 buah 1.000.500.Baliho .500.

Kepala Bidang .000 500.Photopaper Printing ukuran 60cm x 80cm III Materi Pendukung Pameran .Kepala Sub Bidang .000 4.000.000 750.200.000.750.000 Ideal 1 Tim Peliputan : 1 orang 1 orang 1 1 1 1 1 bulan bulan bulan bulan ORANG 250.000 4.Honor penulisan artikel di Majalah Kehutanan Indonesia .Poster.000.000 500.000.000 2.500.000.Staff Penghubung Kehumasan 25 Paket Penulisan Feature Berita Kebijakan Pembangunan Kemenhut di Media Cetak Rincian biaya per media .000 450. Honor.000 1.Uang makan .000.000.000 250.000 1.200.750.Jasa pemuatan berita 22 Upah.Insentif/uang kerja harian wartawan dalam kunjungan jurnalistik 23 Liputan Kegiatan Menteri Kehutanan/Pejabat Eselon I (Lokakarya.000 250.000 5.Uang saku .000 5 media TV (10 orang) dan 10 media cetak nasional 1 naskah 1 media 3.000 500.000 1.250. Insentif Kegiatan Kehumasan .II Materi Pameran .000 500.Kaos + Topi .000.000 1.000 500.Honor penulisan naskah .000 500.000 500.000 4.Tiket wartawan PP .000 1 1 1 1 buah buah buah buah 150.000 450.000 1.000.000 750.Poster Film ukuran 50cm x 75cm .000 1.Penginapan .000 2.Transportasi lokal .000 250. Spanduk.Bantuan transport kehadiran wartawan untuk meliput .Pemuatan 1 naskah 1 buah 1 buah 1.000 4.Kepala Pusat .Bantuan transport kehadiran crew televisi untuk meliput 24 Pemberian Tunjangan Fasilitas Komunikasi Pimpinan PusHumas .000 250.250.000 500.000 Ideal Jumlah Pemuatan : 4 media nasional 148 .000 Ideal 1 Tim Peliputan : 2 media TV (4 orang) dan 2 media cetak nasional 1 naskah 1 judul 1 OH 250.000 5.000 3.000.000.000 1.500.000 1 m2 1 ORANG at cost at cost at cost 1 orang 1 orang 1 media 2.Upah penyusunan naskah pidato .000.000 1.000 1.Backdrop . Seminar dll) . Umbul-umbul IV Sewa Lahan Pameran (3m x 15m) 21 Penyebarluasan Informasi Kegiatan Kunjungan Menteri Kehutanan/Eselon I di Daerah Rincian biaya per 1 orang/media/3 hari .000 2.300.Baliho .000 150.300.

Upah desain cover.Kertas art paper 100 gr (14 rim plano x 500.Cetakan leaflet Penyusunan dan desain poster: .000) 1 1 1 1 1 1 1 paket episode episode paket paket paket paket 170.000.000 1.Foto dokumentasi .000 35.Master plat .000 30.000 1 JUDUL 8. studi pustaka dan dummy .Multimedia (program) . durasi 4-5 menit (lagu) .Tayangan feature TV . Leaflet. hunting gambar.000 149 .000.000.Upah penyusunan naskah .000 400.000.000.000.100. Poster Penyusunan dan desain booklet: .Editing naskah .000 40.000 5.000.000 15.000 Eksemplar) Bahan: .000 4.26 Pembuatan Produksi Film/Video Klip Pembangunan Kehutanan .000 150.000 4.000 1.000 1.000 500.250 500.000 500.000 3.000.000.Tayangan bergerak prime time .250 500.Jingle/filler.000 500.000 200.000.000 500.Upah desain cover.000.Cetakan booklet desain biasa Penyusunan dan desain leaflet: .000.000.000 400.Cetakan poster desain biasa 29 Pencetakan Buku Informasi Pembangunan Kehutanan 50-150 Halaman (1.000 5.000 500.000 1.Upah penyusunan naskah .000 50. studi pustaka dan dummy .000.Blocking time TV 28 Pembuatan dan Desain Booklet.000 170.000 7.000 7.Pembuatan film dokumenter Kehutanan .000.000 1.000.000 30.000 15.Tayangan tidak bergerak .Upah penyusunan naskah .000 1 1 1 1 1 tayang tayang tayang tayang tayang 3.000.000 35.000.000.000 2.000.000 500.000 175.000.000 200.Slide dokumentasi .Desain tata letak . hunting gambar.Tayangan bergerak .100 600.000.000.000 50.Company profile 27 Biaya Tayangan Berita dan Himbauan ke Masyarakat di Televisi .000.000 3.000.000.000 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1000 naskah desain plat eksp naskah desain plat eksp naskah desain plat eksp 600.000 1.000 3.500.000 7.Master plat .000 2.000.Pembuatan film/video klip Kehutanan .000 40.Master plat .000.000.000.000 150.000 175.000.

000.Desain Grafis (Fotografer) 33 Honor Pengelola Website .000 450.Web Admin .Pembuat artikel .000 3.000 6.000 9.000 7.750.000 3.000 1 1 1 1 1 1 Oter Oter Oter hlmn Oter Oter 400.500.Web Developer .000 85.400) 31 Penerbitan Majalah Kehutanan Indonesia .000 175.Editor .000.000 300.400.000 Eksemplar) Bahan: .000 150.000 9. Distribusi.000 30 Pencetakan Buku Informasi Pembangunan Kehutanan 150-250 Halaman (1.000 250.Majalah Kehutanan Indonesia 12 Edisi 32 Honor Pengelola Majalah Kehutanan Indonesia .250.Pembuat Artikel (Reporter) .500 93.000 400.Kertas art paper 100 gr (14 rim plano x Rp.500.000 7.000 75.Laminating doff (1000 expl x Rp.000.400.Ongkos cetak .000) Setting Lay out Cover art cartoon 300 gr (100 lbr x 6000) Ongkos cetak Laminating doff (1000 expl x 3400) 1 JUDUL 18.Editing naskah .000 450.000 150 .000 1 EDISI 2500 eksp 37. Dewan Redaksi.000 6.000 300.Sekretariat (Keuangan.000 1.- Plate (75 plate x 250.Redaktur (Pemimpin Redaksi.Penyunting/Editor .000 1.Penanggung Jawab .Penerjemah 8. 6.Lay out .000 31.000.000 400.000) . 3.000 250.500.000 500. Pelaksana Redaksi) .000) .000 7.000 300.000 150.000.000 100. Dokumentasi) .000 350.000 85.000 400.000.Penanggung Jawab . 500. Administrasi.000 75.000 100.Redaktur .000 175.000.000 1 1 1 1 1 1 1500 OB OB OB OB OB hlmn karakter 500.000) .750.Plate (125 plate x 250.000 350.000 300.Setting .Cover art cartoon 300 gr (1000 lbr x Rp.

000.000 200. Durasi 30-60 menit .Honor Asisten Pembicara 35 Pembuatan Banner Kegiatan Kehumasan .Penayangan/siar iklan/iklan addlips 1 1 1 1 1 siar siar judul judul siar 100.000 350.000. dll (durasi 30-60 menit) .000 50.000 5.000.000 350.Siaran langsung pandangan mata .000 750.000 125.000 150.000.000 1 siar 1 siar 1 episode 1 siar 1 1 1 1 1 1 siar siar siar siar judul kali 50.Disain dan Cetak 1 OK 1 OJ 1 M2 1 M2 1 meter 1 buah 1 buah 500.000.000 200.000 500.000.000.000.000 2.000 265.000.000 350.000.Pembuatan paket dokumentasi pembangunan kehutanan durasi 0-15 menit di televisi .000 500.000. wawancara.000 100.Wawancara/dialog .000 2.000.000 200.000 5.000. wawancara.000 5.Pembuatan & penayangan feature berita televisi durasi 4-15 menit .000.000.000 265.000 100.000 750.000.000.000 100.Sinetron.000.Disain dan Cetak 38 Pembuatan Umbul-umbul .Pembuatan iklan telop (running text) 41 Pembuatan Paket Siaran Pembangunan Kehutanan di Radio .Dialog.Desain dan Cetak 36 Pembuatan Backdrop .000 500.000 200.000 STANDAR HARGA SATUAN PAKET 40 Pembuatan Paket Siaran Pembangunan Kehutanan di Televisi .000.000.000 150.000 20.Pembuatan/produksi iklan .000 100.Disain dan Cetak 39 Pembuatan Souvenir Kehutanan .000.Honor MC .000 5.000 20.Pembuatan & penayangan feature berita televisi durasi 15-30 menit .000 100.500.000.000.000 125.000.000 30.Pembuatan paket dokumentasi pembangunan kehutanan durasi 15-30 menit di televisi .Dialog.000 151 .000. drama.000 150.Pembuatan iklan tayangan tidak bergerak .000. Durasi 15-30 menit .000 30. talk show dll.Berita khusus .Feature/drama .000 200.500.000 350. talk show dll.000 100.000 150.34 Kegiatan Ceremonial Kehumasan/Sosialisasi/Diskusi/ Pertemuan/Workshop .Desain dan Cetak 37 Pembuatan Spanduk .000 100.000 200.

000.000 50.000 100.Tulisan Media cetak nasional oplah minimal 30.Penulisan khusus pembangunan kehutanan media cetak nasional oplah min 10.Iklan gambar media cetak nasional oplah min.000.000 100.000 150. .000 eks vol tulisan 1/4 s.000.000 eks vol 1/4 s.000 eks volume tulisan 1/4 s.000. .000 eks vol gambar 1/4 s.000.d 1 hal berwarna.000 50. 10.000.42 Pemasangan Iklan di Media Cetak/Majalah . .000.000 75.000.d 1/2 hal.Tulisan Media cetak nasional oplah 50.000 75.000 152 . 1 Terbit 1 Terbit 1 Terbit 1 Terbit 150.d 1/2 hal berwarna.d 1 hal berwarna.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful