EFFECTS OF METFORMIN ON SPONTANEOUS AND CLOMIPHENE-INDUCED OVULATION IN THE POLYCYSTIC OVARY SYNDROME Wanita obesitas dengan polycystic

ovary syndrome cenderung tidak merespon terhadap induksi ovulasi dengan clomiphene. Peneliti memiliki hipotesis bahwa sekresi insulin dengan cara pemberian metformin dapat meningkatkan respon ovulasi terhadap chlomiohene. Pada penelitian ini, dilakukan kepada 61 wanita obesitas dengan sindrom polycystic ovary syndrome sebelumnya dilakukan tes toleransi glukosa oral setelah pemberian metformin 500 mg atau plasebo setiap tiga kali sehari selama 35 hari. Wanita yang tidak ovulasi secara spontan diberikan 50 mg clomiphene setiap hari selama 5 hari selama itu terus diberikan metformin atau plasebo. Serum progesterone di cek pada hari 14, 28, 35, 44, dan 53 dan ovulasi diasumsikan terjadi pada konsentrasi lebih dari 8 ng per mililiter (26 nmol per liter). Hasil dari penelitian ini, respon ovulasi terhadap clomiphene dapat meningkat pada wanita obesitas dengan polycystic ovary syndrome dengan cara menurunkan sekresi insulin dengan pemberian metformin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful