Anda di halaman 1dari 1

ALAT VERTICAL RESCUE Sebagai Jalur Evakuasi Darurat Kebakaran pada Gedung RINDA SETIAWAN 17505028

Bangunan gedung di wilayah perkotaan umumnya mempunyai kecenderungan berkembang secara vertikal dalam menyikapi laju pertumbuhan sipil dan ekonomi. Fenomena tersebut adalah positif jika dilihat dari sisi modernisitas, namun pada sisi lain dapat menjadi bumerang jika bangunan bangunan pencakar langit tersebut tertimpa bencana kebakaran yang mana dapat terjadi kapan saja. Tindakan yang paling pertama dan utama dalam kasus bencana kebakaran adalah melarikan diri atau melakukan pengosongan pada seluruh gedung. Disini akan timbul masalah ketika kebakaran adalah menimpa gedung tinggi di perkotaan. Oleh karena itu vertical rescue menjadi penting, yaitu evakuasi darurat yang dilakukan melalui jalur vertikal. Banyak permasalahan yang muncul ketika bencana kebakaran menimpa sebuah gedung tinggi di perkotaan. Satu, keterlambatan petugas pemadam dalam mencapai tempat kejadian dikarenakan kondisi kepadatan laulintas kota. Dua, pemadam kebakaran dan tim penyelamat disulitkan ketika akan mencapai lantai tertentu karena berlawanan dengan arus swaevakuasi penghuni gedung atau karena mobil tangga kebakaran tidak mampu mencapai ketinggian lantai tujuan. Tiga, daya tahan stamina penghuni gedung dalam upaya perjalanan keluar gedung mempengaruhi kecepatan evakuasi yang berbanding terbalik dengan kecepatan perluasan asap atau api. Dalam kondisi seperti itu, dibutuhkan suatu alat vertical rescue yang terpasang pada dinding luar gedung sebagai sarana swaevakuasi bebas asap bagi penghuni gedung tanpa harus menunggu kedatangan tim penyelamat yang terlambat. Selain itu, para petugas pemadam harus difasilitasi dengan jalur khusus yang memudahkan mereka mencapai sumber api sekaligus memudahkan petugas penyelamat saat melakukan pencarian penghuni gedung yang terperangkap di lantai tertentu. Perancangan alat vertical rescue ini sebelumnya harus terintegerasi dengan sistem penanganan darurat kebakaran pada gedung dan kebutuhan tim pemadam kebakaran dan tim penyelamat ketika menangani kebakaran, sehingga tercipta suatu sistem evakuasi baru yang lebih efisien dan saling menguntungkan bagi pihak penghuni gedung maupun pihak petugas penanganan kebakaran. Solusi desain alat vertical rescue ini berupa modul yang mampu dijalankan pada gedung dengan lantai bervariasi, dengan syarat gedung tersebut mempunyai sisi dinding luar yang rata. Modul desain vertical rescue tersebut mencakup kerangka dasar lantai, tangga turun untuk jalur korban, tangga naik untuk jalur petugas, dan motor penggerak tangga dengan sumber listrik pribadi. Modul ini terletak di setiap lantai dengan akses masuk yang terhubung melalui pintu darurat pada masing-masing lantai gedung. Pada akhirnya, peran utama alat vertical rescue ini adalah sebagai solusi evakuasi yang terpadu sekaligus mengoptimalkan kinerja tim pemadam dan tim penyelamat dalam menangani kebakaran pada gedung tinggi. Kata kunci : Vertical rescue, evakuasi darurat kebakaran gedung