Anda di halaman 1dari 25

BRAIN & BEHAVIOR

Neuroanatomi & Neuropsikiatri


Neuroanatomi
Menghubungkan daerah spesifik di otak dgn fungsi spesifik

Perilaku
Otak bekerja dgn menggunakan kompleks sistem dlm dirinya sendiri

3 sistem utama dlm psikiatri:


Kortikal-talamik Limbik-hipotalamik Ganglia basalis

Korteks Serebral

Fungsi utama korteks frontalis


Aktivasi motorik Intelektual Perencanaan konseptual Aspek kepribadian Aspek produksi bahasa

Efek gangguan lobus frontalis


Tidak adanya spontanitas, penurunan kecepatan dan jumlah aktivitas mental-fisik, mutisme kinetik Konsentrasi buruk, defisit daya perhatian, perlambatan proses mental Flasiditas, ketidakacuhan sosial, kegembiraan kekanak-kanakan (moria), witzelsucht Disfungsi bahasa, afasia Broca, mutisme

Fungsi utama korteks temporalis


Bahasa Ingatan Emosi

Manifestasi psikiatrik penyakit lobus temporalis


Lesi lobus temporalis dominan: afasia Wernicke, disfungsi daya ingat, amusia Lesi lobus temporalis nondominan: agnosia suara, disprosodi Lesi lobus temporalis bilateral: amnesia Korsakoff, sindrom Kluver-Bucy Fenomena iktal: psikosensorik (halusinasi, ilusi), gejala afektif, gejala kognitif (dj vu, jamais vu, pikiran paksa), ggg kesadaran, automatisme

Korteks Parietalis

Fungsi utama korteks parietalis


Korteks asosiasi: input visual, taktil, auditoris Lobus parietalis kiri mempunyai peranan istimewa dalam proses verbal Lobus parietalis kanan mempunyai peranan lebih besar dalam proses visual-spasial

Efek penyakit lobus parietalis


Penyakit lobus parietalis dominan (kiri): aleksia dgn agrafia, kesulitan konstruksional, sindrom Gerstmann, astereognosis, asimbolia nyeri, apraksia ideomotorik, afasia fasih Penyakit lobus parietalis dominan (kanan): apraksia konstruksional, apraksia berpakaian, disorientasi geografik, astereognosis sisi kiri, kesulitan menghitung dan menulis, penyangkalan/penelantaran ruang kontralateral (anosognosia)

Sistem Limbik
Awalnya diajukan sebagai suatu substrat emosional untuk emosi. Selanjutnya, menjadi jelas bahwa ingatan adalah fungsi utama sistem limbik Terdiri dari sekelompok struktur dlm serebrum & diensefalon yg terlibat dlm aktivitas emosional & perilaku tidak sadar: girus singulum, girus hipokampus, lobus piriformis, forniks dan area septum (pd bagian frontal otak dekat radiks olfaktori),

Pertimbangan klinis hipotalamus & hipofisis


Terlibat dalam regulasi Sistem endokrin Saraf otonom Pengontrolan perilaku makan, aktivitas seksual, temperatur tubuh, siklus bangun-tidur

Ganglia Basalis

Badan Pineal

Fisiologis serebelum
Korteks serebelar, vermis serebelar garis tengah, nukleus-nukleus serebelar dalam (dentata, emboliformis, globosa, fastigial) Terlibat dlm kontrol pergerakan & penyesuaian postural Berhubungan secara timbal balik dgn korteks serberal, sistem limbik, batang otak, medula spinalis Dengan demikian, adalah mungkin bahwa serebelum terlihat dlm fungsi mental tinggi

Batang Otak

Fisiologis batang otak


Terdiri dari mesensefalon, pons, medula oblongata Fungsi dasar: pernapasan, aktivitas kardiovaskular, kesadaran Juga merupakan tempat badan sel neuronal utk jalur amin biogenik asenden (dopamin, norepinefrin, serotonin) ke daerah otak yg lebih tinggi. Jalur amin biogenik asenden tsb telah disebut sbg serabut otak depan (forebrain) medial

Korteks Serebral