Anda di halaman 1dari 8

INTERVENSI KEPERAWATAN

Diagnosa Tujuan Defisit Keperawatan Diri TUM: Klien dapat mandiri dalam perawatan diri

Perencanaan Kriteria hasil

Rencana Tindakan

Rasional

TUK 1 Klien dapat memina hubungan saling percaya dengan perawat

Dalam 3x berinteraksi Klien menunjukan tanda-tanda percaya pada perawat: Wajah cerah, tersenyum Mau berkenalan Ada kontak matamenerima kehadiran perawat Bersedia menceritakan perasaannya

1. Bina hubungan saling percaya:

Dengan membina hubungan saling percaya maka dapat membangun kepercayaan diantara klien dan perawat sehingga klien dapat terbuka terhadap permasalahan yang dihadapi.

Beri salam setiap berinteraksi

Dengan member salam kepada klien, maka klien merasa dihargai.

Perkenalkan nama, nama panggilan perawat dan tujuan perawat berkenalan

Dengan memperkenalkan diri dan menyampaikan tujuan, maka klien dapat mengenal dan mengetahui tujuan perawata sehingga tidak menimbulkan

kecurigaan. Tanyakan nama dan panggilan kesukaan klien Buat kontak interaksi yang jelas Dengan menanyakan nama dan kesukaan klien maka klien merasa diperhatikan. Dengan adanya kontrak waktu mencegah agar klien tidak merasa bosan.

Dengarkan ungkapan perasaan klien dengan empati

Dengan mendengarkan perasaan klien maka klien akan merasa diperhatikan sehingga dapat mencerikan apa yang dialami.

Penuhi kebutuhan dasar klien

Dapat memehuhi kebutuhan dasar klien sehingga klien merasa nyaman.

TUK 2: Klien mengetahui pentingnya perawatan diri Dalam 3x interaksi klien menyebutkan: Penyebab tidak merawat diri Manfaat menjaga perawatan diri Tanda-tanda bersih dan rapi Gangguan yang dialami jika perawatan diri tidak diperhatikan Tujuan kebersihan diri 2.1 Dorong klien mengungkapkan perasaan tentang keadaan dan kebersihan dirinya. 2.2 Dengarkan ungkapan klien dengan empati 2.3 Diskusikan dengan klien tentang: Arti kebersihan diri Dengan mendorong klien mengungkapkan perasaan tentang keadaan dirinya maka dapat diketahui penyebab klien tidak melakukan perawatan diri. Dengan mendengarkan secara empati maka klien akan merasa diperhatikan. Dengan mendiskusikan dengan klien maka dapat meningkatkan pengetahuan klien. Dengan mendiskusikan dengan klien maka dapat meningkatkan kebersihan diri. Dengan mendiskusikan dengan klien maka dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang tujuan kebersihan diri Penyebab klien tidak merawat diri Dengan mendiskusikan dengan klien maka dapat diketahui penyebab klien tidak melaksanakan pengetahuan klien tentang arti

perawatan diri.

Manfaat menjaga perawatan diri untuk keadaan fisik, mental, dan sosial.

Dengan mendiskusikan dengan klien maka dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang manfaat menjaga perawatan diri untuk keadaan fisik, mental, dan sosial

Tanda-tanda perawatan diri yang baik.

Dengan mendiskusikan dengan klien maka dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang tanda-tanda perawatan diri yang baik.

Penyakit atau gangguan kesehatan yang bisa dialami oleh klien bila perawatan diri tidak adekuat.

Dengan mendiskusikan dengan klien maka dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang penyakit atau gangguan kesehatan yang bisa dialami oleh klien bila perawatan diri tidak adekuat

2.4 Beri pujian atas kemampuan klien mengungkapkan perasaannya.

Dengan memberikan pujian atas kemampuan klien mengungkapkan perasaannya maka dapat

meningkatkan kepercayaan diri klien TUK 3 klien mengetahui cara melakukan perawatan diri Dalam 3x berinteraksi klien menyebukan frekuensi menjaga perawatan diri: Frekuensi mandi Frekuensi gosok gigi Frekuensi keramas Gosok gigi Mandi 3.1 Diskusikan frekuensi menjaga perawatan diri selama ini: Dengan mendiskusikan kepada klien tentang

frekuensi menjaga perawatan diri maka klien dapat memahami dan mengetahui frekuensi perawatan diri Dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang frekuensi mandi Dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang

Frekuensi ganti pakaian Frekuensi berhias Frekuensi gunting kuku Berpakaian Keramas -

frekuensi gosok gigi. Dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang frekuensi keramas Dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang frekuensi berpakaian Berhias Dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang frekuensi berhias Gunting kuku Dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang frekuensi gunting kuku

Dalam 3x interaksi klien menjelaskan cara menjaga perawatan diri: Cara mandi Cara goseokgigi Cara keramas Cara berpakaian Cara berhias Cara gunting kuku

3.2 Diskusikan cara praktek perawatan diri yang baik dan benar: Mandi

Dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang cara praktek perawatan diri yang baik dan benar.

Dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang cara mandi

Gosok gigi Keramas

Dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang cara gosok gigi

Dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang cara keramas

Berpakaian

Dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang cara berpakaian

Berhias

Dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang cara berhias

Gunting kuku

Dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang cara gunting kuku

3.3 Berikan pujian untuk setiap respon klien yang positif.

Dengan memberikan pujian untuk setiap respon klien yang positif maka dapat meningkatkan kepercayaan diri klien.

TUK 4 Klien dapat melaksanakan perawatan diri dengan bantuan perawat Dalam 3x interaksi klien mempraktekkan perawatan diri dengan dibantu oleh perawat: Mandi Gosokgigi Keramas Gantipakaian Berhias Gunting kuku Ganti pakaian Berhias Gunting kuku Keramas Gosok gigi 4.1 Bantu klien saat perawatan diri : Mandi Dengan membantu klien saat mandi maka dapat meningkatkan kenyamanan seperti mengurangi bau badan klien dan membuat kulit klien bersih. Dengan membantu klien saat gosok gigi maka dapat mengurangi bau mulut dan kotoran pada mulut klien. Dengan membantu klien saat keramas maka dapat mengurangi kotoran pada rambut klien. Dengan membantu klien saat ganti pakaian maka dapat meningkatkan body image klien. Dengan membantu klien saat berhias maka dapat meningkatkan body image klien. Dengan membantu klien saat gunting kuku dapat mengurangi kuman dan bakteri.

4.2 Beri pujian setelah klien selesai melaksanakan perawatan

Dengan memberikan pujian setelah klien selesai melaksanakan perawatan dapat meningkatkan

kepercayaan diri klien. TUK 5 Klien dapat melaksanakan perawatan diri secara mandiri Dalam 3x interaksi klien melaksanakan praktek perawatan diri secara mandiri : Mandi 2x sehari Gosok gigi sehabis makan Keramas 2x seminggu Ganti pakaian 1x sehari Berhias sehabis mandi Gunting kuku setelah mulai panjang. 5.2 Beri pujian saat klien melaksanakan perawatan diri secara mandiri. Dengan memberikan pujian saat klien melaksanakan perawatan diri secara mandiri, maka dapat 5.1 Pantau klien dalam melaksanakan perawatan diri: Mandi Gosokgigi Keramas Gantipakaian Berhias Gunting kuku Dengan memantau klien dalam perawatan diri mandi, gosokgigi, keramas, ganti pakaian, berhias, dan gunting kuku maka dapat mengevaluasi kemampuan klien dalam melakukan perawatan diri.

meningkatkan kepercayaan diri klien.

TUK 6 Klien mendapatkan dukungan keluarga untuk meningkatkan perawatan diri Dalam 3x interaksi keluarga, keluarga menjelaskan caracara membantu klien dalam memenuhi kebutuhan 6.1 Diskusikan dengan keluarga: Penyebab klien tidak melaksanakan perawatan diri Dengan mendiskusikan dengan keluarga maka dapat diketahui tentang: penyebab klien tidak melaksanakan perawatan diri, tindakan yang telah dilakukan klien selama di Rumah

perawatan dirinya

Tindakan yang telah dilakukan klien selama di Rumah Sakit dalam menjaga perawatan diri dan kemajuan yang telah dialami oleh klien.

Sakit dalam menjaga perawatan diri dan kemajuan yang telah dialami oleh klien, dukungan yang bisa diberikan oleh keluarga untuk meningkatkan

kemampuan klien dalam perawatan diri

Dukungan yang bisa diberikan oleh keluarga untuk meningkatkan kemampuan klien dalam perawatan diri

Dalam 3x interaksi keluarga menyiapkan sarana perawatan diri klien: sabun mandi, pasta gigi,sikatgigi, shampoo, handuk, pakaian bersih, sandal dan alat berhias.

6.2 Diskusikan dengan keluarga tentang: Sarana yang diperlukan untuk menjaga perawatan diri klien Anjurkan keluarga untuk menyiapkan sarana tersebut

Dengan mendiskusikan bersama keluarga dapat memotivasi klien untuk meningkatkan perawatan diri secara rutin.

6.3 Diskusikan dengan kelurga hal- hal yang perlu dilakukan keluarga dalam perawatan diri :

Dengan

menganjurkan

kepada

keluarga

dapat

mengurangi adanya deficit

perawatan diri dan

perawatan diri / personal hygiene dapat terlaksana

Anjurkan keluarga untuk mempraktekan perawatan diri (mandi, gosok gigi, keramas, ganti baju, berhias dan gunting kuku)

Dengan memberikan anjuran kepada keluarga dapat memberikan motivasi kepada klien untuk melakukan personal hygiene secara mandiri

Ingatkan klien untuk mandi, gosokgigi, keramas, ganti baju, berhias dan gunting kuku.

Dengan mengingatkan klien untuk mandi dapat meningkatkan body image dan menjaga agar badan tetap bersih dan segar.

Bantu jika klien mengalami hambatan dalam perawatan diri

Dengan membantu klien jika mengalami hambatan dapat meningkatkan hubungan saling percaya dan meningkatkan motivasi klien

Berikan pujian atas keberhasilan klien.

Dengan memberikan pujian dapat meningkatkan motivasi klien dalam melakukan perawatan diri, secara mandiri dan rutin dan dapat meningkatkan rasa percaya antara pasien dan perawat.