Anda di halaman 1dari 19

Bab 1: Pendahuluan

Pengertian Pengambilan Keputusan dikemukakan oleh, Ralp C. Davis; Mary Follet; James A.F. Stoner. Keputusan dapat dijelaskan sebagai hasil pemecahan masalah, selain itu juga harus didasari atas logika dan pertimbangan, penetapan alternatif terbaik, serta harus mendekati tujuan yang telah ditetapkan. Seorang pengambil keputusan haruslah memperhatikan hal-hal seperti; logika, realita, rasional, dan pragmatis.
Secara umum pengertian teori pengembilan keputusan adalah, teknik pendekatan yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan atau proses memilih tindakan sebagai cara pemecahan masalah.

Fungsi Dan Tujuan Pengambilan Keputusan


Fungsi Pengambilan Keputusan individual atau kelompok baik secara institusional ataupun organisasional, sifatnya futuristik. Tujuan Pengambilan Keputusan Tujuan yang bersifat tunggal (hanya satu masalah dan tidak berkaitan dengan masalah lain) Tujuan yang bersifat ganda (masalah saling berkaitan, dapat bersifat kontradiktif ataupun tidak kontradiktif)

UNSUR- UNSUR PENGAMBILAN KEPUTUSAN


Tujuan dan pengambilan keputusan Identifikasi alternatif-alternatif, keputusan untuk pemecahan masalah Perhitungan mengenai faktor-faktor yang tidak dapat diketahui, Sarana atau alat untuk mengevaluasi atau mengukur hasil

DEFINISI :
KEPUTUSAN yang diinginkan harapan yang diperoleh kenyataan beda masalah

alternatif
pilihan

* Dewey How we think


Ada 3 langkah memutuskan 1. Mengenali masalah 2. Mengembangkan alternatif yang mungkin 3. Memilih alternatif yang terbaik (menurut si pengambil keputusan).

* Herbert Simon pemenang nobel 1970 dalam bidang ekonomi, menambah satu langkah lagi :
4. Evaluasi Mengenali masalah Mengenali lingkungan Sistem Sistem: elemen-elemen yang saling berkait untuk mencapai tujuan. dapat dibagi dalam : - sistem tertutup - sistem terbuka

Proses Dasar Engineering


1. 2. 3. 4. 5. 6. Gejala Masalah Pendefisian masalah Analisis Sintesa alternatif penyelesaian Pengambilan keputusan Solusi, sistem or metode

SISTEM TERTUTUP
1. Sistem Statis : tidak berubah dari waktu ke waktu. Contoh : bangunan 2. Sistem dinamis sederhana : berubah, tapi pada periode waktu yang sama akan kembali ke keadaan semula. Contoh : jam, sistem tata surya. 3. Homostatis (cyberneties) : sistem yang statis di dalam suatu lingkungan yang dinamis. Misal : temperatur udara dalam ruangan yang ber-AC

SISTEM TERBUKA
1. Sistem sel sel darah, tumor 2. Sistem sosiogenetik sistem tumbuh tumbuh membesar pada suatu tempat tertentu berkembang 3. Sistem binatang (animal system) tumbuh berkembang bergerak 4. Sistem manusia : tumbuh berkembang/anak bergerakpunya akal komunikasi 5. Sistem sosial : menyangkut manusia & sistem lain ada value 6. Sistem jagad raya (trancendental) suatu sistem bisa menurut derajatnya (degenerate)

MODEL
Representasi dari sistem, dibagi atas klasifikasi: a. Bentuk - ikonik : bentuk/struktur mirip dengan yang asli, skala kecil - analog circuit electric b. Penyajian tertulis - verbal

Cara merepresentasikan
model sistem Model hanya menggambarkan sebagian dari sistem Model < sistem incomplete model

sistem MODEL
sistem model

Model menggambarkan > sistem misal : linier programming imperfect model


incomplete & imperfect model misalnya : potret hitamputih sistem 3 dimensi potret 2 dimensi mata coklat - hitam

Dalam model-model keputusan juga demikian : Model yang sempurna & komplit : hampir tidak ada/tidak mungkin

JENIS-JENIS KEPUTUSAN
1. LEVEL MANAJEMEN 2. BENTUK MANAJEMEN 3. SCOPE

TOP MIDDLE OPERATIONAL MIDDLE

TOP t

TOP MIDDLE OPERATIONAL

OPERATIONAL

1 2 3 ruang lingkup Pelaksanaan control perencanaan Top Manajemen : sebagian besar perencanaan sedikit kontrol Middle manajemen : sedikit perencanaan, sebagian besar kontrol Operasional : sedikit kontrol,sebagian besar pelaksanaan

JENIS-JENIS KEPUTUSAN
4. KEMUNGKINAN tidak pasti (uncertain)

RESIKO
deterministik

gaya individu : - pengelak resiko - penggemar resiko

5. TERPROGRAM TIDAKNYA - tidak terstruktur - terstruktur, tidak bisa diprogram (unprogramable), kendala diketahui - terprogram : programable decision making * kebiasaan / rutin

MATRIKS KEPUTUSAN
Salah satu model untuk membantu dalam pengambilan keputusan Probability diketahui Probability tidak diketahui
Makin ke atas level manajemen, Keputusan yang diambil Tergantung dari siapa yang level mengambil keputusan manajemen personal

impersonal

POHON KEPUTUSAN (Decision Tree)


P11 A1 P12 P211 p212 P213 p2211 p2212 p2213 p222 p3 o12 o211 o212 o213 o2211 o2212 o2213 o222 o3 o11

A21 A2 A221 A22 A222 A3

Keterangan : : decision node : even fork

CIRI ANALISA KEPUTUSAN - KUNTORO


1. Pengambilaan keputusan belum dapat memutuskan tindakan yang sebaiknya diambil. 2. Penstruktur analisa Penjabaran semua alternatif & informasi yang terkait eksperimentasi yang mungkin dilaksanakan diagram keputusan 3. Penjajagan besaran kemungkinan/ketidakpastian dalam diagram keputusan dengan memakai informasi yang ada pandangan ahli pertimbangaan subyaktif pengambil keputusan 4. Pengungkapan prefereensi pengambilan keputusan terhadap resiko dalam bentuk utilityekspektasi utility sebagai dasar penetapan tindakan optimal 5. Memilih tindakan terbaik memaksimumkan harapan yang dinyatakan dengan ekspektasi utility

PERMASALAHAN MANAJEMEN
JANGKA STRATEGIS panjang LINGKUNGAN *dinamis *mempengaruhi faktor-faktor dengan kepastian rendah SIFAT Tidak bisa diprogram preferensi pengambil keputusan masuk secara utuh MISAL *penetapan lokasi airport * Pemilihan teknologi

TAKTIS

Menengah Pendek

*dinamis *mempengaruhi faktor-faktor dengan kepastian tinggi


Dianggap statis tidak mempengaruhi faktor

Bisa diprogram dengan masukan preferensi pengambil keputusan


Berulang, bisa dibuat program

*membeli/sew a mesin produksi *peletakan mesin baru


*penentuan beban mesin *mengubah tata cara kerja

OPERASIONAL Prog.linier Prog.dinamis Analisa jaringan Analisa pers.

pendek

Makin banyak alternatif yang dapat diterapkan makin baik hasil yang diperoleh Makin banyak kriteria yang terkait dalam alternatif membuat model yang baik dari sistem
Makin komprehensif dalam mewakili kenyataan makin baik representasi terhadap masalah yang dihadapi Efektifitas pengambilan keputusan Dibatasi oleh kemampuan untuk : * menghimpun alternatif * menghayati kriteria Tergantung siapa pengambil keputusan itu

Pendekatan dalam pengambilan keputusan : Pendekatan deskriptif Pendekatan normatif Suatu keputusan disebut baik bila : - Seluruh informasi telah dimanfaatkan secara penuh - Dasar-dasar rasionalitas telah diikuti dengan baik - Perpindahan tahapan dapat dilakukan dengan konsisten.