Anda di halaman 1dari 1

Artikel Ekspositori PENTINGNYA PROTEKSI RADIASI Paparan radiasi dari peralatan medis sangat berbahaya bagi kesehatan dan

memengaruhi daya kerja organ tubuh. Terlalu banyak radiasi dapat meningkatkan risiko kanker. Risiko itu terus meningkat karena orang sehari-hari sering sekali melakukan tes apa pun melalui alat alat pemindai kesehatan. Misalnya sinar-X atau CT scan. Karena penggunaan sinar-X terus meningkat selama beberapa dekade terakhir. Radiasi merupakan bahaya yang terselubung karena kita tidak akan merasakan apa-apa ketika terkena radiasi. Sebagai tenaga medis, lantas apa yang harus kita lakukan untuk mengurangi dosis radiasi? Dalam setiap pemeriksaan mengunakan sinar-X, salah satunya dengan proteksi radiasi yang sangat penting diperhatikan. Beberapa proteksi radiasi yang harus dilakukan pada pemeriksaan radiografi antara lain: a. Proteksi radiasi terhadap pasien: 1. 2. 3. 4. b. Pemeriksaan radiografi hanya dilakukan atas permintaan dari dokter. Membuka luas lapangan penyinaran (kolimator) seluas obyek yang akan diperiksa. Mengatur faktor eksposi yang tepat (optimal). Meghindari pengulangan foto karena foto yang diulang akan menambah jumlah dosis radiasi yang diterima pasien.

Proteksi radiasi terhadap pekerja radiasi: 1. 2. 3. 4. 5. Pekerja menjaga jarak pada saat melakukan penyinaran. Pekerja tidak berada pada medan radiasi jika tidak diperlukan. Melakukan eksposi dari balik tabir yang dilapisi Pb. Tidak mengarahkan tube ke arah pekerja radiasi. Pekerja menggunakan alat ukur radiasi personal (film badge) saat bekerja menggunakan radiasi.

Sehingga dengan dimanfaatkannya proteksi radiasi dengan semaksimal mungkin maka paparan radiasinya pun menjadi seminimalnya. Dengan begitu kita dapat mengurangi risiko terkenanya kanker di masa yang akan datang. Bukannya tidak mungkin jika kita benar benar berusaha untuk menanggulanginya.

INDI TRIFARI TRO TINGKAT 1 D3 REGULER 18 Desember 2012