Anda di halaman 1dari 5

PAPAN ROTASI

Tujuan Menjelaskan tentang transformasi khususnya mengenai rotasi Sasaran Siswa SMP Sketsa Media

busur
y

Diagram kartesius

Triplek persegi

Aturan Penggunaan Papan rotasi digunakan pada bidang datar dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Titik pusat rotasi adalah titik O(0,0) 2. Arah sudut rotasi positif atau negatif. Mempunyai arah positif jika rotasi berlawanan arah dengan arah putar jarum jam biasa. Sebaliknya, akan mempunyai arah negatif jika rotasi searah dengan arah putar jarum jam biasa. Contoh Penggunaan 1. Tentukan titik yang akan dirotasikan, misal P(0,5) 2. Jarum penunjuk dan sudut 00 (pada busur) dihimpitkan pada titik P. 3. Rotasi titik P sesuai dengan sudut yang dikehendaki, misal 900 arah positif, dengan cara menjalankan jarum penunjuk berlawanan arah dengan arah putar jam biasa sebesar 900. 4. Didapatkan titik bayangan P, yaitu P(-5,0)

DALIL PHYTAGORAS
Tujuan Menjelaskan cara mencari rumus dalail pytagoras Sasaran Kelas VIII SMP Cara Kerja 1. Terlebih dahulu siswa dikenalkan dengan definisi dari dalil Phytagoras yaitu pada segitiga siku-siku berlaku sisi kuadrat sisi miring sama dengan jumlah kuadrat sisi siku-sikunya. Metode ini disampaikan dengan metode deduktif 2. Buat suatu bangun segitiga ACB dalam papan berpaku dengan talidimana AC = 4 cm, BC = 3cm dan sisi BA. (3 satuan dalam papan berpaku). Perbedaan panjang ini nanti digunakan untuk mempermudah perhitungan selanjutnya. Dengan definisi panjang sisi di depan sudut yang dinotasikan dengan bilangan kecilnya, maka sisiAC = b cm, sisi AB = c cm, sisi BC = a cm 3. Siswa kita minta untuk menghitung panjang sisi AB, dimana pada papan berpaku sisi miring itu tidak dapat dihitung. Maka kita tunjukkan pada siswa bahwa panjang sisi AB adalah 5 cm, dengan meletakkan tali itu pada sisi horizontalnya. 4. Buatlah daerah persegi BCHK, ACFG, ABDE, berturut-turt pada sisi BC, AC, AB dengan panjang sisi yang sesuai dengan panjang sisi pada segitiga itu. 5. Mintalah pada siswa untuk menghitung luas ketiga bangun tersebut. Dalam contoh diatas: Luas daerah BCHK = 3 x 3 = 9 satuan luas Luas daerah ACFG = 4 x 4 = 16 satuan luas Luas daerah ABDE = 5 x 5 = 25 satuan luas 6. Akan tampak bahwa : Luas BCHK + Luas ACFG = Luas ABDE Luas BCHK + Luas ACFG = Luas ABDE 9 + 16 = 25 32 + 42 = 52 Dari pengetahuan siswa mengenai panjang sisi didepan sudut maka diperoleh : a2 + b2 = c2 sehingga tampaklah kebenaran dari teorema Phytagoras tersebut. 7. Untuk langkah selanjutnya mintalah kepada siswa untuk mencoba langkah-langkah diatas dengan mengganti panjang sisi BC dan AC dengan beberapa pasangan angka yang mudah dalam perhitungannya. 8. Sebagai langkah terakhir untuk siswa, hendaklah ia membuat daftar angkaangka yang merupakan hasil percobaan, yang merupakan tripel phytagoras, yakni tiga bilangan yang mempunyai aturan phytagoras

Selain cara diatas kita juga dapat menggunakan cara lain untuk membuktikan dalil pytagoras. Pada gambar dibawah ini akan ditunjukkan cara lain untuk membuktikan dalil pytagoras. Perhatikan kedua persegi dengan sisi (a + b) berikut :

I
b a c a c b b a b cc a b c a a a

II
b

b2

b a
2

Karena persegi I dan persegi II mempunyai luas yang sama yaitu ( a + b )2, maka : Luas Persegi I = Luas Persegi II ( L.Persegi Hijau + L. 4 Segitiga ) = ( L. sisi a + L. sisi b + L. 4 Segitiga ) c2 + ( 4 x ab ) 2 c2 = a2 + b2 + ( 4 x = a2 + b2 a ab ) 2

kLINOMETER
A. Konsep Matematika Menjelaskan kepada siswa cara mengukur sudut elevasi B. Sasaran Siswa SMP kelas VII A. Cara Penggunaan Sebelum mengukur sudut, tentukan terlebih dahulu obyek yang akan diukur misal sebuah pohon Arahkan pandangan mata kita ke ujung pohon dengan menggunakan teropong Klinometer Catat angka yang terdapat pada busur yang ditunjuk oleh benang bandul Angka tersebut merupakan besar sudut yang terbentuk antara arah pandangan mata kita ke ujung pohon dengan arah horizontal. Dalam matematika disebut dengan SUDUT ELEVASI

ILUSTRASI BENTUK MEDIA