Anda di halaman 1dari 3

DIABETES MELITUS

Diabetes Melitus (DM) adalah keadaan hyperglikemia (kadar -gula darah tinggi) yang kronik disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal. Akibat gangguan hormonal tersebut dapat menimbulkan komplikasi pada mata seperti katarak,ginjal (nefropati), saraf dan pembuluh darah. Ada dua type DM,yang pertama adalah yang tergantung dengan insulin, type ini biasanya disebabkan karena destruksi dari sel beta langerhans akibat proses auto imun. Sedangkan type yang kedua adalah DM yang tidak tergantung pada insulin akibat dari kegagalan relatif sel beta langerhans. Gejala penyakit diabetes melitus biasanya sering buang air kecil, terutama pada malam hari, sehingga penderita akan berulang kali bangun sebelum pagi hanya untuk ke kamar kecil. Selain itu juga akan merasa cepat lapar dan akan merasa lapar lagi walau belum beberapa lama makan. Merasa haus walau belum beberapa lama minum. Gejala lain yang sering juga dikeluhkan adalah sering kesemutan, gatal-gatal, mata kabur sehingga cepat ganti kacamata, disfungsi ereksi, gatal-gatal pada vulva vagina. Banyak makan tapi badan menjadi kurus, orang gemuk dengan cepat menjadi kurus. Sebagian besar kasus diabetes adalah diabetes tipe 2 yang disebabkan faktor keturunan. Tetapi faktor keturunan saja tidak cukup untuk menyebabkan seseorang terkena diabetes karena risikonya hanya sebesar 5%. Ternyata diabetes tipe 2 lebih sering terjadi pada orang yang mengalami obesitas alias kegemukan akibat gaya hidup yang dijalaninya. Biasanya, dokter akan menganjurkan pemeriksaan gula darah puasa, untuk menentukan kadar gula dalam darah. Gula darah puasa ukuran normal berkisar <110 mg/dl, dan saat 2 jam sesudah makan ukuran normal berkisar <200 mg/dl. Bila nilai hasil pemeriksaan laboratorium lebih tinggi dari angka normal, maka ia dapat dinyatakan menderita DM. Jika hasil laboratorium gula darah tidak terlalu jauh dari angka normal, maka dokter akan menganjurkan diet rendah kalori terlebih dahulu dan olah raga secara teratur. Bila telah melakukan diet dan olah raga kadar gula darah masih juga tinggi, maka biasanya dokter akan memberikan obat anti diabet atau OAD. Obat-obat diabet yang beredar dipasaran al : Daonil, Amaryl, Glucophage, Diamicron dsb. Tentunya ini hanya dokter yang boleh meresepkannya. Upaya pencegahan penyakit diabetes mellitus dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: a. Pencegahan Primer Cara ini adalah cara yang paling sulit karena sasarannya orang sehat. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mencegah agar DM tidak terjadi pada orang atau populasi yang rentan (risiko tinggi), yang dilakukan sebelum timbul tanda-tanda klinis dengan cara : Makan seimbang artinya yang dimakan dan yang dikeluarkan seimbang disesuiakan dengan aktifitas fisik dan kondisi tubuh, dengan menghindari makanan yang mengandung tinggi lemak karena bisa menyebabkan penyusutan konsumsi energi. Mengkonsusmsi makanan dengan kandungan karbohidrat yang berserat tinggi dan bukan olahan. 2. Meningkatkan kegiatan olah raga yang berpengaruh pada sensitifitas insulin dan menjaga berat badan agar tetap ideal.
1. 3.

Kerjasama dan tanggung jawab antara instansi kesehatan, masyarakat, swasta dan

pemerintah, untuk melakukan penyuluhan kepada masyarakat.

b. Pencegahan Sekunder Ditujukan pada pendeteksian dini DM serta penanganan segera dan efektif, sehingga komplikasi dapat dicegah. 2. Hal ini dapat dilakukan dengan skrining, untuk menemukan penderita sedini mungkin terutama individu/populasi.
1. 3. 4.

Kalaupun ada komplikasi masih reversible / kembali seperti semula. Penyuluhan kesehatan secara profesional dengan memberikan materi penyuluhan seperti : apakah itu DM, bagaimana penatalaksanaan DM, obat-obatan untuk mengontrol glukosa darah, perencanaan makan, dan olah raga.

c. Pencegahan Tersier 1. Upaya dilakukan untuk semua penderita DM untuk mencegah komplikasi. 2. Mencegah progresi dari komplikasi supaya tidak terjadi kegagalan organ.
3.

Mencegah kecacatan akibat komplikasi yang ditimbulkan.

Daftar Pustaka: http://nusaindah.tripod.com/kesdiabetesmelitus.htm http://medicastore.com/diabetes http://www.smallcrab.com/diabetes/49-diabetes