Anda di halaman 1dari 3

Lingkungan dan Ekosistem PERTAMBANGAN SAFAR MINER-UH

Kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari lingkungan, baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan. Pengertian lingkungan menurut Darsono (1995) yaitu

semua benda dan kondisi termasuk di dalamnya manusia dan aktivitasnya, yang terdapat dalam ruang dimana manusia berada dan mempengaruhi kelangsungan hidup serta kesejahteraan manusia dan jasad hidup lainnya. Pengertian lain dari lingkungan yaitu suatu media dimana makhuk hidup tinggal, mencari penghidupannya, dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang terkait secara timbal balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya, terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks. Selain itu, lingkungan merupakan segala sesuatu yang ada disekitar manusia yang memengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. Lingkungan juga erat kaitannya dengan ekosistem, dimana ekosistem merupakan suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi. Ekosistem merupakan penggabungan dari setiap unit biosistem yang melibatkan interaksi timbal balik antara organisme dan lingkungan fisik sehingga aliran energi menuju kepada suatu struktur biotik tertentu dan terjadi suatu siklus materi antara organisme dan anorganisme. Matahari sebagai sumber dari semua energi yang ada. Dalam ekosistem, organisme dalam komunitas berkembang bersama-sama dengan lingkungan fisik sebagai suatu sistem. Organisme akan beradaptasi dengan lingkungan fisik, sebaliknya organisme juga memengaruhi lingkungan fisik untuk keperluan hidup. Hubungan antara ekosistem dan lingkungan sangatlah erat, dimana sebuah kegiatan tambang beroperasi pasti dalam sebuah ekosistem yang komplit. Kegiatan tambang mengeksploitasi sebuah lingkungan ekosistem sehinggatentula akan terjadi berubahan bentang alam atau topografi suatu wilayah yang di

dalamnya diadakan penambangan. Suatu tambang akan merusak kealamian suatu ekosistem, taupun menggangggu keseimbangan suatu ekosistem bahkan yang paling parah adalah menghancurkan ekosistem tersebut guna menguras kekayaan yang ada dalam ekosistem tersebut. Untuk mengadakan suatu kegiatan penggalian

tentu saja tanah penutup endapan bahan galian yang notabenenya adalah tempat makhluk berinteraksi akan dikupas. Maka, dengan sendirinya akan merusak lingkungan tersebut. Namun, kita juga tidak bisa memungkiri bahwa kemajuan saat ini adalah sebuah akibat dari kemajuan pertambangan. Karena, hamper semua barang modern yang digunakan adalah berasal dari barang tambang. Hanya saja yang perlu diperhatikan, bagaimana cara mengolah kekayaan alam tesebut dengan memperhatikan prinsip-prinsip keseimbangan lingkungan. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meminimalisisr kerusakan dan memperbaiki kerusakan akibat tambang adalah dengan melakukan reklamasi terhadap lingkunganlingkungan yang telah digali barang berharganya.