Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PRAKTIKUM PENGECAPAN Dasar Teori Fungsi pengecapan pada lidah dilakukan oleh Taste Buds.

Struktur khusus yang tertanam diantara papilla lidah, juga ditemukan pada bagian belakang mulut dan palatum. Setiap orang memiliki hingga 5000-10.000 taste buds. Tastan adalah substansi yang menstimulasi taste buds. Sinyal yang timbul setelah stimulasi oleh tastan merambat melalui nervus kranialis menuju batang otak dan thalamus untuk berakhir di korteks serebri sehingga dapat terjadi persepsi rasa tertentu. Alat dan Bahan 1. Lima tabung kecil berisi : Larutan asam asetat 5% (83 mM) Larutan NaCl 2 mg/ml (34 mM) Larutan kina 2 mg/ml (6 mM) Larutan glukosa 2 mg/ml (11mM) Larutan MSG 2 mg/ml (11 mM) 2. Aplikator (batang kecil dengan salah satu ujungnya diberi kapas) 3. Peta Lidah 4. Kertas hisap/saring 5. Aqua A. Peta Lidah Cara Kerja 1. Meminta pasangan praktikum berkumur, kemudian mengeringkan lidahnya dengan kertas hisap 2. Mencelupkan aplikator dalam larutan salah satu larutan yang diberikan. Membuang larutan dengan menekan ke sisi tabung 3. Menyentuh aplikator pada daerah ujung, sepanjang sisi, tengah dan belakang lidah pasangan praktikum 4. Menulis tanda (+) pada daerah pera yang sesuai jika praktikan merasakan larutan tersebut. Menulis tanda (-) pada daerah peta rasa yang sesuai jika daerah tersebut disentuh tidak sensitif terhadap larutan yang diuji 5. Mengulangi prosedur diatas dengan keempat larutan lainnya pada tempat yang sama, beri waktu 1 menit setelah berkumur untuk memulihkan lidah Adakah bagian lidah yang tidak mampu menimbulkan sensasi pengecapan setelah aplikasi tastan? Jawab : Ada, yaitu pada bagian tengah lidah. Karena di bagian tengah lidah tidak terdapat sel-sel reseptor pengecapan sehingga pada daerah tersebut tidak menimbulkan sensasi pengecapan (netral)

Hasil Pengamatan O.p : Daniel Bramantyo (21 tahun) 1. Buatlah peta rasa menggunakan gambar lidah sesuai hasil percobaan

2. Identifikasi zat terlarut yang digunakan pada Larutan 1-5 Larutan 1 Pahit

++ -

Larutan 2 Manis

Larutan 3 Netral

Larutan 4 Asam

+ -

++

Larutan 5 Asin

+ + +

Pembahasan dan Kesimpulan Pada dasarnya, berbagai jenis rasa yang kita rasakan terdiri dari beberapa tempat pada lidah yaitu Reseptor rasa manis terletak pada ujung lidah, reseptor rasa asin terletak pada tepi depan lidah, reseptor rasa asam terletak pada tepi belakang lidah dan reseptor rasa pahit terletak pada pangkal lidah. Berikut ini merupakan penyebab adanya berbagai macam rasa.

Transduksi Rasa Manis Rasa manis dimulai dengan melekatnya molekul gula pada porus perasa. Kemudian hal ini akan mengaktifkan stimulator yang tedapat pada sitoplasma yang terdapat pada membran. Stimulator (protein G) akan teraktivasi selanjutnya akan mengaktifkan enzim adenilat siklase. Enzim ini akan mengaktifkan pembentukan CAMP dari ATP. Terjadinya peningkatan CAMP akan mengakibatkan terstimulasinya enzim sitoplasma lainnya. Hal ini akan membuat ion K+ dapat keluar sehingga mengakibatkan depolarisasi pada puting pengecap. Hal ini akan mengakibatkan terlepasnya neotransmitter ke sinaps dan selanjutnya akan diteruskan ke otak. Transduksi Rasa Asin Rasa asin disebabkan masuknya ion Na. Masuknya ion Na mengakibatkan tertutupnya saluran keluar ion K. Depolarisasi mengakibatkan neotransmitter keluar, dan impuls bisa diterima oleh otak. Transduksi Rasa Pahit Transtan pahit akan berkaitan dengan reseptor pada membran. Perekatan ini akan mengakibatkan teraktivasinya protein G lainnya yang kemudian akan mengaktifkan enzim fosfolipase. Enzim ini akan membuat IP3 yang merupakan senyawa yang larut dalam sitoplasma yang terdapat dalam RE. Berikatan IP3 dengan reseptor akan membuat terbukanya ion Ca. Maka ion Ca akan keluar menuju sitplasma. Peningkatan ion Ca akan membuat saluran K terbuka dan menjadi sinaps. Transduksi Rasa Asam Tidak seperti rasa manis dan pahit, rasa asam terjadi karena konsentrasi atau ion H. Membran sangat permeable terhadap protein ini. Masuknya proton ini membuat depolarisasi akibatnya neotransmitter dilepaskan ke sinaps.

Pada percobaan ini menunjukkan adanya titik rasa yang berbeda karena papilla memiliki reseptor saraf yang berbeda-beda. Adanya penyimpangan rasa yang tidak sesuai dengan teori misalnya rasa pahit yang juga berasa pada daerah ujung lidah karena pada saat pengujian, reseptor lidah sudah terkontaminasi dengan beberapa rasa yang lain saat pengujian sehingga peta rasa pahit menjadi beberapa titik.

B. Persepsi Pengecapan Cara Kerja 1. Mintalah 10 ml larutan No.1 dan encerkan dengan menambahkan 10 ml Aquadest dengan gelas ukur 2. Masukkan dalam tabung, ini adalah larutan No.6 (3mM) 3. Minta orang percobaan untuk berkumur dengan air yang disediakan 4. Menggunakan aplikator sentuhkan larutan No.1 pada tempat yang telah ditentukan pada percobaan A dan gunakan Visual Analog Scale (VAS) : 9 point labeled scale (modified lickert) dibawah ini untuk menilai sensasi yang dirasakan

How strong is the taste of this solution?


Extremely strong Very strong Strong Slightly strong Neutral slightly weak weak Very weak Extremely weak

5. Lakukan pada ujung lidah, sepanjang sisi, tengah dan belakang lidah orang percobaan 6. Setelah larutan Kina (larutan No.1), lakukan hal yang sama dengan lakukan No.6 Hasil Pengamatan 1. Berikan Skala VAS untuk kedua larutan pada setiap lokasi lidah Jawab Larutan 1 Ujung lidah

How strong is the taste of this solution?


Extremely strong Very strong Strong Slightly strong Neutral Slightly weak Weak Very weak Extremely weak 6

Sepanjang sisi lidah How strong is the taste of this solution? Extremely strong Very strong Strong Slightly strong Neutral Slightly weak Weak Very weak Extremely weak

Tengah lidah How strong is the taste of this solution? Extremely strong Very strong Strong Slightly strong Neutral Slightly weak Weak Very weak Extremely weak

Belakang lidah How strong is the taste of this solution? Extremely strong Very strong Strong Slightly strong Neutral Slightly weak Weak Very weak Extremely weak

Larutan 6 Ujung lidah

How strong is the taste of this solution? Extremely strong Very strong Strong Slightly strong Neutral Slightly weak Weak Very weak Extremely weak

Sepanjang sisi lidah How strong is the taste of this solution? Extremely strong Very strong Strong Slightly strong Neutral Slightly weak Weak Very weak Extremely weak

Tengah lidah

How strong is the taste of this solution? Extremely strong Very strong Strong Slightly strong Neutral Slightly weak Weak Very weak Extremely weak

Belakang lidah How strong is the taste of this solution? Extremely strong Very strong Strong Slightly strong Neutral Slightly weak Weak Very weak Extremely weak

Pembahasan dan Kesimpulan Persepsi pengecapan merupakan proses interprestasi rasa yang diciptakan oleh otak dari suatu pola impuls-impuls saraf yang diterimanya dari reseptor sensorik. Persepsi pengecapan dapat berbeda tergantung dari pelaku persepsi, objek yang dipersepsikan, dan konteks dari situasi dimana persepsi itu dilakukan. Pada percobaan ini persepsi pengecapan dipengaruhi oleh objek yang telah dicampur dengan aquadest sehingga rasa pahit yang dirasakan tidak sekuat objek yang tidak dicampur dengan aquadest.

Referensi Sherwood, Lauralee. (2004). Fisiologi Manusia dari sel ke sistem Edisi 2. Jakarta. EGC. Simmen, B., Pasquet, P., & Hladik, C.M. (2004) Methods for assessing taste abilities and hedonic responses in human and non-human primates. In : Macbeth, H. & MacClancy, J. (eds) Researching Food Habits: Methods and Problems, pp. 87-89. Berghahn Books, Oxford

10