Anda di halaman 1dari 16

TIPS & TRIK CEPAT RAIH KERJA

1. Tips Sukses Bagi Fresh Graduate 2. Sepuluh Kesalahan dalam Membuat Resume (CV)

3. Penampilan Fisik Resume (CV) yang diminati HRD


4. Tips Membuat Lamaran Lebih Profesional 5. Kepribadian yang dicari Perusahaan 6. Kesan Pertama yang Menarik Perhatian HRD 7. Hal-hal yang Harus Anda Lakukan Saat Wawancara Kerja 8. Pertanyaan Umum dan Tips dalam Menjawab Pertanyaan 9. Contoh Lamaran 10.Contoh Resume (CV)

Tips Sukses Bagi Fresh Graduate


Tentukan tujuan Anda Meski sudah bertahun-tahun duduk di bangku kuliah, Anda mungkin belum yakin jenis pekerjaan apa yang Anda inginkan. Atau kesempatan apa yang menanti Anda di luar sana. Jenis pekerjaan apa yang cocok dengan Anda. Apakah Anda menyukai bekerja dengan orang lain? Apakah Anda lebih suka bekerja di lapangan daripada menghabiskan waktu kerja di belakang meja? Apakah Anda bisa mengatasi tekanan dalam bekerja? Jika Anda telah mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, tentukan jenis pekerjaan yang sesuai dengan kepribadian dan bakat Anda. Siapkan peralatan Penting sekali untuk mempunyai peralatan dalam menjalani tugas Anda. Peralatan yang dibutuhkan adalah resume yang memikat dan surat lamaran yang bagus. Luangkan waktu untuk mengembangkan resume dan surat lamaran yang menunjukkan kekuatan dan pengalaman Anda. Berikut adalah tips dalam membuat resume:

Pikirkan jenis resume yang Anda butuhkan. Resume fungsional lebih menggarisbawahi kemampuan Anda daripada pengalaman kerja Anda. Jenis ini paling cocok bagi fresh graduate. Fokuskan pada pencapaian prestasi dan hasil yang telah Anda capai, daripada hanya menggambarkan deskripsi dari pengalaman-pengalaman masa lalu Gunakan action words untuk menggambarkan pengalaman masa lalu dalam resume Anda, seperti inisiatif, menghasilkan dan menangani. Ingat bahwa tidak semua pengalaman berasal dari pekerjaan full time. Jangan lupa pengalaman menjadi sukarelawan, kegiatan sekolah dan pekerjaan part time Pastikan bahwa Anda mendapatkan informasi yang jelas tentang perusahaan yang akan Anda lamar. Biasanya bagian personalia tidak menyukai surat yang ditujukan kepada To whom it may concern Jangan membuat kesalahan dengan membuat surat dan CV secara massal. Jangan malas untuk membuat resume dan surat lamaran yang berbeda untuk setiap lowongan kerja.

Cari informasi dari teman dan saudara Selain mencari lowongan kerja dari surat kabar dan internet, rajin-rajinlah bertanya kepada teman dan saudara tentang lowongan pekerjaan. Juga bertanya kepada orang tua teman Anda. Gunakan semua jaringan yang bisa Anda dapatkan. Jangan putus asa Mencari pekerjaan untuk pertama kali memang sulit. Kirim surat lamaran kepada perusahaan, tetapi jangan berhenti sampai di situ saja. Selalu lakukan follow up melalui telepon, bila perlu lebih dari sekali. Bersikaplah proaktif selalu. Bersikaplah professional Memang tidak mudah mengalami transisi dari kehidupan kuliah ke lingkungan kerja yang professional. Kenakan pakaian yang memberi kesan business like dan

berperilaku menarik. Follow-up interview yang Anda dapatkan, dengan mengirimkan surat ucapan terima kasih. Sering berlatihlah dalam menjawab pertanyaan sulit dan berlatih berbicara melalui telepon tanpa gugup. Semakin baik kesan yang Anda berikan, semakin besar kesempatan yang akan Anda dapat.

10 Kesalahan dalam Membuat Resume


Resume yang menarik adalah PASSWORD untuk mendapatkan pekerjaan. Untuk membuat resume yang menarik, hindari kesalahan-kesalahan yang sering dibuat pelamar kerja. 1. Menulis resume seperti menulis job description Anda perlu memberitahu kepada pembaca resume prestasi apa yang telah Anda capai selama ini. Buat daftar mengenai hal-hal yang telah Anda capai dilampiri dengan fakta-faktanya. Misalnya Anda bertanggung jawab pada kenaikan pendapatan 10 persen penjualan. Jangan hanya menulis tentang kewajiban-kewajiban Anda di posisi terdahulu atau bagaimana Anda menangani tim penjualan Anda. 2. Menulis dengan menggunakan kata ganti pertama Tidak usah menggunakan kata saya kecuali di surat lamaran. 3. Memasukkan hal-hal yang tidak perlu Jika tidak banyak ruang yang tersisa di resume Anda, tidak perlu menambahkannya dengan informasi yang tidak berhubungan dengan posisi pekerjaan yang Anda cari. Misalnya personal detail, seperti status pernikahan, hobi, dan minat-minat lainnya. 4. Menggunakan kata kerja pasif atau tidak ada kata kerja Resume Anda membutuhkan pernyataan yang kuat, dan cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan menggunakan kata kerja yang menggambarkan pencapaian prestasi Anda. Kata-kata seperti koordinasi, menangani, mengimplementasikan, akan membuat resume Anda menarik. 5. Pengulangan Kata Selain menggunakan kata kerja, penting juga agar resume Anda tampil bervariasi. Jangan menggunakan kata kerja yang sama berulang-ulang. Coba cari padanan kata yang lain agar tidak membosankan. 6. Format yang terlalu sederhana Bukan hanya content yang penting, penampilan resume secara keseluruhan juga. Anda harus konsisten dalam menggunakan headings dan bullet points. Sebaliknya resume yang terlalu unik dengan menggunakan tipografi yang tidak biasa juga tidak baik. Kecuali jika Anda melamar untuk posisi kreatif. 7. Mengirim resume tanpa cover letter Salah satu kesalahan terbesar adalah mengirim resume tanpa surat lamaran. Resume dan surat lamaran adalah hal yang tidak bisa dipisahkan. Pastikan bahwa Anda tidak kehilangan kesempatan untuk menjual diri Anda lewat surat lamaran. 8. Mengirim resume yang tidak fokus Buatlah resume Anda sesuai dengan posisi kerja yang Anda lamar. Jika Anda melamar untuk posisi yang berhubungan dengan penjualan, resumenya akan berbeda jika melamar untuk posisi manajemen. Pastikan Anda menulis sesuai dengan apa yang Anda cari, dan buatlah pembaca resume melihat bahwa Anda cocok untuk posisi tersebut. 9. Salah ketik atau tata bahasa Sebelum Anda mengirim resume, pastikan Anda telah memeriksanya beberapa kali. Jika terdapat kesalahan, bisa jadi Anda tidak mendapatkan kesempatan kedua. 10. Mengirim resume tanpa mencantumkan orang yang dituju Hindari mengirim resume dengan hanya mencantumkan Manager HRD atau To whom it

may concern. Berusahalah mencari tahu nama orang HRD atau nama orang yang akan menggunakan jasa Anda.

PENAMPILAN FISIK RESUME (CV) YANG DIMINATI HRD

Berikut beberapa penampilan fisik resume/CV Anda yang sering diminati oleh HRD sehingga Anda dipanggil untuk wawancara kerja : 1. Gunakan kertas berkualitas tinggi (minimal HVS A4 80 gr) warna putih polos atau abu-abu keputih-putihan polos. Ini standar yang digunakan dalam surat bisnis. 2. Periksa seluruh kata, kalimat, ejaan, tanda baca, tata bahasa dan gaya bahasa (Jika Anda lemah dalam hal ini, mintalah diskusikan dengan orang yang menguasainya). 3. Usahakan agar CV Anda ditulis menggunakan komputer. Gunakan tinta orisinil, hindari penggunaan tinta refill. Citra professional akan nampak, jika Anda bersedia mengeluarkan biaya lebih dalam pembuatan CV ini. 4. CV dan Surat Lamaran sebaiknya menggunakan jenis dan ukuran huruf yang sama. Gunakan hanya 1 (satu) jenis dan ukuran saja. 5. Jangan gunakan bentuk huruf yang antik, aneh-aneh, sulit dibaca dan tidak umum. 6. Pergunakan bentuk huruf TEBAL (bold), MIRING (italic) dan GARIS BAWAH (underline) seefektif mungkin. Gunakan untuk memberi penekanan hanya pada bagian prestasi Anda. 7. Masukkanlah hanya data yang penting dan menjual saja
8. Berfotolah dengan pakaian jas dan dasi untuk pria, atau three-pieces suite

untuk wanita. Gunakan foto berwarna dengan ukuran 4 x 6cm.


9. Ceritakan dengan baik pengalaman Anda dalam bentuk action word. Beri

gambaran pada perekrut kompetensi apa yang Anda kuasai. 10.Tulislah riwayat hidup Anda dengan versi kronologis terbalik. Perekrut menganggap bahwa pelamar yang menulis resume secara kronologis terbalik adalah kandidat professional dan memiliki kompetensi. 11.Pertimbangkan dokumen yang Anda masukkan ke dalam amplop lamaran dengan seksama. Semakin sedikit lembar dokumen yang Anda masukkan, asalkan benar-benar penting dan membangun persepsi kompetensi, makin membuat perekrut menaruh respek dan penghargaan pada Anda. 12.Kirimkan lamaran Anda pada hari iklan dimuat. Amplop awal yang datang pasti akan dibuka oleh perekrut. Amplop ke-1000 yg datang mungkin sekali tak akan pernah sempat dibuka perekrut .

TIPS MEMBUAT SURAT LAMARAN LEBIH PROFESIONAL


Pada divisi HRD atau rekrutmen di berbagai perusahaan, menerima surat lamaran merupakan menu sehari-harinya. Surat lamaran tersebut, baik yang dikirimkan melalui pos atau email, jumlah rata-ratanya bisa 10 s/d 1000 surat per hari (tergantung besar kecilnya perusahaan). Waktu yang terbatas dan pemenuhan kebutuhan perusahaan yang mendesak (speedy customer service) menuntut divisi bidang tersebut untuk mampu mengambil keputusan dengan cepat dan cermat dalam melakukan sortir dan seleksi. Surat lamaran sepintas terlihat mudah dan tidak terlalu penting. Namun menulis surat lamaran sebenarnya memerlukan etika. Sebab isi surat lamaran dan kelengkapannya mencerminkan sikap dan kepribadian Anda. Beberapa hal yang penting untuk diketahui berkaitan dengan penulisan surat : BENTUK LAMARAN TIPE A 1. Surat yang efektif Surat atau email tidak hanya berfungsi sebagai duta bagi si pengirim, namun harus mampu menarik perhatian si penerima dengan efektif. Jika surat ditulis secara efektif, kemungkinan untuk mendapatkan balasan yang cukup baik akan semakin besar. Ingat, begitu Anda menerima panggilan untuk tes atau interview, berarti Anda telah meraih sukses dalam point ini. 2. Perhatikan komposisi surat Surat lamaran yang baik tentunya memiliki isi yang berkesinambungan. Bila Anda mencantumkan posisi yang Anda kehendaki, tunjukkan jati diri Anda. Jangan sampai perekrut menilai Anda plin-plan setelah membaca surat lamaran Anda. 3. Batasi isi surat Anda Bayangkan bahwa penerima surat Anda adalah orang yang sibuk. Selain ia harus menyortir lamaran yang masuk, ia harus mengambil keputusan dengan cepat siapa yang qualified, siapa yang tidak. Buatlah surat lamaran yang ringkas dan padat tapi tepat sasaran. 4. Bahasa surat Ingatlah bahwa Anda bukan tengah menulis surat cinta, tetapi surat lamaran kerja yang akan menentukan masa depan Anda. Gunakanlah bahasa yang benar, sopan dan mudah diingat. Penting untuk dicatat, bahasa mencerminkan kepribadian Anda. 5. Posisi yang sesuai untuk Anda

Sebaiknya Anda jangan membuang-buang waktu untuk melamar posisi yang tidak sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan Anda. Fokuskan waktu dan energi Anda untuk posisi yang mendekati kualifikasi Anda. Dengan demikian Anda telah bekerjasama dengan perekrut dalam penentuan karir Anda. 6. Lakukan pengulangan Sempurnakan surat lamaran Anda berdasarkan pengalaman, misalnya mengedit beberapa bagian setelah Anda diundang untuk tes atau interview. Setiap kali Anda selesai mengikuti kegiatan seperti Training atau Seminar, Anda bisa tambahkan sebagai referensi untuk mendukung kualifikasi Anda. 7. Anda punya "network" ? Sebutkan saja. Bila Anda mengenal dengan baik pihak-pihak yang bidangnya relevan dengan posisi yang sedang Anda lamar, tidak ada ada salahnya Anda jadikan sebagai referensi. Biasanya perusahaan-perusahaan tertentu akan melakukan cross-check dan tentunya referensi Anda akan memiliki nilai tersendiri. 8. Evaluasi Tiap kali Anda mengirimkan surat lamaran, tidak ada salahnya jika Anda membuat salinan atau copynya. Berikan catatan jika ternyata Anda dipanggil, tes apa yang diberikan dan bagaimana dengan interviewnya. Evaluasi kelebihannya, untuk Anda tingkatkan, dan pelajari kekurangannya untuk Anda perbaiki. BENTUK LAMARAN TIPE B Banyak perusahaan yang memandang surat lamaran atau cover letter sebagai bagian terpenting dari seluruh dokumen lamaran Anda. Karena itu penting sekali bagi Anda untuk menuliskan surat lamaran yang baik. 1. Kesan Individual Jika Anda berencana mengirimkan lamaran ke berbagai perusahaan pastikan Anda menuliskan nama perusahaan yang benar pada surat lamaran Anda. Selain itu perlu juga Anda membuat surat lamaran yang ditujukan pada seseorang. Gunakan nama dan jabatan yang spesifik jika mungkin. Di Internet tersedia banyak contoh surat lamaran. Jangan hanya mengkopi contoh-contoh tersebut. Ubahlah sesuai dengan keperluan Anda. 2. Singkat, Padat, dan Jangan bertele-tele Tuliskan surat Anda dengan singkat dan padat. Gunakan bahasa yang mudah. Gunakan kata-kata yang biasa dipakai (umum). Tidak perlu berusaha untuk mengesankan pembaca Anda dengan menggunakan kata-kata yang sulit. Jangan menulis surat lamaran Anda lebih dari satu halaman. Perusahaan mungkin menerima belasan bahkan ratusan surat lamaran. Surat lamaran yang terlalu panjang tidak efektif. 3. Rapi dan Bersih Sedapat-dapatnya gunakan program komputer untuk menuliskan surat lamaran Anda. Dengan begitu Anda dapat menuliskan surat lamaran yang rapi dan bersih sehingga mudah dibaca. Hindari menulis surat lamaran dengan tulisan tangan. Hindari menggunakan tip-ex atau sejenisnya dalam surat lamaran Anda. 4. Isi Dalam surat lamaran Anda, ada beberapa hal yang perlu dituliskan : Pekerjaan Anda sekarang : Ceritakan secara singkat posisi dan bidang pekerjaan Anda saat ini. Anda juga perlu menceritakan secara singkat pencapaian utama Anda dalam pekerjaan tersebut. Agar memberikan gambaran yang lebih baik, berikan informasi secara kuantitatif. Misalnya, "Saya membawahi lima orang junior manager". Yang perlu Anda perhatikan di sini, tuliskan hanya hal-hal yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Baca dengan baik persyaratan yang dibutuhkan dalam iklan lowongan pekerjaan tersebut. Jika pekerjaan yang Anda lamar adalah di bidang marketing research, Anda mungkin tidak perlu menceritakan pencapaian Anda di bidang logistik.

Pendidikan : Jika latar belakang pendidikan perlu diinformasikan, tuliskan secara singkat pendidikan tertinggi Anda. Jika Anda pernah mendapatkan pendidikan di sekolah yang cukup dikenal, ada baiknya Anda menuliskannya di surat lamaran. Penutup : Dalam penutup ingatkan pembacanya bahwa Anda mempunyai keinginan kuat untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Ada baiknya Anda menyatakan kapan saat terbaik Anda bisa dihubungi untuk proses selanjutnya. Dan jangan lupa ucapkan "Terima kasih". 5. Proof Read Proof read artinya membaca kembali seluruh tulisan Anda dan memastikan semuanya sudah benar. Pastikan tidak ada kesalahan pengejaan, tidak ada katakata yang diulang atau repetitif, dan tata bahasa (grammar) yang digunakan sesuai. Dalam program MS Word Anda bisa menggunakan spell dan grammar checker, gunakanlah. "Suatu kesalahan dalam ejaan saja bisa menyebabkan Anda kehilangan kesempatan yang penting untuk memperoleh pekerjaan".

BENTUK LAMARAN TIPE C Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat surat lamaran yang baik. 1. Impresif Tampilkan jati diri kita secara menarik. Isi surat hendaknya dapat memunculkan kesan simpatik, tidak terlalu arogan tetapi juga tidak terlalu merendah. 2. Menarik minat calon atasan Kesan pertama sangat penting. Usahakan untuk menyusun surat yang ketika seseorang mulai membacanya, akan langsung tertarik untuk mengetahui lebih lanjut seperti apakah kriteria kita 3. Menyebutkan kualifikasi yang diraih Prestasi kerja maupun pengalaman yang sukses harus disebutkan, untuk menunjukkan bahwa kita mempunyai prestasi dan pengalaman yang patut dipertimbangkan. 4. Menggunakan bahasa yang enak dibaca, ringkas dan padat Gunakan bahasa yang sederhana dan ringkas. Kita mempunyai kesempatan untuk menjabarkan semuanya dalam kesempatan wawancara. Untuk saat ini, buatlah penjelasan yang singkat tetapi efektif. 5. Kalimat yang efektif Hindari kalimat yang tidak efektif, kalimat yang diulang-ulang tanpa alasan, ejaan yang salah, maupun penggunaan tata bahasa yang buruk. Yang sering terjadi adalah penggunaan kata keterangan yang berulang-ulang, atau kata sambung yang berulang-ulang, yang menyebabkan kalimat terasa janggal, yang persis seperti kalimat yang sedang Anda baca saat ini, yang menggunakan kata sambung "yang" secara berulang-ulang dan berlebihan. 6. Bahasa Indonesia saja Jika tidak diminta, hindari penggunaan bahasa Inggris, terutama jika kemampuan bahasa Inggris kita kurang baik. Jika bahasa Inggris kita bagus, boleh saja membuat surat lamaran berbahasa Inggris, yang tentu saja merupakan sebuah "nilai plus" bagi kita. Tetapi perlu dicatat, apabila lowongan kerja diumumkan berbahasa Inggris tentu saja secara otomatis Anda harus membuatnya dengan bahasa Inggris. 7. Tujuan dan alasan melamar. Cantumkan tujuan dan alasan kita melamar. Biasanya tujuan yang sering disebutkan dalam surat lamaran adalah bahwa kita mempunyai kemampuan dan pengalaman yang memadai dalam bidang pekerjaan tertentu, dan dengan bergabungnya kita ke suatu perusahaan akan dapat memberikan kontribusi yang berharga bagi perusahaan tersebut. 8. Kerapihan.

Gunakan kertas yang bagus, bersih dan rapih, tidak kusut, tidak tebal dan tidak mudah terkoyak. Jangan menulis atau mencetak dengan tinta yang terlalu tipis agar surat lamaran mudah dibaca, dan hindari penggunaan tip-ex.

KEPRIBADIAN YANG DICARI PERUSAHAAN


Daya saing bagi para lulusan baru saat ini sangat terasa. Baik itu lulusan dalam negeri, luar negeri, swasta maupun universitas negeri. Memperhatikannya lebih penting bagi para mahasiswa untuk mempersiapkan diri dalam perubahan yang ada. Perubahan itu akan terjadi, yang terpenting bukannya kita melihat perubahan dengan termenung duduk diam tidak mengambil tindakan apapun namun bagaimana kita menyikapi perubahaan dengan mulai merencanakan. Perencanaan membuat persiapan diri agar dapat berhasil diterima pada tempat yang sesuai dengan keinginan kita bekerja. Ada beberapa Kriteria Kepribadian yang di butuhkan perusahaan di antaranya adalah : 1. Kepribadian yang Percaya Diri, kesan 5 menit pertama penentu proses selanjutnya. 2. Kepribadian yang Matang, setiap kepribadian individu dibentuk oleh sejumlah sifat-sifat tertentu, sifat - sifat inilah yang membuat kecenderungan orang bertingkah laku. 3. Kepribadian yang memiliki daya juang tinggi. pribadi pantang menyerah sangat di tuntut dalam dunia industri dalam menghadapi banyak masalah. 4. Kepribadian yang memiliki Relationship Skill , pribadi yang memiliki kemampuan kecerdasan sosial seperti kemampuan membaca dan mengenali emosi orang lain. Oleh karena itu pentingnya melatih diri untuk berfikiran terbuka, ingat tidak ada salahnya kita mendengarkan dulu pendapat/ ide orang lain. Dalam hal ini pentingnya keterampilan mendengar. Perencanaan karir apa yang akan Anda lakukan di kemudian hari, sejalan dengan apa yang Anda inginkan bukan hanya sekedar tempat bekerja, gaji yang memadai atau hanya asal diterima bekerja di mana saja. Kepuasan bekerja mampu membuat diri senang, gembira dan menikmati demi terpuaskan diri akan sebuah sinergi gaya

hidup dengan karir yang tepat menjadikan landasan kuat tetap betah, riang dan optimis di kemudian hari. Hal ini dapat Anda lakukan dengan terus belajar, kemudian coba dipraktekkan yang penting juga bagi Anda yaitu perlunya mentor yang mampu mengingatkan dan mengevaluasi pekembangan diri.

KESAN PERTAMA YANG MENARIK PERHATIAN HRD


Ketika mendapatkan sebuah panggilan kerja, maka ada beberapa hal penting yang harus Anda persiapkan. Tujuannya jelas: untuk menciptakan kesan pertama yang baik, yang akan membuka peluang Anda untuk mengikuti proses seleksi berikutnya. Lalu, kiat apa saja yang harus Anda persiapkan? 30 detik pertama saat wawancara adalah masa paling krusial, yang akan mempengaruhi proses wawancara Anda. Maka, untuk membantu mempersiapkan diri Anda, ada beberapa tips berikut ini. 1. Tepat Waktu Cobalah untuk hadir di tempat wawancara lima belas menit lebih awal dari waktu yang telah ditentukan. Seandainya Anda tiba lebih awal, basuhlah wajah Anda di rest room atau minumlah secangkir teh hangat/ kopi di kafe terdekat. Ini akan membantu menyegarkan diri Anda. 2. Jaga Penampilan Tampilkan diri Anda layaknya seorang profesional, tapi jangan terlalu formal atau juga terlalu casual. Salah-salah, Anda dikira tak serius dengan tawaran pekerjaan yang akan diberikan. Jangan mengenakan sesuatu yang mengganggu ketika wawancara berlangsung. Anting-anting yang kebesaran, misalnya, atau kacamata berwarna-warni sebaiknya Anda hindari. Kalau Anda seorang pria, gunakan kemeja formal yang bersih dan rapi. Perhatikan juga detail lainnya, yang akan mendukung penampilan Anda secara keseluruhan. Kenakan sepatu yang bersih, rambut yang terpotong rapi, dan jangan lupa menggunakan deodoran atau parfum dengan wewangian yang natural. 3. Berjabat Tangan Lakukan dengan wajar. Jangan terlalu keras menggenggam tangan lawan bicara Anda. Selain menimbulkan rasa sakit, hal tersebut semakin menunjukkan dominasi dan agresifitas Anda. Cara terbaik adalah berjabat tangan dengan genggaman yang

penuh, lalu goyangkan tangan Anda beberapa kali dengan santai dan tak begitu keras. Ini akan menunjukkan rasa percaya diri Anda. 4. Bahasa Tubuh Mungkin Anda terlihat diam saat wawancara berlangsung, namun bahasa tubuh Anda akan mengatakan sesuatu yang Anda sembunyikan. Untuk menunjukkan rasa percaya diri Anda, saat duduk, usahakan posisi paha dan lutut selaras dengan bahu Anda. Jangan duduk sambil menyilangkan lutut Anda, atau duduk dengan posisi yang santai sekalipun orang yang mewawancarai Anda melakukan hal demikian. Sebaiknya, duduklah dengan posisi formal, sambil terus menunjukkan perhatian Anda kepada pewawancara. Jangan pernah menunjukkan kegelisahan Anda. Misalnya dengan memutar-mutar cincin Anda, mengusap rambut Anda secara berlebihan, atau menyilangkan tangan Anda di depan dada. Cobalah untuk duduk dan bersikap tetap tenang, sambil terus menjaga tatapan mata dengan pewawancarara. Percayalah, jika Anda berhasil melewati hal ini maka Anda sudah siap bergabung dengan perusahaan yang Anda lamar tersebut.

HAL-HAL YANG HARUS ANDA LAKUKAN SAAT WAWANCARA KERJA


Hasil wawancara sangat tergantung pada penilaian di 5 menit pertama. Agar berhasil, Anda harus menampilkan citra diri Anda yang professional, berkompeten dan penuh antusias. Tujuan Anda adalah untuk meyakinkan pewawancara bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk mengisi posisi yang ditawarkan dan menjadi aset bagi perusahaan. Di bawah ini adalah langkah untuk mendapatkan penilaian pertama yang baik dari pewawancara. Perhatikan dan ingatlah selalu hal-hal berikut ini: 1. Datanglah lebih awal Dengan datang 15 menit lebih awal dari waktu yang ditentukan, Anda punya waktu untuk mempersiapkan jawaban atas pertanyaan yang kira-kira akan ditanyakan, merapikan diri di toilet, atau mencari informasi tentang perusahaan tersebut di resepsionis atau di lobi. Pewawancara juga akan tahu bahwa Anda menghargai waktunya. 2. Kerjakan PR Anda Cari tahu nama pewawancara, produk atau jasa perusahaan, berita-berita terbaru tentang perusahaan tersebut, dan kompetitor perusahaan. Anda bisa mendapatkan informasi-informasi ini antara lain dari website perusahaan. 3. Bawa satu copy resume Anda Ini akan memperlihatkan bahwa Anda siap. 4. Binalah hubungan yang baik dengan pewawancara. Cobalah untuk rileks dan nyaman dengan pewawancara.

5. Perhatikan komunikasi non-verbal Anda. Pertahankan postur tubuh yang nyaman, tidak kaku, dan kontak mata yang wajar. Jangan lupa tersenyum. 6. Jangan malu karena gugup Gugup tidak selamanya negatif, bisa jadi gugup adalah hal yang baik. Ini menunjukkan bahwa Anda menganggap wawancara sebagai hal yang serius. Tapi hindari gerakan-gerakan tubuh yang dilakukan karena gugup seperti mengetukngetukkan kaki Anda, memainkan pulpen, atau menggigit kuku. 7. Bahasa tubuh sangatlah penting Kontak mata yang wajar, senyuman yang hangat dan alami, serta jabatan tangan yang kokoh, dapat membantu mengatasi kegugupan. Selain itu juga merupakan modal untuk membangun hubungan yang baik dengan pewawancara serta memperlihatkan rasa percaya diri. 8. Jangan melawak atau mencoba menghibur pewawancara Memang penting untuk terlihat menarik, namun jangan berlebihan. 9. Ikuti arah pembicaraan yang diciptakan oleh pewawancara Jangan mencoba mengambil alih pembicaraan. Tetaplah jangan berbicara diluar subjek pembicaraan atau melantur.

10. Jangan membesar-besarkan atau berbohong Anda mungkin tergoda untuk membubuhi prestasi yang Anda capai, namun ingat kebohongan tersebut bisa jadi bumerang bagi Anda. 11. Bersiap-siaplah dengan pertanyaan yang bersifat pribadi Antisipasi bagaimana Anda akan menghadapi pertanyaan yang bersifat pribadi tanpa menjadi gugup. Beberapa pewawancara mungkin tidak menyadari pertanyaan mana yang pantas ditanyakan atau tidak. 12. Terus terang dan jujur Anda harus jujur dalam menjelaskan kelebihan dan kekurangan yang Anda miliki, namun jangan minta maaf atas kelemahan Anda. 13. Pembicaraan tentang gaji sebaiknya menunggu sampai pewawancara memulainya Biarkan pewawancara memulai subjek ini. Anda jangan memulai sebelum ditanya tentang gaji yang diinginkan. Seringkali masalah gaji tidak dibahas di wawancara pertama. 14. Jangan takut untuk berpikir sebelum Anda menjawab Gunakan jeda sejenak untuk memikirkan jawaban yang baik. Pewawancara akan menghargai jika Anda mengambil waktu sejenak untuk berpikir sebelum menjawab pertanyaan mereka. 15. Tonjolkan apa yang bisa Anda lakukan untuk perusahaan Fokuskan pada kemampuan yang Anda miliki. Misalnya kemampuan Anda dalam menangani situasi baru, kemampuan berkomunikasi Anda, kemampuan berpikir analitis Anda dan kemampuan atau keterampilan lainnya. 16. Jangan memberi jawaban yang sudah disiapkan Sebagian besar pewawancara tahu jawaban yang klise dan sudah disiapkan. Misalnya mereka seringkali mendengar jawaban, saya suka sekali bekerja dengan orang lain.

17. Perhatikan tata bahasa dan sikap Anda Pewawancara menyukai kandidat yang bisa mengekspresikan dirinya dengan wajar. Meski harus berbicara pelan dan hati-hati, tidak masalah. Jangan mempergunakan bahasa gaul. 18. Bersiap-siaplah mengajukan pertanyaan Hampir semua pewawancara akan bertanya apakah Anda mempunyai pertanyaan. Anda harus siap dan paling tidak mengajukan satu pertanyaan yang berhubungan dengan wawancara Anda. ini menunjukkan bahwa Anda siap dan tertarik. Pertanyaan yang Anda ajukan harus berhubungan dengan perusahaan tersebut. 19. Jangan mengharapkan segera mendapatkan tawaran kerja Kepastian bahwa Anda diterima bekerja atau tidak, biasanya memakan waktu paling tidak beberapa minggu. Tergantung kebutuhan perusahaan. Jika Anda diterima, mintalah waktu sehari atau dua hari untuk berpikir, jangan langsung mengiyakan. 20. Hati-hati dengan penutupan Selesai wawancara, segeralah berpamitan, tidak usah menunggu berlama-lama. Berterimakasihlah pada pewawancara atas kesempatan yang telah diberikan pada Anda, dan jangan lupa untuk tersenyum.

PERTANYAAN UMUM DAN TIPS DALAM MENJAWAB PERTANYAAN SAAT WAWANCARA

1. Mengapa Anda tertarik melamar pekerjaan di Perusahaan ini? mengapa Anda meninggalkan pekerjaan lama Anda? Untuk menjawab pertanyaan ini bisa disesuaikan dengan latar belakangnya. Misalnya :

Sudah sejak lama saya bercita-cita ingin berkarir di perusahaan besar/ asing/ manufacturing (industri lainnya) seperti perusahaan ini. Latar belakang pendidikan saya sangat berhubungan dan mendukung dengan bisnis perusahaan ini Perusahaan sebelumnya sangat besar sehingga tingkat kompetisinya sangat tinggi dan butuh waktu sangat lama untuk kenaikan jenjang karir Walaupun di perusahaan sebelumnya gaji dan kompensasi lainnya baik, lokasinya sangat jauh. Resiko kerjanya mengganggu kesehatan

2. Ceritakan tentang diri Anda! Sebutkan cita-cita, bakat dan kelebihan Anda. Hubungkan kemampuan dan potensi diri Anda yang sesuai dengan cita-cita Anda. 3. Apa kelemahan dan kelebihan Anda ?

Kelemahan: Sebaiknya jujur sebutkan apa yang menjadi kelemahan Anda. Misalnya pelupa, pemalu, lemah dalam berhitung dan lainnya. Tapi yakinkan bahwa Anda sudah berhasil mengurangi persentase kelemahan itu dan masih tetap ingin memperbaikinya. Kelebihan: Ceritakan atau beri contoh hal yang menjadi kekuatan Anda, dan orang lain juga mengakuinya. Misalnya mempunyai keterampilan yang baik dalam berkomunikasi, mudah mempengaruhi orang lain, jago bernegosiasi dan lainnya. Sebaiknya jangan menyampaikan dengan ekspresi yang terkesan sombong.

4. Dalam bekerja, tantangan atau persoalan apa yang Anda hadapi? Bagaimana cara Anda mengatasinya?

Sebutkan apa yang menjadi kendala Anda dan katakan bahwa Anda berusaha mengatasinya. Anda bisa belajar dengan membaca tips-tips di majalah atau konsultasi dengan teman atau orang yang Anda anggap senior. Tindakan yang paling penting adalah Anda sendiri harus mengenali apa yang menjadi masalah Anda agar tahu solusinya.

5. Apa tujuan jangka pendek dan jangka panjang Anda?


Jangka pendek: Segera mengaplikasikan ilmu yang sudah diperoleh di dunia pendidikan Jangka panjang: Berkarir menjadi seorang profesional.

6. Bagaimana gambaran Pimpinan yang ideal menurut Anda? Mengetahui persis apa yang menjadi tanggung jawab seorang Pimpinan dan mempunyai sikap yang bijaksana kepada semua pihak. 7. Berapa gaji yang Anda inginkan?

Jika Anda seorang fresh graduate gaji sesuai dengan standar perusahaan Jika Anda sudah berpengalaman sesuaikan dengan standar gaji yang berlaku di perusahaan sejenis Tetapi jawaban aman secara umum : Saya berpendapat bahwa perusahaan tentu telah memiliki standar gaji untuk setiap posisi di perusahaan.

8. Menurut Anda, apa kelebihan Anda dibanding kandidat lainnya? Setiap manusia punya kelebihan dan kekurangan, yang jelas katakan bahwa Anda bersedia beradaptasi dengan lingkungan kerja dan berusaha untuk menjadi yang terbaik.

9. Mengapa perusahaan harus memilih Anda dibanding kandidat lainnya? Ini adalah kesempatan Anda untuk menjual diri. Sebenarnya ini adalah alasan utama mengapa mereka perlu mewawancarai Anda. Untuk menyiasatinya, jawablah poin per poin tentang apa saja yang ingin Anda berikan pada mereka. Pastikan Anda mengatakannya dengan tepat mengapa mereka harus memberikan pekerjaan itu kepada Anda. Catatlah apa saja yang membuat Anda unik. Jangan lupa tambahkan potensi yang ada dalam diri Anda, yang akan membantu membedakan Anda dari calon lain. Hindari memberikan jawaban yang umum, seperti, Saya ini pekerja keras dan punya motivasi yang tinggi terhadap pekerjaan. Saya juga bisa bekerja di bawah tekanan. Jawaban tersebut kedengaran terlalu biasa. Berilah jawaban yang lebih spesifik apa yang bisa Anda berikan pada perusahaan. Anda bisa menjawab, Dengan keahlian dan pengalaman saya sekian tahun di perusahaan sejenis, dan pelatihan yang telah saya dapat di bidang (sebutkan), saya yakin dapat dengan cepat memberi kontribusi yang dibutuhkan setiap anggota tim di divisi ini. Jawaban inilah yang ditunggu oleh si pewawancara.

Contoh lamaran :

Rinda Permatasari, SH Jl. Malioboro No. 125 Yogyakarta 0274-7878619, 0815.685.1976 e-mail: sari@yahoo.com Yogyakarta, 14 April 2008 Kepada Yth.

Bapak Indra Azhari

PT. Bank Mega Syariah Indonesia Di tempat

Assalamualaikum Warahmatulaahi Wabarakaatuh. Dengan hormat, Sehubungan dengan adanya rekrutmen SDM di PT. Bank Mega Syariah Indonesia untuk penempatan di beberapa kantor cabang baru, dengan ini saya sangat berminat untuk dapat bergabung menjadi bagian Tim Work di PT. Bank Mega Syariah Indonesia. Saya alumni Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta pada wisuda sarjana tahun 2008 dengan kualifikasi memiliki kemampuan dan keterampilan berbahasa Inggris secara lisan maupun tulisan. Selain itu, saya juga mampu dan terampil mengoperasikan komputer terutama Program MS Office. Saat ini saya bekerja di Pusat Pelatihan Perbankan Syariah SBTC Yogyakarta dengan job deskripsi kerja sebagai Customer Service Officer (CSO) terhitung mulai Pebruari 2008. Berbekal pengalaman kerja dan kompetensi yang saya miliki, saya optimis dapat menjadi Tim Work yang dapat diandalkan. Untuk itu, saya sangat berterima kasih apabila diberikan kesempatan untuk menunjukkan kompetensi saya melalui tahapan seleksi yang diberlakukan di internal PT. Bank Mega Syariah Indonesia.

Demikian, atas perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih. Jazakumullah khairan katsira Wassalamualaikum Warahmatulaahi Wabarakaatuh. Hormat saya,

Rinda Permatasari, SH

Contoh resume (CV)

CURRICULUM VITAE
Nama : Rinda Permatasari, SH Tempat, tanggal lahir : Yogyakarta, 24 April 1986 Agama : Islam Alamat : Jl. Malioboro No. 125 Yogyakarta Telepon : 0274-7878619 HP : 0815.685.1976 e-mail : sari@yahoo.com

PENDIDIKAN FORMAL
Tahun Tahun Tahun Tahun 2003 2000 1997 1991 - 2008 - 2003 - 2000 - 1997 Universitas Islam Indonesia Yogyakarta SMU Muhammadiyah 2 Yogyakarta SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta SD Muhammadiyah 1 Yogyakarta

PELATIHAN DAN KURSUS


Tahun Tahun Tahun Tahun 2008 2007 2006 2005 : : : : Pelatihan Perbankan Syariah Pelatihan Dasar Kepemimpinan Kursus Bahasa Inggris Kursus Keterampilan Komunikasi

PENGALAMAN KERJA
Pebruari 2008 Januari 2008 Bekerja di SBTC dengan posisi Customer Service Officer On The Job Training di Bank BRI Syariah

PRESTASI
2008 2007 Perdata 2007 DIY Cumlaude pada Wisuda Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta 2008 Juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional tentang Hukum Juara I Lomba Simulasi Praktek Hukum antar Perguruan Tinggi

Demikian curriculum vitae ini saya buat sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

Yang menyatakan, Rinda Permatasari, SH