Anda di halaman 1dari 7

PROPOSAL RISET KEPERAWATAN PENGARUH KERAMAHAN PERAWAT TERHADAP PENINGKATAN KENYAMANAN PASIEN ANAK SAAT HOSPITALISASI DI RS.

PERSAHABATAN

Disusun oleh: Riska Eka Fatma Hasibuan P3.73.20.3.11.032

Dosen Pembimbing : Ratna Ningsih SKp M.Kep

POLTEKKES KEMENKES JAKARTA III JURUSAN KEPERAWATAN PRODI KEPERAWATAN PERSAHABATAN 2013

A. Judul Penelitian Pengaruh Keramahan Perawat terhadap Peningkatan Kenyamanan Pasien Anak saat Hospitalisasi

B. Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keramahan perawat terhadap peningkatan kenyamanan pasien anak saat hospitalisasi

C. Abstrak Anak merupakan individu yang berada dalam suatu rentang perubahan perkembangan (bayi sampai remaja), dimana anak bukan miniatur orang dewasa, harta dan kekayaan orang tua yang nilai dihitung secara ekonomi tetapi anak adalah mahluk yang unik, dan utuh, biopsiko-sosio kultural spiritual (Yupi Supartini, 2002). Keadaan sakit dapat mempengaruhi keadaan psikologis dan fisiologis pada anak, oleh karena itu usaha perawatan harus diarahkan untuk mengurangi tekanan emosi yang bersumber pada

keberadaannya di rumah sakit. Khususnya pada anak usia 2-5 Tahun sangat mempengaruhi perkembangan sosial emosionalnya, perkembangan

psikososial dan perkembangan intelektual (Yupi Supartini, 2002). Reaksi anak terhadap sakit dan kerumah sakit baik untuk rawat inap maupun rawat jalan adalah kecemasan, stress, dan perubahan perilaku. Bentuk dari kecemasan, dapat berupa bentuk kecemasan berpisah, kehilangan kontrol, cedera tubuh dan nyeri. Tiga fase dari kecemasan berpisah adalah fase protes, despair detachment /denial yang masing-masing memberikan perilaku tertentu. Anak yang dirawat di rumah sakit akan merasa tidak aman dan nyaman, tidak mengerti mengapa harus dirawat berpisah dengan orang-orang terdekat dan kecemasan dengan lingkungan baru. Oleh karena itu rumah sakit berfungsi untuk melengkapi suatu lingkungan dimana anak yang sakit dapat

dibantu untuk mengatasi atau meringankan penyakitnya. Dalam hal ini perawat memiliki porsi besar untuk membantu si anak dengan bantuan dari keluarga pasien anak. Tujuannya adalah untuk menyembuhkan atau memperbaiki status fisik, mental, sehingga anak dapat berkembang dalam keterbatasannya (Sacharin M, Rosa, 2000). Di akui dalam faktanya, tenaga keperawatan di Indonesia masih memiliki kekurangan salah satunya dalam hal keramahan. Penelitian tentang pengaruh keramahan perawat terhadap peningkatan kenyamanan klien anak yang terhospitalisasi belum banyak dilakukan, inilah yang menjadi daya tarik peneliti untuk mengetahuinya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif yang bertujuan mengetahui apakah terdapat pengaruh keramahan perawat terhadap peningkatan kenyamanan klien anak yang terhospitalisasi. Hasil penelitian ini akan menghasilkan data awal yang dapat dipergunakan untuk menetapkan dan menentukan intervensi keperawatan dengan tepat.

D. Latar Belakang Masalah Memberikan pelayanan yang terbaik khususnya di bidang kesehatan tentu menjadi kewajiban bagi para tenaga medis. Perawat adalah salah satu tenaga medis yang harus memiliki kemampuan dan mutu yang baik juga pelayanan yang ramah kepada pasien. Pelayanan yang baik di bidang kesehatan memang masih banyak diragukan, khususnya di Indonesia. Pasien lebih memilih berobat ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, padahal dari segi kualitas Indonesia juga sudah banyak mengalami kemajuan. Pelayanan kesehatan kita, memang tidak dapat dipungkiri masih memiliki kekurangan. Misalnya dari segi attitude. Perawat di sini dikenal galak dan tidak murah senyum. Ini yang harus di ubah, juga termasuk kualitas dan mutu kemampuan serta pelayanan perawat.

Pelayanan asuhan keperawatan tidak terlepas dari pelayanan terhadap anakanak. Dimana pelayanan yang diterapkan tentu tidak sama dengan pelayanan pada orang dewasa. Rata-rata anak mendapat perawatan selama enam hari. Selain membutuhkan perawatan yang spesial dibanding pasien lain, anak sakit juga mempunyai keistimewaan dan karakteristik tersendiri karena anak-anak bukanlah miniatur dari orang dewasa atau dewasa kecil. Dan waktu yang dibutuhkan untuk merawat penderita anak-anak 20-45% lebih banyak dari pada waktu untuk merawat orang dewasa (Speirs,cit Hikmawati 2000). Anak yang dirawat di rumah sakit akan merasa tidak aman dan nyaman, tidak mengerti mengapa harus dirawat berpisah dengan orang-orang terdekat dan kecemasan dengan lingkungan baru. Oleh karena itu rumah sakit berfungsi untuk melengkapi suatu lingkungan dimana anak yang sakit dapat dibantu untuk mengatasi atau meringankan penyakitnya. Dalam hal ini perawat memiliki porsi besar untuk membantu si anak dengan bantuan dari keluarga pasien anak. Penelitian tentang pengaruh keramahan perawat terhadap peningkatan kenyamanan klien anak yang terhospitalisasi belum banyak dilakukan inilah yang menjadi daya tarik peneliti untuk mengetahuinya. Hasil penelitian ini akan menghasilkan data awal yang dapat dipergunakan untuk menetapkan dan menentukan intervensi keperawatan dengan tepat.

E. Identifikasi Masalah 1. Manajemen ruangan anak yang kurang memadai 2. Pelayanan perawat yang kurang memuaskan

F. Batasan Masalah Pelayanan perawat yang kurang memuaskan 1. Keramahan/ Attitude 2. Keterampilan/ Skill 3. Penampilan/ Physic Performance

G. Rumusan Masalah Apakah pengaruh keramahan perawat dapat meningkatkan kenyamanan pasien anak saat hospitalisasi?

H. Tujuan Penelitian Tujuan Umum Mengetahui ada atau tidaknya pengaruh keramahan perawat dalam peningkatan kenyamanan pasien anak saat hospitalisasi di RS. Persahabatan, Jakarta Timur.

Tujuan Khusus 1. Mengidentifikasi karakteristik pasien anak saat hospitalisasi 2. Mengidentifikasi karakteristik keramahan perawat 3. Mengidentifikasi hospitalisasi I. Desain dan Metodologi Penelitian Desain Penelitian karakteristik kenyamanan pasien anak saat

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk mengetahui pengaruh keramahan perawat dalam meningkatkan kenyamanan pasien anak saat hospitalisasi

Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian akan dilakukan di Ruang rawat anak Bougenville RS. Persahabatan, Jakarta Timur.

Populasi dan Sampel

Dalam penelitian ini yang menjadi sampel penelitian adalah anak sedang di hospitalisasi di Ruang rawat anak Bougenville RS. Persahabatan, Jakarta Timur.

Instrumen penelitian

1. Instrumen wawancara untuk mengetahui karakteristik keramahan perawat dan kenyamanan pasien anak saat hospitalisasi 2. Instrumen observasi untuk mengetahui karakteristik pasien anak saat hospitalisasi

Pengolahan Data

Analisa data dalam penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif. Analisa data yang dilakukan melalui tiga tahapan yakni reduksi data (data reduction),

penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing and verification).

J. Kerangka Konsep Keramahan Perawat


Independen Variabel

Kenyamanan Pasien Anak


Dependen Variabel

Keramahan adalah : sifat ramah ,kebaikan hati dan keakraban (dalam bergaul) Murah senyum Manis tutur kata dan sikapnya Tidak cemberut Mudah bergaul dengan klien anak dan keluarga K. Hipotesis

Variabel Perancu 1. Umur 2. Pendidikan 3. Jenis Kelamin

Klien mengatakan bahwa klien merasa nyaman Klien tidak merasa tertekan Cemas klien berkurang Klien dapat mengontrol emosi : tidak menangis, tidak berteriak-teriak,tidak mengamuk. Klien kooperatif saat pelaksanaan tindakan asuhan keperawatan Klien dapat tidur dengan nyenyak. Klien terlihat rileks

K. Hipotesis 1. Hipotesis Alternatif : Keramahan perawat dapat mempengaruhi peningkatkan kenyamanan pasien anak saat hospitalisasi 2. Hipotesis Nol : Keramahan perawat tidak mempengaruhi peningkatan

kenyamanan pasien anak saat hospitalisasi

L. Referensi Alimul H, A. Aziz, 2005, Pengantar Ilmu Keperawatan Anak Edisi 1, SalembaMedika, Jakarta

Supartini, Y., 2004, Buku Ajar Konsep Dasar Keperawatan Anak , EGC, Jakarta. Wong and Whaleyls, 2001, Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja ,Remaja Rosdakarya, Bandung.

http://id.scribd.com/doc/29723687/Tugas-Proposal-Penelitian

http://kti-skripsi-keperawatan.blogspot.com/2012/07/Pengaruh-Bermain-padaAnak-Usia-2-5-Tahun-Terhadap-Penurunan-Dampak-Hospitalisasi-di-RuangPerawatan-Anak.html