Anda di halaman 1dari 5

CASE REPORT SESSION

INVASIVE DUCTAL CARCINOMA MAMMAE


Disusun oleh :

Nur Akmal Binti Affan

130112113009

Preceptor : Dimyati Achmad, dr., SpB., SpBK-Onk

SUB BAGIAN BEDAH SARAF FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PADJADJARAN RS HASAN SADIKIN BANDUNG 2011

Status Pasien: I. IDENTITAS PASIEN Nama: Ny Abad Umur: 32 tahun Jenis Kelamin: Perempuan Pekerjaan: Ibu rumah tangga Alamat: Kp. Radug II. ANAMNESIS Keluhan utama: Benjolan di payudara kanan Riwayat penyakit sekarang: Sejak 1 tahun yang lalu OS mengeluh timbul benjolan di sekitar payudara kanan sebesar kelereng yang semakin lama semakin membesar. Keluhan tidak disertai sesak nafas tetapi disertai nyeri pada payudara. OS juga mengeluh adanya nyeri di seluruh tulang badan setelah 6 bulan timbulnya benjolan pada payudara. OS berobat ke RSUD Garut dan diterapi. Os telah menjalani kemoterapi FAC 6 kali. Kali terakhir kemoterapi adalah pada tanggal 3/8/2011. Riwayat Penyakit Dahulu: Riwayat hipertensi disangkal Riwayat penyakit gula disangkal Riwayat penyakit alergi/asma disangkal Riwayat Penyakit Keluarga : Tidak ada anggota keluarga yang menderita gejala serupa dengan pasien. OS sudah menikah dan melahirkan 3 anak kandung (G3P3A0) secara normal. OS menikah umur 23 tahun. OS juga memberi ASI kepada ketigaa n a k n y a . O S m e n g a k u p e r n a h m e m a k a i o b a t o b a t K B s e t e l a h m e l a h i r k a n a n a k p e r t m a . OS juga belum menopause dan memiliki riwayat haid yang teratur serta tidak pernah memiliki masalah kandungan(OSme ngaku tid ak pernah menj ala ni oper asi ginek olo gi) .OS ju ga tida kpernah memiliki kelainan di payudara sebelumnya dan tidak pernahmenjalani operasi tumor jinak payudara. Riwayat merokok disangkal Riwayat bekerja di tempat radiasi disangka III. PEMERIKSAAN FISIK STATUS GENERALIS Kesadaran: Compos Mentis Vital Sign : Tekanan Darah : 110/80 mmHg Nadi : 90 x / menit Suhu : 37,0 C Respirasi : 12 x / menit. 1. Kepala : Konjungtiva : Anemis (-/-) Sklera : Tidak ikterik Buka mulut: >3cm Leher: JVP tidak meningkat ROM normal Thorax: Bentuk dan gerak simetris P: Vesikuler +/+, ronchi -/-, wheezing -/C: SI-II normal, murmur -, gallopAbdomen: supel, BU (+) N, H/L tidak teraba

Extremities: akral hangat +/+, oedema -/-, Capillary refill <2secs STATUS LOKALIS: Regio mamae dextra: Inspeksi: tampak benjolan dengan ukuran 3x2x2, bentuk lonjong,berjumlah 1 buah, dimpling +, , peau d orange +, kemerahan -,tukak -, putting retraksi +, discharge Palpasi: benjolan teraba keras, mobile, batas tidak tegas, permukaan berbenjol, nyeri tekan Regio mammae sinistra: tampak bentuk besar dalam batas normal dan tidak teraba adanya massa pada keempat kuadran payudara. KGB regional: Axilla: tidak teraba pembesaran axilla Infraklavikular: tidak teraba pembesaran pada KGB infraklavikular Supraklavikular: tidak teraba pembesaran pada KGB supraklavikular IV. PEMERIKSAAN PENUNJANG 1. Pemeriksaan darah rutin Masa prothrombin (PT): 12.7 INR: 1.08 APTT: 27.3 Fibrinogen: 474.0 D-Dimer Kuantitatif: 0.3 Hemoglobin: 12.5 Hematokrit: 39 Lekosit: 1,400 Eritrosit: 4.76 Trombosit: 116,000 MCV: 82.1 MCH: 26.3 MCHC: 32.0 Albumin: 3.7 Protein total: 6.3 Ureum: 23 Kreatinin: 0.49 GDS: 118 Na: 137 K: 3.5 Cl: 103 Kalsium: 5.00 Mg: 2.05 2. Ro thorax: Cor tidak membesar Sinuses dan diafragma normal Pulmo - Hilli normal - Corakan bronchovasculer - Tidak tampak bercak lunak - Tidak tampak bayangan opak nodular

Kesan - Tidak tampak metastase intrapulmonal - Tidak tampak kardiomegali. 3. USG Hepar: - Ukuran normal, sudut tajam, permukaan rata, tekstur parenkim homogeny halus, kapsul tidak menebal, tidak tampak massa. Vena porta tidak melebar, vena hepatica tidak melebar, tidak ternampak koleksi cairan di sekitar hepar - Kesan tidak tampak metastasis intrahepatal 4. Sidik tulang: - Dalam percitraan tampak penangkapan radioaktivitas yang meningkat patologis pada hamper seluruh os calvaria, os costa V kanan belakangyang berbentuk elongasi, beberapa os vertebra mulai cervical sampai lumbar, sacrum, sakroiliak joint, os ilium kanan, acetabulum caput os femur bilateral dan os femur bilateral. Tidak tampak penangkapan radioaktivitas yang meningkat patologis pada tulang-tulang lainnya. - Kesimpulan: proses metastasis yang cukup luas pada tulang. 5. Tissue Biopsy: Makros: 2 buah jaringan sama besar terbungkus kassa ukuran 2x1x1 cm. Warna kuning Mikros: Sediaan biopsy mammae terdiri dari stroma jaringan ikat dan jaringan lemak. Diantaranya tampak infiltrasi massa tumor. Sel-sel tumor bentuk bulat, oval, polygonal yang tumbuh hyperplastic dengan polimorfis, hyperkromatis, mitosis ditemukan. Kesimp Invasice Ductal Carcinoma Mammae V. RESUME Telah diperiksa pasien perempuan usia 32 tahun.Sejak 1 tahun yang lalu, OS mengatakan timbul benjolan di payudara kanannya. Benjolan dirasa semakin membesar dan meluas. OS juga mengeluh adanya nyeri pada tulang seluruh badannya setelah timbulnya benjolan pada payudara. Riwayat Penyakit Dahulu :Riwayat Hipertensi disangkal. Riwayat berkeluarga dan Kehamilan :OS sudah menikah dan melahirkan 3 anak kandung (G3P3A0) secaranormal. OS menikah umur 23 tahun. OS juga memberi ASI kepada ketigaa n a k n y a . O S m e n g a k u p e r n a h m e m i n u m o b a t - o b a t K B s e t e l a h m e l a h i r k a n a n a k p e r t a m a . OS juga belum menopause dan memiliki riwayathaid yang teratur serta tidak pernah memiliki masalah kandungan(OSme ngaku tidak per nah menj ala ni oper asi gine kol ogi).OS juga tida k pernah memiliki kelainan di payudara sebelumnya dan tidak pernahmenjalani operasi tumor jinak payudara. PEMERIKSAAN FISIK: dalam batas normal

STATUS LOKALIS Regio mamae dextra: Inspeksi: tampak benjolan dengan ukuran 3x2x2, bentuk lonjong,berjumlah 1 buah, dimpling +, , peau d orange +, kemerahan -,tukak -, putting retraksi +, discharge Palpasi: benjolan teraba keras, mobile, batas tidak tegas, permukaan berbenjol, nyeri tekan

VI. DIAGNOSIS KERJA IDCM dextra yang sudah menginfiltrasi kulit, belum mengilfiltrasi dinding dada, belum metastasis KGB, sudah metastasis jauh. (T4b, NO, M1) VII. DIAGNOSIS BANDING -fibroadenoma - Inflammatory carcinoma - Mastitis - Papilloma - Ductal carcinoma - Duct ectasia - Fibrocystic disease

VIII. PENATALAKSANAAN Kanker payudara lanjut metastase jauh : - Sifat terapi paliatif - Terapi sistemik (kemoterapi dan hormonal) adalah terapi primer - Terapi lokoregional bila diperlukan seperti radiasi dan bedah (simple mastectomy). IX. PROGNOSIS Ad Vitam : dubia ad bonam Ad Fungtionam: dubia ad malam

Anda mungkin juga menyukai