Anda di halaman 1dari 160

BUKU MODEL IMPLEMENTASI PROGRAM INDUKSI BAGI GURU PEMULA (PIGP)

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan 2012

KATA PENGANTAR
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 Tahun 2010 tentang Program Induksi Guru Pemula (PIGP) menyebutkan bahwa Program Induksi adalah kegiatan orientasi, pelatihan di tempat kerja, pengembangan, dan praktik pemecahan berbagai permasalahan dalam proses pembelajaran/bimbingan dan konseling bagi guru pemula pada sekolah/madrasah di tempat tugasnya. Selanjutnya, Guru pemula adalah guru yang baru pertama kali ditugaskan melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh
pemerintah, pemerintah daerah, atau masyarakat.

Sebagai pedoman dalam mengimplementasikan

PIGP, Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (SDMPK dan PMP) menerbitkan Buku Model Implementasi PIGP bagi pemangku kepentingan pendidikan. Buku ini diterbitkan dengan tujuan menyamakan persepsi dan menjadi acuan semua pihak yang terkait dalam pelaksanaan PIGP. Buku ini berisi tentang Konsep PIGP dan Model pelaksanaan PIGP dengan mengintegrasikan lesson study. Dengan terbitnya buku ini diharapkan pelaksanaan PIGP sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan, sehingga program ini benar-benar dapat meningkatkan kompetensi, kinerja, dan profesional guru, akhirnya berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Akhirnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Penyusun atas dedikasinya yang sangat tinggi dalam menyusun buku Model Implementasi PIGP ini. Semoga usaha baik ini menjadi tonggak bagi pengembangan pendidikan di Indonesia. Jakarta, .... Juni 2012 Kepala Badan Pengembangan SDMPK dan PMP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd NIP. 19620203 198703 1 002

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .. DAFTAR ISI . DAFTAR LAMPIRAN . BAB I PENDAHULUAN . A. Latar Belakang B. Landasan Hukum C. Tujuan .. BAB II KONSEP PROGRAM INDUKSI GURU PEMULA DAN LESSON STUDY .... A. Program Induksi Guru Pemula ....... B. Lesson Study ..... BAB III PELAKSANAAN PROGRAM INDUKSI GURU PEMULA . A. Tahap Persiapan ... B. Tahap Pengenalan Sekolah/Madrasah dan Lingkungannya .... C. Tahap Pembimbingan .. D. Tahap Penilaian . E. Tahap Pelaporan .... BAB IV EVALUASI DAN BIMBINGAN TEKNIS ................................ A. Evaluasi Program .. B. Bimbingan Teknis ..... BAB V PENUTUP . DAFTAR LAMPIRAN... ii iii iv 1 1 2 2 3 3 10 15 15 16 17 20 25 27 27 27 29 29

ii

DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran Format Implementasi PIGP Tahap Persiapan FORM KS 01 KS 02 KS 03 KS 04 KS 05 KS 06 PB 01 PB 02 PB 03 PS 01 PS 02 PS 03 PS 04 PS 05 PS 06 PS 07 PS 08 Checklist Analisis Kebutuhan Implementasi PIGP .. Checklist Tugas Kepala Sekolah dalam PIGP . Format Analisis Kebutuhan Sekolah Penyelenggara PIGP Out Line (Sistematika) Pedoman Kepala Sekolah dalam PIGP Rencana Tindak Implementasi PIGP oleh Kepala Sekolah Jadwal Kegiatan Pelaksanaan PIGP oleh Kepala Sekolah ....... Identifikasi Kompetensi Pembimbing (Evaluasi Diri Pembimbing.............................. Rencana Tindak Pembimbingan oleh Pembimbing .................................................. Jadwal Kegiatan Pembimbingan Guru Pemula ........................................................ Identifikasi Tanggung Jawab Pengawas Sekolah dalam PIGP ............................... Analisis Kebutuhan Sekolah Penyelenggara PIGP .................................................. Contoh Matrik Program Pengawasan Tahunan ............................. Program Pengawasan Semester ................................................ Rencana Tindak Pengawasan PIGP ........................................................................ Jadwal Kegiatan Pengawasan PIGP .. Jadwal Monitoring PIGP Instrumen Monitoring PIGP . Lampiran Format Implementasi PIGP Tahap Pengenalan Sekolah/Madrasah dan Lingkungannya PB 04 GP 01a GP 01b GP 02a GP02b PB 05 PB 06 Checklist Tugas Pembimbing dalam PIGP .. Evaluasi Diri untuk Guru Pemula (Guru Mata Pelajaran/Kelas). Format Evaluasi Diri untuk Guru Pemula (Guru BK/Konselor) Evaluasi Diri Guru Mata Pelajaran/Kelas .................................................................. Evaluasi Diri Guru BK/Konselor ................................................................................ Prioritas Pembimbingan ............................................................................................ Rencana Pengembangan Keprofesian Guru Pemula ............................................... Lampiran Format Implementasi PIGP Tahap Pembimbingan (Pelaksanaan dan Observasi Pembelajaran) iii 67 68 69 70 71 73 74 Hal 31 32 33 34 35 36 37 39 40 41 42 43 56 57 58 59 62

PB 07b PB 08a PB 08b GP 03a GP 03b U 01 U 02 U 03 U 04 PB 09a PB 09b PSKSPB 01 PSKSPB 02a PSKSPB 02b PSKSPB 03a PSKSPB 03b PS/KS 01a PS/KS 01b GP 03a GP 03b KS 07a KS 07b KS 08a KS 08b KS 09 KS 10

Contoh Satuan Layanan Bimbingan dan Konseling Lembar Hasil Observasi Pembelajaran Pembelajaran Guru Pemula ....................... Lembar Hasil Observasi Pembimbingan Guru Pemula ............................................ Lembar Refleksi Pembelajaran Guru Mata Pelajaran/Kelas Lembar Refleksi Pembimbingan Guru BK . Lembar Hasil Observasi Pembelajaran (Lesson Study) ....................................... Tata Tertib dalam Melaksanakan Lesson Study .. Catatan Hasil Refleksi .............................................................................................. Tata Tertib Pelaksanaan Lesson Study Laporan Hasil Pembimbingan dan Penilaian Tahap 1 ............................................. Laporan Hasil Pembimbingan dan Penilaian Tahap 1 .............................................. Lampiran Format Model Implementasi PIGP Tahap Penilaian Lembar Pengamatan ............................................................... Instrumen Penilaian Kinerja Guru Mata Pelajaran/Kelas .......................................... Instrumen Penilaian Kinerja Guru BK/Konselor ........................................................ Lembar Hasil Penilaian Kinerja Guru Mata Pelajaran/Kelas Lembar Hasil Penilaian Kinerja Guru BK Lembar Hasil Observasi pembelajaran Guru Mata Pelajaran/Kelas Pemula pada Penilaian Tahap 2 ..................................................................................................... Lembar Hasil Observasi Pembimbingan Guru BK/Konselor Pemula pada Penilaian Tahap 2 ..................................................................................................... Lembar Refleksi Pembelajaran Guru Mata Pelajaran/Kelas Pemula pada Penilaian Tahap 2 ..................................................................................................... Lembar Refleksi Pembimbingan Guru BK/Konselor Pemula pada Penilaian Tahap 2 ................................................................................................................................ Lembar Rekapitulasi Hasil Penilaian Kinerja Guru Mata Pelajaran/Kelas Pemula Lembar Rekapitulasi Hasil Penilaian Kinerja Guru BK/Konselor Lampiran Format Model Implementasi PIGP Tahap Pelaporan Laporan Hasil Penilaian Kinerja Guru Mata Pelajaran/Kelas . Laporan Hasil Penilaian Kinerja Guru BK . Laporan Keberhasilan Guru Pemula dalam PIGP . Sistematika Laporan PIGP iv

76 78 79 81 82 84 85 86 87 91 92 95 97 103 111 112 113 115 117 119 120 121 125 127 129 130

U 05 PSKSPB 04 PSKSPB 05

Format Sertifikat PIGP .. Lampiran Format Model Implementasi PIGP: Instrumen Penilaian Kepribadian dan Sosial Instrumen Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula Format Hasil Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula

135

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Di dalam Undang-undang No. 14 Tahun 2005 pasal 1 ayat 1 disebutkan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Selanjutnya dalam pasal 1 ayat 4 undang-undang tersebut menyatakan bahwa Profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi. Kedudukan guru sebagai tenaga profesional berfungsi untuk: (1) meningkatkan martabat dan peran guru sebagai agen pembelajaran, dan (2) meningkatkan mutu pendidikan nasional. Kedudukan guru dan dosen sebagai tenaga profesional bertujuan untuk melaksanakan sistem pendidikan nasional dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yakni berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab (UU No. 20 Tahun 2003 pasal 3). Oleh karena itu, guru mempunyai fungsi, peran, dan kedudukan yang sangat strategis dalam pembangunan nasional di bidang pendidikan. Mengingat peran guru yang sangat strategis dalam pembangunan pendidikan, maka seorang guru harus dipersiapkan secara matang. Persiapan tersebut harus dilakukan secara berkesinambungan mulai dari saat belajar di perguruan tinggi, pendidikan profesi guru di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) sampai menjadi guru yang ditugaskan di satuan pendidikan. Pada saat awal seorang guru pemula mulai mengajar dan mengenal lingkungan sekolah, mereka menghadapi beberapa hambatan antara lain: pengenalan karakteristik peserta didik, budaya sekolah, beradaptasi, dan berkomunikasi dengan warga sekolah. Pengenalan guru pemula terhadap situasi sekolah akan menentukan karir dan profesionalitas seorang guru selanjutnya. Salah satu program yang dapat membekali guru pemula dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi guru pada awal mereka bertugas adalah Program Induksi Guru Pemula (PIGP). Agar PIGP berjalan dengan baik maka disusun buku ini yang berisi salah satu model Implementasi PIGP.

Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

B. Landasan Hukum 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2003 tentang Pemerintahan Daerah; Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen; Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan; Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru; Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan; Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kredit; Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 Tahun 2010 tentang Program Induksi bagi Guru Pemula; dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. C. Tujuan Tujuan penyusunan Buku Model Implementasi PIGP ini adalah untuk: 1. menyamakan persepsi semua pihak yang terkait dalam pelaksanaan PIGP; dan 2. memberikan acuan pelaksanaan PIGP

Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

BAB II KONSEP PROGRAM INDUKSI GURU PEMULA DAN LESSON STUDY A. Program Induksi Guru Pemula Program Induksi Guru Pemula (PIGP) adalah kegiatan orientasi, pelatihan di tempat kerja, pengembangan, dan praktik pemecahan berbagai permasalahan dalam proses pembelajaran/bimbingan dan konseling bagi guru pemula pada sekolah/madrasah di tempat tugasnya. Guru pemula adalah guru yang baru pertama kali ditugaskan melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, atau masyarakat. 1. Tujuan PIGP Pelaksanaan PIGP bertujuan untuk membimbing guru pemula agar dapat: a. beradaptasi dengan iklim kerja dan budaya sekolah/madrasah; dan b. melaksanakan pekerjaannya sebagai guru profesional di sekolah/madrasah. 2. Manfaat PIGP Terkait dengan Status Kepegawaian Program induksi dilaksanakan sebagai salah satu syarat pengangkatan dalam jabatan fungsional guru bagi guru pemula yang berstatus calon pegawai negeri sipil (CPNS) atau pegawai negeri sipil (PNS) mutasi dari jabatan lain. Bagi guru pemula yang berstatus bukan PNS, PIGP dilaksanakan sebagai salah satu syarat pengangkatan dalam jabatan guru tetap. 3. Prinsip Penyelenggaraan PIGP Program induksi guru pemula diselenggarakan berdasarkan prinsip: a. keprofesionalan: penyelenggaraan program yang didasarkan pada kode etik profesi, sesuai bidang tugas; b. kesejawatan: penyelenggaraan atas dasar hubungan kerja dalam tim; c. akuntabel: penyelenggaraan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik; dan d. berkelanjutan: dilakukan secara terus menerus dengan selalu mengadakan perbaikan atas hasil sebelumnya.

Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

4. Peserta PIGP Peserta PIGP adalah: a. guru pemula berstatus CPNS yang ditugaskan pada sekolah/madrasah yang diselenggarakan oleh pemerintah atau pemerintah daerah; b. guru pemula berstatus PNS mutasi dari jabatan lain; atau c. guru pemula bukan PNS yang ditugaskan pada sekolah/madrasah yang diselenggarakan oleh masyarakat.

5.

Hak Guru Pemula Guru pemula berhak: a. memperoleh bimbingan dalam hal: 1) perencanaan, pelaksanaan dan penilaian proses dan hasil pembelajaran, bagi guru kelas dan guru mata pelajaran; 2) perencanaan, pelaksanaan dan penilaian hasil proses bimbingan dan konseling, bagi guru bimbingan dan konseling; 3) pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. b. memperoleh salinan lembar hasil observasi pembelajaran yang telah ditandantangani oleh pembimbing atau kepala sekolah dan pengawas sekolah. c. memperoleh dukungan dari sekolah dalam meningkatkan kompetensi dan pengembangan keprofesian berkelanjutan. d. memperoleh laporan hasil penilaian kinerja guru pemula; e. memperoleh sertifikat bagi guru pemula yang telah menyelesaikan PIGP dengan nilai kinerja paling kurang kategori baik.

6. Kewajiban Guru Pemula Guru pemula memiliki kewajiban: a. merencanakan, melaksanakan pembelajaran/bimbingan dan konseling yang bermutu, menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran/bimbingan dan konseling, serta melaksanakan perbaikan dan pengayaan;

Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

b.

melaksanakan pembelajaran antara 12 (dua belas) hingga 18 (delapan belas) jam tatap muka per minggu bagi guru mata pelajaran/guru kelas, atau beban bimbingan antara 75 (tujuh puluh lima) hingga 100 (seratus) peserta didik bagi guru bimbingan dan konseling.

7. Tempat dan Waktu Pelaksanaan Program Indiksi guru pemula dilaksanakan di satuan pendidikan tempat guru pemula bertugas selama 1 (satu) tahun dan dapat diperpanjang paling lama 1 (satu) tahun. 8. Tanggung Jawab Pihak Terkait dalam PIGP Pihak yang terkait dalam pelaksanaan PIGP adalah guru pembimbing, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. a. Guru Pemula Guru pemula bertanggung jawab: 1. mengamati situasi dan kondisi, serta lingkungan sekolah/madrasah, termasuk mempelajari data tata tertib, sarana, dan sumber belajar di sekolah/madrasah tempat guru pemula tersebut bertugas; 2. mempelajari latar belakang siswa; 3. mempelajari dokumen administrasi guru; 4. mempelajari kurikulum tingkat satuan pendidikan; 5. menyusun silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran; 6. melaksanakan proses pembelajaran; 7. menyusun rancangan dan instrumen penilaian (ranah kognitif, afektif, dan psikomotor); 8. melaksanakan penilaian proses dan penilaian hasil belajar siswa; 9. melaksanakan tugas lain yang terkait dengan tugasnya sebagai guru, seperti pembina ekstra kurikuler, instruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK). 10. melakukan observasi di kelas lain; dan 11. melakukan diskusi dengan pembimbing, kepala sekolah/madrasah dan pengawas sekolah/madrasah untuk memecahkan masalah dalam pembelajaran maupun tugas lain yang terkait dengan tugasnya sebagai guru.

Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

b. Pembimbing Pembimbing ditugaskan oleh kepala sekolah/madrasah atas dasar profesionalisme dan kemampuan komunikasi. Sekolah/madrasah yang tidak memiliki pembimbing sebagaimana dipersyaratkan, kepala sekolah/madrasah dapat menjadi pembimbing sejauh dapat dipertanggungjawabkan dari segi profesionalitas dan kemampuan komunikasi. Jika kepala sekolah/madrasah tidak dapat menjadi pembimbing, kepala sekolah/madrasah dapat meminta pembimbing dari satuan pendidikan yang terdekat dengan persetujuan pengawas dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota atau kantor kementerian agama kabupaten/kota sesuai dengan tingkat kewenangannya. Kriteria guru yang ditunjuk oleh kepala sekolah sebagai pembimbing adalah, memiliki: 1) kompetensi sebagai guru profesional; 2) kemampuan bekerja sama dengan baik; 3) kemampuan komunikasi yang baik 4) kemampuan menganalisis dan memberikan saran-saran perbaikan terhadap proses pembelajaran/bimbingan dan konseling; 5) pengalaman mengajar pada jenjang kelas yang sama dan pada mata pelajaran yang sama dengan guru pemula, diprioritaskan yang telah memiliki; pengalaman mengajar sekurangkurangnya 5 tahun dan memiliki jabatan sekurang-kurangnya sebagai Guru Muda. Tanggung Jawab Pembimbing: 1) menciptakan hubungan yang bersifat jujur, memotivasi, bersahabat, dan terbuka dengan guru pemula; 2) memberikan bimbingan dalam proses pembelajaran/bimbingan dan konseling 3) melibatkan guru pemula dalam aktivitas sekolah/madrasah; 4) memberikan dukungan terhadap rencana kegiatan pengembangan keprofesian guru pemula; 5) memberi kesempatan bagi guru pemula untuk melakukan observasi pembelajaran/bimbingan dan konseling guru lain; 6) melaporkan kemajuan dan perkembangan guru pemula kepada pengawas sekolah/ madrasah; 7) memberikan masukan dan saran atas hasil pembimbingan tahap kedua.
Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

c. Kepala Sekolah Tanggung Jawab Kepala Sekolah: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) melakukan analisis kebutuhan guru pemula; menyiapkan Buku Pendoman Pelaksanaan PIGP; menunjuk pembimbing yang sesuai dengan kriteria; menjadi pembimbing, jika pada satuan pendidikan yang dipimpinnya tidak terdapat guru yang memenuhi kriteria sebagai pembimbing; mengajukan pembimbing dari satuan pendidikan lain kepada dinas pendidikan terkait jika tidak memiliki pembimbing dan kepala sekolah/madrasah tidak dapat menjadi pembimbing; memantau pelaksanaan pembimbingan oleh pembimbing; melakukan pembimbingan terhadap guru pemula serta memberikan saran perbaikan; melakukan penilaian kinerja; menyusun Laporan Hasil Penilaian Kinerja untuk disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan terkait, dengan mempertimbangkan masukan dari saran dari pembimbing dan pengawas sekolah/ madrasah, serta memberikan salinan laporan tersebut kepada guru pemula. d. Pengawas Sekolah Tanggung Jawab Pengawas Sekolah : 1) memberikan penjelasan kepada kepala sekolah, pembimbing, dan guru pemula tentang pelaksanaan PIGP termasuk proses penilaian; 2) melatih pembimbing dan kepala sekolah/madrasah tentang pelaksanaan pembimbingan dan penilaian dalam PIGP; 3) memantau dan mengevaluasi pelaksanaan PIGP di satuan pendidikan yang menjadi tanggung jawabnya; 4) memberikan masukan dan saran atas isi Laporan Hasil Penilaian Kinerja.

Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

S1/ AIV PPG

Bulan ke-1 PERSIAPAN Analisis Kebutuhan Penyusunan Buku Pedoman Penunjukkan Pembimbing
PENGENALAN SEKOLAH/ MADRASAH DAN LINGKUNGANNYA

Bulan ke 2-9 PEMBIMBINGAN

Bulan ke 10-11 PENILAIAN

Bulan ke-12 PELAPORAN

Pelaksanaan Pembimbingan

GP CPNS PNS Mutasi Bukan PNS

Penilaian Tahap 1

Penilaian Tahap 2

Pengenalan situasi kondisi sekolah/madrasa h, mempelajari pedoman sekolah, dll

Draft Laporan Keputusan Nilai dalam Penilaian Kinerja Guru Pemula Pengajuan Sertifikat

Kepala Dinas Pendidikan/Kepala Kantor Kementerian AGama

OBSERVASI PEMBELAJARAN Praobservasi-obserasi-pascaobservasi Sertifikat Program Induksi KS & PS

KS/PB

PB

KS

Jabatan Fungsional Guru

Skema 1. Alur Pelaksanaan PIGP

Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

Hasil Penilaian Guru Pemula

Jabatan Fungsional Guru

Minimal Baik

YA

Sertifikat Program Induksi

YA

Tidak

Tidak

Minimal Baik

Perpanjangan PIGP

Tidak

Guru Tanpa Jabatan Fungsional Guru

Penilaian kinerja guru

Skema 2. Rekomendasi Hasil Penilaian pada PIGP

Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

B. Lesson Study 1. Pengertian Lesson study adalah suatu model pembinaan profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip-prinsip kolegalitas dan mutual learning untuk membangun komunitas belajar. Secara sederhana lesson study dapat diartikan sebagai suatu kegiatan pengkajian pembelajaran yang dilakukan secara kolaboratif oleh sekelompok guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan. 2. Tipe Lesson Study Lesson study dapat dilaksanakan dalam dua tipe berikut ini: a. Lesson study berbasis sekolah (School Based Lesson Study) Lesson study berbasis sekolah merupakan kegiatan lesson study yang dilaksanakan oleh semua guru untuk semua mata pelajaran dan kepala sekolah di suatu sekolah, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa menyangkut semua bidang studi yang diajarkan. b. Lesson study berbasis MGMP/KKG (Cross School Lesson Study) Lesson study berbasis Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)/Kelompok Kerja Guru (KKG) merupakan kegiatan lesson study yang dilakukan oleh guru-guru mata pelajaran sejenis dalam satu sekolah atau guru-guru mata pelajaran sejenis dari beberapa sekolah yang tergabung dalam organisasi profesi seperti KKG atau MGMP. 3. Tahap Pelaksanaan Lesson Study Lesson Study dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu Plan (merencanakan), Do (melaksanakan), dan See (merefleksi) yang berkelanjutan. Dengan kata lain Lesson Study merupakan suatu cara peningkatan mutu pendidikan yang tak pernah berakhir (continous improvement). Skema kegiatan Lesson Study diperlihatkan pada Skema 3 berikut ini.

Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

10

Skema 3. Siklus Kegiatan Lesson Study a. PLAN (Merencanakan) Peningkatan mutu pembelajaran melalui Lesson Study dimulai dari tahap merencanakan (Plan) yang bertujuan untuk merancang pembelajaran yang dapat membelajarkan siswa dan berpusat pada siswa, agar siswa berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Perencanaan yang baik tidak dilakukan sendirian tetapi dilakukan bersama, beberapa guru dapat berkolaborasi atau guru-guru dan dosen dapat pula berkolaborasi untuk memperkaya ide-ide. Perencanaan diawali dari analisis permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran. Permasalahan dapat berupa pemahaman materi pelajaran dan pedagogi tentang metode pembelajaran yang tepat agar pembelajaran lebih efektif dan efisien atau bagaimana menyiasati kekurangan fasilitas pembelajaran. Selanjutnya guru secara bersama-sama mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi yang dituangkan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran atau lesson plan, teaching materials berupa media pembelajaran, dan lembar kerja siswa, serta instrumen asesmen. Teaching materials yang telah dirancang perlu diujicoba sebelum diterapkan di dalam kelas. Agar perencanaan lebih berkualitas, kegiatan perencanaan dapat dilakukan dalam beberapa kali pertemuan (misal 23 kali pertemuan). Pertemuan yang sering dilakukan dalam workshop antara guru-guru (jika memungkinkan menghadirkan dosen) dalam rangka merencanakan pembelajaran, diharapkan dapat terbentuk
Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

11

kolegalitas antara guru dengan guru dan dosen dengan guru, sehingga dosen atau guru tidak merasa lebih tinggi satu sama lain. Mereka berbagi pengalaman dan saling belajar sehingga melalui kegiatan ini terbentuk mutual learning (saling belajar). Dalam setiap langkah dari kegiatan lesson study tersebut, guru memperoleh kesempatan untuk melakukan identifikasi masalah pembelajaran, mengkaji pengalaman pembelajaran yang biasa dilakukan, memilih alternatif model pembelajaran yang akan digunakan, merancang rencana pembelajaran, mengkaji kelebihan dan kekurangan alternatif model pembelajaran yang dipilih. b. DO (Melaksanakan) Langkah kedua dalam Lesson Study adalah melaksanakan pembelajaran (Do) untuk menerapkan rancangan pembelajaran yang telah dirumuskan dalam merencanakan (Plan). Dalam perencanaan telah disepakati guru yang akan mengimplementasikan pembelajaran (guru model) dan sekolah yang akan menjadi tuan rumah (pada tipe lesson study berbasis MGMP/KKG). Langkah ini bertujuan untuk mengujicoba efektivitas model pembelajaran yang telah dirancang. Guru-guru lain dari sekolah yang bersangkutan atau dari sekolah lain bertindak sebagai pengamat (observer) pembelajaran. Dalam kegiatan observasi pembelajaran dapat juga melibatkan dosen-dosen atau mahasiswa sebagai observer. Dalam kegiatan (open lesson) tersebut diharapkan kepala sekolah terlibat dalam pengamatan pembelajaran dan memandu kegiatan ini. Sebelum pembelajaran dimulai sebaiknya dilakukan briefieng kepada para pengamat untuk menginformasikan kegiatan pembelajaran yang direncanakan oleh guru dan mengingatkan bahwa selama pembelajaran berlangsung pengamat tidak mengganggu kegiatan pembelajaran tetapi mengamati aktivitas siswa selama pembelajaran. Fokus pengamatan ditujukan pada aktivitas belajar siswa yang meliputi interaksi antara siswa dengan siswa, antara siswa dengan bahan ajar, antar siswa dengan guru. Lembar observasi pembelajaran perlu dimiliki oleh para pengamat sebelum pembelajaran dimulai. Para pengamat dipersilahkan mengambil tempat di ruang kelas yang memungkinkan dapat mengamati aktivitas siswa. Biasanya para pengamat berdiri di sisi kiri dan kanan di dalam ruang kelas agar aktivitas siswa teramati dengan baik. Selama proses pembelajaran berlangsung para pengamat tidak menganggu aktivitas dan konsentrasi siswa dan guru model. Para pengamat dapat melakukan perekaman kegiatan pembelajaran dalam bentuk video atau foto untuk keperluan dokumentasi dan bahan studi lebih lanjut tanpa mengganggu aktivitas belajar. Keberadaan para pengamat di dalam ruang kelas disamping mengumpulkan informasi juga dimaksudkan untuk belajar dari pembelajaran yang sedang berlangsung dan bukan untuk mengevaluasi guru.
Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

12

c. SEE (Merefleksi) Kegiatan refleksi sebaiknya dilaksanakan segera setelah selesai pembelajaran. Hal ini dimaksudkan agar setiap kejadian yang diamati dan dijadikan bukti pada saat mengajukan pendapat atau saran terjaga akurasinya karena setiap orang dipastikan masih bisa mengingat dengan baik rangkaian aktivitas yang dilakukan di kelas. Dalam kegiatan refleksi, dalam konteks PIGP, refleksi dapat dilakukan oleh sekurang-kurangnya guru pemula dan pembimbing, guru pemula dengan kepala sekolah dan/atau pengawas, atau guru pemula dengan pembimbing, kepala sekolah, pengawas sekolah, dan guru observer lainnya. Dalam acara ini, kepala sekolah atau pembimbing dapat bertindak sebagai moderator atau pemandu diskusi. Langkah-langkah kegiatan yang dilakukan dalam refleksi adalah sebagai berikut: a. Moderator membuka kegiatan refleksi pada waktu yang telah ditetapkan, diawali dengan mengucapkan terima kasih kepada guru model dan meminta applaus dari pengamat yang hadir. b. Moderator menjelaskan aturan main tentang cara memberikan komentar atau mengajukan umpan balik. Aturan tersebut meliputi tiga hal berikut: (1) Selama diskusi berlangsung, hanya satu orang yang berbicara (tidak ada yang berbicara secara bersamaan); (2) Setiap peserta diskusi memiliki kesempatan yang sama untuk berbicara; dan (3) Pada saat mengajukan pendapat, observer harus mengajukan bukti-bukti hasil pengamatan sebagai dasar dari komentar yang disampaikannya (tidak berbicara berdasarkan opini). c. Guru yang melakukan pembelajaran (guru model) diberi kesempatan untuk berbicara paling awal melakukan refleksi diri, yakni mengomentari tentang proses pembelajaran yang telah dilakukannya. Pada kesempatan itu, guru tersebut harus mengemukakan apa yang telah terjadi di kelas yakni kejadian apa yang sesuai harapan, kejadian apa yang tidak sesuai harapan, dan apa yang berubah dari rencana semula (15 sampai 20 menit). d. Moderator memberi kesempatan kepada perwakilan guru yang menjadi anggota kelompok pada saat pengembangan rencana pembelajaran untuk memberikan komentar tambahan. e. Moderator memberi kesempatan kepada observer untuk menyampaikan hasil pengamatannya. Ketika muncul fakta/permasalahan pembelajaran yang menarik maka moderator dapat meminta observer lain untuk memberikan pendapatnya. Pada kesempatan ini tiap observer memiliki peluang yang sama untuk menyampaikan fakta-fakta yang diamatinya sekaligus memberikan alternatif solusi berdasarkan pengalamannya.

Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

13

f.

Jika ada tenaga ahli yang hadir, moderator dapat mempersilahkan tenaga ahli tersebut untuk memberikan wawasan lebih dalam tentang pembelajaran yang telah berlangsung, setelah masukan-masukan yang dikemukakan observer dianggap cukup.

g. Diakhir diskusi refleksi moderator tidak perlu menyampaikan simpulan/rekomendasi tertentu dari hasil refleksi, namun dalam kontek PIGP pembimbing, kepala sekolah, atau pengawas dapat memberikan arahan, rekomendasi, justifikasi tertentu untuk perbaikan pembelajaran berikutnya. h. Dalam kontek lesson study regular, diakhir sesi moderator menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh partisipan dan mengumumkan rencana kegiatan lesson study berikutnya.

D. Integrasi Lesson Study dalam PIGP Berdasarkan uraian di atas, program Induksi dilaksanakan dalam lima tahapan yaitu persiapan, pengenalan sekolah dan lingkungannya, pembimbingan, penilaian, dan pelaporan, sedangkan Lesson Study dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu Plan (merencanakan), Do (melaksanakan), dan See (merefleksi) yang berkelanjutan. Dari hasil pemantauan proses pembelajaran dan proses pelaksanaan LS diketahui bahwa pendekatan ini didasarkan pada prinsip-prinsip yang sama dengan PIGP sehingga guru-guru yang terlibat menunjukkan antusiasme dalam kegiatan peningkatan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, penggabungan PIGP dengan LS atau pembimbingan guru pemula dengan pendekatan LS dapat dilakukan. Dalam proses pembimbingan sebagai tahapan yang penting pada pengembangan karir guru harus diperhatikan prinsip-prinsip yang mendasarinya sehingga diharapkan kompetensi yang dimiliki guru pemula dapat berkembang dengan optimal. Salah satu pendekatan dalam pembimbingan guru pemula adalah Lesson Study (LS). Ketiga tahapan LS tadi dapat diintegrasikan ke dalam proses pembimbingan, mulai dari penyusunan perencanaan pembelajaran (Plan) yang merupakan awal dan pembimbingan yang berkelanjutan, briefing sebelum observasi pembelajaran (Do) dan refleksi pascaobservasi pembelajaran (See).

Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

14

BAB III PELAKSANAAN PROGRAM INDUKSI GURU PEMULA (PIGP) Dalam melaksanakan PIGP, pihak sekolah menggunakan Panduan Kerja yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Model pelaksanaan PIGP dapat dilaksanakan dengan berbagai pendekatan. Berdasarkan kajian saat ini, pendekatan yang dapat dilaksanakan adalah melalui lesson study. Tahap-tahap lesson study dapat diintegrasikan kedalam tahap-tahap pelaksanaan PIGP. A. Tahap Persiapan Tahap persiapan dilaksanakan pada bulan ke-1 (kesatu) implementasi PIGP. Sekolah/madrasah yang akan melaksanakan PIGP perlu melakukan hal-hal berikut: 1. Kepala Sekolah Dalam tahap persiapan kepala sekolah melakukan hal-hal berikut. a. Melakukan analisis kebutuhan dengan mempertimbangkan faktor-faktor antara lain: ciri khas sekolah/madrasah, latar belakang pendidikan dan pengalaman guru pemula, ketersediaan pembimbing yang memenuhi syarat, penyediaan buku pedoman, dan keberadaan organisasi profesi yang terkait (Gunakan Form KS 01, KS 02, dan KS 03)
Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

15

b. Mempersipkan dan melaksankan pelatihan PIGP yang diikuti oleh kepala sekolah/madrasah dan calon pembimbing, dengan pelatih seorang pengawas yang telah lulus program pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi pelatih PIGP. c. Menyiapkan buku pedoman bagi guru pemula yang memuat kebijakan sekolah/madrasah, prosedur kegiatan sekolah/madrasah, format administrasi pembelajaran/pembimbingan, dan informasi lain yang dapat membantu guru pemula belajar menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah/madrasah (Gunakan Form KS 04). d. Menunjuk seorang pembimbing bagi guru pemula yang memiliki kriteria sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dengan menerbitkan surat keputusan (SK) kepala sekolah. e. Menyusun rencana tindak implementasi PIGP (Gunakan Form KS 05). f. Menyusun jadwal implementasi PIGP (Gunakan Form KS 06).

2. Pembimbing Dalam tahap persiapan, pembimbing melakukan analisis kebutuhan dengan mempertimbangkan faktor-faktor antara lain: ciri khas sekolah/madrasah, latar belakang pendidikan, pengalaman guru pemula, keberadaan organisasi profesi yang terkait, melakukan identifikasi kompetensi pembimbing (Evaluasi Diri Pembimbing, Form PB.01), menyusun Rencana Tindak Pembimbingan (PB.02), menyusun jadwal kegiatan pembimbingan (PB.03), mengisi cheklist tugas pembimbing dalam PIGP (PB.04), dan menyusun prioritas pembimbingan (PB.05). 3. Pengawas Sekolah Sebelum melakukan tahap persiapan, pengawas sekolah mempelajari buku-buku panduan dan modul PIGP. Selanjutnya pengawas sekolah melakukan perencanaan pengawasan dalam PIGP dengan langkah-langkah sebagai berikut: a. Mengisi format identifikasi tanggung jawab pengawas sekolah dalam PIGP (PS.01) b. Analisis Kebutuhan Sekolah Penyelenggara PIGP (PS.02) c. Menyusun rencana kepengawasan tahunan (PS.03) dan program semester (PS.04) d. Menyusun rencana tindak pengawasan (PS.05), Jadwal Kegiatan Pengawasan (PS.06), dan Jadwal Kegiatan Monitoring (PS.07), menyiapkan instrumen monitoring implementasi PIGP (Dapat menggunakan Form PS 07).

Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

16

e. Memberikan pelatihan PIGP bagi kepala sekolah dan calon pembimbing. Pelatihan dapat dilakukan di setiap sekolah atau bersama-sama di KKG/MGMP, KKKS/MKKS, atau diselenggarakan oleh dinas pendidikan setempat. B. Tahap Pengenalan Sekolah/Madrasah dan Lingkungannya. Pengenalan sekolah/madrasah dan lingkungannya dilaksanakan pada bulan pertama setelah guru pemula melapor kepada kepala sekolah/madrasah tempat guru pemula bertugas. Pada bulan pertama dilakukan hal-hal sebagai berikut. 1. Kepala Sekolah Setelah guru pemula melapor kepada kepala sekolah/madrasah, selanjutnya kepala sekolah memperkenalkan guru pemula kepada dewan guru, karyawan sekolah, siswa, dan masyarakat sekitar. 2. Pembimbing Tugas-tugas yang harus dilakukan oleh pembimbing dalam tahap pengenalan sekolah/madrasah dan lingkungannya kepada guru pemula adalah: a. memperkenalkan situasi dan kondisi sekolah/madrasah kepada guru pemula b. memperkenalkan guru pemula kepada siswa; dan c. mendiskusikan rencana pembimbingan dan pengembangan keprofesian (Gunakan Form PB 06). 3. Guru Pemula Setelah guru pemula diperkenalkan dengan lingkungan sekolah/madrasah oleh kepala sekolah dan pembimbing, selanjutnya guru pemula melakukan hal-hal berikut. a. Melakukan evaluasi diri (gunakan Form GP 01a/ Form GP 01b dan GP 02a dan GP 02b) b. Mengamati situasi dan kondisi sekolah serta lingkungannya, termasuk melakukan observasi di kelas sebagai bagian pengenalan situasi. c. Mempelajari buku pedoman dan panduan kerja bagi guru pemula, data sekolah/madrasah, tata tertib sekolah/madrasah, dan kode etik guru. d. Mempelajari ketersediaan dan penggunaan sarana dan sumber belajar di sekolah/madrasah. e. Mempelajari kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). C. Tahap Pembimbingan

Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

17

Pelaksanaan pembimbingan dilakukan pada bulan ke dua sampai dengan bulan ke sembilan oleh guru yang telah ditetapkan sebagai pembimbing. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam tahap pembimbingan adalah sebagai berikut. 1. Pembimbing Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pembimbing adalah sebagai berikut. a. Membimbing guru pemula dalam menyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran/satuan layanan bimbingan dan konseling. Dalam membimbing penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran mempedomani Permen Diknas No. 41 tahun 2007 tentang standar proses, serta panduan/juknis terkait. Khusus untuk satuan layanan bimbingan dan konseling dapat melihat contoh pada Form PB 07. Dalam pembimbingan penyusunan perencanaan pembelajaran (Silabus dan RPP/Satuan Layanan), pembimbing dapat membimbing secara langsung atau dapat pula bersama guru lain yang sejenis dalam MGMP sekolah ataupun tingkat kabupaten/kota. Ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembelajaran ( plan) dalam lesson study. Penyusunan dokumen perencanaan pembelajaran (lesson plan/RPP/Satuan layanan) dapat pula dilakukan secara bersama-sama dengan beberapa guru sejenis dan dosen untuk memperkaya ide-ide. Penyusunan perencanaan pembelajaran dapat dilakukan dengan tahap-tahap sebagai berikut. 1) Analisis permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran dapat mengarah pada permasalahan materi pembelajaran, pedagogi, dan fasilitas, serta permasalahan lainnya. Dengan teridentifikasinya permasalahan diharapkan guru dapat menentukan strategi pembelajaran efektif dan efisien. 2) Guru secara bersama-sama mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi yang dituangkan dalam rancangan pembelajaran atau lesson plan, teaching materials berupa media pembelajaran, lembar kerja siswa, dan asesmen. b. Melakukan observasi pembelajaran secara berkala. Proses observasi pembelajaran dan pembimbingan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu praobservasi, observasi, dan pascaobservasi. 1) Praobservasi Guru pemula dan pembimbing mendiskusikan, menentukan, dan menyepakati fokus observasi pembelajaran dan pembimbingan yang meliputi paling banyak 5 (lima) indikator kinerja dari keseluruhan indikator kinerja sebagaimana yang tertulis dalam lembar observasi pembelajaran yang akan diisi oleh pembimbing dan lembar refleksi diri yang akan diisi oleh guru pemula. Lima indikator kinerja yang menjadi obyek dalam fokus
Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

18

observasi dapat ditentukan secara berbeda pada setiap pelaksanaan observasi yang didasarkan pada hasil observasi sebelumnya. Fokus observasi yang telah disepakati ditulis di Lembar Refleksi (GP.03a atau GP 03) dan Instrumen Penilaian Kinerja Guru (PSKSPB.02a atau PSKSPB.02b). 2) Pelaksanaan Observasi Pembimbing melakukan observasi pembelajaran yang dilaksanakan guru pemulai. Hasil observasi ditulis di Lembar Pengamatan, mengisi lembar observasi pembelajaran dan pembimbingan secara objektif pada saat seketika pelaksanaan observasi dilakukan (Gunakan Form PS/KS/PB 01 dan Form PS/KS/PB.02a atau Form PS/KS/PB.02b). Dalam hal pemberian nilai, pembimbing menggunakan Form PS/KS/PB.02a atau Form PS/KS/PB.02b. Dalam konteks pendekatan lesson study, pada saat observasi pembelajaran para observer disarankan untuk menggunakan observasi pembelajaran yang lebih bersifat kualitatif untuk mengungkap berbagai fakta/fenomena aktivitas/proses belajar siswa yang menarik untuk didiskusikan dalam refleksi (Gunakan Form PB 10a/Form PB 10b).

3) Pascaobservasi Kegiatan yang dilakukan pascaobservasi adalah: a) Guru pemula mengisi lembar refleksi pembelajaran dan pembimbingan setelah selesai pelaksanaan pembelajaran dan pembimbingan (Gunakan Form GP 03a/ Form GP 03b) b) Pembimbing dan guru pemula mendiskusikan proses pembelajaran dan pembimbingan yang telah dilaksanakan. Dalam tahap ini dapat menggunakan pendekatan lesson study, dengan tata cara sebagai berikut: Refleksi dipimpin oleh seorang moderator (kepala sekolah, pembimbing, atau observer yang ditunjuk), dan didampingi oleh seorang notulis yang bertugas untuk mencatat hal-hal penting yang didiskusikan dalam refleksi (Gunakan Form U 01) Moderator memperkenalkan diri dan membuka diskusi. Moderator memberikan kesempatan pertama kepada guru pemula untuk melakukan refleksi diri untuk menyampaikan ketercapaian target pembelajaran
Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

19

yang telah dirancang, kondisi-kondisi khusus yang terjadi pada beberapa siswa saat pembelajaran. Moderator memberikan kesempatan observer untuk menyampaikan hasil pengamatan (komentar), dengan ketentuan sebagai berikut: Pengamat menyampaikan terima kasih kepada guru model yang telah bersedia membuka kelas dan diobservasi. Pengamat dalam menyampaikan komentar hendaknya terfokus pada: (a) proses belajar siswa; (b) pencapaian tujuan/kompetensi siswa, dan (c) pelajaran berharga yang dipetik oleh observer. Pengamat dalam menyampaikan komentar dengan kalimat yang santun, halus, bijak, dan tidak berkesan menggurui, serta menggunakan kata pembelajaran kita untuk mengomentari proses pembelajaran . Pengamat menganalisis hasil pengamatan serta menyampaikan alternative solusi. Pengamat sebaiknya tidak mengulang menyampaikan hasil pengamatan yang telah disampaikan oleh pengamat lain. Moderator tidak perlu menyimpulkan karena berbagai alternatif solusi dapat diterapkan pada pembelajaran sehari-hari oleh masing-masing peserta refleksi. Secara lebih lengkap tata cara melaksanakan kegiatan lesson study dapat dilihat pada tata tertib melaksanakan lesson study (Form U 02). c) Pembimbing memberikan salinan lembar observasi pembelajaran dan pembimbingan kepada guru pemula yang telah ditandatangani oleh guru pemula dan pembimbing untuk diarsipkan sebagai dokumen portofolio penilaian proses (assessment for learning) (Gunakan Form PB 08a/Form PB 08b).
D. Tahap Penilaian 1. Metode Penilaian Penilaian guru pemula merupakan penilaian kinerja. Penilaian kinerja guru adalah penilaian dari tiap butir kegiatan tugas utama guru dalam rangka pembinaan karier kepangkatan dan jabatannya (pasal 1 Peraturan Menteri Pendidikan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009). Penilaian berdasarkan penerapan kompetensi dalam melaksanakan kegiatan pokok pada tugas utama guru. Kompetensi guru yang dimaksud adalah kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional sebagaimana telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan
Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

20

Kompetensi guru). Kegiatan pokok guru adalah kegiatan pokok: (1) merencanakan

pembelajaran; (2) melaksanakan pembelajaran; (3) menilai hasil pembelajaran; (4) membimbing dan melatih peserta didik; dan (5) melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan kegiatan pokok sesuai dengan beban kerja Guru (pasal 52 Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru). Sedangkan tugas utama guru
adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan

mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah (pasal 1 UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen).
Penilaian dapat dilakukan melalui observasi pembelajaran dan observasi pelaksanaan tugas

tambahan yang melekat pada pelaksanaan kegiatan pokok sesuai dengan beban kerja Guru. Penilaian dilakukan dalam dua tahap. Penilaian tahap pertama yang dilakukan oleh pembimbing
bersamaan dengan proses pembimbingan pada bulan kedua samapai bulan kesembilan (assessment for learning). Penilaian tahap kedua dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas pada bulan kesepuluh dan kesebelas. Hasil penilaian setiap sub-kompetensi dicantumkan dengan memberikan tanda cek () dan deskripsinya berdasarkan observasi. Deskripsi hasil penilaian menjadi masukan atau umpan balik untuk perbaikan pada pelaksanaan pembelajaran dan pembimbingan berikutnya. Setiap hasil penilaian tahap pertama dan tahap kedua memuat penjelasan mengenai kemajuan pelaksanaan pembelajaran dan pembimbingan oleh guru pemula yang dapat menjadi bahan masukan bagi perbaikan guru pemula untuk memperoleh nilai kinerja baik.

Penilaian kinerja dilakukan dengan menggunakan instrumen penilaian kinerja guru yang lebih fokus pada penerapan kompetensi pedagogik dan profesional, dan instrumen/lembar observasi untuk mengukur penerapan kompetensi kepribadian dan sosial dalam melaksanakan kegiatan pokok/tugas utama guru, baik guru mata pelajaran, guru kelas, maupun guru BK/Konselor. Instrumen penilaian yang digunakan adalah: a. Instrumen penilaian kinerja pelaksanaan pembelajaran untuk guru mata pelajaran atau guru kelas. b. Instrumen penilaian kinerja pelaksanaan pembimbingan untuk BK/Konselor. c. Instrumen Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula 2. Tahap-tahap pemberian nilai adalah sebagai berikut: a. Pemberian Nilai Kinerja Guru Pemula
Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

21

Setelah bukti-bukti kinerja diperoleh melalui pengamatan dan/atau pemantauan penilai dapat menentukan nilai dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1) Penentuan Skor Butir Indikator Kinerja (Penetapan Pernyataan Ya atau Tidak) Skor butir indikator kinerja ditentukan berdasarkan pernyataan ya atau tidak yang telah ditetapkan. Penetapan ya atau tidak pada setiap butir penilaian indikator kinerja berdasarkan hasil kajian/analisis berbagai dokumen dan/atau analisa catatan pengamatan dan/atau pemantauan yang dapat menggambarkan secara utuh untuk setiap butir penilaian. Butir indikator kinerja yang dinyatakan ya memiliki skor satu, sedangkan yang dinyatakan tidak memiliki skor 0. 2) Penentuan Skor Indikator Kinerja Berdasarkan catatan hasil pengamatan, pemantauan, wawancara, studi (penggalian) dokumen, dan bukti-bukti berupa data lain yang dikumpulkan selama proses penilaian kinerja guru, penilai menentukan setiap skor indikator kinerja dengan rumus sebagai berikut: Total Pernyataan Ya Skor Indikator Kinerja = Total Pernyataan Ya maksimal

X 100

Hasil perhitungan di atas, dikonversi ke skor 4-3-2-1, dengan cara menetapkan skor pada rentang sebagai berikut: No 1. 2. 3. 4. Rentang skor 0<x25% 25%<x50% 50%<x75% 75%<x100% Skor 1 2 3 4

3) Penentuan Nilai Kinerja Guru Pemula a. Nilai Kinerja Guru rentang 14-56 (guru mata pelajaran/kelas) atau rentang 14-72 (guru BK/Konselor) Untuk menentukan Nilai Kinerja Guru rentang 14-56 (guru mata pelajaran/kelas) atau rentang 1472 (guru BK/Konselor) dengan cara menjumlahkan semua skor indikator kinerja.

b. Nilai Kinerja Guru Konversi 100 22

Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

Untuk menentukan Nilai Kinerja Guru Konversi 100 dapat dilakukan dengan cara membagi total skor indikator kinerja perolehan dibagi jumlah skor indikator kinerja maksimal (56 untuk guru mata pelajaran/guru kelas dan 72 untuk guru BK/Konselor) dikalikan dengan 100. maka Nilai Kinerja Guru Pemula konversi 100 dapat dirumuskan sebagai berikut:
1) Nilai Kinerja Guru Mata Pelajaran/Kelas Jumlah Skor Indikator Kinerja Perolehan Nilai Kinerja Guru Pemula = Konversi 100 56 2) Nilai Kinerja Guru BK/Konselor Jumlah Skor Indikator Kinerja Perolehan

x 100

Nilai Kinerja Guru Pemula Konversi 100

x 100

72

c. Penentuan Kategori Nilai Kinerja Guru Kategori Nilai Kinerja Guru Pemula dapat dilihat pada tabel Nilai Kinerja berikut: Nilai Kinerja 91- 100 76 90 61 - 75 51 60 50 Sebutan Amat Baik Baik Cukup Sedang Kurang

b. Pemberian Nilai Kepribadian dan Sosial Penilaian kepribadian dan sosial guru pemula dilakukan melalui pengamatan pada pelaksanaan pembelajaran dan/atau pemantauan, serta wawancara di luar pelaksanaan pembelajran. Hasil pengamatan, pemantauan dan wawancara dikaji/analisis, untuk menentukan Nilai Kepribadian dan Sosial Guru Pemula dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1) Penetapan pernyataan ya atau tidak, dengan ketentuan sebagai berikut: a) ya, jika terdapat bukti yang mendukung butir penilai an b) tidak, jika tidak terdapat bukti yang mendukung butir penilaian 2) Menentukan skor butir: skor 1 untuk pernyataan ya, dan 0 untuk pernyataan tidak 3) Menghitung skor indikator penilaian dengan ketentuan sebagaimana ketentuan penilaian kinerja di atas
Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

23

4) Menghitung Nilai dan Kategori Nilai Kepribadian dan Sosial dengan ketentuan sebagaimana ketentuan penilaian kinerja di atas.
3. Proses Penilaian a. Penilaian Tahap Pertama Penilaian tahap pertama dilaksanakan pada bulan kedua sampai dengan kesembilan berupa penilaian kinerja guru melalui observasi pembelajaran dan pembimbingan, ulasan, dan masukan oleh guru pembimbing. Penilaian tahap pertama merupakan penilaian proses (asesment for learning) sebagai bentuk pembimbingan guru pemula dalam melaksanakan proses pembelajaran dan pembimbingan yang meliputi menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran dan pembimbingan, melaksanakan pembelajaran dan pembimbingan, menilai hasil pembelajaran dan pembimbingan, dan melaksanakan tugas tambahan. Penilaian tahap ini dilakukan oleh pembimbing melalui observasi pembelajaran dan pembimbingan dan observasi kegiatan yang menjadi beban kerja guru pemula, dilaksanakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam setiap bulan atau minimal 6 (enam) kali selama masa penilaian tahap pertama menggunakan Form PB 09a/Form PB 09b dan Form PB09c. Tujuan penilaian tahap pertama ini adalah untuk mengidentifikasi bagian-bagian yang perlu dikembangkan, memberikan umpan balik secara reguler, dan memberikan saran perbaikan dengan melakukan diskusi secara terbuka tentang semua aspek mengajar dengan suatu fokus spesifik yang perlu untuk dikembangkan. Pembimbing dapat memberikan contoh proses pembelajaran dan pembimbingan yang baik di kelasnya atau di kelas yang diajar oleh guru lain. Penilaian tahap pertama ini dilaksanakan selama pelaksanaan kegiatan pokok proses pembelajaran/pembimbingan dan tugas lainnya. Selama berlangsungnya penilaian tahap pertama kepala sekolah/madrasah memantau pelaksanaan bimbingan dan penilaian tahap pertama terhadap guru pemula. Dalam penilaian tahap pertama ini pengawas melakukan pemantauan, pembinaan, dan pemberian dukungan dalam pelaksanaan bimbingan dan penilaian guru pemula. b. Proses Penilaian Tahap Kedua Penilaian tahap kedua dilaksanakan pada bulan kesepuluh sampai dengan bulan kesebelas berupa observasi pembelajaran/pembimbingan, ulasan, dan masukan oleh kepala sekolah/madrasah dan pengawas sekolah, yang mengarah pada peningkatan kompetensi dalam pembelajaran/pembimbingan. Penilaian tahap kedua merupakan penilaian hasil (asesment of learning) yang bertujuan untuk menilai kompetensi guru pemula dalam melaksanakan proses pembelajaran/pembimbingan dan tugas lainnya. Observasi pembelajaran/pembimbingan pada
Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

24

penilaian tahap kedua dilakukan oleh kepala sekolah/madrasah sekurang-kurangnya 3 (tiga) kali, sedangkan oleh pengawas sekolah/madrasah sekurang-kurangnya 2 (dua) kali (Gunakan Form PS/KS.01a atau PS/KS.01b.). Observasi pembelajaran/pembimbingan dalam penilaian tahap kedua oleh kepala sekolah/madrsah dan pengawas disarankan untuk tidak dilakukan secara bersamaan, dengan pertimbangan agar tidak menggangu proses pembelajaran dan pembimbingan. Apabila kepala sekolah/madrasah dan pengawas menemukan adanya kelemahan dalam pelaksanaan proses pembelajaran dan pembimbingan oleh guru pemula, maka kepala sekolah/madrasah dan/atau pengawas wajib memberikan umpan balik dan saran perbaikan kepada guru pemula. Langkah observasi pembelajaran dalam kontek penilaian dan pembimbingan yang dilakukan kepala sekolah dan pengawas dalam tahap kedua adalah sebagai berikut: 1) Praobservasi Kepala sekolah atau pengawas sekolah/madrasah bersama guru pemula menentukan dan menyepakati fokus observasi pembelajaran dan pembimbingan yang meliputi paling banyak 5 (lima) sub-kompetensi dari keseluruhan kompetensi sebagaimana yang tertulis dalam lembar observasi pembelajaran yang akan diisi oleh kepala sekolah atau pengawas sekolah/madrasah (Gunakan Form KS 07a/Form KS 07b atau Form PS 06a/Form PS 06b),dan lembar refleksi yang akan diisi oleh guru pemula (Gunakan Form GP 03a/Form GP 03b). 2) Pelaksanaan Observasi Kepala sekolah atau pengawas sekolah/madrasah mengisi lembar observasi pembelajaran dan pembimbingan secara objektif dengan memberikan nilai pada saat seketika pelaksanaan observasi dilakukan (Gunakan Form KS 07a/Form KS 07b atau Form PS 06a/Form PS 06b). 3) Pascaobservasi Kegiatan yang dilakukan pascaobservasi adalah: a) Guru pemula mengisi lembar refleksi pembelajaran/pembimbingan setelah pembelajaran/pembimbingan dilaksakan (Form GP 03a/Form GP 03b). b) Kepala sekolah/madrasah, pengawas sekolah/madrasah dan guru pemula mendiskusikan hasil penilaian pada setiap tahap pembelajaran/pembimbingan. c) Kepala sekolah/madrasah dan pengawas sekolah/madrasah memberikan masukan kepada guru pemula setelah observasi selesai. Kegiatan b) dan c) dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan lesson study. d) Guru pemula dan kepala sekolah/madrasah atau pengawas sekolah/madrasah menandatangani lembar observasi pembelajaran dan pembimbingan (Gunakan Form PS
Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

25

06a/Form PS 06b atau Form KS 07a/Form KS 07b). Kepala sekolah memberikan salinan lembar observasi pembelajaran dan pembimbingan kepada guru pemula. Hasil penilaian kinerja guru pemula pada akhir PIGP ditentukan berdasarkan kesepakatan antara pembimbing, kepala sekolah/madrasah dan pengawas sekolah dengan mengacu pada prinsip profesional, jujur, adil, terbuka, akuntabel, dan demokratis. Peserta PIGP dinyatakan berhasil, jika semua sub-kompetensi pada penilaian tahap kedua paling kurang memiliki nilai baik (Gunakan Form KS 08a/Form KS 08b). E. Tahap Pelaporan Penyusunan laporan dilaksanakan pada bulan kesebelas setelah penilaian tahap kedua, dengan prosedur sebagai berikut: 1. Penentuan keputusan pada Laporan Hasil Penilaian Kinerja Guru Pemula berdasarkan pengkajian penilaian tahap kedua dengan mempertimbangkan penilaian tahap pertama. Selanjutnya guru pemula dinyatakan memiliki nilai kinerja dengan kategori amat baik, baik, cukup, sedang, atau kurang. Untuk menentukan keputusan nilai kinerja guru pemula, kepala sekolah membuat rekapitulasi hasil nilai penilaian kinerja (Gunakan Form KS 08a/Form KS 08b). 2. Penyusunan draft Laporan Hasil Penilaian Kinerja Guru Pemula oleh kepala sekolah/madrasah berdasarkan pembahasan dengan pembimbing dan pengawas sekolah/madrasah (Gunakan Form KS 09a/Form KS 09b). Contoh laporan hasil kinerja guru pemula dapat dilihat pada Form KS 10. 3. Penandatanganan Laporan Hasil Penilaian Kinerja Guru Pemula dilakukan oleh kepala sekolah/madrasah dan pengawas sekolah/madrasah. 4. Pengajuan penerbitan sertifikat PIGP dilakukan oleh kepala sekolah/madrasah yang disampaikan kepada kepala dinas pendidikan atau kepala kantor kementerian agama kabupaten/kota bagi guru pemula yang telah memiliki Laporan Hasil Penilaian Kinerja Guru Pemula dengan nilai baik. Sertifikat tersebut menyatakan bahwa peserta PIGP telah berhasil menyelesaikan PIGP dengan nilai baik. Guru pemula dinyatakan berhasil jika: a. Nilai kinerja minimal Baik (minimal 76) b. Setiap skor indikator kinerja minimal Baik (3) c. Setiap Nilai Kepribadian dan Sosial minimal Baik (76) Selanjutnya, laporan hasil pelaksanaan PIGP berisi: a. Data sekolah/madrasah; b. Waktu pelaksanaan PIGP; c. Data guru pemula peserta PIGP;
Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

26

d. Deskripsi pelaksanaan pembimbingan oleh pembimbing; e. Deskripsi pelaksanaan dan hasil penilaian tahap pertama; f. Deskripsi pelaksanaan dan hasil penilaian tahap kedua; g. Hasil Penilaian Kinerja Guru Pemula yang menyatakan kategori nilai kinerja guru pemula (amat baik, baik, cukup, sedang dan kurang) ditandatangani kepala sekolah/madrasah. h. Pengawas sekolah menandatangani Hasil Penilaian Kinerja Guru Pemula.

Secara lengkap dapat dilihat pada Form KS 11. Penyampaian laporan hasil pelaksanaan PIGP: a. Laporan hasil pelaksanaan PIGP yang berstatus CPNS dan PNS mutasi dari jabatan lain disampaikan oleh kepala sekolah/madrasah kepada Kepala Dinas Pendidikan/Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota sesuai kewenangannya untuk diteruskan ke Badan Kepegawaian Daerah. b. Laporan hasil pelaksanaan PIGP yang berstatus bukan PNS disampaikan oleh Kepala Sekolah/Madrasah kepada penyelenggara pendidikan dan Kepala Dinas Pendidikan/Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota. Format sertifikat PIGP dapat dilihat pada Form U 03.

BAB IV EVALUASI DAN BIMBINGAN TEKNIS A. Evaluasi Program Implementasi PIGP perlu dievaluasi sebagai bahan masukan untuk menentukan kebijakan serta perbaikan implementasi tahun berikutnya, dan juga sebagai bagian dari proses penjaminan mutu pendidikan. Evaluasi implementasi PIGP dilakukan melalui pemantauan langsung maupun menggunakan instrumen yang sesuai oleh lembaga-lembaga terkait. 1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan evaluasi terhadap implementasi kebijakan PIGP secara nasional. 2. Dinas Pendidikan Provinsi/Kantor Wilayah Kementerian Agama melaksanakan evaluasi implementasi PIGP dalam lingkup provinsi dan sekolah/madrasah yang menjadi tanggungjawabnya.

Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

27

3. Dinas Pendidikan/Kota atau Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota melaksanakan evaluasi implementasi PIGP dalam lingkup kabupaten/kota dan sekolah/madrasah yang menjadi tanggungjawabnya. 4. Penyelenggara pendidikan melakukan evaluasi implementasi PIGP pada sekolah/madrasah yang diselenggarakan oleh masyarakat yang menjadi tanggungjawabnya. Prosedur evaluasi dalam rangka menjamin akuntabilitas implementasi PIGP dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut : 1. Penyusunan panduan evaluasi yang memuat: (1) latar belakang, tujuan, dan manfaat evaluasi; (2) sasaran, tempat, dan waktu evaluasi, (3) metode pelaksanaan evaluasi; (4) sistematika laporan hasil evaluasi. 2. 3. 4. Penyusunan instrumen evaluasi, berupa lembar obervasi dan/atau angket. Pelaksanaan evaluasi di lapangan. Penyusunan laporan hasil evaluasi.

B. Bimbingan Teknis Hasil evaluasi oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Pendidikan terkait dapat dijadikan dasar pertimbangan untuk melakukan perbaikan dengan merevisi kebijakan dan/atau memberikan bimbingan teknis bagi daerah atau sekolah yang membutuhkan. 1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan bimbingan teknis terhadap implementasi PIGP secara nasional. 2. Dinas Pendidikan Provinsi/Kantor Wilayah Kementerian Agama memberikan bimbingan teknis terhadap implementasi PIGP dalam lingkup provinsi dan sekolah/madrasah yang menjadi tanggungjawabnya. 3. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau Kantor Kementerian Agama memberikan bimbingan teknis terhadap implemnetasi PIGP dalam lingkup kabupaten/kota dan sekolah/madrasah yang menjadi tanggungjawabnya. 4. Penyelenggara pendidikan memberikan bimbingan teknis terhadap implementasi PIGP pada sekolah/madrasah yang diselenggarakan oleh masyarakat yang menjadi tanggungjawabnya. Prosedur bimbingan teknis dalam rangka membantu daerah atau sekolah agar dapat melaksanakan PIGP dengan baik dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

28

1. Penyusunan panduan bimbingan teknis yang memuat: (1) latar belakang, tujuan, dan manfaat bimbingan teknis; (2) sasaran, tempat, dan waktu bimbingan teknis, (3) strategi pelaksanaan bimbingan teknis; (4) sistematika laporan hasil bimbingan teknis. 2. Penyusunan materi bimbingan teknis yang meliputi Penjelasan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang PIGP, Penjelasan Petunjuk Teknis PIGP, Penggunaan Panduan Kerja, Penilaian dan Penggunaan Instrumen Penilaian Kinerja. 3. Pelaksanaan bimbingan teknis di lapangan. 4. Penyusunan laporan hasil bimbingan teknis.

BAB V PENUTUP Guru pemula adalah guru yang baru pertama kali ditugaskan melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, atau masyarakat. Dalam melaksanakan tugasnya guru pemula perlu beradaptasi dengan iklim kerja dan budaya sekolah/madrasah dan dapat melaksanakan pekerjaannya sebagai guru profesional di sekolah/madrasah, maka perlu dilaksanakan PIGP. Program Induksi Guru Pemula adalah kegiatan orientasi, pelatihan di tempat kerja, pengembangan, dan praktik pemecahan sekolah/madrasah di tempat tugasnya. Program Induksi Guru Pemula dilaksanakan melalui tahap-tahap persiapan, pengenalan sekolah dan lingkungannya, pelaksanaan pembimbingan, penilaian, dan pelaporan. Dalam tahap persiapan, pembimbingan, dan observasi pembelajaran dapat dilaksanakan melalui pendekatan lesson
Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

berbagai

permasalahan dalam proses pembelajaran/bimbingan dan konseling bagi guru pemula pada

29

study. Lesson study dapat diartikan sebagai suatu kegiatan pengkajian pembelajaran yang dilakukan secara kolaboratif oleh sekelompok guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan. Pada kegiatan lesson study pengamat (observer) dituntut untuk mengamati aktivitas belajar siswa selama pembelajaran. Aktivitas belajar siswa di kelas merupakan gambaran dari kinerja/kompetensi guru. Kompetensi-kompetensi guru, khususnya guru pemula dapat dikembangkan atau ditingkatkan melalui PIGP. Guru pemula yang mengikuti PIGP akan dinilai menggunakan penilaian kinerja guru, dan dinyatakan lulus jika memperoleh nilai minimal kategori baik. Mengingat akan pentingnya PIGP untuk mempercepat peningkatan kompetensi dan keprofesionalan guru pemula, maka diharapkan semua pihak terkait di daerah dapat berperan aktif dalam mensosialisasikan dan mengimplementasikannya. Untuk mengimplementasikan PIGP pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyiapkan seperangkat panduan kerja, modul bagi pengawas sekolah, kepala sekolah, dan pembimbing, serta buku model implementasi PIGP. Kelengkapan implementasi PIGP ini diharapkan dapat digunakan untuk mensukseskan implementasi PIGP di sekolah/madrasah.

Buku Model Implementasi PIGP Tahun 2012

30

LAMPIRAN FORMAT IMPLEMENTASI PROGRAM INDUKSI BAGI GURU PEMULA

TAHAP PERSIAPAN
BULAN PERTAMA
PIHAK YANG TERLIBAT:
PENGAWAS SEKOLAH KEPALA SEKOLAH PEMBIMBING

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 30

Form: KS.01 Check List Analisis Kebutuhan Implementasi PIGP Topik Apa pengalaman terdahulu yang dimiliki guru pemula sudah teridentuifikasi? Apakah semua panduan kerja relevan? Apakah ada guru lain yang mengampu mata pembelajaran yang sama dengan guru pemula? Apakah ada pembimbing yang layak? Apakah pembimbing perlu menjalani training tentang observasi pembelajaran/pembimbingan? Apakah memungkinkan melibatkan KKG/MGMP dan tenaga ahli untuk mendukung PIGP? Apakah ada hal-hal lain yang patut dipertimbangkan dalam PIGP Topik lainnya Cek Sudah Belum Sudah Belum Sudah Belum Sudah Belum Sudah Belum Sudah Belum Sudah Belum Sudah Belum Catatan

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 31

. Checklist Tugas Kepala Sekolah dalam PIGP


No. 1. 2. 3. 4. 5. Aktivitas yang dilakukan Apakah saya sudah melakukan penyambutan terhadap guru pemula? Apakah guru pemula sudah saya kenalkan kepada guru lain atau staf di sekolah? Apakah guru pemula sudah saya kenalkan dengan pembimbing atau staf yang akan membantunya pada awa-awal tugasnya? Apakah guru pemula sudah saya kenalkan terhadap lingkungan sekolah? Apakah saya sudah mengajak guru pemula mengunjungi ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, ruang tata usaha, dan sarana pendukung lainnya di sekolah? Apakah guru pemula sudah saya kenalkan dengan budaya di sekolah? Apakah guru pemula sudah saya kenalkan dengan kebiasaan di sekolah untuk saling menyapa bila bertemu dengan rekan? Apakah saya sudah mengajak guru pemula untuk melakukan pertemuan setiap pagi sebelum pelajaran dimulai? Apakah saya sudah mengajak guru pemula untuk memecahkan masalah, kendala, dan kesulitan-kesulitan yang ditemukan? Apakah saya sudah mengajak guru pemula melakukan refleksi sebelum meninggalkan sekolah? Apakah saya sudah mengenalkan struktur organisasi sekolah kepada guru pemula? Apakah saya sudah mengenalkan Kurikulum Sekolah kepada guru pemula? Apakah saya sudah mengenalkan visi, misi dan tujuan sekolah kepada guru pemula? Apakah saya sudah mengenalkan tentang prinsip-prinsip pembelajaran dan penilaian sesuai tuntutan KTSP? Apakah saya sudah memberikan daftar absensi siswa yang akan diajarnya? Apakah saya sudah memberikan buku nilai siswa yang akan diajarnya? Apakah saya sudah memberikan jadwal pelajaran yang berlaku tahun pelajaran berjalan? Apakah saya sudah memberikan format-format administrasi yang akan digunakan kelak ketika guru pemula melaksanakan tugas? Apakah saya sudah mengingatkan guru pemula untuk menyiapkan perangkat pembelajaran? (silabus, RPP, instrumen penilaian, LKS, media pembelajaran) Apakah saya sudah menyarankan guru pemula untuk mengikuti kegiatan di MGMP? Apakah saya sudah menyampaikan kepada guru pemula untuk bersikap positif, konstruktif dan kooperatif? Apakah saya sudah menyarankan kepada guru pemula untuk mengungkapkan hal-hal yang diharapkan? Apakah saya sudah menyampaikan kepada guru pemula agar siap untuk mendengarkan dengan baik ketika mengikuti pertemuan sebelum diberi kesempatan untuk menyampaikan gagasan? Apakah saya sudah menjelaskan kepada guru pemula untuk bersikap mendukung kebijakan sekolah yang sudah disepakati bersama? Apakah saya sudah menanyakan, apakah guru pemula sudah merasa aman dan nyaman bertugas di sekolah ini?

Form: KS.02

Kenyataan Ya Tidak

6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23.

24. 25.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 32

Form: KS.03 Analisis Kebutuhan Sekolah Penyelenggara PIGP

No A.

Aspek Ketersedian Dokumen yang dibutuhkan Permendikanas nomor 27 tahun 2010 tentang Program Iduksi Guru Pemula dan Lampirannya 12 Panduan Kerja Bku Pedoman Pelaksanaan PIGP yang disusun kepala sekolah Dokumen KTSP

Kondisi Ideal

Kondisi Nyata

Tindak Lanjut

Ketersediaan SDM: Kepala sekolah yang memahamitentang PIGP Ketersedaan pembimbing yang sesuai criteria DLL

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 33

Form: KS.04 Outline (Sistematika) Pedoman Pelaksanaan PIGP (disusun oleh kepala sekolah)

KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR FORMAT BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Dasar Hukum C. Tujuan D. Sasaran E. Hasil yang Diharapkan PELAKSANAAN A. Konsep PIGP B. Strategi Pelaksanaan PIGP C. Profil Sekolah D. Tanggung jawab Kepala Sekolah E. Waktu dan Tempat Pelaksanaan F. Peran-peran pihak-pihak yang terkait G. Jadwal Kegiatan HASIL PENILAIAN KINERJA A. Data Guru Pemula B. Deskropsi Pelaksanaan Pembimbingan C. Deskripsi Pelaksanaan dan Hasil Penilaian Tahap D. Deskripsi Pelaksanaan dan Hasil Penilaian Tahap 2 PENUTUP

(1) (2) (3)

(4) (5) (6) (7) (8)

BAB II

(9) (10) (11) (13) (14)

BAB III

(15) (16) (17) (18) (19) (20)

BAB IV LAMPIRAN

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 34

Rencana Tindak Implementasi PIGP oleh Kepala Sekolah Penanggung Jawab


(7)

Form: KS: 05

No
(1)

Kegiatan
(2)

Tujuan
(3)

Sasaran
(4)

Hasil yang diharapkan


(5)

Waktu
(6)

Tempat
(8)

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 35

JADWAL KEGIATAN PELAKSANAAN PIGP Pada sekolah ................................................................... Alamat ................................................................................................. Nama Kepala Sekolah ......................................................................................
Bulan / Minggu ke No Kegiatan Persiapan 1.1 .... 1.2 ....... Pengenalan Sekolah dan Lingkungannya Monitoring/pembina an: 3.1 Pembimbingan oleh pembimbing 3.2. Penilaian Tahap 1 oleh pembimbing Melaksanakan Penilaian Tahap 2 Guru Pemula Penyusunan Laporan (dapat juga diisi sesua Rencana Tindak)

Form: KS.06

Bulan Bulan keBulan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan ke-1 2 ke-3 ke-4 ke-5 ke-6 ke-7 ke-8 ke-9 ke-10 ke-11 ke-12 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1 2

4. 5.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 36

Identifikasi Kompetensi Pembimbing (Evaluasi Diri Pembimbing)


Isilah kolom kompetensi diri yang menurut Bapak/Ibu masih perlu dikembangkan untuk menjadi pembimbing. Isilah kolom keterangan bila diperlukan dan isi kolom tindak lanjut untuk pengembangan kompetensi tersebut.

Form: PB. 01

Kompetensi diri

Keterangan

Tindak lanjut

Isilah kolom potensi sekolah dan lingkungannya yang perlu dimasukkan dalam program pembimbingan guru pemula. Isilah kolom keterangan untuk menunjukkan apakah potensi tersebut positif atau negatif bagi guru pemula dan isi kolom tindak lanjut untuk langkah yang akan ditempuh.

B.

Potensi sekolah dan lingkungannya

Keterangan

Tindak lanjut

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 37

Isilah kolom rencana pembimbingan untuk menentukan kegiatan yang akan dilakukan, kolom keterangan bila diperlukan, dan kolom tindak lanjut untuk tindakan yang akan dilakukan. C Rencana pembimbingan Keterangan Tindak lanjut

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 38

Rencana Tindak Pembimbingan

Form: PB.02 Penanggung Jawab Kegiatan


(7)

No
(1)

Kegiatan
(2)

Tujuan
(3)

Sasaran
(4)

Hasil yang diharapkan


(5)

Waktu
(6)

Tempat
(8)

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 39

Form: PB. 03 JADWAL KEGIATAN PEMBIMBINGAN GURU PEMULA Pada sekolah ................................................................... Alamat .................................................................................................

No.

Kegiatan Persipan Pembimbingan Pengenalan Lingkungan Sekolah kepada Guru Pemula Pelaksanaan pembimbingan 3.1 Pembimbingan penyusunan perencanaan pembelajaran (silabus dan RPP) 3.2 Observasi guru pemula dalam pembelajaran (Penilaian Tahap 1) 3.3 Observasi guru pemula di luar pembelajaran (Penilaian Tahap 1) 3.4. Penilaian Kepribadian dan Sosial Evaluasi Pelaporan dan Program Tindak Lanjut: 5.1 Laporan berkala (bulanan) 5.2 Laporan akhir bimbingan) ...

Bulan / Minggu ke Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan ke-1 Ke-2 Ke-3 ke-4 ke-5 ke-6 ke-7 ke-8 ke-9 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1. 2. 3

4 5.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 40

Form: PS.01 Identifikasi Tanggung Jawab Pengawas Sekolah Dalam PIGP

No (1)

Peran Pengawas Sekolah (2)

Acuan (3)

Dokumen/Format/Produk yang Diperlukan (4)

., . Pengawas Sekolah .... NIP. ..........

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 41

Form: PS.02

Analisis Kebutuhan Sekolah Penyelenggara PIGP


No (1) A. Aspek (2) 1. Ketersedian Dokumen yang dibutuhkan terkait PIGP 1.1 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 tentang Program Induksi bagi Guru Pemula 1.2 Panduan Kerja PIGP 112 1.3 Modul PIGP bagi Pengawas Sekolah/Madrasah, Kepala Sekolah?madrasah, dan Pembimbing 1.4 Buku Model Implementasi PIGP 1.5 DLL (Referensi lain terkait PIGP) Buku Pedoman Pelaksanaan PIGP (yang disusun oleh kepala sekolah) 2. Dokumen Pedoman Pengelolaan Sekolah: 2.1 Dokumen 1 dan 2 KTSP 2.2 Kalender Pendidikan/Akademik 2.3 Struktur Organisasi Sekolah 2.4 Pembagian Tugas guru 2.5 Pembagian Tugas Tenaga Kependidikan 2.6 Peraturan Akademik 2.7 Tata tertiib sekolah/Madrasah 2.8 Kode Etik sekolah/Madrasah 2.9 Biaya Operasional sekolah/madrasah Ketersediaan SDM: 1. Kepala sekolah yang memahami tentang PIGP 2. Ketersedaan pembimbing yang sesuai criteria DLL (3) Kondisi Ideal (4) Kondisi Nyata (5) Tindak Lanjut

1.6

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 42

Form: PS.03 Contoh Matrik Program Pengawasan Tahunan DINAS PENDIDIKAN PROGRAM PENGAWASAN TAHUN 2010 PENGAWAS DINAS PENDIDIKAN KOTA TANGERANG SELATAN
NO TUGAS DAN PROGRAM SASARAN DAN TUJUAN KEGIATAN HASIL TEKHNIK SUPERVISI INDIKATOR KEBERHASILAN WAKTU

A.

PERENCANAAN 1 Rapat Pembentukan MKPS dam KKPS

Pengawas, Pembentukan Organisasi profesi pengawas MKPS dan KKPS Pengawas, Penyususnan Program Pengawasan Tahunan, Semester dan Bulanan Pengawas, Penyusunan RKA Pengawas, Penyusunan RKM

Rapat Kerja

AD/ART dan Program Kerja MKPS dan KKPS

Tersusunnya AD/ART dan Program Kerja MKPS dan KKPS

Agustus 2009

Penyusunan Program Tahunan, Program Semester dan Program Bulanan

Workshop

Program Pengawasan Tahunan, Semester dan Bulanan RKA RKM

Tersusunnya Program Pengawasan Tahunan, Semester dan Bulanan

Desember 2009

Penyusunan Rencana Kerja Akademik Penyusunan Rencana Kerja Manajerial

Rapat Kerja Rapat Kerja

Tersusunnya RKA Tersusunnya RKM

Desember 2009 Desember 2009

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 43

Penyusunan Instrumen Supervisi, Penilaian dan alat ukur lainnya.

Pengawas, Penyusunan Instrumen Supervisi, Penilaian dan Alat Ukur lainnya

Rapat Kerja

Instrumen Kepengawasan -

Tersusunnya Instrumen Kepengawasan

Desember 2009

B.

PELAKSANAAN 1 Pengawasan Akademik a. Supervisi 1 Supervisi Individu

Guru, pelaksanaan supervisi yang diberikan kepada guru tertentu yang mempunyai masalah khusus dan bersifat perorangan

Pra Supervisi, Pelaksanaan Supervisi dan Pasca Supervisi

Peningkatan Mutu Pembelajaram

Kunjungan Kelas, Observai Kelas, Observasi Antar Kelas, Penilaian diri

100% Guru dapat melakukan Pelaksanaan Pembelajaran yang P A, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan

Maret 2010

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 44

Supervisi Kelompok

Supervisi Klinis

Guru, pelaksanaan supervisi yang diitujukan pada dua orang atau lebih. Guru-guru yang diduga, sesuai dengan analisis kebutuhan, memiliki masalah atau kebutuhan atau kelemahankelemahan yang sama dikelompokkan atau dikumpulkan menjadi satu/bersama-sama Guru, membantu memodifikasi polapola pembelajaran yang tidak atau kurang efektif, sehingga dapat meningkatkan mutu pembelajaran.

Pra Supervisi, Pelaksanaan Supervisi dan Pasca Supervisi

Peningkatan Mutu Pembelajaram

Melalui Rapat Guru

100% Guru dapat melakukan Pelaksanaan Pembelajaran yang P A, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan

Maret 2010

Pra Supervisi, Pelaksanaan Supervisi dan Pasca Supervisi

Peningkatan Mutu Pembelajaram

Observasi Kelas

100% Guru dapat melakukan Pelaksanaan Pembelajaran yang P A, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan

Maret 2010

b.

Pembinaan dan Pengembangan 1 Penyusunan Perencanaan Pembelajaran Guru, Melakukan bimbingan dan pembinaan guru Bimbingan individual atau Diklat di Peningkatan Kompetensi pedagogik, sosial, Pembinaan Individual dan Kelompok 100% guru PNS/bukan PNS di lingkungan pemerintah Kota Juni 2010

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 45

2 3 4 5 6 7 8

Pelaksanaan Pembelajaran Penilaian Hasil Belajar Pembimbingan Peserta Didik Pelaksanaan Tugas Tambahan Pengembangan Bahan Ajar Peningkatan Kompetensi Guru Pengembangan Profesi (PTK, Lesson Study)

secara individual atau klasikal di MGMP/KKG yang berkaitan kegiatan Pokok beban Kerja Guru, peningkatan Kompetensi dan Pengembangan Profesi Guru

MGMP/KKG

kepribadian dan profesional guru

Tangerang Selatan

Penilaian 1 Kinerja Guru

Guru, mengetahui Nilai Kinerja Guru

Penilaian Kinerja Guru

Data Nilai Kinerja Guru

Observasi Dokumen Perencanaan Pembelajaran, Pelaksanaan Pembelajaran dan Penilaian Hasil Belajar dan Observasi Pelaksanaan Pembelajaran di kelas

Pemetaan Mutu 100% Guru di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan

Pebruari 2010

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 46

Kompetensi Guru

Guru, Mengetahui Nilai KOmpetensi Guru

Uji Kompetensi Guru

Data Nilai Uji Kompetensi Guru

Uji KOmpetensi Guru

Pemetaan 100% Guru di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan Kelengkapan administrasi Guru, Terlaksananya Penilaian Hasil Belajar sesuai dengan peraturan yang berlaku

Maret 2010

Monitoring 1 Administrasi Pembelajaran 2 Penilaian Hasil Belajar (UH, UTS, UAS, UKK, US,UN) Ketahanan Pembelajaran Standar Mutu Pembelajaran Pengembangan Profesi Guru Pengadaan dan Pemanfaatan sumber belajar

3 4

Guru, Memantau dokumen administrasi sekolah, keterlaksanaan Penilaian Hasil Belajar, Ketahanan Pembelajaran dan Mutu Pembelajara serta Pemanfaan Sumber Belajar

Monitoring/Pemanta uan berkala sesuai pelaksanan kegiatan yang dilaksanakan di sekolah

Data adanya dan keterlaksanaan Hasil Pemantauan

Wawancara dan Observasi

Maret 2010 sampai dengan Mei 2011

5 6

Pengawasan Manajerial a. Supervisi 1 Perencanaan Program 2 Pedoman Sekolah 3 Struktur Organisasi Sekolah 4 Pelaksanaan Bidang Kesiswaan

Sekolah, Mengetahui Implementasi Standar Pengelolaan Pendidikan dalam mengelola

Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan

Data Hasil Monitoring dan Evaluasi dan Pembinaan

Observasi Dokumen, Supervisi individual, Supervisi Kelompok, wawancara.

100% sekolah negeri dan swasta dapat melakukan evaluasi diri tentang standar pengelolaan pendidikan di setiap satuan pendidikan dan dapat

Juni tahun 2010

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 47

Pelaksanaan Bidang Kurikulum dan Pembelajaran Pelaksanaan Rencana Kerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pelaksanaan Bidang Sarana dan Prasarana Pelaksanaan Keuangan dan Pembiayaan Pelaksanaan Budaya dan Lingkungan Sekolah Pelaksanaan peran serta masyarakat dan kemitraan sekolah Pengawasan Evaluasi Akreditasi Kepemimpinan Sekolah Sistem Informasi Manajemen

(memanaje) pendidikan di sekolah

meningkatkan mutu sekolah.

7 8 9 10

11 12 13 14 15

b.

Pembinaan

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 48

Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan

Sekolah, Mensosialisasikan SNP dan Bimbingan Teknis Strategi Pencapaian SNP dan Pengembangannya untuk Peningkatan Mutu Sekolah Kepala Sekolah, Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Mutu Kepala sekolah Wakil Kepala Sekolah, Memfasilitasi Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Mutu Wakil Kepala sekolah Tenaga Administrasi, Memfasilitasi Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Mutu Tenaga Administrasi

Sosialisasi dan Bimbingan Teknis

sekolah dapat mengimplementasi kan dan mengembangkan Standar Nasional Pendidikan secara bertahap.

Evaluasi diri dan Pembimbingan

100% sekolah negeri dan swasta dapat meningkatkan kinerja sekolahnya, sehingga level mutu sekolah meningkat dari tahun sebelumnya.

Agustus 2010

Peningkatan Kompetensi dan Kinerja Kepala Sekolah

Diklat

Meningkatnya Kompetensi dan Kinerja Kepala Sekolah Meningkatnya Kompetensi dan Kinerja Wakil Kepala Sekolah

Evaluasi diri dan Pembimbingan

100% kepala sekolah negeri/swasta mampu meningkatkan kompetensi dan kinerjanya. 100% wakil kepala sekolah negeri/swasta mampu meningkatkan kompetensi dan kinerjanya.

Agustus 2010

Peningkatan Kompetensi dan Kinerja Wakil Kepala Sekolah

Diklat

Evaluasi diri dan Pembimbingan

Agustus 2010

Peningkatan Kompetensi dan Kinerja Tenaga Administrasi

Diklat

Meningkatnya Kompetensi dan Kinerja Tenaga Administrasi

Evaluasi diri dan Pembimbingan

100% Tenaga Administrasi negeri/swasta mampu meningkatkan kompetensi dan kinerjanya.

Agustus 2010

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 49

Peningkatan Kompetensi dan Kinerja Tenaga Laboratorium

Peningkatan Kompetensi dan Kinerja Tenaga Perpustakaan

Tenaga Laboratorium, Memfasilitasi Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Mutu Tenaga Laboratorium Tenaga Perpustakaan, Memfasilitasi Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Mutu Tenaga Perpustakaan

Diklat

Meningkatnya Kompetensi dan Kinerja Tenaga Laboratorium

Evaluasi diri dan Pembimbingan

100% Tenaga Laboratorium negeri/swasta mampu meningkatkan kompetensi dan kinerjanya. 100% Tenaga Perpustakaan negeri/swasta mampu meningkatkan kompetensi dan kinerjanya.

Agustus 2010

Diklat

Meningkatnya Kompetensi dan Kinerja Tenaga Perpustakaan

Evaluasi diri dan Pembimbingan

Agustus 2010

c.

Penilaian 1 Kinerja Sekolah Sekolah, Mengetahui Level Mutu Sekolah Penilain Kinerja Sekolah Data Nilai Kenerja Sekolah Wawancara dan Observasi Pemetaan Mutu 100% sekolah negeri/swasta di Kota Tangerang Selatan pada setiap jenjang Pemetaan Mutu 100% kepala sekolah negeri/swasta di Kota Tangerang Selatan pada setiap jenjang September 2010

Kinerja Kepala Sekolah

Kepala Sekolah, Mengetahu Nilai KInerja Kepala Sekolah

Penilain Kinerja Kepala Sekolah

Data Nilai Kenerja Kepala Sekolah

Wawancara dan Observasi

September 2010

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 50

Wakil Kepala Sekolah

Wakil Kepala Sekolah, Mengetahui Nilai Kinerja Wakil Kepala Sekolah Tenaga Administrasi, MengetahuiNilai Kinerja Tenaga Administrasi. Tenaga Laboratorium, Mengetahui Nilai Kinerja Tenaga Laboratorium Tenaga Perpustakaan, Mengetahui NIlai Kinerja Tenaga Perpustakaan Penanggung Jawab Sarana Prasarana, Mengetahui Nilai Kinerja Penangung Jawab Sarana Prasarana

Penilain Kinerja Wakil Kepala Sekolah

Data Nilai Kenerja Wakil Kepala Sekolah

Wawancara dan Observasi

Pemetaan Mutu 100% wakil kepala sekolah negeri/swasta di Kota Tangerang Selatan pada setiap jenjang Pemetaan Mutu 100% Tenaga Administrasi sekolah negeri/swasta di Kota Tangerang Selatan pada setiap jenjang Pemetaan Mutu 100% Tenaga Laboratorium sekolah negeri/swasta di Kota Tangerang Selatan pada setiap jenjang Pemetaan Mutu 100% Tenaga Perpustakaan sekolah negeri/swasta di Kota Tangerang Selatan pada setiap jenjang Pemetaan Mutu 100% Tenaga Perpustakaan sekolah negeri/swasta di Kota Tangerang Selatan pada setiap jenjang

September 2010

Kinerja Tenaga Administrasi

Penilain Kinerja Tenaga AdministrasiSekolah

Data Nilai Kenerja Tenaga Administrasi

Wawancara dan Observasi

September 2010

Kinerja Tenaga Laboratorium

Penilain Kinerja Tenaga Laboratorium

Data Nilai Kenerja Tenaga Laboratorium

Wawancara dan Observasi

September 2010

Kinerja Tenaga Perpustakaan

Penilain Kinerja Tenaga Perpustakaan

Data Nilai Kenerja Tenaga Perpustakaan

Wawancara dan Observasi

September 2010

Kinerja Penanggung Jawab Sarana Prasarana

Penilaian Kinerja Penanggung Jawab Sarana Prasarana

Data Nilai Kinerja Penanggung Jawab Sarana Prasarana

Wawancara dan Observasi

September 2010

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 51

Monitoring 1 Penjaminan/standar mutu pendidikan,

Sekolah. Mengetahui Keterlaksanaan Standar Nasional Pendidikan Sekolah, Memantau Keterlaksanaan PPDB

Pemantauan

Data Hasil Pemantauan dan Saran Perbaikan

Wawancara dan Observasi

100% sekolah negeri dan swasta dapat terpantau Implementasi SNP di setiap sekolahnya 100% sekolah dapat melaksanakan PPDB sesuai kebijakan dan POS yang dikeluarkan oleh pemerintah 100% sekolah dapat melaksanakan rapat dinas dengan tertib, teratur dan hasil rapat terdokumentasi/teradmi nistrasi dengan baik. 100% sekolah dapat bekerjasama dan melayani masyarakat dengan baik 100% sekolah dapat melaksanakan tertib administrasi sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku.

Juni 2010

Penerimaan siswa baru

Pemantauan

Data Hasil Pemantauan dan Saran Perbaikan

Wawancara dan Observasi

Juni 2010

Rapat Guru dan Staf Sekolah

Sekolah, Memantau Keterlaksanaan Rapat Sekolah

Pemantauan

Data Hasil Pemantauan dan Saran Perbaikan

Wawancara dan Observasi

Agustus 2010

Hubungan Sekolah dengan Masyarakat

Sekolah, Memantau Hubungan Sekolah dengan masyarakat

Pemantauan

Data Hasil Pemantauan dan Saran Perbaikan

Wawancara dan Observasi

September 2010

Administrasi sekolah

Sekolah, Memantau Kelengkapan Administrasi Sekolah

Pemantauan

Data Hasil Pemantauan dan Saran Perbaikan

Wawancara dan Observasi

September 2010

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 52

Manajemen Sekolah

Sekolah, Memantau Sistem Manajemen Sekolah Sekolah, Memantau Lingkungan Sekolah untuk memastikan suasana kondusif untuk pembelajaran

Pemantauan

Data Hasil Pemantauan dan Saran Perbaikan Data Hasil Pemantauan dan Saran Perbaikan

Wawancara dan Observasi

100% sekolah dapat mengimplementasikan sistem manajemen yang baik 100% sekolah dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pembelajaran

September 2010

Lingkungan Sekolah

Pemantauan

Wawancara dan Observasi

September 2010

7 C. PELAPORAN 1 Laporan Pengawasan Akademik dan Manajerial per Gugus

Rekapitulasi Laporan Pengawasan Akademik dan Manajerial Kota Tangerang Selatan

Pengawas, Penyusunan Laporan Pengawasan Akademik dan Manajerial per gugus Pengawas. Penyusunan Rekapitulasi Hasil Laporan Pengawasan Akademik dan Manajerial Kota Tangerang Selatan

Kegiatan Individu

Laporan Tahunan Pengawasan Gugus

Laporan Tahunan Individu Pengawasan sekolah pada Gugus Binaan masing-masing

Desember 2010

Rapat Kerja

Rekapitulasi Hasil Laporan Tiap Gugus -

Rekapitulasi Laporan Pengawasan Sekolah setiap gugus di Kota Tangerang Selatan

Desember 2010

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 53

Laporan Pengawasan Tahunan Kota TAngerang Selatan:

Pengawas, Rapat Pleno Penyusunan Laporan Pengawasan Akademik dan Manajerial Kota Tangerang Selatan

Rapat Pleno Pengawas Kota Tangerang Selatan

Laporan Tahunan Pengawasan Kota Tangerang Selatan -

Laporan Tahunan Pengawasan Sekolah di Lingkungan Pemerintah KOta Tangerang Selatan yang disahkan rapat pleno Pengawas Kota Tangerang Selatan

Desember 2010

PROGRAM TINDAK LANJUT 1 Analisis Hasil Monitoring, Supervisi, Penilaian dan Pembinaan pada Pengawasan Akademik 2 Analisis Hasil Monitoring, Supervisi, Penilaian dan Pembinaan pada Pengawasan Manajerial Penyusunan Program Tindak Lanjut sebagai salah satu acuan Penyusunan Perogram Pengawasan Tahunan berikutnya

Pengawas, Pengkajian Hasil Pelaporan Tahunan Pengawasan Sekolah Kota Tangerang Selatan

Rapat Kerja

Program Tindak Lanjut Pengawasan Sekolah

100% pengawas dapat membuat Program Tindak Lanjut Kepengawasan

Desember 2010

Desember 2010

Pengawas, Penyusunan Program Tindak Lanjut yang dituangkan dalam Program Tahunan Pengawasan Sekolah Tahun 2011

Rapat Pleno

Program Tahunan Pengawasan Sekolah tahun 2011

100% Pengawas Kota Tangerang Selatan dapat berperan aktif dalam Penyusunan Program Tahunan Pengawasan tahun 2011

Desember 2010

Menyetujui:

Mengetahui: Page 54

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan

Koordinator Pengawas Kota Tangerang Selatan

Pengawas Pembina SMA,


Disdik Kota Tangerang Selatan

Drs. Dadang Sofyan, M.M. Pembina Tk. 1/IV/b NIP. NIP. 19610124 198603 1 006

H. Otong Suherlan, S.Pd., MM Pembina/I/a NIP. 19510808 197307 1 001

Iis Nurhayati, S.Pd. Pembina/IV/ a NIP. 19690429 199201 2 001

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 55

Form: PS. 04

PROGRAM PENGAWASAN SEMESTER


Sekolah : ........................................................................ Kepala sekolah : ........................................................................ Alamat : ........................................................................

Pengawas sekolah : .................................................................. Tahun Pelajaran : ........../.......... Semester : Ganjil/Genap

A. Visi dam Misi Sekolah Binaan ............................................................................................................................................... ............................................................................................................................................... ............................................................................................................................................... ... B. Identifikasi Masalah(yang harus dipecahkan melalui kegiatan pengawasan sekolah) 1. ................................................................................. 2. ................................................................................. dst. C. Deskripsi Kegiatan Indikator Keberhasilan Deskripsi Kegiatan (MetodeKerja/ Teknik)

No. 1 2 3 dst.

Tujuan

Sasaran

Waktu

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 56

Rencana Tindak Pengwasan dalam PIGP


No (1) 1 Kegiatan (2) Tujuan (3) Sasaran (4) Hasil yang diharapkan (5) Waktu (6) Penanggung Jawab (7)

Form: PS.05

Tempat (8)

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 57

JADWAL KEGIATAN PENGAWASAN PIGP Pada sekolah ................................................................... Jalan ................................................................................................ .


Bulan / Minggu ke No Kegiatan Perencanaan Pengawasan Pelaksanaan Pengawasan 2.1 Monitoring 2.1 Pembinaan 2.3 Penilaian 4 5 6 Evaluasi Pelaporan dan Program Tindak Lanjut ....

Form: PS.06

Bulan Bulan keBulan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan ke-1 2 ke-3 ke-4 ke-5 ke-6 ke-7 ke-8 ke-9 ke-10 ke-11 ke-12 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1 2

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 58

Form: PS: 07 JADWAL MONITORING PIGP Pada sekolah ...................................................................

Jalan .................................................................................................
Bulan / Minggu ke Bulan ke- Bulan Ke- Bulan Ke- Bulan ke- Bulan ke- Bulan ke- Bulan Ke- Bulan ke- Bulan ke- Bulan ke- Bulan ke1 2 3 4 5 6 7 8 9 11 12 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

No.

Kegiatan Monitoring Kegiatan PIGP Tahap Persiapan Monitoring Kegiatan PIGP Tahap Pembimbingan Monitoring Kegiatan PIGP Tahap Penilaian Monitoring Kegiatan PIGP Tahap Pelaporan

1. 2. 3 4

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 59

Form: PS.08

Instrumen Moitoring PIGP


No
1.

Aspek
Persiapan Apakah Progam Induksi telah tertuang dalam Rencana Kerja Sekolah? Apakah program Induksi telah teranggarkan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah? Apakah sekolah telah memiliki dokumen Program Induksi dan dokumen pendukungnya? a. Permendiknas dan Lampiran tentang Program Induksi b. Panduan Kerja c. Pedoman Program Induksi d. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) e. Kalender Pendidikan f. Struktur Oranisasi Sekolah g. Pembagian Tugas Guru h. Pembagian Tugas Tenaga Kependidikan i. Peraturan Akademik j. Tata Tertib ekolah/Madrasah k. l. Kode Etik Sekolah/Madrasah m. Biaya Operasional Sekolah/madrasah

Hasil Monitoring

Dokumen Pendukung
Pelaksanaan Program Induksi yang tertuang dalam RencanaKerja Sekolah Alokasi dana pada Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS)

Ya

Tidak

2.

Ya

Tidak

3.

Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya

Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak

Bukti dokumen

4.

Apakah Kepala Sekolah/Madrasah menyusun Buku Pedoman Program Induksi? Apakah kepala sekolah melakukan analisis kebutuhan? Apakah kepala sekolah memberi tugas guru yang profesional untuk menjadi pembimbing? Apakah sekolah memiliki guru yang

Buku Pedoman Program Induksi Ya Tidak

5.

Ya

Tidak

Lembar Analisis Kebutuhan yang telah diisi Surat Tugas Pembimbing

6.

Ya

Tidak

7.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 62

memenuhi kriteria sebagai pembimbing? 8. Apakah kepala sekolah berkonsultasi dengan pengawas sekolah tentang pelaksanaan program Induksi? Apakah kepala sekolah mensosialisasikan Program Induksi kepada warga sekolah? B. Pelaksanaan a. Pengenalan Lingkungan Sekolah Apakah pembimbing memperkenalkan situasi dan kondisi sekolah/madrasah kepada guru pemula? Apakah pembimbing melakukan pembimbingan dalam menyusunan perencanaan dan pelaksanaan proses pembelajaran dan tugas terkait lainnya? Apakah guru pemula mengamati situasi dan kondisi sekolah serta lingkungannya, termasuk melakukan observasi di kelas sebagai bagian pengenalan situasi? Apakah guru pemula mempelajari Buku Pedoman dan Panduan Kerja bagi guru pemula, data-data sekolah/madrasah, tata tertib sekolah/madrasah, dan kode etik guru? Apakah guru pemula mempelajari ketersediaan dan penggunaan sarana dan sumber belajar di sekolah/madrasah? Apakah guru pemula mempelajari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan? b. Pelaksanaan pembimbingan Apakah Pembimbingan Tahap 1 dilaksanakan pada bulan ke-2? Apakah guru pemula bersama pembimbing menyusun Silabus dan Rencana Pelaksanaan pembelajaran/Pembimbingan (RPP) yang akan digunakan pada pertemuan minggu-minggu pertama.? Apakah guru pemula bersama pembimbing menyusun Rencana

Ya

Tidak

Keberadaan pembimbing sesuai kriteria Notula dan Daftar Hadir Rapat

Ya

Tidak Bukti Sosialisasi (notula, daftar hadir, dll), hasil wawancara dengan warga sekolah

9.

Ya

Tidak

1.

Ya

Tidak

Hasil wawancara guru pemula Hasil wawancara guru pemula Dan Lembar Observasi Pembelajaran

2.

Ya

Tidak

3.

Ya

Tidak

Hasil wawancara guru pemula Dan Lembar Observasi Pembelajaran

4.

Ya

Tidak

Hasil wawancara guru pemula

5.

Ya

Tidak

Hasil wawancara guru pemula

6.

Ya

Tidak

Hasil wawancara guru pemula

1.

Lembar Observasi Pembelajaran Ya Tidak Silabus dan RPP yang dikembangkan guru Pemula

2.

Ya

Tidak

3.

Ya

Tidak

Lembar RPK

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 63

4.

5.

6.

7.

8.

9.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan untuk tahun pertama masa induksi? Apakah selama pembimbingan pembimbing memberi motivasi tentang pentingnya tugas guru? Apakah selama pembimbingan, pembimbing memberi arahan tentang perencanaan pembelajaran/pembimbingan, pelaksanaan pembelajaran/pembimbingan dan penilaian hasil belajar/bimbingan siswa? Apakah selama pembimbingan pembimbing memberi kesempatan untuk melakukan observasi pembelajaran di kelas dengan menggunakan Lembar Observasi Pembelajaran? Apakah selama pembimbingan pembimbing melibatkan guru pemula dalam kegiatan-kegiatan di sekolah? Apakah selama pembimbingan pembimbing memberi arahan dalam menyusun rencana dan pelaksanaan program pada kegiatan yang menjadi tugas tambahan? Apakah pembimbing dan guru pemula menentukan fokus elemen kompetensi yang akan diobservasi? Apakah guru pemula mengisi lembar refleksi setelah ada kesepakatan fokus elemen kompetensi yang akan diobservasi Apakah guru pemula melakukan refleksi pada pasca observasi Apakah pembimbing memberi umpan balik dari hasil observasi dan refleksi?

PK yang digunakan

Ya

Tidak

Hasil wawancara dengan guru pemula tentang Pembimbing Bukti dokumen pembimbingan

Ya

Tidak

Ya

Tidak

Lembar Observasi Pembelajaran Guru lain

Ya

Tidak

Surat Tugas dan Bukti Kegiatan

Ya

Tidak

Hasil wawancara Guru pemula

Ya

Tidak

Hasil wawancara dengan guru pemula Lembar obserasi dan Refleksi Pembelajaran Lembar Refleski yang telah diisi

10.

Ya

Tidak

11.

Ya

Tidak

Lembar Refleksi yang telah diisi Hasil wawancara dengan guru pemula, Umpan balik yang tertulis pada Lembar Observasi Pembelajaran Jumlah Lembar Observasi yang telah diisi Lembar Observasi pembelajaran yang telah Diisi (tangal pelaksanaan)

12.

Ya

Tidak

13.

14.

Apakah pembimbing melakukan observasi lebih dari atau sama dengan enam kali? Apakah pembimbing melakukan observasi pembelajaran di bulan ke 29? Penilaian

Ya

Tidak

Ya

Tidak

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 64

15.

Apakah kepala sekolah melakukan obserasi pembelajaran Ya Tidak

Lembar Observasi pembelajaran yang telah Diisi (tangal pelaksanaan) Lembar Observasi pembelajaran yang telah Diisi (tangal pelaksanaan) oleh kepala sekolah Lembar Observasi pembelajaran yang telah Diisi (tangal pelaksanaan) oleh pengawas Sekolah Lembar Observasi pembelajaran yang telah Diisi (tangal pelaksanaan) oleh pengawas sekolah Lembar Observasi pembelajaran yang telah Diisi (tangal pelaksanaan) oleh kepala sekolah Lembar Observasi pembelajaran yang telah Diisi (tangal pelaksanaan) oleh pengawas sekolah Draft Laporan Penilaian Kinerja Guru Pemula beserta dokumen pendukung

16.

Apakah kepala sekolah melakukan observasi pembelajaran lebih dari atau sama dengan tiga kali? Apakah pengawas sekolah melakukan obserasi pembelajaran

Ya

Tidak

17.

Ya

Tidak

18.

Apakah pengawas sekolah melakukan observasi pembelajaran lebih dari atau sama dengan dua kali? Apakah kepala sekolah melakukan observasi pembelajaran di bulan ke10? Apakah pengawas sekolah melakukan observasi pembelajaran di bulan ke10? Pelaporan Apakah kepala sekolah menyusun draft Laporan Penilaian Kinerja Guru pemula dengan mendiskusikan hasil dengan pembimbing dan pengawas sekolah? Apakah kepala sekolah dalam menentukan keputusan mempertimbangkan pendapat pembimbing dan pengawas sekolah? Apakah Laporan Penilaian Kinerja Guru Pemula ditandatangani oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah? Apakah kepala sekolah mengajukan penerbitan sertifikat Program Induksi telah sesuai dengan ketentuan ?

Ya

Tidak

19.

Ya

Tidak

20.

Ya

Tidak

1.

Ya

Tidak

2.

Ya

Tidak

3.

Ya

Tidak

4.

Ya

Tidak

Daftar hadir dan notula rapat pengambilan keputusan Penilaian Kinerja Guru Pemula pada Program Induksi Laporan Penilaian Kinerja Guru Pemula yang telah ditanda tangani oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah Surat pengajuan penerbitan Sertifikat Program Induksi

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 65

LAMPIRAN FORMAT IMPLEMENTASI PROGRAM INDUKSI BAGI GURU PEMULA


TAHAP PENGENALAN SEKOLAH/MADRASAH DAN LINGKUNGANNYA
BULAN PERTAMA
PIHAK YANG TERLIBAT:
KEPALA SEKOLAH PEMBIMBING GURU PEMULA

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 66

Form: PB: 04 Checklist Tugas Pembimbing dalam PIGP

No. 1. 2. 3. 4. 5.

Aktivitas yang dilakukan Apakah saya sudah melakukan penyambutan terhadap guru pemula? Apakah guru pemula sudah saya kenalkan kepada guru lain atau staf di sekolah? Apakah guru pemula sudah saya kenalkan dengan pembimbing atau staf yang akan membantunya pada awa-awal tugasnya? Apakah guru pemula sudah saya kenalkan terhadap lingkungan sekolah? Apakah saya sudah mengajak guru pemula mengunjungi ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, ruang tata usaha, dan sarana pendukung lainnya di sekolah? Apakah guru pemula sudah saya kenalkan dengan budaya di sekolah? Apakah guru pemula sudah saya kenalkan dengan kebiasaan di sekolah untuk saling menyapa bila bertemu dengan rekan? Apakah saya sudah mengajak guru pemula untuk melakukan pertemuan setiap pagi sebelum pelajaran dimulai? Apakah saya sudah mengajak guru pemula untuk memecahkan masalah, kendala, dan kesulitan-kesulitan yang ditemukan? Apakah saya sudah mengajak guru pemula melakukan refleksi sebelum meninggalkan sekolah? Apakah saya sudah mengenalkan struktur organisasi sekolah kepada guru pemula? Apakah saya sudah mengenalkan Kurikulum Sekolah kepada guru pemula? Apakah saya sudah mengenalkan visi, misi dan tujuan sekolah kepada guru pemula? Apakah saya sudah mengenalkan tentang prinsip-prinsip pembelajaran dan penilaian sesuai tuntutan KTSP? Apakah saya sudah memberikan daftar absensi siswa yang akan diajarnya? Apakah saya sudah memberikan buku nilai siswa yang akan diajarnya? Apakah saya sudah memberikan jadwal pelajaran yang berlaku tahun pelajaran berjalan? Apakah saya sudah memberikan format-format administrasi yang akan digunakan kelak ketika guru pemula melaksanakan tugas? Apakah saya sudah mengingatkan guru pemula untuk menyiapkan perangkat pembelajaran? (silabus, RPP, instrumen penilaian, LKS, media pembelajaran) Apakah saya sudah menyarankan guru pemula untuk mengikuti kegiatan di MGMP? Apakah saya sudah menyampaikan kepada guru pemula untuk bersikap positif, konstruktif dan kooperatif? Apakah saya sudah menyarankan kepada guru pemula untuk mengungkapkan halhal yang diharapkan? Apakah saya sudah menyampaikan kepada guru pemula agar siap untuk mendengarkan dengan baik ketika mengikuti pertemuan sebelum diberi kesempatan untuk menyampaikan gagasan? Apakah saya sudah menjelaskan kepada guru pemula untuk bersikap mendukung kebijakan sekolah yang sudah disepakati bersama? Apakah saya sudah menanyakan, apakah guru pemula sudah merasa aman dan nyaman bertugas di sekolah ini?

Kenyataan Ya Tidak

6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23.

24. 25.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 67

Evaluasi Diri Guru Pemula (guru mata pelajaran/kelas)

Form: GP.01a

Perhatikan pernyataan berikut dan lengkapilah sesuai pendapat anda. Anda dapat menggunakan pendapat yang anda tuliskan sebagai dasar anda berdiskusi dengan pembimbing tentang sasaran dan penyusunan rencana pengembangan profesional untuk pertama atau mungkin tahun kedua mengajar. Lengkapi semua penyataan berikut: 1. Saya memilih menjadi guru karena .................................................................................................................................................................... 2. Alasan saya mengajar mata pelajaran di kelas karena .................................................................................................................................................................... 3. Perasaan saya pertama kali mengajar di kelas adalah .................................................................................................................................................................... 4. Menurut saya, para siswa menyukai saya saat berada pada situasi .................................................................................................................................................................... 5. Perilaku siswa yang paling menjengkelkan saya diantaranya .................................................................................................................................................................... 6. Saya mengetahui siswa menyukai atau tidak pelajaran saya melalui .................................................................................................................................................................... 7. Beberapa hal yang tidak saya lakukan namun diharapkan siswa untuk dilakukan adalah .................................................................................................................................................................... 8. Ketika para siswa marah di kelas, saya biasanya melakukan .................................................................................................................................................................... 9. Sebagai guru kelebihan saya dalam hal mengajar adalah .................................................................................................................................................................... 10. Menurut saya perilaku saya yang sering menimbulkan masalah di kelas adalah ................................................................................................................................................................... 11. Setelah mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan di kelas saya biasanya melakukan .................................................................................................................................................................... 12. Setelah mengalami hal-hal yang menyenangkan di kelas biasanya saya ................................................................................................................................................................... 13. Pendekatan psikologis apa yang telah saya lakukan pada siswa, untuk mencapai prestasi belajar maksimal ...................................................................................................................................................................

Lembar ini merupakan evaluasi diri. Anda tidak harus menunjukkannya kepada orang lain. Gunakanlah untuk memulai pembicaraan anda dengan pembimbing tentang pengajaran di kelas. Form: GP.01b Ealuasi Diri Guru Pemula Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012 Page 68

(Guru BK/Konselor) Perhatikan pernyataan berikut dan lengkapilah sesuai pendapat anda. Anda dapat menggunakan pendapat yang anda tuliskan sebagai dasar anda berdiskusi dengan pembimbing tentang sasaran dan penyusunan rencana pengembangan profesional untuk pertama atau mungkin tahun kedua mengajar. Lengkapi semua penyataan berikut: 1. Saya memilih menjadi guru BK karena ............................................................................................................................................................. 2. Alasan saya memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada siswa karena ............................................................................................................................................................. 3. Perasaan saya pertama kali memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada siswa adalah ............................................................................................................................................................. 4. Menurut saya, para siswa menyukai saya saat berada pada situasi ............................................................................................................................................................. 5. Perilaku siswa yang paling menjengkelkan saya diantaranya ............................................................................................................................................................. 6. Saya mengetahui siswa menyukai atau tidak layanan bimbingan dan konseling saya melalui ............................................................................................................................................................. 7. Beberapa hal yang tidak saya lakukan namun diharapkan siswa untuk dilakukan adalah ............................................................................................................................................................. 8. Ketika para siswa marah kepada guru BK, saya biasanya melakukan ............................................................................................................................................................. 9. Sebagai guru BK kelebihan saya dalam memberikan layanan BK adalah ............................................................................................................................................................. 10. Menurut saya perilaku saya yang sering menimbulkan masalah adalah .............................................................................................................................................................. ............................................................................................................................................................. 11. Setelah mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan saya biasanya melakukan ............................................................................................................................................................. 12. Setelah mengalami hal-hal yang menyenangkan biasanya saya ............................................................................................................................................................. 13. Pendekatan psikologis apa yang telah saya lakukan pada siswa, untuk mencapai prestasi belajar maksimal ............................................................................................................................................................. Lembar ini merupakan evaluasi diri. Anda tidak harus menunjukkannya kepada orang lain. Gunakanlah untuk memulai pembicaraan anda dengan pembimbing tentang layanan BK di sekolah

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 69

Form: GP.02a Evaluasi Diri Guru Mata Pelajaran/Kelas


NO I. 1. 2. 3. 4. II. A. 5. B. 6. 7. 8. 9. 10. C. 11. III. 12. 13. TUGAS UTAMA / INDIKATOR KIERJA GURU PERENCANAAN PEMBELAJARAN Guru memformulasikan tujuan pembelajaran dalam RPP sesuai dengan kurikulum/silabus dan memperhatikan karakteristik peserta didik Guru menyusun bahan ajar secara runut, logis, kontekstual dan mutakhir Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang efektif Guru memilih sumber belajar/ media pembelajaran sesuai dengan materi dan strategi pembelajaran PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN YANG AKTIF DAN EFEKTIF Kegiatan pendahuluan Guru memulai pembelajaran dengan efektif Kegiatan inti Guru menguasai materi pelajaran Guru menerapkan pendekatan/strategi pembelajaran yang efektif Guru memanfaatan sumber belajar/media dalam pembelajaran Guru memicu dan/atau memelihara keterlibatan siswa dalam pembelajaran Guru menggunakan bahasa yang benar dan tepat dalam pembelajaran Kegiatan penutup Guru mengakhiri pembelajaran dengan efektif PENILAIAN PEMBELAJARAN Guru merancang alat evaluasi untuk mengukur kemajuan dan keberhasilan belajar peserta didik Guru menggunakan berbagai strategi dan metode penilaian untuk memantau kemajuan dan hasil belajar peserta didik dalam mencapai kompetensi tertentu sebagaimana yang tertulis dalam RPP Guru memanfatkan berbagai hasil penilaian untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik tentang kemajuan belajarnya dan bahan penyusunan rancangan pembelajaran selanjutnya Hasil Evaluasi Diri

14.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 70

Evaluasi Diri Guru BK/Konselor DIMENSI TUGAS UTAMA DAN INDIKATOR KINERJA PERENCANAAN LAYANAN BK Guru BK/Konselor dapat menunjukkan landasan keilmuan dan esensi layanan BK pada jalur, jenis dan jenjang pendidikan dalam perencanaan layanan BK. Guru BK/Konselor dapat menyusun atau memilih instrumen, menganalisis data, mengaplikasikan dan mengadministrasikan, serta menggunakan hasil asesmen. Guru BK/Konselor dapat merancang program BK PELAKSANAAN LAYANAN BK A. Persiapan Layanan BK 4. Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan dasar-dasar pelayanan BK dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) B. Pelaksanaan Layanan BK 5. 6. 7. 8. Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan RPL (Satlan/Satkung) dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan prinsip pendidikan dan dimensi pembelajaran dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan tujuan, prinsip, azas, dan fungsi dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan kehidupan pribadi, sosial, kemampuan belajar dan perencanaan karir. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi perolehan pelayanan BK sesuai dengan pertumbuhan fisik dan perkembangan psikologis. Guru BK/Konselor dapar memfasilitasi pengembangan sikap, perilaku dan kebiasaan belajar. Guru BK/Konselor dapat menerapkan pendekatan/model konseling dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dengan pihak terkait dalam pelayanan BK.

Form: GP.02b

No. I 1.

Hasil Evaluasi Diri

2. 3. II

9.

10. 11 12.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 71

13

14 III 15. 16. 17. 18.

Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya pelaksanaan pelayanan BK. C. Penilaian Keberhasilan Layanan BK Guru BK/Konselor dapat melakukan penilaian proses dan hasil pelayanan BK. EVALUASI, PELAPORAN DAN TINDAK LANJUT LAYANAN BK Guru BK/Konselor dapat mengevaluasi program BK. Guru BK/Konselor dapat menyusun laporan pelaksanaan program (Lapelprog) berdasarkan hasil evaluasi program BK. Guru BK/Konselor dapat menentukan arah profesi (peran dan fungsi guru BK/ Konselor). Guru BK/Konselor dapat merancang, melaksanakan, dan memanfaatkan hasil penelitian dalam BK.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 72

Prioritas Pembimbingan Guru Pemula

Form: PB.05

Sekolah: .................................................................................................... Nama Guru Pemula: ...............................................................................

Mata pelajaran/Kelas/Jml peserta didik yang dibimbing*: ...................... No (1) Prioritas pembimbingan (2) Rencana pengembangan (3)

*Diisi mata pelajaran bagi guru mata pelajaran, diisi kelas bagi guru kelas, dan diisi jumlah peserta bimbingan bagi Guru BK/Konselor.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 73

Form: PB.06 Rencana Pengembangan Keprofesian Guru Pemula

Nama: ________________________ Mata Pelajaran Diampu: ______________________ Siapa Yang bisa Membantu

Tujuan

Cara

Kapan

Evaluasi

Tanggal : _______________ Tanda tangan guru pemula: ________________________________

Tanda tangan guru pembimbing: ________________________________

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 74

LAMPIRAN FORMAT IMPLEMENTASI PROGRAM INDUKSI BAGI GURU PEMULA


TAHAP PEMBIMBINGAN (PELAKSANAAN DAN OBSERVASI PEMBELAJARAN)
BULAN Ke 2 9
PIHAK YANG TERLIBAT:
PEMBIMBING GURU PEMULA TIM LESSON STUDY LSBS/KKG/MGMP

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 75

Form: PB: 07b

Contoh Satuan Layanan


Bimbingan dan Konseling Hak dan Kewajiban Siswa dan Tata Tertib Sekolah A. Tugas Perkembangan : Mencapai kematangan gambaran dan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosinal, sosial, intelektual dan ekonomi. B. Kompetensi Dasar nilai: Memiliki kemantapan dalam mematuhi dan melaksanakan nilai yang ada di lingkungan sekolah serta memahami haknya sebagai warga sekolah. C. Topik Layanan D. Bidang Bimbingan E. Jenis Layanan F. Tujuan Layanan : Hak, kewajiban siswa dan tata tertib sekolah. : Bimbingan pribadi , Bimbingan sosial. : Bimbingan Kelompok. : Siswa diharapkan memiliki kemantapan dalam mematuhi dan melaksanakan nilai-nilai yang ada di lingkungan sekolah serta memahami haknya sebagai warga sekolah. : Anggota Kelompok. : :

G. Sasaran layanan H. Uraian Kegiatan 1. Tahap Awal

: -

Ucapan terima kasih Menjelaskan Pengertian Bimbingan kelompok. Menjelaskan Tujuan Bimbingan kelompok Asas Bimbingan kelompok Perkenalan pengakraban Permainan Pembahasan masalah Kesimpulan Tindak lanjut Berdoa

2. Tahap Peralihan

3. Tahap Kegiatan 4. Tahab pengakhiran

: :

I. Metode

: Dinamika kelompok

J. Tempat penyelengaraan: Ruangan BK

K. Waktu

: 2 x 45 menit Page 76

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

L. Penyelengara layanan

: Guru BK

M. Pihak pihak yang terkait : N. Sumper Belajar Seluruh anggota kelompok Wakasek Kesiswaaan Wakasek Humas Kepala Sekolah

: Buku tata tertib sekolah

O. Rencana Penilaian dan Tindak lanjut : 1. Penilaian segera a. Mengetahui hak dan kewajiban sebagai siswa di sekolah b. Melaksanakan hak dan kewajiban sebagai siswa 2. Penilaian jangka pendek a. Persetujuan tata tertib Sekolah b. Melaksanakan manfaat adanya tata tertib sekolah c. Mengkritisi adanya tata tertib sekolah d. Mengetahui penyebab bila ada siswa melanggar tata tertib dan mengatasinya P. Kegiatan Pendukung : Aplikasi Instrumen Bimbingan Himpunan Data

Mengetahui, Kepala SMAN 3 Kota Tangsel

Pamulang, 14 Maret 2012 Guru Pembimbing,

Drs. Sujana, MPd NIP : 1958.06.01.1981.01.1.006

Dra. Hj. Efi Rosita NIP : 1964.12.13.1993.03.2.006

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 77

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah____________________ Lembar Hasil Observasi Pembelajaran Guru Pemula (Guru Mata Pelajaran/Kelas) Pada Penilaian Tahap 1
Nama: Pendidikan terakhir : Institusi pendidikan: Kelas yang diajar: Mata pelajaran yang diampu: A . Jika Skor 4 B. Jika Skor 3 C. Jika Skor 2 D. Jika Skor 1 Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah jam per minggu :

Form: PB.08a

TUGAS UTAMA / INDIKATOR KINERJA GURU I. 1. PERENCANAAN PEMBELAJARAN Guru memformulasikan tujuan pembelajaran dalam RPP sesuai dengan kurikulum/silabus dan memperhatikan karakteristik peserta didik. Guru menyusun bahan ajar secara runut, logis, kontekstual dan mutakhir. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang efektif

Catatan pengamat/penilai

2. 3. 4.

Guru memilih sumber belajar/ media pembelajaran sesuai dengan materi dan strategi pembelajaran. II. PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN YANG AKTIF DAN EFEKTIF A. 5. Kegiatan Pendahuluan Guru memulai pembelajaran dengan efektif

B. Kegiatan Inti 6. 7. 8. 9. Guru menguasai materi pelajaran Guru menerapkan pendekatan/strategi pembelajaran yang efektif Guru memanfaatan sumber belajar/media dalam pembelajaran

Guru memicu dan/atau memelihara keterlibatan siswa dalam pembelajaran 10. Guru menggunakan bahasa yang benar dan tepat dalam pembelajaran C. Kegiatan Penutup 11. Guru mengakhiri pembelajaran dengan efektif III. PENILAIAN PEMBELAJARAN

12. Guru merancang alat evaluasi untuk mengukur kemajuan dan keberhasilan belajar peserta didik 13. Guru menggunakan berbagai strategi dan metode penilaian untuk memantau kemajuan dan hasil belajar peserta didik dalam mencapai kompetensi tertentu sebagaimana yang tertulis dalam RPP. 14. Guru memanfatkan berbagai hasil penilaian untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik tentang kemajuan belajarnya dan bahan penyusunan rancangan pembelajaran selanjutnya Rekomendasi: Guru Pemula, .................................., ............................., ........ Pembimbing

............................................................. Asli untuk guru pemula Salinan untuk kepala sekolah/madrasah

.................................................. Salinan untuk pengawas sekolah/madrasah Salinan untuk dinas pendidikan

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 78

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah____________________ Lembar Hasil Observasi Pembimbingan Guru Pemula (Guru BK (Konselor) Pada Penilaian Tahap 1
Nama: Pendidikan terakhir : Jenis Guru : Pembimbing / Konseling Kelas bimbingan : Institusi pendidikan: A. Jika hasil observasi memperoleh skor 4 B. Jika hasi; observasi memperoleh skor 3 Tugas Utama dan Indikator Kinerja I. Perencanaan Layanan BK Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah siswa bimbingan : Fokus Observasi: C. Jika hasil observasi memperoleh skor 2 D. Jika hasil observasi memperoleh skor 1

Form: PB.08b

Catatan pengamat/penilai

1.

2.

3.

Guru BK/Konselor dapat menunjukkan landasan keilmuan dan esensi layanan BK pada jalur, jenis dan jenjang pendidikan dalam perencanaan layanan BK.. Guru BK/Konselor dapat menyusun atau memilih instrumen, menganalisis data, mengaplikasikan dan mengadministrasikan, serta menggunakan hasil asesmen. Guru BK/Konselor dapat merancang program BK

II. PELAKSANAAN LAYANAN BK A. Persiapan Layanan

4.

Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan teori dan praksis pelayanan BK dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL)
Pelaksanaan Layanan BK

B.

5. Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan RPL (Satlan/Satkung) dalam pelayanan BK. 6. Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan prinsip pendidikan dan dimensi pembelajaran dalam pelayanan BK. 7. Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan tujuan, prinsip, azas, dan fungsi dalam pelayanan BK. 8. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan kehidupan pribadi, sosial, kemampuan belajar dan perencanaan karir. 9. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi perolehan pelayanan BK sesuai pertumbuhan fisik dan perkembangan psikologis. 10. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan sikap, perilaku dan kebiasaan belajar. 11. Guru BK/Konselor dapat menerapkan pendekatan/model konseling dalam pelayanan BK. 12. Guru BK/Konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dengan pihak terkait dalam pelayanan BK. 13. Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya pelaksanaan pelayanan BK. C. Penilaian Keberhasilan Layanan BK 14. Guru BK/Konselor dapat melakukan penilaian proses dan hasil pelayanan BK.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 79

III. Evaluasi dan Pelaporan

15. Guru BK/Konselor dapat mengevaluasi program BK. 16. Guru BK/Konselor dapat menyusun laporan pelaksanaan program (Lapelprog) berdasarkan hasil evaluasi program BK. 17. Guru BK/Konselor dapat menentukan arah profesi (peran dan fungsi guru BK/ Konselor). 18. Guru BK/Konselor dapat merancang, melaksanakan dan memanfaatkan hasil penelitian dalam BK.
Guru Pemula, .............................., .......... 201... Pembimbing

..................................... NIP.

........................................ NIP. Salinan untuk Pengawas Sekolah/Madrasah Salinan untuk Dinas Pendidikan

Asli untuk guru pemula Salinan untuk kepala sekolah/madrasah

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 80

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah____________________ Lembar Refleksi Pembelajaran Guru Mata Pelajaran/Kelas
Nama: Pendidikan terakhir : Institusi pendidikan: Kelas yang diajar: Mata pelajaran yang diampu: TUGAS UTAMA / INDIKATOR KINERJA GURU I. 1. 2. 3. 4. PERENCANAAN PEMBELAJARAN Guru memformulasikan tujuan pembelajaran dalam RPP sesuai dengan kurikulum/silabus dan memperhatikan karakteristik peserta didik. Guru menyusun bahan ajar secara runut, logis, kontekstual dan mutakhir. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang efektif Catatan Refleksi Guru Pemula Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah jam per minggu :

Form: GP.03a

Guru memilih sumber belajar/ media pembelajaran sesuai dengan materi dan strategi pembelajaran. II. PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN YANG AKTIF DAN EFEKTIF A. Kegiatan Pendahuluan 5. Guru memulai pembelajaran dengan efektif

B. Kegiatan Inti 6. 7. 8. 9. Guru menguasai materi pelajaran Guru menerapkan pendekatan/strategi pembelajaran yang efektif Guru memanfaatan sumber belajar/media dalam pembelajaran Guru memicu dan/atau memelihara keterlibatan siswa dalam pembelajaran

10. Guru menggunakan bahasa yang benar dan tepat dalam pembelajaran C. Kegiatan Penutup 11. Guru mengakhiri pembelajaran dengan efektif III. PENILAIAN PEMBELAJARAN

12. Guru merancang alat evaluasi untuk mengukur kemajuan dan keberhasilan belajar peserta didik 13. Guru menggunakan berbagai strategi dan metode penilaian untuk memantau kemajuan dan hasil belajar peserta didik dalam mencapai kompetensi tertentu sebagaimana yang tertulis dalam RPP. 14. Guru memanfatkan berbagai hasil penilaian untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik tentang kemajuan belajarnya dan bahan penyusunan rancangan pembelajaran selanjutnya Rekomendasi:

Guru Pemula, .............................., .......... 201... Pembimbing,

..................................... NIP.

........................................ NIP. Salinan untuk pengawas sekolah/madrasah Salinan untuk dinas pendidikan

Asli untuk guru pemula Salinan untuk kepala sekolah/madrasah

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012 Page 81

Form: GP.03b Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah____________________ Lembar Refleksi Pembimbingan Guru BK/Konselor Pemula

Nama: Pendidikan terakhir : Jenis Guru : Pembimbing / Konseling Kelas bimbingan : Institusi pendidikan: C. Jika hasil observasi memperoleh skor 4 D. Jika hasi; observasi memperoleh skor 3 Tugas Utama dan Indikator Kinerja I. Perencanaan Layanan BK

Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah siswa bimbingan : Fokus Observasi: C. Jika hasil observasi memperoleh skor 2 D. Jika hasil observasi memperoleh skor 1

Catatan Refleksi Guru Pemula

1.

2.

3.

Guru BK/Konselor dapat menunjukkan landasan keilmuan dan esensi layanan BK pada jalur, jenis dan jenjang pendidikan dalam perencanaan layanan BK.. Guru BK/Konselor dapat menyusun atau memilih instrumen, menganalisis data, mengaplikasikan dan mengadministrasikan, serta menggunakan hasil asesmen. Guru BK/Konselor dapat merancang program BK

II. PELAKSANAAN LAYANAN BK A. Persiapan Layanan

4.

Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan teori dan praksis pelayanan BK dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL)

B.

Pelaksanaan Layanan BK

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan RPL (Satlan/Satkung) dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan prinsip pendidikan dan dimensi pembelajaran dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan tujuan, prinsip, azas, dan fungsi dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan kehidupan pribadi, sosial, kemampuan belajar dan perencanaan karir. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi perolehan pelayanan BK sesuai pertumbuhan fisik dan perkembangan psikologis. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan sikap, perilaku dan kebiasaan belajar. Guru BK/Konselor dapat menerapkan pendekatan/model konseling dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dengan pihak terkait dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya pelaksanaan pelayanan BK.

C.

Penilaian Keberhasilan Layanan BK

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 82

14. Guru BK/Konselor dapat melakukan penilaian proses dan hasil pelayanan BK.
III. Evaluasi dan Pelaporan

15. Guru BK/Konselor dapat mengevaluasi program BK. 16. Guru BK/Konselor dapat menyusun laporan pelaksanaan program (Lapelprog) berdasarkan hasil evaluasi program BK. 17. Guru BK/Konselor dapat menentukan arah profesi (peran dan fungsi guru BK/ Konselor). 18. Guru BK/Konselor dapat merancang, melaksanakan dan memanfaatkan hasil penelitian dalam BK.
Mengetahui: Penilai (Pengawas Sekolah/Kepala Sekolah/Pembimbing*) .............................., .......... 201... Guru Pemula

..................................... NIP. *) Pilih salahsatu sesuai penilai Asli untuk guru pemula Salinan untuk kepala sekolah/madrasah

........................................ NIP. Salinan untuk pengawas sekolah/madrasah Salinan untuk dinas pendidikan

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 83

Form: U.01

Lembar Hasil Observasi Pembelajaran Guru Mata Pelajaran/Kelas (Lesson Study)


Sekolah : .. Mata Pelajaran: ............................. Jml Jp : ... Guru Model : .... Topik pelajaran : Hari/Tanggal : .. Waktu : pkl. .. - A. Apakah semua siswa benar-benar telah belajar tentang topik pembelajaran hari ini? Bagaimana proses mereka belajar? (disertai fakta konkrit dan alasannya)

B. Siswa mana yang tidak dapat mengikuti kegiatan pembelajaran pada hari ini? (harus disertai fakta konkrit yang diamati dengan disertai nama siswa) Kaitkan dengan indikator kinerja

C. Mengapa siswa tersebut tidak dapat belajar dengan baik? Menurut anda apa penyebabnya
dan bagaimana alternatif solusinya? (disertai alasan, analisis yang mendalam, dan jika mungkin dasar rujukan yang sesuai)

D. Bagaimana usaha guru dalam mendorong siswa yang tidak aktif untuk belajar? Apakah usaha
tersebut berhasil?

E. Pengalaman/pelajaran berharga apa yang dapat dipetik dari observasi pembelajaran hari ini?

, 2012 Observer,

( .)
Catatan: Format ini dapat digunakan oleh guru BK/Konselor untuk mengumpulkan informasi tentang peserta didik sebagai bahan penyusunan Satuan Layanan.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 84

Lembar Hasil Observasi Layanan Guru BK (Lesson Study)


Sekolah : ... Mata Pelajaran: ................................. Jml Jp : ...... Guru Model : ...... Topik pelajaran : Hari/Tanggal : .. Waktu : pkl. .. - TAHAP KEGIATAN ASPEK URAIAN BIMBINGAN KELOMPOK

Form: U.02

Sikap dan tingkah laku siswa Keterlibatan/keikutsertaan siswa dalam kelompok Rasa empati siswa Konsentrasi siswa Suasana kelompok Minat siswa Keakraban siswa dalam kelompok Kontak mata Respon siswa Kolaborasi siswa dalam kelompok Cara siwa dalam menyampaikan pendapat Menghargai pendapat Refleksi pelaksanaan bimbingan Pengalaman berharga

, 2012 Observer,

( . ) Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012 Page 85

Form: U.03 Catatan Hasil Refleksi (Lesson Study) Indentitas: Nama GP : Sekolah : Mata Pelajaran : No 1 Masalah yang Didiskusikan Data/Fakta Pendukung yang Diungkapkan Analisis Terhadap Permasalahan Alternatif Solusi

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 86

Form: U: 04

Tata Tertib

Dalam Melaksanakan Lesson Study


Pelaksanaan Lesson Study dapat berjalan sesuai harapan, apabila semua pengamat ( observer) yang terlibat dalam kegiatan Lesson Study, memahami aturan-aturan tertentu (tata tertib) yang telah disusun berdasarkan prinsip/filosofi Lesson Study. Adapun tata tertib yang dimaksud meliputi hal-hal yang berkaitan dengan persiapan sebelum pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran berlangsung, refleksi pada pasca observasi. A. Persiapan sebelum Pembelajaran Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum pembelajaran tersebut dimulai adalah sebagai berikut: 1. 2. Pengamat (observer) dan/atau undangan lainnya (bila ada) hendaknya datang paling lambat 5 menit sebelum pembelajaran dimulai. Kedatangan tamu di sekolah hendaknya tidak mengganggu konsentrasi belajar siswa di kelas masing-masing. Karena itu tamu hendaknya tenang, bila berbicara hendaknya tidak menimbulkan kebisingan di sekolah. 3. Pengamat (observer) menyiapkan alat tulis yang diperlukan (buku catatan dan pena). Setiap pengamat (observer) memperoleh lembar observasi dan jika memungkinkan juga memperoleh RPP, LKS atau perangkat pembelajaran lainnya yang telah diperbanyak untuk para pengamat. 4. Denah tempat duduk siswa dan nomor atau nama siswa perlu disiapkan dalam selembar kertas untuk diperbanyak dan dibagikan kepada seluruh pengamat yang datang untuk mempermudah proses pengamatan. B. Pada Waktu Observasi Pembelajaran Hal-hal yang perlu diperhatikan observer selama melaksanakan observasi pembelajaran diantaranya adalah: 1. 2. 3. Pengamat segera memasuki kelas dengan tertib pada waktu yang ditentukan. Pengamat tidak diperkenankan untuk keluar masuk kelas selama proses pembelajaran berlangsung. Pengamat menempati posisi pengamatan yang memungkinkan untuk dapat memperhatikan perubahan wajah dan gerak-gerik siswa ketika mereka sedang belajar. Posisi yang ideal adalah dihadapan siswa. Namun jika siswa berdiskusi saling berhadapan, posisi yang ideal adalah di samping kelompok. Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012 Page 87 dan

4. 5.

Pengamat dapat mengamati sekurang-kurangnya satu kelompok, idealnya dapat mengamati seluruh kelompok di kelas tersebut. Selama observasi pembelajaran pengamat tidak diperkenankan: a. melakukan intervensi baik terhadap guru model maupun siswa dalam bentuk apapun selama proses pembelajaran tersebut berlangsung, misalnya membantu guru model, membagikan LKS, menenangkan siswa, dan membantu pekerjaan siswa. Jika siswa bertanya kepada observer, observer mengarahkan siswa untuk bertanya langsung pada guru; b. mengaktifkan hp dan alat komunikasi sejenis, sebaiknya disetting ke profile silent (bisu) atau getar; c. makan, minum, dan merokok di kelas; d. keluar masuk kelas; e. mengganggu pandangan guru/siswa untuk melakukan interaksi; Jika Anda sedang mendekati kelompok atau berada di tengah-tengah kelas, kemudian tiba-tiba guru ingin memberikan arahan secara klasikal, maka segeralah menepi agar tidak mengganggu pandangan siswa; dan f. mengganggu konsentrasi siswa dalam belajar, misalnya berbicara dengan pengamat lain.

6.

Jika menggunakan kamera untuk mengambil gambar kegiatan belajar (guru/siswa) lampu kilat (flash) hendaknya dimatikan. Kilatan lampu kamera dapat mengganggu atau menghentikan konsentrasi belajar siswa.

7.

Pengamat (observer) melakukan pengamatan yang berfokus pada siswa belajar dengan menggunakan lembar observasi yang tersedia. Jika fenomena yang diamati tidak tercantum dalam lembar observasi, pengamat dapat menambahkannya.

8. 9.

Pengamat (observer) melakukan pengamatan secara penuh sejak awal sampai akhir pembelajaran. Jika memungkinkan kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan seperti orang tua siswa, komite sekolah, pejabat dinas pendidikan, unsur perguruan tinggi, LPMP, PPPTK.

C. Pada Waktu Refleksi Hal-hal yang perlu diperhatikan selama kegiatan refleksi diantaranya adalah: 1. Ruang refleksi Ruangan refleksi hendaknya cukup memuat pengamat yang hadir, yang ditata sedemikian rupa hingga memudahkan untuk bertatap muka antara guru model/moderator dengan pengamat Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012 Page 88

(observer), dan menciptakan suasana kondusif selama proses refleksi tersebut berlangsung (misalnya, penataan ruangan tersebut membentuk huruf U). 2. Moderator dan Notulis Agar proses refleksi berjalan dengan baik, maka dalam kegiatan tersebut harus ditunjuk seorang moderator (untuk memimpin kegiatan refleksi tersebut) dan dipilih salah seorang pengamat untuk menjadi notulis (untuk merekam hasil diskusi yang penting-penting). Sebaiknya, yang ditunjuk sebagai moderator adalah Kepala Sekolah/Wakil Kepala Sekolah/Pengawas/Guru Pembimbing/Fasilitator (koordinator kegiatan Lesson study di sekolah tersebut) yang mengenal siswa dan mengikuti proses pembelajaran yang direfleksi. 3. Peserta Refleksi Peserta refleksi adalah guru model, observer, dan peserta lainnya (hanya sebagai pengamat kegiatan refleksi). Hal-hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan oleh peserta refleksi sebagai berikut: a. Guru Model Melakukan refleksi diri yaitu menyampaikan ketercapaian target pembelajaran yang telah dirancang, kondisi-kondisi khusus yang terjadi pada beberapa siswa saat pembelajaran, dan lain lain b. Observer Dalam kegiatan refleksi, observer perlu melakukan dan memperhatikan hal-hal berikut: Observer menyampaikan komentar terfokus pada hasil pengamatan aktivitas belajar siswa, bukan pada aktivitas guru dalam mengajar memperbanyak pujian dan sesedikit mungkin mengkritik yang negatif Observer dalam menyampaikan komentar berdasarkan data pengamatan saat observasi, bukan berdasarkan pendapat pengamat. Pengamat (observer) dalam menyampaika komentar dengan kalimat yang santun, halus, bijak dan tidak berkesan menggurui, serta menggunakan kata pembelajaran kita untuk mengomentari proses pembelajaran Pengamat (observer) dalam menyampaikan data tentang siswa belajar, perlu mengemukakan penyebab hal itu terjadi (ini merupakan interpretasi) dan bagaimana jalan keluarnya (ini merupakan saran untuk perbaikan pembelajaran selanjutnya). Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012 Page 89

Pengamat (observer) perlu mengemukakan juga pembelajaran apa yang diperoleh/dapat dipetik dari pembelajaran tersebut

Catatan: Agar integrasi lesson study dalam PIGP seluruh proses lesson study mu;ai tahap perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi harus diikuti secara penuh oleh seluruh pemangku kepentingan. Namun, dalam pelaksanaan lesson study seringkali sebagain pemangku kepentingan beranggapan bahwa kegiatan open lesson/buka kelas dan refleksi adalah kegiatan guru, karena itu hanya gurulah yang berhak melakukan secara intensif mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan refleksi. Namun sebenarnya tidaklah demikian. Agar dapat memahami dan menghayati bagaimana siswa belajar dan permasalahan apa saja yang bersangkutan dengan proses pembelajaran, maka semua yang berkepentingan dengan pendidikan (kepala sekolah, wakil, pengawas, Pimpinan dan Staf Dinas Pendidikan, dosen perguruan tinggi) ikut secara aktif terutama pada waktu pelaksanaan pembelajaran (obsevasi) dan refleksi. Pelaksanaan dan refleksi merupakan inti dari SP. Di kedua tahapan (observasi dan refleksi) itu kita dapat belajar bagaimana siswa belajar, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi dan apa saja yang diperlukan siswa dalam belajar. Di kedua tahapan itu kita juga dapat menjadi peneliti dengan jalan mengamati dan menganalisis, yang kemudian menyampaikan secara lisan pada waktu diskusi refleksi. Sekiranya pada waktu diskusi refleksi tidak dapat hadir, pengamat dapat menyerahkan catatan refleksinya untuk dibacakan moderator.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 90

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah ............................................................... Laporan Hasil Pembimbingan Guru Mata Pelajaran/Kelas Pemula
A. Identitas Nama Pendidikan terakhir Institusi pendidikan : : Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi : : : : Hasil Pembimbingan/Penilaian Pembimbing pada observasi ke: Ke-3 Ke-4 Ke-5 Tgl ... Tg; Tgl. ...

Form: PB.09a

Mata Pelajaran diampu : B. Hasil Pembimbingan/Penilaian

Dimensi Tugas Utama Dan Indikator Kinerja


1. 2. 3. 4.
I. PERENCANAAN PEMBELAJARAN Guru memformulasikan tujuan pembelajaran dalam RPP sesuai dengan kurikulum/silabus dan memperhatikan karakteristik peserta didik. Guru menyusun bahan ajar secara runut, logis, kontekstual dan mutakhir. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang efektif Guru memilih sumber belajar/ media pembelajaran sesuai dengan materi dan strategi pembelajaran. II. PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN YANG AKTIF DAN EFEKTIF A. Kegiatan Pendahuluan Guru memulai pembelajaran dengan efektif B. Kegiatan Inti Guru menguasai materi pelajaran Guru menerapkan pendekatan/strategi pembelajaran yang efektif Guru memanfaatan sumber belajar/media dalam pembelajaran Guru memicu dan/atau memelihara keterlibatan siswa dalam pembelajaran Guru menggunakan bahasa yang benar dan tepat dalam pembelajaran C. Kegiatan Penutup Guru mengakhiri pembelajaran dengan efektif III. PENILAIAN PEMBELAJARAN Guru merancang alat evaluasi untuk mengukur kemajuan dan keberhasilan belajar peserta didik Guru menggunakan berbagai strategi dan metode penilaian untuk memantau kemajuan dan hasil belajar peserta didik dalam mencapai kompetensi tertentu sebagaimana yang tertulis dalam RPP. Guru memanfatkan berbagai hasil penilaian untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik tentang kemajuan belajarnya dan bahan penyusunan rancangan pembelajaran selanjutnya

ke-1 Tgl. ....

ke-2 Tgl. ...

Ke-6 Tgl ...

dst

Catatan Pembimbingan/Penilaian

5 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14.

Mengetahui: Kepala Sekolah/Madrasah, ..

......................................, ........................................, ................. Pembimbing,

........................................................

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 91

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah ............................................................... Laporan Hasil Pembimbingan Guru BK/Konselor Pemula
Identitas Nama Pendidikan terakhir Institusi pendidikan
J.

Form: PB.09b

: :

Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi

: : : :

Jumlah siswa yang : dibimbing K. Hasil Pembimbingan/Penilaian

Dimensi Tugas Utama Dan Indikator Kinerja


Perencanaan Layanan BK 1. 2 3 Guru BK/Konselor dapat menunjukkan landasan keilmuan dan esensi layanan BK pada jalur, jenis dan jenjang pendidikan dalam perencanaan layanan BK.. Guru BK/Konselor dapat menyusun atau memilih instrumen, menganalisis data, mengaplikasikan dan mengadministrasikan, serta menggunakan hasil asesmen. Guru BK/Konselor dapat merancang program BK II. PELAKSANAAN LAYANAN BK A. Persiapan Layanan Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan teori dan praksis pelayanan BK dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) B. Pelaksanaan Layanan BK Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan RPL (Satlan/Satkung) dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan prinsip pendidikan dan dimensi pembelajaran dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan tujuan, prinsip, azas, dan fungsi dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan kehidupan pribadi, sosial, kemampuan belajar dan perencanaan karir. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi perolehan pelayanan BK sesuai pertumbuhan fisik dan perkembangan psikologis. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan sikap, perilaku dan kebiasaan belajar.

ke-1 Tgl. ....

ke-2 Tgl. ...

Hasil Pembimbingan/Penilaian Pembimbing pada observasi ke: Ke-3 Ke-4 Ke-5 Ke-6 dst Catatan Pembimbingan/Penilaian Tgl ... Tg; Tgl. ... Tgl ...

5 6 7 8 9 10

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 92

11 12 13 14 15 16 17. 18.

Guru BK/Konselor dapat menerapkan pendekatan/model konseling dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dengan pihak terkait dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya pelaksanaan pelayanan BK. C. Penilaian Keberhasilan Layanan BK Guru BK/Konselor dapat melakukan penilaian proses dan hasil pelayanan BK. III. Evaluasi dan Pelaporan Guru BK/Konselor dapat mengevaluasi program BK. Guru BK/Konselor dapat menyusun laporan pelaksanaan program (Lapelprog) berdasarkan hasil evaluasi program BK. Guru BK/Konselor dapat menentukan arah profesi (peran dan fungsi guru BK/ Konselor). Guru BK/Konselor dapat merancang, melaksanakan dan memanfaatkan hasil penelitian dalam BK. Pembimbing,

Kepala Sekolah/Madrasah,

..

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 93

LAMPIRAN FORMAT IMPLEMENTASI PROGRAM INDUKSI BAGI GURU PEMULA

TAHAP PENILAIAN
BULAN KE 10
PIHAK YANG TERLIBAT:
PENGAWAS SEKOLAH KEPALA SEKOLAH GURU PEMULA

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 94

FORM: PS/KS/PB.01

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KINERJA GURU BK/KONSELOR

Nama Guru Pemula Nama Penilai Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa

: ............................................................................................................. : .............................................................................................................

Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru:

Tindak lanjut yang diperlukan:

Selama Pengamatan
Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa

Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan:

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 95

Tindak lanjut yang diperlukan:

Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru

Tindak lanjut yang diperlukan:

Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa

Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan)

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 96

PS/KS/PB.02a

VII. INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA GURU


HASIL PENILAIAN BUTIR PENILAIAN INDIKATOR KINERJA GURU YA TIDAK

NO

TUGAS UTAMA / INDIKATOR KINERJA GURU

HASIL ANALISIS KAJIAN ATAU KESIMPULAN DARI DATA/BUKTIBUKTI/DOKUMEN DAN/ATAU CATATAN HASIL PENGAMATAN

I 1.

PERENCANAAN PEMBELAJARAN Guru memformulasikan tujuan pembelajaran dalam RPP sesuai dengan kurikulum/silabus dan memperhatikan karakteristik peserta didik. Sebelum pengamatan: a. Tujuan pembelajaran dirumuskan dan dikembangkan berdasarkan SK/KD yang akan dicapai. Tujuan pembelajaran memuat gambaran proses dan hasil belajar yang dapat dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kebutuhan belajarnya Tujuan pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan belajar peserta didik

Selama pengamatan:

b.

Setelah pengamatan:

c.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] 2. Guru menyusun bahan ajar secara runut, logis, kontekstual dan mutakhir. Sebelum pengamatan: a. Bahan ajar disusun dari yang sederhana ke kompleks, mudah ke sulit dan/atau konkrit ke abstrak sesuai dengan tujuan pembelajaran Keluasan dan kedalaman bahan ajar disusun dengan memperhatikan potensi peserta didik (termasuk yang cepat dan lambat,motivasi tinggi dan rendah) Bahan ajar dirancang sesuai dengan konteks kehidupan dan perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi. Bahan ajar dirancang dengan menggunakan sumber yang bervariasi (tidak hanya buku pegangan peserta didik)

b. Selama pengamatan: c.

Setelah pengamatan: d.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4]

3.

Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang efektif

Sebelum pengamatan:

a.

Strategi, pendekatan, dan metode pembelajaran relevan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai /kompetensi harus dikuasai peserta didik. Strategi dan metode pembelajaran yang dipilih dapat memudahkan pemahaman peserta didik

b. Selama pengamatan:

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 97

c.

Setelah pengamatan: d.

Strategi dan metode pembelajaran yang dipilih sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotor peserta didik. Setiap tahapan pembelajaran diberi alokasi waktu secara proporsional dengan memperhatikan tingkat kompleksitas materi dan/atau kebutuhan belajar peserta didik.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4]

Guru memilih sumber belajar/ media pembelajaran sesuai dengan materi dan strategi pembelajaran.

Sebelum pengamatan:

a.

Sumber belajar/media pembelajaran yang dipilih dapat dipakai untuk mencapai tujuan pembelajaran atau kompetensi yang ingin dicapai (misalnya buku, modul untuk kompetensi kognitif; media audio visual, Komputer untuk kompetensi keterampilan).

Selama pengamatan:

b.

Sumber belajar/media pembelajaran termasuk TIK yang dipilih dapat memudahkan pemahaman peserta didik (misalnya lidi/sempoa digunakan untuk operasi hitung matematika, lampu senter, globe, dan bola untuk mengilustrasikan proses terjadinya gerhana).

Setelah pengamatan:

c.

Sumber belajar/media pembelajaran yang dipilih sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotor peserta didik.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4]

II

PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN YANG AKTIF DAN EFEKTIF

A. Kegiatan Pendahuluan 1. Guru memulai pembelajaran dengan efektif Sebelum pengamatan: a. Melakukan apersepsi

Selama pengamatan:

b.

Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dalam rencana kegiatan

Setelah pengamatan:

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4]

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 98

B. Kegiatan Inti 2. Guru menguasai materi pelajaran Sebelum pengamatan: a. Kemampuan menyesuiakan materi dengan tujuan pembelajaran.

b. Selama pengamatan: c.

Kemampuan mengkaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan, perkembangan Iptek , dan kehidupan nyata . Tingkat ketepatan pembahasan dengan materi pembelajaran.

Setelah pengamatan: d. Kemampuan menyajikan materi secara sistematis (mudah ke sulit, dari konkrit ke abstrak)

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4]

3.

Guru menerapkan pendekatan/strategi pembelajaran yang efektif

Sebelum pengamatan:

a.

Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai Melaksanakan pembelajaran secara runtut

b.

Selama pengamatan:

c.

Menguasai kelas

d.

Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif (nurturant effect) Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan

Setelah pengamatan:

e.

f.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4]

4.

Guru memanfaatan sumber belajar/media dalam pembelajaran

Sebelum pengamatan:

a.

Menunjukkan keterampilan dalam penggunaan sumber belajar/media pembelajaran Menghasilkan pesan yang menarik

Selama pengamatan:

b.

Setelah pengamatan:

c.

Melibatkan siswa dalam pembuatan dan pemanfaatan sumber belajar/media pembelajaran

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 99

Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4]

5.

Guru memicu dan/atau memelihara keterlibatan siswa dalam pembelajaran

Sebelum pengamatan:

a.

Menumbuhkan partisipasi aktif siswa melalui interaksi guru, siswa, sumber belajar Merespon positif partisipasi siswa

b. Selama pengamatan: c.

Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menunjukkan hubungan antar pribadi yang kondusif Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar

d. Setelah pengamatan: e.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4]

6.

Guru menggunakan bahasa yang benar dan tepat dalam pembelajaran

Sebelum pengamatan:

a.

Menggunakan bahasa lisan secara jelas dan lancar

Selama pengamatan:

b.

Menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar

Setelah pengamatan:

c.

Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4]

C. Kegiatan Penutup 7. Guru mengakhiri pembelajaran dengan efektif Sebelum pengamatan: a. Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa

Selama pengamatan:

Setelah pengamatan:

b.

Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan, atau kegiatan, atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] III PENILAIAN PEMBELAJARAN

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 100

1.

Guru merancang alat evaluasi untuk mengukur kemajuan dan keberhasilan belajar peserta didik

Sebelum pengamatan:

a.

Kesesuaian teknik dan jenis penilaian (tes lisan, tes tertulis, tes perbuatan) sesuai dengan tujuan pembelajaran. Alat tes dirancang untuk dapat mengukur kemajuan belajar peserta didik dari aspek kognitif, afektif dan/atau psikomotorik. Rancangan penilaian portofolio peserta didik minimal 1 kali per semester.

b.

Selama pengamatan: c.

Setelah pengamatan:

d.

Hasil analisis penilaian sebelumnya (UH, UAS, UN) digunakan untuk keperluan program perbaikan (remedial, pengayaan, dan/atau menyempurnakan rancangan dan/atau pelaksanaan pembelajaran)

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4]

2.

Guru menggunakan berbagai strategi dan metode penilaian untuk memantau kemajuan dan hasil belajar peserta didik dalam mencapai kompetensi tertentu sebagaimana yang tertulis dalam RPP.

Sebelum pengamatan:

a.

Menggunakan teknik penilaian otentik (kuis, pertanyaan lisan, pemberian tugas, dsb.) untuk memantau kemajuan belajar peserta didik. Menggunakan teknik penilaian (ulangan harian, tengah semester, dan ulangan semester) disusun untuk mengukur hasil belajar peserta didik dalam aspek kognitif, afektif dan/atau psikomotor. Menerapkan penilaian portofolio dalam bentuk berbagai tugas terstruktur

b. Selama pengamatan:

c.

Setelah pengamatan:

d.

Menggunakan alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan materi ajar sebagaimana disusun dalam RPP.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4]

3.

Guru memanfatkan berbagai hasil penilaian untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik tentang kemajuan belajarnya dan bahan penyusunan rancangan pembelajaran selanjutnya

Sebelum pengamatan:

a.

Menggunakan hasil analisis penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang mudah, sedang dan sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masingmasing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan.

Selama pengamatan:

b.

Menggunakan hasil penilaian untuk menyempurnakan rancangan dan/atau pelaksanaan pembelajaran Melaporkan kemajuan dan hasil belajar peserta didik kepada orang tua, teman guru dan bagi peserta didik sebagai refleksi belajarnya.

c.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 101

Setelah pengamatan:

d.

Memanfaatkan hasil penilaian secara efektif untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, tantangan dan masalah potensial untuk peningkatan keprofesian dalam menunjang proses pembelajaran

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4]

Nilai Kinerja Guru Rentang 14-56

Nilai Kinerja Guru Konversi 100

Kategori Nilai Kinerja Guru

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 102

Form: PS/KS/PB.02b
INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA GURU BK/KONSELOR HASIL ANALISIS KAJIAN ATAU TUGAS UTAMA DAN KESIMPULAN DARI INDIKATOR KINERJA DATA/BUKTIGURU BK/KONSELOR BUKTI/DOKUMEN DAN/ATAU CATATAN HASIL PENGAMATAN PERENCANAAN LAYANAN BK Guru BK/Konselor dapat menunjukkan landasan keilmuan dan esensi layanan BK pada jalur, jenis dan jenjang pendidikan dalam perencanaan layanan BK. HASIL PENILAIAN BUTIR PENILAIAN INDIKATOR KINERJA GURU BK/KONSELOR

NO

YA

TIDAK

A 1.

a.

b.

Program BK memuat landasan keilmuan pendidikan (yuridis, filosofis, psikologis, sosialbudaya, religius). Program BK memenuhi esensi layanan BK jalur pendidikan formal.

Program BK memenuhi esensi layanan BK sesuai jenis pendidikan (umum, kejuruan, keagamaan, atau khusus) d. Program BK memenuhi esensi layanan BK sesuai jenjang pendidikan (SD/MI, SMP/MTs atau SMA/MA/SMK/MAK). Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] a. Instrumen asesmen (ITP, AUM, DCM, Angket Kebutuhan, dll) dipilih dan digunakan untuk mengetahui kebutuhan peserta didik terhadap layanan BK. b. Analisis data asesmen yang digunakan dapat mengungkapkan kondisi nyata kebutuhan peserta didik/konseli. c. Hasil asesmen diadministrasikan dalam himpunan data. d. Hasil asesmen digunakan sebagai dasar untuk menyusun program BK Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] a. Program BK memuat materi, bidang, kegiatan layanan/ pendukung, sarana dan biaya, serta jadwal kegiatan.

c.

2.

Guru BK/Konselor dapat menyusun atau memilih instrumen, menganalisis data, mengaplikasikan dan mengadministrasikan, serta menggunakan hasil asesmen.

3.

Guru BK/Konselor dapat merancang program BK

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 103

b.

c.

Materi layanan BK ditentukan berdasarkan hasil analisis kebutuhan peserta didik terhadap layanan BK. Kegiatan layanan BK ditentukan berdasarkan tujuan materi layanan BK Kegiatan pendukung BK ditentukan guna mendukung kegiatan layanan BK yang direncanakan. Perencanaan sarana dan biaya disusun secara rasional berdasarkan kebutuhan.

d.

e.

Penentuan jadwal mempertimbangkan materi, kegiatan layanan, dan kalender pendidikan. Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] PELAKSANAAN LAYANAN BK Persiapan Layanan BK 4 Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan teori dan praksis pelayanan BK dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) a. RPL (Satlan/Satkung) minimal memuat tujuan, materi (topik atau permasalahan), kegiatan, sumber bahan/alat, dan instrumen penilaian. Tujuan dirumuskan secara operasional sesuai materi dan kegiatan layanan yang digunakan. Penulisan materi didasarkan pada rujukan yang jelas.

f.

b.

c. d.

Perumusan kegiatan sesuai tahapan kegiatan layanan/ pendukung (misalkan layanan klasikal (pendahuluan, inti, penutup), bimbingan kelompok atau konseling kelompok (pembentukan, peralihan, kegiatan, pengakhiran)). e. Instrumen penilaian disusun berdasarkan karakteristik jenis penilaian yang digunakan. Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] Pelaksanaan Layanan BK 5 Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan RPL Sebelum: a. Proses pelayanan BK dilaksanakan secara efektif

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 104

(Satlan/Satkung) dalam pelayanan BK.

sesuai dengan RPL untuk mencapai tujuan pelayanan BK. Selama : b. Cakupan materi layanan BK diberikan sesuai waktu yang tersedia. c. Proses pelayanan BK memotivasi peserta didik/ konseli untuk berpartisipasi aktif. Sesudah : d. Instrumen penilaian digunakan secara tepat sesuai rencana kegiatan layanan BK. Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] Sebelum : a. Program BK, Daftar Siswa Asuh, Peta Siswa, Buku Perkembangan Pribadi, RPL (Satlan/ Satkung) mengacu pada prinsip-prinsip pendidikan Selama : (pengembangan potensi). Program BK, Daftar Siswa Asuh, Peta Siswa, Buku Perkembangan Pribadi, RPL (Satlan/ Satkung) sesuai usia dan tahap perkembangan peserta didik/konseli. c. Proses pelayanan BK memfasilitasi pengembangan dimensi pembelajaran (to know, to do, to be, to live together, dan to believe in God). Sesudah : d. Proses pelayanan BK memfasiltasi pengembangan peserta didik/konseli sesuai keragaman latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya. Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] Sebelum : a. RPL (Satlan/Satkung) memuat tujuan pelayanan BK yang dirumuskan secara operasional sesuai kegiatan layanan BK Selama : yang diberikan. b. Proses pelayanan BK (misalnya layanan klasikal, bimbingan kelompok, atau konseling kelompok) yang diberikan memperhatikan prinsip-prinsip layanan BK. c. Proses pelayanan BK yang diberikan memperhatikan asas dalam pelayanan BK. b.

6.

Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan prinsip pendidikan dan dimensi pembelajaran dalam pelayanan BK.

7.

Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan tujuan, prinsip, azas, dan fungsi dalam pelayanan BK.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 105

Sesudah :

Proses pelayanan BK yang diberikan memenuhi fungsi layanan BK. Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] Sebelum : a. RPL (Satlan dan Satkung), Buku Perkembangan Pribadi, Catatan kejadian (anekdot) memuat pengembangan kehidupan pribadi, sosial, kemampuan belajar dan/atau perencanaan karir peserta didik/konseli. Selama : b. Proses pelayanan BK yang diberikan memfasilitasi pengembangan kehidupan pribadi, sosial, kemampuan belajar dan/atau perencanaan karir peserta didik/konseli. Sesudah : c. Fasilitasi pengembangan kehidupan pribadi, sosial, kemampuan belajar dan/atau perencanaan karir peserta didik/konseli terintergrasi dalam pelayanan BK. Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] Sebelum : a. RPL (Satlan atau satkung) dan laporan konseling memperhatikan pertumbuhan fisik dan perkembangan Selama : psikologis peserta didik/konseli. b. Proses pelayanan BK memperhatikan pertumbuhan fisik dan/atau perkembangan psikologis peserta didik/konseli. Sesudah : c. Proses pelayanan BK memberi kesempatan peserta didik/konseli mengembangkan bakat, minat, dan potensi pribadi. Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] Sebelum : a. RPL (Satlan dan Satkung) memuat pengembangan sikap, Selama : perilaku, dan kebiasaan belajar. b. Proses pelayanan BK memfasilitasi peserta didik/konseli mengembangkan sikap positif terhadap diri dan lingkungannya.

d.

8.

Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan kehidupan pribadi, sosial, kemampuan belajar dan perencanaan karir.

9.

Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi perolehan pelayanan BK sesuai pertumbuhan fisik dan perkembangan psikologis.

10.

Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan sikap, perilaku dan kebiasaan belajar.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 106

Sesudah :

Proses pelayanan BK memfasilitasi peserta didik/konseli mengembangkan perilaku sesuai nilai, norma dan aturan yang berlaku. d. Proses pelayanan BK memfasilitasi peserta didik/konseli mengembangkan kebiasaan belajar. Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] Sebelum : a. Rencana kegiatan konseling dalam RPL memuat penerapan salah satu pendekatan/model konseling. Selama b. Kegiatan konseling dirumuskan sesuai dengan tahapan kegiatan konseling dengan menggunakan pendekatan/model konseling yang diterapkan Pemilihan jenis pendekatan/ model konseling didasarkan pada permasalahan peserta didik/konseli.

c.

11.

Guru BK/Konselor dapat menerapkan pendekatan/model konseling dalam pelayanan BK.

c.

Sesudah :

Proses konseling dilakukan sesuai dengan RPL yang telah disusun. Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] a. Kolaborasi dengan pihak-pihak terkait di sekolah dalam pelayanan BK. b. Kolaborasi dengan pihakpihak terkait di luar sekolah dalam pelayanan BK. Kolaborasi dengan pihak-pihak terkait dilakukan sesuai kaidah-kaidah pelayanan BK.

d.

12.

Guru BK/Konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dengan pihak terkait dalam pelayanan BK.

c.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] a. Sarana pelayanan BK dikelola secara efektif. b. c. Biaya pelaksanaan pelayanan BK digunakan secara efektif dan transparan. Penggunaan biaya pelaksanaan pelayanan BK

13.

Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya pelaksanaan pelayanan BK.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 107

dibuktikan dengan keterlaksanaan kegiatan. Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] Penilaian Keberhasilan Layanan BK 14 Guru BK/Konselor dapat melakukan penilaian proses dan hasil pelayanan BK. a. b. Penilaian proses dilakukan selama pelayanan BK berlangsung. Penilaian hasil (Laiseg) dilakukan sebelum atau sesudah diakhirinya pelayanan BK. Bukti penilaian proses berupa catatan keterlibatan peserta didik/konseli dan/atau pihakpihak lain yang dilibatkan. Bukti penilaian hasil berupa instrumen yang digunakan dan analisis hasil penilaian pelayanan BK.

c.

d.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] EVALUASI, PELAPORAN DAN TINDAK LANJUT Guru BK/Konselor dapat mengevaluasi program BK. Evaluasi program BK dilakukan pada semua tahap pengelolaan pelayanan BK (perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian). b. Evaluasi program dianalisis untuk menentukan kegiatan tindak lanjut pelayanan BK yang dilakukan. c. Hasil evaluasi program BK disosialisasikan kepada pihak terkait (kepala sekolah, guru mata pelajaran, wali kelas, orang tua siswa, dll) d. Hasil evaluasi digunakan untuk mengembangkan program BK selanjutnya. Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] a. Laporan pelaksanaan program (lapelprog) disusun berdasar hasil evaluasi program BK b. Laporan pelaksanaan program minimal memuat : kegiatan layanan, sasaran, waktu pelaksanaan, evaluasi proses dan hasil, analisis dan tindak a.

C 15.

16.

Guru BK/Konselor dapat menyusun laporan pelaksanaan program (Lapelprog) berdasarkan hasil evaluasi program BK.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 108

lanjut. c. Laporan pelaksanaan program disosialisasikan pada pihakpihak terkait.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] a. Memberdayakan kekuatan pribadi, dan keprofesionalan guru BK/konselor dalam berbagai kegiatan akademik (seperti pendampingan siswa dalam lomba, pemilihan jurusan/sekolah lanjutan, dll). b. Berpartisipasi aktif dalam proses pengembangan diri melalui organisasi profesi (seperti MGBK, ABKIN, atau organisasi profesi sejenis lainnya). c. Menyelenggarakan pelayanan BK sesuai dengan kewenangan dan kode etik profesional guru BK/konselor. d. Mendahulukan kepentingan peserta didik/konseli daripada kepentingan pribadi guru BK/konselor. Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4] a. Masalah penelitian didasarkan permasalahan dalam proses pelayanan BK. b. Proposal disusun berdasarkan kaidah-kaidah penulisan karya tulis ilmiah. c. Pelaksanaan penelitian dilakukan sesuai prosedur penelitian d. Laporan penelitian disusun berdasarkan kaidah-kaidah penulisan karya tulis ilmiah. e. Hasil penelitian ditulis dalam bentuk artikel, jurnal atau dipresentasikan dalam forum ilmiah. Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x 100%; [(0<x25%)=1; (25%<x50%)=2; (50%<x75%)=3; (75%<x100%)=4]

17.

Guru BK/Konselor dapat menentukan arah profesi (peran dan fungsi guru BK/ Konselor).

18

Guru BK/Konselor dapat merancang, melaksanakan dan memanfaatkan hasil penelitian dalam BK.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 109

Nilai Kinerja Rentang 14-72 Nilai Kinerja Konversi 100 Kategori Nilai

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 110

Form: PS/KS/PB.03a

Lembar Hasil Penilaian Kinerja Guru Mata Pelajaran/Kelas


NO I. 1. 2. 3. 4. TUGAS UTAMA / INDIKATOR KIERJA GURU PERENCANAAN PEMBELAJARAN Guru memformulasikan tujuan pembelajaran dalam RPP sesuai dengan kurikulum/silabus dan memperhatikan karakteristik peserta didik Guru menyusun bahan ajar secara runut, logis, kontekstual dan mutakhir Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang efektif Guru memilih sumber belajar/ media pembelajaran sesuai dengan materi dan strategi pembelajaran Sub Total Nilai Kinerja Perencanaan Pembelajaran II. A. 5. B. 6. 7. 8. 9. 10. C. 11. PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN YANG AKTIF DAN EFEKTIF Kegiatan pendahuluan Guru memulai pembelajaran dengan efektif Kegiatan inti Guru menguasai materi pelajaran Guru menerapkan pendekatan/strategi pembelajaran yang efektif Guru memanfaatan sumber belajar/media dalam pembelajaran Guru memicu dan/atau memelihara keterlibatan siswa dalam pembelajaran Guru menggunakan bahasa yang benar dan tepat dalam pembelajaran Kegiatan penutup Guru mengakhiri pembelajaran dengan efektif Sub Total Nilai Kinerja Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran yang Aktif dan Efektif III. 12. 13. PENILAIAN PEMBELAJARAN Guru merancang alat evaluasi untuk mengukur kemajuan dan keberhasilan belajar peserta didik Guru menggunakan berbagai strategi dan metode penilaian untuk memantau kemajuan dan hasil belajar peserta didik dalam mencapai kompetensi tertentu sebagaimana yang tertulis dalam RPP Guru memanfatkan berbagai hasil penilaian untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik tentang kemajuan belajarnya dan bahan penyusunan rancangan pembelajaran selanjutnya Sub Total Nilai Kinerja Penilaian Pembelajaran Nilai Kinerja Rentang 18-72 Nilai Kinerja Konversi 100 Sebutan/Kategori Nilai kinerja NILAI KINERJA ... ... ... ... ...

... ... ... ... ... ... ... ...

... ...

14.

...

... ... ... ...

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 111

Lembar Hasil Penilaian Kinerja Guru BK


No. I. 1. 2. 3. II 4. DIMENSI TUGAS UTAMA DAN INDIKATOR KINERJA PERENCANAAN LAYANAN BK Guru BK/Konselor dapat menunjukkan landasan keilmuan dan esensi layanan BK pada jalur, jenis dan jenjang pendidikan dalam perencanaan layanan BK. Guru BK/Konselor dapat menyusun atau memilih instrumen, menganalisis data, mengaplikasikan dan mengadministrasikan, serta menggunakan hasil asesmen. Guru BK/Konselor dapat merancang program BK PELAKSANAAN LAYANAN BK A. Persiapan Layanan BK Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan dasar-dasar pelayanan BK dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) B. Pelaksanaan Layanan BK Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan RPL (Satlan/Satkung) dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan prinsip pendidikan dan dimensi pembelajaran dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan tujuan, prinsip, azas, dan fungsi dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan kehidupan pribadi, sosial, kemampuan belajar dan perencanaan karir. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi perolehan pelayanan BK sesuai dengan pertumbuhan fisik dan perkembangan psikologis. Guru BK/Konselor dapar memfasilitasi pengembangan sikap, perilaku dan kebiasaan belajar. Guru BK/Konselor dapat menerapkan pendekatan/model konseling dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dengan pihak terkait dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya pelaksanaan pelayanan BK. C. Penilaian Keberhasilan Layanan BK 14 III. 15. 16. 17. 18. Guru BK/Konselor dapat melakukan penilaian proses dan hasil pelayanan BK. EVALUASI, PELAPORAN DAN TINDAK LANJUT LAYANAN BK Guru BK/Konselor dapat mengevaluasi program BK. Guru BK/Konselor dapat menyusun laporan pelaksanaan program (Lapelprog) berdasarkan hasil evaluasi program BK. Guru BK/Konselor dapat menentukan arah profesi (peran dan fungsi guru BK/ Konselor). Guru BK/Konselor dapat merancang, melaksanakan, dan memanfaatkan hasil penelitian dalam BK. Nilai Kinerja Rentang 18-72 Nilai Kinerja Konversi 100 Sebutan/Kategori Nilai kinerja

Form: PS/KS/PB.03b

SKOR INDIKATOR KINERJA/NILAI KINERJA ... ... ...

...

5. 6. 7. 8. 9. 10. 11 12. 13

... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 112

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah____________________ Lembar Hasil Observasi Pembelajaran Guru Mata Pelajaran/Kelas Pemula Pada Penilaian Tahap 2

Form: PS/KS.01a

Nama: Pendidikan terakhir : Institusi pendidikan: Kelas yang diajar: Mata pelajaran yang diampu: A . Jika Skor 4 B. Jika Skor 3 C. Jika Skor 2

Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah jam per minggu :

D. Jika Skor 1

TUGAS UTAMA / INDIKATOR KINERJA GURU I. 1. PERENCANAAN PEMBELAJARAN

Catatan pengamat/penilai

Guru memformulasikan tujuan pembelajaran dalam RPP sesuai dengan kurikulum/silabus dan memperhatikan karakteristik peserta didik. 2. Guru menyusun bahan ajar secara runut, logis, kontekstual dan mutakhir. 3. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang efektif 4. Guru memilih sumber belajar/ media pembelajaran sesuai dengan materi dan strategi pembelajaran. II. PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN YANG AKTIF DAN EFEKTIF A. 5. Kegiatan Pendahuluan Guru memulai pembelajaran dengan efektif

B. Kegiatan Inti 6. 7. Guru menguasai materi pelajaran

Guru menerapkan pendekatan/strategi pembelajaran yang efektif 8. Guru memanfaatan sumber belajar/media dalam pembelajaran 9. Guru memicu dan/atau memelihara keterlibatan siswa dalam pembelajaran 10. Guru menggunakan bahasa yang benar dan tepat dalam pembelajaran C. Kegiatan Penutup 11. Guru mengakhiri pembelajaran dengan efektif III. PENILAIAN PEMBELAJARAN

12. Guru merancang alat evaluasi untuk mengukur kemajuan dan keberhasilan belajar peserta didik 13. Guru menggunakan berbagai strategi dan metode penilaian untuk memantau kemajuan dan hasil belajar peserta didik dalam mencapai kompetensi tertentu sebagaimana yang tertulis dalam RPP. 14. Guru memanfatkan berbagai hasil penilaian untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik tentang kemajuan belajarnya dan bahan penyusunan rancangan pembelajaran selanjutnya

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 113

Rekomendasi:

Guru Pemula, .............................., .......... 201... Pengawas Sekolah/Kepala Sekolah

..................................... NIP.

........................................ NIP. Salinan untuk pengawas sekolah/madrasah Salinan untuk dinas pendidikan

Asli untuk guru pemula Salinan untuk kepala sekolah/madrasah

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 114

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah____________________ Lembar Hasil Observasi Pembimbingan Guru BK/Konselor Pemula Pada Penilaian Tahap 2
Nama: Pendidikan terakhir : Jenis Guru : Pembimbing / Konseling Kelas bimbingan : Institusi pendidikan: E. F. Jika hasil observasi memperoleh skor 4 Jika hasi; observasi memperoleh skor 3 Tugas Utama dan Indikator Kinerja I. Perencanaan Layanan BK Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah siswa bimbingan : Fokus Observasi: C. Jika hasil observasi memperoleh skor 2 D. Jika hasil observasi memperoleh skor 1

Form: PS/KS.01b

Catatan pengamat/penilai

1.

2.

3.

Guru BK/Konselor dapat menunjukkan landasan keilmuan dan esensi layanan BK pada jalur, jenis dan jenjang pendidikan dalam perencanaan layanan BK.. Guru BK/Konselor dapat menyusun atau memilih instrumen, menganalisis data, mengaplikasikan dan mengadministrasikan, serta menggunakan hasil asesmen. Guru BK/Konselor dapat merancang program BK

II. PELAKSANAAN LAYANAN BK A. Persiapan Layanan

4.

Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan teori dan praksis pelayanan BK dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL)
Pelaksanaan Layanan BK

B.

5. Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan RPL (Satlan/Satkung) dalam pelayanan BK. 6. Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan prinsip pendidikan dan dimensi pembelajaran dalam pelayanan BK. 7. Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan tujuan, prinsip, azas, dan fungsi dalam pelayanan BK. 8. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan kehidupan pribadi, sosial, kemampuan belajar dan perencanaan karir. 9. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi perolehan pelayanan BK sesuai pertumbuhan fisik dan perkembangan psikologis. 10. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan sikap, perilaku dan kebiasaan belajar. 11. Guru BK/Konselor dapat menerapkan pendekatan/model konseling dalam pelayanan BK. 12. Guru BK/Konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dengan pihak terkait dalam pelayanan BK. 13. Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya pelaksanaan pelayanan BK. C. Penilaian Keberhasilan Layanan BK 14. Guru BK/Konselor dapat melakukan penilaian proses dan hasil pelayanan BK.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 115

III. Evaluasi dan Pelaporan

15. Guru BK/Konselor dapat mengevaluasi program BK. 16. Guru BK/Konselor dapat menyusun laporan pelaksanaan program (Lapelprog) berdasarkan hasil evaluasi program BK. 17. Guru BK/Konselor dapat menentukan arah profesi (peran dan fungsi guru BK/ Konselor). 18. Guru BK/Konselor dapat merancang, melaksanakan dan memanfaatkan hasil penelitian dalam BK.
Guru Pemula, .............................., .......... 201... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*

..................................... NIP.

........................................ NIP. Salinan untuk Pengawas Sekolah/Madrasah Salinan untuk Dinas Pendidikan

Asli untuk guru pemula Salinan untuk kepala sekolah/madrasah *Diisi sesuai dengan pelaku penilai pada penilaian tahap 2

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 116

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah____________________ Lembar Refleksi Pembelajaran Guru Mata Pelajaran/Kelas
Nama: Pendidikan terakhir : Institusi pendidikan: Kelas yang diajar: Mata pelajaran yang diampu: TUGAS UTAMA / INDIKATOR KINERJA GURU I PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. 2. 3. 4. Guru memformulasikan tujuan pembelajaran dalam RPP sesuai dengan kurikulum/silabus dan memperhatikan karakteristik peserta didik. Guru menyusun bahan ajar secara runut, logis, kontekstual dan mutakhir. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang efektif Catatan Refleksi Guru Pemula Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah jam per minggu :

Form: GP.03a

Guru memilih sumber belajar/ media pembelajaran sesuai dengan materi dan strategi pembelajaran. II PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN YANG AKTIF DAN EFEKTIF A. 5. Kegiatan Pendahuluan Guru memulai pembelajaran dengan efektif

B. Kegiatan Inti 6. 7. 8. 9. Guru menguasai materi pelajaran Guru menerapkan pendekatan/strategi pembelajaran yang efektif Guru memanfaatan sumber belajar/media dalam pembelajaran Guru memicu dan/atau memelihara keterlibatan siswa dalam pembelajaran

10. Guru menggunakan bahasa yang benar dan tepat dalam pembelajaran C. Kegiatan Penutup 11. Guru mengakhiri pembelajaran dengan efektif III PENILAIAN PEMBELAJARAN 12. Guru merancang alat evaluasi untuk mengukur kemajuan dan keberhasilan belajar peserta didik 13. Guru menggunakan berbagai strategi dan metode penilaian untuk memantau kemajuan dan hasil belajar peserta didik dalam mencapai kompetensi tertentu sebagaimana yang tertulis dalam RPP. 14. Guru memanfatkan berbagai hasil penilaian untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik tentang kemajuan belajarnya dan bahan penyusunan rancangan pembelajaran selanjutnya Rekomendasi:

Guru Pemula, .............................., .......... 201... Pembimbing,

..................................... NIP.

........................................ NIP. Salinan untuk pengawas sekolah/madrasah Salinan untuk dinas pendidikan

Asli untuk guru pemula Salinan untuk kepala sekolah/madrasah

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 117

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah____________________ Lembar Refleksi Pembimbingan Guru BK/Konselor Pemula

Form: GP.03b

Nama: Pendidikan terakhir : Jenis Guru : Pembimbing / Konseling Kelas bimbingan : Institusi pendidikan: A. B. Tugas Utama dan Indikator Kinerja I Perencanaan Layanan BK

Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah siswa bimbingan : Fokus Observasi: Jika hasil observasi memperoleh skor 4 Jika hasi; observasi memperoleh skor 3 C. Jika hasil observasi memperoleh skor 2 D. Jika hasil observasi memperoleh skor 1 Catatan Refleksi Guru Pemula

1.

2.

3.

Guru BK/Konselor dapat menunjukkan landasan keilmuan dan esensi layanan BK pada jalur, jenis dan jenjang pendidikan dalam perencanaan layanan BK.. Guru BK/Konselor dapat menyusun atau memilih instrumen, menganalisis data, mengaplikasikan dan mengadministrasikan, serta menggunakan hasil asesmen. Guru BK/Konselor dapat merancang program BK

II. PELAKSANAAN LAYANAN BK A. Persiapan Layanan

4.

Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan teori dan praksis pelayanan BK dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL)
Pelaksanaan Layanan BK

B.

5. Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan RPL (Satlan/Satkung) dalam pelayanan BK. 6. Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan prinsip pendidikan dan dimensi pembelajaran dalam pelayanan BK. 7. Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan tujuan, prinsip, azas, dan fungsi dalam pelayanan BK. 8. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan kehidupan pribadi, sosial, kemampuan belajar dan perencanaan karir. 9. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi perolehan pelayanan BK sesuai pertumbuhan fisik dan perkembangan psikologis. 10. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan sikap, perilaku dan kebiasaan belajar. 11. Guru BK/Konselor dapat menerapkan pendekatan/model konseling dalam pelayanan BK. 12. Guru BK/Konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dengan pihak terkait dalam pelayanan BK. 13. Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya pelaksanaan pelayanan BK.
C. Penilaian Keberhasilan Layanan BK

14. Guru BK/Konselor dapat melakukan penilaian proses dan hasil pelayanan BK.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 118

III. Evaluasi dan Pelaporan

15. Guru BK/Konselor dapat mengevaluasi program BK. 16. Guru BK/Konselor dapat menyusun laporan pelaksanaan program (Lapelprog) berdasarkan hasil evaluasi program BK. 17. Guru BK/Konselor dapat menentukan arah profesi (peran dan fungsi guru BK/ Konselor). 18. Guru BK/Konselor dapat merancang, melaksanakan dan memanfaatkan hasil penelitian dalam BK.
Mengetahui: Penilai (Pengawas Sekolah/Kepala Sekolah/Pembimbing*) .............................., .......... 201... Guru Pemula

..................................... NIP. *) Pilih salahsatu sesuai penilai Asli untuk guru pemula Salinan untuk kepala sekolah/madrasah

........................................ NIP. Salinan untuk pengawas sekolah/madrasah Salinan untuk dinas pendidikan

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 119

LAMPIRAN FORMAT IMPLEMENTASI PROGRAM INDUKSI BAGI GURU PEMULA


TAHAP PELAPORAN
BULAN KE - 11
PIHAK YANG TERLIBAT:
PENGAWAS SEKOLAH KEPALA SEKOLAH

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 120

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah____________________ Lembar Rekapitulasi Hasil Observasi Pembelajaran Guru Mata Pelajaran/Kelas
a. Identitas Nama Pendidikanterakhir Institusipendidikan Kelas Mata pelajaran b.HasilPenilaian Tahap 1
TUGAS UTAMA / INDIKATOR KINERJA GURU

Form: KS: 07a

: : : :

Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi Jumlah jam/mingu

: : : :

Pembimbing 1 2
I. PERENCANAAN PEMBELAJARAAN 1. 2. 3. 4. Guru memformulasikan tujuan pembelajaran dalam RPP sesuai dengan kurikulum/silabus dan memperhatikan karakteristik peserta didik. Guru menyusun bahan ajar secara runut, logis, kontekstual dan mutakhir. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang efektif

Penilaian Tahap 2 (rerata) KS PS (rerata) (rerata) 6

NilaiAkhir Rerata PS dan KS

II. A.

Guru memilih sumber belajar/ media pembelajaran sesuai dengan materi dan strategi pembelajaran. PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN YANG AKTIF DAN EFEKTIF Kegiatan Pendahuluan 5. 6. 7. 8. 9. 10. Guru memulai pembelajaran dengan efektif Guru menguasai materi pelajaran Guru menerapkan pendekatan/strategi pembelajaran yang efektif Guru memanfaatan sumber belajar/media dalam pembelajaran Guru memicu dan/atau memelihara keterlibatan siswa dalam pembelajaran Guru menggunakan bahasa yang benar dan tepat dalam pembelajaran Guru mengakhiri pembelajaran dengan efektif PENILAIAN PEMBELAJARAN Guru merancang alat evaluasi untuk mengukur kemajuan dan keberhasilan belajar peserta didik Guru menggunakan berbagai strategi dan metode penilaian untuk memantau kemajuan dan hasil belajar peserta didik dalam mencapai kompetensi tertentu sebagaimana yang tertulis dalam RPP. Guru memanfatkan berbagai hasil penilaian untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik tentang kemajuan belajarnya dan bahan penyusunan rancangan pembelajaran selanjutnya

B. Kegiatan Inti

C. Kegiatan Penutup

11.
III. 12. 13. 14.

Jumlah Rekomendasi:Berdasarkan Hasil Penilaian Kinerja Guru Pemula pada PembimbinganTahap 2, dan mempertimbangkan PenilianKinerja Guru Pemula pada Pembimbingan(PenialainTahap 1), bahwa , memperoleh Nilai Kinerja Amat Baik*, Baik*, Cukup**, Sedang**, Kurang**. ., , 201 Pembimbing, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, ..

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 121

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah____________________ Lembar Rekapitulasi Hasil Penilaian Kinerja Guru BK
Identitas Nama Pendidikan terakhir Institusi pendidikan
L.

Form: KS.07b

: : : : Tahap 1

Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi Fokus observasi

: : : :

Jumlah siswa yang dibimbing


M. Hasil Penilaian

No

TUGAS UTAMA DAN INDIKATOR KINERJA GURU BK/KONSELOR


C. Perencana an Layanan BK

Hasil Penilaian Tahap 2 (rerata) KS (rerata) PS (rerata)

NilaiAkhir Rerata PS dan KS

Pembimbing pada observasi ke: 1 2 3 4 5 6

1. 2 3 4

Guru BK/Konselor dapat menunjukkan landasan keilmuan dan esensi layanan BK pada jalur, jenis dan jenjang pendidikan dalam perencanaan layanan BK.. Guru BK/Konselor dapat menyusun atau memilih instrumen, menganalisis data, mengaplikasikan dan mengadministrasikan, serta menggunakan hasil asesmen. Guru BK/Konselor dapat merancang program BK II. PELAKSANAAN LAYANAN BK A Persiapan Layanan Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan teori dan praksis pelayanan BK dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) B Pelaksanaan Layanan BK Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan RPL (Satlan/Satkung) dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan prinsip pendidikan dan dimensi pembelajaran dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan tujuan, prinsip, azas, dan fungsi dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan kehidupan pribadi, sosial, kemampuan belajar dan perencanaan karir. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi perolehan pelayanan BK sesuai pertumbuhan fisik dan perkembangan psikologis. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan sikap, perilaku dan kebiasaan belajar. Guru BK/Konselor dapat menerapkan pendekatan/model konseling dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dengan pihak terkait dalam pelayanan BK. Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya pelaksanaan pelayanan BK. C Penilaian Keberhasilan Layanan BK Guru BK/Konselor dapat melakukan penilaian proses dan hasil pelayanan BK. III. Evaluasi dan Pelaporan Guru BK/Konselor dapat mengevaluasi program BK. Guru BK/Konselor dapat menyusun laporan pelaksanaan program (Lapelprog) berdasarkan hasil evaluasi program BK. Guru BK/Konselor dapat menentukan arah profesi (peran dan fungsi guru BK/ Konselor). Guru BK/Konselor dapat merancang, melaksanakan dan memanfaatkan hasil penelitian dalam BK.

5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

15 17 18

Jumlah Rekomendasi:Berdasarkan Hasil Penilaian Kinerja Guru BK Pemula pada PembimbinganTahap 2, dan mempertimbangkan Penilian Kinerja Guru BK Pemula pada Pembimbingan(PenialainTahap 1), bahwa Dra. Kimiko, memperoleh Nilai Kinerja Amat Baik*, Baik*, Cukup**, Sedang**, Kurang**.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 122

Pembimbing, ..

Pengawas Sekolah,

., , 201 Kepala Sekolah,

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 123

Form: KS: 08a Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah Laporan Hasil Penilaian Kinerja Guru Pemula Pada Program Induksi Guru Pemula
Nama: Pedidikan terakhir : Institusi pendidikan: Kelas yang diajar: Mata pelajaran yang diampu: A. Jika Skor 4 TUGAS UTAMA KINERJA GURU I. B. Jika Skor 3 INDIKATOR C. Jika Skor 2 A B C Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah jam per minggu : D. Jika Skor 1 D Catatan kepala sekolah/madrasah

PERENCANAAN PEMBELAJARAN 15. Guru memformulasikan tujuan pembelajaran dalam RPP sesuai dengan kurikulum/silabus dan memperhatikan karakteristik peserta didik. 16. Guru menyusun bahan ajar secara runut, logis, kontekstual dan mutakhir. 17. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang efektif 18. Guru memilih sumber belajar/ media pembelajaran sesuai dengan materi dan strategi pembelajaran.

II. PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN YANG AKTIF DAN EFEKTIF A. Kegiatan Pendahuluan 1. Guru memulai pembelajaran dengan efektif B. Kegiatan Inti 19. 20. Guru menguasai materi pelajaran

Guru menerapkan pendekatan/strategi pembelajaran yang efektif 21. Guru memanfaatan sumber belajar/media dalam pembelajaran 22. Guru memicu dan/atau memelihara keterlibatan siswa dalam pembelajaran 23. Guru menggunakan bahasa yang benar dan tepat dalam pembelajaran C. Kegiatan Penutup 24. Guru mengakhiri pembelajaran dengan efektif

III. PENILAIAN PEMBELAJARAN 25. Guru merancang alat evaluasi untuk mengukur kemajuan dan keberhasilan belajar peserta didik Guru menggunakan berbagai strategi dan metode penilaian untuk memantau kemajuan dan hasil belajar peserta didik dalam mencapai kompetensi tertentu sebagaimana yang tertulis dalam RPP. Guru memanfatkan berbagai hasil penilaian untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik tentang kemajuan belajarnya dan bahan penyusunan rancangan pembelajaran selanjutnya

26.

27.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 124

Rekomendasi: Berdasarkan Hasil Penilaian Kinerja Guru Pemula pada Pembimbingan Tahap 2, dan mempertimbangkan Penilian Kinerja Guru Pemula pada Pembimbingan Tahap 1, bahwa ................... memperoleh Nilai Kinerja Amat Baik, Baik, Cukup, Sedang, Kurang. (coret yang tidak perlu) Mengetahui: Pengawas Sekolah/madrasah .............................., .......... 201... Kepala Sekolah/madrasah,

..................................... NIP.

........................................ NIP.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 125

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah Laporan Hasil Penilaian Kinerja Guru BK Pemula Pada Program Induksi Guru BK Pemula
Nama: Pendidikan Terakhir: Kelas yang diajar Mata Pelajaran yang diampu
A. Jika skor 4 B. Jika skor 3

Form: KS: 08b

Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah jam per minggu:


C. Jika skor 2 D. Jika skor 1

TUGAS UTAMA DAN INDIKATOR KINERJA GURU BK/KONSELOR


I. 1. Perencanaan Layanan BK Guru BK/Konselor dapat menunjukkan landasan keilmuan dan esensi layanan BK pada jalur, jenis dan jenjang pendidikan dalam perencanaan layanan BK.. Guru BK/Konselor dapat menyusun atau memilih instrumen, menganalisis data, mengaplikasikan dan mengadministrasikan, serta menggunakan hasil asesmen. Guru BK/Konselor dapat merancang program BK

Catatan kepala sekolah/madrasah

2.

3.

II. PELAKSANAAN LAYANAN BK A. 4. Persiapan Layanan

Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan teori dan praksis pelayanan BK dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) B. Pelaksanaan Layanan BK

5. Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan RPL (Satlan/Satkung) dalam pelayanan BK. 6. Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan prinsip pendidikan dan dimensi pembelajaran dalam pelayanan BK. 7. Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan tujuan, prinsip, azas, dan fungsi dalam pelayanan BK. 8. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan kehidupan pribadi, sosial, kemampuan belajar dan perencanaan karir. 9. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi perolehan pelayanan BK sesuai pertumbuhan fisik dan perkembangan psikologis. 10. Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan sikap, perilaku dan kebiasaan belajar. 11. Guru BK/Konselor dapat menerapkan pendekatan/model konseling dalam pelayanan BK. 12. Guru BK/Konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dengan pihak terkait dalam pelayanan BK. 13. Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya pelaksanaan pelayanan BK. C. Penilaian Keberhasilan Layanan BK

14. Guru BK/Konselor dapat melakukan penilaian proses dan hasil pelayanan BK.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 126

III. Evaluasi dan Pelaporan 15. 16. 17. 18. Guru BK/Konselor dapat mengevaluasi program BK. Guru BK/Konselor dapat menyusun laporan pelaksanaan program (Lapelprog) berdasarkan hasil evaluasi program BK. Guru BK/Konselor dapat menentukan arah profesi (peran dan fungsi guru BK/ Konselor). Guru BK/Konselor dapat merancang, melaksanakan dan memanfaatkan hasil penelitian dalam BK.

Rekomendasi: Berdasarkan Hasil Penilaian Kinerja Guru Pemula pada Pembimbingan Tahap 2, dan mempertimbangkan Penilian Kinerja Guru Pemula pada Pembimbingan Tahap 1, bahwa ................... memperoleh Nilai Kinerja Amat Baik, Baik, Cukup, Sedang, Kurang. (coret yang tidak perlu) Mengetahui: Pengawas Sekolah/madrasah

.............................., .......... 201... Kepala Sekolah/madrasah,

..................................... NIP.

........................................ NIP.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 127

Form: KS.09

Pemerintah Daerah ... Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota ... Sekolah ...................................................... Laporan Keberhasilan Guru Pemula dalam PIGP

Nama Jenis Guru No

: :

Kabupaten/Kota Provinsi Komponen Penentu Keberhasilan

: : Ya Hasil Analisis Tidak

1. Skor setiap indikator kinerja minimal Baik (3) 2. Nilai Kinerja Konversi 100 minimal Baik (76) 3. Nilai Kepribadian dan Sosial minimal Baik (76) Berdasarkan analisis hasil laporan penilaian kinerja guru pemula dan penilaian kepribadian dan sosial guru pemula sebagaimana tercantum di atas, maka .................................. (diisi dengan nama guru pemula) dinyatakan Berhasil dalam PIGP dan direkomendasikan untuk diterbitkan Sertifiklat PIGP oleh Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota/provinsi sesuai kewenangannya. Mengetahui: Pengawas Sekolah/madrasah

.............................., .......... 201... Kepala Sekolah/madrasah,

..................................... NIP.

........................................ NIP.

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 128

Form: KS: 10

Sistematika Laporan PIGP


Laporan hasil pelaksanaan program induksi yang di susun oleh kepala sekolah/madrasah meliputi : 1. Data sekolah/madrasah dan waktu pelaksanaan program induksi; a. Identitas Sekolah Identitas Sekolah Nama Sekolah NIS Status Sekolah Alamat Sekolah Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Nama Kepala Sekolah : : : : ; : : :

b. Waktu Pelaksanaan Program Induksi No 1. 2. 3. 4. Tahap kegiatan Persiapan Perencanaan Pembimbingan Penilaian a. Penilaiam tahap 1 b. Penilaian tahap 2 5. Pelaporan Waktu Pelaksanaan

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 129

2. Data guru pemula peserta program induksi; Identitas Guru Pemula Nama Guru NIP Tempat/Tgl Lahir Pendidikan terakhir Program/Jurusan Perguruan Tinggi Status Pegawai Golongan Guru Bidang Studi : : : : : : : : : (diploma, S1, S2, S3)

3. Deskripsi pelaksanaan pembimbingan oleh pembimbing; Mendeskripsikan proses pembimbingan oleh pembimbing yang secara reguler dilakukan dari bulan ke-2 sampai bulan ke-9 minimal sebanyak 6 kali, yang meliputi : a. Tahap Persiapan Pembimbingan Mendeskripsikan kegiatan yang dilakukan guru pembimbing pada tahap persiapan dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang digunakan pada tahap persiapan, meliputi: 1) Silabus 2) RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) 3) Program Tahunan 4) Program Semester 5) Pelaksanaan proses pembelajaran 6) Penilaian hasil pembelajaran 7) Pengawasan proses pembelajaran b. Tahap Proses Observasi Pembelajaran Mendeskripsikan Proses Observasi Pembelajaran yang dilakukan seminggu sekali selama 9 bulan (. Proses observasi yang digambarkan meliputi; kegiatan pra observasi, kegiatan observasi dan kegiatan pasca observasi. Deskripsi yang yang diberikan dilengkapi dengan;

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 130

Dokumen Lembar Observasi Pembelajaran pra observasi. Dokumen Lembar Observasi Pembelajaran pra observasi.

Kepala Sekolah/Madrasah Lembar

Refleksi Pembelajaran yang digunakan oleh guru pemula sebelum pada kegiatan Kepala Sekolah/Madrasah Lembar

Refleksi Pembelajaran yang digunakan oleh guru pemula sebelum pada kegiatan catatan dan rekomendasi guru pembimbing pasca observasi 4. Deskripsi pelaksanaan pembimbingan oleh kepala sekolah dan pengawas; a. Tahap Persiapan Pembimbingan deskripsikan kegiatan yang dilakukan kepala sekolah pada tahap persiapan dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang digunakan pada tahap persiapan, meliputi: 8) Silabus 9) RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) 10) Program Tahunan 11) Program Semesteran 12) Pelaksanaan proses pembelajaran 13) Penilaian hasil pembelajaran 14) Pengawasan proses pembelajaran b. Tahap Proses Observasi Pembelajaran Deskripsikan tahapan Proses Observasi Pembelajaran yang meliputi; observasi, diberikan dilengkapi dengan; Dokumen Lembar Observasi Pembelajaran Kepala Sekolah/Madrasah dan Lembar Refleksi Pembelajaran yang digunakan oleh guru pemula sebelum pada kegiatan pra observasi. Dokumen Lembar penilaian Observasi Pembelajaran Kepala Sekolah/Madrasah dan Lembar Refleksi Pembelajaran kegiatan pra observasi. catatan dan rekomendasi kepala sekolah/madrasah pasca observasi persetujuan Kepala sekolah/madrasah dan guru pemula yang dibuktikan dengan petandatangan persetujuan kedua belah pihak. yang digunakan oleh guru pemula sebelum pada kegiatan pra kegiatan observasi dan kegiatan pasca observasi. Deskripsi yang yang

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 131

5. Hasil Penilaian Kinerja Guru Pemula yang menyatakan kategori Nilai Kinerja Guru Pemula (Amat Baik, Baik, Cukup, Sedang dan Kurang), ditandatangani Kepala Sekolah/Madrasah dan pengawas sekolah/madrasah; Menyusun draft laporan penilaian kinerja guru pemula dengan menggunakan format PK-11

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 132

Form: U: 05

Format Sertifikat PIGP


Sertifikat Program Induksi adalah sertifikat yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota yang menjelaskan bahwa guru pemula yang namanya tercantum dalam sertifikat tersebut adalah guru pemula yang telah menyelesaikan Program Induksi Guru Pemula di sekolah tempatnya bertugas. Untuk mendapatkan sertifikat tersebut, guru pemula harus mendapatkan nilai kinerja minimal Baik. Untuk memberikan panduan/gambaran tentang Sertifikat Program Induksi, berikut contoh dan keterangan sertifikat tersebut.

Logo Pemda Pemerintah Kabupaten/Kota/Provinsi ..................... Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi ...................... SERTIFIKAT PROGRAM INDUKSI BAGI GURU PEMULA Sertifikat ini diberikan kepada: ......................................................................... (nama guru pemula) yang telah menyelesaikan Program Induksi di Sekolah ........, Kecamatan ..........., Kabupaten/Kota ............, Provinsi .........., dengan hasil penilaian kinerja ( Baik/Amat Baik) ..........................................., ... .............., 2012 Kepaa Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota .............................................
(tanda tangan dan cap/stempel Kantor Dinas pendidikan ybs) ..............................................................(Nama Kepala Dinas))

Foto Guru Pemula 3X4

NIP. ...............................................................

Keterangan 1. Logo Pemerintah daerah (kabupaten/kota/provinsi) sesuai kewenangan) 2. Pemerintah daerah (Kabupaten/Kota/Provinsi sesuai kewenangan) 3. Dinas Pendidikan Kab/Kota... (nama SKPD yang menangani bidang pendidikan diikuti nama Kabupate/Kota sesuai kewenangan) 4. Nomor sertifikat (penomoran didasarkan pada ketentuan dinas pendidikank kab/kota) 5. Nama sertifikat: Sertifikat Program Induksi bagi Guru Pemula

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 133

6. Keterangan yang menjelaskan tentang pemberian sertifikat kepada... (misalnya Sertifikat ini diberikan kepada......) 7. Nama guru pemula 8. Keterangan yang menjelaskan bahwa guru yang bersangkutan telah menyelesaikan program induksi guru pemulai dengan nilai kinerja baik/amat baik 9. Nama daerah kab/kota 10. Tanggal, bulan dan tahun 11. Tanda tangan kepala dinas pendidikan kab/kota 12. Cap/stempel dinas pendidikan kab/kota 13. Foto guru pemula

Lampiran Buku Model Implementasi PIGP tahun 2012

Page 134

Form: PSKSPB 04

INSTRUMEN PENILAIAN KEPRIBADIAN DAN SOSIAL GURU MATA PELAJARAN/KELAS

[Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula]

Page 1

Petunjuk pengisian instrumen penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Mata Pelajaran/Kelas: 1. Lakukan pengamatan pada pelaksanaan pembelajaran dan/atau pemantauan, sert a wawancara di luar pelaksanaan pembelajran. 2. Kajian/analisis berbagai dokumen dan/atau catatan pengamatan dan/atau pemantauan yang dapat menggambarkan secara utuh untuk setiap butir penilaian 3. Tentukan/ceklist: a. ya, jika terdapat bukti yang mendukung butir penilaian b. tidak, jika tidak terdapat bukti yang mendukung butir penilaian 4. Hitung Nilai Kepribadian dan sosial, dengan langkah-langkah sebagai berikut: a. Menentukan skor butir: skor 1 untuk pernyataan ya, dan 0 untuk pernyataan tidak b. Menghitung skor indikator penilaian dengan formula yang terdapat dalam instrumen. c. Menghitung Nilai dan Kategori Nilai Kepribadian dan Sosial dengan menggunakan formula pada instrumen ini.
Komponen Penilaian/Indikator Penilaian Dimensi Kepribadian Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial dan kebudayaan nasional: Guru bertindak sesuai dengan hukum di Indonesia. Semua egiatan yang dilaksanakan oleh guru mengindikasikan penghargaanya terhadap berbagai keberagaman agama, keyakinan yang dianut, suku, adat istiadat daerah asal, latar elakang sosial ekonomi, dan/atau tampilan fisik. Hasil Penilaian YA TIDAK

No. A. 1.

Butir Penilaian

1. Guru menghargai dan mempromosikan prinsip-prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. 2. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku, agama, dan gender). 3. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing-masing. 4. Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. 5. Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya, suku, agama). Jumlah Pernyataan Ya (X) Jumlah Pernyataan Ya maksimal (Y) Skor Indikator Kinerja: (X/Y) x 100 Konversi Persentase Indikator Kinerja ke ... 5 ...

[Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula]

Page 2

dalam Skala 0-1-2-3-4) (0% < X 25% = 1; 25% < X 50% = 2; 50% < X 75% = 3; 75% < X 100% = 4) 2. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan: Guru menampilkan diri sebagai teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Guru dihormati oleh peserta didiknya dan oleh anggota masyarakat sekitarnya, termasuk orang tua siswa. 1. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara, berpenampilan, dan berbuat terhadap semua peserta didik, orang tua, dan teman sejawat. 2. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat, termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. 3. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik, sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. 4. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. 5. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. Jumlah Pernyataan Ya (X) Jumlah Pernyataan Ya maksimal (Y) Skor Indikator Kinerja: (X/Y) x 100 Konversi Persentase Indikator Kinerja ke dalam Skala 0-1-2-3-4) (0% < X 25% = 1; 25% < X 50% = 2; 50% < X 75% = 3; 75% < X 100% = 4) 3. Etos kerja, tanggung jawab 1. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. yang tinggi, dan rasa bangga menjadi guru: 2. Jika guru harus meninggalkan kelas, guru Guru berperilaku sesuai mengaktifkan siswa dengan melakukan haldengan kode etik profesi hal produktif terkait dengan mata pelajaran, guru. Guru melaksanakan dan meminta guru piket atau guru lain untuk tugasnya sesuai dengan mengawasi kelas. harapan kepala sekolah/madrasah dan 3. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam komite sekolah/madrasah. mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan Semua kegiatan guru pengelola sekolah. memperhatikan kebutuhan ... ... 5

[Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula]

Page 3

peserta didik, teman 4. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih sekerja, dan tujuan sekolah. awal, dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan, termasuk proses pembelajaran di kelas. 5. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non-pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. 6. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. 7. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. 8. Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru. Jumlah Pernyataan Ya (X) Jumlah Pernyataan Ya maksimal (Y) Skor Indikator Kinerja: (X/Y) x 100 Konversi Persentase Indikator Kinerja ke dalam Skala 0-1-2-3-4) (0% < X 25% = 1; 25% < X 50% = 2; 50% < X 75% = 3; 75% < X 100% = 4) B. 4. Dimensi Kompetensi Sosial Bersikap inklusif, 1. Guru memperlakukan semua peserta didik bertindak objektif, serta secara adil, memberikan perhatian dan tidak diskriminatif: bantuan sesuai kebutuhan masing-masing, Guru menghargai peserta tanpa memperdulikan faktor personal. didik, orang tua peserta didik dan teman sejawat. 2. Guru menjaga hubungan baik dan peduli Guru bertindak inklusif, serta dengan teman sejawat (bersifat inklusif), tidak diskriminatif terhadap serta berkontribusi positif terhadap semua peserta didik, teman diskusi formal dan informal terkait dengan sejawat, dan masyarakat pekerjaannya. sekitar. Guru menerapkan metode pembelajaran yang 3. Guru sering berinteraksi dengan peserta memfasilitasi pembelajaran didik dan tidak membatasi perhatiannya semua peserta didik hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai, kaya, berasal dari daerah yang sama dengan guru). Jumlah Pernyataan Ya (X) Jumlah Pernyataan Ya maksimal (Y) ... 3 ... ... 8

[Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula]

Page 4

Skor Indikator Kinerja: (X/Y) x 100 Konversi Persentase Indikator Kinerja ke dalam Skala 0-1-2-3-4) (0% < X 25% = 1; 25% < X 50% = 2; 50% < X 75% = 3; 75% < X 100% = 4) 5. Komunikasi dengan sesama guru, tenaga pendidikan, orang tua peserta didik, dan masyarakat: Guru berkomunikasi secara efektif baik lisan maupun tulisan dengan orang tua peserta didik dan masyarakat. Guru menyediakan informasi resmi (baik lisan maupun tulisan) kepada orang tua peserta didik tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik (sekurang-kurangnya dua kali dalam setahun). Guru berpartisipasi dalam kegiatan kerjasama antara sekolah dan masyarakat dan berkomunikasi dengan komunitas profesi dan berpartisipasi dalam kegiatan yang relevan. 1. Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan, kesulitan, dan potensi peserta didik kepada orang tuanya, baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua, teman sejawat, dan dapat menunjukkan buktinya. 2. Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya. 3. Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat, berkomunikasi dengan masyarakat sekitar, serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat. Jumlah Pernyataan Ya (X) Jumlah Pernyataan Ya maksimal (Y) Skor Indikator Kinerja: (X/Y) x 100 Konversi Persentase Indikator Kinerja ke dalam Skala 0-1-2-3-4) (0% < X 25% = 1; 25% < X 50% = 2; 50% < X 75% = 3; 75% < X 100% = 4) Total skor indikator penilaian perolehan (X) Total skor indikator penilaian maksimal (Y) Nilai Kepribadian dan Sosial= X/Y x 100 Kategori Nilai Kepribadian dan Sosial ... 20 .... .... ... ... 3 ...

......................................, ... ................................, ... Guru Pemula: Penilai:

..................................................

...............................................................

[Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula]

Page 5

INSTRUMEN PENILAIAN KEPRIBADIAN DAN SOSIAL GURU BK/KONSELOR

[Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula]

Page 6

Petunjuk pengisian instrumen penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Mata Pelajaran/Kelas: 1. Lakukan pengamatan pada pelaksanaan pembelajaran dan/atau pemantauan, serta wawancara di luar pelaksanaan pembelajran. 2. Kajian/analisis berbagai dokumen dan/atau catatan pengamatan dan/atau pemantauan yang dapat menggambarkan secara utuh untuk setiap butir penilaian 3. Tentukan/ceklist: c. ya, jika terdapat bukti yang mendukung butir penilaian d. tidak, jika tidak terdapat bukti yang mendukung butir penilaian 4. Hitung Nilai Kepribadian dan sosial, dengan langkah-langkah sebagai berikut: d. Menentukan skor butir: skor 1 untuk pernyataan ya, dan 0 untuk pernyataan tidak e. Menghitung skor indikator penilaian dengan formula yang terdapat dalam instrumen. f. Menghitung Nilai dan Kategori Nilai Kepribadian dan Sosial dengan menggunakan formula pada instrumen ini.
Komponen dan Indikator Penilaian A. Dimensi Kepribadian 1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa: Menampilkan kepribadian yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, konsisten dalam menjalankan kehidupan beragama dan toleran terhadap pemeluk agama lain, berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur No. Butir Penilaian 1. Guru BK/Konselor berpenampilan rapih dan bersih. 2. Guru BK/Konselor berbicara dengan santun dan jujur kepada peserta didik/konseli. 3. Guru BK/Konselor bersikap dan mendorong kepada peserta didik/konseli untuk bersikap toleran. 4. Guru BK/Konselor memperlihatkan konsistensi dan memotivasi peserta didik/konseli dalam melaksanakan ibadah. Jumlah Pernyataan Ya (X) Jumlah Pernyataan Ya maksimal (Y) Skor Indikator Penilaian: (X/Y) x 100 Konversi Persentase Indikator Penilaian ke dalam Skala 0-1-2-3-4) (0% < X 25% = 1; 25% < X 50% = 2; 50% < X 75% = 3; 75% < X 100% = 4) 2. Menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, individualitas dan kebebasan memilih: Guru mengaplikasikan pandangan positif dan dinamis tentang manusia sebagai makhluk spiritual, bermoral, sosial, individual, dan berpotensi, menghargai dan mengembangkan potensi positif individu pada umumnya 1. Guru BK/Konselor merencanakan layanan BK yang mengacu kepada pengaplikasian pandangan dinamis tentang manusia sebagai mahluk bermoral spiritual, sosial, dan individu. 2. Pelayanan BK yang dirancang oleh Guru BK/Konselor mendorong kepada pengembangan potensi positif individu. 3. 3. Rancangan pelayanan BK mengacu kepada kebutuhan dan masukan balik peserta didik/konseli. 4. 4. Pelayanan BK dirancang untuk mengembangkan sikap toleran dalam menjunjung hak azasi manusia pada ... ... 4 Hasil Penilaian YA TIDAK

[Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula]

Page 7

dan konseli pada khususnya, peduli terhadap kemaslahatan manusia pada umumnya dan peserta didik pada khususnya, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia sesuai dengan hak asasinya, toleran terhadap permasalahan konseli, bersikap demokratis.

peserta didik/konseli. Jumlah Pernyataan Ya (X) Jumlah Pernyataan Ya maksimal (Y) Skor Indikator Penilaian: (X/Y) x 100 Konversi Persentase Indikator Penilaian ke dalam Skala 0-1-2-3-4) (0% < X 25% = 1; 25% < X 50% = 2; 50% < X 75% = 3; 75% < X 100% = 4) ... ... 4

3.

Menunjukkan integritas dan stabilitas kepribadian yang kuat: Guru menampilkan kepribadian dan perilaku yang terpuji (seperti berwibawa, jujur, sabar, ramah, dan konsisten), menampilkan emosi yang stabil, peka, bersikap empati, serta menghormati keragaman dan perubahan, menampilkan toleransi tinggi terhadap konseli yang menghadapi stres dan frustasi.

1.

Guru BK/Konselor menunjukkan kepribadian, kestabilan emosi dan perilaku yang terpuji, jujur, sabar, ramah, dan konsisten. 2. Guru BK/Konselor menunjukkan kepekaan dan bersikap empati terhadap keragaman dan perubahan. 3. Guru BK/Konselor menampilkan toleransi tinggi terhadap peserta didik/konseli yang menghadapi stres dan frustasi.

Jumlah Pernyataan Ya (X) Jumlah Pernyataan Ya maksimal (Y) Skor Indikator Penilaian: (X/Y) x 100 Konversi Persentase Indikator Penilaian ke dalam Skala 0-1-2-3-4) (0% < X 25% = 1; 25% < X 50% = 2; 50% < X 75% = 3; 75% < X 100% = 4)

... 3

...

4.

Menampilkan kinerja berkualitas tinggi: Menampilkan tindakan yang cerdas, kreatif, inovatif, dan produktif, bersemangat, berdisiplin, dan mandiri, berpenampilan menarik dan menyenangkan, berkomunikasi secara efektif.

1. Guru BK/Konselor memotivasi peserta didik/konseli untuk berpartisipasi aktif dalam layanan BK yang diberikan.

2. 2. Guru BK/Konselor melaksanakan pelayanan BK yang efektif sesuai dengan rancangan untuk mencapai tujuan pelayanan BK dalam waktu yang tersedia. 3. 3. Guru BK/Konselor melaksanakan tugas layanan BK secara mandiri, disiplin, dan semangat agar peserta didik/konseli berpartisipasi secara aktif. Jumlah Pernyataan Ya (X) Jumlah Pernyataan Ya maksimal (Y) Skor Indikator Penilaian: (X/Y) x 100 Konversi Persentase Indikator Penilaian ke dalam Skala 0-1-2-3-4) (0% < X 25% = 1; 25% < X 50% = 2; 50% < X 75% = 3; 75% < X 100% = 4) ... ... 3

[Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula]

Page 8

B. Dimensi Kompetensi Sosial 5. Mengimplementasikan kolaborasi internal di tempat bekerja: Memahami dasar, tujuan, organisasi, dan peran pihakpihak lain (guru, wali kelas, pimpinan sekolah/madrasah, komite sekolah/madrasah) di tempat bekerja, mengkomunikasikan dasar, tujuan, dan kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling kepada pihak-pihak lain di tempat bekerja, bekerja sama dengan pihak-pihak terkait di dalam tempat bekerja (seperti guru, orang tua, tenaga administrasi).

1. Guru lain dapat menunjukkan contoh penggunaan hasil pelayanan BK untuk membantu peserta didik/konseli dalam proses pembelajaran yang dilakukannya. 2. Guru BK/Konselor merencanakan pelayanan BK dengan menyertakan pihak-pihak terkait di sekolah 3. Guru BK/Konselor dapat menunjukkan bukti bagaimana menjelaskan program dan hasil layanan BK kepada pihak-pihak terkait di sekolah 4. Guru BK/Konselor dapat menunjukkan bukti permintaan guru lain untuk membantu penyelesaian permasalahan pembelajaran. Jumlah Pernyataan Ya (X) Jumlah Pernyataan Ya maksimal (Y) Skor Indikator Penilaian: (X/Y) x 100 Konversi Persentase Indikator Penilaian ke dalam Skala 0-1-2-3-4) (0% < X 25% = 1; 25% < X 50% = 2; 50% < X 75% = 3; 75% < X 100% = 4) ... ... 4

6.

Berperan dalam organisasi dan kegiatan profesi BK: Memahami dasar, tujuan, dan AD/ART organisasi profesi bimbingan dan konseling untuk pengembangan diri dan profesi, mentaati Kode Etik profesi bimbingan dan konseling, aktif dalam organisasi profesi bimbingan dan konseling untuk pengembangan diri dan profesi.

1. Guru BK/Konselor mentaati Kode Etik organisasi profesi BK (seperti MGBK, ABKIN, atau organisasi profesi sejenis lainnya). 2. Guru BK/Konselor berpartisipasi aktif dalam proses pengembangan diri melalui organisasi profesi guru BK/Konselor. 3. Guru BK/Konselor dapat memanfaatkan organisasi profesi BK/Konselor untuk membangun kolaborasi dalam pengembangan program BK Jumlah Pernyataan Ya (X) Jumlah Pernyataan Ya maksimal (Y) Skor Indikator Penilaian: (X/Y) x 100 Konversi Persentase Indikator Penilaian ke dalam Skala 0-1-2-3-4) (0% < X 25% = 1; 25% < X 50% = 2; 50% < X 75% = 3; 75% < X 100% = 4) ... ... 3

7.

Mengimplementasikan kolaborasi antarprofesi: Guru mengkomunikasikan aspek-aspek profesional bimbingan dan konseling kepada organisasi profesi lain, memahami peran organisasi profesi lain dan memanfaatkannya untuk suksesnya pelayanan bimbingan dan konseling,

1. Guru BK/Konselor dapat menunjukkan bukti melakukan interaksi dengan organisasi profesi lain. 2. Guru BK/Konselor dapat berkolaborasi dengan institusi atau profesi lain untuk mencapai tujuan pelayanan BK. 3. Guru BK/Konselor dapat memanfaatkan keahlian lain untuk membantu penyelesaian permasalahan peserta didik/konseli sesuai kebutuhan. Jumlah Pernyataan Ya (X) ...

[Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula]

Page 9

bekerja dalam tim bersama tenaga paraprofesional dan profesional profesi lain, melaksanakan referal (alih tangan kasus) kepada ahli profesi lain sesuai dengan keperluan.

Jumlah Pernyataan Ya maksimal (Y) Skor Indikator Penilaian: (X/Y) x 100 Konversi Persentase Indikator Penilaian ke dalam Skala 0-1-2-3-4) (0% < X 25% = 1; 25% < X 50% = 2; 50% < X 75% = 3; 75% < X 100% = 4) Total skor indikator penilaian perolehan (X) Total skor indikator penilaian maksimal (Y) Nilai Kepribadian dan Sosial= X/Y x 100 Kategori Nilai Kepribadian dan Sosial

...

... 28 ... ....

......................................, ... ................................, ... Guru Pemula: Penilai:

..................................................

...............................................................

[Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula]

Page 10

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah: .............................................................................................. Lembar Refleksi Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Mata Pelajaran/Kelas
Nama: Pendidikan terakhir : Institusi pendidikan: Kelas yang diajar: Mata pelajaran yang diampu: Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah jam per minggu :

Komponen dan Indikator Penilaian 1 Komponen kepribadian 1.1 Berperilaku sesuai dengan norma, kebiasaan dan hukum di Indonesia 1.2 1.3 2 Kepribadian matang dan stabil

Catatan Refleksi Guru Pemula

Memiliki etika kerja dan komitmen serta kebanggaan menjadi guru Komponen sosial 2.1

Berperilaku inklusf, objektif, dan tidak pilih kasih 2.2 Komunikasi dengan guru, pegawai sekolah/madrasah,orang tua, dan masyarakat Rekomendasi:

Mengetahui: Penilai (Pengawas Sekolah/Kepala Sekolah/Pembimbing*)

.............................., .......... 201... Guru Pemula

..................................... NIP. *) Pilih salahsatu sesuai penilai Asli untuk guru pemula Salinan untuk kepala sekolah/madrasah

........................................ NIP. Salinan untuk Pengawas Sekolah/Madrasah Salinan untuk Dinas Pendidikan

Model PIGP tahun 2012

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah: .............................................................................................. Lembar Refleksi Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru BK/Konselor
Nama: Pendidikan terakhir : Jenis Guru : Pembimbing / Konseling Kelas bimbingan : Institusi pendidikan: Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah siswa bimbingan : Fokus Observasi:

Komponen Penilaian 1. Kompetensi kepribadian 2.1 Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME 2.2 Menghargai & menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, individualitas & kebebasan memilih 2.3 Menunjukkan integritas & stabilitas kepribadian yang kuat 2.4 Menampilkan kinerja berkualitas tinggi

CatatanRefleksi Guru Pemula

2. Kompetensi social 3.1 Mengimplementasikan kolaborasi internal di tempat bekerja

2.5 2.6

Berperan dalam organisasi & kegiatan profesi BK Mengimplementasi kolaborasi antar profesi

Rekomendasi:

Mengetahui: Penilai (PengawasSekolah/Kepala Sekolah/Pembimbing*)

.............................., .......... 201... Guru Pemula

..................................... NIP. *) Pilihsalahsatusesuaipenilai Asli untuk guru pemula Salinan untuk kepala sekolah/madrasah

........................................ NIP. Salinan untuk Pengawas Sekolah/Madrasah Salinan untuk dinas pendidikan

Model PIGP tahun 2012

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah____________________ Lembar Hasil Observasi Penilaian Kepribadian dan Sosial Pada Penilaian Tahap 1
Nama: Pendidikan terakhir : Institusi pendidikan: Kelas yang diajar: Mata pelajaran yang diampu: Matematika A. Jika Skor 4 B. Jika Skor 3 Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah jam per minggu : Fokus Observasi: C. Jika Skor 2 D. Jika Skor 1 Catatan pengamat/penilai

Komponen dan Indikator Penilaian 1. Kompetensi kepribadian 1.1 Berperilaku sesuai dengan norma, kebiasaan dan hukum di Indonesia 1.2 1.3 2. Kepribadian matang dan stabil

Memiliki etika kerja dan komitmen serta kebanggaan menjadi guru Kompetensi social 2.1

Berperilaku inklusf, objektif, dan tidak pilih kasih 2.2 Komunikasi dengan guru, pegawai sekolah/madrasah,orang tua, dan masyarakat Rekomendasi:

Mengetahui: Pembimbing

.............................., .......... 201... Guru Pemula

..................................... NIP. Asli untuk guru pemula Salinan untuk kepala sekolah/madrasah

........................................ NIP. Salinan untuk pengawas sekolah/madrasah Salinan untuk dinas pendidikan

Model PIGP tahun 2012

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah____________________ Lembar Refleksi Pembelajaran Bagi Guru Mata Pelajaran/Kelas Pemula
Nama: Pendidikan terakhir : Institusi pendidikan: Kelas yang diajar: Mata pelajaran yang diampu: Matematika Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah jam per minggu :

Komponen dan Indikator Penilaian 1 Kepribadian 1.1 Berperilaku sesuai dengan norma, kebiasaan dan hukum di Indonesia 1.2 1.3 2 Sosial 2.1 Kepribadian matang dan stabil Memiliki etika kerja dan komitmen serta kebanggaan menjadi guru

Catatan Refleksi Guru Pemula

Berperilaku inklusf, objektif, dan tidak pilih kasih 2.2 Komunikasi dengan guru, pegawai sekolah/madrasah,orang tua, dan masyarakat Rekomendasi:

Mengetahui: Penilai (Pengawas Sekolah/Kepala Sekolah/Pembimbing*)

.............................., .......... 201... Guru Pemula

..................................... NIP. *) Pilih salahsatu sesuai penilai Asli untuk guru pemula Salinan untuk kepala sekolah/madrasah

........................................ NIP. Salinan untuk Pengawas Sekolah/Madrasah Salinan untuk Dinas Pendidikan

Model PIGP tahun 2012

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah____________________ Lembar Refleksi Pembelajaran Bagi Guru BK Pemula
Nama: Pendidikan terakhir : Jenis Guru : Pembimbing / Konseling Kelas bimbingan : Institusi pendidikan: Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah siswa bimbingan : Fokus Observasi:

Komponen dan Indikator Penilaian 1.Kompetensi kepribadian 1.1 Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME 1.2 Menghargai & menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, individualitas & kebebasab memilih 1.3 Menunjukkan integritas & stabilitas kepribadian yang kuat 1.4 Menampilkan kinerja berkualitas tinggi 2 2.1 Kompetensi sosial Mengimplementasikan kolaborasi internal di tempat bekerja

CatatanRefleksi Guru Pemula

2.2 2.3

Berperan dalam organisasi & kegiatan profesi BK Mengimplementasi kolaborasi antar profesi

Rekomendasi:

Mengetahui: Penilai (PengawasSekolah/Kepala Sekolah/Pembimbing*)

.............................., .......... 201... Guru Pemula

..................................... NIP. *) Pilihsalahsatusesuaipenilai Asli untuk guru pemula Salinan untuk kepala sekolah/madrasah

........................................ NIP. Salinanuntuk Pengawas Sekolah/Madrasah Salinan untuk Dinas Pendidikan

Model PIGP tahun 2012

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah____________________ Lembar Hasil Observasi Pembelajaran Pada Penilaian Tahap 2
Nama: Pendidikan terakhir : Institusi pendidikan: Kelas yang diajar: Mata pelajaran yang diampu: Matematika A. Jika hasil observasi memperoleh skor 4 B. Jika hasi; observasi memperoleh skor 3 Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah jam per minggu : Fokus Observasi: C. Jika hasil observasi memperoleh skor 2 D. Jika hasil observasi memperoleh skor 1

A
1. Kompetensi kepribadian

Catatan pengamat/penilai

1.1 Berperilaku sesuai dengan norma, kebiasaan dan hukum di Indonesia

1.2 Kepribadian matang dan stabil 1.3 Memiliki etika kerja dan komitmen serta kebanggaan menjadi guru Kompetensi social

2.

2.1 Berperilaku inklusf, objektif, dan tidak pilih kasih 2.2 Komunikasi dengan guru, pegawai sekolah/madrasah,orang tua, dan masyarakat

Rekomendasi:

Mengetahui: Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah/Madrasah*

.............................., .......... 201... Guru Pemula

..................................... NIP. *) Pilih salahsatu sesuai penilai

........................................ NIP. Salinan untuk Pengawas Sekolah/Madrasah Salinan untuk Dinas Pendidikan

Asli untuk guru pemula Salinan untuk kepala sekolah/madrasah

Model PIGP tahun 2012

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah____________________ Lembar Hasil Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru BK/Konselor Pada Penilaian Tahap 2
Nama: Pendidikan terakhir : Jenis Guru : Pembimbing / Konseling Kelas bimbingan : Institusi pendidikan: C. Jika hasil observasi memperoleh skor 4 D. Jika hasi; observasi memperoleh skor 3 Komponen dan Indikator Penilaian 1 Kompetensi kepribadian Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah siswa bimbingan : Fokus Observasi: C. Jika hasil observasi memperoleh skor 2 D. Jika hasil observasi memperoleh skor 1

Catatan pengamat/penilai

1.1 Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME 1.2 Menghargai & menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, individualitas & kebebasab memilih 1.3 Menunjukkan integritas & stabilitas kepribadian yang kuat 1.4 Menampilkan kinerja berkualitas tinggi 2. Kompetensi sosial

2.1 Mengimplementasikan kolaborasi internal di tempat bekerja

2.2 Berperan dalam organisasi & kegiatan profesi BK 2.3 Mengimplementasi kolaborasi antar profesi

Rekomendasi:

Mengetahui: Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah/Madrasah*

.............................., .......... 201... Guru Pemula

..................................... NIP. *) Pilih salahsatu sesuai penilai

........................................ NIP. Salinan untuk Pengawas Sekolah/Madrasah Salinan untuk Dinas Pendidikan

Asli untuk guru pemula Salinan untuk kepala sekolah/madrasah

Model PIGP tahun 2012

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah: .................................................................................... Lembar Rekapitulasi Hasil Penilaian Kepribadian dann Sosial Guru Mata Pelajaran/Kelas
a. Identitas Nama Pendidikanterakhir Institusipendidikan Kelas Mata pelajaran b.HasilPenilaian Tahap 1 No Kompetensi/subkompetensi Pembimbing 1 2 1. Kompetensi kepribadian Berperilaku sesuai dengan norma, kebiasaan dan hukum di Indonesia 1.2 Kepribadian matang dan stabil 1.3 Memiliki etika kerja dan komitmen serta kebanggaan menjadi guru 2. Kompetensi social 2.1 Berperilaku inklusf, objektif, dan tidak pilih kasih 2.2 Komunikasi dengan guru, pegawai sekolah/madrasah,orangtua, dan masyarakat Rekomendasi: 1.1 3 4 5 6 Penilaian Tahap 2 (rerata) KS PS (rerata) (rerata) NilaiAkhir : : : : Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi Jumlah jam/mingu Fokusobservasi : : : : :

Pengawas Sekolah, ..

Kepala Sekolah,

., , .... Pembimbing,

Model PIGP tahun 2012

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah: ........................................................................... Lembar Rekapitulasi Hasil Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru BK/Konselor
a. Identitas Nama Pendidikan terakhir Institusi pendidikan Kelas Mata pelajaran b. Hasil Penilaian Tahap 1 No Komponen dan Indikator Penilaian Pembimbing 1 2 1. 2.1 2.2 Kepribadian Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, individualitas dan kebebasan memilih 2.3 Menunjukkan integritas dan stabilitas kepribadian yang kuat 2.4 Menunjukkan kinerja berkualitas tinggi 3. Kompetensi social 3.1 Mengimplementasikan kolaborasi internal di tempat kerja 3.2 Berperan dalam organisasi dan kegiatan profesi BK 3.3 Mengimplementasikan kolaborasi antar profesi Jumlah Rekomendasi: 3 4 5 6 Penilaian Tahap 2 (rerata) KS (rerata) PS (rerata) NilaiAkhir : : : : Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi Jumlah Jam/mingu Fokus observasi : : : : :

Pengawas Sekolah, ..

Kepala Sekolah,

., , .... Pembimbing,

Model PIGP tahun 2012

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah Laporan Hasil Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru MP/Kelas Pemula Pada Program Induksi Guru Pemula
Nama: Pedidikan terakhir : Institusi pendidikan: Kelas yang diajar: Mata pelajaran yang diampu: Jika Skor 4 B. Jika Skor 3 Kompetensi 1 Kompetensi kepribadian 1.1 Berperilaku sesuai dengan norma, kebiasaan dan hukum di Indonesia 1.2 1.3 2 Kepribadian matang dan stabil C. Jika Skor 2 A B Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah jam per minggu : D. Jika Skor 1 C D

Catatan kepala sekolah/madrasah

Memiliki etika kerja dan komitmen serta kebanggaan menjadi guru Kompetensi social Berperilaku inklusf, objektif, dan tidak pilih kasih 2.2 Komunikasi dengan guru, pegawai sekolah/madrasah,orang tua, dan masyarakat Rekomendasi: Berdasarkan Hasil Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula pada Pembimbingan Tahap 2, dan mempertimbangkan Penilian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula pada Pembimbingan Tahap 1, bahwa ................... memperoleh Nilai Kepribadian dan Sosial Amat Baik, Baik, Cukup, Sedang, Kurang. (coret yang tidak perlu) Mengetahui: Pengawas Sekolah/madrasah .............................., .......... 201... Kepala Sekolah/madrasah, 2.1

..................................... NIP.

........................................ NIP.

Model PIGP tahun 2012

10

Kementerian Pendidikan Nasional Sekolah Laporan Hasil Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru BK Pemula Pada Program Induksi Guru BK Pemula
Nama: Pendidikan terakhir : Institusi pendidikan: Kelas yang diajar: Mata pelajaran yang diampu: Jika Skor 4 B. Jika Skor 3 Kompetensi 1 Kompetensi kepribadian 1.1 Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 1.2 Menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, individualitas dan kebebasan memilih Menunjukkan integritas dan stabilitas kepribadian yang kuat Menampilkan kinerja berkualitas tinggi Sekolah/madrasah: Kabupaten/Kota: Provinsi: Jumlah jam per minggu : C. Jika Skor 2 D. Jika Skor 1

Catatan kepala sekolah/madrasah

1.3 1.4 2

Kompetensi sosial Mengimplementasikan kolaborasi internal di tempat kerja 2.2 Berperan dalam organisasi dan kegiatan profesi BK 2.3 Mengimplementasikan kolaborasi antar profesi Rekomendasi: Rekomendasi: Berdasarkan Hasil Penilaian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula pada Pembimbingan Tahap 2, dan mempertimbangkan Penilian Kepribadian dan Sosial Guru Pemula pada Pembimbingan Tahap 1, bahwa ................... memperoleh Nilai Kepribadian dan Sosial Amat Baik, Baik, Cukup, Sedang, Kurang. (coret yang tidak perlu) 2.1

Mengetahui: Pengawas Sekolah/Madrasah

.............................., .......... 201... Kepala Sekolah/Madrasah,

..................................... NIP.

........................................ NIP.

Model PIGP tahun 2012

11