Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN TUTORIAL BLOK 8

DISUSUN OLEH: Agung Hadi Wibowo Suci Fahlevi Masri Maghfiroh Rahayu 04111001048 04111001001 04111001050

TUTOR :

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA PENDIDIKAN DOKTER UMUM 2011

KATA PENGANTAR Puji syukur penyusun haturkan kepada Allah SWT karena atas ridho dan karunia-Nya laporan tutorial 3 blok 8 ini dapat terselesaikan dengan baik. Laporan ini bertujuan untuk memaparkan hasil yang didapat dari proses belajar tutorial, yang merupakan bagian dari sistem pembelajaran KBK di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. Penyusun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak- pihak yang terlibat dalam pembuatan laporan ini, mulai dari tutor pembimbing, anggota kelompok tutorial XI, dan juga teman- teman lain yang sudah ikut membantu dalam menyelesaikan laporan ini. Tak ada gading yang tak retak. Penyusun menyadari bahwa dalam pembuatan laporan ini masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, saran dan kritik akan sangat bermanfaat bagi revisi yang senantiasa akan penyusun lakukan.

Penyusun

DAFTAR ISI

Halaman Judul ........................................................................................................1 Kata Pengantar ........................................................................................................2 Daftar Isi .................................................................................................................3 Hasil Tutorial dan Belajar Mandiri .........................................................................4 I. Klarifikasi Istilah ....................................................................................4 II. Identifikasi Masalah ...............................................................................6 III. Analisis Masalah ....................................................................................7 IV. Meninjau Ulang Masalah dan Menyusun Keterkaitan Antar Masalah 26 V. Identifikasi Topik Pembelajarn ............................................................ 27 VI. Sintesis.................................................................................................. 28 VII. Menyusun Kerangka Konsep.............................................................. 45 VIII. Merumuskan Kesimpulan/ Resume .............................................. 46

Daftar Pustaka 47

Skenario C Blok 8 Mr. C 30 years old works is a businessman. He always eats fastfood for his Lunch and Dinner. Usually he likes to eat seafoods, meats, thrive,chicken and nuts for his lunch and dinner. He also like to drink Vitamin C supplement. Two days ago,he went to family practice doctor because he felt very pain at both of his ankle and some of the fingers.. The doctor also asked Mr C to check the Blood in Laboratory. The Result of his Laboratory: Total Cholesterol= 300mg/dl LDL = 190 mg/dl Triglyceride = 350mg/dl Uric acid = 7.9 mg/dl HDL = 40 mg/dl

According to the examination Mr C suffered from Gout Arthritis and Hyperlipidemia. Klarifikasi Istilah Fastfood : makanan yang disajikan kurang dari satu menit dari pemesanan Vitamin C supplement : asam askorbat yang ditambahkan dari luar melaui injeksi atau oral,sebagai antioksidan. Pain : sensasi nyeri,sakit atau tidak enak yang kurang lebih terlokalisasi akibat rsngsangan pada ujung ujung saraf khusus (dorland hal 1584 edisi 29) Ankle : bagian persendian antara kaki dan tungkai bawah;tarsus.Juga sendi pergelangan kaki (dorland hal 58 edisi 25) Triglyceride : tiga molekul asam lemak yang teresterifikasi menjadi gliserol (dorland 28 hal 1120)

Uric acid : produk akhir metabolisme purin pada primata,yang tidak larut dalam air,endapannya dalam bentuk kristal pada persendian dan ginjal menyebabkan penyakit tiroid (dorland 25 hal 1139)

Gout arthritis : gangguan metabolisme purin dan pirimidin yang ditandai dengan tofi yang menimbulkan serangan peradangan sendi-sendi akut proksimal berulang dan biasanya mengenai sendi perifer tunggal serta bereaksi baik dengan kolkisin dan biasanya diikuti dengan penyembuhan total.

Hyperlipidemia : peningkatan konsentrasi setiap atau semua lipid dalam plasma meliputi hypertrigliceridemia,hypercolesterolemia,dll. (dorland 28 hal 536)

Identifikasi Masalah 1. Mr.C 30 years old (bodyweight = 90 kg;height = 168 cm),works as a businessman. * 2. He always eats fastfood for his lunch and dinner.Usually he likes to eat seafood(lobster),meats,thrive,chicken,and nuts for his lunch and dinner.He also like to drink a vitamin C supplement.* 3. Two days ago,he went to family practice doctor because he felt very pain at both of his ankle and of the fingers. ** 4. The result of his laboratory * 5. According to the examination Mr C suffered from Gout Arthritis and Hyperlipidemia Analisis Masalah Masalah 1 a. Bagaimana IMT Mr.C ? (Lutfi) b. Bagaimana faktor resiko dari keadaan fisik Mr.C ? (Rabecca) c. Bagaimana hubungan IMT dengan pekerjaan Mr.C sebagai pengusaha? (Risha) Masalah 2 a. Apa kelebihan dan kekurangan dari fastfood? (Magfiroh b. Apa saja kandungan dari : 1. Seafood (lobster) jim 2. Meats jim 3. Thrive jim dan fitri

4. Chicken fitri 5. Nuts fitri c. Bagaimana pola makan ideal untuk Mr.C ? suci dan sabrina Pola makan bagi penderita Gout Arthritis Bahan makanan yang mengandung asam amino dengan ikatan belerang/sulfur harus dibatasi. Pengkonsumsian telur cukup 1 butir sehari. Konsumsi nasi sehari tidak boleh lebih dari 70 gram (1/2 gelas) roti paling banyak 4 potong (80 gram). Untuk memenuhi kecukupan karbohidrat dan memberikan rasa kenyang

akibat terbatasnya konsumsi nasi atau roti, maka juga makanan pokok lain seperti kentang, ubi jalar, singkong, aneka kue yang dibuat dari tepung maizena, hunkue, tapioka, atau agar-agar dengan tambahan susu-susu. Aturan lain yang harus dipatuhi, penderita wajib mengkonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan segar agar dapat membantu memberikan rasa kenyang. Sayuranyang tidak mengandung purin (selain asparagus, kacang polong, buncis, kambangkol, bayam, jamur) harus dimakan segar, paling sedikit lebih 300 gram sehari.

Begitupun buah-buahan

disarankan

dari

300

gram sehari.

http://www.scribd.com/doc/44162250/Terapi-Gout Pola makan bagi penderita Hiperlipidemia

Tidak memakan makanan yang sarat dengan kandungan kolesterol seperti daging ,keju ,telur dan sebagainya. Sesungguhnya diet Kolesterol bukan artinya tidak bisa makan enak, tetapi mengurangi atau menghindari makanan berlemak. Untuk berhasil dengan diet Kolesterol sudah tentu kita harus mengetahui mengenai macamnya kolesterol dan terdapat dimana saja kolesterol jahat dalam makanan kita sehari hari.

Pola makan bagi penderita untuk penderita obesitas (kegemukan)

Obesitas atau kegemukan dapat diatasi dengan diet dengan pola makan dan kalori terkontrol serta berolahraga dengan giat. Untuk menurunkan berat badan dengan cepat secara instan tentu tidak mudah, tetapi jika dilakukan secara teratur maka akan terasa mudah. Yang perlu diubah dari penderita obesitas adalah pola makan, yang biasanya

makan dengan porsi banyak atau banyak makan makanan junk food, kini harus berdiet dengan makan makanan yang bergizi dan dengan takaran yang cukup. Obesitas sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian. Jumlah kalori yang dibutuhkan oleh penderita obesitas berkisar 1100-1900 kalori perharinya. d. Adakah hubungan pola makan dengan IMT Mr.C ? Jelaskan! catri dan ahaw e. Bagaimana dampak negatif mengonsumsi suplemen vitamin C yang terlalu sering? sabrina dan imam f. Bagaimana fungsi dari vitamin C bagi tubuh ? ahaw g. Bagaimana dosis yang dianjurkan dalam pengonsumsian vitamin C ? ferdi h. Adakah hubungan mengonsumsi vitamin C dengan asupan yang diperoleh Mr.C ? Jelaskan ! imam dan ferdi Masalah 3 a. Jelaskan patofisiologi nyeri ankle dan jari-jari? risha b. Jelaskan jenis-jenis nyeri ! lutfi Masalah 4 a. Bagaimana interpretasi hasil laboratorium ? rabecca b. Bagaimana mekanisme hasil pemeriksaan laboratorium yang tidak normal? magfiroh dan jim Masalah 5 a. Jelaskan jenis-jenis inflamasi! fitri b. Jelaskan patofisiologi gout arthritis ? (metabolisme purin dan pirimidin) suci dan catri Asam urat merupakan hasil akhir dari metabolisme purin, suatu produk sisa yang tidak mempunyai peran fisiologi. Manusia tidak memiliki urikase yang dimiliki hewan, suatu enzim yang menguraikan asam urat menjadi alantoin yang larut dalam air. Asam urat yang terbentuk setiap hari di buang melalui saluran pencernaan atau ginjal. Pada keadaan normal, jumlah asam urat terakumulasi pada laki-laki kurang lebih 1200mg dan pada perempuan 600mg. Jumlah akumulasi ini meningkat beberapa kali

lipat pada penderita gout. Berlebihnya akumulasi ini dapat berasal dari produksi berkelebihan atau ekskresi yang kurang. Meskipun asupan purin berlebih, dalam keadaan normal, seharusnya ginjal dapat mengekskresikannya. Pada kebanyakan pasien gout (75-90%), clearence asam urat oleh ginjal sangat menurun. Produksi normal asam urat dalam tubuh manusia dengan fungsi ginjal normal dan diet bebas purin adalah 600mg per hari.Meningkat pada penderita gout maupun hiperurisemia. Hiperurisemia didefinisikan sebagai konsentrasi asam urat dalam

serum yang melebihi 7mg/dL. Konsentrasi ini adalah batas kelarutan monosodium urat dalam plasma. Pada konsentrasi 8mg/dL atau lebih, monosodium urat lebih cenderung mengendap di jaringan. Pada PH 7 atau lebih asam urat ada dalam bentuk monosodium urat Purin dalam tubuh yang menghasilkan asam urat, berasal dari tiga sumber: purin dari makanan, konversi asam nukleat dari jaringan, pembentukan purin dari dalam tubuh. Ketiga-tiganya masuk dalam lingkaran metabolisme menghasilkan diantaranya asam urat. Beberapa sistim enzim mengatur metabolisme purin. Bila terjadi sistim regulasi yang abnormal maka terjadilah produksi asam urat yang berlebihan. Produksi asam urat berlebihan ini dapat juga terjadi karena adanya peningkatan penguraian asam nukleat dari jaringan, seperti pada myeloproliferative dan lymphoproliferative disorder. Purin dari makanan tidak ada artinya dalam hiperurisemia, selama semua sistim berjalan dengan normal. Dua abnormalitas dari dua enzim yang menghasilkan produksi asam urat berlebih: peningkatan aktivitas Phosphoribosylpyrophosphate (PRPP) synthetase menyebabkan peningkatan konsentrasi PRPP. PRPP adalah kunci sintesa purin, berarti juga asam urat. Yang kedua adalah defisiensi hypoxanthine guanine phosphoribosyl transferase (HGPRT). Defisiensi HGPRT meningkatkan metabolisme guanine dan hipoxantin menjadi asam urat. Berkurangnya ekskresi asam urat ditemukan pada kurang lebih 90 % penderita gout. Penyebab kurangnya ekskresi asam urat tidak diketahui, tetapi faktor seperti obesitas, hipertensi, hiperlipidemia, menurunnya fungsi ginjal, konsumsi alkohol daobatobatan tertentu memegang peranan. Beberapa obat-obatan dapat menyebabkan hiperurisemia dan gout. Diuretik loop dan tiazid, yang menghalangi ekskresi asam urat pada distal tubular, adalah obat penyebab hiperurisemia. Jarang menyebabkan gout akut, tetapi

mendorong terbentuknya tofi di sekitar sendi yang rusak, terutama pada jari. Salisilat dosis rendah memberi efek yang sama. Obat sitoksik menyebabkan produksi asam nukleat berlebih pada pengobatan leukemia, limfoma, karena mereka meningkatkan kecepatan sel mati. http://binfar.depkes.go.id/download/ARTRITIS.pdf c. Bagaimana patofisilogi hyperlipidemia ? sabrina dan ahaw d. Adakah hubungan asupan makan Mr.C dengan gout arthritis dan hyperlipidemia yang diderita Mr.C ? ferdi dan imam e. Apa saja faktor resiko gout arthritis dan hyperlipidemia? lutfi dan rabecca Factor resiko yang menyebabkan gout arthtritis adalah pola makan, obesitas, dan suku bangsa/ras. http://www.library.upnvj.ac.id/pdf/2s1keperawatan/205312039/bab1.pdf f. Adakah hubungan gout arthritis dengan hyperlipidemia? Jelaskan! risha dan maghfiroh g. Bagaimana tatalaksana dari gout arthritis dan hyperlipidemia ? jim dan fitri h. Bagaimana komplikasi lebih lanjut dari gout arthritis dan hyperlipidemia ? catri dan suci Komplikasi lebih lanjut dari gout arthritis adalah : Arthritis gout Asimtomatik Pada tahap ini, kadar asam urat dalam darah meningkat tetapi tidak ada simtom. Pada kondisi ini pasien tidak membutuhkan pengobatan. Dalam beberapa hal, hiperurisemia dapat ditemukan beberapa tahun sebelum serangan.Peningkatan asam urat biasanya terlihat pada laki-laki sesudah puber dan pada perempuan setelah menopause. Walau tidak semua pasien dengan hiperurisemia akan dapat serangan GA, tetapi pasien perlu waspada.

Arthritis gout Akut (Acute gouty Arthritis) Pada tahap ini, hiperurisemia menyebabkan mengendapnya kristal asam urat di sendi. Ini menyebabkan rasa nyeri intens dan mendadak, bengkak di sendi dan juga hangat dan peka terhadap sentuhan. Serangan akut biasanya terjadi malam hari dan dapat dipicu oleh keadaan stres, minum alkohol atau obat, atau adanya penyakit lain. Serangan bisanya berhenti dalam 3-10 hari, meskipun tanpa pengobatan, dan serangan berikutnya mungkin tidak akan terjadi dalam beberapa bulan bahkan beberapa tahun.

Dengan berlanjutnya waktu, bagaimanapun serangan dapat terjadi lebih lama dan lebih sering.

Gout Interkritikal Ini adalah saat di antara serangan akut. Pada tahap ini, pasien tidak ada simtom, dan merasakan fungsi sendi yang normal. Pada tahap ini pasien harus tetap menjaga agar kadar asam urat terkendali.

Gout tofi kronis (Chronic tophaceous gout) Tahap ini adalah tahap yang paling menyebabkan ketidak mampuan dan biasanya dapat terus berkembang misalnya selama 10 tahun. Pada tahap ini, penyakit ini dapat mengakibatkan kerusakan sendi yang permanen dan kadang juga ginjal. Dengan pengobatan yang benar, kebanyakan pasien dengan gout tidak sampai ketahap ini.

Komplikasi Gout Cacat Tofi Penyakit ginjal Kalkuli asam urat (10-15%) Nefropati urat yang kronis Nefropati urat yang akut (biasanya akibat sekunder dari kemoterapi) Nekrosis yang avaskular dari tulang paha (femoral head) http://binfar.depkes.go.id/download/ARTRITIS.pdf

Komplikasi lebih lanjut dari hyperlipidemia adalah yang utamanya adalah pancreatitis, yang sering kali terjadi setelah penderita makan lemak dan bias berakibat fatal. http://medicastore.com/penyakit/62/Hiperlipidemia_Herediter.html

A.

Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah keadaan pada arteri besar dan kecil yang disebabkan oleh penimbunan endapan lemak, trombosit, makrofag, dan sel-sel darah putih lainnya di seluruh kedalaman tunika intima (sel endotel) dan pada akhirnya ke tunika media

(lapisan otot polos). Pembuluh darah yang sering terkena aterosklerosis diantaranya arteri koroner, aorta, dan arteri serebrum (Corwin,1996). Mekanisme pembentukan aterosklerosis diawali dengan tingginya kadar kolesterol dalam darah yang dibawa oleh lipoprotein berdensitas rendah (LDL). LDL kemudian memasukan kolesterol ke dalam sel epitel lumen pembuluh darah. Kolesterol ini dianggap sebagai benda asing sehingga menarik monosit masuk ke dalam epitel lumen. Monosit ini kemudian akan berubah menjadi makrofag yang akan menghasilkan senyawa superoksida yang dapat mengoksidasi LDL. LDL yang teroksidasi ini mengeluarkan kolesterol yang kemudian difagosit oleh makrofag menjadi sel busa. Kolesterol yang tinggi akan terus menyebabkan sel busa terakumulasi semakin banyak pada sel epitel pembuluh darah dengan mekanisme tersebut. Sel busa ini menganggu elastisitas pembuluh darah dan menyebabkan kekakuan. Kekakuan ini menyebabkan retak dan luka pada pembuluh darah. Luka ini menyebabkan aktifnya sistem pembekuan darah sehingga terbentuk trombus. Trombus yang terbentuk pada dinding pembuluh darah menyebabkan permukaan lumen menjadi tidak rata atau licin (membentuk tonjolan). Trombus akan menyebabkan ion kalsium dalam aliran darah tertimbun membentuk ateroma yang menyebabkan penyempitan lumen pembuluh darah. Trombus ini dapat terlepas dan terbawa hingga ke kapiler dan menyebabkan penyumbatan pembuluh darah kapiler. B. Kardiovaskular pada system kardiovaskuler berkaitan erat dengan terjadinya

Komplikasi

aterosklerosis. Pada tahap awal umumnya terjadi hipertensi, kemudian dapat juga terjadi iskemia, angina pektoris, kardiomegali, jantung koroner serta terjadinya aliran darah balik ke paru-paru. 1. 2. 3. 4. Hipertensi Iskemia Jantung Angina Pektoris Infark Miokard

5. C.

Jantung Koroner Stroke

Stroke adalah gangguan otak akut akibat gangguan suplay darah di otak atau perdarahan yang terjadi mendadak yang menyebabkan defisit neurologis atau kematian.

D.

Pankreatitis

Merupakan keadaan dari pankreas dengan gejala yang khas nyeri perut hebat timbul tibatiba dan peningkatan enzim amylase dan lipase. E. Perlemakan hati

Perlemakan hati adalah penumpukan lemak pada sel-sel hati. Dikatakan perlemakan hati apabila kandung lemak di hati (sebagian besar trigliserida) melebihi 5% seluruh berat hati. Pada orang obesitas terjadi akumulasi lemak khususnya trigliserida dalam jumlah besar di jaringan adiposa. Hal ini disebabkan karena sel-sel hati sudah tidak mampu menampung cadangan lipid sehingga mobilisasi lipid berlangsung sangat cepat ke jaringan adiposa. Akumulasi yang ekstensif dianggap sebagai suatu keadaan patologik. Akumulasi tersebut lama kelamaan dapat menyebabkan gangguan fungsi hati dan sirosis hati. Bila lemak yang telah disimpan dalam jaringan adiposa hendak digunakan dalam tubuh untuk menghasilkan energi,maka lemak harus ditraspor dari jaringan adiposa ke jaringan lain. Lemak ditransporkan terutama dalam bentuk asam lemak bebas. Keadaan ini dicapai dengan hidrolisis trigliserida kembali menjadi asam lemak dan gliserol sewaktu meninggalkan sel lemak, asam lemak mengalami ionisasi kuat dalam plasma dan gugus ioniknya segera bergabung dengan molekul albumin protein plasma. Ketidakseimbangan pada kecepatan pembentukan dan triasilgliserol menyebabkan perlemakan hati.
http://gekawatti.blogspot.com/2012/03/komplikasi-hiperlipidemia.html

Keterkaitan Antar Masalah BB : 90 kg TB : 168 cm Fast food & Konsumsi suplemen vit. C Aktivitas

Hasil laboratorium abnormal

Nyeri pergelangan kaki dan jari-jari

Gout arthritis dan Hyperlipidemia Learning Issue 1. Metabolisme Purin (Risha, Jim) 2. Gout arthritis (Lutfi, Rabecca) 3. Hyperlipidemia (Imam, Magfiroh) 4. Fast food (sesuai skenario) (Suci) 5. Metabolisme lipid (Ahaw,Catri) 6. Vitamin C (Fitri) 7. Pola makan (Sabrina, Ferdi)

NOTED : jawaban dan sintesis ditulis dalam format : TIMES NEW ROMAN, FONT SIZE12, 1,5 SPACE, RATA KIRI KANAN WARNING : TIDAK MENERIMA BAHAN YANG BELUM DIEDIT (MENTAH)

Sintesis Fast Food Makanan cepat saji (fast food) adalah makanan yang disajikan secara cepat, praktis, dan waktu persiapannya membutuhkan waktu yang singkat dan pada umumnya makanan yang mengandung rendah serat dan tinggi lemak. http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/31100/8/Cover.pdf Hampir semua makanan cepat saji adalah selalu dimasak dan mengalami proses yang sangat lama sehingga mereka kehilangan enzim kehidupan yang diperlukan oleh tubuh untuk merasakan kepuasan yang sebenarnya. Dengan kata lain, makin banyak makanan cepat saji yang dikonsumsi maka makin sedikit makanan mentahnya. Padahal makanan segar dan mentah memberikan tubuh bahan-bahan yang tidak terdapat pada makanan yang dimasak dan diproses (semua produk hewani merupakan produk makanan yang dibuat dengan proses yang sangat-sangat panjang dan tidak efisien serta mencemari lingkungan). Kandungan yang terkandung pada fastfood, daging, ayam (kadar kolesterol, dll) : Tinggi kalori, rata - rata makanan fast food mengandung sebanyak 50% dari jumlah kalori yang diperlukan sehari, berkisar antara 400 kalori sampai 1500 kalori. Hamburger yang besar, kentang goreng, milk shake mengandung 1.200 kalori, yang merupakan total kalori perhari yang diperlukan tubuh untuk seorang yang sedang menjalani diet. Mengurangi asupan makanan. Tinggi lemak, berkisar antara 40 - 60% kalori dalam fast food berasal dari lemak. Bahan seperti keju, mayonaise, kream dan metode deep frying mengandung tinggi lemak dalam makanan ini. Makanan yang diolah dengan cara deep frying adalah lemak sapi dan mengandung telur yang juga mengandung tinggi kolesterol. Tinggi garam. beberapa jenis makanan mengandung tinggi natrium. Misalnya cheese burger mengandung 1.400 mg Natrium, yang merupakan lebih dari 1/3 gram maksimum yang dianjurkan perhari yang besarnya 3.300 mg atau 1.5 sendok teh garam perhari. Tinggi kandungan gula. Asupan gula terbesar dari minuman dan desert. Misalnya sekaleng minuman ringan mengandung 8 sendok teh gula, doughnut mengandung 6 sendok teh gula. Kandungan gula yang cukup tinggi ini memberikan kontribusi yang cukup besar pada jumlah kalori yang dimakan. Rendah kandungan serat. Makanan fast food biasanya mengandung rendah serat, kecuali salad. Makanan khas fried chicken sekali makan yang biasanya terdiri dari 2

potong ayam, mashed potatoes dan soft drink, total mengandung kurang dari 1 gram serat makanan, yang jumlahnya tak berarti dibanding dengan anjuran serat sebanyak 40 gram per hari.

Bahaya fast food yang telah dijabarkan oleh penilitian ilmiah dari beberapa pakar serta pemerhati nutrisi adalah sebagai berikut : - Sodium tidak boleh kebanyakan terdapat di dalam tubuh kita. Untuk ukuran orang dewasa, sodium yang aman jumlahnya tidak boleh lebih dari 3300 miligram. Ini sama dengan 1 3/5 sendok teh. Sodium yang banyak terdapat di fast food, dapat meningkatkan aliran dan tekanan darah sehingga bisa membuat tekanan darah tinggi. Tekanan darah yang tinggi juga akan berpengaruh munculnya gangguan ginjal, penyakit jantung, dan stroke. - Satured fat yang juga banyak terdapat di fast food berbahaya bagi tubuh karena zat tersebut merangsang organ hati untuk memproduksi banyak kolesterol. Kolesterol sendiri didapat dengan dua cara, yaitu oleh tubuh itu sendiri dan ada juga yang berasal dari produk hewani yang kita makan dan dimasak terlalu lama. Kolesterol banyak terdapat dalam daging, ayam, ikan, telur, mentega, susu, dan keju. Bila jumlahnya banyak, kolesterol dapat menutup saluran darah dan oksigen yang seharusnya mengalir ke seluruh tubuh. Tingginya jumlah satured fat dalam makanan fast food akan menimbulkan kanker, terutama kanker usus dan kanker payudara. Kanker payudara merupakan pembunuh terbesar setelah kanker usus. Lemak dari daging, susu, dan produk-produk susu merupakan sumber utama dari satured fat. - Selain itu, beberapa menu dalam restaurant fast food juga mengandung banyak gula. Gula, terutama gula buatan, tidak baik untuk kesehatan karena dapat menyebabkan penyakit gula atau diabetes, kerusakan gigi, dan obesitas. Minuman bersoda, cake, dan cookies mengandung banyak gula dan sangat sedikit vitamin serta mineralnya. Minuman bersoda mengandung paling banyak gula, sedangkan kebutuhan gula dalam tubuh tidak boleh lebih dari 4 gram atau satu sendok teh sehari. http://publiceye-magz.com/content/what-you-like/2011/04/bahayanya-fast-food/

mnghambat metabolism

mengurangi filtrasi di ginjal. Vitamin c untuk memenuhi serat dari kekurangan fastfood Kelebihan vit c dapat menyebabkan kolesterol