Anda di halaman 1dari 5

PENETAPAN KADAR TRIGLISERIDA

I.TUJUAN PERCOBAAN Setelah menyelesaikan percobaan ini mahasiswa diharapkan dapat : 1.Menyiapkan pasien untuk pemeriksaan trigliserida dalam darah. 2.Menginterpretasikan hasil laboratorium yang diperoleh. II.TEORI Trigliserida adalah lemak darah yang dibawa oleh serum lipoprotein. Trigliserida adalah penyebab utama penyakit-penyakit arteri dan biasanya dibandingkan dengan kolesterol dengan menggunakan lipopritein elektroforesis. Bila terjadi peningkatan konsentrasi trigliserida maka terjadi peningkatan very low density lipoprotein (VLDL) yang menyebabkan hiperlipoproteinemia. Masuknya alkohol dapat menyebabkan peningkatan sementara kadar trigliserida serum (Kee, 1997). Di dalam darah hanya ada 3 jenis lemak dasar, yaitu kolesterol, trigliserida dan fosfolipid. Oleh karena sifat lemak yang tidak dapat larut dalam air (sedangkan darah kita terdiri dari air sebagai komponen utama), maka 3 bentuk lemak tersebut harus bercampur dengan zat pelarut untuk dapat beredar dalam darah. Zat tersebut adalah suatu jenis protein yang disebut Apoprotein (disingkat Apo). Senyawa lemak (gabungan dari 3 jenis lemak diatas) yang bergabung dengan Apo membentuk lipoprotein (LP). Jadi LP adalah kolesterol + trigliserida + fosfolipid + Apo (Tenggara, 2008). Lipoprotein (LP) berbeda dalam ukuran, densitas, komposisi lemak dan komposisi Apo. Perbedaan tersebut membuat terdapat beberapa jenis LP yaitu HDL, LDL, IDL, VLDL, kilomikron dan Lp(a). Jadi harusdimengerti bahwa istilah HDL atau LDL dll itu adalah suatu bentuk gabungan kolesterol, trigliserid, fosfolipid dan protein (Tenggara, 2008). Seperti sudah dijelaskan, bahwa trigliserida (TG) adalah salah satu bentuk dari 3 lemak dasar manusia. Tidak seperti kolesterol yang disimpan dalam

jaringan hati atau dinding pembuluh darah, TG akan disimpan dalam sel lemak dibawah kulit (yang menjadikan six pack abs sangat sulit diperoleh). Kadar TG yang tinggi akan merubah metabolisme VLDL menjadi suatu bentuk large VLDL. Bentuk L-VLDL ini akan menjadi LDL yang sangat mudah teroksidasi dan merusak HDL yang pada akhirnya akan memperberat kandungan kolesterol pembuluh darah (Tenggara, 2008). Sumber Trigliserida Darah 1. Makanan: gula, produk hewani, lemak jenuh dalam permen,daging merah, produk susu diet lemak diserap melalui usus. 2. Diproduksi dalam tubuh oleh hati (Harry, 2008). Tingkat Trigliserida Beberapa orang yang memiliki kadar kolesterol darah tinggi juga memiliki trigliserida darah tinggi. Namun, tidak ada gejala. Jika darah Anda memiliki kolesterol darah tinggi serta trigliserida darah tinggi, risiko untuk penyakit jantung lebih besar daripada jika Anda hanya memiliki trigliserida tinggi atau hanya kolesterol tinggi. trigliserida yang tinggi dapat dikaitkan dengan resistensi insulin, rendah kolesterol HDL, kolesterol LDL tinggi, penyakit hati dan obesitas (Harry, 2008).

Tingkat Trigliserida Normal (Ideal) Idealnya trigliserida dalam darah harus kurang dari 150 miligram per desiliter (mg / dL). Tingkat trigliserida dapat dianggap tinggi jika di atas 150 mg / dL dan jika Anda memiliki faktor risiko lain juga untuk penyakit jantung. Sangat kadar trigliserida yang tinggi mungkin berhubungan dengan penyakit hati (Harry, 2008). The American Heart Association menetapkan pedoman untuk tingkat trigliderida :

PRINSIP Trigliserida lipase Gliserol + ATP GK gliserol + asam lemak gliserol-3-fosfat + ADP GPO POD dihidroksiaseton fosfat + H2O2 quinoneimine + HCl + H2O + 4-Klorofenol

Gliserol-3-fostat + O2 H2O2 + aminoantypirine ALAT DAN BAHAN A. Alat 1. Kuvet 2. Pipet piston 3. Sentrifuga

4. Spektrofotometer Uv-vis 5. Spuit 6. Tabung reaksi dan rak tabung reaksi

B. Bahan 1. Alkohol 70% 2. Larutan standard trigliserida 3. Reagen 4. Serum, plasma-heparin atau EDTA

C. Gambar Alat

Spektrofotometer Uv-vis

Kuvet

Pipet piston

Sentrifuga

Spuit

Tabung reaksi DATA PENGAMATAN DAN PERHITUNGAN A. Penentuan Kadar Trigliserida 1. Dengan menggunakan standar Asampel C.sampel = x 200 mg/dL Astan dar

C.sampel =

x 200 mg/dl = 48,862 mg/dl

C.sampel = C.sampel =

Asampel x 2,3 mmol/l Astan dar


x 5,2 mmol/l = 0,562 mmol/l

2. Dengan menggunakan Faktor C sampel = 760 x A sampel (mg/100 ml) C sampel = 760 x 0,161 = 122,36 mg/100 ml C sampel = 8,66 x Asampel (mmol/l) C sampel = 8,66 x 0,161 = 1,39426 mmol/l

KESIMPULAN 1. Untuk pemeriksaan kadar trigliserida, pasien diambil darahnya,

disentrifugasi, diambil serum lalu diuji kadar trigliserida nya dengan metode enzimatis kemudian diukur absorbansi nya. 2. Diperoleh kadar kolesterol sampel 48,862 mg/dl atau 122,36 mg/l00ml sehingga disimpulkan pasien memiliki kadar trigliserida yang normal.