Assalamu’alaikum Wr.

Wb

Hud 117-119 Dwi Setyaningsih Endah Hasanah Hilda Nursaidah Melani Sri Nandini Syifa Aini Aulia Al-Qur’an Hadits .Qs.

‫ْ‬ ‫ب ُ‬ ‫ُ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫ُّ‬ ‫ى‬ ‫ر‬ ‫ق‬ ‫ال‬ ‫ك‬ ‫ل‬ ‫ه‬ ‫ي‬ ‫ل‬ ‫ك‬ ‫ب‬ ‫ر‬ ‫ان‬ ‫ك‬ ‫ا‬ ‫م‬ ‫و‬ ‫ُ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ظ ْلم‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ِ‬ ‫َ‬ ‫‪117‬‬ ‫ُ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ُّك‬ ‫ُون‬ ‫رب َ‬ ‫ول ْو شاء َ‬ ‫َ‬ ‫ها مُصْ لِح َ‬ ‫وأهْ ل َ‬ ‫َ‬ ‫ُ‬ ‫ً‬ ‫والَ َي َ‬ ‫َ‬ ‫ل ال َّ‬ ‫حدَ ً‬ ‫ون‬ ‫زالُ َ‬ ‫ة َ‬ ‫وا ِ‬ ‫ن َ‬ ‫اس أمَّة َ‬ ‫ع َ‬ ‫جَ‬ ‫ل َ‬ ‫َ‬ ‫‪118‬‬ ‫َّ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫ك‬ ‫ل‬ ‫ذ‬ ‫ح‬ ‫ن‬ ‫م‬ ‫ال‬ ‫إ‬ ‫رَّ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫ولِ َ‬ ‫ُّك َ‬ ‫رب َ‬ ‫م َ‬ ‫َ‬ ‫ين‬ ‫ف‬ ‫ل‬ ‫ت‬ ‫ُخ‬ ‫م‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ِ‬ ‫َ‬ ‫ُ‬ ‫َ‬ ‫َّ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫مْ‬ ‫م‬ ‫ه‬ ‫ُ‬ ‫ق‬ ‫ل‬ ‫خ‬ ‫م‬ ‫ن‬ ‫ه‬ ‫ج‬ ‫أل‬ ‫ِّك‬ ‫ب‬ ‫ر‬ ‫ة‬ ‫م‬ ‫ل‬ ‫ك‬ ‫َّت‬ ‫م‬ ‫ت‬ ‫و‬ ‫ألنَّ‬ ‫ِ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ْ‬ ‫َّ‬ ‫َّ‬ ‫ين ‪119‬‬ ‫جْ‬ ‫ع‬ ‫م‬ ‫ن‬ ‫ال‬ ‫و‬ ‫ة‬ ‫ن‬ ‫ج‬ ‫ال‬ ‫ن‬ ‫م‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬ ‫اس أ َ ِ َ‬ ‫َ‬ ‫َ‬ ‫ِ‬ ‫ِ‬ .

tetapi mereka senantiasa berselisih (berpendapat).Terjemah 117. selama penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan 118.”Aku pasti akan memenuhi neraka Jahanam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya” . 119. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat (keputusan) Tuhanmu telah tetap. ”Dan Tuhanmu tidak akan membinasakan negeri zalim. tentu Dia jadikan manusia umat yang satu. “ Kecuali orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. “Dan jika Tuhanmu menghendaki.

pembangunan. Artinya apabila suatu kaum meskipun mereka kafir tetapi menjaga hubungan baik di antara sesamanya. kaum Nabi Hud.Penjelasan Ayat 117 surat Hud (menurut tafsir Syaikh Al-Maragi) menjelaskan bahwa sesuai dengan sunatullah. memelihara lingkungan dan tewrus menjalankan pembangunan dan memelihara hasil budaya yang kuat dan besar seperti kaum Syu’aib. dan kebudayaan yang mereka miliki. dan kaum Fir’aun. tidak sekali-kali Allah akan menghancurkan negeri disebabkan perbuatan syirik penduduknya selagi mereka tetap memelihara hubungan sosial. . mereka tetap menjadi bangsa-bangsa yang besar karena satu sama lainnya bersikap adil.

Oleh karena itu. sudah menjadi ketentuan Allah bahwa manusia itu terbagi dua.Dan dalam ayat 118-119. Sebab tugas para dai adalah menyampaikan dakwah. sedangkan hasilnya tergantung Allah Yang Mahakuasa. . bila Allah berkehendak. sekelompok berhak masuk surga dan sekelompok yang lain berhak masuk neraka. Akan tetapi. karena sikap itu merupakan sebagian dari fitrahnya. dianjurkan untuk tidak selalu menjadi beban pikiran mereka. Karena. bagi para da’i yang berkeinginan agar semua manusia itu beriman dan merasa kecewa karena melihat sebagian anggota masyarakat berpaling dari ajakannya. maka mudah saja bagi-Nya untuk menjadikan seluruh umat manusia iman. Allah mengingatkan bahwa umat manusia itu suka berselisih.

. • Adanya manusia yang beriman dan yang tidak beriman merupakan mutlak kehendak Tuhan karena hikmah yang tidak diketahui oleh manusia • Allah telah menetapkan bahwa manusia dan jin kelak akan terbagi menjadi dua kelompok.Sari Makna • Secara sunatullah. maju mundurnya suatu bangsa teergantung kepada penduduknya. seberapa jauh mereka rajin bekerja dan memelihara hubungan baik antar mereka meskipun mereka tidak beriman kepada Allah. satu kelompok yang karena ketaatannya berhak masuk surga dan kelompok yang lain karena kedurhakaannya berhak masuk neraka.

Tafsir Menurut Hasan Al-Basri “Seluruh umat manusia berselisih dalam beraneka ragam agama kecuali yang dirahmati oleh Rabbmu karena orang yang dirahmati tidak akan berselisih.” (Jami’ul Bayan 7/138 nomor 18715) .

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan : “Yakni orang yang dirahmati dari pengikut para Rasul. Para Rasul sejak dahulu telah mengajarkan kepada umatnya segala permasalahan agama dan kebiasaan mereka ini terus berjalan sampai penutup para Nabi dan Rasul. . orang-orang yang berpegang teguh dengan norma-norma agama yang diperintahkan kepada mereka.

Terima kasih atas perhatiannya Wassalamu’alaikum Wr. Wb. .