1. pemberian gula pada cairan teh tawar, lambat laun cairan teh menjadi manis 2.

setetes parfum akan menyebar ke seluruh ruangan (difusi gas di dalam medium udara) 3. penyerapan oksigen oleh sel yang melakukan respirasi seluler 4. Pengambilan air dan garam mineral oleh tumbuhan dari dalam tanah

5. Perendaman kentang dengan air garam, menyebabkan kentang menjadi lebih asin. 6. Perendaman tebu kedalam air gula, membuat tebu jauh lebih manis.

1. Contoh kimia (klasik, Fick, atau Fickian) difusi natrium klorida dalam airPada dasarnya, dua jenis difusi dibedakan:Tracer difusi, yang merupakan pencampuran spontan molekul terjadi karena tidak adanya konsentrasi (atau kimia potensial) gradien. Jenis difusi dapat diikuti dengan menggunakan pelacak isotop, maka nama itu. Difusi pelacak biasanya diasumsikan identik dengan diri-difusi (dengan asumsi tidak ada efek isotopik signifikan). difusi ini dapat berlangsung dalam keseimbangan.difusi kimia terjadi pada kehadiran konsentrasi (atau kimia potensial) gradien dan hasil dalam transportasi bersih massa. Ini adalah proses dijelaskan oleh persamaan difusi. difusi ini selalu merupakan proses non-ekuilibrium, meningkatkan entropi sistem, dan sistem membawa lebih dekat dengan keseimbangan.Koefisien difusi ini untuk kedua jenis difusi umumnya berbeda karena difusi koefisien difusi kimia adalah biner dan itu mencakup dampak akibat hubungan gerakan dari spesies menyebarkan berbeda. sistem Non-kesetimbangan.

Diffusion In Solids (Difusi Dalam Padatan)
BY DAMARDP – OCTOBER 15, 2011POSTED IN: ARTIKEL SAINS

Difusi memainkan peran kunci dalam banyak proses yang beragam seperti mencampurkan gas dan cairan, perembesan atom atau molekul melalui membran, penguapan cairan, pengeringan kayu, doping wafer silikon untuk membuat perangkat semikonduktor, dan transportasi neutron termal di reactor nuklir. Tingkat reaksi kimia yang penting, dibatasi oleh seberapa cepat difusi dapat membawa sebuah reaktan secara bersamaan atau mengantar mereka ke tempat terjadinya reaksi pada enzim. Atau katalis yang lainnya. 1.1 DIFUSI Difusi adalah peristiwa mengalirnya/berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah. Perbedaan konsentrasi yang ada pada dua larutan disebut gradien konsentrasi. Difusi akan terus terjadi hingga seluruh partikel tersebar luas secara merata atau mencapai keadaan kesetimbangan dimana perpindahan molekul tetap terjadi walaupun tidak ada perbedaan konsentrasi. Contoh yang sederhana adalah pemberian gula pada cairan teh tawar. Lambat laun cairan menjadi manis. Contoh lain adalahuap air dari cerek yang berdifusi dalam udara. Difusi yang paling sering terjadi adalah difusi molekuler. Difusi ini terjadi jika terbentuk perpindahan dari sebuah lapisan (layer) molekul yang diam dari solid atau fluida. Ada beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan difusi, yaitu:

    

Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi. Ketebalan membran. Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi. Luas suatu area. Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya. Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya. Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya

1.2 MACAM-MACAM DIFUSI Proses difusi yang kita ketahui terbagi ke dalam 3 jenis yaitu difusi pada material cair, difusi pada material padat, dan difusi pada material gas. 1.2.1 Difusi cair Dikatakan difusi cair jika terjadi perpindahan molekul cairan dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Contohnya yaitu ketika kita merendam kedelai dalam air saat pembuatan tempe. Selama perendaman akan terjadi difusi air dari lingkungan luar (yang kadar airnya tinggi) ke dalam kedelai (yang kadar airnya rendah). 1.2.2 Difusi padat

Dikatakan difusi padat jika terjadi perpindahan molekul padatan dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Contohnya yaitu ketika kita melakukan perendaman buah dengan larutan gula dalam pembuatan manisan buah. Selama perendaman selain terjadi difusi air dari lingkungan luar ke dalam buah juga terjadi difusi molekul gula (molekul padatan) ke dalam buah dan ini berarti difusi padatan juga terjadi dalam pembuatan manisan buah ini. Selama ini batasan antara kapan terjadinya difusi air dengan difusi padatan masih belum jelas karena prosesnya sering terjadi bersamaan dan susah untuk dibedakan. 1.2.3 Difusi gas

Dikatakan difusi gas jika terjadi perpindahan molekul gas dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Contohnya yaitu difusi O2 pada pengemas plastik. Ketika kita menggunakan pengemas plastik untuk

Jumlah oksigen dan uap air yang dapat masuk ke dalam plastik pengemas bervariasi tergantung permeabilitas dari plastik pengemas tersebut. . Semakin banyak jumlah oksigen dan uap air yang dapat masuk ke dalam plastik pengemas berarti kualitas plastik pengemasnya semakin buruk. difusi oksigen merupakan difusi gas dan difusi uap air merupakan difusi cair. Seperti pada pengerasan permukaan baja yang menurut ilmu pengetahuan kita sekarang melibatkan difusi atom karbon dalam kisi kristal besi. maka selama penyimpanan akan terjadi difusi oksigen dan uap air dari lingkungan luar ke dalam plastik pengemas. Disini. Difusi dalam material padat merupakan subjek yang akan dibahas. Sejak lama.membungkus suatu bahan. reaksi dalam keadaan padat telah diterapkan.

Pada uumunya produk atau bahan baku yang terdapat pada industri kimia berupa liquidatau gas.Tipe Tanki Penyimpanan 06. masing – masing tipe memiliki kelebihan dan kekurangan serta kegunaan masing – masing . Tanki Bertekanan (Pressure Tank) TANGKI ATMOSFERIK Terdapat beberapa jenis dari tanki timbun tekanan rendah ini yaitu : Fixed cone Roof tank . Secara umum tanki penyimpanan dapat di bagi menjadi dua bila diklasifikasikan berdasarkan tekanannya ( tekanan internal ) yaitu [1. gasoline .Tipe . diameter dapat mencapai 300 ft ( 91.5 m ). fuel dan lain – lain termasuk produk atau bahan baku yang bersifat korosif .astanks.com/EN/Fixed_roof_EN. mudah terbakar. benzene.4 m ) dan tinggi 64 ft (19.09 Chemistry of My Life No comments Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Tanki penyimpanan ataustorage tank menjadi bagian yang penting dalam suatu proses industri kimia karena tanki penyimpanan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan bagi produk dan bahan baku tetapi juga menjaga kelancaran ketersediaan produk dan bahan baku serta dapat menjaga produk atau bahan baku dari kontaminan ( kontaminan tersebut dapat menurunkan kualitas dari produk atau bahan baku ) . digunakan ujntuk menimbun atau menyimpan berbagai jenis fluida dengan tekanan uap rendah atau amat rendah ( mendekati atmosferik ) atau dengan kata lain fluida yang tidak mudah menguap namun pada literatur lainnya menyatakan bahwa fixed roof ( cone atau dome ) dapat digunakan untuk menyimpan semua jenis produk ( crude oil. Tanki Atmosferik (Atmospheric Tank) 2.html . Storage tank atau tanki penyimpanan dapat memiliki bermacam – macam bentuk dan tipe. ekonomis bila digunakan hingga volume 2000 m^3. Fixed Cone Roof with Internal Floating Roff Sumber : http://www.2] : 1. namun tidak tertutup kemungkinan juga dalam bentuk padatan (solid).

bentuk tutupnya cembung . Self Supporting Dome Roof Sumber : http://www. digunakan untuk menimbun fluida ( minyak ) dngan tekanan uap ( RVP ) sedikit dibawah 5 psi.000 barrel Tanki Tipe Noded Spheroid . Tanki Plain Spheroid . Tanki tipe Noded Hemispheroid.ekonomis bila digunakan dengan volume > 2000 m^3 dan bahkan cukup ekonomis hingga volume 7000 m^3 ( dengan D < 65 m ) . kegunaanya sama dengan fixed cone roof bedanya adalah bentuk tutupnya yang melengkung dengan titik pusat meredian di puncak tanki.html Tanki Horizontal. kegunaanya sama dengan fix cone roof tank.6 m ) dengan panjang mencapai 60 feet ( 18. Tanki Tipe plain Hemispheroid.com/EN/Fixed_roof_EN. air minum dengan tekanan uap tidak melebihi 5 psi. tanki ini dapat menyimpan bahan kimia yang memiliki tingkat penguapan rendah ( low volatility ) .3 m ). Tanki tutup cembung tetap ( fixed dome roof ) . tanki bertekanan rendah dengan kapasitas 20.astanks.Tanki umbrella. untuk menyimpan fluida ( light naptha pentane ) dengan tekanan uap tidak lebih dari 5 psi. diameter dari tanki dapat mencapai 12 feet ( 3.

untuk penyimpanan LNG dengan suhu -190 ( cryogenic ) tanki dibuat berdinding double dimana diantara kedua dinding tersebut diisi dengan isolasi seperti polyurethane foam . Dome Roof tank . kelebihan dari penggunaan internal floating roof ini adalah : 1. Butane . biasanya dengan penggunaan floating roof ditujukan untuk penyimpanan bahan – bahan yang mudah terbakar atau mudah menguap . Tanki bola ( spherical tank ) . Level atau tingkat penguapan dari produk bisa dikurangi 2. H2.1 psi dan umumnya fluida yang disimpan adalah produk – produk minyak bumi. tanki ini sebenarnya lebih sebagai pressure vessel berbentuk horizontal dengan volume maksimum 2000 barrel biasanya digunakan untuk menyimpan LPG. ammonia dengan tekanan diatas 15 psig. dan mudah menguap seperti gasoline.5 – 15 psig. N2 dan lain – lain bahkan dapat menyimpan gas cair tersebut hingga mencapai tekanan 75 psi. untuk menyimpan bahan – bahan yang mudah terbakar. volume tanki dapat mencapai 50000 barrel . Propane.Baik Fixed cone dan dome roof dapat memiliki internal floating roof. . Tanki peluru ( bullet tank ) . meledak . LPG . bahan disimpan dengan tekanan rendah 0. O2. Dapat mengurangi resiko kebakaran PREASSURE TANK Dapat menyimpan fluida dengan tekanan uap lebih dari 11. tekanan penyimpanan diatas 15 psig. pressure vessel yang digunakan untuk menyimpan gas – gas yang dicairkan seperti LPG.

dimana untuk jenis tanki ini diperlukan isolasi ( seperti pada spherical tank ) dan dioperasikan pada tekanan rendah. CO2 ) pada temperature yang sangat rendah ( cryogenic ) . O2. Ar. .Terdapat juga tanki penyimpanan khusus yang digunakan untuk menyimpan liquid ( H2. N2.

Peralatan yang diperlukan pada sistem bahan bakar tergantung pada jenis bahan bakar yang digunakan pada sistem.tipe Boiler Boiler terdiri dari bermacam-macam tipe yaitu : 1.jenisnya BOILER 1. . Pengertian Boiler Menurut UNEP (2006). menghasilkan tenaga yang menyerupai bubuk mesiu yang mudah meledak. Tipe . Sistem boiler terdiri dari: sistem air umpan. Untuk mendapatkan efisiensi boiler yang lebih tinggi. Fire tube boiler dapatmenggunakan bahan bakar minyak bakar. gas panas melewati pipa – pipa dan air umpan boiler adadidalam shell untuk dirubah menjadi steam. Untuk alasan ekonomis. sistem steam dan sistem bahan bakar. tekanan steam diatur menggunakan kran dan dipantau dengan alat pemantau tekanan.Sekilas Tentang Boiler dan Jenis . Air panas atau steam pada tekanan tertentu kemudian digunakan untuk mengalirkan panas ke suatu proses. Boiler adalah bejana tertutup dimana panas pembakaran dialirkan ke air sampai terbentuk air panas atau steam. gas atau bahan bakar padat dalamoperasinya. 2. Steam dialirkan melalui sistem pemipaan ke titik pengguna. volumnya akan meningkat sekitar 1. Sistem steam mengumpulkan dan mengontrol produksi steam dalam boiler. Air adalah media yang berguna dan murah untuk mengalirkan panas ke suatu proses. sehingga boiler merupakan peralatan yang harus dikelola dan dijaga dengan sangat baik. sebagian besar fire tube boiler dikonstruksisebagai “paket” boiler (dirakit oleh pabrik) untuk semua bahan bakar. fire tube boiler kompetitif untuk kecepatan steamsampai 12. digunakan economizer untuk memanaskan awal air umpan menggunakan limbah panas pada gas buang. Sistem air umpan menyediakan air untuk boiler secara otomatis sesuai dengan kebutuhan steam. Jika air dididihkan sampai menjadi steam.000 kg/jam dengan tekanan sampai 18 kg/cm. Pada keseluruhan sistem. Fire tube boiler biasanya digunakanuntuk kapasitas steam yang relatif kecil dengan tekanan steam rendah sampaisedang. Sistem bahan bakar adalah semua peralatan yang digunakan untuk menyediakan bahan bakar untuk menghasilkan panas yang dibutuhkan. Berbagai kran disediakan untuk keperluan perawatan dan perbaikan. Sebagai pedoman.600 kali. Dua sumber air umpan adalah: (1) Kondensat atau steam yang mengembun yang kembali dari proses dan (2) Air makeup (air baku yang sudah diolah) yang harus diumpankan dari luar ruang boiler dan plant proses. Air yang disuplai ke boiler untuk diubah menjadi steam disebut air umpan. Fire Tube Boiler Pada fire tube boiler.

Water tube boiler yang sangat modern dirancang dengan kapasitas steam antara 4. Boiler ini dipilih jika kebutuhan steam dan tekanan steam sangat tinggi seperti pada kasus boiler untuk pembangkit tenaga. air umpan boiler mengalir melalui pipa – pipa masuk ke dalam drum. induced dan balanced draft membantu untuk meningkatkan efisiensi pembakaran Kurang toleran terhadap kualitas air yang dihasilkan dari plant pengolahan air Memungkinkan untuk tingkat efisiensi panas yang lebih tinggi Gambar 2. Water Tube Boiler Pada water tube boiler. dengan tekanan sangat tinggi. Air yang tersikulasi dipanaskan oleh gas pembakar membentuk steam pada daerah uap dalam drum.000 kg/jam. Karakteristik water tube boiler sebagai berikut :    Forced. tidak umum dirancang secara paket. Banyak water tube boiler yang dikonstruksi secara paket jika digunakan bahan bakar minyak bakar dan gas.500-12. Untuk water tube boiler yang menggunakan bahan bakar padat.Gambar 1. Fire Tube Boiler 2. Water Tube Boiler .

Boiler fluidized bed memiliki kisaran kapasitas yang luas yaitu antara 0. Paket boiler biasanya merupakan tipe shell and tube dengan rancangan fire tube dengan transfer panas baik radiasi maupun konveksi yang tinggi. dua. Gambar 3. Paket Boiler Disebut boiler paket sebab sudah tersedia sebagai paket yang lengkap. Boiler tersebut dikelompokkan berdasarkan jumlah pass/lintasannya yaitu berapa kali gas pembakaran melintasi boiler. Sejumlah lintasan/pass menghasilkan perpindahan panas keseluruhan yang lebih baik. Banyaknya jumlah pipa yang berdiameter kecil membuatnya memiliki perpindahan panas konvektif yang baik. Jenis Paket Boiler 3 Pass. Bahan bakar yang dapat dibakar dalam boiler ini adalah batubara. Ruang pembakaran ditempatkan sebagai lintasan pertama setelah itu kemudian satu. fleksibel terhadap bahan bakar. Ciri-ciri dari packaged boilers adalah:     Kecilnya ruang pembakaran dan tingginya panas yang dilepas menghasilkan penguapan yang lebih cepat. suplai bahan bakar dan sambungan listrik untuk dapat beroperasi. pipa air. Pada saat dikirim ke pabrik. efisiensi pembakaran yang tinggi dan berkurangnya emisi polutan yang merugikan seperti SOx dan NOx. barang tolakan dari tempat pencucian pakaian. Boiler yang paling umum dalam kelas ini adalah unit tiga pass/lintasan dengan dua set fire-tube/pipa api dan gas buangnya keluar dari belakang boiler.5 T/jam sampai lebih dari 100 .3. Boiler Pembakaran dengan Fluidized Bed (FBC) Pembakaran dengan fluidized bed (FBC) muncul sebagai alternatif yang memungkinkan dan memiliki kelebihan yang cukup berarti dibanding sistem pembakaran yang konvensional dan memberikan banyak keuntungan antara lain rancangan boiler yang kompak. Sistem forced atau induced draft menghasilkan efisiensi pembakaran yang baik. bahan bakar Minyak 4. hanya memerlukan pipa steam. bagas & limbah pertanian lainnya. Tingkat efisiensi thermisnya yang lebih tinggi dibandingkan dengan boiler lainnya. sekam padi. atau tiga set pipa api.

Sistem PFBC dapat digunakan untuk pembangkitan kogenerasi (steam dan listrik) atau pembangkit tenaga dengan siklus gabungan (combined cycle). Pipa dalam bed yang membawa air pada umumnya bertindak sebagai evaporator. ke pengumpul debu dan pemanas awal udara sebelum dibuang ke atmosfir. Pressurized Fluidized Bed Combustion (PFBC) Boiler Pada tipe Pressurized Fluidized bed Combustion (PFBC). Atmospheric Fluidized Bed Combustion (AFBC) Boiler Kebanyakan boiler yang beroperasi untuk jenis ini adalah Atmospheric Fluidized Bed Combustion (AFBC) Boiler. turbulensi yang kuat. Operasi combined cycle (turbin gas & turbin uap) meningkatkan efisiensi konversi keseluruhan sebesar 5 hingga 8 persen. satu di bed dan satunya lagi berada diatasnya. setelah diberi pemanasan awal oleh gas buang bahan bakar. Produk gas hasil pembakaran melewati bagian super heater dari boiler lalu mengalir ke economizer. . Laju panas yang dilepas dalam bed sebanding dengan tekanan bed sehingga bed yang dalam digunakan untuk mengekstraksi sejumlah besar panas. batubara akan terbakar dengan cepat dan bed mencapai suhu yang seragam.T/jam. Steam dihasilkan didalam dua ikatan pipa. maka pelelehan abu dan permasalahan yang terkait didalamnya dapat dihindari. Pembakaran dengan fluidized bed (FBC) berlangsung pada suhu sekitar 840C hingga 950°C. Gas panas dari cerobong menggerakan turbin gas pembangkit tenaga. dan pembakarnya merupakan tangki bertekanan. dimasukkan dengan tekanan. Karena suhu ini jauh berada dibawah suhu fusi abu. Kecepatan gas dicapai diantara kecepatan fluidisasi minimum dan kecepatan masuk partikel. 6. sebuah kompresor memasok udara Forced Draft (FD). Bila udara atau gas yang terdistribusi secara merata dilewatkan keatas melalui bed partikel padat seperti pasir yang disangga oleh saringan halus. pencampuran cepat dan pembentukan permukaan bed yang rapat. Bed partikel padat menampilkan sifat cairan mendidih dan terlihat seperti fluida yang disebut “bed gelembung fluida (bubbling fluidized bed)”. dan batubara diinjeksikan secara terus menerus ke bed. Dengan kenaikan kecepatan udara selanjutnya. Hal ini akan meningkatkan efisiensi pembakaran dan peyerapan sulfur dioksida dalam bed. partikel tidak akan terganggu pada kecepatan yang rendah. Begitu kecepatan udaranya berangsur-angsur naik. terjadi pembentukan gelembung. Jika partikel pasir dalam keadaan terfluidisasikan dipanaskan hingga ke suhu nyala batubara. Alat ini hanya berupa shell boiler konvensional biasa yang ditambah dengan sebuah fluidized bed combustor. Hal ini menjamin operasi bed yang stabil dan menghindari terbawanya partikel dalam jalur gas. 5. Suhu pembakaran yang lebih rendah tercapai disebabkan tingginya koefisien perpindahan panas sebagai akibat pencampuran cepat dalam fluidized bed dan ekstraksi panas yang efektif dari bed melalui perpindahan panas pada pipa dan dinding bed. Sistem seperti telah dipasang digabungkan dengan water tube boiler/ boiler pipa air konvensional. Udara atmosfir yang bertindak sebagai udara fluidisasi dan pembakaran. Batubara dihancurkan menjadi ukuran 1 – 10 mm tergantung pada tingkatan batubara dan jenis pengumpan udara ke ruang pembakaran. terbentuklah suatu keadaan dimana partikel tersuspensi dalam aliran udara sehingga bed tersebut disebut “terfluidisasikan”.

spreader stoker lebih disukai dibanding jenis stoker lainnya dalam berbagai penerapan di industri. . Atmospheric Circulating Fluidized Bed Combustion Boilers (CFBC) Dalam sistem sirkulasi. Untuk unit yang besar. Metode pembakaran ini memberikan fleksibilitas yang baik terhadap fluktuasi beban. dimana batubara ini akan dibakar dalam bed batubara yang tipis dan pembakaran cepat. dan sebuah downcomer dengan sebuah siklon merupakan aliran sirkulasi padatan. partikel bahan bakar lebih besar. Klasifikasi utamanya adalah spreader stoker dan chaingate atau traveling-gate stoker. semakin tinggi karakteristik tungku boiler CFBC akan memberikan penggunaan ruang yang semakin baik.7. Pembangkitan dan pemanasan berlebih steam berlangsung di bagian konveksi. Gambar 4.  Spreader stokers : memanfaatkan kombinasi pembakaran suspensi dan pembakaran grate. Padatan diangkat pada fase yang relatif terlarut dalam pengangkat padatan. CFBC Boiler 7. waktu tinggal bahan penyerap untuk pembakaran yang efisien dan penangkapan SO2 yang semakin besar pula. dan semakin mudah penerapan teknik pembakaran untuk pengendalian NOx daripada pembangkit steam AFBC. Karena hal ini. parameter bed dijaga untuk membentuk padatan melayang dari bed. Stoker Fired Boilers Stokers diklasifikasikan menurut metode pengumpanan bahan bakar ke tungku dan oleh jenis grate nya. partikel yang lebih besar akan jatuh ke grate. dinding air. untuk penerapannya di industri memerlukan lebih dari 75 – 100 T/jam steam. dikarenakan penyalaan hampir terjadi secara cepat bila laju pembakaran meningkat. pada keluaran pengangkat/ riser. Boiler CFBC pada umumnya lebih ekonomis daripada boiler AFBC. Batubara diumpankan secara kontinyu ke tungku diatas bed pembakaran batubara. Batubara yang halus dibakar dalam suspensi. Tidak terdapat pipa pembangkit steam yang terletak dalam bed.

Sebuah grate batubara digunakan untuk mengendalikan kecepatan batubara yang diumpankan ke tungku dengan mengendalikan ketebalan bed bahan bakar. Hopper umpan batubara memanjang di sepanjang seluruh ujung umpan batubara pada tungku. Gambar 6. Ukuran batubara harus seragam sebab bongkahan yang besar tidak akan terbakar sempurna pada waktu mencapai ujung grate. Ketika grate bergerak sepanjang tungku. terutama bila menyetel grate. untuk menjamin pembakaran yang bersih serta menghasilkan seminimal mungkin jumlah karbon yang tidak terbakar dalam abu. damper udara dan baffles.Gambar 5. Diperlukan tingkat keterampilan tertentu. Traveling Grate Boiler . batubara terbakar sebelum jatuh pada ujung sebagai abu. Spreader Stoker Boiler  Chain-grate atau traveling-grate stoker : Batubara diumpankan ke ujung grate baja yang bergerak.

Teknologi ini berkembang dengan baik dan diseluruh dunia terdapat ribuan unit dan lebih dari 90 persen kapasitas pembakaran batubara merupakan jenis ini.9. Harus diperhatikan bahwa bubuk yang terlalu halus akan memboroskan energi penggilingan. Sebaliknya. Sistem ini memiliki banyak keuntungan seperti kemampuan membakar berbagai kualitas batubara. . yang berukuran +300 micrometer (μm) kurang dari 2 persen dan yang berukuran dibawah 75 microns sebesar 70-75 persen. Hal ini banyak digunakan dalam pemanfaatan kembali panas dari gas buang dari turbin gas dan mesin diesel. dan banyak boiler pipa air di industri yang lebih besar juga menggunakan batubara yang halus. Waktu tinggal partikel dalam boiler biasanya 2 hingga 5 detik. Pembakaran tangensial untuk bahan bakar halus 10. Boiler Limbah Panas Dimanapun tersedia limbah panas pada suhu sedang atau tinggi. Pembakaran berlangsung pada suhu dari 1300 . respon yang cepat terhadap perubahan beban muatan. Jika kebutuhan steam lebih dari steam yang dihasilkan menggunakan gas buang panas. dan partikel harus cukup kecil untuk pembakaran yang sempurna. Jika steam tidak langsung dapat digunakan. tergantung pada kualitas batubara. steam dapat dipakai untuk memproduksi daya listrik menggunakan generator turbin uap.1700 °C. Udara sekunder dan tersier dapat juga ditambahkan. Untuk batubara jenis bituminous. Gambar 7. Pulverized Fuel Boiler Kebanyakan boiler stasiun pembangkit tenaga yang berbahan bakar batubara menggunakan batubara halus. penggunaan suhu udara pemanas awal yang tinggi dll. dapat digunakan burner tambahan yang menggunakan bahan bakar. Batubara bubuk dihembuskan dengan sebagian udara pembakaran masuk menuju plant boiler melalui serangkaian nosel burner. batubara digiling sampai menjadi bubuk halus. Salah satu sistem yang paling populer untuk pembakaran batubara halus adalah pembakaran tangensial dengan menggunakan empat buah burner dari keempat sudut untuk menciptakan bola api pada pusat tungku. boiler limbah panas dapat dipasang secara ekonomis. bubuk yang terlalu kasar tidak akan terbakar sempurna pada ruang pembakaran dan menyebabkan kerugian yang lebih besar karena bahan yang tidak terbakar.

pemanas fluida termis telah digunakan secara luas dalam berbagai penerapan untuk pemanasan proses tidak langsung. Sistem pembakaran terdiri dari sebuah fixed grate dengan susunan draft mekanis. Faktor ekonomi keseluruhan dari pemanas fluida termis tergantung pada penerapan spesifik dan dasar acuannya. Efisiensi termis yang baik karena tidak adanya kehilangan panas yang diakibatkan oleh blowdown. Pemanas fluida termis modern berbahan bakar minyak terdiri dari sebuah kumparan ganda. konstruksi tiga pass dan dipasang dengan sistem jet tekanan. pemanas tersebut memberikan suhu yang konstan. Penggabungan peralatan pemanfaatan kembali panas dalam gas buang akan mempertinggi tingkat efisiensi termis selanjutnya. Disini fluida memindahkn panas untuk proses melalui penukar panas. yang memberikan fleksibilitas operasi. Fluida termis. Pemanas Fluida Termis Saat ini. Skema sederhana Boiler Limbah Panas 11. dipanaskan dalam pemanas dan disirkulasikan melalui peralatan pengguna. Operasi sistem tidak bertekanan bahkan untuk suhu sekitar 250 0C dibandingkan kebutuhan tekanan steam 40 kg/cm2 dalam sistem steam yang sejenis. Penyetelan kendali otomatis.Gambar 8. . Keuntungan pemanas tersebut adalah:     Operasi sistem tertutup dengan kehilangan minimum dibanding dengan boiler steam. kemudian fluidanya dikembalikan ke pemanas. yang bertindak sebagai pembawa panas. pembuangan kondensat dan flash steam. Pemanas beroperasi pada api yang tinggi atau rendah tergantung pada suhu minyak yang kembali yang bervariasi tergantung beban sistem. Aliran fluida termis pada ujung pemakai dikendalikan oleh katup pengendali yang dioperasikan secara pneumatis. Dengan menggunakan fluida petroleum sebagai media perpindahan panas. berdasarkan suhu operasi. Pemanas fluida thermis berbahan bakar batubara dengan kisaran efisiensi panas 55-65 persen merupakan yang paling nyaman digunakan dibandingkan dengan hampir kebanyakan boiler.

Konfigurasi Pemanas Fluida Termis .Gambar 9.

Material   Metalic Non Metalic : Semen. saya ingin mencoba sharing perihal Bejana Tekan atau Pressure Vessel. klasifikasinya. makanan. nuklir.BEJANA TEKAN / PRESSURE VESSEL (PV). energi (power plant). bahkan sampai pada peralatan rumah tangga seperti boiler pemanas air atau pressure cooker. Klasifikasi bejana tekan dibedakan atas: 1. fiber glass Berikut contoh gambar bejana tekan: . Bejana tekan digunakan untuk bermacam-macam aplikasi di berbagai sektor industri seperti industri kimia (petrochemical plant). baik dari definisinya. Fungsi         Storage PV. dan kegunaan dari bejana tekan itu sendiri. Pada kesempatan kali ini. Adapun definisi dari bejana tekan merupakan wadah tertutup yang dirancang untuk menampung cairan atau gas pada temperatur yang berbeda dari temperatur lingkungan. Posisi  Horizontal  Vertical  Elevated/Tilt 3. minyak dan gas (oil & gas). = Drum Heat Exchanger Cooker Reactor Saparator Absorber Stripper Converter  Destilator 2.

Common PV/Drum        Shell Head : Flat. hemispherical. diantaranya: 1.Komponen dari Bejana tekan. conical. Nozzle Manhole Reinforce pad Saddle Lifting Lug . dan ellipsoidal.

Pressure Vessel Manufacturing Basic design -> Detail design -> Procurement -> Fabrication -> Instalation -> Testing 1. the following formulas shall apply:  Longitudinal Stress (Circumferential Joints). Basic design Pada tahapan ini diperlukan data sheet berupa: lokasi pemanfaatan. When the thickness does not exceed one-half of the inside radius. Tall Pressure Vessel : destillation column. reaktor. or P does not exceed 0.2. the following formulas shall apply: . or P does not exceed 1. jenis bejana tekan yang akan dibuat. Heat Exchanger. ukuran. 2.25SE. Detail design Menggunakan data sheet yang tersedia. Kemudian masuk pada tahapan pembuatan gambar teknik. kemudian dilakukan engineering calculation dengan mengacu pada "Welding procedure specification ASME section VII Div 1 or 2". dan data lain yang sekiranya dibutuhkan.385SE. Shell Thickness Calculation  Circumferential Stress (Longitudinal Joints). kapasitas. kondisi operasi. dan stripper. bahan material. When the thickness does not exceed one-half of the inside radius. 3. terdiri dari : tube sheet dan tube.

Inspection and testing procedure 5. Detail Design Quality control plan -> Shop drawing . Spherical Shells.665SE. Procurement Bill of material -> purchasing material -> incoming material (mill certificate and or testing 4. or P does not exceed 0. Installation Installation procedure -> installation PV . When the thickness of the shell of a wholly spherical vessel does not exceed 0.Welder qualification . the following formulasshall apply: 3.356R. Fabrication Ref.Welding procedure qualification .

15 April 2011 2. 5. Bagian pemisah pertama. b. berfungsi untuk memisahkan tetes cairan kecil dengan prinsip gravity settlink. Peralatan kontrol. Definisi Separator Separator adalah tabung bertekanan yang digunakan untuk memisahkan fluida sumur menjadi air dan gas (tiga fasa) atau cairan dan gas (dua fasa).Qw. Mist extraktor.danQg) bias didapat dimana Qo dan Qwdiperoleh dari barel meter sedangkan Qg diperoleh dari pencatatan orifice flow meter (orifice plate ) atau dari alat pencatat aliran gas lainnya. Bagian pemisah kedua. Prinsip penurunan tekanan. 2. berfungsi untuk mengontrol kerja separator terutama pada kondisi over pressure. berfungsi untuk memisahkan tetes cairan berukuran sangat kecil (kabut). berfungsi untuk memisahkan cairan dari aliran fluida yang masuk dengan cepat berupa tetes minyak dengan ukuran besar. 4. . dimana pemisahannya dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu : a. Gravity setlink c. berfungsi untuk memisahkan tetes cairan kecil dengan prinsip gravity setlink. gas liquid separator harus mempunyai komponen pemisah sebagai berikut : 1.1. 3. Bagian pengumpul cairan. disamping terdapat separator pemisah gabungan terdapat juga separator uji yang berfungsi untuk melakukan pengujian (test) produksi suatu sumur dan dariseparator uji ini laju produksi sumur (Qo. Didalam block station. Pemecahan atau tumbukan fluida Untuk mendapaktkan effisiensi kerja yang stabil dengan kondisi yang bervariasi. Turbulensi aliran atau perubahan arah aliran d.SEPARATOR DAN MACAM MACAM SEPARATOR Jumat.

Jenis Separator Dalam industri perminyakan dikenal beberapa jenis separator berdasarkan bentuk. 2. Jenis separator berdasarkan bentuk dan posisinya. tekanan rendah (10 – 225). namun demikian kebanyakan fasilitas pemisahan dilepas pantai menggunakan separator ini dan untuk fluida produksi yang banyak mengandung pasir. yaitu single tube horizontal seprator dan double tube horizontal separator. memisahkan fluida dormasi menjadi cairan dan gas. b. 2.2. Separator dua fasa. tekanan sedang (230 – 700 psi).Disamping itu ditinjau dari tekanan kerjanyapun separator dapat dibagi tiga. yaitu: a. separator ini sudah dibersihkan serta mempunyal kapasitas cairan dan gas yang besar. Separator datar /horisontal Sangat baik untuk memisahkan fluida produksi yang mempunyai GLR tinggi dan cairan berbusa. Karena bentuknya yang panjang.2. a. . yaitu separator tekanan tinggi (750 – 1500 psi). gas keluar dari atas sedangkan cairan keluar dari bawah. separator ini banyak memakan tempat dan sulit dibersihkan.2.1. Separator bulat /spherical. Berdasarkan fasa hasil pemisahanya jenis separator dibagi dua.2. Terdapat dua tipe separator bulat yaitu tipe untuk pemisahan dua fasa dan tipe untuk pemisahan tiga fasa. Separator tegak/vertikal. separator ini tidak menguntungkan. Separator ini dibedakan menjadi dua jenis. Separator jenis ini mempunyai kapasitas gas dan surge terbatas sehingga umumnya digunakan untuk memisahkan fluida produksi dengan GLR kecil sampai sedang namun separator ini dapat bekerja pada tekanan tinggi. posisinya dan fungsinya. Biasanya digunakan untuk memisahkan fluida produksi yang mempunyai GLR rendah dan/atau kadar padatan tinggi. c. 2.

2. pasir. Separator tiga fasa. Separator Bulat . Separator Horizontal Kelebihannya :      Lebih murah dari separator vertical Lebih mudah pengiriman bagian-bagiannya Baik untuk minyak berbuih (foaming) Lebih ekonomis dan efisien untuk mengolah volume gas yang lebih besar Lebih luas untuk setting bila terdapat dua fasa cair Kekurangannya :    Pengontrolan level cairan lebih rumit daripada separator vertical Sukar dalam membersihkan Lumpur. memisahkan fluida formasi menjadi minyak. paraffin Diameter lebih kecil untuk kapasitas gas tertentu c. minyak dari tengah dan air dari bawah.3.b. Separator Vertikal kelebihannya :      Pengontrolan level cairan tidak terlalu rumit Dapat menanggung pasir dalam jumlah yang besar Mudah dibersihkan Sedikit sekali kecenderungan akan penguapan kembali dari cairan Mempunyai surge cairan yang besar Kekurangannya :    Lebih mahal Bagian-bagiannya lebih sukar dikapalkan (pengiriman) Membutuhkan diameter yang lebih besar untuk kapasitas gas tertentu b.2. Kelebihan dan kekurangan dari masing-masing separator : a. air dan gas. Gas keluar dari bagian atas.

atau sebelum dehydrator. a.4. Jenis separator berdasarkan fungsinya. Flash chamber.2. Berdasarkan fungsinya atau jenis penggunaannya. expansion vessal.Kelebihannya :   Termurah dari kedua tipe diatas Lebih mudah mengeringkan dan membersihkannya dari pada separator vertical. Knock-out Jenis ini dapat dibedakan menjadi dua. Jenis ini dirancang untuk memisahkan butir cairan yang masih terikut gas hasil pemisahan tingkat pertama. Alat ini digunakan pada tahap ianjut dari proses pemisahan secara kilat (flash) dari separator. lebih kompak dari yang lain Kekurangannya :   Pengontrolan cairan rumit Mempunyai ruang pemisah dan kapasitas surge yang lebihk kecil 2. chemical electric dan filter. Expansion vessel. Alat ini digunakan untuk proses pengembangan pada pemisahan bertemperatur rendah yang dirancang untuk menampung gas hidrat yang terbentuk pada proses pendinginan dan mempunyai tekanan kerja antara 100 -1300 psi. karenanya alat ini ditempatkan setelah separator. tingkat kedua dan dirancang untuk bekerja pada tekanan rendah ( > 125 psi ) d. . b. knock-out flash-chamber. yaitu free water knock-out (FWK0) yang digunakan untuk memisahkan air bebas dari hidrokarbon cair dan total liquid knock-out (TLKO) yang digunakan untuk memisahkan cairan dari aliran gas bertekanan tinggi ( > 125 psi ) c. Flash chamber ini digunakan sebagai separator. separator dapat dibedakan atas: gas scrubber. Gas scrubber. extraction plant atau kompresor untuk mencegah masuknya cairan kedalam alat tersebut.

e.1.2. 2. Liquid desiccant. air yang mengandung tetes minyak dimasukkan melalui pembagi aliran yang berisi batu bara / batu arang tipis-tipis. Liquid desiccant yang sering digunakan adalah trienthylene glycol. Glycol dehydrator. Gas Dehydrator.5.2.6. yaitu gas . yaitu dengan a. Komponen peralatan ini merupakan kombinasi dari separator tiga tingkat. Ada dua cara pemisahan air dari gas. misainya glycol. Peneyerapan partikel air terjadi karena adanya kontak antara glycol dengan gas yang mengandung air pada tray didalam absorber (kontaktor) proses regenerasi . Kapasitas oil skimmer tergantung pada beberapa faktor terutama pada densitas minyak air yang dapat ditentukan berdasarkan hukum intermediate yang berhubungan dengan kecepatan setling dari partikel. Chemical electric. Oil Skimmer. misainya calsium chloride b. Merupakan peralatan pemisah yang direncanakan untuk menyaring tetes-tetes minyak dalam air yang akan dibuang sebagai hasil proses pemisahan sebelumnya untuk mencegah turbulensi aliran. 2.6. Pemisahan partikei air dari gas dilakukan dengan cara mengkontakkan aliran gas dengan calsium chloride didalam chemical bad section. 2. Gas dehydrator adalah alat yang digunakan untuk memisahkan partikel air yang terkandung didalam gas. Solid desiccant. Peralatan ini merupakan bagian akhir dari pemisahan gas hidrokarbon terutama pada lapangan gas alam.2.liquid absorbtion tower dan solid bad desiccant unit. Merupakan jenis separator tingkat lanjut untuk memisahkan air dari cairan hasil separasi tingkat sebelumnya yang dilakukan secara electris (menggunakan prisip anoda katoda) dan umumnya untuk memudahkan pemisahan. sedangkan proses pemisahan berdasarkan sistem gravity setling.2.2. 2. Calsium chloride gas dehydrator.6.

Bak pemanas berisi air yang dilengkapi dengan temperatur kontrol untuk memanaskan bagian luar tabung gelas dengan cara dialiri pada temperatur tertentu. .Katup (valve) pengatur tekanan.Botol tanki pengumpul.Gauge penunjuk tekanan . Tekanan dan Temperatur dari alat ini bisa diatur sehingga dimungkinkan untuk mendapatkan kondisi tertentu (P dan T separator) agar memperoleh minyak yang optimum di tanki pengumpul. minyak. .4. Peralatan Kerja Untuk keperluan analisa single stage separator dipergunakan peralatan sebagai berikut : 1. Ditinjau dari jenis fluida yang akan di analisa ada 2 macam analisa Flash Separator yaitu : . 2. 2. Flash Separator Test yang di lengkapi : . Flash Separator Flash Separator test adalah separator kecil dilaboratorium yang fungsinya sama dengan separator yang ada dilapangan.Single stage separator yaitu terdiri dari satu separator dan satu tanki pengumpul. Percobaan di Laboratorium 2. dan air. Disini akan terjadi pemisahan antara gas. . .glycol yang mengandung air dilakukan dengan cara pemanasan sehingga air terbebaskan dari glycol. untuk mengatur tekanan didalam tabung gelas.Multi stage separator yaitu terdiri dari lebih dari satu separator dan satu tanki pengumpul. .3.Tabung gelas tempat gas dan minyak dipisahkan dan dilengkapi dengan katup bagian atas dan bawah.1. Pemisahan ini penting agar secara baik dapat diketahui jumlah serta sifat – sifat gas maupun minyak pada periode tertentu. Dari analisa ini bisa didapat sifat – sifat maupun maupun komposisi gas dan minyak baik diseparator ataupun di tanki pengumpul.4. untuk menampung minyak dari separator ke atmosfeer.

Baca pembacaan pompa pada 5000 psig sebagai initial pump reading. 2. . 2. 10. Tutup katup atas dan bawah dari tabung gelas. 9. Balon gelas. untuk mengukur berat gas maupun udara. untuk mengukur density minyak ditanki 4. terjadi proses flash didalamnya. Jaga tekanan dalam botol minyak reservoir agar tetap 5000 psig dengan mendorong pompa. 8. 3. Tutup katup pengatur tekanan pada flash separator test. Atur tekanan dalam tabung gelas sesuai yang diinginkan dengan memutar katup pengatur tekanan. 1. 6. Baca ketinggian minyak didalam tabung gelas.. Selama memasukkan minyak kedalam tabung gelas. Panaskan bak pemanas pada flash separator dengan diinginkan. Masukkan minyak sebanyak 5 – 10 cc. Alirkan untuk memanaskan tabung gelas.4. 3. densitometer. 6. 5. temperatur yang 4.Thermometer untuk mengetahui temperatur separator dilapangan. 7. Jaga tekanan dalam botol tetap 5000 psig dengan mendorong pompa. . Gas yang terbentuk akan menekan gauge sampai tekanan berada diatas tekanan yang diinginkan. Pompa air raksa.2. Prosedur Kerja Proses di mulai dari tekanan yang lebih tinggi. Alat penimbang berat. Hubungkan botol minyak reservoir dengan pompa air raksa. untuk menampung dan mengetahui volume gas yang terbebaskan dari minyak. Hubungkan bagian atas botol minyak reservoir dengan katup atas tabung gelas flash separator test.Skala pmbacaan ketinggian minyak dalam tabung gelas. tekan 5000 psig. Tutup kembali katup atas tabung gelas. Brooksmeter. 2. 5. Buka katup atas tabung gelas pada separator. Buka secara perlahan katup atas botol minyak reservoir (sample). Hydrometer atau pengumpul.

Buka katup pada brooksmeter. . Buka katup bawah tabung gelas. Untuk tekanan berikutnya atur tekanan dalam tabung ketekanan yang diinginkan dengan memutar katup pengatur tekanan. Timbang botol tangki pengumpul sebagai berat kosong dan hubungkan dengan katup bawah tabung gelas. baca ketinggian minyak dalam tabung gelas dan baca pembacaan pompa pada 5000 psig sebagai final pump reading. ukur gravity gas. Buka katup brooksmeter. 17. Masukkan gas kedalam topler gelas untuk dianalisa komposisinya.11. Ukur gravity gas dengan balon gas (caranya seperti pada defferential vaporization). 14. Buka katup atas tabung gelas. Tutup katup brooksmeter. 16. 13. Gas yang terbebaskan akan mengalir kedalam brooksmeter melalui katup pengatur tekanan. ukur berat botol tangki pengumpul plus minyak dan ukur density minyak dengan hydrometer atau densitometer. Baca volume gas pada brooksmeter. Tutup kembali katup bawah tabung gelas. minyak dalam tabung akan turun dan hentikan bila telah mencapai ketinggian awal. Selanjutnya lakukan pekerjaan dari point 9 hingga point 17. 18. Hubungkan tangki pengumpul dengan brooksmeter yang telah kosong. 15. masukkan minyak kedalamnya sekitar 30 cc. Terjadi proses flash dalam tangki pengumpul. Baca volume gas dalam brooksmeter. 12. Hubungkan brooksmeter dengan katup pengatur tekanan. Tutup katup pada brooksmeter. Jaga tekanan dalam botol tetap 5000 psig dengan mendorong pompa. gas terbebaskan akan mengalir kedalam brooksmeter.