Anda di halaman 1dari 10

Kelompok 1

Suharlina Rusli Nurdin Hasmira Abd.Latif

Sartika Mustamin Mega Citra Charles

Audit Siklus Pendapatan Pengujian & Pengendalian

Siklus Pendapatan
Siklus pendapatan adalah rangkaian

aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan


informasi terkait yang terus berlangsung

dengan menyediakan barang dan jasa ke


para pelanggan dan menagih kas sebagai

pembayaran
tersebut.

dari

penjualan-penjualan

Siklus pendapatan terdiri dari :


a. Penjualan barang / jasa secara kredit

maupun tunai
b. Kas

c. Retur penjualan
d. Piutang Dagang e. Persediaan f. Pencadangan kerugian piutang

Tujuan Audit Terhadap Siklus Pendapatan


Tujuan utama siklus pendapatan adalah menyediakan produk yang tepat di tempat

dan waktu yang tepat dengan harga yang


sesuai.

Permasalahan audit terhadap siklus pendapatan meliputi tiga aspek yaitu:


1. Tujuan Audit 2. Materialitas, Risiko, dan Strategi Audit 3. Pemahaman Terhadap Struktur Pengendalian Intern

Ada empat hal yang harus senantiasa diperhatikan sistem pengendalian intern terhadap transaksi penjualan kredit yaitu:
1. Catatan dan dokumen yang digunakan, 2. Fungsi yang terkait dalam sistem prosedur

penjualan kredit,
3. Obtaining and Documenting the Understanding,

4. Assessing Control Risk

Dalam memahami munculnya resiko pengendalian, auditor harus merujuk tiga langkah antara lain :
1. Mengidentifikasi kemungkinan salah saji, 2. Identifikasi pengawasan yang dapat melindungi dan mendeteksi terhadap salah saji, 3. Memperoleh pembuktian terhadap pengujian pengendalian.

Fungsi-fungsi yang terkait dalam penanganan transaksi penerimaan kas meliputi :


1. Penerimaan setoran tunai (receiving cash receipts) 2. Setoran uang tunai ke bank (depositing cash in bank) 3. Pencatatan penerimaan (recording the receipts)