Anda di halaman 1dari 1

Pemeriksaan penunjang karsinoma nasofaring 1. Pemeriksaan nasofaring 2.

Biopsi Diagnotik histologik atau sitologik dapat ditegakkan bila dikirim suatu material hasil biopsi hisapan(aspirasi), atau sikatan(brush), biopsi dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dari hidung atau dari mulut. Biopsi tumor nasofaring umumnya dilakukan dengan anestesi topikal dengan xylocain 10%. 3. Pemeriksaan Patologi Anatomi Dibagi 3 tipe berdasarkan WHO yaitu: a. Karsinoma sel skuamosa berkeratinisasi, tipe ini dapat dibagi lagi menjadi difrensiasi baik sedang dan buruk b. Karsinoma non-keratinisasi, pada tipe ini dijumpai adanya difrensiasi, tetapi tidak ditemukan difrensiasi sel skuamosa. Pada umumnya batas sel cukup jelas. c. Karsinoma tidak berdiferensiasi, pada tipe ini sel tumor secara individu memperlihatkan inti yang vesikuler, berbentuk oval atau bulat dengan nukleoli yang jelas. Pada umumnya batas sel tidak terlihat dengan jelas. 4. Mencari dan menentukan luasnya penyebaran tumor ke jaringan sekitarnya Foto Polos, dapat terdeteksi dengan jelas jika tumor tersebut cukup besar. CT-scan, lebih unggul dari foto polos karena mampu membedakan bermacam-macam densitas pada daerah nasofaring, baik itu pada jaringan lunak maupun perubahanperubahan pada tulang. 5.