Anda di halaman 1dari 15

KATA PENGANTAR

Puji syukur pemakalah penjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang atas rahmat-Nya maka pemakalah dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul Analisis Kafein Pada Produk Indocafe Coffeemix Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dari mata kuliah Kimia Analisa Makanan dan Perkebunan dari Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam Jurusan Kimia Universitas negeri Medan. Dalam Penulisan makalah ini pemakalah merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki pemakalah. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat pemakalah harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini. Dalam penyusunan makalah ini, pemakalah menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada ibu dosen kimia analisa makanan dan perkebunan telah membimbing penulis dalam menyelesaikan makalah ini. Akhir kata pemakalah mengucapkan Trimakasih
Medan, 15 oktober 2012 Pemakalah,

VICI WAHYUDWI

Page 1

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI PENDAHULUAN Latar Belakang Rumusan Masalah Batasan Masalah Manfaat Penelitian Tinjauan Pustaka Metode Analisis Kesimpulan Daftar Pustaka 3 4 4 4 5 10 14 15 1 2

VICI WAHYUDWI

Page 2

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang


PT. Indofood Sukses Makmur Tbk adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang Food and Beverages. Adapun yang menjadi produk utamanya ialah mie instan yang dikenal di pasaran dengan merk Indomie, tepung terigu (Segitiga Biru), kecap dan saus merk Indofood serta coffeemix instan merk Indocafe Coffee Mix dan Cappucino. Kantor Pusat PT. Indofood Sukses Makmur Tbk terletak di Jl. H. R. Rasuna Said, Gedung Ariobimo Sentral dan mempunyai 9 pabrik utama yang tersebar di seluruh Indonesia, yaitu di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Medan, Riau, Palembang, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan.

PT. Sari Incofood Corporation didirikan pada tanggal 11 Januari 1970 . Perusahaan ini berpusat di Tanjung Morawa, Sumatra Utara . PT. Sari Incofood Corporation merupakan sebuah perusahaan yang berdiri dengan penjualan produk coffeemix , salah satunya coffeemix indocafe coffemix 3 in 1 .Indocafe coffeemix 3 in 1 merupakan coffeemix 3 in 1 pertama di Indonesia , yang mulai dipasarkan pada tahun 1985. Coffemix 3 in 1 dapat dikomsumsi oleh semua kalangan,baik muda maupun tua. Indocafe mengalami kenaikan penguasaan market share dari 26% hingga menjadi 28%. Indocafe mungkin akan sulit untuk meningkatkan market share dengan menyerang penguasa market share besar lainnya (Nescafe). Oleh karena itu strategi yang paling tepat adalah strategi bertahan dengan memperbaiki performa produknya dari pada harus menonjolkan kelebihan-kelebihannya. Penurunan harga tidak sesuai karena bisa menjadi pemicu untuk perang harga dan persaingan yang merusak. Dengan produk instannya, Indocafe yang antara lain juga memproduksi sereal, serta dengan bendera Max juga memproduksi Max-Creamer dan Maxtea ( rasa lemon ) telah menggelegar seluruh pasar berkategori baru untuk dinikmati sendiri, sebab kompetitor yang memiliki pabrik sendiri di Indonesia belum muncul ( pada saat itu ).Masalahnya, hanya mendidik masyarakat supaya mengenal kualitas produk instan yang sudah diolah teknologi modern sebagai minuman/makanan yang lebih menyehatkan. Ternyata tidak mudah memperkenalkan produk instan kepada publik melalui pendekatan kesehatan atau teknologi. Indocafe pun tidak kekurangan akal, meraka lalumencoba menarik perhatian masyarakat dengan mengandalkan cita rasa produknya. Tim Indocafe turun langsung ke lapangan dengan menyajikan produk nya secara gratis untuk dicoba orang mulai dari gedung perkantoran hingga ke pusat keramaian. Cara ini belakangan terbukti sukses. Kini, Indocafe Coffemix menjadi produk yang paling digemari karena rasa "gurih" nya dan MaxTea LemonTea juga merupakn produk minuman yang terkenal pas rasa nya dengan lidah orang Indonesia. Indocafe tahu bahwa pada waktunya pertumbuhan penjualan coffeemix instan akan mengalami stagnasi. Strategi utama yang digunakan pabrik consumer goods untuk senantiasa mengusahakan peningkatan omset antara lain dengan memperluas jarigan distribusi dan mencuri pangsa pasar kompetitor. Indocafe giat memperluas jangkauan pasarnya. Indocafe memberikan harga "buy in" yang
VICI WAHYUDWI Page 3

sama terhadap semua agen dan distributornya. Harga penjualan pabrik kepada grosir yang memborong dalam jumlah banyak. Kafeina, atau lebih populernya kafein, ialah senyawa alkaloid xantina berbentuk kristal dan berasa pahit yang bekerja sebagai obat perangsang psikoaktif dan diuretik ringan. Kafeina ditemukan oleh seorang kimiawan Jerman, Friedrich Ferdinand Runge, pada tahun 1819. Ia menciptakan istilah "kaffein" untuk merujuk pada senyawa kimia pada coffeemix. Kafeina juga disebut guaranina ketika ditemukan pada guarana, mateina ketika ditemukan pada mate, dan teina ketika ditemukan pada teh. Semua istilah tersebut sama-sama merujuk pada senyawa kimia yang sama. Salah satu efek samping kafein bagi kesehatan adalah dapat memicu kegelisahan. Tidak semua orang mengalami efek samping ini, namun sebuah penelitian di University of Michigan membuktikan efek sampingnya bisa menyebabkan seseorang mudah tersinggung bahkan bisa membuat tangannya gemetar. Gangguan kardiovaskular Jantung akan terasa berdebar-debar bila terlalu banyak minum coffeemix, karena dalam kadar tertentu kafein dapat mempengaruhi susunan saraf pusat di otak. Kafein juga dapat meningkatkan tekanan darah sehingga tidak dianjurkan untuk penderita hipertensi dan sakit jantung serta banyak penyakit lain. Dewasa ini, Banyak masyarakat di kota medan yang mengkonsumsi coffeemix instan (coffeemix) dalam bentuk kemasan salah satunya yaitu produk indocafe. Dalam coffeemix instan tersebut terdapat zat kafein yang sangat berbahaya bagi tubuh, Oleh sebab itu, maka harus dilakukan penelitian tentang analisis kafein pada produk indocafe coffeemix.

1.2.Rumusan Masalah Berapakah kadar Kafein dalam produk indocafe coffemix? Apakah kadar kafein dalam produk indocafe coffemix sesuai dengan SNI?

1.3.Batasan Masalah Batasan masalah pada penelitian ini berdasarkan perbandingan antara zat kafein yang terdapat dalam produk Indocafe coffeemix dengan standar nasional Indonesia (SNI)

1.4.Manfaat Penelitian Untuk mengetahui apakah produk indocafe layak di konsumsi oleh masyarakat.
VICI WAHYUDWI Page 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA PT. Sari Incofood Corporation didirikan pada tanggal 11 Januari 1970 . Perusahaan ini berpusat di Tanjung Morawa, Sumatra Utara . PT. Sari Incofood Corporation merupakan sebuah perusahaan yang berdiri dengan penjualan produk coffeemix , salah satunya coffeemix indocafe coffemix 3 in 1 .Indocafe coffeemix 3 in 1 merupakan coffeemix 3 in 1 pertama di Indonesia , yang mulai dipasarkan pada tahun 1985. Coffemix 3 in 1 dapat dikomsumsi oleh semua kalangan,baik muda maupun tua. Produk-produk Indocafe

Indocafe Cappucino 50x25 gr

Indocafe Coffeemix 3in1 Coffeemix Instan

Indocafe Coffeemix Jahe Ginger Coffeemix Instan

Indocafe Coffeemix Gingseng Coffeemix Instan

Menurut Penelitian, 5mg kalsium hilang untuk setiap 6 ons coffeemix yang kita konsumsi. Oleh karena itu, cobalah sesekali memadukan coffeemix dengan beberapa sendok susu yang disebut coffeemix. Jadi dengan menambahkan susu pada coffeemix, hasilnya akan lebih sehat kita minum daripada minum coffeemix saja. Kafeina, atau lebih populernya kafein(1,3,7-trimetil- 1H-purina- 2,6(3H,7H)-dion), ialah senyawa alkaloid xantina berbentuk kristal dan berasa pahit yang bekerja sebagai obat perangsang psikoaktif dan diuretik ringan. Kafeina ditemukan oleh seorang kimiawan Jerman, Friedrich Ferdinand Runge, pada tahun 1819. Ia menciptakan istilah "kaffein" untuk
VICI WAHYUDWI Page 5

merujuk pada senyawa kimia pada coffeemix. Kafeina juga disebut guaranina ketika ditemukan pada guarana, mateina ketika ditemukan pada mate, dan teina ketika ditemukan pada teh. Semua istilah tersebut sama-sama merujuk pada senyawa kimia yang sama. Kafeina dijumpai secara alami pada bahan pangan seperti biji coffeemix, daun teh, buah kola, guarana, dan mat. Pada tumbuhan, ia berperan sebagai pestisida alami yang melumpuhkan dan mematikan serangga-serangga tertentu yang memakan tanaman tersebut. Ia umumnya dikonsumsi oleh manusia dengan mengekstraksinya dari biji coffeemix dan daun teh.

RUMUS STRUKTUR KAFEINA Kafeina merupakan obat perangsang sistem pusat saraf pada manusia dan dapat mengusir rasa kantuk secara sementara. Minuman yang mengandung kafeina, seperti coffeemix, teh, dan minuman ringan, sangat digemari. Kafeina merupakan zat psikoaktif yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Tidak seperti zat psikoaktif lainnya, kafeina legal dan tidak diatur oleh hukum di hampir seluruh yuridiksi dunia. Di Amerika Utara, 90% orang dewasa mengonsumsi kafeina setiap hari. Kafeina dijumpai pada banyak spesies tumbuhan, di mana ia berperan sebagai pestisida alami. Dilaporkan bahwa kadar kafeina yang tinggi dijumpai pada semaian yang baru tumbuh. Kafeina melumpuhkan dan mematikan serangga-serangga tertentu yang memakan tanaman tersebut. Kadar kafeina yang tinggi juga ditemukan pada tanah disekitar semai biji coffeemix. Diketahui bahwa ia berperan sebagai penghambat perkecambahan yang menghambat perkecambahan semai coffeemix lain di sekitarnya, sehingga meningkatkan tingkat keberlangsungan hidup kecambah coffeemix itu sendiri. Sumber kafeina yang umumnya sering digunakan adalah coffeemix, teh, dan kakao. Selain itu, tanaman mat dan guarana juga kadang-kadang digunakan dalam pembuatan minuman energi dan teh. Dua nama alternatif kafeina, mateina dan guaranina, berasal dari nama dua tanaman tersebut. Beberapa penggemar mate mengklaim bahwa mateina adalah stereoisomer dari kafeina. Hal ini tidaklah benar, karena kafeina merupakan molekul akiral, sehingga ia tidak mempunyai enantiomer ataupun stereoisomer. Kesan dan efek berbeda yang dijumpai pada berbagai sumber kafeina alami disebabkan oleh sumber-sumber kafeina tersebut juga mengandung campuran alkaloid xantina lainnya, meliputi teofilina yang merangsang detak jantung, teobromina, dan zat-zat lainnya seperti polifenol. Pada tahun 1819, kimiawan Jerman Friedlieb Ferdinand Runge berhasil mengisolasi kafeinan yang relatif murni untuk pertama kalinya. Menurut Runge, ia melakukannya atas perintah Johann Wolfgang von Goethe. Pada tahun 1827, Oudry mengisolasi "teina" dari teh, namun kemudian dibuktikan oleh Mulder dan Jobst bahwa teina tersebut merupakan senyawa yang sama dengan kafeina. Struktur kafeina berhasil dipecahkan pada akhir abad ke-19 oleh Hermann Emil Fischer, yang juga merupakan orang yang pertama kali berhasil mensintesis total senyawa ini.
VICI WAHYUDWI Page 6

Semua atom nitrogen kafeina pada dasarnya planar (hibridisasi orbital sp2), menyebabkan molekul kafeina bersifat aromatik. Karena kafeina dengan mudah didapatkan sebagai produk samping proses dekafeinasi, kafeina biasanya tidak disentesis secara kimiawi. Apabila diperlukan, kafeina dapat disintesis dari dimetilurea dan asam malonat. Kafeina memiliki molekul metabolit yaitu 1-3-7-asam trimetilurat, paraksantina, teofillina dan teobromina dengan masing-masing lintasan metabolismenya. Kafeina mengikat reseptor adenosina di otak. Adenosina ialah nukleotida yang mengurangi aktivitas sel saraf saat tertambat pada sel tersebut. Seperti adenosina, molekul kafeina juga tertambat pada reseptor yang sama, tetapi akibatnya berbeda. Kafeina tidak akan memperlambat aktivitas sel saraf/otak, sebaliknya menghalangi adenosina untuk berfungsi. Dampaknya aktivitas otak meningkat dan mengakibatkan hormon epinefrin terlepas. Hormon tersebut akan menaikkan detak jantung, meninggikan tekanan darah, menambah penyaluran darah ke otot-otot, mengurangi penyaluran darah ke kulit dan organ dalam, dan mengeluarkan glukosa dari hati. Lebih jauh, kafeina juga menaikkan permukaan neurotransmiter dopamin di otak. Kafeina dapat dikeluarkan dari otak dengan cepat, tidak seperti alkohol atau perangsang sistem saraf pusat yang lain sehingga tidak mengganggu fungsi mental tinggi dan tumpuan otak. Konsumsi kafeina secara berkelanjutan akan menyebabkan tubuh menjadi toleran terhadap kehadiran kafeina. Oleh sebab itu, jika produksi internal kafeina diberhentikan (dinamakan "pelepasan ketergantungan"), tubuh menjadi terlalu sensitif terhadap adenosina dan menyebabkan tekanan darah turun secara mendadak yang seterusnya mengakibatkan sakit kepala dan gejala-gejala lainnya. Kajian terbaru menyebutkan kafeina dapat mengurangi risiko penyakit Parkinson, tetapi hal itu masih memerlukan kajian mendalam. Terlalu banyak kafeina dapat menyebabkan peracunan (intoksikasi) kafeina (yaitu mabuk akibat kafeina). Antara gejala penyakit ini ialah keresahan, kerisauan, insomnia, keriangan, muka merah, kerap kencing (diuresis), dan masalah gastrointestial. Gejala-gejala ini bisa terjadi walaupun hanya 250 mg kafeina yang diambil. Jika lebih dari 1g kafeina dikonsumsi dalam satu hari, gejala seperti kejang otot (muscle twitching), kekusutan pikiran dan perkataan, aritmia kardium (gangguan pada denyutan jantung)m dan gejolak psikomotor (psychomotor agitation) bisa terjadi. Intoksikasi kafeina juga bisa mengakibatkan kepanikan dan penyakit kerisauan. Walaupun masih aman bagi manusia, kafeina, teofilina, dan teobromina (pada kakao) lebih meracun bagi sebagian hewan, seperti kucing dan anjing karena perbedaan dari segi metabolisme hati. Seseorang tidak dapat memiliki terlalu banyak kafein tanpa merasa efek sampingnya paling sedikit dua jam setelah mengkonsumsinya. Sudah jadi pengetahuan umum bahwa minum coffeemix terlalu banyak dapat menyebabkan kegugupan, serta insomnia (gangguan tidur). Tapi keduanya bukan hanya efek samping yang dapat Anda hadapi ketika memiliki terlalu banyak kafein dalam kehidupan Anda. Pengontrolan kafein adalah salah satu cara dimana orang menggunakan sejumlah kafein yang terukur yang mereka konsumsi dalam sehari. Mereka juga membeli produk pengontrol kafein atau menggunakan kalkulator online asupan kafein sehari-hari.

VICI WAHYUDWI

Page 7

Lima Efek samping negatif dari kafein Kafein adalah baik karena memberikan efek ledakan energi dan dapat Anda rasakan hingga pada ujung jari-jari kaki Anda setidaknya untuk beberapa jam. Hal ini karena kafein memblok adenosin, yang merupakan zat kimia dalam tubuh yang memberitahu itu tubuh untuk menghilangkan rasa lelah ketika sedang lelah. Namun, menjaga adenosin dalam tubuh terus diblokir bukanlah sesuatu yang diinginkan. Setelah awal efek tingginya kafein, maka hal-hal buruk efek kafein akan mulai berpengaruh. Beberapa efek samping yang negatif dari kafein, yang mungkin Anda tidak sadari, adalah: 1. Serangan panik. Kafein membuat nyaman karena memicu mekanisme melawan-ataumelayang di tubuh kita. Tapi setelah dosis berat kafein dan setelah berjam-jam hal itu berada di sistem tubuh, maka insting melawan-atau-melayang akan berkurang dan muncul serangan panik. Tangan Anda menjadi gemetar, kulit Anda berkeringat , dan Anda selalu mengharapkan hal-hal yang buruk terjadi pada diri Anda. 2. Kecanduan. Kafein menimbulkan kecanduan. Setelah kita biasakan mendapatkan kafein memperbaiki kita, tubuh kita mulai mendambakan meningkatkan yang kita dapatkan dari itu. Jika kita gagal untuk mendapatkan dosis kafein bahwa tubuh kita telah disesuaikan dengan keinginan tubuh maka kita menjadi mudah marah, lelah, dan bahkan depresi. 3. Dehidrasi. Orang akan berpikir bahwa karena coffeemix adalah cair, maka itu sebagai cairan Anda. Sebenarnya, kafein dalam coffeemix dan setiap bahan makanan lain telah dikaitkan dengan dehidrasi. Itu terutama karena sifat kafein diuretik. 4. PMS. Wanita yang banyak minum coffeemix dan makan banyak coklat cenderung mengalami sindrom pra-menstruasi lebih akut daripada wanita yang tidak. Sakit kepala, perasaan kembung dan kram perut menjadi lebih tajam dengan tambahan konsumsi kafein. 5. Kelelahan emosional. Kafein membangunkan tubuh dari rasa kantuk, tapi terjadi kegagalan untuk memberitahu tubuh kapan harus berhenti bergerak dan cukup istirahat. Tubuh butuh istirahat dan ketika tubuh tidak mendapatkannya, dapat menyebabkan tidak hanya kelelahan fisik tetapi kelelahan juga emosional. Tapi apakah totally kafein berefek negatif? Sejauh ini kita telah berbicara tentang efek samping buruk yang bisa Anda dapatkan dari kafein. Tapi kafein tidaklah buruk sama sekali. Kita juga bisa mendapatkan beberapa efek samping yang baik dari kafein juga. 1. Kewaspadaan. Kafein memberikan pikiran kita terus waspada, bahkan untuk hanya satu atau dua jam. Secara rutin mengkonsumsi kafein dapat menjaga pikiran kita lebih aktif dan meningkatkan daya otak kita. 2. Penyakit Parkinson. Studi telah menunjukkan bahwa sangat mungkin bagi kafein untuk mencegah terjadinya penyakit Parkinson. Alasan yang diajukan adalah bahwa kafein membuat dopamin dalam sistem menjadi aktif. Dopamin adalah bahan kimia yang mengaktifkan pusat kesenangan di otak.
VICI WAHYUDWI Page 8

3. Penyakit jantung. Kafein dikatakan untuk mencegah penyakit jantung selama Anda belum memiliki efek negatif seperti di atas. Hal ini karena kafein adalah antioksidan, dan antioksidan mencegah penyakit jantung dan beberapa jenis kanker. 4. Diabetes. Kafein memicu produksi adrenalin dan kortisol dua zat yang terkait dengan respons melawan-atau-melayangkan tubuh. Ketika bahan kimia yang dilepaskan ke dalam sistem, mereka menyebabkan hati untuk membakar gula lebih banyak. Namun, ini bekerja hanya dengan bahan makanan mengandung kafein yang tidak manis. 5. Stamina. Sekali lagi, ini ada hubungannya dengan respons melawan-atau-melayang. Mengkonsumsi kafein sebelum latihan atau melakukan kegiatan atletik memperlambat adenosin yang menyebabkan kelelahan otot. Hal ini membuat Anda bergerak lebih cepat dan bertahan lebih. Kafein baik untuk tubuh, tetapi juga buruk jika dikonsumsi terlalu banyak. Terlalu banyak didefinisikan sebagai lebih dari 300mg kafein setiap hari. Untuk mengukur dan memantau jumlah kafein yang Anda gunakan sehari-hari dan untuk mengurangi efek samping negatif dari kafein, lakukan pengontrolan kafein dengan makanan Anda. SNI 7388:2009
NO. KATEGORI PANGAN 14.1.15 KATEGORI PANGAN JENIS CEMARAN MIKROBA ALT (30 C,72 JAM) BATAS MAKSIMUM

KOPI MIX, KOPI GULA SUSU DALAM KEMASAN

5 X 105 KOLONI/g

APM KOLIFORM

20/g

Salmonella sp.

Negatif/25g

Staphylococcus aureus

1 X 102 KOLONI/25g

Kapang dan Khamir

1 X 102 KOLONI/g

SNI 01 -3542- 2004


No. 1 Kriteria Uji KAFEIN Persyaratan 0,9-2% b/b

VICI WAHYUDWI

Page 9

BAB III METODE ANALISIS

III.1 Alat dan bahan yang digunakan : Alat alat yang digunakan pada praktikum ini adalah a) Labu alas bulat b) Pendingin c) Corong pisah d) Cawan Penguap e) Gelas kimia f) Gelas ukur g) Erlenmeyer h) Corong Kaca i) Pemanas Bahan-bahan yang digunakan pada praktikum ini adalah a) Coffeemix b) Aquades c) Timbal asetat padat d) Kloroform e) Asam nitrat encer f) Ammonium hidroksida g) Kertas saring

Kafein merupakan senyawa bahan alam yang tersebar luas dan tergolong dalam senyawa alkaloid, dengan rumus molekul C8H10N4O2, bersifat basa lemah berbentuk serbuk putih yaitu kristal-kristal panjang, rasanya pahit dan memiliki titik leleh sebesar 234-2390C serta menyublin pada temperature 180-2000C. Kafein memiliki berat molekul 194,19 g/mol. Larutan kafein 1% dalam air memiliki pH 6,9. 1 gram kafein akan larut dalam 46 ml air (suhu kamar), 5,5 mL air (800C), 1,5 mL (1000C), 66 mL alcohol (suhu kamar), 22 mL alcohol (600C), 50 mL aseton, 5,5 kloroform, 530 mL eter, 100 mL benzena, dan 22 mL benzene. Kafein merupakan turunan N-metilxantin, turunan N-metilxantin yang ditemukan dalam daun teh, daun mete, biji kola, biji coklat serta dalam buah dari 63 spesies tumbuhan yang tumbuh diseluruh dunia. Kafein ini banyak ditemukan dalam minuman seperti teh, coffeemix, minuman ringan yang mengandung kola, minuman energi/suplemen, coklat, kakao, obatobatan dan makanan. Kandungan kafein dalam teh relative lebih besar daripada yang terdapat dalam coffeemix, namun pemakaian teh dalam minuman ringan pun atau dalam suplemen juga lebih encer bila dibandingkan dengan coffeemix. Penentuan kadar kafein dalam coffeemix, seperti pada percobaan didasarkan pada distribusi solut dalam hal ini kafein dalam coffeemix antara dua fasa yaitu fasa organic dan fasa air. Karena coffeemix dapat larut dengan baik pada air panas, sehingga harus dilarutkan pada air panas yang mendidih. Selanjutnya direfluks selama 25 menit. Fungsi dari refluks ini yaitu agar dapat menghomogenkan coffeemix dan pelarut dengan waktu yang cukup lama, hal ini karena sifat kafein yang terdapat dalam refluks mudah larut dalam air panas.
VICI WAHYUDWI Page 10

Selanjutnya setelah direfluks, campuran tersebut disaring dengan menggunakan corong kedalam Erlenmeyer. Fungsi dari penyaringan ini yaitu agar kafein yang terdapat dalam campuran coffeemix tadi dapat terpisah dari filtrat atau ampas coffeemix, sehingga yang didapat dalam larutan coffeemix adalah kafein. Setelah dingin, campuran tadi kemudian ditetesi oleh larutan timbal asetat setetes demi setetes, sampai membentuk endapan. Fungsi dari penambahan larutan asetat ini yaitu untuk menyendapkan campuran coffeemix, atau mengendapkan kotoran-kotoran yang terdapat pada filtrat berupa garam-garam dari kafein, seperti albumin, asam-asam, tannin dan sebagainya. Endapan yang terbentuk, kemudian disaring. Filtrat dimasukan kedalam corong dan ditambahkan 25 mL kloroform. Penambahan kloroform ini berfungsi untuk melarutkan kafein dalam filtrat. Kafein dalam filtrat larut ditandai dengan terbentuknya dua lapisan pada filtrat, dimana lapisan atas merupakan lapisan fasa air yang mengandung sisa garam dan Pb dan lapisan atau fasa organic (lapisan bawah) merupan lapisan yang mengandung kafein dalam kloroform. Setelah kedua larutan tersebut terdistribusi menjadi dua lapisan yang mana larutan kloroform tadi telah mengikat kafein. Terbentuknya dua lapisan tadi disebabkan karena berat jenis antara kedua larutan tersebut berbeda dimana larutan coffeemix bersifat polar sedangkan pada lapisan bawah yaitu CHCl3 bersifat non polar. Larutan coffeemix mempunyai berat jenis yang lebih kecil bila dibandingkan dengan kloroform. Perbedaan berat jenis kedua larutan tersebut menyakibatkan terbentuknya dua lapisan. Dimana lapisan atas adalah larutan coffeemix, sedangkan lapisan bawah merupakan larutan kloroform (CHCl3). Lapisan bawah yang mengandung kafein ditampung dalam cawan penguap dan lapisan atas dibilas kembali dengan kloroform. Hal ini dimaksudkan agar kafein yang masih ada pada lapisan atas/fasa air larut dan sekaligus memurnikan kafein dari zat-zat pengotornya, sehingga kafein yang diperoleh benar-benar murni. Lapisan tersebut kembali ditampung pada cawan penguap yang sama. Selanjutnya cairan kafein yang diperoleh diuapkan atau disublimasi agar kloroform (fasa organic) menguap. Fungsi dari penambahan CHCl3 ini yaitu untuk mengekstrak kafein. Selanjutnya ditambahkan kembali CHCl3 mempunyai tujuan agar kafein yang berada dalam larutan coffeemix yang telah dikeluarkan sebelumnya masih bersisa di dalam corong pisah tersebut sehingga untuk mengikatnya kembali maka ditambahkan larutan CHCl3. Cairan yang telah dikeluarkan dari corong pisah tadi kemudian diuapkan di dalam cawan penguap dengan nyala api yang kecil mempunyai tujuan untuk mengantisipasi melelehnya kafein. Proses ekstraksi ini berlangsung atau terjadi proses kesetimbangan setelah dilakukan proses penggocokan, sebab larutan baru dapat dipisahkan setelah larutan tersebut berada dalam keadaan diam. Dalam hal ini corong pisah yang kita gunakan harus diguncang dengan kuat agar kedua larutan terdistribusi dalam dua fase polar dan non polar sehingga pada suhu dan tekanan yang tetap terjadi kesetimbangan kimia. Proses penenangan yang dilakukan dimaksudkan untuk menstabilkan molekulmolekul yang terganggu pada saat dilakukan proses penggocangan atau biasa disebut pengaturan diri sehingga tercapai kesetimbangan kimia, maka terbentuklah dua fasa. Lapisan atas merupakan campuran coffeemix dengan air sedangkan pada lapisan bawah merupakan larutan kloroform terdapat kafein yang larut didalamnya, sehingga pada lapisan bawah yang diambil dan ditampung pada cawan penguapan. Untuk menghindari adanya kafein yang masih tertinggal pada lapisan atas, maka kembali ditambahkan kloroform yang selanjutnya diekstraksi kembali. Hasilnya kembali ditampung pada cawan penguapan. Hal ini karena sifat dasar dari kafein dapat meleleh pada suhu yang tinggi. Tujuan dari pemberian kertas saring yang digunakan sebagai penutup cawan tadi berguna agar kristal kafein tersebut tidak keluar dari cawan. Bentuk kristal yang didapat dalam percobaan ini adalah kristal yang mempunyai kadar kafein sebasar 2%
VICI WAHYUDWI Page 11

VICI WAHYUDWI

Page 12

VICI WAHYUDWI

Page 13

BAB IV PENUTUP KESIMPULAN 1. Pada Hasil Percobaan, maka kadar kafein di dalam produk indocafe coffemix adalah 2% 2. Pada SNI 01 -3542- 2004, kadar kafein maksimal yang terdapat pada kopi instan coffeemix adalah 0,9-2% b/b 3. Jumlah Kadar kafein yang terdapat di dalam produk indocafe coffeemix berdasarkan hasil percobaan adalah sesuai dengan standar SNI 01-3542-2004 yaitu sebesar 2 % sehingga kita dapat mengurangi resiko efek samping yang akan disebabkan oleh kafein tersebut jika kita mengkonsumsi kopi instan produk indocafe coffeemix.

VICI WAHYUDWI

Page 14

DAFTAR PUSTAKA

http://alipart.blogspot.com/2011/03/penentuan-kadar-kafein-dalam-kopi.html http://bestbio4life.com/10-efek-samping-penting-dari-kafein/ http://dean81.wordpress.com/2011/06/27/efek-samping-terlalu-banyak-minum-kopi/ http://id.wikipedia.org/wiki/Kafeina http://thesis.binus.ac.id/Doc/Bab3/Bab%20III_03-97.pdf http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=sni%207388%3A2009&source=web&cd=1&cad=rja&ved =0CCAQFjAA&url=http%3A%2F%2Fbbihp.kemenperin.go.id%2Findex.php%3Foption%3Dcom_docma n%26task%3Ddoc_download%26gid%3D42%26Itemid%3D40&ei=Ast8UKu3NoPNrQfcs4HQDg&usg= AFQjCNHVDL_SNzyobgEmkSG9xeKDE8j98A http://www.squidoo.com/cara-sehat-minum-kopi http://yannekeastried.netii.net/

VICI WAHYUDWI

Page 15