Anda di halaman 1dari 9

Contoh Judul Skripsi Kedokteran Umum 1.

Profil Kondisi Sterilitas dan Uji Kepekaan Antibiotik Terhadap Bakteri yang Ditemukan pada Peralatan Medis Instalasi Perawatan Intensif RS XXX 2. Gambaran Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Awam Terhadap Penderita HIV/AIDS di XXX 3. Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Donor Darah Dengan Tindakan Berdonor Darah Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran XXX 4. Riwayat ASI Eksklusif pada Balita ISPA di Puskesmas XXX 5. Tingkat Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Keluarga Pasien Hemodialisis Mengenai Gagal Ginjal Kronik di Klinik XXX 6. Gambaran Pengetahuan Siswi SMA XXX Tentang Haid 7. Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Fakultas Kedokteran XXX tentang Pentingnya Serat untuk Mencegah Konstipasi Tahun Xxx 8. Dampak Paparan Asap Rokok Terhadap Frekuensi Mengedip dan Keluhan yang Dirasakan pada Mata pada Pria Usia 20 40 Tahun di XXX 9. Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja SMA XXX Mengenai Seks Bebas pada Tahun 2009 10. Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja dalam Mencegah HIV/AIDS di SMA XXX 11. Hubungan Dismenore dengan Olahraga pada Remaja Usia 16-18 tahun di XXX 12. Hubungan Antara Karakteristik Masyarakat Dengan Penggunaan Antibiotik Yang Diperoleh Secara Bebas Di XXX 13. Angka Kejadian Diare Di Kalangan Mahasiswa XXX 14. Hubungan Karakteristik Ibu Menyusui Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas XXX 15. Hubungan Faktor Keturunan, Lamanya Bekerja Jarak Dekat, Dengan Miopia Pada Mahasiswa XXX 16. Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Mahasiswa Fakultas Kedokteran XXX Terhadap Rokok 17. Gambaran Status Gizi Anak Balita Gizi Kurang Setelah Mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan Di Puskesmas XXX 18. Pengaruh Body Image Terhadap Penyesuaian Diri Wanita Pada Kehamilan Pertama

19. Hubungan Antara Kualitas Tidur Dengan Tekanan Darah Pada Remaja Usia 15-17 Tahun Di XXX 20. Karakteristik Anak Autis Di Yayasan XXX 21. Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Terhadap Tindakan Hubungan Seksual Pranikah Di SMK XXX 22. Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Konversi Sputum Penderita Tb Paru Di Klinik XXX 23. Pengaruh Empat Minggu Terapi Latihan Pada Kemampuan Motorik Penderita Stroke Iskemia Di RS XXX 24. Gambaran Pengetahuan, Sikap, Dan Tindakan Mengenai DBD Pada Keluarga Di XXX 25. Tingkat Pengetahuan Ibu Terhadap Penanganan Diare Pada Balita Di Kelurahan XXX 26. Tingkat Depresi Pada Pasien Kanker Serviks Di RS XXX 27. Hubungan Ketidakteraturan Makan Dengan Sindroma Dispepsia Remaja Perempuan Di SMA XXX 28. Gambaran Pengetahuan, Sikap, Dan Tindakan Tentang 3M (Mengubur Barang Bekas, Menutup Dan Menguras Tempat Penampungan Air) Pada Keluarga Di XXX 29. Gambaran Pengetahuan Ibu Mengenai Pemeriksaan Pap Smear Di XXX 30. Gambaran Usia Menarche Pada Remaja Putri Di SMP XXX Dan SMP XXX 31. Pengetahuan Dan Sikap Remaja SMA XXX Terhadap Jerawat 32. Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Remaja SMA XXX Terhadap Infeksi Menular Seksual 33. Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Tingkat Pengetahuan Wanita Usia 20-40 Tahun Di XXX Tentang Sadari Sebagai Salah Satu Cara Untuk Mendeteksi Dini Kanker Payudara 34. Hubungan Pengetahuan Ibu Balita Dalam Membaca Grafik Pertumbuhan KMS Dengan Status Gizi Balita Di XXX 35. Gambaran Pengetahuan Wanita Tentang Sadari Sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara Di XXX Tahun 2009 1. DAYA ANTIHELMINTIK EKSTRAK TEMU KUNCI (BOESEN BERGHIA PANDURABI, ROXB) TERHADAP ASCARIDIA GALLI SECARA IN VITRO (2000) 2. PENGARUH STRESSOR PSIKOSOSIAL TERHADAP DEPRESI PADA TENAGA KERJA WANITA SEKTOR INDUSTRI TEKSTIL DI KOTAMADYA YK (1997)

3. KEANEKARAGAMAN GENETIK AEDES ALBOPICTUS SKUSE (DIPTERA : CULICIADE) VEKTOR DENGUE DAN RESPONNYA TERHADAP MATION DAN TEMEFOS (2004) 4. PENGARUH EKSTRAK KOPI TERHADAP AKTIVITAS BLATTA SP DAN PERIPLANETTA SP DI LABORATORIUM (1996) 5. PENATALAKSANAAN KASUS-KASUS INFERTILITAS DI RSUD DR. SARDJITO TAHUN 1987/1988 SUATU PENELITIAN DESKRIPTIF DI LABORATORIUM ILMU KEBIDANAN DAN PENYAKIT KANDUNGAN 6. TEST FAAL HATI SEBAGAI PEMERIKSAAN PENUNJANG PADA PENYAKIT HATI MENAHUN DI RSUD DR. SARDJITO YK (1989) 7. KORELASI ANTARA BERAT HAIT DAN BERAT BADAN SAPI BALI JANTAN UMUR 1,5-2 TAHUN DI KAB. KOLAKA SULTRA (2001) 8. PERBANDINGAN KEPARAHAN MALOKLUSI DAN KEBUTUHAN PERAWATAN ORTODONTIK DENGAN MENGGUNAKAN DENTAL AESTHETIC INDEX PADA REMAJA JAWA DAN CINA DI KOTA YK (2001) 9. DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK BUAH MAHKOTA DEWA (PHALERIA MCROTARPA (SCHIFF) BOERL) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STREPTOKOKUS ALFA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN STERILISASI SALURAN AKAR (KAJIAN IN VITRO) (2002) 10. DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK BUAH MAHKOTA DEWA (PHALERIA MCROTARPA (SCHIFF) BOERL) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STREPTOKOKUS ALFA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN STERILISASI SALURAN AKAR (KAJIAN IN VITRO) (2002) 11. KOSONG 12. DAYA ANTIBAKTEI BAHAN IRIGASI SALURAN AKAR SODIUM HIPOKLORIT 5,25% AN LIDOKAIN HCL 2% YANG MENGANDUNG ANDRENALIN TERHADAP ENTEROCOCCUS FAECALIS 9KAJIAN IN VITRO) (2003) 13. PENGARUH CARA TRITURASI AMALGAM TERHADAP KEBOCORAN MIKRO RESTORASI KAVITAS KELAS I AMALGAM (KAJIAN IN VITRO) (2003) 14. PERBANDINGAN NILAI FREKUENSI DENYUT JANTUNG DAN PULSUS BURUNG MERPATI (COLUMBA LIVIA) SELAMA TERANESTESI DENGAN KETAMIN HIDROKLORIDA, KOMBINASI XYLAZIN KETAMIN HIDROKLORIDA DAN DIAZEPAM-KETAMIN HIDROKLORIDA (2005) 15. PERBANDINGAN NILAI FREKUENSI DENYUT JANTUNG DAN PULSUS BURUNG MERPATI (COLUMBA LIVIA) SELAMA TERANESTESI DENGAN KETAMIN HIDROKLORIDA, KOMBINASI XYLAZIN KETAMIN HIDROKLORIDA DAN DIAZEPAM-KETAMIN HIDROKLORIDA (2005) 16. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK AIR DAUN SALAM (EUGENNIA POLYANTHA W) TERHADAP KADAR KOLESTEROL SERUM TERHADAP TIKUS PUTIH (1999) 17. FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENURUNAN AKTIVITAS FISIK DASAR DAN INSTRUMEN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 USIA LANJUT DI RSUD DR. SARDJITO (2005) 18. MANAJEMEN STROK ISKEMIK AKUT (1999)

19. ANGIOGENESIS DAN PROGRESIFITAS KARSIPITAS KARSINOMA NASOFARINGS (2004) 20. PERBEDAAN RATA-RATA INTELEGENSI (IQ) DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR YANG MENDERITA DAN TIDAK MENDERITA GONDOK DI DAERAH ENDEMIX GAXI BERAT KEC. CANGKRINGAN KAB. SLEMAN (2005) 21. KEKUATAN GESER PEREKATAN BRAKET LOGAM PADA PERMUKAAN PORSELIN GIGI YANG DIKASARKAN SECARA MANULA MENGGUNAKAN GRINDING STRIP DI IKUTI ETSA APF 1,123% (2005) 22. PERBANDINGAN KEKUATAN GESER BRAKET REKAT ULANG DENGAN DUA MACAM TEKNIK PEMBERSIHAN BAHAN PEREKAT (2005) 23. PERBANDINGAN KEKUATAN GESER DAN TARIK ANTARA PEREKATAN BRAKET SERAMIK DENGAN SELF ETCHING PRIMER DAN RESIN KOMPOSIT ETSA AKTIVITASI SINAR (2005) 24. PERBANDINGAN KEKUATAN PEREKATAN ANTARA BRAKET KOMPUSIT DAN BRAKET LOGAM PADA GIGI MENGGUNAKAN SEMEN IONOMER KACA POLIMERISASI SINAR (2003) 25. PERBANDINGAN BESAR GAYA GESEK KAWAT BUSUR SEGI EMPAT NIRKARAT PADA BRAKET LOGAM ANTARA TEKNIK LIGASI LIGATUR KAWAT DAN ELASTOMER (2005) 26. PENGARUH AMALGAM TERHADAP PELEPASAN ION NIKEL KAWAT BUSUR OTRTODONTIK CEKAT AUSTRALIA DAN NIKEL TITANIUM (STUDI LABORATORIS PADA LINGKUNGAN SALIVA TIRUAN PH NORMAL) 05 27. PENGARUH DISKREDASI UKURAN GIGI TERHADAP OKLUSI SETELAH PERAWATAN ORTODONTIK DENGAN PENCABUTAN 4 GIGI PREMOLAR PERTAMA (PENDEKATAN ANALISIS BLTON DAN 6 KUNCI OKLUSI ADRESUS) 05 28. KEKUATAN GESER PEREKATAN BRAKET LOGAM PADA PERMUKAAN PORSELIN GIGI YANG DIKASARKAN SECARA MANUAL MENGGUNAKAN GRINDING STRIP DI IKUTI ETSA APF 1,123% PENELITIAN EKSPERIMENTAL LABORATORIS 05 29. KEKUATAN PERLEKATAN GESER DAN TARIK SEMEN IONOMER KACA MODIFIKASI SEBAGAI BAHAN PEREKAT BRAKET BEGG LOGAM DENGAN DAN TAMPA ETSA (PENELITIAN EKSPERIMENTAL LABORATORIS) 02 30. PERBEDAAN KEKUATAN GESER DAN TARIK BRAKET BEGG LOGAM YANG DILEKATKAN MEMAKAI BAHAN

PEREKAT AKTIFAI KIMIAWI YANG MENGANDUNG FLUORID DAN YANG TIDAK MENGANDUNG FLUROID 01 31. PENGARUH KONTAMINASI SALIVA PADA PEREKATAN RESIN KOMPOSIT HIDROFILIK DENGAN AKTIVASI SINAR TAMPAK TERHADAP KEKUATAN GESER DAN TARIK BEGG LOGAM - 05 32. PENGARUH WAKTU PERENDAMAN DALAM SALIVA BUATAN TERHADAP

PELEPASAN ION KAWAT AUSTRALIA (KAJIAN LABORATORIS IN VITRO) (2005) 33. PERBANDINGAN KEKUATAN GESER BRAKET KERAMIK RETENSI MEKANIS REKAT ULANG DENGAN DUA TEKNIK PEMBERSIHAN BAHAN PEREKAT (2005) 34. PENGARUH PENAMBAHAN KLOREKSIDIN ASETAN 2% PADA BAHAN PEREKAT IONOMER KACA UNTUK WAKTU PELEKATAN 30 MENIT DAN 24 JAM TERHADAP KEKUATAN TARIK BRAKET ORTODONTIK (2002) 35. PERBANDINGAN KEKUATAN GESER DAN TARIK ANTARA BRAKET LOGAM DENGAN BRAKET SERAMIK SISTEM PELEKATAN LANGSUNG MENGGUNAKAN KOMPOSIT AKTIVASI SINAR TAMPAK (2002) 36. PERBEDAAN KELARUTAN GUTA PERCA DALAM BAHAN PELARUT KLOROFORM DAN BAHAN PELARUT XILENA SEBAGAI BAHAN PENGISI SALURAN AKAR GIGI (2000) 37. PERAWATAN ORTODONSI SETALAH SURGICAL EKSPOSURE PADA GIGI INSISIVUS SENTRALIS RAHANG ATAS YANG MENGALAMI INFEKSI DENGAN POSISI ERUPSI TERBALIK PADA ANAK (LAPORAN KHUSUS) (2005) 38. KTI HBU. MAKANAN SELINGAN TERHADAP KARIES GIGI PADA SISWA SDN KADIPIRO I BANTUL (2006) 39. KTI GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG MAKANAN KARIOGENIK TERHADAP KARIES PADA SISWA KELAS IV SD PETINGGEN I YK (2004) 40. KTI FAKTOR PENYEBAB PENGERASAN AMALGAM TERLALU LAMA (2001) 41. KTI PENGARUH MAKANAN MENGANDUNG ENERGI DAN PROTEIN TERHADAP PERTUMBUHAN GIGI SUSU ANAK BALITA USIA 30 BULAN DI POSYANDU PUSKESMAS DEPOK YK (2003) 42. KTI PERBEDAAN SKOR PLAK DENGAN MENYIKAT GIGI MENGGUNAKAN BULU JENIS SOFT DAN MEDIUM PADA ANAK UMUR 10-13 TH DI SDN KAYI MOJO YK (2004) 43. PENGARUH POLA MAKAN 4 SEHAT 5 SEMPURNA DAN KETERATURAN MAKAN TERHADAP ANGKA KARIES GIGI PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK NEGERI II YK (2003) 44.KTI PENGARUH UPAYA KESEHATAN OLEH GURU TERHADAP TINGKAT KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT SISWA UMUR 10-12 TAHUN DI SD JUMENENGAN KIDUL WILAYAH KERJA PUSKESMA MLATI II SLEMAN (2003) 45.KTI PENGARUH PADA MAKAN TERHADAP ANGKA KARIES PADA ANAK TK ABA SLEMAN UMUR 4-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SLEMAN (2003) 46. HUB. MAKAN SELINGAN TERHADAP ANGKA KARIES GIGI PADA SISWA SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU HIDAYATULLOH KEC. NGAGLIK SLEMAN 47. KTI PERBEDAAN SKOR PLAK DENGAN MENYIKAT GIGI MENGGUNAKAN BULU JENIS SOFT DAN MEDIUM PADA ANAK UMUR 10-13 TH DI SDN KAYI MOJO YK (2004) 48. TEKNIK PEMERIKSAAN SINUS PARANASOL DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD KARANGANYAR 49. PEMBERIAN OBAT TUNGGAL DAN KOMBINASI PADA PASIEN DIABETES

MELITUS RAWAT JALAN DAN RAWAT INAP DI RSUD PKU MUHAMMADIYAH YK PERIODE 1 JANUARI 05 31 DESEMBER 02 (2006) 50 . FAKTOR RESIKO PADA PASIEN HIPERTENSI YANG DIRAWAT DI BANGSAL KELAS III RSU PKU MUH YK (2006) 51. EFEK NYERI AKUT PASKA PEMBEDAAN TERHADAP KUALITAS HIDUP YANG DIPENGARUHI KESEHATAN (2004) 52. KTI HUB. ANTARA DEPRESI DENGAN PENYALAHGUNAAN OBAT PADA SANTRI 53. KTI PENCEGAHAN KARIES BARU PADA ANAK BERDASARKAN URUTAN FAKTOR RESIKO DAN REKOMENDASI DARI KARIOGRAM IBU DAN ANAK (2005) 54. HUB. STATUS KEBERSIHAN MULUT DAN KESEHATAN GINGRUVA DENGAN RASA PERCAYA DIRI PASIEN DI BAGIAN PERIODENSIA (1999) Penerimaan Diri dan Stres pada Penderita Diabetes Mellitus 2 S-DOK-1

Perlindungan Hukum terhadap Pasien sebagai Konsumen Jasa di Bidang Pelayanan Medis Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Efek Ekstrak Daun Krokot (Portulaca oleracea L.) terhadap Kadar Alanin Transaminase (ALT) Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberi Minyak Goreng Deep Frying

SDOK-2

SDOK-3

Pengaruh Pemberian Ekstrak Kelopak Bunga SRosela (Hibiscus sabdariffa L) terhadap DOK-4 Penurunan Kadar Gula Darah Rattus norvegicusyang Diinduksi Aloksan Perbandingan Efektifitas antara Ketamin dengan Tramadol untuk Mengurangi Akibat Penyuntikan Rocuronium Pengaruh Ekstrak Acalypha australis L. terhadap Kadar Glukosa Darah Mencit Balb/C Induksi Streptozotocin Efek Antihelmintik Ekstrak Nigella sativa terhadap Ascaris suumGoeze in vitro Hubungan Antara Andropause dengan Stres pada Pria Beristri SDOK-5

SDOK-6

SDOK-7 SDOK-8

Pengaruh Kebiasaan Mengkonsumsi Minuman Kunyit Asam Terhadap Keluhan Dismenorea Primer Pada Remaja Putri Nilai Kapasitas Vital Paru dan Hubungannya dengan Karakteristik Fisik pada Atlet Berbagai Cabang Olahraga Pengembangan Electrical Capacitance Volume Tomography (Ecvt) Untuk Rekonstruksi Citra Dan Diagnosis Kanker Payudara Perbedaan Angka Kejadian Andropause Antara Lansia Perokok Dan Lansia Bukan Perokok Hubungan Antara Stres Dengan Pola Menstruasi Pada Mahasiswa D IV Kebidanan Jalur Regular Universitas Sebelas Maret Surakarta

SDOK-9

10

SDOK10 SDOK11

11

12

SDOK12 SDOK13

13

14

Perbandingan Efektifitas Antara Ketamin SDengan Tramadol Untuk Mengurangi Akibat DOKPenyuntikan Rocuronium 14 Hubungan Antara Status Gizi Dengan Klasifikasi Pneumonia Pada Balita Di Puskesmas Gilingan Kecamatan Banjarsari Surakarta Hubungan Pemberian Beras Angkak Merah (Monascus Purpureus) Terhadap Hitung Limfosit Mencit Balb/C Model Sepsis Perbedaan Derajat Kecemasan Dan Depresi Mahasiswa Kedokteran Preklinik Dan KoAsisten Di Fk Uns Surakarta Efek Antihelmintik Ekstrak Biji Jintan Hitam (nigella sativa) terhadapAscaris suum Goeze in vitro Hubungan antara Paritas Ibu dengan Kejadian Plasenta Previa di Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta SDOK15

15

16

SDOK16 SDOK17 SDOK18 SDOK19

17

18

19

20

Pola Pepakaian Obat Manusi Dalam Praktek Dokter Hewan 01 Wilayah DKI Jaya Dan Sekitarnya Kepuasan Pasien Ditinjau Dari Orientasi Komunikasi Dokter

SDOK20 SDOK21

21

22

Pemusnahan Berkas Rekam Medis Inaktif Di SRumah Sakit Panti Rini Kalasan DOK22 Toksikopatologi Hati Dan Ginjal Mencit ( Mus Musculus) Pada Pemberian Ekstrak Tanaman Obat Antiplasmodium Irvingia malayana Oliv ex A. Benn HRV And ECG Signal Analysis Of Smokers And Non-Smokers SDOK23

23

24

SDOK24 SDOK25 SDOK26

25

Identifikasi Protein Spesifik Early Pregnancy Factor (EPF) Dari Kotiledon Sapi Bunting Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa l) terhadap koloni Candida albicans yang terdapat pada Plat Gigitiruan Komunikasi Terapeutik Perawat dan Pasien di Rumah Sakit Santa Elizabeth

26

27

SDOK27 SDOK28 SDOK29 SDOK30

28

Uji Cungkit Kulit pada Anak Prasekolah di Kota Medan

29

Early Childhood Caries (ECC)

30

Pengalaman Keluarga dengan Anak yang Menderita Penyakit Kronis

31

Konsep Diri dan Kecemasan Wanita Penderita Kanker Payudara di Bedah Poli Onkologi Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Pengaruh Discharge Planning yang Dilakukan Perawat terhadap Kesiapan Pasien Pasca Bedah Akut Abdomen Menghadapi Pemulangan di RSUP H. Adam Malik Medan Patologi Defisiensi Vitamin E pada Ayam, Babi, dan Sapi

SDOK31

32

SDOK32

33

SDOK33

34

Separasi Ekstrak Serum Kuda Bunting Sephadex G-25 untuk Superovulasi pada Mencit