Anda di halaman 1dari 32

Yatin Dwi Rahayu

NIM. 1006578
TUGAS STATISTIKA 3
SOAL JAWABAN BAB V UKURAN SIMPANGAN, DISPERSIDAN DAN VARIASI

1. Kegunaan ukuran dispersi dan macam-macam yang dikenal


Macam-macam dispersi ialah: rentang, rentang antar kuartil,simpangan kuartil atau deviasi kuartil,
rata-rata simpangan atau rata-rata deviasi, simpangan baku atau deviasi standar, varians dan koefisien variasi.
2. Definisi dari istilah berikut:
a. Rentang: data terbesar dikurangi data terkecil
b. Rentang antar kuartil: merupakan selisih antara kuartil tiga (K3) dikurangi kuartil satu (K1)
RAK=(K - K)
c. Deviasi kuartil atau Simpangan Kuartil: merupakan setengah harga dari antar kuartil {SK= (K - K)}
d. Rata-rata Simpangan: RS = Xi - x / n-1
e. Simpangan baku : S
S = (Xi - X) n-1

Keterangan:
Xi
: Tanda kelas
: Frekuensi yang sesuai dengan tanda kelas Xi dan n = fi
Fi

f.

Varians :
S = P (nFiCi - (FiCi) ) n (n-1)
Keterangan:
P
: Panjang kelas interval
Ci
: Nilai sandi
n
: fi

Apabila diketahui rentangnya saja, data tersebut bisa menentukan interval kelas untuk pembuatan
tabel distribusi frekuensinya.
4. Berikan hubungan yang ada antara rentang dan rata-rata hitung.
Hubungan antara rentang dan rata-rata hitung adalah untuk menentukan tabel distribusi frekuensinya.
5. Mengapa pada waktu menghitung rata-rata simpangan RS telah diambil jumlah harga-harga
mutlak dari selisih tiap data dengan rata-rata hitung?
Karena harga mutlak selalu memberikan tanda positif.

Pendidikan Teknologi Agroindustri

Yatin Dwi Rahayu


NIM. 1006578

6. Mengapa untuk menghitung simpangan baku telah diambil jumlah pangkat-pangkat dua dari
selisih tiap data dengan rata-rata hitung?
Karena untuk menghidari kekeliruan yang lebih besar.
7. Mungkinkah sebuah sampel / populasi akan mempunyai rata-rata sama dengan variansnya?
Iya
8. Apakah X dan s atau dan o akan menentukan bentuk distribusi fenomena yang sedang
dipelajari?
Tidak
9. Sebuah sampel berukuran n memberikan simpangan baku s. Tiap nilai data sekarang:
a. Ditambah dengan 10
b. Dikurangi dengan 10
c. Dikalikan 10
d. Dibagi 10
Apakah yang terjadi terhadap simpangan baku untuk data yang baru dalam masing-masing
keadaan di atas?
a. Simpangan baku s tidak berubah
b. Simpangan baku s tidak berubah
c. Simpangan bakunya 10n kali data semula
d. Simpangan bakunya dua kali 10
10. Sebuah sampel memberikan rata-rata =X dan simpangan baku s. Tiap data dikurangi X
lalu dibagi s. Berapakah rata-rata dan simpangan baku data baru? Bagaimana jadinya jika tiap
data dibagi s lalu dikurangi X ?
Rata-rata dan simpangan baku data baru:
RS= Xi- X
S = (Xi - X )
S
S
11. Hasil pengamatan memberikan harga-harga K = 140 dan K = 196. Apa artinya?
a). K - K : Artinya ini adalah rentang antar kuartil, yaitu kuartil ketiga dikurangi kuartil
pertama. RAK= 196 - 140 = 56
b). (K - K ) : Artinya ini adalh deviasi kuartil, yaitu harga setengah dari kuartil ketiga
dikurangi kuartil pertama.
SK= (196-140) = 28
Jadi, ini adalah ukuran-ukuran rentang antar kuartil dan deviasi kuartil/simpangan kuartil/rentang
semi antar kuartil.
12. Diberikan P = 85 dan P =116. Hitunglah rentang 10-90 persentilnya (rentang 10-90
persentil didefinisi sebagai P - P. Apa artinya?
Artinya adalah data terbesar (P = 116) dikurangi data terkecil (P = 85) hasilnya adalah 31

Pendidikan Teknologi Agroindustri

Yatin Dwi Rahayu


NIM. 1006578

P - P = 116-85=31

Pendidikan Teknologi Agroindustri

Yatin Dwi Rahayu


NIM. 1006578

13. Untuk populasi dengan model kurva yang miring didapat hubungan empirik:
V(15)........................SK= (simpangan baku)
ASI
Dengan statistik yang diberikan dalam soal 11 di muka hitunglah simpangan bakunya.
S = 3/2 SK
S = 3/2 (28) = 42
S = 6.48
ns dan koefisien variasi.
14. Diberikan data: 12,8,9,10,14,15,8,10,12 Hitunglah:
a. Rata-rata simpangan
b. Simpangan baku
ngi kuartil satu (K1) c. Simpangan baku berapa kali rata-rata simpangan

rtil {SK= (K - K)}

a. RS = Xi - X
n
RS = 18.8 = 2.08
9
b. S = (Xi - X)
n-1
S = 18.8 = 2.35
8
S = 1.53

Xi
8
8
9
10
10
12
12
14
15

Xi - X Xi - X
-2.8
-2.8
-1.8
-0.8
-0.8
1.2
1.2
3.2
4.2

2.8
2.8
1.8
0.8
0.8
1.2
1.2
3.2
4.2

c. Simpangan bakunya adalah 0.73 rata-rata simpangan


n-1
S = 18.8 = 2.35
8
S = 1.53

kelas untuk pembuatan


15. Untuk distribusi cukup miring berlaku hubungan empirik.
V (16) .....................RS= (Simpangan baku)
Dengan data dalam soal 14 di atas, selidikilah tentang rumus ini dan bandingkan dengan
si frekuensinya.
pertanyaan 14c di atas. Jelaskan perbedaan yang mungkin di dapat.
RS = 4/5 (1.53)
lah harga-harga
RS = 1.224

Pendidikan Teknologi Agroindustri

Yatin Dwi Rahayu


NIM. 1006578

pangkat dua dari

an variansnya?

yang sedang

16. Untuk data yang telah disusun dalam daftar distribusi frekuensi, rata-rata simpangan dihitung
dengan rumus:
V (17)...........................RS= fi Xi - X
n
ket:
Xi = Tanda kelas interval
Fi = Frekuensi yang sesuai dengan Xi
n = fi
Hitunglah RS untuk data dalam daftar IV (2). Lalu selidikilah rumus dalam soal 15 di atas
dengan mengambil S = 172.1
RS = fi Xi- X
n
RS = 540 292-73
540
= 219

masing-masing

Xi (%)
96
46
75
75
Jumlah

Fi
100
200
160
80
540

RS = 4/5 (172.1) = 137.68

dikurangi X
jadinya jika tiap

artil/rentang

Pendidikan Teknologi Agroindustri

FiXi
96
92
80
60
328

Yatin Dwi Rahayu


NIM. 1006578

untuk jawaban selanjutnya ada disheet bawah bu :))

Pendidikan Teknologi Agroindustri

Yatin Dwi Rahayu


NIM. 1006578

an empirik:

h simpangan bakunya.

ngkan dengan

Pendidikan Teknologi Agroindustri

Yatin Dwi Rahayu


NIM. 1006578

ata-rata simpangan dihitung

m soal 15 di atas

Pendidikan Teknologi Agroindustri

Yatin Dwi Rahayu


NIM. 1006578

NO. 17
Lihat soal 14, bab III, dari daftar frekuensi yang didapat, hitunglah variansnya.
Data dibawah ini merupakan data tentang kelahiran per 1000 penduduk di berbagai daerah di
Jawa selama periode 1955-1959 (Halaman 59)
DATA:
32.5
34.8
34.2
18.5
20.7
31.2
44.3
32
42
43.2
36.5
31.6
42.8
33.1
33.3
27.6
41.7
43.7
38.5
37.6
Tk= 13.0 Tb= 44.3

32.8
40.6
32.4
18.2
35.8
31.6
43.1
30.6
37.5
36.8

39.8
32.9
27.8
40.7
32.5
15.8
43.1
29.6
41.7
30.8

32.4
34.2
35.1
34.5
30
39
43.1
13
35.7
30.2

27.8
37.3
25.7
37.6
36
37.2
35
36.1
29.6
32.2

33.1
27.3
37.4
28.6
36.2
29.7
34.5
30.1
42.9
33.4

Range = 44.3-13.0= 31.3


k= 1 + 3.3 log 75= 7.18
c= r/k= 31.3/7.18= 4.35 (4.5)
Limit Bawah= 13
batas bawah= 12.95
batas atas kelas= 12.95+4.5= 17.45
limit atas= 17.45-0.05= 17.4
INTERVAL KELAS

Fi

Xi

x i2

Fi xi

Fi xi2

13.0-17.4
17.5-21.9
22.0-26.4
26.5-30.9
31.0-35.4
35.5-39.9
40.0-44.4
Jumlah

2
3
1
15
24
17
13
75

15.2
19.7
24.2
28.7
33.2
37.7
42.2
-

231.04
388.09
585.64
823.69
1102.24
1421.29
1780.84
-

30.4
59.1
24.2
430.5
796.8
640.9
548.6
2530.5

462.08
1164.27
585.64
12355.35
26453.76
24161.93
23150.92
88333.95

221619.8
5550

Variansnya adalah
(fi fixi)-(fixi)
s2 =
n(n-1)
2
(7588334)-(2530.5)
s =
75(75-1)

35.8
29.8
39.7
33.8
33.1

Yatin Dwi Rahayu


NIM. 1006578

s2 =

39.931486

Jumlah

Variansnya ad
s2 =

s2 =

Yatin Dwi Rahayu


NIM. 1006578

NO.18
9
9.8
10.7
13.6
14.8
15.3
17.1
17.5
18.6
19.9

Lakukan hal yang sama untuk data dalam soal 15 Bab III
8.8
9.1
10.6
9.9
11.3
7.4
9
10.7
10.9
10.6
12.2
10.9
9.5
10.8
12.6
11.1
13.2
13.2
10.9
11.3
12.7
11.3
13.4
14.1
13.5
12.8
12.9
13.5
13.6
14.1
14.2
13
14.7
13.7
14
14.1
15.9
14.1
17.3
15.1
15.9
14.6
15.9
16.1
19.8
15.5
16.4
18.7
17.7
17.8
21.5
16.5
17.3
19.3
24.6
23.3
21.5
20.5
17.7
19.4

Cat: Terkecil (TK)= 7.3 , Terbesar (TB)= 24.6


1) Range {r}
Range= Nilai TB-Nilai TK
Range= 24.6-7.3= 17.3
2) Banyak kelas (K)
K= 1+3.3 log n
k= 1+3.3 log75= 7.18
k= 8
3) Tentukan Lebar Kelas {C}
C= r/k
C= 17.3/8
C= 2.16
C= 2.4
4) Limit bawah kelas pertama dan kemudian batas bawah kelas
limit bawah= 7.3
batas bawah= 7.25
5) Batas atas Kelas (batas bawah kelas + lebar kelas)
7.25+2.4= 9.65
6) Limit Atas Kelas (batas atas-0,05)
9.65-0.05= 9.6
7) Nilai Tengah Kelas (batas atas+batas bawah):2
(9.65+7.25) : 2 = 8.45

INTERVAL KELAS

Fi

Xi

x i2

Fi xi

Fi xi2

7.3-9.6

8.45

71.4025

67.6

571.22

9.7-12.0
12.1-14.4

15
20

10.85
13.25

117.723
175.563

162.75
265

1765.84
3511.25

7.3
9.3
10.4
19.7
21.2

Yatin Dwi Rahayu


NIM. 1006578

14.5-16.8
16.9-19.2
19.3-21.6
21.7-24.1
24.2-26.5
Jumlah

12
9
9
1
1
75

15.65
18.05
20.45
22.85
25.25
-

244.923
325.803
418.203
522.123
637.563
-

187.8
162.45
184.05
22.85
25.25
1077.75

2939.07
2932.22
3763.82
522.123
637.563
16643.1

Variansnya adalah
s2(fi
= fixi)-(fixi)
n(n-1)
2
s(7516643.1)-(1077.75)
=
75(75-1)

86688
5550

=(1248233)-(1161545)
75x74
=

15.6195

NO. 19
hitunglah variansnya dari data dalam soal 21 BAB III
data umur, tinggi, berat badan 100 orang laki-laki
UMUR
44
51
40
45
53
67
35
33
36
39
47
53
41
37
42
40
30
42
31
33
28
48
64
43
49
41
40
61
31
52
34
38
40
61
35
68
37
52
35
44
65
64
63
31
32
58
43
46
28
44
31
29
53
41
40
31
52
56
58
58
TK= 23
TB= 67
1) Range {r}
INTERVAL KELAS
Fi
Range= Nilai TB-Nilai TK
Range=
44
22-27
6
2) Banyak kelas (K)
28-33
14
K= 1+3.3 log n
34-39
14
k= 1+3.3 log 100= 7.6
40-45
25
k= 8
46-51
10
3) Tentukan Lebar Kelas {C}
52-57
14
C= r/k
58-63
11
C= 44/8
64-69
6
5.5
Jumlah
100
C= 6
4) Limit bawah kelas pertama dan kemudian batas bawah kelas
limit bawah= 22
batas bawah= 21.5
5) Batas atas Kelas (batas bawah kelas + lebar kelas)
21.5+6=27.5
6) Limit Atas Kelas (batas atas-0,5)
27.5-0.5= 27

Variansnya adalah
(fi fixi)-(fixi)
s2 =
n(n-1)
(100 212335) - (4460)
s2 =
100(100-1)
s2 =

135.545

1341900

9900

50
45
59
56
59
47
43
37
52
52

52
40
27
44
41
33
29
24
36
23

47
26
45
41
55
34
51
58
51
35

Xi

xi2

Fi xi

24.5
30.5
36.5
42.5
48.5
54.5
60.5
66.5
-

600.25
930.25
1332.25
1806.25
2352.25
2970.25
3660.25
4422.25
-

147
427
511
1062.5
485
763
665.5
399
4460

Data Berat Badan 100 laki-laki


70
73
68
68
66
74
65
74
70
69
TK= 58

69
66
71
69
69
69
70
71
63
67
TB= 76

68
73
69
67
71
70
68
68
71
69

69
67
68
66
68
70
68
67
66
65

68
69
73
71
72
70
65
62
60
62

69
70
58
69
62
66
70
68
69
73

1) Range {r}
INTERVAL KELAS
Fi
Range= Nilai TB-Nilai TK
Range=
18
56-58
2
2) Banyak kelas (K)
59-61
7
K= 1+3.3 log n
62-64
7
k= 1+3.3 log 100= 7.6
65-67
22
k= 7
68-70
46
3) Tentukan Lebar Kelas {C}
71-73
13
C= r/k
74-76
3
C= 16/7
Jumlah
100
2.571429
C= 3
4) Limit bawah kelas pertama dan kemudian batas bawah kelas
limit bawah= 56
batas bawah= 55.5
5) Batas atas Kelas (batas bawah kelas + lebar kelas)
55.5+3=58.5
6) Limit Atas Kelas (batas atas-0,5)
58.5-0.5= 58

Variansnya adalah
(fi fixi)-(fixi)
s2 =
n(n-1)
2
(100 458586) - (6762)
s =
100(100-1)
s2 =

13.5309

133956

9900

69
59
58
65
64
67
76
63
66
67

69
68
68
59
64
70
68
67
67
59

68
70
60
65
66
69
72
67
70
70

Xi

xi2

Fi xi

57
60
63
66
69
72
75
-

3249
3600
3969
4356
4761
5184
5625
-

114
420
441
1452
3174
936
225
6762

s2 =

s2 =

Data Tinggi Badan 100 laki-laki

34
26
25
44
57
67
59
62
40
52

Fi xi2
3601.5
13023.5
18651.5
45156.3
23522.5
41583.5
40262.8
26533.5
212335

180
182
188
155
178
170
159
161
155
167
156
190
157
162
168
156
185
189
187
160
TB= 190 TK= 152

166
178
189
158
180
172
157
176
156
165

159
181
169
160
182
185
161
175
159
171

166
171
178
170
180
162
163
164
159
162

190
182
157
165
163
158
168
162
175
188

1) Range {r}
INTERVAL KELAS
Fi
Range= Nilai TB-Nilai TK
Range= 38
152-156
9
2) Banyak kelas (K)
157-161
24
K= 1+3.3 log n
162-166
18
k= 1+3.3 log 100= 7.6
167-171
15
k= 8
172-176
12
3) Tentukan Lebar Kelas {C}
177-181
8
C= r/k
182-186
7
C= 38/8
187-191
7
4.75
Jumlah
100
C= 5
4) Limit bawah kelas pertama dan kemudian batas bawah kelas
limit bawah= 152
batas bawah= 151.5
5) Batas atas Kelas (batas bawah kelas + lebar kelas)
151.5+5=156.5
6) Limit Atas Kelas (batas atas-0,5)
156.5-0.5= 156

Variansnya adalah
(fi fixi)-(fixi)
s2 =
n(n-1)
(100 2839410) - (16820)
s2 =
100(100-1)
s2 =

103.899

1028600

9900

164
158
157
168
155
164
184
160
154
152

162
175
167
158
169
186
161
160
162
159

Xi

xi 2

154
159
164
169
174
179
184
189
-

23716
25281
26896
28561
30276
32041
33856
35721
-

NO.20

69
70
61
71
68
60
69
70
65
71

Fi xi2
6498
25200
27783
95832
219006
67392
16875
458586

Umur
10-14
15-19
20-24
25-34
35-44
45-54
55-64
65-74
JUMLAH
Umur
10-14
15-19
20-24
25-34
35-44
45-54
55-64
65-74
JUMLAH

hitunglah variansnya

lihat daftar III(12) dalam soal 23 BAB III


DAFTAR III(12)
JUMLAH PENDUDUK DAN TENAGA KERJA TH.1961
MENURUT UMUR DAN JENIS KELAMIN
(DALAM RIBUAN)
Penduduk
Tenaga Kerja
Xi
laki-laki
Perempuan laki-laki Perempuan
xi2
f(pl )
f(tl )
f(pp)
f(tp)
4634
4332
977
602
12
144
3518
3403
2556
1185
17
289
3702
4434
3009
1189
22
484
7085
8447
6924
2327
27
729
5720
5363
5536
1784
32
1024
3559
3483
3403
1385
37
1369
1897
1850
1700
724
42
1764
798
829
624
261
47
2209
30913
32141
24729
9457
f(pl )Xi
55608
59806
81444
191295
183040
131683
79674
37506
820056

f(pl )Xi
667296
1016702
1791768
5164965
5857280
4872271
3346308
1762782
24479372

f(pp)Xi
51984
57851
97548
228069
171616
128871
77700
38963
852602

f(pp)Xi
623808
983467
2146056
6157863
5491712
4768227
3263400
1831261
25265794

f(tl )Xi
11724
43452
66198
186948
177152
125911
71400
29328
712113

f(tl )Xi
f(tp)Xi
140688
7224
738684
20145
1456356
26158
5047596
62829
5668864
57088
4658707
51245
2998800
30408
1378416
12267
22088111 267364

variansi Penduduk Laki-laki:

s2 =
s2 =
s2 =

(f(pl) f(pl)xi)-(f(pl)Xi)
n(n-1)
(30913x24479372) - (820056)
30913(30913-1)

84238983500
955582656

8.82E+01

variansi Penduduk Perempuan:

s2 =
s2 =
2

s =

(f(pp) f(pp)Xi)-(f(pp)Xi)
n(n-1)
(32141x25265794) - (852602)
32141(32141-1)
8.24E+01

85137714550
1033011740

variansi Tenaga Kerja Laki-laki:


2

s =
s2 =
s2 =

(f(tl) f(tl)xi)-(f(tl)Xi)
n(n-1)
( 24729x22088111)-(712113)
24729(24729-1)

3.91E+10
61278462

6.38E+02

variansi Tenaga Kerja Perempuan:

s2 =
s2 =
s2 =

(f(tp) f(tp)Xi)-(f(tp)Xi)
n(n-1)
(9457x8277578)-(267364)
9457(9457-1)
7.60E+01

6797546650
89425392

167
161
158
167
169
160
175
163
174
172

160
175
164
172
163
159
179
167
163
170

Fi xi

Fi xi2

1386
3816
2952
2535
2088
1432
1288
1323
16820

213444
606744
484128
428415
363312
256328
236992
250047
2839410

oal 23 BAB III

f(tp)Xi
86688
342465
575476
1696383
1826816
1896065
1277136
576549
8277578

4238983500
955582656

5137714550

1033011740

NO. 21
Dalam soal 26, bab IV, untuk data dalam soal 21, bab III telah dihitung rata-rata umur, tinggi, dan berat ke-100 orang lakiDengan menggunakan hasil soal 19 di muka dan data dalam soal 21, bab III, hitunglah ada berapa % yang:
a. Umurnya jatuh dalam interval s, 2s, 3s
1) interval s = 44,32 11,65 = 32,67-55,97
interval 2-5, f = 19 + 21 + 17 + 17 = 74
% data = (74 : 100) x 100% = 74%
2) interval 2s = 44,32 23,3 = 21,02-67,62
interval 1-7, f = 8 + 19 + 21 + 17 + 17 +12 + 6 = 100
% data = (100 : 100) x 100% = 100%
3) interval 3s = 44,32 34,95 = 9,37-79,27
interval 1-7, f = 8 + 19 + 21 + 17 + 17 +12 + 6 = 100
% data = (100 : 100) x 100% = 100%
b. Tingginya jatuh dalam interval s, 2s, 3s
1) interval s = 168,14 10,39 = 157,75-178,53
interval 2-5, f = 31 + 21 + 12 +12 = 76
% data = (76 : 100) x 100% = 76%
2) interval 2s = 168,14 20,78 = 147,36-188,92
interval 1-7, f = 8 + 31 + 21 + 12 +12 + 9 + 7 = 100
% data = (100 : 100) x 100% = 100%
3) interval 3s = 168,14 31,17 = 136,97-199,31
interval 1-7, f = 8 + 31 + 21 + 12 +12 + 9 + 7 = 100
% data = (100 : 100) x 100% = 100%
c. Beratnya jatuh dalam interval s, 2s, 3s
1) interval s = 67,54 3,82 = 63,72-71,36
interval 3-5, f = 8 + 32 + 38 = 78
% data = (78 : 100) x 100% = 78%
2) interval 2s = 67,54 7,64 = 59,9-75,18
interval 1-7, f = 5 + 8 + 8 + 32 + 38 + 8 +1 = 78
% data = (100 : 100) x 100% = 100%
2) interval 3s = 67,54 11,46 = 56,08-79
interval 1-7, f = 5 + 8 + 8 + 32 + 38 + 8 +1 = 78
% data = (100 : 100) x 100% = 100%
NO. 22. Dengan menggunakan hasil soal 28 bab IV dan soal 20 di muka, tentukanlah:
a. Jenis penduduk mana yang lebih merata distribusi umurnya
KV (Penduduk Laki-laki) = (15,07 : 31,58) x 100% = 47,72%
KV (Penduduk Perempuan) = (14,67 : 31,38) x 100% = 46,75%
Jadi, lebih merata pada jenis penduduk laki-laki
b. Tenaga kerja jenis mana yang umurnya bervariasi lebih besar
KV (Tenaga Kerja Laki-laki) = (13,71 : 34,66) x 100% = 39,56%
KV (Tenaga Kerja Perempuan) = (14,68 : 34,09) x 100% = 43,06%
Jadi, lebih bervariasi pada jenis tenaga kerja perempuan

NO. 23
Gabungkan hasil soal 17 dan soal 18 di muka dengan hasil soal 24 dan soal 25 dari bab IV.
Tentukan apakah kelahiran atau kematian yang bervariasi lebih besar untuk tiap 1000 penduduk!
KV (Angka Kelahiran) = (6,62 : 34,18) x 100% = 19,37%
KV (Angka Kematian) = (4,02 : 14,39) x 100% = 27,94%
Jadi, angka kematian memiliki variasi yang lebih besar dibandingkan dengan angka kelahiran.
NO.24
Koefisien variasi hasil pengamatan yang terdiri atas 100 obyek besarnya 20%.
Rata-ratanya tiga lebihnya dari simpangan bakunya. Tentukan rata-rata untuk sampel itu!
Jawab:
KV = (Simpangan Baku : Rata-rata) x 100%
20% = ((Rata-rata - 3) : Rata-rata) x 100%
20% : 100% = (Rata-rata - 3) : Rata-rata
1 : 5 = (Rata-rata - 3) : Rata-rata
Rata-rata = 5 Rata-rata -15
Rata-rata = -15 : -4
Rata-rata = 3,75

NO.25
Lihat rumus V(11). Apakah artinya:
z = 0, z > 0, z < 0? Kapan hal itu akan terjadi?
Jawab:
z = 0 artinya bilangan baku yang terbentuknya adalah 0,
hal ini terjadi apabila hasil pengurangan data xi oleh rata-ratanya = 0.
z > 0 artinya bilangan baku yang terbentuknya lebih besar daripada 0,
hal ini terjadi apabila hasil pengurangan data xi oleh rata-ratanya adalah positif.
z < 0 artinya bilangan baku yang terbentuknya lebih kecil daripada 0,
hal ini terjadi apabila hasil pengurangan data xi oleh rata-ratanya adalah negatif.
26. Sekarang liat rumus V(12). Apakah artinya:
z = 0, z < 0, dan z > 0? Kapan hal itu akan terjadi?
Jawab:
z = 0 artinya bilangan baku yang terbentuknya adalah 0, hal ini terjadi apabila hasil pengurangan data xi oleh rata-ratanya = 0
z < 0 artinya bilangan baku yang terbentuknya adalah negatif, hal ini terjadi apabila hasil pengurangan data xi oleh rata-ratany
z > 0 artinya bilangan baku yang terbentuknya adalah positif, hal ini terjadi apabila hasil pengurangan data xi oleh rata-ratany

27. Lihat soal 14. Jadikanlah data itu dalam bentuk bilangan baku!
Hitunglah rata-rata dan simpangan baku untuk bilangan baku ini
Rumus untuk memperoleh bilangan baku zi = (i - ) : s
zi
i -
(i - )
0.44
0.441
0
-1.15
-1.149
0
-0.75
-0.749
0
-0.35
-0.349
0
1.23
1.231
0
1.63
1.631
0
-1.15
-1.149 #VALUE!
-0.35
-0.349
0
0.44
0.441
1
-0.01
#VALUE!
Rata-rata = -0,01 : 9 = -0,001 = 0
s = (8 : (9 - 1)) = 1

gi, dan berat ke-100 orang laki-laki.


berapa % yang:

gan data xi oleh rata-ratanya = 0.


gurangan data xi oleh rata-ratanya adalah negatif.
gurangan data xi oleh rata-ratanya adalah positif.

28. Perhatikan daftar IV(2) bab IV.


Dengan mengambil tanda kelas masing-masing kelas interval, buatlah nilai ujian menjadi bilangan baku.
Rumus untuk memperoleh bilangan baku zi = (i - ) : s, dik: = 76,63 dan s = 11,08
Nilai Ujian Tanda Kelas zi
31-40
35.5
-3.71
41-50
45.5
-2.81
51-60
55.5
-1.91
61-70
65.5
-1.01
71-80
75.5
-0.1
81-90
85.5
0.8
91-100
95.5
1.7
29. Didapat hasil ujian sejarah untuk 40 mahasiswa:
cat Tk=53
63
78
85
95
77
62
93
90
Tb=97
81
57
97
61
75
87
73
82
67
80
62
78
65
79
84
80
85
53
71
83
68
63
85
76
77
74
75
71
60
93
70
68
a. Hitung rata-rata dan simpangan bakunya.
b. Jadikan data di atas ke dalam bilangan baku dengan rata-rata 10 dan simpangan baku = 3
c. Kalau dalam sistem bilangan baku ini, nilai lulus ditentukan paling kecil 15, ada berapa orang yang lulus?
Jawab:
a.

1) range (r) = data terbesar-data terkecil = 97 - 53 = 44


2) Banyak kelas (k) = 1+3,3 log 40 = 6,29 = 7
3) Lebar kelas (c) = r : k = 44 : 6 = 7,33 = 7
4) Limit bawah kelas pertama adalah 52 maka batas bawah kelasnya adalah 51,5
5) Batas atas kelas pertama adalah 51,5+7 = 58,5
6) Limit atas kelas pertama adalah 58,5-0,5 = 58
Jadi, tabel distribusi frekuensi dari data di atas adalah:
interval kelas
52-58
59-65
66-72
73-79
80-86
87-93
94-100
jumlah

fi
2
7
6
10
9
4
2
40

fii
110
434
414
760
747
360
194

55
62
69
76
83
90
97
-

i -
-20.48
-13.48
-6.48
0.52
7.52
14.52
21.52
3.64

(i - )

fi.(i - )

419.43
181.71
41.9904
0.2704
56.5504
210.83
463.11
1373.89

838.861
1271.97
251.942
2.704
508.954
843.322
926.221
4643.98

= 3019 : 40 = 75,48
s = (4643,976 : (40-1)) = 10,91

Batas Kelas
51,5-58,5
58,5-65,5
65,5-72,5
72,5-79,5
79,5-86,5
86,5-93,5
93,5-100,5
-

b. Setiap data i masukkan ke dalam rumus zi = 0 + s0 ((i - ) : s)


zi = 10 + 3 ((i - ) : s)
zi
fi
4.37
2
6.29
7
8.22
6
10.14
10
12.07
9
13.99
4
15.92
2
Jumlah
40
c. Jika nilai minimalnya 15, maka berdasarkan data pada jawaban 29.b hanya 2 orang yang lulus.
30. Jika nilai-nilai data dijadikan bilangan baku dengan rata-rata 50 dan simpangan baku 10,
digunakan rumus:
Ti = 50 + 10 ((i - ) : s)
Maka dikatakan bahwa data itu telah diubah ke dalam bilangan T.
(Perhatikan bahwa disini khusus dipakai T dan bukan z).
a. Buatlah nilai ujian sejarah dalam soal 29 menjadi bilangan T.
b. Dengan syarat seperti dalam soal 29c, tentukan nilai terkecil untuk lulus dalam sistem bilangan T.
Jawab:
a. Ti = 50 + 10 ((i - ) : s)
Ti
fi
31.23
2
37.64
7
44.06
6
50.48
10
56.89
9
63.31
4
69.73
2
Jumlah
40
b. Supaya yang lulus hanya 2 orang maka syarat nilai terkecil untuk lulusnya adalah 64.
31. kapan varians gabungan akan sama dengan rata-rata dari varians-varians subsampel, yakni:
s = (s1 + s2 + .... + sk) : k ?

32. Sebuah sampel berukuran 200 telah dibagi menjadi 3 bagian, ialah:
bagian I dengan 1 = 40,8 dan s1 = 10,5
bagian I dengan 2 = 36,7 dan s2 = 9,8
bagian I dengan 3 = 29,9 dan s1 = 10,2
Dapatkah rata-rata gabungan dan simpangan baku gabungan dihitung disini?
Mengapa? Bagaimana jika juga diberikan bahwa:
bagian I terdiri dari 60 obyek,
bagian II terdiri dari 105 obyek, dan

bagian III terdiri dari 35 obyek.


jawab: Jika tidak ada jumlah obyek dari tiap bagian maka rata-rata gabungan dan simpangan baku gabungan
tidak dapat dihitung, karena dalam perhitungan keduanya diperlukan data n atau f.
(rata-rata gabungan) = ((60 x 40,8) + (105 x 36,7) + (35 x 29,9)) : 200 = 36,74
s = (((60-1) x 10,5) + ((105-1) x 9,8) + ((35-1) x 10,2)) : (200 - 3) = (619,5 + 1019,2 + 346,8) : 197 = 10,08

34. lihat soal 45 bab IV. Di bank mana para penabung telah menyimpan uangnya dengan variasi yang lebih bes
Jawab:
a. Penabung di bank A
Interval Kelas fi
i
fi.i
i -
(i - ) fi.(i - )

5--9
10--49
50--99
100--499
500--999
1000--4999
5000--9999
Jumlah

703
4829
12558
1836
273
117
39
20355

7
29.5
74.5
299.5
749.5
2999.5
7499.5

4921
-114.88 13197.4 9277782
142456
-92.38 8534.06 41210997
935571
-47.38 2244.86 28191007
549882 177.62 31548.9 57923715
204614 627.62 393907 1.08E+08
350942 2877.62 8280697 9.69E+08
292481 7377.62 5.4E+07 2.12E+09
2480865
6.3E+07 3.34E+09

= 2480865 : 20355 = 121,88


s = 3335723406 : (20355-1) = 163885,4
b. Penabung di bank B

Interval Kelas
5--9
10--49
50--99
100--499
500--999
1000--4999
5000--9999
Jumlah

fi
912
3456
10402
976
372
196
47
16361

i
7
29.5
74.5
299.5
749.5
2999.5
7499.5

fi.i
i -
(i - ) fi.(i - )
6384
-139.37
19424 17714685
101952 -116.87 13658.6 47204111
774949
-71.87
5165.3 53729418
292312 153.13 23448.8 22886026
278814 603.13 363766 1.35E+08
587902 2853.13 8140351 1.6E+09
352477 7353.13 5.4E+07 2.54E+09
2394790
6.3E+07 4.41E+09

=2394789,5 : 16361 = 146,37


s = 4413584350 : (16361-1) = 269779
Jadi, lebih bervariasi di bank B
35. Ada tiga calon masing-masing datang dari tiga sekolah tingkat akhir yang berbeda.
Di sekolahnya masing-masing calon A mendapat nilai matematika 83 sedangkan rata-rata kelasnya 62
dan simpangan baku 16.
Calon B mendapat nilai matematika 97 sedangkan rata-rata kelasnya 83 dan simpangan baku 23.
Sedangkan Calon C mendapat nilai matematika 87 sedangkan rata-rata kelasnya 65 dan simpangan baku 14.
Salah satu calon ini akan dipilih berdasarkan sistem dengan rata-rata 500 dan simpangan baku 100.
Calon mana sebaiknya yang didahulukan diterima?
Jawab:
A = 500 + 100 ((83-62) : 16) = 631,25
B = 500 + 100 ((97-83) : 23) = 560, 87
C = 500 + 100 ((87-65) : 14) = 657,14

Jadi, sebaiknya yang didahulukan diterima adalah calon yang C

si yang lebih besar?