Anda di halaman 1dari 7

B. Fungsi komposisi dan fungsi invers 1.

Fungsi komposisi mesin fungsi fungsi y = f(x) dapat dipandang sebagai seguah mesin dengan masukan bahan baku x Df dan setelah diproses menghasilkan keluaran y Rf. Komposisi fungsi untuk Rf Dg himpunan yang tak kosong, fungsi komposisi dari g dan f, ditulis gf(f dilanjutkan g) adalah suatu fungsi yang aturannya ditentukan oleh y = (gf)(x)=g(f(x)) untuk Rg Df himpunan yang tak kosong, fungsi komposisi dari f dan g, ditulis fg(g dilanjutkan f) adalah suatu fungsi yang aturannya ditentukan oleh y = (fg)(x)=f(g(x))

Sifat fungsi komposisi jika f: Df Rf, y=f(x) dan g: Dg Rg, y = g(x) memenuhi Rf Dg, maka terdapat fungsi komposisi g f: DfRf dengan aturan (gf)(x)= g(f(x)), daerah asalnya Dgf = Df, dan daerah nilainya Rgf = {y Rg : y= g(t), t Rf} jika f: AB, y= f(x)dan g: BC, y = g(x), maka terdapat fungsi komposisi g hf: AC B dengan aturan (gf)(x)= g(f(x)), daerah A asalnya D A dan daerah nilainya R gf = {y C : y=g(t),t Rf} gg ff
f(gh)= sifat (fg) h

g komposisi asosiatif operasi Jika h: AB, g: BC, dan f: C D, maka fg f f(gh))(x)=((fg)h)(x)x dengan D C gh:C dan fg:BD

f A

sifat unsur identitas operasi komposisi fiA=f fungsi iA: AA, iA(x): xx dinamakan fungsi identitas pada himpunan A iA iB fungsi i : BB, i (x): xxB dinamakan B B iBf=f fungsi identitas pada himpunan B jika f: AB, fiA=f dan iBf=f Dalam A B bentuk f nilai fungsinya, (fiA)(x) =f(x) x A (iBf)(x) =f(x) x A contoh: Jika f(x)= x2 1, g(x)= 1- 2x, dan h(x)= x, periksa sifat asosiatif komposisi f(gh)=(fg)h, kemudian tentukan daerah asal dan daerah nilainya! Jawab: perhatikan bahwa h : {x: x 0} r, g: r r , dan f: r r , sehinggakondisi untuk dapat dirancangkan fungsi f(gh) dan (fg)h terpenuhi.

Untuk fungsi f, g dan h kita akan memeriksa apakah (f(gh)(x)=((fg)h)(x) x{x:x0}

karena (g h)(x) = g(h(x))= g(x)=1- 2x, maka (f(gh))(x)= f((gh)(x))= f(1- 2x)=(1-2x)2- 1 =4(x-x) karena (f g)(x) = f(g(x))= f(1-2x)=(1- 2x)2 - 1=4(x2-x), maka ((fg)h)(x)=(fg)(h(x))=(fg)(x) =4((x)2-x)=4(x-x) dari kedua hasil ini diperoleh (f(gh))(x)=((fg)h(x) x{x:x0} daerah asal fungsi fgh adalah {x:x0}. Untuk menentukan daerah nilainya, dari aturan y = (fgh)(x)=(1-2x)2 1 dengan (1-2x)20 diperoleh y 1 x {x:x0}. Jadi daerah nilai fungsi fgh adalah {y: 1}

2. Fungsi invers

kondisi agar f : Df Rf, y=f(x) mempunyai invers adalah fungsi f satu ke satu jika f-1: RfDf adalah invers dari fungsi f, maka kaitan antara f dan f-1 adalah f(f-1(y))=y y Rf dan f-1(f(x))=x x Df yang

setara dengan y= f(x)x=f-1(y) x Df dan y Rf aturan fungsi f-1: RfDf dapat ditentukan dengan cara menyatakan x dalam y kemudian buatlah x dan y saling bertukar peran, atau sebaliknya. grafik fungsi f dan inversnya f-1 simetri terhadap garis y=x

Contoh: tentukan invers dari fungsi f(x)= x3!

Jawab: nyatakan x dalam y, diperoleh x = y1/3. agar fungsi f dan f-1 mempunyai peubah bebas yang sama, buatlah x dan y saling bertukar peran. Jadi, invers fungsi f adalah y = f-1(x) = x1/3 = 3x atau pada aturan fungsi y=x3 buatlah x dan y saling bertukar peran, dipeeroleh x = y3, akibatnya y = x1/3. jadi invers f adalah y = f-1(x)= x1/3 = 3x