Anda di halaman 1dari 7

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak di belakang perut atau abdomen . Ginjal ini terletak di kanan dan kiri tulang belakang , di bawah hati dan limpa . Di bagian atas ginjal terdapat kelenjar adrenal . Secara umum prognosa tergantung derajat dengan gangguan ginjal pada saat konsepsi, serta adanya kelainan kelainan penyerta, seperti tekanan darah tinggi dan bocornya protein .

Seiring dengan kemajuan dan perkembangan zaman, dunia juga mengalami perkembangannya di berbagai bidang. Salah satunya adalah kemajuan di bidang kesehatan yaitu teknik transplantasi organ. Transplanatsi organ merupakan suatut eknologi medis untuk penggantian organ tubuh pasien yang tidak berfungsi dengan organ dari individu yang lain. Sampai sekarang penelitian organ masih terus dilakukan. B. Rumusan Masalah 1. Pengertian Ginjal Dan Transplantasi Ginjal 2. Fungsi Ginjal 3. Kelainan-Kelainan Pada Ginjal 4. Cara Kerja Transplantasi Ginjal 5. Yang Dapat Menjalani Transplantasi Ginjal 6. Keberhasilan Transplantasi Ginjal C. Tujuan Untuk memenuhi tugas yang diwajibkan oleh guru juga untuk menambah pengetahuan tentang transplatansi ginjal.

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Ginjal Dan Transplantasi Ginjal Ginjal merupakan salah satu organ dari tubuh manusia yang termasuk dalam sistem ekskresi, organ-organ lain dari sistem ekskresi adalah hati, paru-paru dan kulit. Dalam dunia kedokteran ginjal biasa disebut 'ren' (renal/kidney). Bentuknya seperti kacang merah, berjumlah sepasang dan terletak di daerah pinggang. Ukurannya kira-kira 11x 6x 3 cm. Beratnya antara 120-170 gram. Transplantasi ginjal adalah terapi penggantian ginjal yang melibatkan pencangkokan ginjal dari orang hidup atau mati kepada orang yang membutuhkan. Transplantasi ginjal menjadi terapi pilihan untuk sebagian besar pasien dengan gagal ginjal dan penyakit ginjal stadium akhir. Transplantasi ginjal menjadi pilihan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Transplantasi ginjal merupakan satu metode terapi ginjal dengan cara memanfaatkan ginjal sehat melalui prosedur pembedahan. Ginjal sehat dapat berasal dari individu yang masih hidup (donor hidup) atau pendonor yang baru saja meninggal (donor kadaver). Ginjal cangkokan ini selanjutnya akan mengambil alih fungsi kedua ginjal yang sudah rusak. Ginjal lama walaupun sudah tidak banyak berfungsi tetap berada pada posisinya semula, tidak dibuang, kecuali jika ginjal lama menimbulkan komplikasi infeksi atau tekanan darah tinggi.

B. Fungsi Ginjal a) Fungsi Ekskresi 1. Mempertahankan osmolalitas plasma sekitar 285 mOsmol dengan menguubah-ubah ekskresi air. 2. Memepertahankan kadar masing-masing elektrolit plasma dalam rentang normal. 3. Mempertahankan PH plasma sekitar 7,4 dengan mengeluarkan kelebihan H+ dan membentuk kembali HCO3 4. Mengekskresikan produk akhir nitrogen dari metabolisme protein, terutama urea, asam urat dan kreatinin. b) Fungsi Non Ekskresi 1. Menghasilkan renin (untuk pengaturan tekanan darah) 2. Menghasilkan eritropoetin yang nerupakan faktor penting dalam stimulasi produksi sel darah merah oleh sumsum tulang 3. Metabolisme Vit D menjadi bentuk aktifnya 4. Degredasi insulin 5. Menghasilkan prostaglandin C. Kelainan-Kelainan Pada Ginjal 1. Gagal Ginjal Gagal ginjal merupakan kelainan pada ginjal dimana ginjal sudah tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya yaitu menyaring dan membersihkan darah dari zat-zat sisa metabolisme. Penyebab terjadinya gagal ginjal antara lain disebabkan oleh: 1. Makan makanan berlemak 2. Kolesterol dalam darah yang tinggi

3. Kurang berolahraga 4. Merokok, dan 5. Minum minuman beralkohol.

2. Batu Ginjal Urine banyak mengandung mineral dan berbagai bahan kimiawi. Urin belum tentu dapat melarutkan semua itu. Apabila kita kurang minum atau sering menahan kencing, mineral-mineral tersebut dapat mengendap dan membentuk batu ginjal. Batu ginjal merupakan kristal yang terlihat seperti batu yang terbentuk di ginjal. Kristal-kristal tersebut akan berkumpul dan saling berlekatan untuk membentuk formasi batu. Apabila batu tersebut menyumbat saluran kemih antara ginjal dan kandung kemih, saluran kemih manusia yang mirip selang akan teregang kuat karena menahan air seni yang tidak bisa keluar. Hal itu tentu menimbulkan rasa sakit yang hebat. D. Cara Kerja Transplantasi Ginjal Prosedur bedah transplantasi ginjal membutuhkan waktu antara tiga sampai enam jam. Ginjal baru ditempatkan pada rongga perut bagian bawah (dekat daerah panggul) agar terlindung oleh tulang panggul. Pembuluh nadi (arteri) dan pembuluh darah balik (vena) dari ginjal baru ini dihubungkan ke arteri dan vena tubuh. Dengan demikian, darah dapat dialirkan ke ginjal sehat untuk disaring. Ureter (saluran kemih) dari ginjal baru dihubungkan ke kantong kemih agar urine dapat dialirkan keluar.

E. Yang Dapat Menjalani Transplantasi Ginjal Transplantasi ginjal belum tentu dapat dilakukan untuk semua kasus penyakit ginjal kronik. Individu dengan kondisi, seperti kanker, infeksi serius, atau penyakit kardiovaskular (pembuluh darah jantung) tidak diperkenankan menerima transplantasi ginjal. Hal ini karena tingkat kegagalan transplantasi ginjal cukup tinggi.

F. Keberhasilan Transplantasi Ginjal Transplantasi ginjal dinyatakan berhasil jika ginjal tersebut dapat bekerja sebagai penyaring darah sebagaimana layaknya ginjal sehat. Jika demikian, pasien tidak memerlukan tindakan dialisis (cuci darah). Oleh karena ginjal baru ini bukan merupakan ginjal yang berasal dari tubuh pasien sendiri, maka ada kemungkinan terjadi reaksi tubuh untuk menolak benda asing tersebut. Untuk mencegah terjadinya reaksi penolakan, pasien perlu mengonsumsi obat-obat anti-rejeksi atau imunosupresan setelah menjalani transplantasi ginjal. Obat-obat imunosupresan bekerja dengan jalan menekan sistem imun tubuh sehingga mengurangi risiko terjadinya reaksi penolakan tubuh terhadap ginjal cangkokan.

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan Ginjal merupakan salah satu organ dari tubuh manusia yang termasuk dalam sistem ekskresi, organ-organ lain dari sistem ekskresi adalah hati, paru-paru dan kulit. Transplantasi ginjal adalah terapi penggantian ginjal yang melibatkan pencangkokan ginjal dari orang hidup atau mati kepada orang yang membutuhkan. Fungsi Ginjal secara umum tebagi dua yaitu : 1. Fungsi Ekskresi 2. Fungsi Non Ekskresi Kelainan-Kelainan Pada Ginjal ada dua jenois antara lain : 1. Gagal Ginjal 2. Batu Ginjal Transplantasi ginjal dinyatakan berhasil jika ginjal tersebut dapat bekerja sebagai penyaring darah sebagaimana layaknya ginjal sehat. Jika demikian, pasien tidak memerlukan tindakan dialisis (cuci darah). B. Saran Mari kita perdalam pengetahuan kita tentang transplantasi ginjal yang merupakan sebuah solusi untuk mengatasi masalah ginjal saat ini.

DAFTAR PUSTAKA

http://id.shvoong.com/exact-sciences/biology/2187989-ginjal-dan-fungsi-ginjal/

http://id.wordpress.com/tag/makalah-gagal-ginjal-kronik/