Budaya Melayu

Beranda > Budaya Melayu > Kesenian Melayu > Seni Tari > Tari Klasik / Tradisional > Tari Jepin Lembut: Tari Tradisional Kalimantan Barat Tari Jepin Lembut: Tari Tradisional Kalimantan Barat

Tari Jepin Lembut Sambas

Tari Jepin Lembut adalah tari tradisional Melayu yang berasal dan berkembang di Kalimantan Barat. Tari ini ditampilkan oleh dua orang laki-laki penari dengan iringan musik perkusi dan lantunan syair-syair Islami. Alat musik yang digunakan adalah gambus, gendang, dan ketipung, yang dimainkan dengan irama padang pasir. Syair-syair Islami yang dilantunkan berisi puji-pujian kepada Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, dan kewajiban atau larangan menurut ajaran Islam. 1. Asal-usul

Namun. dan Barongsai (http://www. dan Jepin Langkah atau Lembut. Masyarakat Kalimantan Barat percaya bahwa tari Jepin Lembut berasal dan berkembang di Kerajaan Sambas. Tim Depdikbud Kalbar. yaitu Jepin Massal. Hingga sekarang. yaitu untuk mengislamkan keluarga Kerajaan Sambas. yaitu Jepin tradisional dan Jepin modern (kreasi baru). Syair-syair Islami yang mengiringi pementasan tari Jepin Lembut merupakan bagian penting dalam koreografi tari secara keseluruhan. dan ketipung yang dimainkan dengan irama padang pasir.id). gendang. Tim Depdikbud Kalbar. Sementara itu. Dengan adanya syair-syair tersebut. Tari Dayak. Muin Ikram. tari Jepin Lembut tidak hanya berfungsi sebagai seni hiburan semata-mata. 2. Tari Jepin dapat dibedakan menjadi dua kategori besar.sambas. Tari ini ditampilkan oleh dua orang laki-laki penari dengan iringan musik perkusi dan lantunan syair-syair Islami. kedua fungsi ini masih tetap dilaksanakan walaupun tari Jepin Lembut sudah jarang dipentaskan karena kalah bersaing dengan acara-acara televisi. Tari Jepin Lembut adalah tari tradisional Melayu yang berasal dari daerah Sambas dan berkembang di daerah Kalimantan Barat. 1989/1990. 1989/1990). tari ini hanya dimainkan oleh keluarga kerajaan untuk menyemarakkan acara-acara seperti pernikahan. dan kewajiban atau larangan menurut ajaran Islam. Alat musik yang digunakan adalah gambus. atau upacara potong rambut pada saat kelahiran anak. 1989/1990. Pada mulanya.Tari Jepin[1] merupakan salah satu dari lima kesenian yang hingga saat ini masih sering dipentaskan oleh masyarakat Kalimantan Barat. tari ini lambat laun mulai dipentaskan oleh masyarakat umum seiring penyebaran Islam yang semakin luas (Ikram. (Ikram. melainkan juga melaksanakan fungsi sebagai media pendidikan agama Islam bagi masyarakat. Tari ini muncul setelah Kerajaan Sambas memperoleh pengaruh dari ajaran Islam dan berubah menjadi Kesultanan Sambas. Jepin Tali. Keempat kesenian lainnya adalah Tanjidor. Pada saat itu. Nabi Muhammad SAW. tari Jepin Lembut berfungsi sebagai media dakwah. Jepin kreasi modern memiliki kreasi yang sangat beragam (A. 1988/1989).go. Tari Jepin tradisional sendiri masih dapat dibagi lagi menjadi empat jenis. khitanan. Penari dan Busana Tari . 1988/1989). Jepin Tembung. Syair-syair Islami yang dilantunkan berisi pujipujian kepada Allah SWT. Tari Sambas.

atau sembilan ragam gerakan. Jumlah tersebut terkadang dapat berkurang atau bahkan lebih. 1989/1990). mandayung. Penari Jepin Lembut biasanya memakai busana khusus yang terdiri dari tiga unsur. Ragam Gerak Tangan dan kaki merupakan anggota badan yang paling banyak bergerak ketika tari Jepin Lembut dipentaskan. dan sebuah gendang panjang. sejak awal hingga selesainya seluruh gerakan tari. dan jongkok. 4. Hal itu tergantung pada tujuan dan waktu pementasan. Adapun untuk tari Jepin Lembut hanya terdapat empat ragam gerakan. Posisi berdiri mencakup gerakan saat akan memulai tari yang dilanjutkan dengan langkah maju mundur. yaitu berdiri. Posisi membungkuk adalah saat melangkah maju yang dilanjutkan dengan gerakan serong kiri dan kanan lalu mundur dan berbalik. yaitu dua orang penari dan tiga orang pemain musik sekaligus pelantun syair. Adapun gendang panjang bentuknya hampir mirip dengan ketipung. dua buah ketipung (beruas). 3. Musik Pengiring Tari Jepin Lembut diiringi oleh musik yang dihasilkan dari tiga jenis alat musik. dan kopiah berwarna hitam.[2] Ketiga alat musik ini dimainkan oleh tiga orang pemain musik tanpa henti. Permukaannya ditutup dengan kulit kambing atau lembu dan mempunyai enam tali (senar) bernada diatonis. tetapi panjangnya hanya 60 cm dan diameternya 20 cm (Ikram. tari Jepin Lembut terdiri dari tiga gerakan. Gerakan Nyiur Melambai Gerakan pertama . Dengan demikian. yaitu nyiur melambai. Panjangnya lebih kurang 80 cm. simpul pakis (simpul paku). Posisi jongkok mencakup gerakan tahtim (penutup) yang dilakukan pada saat tarian akan selesai. Secara umum. a. kain tenun Sambas yang dipakai hingga lutut. Ada tari Jepin yang terdiri dari empat. membungkuk. yaitu sebuah gambus. tari Jepin Lembut hanya membutuhkan lima orang pemain. Ketipung (beruas) dibuat dari kayu tak berbubuk yang dilubangi dengan diameter 20 cm dan panjang 20 cm serta ditutup dengan kulit kambing atau lembu. dan tahtim. yaitu baju teluk belanga yang terbuat dari kain satin atau kain yang mengkilat.Tari Jepin Lembut ditarikan oleh dua orang laki-laki. Gambus terbuat dari kayu leban. lima.

Tangan kanan berada di samping badan selanjutnya ditarik ke belakang kurang lebih 25 derajat. kaki kiri dientak ke depan. Hitungan ke-2. Tangan kanan diayun ke depan dengan posisi jari mengepal dan mengentak. kaki kanan melangkah sambil serong ke kanan dan tangan kanan berada di depan. Tangan kiri diayun lurus ke depan dan tangan kanan lurus ke belakang sejajar bahu. Hitungan ke-5.Hitungan ke-1. gerakan sama seperti hitungan ke-1. Hitungan ke-4. kaki kiri menapak sementara kaki kanan mengikuti tangan kiri diayun ke belakang. Hitungan ke-2. kaki kiri menapak sambil tangan kanan diayun ke depan sementara posisi jari mengepal sambil mengentak. . Hitungan ke-3. mengulang kembali gerakan seperti pada hitungan ke-1 dan ke-2. Gerakan ini terus diulangi hingga hitungan ke-8. mengulang kembali gerakan seperti pada hitungan ke-1-4. kaki kiri menjinjit arah 45 derajat. Gerakan kedua Hitungan ke-1. Gerakan Gerak Mendayung Gerakan pertama Hitungan ke-1. kaki kanan melangkah ke depan sambil serong ke kanan. Badan serong ke kiri kira-kira 45 derajat dan tangan kiri diayun ke depan badan dan diangkat kira-kira 45 derajat. Hitungan ke-2. kaki kanan melangkah mundur dengan agak serong ke kiri. Gerakan ini terus diulang hingga hitungan ke-8. kaki kanan melangkah dengan sedikit serong ke kanan dan tangan kiri berada di depan. Hitungan ke-3. Posisi jari mengepal dan mengentak serta posisi kaki menjinjit. b. Hitungan ke-3.

Selanjutnya tangan kiri disentak ke belakang sambil diikuti badan dan kepala. Hitungan ke-8. c. Gerakan keempat mengulang gerakan kedua dan ketiga sekali lagi Gerakan kelima mengulang gerakan pertama dan kedua menghadap ke depan. kaki kanan menapak sementara kaki kiri menjinjit. kaki kanan melangkah dengan sedikit serong ke kanan sementara tangan kiri di depan dan tangan kanan di belakang.Hitungan ke-4. Tangan diangkat sejajar dengan bahu sambil jari mengepal dan disentak. kaki kiri berdiri di atas tumit sementara tangan kanan tetap di samping badan. kaki kiri melangkah ke depan kaki kanan selanjutnya badan diputar menghadap ke belakang diiringi tangan kanan dan kiri sambil mengepal. kaki kanan menapak sementara tangan kanan di depan dan tangan kiri ke belakang badan. Tangan kiri diayun ke depan sambil memiringkan badan. Hitungan ke-3. Hitungan ke-2. Gerakan kedua mengulang gerakan pertama dari hitungan ke-1-8 dengan badan menghadap ke depan. kaki kanan melangkah di tempat sementara tangan kanan di samping badan dan tangan kiri di depan dada. Hitungan ke-7. . Hitungan ke-5. kaki kanan menjinjit dan mengentak tanah atau lantai. kaki kiri melangkah mundur ke arah kanan sambil badan menghadap samping dan tangan kanan diayun ke depan sementara tangan kiri diayun di depan dada. Hitungan ke-6. Kemudian kaki kanan berputar di tempat disusul dengan entakan dari pergelangan tangan. Gerakan ketiga mengulang gerakan pertama dari hitungan ke-1-8 dengan badan menghadap ke belakang. Gerakan Simpul Pakis Gerakan pertama Hitungan ke-1.

menyentuhkan ujung jari kaki kiri ke tanah atau lantai (posisi telapak berdiri) sementara tangan kanan diayun ke depan dan tangan kiri ke belakang. Hitungan ke-5. . Tangan kiri diayun ke sisi kiri badan dan tangan kanan ke sisi kanan. Tangan kanan diayun ke arah kanan badan dan tangan kiri ke arah kiri badan. Gerakan kedua Hitungan ke-1. kaki kanan menapak sementara kaki kiri menjinjit. kaki kiri menapak sementara kaki kanan menjinjit. Tangan kanan diayun ke depan dan tangan kiri ke belakang. Badan dicondongkan ke depan sambil pergelangan tangan mengentak. mengulang gerakan pada hitungan ke-3. Tangan kanan diayun ke sisi kanan badan dan tangan kiri ke sisi kiri. kaki kiri menapak sementara kaki kanan menjinjit. kaki kanan menapak sementara kaki kiri menjinjit. badan digoyang ke kiri sementara kaki kanan menjinjit. Hitungan ke-3. Hitungan ke-6. Hitungan ke-7. kaki kiri menapak sementara kaki kanan berdiri di atas tumit. Hitungan ke-4. Hitungan ke-7. badan digoyang ke kanan sementara kaki menjinjit. kaki kanan melangkah ke samping sejajar dengan kaki kiri sementara kedua tangan berada di samping badan. Hitungan ke-5. Hitungan ke-2. Tangan kiri diayun ke kiri badan dan tangan kanan ke kanan badan. kaki kiri menapak sementara tangan kanan diayun ke depan dan tangan kiri ke belakang. Tangan kiri mengikuti badan dengan diayun ke kiri dan tangan kanan diayun ke kanan badan.Hitungan ke-4. Hitungan ke-8. Hitungan ke-8. Hitungan ke-6. badan digoyang ke kanan sementara kaki kiri menjinjit. kaki kiri melangkah ke samping kiri sementara kaki kanan digerakkan ke belakang dengan ujung ibu jari menyentuh tanah atau lantai (posisi telapak kaki berdiri) dan tangan kiri didorong ke samping kiri. Tangan kanan mengikuti arah badan kanan dan tangan kiri ke arah badan kiri. Tangan kanan diayun ke sisi kanan badan dan tangan kiri ke sisi kiri.

sementara tangan kanan diayun ke depan dan tangan kiri ke belakang. kaki kanan melangkah dengan sedikit serong kiri.Gerakan ketiga Hitungan ke-1. sementara tangan kanan di depan dan tangan kiri di belakang badan. terdapat enam tahap pementasan tari Jepin Lembut. Hitungan ke-5. Hitungan ke-7. Gerakan kelima adalah salam penutup (tahtim). kaki kiri menapak sementara kaki kanan berdiri di atas tumit. sementara kaki kiri menjinjit. Hitungan ke-2. dalam prakteknya ternyata sulit. dan c. sama dengan hitungan ke-5. Hitungan ke-3. Namun. 5. Namun. . Hitungan ke-8. jika pada hitungan ke-1 gerakan pertama kaki kanan melangkah dengan sedikit serong ke kanan. Hitungan ke-6. mengulang gerakan pada hitungan ke-3 dan ke-4. Tangan kiri diayun ke depan dan tangan kanan ke belakang badan. Gerakan keempat mengulangi gerakan a. kaki kiri melangkah dengan sedikit serong ke kiri. ujung jari kaki kiri disentuhkan ke tanah atau lantai. Tangan kanan diayun ke depan dan tangan kiri ke belakang badan. Secara umum. b. Tangan kiri diayun ke depan dan tangan kanan ke belakang badan. kaki kiri berdiri di atas tumit sementara kaki kanan menapak. yaitu mengulangi gerakan Nyiur Melambai yang bagian kedua. maka pada gerakan keempat ini gerakan pada hitungan tersebut diganti serong ke kiri. Proses Pementasan Tari Proses pementasan tari Jepin Lembut secara sepintas tampak sederhana. Hitungan ke-4. kaki kiri menapak sementara tangan kanan diayun ke depan dan tangan kiri ke belakang. yaitu: Penari maju ke depan menghadap penonton dengan posisi berdiri.

bahkan dijadikan pentas tahunan jika memang dimungkinkan. lalu memberi hormat kepada penonton dan meninggalkan pangggung. bertujuan mendidik masyarakat agar selalu mengingat dan mengamalkan ajaran agama. Tari Jepin Lembut merupakan tari tradisional yang keberadaaannya hampir punah. Pendidikan agama. tentu saja dapat melestarikan kreasi budaya ini. Setelah musik pengiring berbunyi. Penari mulai menari sesuai dengan gerakan dalam ragam gerak dengan iringan musik tanpa henti. Setelah semua gerakan tari diperagakan. Hal ini juga selaras dengan tujuan awal dari lahirnya tari Jepin Lembut yang memang ditujukan untuk membantu penyebaran agama Islam melalui kesenian. Pelestarian budaya. Oleh karena itu. pakaian. musik pengiring. Dengan menonton pementasan tari Jepin Lembut. 6. Unsur-unsur ini bersatu padu sehingga membentuk sebuah harmoni indah yang terwujud dalam pentas tari Jepin Lembut. Nabi Muhammad SAW. Nilai-nilai tersebut adalah sebagai berikut. Ketipung dan gendang mulai dibunyikan. musik. masyarakat Kalimantan Barat akan merasa terhibur dan sejenak melupakan masalah-masalah yang dihadapi serta dapat meringankan beban meskipun tidak menyelesaikannya. tari Jepin Lembut diakhiri dengan gerakan tahtim (penutup). Hiburan. penari masuk ke panggung dan memberi hormat dengan menundukkan kepala. Tari Jepin Lembut menampilkan gerakan yang indah dan alunan musik yang gembira. kewajiban dan larangan dalam ajaran Islam.Gambus mulai dipetik dengan nada intro terlebih dahulu. Nilai ini jelas sekali terlihat dari syair-syair Islami yang disenandungkan untuk mengiringi gerakan tari. . Unsur-unsur seni pula yang membuat tari Jepin Lembut menyenangkan dan menarik untuk ditonton. pementasan tari Jepin Lembut secara berkala. Setelah itu. dan lain-lain. dan syair-syair yang dilantunkan. Nilai-nilai Pementasan tari Jepin Lembut mengandung beberapa nilai budaya yang diyakini oleh masyarakat Sambas. Sisi seni tari Jepin Lembut timbul dari adanya unsur gerak. Syair-syair yang berisi tentang puji-pujian terhadap kebesaran Allah SWT. Seni. penari berdiri seperti pada saat memulai tari.

Penutup Provinsi Kalimantan Barat dan tari Jepin Lembut adalah dua identitas yang menarik.Olahraga. 7. dan kelenturan tubuh penari sangat diperlukan untuk melakukan ragam gerak tari Jepin Lembut yang rinci dan penuh semangat. . merupakan salah satu media dakwah yang mengingatkan pemilik dan penikmatnya pada kebesaran Tuhan. Fungsi didaktis yang ditampilkan secara menghibur ini menjadikan tari Jepin Lembut harus dijaga agar tetap lestari. Kekuatan. Nilai ini tampak sekali dari gerakan-gerakan tari Jepin Lembut yang memerlukan kesiapan fisik penarinya. Tari Jepin Lembut. Keduanya saling melengkapi dan mengisi. melalui syair-syair Islami yang mengiringi pementasannya. Keringat terkadang mengucur deras dari tubuh penarinya. ketahanan.