Anda di halaman 1dari 4

Latar Belakang Jamblang (Syzygium cumini) merupakan tumbuhan beriklim tropi yang berasal dari India, Burma, dan

Ceylon. Tanaman ini juga tumbuh di bagian selatan Asia temasuk Myanmar dan Afganistan. Di Indonesia, tanaman ini dikenal dengan berbagai nama diantaranya jambolan, jambolana, jambul, duwet dan jamun. Jamblang tegolong ke dalam famili Myrtaceae dan juga banyak digunakan sebagai bahan untuk pengobatan tradisional seperti flu, diabetes, disentri, dan inflamasi. Manfaat tanaman ini tidak terlepas dari metabolit sekundernya. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai kandungan metabolit sekunder yang terdapat dalam buah Jamblang.

Rumusan Masalah 1. Senyawa apa saja yang terkandung dalam buah Jamblang (Syzygium cumini) ? 2. Termasuk ke dalam golongan apakah senyawa tersebut ?

Tujuan 1. Mengetahui cara isolasi senyawa metabolit sekunder dari buah Jamblang (Syzygium cumini) 2. Mengetahui kandungan metabolit sekunder dari buah Jamblang (Syzygium cumini).

Tinjauan Pustaka Jamblang (Syzygium cumini) diklasifikasikan sebagai berikut :

Jamblang (Syzygium cumini) dapat ditemui baik liar maupun dibudidayakan di wilayah Asia tropis dan Australia. Di pulau Jawa, tumbuh liar di hutan jati dan dibudidayakan sebagai pohon buah di pekarangan mulai dari daerah dataran rendah hingga ketinggian 500 mdpl. Pemakaian secara tradisional dari tumbuhan ini diantaranya untuk mengobati batuk kronis, asma, batuk rejan, diare, nyeri lambung, sariawan, untuk menurukan kadar gula dalam darah (diabetes), untuk mengurangi kerusakan pada jantung dan hati penderita kanker yang mendapat pengobatan kemoterapi doxorubicin (Setiawan Dalimarta.2003). Tanaman ini memiliki aktivitas biologis yang beragam. Biokativitas tersebut meliputi : daun (Syzygium cumini) berdasarkan penelitian Zhi Ping Ruan, Liang Liang Zhang dan Yi Ming Lin menunjukkan aktivitas antioksidan, menurut Abd El-Moneim dkk ekstrak buah (Syzygium cumini) memiliki aktivitas anti leukemia,

Daftar Pustaka Dalimarta, Setiawan. 2003. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia III. www.books.google.co.id diakses pada 29 maret 2013 17:50 WIB