Anda di halaman 1dari 33

BUMI SEBAGAI PLANET DAN

GRAVITASI BUMI
KELOMPOK I
Agustin Maya Pratiwi
Feny Desinta Panggabean
Judihar Sitanggang
Meutia Kemala Putri
Pramitha
Suriaita
Pengertian Bumi.
Bumi (bahasa Inggris : Earth) merupakan planet
ketiga terdekat daripada matahari. Bumi tempat jutaan
spesies, termasuklah manusia, bumi juga merupakan
satu-satunya tempat di dalam semesta dimana
kehidupan diketahui wujudnya.
Diperkirakan usianya mencapai 4,6 milyar tahun.
Jarak antara Bumi dengan matahari adalah 149.6 juta
kilometer atau 1 AU (ing: astronomical unit).

BENTUK DAN DIMENSI BUMI
Struktur Bumi
Secara struktur, lapisan bumi dibagi menjadi
tiga bagian, yaitu sebagai berikut :
1. Kerak bumi (crush) merupakan kulit bumi bagian
luar (permukaan bumi).
2. Selimut atau selubung (mantle) merupakan lapisan
yang terletak di bawah lapisan kerak bumi.
3. Inti bumi (core)

ATMOSFER
Atmosfer adalah lapisan udara yang
menyelimuti bumi secara menyeluruh dengan
ketebalan lebih dari 650 km. Gerakan udara dalam
atmosfer terjadi terutama karena adanya pengaruh
pemanasan sinar matahari serta perputaran
bumi. Perputaran bumi ini akan mengakibatkan
bergeraknya masa udara, sehingga terjadilah
perbedaan tekanan udara di berbagai tempat di
dalam atmosfer yang dapat menimbulkan arus
angin.

Fungsi Atmosfer
Mengurangi radiasi matahari yang sampai ke
permukaan bumi pada siang hari dan hilangnya
panas yang berlebihan pada malam hari.
Mendistribusikan air ke berbagai wilayah
permukaan bumi
Menyediakan okisgen dan karbon dioksida.
Sebagai penahan meteor yang akan jatuh ke bumi.

Lapisan Atmosfer
Berdasarkan perbedaan suhu vertikal, atmosfer
bumi dapat dibagi menjadi lima lapisan, yaitu :

Troposfer
Stratosfer
Mesosfer
Lapisan Termosfer
Ekosfer atau atmosfer luar


LOGO
www.themegallery.com Company Logo
BUMI: Gerakan Bumi
Rotasi
Bumi berputar pada
porosnya (dg sudut
kemiringan 23.5 derajat)
Menyebabkan perubahan
siang dan malam (24 jam)
Bumi
Revolusi
Bumi berputar
mengelilingi
matahari (1 tahun)
Perihelion, saat
bumi terdekat ke Mt
(Jan)
Aphelion, saat
bumi terjauh ke Mt
(Jul)
11
REVOLUSI BUMI
12
1. Revolusi Bumi
ialah gerakan bumi mengelilingi
matahari. Menurut Kepler, lintasan planet
mengelilingi matahari berbentuk elips.
Satu kali putaran memerlukan waktu 365
hari 6 jam 10 detik. Bidang orbit bumi
mengelilingi matahari disebut ekliptika.
Arah revolusi bumi negatif dari barat ke
timur. Sudut antara bidang ekliptika
dengan bidang orbit planet lain disebut
inklinasi. Sudut inklinasi bumi terhadap
matahari sebesar 23,5.

Beberapa pengaruh revolusi bumi :
a. Gerak semu matahari /pergeseran matahari antara
garis balik utara dan garis balik selatan.
13
Keterangan:
tanggal 21 Maret,matahari tepat diatas katulistiwa.
21 Maret 21 Juni,matahari bergerak ke utara hingga ke utara
mencapai GBU.
21 Juni 23 Sept ,matahari begerak ke selatan hingga tepat diatas
katulistiwa.
23 Sept 22 Des,matahari bergerak lebih ke selatan hingga mencapai
GBS.
22 Des 21 Maret,matahari bergeser keutara hingga sampai diatas
katulistiwa lagi.

b. Perubahan panjang siang dan malam
Pergeseran matahari sejauh 23,5 tersebut
mengakibatkan berubah-ubahnya posisi belahan bumi
yang menghadap matahari. Akibatnya, belahan bumi
yang terkena sinar matahari akan mengalami siang yang
lebih panjang dibanding malam.
Contoh : pada tanggal 21 Juni matahari berada pada
GBU. Saat itu belahan bumi utara mengalami siang lebih
panjang dari pada malam.
14
c. Pergantian Musim
Di bumi belahan utara dan selatan mengalami dua musim.
musim yang terjadi ada hubungannya dengan perubahan
suhu. Jika lamanya siang lebih lama dibanding malam maka
terjadi musim panas dan sebaliknya.
Cahaya dan panas dari matahari akan maksimal bila mengenai
permukaan bumi secara tegak lurus. Karena kecondogan
belahan bumi berubah-ubah, maka bagian permukaan bumi
yang terkena sorot matahari secara tegak lurus berubah-ubah.
Bila matahari bergerak ke belahan bumi utara maka daerah
tersebut lebih hangat dan cerah terjadilah musim semi (spring)
dan panas (summer). Kejadian tersebut berlawanan dengan
bumi belahan selatan, akan terjadi musim gugur (autumn) dan
musim dingin (winter).
Di daerah ekuator pergeseran matahari mengakibatkan
perubahan musim kemarau dan penghujan. Pada saat
matahari berada dibelahan utara maka di Indonesia terjadi
musim kemarau sedangkan didaerah selatan terjadi musim
penghujan.
15
d. Perubahan pola gugusan rasi bintang tertentu yang
terlihat dilangit
Rasi bintang adalah pola khayal rekaman manusia untuk
menghubungkan bintang bintang yang terlihat dari
bumi. Revolusi bumi terhadap matahari mengakibatkan
gerak semu matahari, dari rasi bintang satu ke rasi
bintang lainnya dengan arah negatif sepanjang ekliptika:
Satu kali putaran memakan waktu satu tahun sama
dengan periode revousi bumi.
Contoh : Pada malam bulan september, sekitar pukul
20.00 waktu setempat,tampak diatas kita rasi bintang
skorpio dan di sebelah timurnya sagitarius. Bulan
selanjutnya, Oktober pada pukul 20.00 waktu setempat
rasi bintang skorpio lebih miring ke barat dan di atas
kepala kita adalah sagitarius.
16
e. Penanggalan matahari
Penanggalan matahari yaitu penanggalan yang
didasarkan pada peredaran bumi mengelilingi matahari.
Periode satu tahun pada penanggalan matahari ialah 365
hari, 5 jam 48 menit 46 detik disebut satu tahun tropik
yaitu peredaran semu matahari dari titik aries ke aries.
1 tahun siderik ialah 365 hari 6 jam 9 menit 10 detik,
sedangkan 1 tahun tropik ialah 365 hari 5 jam 48 menit
46 detik.
Pada saat Julius Caesar ( 46 M) dilakukan
pembulatan 1 tahun tropik menjadi 365 hari 6 jam. Maka
dalam 4 tahun sekali ada sisa 4 6 jam = 24 jam (1
hari),sehingga dalam 4 tahun sekali umur 1 tahun = 366
hari. Penambahan 1 hari itu ditambahkan pada bulan
Februari, sehingga setiap 4 tahun sekali bulan Februari
= 29 hari. Tahun yang umurnya 366 hari disebur tahun
kabisat.
17
18
ROTASI BUMI
2. Rotasi bumi
ialah proses perputaran
bumi mengelilingi
poros/sumbunya. Waktu yang
dibutuhkan untuk satu kali rotasi
ialah 23 jam 56 menit. Arah
rotasinya dari barat ke timur
(negatif). Kecepatan setiap
tempat di bumi itu berbeda.
Perbedaan tersebut disebabkan
oleh bentuk bumi yang bulat
pepat (geoida). Geoida
merupakan peralihan bentuk
elipsoida (bulat telur) dengan
bentuk bola (bulat sempurna).
Bentuk geoida didapat karena
pemepatan di masing-masing
kutub sekitar 21 km, sangat kecil
dibandingkan dengan jari-jari
bumi yan mencapai 6370 km.
Beberapa pengaruh
rotasi bumi :


19
a. Bentuk bumi geoida
b. Peredaran semu benda-benda langit
Benda benda langit seolah olah bergerak dari
timur ke barat (berlawanan dengan arah rotasi bumi
sebenarnya). Peredaran semu bintang sejati ialah 23 jam
56 menit, dinamakan satu hari bintang. Peredaran semu
matahari dan bulan berbeda dengan bintang sejati.
Peredaran semu matahari ialah 24 jam lebih lambat 4
menit dibanding bintang sejati. Peredaran semu bulan
ialah 24 jam 50 menit. Perbedaan periode ketiga benda
langit tersebut disebabkan karena kedudukan bintang
sejati selalu tetap dilangit. Matahari mempunyai
perbedaan semu yang lain akibat revolusi bumi,
sedangkan bulan sebagai satelit bumi, mempunyai
peredaran bulanan mengelilingi bumi.

20
c. Peristiwa siang dan malam
Bagian bumi yang menghadap matahari
akanmengalami siang sedangkan bagian bagian bumi
yang tidak menghadap matahari mengalami malam hari.
Panjang siang dan malam hari di daerah katulistiwa
hampir sama, walaupun kadang siang lebih panjang dari
malam. Perbedaan ini menjadi lebh besar di tempat
tempat yang lebih jauh dari katulistiwa.
21
d. Perbedaan waktu
Tempat tempat pada bujur sebelah timur akan
menyaksikan matahari terlebih dahulu dari pada tempat yang
berada pada bujur sebelah barat. Perbedaan waktu setiap
deajat ialah 4 menit. Bumi dibagi menjadi 360 bujur, sehingga
kecepatan rotasinya adalah 15/jam. Bumi dibagi atas 24
daerah waktu. Tiap dua daerah waktu yang saling
berdampingan berselisih 1 jam. Zona zona waktu diseluruh
dunia berpangkal di daerah waktu meridiam 0 yang dikenal
dengan Greenwich Mean Time (GMT).
Di Indonesia terdiri atas tiga daerah waktu, yaitu:
Waktu Indonesia bagian Barat (WIB)
Berpangkal pada waktu untuk meridiam 105 BT. WIB = GMT
+ 7 jam
Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA)
Berpangkal pada waktu untuk meridiam 120 BT. WITA =
GMT + 8 jam
Waktu Indonesia bagian Timur (WIT)
Berpangkal pada waktu untuk meridiam 135 BT. WIT = GMT
+ 9 jam.
22
e. Pembelokan arah angin
Rotasi bumi mengakibatkan pembelokan arah angin.
Menurut hukum Boys Ballot :
Udara bergerak dari daerah udara yang bertekanan
maksimum ke daerah yang bertekanan minimum.
Di belahan bumi utara angin membelok ke kanan dan di
belahan bumi selatan ke kiri. Arah angin yang bergerak
dari lintang besar (jauh dari ekuator) ke lintang kecil
(ekuator) akan sedikit membias ke barat. Hal ini karena
angin tersebut bergerak dari daerah yang kecepatan
rotasinya lambat ke daerah yang kecepatan rotasinya
cepat.
23
f. Perbedaan gravitasi
Bentuk bumi geoida mengakibatkan gravitasi yang
berbeda. Menurut hukum Newton dimana :
G . Mm
r

,maka gravitasi terbesar terdapat di daerah kutub,
karena jari jari bumi paling pendek menuju kutub.




24
F =
Nicolaus Copernicus
1473-1573
Tyco Brahe
1546 -1601
Johannes Kepler
1571 - 1630
Isaac Newton
Penelitian mengenai gaya GRAVITASI sudah
dilakukan sejak dulu yaitu Ptolemy tahun 100 M
dengan teori geosentris yaitu planet-planet
mengelilingi bumi. Kemudian Copernicus dengan
teori heliocentris yaitu planet-planet dan bumi
mengelilingi matahari dalam "De revolutionibus
orbium coelestium" (1543). Teori ini didukung dari
analisis Tycho Brahe dan asistenya Johannes
Kepler dalam karya "Astronomia Nova (1609)"
yang dikenal dengan hukum Kepler yaitu orbit
planet berbentuk ellips. Pada tahun 1680 Isac
Newton dalam makalahnya berjudul "De motu
corpo-rum in gyrum" atau gerak planet dalam
orbitnya yaitu menjelaskan mengenai planet dan
hukum gravitasi.

Hukum Newton tentang gravitasi






Hukum Gravitasi Umum Newton

Gaya gravitasi antara dua benda merupkan
gaya tarik menarik yang besarnya berban-
ding lurus dengan massa masing-masing
Benda dan berbanding terbalik dengan
kuadrat jarak antara keduanya













Isaac Newton - 1686
2
2 1
.
r
m m
F
g
=
m
1
r

m
2
h = 300 km
R = 6370 km
( )
g m F
m
km
km
R
Gm
F
h R
m Gm
r
m Gm
F
s
s
e
e
g
e
s e s e
g
~
|
|
|
|
|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
+
=
+
= =
2
2
2 2
6370
300
1
GAYA GRAVITASI SATELIT
TERHADAP BUMI ATAU
SEBALIKNYA
R
earth

d
m
1

m
2

( )
2
1
2
2
1
2
d R
m Gm
F
R
m Gm
F
earth
e
m
earth
e
m
+
=
=
GAYA GRAVITASI ANTAR PARTIKEL
BERMASSA TERHADAP BUMI


Pusat gravitasi bukan sebagai pusat massanya
Energi Gerak Planet dan Satelit
M
m
v
r
r
Mm
G mv E =
2
2
1
Hukum Newton II :
r
mv
r
GMm
2
2
=
r
GMm
mv
2
2
2
1
=
r
Mm
G
r
Mm
G E =
2
r
GMm
2
=
Berapakah kecepatan minimum benda untuk lepas dari gravitasi bumi ?
mak
B
B
B
i
r
m M
G
R
m M
G mv =
2
2
1
M
m
v
i

r
mak

h
0 =
f
v
|
|
.
|

\
|
=
mak B
B i
r R
GM v
1 1
2
2
B mak
R r h =

mak
r
B
B
esc
R
GM
v
2
=
ENERGI POTENSIAL GRAVITASI BUMI
Benda bermassa m dibawa ke atas oleh
gaya F melawan gaya gravitasi
sehingga benda tersebut selalu dalam
kesetimbangan.
Kerja oleh gaya F :
WF= F h = mgh
Kerja oleh gaya gravitasi:
Wg = - mgh
Energi Potensial Gravitasi bumi:
EP = mgh
mg
F
h
Negatif dari kerja oleh gaya gravitasi bumi
menghasilkan perubahan energi potensial
gravitasi bumi