P. 1
Anemia

Anemia

|Views: 8|Likes:
Dipublikasikan oleh Sholehuddin Munajjid

More info:

Published by: Sholehuddin Munajjid on Apr 07, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/09/2014

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN I.1.

LATAR BELAKANG Pada setiap akhir praktek di lapangan, pembuatan laporan merupakan serangkaian dari kegiatan atau evaluasi terhadap kegiatan dari mahasiswa selama praktek dilapangan khususnya di rumah sakit. Dalam laporan ini penyusun menganggap bahwa adanya permasalahan atau kasus yang diangkat dari masyarakat yang memiliki masalah kesehatan baik masalah individu maupun masalah kesehatan keluarga. Dalam kesempatan ini penyusun mengangkat masalah “IBU HAMIL DENGAN ANEMIA” sebagai laporan dari salah satu kegiatan yang dilakukan mahasiswa khususnya diluar gedung (masyarakat). Penyakit ini hingga kini masih merupakan salah satu penyakit utama yang sering dialami oleh ibu hamil. Sebagian hal ini terjadi di wilayah Indonesia, baik dinegara maju ataupun berkembang. Seseorang disebut anemis atau menderita anemia bila kadar hemoglobin kurang dari 10 %. Dari sedikit uraian diatas penulis tertarik untuk membuat laporan kasus dengan judul ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA Laporan yang penulis susun merupakan evaluasi dari serangkaian kegiatan yang dilakukan dan merupakan bukti komitmen untuk memperbaiki serta menghindari kesalahan yang berulang dimasa mendatang. Pandangan tersebut kiranya bisa dijadikan sebagai acuan dalam melakukan kegiatan penanganan pada kasus ini sehingga diharapkan mulai sejak dini, sebagai mahasiswa sampai menjadi bidan sebagai tenaga kesehatan

1

yang mempunyai keahlian yang profesional sehingga mampu menangani kasus yang memerlukan tindakan darurat dan melakukan proseur yang tepat. I.2. TUJUAN Adapun tujuan dari laporan kegiatan mahasiswa ada 2 yaitu : 1. Tujuan Umum Mendapatkan gamabaran secara nyata dalam memberikan pelayanan dan menerapkan pelaksanaan asuhan kebidanan pada klien anemia di Puskesmas Ciracas Tujuan Khusus a. Mempunyai pengetahuan dan keahlian dalam menangani kasus anemia sehingga bisa ditangani secara aktif. b. c. Dapat mengetahui penyebab utama anemia dalam kehamilan. Dapat menentukan pemeriksaan antenatal yang baik untuk mengurangi resiko anemia d. Melakukan pengkajian, mengidentifikasikan, merencanakan asuhan, melaksanakan asuhan dan melakukan evaluasi terhadap klien dengan anemia. 1.3. RUANG LINGKUP Laporan ini hanya membahas asuhan kebidanan pada klien dengan

anemia, di Puskesmas Ciracas. 1.4. METODE PENULISAN Dalam penyusunan makalah ini penulis menggunakan metode sebagai berikut : • Observasi Yaitu teknik yang dilakukan dengan cara pengkajian,penyelidikan dan pencatatan secara langsung pada pasien dengan anemia.

2

penatalaksanaan asuhan 3 .komplikasi. gejala kebidanan. metode penulisan dan sistematika penulisan. SISTEMATIKA PENULISAN Dalam penulisan makalah ini penulis membagi dalam beberapa BAB yaitu: BAB I : Pendahuluan. terdiri dari : latar belakang. terdiri dari :kesimpulan dan saran DAFTAR PUSTAKA klinis. ruang lingkup. terdiri dari : konsep dasar. pengertian. BAB III : Pembahasan Kasus BAB IV : Penutup. BAB II : Landasan teori.diagnosis.• Dokumentasi Yaitu penulis melihat dan mengumpulkan data dari status pasien • Wawancara Yaitu metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara langsung dengan klien. etiologi. penulis mengumpulkan data dari referensi yang berhubungan dengan anemia selama kehamilan. • Teknik Pustaka Untuk mendukung dan melengkapi masalah ini terutama untuk landasan teori dan bagi standar dalam menimbulkan asuhan kebidanan.5. tujuan penulisan. I.

1. Laporan – laporan dari seluruh dunia menyebutkan bahwa frekuensi anemia dalam kehamilan cukup tinggi . PENGERTIAN Anemia adalah suatu penyakit darah karma kadar hemoglobin/Hb dibawah atau kurang dari 11 gr%. kemasan bisa diberikan IM/IV : imferon dan ferrigen 4 .  Peroral : berikan sulfas ferosus atau elukonas ferosus dengan dosis 3 – 5 x 0.20 mg. Wanita tidak hamil mempunyai nilai normal Hb 12 – 15 gr% dan hematokrit 35 – 54%. yaitu 10 – 20 % frekuensi anemia dalam kehamilan di Indonesia : 2.2.  Parental : diberikan bila ib hamil tidak tahan pemberian peroral atau absorpsi di saluran pencernaan kurang baik. • • Penyebabnya : kekurangan zat besi dalam darah Pengobatannya:  Kebutuhan zat besi untuk tubuh dapat diberikan peroral atau parental. terutama di Negara – Negara berkembang .3% ) • Anemia jenis ini biasanya berbentuk normositik dan hipokromik yang paling sering di jumpai. KLASIFIKASI ANEMIA DALAM KEHAMILAN 1.BAB II LANDASAN TEORI KONSEP DASAR 2. Anemia Defisiensi Besi ( 62.

pemeriksaan fungsi sternal.sel darah merah baru.kecuali yang disebabkan oelh infeksi berat ( sepsis ). 3.pemeriksaan : 1. Anemia Hipoplasia • Anemia hipoplasia disebabkan oleh hipofungsi sumsum tulang. 3. dan sinar roentgen atau sinar radiasi. pemeriksaan retikulosit. keracunan . 4. • Penyebab anemis jenis ini belum diketahui dengan pasti. darah lengkap 2. Anemia Hemolitik Anemia hemolitik disebabkan karena penghancuran / pemecahan sel darah merah yang lebih cepat dari pembuatannya. Tapi anemia jenis ini pun bisa disebabkan karna malnutrisi dan infeksi yang kronik. Penyebabnya : karena kekurangan asam folif dan vit. Untuk diagnosis diperlukan pemeriksaan . membentuk sel . Anemia Megaloblastik • • Biasanya berbentuk makrosistik atau pernisiosa.2. • Pengobatan dapat dilakukan dengan transfusi darah. hal ini disebabkan oleh: 5 . • Pengobatannya :  Asam folik 15 – 30 mg/hari  Vitamin B 12  Sulfas ferosus 3 x 1 tablet perhari • Pada kasus berat dan pengobatannya peoral hasilnya lamban sehingga dapat diberikan transfusi darah.B12.

anemia sel sickle.talasemia.yang bukan saja menyulitkan kehamilan dan persalinan.D.3. KOMPLIKASI • • • • • • • • Keguguran Partus prematurus Inersia uteri dan partus lama. 2.Nadi cepat Cek Hb < 11 gr % 2.lemah Mudah pingsan Konjungtiva anemis TD rendah.I dan paraksismal nocturnal hemoglobinuria.keracunan zat logam dan dapat bersifat obat – obatan.5.ibu menjadi lemah Atonia uteri yang menyebabkan perdarahan Syok Afibrinoganemia dan hipofibrinoganemia Infeksi intrapartum dan dalam nifas Bila terjadi anemia gravis ( Hb dibawah 4 gr% ) terjadi payah jantung.sepsis.hemoglobinopati C. 2) Faktor ekstrakorpus kuler : disebabkan malaria. 1) Kematian mudigah ( keguguran ) 6 .4. SEDANGKAN PENGARUH ANEMIA TERHADAP HASIL KONSEPSI ADALAH .G.1) Faktor intra korpuskuler : dijumpai pada anemia hemolitik heriditer.leukemia.dll 2. GEJALA DAN TANDA • • • • • Pucat .H.

obat – obatan Berdasarkan jenisnya • Anemia defesiensi besi  Peroral : sulfas ferosus atau glukonas ferosus dengan dosis 3 – 5 x 0. PENATALAKSANAAN ANEMIA Penatalaksanaan pada kasus anemia dalam kehamilan. Istirahat 2. DIAGNOSIS Biasanya anemia pada kehamilan dapat didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan fisik seperti konjungtiva yang pucat dan tekanan darah rendah dan dapat pula ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium. yaitu: 1.20 mg  • Parental IV/IM : imferon. 2.2) Kematian janin dalam kandungan 3) Kematian janin waktu lahir 4) Prematuritas 5) Cacat bawaan 2. ferrigen Anemia Megaloblastik     Asam folik 15 – 30 mg / hari Vitamin B12 3 x 1 tablet/hari Sulfas ferosus 3 x 1 tablet/hari Transfusi darah bila sudah berat • Anemia Hipoplasia  Transfusi darah 7 .6.7.

Suku/Bangsa : Jawa Alamat Rumah : Jl. Kmp. lamanya 7 hari.• Anemia Hemolitik BAB III FORMAT ASUHAN KEHAMILAN ( ANC ) III.1.mahasiswa Akademi Kebidanan 1. Achmat Umur Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat rumah : 28 tahun : Islam : SMP : Buruh : Jl.lamanya 7 hari. IDENTITAS (Biodata) Nama Pasien Umur Suku/Bangsa Agama Pendidikan Pekerjaan Kelapa RT.konsistensi encer.sedikit keluar gumpalan 8 .01/12 No25 ciracas RT. Kelapa B.1 Riwayat Menstruasi Hari pertama haid terakhir tanggal 28 – 07 – 2005 pasti/tidak. Kmp. banyaknya 3 x ganti pembalut. Riwayat kehamilan ini : 2. Alasan Kunjungan saat ini Kunjungan pertama 2.banyaknya 3x ganti pembalut Haid sebelumnya tanggal 26 – 06 – 2005.01/12 No25 ciracas : Ny Siti : 23 tahun : Sunda : Islam : SD : IRT Nama Suami : Tn.teratur.siklusnya 28 hari. Anamnesa pada tanggal 05 januari 2006 pukul 08. PENGKAJIAN A.30 oleh Hamidah .

nyeri.kadang ditambah susu.tegang pada tungkai dan oedeme tidak dirasakan 2.kemerahan.2.5 Diet / makan Makan sehari – hari : 3x / hari . Jenis makanan yang ibu makan : nasi. ibu mengatakan melakukan tes kehamilan dan hasilnya positif 2. Ibu mengaku tidak pernah ngidam.6 Pola Eliminasi Ibu buang air kecil kira – kira 8x/hari dan buang air besar 1x/hari.ikan. Ibu minum 6x/hari 2. rasa nyeri /panas pada waktu BAK tidak ada. ibu merasakan ada keputihan.7 Aktifitas sehari – hari Pola istirahat dan tidur : tidur siang 1 jam. ibu selalu berusaha memakan makanan yang bergizi dan selalu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil.sayur.tidur malam 8 jam Seksualitas : tidak melakukan Pekerjaan : ibu tidak melakukan pekerjaan rumah tangga 9 .2 Tanda – tanda kehamilan ( trimester ) Pada tanggal 2 november 2005.rasa gatal pada vulva dan vagina dan sekitarnya tidak ada. sakit kepala berat yang terus menerus.3 Pergerakan fetus dirasakan pertama kali saat usia kehamilan 13 minggu Pergerakan fetus dalam 24 jam terakhir : 6x/hari 2. 2. Tapi saat ini ibu malas untuk makan karena makanan yang dikonsumsi keluar lagi sehingga nafsu makan ibu menurun.penglihatan agak sedikit berkunang – kunang.buah. Ibu mengaku tidak mengalami hambatan dalam berkemih maupun saat buang air besar.4 Keluhan yang dirasakan Saat kunjungan ini ibu merasakan lelah dan lemah.

7 Persiapan menjalani kehamilan : persiapan persalinan spontan 10 .2 Pengambilan keputusan dalam keluarga : suami dan istri 5. Riwayat Kesehatan 4.4 Jenis kelamin yang diharapkan: apapun akan diterima 5.8 Imunisasi TT 1 tgl: 02 januari 2005. TT 2 tanggal : ibu belum mendapatkannya karena kondisi ibu kurang baik 2. tidak ada Perilaku Kesehatan : tidak ada 1.2.3Apakah kehamilan ini direncanakan/diinginkan:kehamilan yang diinginkan 5. ibu mengatakan anak pertama 4.nifas yang lalu .1 Status Perkawinan : Menikah Jumlah : 1 x Lama perkawinan : 3 tahun 5. tidak ada Tuberkulosis : tidak ada Gangguan mental :tidak ada Operasi : tidak ada Lain – lain .persalinan.9 Kontrasepsi yang pernah digunakan : tidak menggunakan kontrasepsi 3. Riwayat kehamilan.6 Dukungan suami dan keluarga : memberikan dukungan penuh 5.5 Respon ibu terhadap kehamilan : sangat senang 5.1 Riwayat penyakit yang pernah atau sedang di derita Jantung : tidak ada Tekanan darah tinggi : tidak ada Hepar : tidak ada Diabetes mellitus : tidak ada Anemia Berat : tidak ada Penyakit hub seksual dan HIV/AIDS : tidak ada Campak : tidak ada Malaria . Data Psikososial 5.

persalinan. Keadaan Umum Tekanan Darag Suhu Nadi Respirasi Kesadaran Tinggi Badan Berat Badan Berat badan sebelum hamil : Baik : 80/60mmHg : 37oC : 88 x/menit : 22 x /menit : CM : 160 cm : 60 Kg : tidak ada kenaikan 2. Leher : 1) Kel. Gondok (Thyroid) : bersih : tidak ikterik : bersih dan simetris : tidak oedema : Bersih.nifas : Tidak ada C. 5. Status Generalis : a.9 Harapan – harapan : proses persalinanberjalan dengan lancar 5. Pemeriksaan Sistematis : a.8 Kekhawatiran – kekhawatiran: os mengatakan takut anaknya cacat. h. c.10 Persiapan – persiapan : sudah mempunyai tabungan 5. PEMERIKSAAN FISIK (Data Obyektif) 1. e. Kepala : 1) 2) 3) a) b) 4) 5) 6) Rambut berketombe Muka Mata Conyunctiva : anemis Sklera Hidung Telinga stomatitis b.11 Kepercayaan yang berhubungan dengan kehamilan. g. i. d. b. f. tidak Mulut/Gigi : tidak ada caries dan tidak ada 11 . tidak rontok.5.

Dada dan Axilla (ketiak) 1) b) c) d) e) f) g) 2) a) b) c) d) e) f) 1) 2) 3) 4) 5) a. Pemeriksaan Khusus Obstetri (Status Lokalis) : a) Membesar : normal. Pembesaran b. Pembengkakan c.a. Abdomen 1) Insfeksi Mammae : a) Membesar Tumor Simetris Areola Kolestrum Rasa nyeri Axilla : Tumor Nyeri Perut Ano-genital Ektermitas Tungkai Varices Oedema Refleks Patella Keluhan Lain : tidak ada pembesaran : tidak ada : tidak ada : sesuai dengan ibu hamil pada umumnya : tidak ada : simetris kiri dan kanan : tampak melebar : belum keluar : tidak ada : tidak ada : tidak ada : Status Lokalis : Status Lokalis : tidak ada : ………………… : Tidak Oedema : tidak ada : tidak ada : +/+ : tidak ada Putting Susu : menonjol Pinggang (nyeri ketuk) 3. Tumor c.sesuai dengan usia kehamilan b) Pelebaran Vena : Linca alba c) Striae albican/livide : striae livide 12 .

Ano-genital (insfeksi) Perineum Vulva / Vagina a) warna b) Luka c) Fistula d) Varices Pengeluaran a) Pervaginam b) Warna c) Jumlah Kelenjar Bartholini : a) Pembengkakan b) Konsistensi Anus a) Haemoroid : tidak ada pembengkakan : lunak : : tidak ada : : tidak ada pengeluaran : tidak ada : tidak ada : Luka parut tidak ada : : kemerah . Palpasi : a) Kontraksi : belum ada b) Leopold I – IV : tidak dilakukan pemeriksaan karena usia kehamilan di bawah 20 mgg c) FU terisi :masih berbentuk balottemen : tidak ada : tidak dilakukan : TFU : 3 jari dibawah pusat d) Cekungan pada perut e) Osborn Test Taksiran Berat Janin (TBJ) Auskultasi DJJ : .d) Bekas luka operasi : tidak ada luka operasi b.merahan : tidak ada : tidak ada : tidak ada : sejajar : 140 x /mnt menggunakan dopller 13 .Punctum maximum (PM) : 3 jari diatas simpisis Tempat .Frekuensi 4.

S:37 C. PEMERIKSAAN LABORATORIUM Golongan Darah : tidak dilakukan 14 . Pembukaan Darah : HB Urine : Protein E.hidup intra uterine DS : ibu merasakan gerakan janin DO : DJJ belum terdengar dengan jelas Masalah : o Ibu merasa lelah dan lemas o Ibu merasa sakit kepala o Ibu mengatakan cepat letih o Pusing dan mata berkunang .80/60 mmHg o Ibu mengatakan kurang istirahat : 10 gr % : tidak dilakukan : tidak dilakukan : tidak dilakukan : tidak dilakukan D.lelah dan lemah DO : * TFU pertengahan antar simpisis dan pusat * TD:80/60 mmHg. Portio c. LANGKAH II Ibu : G1P0A0. usia os 23 tahun dengan anemia dalam kehamilan DS : * Ibu mengatakan anak pertama * HPHT : 28 – 7– 2005 * TP : 04– 05– 2006 * ibu mengeluh pusing atau sakit kepala berat. Vaginal b. Vaginal Toucher (periksa dalam) : a.P: 24x/mnt * UK : 16 mgg Janin : janin tunggal.N:88x/mnt.kunang Dasar : o TD.5.mata berkunang kunang. os mengaku hamil 16 minggu.

o Konjungtiva anemis o Hb 10 gr % Kebutuhan :   Istirahat Penkes tentang penyakit yang sedang diderita/dirasakan oleh ibu  trimester I  nutrisi ibu hamil  sering  kehamilan F. LANGKAH III   G. LANGKAH V  Obsevasi Tanda – Tanda Vital dan DJJ  Jelaskan hasil pemeriksaan  Anjurkan ibu untuk banyak istirahat dan kurangi aktivitas sehari .hari  Berikan penkes tentang perubahan fisiologis pada trimester I  Berikan penkes tentang kebutuhan nutrisi ibu hamil  Jelaskan tanda – tanda bahaya kehamilan  Berikan terapi obat peroral FE  Diskusikan kunjungan berikutnya Perdarahan saat persalinan Potensial premature atau BBLR Penkes tentang tanda – tanda bahaya pada Penkes tentang cara makan sedikit tapi Penkes tentang kebutuhan pemenuhan Penkes tentang perubahan fisiologis pada 15 . LANGKAH IV  Kolaborasi dengan dokter  Rawat inap segera jika dibutuhkan H.

 Dokumentasikan hasil pemeriksaan J. LANGKAH VI  Megobsevasi Tanda – Tanda Vital dan DJJ  Menjelaskan hasil pemeriksaan  Menganjurkan ibu untuk banyak istirahat dan kurangi aktivitas sehari hari  Memberikan penkes tentang perubahan fisiologis pada trimester I  Memberikan penkes tentang kebutuhan nutrisi ibu hamil  Menjelaskan tanda – tanda bahaya kehamilan  Memberikan terapi obat peroral FE  Mendiskusikan kunjungan berikutnya  Mendokumentasikan hasil pemeriksaan J. ibu terlihat tenang dan senang  Setelah dijelaskan perubahan fisiologi pada trimester I. LANGKAH VII  Setelah diberitahu usia kehamilannya .ibu terlihat mengerti dan tenang  Ibu mengatakan akan memakan makanan yang bergizi  Ibu telah menentukan RS/RB mana yang akan di tuju  Jika terdapat tanda – tanda bahaya ibu akan segera dating ke RB/RS  Ibu akan datang 2 minggu lagi  Hasil pemeriksaan telah di dokumentasikan.ibu dan bayinya dalam keadaan sehat. 16 .

O.ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL S.mata berkunang – kunang * ibu mengatakan lemah dan lemas * ibu khawatir akan kondisi janin dan dirinya. * KU : Baik * emosional : stabil * kesadaran : CM * TD : 80/60.P S: O: * ibu mengatakan hamil anak ke 1 * ibu mengeluh pusing.S:37 C.P:24x/mnt 17 .A.N:80x/mnt.

hari  Berikan penkes tentang perubahan fisiologis pada trimester I 18 .* BB : 60 kg * TB :160 cm * TFU : pertengahan pusat simpisis * DJJ : +.80/60 mmHg o Ibu mengatakan kurang istirahat o Konjungtiva anemis o Hb 10 gr % Kebutuhan :   Istirahat Penkes tentang penyakit yang sedang diderita/dirasakan oleh ibu  trimester I  nutrisi ibu hamil  sering Penkes tentang cara makan sedikit tapi Penkes tentang kebutuhan pemenuhan Penkes tentang perubahan fisiologis pada P: > Anjurkan ibu untuk banyak istirahat dan kurangi aktivitas sehari . gerakan janin + A: Ibu : G1P0A0.hidup intra uterine Masalah : o Ibu merasa lelah dan lemas o Ibu merasa sakit kepala o Ibu mengatakan cepat letih o Pusing dan mata berkunang . os mengaku hamil 16 minggu. usia os 27 tahun dengan anemia dalam kehamilan Janin : janin tunggal.kunang Dasar : o TD.

ibu terlihat mengerti dan tenang Ibu mengatakan akan memakan makanan yang bergizi Ibu telah menentukan RS/RB mana yang akan di tuju Jika terdapat tanda – tanda bahaya ibu akan segera dating ke RB/RS Ibu akan datang 2 minggu lagi Hasil pemeriksaan telah di dokumentasikan. 19 .ibu dan bayinya dalam keadaan sehat. Berikan penkes tentang kebutuhan nutrisi ibu hamil  Jelaskan tanda – tanda bahaya kehamilan  Berikan terapi obat peroral FE  Diskusikan kunjungan berikutnya  Dokumentasikan hasil pemeriksaan  Menganjurkan ibu untuk banyak istirahat dan kurangi aktivitas sehari hari  Memberikan penkes tentang perubahan fisiologis pada trimester I  Memberikan penkes tentang kebutuhan nutrisi ibu hamil  Menjelaskan tanda – tanda bahaya kehamilan  Memberikan terapi obat peroral FE  Mendiskusikan kunjungan berikutnya  Mendokumentasikan hasil pemeriksaan • • • • • • • Setelah diberitahu usia kehamilannya . ibu terlihat tenang dan senang Setelah dijelaskan perubahan fisiologi pada trimester I.

20 . KESIMPULAN Anemia adalah suatu penyakit darah karma kadar hemoglobin/Hb dibawah atau kurang dari 11 gr%.I.BAB IV PENUTUP IV. Wanita tidak hamil mempunyai nilai normal Hb 12 – 15 gr % dan hematokrit 35 – 54%.

baik untuk STIKes Mitra Ria Husada. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. IV. SARAN Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan dan pembahasan untuk kesempurnaan laporan ini. DAFTAR PUSTAKA Prawiroahardjo Sarwono. yaitu 10 – 20 % frekuensi anemia dalam kehamilan di Indonesia : Biasanya anemia pada kehamilan dapat didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan fisik seperti konjungtiva yang pucat dan tekanan darah rendah dan dapat pula ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.II.Laporan – laporan dari seluruh dunia menyebutkan bahwa frekuensi anemia dalam kehamilan cukup tinggi . Puskesmas Ciracas dan kami sendiri selaku mahasiswa DIII Kebidanan semoga laporan ini berguna bagi kami khususnya bagi para pembaca. Jakarta 21 . kami mengharapkan kritik dan sarannya yang bersifat membangun. 2002. terutama di Negara – Negara berkembang .

WHO.. JHIPIEGO. 2001.Prawirohardjo Sarwono. 2002. Jakarta Asuhan Antenatal Pusdiknakes. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Ilmu Kebidanan. Prawirohardjo Sarwono. 2002. Jakarta. Teori-teori dari pembahasan dosen. 22 . Jakarta.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->