BAB I PENDAHULUAN I.1.

LATAR BELAKANG Pada setiap akhir praktek di lapangan, pembuatan laporan merupakan serangkaian dari kegiatan atau evaluasi terhadap kegiatan dari mahasiswa selama praktek dilapangan khususnya di rumah sakit. Dalam laporan ini penyusun menganggap bahwa adanya permasalahan atau kasus yang diangkat dari masyarakat yang memiliki masalah kesehatan baik masalah individu maupun masalah kesehatan keluarga. Dalam kesempatan ini penyusun mengangkat masalah “IBU HAMIL DENGAN ANEMIA” sebagai laporan dari salah satu kegiatan yang dilakukan mahasiswa khususnya diluar gedung (masyarakat). Penyakit ini hingga kini masih merupakan salah satu penyakit utama yang sering dialami oleh ibu hamil. Sebagian hal ini terjadi di wilayah Indonesia, baik dinegara maju ataupun berkembang. Seseorang disebut anemis atau menderita anemia bila kadar hemoglobin kurang dari 10 %. Dari sedikit uraian diatas penulis tertarik untuk membuat laporan kasus dengan judul ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA Laporan yang penulis susun merupakan evaluasi dari serangkaian kegiatan yang dilakukan dan merupakan bukti komitmen untuk memperbaiki serta menghindari kesalahan yang berulang dimasa mendatang. Pandangan tersebut kiranya bisa dijadikan sebagai acuan dalam melakukan kegiatan penanganan pada kasus ini sehingga diharapkan mulai sejak dini, sebagai mahasiswa sampai menjadi bidan sebagai tenaga kesehatan

1

yang mempunyai keahlian yang profesional sehingga mampu menangani kasus yang memerlukan tindakan darurat dan melakukan proseur yang tepat. I.2. TUJUAN Adapun tujuan dari laporan kegiatan mahasiswa ada 2 yaitu : 1. Tujuan Umum Mendapatkan gamabaran secara nyata dalam memberikan pelayanan dan menerapkan pelaksanaan asuhan kebidanan pada klien anemia di Puskesmas Ciracas Tujuan Khusus a. Mempunyai pengetahuan dan keahlian dalam menangani kasus anemia sehingga bisa ditangani secara aktif. b. c. Dapat mengetahui penyebab utama anemia dalam kehamilan. Dapat menentukan pemeriksaan antenatal yang baik untuk mengurangi resiko anemia d. Melakukan pengkajian, mengidentifikasikan, merencanakan asuhan, melaksanakan asuhan dan melakukan evaluasi terhadap klien dengan anemia. 1.3. RUANG LINGKUP Laporan ini hanya membahas asuhan kebidanan pada klien dengan

anemia, di Puskesmas Ciracas. 1.4. METODE PENULISAN Dalam penyusunan makalah ini penulis menggunakan metode sebagai berikut : • Observasi Yaitu teknik yang dilakukan dengan cara pengkajian,penyelidikan dan pencatatan secara langsung pada pasien dengan anemia.

2

terdiri dari : konsep dasar. penulis mengumpulkan data dari referensi yang berhubungan dengan anemia selama kehamilan. terdiri dari :kesimpulan dan saran DAFTAR PUSTAKA klinis. tujuan penulisan. SISTEMATIKA PENULISAN Dalam penulisan makalah ini penulis membagi dalam beberapa BAB yaitu: BAB I : Pendahuluan. terdiri dari : latar belakang.5.penatalaksanaan asuhan 3 . gejala kebidanan. ruang lingkup. BAB III : Pembahasan Kasus BAB IV : Penutup.diagnosis.komplikasi. etiologi. • Teknik Pustaka Untuk mendukung dan melengkapi masalah ini terutama untuk landasan teori dan bagi standar dalam menimbulkan asuhan kebidanan. BAB II : Landasan teori. I. metode penulisan dan sistematika penulisan. pengertian.• Dokumentasi Yaitu penulis melihat dan mengumpulkan data dari status pasien • Wawancara Yaitu metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara langsung dengan klien.

yaitu 10 – 20 % frekuensi anemia dalam kehamilan di Indonesia : 2. kemasan bisa diberikan IM/IV : imferon dan ferrigen 4 .3% ) • Anemia jenis ini biasanya berbentuk normositik dan hipokromik yang paling sering di jumpai. Anemia Defisiensi Besi ( 62. KLASIFIKASI ANEMIA DALAM KEHAMILAN 1.2.1.  Parental : diberikan bila ib hamil tidak tahan pemberian peroral atau absorpsi di saluran pencernaan kurang baik. terutama di Negara – Negara berkembang .  Peroral : berikan sulfas ferosus atau elukonas ferosus dengan dosis 3 – 5 x 0.BAB II LANDASAN TEORI KONSEP DASAR 2. PENGERTIAN Anemia adalah suatu penyakit darah karma kadar hemoglobin/Hb dibawah atau kurang dari 11 gr%. • • Penyebabnya : kekurangan zat besi dalam darah Pengobatannya:  Kebutuhan zat besi untuk tubuh dapat diberikan peroral atau parental.20 mg. Wanita tidak hamil mempunyai nilai normal Hb 12 – 15 gr% dan hematokrit 35 – 54%. Laporan – laporan dari seluruh dunia menyebutkan bahwa frekuensi anemia dalam kehamilan cukup tinggi .

• Pengobatan dapat dilakukan dengan transfusi darah. Anemia Megaloblastik • • Biasanya berbentuk makrosistik atau pernisiosa. 3. Untuk diagnosis diperlukan pemeriksaan .B12. dan sinar roentgen atau sinar radiasi. • Pengobatannya :  Asam folik 15 – 30 mg/hari  Vitamin B 12  Sulfas ferosus 3 x 1 tablet perhari • Pada kasus berat dan pengobatannya peoral hasilnya lamban sehingga dapat diberikan transfusi darah.2. Anemia Hemolitik Anemia hemolitik disebabkan karena penghancuran / pemecahan sel darah merah yang lebih cepat dari pembuatannya. 4. pemeriksaan fungsi sternal. Anemia Hipoplasia • Anemia hipoplasia disebabkan oleh hipofungsi sumsum tulang. membentuk sel . Penyebabnya : karena kekurangan asam folif dan vit.kecuali yang disebabkan oelh infeksi berat ( sepsis ). • Penyebab anemis jenis ini belum diketahui dengan pasti. keracunan . Tapi anemia jenis ini pun bisa disebabkan karna malnutrisi dan infeksi yang kronik.pemeriksaan : 1.sel darah merah baru. pemeriksaan retikulosit. 3. hal ini disebabkan oleh: 5 . darah lengkap 2.

3.1) Faktor intra korpuskuler : dijumpai pada anemia hemolitik heriditer. KOMPLIKASI • • • • • • • • Keguguran Partus prematurus Inersia uteri dan partus lama.keracunan zat logam dan dapat bersifat obat – obatan.5.sepsis.hemoglobinopati C.G.Nadi cepat Cek Hb < 11 gr % 2. 2) Faktor ekstrakorpus kuler : disebabkan malaria. GEJALA DAN TANDA • • • • • Pucat . 1) Kematian mudigah ( keguguran ) 6 .H.D. 2.ibu menjadi lemah Atonia uteri yang menyebabkan perdarahan Syok Afibrinoganemia dan hipofibrinoganemia Infeksi intrapartum dan dalam nifas Bila terjadi anemia gravis ( Hb dibawah 4 gr% ) terjadi payah jantung.yang bukan saja menyulitkan kehamilan dan persalinan.4.I dan paraksismal nocturnal hemoglobinuria.dll 2.lemah Mudah pingsan Konjungtiva anemis TD rendah.talasemia.anemia sel sickle. SEDANGKAN PENGARUH ANEMIA TERHADAP HASIL KONSEPSI ADALAH .leukemia.

6.7. yaitu: 1. obat – obatan Berdasarkan jenisnya • Anemia defesiensi besi  Peroral : sulfas ferosus atau glukonas ferosus dengan dosis 3 – 5 x 0.2) Kematian janin dalam kandungan 3) Kematian janin waktu lahir 4) Prematuritas 5) Cacat bawaan 2. Istirahat 2.20 mg  • Parental IV/IM : imferon. 2. PENATALAKSANAAN ANEMIA Penatalaksanaan pada kasus anemia dalam kehamilan. ferrigen Anemia Megaloblastik     Asam folik 15 – 30 mg / hari Vitamin B12 3 x 1 tablet/hari Sulfas ferosus 3 x 1 tablet/hari Transfusi darah bila sudah berat • Anemia Hipoplasia  Transfusi darah 7 . DIAGNOSIS Biasanya anemia pada kehamilan dapat didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan fisik seperti konjungtiva yang pucat dan tekanan darah rendah dan dapat pula ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

Suku/Bangsa : Jawa Alamat Rumah : Jl.1.siklusnya 28 hari.• Anemia Hemolitik BAB III FORMAT ASUHAN KEHAMILAN ( ANC ) III.sedikit keluar gumpalan 8 . Achmat Umur Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat rumah : 28 tahun : Islam : SMP : Buruh : Jl. IDENTITAS (Biodata) Nama Pasien Umur Suku/Bangsa Agama Pendidikan Pekerjaan Kelapa RT. banyaknya 3 x ganti pembalut.01/12 No25 ciracas RT. Kmp.1 Riwayat Menstruasi Hari pertama haid terakhir tanggal 28 – 07 – 2005 pasti/tidak.30 oleh Hamidah . lamanya 7 hari.lamanya 7 hari. PENGKAJIAN A.konsistensi encer. Riwayat kehamilan ini : 2. Alasan Kunjungan saat ini Kunjungan pertama 2. Anamnesa pada tanggal 05 januari 2006 pukul 08. Kmp.mahasiswa Akademi Kebidanan 1. Kelapa B.banyaknya 3x ganti pembalut Haid sebelumnya tanggal 26 – 06 – 2005.teratur.01/12 No25 ciracas : Ny Siti : 23 tahun : Sunda : Islam : SD : IRT Nama Suami : Tn.

2 Tanda – tanda kehamilan ( trimester ) Pada tanggal 2 november 2005. ibu merasakan ada keputihan.2.sayur.buah.kemerahan.6 Pola Eliminasi Ibu buang air kecil kira – kira 8x/hari dan buang air besar 1x/hari.tidur malam 8 jam Seksualitas : tidak melakukan Pekerjaan : ibu tidak melakukan pekerjaan rumah tangga 9 . Tapi saat ini ibu malas untuk makan karena makanan yang dikonsumsi keluar lagi sehingga nafsu makan ibu menurun.3 Pergerakan fetus dirasakan pertama kali saat usia kehamilan 13 minggu Pergerakan fetus dalam 24 jam terakhir : 6x/hari 2. sakit kepala berat yang terus menerus.ikan. Jenis makanan yang ibu makan : nasi. rasa nyeri /panas pada waktu BAK tidak ada. Ibu mengaku tidak pernah ngidam. ibu mengatakan melakukan tes kehamilan dan hasilnya positif 2. ibu selalu berusaha memakan makanan yang bergizi dan selalu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil.rasa gatal pada vulva dan vagina dan sekitarnya tidak ada. 2.kadang ditambah susu. nyeri.5 Diet / makan Makan sehari – hari : 3x / hari . Ibu mengaku tidak mengalami hambatan dalam berkemih maupun saat buang air besar.7 Aktifitas sehari – hari Pola istirahat dan tidur : tidur siang 1 jam.4 Keluhan yang dirasakan Saat kunjungan ini ibu merasakan lelah dan lemah.tegang pada tungkai dan oedeme tidak dirasakan 2. Ibu minum 6x/hari 2.penglihatan agak sedikit berkunang – kunang.

nifas yang lalu . Riwayat kehamilan. tidak ada Tuberkulosis : tidak ada Gangguan mental :tidak ada Operasi : tidak ada Lain – lain .7 Persiapan menjalani kehamilan : persiapan persalinan spontan 10 .2 Pengambilan keputusan dalam keluarga : suami dan istri 5. Data Psikososial 5.8 Imunisasi TT 1 tgl: 02 januari 2005.9 Kontrasepsi yang pernah digunakan : tidak menggunakan kontrasepsi 3. Riwayat Kesehatan 4. ibu mengatakan anak pertama 4. tidak ada Perilaku Kesehatan : tidak ada 1.3Apakah kehamilan ini direncanakan/diinginkan:kehamilan yang diinginkan 5.persalinan.4 Jenis kelamin yang diharapkan: apapun akan diterima 5.2.6 Dukungan suami dan keluarga : memberikan dukungan penuh 5.1 Status Perkawinan : Menikah Jumlah : 1 x Lama perkawinan : 3 tahun 5.1 Riwayat penyakit yang pernah atau sedang di derita Jantung : tidak ada Tekanan darah tinggi : tidak ada Hepar : tidak ada Diabetes mellitus : tidak ada Anemia Berat : tidak ada Penyakit hub seksual dan HIV/AIDS : tidak ada Campak : tidak ada Malaria .5 Respon ibu terhadap kehamilan : sangat senang 5. TT 2 tanggal : ibu belum mendapatkannya karena kondisi ibu kurang baik 2.

5. 5. Leher : 1) Kel. tidak Mulut/Gigi : tidak ada caries dan tidak ada 11 . PEMERIKSAAN FISIK (Data Obyektif) 1. d. Gondok (Thyroid) : bersih : tidak ikterik : bersih dan simetris : tidak oedema : Bersih.11 Kepercayaan yang berhubungan dengan kehamilan. Keadaan Umum Tekanan Darag Suhu Nadi Respirasi Kesadaran Tinggi Badan Berat Badan Berat badan sebelum hamil : Baik : 80/60mmHg : 37oC : 88 x/menit : 22 x /menit : CM : 160 cm : 60 Kg : tidak ada kenaikan 2. g. tidak rontok.nifas : Tidak ada C. h. e. b.8 Kekhawatiran – kekhawatiran: os mengatakan takut anaknya cacat. c.10 Persiapan – persiapan : sudah mempunyai tabungan 5.persalinan.9 Harapan – harapan : proses persalinanberjalan dengan lancar 5. f. Status Generalis : a. Kepala : 1) 2) 3) a) b) 4) 5) 6) Rambut berketombe Muka Mata Conyunctiva : anemis Sklera Hidung Telinga stomatitis b. i. Pemeriksaan Sistematis : a.

sesuai dengan usia kehamilan b) Pelebaran Vena : Linca alba c) Striae albican/livide : striae livide 12 . Pembesaran b. Abdomen 1) Insfeksi Mammae : a) Membesar Tumor Simetris Areola Kolestrum Rasa nyeri Axilla : Tumor Nyeri Perut Ano-genital Ektermitas Tungkai Varices Oedema Refleks Patella Keluhan Lain : tidak ada pembesaran : tidak ada : tidak ada : sesuai dengan ibu hamil pada umumnya : tidak ada : simetris kiri dan kanan : tampak melebar : belum keluar : tidak ada : tidak ada : tidak ada : Status Lokalis : Status Lokalis : tidak ada : ………………… : Tidak Oedema : tidak ada : tidak ada : +/+ : tidak ada Putting Susu : menonjol Pinggang (nyeri ketuk) 3. Pemeriksaan Khusus Obstetri (Status Lokalis) : a) Membesar : normal. Dada dan Axilla (ketiak) 1) b) c) d) e) f) g) 2) a) b) c) d) e) f) 1) 2) 3) 4) 5) a. Pembengkakan c.a. Tumor c.

Ano-genital (insfeksi) Perineum Vulva / Vagina a) warna b) Luka c) Fistula d) Varices Pengeluaran a) Pervaginam b) Warna c) Jumlah Kelenjar Bartholini : a) Pembengkakan b) Konsistensi Anus a) Haemoroid : tidak ada pembengkakan : lunak : : tidak ada : : tidak ada pengeluaran : tidak ada : tidak ada : Luka parut tidak ada : : kemerah . Palpasi : a) Kontraksi : belum ada b) Leopold I – IV : tidak dilakukan pemeriksaan karena usia kehamilan di bawah 20 mgg c) FU terisi :masih berbentuk balottemen : tidak ada : tidak dilakukan : TFU : 3 jari dibawah pusat d) Cekungan pada perut e) Osborn Test Taksiran Berat Janin (TBJ) Auskultasi DJJ : .d) Bekas luka operasi : tidak ada luka operasi b.merahan : tidak ada : tidak ada : tidak ada : sejajar : 140 x /mnt menggunakan dopller 13 .Frekuensi 4.Punctum maximum (PM) : 3 jari diatas simpisis Tempat .

LANGKAH II Ibu : G1P0A0.S:37 C.hidup intra uterine DS : ibu merasakan gerakan janin DO : DJJ belum terdengar dengan jelas Masalah : o Ibu merasa lelah dan lemas o Ibu merasa sakit kepala o Ibu mengatakan cepat letih o Pusing dan mata berkunang . usia os 23 tahun dengan anemia dalam kehamilan DS : * Ibu mengatakan anak pertama * HPHT : 28 – 7– 2005 * TP : 04– 05– 2006 * ibu mengeluh pusing atau sakit kepala berat. Vaginal Toucher (periksa dalam) : a.N:88x/mnt. Vaginal b.mata berkunang kunang.80/60 mmHg o Ibu mengatakan kurang istirahat : 10 gr % : tidak dilakukan : tidak dilakukan : tidak dilakukan : tidak dilakukan D.P: 24x/mnt * UK : 16 mgg Janin : janin tunggal. os mengaku hamil 16 minggu. Pembukaan Darah : HB Urine : Protein E.lelah dan lemah DO : * TFU pertengahan antar simpisis dan pusat * TD:80/60 mmHg.kunang Dasar : o TD. Portio c. PEMERIKSAAN LABORATORIUM Golongan Darah : tidak dilakukan 14 .5.

o Konjungtiva anemis o Hb 10 gr % Kebutuhan :   Istirahat Penkes tentang penyakit yang sedang diderita/dirasakan oleh ibu  trimester I  nutrisi ibu hamil  sering  kehamilan F. LANGKAH III   G. LANGKAH IV  Kolaborasi dengan dokter  Rawat inap segera jika dibutuhkan H. LANGKAH V  Obsevasi Tanda – Tanda Vital dan DJJ  Jelaskan hasil pemeriksaan  Anjurkan ibu untuk banyak istirahat dan kurangi aktivitas sehari .hari  Berikan penkes tentang perubahan fisiologis pada trimester I  Berikan penkes tentang kebutuhan nutrisi ibu hamil  Jelaskan tanda – tanda bahaya kehamilan  Berikan terapi obat peroral FE  Diskusikan kunjungan berikutnya Perdarahan saat persalinan Potensial premature atau BBLR Penkes tentang tanda – tanda bahaya pada Penkes tentang cara makan sedikit tapi Penkes tentang kebutuhan pemenuhan Penkes tentang perubahan fisiologis pada 15 .

16 .ibu terlihat mengerti dan tenang  Ibu mengatakan akan memakan makanan yang bergizi  Ibu telah menentukan RS/RB mana yang akan di tuju  Jika terdapat tanda – tanda bahaya ibu akan segera dating ke RB/RS  Ibu akan datang 2 minggu lagi  Hasil pemeriksaan telah di dokumentasikan.ibu dan bayinya dalam keadaan sehat. ibu terlihat tenang dan senang  Setelah dijelaskan perubahan fisiologi pada trimester I. Dokumentasikan hasil pemeriksaan J. LANGKAH VI  Megobsevasi Tanda – Tanda Vital dan DJJ  Menjelaskan hasil pemeriksaan  Menganjurkan ibu untuk banyak istirahat dan kurangi aktivitas sehari hari  Memberikan penkes tentang perubahan fisiologis pada trimester I  Memberikan penkes tentang kebutuhan nutrisi ibu hamil  Menjelaskan tanda – tanda bahaya kehamilan  Memberikan terapi obat peroral FE  Mendiskusikan kunjungan berikutnya  Mendokumentasikan hasil pemeriksaan J. LANGKAH VII  Setelah diberitahu usia kehamilannya .

* KU : Baik * emosional : stabil * kesadaran : CM * TD : 80/60.P S: O: * ibu mengatakan hamil anak ke 1 * ibu mengeluh pusing.A.mata berkunang – kunang * ibu mengatakan lemah dan lemas * ibu khawatir akan kondisi janin dan dirinya.O.ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL S.P:24x/mnt 17 .S:37 C.N:80x/mnt.

hidup intra uterine Masalah : o Ibu merasa lelah dan lemas o Ibu merasa sakit kepala o Ibu mengatakan cepat letih o Pusing dan mata berkunang .hari  Berikan penkes tentang perubahan fisiologis pada trimester I 18 . gerakan janin + A: Ibu : G1P0A0.* BB : 60 kg * TB :160 cm * TFU : pertengahan pusat simpisis * DJJ : +. os mengaku hamil 16 minggu.kunang Dasar : o TD.80/60 mmHg o Ibu mengatakan kurang istirahat o Konjungtiva anemis o Hb 10 gr % Kebutuhan :   Istirahat Penkes tentang penyakit yang sedang diderita/dirasakan oleh ibu  trimester I  nutrisi ibu hamil  sering Penkes tentang cara makan sedikit tapi Penkes tentang kebutuhan pemenuhan Penkes tentang perubahan fisiologis pada P: > Anjurkan ibu untuk banyak istirahat dan kurangi aktivitas sehari . usia os 27 tahun dengan anemia dalam kehamilan Janin : janin tunggal.

ibu dan bayinya dalam keadaan sehat. Berikan penkes tentang kebutuhan nutrisi ibu hamil  Jelaskan tanda – tanda bahaya kehamilan  Berikan terapi obat peroral FE  Diskusikan kunjungan berikutnya  Dokumentasikan hasil pemeriksaan  Menganjurkan ibu untuk banyak istirahat dan kurangi aktivitas sehari hari  Memberikan penkes tentang perubahan fisiologis pada trimester I  Memberikan penkes tentang kebutuhan nutrisi ibu hamil  Menjelaskan tanda – tanda bahaya kehamilan  Memberikan terapi obat peroral FE  Mendiskusikan kunjungan berikutnya  Mendokumentasikan hasil pemeriksaan • • • • • • • Setelah diberitahu usia kehamilannya . ibu terlihat tenang dan senang Setelah dijelaskan perubahan fisiologi pada trimester I.ibu terlihat mengerti dan tenang Ibu mengatakan akan memakan makanan yang bergizi Ibu telah menentukan RS/RB mana yang akan di tuju Jika terdapat tanda – tanda bahaya ibu akan segera dating ke RB/RS Ibu akan datang 2 minggu lagi Hasil pemeriksaan telah di dokumentasikan. 19 .

KESIMPULAN Anemia adalah suatu penyakit darah karma kadar hemoglobin/Hb dibawah atau kurang dari 11 gr%.BAB IV PENUTUP IV. Wanita tidak hamil mempunyai nilai normal Hb 12 – 15 gr % dan hematokrit 35 – 54%. 20 .I.

II. Jakarta 21 . baik untuk STIKes Mitra Ria Husada. IV. DAFTAR PUSTAKA Prawiroahardjo Sarwono. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. kami mengharapkan kritik dan sarannya yang bersifat membangun. 2002. Puskesmas Ciracas dan kami sendiri selaku mahasiswa DIII Kebidanan semoga laporan ini berguna bagi kami khususnya bagi para pembaca. terutama di Negara – Negara berkembang . SARAN Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan dan pembahasan untuk kesempurnaan laporan ini. yaitu 10 – 20 % frekuensi anemia dalam kehamilan di Indonesia : Biasanya anemia pada kehamilan dapat didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan fisik seperti konjungtiva yang pucat dan tekanan darah rendah dan dapat pula ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.Laporan – laporan dari seluruh dunia menyebutkan bahwa frekuensi anemia dalam kehamilan cukup tinggi .

22 . Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. 2002. Ilmu Kebidanan. JHIPIEGO. Jakarta. Jakarta Asuhan Antenatal Pusdiknakes. Teori-teori dari pembahasan dosen. 2001. Jakarta. Prawirohardjo Sarwono. 2002..Prawirohardjo Sarwono. WHO.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful