Anda di halaman 1dari 2

Nama Obat Golongan Bentuk Sediaan Obat (BSO)

: : :

Olanzapin (Zyprexa) Dibenzodiazepin tablet 5 mg, 10 mg; vial 10 mg

Farmakodinamik Merupakan derivat tienobenzodiazepin, struktur kimianya mirip dengan klozapin. Olanzapin memiliki afinitas terhadap reseptor dopamin (D2, D3, D4, dan D5), reseptor serotonin (5HT2), muskarinik, histamin (H1) dan reseptor alfa 1.

Farmakokinetik A M E : : : diabsorpsi dengan baik setelah pemberian oral, dengan kadar plasma tercapai setelah 4-6 jam pemberian di hepar oleh enzim CYP 2D6 diekskresikan lewat urin

Indikasi Mengatasi gejala negatif maupun positif skizofrenia dan sebagai antimania pada gangguan bipolar. Obat ini juga menunjukkan efektivitas pada pasien depresi dengan gejala psikotik.

Dosis Tablet : skizofrenia dan gangguan yang berhubungan dengan penyakit ini awal 10 mg/hr; episode manik 15 mg/hr dosis tunggal pada monoterapi atau 10 mg/hr pada terapi kombinasi (dengan litium atau valproat); mencegah kekambuhan gangguan bipolar 10 mg/hr; kisaran dosis 5-20 mg/hr. Vial : 10 mg secara injeksi IM sebagai dosis tunggal.

Kontraindikasi Hipersensitif terhadap komponen obat ini, galukoma sudut sempit, laktasi.

Perhatian Gangguan hati atau pasien yang mendapat obat hepatotoksik Riwayat kejang Hipertrofi prostat Ileus paralitik Pasien dengan jumlah leukosit/neutrofil rendah Riwayat depresi atau toksisitas sumsum tulang yang disebabkan obat, penyakit, atau terapi radiasi/ kemoterapi. Hipereosinofilik dengan penyakit mieloproliferatif Hamil, laktasi Mengemudi atau menjalankan mesin

Efek Samping Meskipun efek sampingnya mirip dengan klozapin, olanzapin tidak menyebabkan agranulotosis seperti klozapin. Olanzapin dapat ditoleransi dengan baik dan efek samping ekstrapiramidal, terutama tardiv diskinesia yang minimal. Efek samping yang sering dilaporkan adalah peningkatan berat badan dan gangguan metabolik yaitu intoleransi glukosa, hiperglikemia dan hiperlipidemia.

Interaksi Obat Dapat mengantagonis efek levodopa dan agonis dopamin. Bersihan obat ini dapat meningkat oleh merokok atau pemberian karbamazepin. Indeks Keamanan Kehamilan : Peroral C; parenteral C

Kristanti Andarini 0808015042

Page 1

Nama Obat Golongan Bentuk Sediaan Obat (BSO)

: : :

Lorazepam (Ativan, Renaquil) Benzodiazepine tablet 0,5 mg, 1 mg, 2 mg; parenteral 2 mg/ml, 4 mg/ml

Farmakodinamik Benzodiazepine berikatan dengan tempat spesifik pada reseptor GABAA dan menyebabkan peningkatan afinitas reseptor GABA A untuk neurotransmitternya, GABA. Peningkatan aktivitas untuk GABA menyebabkan aktivasi saluran ion dan dengan demikian, lewatnya ion klorida yang lebih banyak ke dalam neuron. Ada dua subtipe reseptor benzodiazepine (BZ) dalam sistem saraf pusat, yaitu reseptor BZ1 (omega 1) dan reseptor BZ2 (omega 2). Reseptor BZ1 diyakini terlibat dalam perantara tidur. Reseptor BZ2 diyakini terlibat dalam pengendalian kognisi, daya ingat, dan motorik.

Farmakokinetik A M : : Diabsorpsi secara lengkap dalam bentuk tidak berubah dari GI tract. Rentang waktu mencapai plasma 1-3 jam 3- Hidroxy Benzodiazepine memiliki waktu paruh yang singkat (10-30 jam) karena mereka langsung di metabolisme oleh glukoronidasi dan dengan demikian tidak memiliki metabolit aktif. E : di ekskresikan lewat urin

Indikasi Kecemasan Insomnia Depresi Gangguan Panik dan Fobia Sosial Gangguan Bipolar I Akathisia

Dosis : 3-10 mg/hr dalam dosis terbagi

Kontraindikasi Kelainan depresi primer, terapi primer psikosis, hamil, anak 12 tahun.

Perhatian Ketergantungan Glaukoma akut sudut sempit Kerusakan hati atau ginjal Amnesia anterograd atau kerusakan memori Hilangnya toleransi alkohol dan depresan SSP lainnya Mengemudi atau menjalankan mesin

Efek Samping Mengantuk, pusing, sedasi letih, kikuk, lelah dan gangguan tidur. Perubahan nafsu makan, gangguan penglihatan, efek GI.

Interaksi Obat Efek adiktif pada depresan SSP dengan depresan lain termasuk alkohol.

Indeks Keamanan Kehamilan : Peroral D; parenteral D

Kristanti Andarini 0808015042

Page 2