Anda di halaman 1dari 7

NCP dan Menu Untuk Pasien Gastritis

Soal Kasus
Disusun untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Dietetik

Disusun Oleh : Ismi Hanisyah P2.06.31.1.10.019

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA JURUSAN GIZI 2012

Soal Kasus An. Y, Usia 5 tahun dengan BB : 20 kg, TB : 110. Mengalami demam (suhu ), muntah-muntah, BAB encer frekuensi >10 kali sehari., Nafsu makan

berkurang, hasil recall <90%. Hasil diagnosis dokter an. Y mengalami Gastritis Akut. Saat ini anak diberi terapi melalui intravena (infus) untuk mencegah dehidrasi.

Pembahasan 1. NCP (Nutrition Care Process) A. Assesment Antopometri BB TB Usia : 20 kg : 110 cm : 5 tahun

BBI anak = (umur(th) x 2) + 8 = (5 2) + 8 = 18kg

Status Gizi (Standar Deviasi dari kriteria BB/U, TB/u, dan BB/TB) 1. BB/U BB : 20 kg Median BB(umur) : 18,7 kg

2. TB/U TB : 110 cm Median TB(umur) : 113,1 cm

3. BB/TB BB : 20 kg TB : 110 cm

Median BB(TB) : 19,6 kg

Data Biokimia Pemeriksaan fisik Demam (suhu 39oC) Muntah-muntah BAB encer frekuensi >10 kali

Dietary History Nafsu makan berkurang Hasil recall <90%

Riwayat Personal Anak diberi terapi melalui intravena (infus) untuk mencegah dehidrasi.

B. Diagnosa Domain Intake Kurangnya asupan energi berkaitan dengan nafsu makan yang berkurang ditandai dengan hasil recall <90%. Kurangnya asupan cairan yang berkaitan dengan terjadinya dehidrasi Domain Klinis Demam (suhu 39oC) berkaitan dengan infeksi virus dan bakteri ditandai dengan muntah-muntah dan BAB encer frekuensi > 10 kali Domain Perilaku

C. Intervensi Gizi Tujuan Memberikan zat gizi yang adekuat untuk memenuhi kebutuhan gizi Memelihara status gizi pasien Memperbaiki pola dan kebiasaan makan Mengurangi gejala dan keluhan pasien Mencegah terjadinya komplikasi penyakit Menghindari makanan yang menjadi pemicu terjadinya penyakit Prinsip Diet Energi dan zat gizi sesuai kebutuhan Rendah lemak Tinggi cairan Syarat Diet : Makanan biasa. 1550 kkal Energi dan zat gizi sesuai dengan kebutuhan Rendah lemak (<30% dari TKE) Tinggi cairan (ditambah dengan diberikannya infus) Konsistensi sesuai dengan kondisi penyakit pasien Porsi kecil dan sering Menghindari makanan yang mengandung bumbu yg merangsang Konseling : Memberi motivasi untuk makan Edukasi tentang pentingnya makanan teratur Edukasi tentang mengunyah makanan dengan baik dan tidak terburuburu Kebutuhan Gizi Energi : 90kal/Kg BB/Hari = 90kkal x 18 kg = 1620 Kkal Protein : 2gr/Kg BB/Hari = 2 x 20 kg = 40 gram

Lemak : 20% dari total energi = 20% x 1620 = 36 gram Karbohidrat (sisa dari energi setelah dikurangi protein dan lemak) : 1620-484 = 1136 kkal =284 gram

D. Monitoring Nafsu makan bertambah Tidak muntah-muntah dan BAB normal BB bertambah / normal Penyakitnya tersembuhkan dan tidak kambuh

E. Evaluasi Apakah makanan dapat diterima? Apakah BB bertambah / menjadi normal? Apakah nafsu makannya bertambah? Apakah penyakitnya sembuh dan tidak kambuh-kambuh lagi? Apakah tidak mengalami muntah-muntah lagi dan BAB pasien normal?

2. Contoh Menu Sehari Bubur Ayam Pepaya

Snack Pagi Pudding Mangga Siang Nasi Sayur Sop Tempe Goreng

Snack Siang

Waktu Makan Pagi

Bubur Kacang Ijo(tanpa santan)

Malam Tim Telur Ayam Wortel

Makan Diantara Kue Apem Nama Masakan Bubur Ayam Pepaya Potong Pepaya 100 39 0,6 0,1 9,8 Bahan Masakan Berat (g) 150 238,5 7,6 3,1 42,9 Energi Protein Lemak Karbohidrat

Snack Pagi

Pudding Mangga

Mangga Harum manis Agar-agar

45

29,2

0,2

0,1

7,7

25

Gula Pasir

35

135,4

35

Santan

30

21,3

0,2

20

0,9

Siang

Nasi

Beras

100

361

6,7

0,6

79,5

Sayur Sop

Daging sapi

25

67,3

6,2

4,5

Buncis

50

17,5

0,9

0,2

4,0

Kentang

50

46,5

0,1

10,8

Wortel

50

21

0,6

0,15

4,65

Tempe Goreng

Tempe

45

89,6

8,6

3,5

7,7

Minyak

60,3

Snack Sore

Bubur kac. Hijau

Kac. Hijau

30

34,8

2,3

0,2

6,2

Gula Aren

29,5

7,5

Malam

Nasi Tim Telur Wortel

Beras

50

180,5

3,3

0,3

30,8

Telur Ayam

55

85,3

6,9

5,8

0,6

Wortel

35

14,7

0,5

0,1

3,25

Minyak

43,1

Makan Diantara

Kue Apem

50

94

1,1

2,1

17,8

Total

1.608,5

40,8

34,75

277,9