Anda di halaman 1dari 8

Tugas Pendidikan Pancasila

Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan IPTEK

Di susun oleh: Nyoman Martha Jayanthi L (E1M 011031) Afrida Ari Kusuma Dewi (E1M 011001) Wahyu Hidatul Asri (E1M 011043) fariz rifai (E1M 011011)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram 2011

Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena ataq rahmat-Nya lah kami dapat menyelesaikan tugas makalah kami ini. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Ismal sebagai dosen pendidikan pancasila yang telah membimbing kami dalam pembuatan makalah ini serta kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam penyusunan makalah ini. Makalah yang kami susun ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Ilmu Pengetahuan Dan Komunikasi. Semoga dengan tersusunnya makalah ini mahasiswa dapat memahami peranan pancasila dalam pembangunan ilmu pengetahuan dan komunikasi.

Mataram, 2011

15

September

Penyusun

ii

Daftar Isi
Kata pengantar Daftar Isi Pendahuluan Isi ii iii 1 3 .............................................................................................. ...................9 .............................................................................................. .....................10

Penutup
Daftar pustaka

iii

Pendahuluan

Pancasila merupakan dasar Negara Indonesia yang terdiri dari lima sila tetapi memiliki arti yang sangat luas dan memiliki begitu banyak nilai yang terkandung di dalamnya. Adapun nilai-nilai itu dapat dilihat dan di pahami melalui paradigma-paradigma pancasila yang ada, seperti pancasila sebagai paradigma pembangunan IPTEK,ekonomi,hokum,dan sosial budaya. Tetapi kali ini kita akan membahas mengenai pancasila sebagai paradigma pembangunan ilmu pengetahuan dan teknoligi. Adapun pengertian paradigma terlebih dahulu harus kita pahami yaitu pengertian paradigma menurut kamus besar Bahasa Indonesia, yakni
ilmu (1) daftar dari semua pembentukan berfikir. iv dari itu sebuah kata yang memperlihatkan konjugasi dan deklinasi kata tersebut, (2) model dalam teori pengetahuan, (3) kerangka Selain

Denzin & Lincoln

(1994:105) mendefinisikan paradigma sebagai: Basic belief system or worldview that guides the investigator, not only in choices of method but in ontologically and epistomologically fundamental ways. Pengertian tersebut mengandung makna paradigma adalah sistem keyakinan dasar atau cara memandang dunia yang membimbing peneliti tidak hanya dalam memilih metoda tetapi juga cara-cara fundamental yang bersifat ontologis dan epistomologis. Serta pengetian paradigma Secara terminologis tokoh yang mengembangkan istilah tersebut dalam dunia
Ilmu pengetahuan adalah Thomas S. Khun dalam bukunya yang berjudul The Structure Of Scientific Revolution,paradigma adalah suatu asumsi-asumsi dasar dan teoritis yang umum (merupakan suatu sumber nilai) sehingga merupakan suatu sumber hukum, metode serta penerapan dalam ilmu pengetahuan sehingga sangat Menentukan sifat,ciri serta karakter ilmu pengetahuan itu sendiri. Oleh karena pengertian paradigma memiliki arti yang hampir sama dengan pancasila yaitu sebagai dasar dan sumber hukum maka pancasila dapat dijadikan sebuah paradigma atau sebagai dasar dan sumber hukum untuk membangun ilmu pengetahuan dan teknologi.

Isi
Ilmu pengetahuan dan teknologi atau sering disebut dengan singkatan IPTEK pada dasarnya ditujukan untuk memudahkan kehidupan umat manusia namun penggunaannya ini sangat rentan sekali terhadap penyalahguaan, sehingga harus didasari dengan suatu falsafah yang berasal dari nilai-nilai luhur kebudayaannya sehingga dapat memberikan paradigma dan cara penggunaan yang benar. Oleh karena itu,pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi nasional adalah salah satu upaya bangsa untuk mencapai tujuan nasionalnya sebagaimana dinyatakan dalam pembukaan UUD 1945. Pada hakikatnya Pancasila sebagai paradigma pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi v

nasional mengandung arti bahwa segala aspek pengembangan IPTEK harus mencerminkan nilai-nilai Pacasila.

Tujuan yang esensial dari IPTEK adalah demi kesejahteraan umat manusia,sehingga Iptek pada hakekatnya tidak bebas nilai namun terikat oleh nilai. Serta pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-silanya harus
merupakan sumber nilai, kerangka berfikir serta asas moralitas bagi pembangunan iptek. Apabila kita melihat sila-sila demi sila sebagai berikut: Sila ketuhanan yang Maha Esa , mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mencipta, perimbangan antara rasional dengan irrasional, antara akal, rasa dan kehendak. Berdasarkan sila pertama ini iptek tidak hanya memilikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptak menemukan, tetapi juga mempertimbangkan maksud dan akibatnya kepada kerugian dan keuntungan manusia dan sekitarnya. Pengolahan diimbangi dengan pelestarian. Sila pertama menempatkan manusia di alam semesta bukan sebagai sentral, melainkan sebagai bagian yang sistematika dari alam yang diolahnya. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab , memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek haruslah secara beradab. Iptek adalah bagian dari proses budaya manusia beradab dan bermoral. Oleh sebab itu, pembangunan iptek harus berdasarkan kepada usaha-usaha mencapai kesejahteraan umat manusia, bukan menjadikan manusia sebagai makhluk yang angkung dan sombong dari penggunaan iptek. Sila Persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepanda bangsa Indonesia bahwa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah

vi

terjalin karena tidak lepas dari factor kemajuan iptek. Oleh sebab itu, iptek harus dapat dikembangkan untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangadapi jiwa sila dan selanjutnya dapat dikembangkan dalam hubungan manusia Indonesia dengan masyarakat internasional. Sila Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Kikmah dalam Permusyawaratan/ Perwakilan, prinsip demokrasi sebagai jiwa sila keempat ini dapat mendasari pemikiran manusia secara bebas untuk mengkaji dan mengembangkan iptek. Seorang ilmuan harus pula memiliki sikap menghormati terhadap hasil pemikiran orang lain dan terbuka, dikritik dan dikaji ulang hasil dari pemikirannya. Penemuan iptek yang telah teruji kebenerannya harus dapat dipersembahkan kepada kepentingan rakyat banyak. Sila Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia , kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemausiaan, yaitu keseimbangan hubungan antara manusia dengan sesamanya, hubungan antara manusia dengan Tuhan sebagai Penciptanya, hubungan manusia dengan lingkungan dimana mereka berada. Bagitu banyak makna pembangunan dan pengembangan IPTEK disetiap butir-butir pancasila yang hendaknya dapat kita selaraskan dan wujudkannya sesuai dengan dasar-dasar pancasila agar kesalahan-kesalahan atau penyalahgunaan dapat dihindari sehingga cita-cita bangsa pun dapat tercapai.

vii

Penutup
Pancasila sebagai paradigma pembangunan IPTEK dimaksudkan untuk melakukan pembangunan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilandaskan pada nilai-nilai pancasila sehingga terciptanya kehidupan bangsa yang maju,sejartera dan makmur. Demikianlah makalah yang dapat kami susun, Apabila terdapat kesalahan

dalam menyebutkan istilah maupun dalam hal lainnya, kami ucapkan permohonan maaf.

viii