Anda di halaman 1dari 3

Rezki Permata Sari NIM.

0608114087

Differential Diagnosis

STRUMA (GOITER/HIPERPLASIA THYROID)

TEMUAN KLINIS Definisi

Kelainan FUNGSIONAL (lahannya si PD ne) STRUMA TOKSIK DIFFUSA STRUMA NON-TOKSIK (Graves Disease=Basedow syndrome) (Struma Endemik/Struma nodosa) Penyakit autoimun dimana kinerja kelenjar tiroid yg Struma difuse yg terjadi akibat defisiensi iodium. hiperaktifsehingga tjd ketidakseimbangan metabolik (hipertiroid dan tirotoksik)

FOTO KLINIS

ANAMNESIS

PEMERIKSAAN FISIK (KHAS!)

Predisposisi: herediter (ada riwayat pada keluarga) Baru muncul umur dewasa muda Wanita > laki-laki Pasien datang dg keluhan benjolan di leher: kiri dan kanan, kenyal-padat,bisa digerakkan terutama jika menelan. Tanpa gangguan menelan dan bernafas, suara serak (-). Gejala hipertiroid: Berdebar-debar, keringat banyak, kulit halus dan hangat, tremor dan kelemahan otot (sering pada ang. gerak atas), susah tidur, palpitasi, hiperaktif, gelisah, gugup, emosi labil dan mudah tersinggung BB turun tapi nafsu makan meningkat. Tidak demam, tetapi merasa panas dan gerah. Siklus haid tdk teratur: periode haid jadi lebih pendek (menoragi), atau amenore. BAB: sering diare, polidefekasi BAK: bisa poliuri KU: gelisah, gizi kurang. TTV: TD: hipertensi HR: takikardi, tendangan kuat tapi irreguler RR: nafas cepat dan pendek T: meningkat Eye: biasanya exophtalmus (bisa 1 atau ke2 mata) sering. Dengan/tanpa strabismus. Thorax: jantung aritmia Extremitas: tremor, telapak tangan basah dan lembab serta kulit halus dan lembut. Px tiroid: Inspeksi: massa pada tiroid, difuse (bilateral simetris), sewarna kulit dan permukaan licin. tanpa hematom, jejas, scar, dilatasi vena. Palpasi: massa berbatas tegas, mobile (terutama ikut bergerak naik turun jika pasien disuruh menelan), konsistensi kenyal-padat, dengan suhu massa panas. Auskultasi: desiran pembuluh darah (vascular bruit) dapat terdengar KGB: tdk ada pembesaran regional maupun jauh

Predisposisi: ps tinggal di daerah endemik (seperti pegunungan). Terdapat defek bawaan (dishormogenesis) Sering pada wanita lansia Biasanya tiroid sudah membesar pada usia muda dan berkembang dari uninodular menjadi multinoduler pada dewasa. Umumnya ps datang tanpa keluhan klinis kecuali kosmetika atau leher terasa berat. Tanpa gangguan menelan dan bernafas (jika pembesaran bilateralbs terjadi penekanan trakea (jarang) sehingga pasien trdpt ggn nafas:sulit nafas, stridor inspirator), suara serak (-).

HATI2: 5% berpotensi jadi maligna. KU: tampak tidak sakit/tidak keluhan klinis, tenang. Px kelainan neurologis, muskuloskeletal, vascular (-) Px tiroid: Inspeksi: massa pada tiroid, difuse (bilateral simetris), sewarna kulit dan permukaan licin (bisa uninodul atau multinodul). dilatasi vena (-). Palpasi: massa berbatas tegas, mobile (terutama ikut bergerak naik turun jika pasien disuruh menelan), konsistensi kenyal-padat. KGB: tdk ada pembesaran regional maupun jauh

ID)
TEMUAN KLINIS Kelainan FUNGSIONAL (lahannya si PD ne) INFEKSI : TIROIDITIS (akut) Definisi Kelainan ANATOMIS (lahannya si Bedah ne) HASHIMOTOS DISEASE (Tiroiditis Kronik) Penyakit autoimun ayng ditandai oleh kenaikan kadar antibodi terhadap hormon/produk tiroid di dalam darah Predisposisi: umumnya wanita 30-50 thn tanpa pembesaran kelenjar tiroid yang bisa menjadi, ataupun ada terjadi lambatdan nyeri. demam (-), BB turun Awalnya eutiroid, namun lama-lama akan muncul gejala hipotiroid: Tidak tahan dingin. BB bertambah (lama kelamaan BB baru turun) dan udem. Bradikardi. Keringat sedikit, kulit kering dan gatal. Hipotonia otot. Depresi. Infertil pd wanita atau ggn siklus haid. BAB: konstipasi TTV: HR: bradikardi RR: nafas pendek dan lambat Eye: bisa dijumpai konjunctiva anemis Px tiroid: Inspeksi:pembesaran kelenjar tiroid tidak terlalu besar, simetris, lama-lama menjadi multinodusa. Palpasi: massa konsistensi padat, berbatas tdk tegas, mobile (terutama ikut bergerak naik turun jika pasien disuruh menelan),permukaan rata. nyeri tekan (+). Bisa soliter maupun multinodusa. RIEDELS STRUMA (Tiroiditis Kronik)

ANAMNESIS

Pembesaran tiroid (bilateral asimetris) disertai nyeri (dapat menjalar ke telinga, dan ps disfagia), demam, malaise. Flu-like sindrom.

PEMERIKSAAN Px tiroid: penting: FISIK ditemukan tanda2 (KHAS!) inflamasi!!! Inspeksi:pembesaran kelenjar tiroid bilateral asimetris (2-3 x), warna kulit kemerahan.udem. Palpasi: massa konsistensi kenyal, berbatas tegas, mobile (terutama ikut bergerak naik turun jika pasien disuruh menelan),permukaan rata, nyeri tekan (+). Hangat. KGB: dapat membesar selama fase sakit, namun mengecil sendiri saat fase sembuh, dengan perabaan yang lunak

Predisposisi: usia 30-60 thn. wanita>laki-laki. Sangat jarang Pembesaran tiroid progresif disertai ggn pada trakea atau esofagus. Nyeri (+). Sulit dibedakan dengan adenocarsinoma tiroid. Px tiroid: Inspeksi: massa besar, asimetrik, permukaan tidak rata Palpasi: massa konsistensi keras (sangat padat) seperti papan (struma kayu) yang menekan trakea, terfixir pada otot dan/atau sekitarnya, permukaan bernodul2.

TEMUAN KLINIS ANAMNESIS

Kelainan ANATOMIS (lahannya si Bedah ne) lanjutan ADENOMA THYROID CARSINOMA THYROID (Neoplasma jinak) (Neoplasma ganas) Predisposisi: Predisposisi: Umur > 40 tahun Umur <20 tahun atau > 50 tahun Wanita > laki-laki Laki-laki> Wanita Pasien mengeluhkan benjolan yang tumbuh Riwayat radiasi leher lambat, soliter, teraba kenyal-padat, ikut Ada riwayat Ca dalam keluarga bergerak saat menelan, Nyeri (jarang +, sering -). Pasien mengeluhkan benjolan yang tumbuh Demam (-). progresif, soliter, teraba keras, ikut bergerak Biasanya tidak ada keluhan klinis, hanya keluhan saat menelan, gangguan mekanik daerah leher kosmetik (+). Nyeri (-). Demam (-). Ditemukan keluhan ggn menelan, sesak nafas, suara serak Ada benjolan di tempat lain (terutama lokasi2 KGB: supraclavicula, stermum, dll) Ada/tanpa tanda2 metastase: batuk, sakit kepala, nyeri tulang atau fraktur patologis. Nafsu makan berkurang. BB turun drastis. Px tiroid: Inspeksi: massa pada tiroid, biasanya unilateral/soliter, sewarna kulit dan permukaan tidak rata. Palpasi: massa ikut bergerak naik turun jika pasien disuruh menelan. tdk berbatas tegas. Permukaan tdk rata/bernodul-nodul, konsistensi keras-padat, terfixir. KGB: ada pembesaran regional (supraclavicula, jugulare, submentalis), sternum maupun jauh Px metastase jauh: paru,tulang (pelvis, vertebrae, sternum, cranium), hati dan otak.

PEMERIKSAAN Px tiroid: FISIK Inspeksi: massa pada tiroid, unilateral/soliter, (KHAS!) sewarna kulit dan permukaan licin. Palpasi: massa ikut bergerak naik turun jika pasien disuruh menelan. massa berbatas tegas, mobile konsistensi kenyal-padat. KGB: tdk ada pembesaran regional maupun jauh Px Metastasis (-)