Anda di halaman 1dari 8

RENCANA KERJA

1. Pendahuluan Fitoplankton merupakan jenis plankton yang hampir terdapat di seluruh perairan di bumi ini. Kira kira 98 % di seluruh perairan. Terdapat di berbagai jenis perairan mulai dari air tawar sampai air asin. Plankton merupakan jasad renik yang bersifat pasif dan terdapat di permukaan perairan. Oleh karena ukurannya yang sangat kecil, banyak orang tidak memahami hewan ini karena ti dak dapat di lihat oleh mata secara lansung. Padahal peranan plankton ini sangat besar bagi kehidupan di peraiaran terutama dari jenis fitoplankton. Fitoplankton merupakan produsen primer di perairan, seperti layaknya tumbuhan di daratan. Namun fitoplankton ini memiliki kelebihan dari pada tumbuhan di darat dalam hal menghasilkan energi. Efisiensi fitoplankton dalam menghasilkan energi lebih besar dari pada tumbuhan di darat. Sebab tumbuhan hanya menggunakan daunnya saja dalam menghasilkan energi, sedangkan fitoplankton menggunakan seluruh tubuhnya untuk berperan dalam menghasilkan sumber energi di laut. Fitoplankton di dominasi oleh jenis algae yang memiliki berbagai bentuk yang unik dah sifat yang khas dari tiap jenisnya.

2. Tujuan praktikum Mengamati bentuk bentuk fitoplankton yang terdapat di beberapa sampel yang di ambil dari berbagai perairan asin dan tawar.

3. Prosedur kerja a. Alat dan bahan 1

Formalin Air kolam ikan hias di pekarangan rumah Air kolam bekas galian pasir Air kolam pembesaran ikan konsumsi Air laut Air kolam ikan hias

Seperangkat mikroskop binokuler Kaca object dan kaca tutup Gelas atau wadah kecil Pipet tetes Kertas lensa Lup inokulasi

b. Cara kerja Ambillah sampel air dari tiap tiap tempat yang telah di sebutkan, kemudian untuk masing2 sampelnya buatlah 2 perlakuan, 1 menggunakan formalin dan 1 lagi tidak menggunakan formalin.

Setelah itu ambillah kaca objek bersih, ambil sampel dengan pipet tetes, letak di atas kaca objek sedikit saja, kemudian tutup dengan cover glass. Sebagai contoh yaitu air kolam ikan hias dengan formalin.

Letakkan sampel tadi di mikroskop untuk di amati

Mulailah dengan objektif berkekuatan rendah lalu kemudian berkuatan tinggi. Untuk masing masing sampel lakukan 3 kali pengamatan. Kemudian lakukan hal yang sama untuk sampel lainnya.

ISI DAN PEMBAHASAN

1. Lokasi air sampel Tanggal pengambilan Nama plankton Bentuk


3

: : : :

Ciri ciri Gambar

: :

2. Lokasi air sampel Tanggal pengambilan Nama plankton Bentuk Ciri ciri Gambar

: : : : : :

3. Lokasi air sampel Tanggal pengambilan Nama plankton Bentuk


4

: : : :

Ciri ciri Gambar

: :

4. Lokasi air sampel Tanggal pengambilan Nama plankton Bentuk Ciri ciri Gambar

: : : : : :

5. Lokasi air sampel Tanggal pengambilan Nama plankton Bentuk Ciri ciri
5

: : : : :

Gambar

6. Lokasi air sampel Tanggal pengambilan Nama plankton Bentuk Ciri ciri Gambar

: : : : : :

7. Lokasi air sampel Tanggal pengambilan Nama plankton Bentuk Ciri ciri Gambar
6

: : : : : :

8. Lokasi air sampel Tanggal pengambilan Nama plankton Bentuk Ciri ciri Gambar

: : : : : :

KESIMPULAN

Dari hasil pengamatan di labor yang kami lakukan, jenis yang kami jumpai sedikit. Dikarenakan mungkin ada plankton yang sudah mati ataupun memang di daerah sampel memiliki populasi plankton yang sedikit. Namun tidak terlalu mengecewakan sebab plankton yang dapat di amati juga memiliki ciri ciri yang menarik untuk di amati dengan berbagai bentuk dan kegunaan, baik yang
7

menguntungkan ataupun yang merugikan. Dalam praktek ke depannya kelak semaksimal mungkin prosedur pengambilan sampel akan lebih di perbaiki agar jumlah organisme yang ingin di lihat dapat lebih banyak dan beragam.