P. 1
Bank Mandiri

Bank Mandiri

|Views: 712|Likes:
Dipublikasikan oleh Ria Devi
PEMBUKUAN TAHUNAN
PEMBUKUAN TAHUNAN

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Ria Devi on Apr 07, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/09/2014

pdf

text

original

2006

Laporan Tahunan

Daftar Isi
3 4 6 8 10 14 22 29 30 49 57 59 60 61 62 64 65 70 72 80 84 90 96 102 106 112 124 132 136 138 144 146 147 Warisan Tak Ternilai Penghargaan Ikhtisar Keuangan Sambutan Komisaris Utama Dewan Komisaris Sambutan Direktur Utama Direksi Struktur Organisasi Pembahasan Umum dan Analisis Manajemen Good Corporate Governance Laporan Komite Audit Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Laporan Komite Kebijakan Risiko Laporan Komite Good Corporate Governance Anggota Komite Non Komisaris dan Corporate Secretary Finance & Strategy Ikhtisar Strategic Business Unit (SBU) Change Management Office Corporate Banking Commercial Banking Consumer Finance Micro & Retail Banking Treasury & International Banking Special Asset Management Produk & Jasa Manajemen Risiko Compliance & Human Capital Technology & Operations Corporate Social Responsibility Informasi Pemegang Saham Manajemen Pernyataan Komisaris Pernyataan Direksi

Rp 267,5 triliun 15,2%

Total Aktiva per 31 Desember 2006

Pangsa Pasar Dana Pihak Ketiga

25,3%

Capital Adequacy Ratio (CAR)

menjadikan kami sebagai bank terpercaya pilihan Anda

Prosper with Us Visi & Misi Bank Terpercaya Pilihan Anda misi kami • • • • • Berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pasar Mengembangkan sumber daya manusia profesional Memberi keuntungan yang maksimal bagi stakeholder Melaksanakan manajemen terbuka Peduli terhadap kepentingan masyarakat dan lingkungan .

Internal Audit dan Corporate Secretary. Salah satu pencapaian penting adalah penggantian secara menyeluruh platform teknologi kami.54%. pemerintah Indonesia menasionalisasi perusahaan ini. jumlah kredit kepada nasabah corporate sebesar 87% dari total kredit. porsi kredit kepada nasabah UKM dan mikro sebesar 39. serta diaudit setiap tahunnya oleh Auditor Independen. pertanian. Di antaranya kami menutup 194 kantor cabang yang saling tumpang tindih dan mengurangi jumlah pegawai dari 26. sedangkan kredit kepada nasabah consumer sebesar 11.Warisan Tak Ternilai Bank Mandiri berdiri pada tanggal 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia. Masing-masing dari empat bank bergabung telah memainkan peranan yang penting dalam pembangunan ekonomi. usaha kecil dan mikro serta nasabah consumer. komersial.V. Direksi kami terdiri dari para bankir yang berasal dari legacy bank dan juga para bankir profesional dari bank lain. Pada tahun 1968. di mana program pengganti tersebut difokuskan untuk kegiatan consumer banking. empat bank milik Pemerintah yaitu Bank Bumi Daya. bergabung menjadi Bank Mandiri. salah satunya adalah Bank Negara Indonesia Unit II Divisi Expor-Impor. Sejak didirikan. Nasabah corporate kami merupakan penggerak utama perekonomian Indonesia. Bank Mandiri terus bertekad untuk membentuk tim manajemen yang handal dan profesional serta bekerja berdasarkan prinsip-prinsip good corporate governance. bank pemerintah yang membiayai kegiatan ekspor dan impor. infrastruktur teknologi informasi kami sudah mampu memfasilitasi straightthrough processing dan interface yang seragam untuk nasabah. sebuah bank industri yang didirikan pada tahun 1951 dengan misi untuk mendukung pengembangan sektor-sektor ekonomi tertentu. Bank Dagang Negara.620. jumlah kredit kepada nasabah corporate mencakup 49. Pada tahun 1965. dan Bank Umum Negara diberi hak untuk melanjutkan operasi bank tersebut. Bapindo ditugaskan untuk membantu pembangunan nasional melalui pembiayaan jangka menengah dan jangka panjang pada sektor manufaktur. Berdasarkan sektor usaha. Pada saat ini. Bank Mandiri menjadi penerus suatu tradisi layanan jasa perbankan dan keuangan yang telah berpengalaman selama lebih dari 140 tahun. Pada tahun 1960.01% dari total kredit. Bank Dagang Negara merupakan salah satu bank tertua di Indonesia. warisan tak ternilai  . Setelah investasi awal untuk konsolidasi sistem yang berbeda tersebut.000 karyawan yang tersebar di 924 kantor cabang dalam negeri dan 5 cabang luar negeri termasuk perwakilannya dan didukung oleh anak perusahaan yang bergerak di bidang investment banking. dan selanjutnya pada tahun 1965 perusahaan ini digabung dengan Bank Negara Indonesia menjadi Bank Negara Indonesia Unit II. Keempat Bank tersebut telah turut membentuk riwayat perkembangan perbankan di Indonesia dimana sejarahnya berawal pada lebih dari 140 tahun yang lalu. Kami mewarisi sembilan sistem perbankan dari keempat legacy bank. Bank Mandiri juga berhasil mencetak kemajuan yang signifikan dalam melayani Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan nasabah ritel. Bank Negara Indonesia Unit IV beralih menjadi Bank Bumi Daya.000 menjadi 17. pertama kali dibentuk dengan nama Nederlandsch Indische Escompto Maatschappij di Batavia (Jakarta) pada tahun 1857. Bank Mandiri disupervisi oleh Komisaris yang terdiri dari orang-orang yang menonjol di komunitas keuangan yang ditunjuk oleh pemegang saham termasuk Menteri Negara BUMN. Pada saat ini. Bapindo dibentuk sebagai bank milik negara dan BIN kemudian digabung dengan Bank Bapindo. industri dan pertambangan. dan juga dari waktu ke waktu diperiksa oleh Bank Indonesia dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). menjadi Bank Umum Negara pada tahun 1959. Kini. Pada bulan Juli 1999. Proses panjang pendirian Bank Bumi Daya bermula dari nasionalisasi sebuah perusahaan Belanda De Nationale Handelsbank NV. nasabah kami bergerak di bidang usaha yang sangat beragam khususnya makanan dan minuman. yang diketuai oleh Direktur Utama. Pada bulan Desember 1999. Pada tahun 1949 namanya berubah menjadi Escomptobank NV. Bank Negara Indonesia Unit II dipecah menjadi dua unit. kami mulai melaksanakan program penggantian platform yang berlangsung selama tiga tahun dengan investasi USD 200 juta. berkat kerja keras lebih dari 21. Chartered Bank (sebelumnya adalah bank milik Inggris) juga dinasionalisasi. Selanjutnya diikuti dengan peluncuran single brand di seluruh jaringan melalui iklan dan promosi. Bank Umum Negara digabungkan ke dalam Bank Negara Indonesia dan berganti nama menjadi Bank Negara Indonesia Unit IV. dimana selanjutnya pada tahun 1960 dinasionalisasikan serta berubah nama menjadi Bank Dagang Negara. Pada 31 Desember 2006.’ dimana persetujuan kredit dipisahkan dari kegiatan pemasaran dan business unit kami. Pada tahun 1964. Sejarah Bank Ekspor Impor Indonesia berawal dari perusahaan dagang Belanda N. perbankan syariah serta bancassurance. Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) berawal dari Bank Industri Negara (BIN). Bank Mandiri membentuk Compliance Group. Sebagai bagian dari penerapan good corporate governance. transportasi dan pariwisata. Konsolidasi dan Integrasi Setelah selesainya proses merger. pengawasan dan kepatuhan yang sesuai standar internasional. khususnya perkebunan. kimia dan tekstil. konstruksi. yang akhirnya menjadi Bank Exim. Tingkatan tertinggi dari manajemen eksekutif adalah Direksi. Nederlansche Handels Maatschappij yang didirikan pada tahun 1824 dan mengembangkan kegiatannya di sektor perbankan pada tahun 1870. Persetujuan kredit dan pengawasan dilaksanakan dengan prinsip ‘four eyes. Bank Ekspor Impor Indonesia dan Bank Pembangunan Indonesia. Bank Mandiri kemudian memulai proses konsolidasi. sebuah bank Pemerintah yang membiayai sektor industri dan pertambangan.45%. Kemudian pada tahun 1968. Pada tahun 1970. Bank Mandiri menyediakan solusi keuangan yang menyeluruh bagi perusahaan swasta maupun milik Negara. Pada tahun 1960.

Bank Niaga) Runner up Untuk Sektor Keuangan dengan predikat ‘terpercaya’ dan menjadi salah satu The Best of top 10 GCG Perception Index 2006 The Best Credit Card in Marketing Communications The Best Credit Card in Pricing - Mandiri Visa Card mendapatkan penghargaan sebagai ‘The best loyalty program in 2005’ - Peringkat pertama kepuasaan pelanggan di industri jasa untuk bidang Priority Banking E-Learning Award 2006: The Best E-Learning Provider Kelompok Perusahaan Asiamoney 2005 FX Poll for Indonesia–Corporate - Best for innovative FX products and structured ideas 2005 - Best FX prime booking services for Asian Clients .2 nilai 65.56) . 2 nilai 80. 2 nilai 72.Produk Tabungan Terbaik (no. BCA 2. 2 nilai 63. 2 nilai 66. including back–office Asiamoney 2006 FX Poll for Indonesia–Financial Institutions Best domestic providers of FX services Asiamoney 2006 Corporate Governance Poll for Indonesia - Overall Best Company in Indonesia for Corporate Governance 2006 Best Company in Indonesia - for Disclosure and Transparency 2006 Best Domestic FX Provider as voted by Corporates 2006 - Best for FX Sales - Best FX Prime Broking Services for Asian Clients - Best for Macroeconomics Research Best Local Cash Management Banker as voted by Corporates 2006 - Best overall domestic cash management for small business - Best overall domestic cash management for large business - Best overall cross border cash management for medium business - Most innovative cash management solutions for small business Posisi 3 untuk kategori Merchant Outlets versi Member Ranking and Card & Merchant Statistical Report The Outstanding Achiever–Larger Issuer Award 2005 The Best Cash Management System 2006  penghargaan .penghargaan majalah/institusi penghargaan Survey Consumer Banking Excellent– Bank Mandiri sebagai Bank Masa Depan Posisi Bank Mandiri sbb: .Best for currency strategy - Best post-trade services.74) .Mesin ATM Terbaik (no.Kartu Debet Terbaik (no. 2 nilai 85.40) . Bank Mandiri 3.40) .Installment Saving Terbaik (no.42 posisi 1.24) - Pemenang Overall (no.76) .Mobile Bank Terbaik (no. 2 nilai 85.Kartu ATM Terbaik (no.16) .Internet Banking Terbaik (no.Layanan Perbankan Terbaik (no.92) . 2 nilai 74. 2 nilai 42.

penghargaan  . Pemerintah Republik Indonesia melakukan divestasi sebesar 20% atas kepemilikan saham di Bank Mandiri melalui penawaran umum perdana (IPO). Pemerintah Republik Indonesia melakukan divestasi lanjutan atas 10% kepemilikan di Bank Mandiri. Pada bulan Agustus.  Baki debit (outstanding) terbesar yang diberikan kepada BPR 4.  Penyebaran wilayah atau propinsi terbanyak Linkage Program Award Call Center Award 2006 Service Quality Award 2007 Kategori Banking Services: Regular Banking and Priority Banking for Domestic Banking The Best Online Banking tahun 2005 dari untuk layanan Internet Banking Indonesia Best Website 2006 untuk kategori Internet Banking The Best Investor Relations in Banking Sector ISO 9001:2000 Badan Sertifikasi Lloyd’s Register Indonesia The Best Performance Bank tahun 2005 untuk kategori layanan mobile/SMS Banking dengan jumlah user terbanyak dan fitur terlengkap Award of Achievement in Highest Increase in Number of Activated Locations Posisi ATM Bank Mandiri berada di peringkat kedua ICSA (Indonesia Customer Satisfaction Award). Bank Mandiri menyelesaikan implementasi eMAS (Enterprise Mandiri Advance System). Pemerintah menambah penyertaan modal kepada Bank Mandiri melalui penerbitan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah sebesar Rp178 triliun.Call Center Banking . Hal ini merupakan landasan bagi tahap transformasi berikutnya menjadi Regional Champion Bank. 2003 Pada tanggal 14 Juli 2003. yang merupakan sistem core banking baru. Limit kredit (plafon) terbesar yang diberikan kepada BPR 3. Pada tahun 1999. berjangka waktu 5 tahun yang dicatatkan di Bursa Efek Singapura. Bank Mandiri menerbitkan Medium Term Notes (MTN) sebesar USD 300 juta. Selanjutnya Bank Bumi Daya. Banking Service Excellence Award 2006– Best Overall Performance Indonesian Bank Loyalty Champion Kategori Credit Card Bank BUMN dengan strategi suku bunga yang inovatif dan kompetitif . Bank Ekspor Impor Indonesia dan Bank Pembangunan Indonesia secara legal bergabung ke Bank Mandiri pada tanggal 31 Juli 1999. Bank Dagang Negara. berdasarkan survei yang dilakukan pada tahun 2005. dengan nilai indeks kepuasan nasabah 4.Learning Center ISO 9001: 2000 Untuk Bidang Compliance dan Treasury Operation Department–Central Operations Group milestone 1999 Bank Mandiri didirikan pada tanggal 2 Oktober 1998. 2004 Pada tanggal 11 Maret 2004.045. Pada bulan April. J umlah linkage (kemitraan) terbesar dengan BPR 2.Kriya Pranala Award sebagai bank umum dengan total aset diatas Rp 100 triliyun untuk kategori 1.

9% 2.807 75.935 263.037 20.668 226.4% 31.156 214.8% 1.8% 139.926 2.3% 44.3% 1.7% 55.4% 1.811 3.6% 1.838 223.9% 40.525 5.5% 19.047 13.6% 8.3% 16.811 229.1% 1.169 23.3% 0.170 218.586 9.417 (9.444 6.445 (1.6% 42.849 26.8% 53.6% 25.070 (1.291 25.395 248.626 1.214 94.3% Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) [8]  ikhtisar keuangan .586 8.4% 7.ikthisar keuangan 2002 Rp miliar Diaudit LABA RUGI Pendapatan Bunga Bersih Pendapatan Selain Bunga [1] 2003 Rp miliar Diaudit 2004 Rp miliar Diaudit 2005 Rp miliar Diaudit 2006 Rp miliar Diaudit 2006 USD juta 6.5% 15.671 (14.435 249.004 117.156 225.057) 1.3% 5.2% 7.633 10.702 229.708 241.032 4.714 27.421 1.436 13.4% 2.007 3.218 24.269 3.149 304 1.436 230.1% 42.100) 178.7% 18.6% 25.6% 190.147 229.3% 26.0% 51.955 2.6% 128.5% 2.4% 35.176 26.957 14.433 65.453 696 404 (14) 314 269 Pendapatan Operasional [2] Beban Overhead [3] Beban Penyisihan/(Pembalikan) Penghapusan Aktiva Produktif dan Komitmen & Kontinjensi Beban Penyisihan/(Pembalikan) Penghapusan Lainnya Laba (Rugi) Sebelum Taksiran Pajak Penghasilan dan Hak Minoritas Laba (Rugi) Bersih NERACA Jumlah Aktiva Aktiva Produktif—Bruto Aktiva Produktif—Neto Kredit yang diberikan Penyisihan Penghapusan Kredit Jumlah Dana Pihak Ketiga Jumlah Kewajiban Jumlah Ekuitas RASIO-RASIO KEUANGAN Imbal Hasil Rata-rata Aktiva (ROA)—Sebelum Pajak [5] Imbal Hasil Rata-rata Ekuitas (ROE)—Setelah Pajak [6] Marjin Pendapatan Bunga Bersih Rasio Pendapatan Selain Bunga terhadap Pendapatan Operasional Rasio Beban Overhead terhadap Pendapatan Operasional [7] Rasio Beban Overhead terhadap Jumlah Aktiva Rasio Kredit Bermasalah (Non Performing Loan/NPL)—Bruto Rasio Kredit Bermasalah (Non Performing Loan/NPL)—Neto Penyisihan Penghapusan Kredit terhadap Kredit Bermasalah (Non Performing Loan/NPL) Rasio Kredit terhadap Dana Pihak Ketiga–Non Bank Rasio Kecukupan Modal Inti (Tier 1 Capital Ratio) [8] [4] 250.7% 3.8% 4.831 2.6% 3.215 267.5% 4.8% 57.114 235.788 2.534 4.289 240.753 3.2% 2.4% 25.4% 30.634 (129) 2.2% 2.2% 15.403 (8.693 (11.1% 10.824) 206.0% 4.9% 34.2% 19.489 11.7% 1.7% 18.078 6.6% 2.345 2.226 231 5.915 538 (321) 7.256 8.581 5.341 29.862 3.389) 205.495 3.9% 48.3% 45.391 333 (309) 7.383 244.733 13.943 (9.059 106.4% 27.598) 22.636) 175.1% 22.233 603 10.9% 74.395 237.517 245.1% 21.267 4.0% 23.071) 184.8% 23.746 11.7% 20.2% 23.

[8] Perhitungan rasio kecukupan modal inti (Tier I Capital Ratio) dan rasio kecukupan modal (CAR) berdasarkan angka bank saja. periode empat bulan yang berakhir pada tanggal 30 April 2003 (setelah kuasi reorganisasi) dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2002 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono. anggota Ernst & Young Global (31 Desember 2006) dan Prasetio. Sarwoko & Sandjaja. 2004 dan 2005 telah direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian informasi keuangan tahun 2006. 2003.397 21. dan 2002 diatas.559 924 909 730 687 789 ikhtisar keuangan  .735 2. [6] Laba bersih dibagi rata-rata saldo triwulanan jumlah ekuitas pada tahun yang bersangkutan.000 6. oleh sebab itu bukan merupakan penyajian yang lengkap.025 9.285 JUMLAH ATM-LINK NILAI TUKAR Rp /usd (per 31 desember) 02 03 04 05 06 Periode 02 03 04 05 06 Periode 2-560 05 2.003 4.693 jumlah pegawai 02 03 04 05 JUMLAH KANTOR CABANG DALAM NEGERI 2.catatan [1] Termasuk keuntungan dari kenaikan nilai dan penjualan surat-surat berharga dan Obligasi Pemerintah. beberapa informasi keuangan untuk tahun 2002.800 JUMLAH ATM 06 Periode 18. 21. 31 Desember 2005.830 8. Terdapat reklasifikasi sebesar Rp 201 miliar di tahun 2005 dari pendapatan selain bunga ke pendapatan bunga.425 9.950 8.470 04 02 03 04 05 06 Periode 06 Periode 02 03 4. [7] Beban overhead dibagi Pendapatan Operasional tidak termasuk keuntungan dari kenaikan nilai dan penjualan surat-surat berharga dan Obligasi Pemerintah.716 5. Sarwoko & Sandjaja.022 1. 2005. diambil dan/atau dihitung dari laporan keuangan konsolidasian PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Untuk tujuan perbandingan. [4] Termasuk pendapatan yang ditangguhkan atas kredit yang dibeli dari BPPN.265 6. [9] Ikhtisar keuangan tahun 2006. [3] Beban umum dan administrasi + Beban gaji & tunjangan pegawai. dan Anak-anak Perusahaan per tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2006. 2003. 31 Desember 2004.537 9. [5] Laba sebelum taksiran pajak penghasilan dan hak minoritas dibagi dengan rata-rata saldo triwulanan jumlah aktiva pada tahun yang bersangkutan. anggota Ernst & Young Global. [2] Pendapatan bunga bersih + Pendapatan selain bunga.192 17. 2004. periode delapan bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2003.062 19.

edwin gerungan • Komisaris Utama dan Komisaris Independen  sambutan komisaris utama .sambutan komisaris utama Kami tetap berkomitmen untuk senantiasa mengarahkan Bank memberikan shareholder value yang tumbuh berkesinambungan dengan berlandaskan penerapan prinsip-prinsip good corporate governance serta berusaha merefleksikan etika dan budaya tata kelola yang baik dalam setiap struktur dan kebijakan yang kami ambil.

risiko pasar dan risiko operasional secara periodik serta memantau efektivitas pengawasan internal untuk menekan fraud. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder Bank Mandiri atas dukungan. Dewan Komisaris melaksanakan peran utamanya dalam penyusunan tim manajemen yang kompeten dan cakap melalui Komite Nominasi dan Remunerasi. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. bersamaan dengan membaiknya kualitas aktiva produktif dan meningkatnya kualitas pelayanan kami kepada nasabah. dimana tiga diantaranya bergabung setelah menempuh perjalanan karir panjang di berbagai institusi keuangan lainnya. Kami saat ini telah berada di jalan yang tepat untuk mewujudkan aspirasi kami untuk menjadi pelaku utama (leading driver) dari konsolidasi industri perbankan Indonesia yang pada akhirnya menjadi Regional Champion Bank. Kami berusaha untuk merefleksikan etika dan budaya tata kelola yang baik dalam setiap struktur dan kebijakan yang kami ambil. Bila di tahun 2005 kami berkonsentrasi untuk menjabarkan kebijakan yang berlandaskan Piagam GCG kami. Survei yang dilaksanakan oleh majalah Asiamoney di tahun 2006 menobatkan Bank Mandiri selaku The Overall Best Company in Indonesia for Corporate Governance dan juga The Best Company in Indonesia for Disclosure & Transparency 2006. tanggung jawab kami selaku Dewan Komisaris semakin berpusat pada pengawasan kebijakan dan penatalayanan. Kami tetap berkomitmen untuk senantiasa mengarahkan Bank dalam memberikan shareholder value yang tumbuh berkesinambungan dengan berlandaskan penerapan prinsip-prinsip good corporate governance. kami dengan gembira menyambut lima anggota Direksi baru. memperbaiki tata kelola dan menempatkan Bank Mandiri dalam jalur yang kokoh untuk meraih profitabilitas dan pertumbuhan yang berkesinambungan setelah masa-masa transisional yang sulit selama 2005. Kami diberi amanat untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip good corporate governance diterapkan secara komprehensif. di tahun 2006 ini kami fokus pada efektivitas penerapan GCG. visi Dewan Komisaris adalah: Menjalankan langkah-langkah proaktif dalam melaksanakan fungsi-fungsi dan peran kami di dalam pengawasan kebijakan Bank. arahan dan visi Dewan Direksi serta jajaran manajemen senior memberi keyakinan kepada kami bahwa Bank Mandiri akan mewujudkan visi transformasi tersebut. baik untuk kepentingan karyawan maupun Bank Mandiri itu sendiri. Audit dan Nominasi dan Remunerasi. Pengawasan kami terhadap strategi Bank dimulai sejak penyusunan rencana bisnis dan aliansi strategisnya. kami melaksanakan fungsi pengawasan kebijakan dan penatalaksanaan untuk memastikan bahwa Bank dikelola sesuai dengan peraturan yang berlaku dan manajemen telah merumuskan. Edwin Gerungan Komisaris Utama dan Komisaris Independen sambutan komisaris utama  . jaringan distribusi yang luas berskala nasional dan kecakapan manajemen yang luar biasa. Seperti telah kami kemukakan pada Laporan Tahunan tahun lalu. Dalam peranan ini. Kemajuan dalam transformasi itu tetap mengharuskan kami melakukan perbaikan di antaranya mengenai tata kelola perusahaan (corporate governance). pengawasan strategi dan manajemen risiko serta penguatan manajemen untuk menciptakan dan mendorong budaya berorientasi kinerja. sampai dengan pelaksanaan program-program untuk mencapai efisiensi operasional. dan melaksanakan review atas seluruh calon yang direkomendasikan kepada pemegang saham berdasarkan kebutuhan organisasi dan keahlian masing-masing kandidat direksi. Komitmen kami terhadap prinsip-prinsip GCG dan kemajuan dalam implementasinya telah mengundang penghargaan dari masyarakat internasional. Bank Mandiri berhasil mencatat kemajuan dalam perjalanan transformasinya yang dimulai pertengahan 2005. Laporan dari masing-masing komite tersebut beserta perananannya dalam kerangka tata kelola kami bisa kita ikuti di bagian lain dari Laporan Tahunan ini. mensosialisasikan dan melaksanakan standard operating procedures yang memadai untuk memastikan kepatuhan Bank Mandiri secara keseluruhan serta telah menetapkan dan membentuk prinsip-prinsip good corporate governance. Dengan adanya komite tersebut serta melalui komunikasi secara teratur dengan Dewan Direksi. Kami juga berupaya untuk memastikan bahwa manajemen risiko Bank Mandiri diterapkan dengan efektif dan efisien dengan mengkaji risiko kredit. Pada tahun 2006. Usaha-usaha kami mewujudkan good corporate governance telah memberikan imbal hasil (return) yang sangat baik bagi para Pemegang Saham. Dengan fokus arahan pada konsolidasi dan pertumbuhan jangka panjang. Pengawasan tersebut berlanjut dengan pemantauan kinerja manajemen dalam melaksanakan rencana-rencana bisnis tersebut. Kami melaksanakan amanat tersebut dengan bantuan empat Komite yang bertanggung jawab atas Corporate Governance. Kebijakan Risiko. manajemen risiko dan kualitas aktiva kami. Di tahun 2006. kami membukukan peningkatan laba bersih sebesar 301%. Kami sangat antusias untuk bekerja sama dengan Dewan Direksi. Walaupun transformasi Bank Mandiri masih dalam tahapan awal. Kami bertanggung jawab atas seleksi kandidat direksi. saya ingin menyampaikan penghargaan atas hasil luar biasa yang telah dicapai seluruh karyawan Bank Mandiri dalam meningkatkan mutu pelayanan. Pemegang Saham serta Masyarakat. infrastruktur yang menakjubkan. yang diangkat pada tahun 2006. manajemen senior dan seluruh karyawan pada bulan-bulan dan tahun-tahun mendatang dalam rangka mengeksplorasi potensi-potensi para nasabah yang loyal. nasehat dan kesabarannya.Kepada para Stakeholder. manajemen risiko dijalankan secara efektif dan efisien serta pengembangan manajemen dan sistem sumber daya manusia yang menunjang terciptanya lingkungan kerja yang kondusif dalam pengembangan profesionalisme. Atas nama Dewan Komisaris.

Dari tahun 1990 sampai tahun 1996. Tahun 2000 sampai tahun 2001.A. beliau menjabat Komisaris Utama PT Surabaya Artha Selaras Sekuritas di Surabaya. Tahun 2001. Puncak karir beliau selama 25 tahun di Citibank pada saat menduduki posisi jabatan Head of Treasury and Financial Markets. beliau menjabat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR-RI). beliau kembali berkarir di dunia perbankan dan bergabung dengan Bank Mandiri menduduki posisi Executive Vice President— Treasury & International. 2 Muchayat Wakil Komisaris Utama 3 Soedarjono Komisaris 4 Richard Claproth Komisaris 5 Gunarni Soeworo Komisaris Independen 6 Pradjoto Komisaris Independen 7 Yap Tjay Soen Komisaris Independen 10 dewan komisaris . Bergabung dengan Atlantic Richfield tahun 1997. dan pada bulan Mei 2005. Perancis tahun 1984. Pada bulan Mei 2005. beliau terpilih sebagai Wakil Ketua KPKPN selama tiga tahun. beliau ditunjuk menjadi Komisaris Bank Mandiri. memperoleh gelar Master tahun 1983. perbankan. Tahun 1998 sampai tahun 1999. dan Certificate Industrial Management dari Institut National Polytechnique de Lorraine (INPL) di Nancy. Beliau juga menjabat sebagai Komisaris Bank Danamon pada kurun waktu September 2003 sampai dengan Mei 2005. Surabaya tahun 1978. Surabaya tahun 1979. Beliau memulai karir sebagai Pengajar (Dosen) di Fakultas Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Tahun 2002. Tahun 1982. sebagai Senior Advisor. beliau diberi kepercayaan sebagai Kepala BPPN yang melaksanakan restrukturisasi perusahaan. Tahun 1996. Jabatan profesional lainnya meliputi Wakil Ketua KADIN tahun 2004 dan Ketua Ikatan Konsultan nasional Indonesia dari tahun 1997 sampai dengan tahun 2002. Tahun 1999. pada bulan Agustus 1972.dewan komisaris 1 Edwin Gerungan Komisaris Utama dan Komisaris Independen Edwin Gerungan Komisaris Utama dan Komisaris Independen Menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar sarjana dari Principia College. Muchayat Wakil Komisaris Utama Menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Kimia dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember. kemudian menjadi Koordinator Pencatatan Efek (Listing Committee) Bursa Efek Surabaya (BES). Illinois pada bulan Juni 1972 dan bergabung dengan Citibank N. Beliau menduduki posisi sebagai Komisaris Utama Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 tahun 2003. beliau ditunjuk sebagai Wakil Ketua Jurusan Fakultas Teknik Kimia sampai dengan tahun 1984. program penjaminan serta penjualan aset yang berkaitan dengan program penyehatan sektor perbankan pada saat itu. beliau ditunjuk menjadi Komisaris Utama Bank Mandiri. beliau ditunjuk menjadi Komisaris Bank Central Asia. beliau menduduki posisi Komisaris PT IEF Consultan.

4 2 3 7 5 6 1 dewan komisaris 11 .

dan pada bulan Mei 2005 ditunjuk sebagai Komisaris Independen Bank Mandiri. 12 dewan komisaris . Credit Department Head. Tahun 1999 sampai tahun 2005. Tahun 1972. ia menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN dari tahun 2004 sampai tahun 2005 dan menjabat Anggota Tim Ekonomi Lemhanas. dan Anggota Bankers Club Indonesia. Post graduate Fellowship di John Kennedy School of Government. Richard Claproth Komisaris Memperoleh gelar Sarjana Teknik Geologi dari Institut Teknologi Bandung tahun 1981. Pada tahun 1993. Pada tahun 2005 ditetapkan sebagai Komisaris di Bank Mandiri. Satya Lencana Wira Karya pada tahun 1996 dan Bintang Jasa Pratama pada tahun 1998. beliau menjabat sebagai Komisaris Bank Mandiri serta juga menjabat sebagai Ketua Komite Audit. Beliau juga pernah memegang posisi penting di berbagai organisasi profesi lainnya termasuk sebagai Ketua Ikatan Akuntan Indonesia dari tahun 1994 sampai dengan tahun 1998. dan dipromosikan sebagai Kepala Humas Departemen Pertambangan dan Energi pada tahun 1991. Post Graduate di bidang Geothermal Science dari International Institute of Geothermal Research tahun 1982 dan gelar Doktor di bidang Earth Science dari Universitas Wollongong. Australia tahun 1988. diangkat menjadi Asisten Menteri Koordinator Bidang Ekuin dan kemudian menjadi Deputi Menteri Koordinator Bidang Ekuin untuk berbagai bidang tanggung jawab dari tahun 1999 sampai dengan tahun 2001. Jakarta sebagai Senior Vice President and Group Head. New York tahun 1976 sebagai Risk Assets Reviewer. Tahun 1987. Bergabung dengan Citibank NA. dan dimutasikan ke Kantor Pusat Citibank NA. dan ditunjuk sebagai Direktur Utama sejak tahun 1994 selama jangka waktu 5 tahun. Tahun 1998 sampai 2003. Jakarta tahun 1970 sebagai Pro-Manager. Harvard University. Memulai karir sebagai Kepala Seksi di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral tahun 1989. juga menjabat Ketua Tim Pengawas Bank International Indonesia dari tahun 2002 sampai tahun 2003. Brandeis University. ditunjuk sebagai Kepala BPKP dan menjabat selama 6 tahun. Sejak tahun 2004. Beliau menjabat Komisaris Utama Bank Danamon dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2002. Bandung tahun 1968 dan bergabung dengan PT Unilever di bidang penjualan pada tahun yang sama. Tahun 1999 sampai tahun 2004. dan pada tahun 1979 menjadi Kepala Sub Direktorat Perencanaan dan Analisa di Direktorat Jenderal Pengawasan Keuangan Negara (DJPKN). Terpilih sebagai Ketua Perbanas sejak tahun 1999 sampai tahun 2003 dan memimpin bidang perbankan Kamar Dagang dan Industri. dan menjadi Deputi Kepala BPKP pada tahun 1991. beliau menjabat Komisaris Utama PT Danareksa (Persero) dan ditunjuk kembali menjadi Komisaris Bank Mandiri pada bulan Mei 2005. Tahun 1998. Beliau juga Kepala Bapeksta untuk Fasilitas Ekspor di Departemen Keuangan dari tahun 1991 sampai dengan tahun 1993. Gunarni Soeworo Komisaris Independen Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjadjaran. Beliau kembali ke Jakarta tahun 1978 menduduki posisi Vice President and Division Head of Corporate Banking Group. Dipromosikan sebagai Direktur Bank Niaga membawahi Marketing and Credit Directorate pada tahun 1989. beliau menjadi Kepala Kantor Akuntan Negara Jember. Saat ini. Beliau juga terpilih sebagai Wakil Ketua IRPA (Indonesian Risk Professional Association). Beliau merupakan anggota Dewan Ekonomi Nasional dan sebelumnya juga merupakan anggota Komite Pengawas BPPN. beliau bergabung dengan Bank Niaga.dewan komisaris Soedarjono Komisaris Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi dari Universitas Indonesia tahun 1965 dan memulai karir sebagai Akuntan di kantor Akuntan Negara Yogyakarta tahun 1966. Ditunjuk menjadi Kepala Biro Sistem Informasi Energi & Pertambangan di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada tahun 1993 dimana ia berkarir selama 5 tahun. Marketing & Credit. Beberapa kali menerima penghargaan dari Pemerintah Indonesia termasuk diantaranya Satya Lencana Karya Satya 10 Tahun pada tahun 1993. beliau juga menjabat Penasehat dan Dewan Kehormatan Institut Bankir Indonesia. Beliau tetap berkarir di DJPKN setelah berganti nama menjadi Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). beliau menjabat Wakil Ketua Komite Nasional Good Corporate Governance. Sekembalinya dari Amerika Serikat sebagai visiting Professor untuk Program Post Graduate Ekonomi di Graduate School of International Economics. beliau ditunjuk sebagai Wakil Komisaris Utama di Bank Niaga. USA pada tahun 1992.

menjadi anggota Tim Independen Divestasi Bank Danamon dan Bank Permata serta anggota Tim Panel Arsitektur Perbankan Indonesia (API). Kanada tahun 1976 dan memperoleh gelar MBA Finance. cash & tellers. leasing operations. Sejak Mei 2005 bergabung dengan Bank Mandiri sebagai Komisaris Independen. menjadi anggota Tim Gabungan Tindak Pidana Korupsi (TGTPK). Kembali berkarir di Citibank Corporate Banking tahun 1985 untuk menyelesaikan non-performing loans dan membangun Transactional Product Business Unit tahun 1986. beliau ditugaskan untuk membangun local joint venture. Pada tahun 2005 ditunjuk sebagai Penasehat Dewan Gubernur BI. membawahkan bidang Operations. Pada tahun 2005. Di tahun 2002. membawahkan bidang loans & deposits. mendirikan Kantor Konsultan Hukum Pradjoto & Associates. menjadi tenaga pengajar pada Program Magister Manajemen Universitas Atmajaya. Yap Tjay Soen Komisaris Independen Memperoleh gelar BSc Mechanical Engineering dari McGill University di Montreal. Tahun 2003 dan 2004. dan tahun 1993 ditunjuk sebagai CEO untuk Auto 2000 Group sampai dengan tahun 1998. trade.Pradjoto Komisaris Independen Menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia tahun 1981 dan berkarir di PT Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) selama dua belas tahun. juga dari McGill University pada tahun 1980. remittances and counter services. Jogjakarta. membawahkan bidang Finance. Citicorp Leasing Indonesia. Memulai karir sebagai Loan & Foreign Exchange Department Head di Citibank NA. Tahun 1994. Beliau mencapai puncak karir di Citibank pada tahun 1988 sebagai Vice President and Production Head in Operations. Tahun 1982. beliau bergabung sebagai anggota Himpunan Konsultan Pasar Modal dan terpilih sebagai anggota Tim Panel IMF masalah Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Pada bulan Mei 2005. dan menjadi Tim Perumus Perubahan UU Kepailitan dan juga adalah anggota Komisi Ombudsman Nasional dan Komite Ombudsman BPPN. Dari tahun 1999 sampai dengan tahun 2001. beliau ditunjuk menjadi Presiden Direktur PT Tuban Petrochemical Industries dan pada tahun yang sama ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Aneka Tambang. Tahun 2000. Pada tahun 2002. kemudian melanjutkan pendidikan Master di Faculty of Economy Kyoto University tahun 1986–1988. Tahun 2001. accounting & electronic data processing dan menjabat sebagai Executive Coordinator untuk Sumber Daya Manusia. Accounting & Investor Relations. Beliau ditunjuk sebagai Komisaris Independen Bank BNI 46 tahun 2003 sampai dengan Mei 2005. Bergabung dengan Astra Group tahun 1989 dan ditunjuk sebagai Direktur PT Toyota Astra Motor membawahkan bidang finance. ditunjuk sebagai tenaga ahli Kejaksaan Agung RI dan sekaligus anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Treasury and Financial Controls. Tahun 1992. Indonesia tahun 1981 setelah bergabung dengan Citibank sebagai Executive Trainee tahun 1980. Ketua Ombudsman BPPN dan anggota Oversight Committee BPPN. terpilih menjadi anggota Komisi Hukum Nasional Republik Indonesia. beliau menjadi Presiden Direktur PT Astra Sedaya Finance. Bergabung dengan Asia Food & Properties (Singapore) sebagai Chief Operating Officer tahun 1998 dan berkarir di Bank International Indonesia sebagai Deputy President Director tahun 1999. dewan komisaris 13 . ditetapkan menjadi Komisaris Independen di Bank Mandiri. transit clearing.

AGUS MARTOWARDOJO • Direktur Utama 14 sambutan direktur utama . dan merupakan sesuatu yang membedakan Bank Mandiri dari pesaingnya. cross-selling. dan implementasi client service teams. memberikan potensi pertumbuhan bisnis di masa mendatang.sambutan direktur utama Kami memiliki peluang untuk meningkatkan bisnis melalui aliansi strategis. Strategi sinergi ini.

2. 2. serta program kerja yang telah kami susun untuk tahun mendatang. Dengan berbahagia. Kedua adalah tahap ‘Building momentum’ dimana diharapkan kami dapat tumbuh signifikan di semua segmen. 3. Program Transformasi 5 tahun tersebut akan dijalankan sesuai empat tema berikut ini: 1. Sebagai bank milik pemerintah yang umumnya dipersepsikan relatif lebih aman. termasuk didalamnya untuk mempercepat konsolidasi perbankan melalui Peraturan Bank Indonesia: 1. tercermin dari penurunan tingkat bunga yang cukup siginifikan. No. pada bulan Oktober 2006 Bank Indonesia mengeluarkan Paket Kebijakan yang terdiri dari 14 (empat belas) Peraturan Bank Indonesia. tercermin dalam Margin Bunga Bersih (Net Interest Margin atau NIM) meningkat dari 5. Micro & Retail dan Consumer Finance dengan menetapkan strategi yang sesuai di masing-masing segmen dengan terus meningkatkan sinergi yang dihasilkan antar Business Unit yang mengelola berbagai segmen.8/16/PBI/2006 tentang kepemilikan tunggal pada perbankan Indonesia. Menurunnya suku bunga terutama di semester kedua 2006. Melihat keseriusan Bank Indonesia dalam mendorong terciptanya konsolidasi di sektor perbankan. berkurangnya jumlah simpanan yang dijamin akan memberi peluang bagi Bank Mandiri untuk bisa terus sambutan direktur utama 15 .’ strategi 5 tahun untuk menjadi Dominant Multi-Specialist Bank di Indonesia tersebut lebih lanjut kami terjemahkan dalam beberapa ukuran dan milestone yang diharapkan akan dicapai pada 2010: 1.  Membangun organisasi dengan budaya berbasis kinerja.80% tahun 2006.8/17/PBI/2006 tentang insentif dalam rangka konsolidasi perbankan 3. Didorong pertumbuhan kredit yang kuat pada kuartal terakhir.8/14/PBI/2006 tentang pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum.  Memperbaiki kualitas pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan segmen yang dilayani. Kondisi dan Regulasi Perbankan Nasional Kondisi sektor perbankan Nasional di tahun 2006 mengalami perkembangan yang positif. kami memberikan komitmen untuk berupaya agar Bank Mandiri dapat menjadi Dominant Multi-Specialist Bank di tahun 2010. Sementara itu. Dari dari 14 peraturan tersebut terdapat 11 peraturan yang dimaksudkan untuk meningkatkan peranan intermediasi perbankan. Laporan tahunan 2006 telah menunjukkan indikasi bahwa Bank Mandiri kembali back-on-track untuk menuju kinerja yang telah ditargetkan sesuai dengan rencana transformasi 5 tahun. tabungan atau bentuk lain yang dipersamakan dan tercatat di bank tanpa membedakan kepemilikan. No.  Mengembangkan aliansi strategis internal maupun eksternal.421 triliun menunjukkan bahwa program transformasi yang mulai kami jalankan di tahun 2006 telah mulai menunjukkan hasil. 2. Commercial. sistem dan proses untuk mencapai sasaran dalam rencana jangka menengah ini. Bank Mandiri tentunya perlu mempersiapkan diri untuk dapat berpartisipasi secara aktif dalam proses tersebut.3% selama setahun.8/4/PBI/2006 sebagaimana diubah dengan No. nampaknya kita perlu optimis akan apa yang akan dapat kami capai di tahun 2007.  Memperkuat Manajemen Risiko dan Operasi dan peningkatan kualitas aktiva produktif. 4.63% menjadi 5. Kami berharap bahwa kondisi dan kinerja keuangan yang kelak menjadi lebih baik di tahun 2006 membangun momentum yang lebih baik dan mempercepat pertumbuhan peningkatan keuntungan dan tranformasi pada tahun 2007.24 tentang Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di tahun 2004.Pemegang saham yang terhormat. ‘Menjadi Bank Terpercaya Pilihan Anda. dan ketiga adalah ‘Shaping the end game’ – dimana kami mengantisipasi Bank memiliki peranan aktif dalam proses konsolidasi Sektor Perbankan Indonesia. Pengurangan jumlah yang dijamin di tahap akhir ini akan efektif mulai berlaku pada tanggal 22 Maret 2007. Sejalan dengan dengan visi kami. sertifikat deposito. Tumbuh menjadi Dominant Multi-Specialist Bank dengan menguasai pangsa pasar pendapatan (market share revenue) sebesar 20%–30% di segmen bisnis Corporate. Begitu juga kinerja perbankan yang menunjukkan peningkatan laba dan penguatan balance sheet. Perkembangan di tahun 2006 dengan peningkatan laba setelah pajak sebesar lebih dari 301% menjadi Rp 2.  Mempersiapkan diri menjadi Regional Champion Bank. kredit perbankan dapat tumbuh 14. kami menyampaikan hasil kerja keras dan kinerja yang diperoleh pada tahun 2006 yang baru saja berlalu. Undang-undang ini mengamanatkan bahwa jumlah maksimum yang dijamin akan secara bertahap dikurangi menjadi sebesar Rp 100 juta untuk setiap nasabah pada satu bank. Dalam rangka untuk lebih meningkatkan fungsi intermediasi perbankan. Bank Indonesia juga mengeluarkan beberapa kebijakan untuk membangun sektor perbankan sesuai dengan Arsitektur Perbankan Indonesia yang dimaksudkan untuk menciptakan industri perbankan yang lebih sehat dan kuat. Upaya Transformasi Bank Mandiri ini dibagi dalam 3 tahap yaitu: tahap pertama ‘Back-on track’ – dimana fokus kami adalah untuk membenahi dan membangun dasar-dasar pertumbuhan di masa datang. Peraturan lainnya yang mempengaruhi persaingan di sektor perbankan adalah pengurangan program penjaminan simpanan yang dilakukan secara bertahap semenjak diberlakukannya Undang-undang RI No. Kami juga menyambut baik rencana Bank Indonesia untuk mengkaji berbagai kebijaksanaan terkait dengan klasifikasi kolektibilitas aktiva produktif seperti yang telah disampaikan sebelumnya. Tahun 2006 adalah tahun pertama dalam rencana transformasi ini dan kami telah berupaya untuk meletakkan pondasi yang kuat melalui pengembangan organisasi. Bank Mandiri tentunya berpeluang untuk menjadi pendorong utama (leading driver) dari konsolidasi industri perbankan Indonesia. Sebagai bank terbesar dengan modal yang kuat serta pengalaman merger sebelumnya. serta indikator makro ekonomi lainnya yang terus membaik telah membangkitkan harapan bahwa sektor perbankan dapat meningkatkan peranan aktif fungsi intermediasinya. No. Apabila kita menengok kembali perkembangan perekonomian Indonesia dan sektor perbankan sepanjang tahun 2006 serta beberapa pencapaian kami di tahun yang lalu. dimana maksimum penjaminan sebesar Rp 100 juta berlaku untuk giro. Dalam rencana transformasi 5 tahun yang kami susun di tahun 2005 yang lalu. deposito. yaitu bank milik publik yang terkemuka di kawasan Asia Tenggara dengan nilai kapitalisasi pasar yang mencapai setidaknya USD 10 miliar.

berlandaskan pada prinsip kehati-hatian dan manajemen resiko yang ditujukan untuk meningkatkan kinerja menuju Arsitektur Perbankan Indonesia (API). kondisi perbankan di tahun 2006 menunjukkan pertumbuhan seperti tercermin pada pertumbuhan total aset perbankan yang meningkat menjadi Rp 1.64%.693. Dari sisi intermediasi. dari sisi eksternal.00% di akhir tahun. namun secara keseluruhan kondisi perekonomian di sepanjang tahun 2006 menunjukkan tren ke arah perbaikan dengan ekspektasi pertumbuhan ekonomi di 2007 lebih dari 6%. Semakin meningkatnya porsi ekspor non-migas disertai perkembangan tingginya harga komoditas dan energi di dunia menjadikan surplus neraca perdagangan dan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan dengan rekor nilai ekspor mencapai USD 100 miliar. Salah satu dampaknya.55% di tahun 2005. Tahun 2007 merupakan tahun yang penting bagi perbankan dengan adanya beberapa kebijakan perbankan. terdapat kemungkinan meningkatnya tekanan inflasi di tahun 2007 sebagai akibat dari kenaikan biayabiaya dan meningkatnya permintaan domestik. Inflasi yang terus menurun memberi ruang bagi otoritas moneter untuk menurunkan suku bunganya secara bertahap.85 triliun meningkat cukup pesat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1. kebijakan pemerintah yang baik termasuk kebijakan moneter dan fiskal mampu mendorong turunnya inflasi hingga sebesar 6. Tren pertumbuhan ekonomi juga dipacu oleh masih tingginya pengeluaran pemerintah dan membaiknya kinerja ekspor.5%. Beberapa faktor yang menjadi pendorong peningkatan kegiatan ekonomi tersebut antara lain adalah kenaikan konsumsi rumah tangga yang didorong oleh membaiknya daya beli masyarakat seiring dengan inflasi yang terjaga dan masih adanya ruang bagi suku bunga untuk turun lagi di tahun 2007. yaitu harga minyak dunia yang tinggi. Bank Indonesia telah mengeluarkan serangkaian kebijakan untuk menciptakan sistem perbankan yang kuat dan efisien. kebijakan moneter di beberapa negera masih menunjukkan siklus kebijakan moneter yang ketat dengan pertimbangan adanya ketidakpastian dari fluktuasi harga minyak dunia dan meningkatnya ketidakseimbangan global.469.56%. Pertama.56%. Di tahun 2007 kebijakan moneter diperkirakan akan dijalankan secara lebih hati-hati dikarenakan menghadapi beberapa faktor yang perlu diwasapadai. Dari sisi internal. Kondisi tersebut memaksa Pemerintah merekstukturisasi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) Domestik di pertengahan tahun 2005 yang kemudian diikuti oleh kenaikan inflasi headline pada level 2 digit di bulan Oktober 2005. Suku bunga yang sebelumnya naik sampai dengan level 12. Secara umum.07% di akhir tahun 2006.27%.26 miliar di akhir tahun 2006. kebijakan penjaminan pembayaran kewajiban bank (blanket guarantee) 16 sambutan direktur utama . Kinerja bank umum menunjukkan perbaikan secara keseluruhan.perkembangan ekonomi makro Meskipun pertumbuhan ekonomi di tahun 2006 hanya tercatat tumbuh sebesar 5. khususnya perbankan. meningkat dari angka 2. Sementara itu. rasio kredit bermasalah (non performing loans/NPL) perbankan tercatat sebesar 6. Namun. Rata-rata inflasi diperkirakan akan tetap terjaga pada level 6. keyakinan akan pertumbuhan ekonomi yang tumbuh lebih baik di tahun 2007 terus berlangsung. Perbaikan kondisi ekonomi juga dilakukan dari sisi keuangan.5% dengan suku bunga yang akan turun pada level 8. dimana perekonomian Indonesia mulai terlihat arahnya menuju perkembangan yang semakin membaik.66%. sisi pengeluaran pemerintah terkait belanja modal dan belanja barang yang tepat waktu dan tepat sasaran masih akan berkontribusi pada pembangunan ekonomi di tahun 2007. Meskipun demikian.12% di awal tahun 2006. lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang berada pada angka 59. membaik dari tahun sebelumnya yang berada pada angka 7. Momentum perbaikan terlihat di paruh kedua 2006. Melambatnya kondisi ekonomi yang terjadi tahun lalu banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal. Sementara itu.30% di tahun 2005.75% di awal tahun 2006 untuk menekan laju inflasi.6% di akhir tahun 2006 dari level sebesar 17.75%–9. Permodalan pun meningkat cukup pesat. dari segi profitabilitas Return on Assets (ROA) tahun 2006 dapat tumbuh menjadi 2. Penurunan suku bunga yang bertahap dan terencana juga telah mampu mendorong pertumbuhan kredit sampai dengan akhir tahun 2006 yang tumbuh sebesar 14%. sehingga cadangan devisa Indonesia mencapai level tertinggi sebesar USD 43.83 triliun. Selain itu.75%. perkembangan Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan masih menunjukkan perbaikan hingga tahun 2006 mencapai 61. sampai dengan akhir tahun dapat diturunkan sebesar 300 bps pada level 9. nilai rupiah cenderung terus menguat seiring dengan aliran modal masuk ke dalam negeri. Kebijakan yang tepat tersebut mampu mendorong ekspektasi mengenai perbaikan kondisi ekonomi. dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 21. tumbuh dari angka 19.

Bank Indonesia juga telah memberikan arah kebijakan bagi konsolidasi perbankan secara umum melalui penetapan kriteria Bank Kinerja Baik (BKB) serta Bank Jangkar (Anchor Bank).2 3.93 9.5 pertumbuhan PDB (%) 06 Periode 7.318 15. Kebijakan LPS yang dimulai sejak tahun 2004.melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) diyakini telah mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan. yaitu sebesar Rp 80 miliar di akhir tahun 2007 dari sebesar Rp 100 miliar pada akhir tahun 2010. maka strategi diatas diharapkan mampu meningkatkan permodalan serta menciptakan struktur perbankan yang lebih optimal dalam jangka waktu sepuluh sampai dengan lima belas tahun mendatang..9 02 03 04 05 06 Periode 02 03 17.53 8. khususnya pasca pembekuan kegiatan usaha Bank Global di bulan Desember 2004.2 9.43 8. Strategi peningkatan permodalan bank umum ini ditandai dengan penetapan pencapaian modal inti minimum secara bertahap. Berbagai program dilaksanakan untuk mewujudkan visi API dan tantangan yang akan dihadapi oleh perbankan ke depan. akhir tahun 2007 merupakan milestone penting dalam Arsitektur Perbankan Indonesia.1 9. Salah satu program tersebut adalah program penguatan struktur perbankan nasional yang ditujukan untuk memperkuat permodalan bank umum.6 laju pertumbuhan PDB menurut sektor (%) 5.34 7.2 5.11 12. Dengan peran aktif dari perbankan umum. Pemerintah mengurangi penjaminan blanket guarantee secara bertahap. Rp 9.75 suku bunga SBi 1 Bulan (%) 4Q-02 4Q-03 4Q-04 4Q-05 4Q-06 Kemudian.9 nilai tukar rupiah (rata-rata) Rp/USD 5.6 6. Rp 9. perbankan akan terpacu untuk meningkatkan kinerja dan kondisi kesehatannya untuk menjadi lembaga keuangan paling terpercaya bagi para nasabah penyimpan dana.75 12.7 05 Pemerintah Ekspor sambutan direktur utama 17 .3 6. memasuki tahap akhirnya pada 22 Maret 2007 ini dengan skema kewajiban bank yang dijamin meliputi simpanan paling tinggi sebesar Rp 100 juta.50 12. Dengan pertimbangan kondisi perekonomian nasional dan perbankan yang sudah berangsur normal. Bagi perbankan yang memiliki modal dibawah Rp 100 miliar.25 9.025 Rp 8.4 inflasi headline (%) 02 03 04 05 06 Periode Sektor Konsumsi Investasi Impor 9.572 Rp 9. Dengan adanya skema ini.4 4.9 5.1 04 2.31 7.936 Rp 8.712 4.

dapat ditingkatkan hingga mencapai 74. untuk dapat melaksanakan akselerasi penyelesaian kredit macet.8% dibanding target dalam rencana kerja. oleh karena itu piutang BUMN penyelesaiannya dapat dilakukan sesuai perundang-undangan perseroan terbatas. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemegang saham yang telah memberikan dukungan dan persetujuannya untuk: 1. 14/2005 tentang Tata Cara Penghapusan Piutang Negara/Daerah. Total dana murah yang tumbuh dengan pencapaian adalah sebesar 113. 3. Dapat juga kami sampaikan dalam kesempatan ini bahwa hampir semua target kinerja (bank saja) yang kita tetapkan untuk tahun 2006 telah dapat kita lampui. Pencapaian 2006 Sewaktu kami dipercaya untuk memimpin Bank ini di tahun 2005. Keberhasilan dalam pengelolaan kredit bermasalah khususnya tidak terlepas dari upaya untuk mendapatkan kerjasama dari para debitur bermasalah tersebut. menunjukkan bahwa transformasi yang kami jalankan telah membuahkan hasil.8 triliun di akhir 2006.  Penandatanganan kontrak kinerja dengan pemerintah Republik Indonesia dengan fokus penyelesaian dan penanganan kredit bermasalah. Setelah diterbitkannya Peraturan Pemerintah tersebut. mereview kebijakan internal dan regulasi yang 18 sambutan direktur utama . 4. Untuk itu. 33/2006 sebagai revisi atas PP No. dalam kesempatan ini kami ingin berterima kasih kepada para stakeholder yang senantiasa memberikan dukungannya dalam upaya restrukturisasi dan penyelesaian kredit bermasalah yang telah memungkinkan menurunnya permasalahan NPL secara signifikan. Menteri Keuangan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. Kedua regulasi ini diharapkan dapat mempercepat resolusi atas masalah-masalah NPL di BUMN. pada 22 Desember 2006. 2. NPL dari 30 obligor bermasalah yang sempat mencapai 75% dari keseluruhan permasalahan NPL dengan nilai tertinggi sebesar Rp 18.  Program PPKM diprioritaskan untuk kredit kecil dan menengah. 87/2006 yang kami sebutkan di atas. (Undang-undang No. Menyadari kesulitan yang dihadapi oleh para BUMN. kemajuan yang dapat dicapai lebih cepat dibanding yang kami bayangkan sebelumnya. maka pada tanggal 6 Oktober 2006 pemerintah mengeluarkan PP No. rasio total cadangan penurunan kualitas aktiva kredit terhadap total kredit bermasalah yang pada akhir tahun 2005 hanyalah sebesar 44. Gross Non-Performing Loan (NPL) tahun 2006 turun secara drastis dari 25. Bank Mandiri mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) untuk mempersiapkan pelaksanaan PP No. Selain itu recovery dari kredit hapus buku yang mencapai Rp 1.4%. pertumbuhan yang berpotensi melambat serta masih rendahnya keuntungan terutama karena masalah kualitas aktiva yang dihadapi. Laba setelah pajak yang pencapaian targetnya adalah sebesar 159. corporate governance dan risiko manajemen yang belum efektif.1 triliun selama setahun kemarin. beberapa di antaranya adalah: Net NPL yang dapat diturunkan lebih rendah 1. Cadangan penyisihan kualitas aktiva produktif yang berhasil ditingkatkan secara signifikan tersebut juga menunjukkan prinsip kehatihatian kami dalam mengelola aktiva produktif khususnya kredit. buruknya persepsi publik.3% pada akhir 2006. Peraturan pemerintah tersebut juga mendapat konfirmasi melalui pendapat dari Mahkamah Agung. Kami sambut baik rencana Pemerintah Republik Indonesia membentuk Oversight Committe (OC) yang akan mengawasi pelaksanaan program percepatan penyelesaian kredit bermasalah. budaya perusahaan yang belum menyatu dalam organisasi. Berdasarkan pencapaian 2006. Sementara itu rasio total cadangan penurunan kualitas aktiva kredit termasuk dengan memperhitungkan agunan dibandingkan dengan total kredit bermasalah telah mencapai 150. 33/2006 mengatur bahwa penyelesaian piutang perusahaan negara/daerah dilakukan sesuai dengan peraturan dan regulasi perseroan terbatas dan BUMN. 19 tahun 2003). 3. Peningkatan Kualitas Kredit Kualitas aktiva produktif khususnya kredit memperlihatkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Bahkan untuk beberapa hal. yang dapat memberikan kesempatan kepada kami untuk mendapatkan recovery yang lebih baik dari kredit yang telah dihapus buku dan juga kredit bermasalah dengan kolektibilitas 5 secara selektif. menunjukkan kegigihan kami dalam memperoleh recovery dari debitur macet. Lebih lanjut. PP No. kami melihat perbaikan-perbaikan yang berarti dalam setiap dimensi permasalahan yang sebelumnya kami hadapi. Salah satu kunci keberhasilan dalam peningkatan kualitas pinjaman adalah keberhasilan penanganan atas 30 obligor terbesar yang dilakukan secara fokus.4% pada akhir 2006. 87/2006 mengenai pengurusan piutang perusahaan negara/ daerah. pada tanggal 9 Oktober 2006. teridentifikasi terdapat 7 masalah utama yang perlu segera diperbaiki yaitu NPL serta risiko kredit yang tinggi.1%.7%.  Dalam pelaksanaan program di atas kami dapat menggunakan plafon hapus tagih yang dalam RUPS sebelumya sudah disetujui sebesar maksimum Rp 5 triliun untuk digunakan dalam program ini.4 triliun di bulan Juni 2005 telah menurun menjadi Rp 7. kami secara khusus menyebutkan bahwa salah satu hambatan penyelesaian NPL adalah keterbatasan pilihan untuk menyelesaikan permasalahan NPL sesuai dengan mekanisme penyelesaian piutang Negara seperti yang selama ini dihadapi BUMN.3% pada awal 2005 menjadi 16. khususnya Bank BUMN dalam menyelesaikan piutang yang termasuk kredit. walaupun telah dilakukan hapus buku. 1 tahun 1995 dan Undang-undang No. tapi tidak menutup kemungkinan untuk debitur besar dengan recovery minimum tidak boleh kurang dari 15%. Dengan menurunnya kredit bermasalah yang dimiliki pada tahun 2005.  dibandingkan yang ditargetkan.meningkatkan dana masyarakat yang dihimpun. Dalam Peraturan Pemerintah ini kembali ditegaskan bahwa piutang BUMN (termasuk didalamnya Bank Mandiri) adalah bukan termasuk piutang negara. 33/2006 dan PMK No. Kesamaan Perlakuan Dalam Penyelesaian Piutang dan Kredit Dalam laporan tahunan sebelumnya.  Pelaksanaan Program Penyelesaian Kredit Macet Bank Mandiri (PPKM) yang diharapkan dapat dimulai pada tahun 2007. 2.

Dari segi pengelolaan bisnis. Jika pada Triwulan I 2006 cost of fund Bank Mandiri masih sebesar 7. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Utama dan dihadiri bukan hanya oleh Direktur Business Unit namun juga oleh para Group Head Business Unit.3 triliun di akhir tahun 2006 atau tumbuh 27. kami masih mampu untuk meningkatkan peringkat pelayanan menjadi posisi ke-2 terbaik. Pada tahun 2006 Bank Mandiri menghadapi tantangan yang lebih berat karena bank-bank pesaing tentunya akan berupaya keras untuk dapat merebut posisi tersebut.  Meningkatkan fleksibilitas dalam merespon kondisi persaingan di setiap segmen yang akan memungkinkan setiap SBU bersaing dengan lebih baik Selain implementasi struktur organisasi berbasis SBU. Fokus pada pelanggan (Customer Focus) dan Kesempurnaan (Excellence) atau disingkat dengan TIPCE.  Meningkatkan skala operasional bank dan efisiensi biaya transaksi melalui konsolidasi Shared Services unit dalam satu direktorat 3. target kami adalah meningkatkan keuntungan di semua segmen yang kami fokuskan. Penurunan ini mendorong pelebaran NIM dari sebesar 4.8% dalam kurun satu tahun. yaitu Corporate Banking. setiap bulannya secara disiplin kami melaksanakan pertemuan Performance Review. yang dijalankan oleh Direktorat Technology & Operations.4% di Triwulan IV 2006. Sebagai langkah awal menuju organisasi berbasis SBU. 3. Perbaikan penerapan Good Corporate Governance merupakan salah satu upaya yang umumnya membutuhkan perubahan sikap dan budaya kerja para karyawan dan karyawati. Meskipun pada saat yang lalu diperlukan fokus pada penyelesaian NPL. Integritas (Integrity).1% di tahun 2005 menjadi 4. Consumer Finance. Customer Focus dan Professionalism. Sebagai indikasi internalisasi corporate values baru yang cukup baik.71 triliun. Di tengah persaingan kualitas pelayanan yang semakin ketat tersebut. maka sepanjang tahun 2006 telah terjadi penurunan hingga mencapai 6. Commercial Banking. 33/2006 dan PMK No.  Shared Services. pada bulan Juni 2006. bahkan pada tahun 2003 masih diperingkat 16 dan belum ada Bank BUMN yang mampu menembus Top 10 Service Excellence dalam 10 tahun terakhir hasil survei Marketing Research Indonesia (MRI). yaitu: Business Unit yang berfungsi sebagai motor 1. yakni supporting unit yang berfungsi untuk mendukung operasional bank secara keseluruhan. hal penting yang dicapai adalah keberhasilan dalam penerapan pricing strategy yang tepat dalam penghimpunan dana masyarakat sehingga mendorong peningkatan efisiensi pengelolaan dana masyarakat yang tercermin dari perbaikan cost of fund dan Net Interest Margin (NIM). Hal ini memungkinkan adanya perbaikan Cost Efficiency Ratio (CER) dari 55. Di sisi lain.dapat menghambat percepatan penyelesaian kredit bermasalah di bank-bank pemerintah serta melakukan sosialisasi PP No. penghimpunan dana murah mencapai 53% dari total dana pihak ketiga yang didorong oleh tabungan dan giro dengan total Rp 109. 87/2006 serta implikasinya pada penyelesaian kredit macet dan kredit bermasalah di bank-bank BUMN kepada berbagai pihak yang terlibat terutama para penegak hukum. Setiap group Business Unit diminta untuk memaparkan hasil pencapaian kinerjanya masing-masing dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan serta diminta untuk menjelaskan apabila ada target serta rencana kerja yang belum dapat dicapai atau dilampui serta menyampaikan rencana langkah perbaikan. Total tabungan meningkat dari Rp 47. sehingga umumnya membutuhkan waktu yang cukup lama.6% pada tahun 2005 menjadi 48. kami juga melakukan berbagai inisiatif pengendalian biaya operasional selama tahun 2006 untuk menahan kenaikan biaya overhead tidak lebih dari 1%.8%.7% di tahun 2006. Itu sebabnya kami cukup bergembira sewaktu kami memperoleh penghargaan dari pihak yang independen bahwa penerapan Good Corporate Governance Bank Mandiri dinilai merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia.6% dibanding dari tahun sebelumnya. Total dana yang berhasil kami peroleh selama tahun 2006 adalah sebesar Rp 205. pada tahun 2005 kami berhasil menempati peringkat ketiga dalam ‘Bank Service Excellence Monitor 2006. Selain pengendalian biaya dana. untuk menerapkan budaya berbasis kinerja di setiap lini organisasi. Transformasi organisasi berbasis SBU merupakan salah satu platform penting bagi kami dalam mencapai aspirasi untuk menjadi Dominant Multispecialist Bank karena diharapkan akan: 1. Peningkatan NIM dan Dana Murah Serta Pengendalian Biaya Pertumbuhan tajam dana murah pada tahun 2006 menunjukkan kemampuan pengembangan bisnis yang tetap berlangsung. Compliance & Human Capital dan Finance & Strategy. terutama nilai Excellence. Treasury & International Banking dan Special Asset Management.  menangani kebijakan dan strategi level korporasi yang tediri dari 3 (tiga) Direktorat yaitu Risk Management. Corporate Culture tersebut kami rumuskan melalui 5 (lima) Corporate Value yang mencakup nilai-nilai: Kepercayaan (Trust). Profesionalisme (Profesionalism). sambutan direktur utama 19 .  utama pengembangan bisnis bank yang terdiri dari 6 (enam) Direktorat.  Meningkatkan akuntabilitas dan meningkatkan motivasi masing-masing SBU untuk mencapai target pertumbuhan dalam volume dan profitabilitas 2. Membangun Kultur Berbasis Kinerja dengan Organisasi SBU Sesuai visi untuk menjadi Dominant MultiSpecialist Bank.9% pada tahun 2006.2 triliun di tahun 2005 menjadi Rp 60. Corporate Center yang berfungsi untuk 2. Micro & Retail Banking. Hal ini perlu didukung dengan kultur kinerja yang merupakan bagian dari transformasi organisasi menuju organisasi berbasis Strategic Business Unit (SBU) sesuai dengan salah satu dari 4 tema transformasi kami.12 triliun yang naik 16.’ Pencapaian ini merupakan quantum leap yang luar biasa mengingat pada tahun 2004 berada pada peringkat 11. Sampai dengan akhir tahun 2006. telah dilakukan reorganisasi dimana organisasi Bank Mandiri dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok. Peningkatan Kualitas Pelayanan dan Penerapan Good Corporate Governance Proses transformasi Bank Mandiri mencapai visinya menjadi Dominant Multi-Specialist Bank dan Regional Champion Bank juga membutuhkan penguatan kembali Corporate Culture Bank Mandiri agar sejalan dengan kondisi saat ini dan tantangan dimasa datang. kami juga telah menetapkan target untuk dapat memposisikan Bank Mandiri sebagai service leader dalam peta persaingan perbankan nasional.

Meskipun program kerja kami yang masih menekankan pada perbaikan berkelanjutan pada perbaikan kualitas kredit namun kami akan memberi perhatian lebih pada pertumbuhan bisnis di semua segmen dibandingkan tahun sebelumnya dengan meningkatkan kolaborasi antar Business Unit (BU). Selain itu pencapaian tersebut juga merefleksikan kepercayaan nasabah dan harapan investor terhadap prospek Bank Mandiri ke depan sebagai bank terbesar di Indonesia. terlihat dari harga saham Bank Mandiri yang di tahun 2006 menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Suatu performa yang tidak mudah diperoleh. yaitu: 1. kami masih melihat pentingnya untuk tetap fokus dalam penanganan debitur-debitur terbesar di tahun 2007 mendatang.0%. atau mengalami peningkatan sebesar 76. kami memperoleh penghargaaan dari Asia Money sebagai ‘Best Overall for Corporate Governance’ dan ‘Best for Disclosure & Transparency’ di Indonesia.  Meningkatkan asset dan liabilities di segmen Commercial sebagai Emerging Business sebagai bisnis yang telah mulai mapan dengan pangsa yang signifikan. Harga saham yang telah meningkat ini juga merefleksikan nilai kapitalisasi pasar di atas Rp 58 triliun. Selain persiapan internal. proses yang saat ini sedang dalam pelaksanaan adalah: 1.Pada akhir tahun 2006. 3. Secara internal.640/lembar. 3. 33/2006 dan PMK No.  Melakukan review NPL untuk menentukan dapat dimasukkan dalam acceleration program. harga saham Bank Mandiri masih tercatat sebesar Rp 1. Kinerja keuangan yang membaik serta kepercayaan investor yang direfleksikan dalam ekspektasi atas kinerja yang membaik di masa datang.8%.3%. 2.  Mempertahankan dominasi di segmen Corporate baik untuk product asset dan liabilities serta meningkatkan feebased income produk Treasury sebagai Cash Generator. namun pada akhir tahun 2006 telah mencapai harga di kisaran Rp 2. Laba setelah pajak tumbuh 301. Program ini akan mempercepat penyelesaian kredit bermasalah baik yang masih dibukukan on balance sheet maupun yang telah dihapus buku dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian perbankan.900/lembar. Kegiatan sales dan marketing yang lebih terfokus. yang berarti telah dicapai lebih dari separuh perjalanan untuk mencapai nilai kapitalisasi pasar untuk menjadi Regional Champion Bank sesuai visi jangka panjang Bank Mandiri yaitu sebesar USD 10 miliar. Melanjutkan Fokus pada Perbaikan Kualitas Kredit Meskipun kredit bermasalah yang berasal dari 30 obligor terbesar telah menurun secara signifikan. Bank Mandiri bersamasama dengan Oversight Committee (OC) yang dibentuk oleh pemerintah akan terus berupaya untuk melakukan sosialiasi atas PP No. tantangan kami berikutnya adalah akselerasi pertumbuhan bisnis yang berkualitas. Rendahnya suku bunga akan memberikan dampak positif dan kondusif terhadap pertumbuhan kredit secara umum. Perkembangan ini menunjukkan secara nyata bahwa seluruh upaya perbaikan internal yang dilakukan sepanjang tahun 2006 dapat dipahami dan direspon oleh seluruh pemegang saham dengan sangat positif. tetapi merupakan sebuah hasil kerja keras bersama yang sudah berhasil dibuktikan Bank Mandiri khususnya dalam melaksanakan prinsip-prinsip keterbukaan/ transparansi.  Pengembangan produk pendanaan dan fee-based Income dari segmen retail serta Consumer Finance sebagai Future Engine Growth atau motor penggerak utama pertumbuhan di masa datang. Saat ini pertumbuhan akan difokuskan pada 3 (tiga) kelompok unit pengembangan bisnis Bank Mandiri.421 miliar. Target dan Rencana di Tahun 2007 Pada tahun 2007 ini. kami optimis kondisi makro ekonomi akan membaik melihat tren berbagai indikator yang ada. 2. Fokus untuk Pertumbuhan di Masa Datang Sejalan dengan membaiknya kualitas kredit sesuai dengan harapan. Pada akhir tahun 2005.  Penyusunan Standard Operating Procedures (SOP). Total laba setelah pajak meningkat dari sebesar Rp 604 miliar di tahun 2005 menjadi Rp 2.5%. Berdasarkan progress sampai saat ini. dengan target pengembangan 20 sambutan direktur utama . untuk melaksanakan keputusan RUPS LB pada tanggal 22 Desember 2006 yang lalu Bank Mandiri telah memulai berbagai persiapan internal maupun eksternal untuk menjalankan Program Penyelesaian Kredit Macet (PPKM). dan ROE dapat ditingkatkan sehingga dapat kembali mencapai double digit yaitu 10. termasuk penilaian kembali agunan yang dimiliki. Prosentase peningkatan ini jauh berada di atas peningkatan IHSG pada periode yang sama yang hanya mengalami peningkatan sebesar 55. Bersamaan dengan itu.  Menilai aset-aset yang terkait dengan kredit akan diikut sertakan dalam PPKM. Berdasarkan evaluasi internal dalam kondisi persaingan yang semakin meningkat maka akselerasi pertumbuhan di masa datang membutuhkan inisiatif peningkatan kemampuan yang dalam tahun 2007 mendatang akan difokuskan pada 3 hal berikut: 1. Penurunan NPL tersebut akan diperoleh melalui pelaksanaan restrukturisasi kredit dan upgrade serta pelunasan. Penghargaan ini menunjukkan keseriusan Bank Mandiri dalam melaksanakan prinsip-prinsip Good Corporate Governance selama ini. Profitabilitas dan Penciptaan Nilai Bagi Pemegang Saham Berbagai upaya dan pencapaian tersebut di atas memungkinkan adanya perbaikan yang berarti pada kinerja keuangan kami. Perkembangan regulasi di sektor perbankan serta penyelesaian piutang dan kredit bagi Bank BUMN memberikan optimisme atas kinerja yang lebih baik lagi di tahun 2007 mendatang. kami berharap bahwa setelah net NPL mencapai dibawah 5% maka kami dapat meraih target Gross NPL dibawah 10% pada akhir tahun 2007 mendatang. Harus dipastikan tidak ada permasalahan legal yang terkait dalam kredit. 87/2006 serta untuk mendapatkan persetujuan atas pelaksanaan PPKM.

 Melengkapi masing-masing SBU dengan fungsi pengendalian keuangan (controller/ decision support) dan pengelolaan sumber daya manusia. Inisiatif aliansi strategis internal serta cross selling antar segmen terutama akan dikoordinasikasikan oleh para client service teams.’ Membangun Kolaborasi Antar unit bisnis dan Aliansi Eksternal Salah satu pendorong pertumbuhan bisnis di masa mendatang adalah aliansi dan kolaborasi antara Business Unit (BU). Terima kasih juga kepada komisaris serta berbagai komite komisaris yang telah memberikan masukan dan kontribusi lainnya dalam memberikan arahan sepanjang tahun ini. 4.  Penyelarasan sumber daya manusia kebutuhan pekerjaan dengan memastikan ‘The right person at the right place.  Meningkatkan produktifitas dan kemampuan daya jual para Account Managers di CBC dan corporate banking center serta tenaga front line di cabang-cabang dan outlet kami yang lain seperti Small Business District Center (SBDC) dan Micro Banking District Center (MBDC). kepada Sdr. Bank Mandiri akan mampu untuk memenuhi harapan anda semua. 2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Terakhir. salah satunya dengan penempatan personell berdasarkan ‘The right person at the right role. 3.  Penerapan Talent Management yang terintegrasi dengan keseluruhan program transformasi. Sejalan dengan penyelesaian kredit bermasalah. Kami yakin dengan kemampuan dan komitmen dari seluruh staff dan manajemen Bank Mandiri dan dukungan penuh dari seluruh stakeholder. Pengembangan bisnis melalui kolaborasi atau aliansi internal merupakan kekuatan Bank Mandiri untuk mengembangkan core business di masa mendatang.segmen. khususnya di tahun 2007 yang akan kita jalani bersama. Melanjutkan Transformasi Budaya berbasis Kinerja Untuk memastikan transformasi organisasi serta internalisasi performance culture maka di tahun 2007 akan terus dilanjutkan program transformasi organisasi berbasis SBU dengan cakupan beberapa hal berikut: 1. J. 2.B. 6. Kami sangat menghargai dukungan Anda dan tentunya akan berupaya bahwa di masa datang. Pelaksanaan aliansi internal sangat penting bagi pertumbuhan karena basis nasabah yang sudah cukup besar di masing-masing segmen pada saat ini. banyak nasabah Corporate Bank Mandiri yang memiliki supplier yang berpotensi untuk menjadi nasabah segmen Commercial atau pegawai yang berpotensi untuk menjadi nasabah Consumer Finance. Atas nama Direksi. kami akan mampu menjawab semua tantangan dan mewujudkan visi kami untuk menjadi Dominant Multi-Specialist Bank. Kendarto yang memasuki masa purna jabatan pada tanggal 22 Mei 2006 dan telah mengabdi selama 26 tahun sejak bergabung dengan legacy Bank Ekspor Impor Indonesia pada tahun 1980 hingga bergabung dengan Bank Mandiri pada tahun 1999. 3. pencapaian pangsa pasar pendapatan sebesar 30% di semua segmen fokus sesuai aspirasi untuk menjadi dominant multi-specialist bank rasanya akan sulit dicapai tanpa pertumbuhan non-organik.  Peningkatan transparansi dan akuntabilitas Business Unit atas pencapaian kinerja sehingga mampu menciptakan dan mendorong kultur kinerja di masing-masing Business Unit. Selain pertumbuhan organik. Terus-menerus mempersingkat proses yang dibutuhkan untuk dapat memenuhi kebutuhan para customer termasuk di antaranya dalam memproses aplikasi pinjaman serta dalam pengembangan berbagai produk dan jasa pelayanan.  Penyelarasan antara sistem insentif dengan performance management system untuk meningkatkan motivasi di seluruh jajaran organisasi. Keberhasilan kegiatan sales dan marketing secara terfokus tersebut akan sangat membutuhkan peningkatan pengetahuan mengenai pasar dan customer base yang kami miliki. industri dan jenis nasabah tertentu. Sebagai contoh. Dengan kolaborasi antar BU maka dimungkinkan untuk memanfaatkan basis nasabah di segmen bisnis tertentu untuk memperoleh kesempatan bisnis di segmen lainnya. Saya juga ingin berterima kasih kepada seluruh karyawan dan karyawati Bank Mandiri atas usaha-usahanya dalam membangun Bank Mandiri sehingga menjadi seperti saat ini. kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada para stakeholder dan nasabah yang telah bersabar dalam masa-masa yang sulit di tahun 2005 dan 2006 yang lalu dan terusmenerus memberikan dukungan kepada kami. Bank terpercaya pilihan Anda.’ 5. kami berharap Bank Mandiri akan segera dapat memenuhi kriteria sebagai Bank Berkinerja Baik untuk dapat berpartisipasi aktif dalam konsolidasi sektor perbankan seperti yang digariskan oleh Bank Indonesia dalam Arsitektur Perbankan Indonesia. Agus Martowardojo Direktur Utama sambutan direktur utama 21 . secara khusus kami ingin sampaikan penghargaan dan terima kasih atas jasa dan pengabdiannya pada bank yang kita cintai ini.  Penyelarasan kebijakan dan strategi pengembangan sumber daya manusia yang akan memberikan dukungan landasan bagi pengembangan bisnis.

Mei 2006. beliau ditunjuk untuk menduduki posisi puncak di Bank Mandiri sebagai Direktur Utama sampai sekarang. Bergabung dengan Bank Niaga pada tahun 1986. Beliau menjabat sebagai Ketua Perbanas periode 2003 . setelah menjabat sebagai Penasehat untuk Chairman BPPN. kemudian menjabat Kepala Bagian Kredit di BBD Denpasar pada tahun 1980. Beliau terpilih sebagai Ketua Ikatan Bankir Indonesia pada bulan Desember 2005 dan hingga saat ini menjabat Ketua Umum HIMBARA sejak bulan Juni 2006. Bank Patriot). menduduki posisi sebagai Vice President. WAYAN AGUS MERTAYASA Wakil Direktur Utama Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Brawijaya Malang tahun 1973. Corporate Banking Group selama kurang lebih delapan tahun. Pada bulan Oktober 2002. beliau dipromosikan menjadi General Manager Bank Bumi Daya Los Angeles AS. Tahun 1993. Bank Media. Sejak bulan Agustus 2001. Tahun 1992 dimutasikan ke HongKong. Beliau memulai karir perbankan sebagai International Loan Officer di Bank of America Cabang Jakarta selama tiga tahun. Tahun 1983 sampai tahun 1991. 2 Wayan Agus Mertayasa Wakil Direktur Utama 3 Omar Sjawaldy Anwar Direktur Consumer Finance 4 Zulkifli Zaini 5 Sasmita Direktur Commercial Banking Direktur Technology & Operations 6 Abdul Rachman Direktur Corporate Banking 7 Sentot A. terpilih oleh Asiamoney sebagai Best Indonesian Executive dan memperoleh Leadership Achievement Award dari The Asian Banker. Compliance and Corporate Secretary. Tahun 2002. menjadi Chief Executive BBD International Finance HongKong dan juga merangkap sebagai Chief Representative BBD HongKong. Beliau memulai karir di Bank Bumi Daya (BBD) sebagai Analis Kredit. Pada tahun 2006.. (merger dari PT Bank Bali Tbk. beliau ditunjuk sebagai Managing Director Bank Mandiri yang membawahkan bidang Risk Management and Credit Restructuring. membawahkan bidang Treasury & International Banking. Sentausa Direktur Risk Management 8 Bambang Setiawan Direktur Compliance & Human Capital 9 Riswinandi Direktur Special Asset Management 10 Thomas Arifin Direktur Treasury & International Banking 11 Budi G. Pada tahun 1995. beliau ditunjuk menjadi Managing Director membawahkan bidang Risk Management. Pada tahun 1991. beliau dipromosikan menjadi Wakil Direktur Utama merangkap Chief Financial Officer Finance & Strategy dan masih menjabat Wakil Direktur Utama sampai sekarang. beliau ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Bank Permata Tbk. beliau ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Bank Bumiputera dan pada tahun 1998 ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Bank Ekspor Impor Indonesia (Persero). Pada bulan Mei 2005. Pada tahun 1994 sampai dengan tahun 1999. Sadikin Direktur Micro & Retail Banking 12 Pahala Nugraha Mansury Executive Vice President Koordinator Finance & Strategy dan Chief Financial Officer 13 Haryanto Tiara Budiman Executive Vice President Koordinator Change Management Office 22 direksi . Compliance and Corporate Secretary.. Beliau juga merupakan Ketua Dewan Penasihat Perbanas sejak bulan Juni 2006. PT Bank Prima Ekspres. Selama kurun waktu tahun 1999 sampai dengan 2002. Bulan April 2003. Tahun 2001 sampai dengan 2004. Retail Banking dan Operations. PT Bank Universal Tbk. Bulan Mei 2005. Financial Accounting and Credit Restructuring. beliau ditunjuk menjadi Senior Executive Vice President Coordinator Human Resources. beliau ditunjuk menjadi Direktur di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo). beliau ditunjuk menjadi Managing Director Human Resources. Beliau juga menjabat sebagai Ketua Bankers Club Indonesia dari tahun 2000 sampai dengan 2003. Corporate Banking Head. Sejak tanggal 1 Juli 1999. kembali ke Amerika Serikat dan menduduki posisi sebagai General Manager Bank Bumi Daya New York sampai dengan tahun 1994.direksi 1 Agus Martowardojo Direktur Utama AGUS MARTOWARDOJO Direktur Utama Menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 1984. dan terakhir bidang Human Resources and Support Services. dipromosikan menduduki posisi jabatan Wakil Kepala Cabang dan Kepala Cabang di berbagai cabang Bank Bumi Daya. beliau merupakan anggota Dewan Nasional Institut Bankir Indonesia. beliau ditunjuk menjadi Executive Vice President membawahkan bidang Risk Management sampai dengan bulan Juli 2001.

Jakarta tahun 1989 sebagai Manager of the Quality Assurance Unit. Tahun 1996. untuk meraih gelar MBA di bidang Finance dari George Washington University USA pada tahun 1982. beliau menjabat Vice President. Beliau memulai karir sebagai akuntan dan analis di RMHI Inc. Sales and Investment Product Development. beliau bergabung dengan PT Bimantara Citra Tbk. 3 5 6 10 . Jakarta sebagai Wakil Direktur. dan menjadi Assistant Vice President of Operations tahun 1991 serta menjabat Pimpinan Cabang Surabaya tahun 1993.OMAR SJAWALDY ANWAR Direktur Consumer Finance Menyelesaikan studi dan memperoleh gelar Bachelor of Science di bidang Accounting dari University of Maryland USA tahun 1980 dan memperoleh beasiswa penuh dari RMHI Inc.A. dan kembali berkarir di dunia perbankan saat menjabat sebagai Vice President of Consumer Banking ABN AMRO Jakarta. Tahun 1998. Mendapatkan Sertifikasi Chartered Financial Consultant dan Certified Life Underwriter dari Singapore Insurance Institute pada tahun 2004. Beliau ditunjuk sebagai Senior Executive Vice President Consumer Banking pada bulan Januari 2003 dan kemudian menduduki posisi jabatan Managing Director Consumer Banking Bank Mandiri pada bulan April 2003. Pada bulan Mei 2006 beliau ditunjuk menjadi Direktur Consumer Finance sampai sekarang.. Houston Texas USA dan di PT Huffco Indonesia dari tahun 1983 sampai dengan tahun 1988. Corporate Finance. Bergabung dengan Citibank N. Bulan Juli 1999 bergabung dengan Bank Mandiri sebagai Senior Vice President Bank Mandiri bidang Products & Business Development dan kemudian menjadi Senior Executive Vice President Retail & Commercial Banking Bank Mandiri pada tahun 2001.

11

2

1

13

8

9

12 7

4

direksi

24

ZULKIFLI ZAINI
Direktur Commercial Banking Menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Bandung tahun 1980 dan memperoleh gelar MBA Finance dari Washington University USA pada tahun 1994. Beliau memulai karir sebagai Civil & Structural Engineer pada Wiratman and Associate tahun 1980. Pada tahun 1983, beliau menduduki jabatan Project Engineer Civil & Structural Supervisor pada PT. Wahana Muda Indonesia. Memulai karir perbankan sebagai Account Officer pada Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) tahun 1988 sampai tahun 1991. Setelah menyelesaikan pendidikan S2, beliau ditugaskan sebagai Staf Perbankan dan Jasa Keuangan di Bank Pembangunan Indonesia Jakarta. Tahun 1994 sampai tahun 1996, beliau menjabat Head of Project Finance Bapindo Cabang Surabaya kemudian dimutasikan ke Bandung dan menjabat sebagai Wakil Kepala Cabang Bapindo Cabang Bandung dari tahun 1996 sampai tahun 1998. Pada tahun yang sama beliau dimutasikan ke Jambi dan menjabat sebagai Kepala Cabang. Seiring proses merger Bank Mandiri, beliau menduduki posisi Senior Manager dan Team Leader, Credit Risk Management. Pada bulan September 1999 sampai dengan Januari 2003 beliau ditunjuk sebagai Vice President and Division Head, Government Relationship Management RM 03 sampai tahun 2003. Pada bulan Januari 2003, beliau menjabat Senior Vice President dan Group Head Retail Risk Management, dan pada bulan September 2003, Pak Zulkifli ditunjuk sebagai Managing Director & Senior Executive Vice President, Distribution Network. Pada bulan Juni 2006, beliau ditunjuk sebagai Direktur Commercial Banking sampai sekarang.

SASMITA
Direktur Technology & Operations Menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar sarjana muda dari Akademi Akuntansi Indonesia Jakarta tahun 1975 dan memulai karir di Bank Dagang Negara (BDN) Jakarta tahun 1974 di Divisi Accounting. Beliau dimutasikan ke Divisi Perbankan Internasional BDN pada tahun 1980 dan menjabat Kepala Seksi Sistim & Prosedur Urusan Luar Negeri tahun 1987, dan menjadi Kepala Bagian pada tahun 1988. Tahun 1991 sampai dengan tahun 1994 beliau menjabat sebagai Operation Manager Staco International Finance Ltd. Hongkong dan ditunjuk menjadi Assistant Managing Director Staco International Finance Ltd Hongkong pada tahun 1994 selama 3 tahun. Tahun 1997, beliau kembali ke Indonesia menduduki posisi Kepala Cabang Bank Dagang Negara Kota Baja Cilegon kemudian terpilih menjadi Tim Manajemen Bank Modern Jakarta tahun 1998. Dan tahun 1999 bergabung dengan Tim Merger Bank Mandiri sebagai wakil dari Bank Dagang Negara. Seiring proses merger Bank Mandiri, beliau ditunjuk sebagai Division Head Operation & Branch Operation System Bank Mandiri Jakarta sampai tahun 2001. Pada tahun 2001 juga terpilih menjadi Tim Pengelola Bank International Indonesia (BII) sampai dengan awal tahun 2002. Di tahun 2002 sampai dengan tahun 2004, menjabat sebagai Group Head Central Operations. Tahun 2004, beliau ditunjuk menjadi Group Head Jakarta Network dan pada bulan Mei 2005 ditunjuk sebagai Managing Director Bank Mandiri membawahi bidang Small Business & Micro Banking Directorate. Menjelang akhir tahun beliau juga mengkoordinasikan Direktorat Human Capital and Compliance. Sejak bulan Mei 2006 hingga sekarang, beliau ditunjuk menjadi Direktur Technology & Operations.

25

direksi

ABDUL RACHMAN
Direktur Corporate Banking Lulus dengan menyandang gelar Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Padjadjaran Bandung pada tahun 1980 dan gelar MBA jurusan Financial Management dari Kansas State University USA tahun 1989. Mengikuti short course dalam dan luar negeri antara lain: Pacific Rim Bankers Program, USA dan Advance Management Course Insead, France. Beliau bergabung dengan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) Jakarta sebagai staf pengawasan kredit pada tahun 1981. Setelah menyelesaikan pendidikan S2-nya, beliau ditunjuk menduduki posisi Business Development Manager di Bapindo Cabang Hong Kong dari tahun 1990 sampai dengan tahun 1992. Tahun 1992 beliau ditunjuk menjadi Deputy General Manager Hong Kong Branch dan pada tahun 1993 dipromosikan menjadi General Manager Hong Kong Branch Bapindo sampai dengan tahun 1995. Tahun 1995, beliau dimutasikan ke Bapindo Cabang Surabaya menduduki posisi Kepala Cabang, dan kemudian dimutasikan ke Kantor Pusat Bapindo Jakarta tahun 1996 untuk menduduki posisi Deputy Kepala Divisi Perbankan Internasional. Tahun 1997 sampai dengan tahun 1999 beliau menjabat Kepala Divisi Perbankan Internasional. Seiring proses merger Bank Mandiri tahun 1999, beliau ditunjuk sebagai Senior Vice President Corporate Banking Bank Mandiri Jakarta, dan pada tahun 2001 ditunjuk menjadi Group Head & Senior Vice President, Corporate Banking Bank Mandiri Jakarta. Bulan Mei 2005, beliau ditunjuk menjadi Managing Director & Senior Executive Vice President Corporate Banking sampai sekarang. Bulan April 2003 sampai dengan Agustus 2004, beliau ditunjuk sebagai Komisaris PT Mandiri Sekuritas Jakarta. Beliau juga ditunjuk sebagai Komisaris Bank Syariah Mandiri sejak Februari 2004 sampai dengan bulan Mei 2005. Beliau menjabat sebagai Ketua Financial Institution Club (FI Club) sejak tahun 2001 sampai sekarang. Tahun 2000–2003, beliau menjadi pengajar di Institut Bankir Indonesia (SESPIBANK) Jakarta.

Sentot A. Sentausa
Direktur Risk Management Menyelesaikan pendidikan Sarjana jurusan Statistik dari Universitas Padjajaran Bandung tahun 1983 dan memperoleh gelar MBA dari Monash University, Melbourne tahun 1994. Tahun 1983 sampai tahun 1985, berkarir sebagai Analis Sistem Planologi di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Mengawali karir di dunia perbankan tahun 1986 sebagai Officer di Divisi Riset dan Pengembangan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) sampai dengan tahun 1989. Beliau dimutasikan ke Direktorat Treasury tahun 1996 bidang Assets & Liabilities Committee (ALCO). Tahun 1997, beliau ditunjuk menjadi Wakil Kepala Cabang Bapindo Palembang, dan ditunjuk menduduki jabatan Kepala Cabang di dua cabang lainnya sampai tahun 1999. Seiring merger Bank Mandiri merger tahun 1999, beliau menjabat Vice President and Division Head, Global Markets & Treasury Controlling dibawah Direktorat Finance. Beliau ditunjuk Vice President and Division Head Market, Operational and Legal Risk tahun 2000, dan sebagai Vice President dan Division Head untuk Procurement and Fixed Assets pada tahun 2001. Tahun 2001, beliau ditunjuk sebagai Vice President and Regional Risk Manager, di Bank Mandiri Wilayah VIII di Surabaya. Kembali ke Kantor Pusat tahun 2003, beliau menduduki jabatan Group Head and Senior Vice President untuk Procurement & Fixed Assets. Tahun 2004, beliau ditunjuk sebagai Senior Vice President & Group Head Consumer Risk Group, dan dimutasikan untuk jabatan yang sama sebagai Portfolio and Operational Risk Group pada awal tahun 2005. Bulan Juni 2005, beliau ditunjuk sebagai Coordinator, Risk Management Directorate, merangkap sebagai Group Head Portfolio and Operational Risk. Pada bulan Mei 2006, beliau ditunjuk menjadi Direktur Risk Management sampai sekarang.

BAMBANG SETIAWAN
Direktur Compliance & Human Capital Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi di Universitas Airlangga Surabaya pada tahun 1984 dan melanjutkan pendidikan Master serta memperoleh gelar Master of Business Administration in Accounting dari Temple University, Philadelphia, Pennsylvania pada tahun 1993. Beliau memulai karir di Bank Bumi Daya (BBD) pada tahun 1985 sebagai Tata Usaha Satuan Kerja Audit Intern dan menjadi Asisten Kepala Seksi Satuan Kerja Intern pada tahun 1987. Tahun 1991–1994, beliau mendapat tugas belajar untuk melanjutkan studi Master of Business Administration (Accounting) di Temple University, Philadelphia, Pennsylvania, AS. Tahun 1994–1999, beliau ditugaskan untuk menduduki berbagai posisi jabatan mulai dari Kepala Seksi hingga Kepala Bagian pada berbagai bidang, yaitu Sumber Daya Manusia, Pendidikan Dan Pelatihan serta Akuntansi Keuangan di Kantor Pusat Bank Bumi Daya. Seiring proses merger Bank Mandiri beliau ditunjuk sebagai Group Head Accounting dari bulan Juli 1999 sampai dengan Januari 2001 dan kemudian beliau ditunjuk untuk menduduki posisi Project Head of Financial Control. Pada tahun 2003, beliau ditunjuk sebagai Group Head Compliance dan menjabat sampai dengan Juli 2004. Pada bulan Juli 2004, beliau memperoleh penugasan dari Presiden RI menjadi Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan dan menduduki posisi tersebut sampai dengan tahun 2005. Pada bulan November 2005, beliau kembali ke Bank Mandiri menduduki posisi Group Head Accounting. Sejak bulan Februari 2006 beliau ditugaskan sebagai Executive Vice President Coordinator Information and Technology merangkap Group Head Accounting hingga Mei 2006 Pada tanggal 22 Mei 2006 oleh RUPS beliau ditunjuk menjadi Direktur Bank Mandiri dan berdasarkan keputusan Komisaris tanggal 5 Juni 2006, beliau ditugaskan selaku Direktur yang membidangi Compliance, Legal, Learning and Human Capital sampai sekarang.

BUDI G. Toulouse.. beliau bergabung dengan PT Bank Danamon Tbk. dan Chief General Manager Human Resources hingga tahun 1999. beliau ditunjuk sebagai Direktur Special Asset Management Bank Mandiri sampai saat ini. Tokyo. beliau menjabat sebagai First Vice President. Japan. Tahun 1994. Tahun 2001 beliau menjabat sebagai Executive Vice President–Corporate Lending Division pada Bank Danamon. beliau ditunjuk sebagai General Manager. General Manager Risk Assets Management Support and Head of Investor Relations. Deputy Main Branch Manager.RISWINANDI Direktur Special Asset Management Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Trisakti Jakarta pada tahun 1983. USA dan menjabat sampai dengan tahun 2002. Selanjutnya tahun 1986 mulai berkarir di Bank Niaga selama kurun waktu 13 tahun dan terakhir menjabat sebagai Vice President Human Resources (Group Head). Mengawali karir pada tahun 1988 sebagai Information Technology Officer di IBM AsiaPacific Headquarter. Tahun 1992. Perancis dan memperoleh gelar Master of Business Administration (International Business) pada tahun 1993. sebagai Executive Vice President Consumer Banking dan Direktur Adira Quantum Multi Finance. Pada tahun 2006. dan terakhir menjabat sebagai Direktur Bank Danamon sampai dengan Juni 2003. Bergabung dengan PT Bank Bali Tbk. dan berturut-turut menjabat sebagai General Manager Electronic Banking. Seiring proses merger PT Bank Bali Tbk. Kemudian melanjutkan karirnya di IBM Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Systems Integration & Professional Services Manager pada tahun 1994. Tahun 1999 beliau bekerja di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dengan jabatan terakhir sebagai Senior Vice President–Loan Work Out & Collection Division Head di BPPN sampai dengan tahun 2001. beliau bergabung dengan Bank Mandiri dan menjabat sebagai Direktur Treasury & International Banking sampai sekarang. beliau mendapatkan promosi jabatan sebagai Senior Manager. Beliau bergabung dengan Bank Mandiri pada tahun 2006 dan menjabat sebagai Direktur Micro & Retail Banking sampai sekarang. THOMAS ARIFIN Direktur Treasury & International Banking Menyelesaikan pendidikan Sarjana Matematika dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1985. menjadi PT Bank Permata Tbk. beliau ditunjuk sebagai Komisaris Independen Bank Mandiri sampai dengan Mei 2005. Beliau memperoleh beasiswa dari European Community dan ASEAN Countries untuk melanjutkan pendidikan Master di European University. beliau aktif sebagai Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Bankir Indonesia dan Wakil Bendahara Persatuan Insinyur Indonesia. Tahun 2004. pada tahun 2003–2006. Disamping itu. General Manager PT Bank Bali Tbk. Pada tahun 2003. Tahun 1992. beliau bertugas sebagai Group Head–Credit Recovery II Bank Mandiri dan pada bulan Mei 2006.. Mendapatkan Sertifikasi Chartered Financial Consultant dan Certified Life Underwriter dari Singapore Insurance Institute pada tahun 2004. jabatan terakhir beliau adalah Senior Vice President. juga menjabat sebagai Anggota Komisaris PT Asuransi Ekspor Indonesia (Persero) terhitung Oktober 2004 sampai dengan Mei 2006. direksi 27 . beliau dipromosikan menjadi First Vice President. pendidikan Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Parahyangan pada tahun 1986 dan menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi jurusan Manajemen dari Universitas Indonesia pada tahun 1990. sampai dengan tahun 1991. Chief General Manager Wilayah Jakarta. beliau bergabung dengan ABN AMRO Bank Indonesia. Risk Management Group PT Bank Permata Tbk. International Banking Group Head PT Bank Bali Tbk. Los Angeles Branch. Mulai Oktober 2005. Corporate Banking Department sampai dengan tahun 1993.. beliau ditunjuk menjadi Assistant Vice President. Director of Consumer & Commercial Banking ABN AMRO Indonesia & Malaysia hingga tahun 2004. beliau ditunjuk menjadi Vice President. Bulan September 2003. Beliau menjabat sebagai anggota Dewan Nasional Ikatan Bankir Indonesia dari tahun 2001 sampai dengan 2004. Sekarang. SADIKIN Direktur Micro & Retail Banking Menyelesaikan pendidikan sarjana fisika nuklir dari Institut Teknologi Bandung tahun 1988. Mengawali karir pada tahun 1986 sebagai Account Officer dan Marketing Team Leader PT Bank Bali Tbk. Memulai karir sebagai Senior Assistant pada SGV Utomo pada tahun 1984. Tahun 1997. Selanjutnya.

beliau menduduki jabatan Senior Consultant di Booz Allen Hamilton selama satu tahun.Sc. bekerja pada perusahaan pengelolaan investasi secara paruh waktu di New York. Beliau memulai karir sebagai Change Management Consultant di Andersen Consulting Jakarta sampai dengan tahun 1997. Pada tahun 1998. Australia.) di Texas A&M University dan melanjutkan pendidikan Master of Science (M. beliau menduduki jabatan sebagai EVP Coordinator Finance & Strategy. Beliau meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph. dan Singapura di bidang strategi.PAHALA NUGRAHA MANSURY Executive Vice President (EVP) Koordinator Finance & Strategy dan Chief Financial Officer Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi dari Universitas Indonesia dan memperoleh gelar MBA Finance dari Stern School of Business. Indonesia. Malaysia. Pada tahun yang sama.) dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Amerika Serikat pada tahun 1996. Amerika Serikat. Bergabung dengan Bank Mandiri sejak tahun 2006 dan menduduki posisi jabatan Executive Vice President (EVP) Koordinator di Direktorat Change Management Office. Korea Selatan. Sejak tahun 2006. Jabatan terakhirnya di McKinsey adalah sebagai Associate Partner dan Direktur di PT McKinsey Indonesia. USA pada tahun 1999. Mengawali karir di perusahaan konsultan McKinsey & Company. beliau menjabat sebagai Project Leader pada The Boston Consulting Group sampai dengan tahun 2003. New York University. Selama bergabung dengan McKinsey selama 10 tahun. organisasi. Haryanto Tiara Budiman Executive Vice President (EVP) Koordinator Direktorat Change Management Office Menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik (B. dan manajemen operasional di berbagai perusahaan besar (termasuk institusiinstitusi keuangan terkemuka) di negara-negara tersebut. Tahun 1999.Sc) dari Virginia Polytechnic Institute and State University. Beliau bergabung dengan Bank Mandiri dan menduduki posisi Group Head Corporate Development/Change Management Office dalam kurun waktu 2003 sampai dengan tahun 2006.D. 28 direksi . dengan penugasan di berbagai proyek di sektor perbankan. India. ditugaskan di Amerika Serikat.

struktur organisasi Board of Commissioners Audit Committee Risk Policy Committee Nomination & Remuneration Committee Good Corporate Governance Committee President Director Deputy President Director Special Asset Management Corporate Banking Commercial Banking Micro & Retail Banking Consumer Finance Treasury & International Banking Compliance & Human Capital Risk Management Finance & Strategy Change Management Office Technology & Operations Internal Audit Corporate Secretary Credit Recovery I Corporate Banking I Jakarta Commercial Sales Regional Commercial Sales Product Management Jakarta Network Consumer Card Financial Inst. & Overseas Network Treasury Human Capital Market Risk Investor Relations Change Management Office IT Planning & Security Credit Recovery II Corporate Banking II Regional Network Consumer Loans Learning Center Portfolio & Operational Risk Corporate Risk Accounting IT Business Solutions & Appl. Services IT Infrastructure & Operations Corporate Banking III Mass Banking Bank Syariah Mandiri Bank Mandiri Europe Limited (BMEL) Compliance Strategy & Performance Mandiri Sekuritas Wealth Management Legal Commercial Risk I Procurement & Fixed Asset IT Information & Knowledge Management Electronic Banking Commercial Risk II Chief Economist Central Operations Small Business Consumer Risk Credit Operations Micro Business Consumer Collection Assets Management AXA Mandiri Financial Services Customer Care Risk and Capital Committee Information Technology Committee Personnel Policy Committee Board of Commisioner Board of Director Group Head Deputy Group Head Subsidiaries struktur organisasi 29 .

pembahasan umum & analisis manajemen .

dikarenakan laba bersih di tahun 2006 meningkat 301. wayan agus mertayasa • Wakil Direktur Utama .Laba per saham tahun 2006 sebesar Rp 119 meningkat dibandingkan tahun 2005 sebesar Rp 30. Nilai buku per lembar saham juga meningkat 12.421 miliar dari Rp 603 miliar di tahun 2005.5% menjadi Rp 2.6% menjadi Rp 1.295 per 31 Desember 2006 dari Rp 1.150 pada akhir 2005.

Bahasan ini disusun berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Bank yang disajikan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia (PSAK) untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2006. termasuk catatan-catatan di dalamnya yang terdapat pada bab berikutnya. yang disajikan pada halaman selanjutnya. Kilasan ini juga menyajikan kinerja dan kondisi keuangan Bank Pemerintah dan Bank Swasta lainnya. Data keuangan tahun 2006 juga disajikan dalam US Dollar dengan menggunakan kurs pada tanggal 31 Desember 2006 yaitu USD1 = Rp 9. Kondisi Keuangan Memberikan kajian mengenai kinerja keuangan yang disusun berdasarkan Neraca.Pembahasan umum dan analisis manajemen mengenai hasil usaha dan keuangan Bahasan serta analisis tentang hasil usaha dan kondisi keuangan Bank Mandiri Bahasan mengenai operasional Bank Mandiri. Sarwoko & Sandjaja.003. untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2006 dan 2005 ini sebaiknya dibaca bersama-sama dengan Laporan Keuangan yang lengkap. 32 pembahasan umum & analisis manajemen . Hasil Usaha Memberikan kajian mengenai kinerja keuangan yang disusun berdasarkan Laporan Laba Rugi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2006 dan 2005. Laporan keuangan tersebut telah di audit oleh auditor independen Ernst & Young Purwantono. Pembahasan yang lebih rinci atas kinerja dan kondisi keuangan tersebut disajikan pada bagian lain pembahasan umum dan analisis manajemen mengenai hasil usaha dan kondisi keuangan. Laporan Arus Kas serta Laporan Komitmen dan Kontinjensi. Bahasan serta analisis tentang hasil usaha dan kondisi keuangan ini disajikan dalam 3 bagian sebagai berikut: Kilasan mengenai Kinerja dan Kondisi Keuangan Memberikan kilasan mengenai 12 (duabelas) kinerja & kondisi keuangan utama. semua informasi keuangan yang berhubungan dengan Bank Mandiri dinyatakan atas dasar konsolidasi sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Kecuali dinyatakan lain.

3%. .9% pada tahun 2006.5%. tahun sebelumnya. - Rasio biaya terhadap pendapatan bersih Bank Swasta sebesar 44.8% dan 2. 2.2% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 6.2% masih lebih baik dibandingkan dengan Bank Pemerintah lainnya yaitu 49.335 miliar di tahun 2005 menjadi Rp 5.9% terhadap laba operasional tahun 2006 (sebelum provisi) sebesar Rp 6. marjin pendapatan bunga bersih 50 40 30 20 0 -20 01 02 03 04 05 06 Bank Mandiri Bank Pemerintah Bank Swasta imbal hasil rata-rata ekuitas (ROE) 4 3 2 1 0 -1 01 02 03 04 05 06 Bank Mandiri Bank Pemerintah Bank Swasta imbal hasil rata-rata aktiva (roa) 60 50 40 30 20 0 01 02 03 04 05 06 rasio biaya terhadap pendapatan bersih 2 Bank Mandiri Bank Pemerintah Bank Swasta pembahasan umum & analisis manajemen 33 .1%) dan Bank Swasta disebabkan peningkatan laba bersih lain (20.5%.4%. yang semula 2.9% dari Rp 4. - Efisiensi yang dilakukan Bank Mandiri serta perbaikan pendapatan operasional menyebabkan terjadi penurunan rasio biaya terhadap pendapatan bersih yang cukup signifikan dari 56.1% dibandingkan dengan dibandingkan dengan tahun sebelumnya masing-masing menjadi tahun sebelumnya sebesar 0. - Imbal Hasil Rata-rata Aktiva (ROA) - ROA Bank Pemerintah maupun Bank tahun 2006 meningkat sebesar 120% Swasta mengalami sedikit penurunan menjadi 1. bila dibandingkan dengan Bank -  Peningkatan tersebut terutama Pemerintah (25.216 miliar.1% pada tahun 2006 mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.0% dibandingkan dengan tahun - ROE Bank Mandiri paling rendah sebelumnya yaitu 2.589 miliar. Swasta pada tahun 2006 mengalami kenaikan yang cukup signifikan menjadi 7.Core earnings di tahun 2006 meningkat 28.9%. - Imbal Hasil Rata-rata Ekuitas (ROE) - Kenaikan laba bersih sebagian pada tahun 2006 mengalami besar bank utama menyebabkan peningkatan yang cukup baik menjadi meningkatnya ROE di tahun 2006 10.6% menjadi 48.8%). Sekilas tentang kinerja dan kondisi keuangan Bank Mandiri 1 Bank Mandiri Bank Lain 10 8 6 4 2 0 01 02 03 04 05 06 Bank Mandiri Bank Pemerintah Bank Swasta Marjin pendapatan bunga -  Marjin pendapatan bunga bersih pada -  tahun 2006 mengalami peningkatan bersih Bank Pemerintah pada menjadi 4.7% dari 4. -  Peningkatan tersebut terutama disebabkan peningkatan laba bersih - Rata-rata ROA perbankan pada yang cukup signifikan dibandingkan tahun 2006 mengalami sedikit dengan tahun 2005.  Peningkatan tersebut terutama disebabkan komposisi dana pihak -  Marjin pendapatan bunga bersih Bank ketiga yang lebih baik. peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. yang cukup signifikan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. memberi kontribusi 89.6%.2% menjadi 2.

3%).3% menjadi 6. - Rasio kredit dalam perhatian khusus Bank Pemerintah maupun Bank Swasta mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya masing-masing menjadi 10. Hal ini terutama disebabkan upgrade kredit yang sebelumnya dikategorikan sebagai NPL ke kolektibilitas dalam perhatian khusus.5%. -  Bank Swasta lebih konservatif dalam pembentukan PPAP dibandingkan dengan Bank Mandiri maupun Bank Pemerintah lainnya.7%.3% pada tahun 2005 menjadi 16. -  Hal ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri untuk meningkatkan peran intermediasi. 250 200 150 100 50 0 01 02 03 04 05 06 penyisihan penghapusan kredit terhadap kredit bermasalah Bank Mandiri Bank Pemerintah Bank Swasta - Rasio kredit terhadap dana pihak ketiga–non Bank tahun 2006 mengalami peningkatan dari 51.2%. .8%.0% lebih tinggi dibandingkan dengan Bank Swasta yaitu sebesar 56. - Rasio kredit bermasalah bruto Bank Swasta tahun 2006 sedikit mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 2.6% pada tahun 2005 menjadi 14. 30 25 20 15 10 0 01 02 03 04 05 06 Bank Mandiri Bank Pemerintah Bank Swasta rasio kredit bermasalah– bruto -  Penyisihan penghapusan kredit terhadap kredit bermasalah mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya dari 44. Rasio Kredit Bermasalah–Neto pada tahun 2006 sebesar 5.9%. Rasio kredit terhadap dana pihak ketiga Bank Pemerintah lainnya sebesar 62. .9%.1%.8%. - Rasio kredit bermasalah bruto Bank Pemerintah lainnya mengalami penurunan dari 8.2% dan 6. 70 60 50 40 30 0 01 02 03 04 05 06 rasio kredit terhadap dana pihak ketiga– non bank Bank Mandiri Bank Pemerintah Bank Swasta 34 pembahasan umum & analisis manajemen .3% karena recovery/collection dan upgrade.3%) yang lebih tinggi dibandingkan dengan Bank Pemerintah lainnya (93. 30 25 20 15 10 0 01 02 03 04 05 06 rasio kredit kolektibilitas dpk terhadap total kredit Bank Mandiri Bank Pemerintah Bank Swasta - Rasio Kredit Bermasalah–Bruto pada tahun 2006 mengalami perbaikan yang cukup signifikan dari 25.- Rasio kredit dalam perhatian khusus di tahun 2006 mengalami peningkatan dari 12.4% menjadi 74. - Sementara itu.  Hal ini ditunjukkan oleh rasio PPAP terhadap NPL (104.8% pada tahun 2005 menjadi 57.

Secara umum.0%. bahkan lebih rendah dibandingkan Bank Pemerintah lainnya maupun Bank Swasta. -  Hal ini disebabkan terjadi penurunan yang cukup signifikan pada -  Peningkatan rasio dana mahal deposito berjangka. Sebagai bank terbesar. - Rata-rata Rasio Kecukupan Modal Inti perbankan mengalami peningkatan menjadi 16. 70 60 50 40 30 0 01 02 03 04 05 06 Bank Mandiri Bank Pemerintah Bank Swasta rasio dana mahal - Rasio Kecukupan Modal Inti mengalami peningkatan menjadi 19. Bank Danamon.  Data untuk Bank Pemerintah. lebih tinggi dibandingkan Bank Pemerintah lainnya dan Bank Swasta. -  Hal ini disebabkan perbaikan profitabilitas yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan aktiva tertimbang menurut risiko (ATMR) menunjukkan modal yang masih sangat solid mengantisipasi pertumbuhan. . 30 25 20 15 10 0 01 02 03 04 05 06 Bank Mandiri Bank Pemerintah Bank Swasta rasio kecukupan modal (CAR) Catatan : 1. BNI dan BTN.0% pada tahun 2005 menjadi 3. - Rasio beban overhead terhadap aktiva Bank Pemerintah mengalami sedikit penurunan dari 4.3%.2% . - Rasio beban overhead terhadap aktiva Bank Swasta lainnya juga mengalami sedikit penurunan dari 3. Bank Mandiri memiliki keunggulan komparatif dalam skala operasi. - Rasio Kecukupan Modal (CAR) Bank Mandiri pada tahun 2006 sebesar 25.7% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 15. sedangkan data Bank Swasta merupakan rata-rata data keuangan BCA. peningkatan dibandingkan dengan tahun 2005.2% menjadi 3. 2.0%. Rasio Biaya terhadap pendapatan bersih=beban overhead/pendapatan operasional (tidak termasuk pendapatan kenaikan nilai dan keuntungan penjualan surat berharga dan Obligasi Pemerintah) pembahasan umum & analisis manajemen 35 . rata-rata Bank Swasta lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan rasio Bank Pemerintah lainnya. - Sistem perbankan memiliki kecukupan modal yang sangat baik untuk mengantisipasi kebutuhan pertumbuhan. 5 4 3 2 1 0 01 02 03 04 05 06 Bank Mandiri Bank Pemerintah Bank Swasta rasio beban overhead terhadap jumlah aktiva - Rasio dana mahal Bank Mandiri pada - Secara umum.- Rasio beban overhead terhadap jumlah aktiva relatif stabil (2. -  Dengan CAR yang cukup tinggi tersebut memungkinkan Bank Mandiri untuk memperbaiki kualitas aktiva produktif dan juga mengembangkan usaha. semua jenis bank  mengalami peningkatan CAR di tahun 2006 dan jauh di atas kebutuhan modal menurut regulasi (8%). Bank Lippo dan Bank Niaga yaitu 5 bank swasta terbesar menurut total aktiva yang datanya tersedia semenjak tahun 2001. komposisi dana mahal tahun 2006 mengalami penurunan Bank Pemerintah lainnya maupun yang cukup signifikan dibandingkan Bank Swasta mengalami sedikit dengan tahun 2005 menjadi 47.6% pada tahun 2006. BII. 25 20 15 10 5 0 01 02 03 04 05 06 Bank Mandiri Bank Pemerintah Bank Swasta rasio kecukupan modal inti .1% periode yang sama.3%). merupakan rata-rata data keuangan BRI.6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 18. efisiensi dan komposisi aktiva termasuk Obligasi Pemerintah yang jumlahnya besar.

dominant multi–specialist bank model • Menjadi bank lokal yang dominan. menguasai pangsa pasar revenue 20%– 30% di setiap segmen yang dimasuki dengan distinctive strategies di setiap unit dan synergy capture dari berbagai segmen yang berbeda • Menjadi bank pilihan nasabah yang utama karena mampu menyediakan the most extensive products dan the most convenient access corporate Menjadi dominant wholesale bank yang menyediakan pelayanan transaksi terintegrasi dan produk kredit serta capital market yang lengkap untuk perusahaan besar yang beroperasi di Indonesia (lokal) commercial Menjadi primary commercial bank yang mengoptimalkan dominasi di segmen korporasi untuk melayani nasabah SMEs up–serta mata rantai value chain dari segmen tersebut consumer • Menjadi bank pilihan utama untuk affluent segment dan ‘transaction bank’ untuk mass affluent • Menjadi bank penyedia layanan pembayaran ternyaman dan mitra utama consumer finance player micro Mengelola posisi bisnis saat ini dengan tetap mempertimbangkan kemungkinan pengembangan lebih lanjut 36 pembahasan umum & analisis manajemen .

9%) 222.755 380 138 109 351 13.99 Hasil Operasional TAHUN 2006 • Laba per saham (EPS) sebesar Rp 119 • Laba bersih meningkat 301.251) (3.99 99.768) 1.755 miliar •  Jumlah pendapatan operasional sebesar Rp 13.577 74 255 (89) 672 11.018) (593) 2.999 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 26.2% menjadi 13.00 99.188 45 1.955 1.044 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 15.7%.68 95.444 (3.5% (45.00 95.1% dari Rp 20.8%) 14.5% dari Rp 8.1% 32.916) 10.826 miliar menjadi Rp 29.916 miliar pada tahun 2006.187) (601) 1.970 miliar.078 (3.711 120 2.839 miliar menjadi Rp 69.261 (15. komisi dan fee meningkat 11.421 (361) (335) (66) 301 13 314 269 5.7% 129.5% menjadi Rp 2.345 miliar pada tahun 2006.3% menjadi Rp 1.044) 8.3%) 128.6% menjadi 4.917 (1.955 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 10.5% pembahasan umum & analisis manajemen 37 .453 (389) 25.149 195 42 15 12 39 1. Yield pendapatan bunga kredit rupiah pada tahun 2006 mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2005 dari 12.2% 166.080) (3. Peningkatan tersebut disebabkan oleh kenaikan pendapatan maupun beban bunga masingmasing sebesar 25.3% 413.Daftar anak perusahaan PER 31 DESEMBER 2006 No Nama Perusahaan Bidang Usaha Kepemilikan (%) 1 Bank Mandiri (Europe) Limited (BMEL) 2 PT Bank Syariah Mandiri (BSM) 3 PT Usaha Gedung Bank Dagang Negara 4 PT Mandiri Sekuritas 5 PT Bumi Daya Plaza 6 PT AXA Mandiri Financial Services 7 PT Sarana Bersama Pembiayaan Indonesia 8 PT Pisita Wisata 9 PT Kustodian Sentral Efek Indonesia 10 PT Bapindo Bumi Sekuritas Perbankan Perbankan Syariah Pengelolaan Properti Sekuritas Pengelolaan Properti Asuransi Perusahaan Induk Pariwisata Depository Sekuritas 100.421 miliar •  Pendapatan provisi. Nominal rata-rata kredit valas pada tahun 2006 menurun dibandingkan dengan tahun 2005 dari Rp 32.388) 26.6% (5.0%.831 2.505) 2.00 34.00 3.6% 301.5% Pendapatan bunga bersih Pendapatan bunga bersih meningkat sebesar 15.233 603 (3. sedangkan yield pendapatan bunga kredit valas menurun dari 5.2% 15.5% (47.261 miliar pada tahun 2006 dan sebesar 32. (3.078 miliar Ringkasan Perhitungan Laba (Rugi) untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2005 & 31 Desember 2006 2005 Rp miliar 2006 Rp miliar USD Juta % Perubahan Pendapatan Bunga Beban Bunga Pendapatan Bunga–bersih Pendapatan Provisi.21 10.5% 11.968 miliar.00 16.3% 3. Komisi dan Fee Pendapatan Transaksi Valuta Asing Keuntungan Penjualan Surat Berharga & Obligasi Pemerintah Keuntungan (Kerugian) atas penurunan nilai Surat Berharga & Obligasi Pemerintah Pendapatan Lainnya Pendapatan Operasional Beban penyisihan penghapusan aktiva produktif dan komitmen & kontinjensi serta lainnya (net) Beban Umum & Administrasi Beban Personalia Beban Operasional Lainnya–Beban Lainnya Laba Operasional Pendapatan (Beban) Non Operasional–Bersih Laba sebelum pajak dan Hak Minoritas Laba Bersih 20. sementara nominal rata-rata mengalami kenaikan untuk kredit rupiah dari Rp 62.345 1.3%) (1.33 49.999 (12.2% dari Rp 12.

Tabungan c.1% 3.907   29.6% 8. Giro b.8%   2. Penempatan pada Bank lain c.772 165. Meningkatnya yield kredit khususnya rupiah terutama disebabkan penurunan kredit bermasalah (Non Performing Loans–NPL). Suku bunga atas Obligasi Pemerintah dengan suku bunga tetap berkisar 13.239 91.736 4.5% 8.968 13.3% 4.1% 6.339   32. Giro b. Lainnya Sub Total Valuta Asing a.8% 12.340 177. Pada akhir tahun 2006 sebesar 13.9% Sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku.2% 69.4% dari kredit rupiah merupakan NPL yang sebelumnya sebesar 19.1% 5.622 9.2% 17.907 47.576 33.292 1.5% 4.5% 11.6% 4.6%.693 511 416 7. pendapatan bunga kredit untuk kolektibilitas 4 dan 5 harus dibukukan sebagai pengurang pokok kredit.042 9.15.a Rupiah a. Kredit yang diberikan b. Surat Berharga d.841 miliar pada tahun 2006 sejalan dengan meningkatnya volume rata-rata Obligasi Pemerintah (bank saja) dari Rp 91.313   213.231   982 2.   Total (1)   Kewajiban Nominal rata-rata Biaya % p. Deposito Berjangka d.727 15.715   219.(2) 205.4% Valuta Asing a.9% 5.8%   11.4% 4.995 11.247 42.44% 12.415 519 104 2.507 232 13.360 202 15.569 11.269 5.089 2006 13.070 10.498 1.174 45.40% 6.061 2. Yield pendapatan bunga Obligasi Pemerintah (bank saja) pada tahun 2006 mengalami kenaikan dari 8.448 7.419 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 91.697 94.095 222 10.985   229 452 888 1.887   28. Komisi & Fee dan lainnya Valas Rupiah Rata-rata Base Lending Rate kredit rupiah maupun valas pada tahun 2006 lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya.219   1.765 8.9% 7.3%   7.23% pada tahun 2005 menjadi 4. Deposito Berjangka c.097 1.1% 3.8% 8.850 40.0%   1. Pendapatan bunga Obligasi Pemerintah mengalami kenaikan sebesar 39.826 8.3% merupakan NPL yang sebelumnya sebesar 48.0% 9.791   330 615 415 1.a Rupiah a.5% 3.820   12.038 832   25.1% 9.841 22.a Nominal rata-rata Pendapatan % p.6%   30.5% pada tahun 2005 menjadi 11.6%   4. Suku bunga rupiah meningkat 232 basis points sementara valas meningkat sebesar 7 basis point. Lainnya Sub Total Lainnya Total (2) Net (1) . sedangkan suku bunga mengambang adalah SBI 3 bulan.1% 7.041 6.7% 4.9% 11.767 16.a Nominal rata-rata Biaya % p.738 2.6% 3.442 15.099 80.683 2005 12.591 miliar pada tahun 2005 serta meningkatnya portfolio Obligasi Pemerintah dengan suku bunga tetap yaitu dari 4.47% Analisa pendapatan bunga bersih (bank saja) selama tahun 2005 & 2006 2005 Aktiva Nominal rata-rata Pendapatan Rp miliar 2006 % p.086 91.5% 9.591 176.775 11.3% 3.3% 8. Penempatan pada Bank lain c.652 45.387   1. Surat Berharga d.0% 7.0% dari Rp 7.109 2. Kredit yang diberikan b.018 2.554   3. Obligasi Lindung Nilai Sub Total Lainnya Provisi.129 3.970 11.572 211.7%   5.1% 7.12% 6.3% 4.004   19.802 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 10.8%.0% 2.8% 2.842 269 146 35 2.15% .353   3.659   12.1% 38 pembahasan umum & analisis manajemen . sedangkan kredit valas sebesar 25.0% 16. Obligasi Pemerintah Sub Total 05 06 05 06 62.58%.652   7.58% pada tahun 2006.419 168.839 2.621 305 9.391 9.067 1.RATA-RATA BASE LENDING RATE 14.2% 7.

996 miliar pada tahun 2006.1% pada tahun 2006. Beban bunga simpanan terhadap total beban bunga meningkat dari sebelumnya 86.665 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 99.6% dari Rp 10. Jumlah rata-rata simpanan valuta asing (bank saja) menurun sebesar 0.2% pada tahun 2005 menjadi 26. pendapatan bunga kredit yang diberikan meningkat sebesar 8.044 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 15.8% penempatan pada BI & Bank lain 3.8% menjadi 93.1% dari Rp 156.6% pada tahun 2005 menjadi 43.3% Obligasi pemerintah 43.1% Kredit yang diberikan 6.1% pada tahun 2006.1% pada tahun 2005 menjadi 41.5% Beban Pendanaan Lainnya 2.775 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 15.8% pada tahun 2006.32% Dimiliki Hingga Jatuh tempo 1. Penurunan tersebut terutama terjadi pada Deposito Berjangka dari Rp 15. 2005 2006 2.1% Obligasi pemerintah 49.419 pada tahun 2005 menjadi Rp 11.8% dari Rp 28.8% Surat berharga yang dimiliki 3.67% Tersedia untuk Dijual 66.0% Provisi & komisi atas kredit yang diberikan 1.7% Lainnya 41.3% Provisi & komisi atas kredit yang diberikan 3. Beban bunga meningkat sebesar 32.67% Dimiliki Hingga Jatuh tempo Portfolio Obligasi Pemerintah2005 Portfolio Obligasi Pemerintah 2006 4.3% pada tahun 2005 menjadi 11. Jumlah rata-rata kredit yang diberikan (bank saja) meningkat dari Rp 95.217 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 27.62% Diperdagangkan 29.3% Surat berharga yang dimiliki 4.77% Suku Bunga Mengambang 4.319 miliar pada tahun 2006.8% Pinjaman Subordinasi 1.Komposisi pendapatan bunga portfolio Obligasi Pemerintah tahun 2005 & 2006 Jumlah pendapatan bunga Obligasi Pemerintah yang dimiliki terhadap total pendapatan bunga meningkat dari 37.5% Lainnya 8.7% Pinjaman Subordinasi 3.9% Beban Pendanaan Lainnya 1. Sedangkan komposisi tabungan terhadap total simpanan rupiah menurun dari 30.9% Tabungan 59.4% Giro 16.0% Lainnya Komposisi beban bunga pada tahun 2005 & 2006 2005 2006 10.42% Suku Bunga Mengambang Komposisi pendapatan bunga pada tahun 2005 & 2006 2005 2006 37.048 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 170.1% dari Rp 12. meskipun pada akhir tahun jumlah tabungan meningkat sehingga komposisi deposito terhadap total simpanan menurun.6% Pinjaman yang Diterima 0.5% pada tahun 2006.2%.9% Tabungan 72% Deposito Berjangka 2.4% Lainnya pembahasan umum & analisis manajemen 39 .0% penempatan pada BI & Bank lain 2.319 miliar pada tahun 2006.916 miliar pada tahun 2006.1% Pinjaman yang Diterima 0.71% Tersedia untuk Dijual 68. Jumlah rata-rata simpanan Rupiah (bank saja) meningkat sebesar 9.6% Kredit yang diberikan 4. terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah rata-rata kredit yang diberikan serta membaiknya kualitas kredit. Secara nominal. Sedangkan jumlah pendapatan bunga kredit terhadap total pendapatan bunga menurun dari 49. komposisi Deposito Berjangka Rupiah terhadap total simpanan rupiah juga meningkat dari 51.6% Surat Berharga 0. Sejalan dengan meningkatnya suku bunga rata-rata Deposito Berjangka Rupiah dari 8.3% pada tahun 2006.4% Surat Berharga 0.5% Modal Pinjaman 2.5% Deposito Berjangka 3.23% Suku Bunga Tetap 95.01% Diperdagangkan 31.3% Giro 12.938 miliar pada tahun 2006.3% pada tahun 2005 menjadi 55.269 miliar.58% Suku Bunga Tetap 95.

335 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 5. Kontribusi provisi dan komisi lainnya terhadap total pendapatan operasional lainnya pada tahun 2006 meningkat dari 67.335 74 166 4.9%.575 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 6. Laba Operasional sebelum penyisihan penghapusan pada tahun 2006 mengalami peningkatan.672 (167) 3.545 4.577 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 1.6% Transfer. Kebijakan Bank Mandiri dalam pembentukan PPAP kredit Kolektibilitas 1 2 3 4 5 Laba Operasional sebelum penyisihan penghapusan 2002 2003 2004 2005 Rp miliar 2006 Pendapatan Inti (Core Earnings) * Pendapatan (Kerugian) Transaksi Valas Laba Kenaikan Nilai & Penjualan Obligasi Pemerintah & Surat Berharga Total Laba Operasional sebelum penyisihan penghapusan 4.589 miliar. Pendapatan operasional lainnya pada tahun 2006 mengalami peningkatan dari sebesar Rp 2.755 1. pendapatan provisi. Pendapatan lain-lain menurun sebesar 47.3% Adiministrasi kredit & simpanan 22.021 6.6% Kartu Kredit 32.577 380 672 351 74 Laba selisih kurs–bersih Provisi & komisi lainnya Lain-lain Jumlah pendapatan operasional lainnya 05 06 05 06 06 05 05 06 Pendapatan provisi dan komisi lainnya untuk tahun 2005 & 2006 Pendapatan Provisi & Komisi 2005 Pendapatan Provisi & Komisi 2006 36.8% dari Rp 672 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 351 miliar pada tahun 2006.2% Pembukaan L/C dan Bank Garansi 9. Laba bersih atas selisih kurs meningkat sebesar 413.9% dari sebesar Rp 4. Penurunan tersebut terutama disebabkan karena di tahun 2006 tidak terdapat pendapatan dari peningkatan nilai atas jaminan dan penurunan efektif atas pokok pinjaman SUFRN. Bank Mandiri sepenuhnya mengikuti ketentuan Bank Indonesia dalam pembentukan penyisihan penghapusan aktiva produktif untuk kredit yang diberikan. Inkaso. dan memberikan kontribusi terhadap laba operasional sebelum penyisihan penghapusan sebesar 89. Pendapatan OPERASIONAL LAINNYA (Rp miliar) 2.845 114 2.9% pada tahun 2005 menjadi 70. Kliring & Referensi Bank 7.3% dari Rp 1. Peningkatan tersebut disebabkan meningkatnya semua komponen Laba Operasional sebelum penyisihan penghapusan.5% dari Rp 74 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 380 miliar pada tahun 2006.492 402 1.2% Pembukaan L/C dan Bank Garansi 8.034 (25) 2. Inkaso.Pendapatan inti (core earnings) pada tahun 2006 mengalami peningkatan sebesar 28.575 5.6% Lainnya 11.589 380 247 6.323 1.031 5.216 miliar.6% (Penyisihan)/Pembalikan Penyisihan Sejak 31 Maret 2005.057) 3.505 40 pembahasan umum & analisis manajemen .861 584 4.9% Anak Perusahaan 17.323 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 2. komisi dan fee serta pendapatan lainnya dikurangi dengan biaya overhead dan biaya operasional lainnya. Pendapatan provisi dan komisi lainnya meningkat sebesar 11.755 miliar pada tahun 2006.030 4.486 miliar. dari Rp 4. Kliring & Referensi Bank 5.6% Lainnya 8.159 (487) 3.388 4.5% Adiministrasi kredit & simpanan 21.6% Anak Perusahaan 19.0% Transfer.216 Catatan: * Terdiri dari pendapatan bunga bersih.072 7.651 7.486 2.0% Kartu Kredit Penyisihan penghapusan aktiva produktif & penyisihan lainnya per 31 Desember 2005 & 2006 2005 Rp miliar 2006 Sebelum 31 Maret 2005 Setelah 31 Maret 2005 2% 15% 50% 100% 100% 1% 5% 15% 50% 100% Penyisihan penghapusan kredit (Pembalikan)/penyisihan aktiva produktif lainnya Jumlah penyisihan penghapusan aktiva produktif (Pembalikan)/penyisihan lainnya dan estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi Jumlah penyisihan penghapusan bersih 3.445 (1.

6% dari Rp 3. Kenaikan tersebut terutama disebabkan berkurangnya pembalikan penyisihan lainnya dari sebesar Rp 1.187 Beban gaji dan tunjangan 601 Lain-lain–bersih (1) 3.868 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 6. Keuntungan/(kerugian) atas perubahan nilai Surat-surat Berharga dan Obligasi Pemerintah Keuntungan atas perubahan nilai surat berharga dan obligasi pemerintah pada tahun 2006 sebesar Rp 109 miliar meningkat bila dibandingkan dengan tahun 2005 rugi sebesar Rp 89 miliar. THR dll.672 miliar pada tahun 2006.057 pada tahun 2005 menjadi sebesar Rp 129 miliar pada tahun 2006 yang diimbangi dengan penurunan penyisihan penghapusan aktiva produktif dari Rp 4.254 Tunjangan 338 Post Employement Benefits* 123 Training 279 Anak Perusahaan Catatan: *  Mulai tahun 2005. Beban umum dan administrasi mengalami kenaikan sebesar 5. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya kenaikan keuntungan perubahan nilai Obligasi Pemerintah dari rugi sebesar Rp 66 miliar menjadi untung Rp 101 miliar. pembahasan umum & analisis manajemen 41 .Beban Operasional Lainnya (Rp miliar) Jumlah beban penyisihan penghapusan bersih mengalami kenaikan sebesar 3.544 miliar (nilai nominal). tunjangan cuti.852 miliar (nilai nominal).018 Beban gaji dan tunjangan 593 Lain-lain–bersih (1) Catatan: (1 Termasuk biaya yang berhubungan dengan penjaminan atas dana pihak ketiga dalam Program Penjaminan Pemerintah. Penurunan tersebut terutama disebabkan sedikitnya Obligasi Pemerintah yang dijual selama tahun 2006 yaitu sebesar Rp 1.388 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 3.018 miliar pada tahun 2006. Beban Operasional Lain 2005 Beban Operasional Lain 2006 3. kami mengakui cadangan atas manfaat Masa Bebas Tugas (MBT). Keuntungan/(kerugian) dari Penjualan Surat Berharga dan Obligasi Pemerintah Bank Mandiri memperoleh keuntungan dari penjualan surat berharga dan Obligasi Pemerintah sebesar Rp 138 miliar pada tahun 2006 dan Rp 255 miliar miliar pada tahun 2005. Pada tahun 2006 keuntungan atas penjualan Obligasi Pemerintah sebesar Rp 43 miliar menurun dibandingkan dengan tahun 2005 sebesar Rp 257 miliar. sedangkan beban gaji dan tunjangan mengalami penurunan sebesar 5.862 miliar pada tahun 2006.024 Gaji Kotor 1. Rincian biaya overhead untuk tahun 2005 & 2006 (Rp miliar) Beban Umum & Administrasi 2005 Beban Umum & Administrasi 2006 798 IT & Telekomunikasi 843 Occupancy Related 384 Promosi & Sponsorship 268 Transportasi & Biaya Perjalanan 304 Jasa Professional & Lainnya 203 Employee Related 279 Anak Perusahaan 822 IT & Telekomunikasi 914 Occupancy Related 437 Promosi & Sponsorship 270 Transportasi & Biaya Perjalanan 281 Jasa Professional & Lainnya 225 Employee Related 302 Anak Perusahaan Beban Gaji & Tunjangan 2005 Beban Gaji & Tunjangan 2006 1.3% dari Rp 3.080 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 3.010 Gaji Kotor 1. Beban lain-lain–bersih mengalami penurunan dari Rp 601 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 593 miliar pada tahun 2006.252 miliar pada tahun 2006.5% dari Rp 3.445 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 3. yaitu suatu jangka tertentu sebelum usia pensiun yang membebaskan pegawai dari tugas-tugas rutin dengan tetap memperoleh fasilitas kepegawaian yang ditentukan meliputi gaji.080 Beban umum dan administrasi 3. Beban operasional lainnya sedikit menurun dari Rp 6.251 Beban umum dan administrasi 3.334 Tunjangan 456 Post Employement Benefits* 115 Training 273 Anak Perusahaan 1. Jumlah yang dicadangkan pada tahun 2006 dan 2005 masing-masing sebesar Rp 490 miliar dan Rp 376 miliar. sedangkan total penjualan pada tahun 2005 sebesar Rp 2.187 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 3.505 miliar pada tahun 2006.

726 23.794 3.065 lembar dan pada tahun 2005 sebanyak 20.153 112.282 205.822 1. Aktiva Pajak Tangguhan–bersih pada 31 Desember 2006 adalah sebesar Rp 3. Laba per saham pada tahun 2006 adalah sebesar Rp 119.986 4.735 (1.027 92.LABA & NILAI BUKU PER SAHAM (Rupiah) 1. Pos-pos yang dapat dikategorikan sebagai perbedaan temporer (temporary differences) adalah: a. Metode ini juga mengakui adanya manfaat pajak di masa datang seperti rugi menurut pajak yang belum digunakan apabila kemungkinan besar manfaat tersebut dapat direalisasikan di masa yang akan datang.362 267.719 61.472 22.973 4.3 23.421 miliar pada tahun 2006.5) 21.2 27.4 (28.854 8.5% dari Rp 603 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 2.651 20.671 98. Kenaikan laba bersih terutama disebabkan meningkatnya pendapatan bunga bersih dari Rp 8.056 2.410 47.869 206.1 (1.813 60.818 61. Nilai Buku per saham Bank Mandiri per 31 Desember 2006 meningkat 12.648 834 28.955 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 10.150 1.714 4. Bank Mandiri menerapkan metode kewajiban (liability method) untuk menentukan beban pajak penghasilan.118 2.3) 13.215 26.824) 94.729 2. Pada metode ini.566 16.215 10. berdasarkan tarif pajak yang berlaku.797 11.054 4. sedangkan pada tahun 2005 sebesar Rp 30.289 46.383 37.3) 10.095 106.150 pada akhir tahun 2005.486 miliar pada tahun 2006.565.698 10.9 (0.304 96.2 (37.9 (14.069 93 3.849 5.889 (11. Laba per Saham (EPS) adalah laba bersih dibagi dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh pada tahun berjalan.365 218 2.295 dari Rp 1.429 1.721 4. Penyisihan biaya pegawai c.182.203) 9.932 6.095 117.231 miliar.422 6.804 26. sedangkan pada 31 Desember 2005 sebesar Rp 2.786 13.598) 11.3) 5.295 miliar.934 2.190 6.708 48.229 (14. Keuntungan (kerugian) atas kenaikan/ penurunan nilai surat berharga dan Obligasi Pemerintah Aktiva dan hutang pajak penghasilan dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan diterapkan pada periode aktiva atau kewajiban tersebut direalisasi atau diselesaikan.693 79. Penyisihan kerugian atas kasus hukum e.633 410 9.7 8.5 - Diperdagangkan - Tersedia untuk Dijual - Dimiliki hingga jatuh tempo Kredit yang diberikan - Performing - Non Performing Penyisihan Penghapusan Kredit – Neto Total Simpanan–Non Bank - Giro - Tabungan -  Deposito Berjangka & Sertifikat Deposito Ekuitas Laba per saham Nilai buku per saham Pendapatan Non Operasional Bersih Pendapatan Non Operasional Bersih menurun dari sebesar Rp 45 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 120 miliar pada tahun 2006. 42 pembahasan umum & analisis manajemen .031 90.442 19. Laba bersih untuk tahun 2006 meningkat sebesar 301.295 119 30 Ringkasan Neraca per 31 Desember 2005 & 2006 2005 (Rp miliar) USD Juta 2006 (Rp miliar) USD Juta % Perubahan Total Aktiva Kas & Penempatan pada BI Giro & Penempatan pada Bank Lain–Neto Surat Berharga yang dimiliki–Neto Obligasi Pemerintah 05 06 05 06 263.096.144 28.657 lembar.  Penyisihan penghapusan aktiva produktif dan komitmen & kontinjensi d. Penyisihan untuk Pajak Penghasilan Penyisihan pajak penghasilan menurun sebesar 35% dari Rp 629 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 409 miliar pada tahun 2006.9) 0.6% menjadi Rp 1.926 1.108 448 10.136 (1. Jumlah rata-rata tertimbang lembar saham beredar yang digunakan sebagai pembagi dalam menghitung laba per saham pada tahun 2006 sebanyak 20.468 2. Penyusutan aktiva tetap b.1) (0.875 9.6 6.345 miliar pada tahun 2006 dan kenaikan pendapatan operasional lainnya dari Rp 2.389) 103.341 29.334.5) (61.323 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 2.591 26. aktiva dan hutang pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer (temporary differences) antara nilai aktiva dan kewajiban yang tercatat di neraca dengan dasar pengenaan pajak atas aktiva dan kewajiban tersebut setiap tanggal pelaporan.517 39.070 10.

58% per tahun.9% 1–5 tahun 30.330 miliar.973 miliar pada tanggal 31 Desember 2006.0 Berdasarkan jatuh tempo 0% Kurang dari 1 tahun 2.745 61.383 miliar pada tanggal 31 Desember 2005 menjadi Rp 267.0% dari total aktiva bank.6% dari Rp 263.498 90. yang merupakan 33.703 28.4% dari total portfolio Obligasi Pemerintah.719 31.150 86.1% 06 pembahasan umum & analisis manajemen 43 .15% sampai 15.3 % dibandingkan dengan 31 Desember 2005 yaitu sebesar Rp 106. dinilai berdasarkan nilai wajar (fair value) setiap KREDIT YANG DIBERIKAN 44.6 95. Giro pada Bank Indonesia meningkat dari Rp 20. Sedangkan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) pada tanggal 31 Desember 2006 mengalami kenaikan sebesar 121.2% dari Rp 6.305 miliar pada tanggal 31 Desember 2005 menjadi Rp 21.9% dari total aktiva Bank. Obligasi tersebut terdiri dari obligasi bunga tetap dan obligasi bunga mengambang.031miliar pada tanggal 31 Desember 2006.852 miliar (nilai nominal).648 miliar (nilai wajar).9% dari Rp 16.Obligasi Pemerintah Berdasarkan portfolio dan suku bunga Tersedia untuk Dimiliki hingga Diperdagangkan Dijual jatuh tempo Total Rp miliar % dari total Suku Bunga Tetap Suku Bunga Mengambang Total % dari total 784 50 834 0. Pada tahun 2006.477 miliar pada tanggal 31 Desember 2005 menjadi Rp 14. 43.348 miliar pada tanggal 31 Desember 2005 menjadi Rp 9.6% 05 40.671 miliar atau 44. Sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. terutama disebabkan penurunan penempatan pada Bank lain dari Rp 15.9 2.7 1. Atas portfolio tersebut. Obligasi Pemerintah Per 31 Desember 2006 Bank Mandiri memiliki Obligasi Pemerintah sebesar Rp 90.095 67.4 100. obligasi bunga tetap memiliki tingkat suku bunga antara 13. Per 31 Desember 2006 porsi obligasi bunga mengambang sebesar 95. Pada tanggal 31 Desember 2006.2% dari Rp 37.9% 5–10 tahun 66.566 miliar per 31 Desember 2005 menjadi Rp 39.693 miliar.424 miliar pada tanggal 31 Desember 2006.5% 05 06 Rasio kredit terhadap total aktiva Rasio pendapatan bunga kredit terhadap total pendapatan bunga bulannya sedangkan untuk Obligasi Pemerintah yang dimiliki hingga jatuh tempo dicatat berdasarkan harga perolehan.027 miliar pada tanggal 31 Desember 2005 menjadi Rp 4. sedangkan obligasi bunga mengambang memiliki tingkat suku bunga sebesar tingkat suku bunga SBI 3 (tiga) bulan.875 miliar per 31 Desember 2006.4 4. Bank Mandiri membukukan keuntungan atas penjualan Obligasi Pemerintah sebesar Rp 43 miliar.517 miliar pada 31 Desember 2006.043 miliar per 31 Desember 2005 menjadi Rp 35. keuntungan yang belum direalisasi atas Obligasi Pemerintah sebesar Rp 101 miliar meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar rugi Rp 66 miliar.2% Lebih dari 10 tahun Jumlah aktiva mengalami sedikit kenaikan yaitu sebesar 1.648 100.054 miliar pada tanggal 31 Desember 2005 menjadi Rp 9.0% 49.579 miliar pada tanggal 31 Desember 2006. Surat Berharga yang dimiliki Surat Berharga yang dimiliki–bersih mengalami sedikit kenaikan dari Rp 4. Obligasi Pemerintah yang diperdagangkan dan tersedia untuk dijual. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 10. Peningkatan tersebut terutama disebabkan meningkatnya penempatan pada Bank Indonesia dari Rp 35.0 4. Giro dan Penempatan pada Bank Lain Giro dan Penempatan pada Bank Lain menurun sebesar 37.350 59. Jumlah Obligasi Pemerintah yang dijual selama tahun 2006 sebesar Rp 1.909 miliar per 31 Desember 2006.016 26. Kas dan Penempatan pada Bank Indonesia Kas dan penempatan pada Bank Indonesia meningkat sebesar 6. jumlah kredit yang diberikan bruto Bank Mandiri secara konsolidasi adalah sebesar Rp 117.

898 109.564 29.0 53.579 2.1 59 117 677 10.990 21.287) 18.257) (2.933 309 20 3.1 2.1 6.6 32.4 80 110 332 522 0.7 8.628 69.1 1 10.090 17.946 720 206 9.752 824 71 7.8 6.615 60.064 18.387 59 117 677 10.076 2.373 886 185 3 7.2 0.945 15.635 2.552 4.5 75.9 2.624 27.685 19.154 80.398) (4.945 80 110 332 12.482 33.621 11.0 10.380 44 pembahasan umum & analisis manajemen .583 853 0.953 9.617 22.132 2 3 4 5 Subtotal Consumer Non performing loan Total Kredit 1.599 522 22 0 0 0 0 22 0 10.985 4.308 1.350 26.465 5.313 19.2 2.257 17.613 49.818 (6.677 Subtotal Commercial Non performing loan Small & Micro 1 2 3 4 5 18.8 1.2 Rp miliar 26.1 0.391 13.237 12.071 (1.818) 6.1 12.6 3.5 1.650 (1.6 1.5 1 2 3 4 5 Subtotal Small & Micro Non performing loan Consumer 8.548 853 31 4 0 0 0 35 0 8.9 1.347) 90.4 9.378 2 3 4 5 Subtotal Corporate Non performing loan Commercial 32.702 1 20.339 78.476) 1.6 4.360 5.6 0.5 2.627 4.132 91 2.429 6.060 535 203 24.8 10.539 (4.263 4.Dibawah ini kami sajikan pertumbuhan kredit performing dan non performing (bank saja) selama tahun 2006 sebagai berikut: Kredit berdasarkan segmentasi Bersama ini kami sajikan rincian kredit yang diberikan berdasarkan segmentasi pada 31 Desember 2006 (bank saja) sebagai berikut: Baki Debet Segmen Corporate Kol Rupiah Valas Total % Kredit Performing Saldo 31 Desember 2005 Downgrade ke NPL Upgrade dari NPL Net disbursement Pengaruh kurs Saldo 31 Desember 2006 Kredit Non Performing Saldo 31 Desember 2005 Downgrade ke NPL Upgrade dari NPL Penerimaan kembali Penghapusbukuan Net disbursement Pengaruh kurs Saldo 31 Desember 2006 Rp miliar 73.

557 1.622 22.380 5.4 12. Skema & jumlah kredit yang direstrukturisasi tahun 2005 & 2006 2005 2006 Rp miliar % Kredit jangka panjang dengan opsi saham (KJPOS) Fasilitas kredit tambahan Perpanjangan jangka waktu kredit Perpanjangan jangka waktu & penurunan suku bunga Perpanjangan jangka waktu & skema restrukturisasi lain-lain Jumlah 1 1.7% dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2005 yaitu Rp 19.758 miliar.362 1.754 5.0% 12. penjadualan kembali bunga yang tertunggak dan perpanjangan jangka waktu pembayaran bunga tertunggak. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 7.004 28.370 5.749 4.5% 22.5% 17.9% 24.622 4.427 miliar.991 24.435 123 26 2 1 39.d < 1.9% 38.427 1.0% 17.8% atau Rp 20.484 39.476 miliar (bank saja) dan menerima kembali kredit yang telah dihapusbukukan sebesar Rp 3.000 TOTAL 305.738 2.529 20.701) (721) 7.677 14.411 miliar (termasuk pencatatan kembali kredit yang telah dihapusbuku sebesar Rp 2.518 319 12.484 2.0% 15.7 21.tabel komposisi kredit (berdasarkan angka bank) per 31 Desember 2006 Jumlah Rekening NPL Ukuran Kredit (Rp miliar) Total Rekening % Total Jumlah Saldo (Rp miliar) NPL % < 25 >= 25 s.427 5.8% 24. Kredit yang dihapusbukukan Pada tahun 2006.587 12.573 (10.476 (3.859 5.527 1.071 24.914 * Termasuk pembayaran sebagian. Portfolio kredit yang telah dihapusbuku tersebut tidak dicatat dalam laporan keuangan.568 511 9.3 1.064 4.d < 100 >= 100 s. MUTASI KREDIT YANG TELAH DIHAPUSBUKU TAHUN 2005 & 2006 (BANK SAJA) (Rp miliar) 2005 2006 Saldo awal tahun Penghapusbukuan Penerimaan kembali (1) Lain-Lain (2) Saldo akhir tahun 21.1 100 Catatan: 1 Skema restrukturisasi lain-lain terutama terdiri dari penurunan tingkat suku bunga. Mutasi kredit yang direstrukturisasi selama tahun 2006 Saldo Awal Tambahan restrukturisasi Pembayaran Penghapusbukuan Lain-lain* Saldo akhir Rp miliar 19.456 (817) 456 22.914 7.d < 500 >= 500 s.336 miliar) dari kredit yang telah dihapusbukukan sebelum dan selama tahun 2006.240 19.716 109.336 20.000 >= 1.8% 25.812 502 149 17 4 306.5 57.758 pembahasan umum & analisis manajemen 45 .1% Kredit yang direstrukturisasi Dari total kredit yang diberikan per 31 Desember 2006.411) 1.5% 11.914 miliar merupakan kredit yang direstrukturisasi. Bank Mandiri menghapusbukukan kredit yang diberikan sebesar Rp 4. Saldo kredit yang dihapusbukukan per 31 Desember 2006 sebesar Rp 24.8% 11. sebesar 17. selisih kurs karena penjabaran mata uang asing dan fluktuasi kredit modal kerja.255 18.810 11.

893 27.890 8.706 46 pembahasan umum & analisis manajemen .771 77.9% Tabungan 54.680 21.289 miliar menjadi Rp 205.165 19.050 16.304 miliar. sedangkan deposito berjangka mengalami penurunan sebesar 7.378 8.3% Tabungan 47% Deposito berjangka & Sertifikat Deposito Komposisi simpanan ( bank saja) berdasarkan segmentasi per 31 Desember 2006 Simpanan Valuta Giro Deposito Tabungan Rp miliar Total Corporate Jumlah Commercial Jumlah Consumer Jumlah Rp Valuta Asing Rp Valuta Asing Rp Valuta Asing 18.6% Simpanan Pada 31 Desember 2006 jumlah simpanan sedikit mengalami penurunan dari sebesar Rp 206.142 52. Sehingga.155 4. yang diimbangi dengan meningkatnya Tabungan sebesar 27. Rasio dana murah terhadap total simpanan meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang semula 45.204 12.977 4.412 57.121 4.774 4. Bank mencatat selisih antara nilai pokok kredit dengan harga pembelian sebagai penyisihan penghapusan aktiva produktif.2% dari Rp 46.5% Giro 22. Kredit yang dibeli dari BPPN pada 31 Desember 2005 & 2006 (Rp miliar) No Keterangan 2005 2006 1 2 3 4 5 Baki Debet Pendapatan yang ditangguhkan PPAP Pendapatan bunga & pendapatan lain yang terkait dengan kredit yang dibeli dari BPPN Tambahan penyediaan dana 4. berdasarkan komposisi simpanan per 31 Desember 2006.2% dan 6. Penurunan tersebut terutama disebabkan menurunnya deposito berjangka yang cukup signifikan sebesar 14.708 miliar.024 12.525 6.911 2.291 56.050 86 379 139 11 Kolektibilitas kredit yang dibeli dari BPPN per 31 Desember 2005 dan 2006 Kolektibilitas 2005 Rp miliar 2006 Lancar Dalam Perhatian Khusus Kurang Lancar Diragukan Macet Total NPL 631 436 571 156 2.793 24.005 miliar pada tanggal 31 Desember 2005 menjadi Rp 6.726 miliar menjadi Rp 96. komposisi simpanan per 31 Desember 2005 dan 2006 Jenis Simpanan 2005 Jenis Simpanan 2006 22.816 120.567 111.113 miliar pada tanggal 31 Desember 2006.614 57.9% dari Rp 47.3% dari Rp 112.6% 471 2.415 15.771 160 807 209 12 3.410 miliar menjadi Rp 48.249 24.278 1.962 7.496 3.4%.7% Giro 29.341 miliar pada tanggal 31 Desember 2006.656 52. Sepanjang telah dilakukan pengikatan kredit baru atas kredit tersebut.073 6 500 3.068 6. giro dan tabungan mengalami kenaikan masing-masing sebesar 1.614 40.6% dibandingkan dengan periode sebelumnya.955 5.5% menjadi 53. Giro mengalami peningkatan sebesar 5.0%.6% Deposito berjangka & Sertifikat Deposito 23.Kredit yang dibeli dari BPPN Termasuk dalam saldo kredit yang diberikan per 31 Desember 2006 adalah kredit yang dibeli dari BPPN sebesar Rp 3.5% dari Rp 23. Kenaikan ini terutama disebabkan meningkatnya saldo laba dari Rp 4.813 miliar.591 miliar. Ekuitas Total ekuitas mengalami peningkatan sebesar 13.050 miliar.153 miliar menjadi Rp 60.215 miliar pada tanggal 31 Desember 2005 menjadi Rp 26.

961 51. pembahasan umum & analisis manajemen 47 .589 29.628 miliar. penjualan Obligasi Pemerintah.POSISI LIKUIDITAS BANK MANDIRI per 31 DESEMBER 2005 & 2006 2005 Rp miliar 2006 Aktiva Lancar (1) Obligasi Pemerintah yang dimiliki untuk diperdagangkan dan tersedia untuk dijual Rasio kredit terhadap simpanan (2) Aktiva lancar terhadap jumlah aktiva Aktiva lancar terhadap simpanan (2) 56.497 miliar. Arus kas masuk bersih juga dipengaruhi oleh penerimaan provisi dan komisi sebesar Rp 2. Bank Mandiri juga menggunakan portfolio Obligasi Pemerintah untuk mendukung likuiditas dan meningkatkan aktiva produktif melalui collateral fund borrowing.638 miliar terutama berkaitan dengan kenaikan surat-surat berharga yang dikategorikan sebagai tersedia untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo sebesar Rp 6.121 miliar serta penurunan tabungan sebesar Rp 6. Bank Mandiri memiliki arus kas masuk dari peningkatan jumlah tabungan dan giro.2% 19. tambahan pemberian kredit sebesar Rp 12. penerimaan dari eksekusi hak opsi saham sebesar Rp 415 miliar serta pembayaran dividen dan Dana Program Bina Lingkungan sebesar Rp 314 miliar. yang biasanya berjumlah lebih besar daripada Giro Wajib Minimum Bank Indonesia. Sumber Modal dan Likuiditas Kegiatan usaha Bank Mandiri selama tahun 2006 sebagian besar didanai oleh kombinasi penerimaan dari pendapatan bunga atas kredit yang diberikan.414 miliar.3% 27.928 miliar serta penurunan Obligasi Pemerintah yang dikategorikan sebagai tersedia untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo sebesar Rp 1. Bank Mandiri telah menjual Obligasi Pemerintah sebesar Rp 1. arus kas masuk bersih dari aktivitas operasi adalah sebesar Rp 9. arus kas masuk bersih dari aktivitas operasi adalah sebesar Rp 12. Bank Mandiri juga mempertahankan cadangan likuiditas. yang diimbangi dengan arus kas keluar dari beban bunga sebesar Rp 11. pembayaran pinjaman subordinasi sebesar Rp 245 miliar.042 miliar yang antara lain digunakan untuk membayar pinjaman yang diterima sebesar Rp 1.644 miliar. bank dan lembaga keuangan lain. giro pada bank-bank lain.553 57. transaksi penjualan dengan janji dibeli kembali serta outright sales.6% Catatan: (1) Aktiva lancar terdiri dari: kas. komisi dan provisi. Pendistribusian laba bersih tahun 2005 yang dilaksanakan pada tahun 2006 adalah pembayaran dividen.122 30. Bank Mandiri menggunakan sebagian besar dananya untuk pembayaran beban bunga atas dana pihak ketiga dan pinjaman yang diterima.359 miliar dan peningkatan giro dan tabungan sebesar Rp 17. Arus kas dari dana pihak ketiga juga secara signifikan mempengaruhi posisi likuiditas bank. yang diimbangi dengan arus kas keluar dari beban bunga sebesar Rp 15.2% 52.853 dan Rp 130.880 miliar.210 miliar dan peningkatan giro dan deposito berjangka sebesar Rp 31. pembelian kembali surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali sebesar Rp 867 miliar.380 miliar.783 miliar.535 miliar.860 miliar dengan janji untuk dibeli kembali pada bulan Januari 2007. cadangan umum serta Dana Program Bina Lingkungan. di mana kredit yang diberikan memberikan pendapatan sebesar Rp 10. giro pada Bank Indonesia.759 miliar.891 miliar terutama berkaitan dengan penurunan surat-surat berharga yang dikategorikan sebagai dimiliki hingga jatuh tempo dan tersedia untuk dijual sebesar Rp 1.240 miliar terutama berasal dari pendapatan bunga sebesar Rp 25.496 per lembar saham atau secara total masing-masing sebesar Rp 302 miliar dan Rp 2.419 miliar. pembelian surat berharga dengan janji dijual kembali sebesar Rp 187 miliar. Selain itu.190 miliar. pemberian kredit dan pembayaran kembali pinjaman yang diterima. Dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan serta tantiem sebesar Rp 2.760 miliar. dan pembayaran biaya operasional (termasuk biaya gaji dan tunjangan. Juni 2007. Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Pada tahun 2006 arus kas keluar bersih dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 2. untuk mengantisipasi penarikan simpanan dalam jumlah besar oleh nasabah. di mana kredit yang diberikan memberikan pendapatan sebesar Rp 11. Bank Mandiri telah melaksanakan pembayaran dividen tahun buku 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp 14. Januari 2008.935 miliar.7% 25.554 miliar terutama berasal dari pendapatan bunga sebesar Rp 19. serta surat-surat berharga (tidak termasuk Obligasi Pemerintah) dalam portfolio diperdagangkan dan tersedia untuk dijual) (2) Simpanan tidak termasuk simpanan dari bank lain. arus kas keluar bersih dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 8.7% 21. Arus Kas dari Aktivitas Operasi Pada tahun 2006.035 miliar.874 miliar serta penurunan deposito berjangka sebesar Rp 15. Arus Kas dari Aktivitas Investasi Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi pada tahun 2006 adalah sebesar Rp 7. serta biaya umum dan administrasi). Arus kas masuk bersih juga dipengaruhi oleh penerimaan provisi dan komisi sebesar Rp 2. Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi pada tahun 2005 adalah sebesar Rp 3. meskipun mengalami arus kas keluar dari deposito berjangka.319 miliar. penempatan pada pasar uang antar bank. dan peningkatan jumlah simpanan terutama giro dan tabungan. penempatan pada Bank Indonesia. Bank Mandiri telah memanfaatkan pasar uang antar bank. Pada tahun 2005.522 miliar. pembayaran pinjaman subordinasi sebesar Rp 2. Pada tahun 2005. pembayaran dividen. tambahan pemberian kredit sebesar Rp 15.678 miliar serta pembelian aktiva tetap sebesar Rp 264 miliar yang diimbangi dengan penerimaan dari penjualan aktiva tetap sebesar Rp 65 miliar. Pada tahun 2006.995 miliar yang di antaranya digunakan untuk membayar pinjaman yang diterima sebesar Rp 3. Nopember 2009 dan Mei 2010.

5% Catatan: (1)  B  eban operasional termasuk beban bunga & beban PPAP serta beban penyisihan lainnya dibagi pendapatan operasional termasuk pendapatan bunga (2) Perhitungan devisa netto termasuk akun neraca dan rekening administratif 48 pembahasan umum & analisis manajemen .6% 8.696 3.065 4.3% 6.251 639 14.Belanja Modal Bank Mandiri menganggarkan belanja modal sekitar Rp 500 miliar pada tahun 2007.535 2. Rp 438 miliar untuk peralatan kantor.3% 6. Penurunan tersebut terutama disebabkan menurunnya komitmen & kontinjensi dalam valuta asing.401 Mata uang asing: Letters of Credit yang tidak dapat dibatalkan Bank Garansi yang diterbitkan Standby Letters of Credit 3.2% dibandingkan dengan tahun 2005. sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia.890 3.7% 4.867 10. Komitmen dan Kontinjensi yang mempunyai risiko kredit per 31 desember 2005 & 2006 2005 Rp miliar 2006 Rupiah: Letters of Credit yang tidak dapat dibatalkan Bank Garansi yang diterbitkan Standby Letters of Credit 4.426 15. komputer & perangkat lunak Kendaraan Jumlah 05 06 05 06 05 06 05 06 Komitmen & Kontinjensi Jumlah Komitmen & Kontinjensi yang mempunyai risiko kredit per 31 Desember 2006 mengalami penurunan sebesar 5.0% 0.1% 103.0% 0.0% 0. RASIO KEUANGAN LAINNYA (BANK SAJA) Tabel berikut menyajikan rasio keuangan lainnya.639 604 3.0% 11. Penyisihan penghapusan komitmen dan kontinjensi yang telah dibentuk pada tanggal 31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing sebesar Rp 514 miliar dan Rp 594 miliar. yang terdiri dari: Rp 17 miliar untuk perluasan jaringan cabang dan renovasi.0% 0.0% 11. komputer dan perangkat lunak dan Rp 45 miliar untuk lain-lain.8% 90.0% 95.926 139 Aktiva Produktif Bermasalah Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif terhadap Aktiva Produktif Pemenuhan Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (1) Persentase Pelanggaran BMPK - Pihak Terkait - Pihak Tidak Terkait Persentase Pelampauan BMPK - Pihak Terkait - Pihak Tidak Terkait Giro Wajib Minimum Rupiah Posisi Devisa Netto (2) 12.236 4.747 KOLEKTIBILITAS KOMITMEN & KONTINJENSI PER 31 DESEMBER 2005 & 2006 2005 Rp miliar 2006 RASIO KEUANGAN LAINNYA (BANK SAJA) Rasio 2005 2006 Performing Non Performing 15.1% 0.7% 107.797 892 3.3% 2.0% 0.024 4.557 11. BELANJA MODAL KONSOLIDASI TAHUN 2005 & 2006 (Rp miliar) 264 412 192 337 64 68 11 4 Tanah & bangunan Peralatan kantor.0% 0.489 15.0% 0.

5. 8/4/PBI/2006 yang mengharuskan Bank untuk melakukan penilaian sendiri secara internal (internal self assessment) terhadap pelaksanaan GCG. Hal ini terbukti dengan telah dibentuknya Komite Good Corporate Governance di level Komisaris pada tanggal 18 Juli 2005. dalam training/workshop. antara lain adalah masalah keterbukaan dan transparansi.’ Peringkat ini telah mengalami peningkatan yang signifikan dari CGPI 2004 yaitu peringkat keenam. Peraturan BAPEPAM. 2. 8/4/PBI/2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum beserta PBI No. maka responden internal Bank Mandiri yang dilibatkan dalam survei adalah Komisaris. Bank Mandiri percaya bahwa penerapan prinsipprinsip dan praktek-praktek terbaik GCG yang konsisten akan memberikan manfaat baik bagi Bank maupun para pemangku kepentingan lainnya dengan: 1. Asiamoney menanyakan beberapa hal. independensi. serta para Manager di Wilayah dan Cabang. Dalam penilaian yang diikuti beberapa bank dan perusahaan non-keuangan. 6. Manajemen berkeyakinan bahwa penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) merupakan salah satu prasyarat mutlak dalam proses transformasi ini. Department Head.GOOD CORPORATE GOVERNANCE Komisaris dan Direksi Bank Mandiri berkomitmen untuk menegakkan sistem perbankan yang sehat dan kuat di Indonesia dan mentransformasi Bank Mandiri menjadi bank publik terkemuka (Blue Chip Company) di kawasan Asia Tenggara (Regional Champion Bank). antara lain sosialisasi secara langsung melalui Forum Sosialisasi di Kantor Pusat. Group Head. dengan status perusahaan publik dan perusahaan terbuka. Penerapan prinsip secara baik akan meningkatkan kepercayaan investor dan merupakan nilai tambah bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya. sejak tahun 2003 Bank Mandiri setiap tahun menugasi lembaga independen untuk melakukan penilaian terhadap impementasi GCG. Bank Mandiri berhasil meraih dua penghargaan dari Asiamoney yaitu The Best Corporate Governance Award dan The Best Disclosure & Transparency yang penghargaannya diserahkan pada tanggal 24 Januari 2007. sosialisasi dilakukan pula kepada pemangku kepentingan lainnya. Direksi. kewajaran dan kehati-hatian dalam pengelolaan Bank. 4. PricewaterhouseCoopers dan The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG). Audit Internal. Sebelum dikeluarkannya PBI No. akuntabilitas. Hasil penilaian yang dilakukan oleh IICG sejak Maret 2006 telah diumumkan pada bulan Desember 2006.8/4/PBI/2006. Tujuan sosialisasi adalah agar seluruh jajaran Bank dapat memahami dan melaksanakan prinsipprinsip dan praktek-praktek terbaik GCG dalam menjalankan tugas. Pembentukan Komite GCG di level Komisaris sejalan dengan tugas Komisaris dalam melakukan pengawasan atas jalannya pengurusan perseroan oleh Direksi termasuk memantau efektivitas implementasi GCG beserta praktekpraktek terbaik. 3.  Mempermudah perolehan dana pembiayaan yang lebih murah yang pada akhirnya akan meningkatkan shareholder’s values. 8/14/PBI/2006 tentang Perubahan atas PBI No. perlakuan terhadap pemegang saham serta hubungan dengan investor. sosialisasi dilakukan juga melalui pemuatan materi GCG dalam Laporan Tahunan Bank Mandiri. pertanggungjawaban manajemen dan direksi. Pembentukan Komite Good Corporate Governance Bank Mandiri telah menyadari pentingnya penerapan GCG sebelum dikeluarkannya PBI No. kunjungan ke wilayah-wilayah.  Mengembalikan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. situs Bank Mandiri. Disamping itu. seperti buletin internal Bank Mandiri. diskusi rutin yang diselenggarakan oleh perusahaan-perusahaan BUMN dan seminar GCG berskala nasional maupun internasional. tanggung jawab. Terlindunginya Bank dari intervensi eksternal dan tuntutan hukum. 8/4/PBI/2006 tersebut. Secara keseluruhan Bank Mandiri menempati posisi ketiga dalam 10 Good Corporate Governance Perception Index 2006. Selain itu.  Meningkatnya kesungguhan manajemen dalam menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan.  Meningkatnya minat dan kepercayaan investor. forum investor. yaitu Standard and Poor’s. seperti corporate values dan corporate behaviours dilaksanakan kepada seluruh jajaran Bank Mandiri melalui berbagai cara. efisiensi dan pelayanan kepada stakeholders. dan media komunikasi lainnya sehingga diharapkan pelaksanaan GCG di Bank Mandiri dapat mudah diketahui oleh seluruh pemangku kepentingan. Bank Mandiri mendapat peringkat runner-up untuk kategori sektor keuangan dengan predikat ‘terpercaya. antara lain melalui forum-forum Corporate Governance seperti Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG). Agar hasil survei dapat mewakili seluruh jajaran di Bank Mandiri. focus group. Penilaian Penerapan Good Corporate Governance Untuk memastikan adanya peningkatan kualitas penerapan GCG secara berkesinambungan ke dalam proses bisnis. Keputusan Menteri BUMN No. untuk good corporate governance 49 . Bank Mandiri sebagai Bank Umum yang merupakan BUMN. Survei Dengan Metode Self AssesSment Sebelum dikeluarkannya PBI No. dan melalui Knowledge-Based Management System (KMS). Kepada para responden. maupun sosialisasi melalui media. intranet Bank Mandiri yang dapat diakses oleh seluruh pegawai Bank Mandiri. 117/M-MBU/2002 tentang Penerapan Praktek Good Corporate Governance Pada BUMN serta peraturan BUMN terkait.  Meningkatnya kinerja Bank. Survei tersebut dilakukan untuk mengetahui sampai sejauh mana prinsip-prinsip dan praktek-praktek terbaik GCG telah diterapkan oleh Bank Mandiri. tetapi juga pada Undang-undang Perseroan Terbatas. dan Pedoman Good Corporate Governance yang dikeluarkan oleh Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG). Komite GCG telah melakukan survei dengan menggunakan metode tersebut. Selain sosialisasi kepada pihak internal. Disamping itu. Komite Audit. Dalam sosialisasi kepada Unit Kerja Kantor Pusat dan Wilayah. merupakan Badan hukum yang highly regulated sehingga implementasi GCG beserta praktek-praktek terbaiknya di Bank Mandiri mengacu tidak hanya pada aturan Bank Indonesia. Sosialisasi Good Corporate Governance Sosialisasi prinsip-prinsip dan praktek-praktek terbaik GCG serta kebijakan terkait lainnya. seluruh anggota Komite GCG terlibat secara langsung dalam menyiapkan dan menyampaikan materi sosialisasi.

memperoleh pandangan yang lebih objektif, maka selain responden internal ditetapkan pula responden dari pihak eksternal Bank Mandiri, yang terdiri dari para pejabat di Bapepam, BEJ dan BES, investor, rekanan, vendor dan pihak lain yang dianggap kompeten untuk memberikan penilaian terhadap implementasi GCG di Bank Mandiri. Penghargaan lainnya yang Diperoleh Di samping prestasi dan penghargaan yang telah disebutkan di atas Bank Mandiri juga memperoleh penghargaan dari Badan Sertifikasi Lloyd’s Register Indonesia berupa sertifikat ISO 9001: 2000 untuk Bidang Compliance dan Treasury Operation Department-Central Operations Group. Prinsip-prinsip Good Corporate Governance di Bank Mandiri: a. Keterbukaan (Transparency) •  Bank mengungkapkan informasi secara tepat waktu, memadai, jelas, akurat dan dapat diperbandingkan serta dapat diakses oleh stakeholders sesuai dengan haknya. • Informasi tersebut meliputi visi, misi, sasaran usaha, strategi Bank, kondisi keuangan, susunan dan kompensasi pengurus, pemegang saham pengendali, cross shareholding, pejabat eksekutif, pengelolaan risiko, sistem pengawasan dan pengendalian intern, status kepatuhan, sistem dan implementasi GCG serta informasi dan fakta material yang dapat mempengaruhi keputusan pemodal. •  Prinsip keterbukaan itu tetap memperhatikan ketentuan rahasia bank, rahasia jabatan dan hak-hak pribadi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. • Kebijakan bank harus tertulis dan dikomunikasikan kepada stakeholders yang berhak memperoleh informasi tentang kebijakan tersebut. Bank Mandiri menyampaikan laporan kepada Bank Indonesia, Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK), Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya, serta mengumumkan kepada publik mengenai

terjadinya suatu peristiwa, informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi harga atau nilai efek atau keputusan investasi pemodal secara tepat waktu dan obyektif berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. PBI No.8/4/PBI/2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum beserta perubahannya PBI No.8/14/PBI/2006 tentang Perubahan atas PBI No.8/4/PBI/2006 mewajibkan Bank Mandiri untuk melaporkan pelaksanaan GCG pada setiap akhir tahun buku dimulai pertama kali untuk posisi laporan akhir Desember 2007. b. Akuntabilitas (Accountability) •  Bank menetapkan tanggung jawab yang jelas dari masing-masing organ Bank yang selaras dengan visi, misi, sasaran usaha dan strategi Bank dan menetapkan kompetensi kepada organ tersebut sesuai tanggung jawab masing-masing. •  Dalam pengelolaannya, Bank menetapkan check and balance system. •  Bank juga memiliki ukuran kinerja dari semua jajaran berdasarkan ukuran yang disepakati konsisten dengan nilai perusahaan (corporate values), sasaran usaha dan strategi bank serta memiliki reward and punishment system. •  Bank meyakini bahwa semua organ organisasi Bank mempunyai kompetensi sesuai dengan tanggung jawabnya dan memahami perannya dalam implementasi GGC. c. Tanggung Jawab (Responsibility) •  Bank berpegang pada prinsip kehatihatian (prudential banking practices) dan menjamin kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. •  Bank sebagai good corporate citizen peduli terhadap lingkungan dan melaksanakan tanggung jawab sosial secara wajar. d. Independensi (Independency) •  Bank menghindari terjadinya dominasi yang tidak wajar oleh stakeholders manapun dan tidak terpengaruh oleh kepentingan sepihak serta terbebas dari benturan kepentingan (conflict of interest). •  Bank mengambil keputusan secara obyektif dan bebas dari segala tekanan dari pihak manapun.

e. Kewajaran (Fairness) •  Bank memperhatikan kepentingan seluruh stakeholders berdasarkan asas kesetaraan dan kewajaran (equal treatment). •  Bank memberikan kesempatan kepada seluruh stakeholders untuk memberikan masukan dan menyampaikan pendapat bagi kepentingan Bank serta mempunyai akses terhadap informasi sesuai dengan prinsip keterbukaan. Dalam rangka menerapkan prinsip kewajaran (Fairness) Bank Mandiri memperhatikan hak-hak dan perlakuan yang sama terhadap semua pemegang saham sesuai dengan klasifikasi. Sebagai perusahaan publik, Bank memperhatikan kepentingan pemegang saham minoritas, yang antara lain diwujudkan dalam: a.  Memberikan hak kepada pemegang saham yang mewakili sekurang-kurangnya 1/10 bagian dari jumlah saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan untuk mengajukan usulan. b.  Jika terdapat transaksi benturan kepentingan sesuai dengan Peraturan Bapepam No. KEP-32/PM/2000 tentang Perubahan Peraturan No. IX.E.1 Tentang Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu, maka harus disetujui oleh para Pemegang Saham Independen atau wakil mereka yang diberi wewenang untuk itu dalam RUPS. c. Apabila terdapat transaksi material sesuai dengan Peraturan Bapepam No. KEP-02/ PM/2001 tentang Perubahan Peraturan No. IX.E.2 Tentang Transaksi Material, maka harus disetujui terlebih dahulu oleh RUPS. Struktur Corporate Governance Struktur Corporate Governance di Bank Mandiri adalah sebagai berikut: a. Komisaris Berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh pemegang saham, Komite Nominasi dan Remunerasi merekomendasikan calon Komisaris. Dari rekomendasi tersebut pemegang saham memilih Komisaris dalam RUPS melalui proses yang transparan. Demikian pula pemberhentian Komisaris hanya bisa dilakukan oleh pemegang saham dalam RUPS.

50

good corporate governance

Karena Bank Mandiri adalah suatu Badan Usaha Milik Negara yang juga merupakan perusahaan publik, Anggaran Dasar Bank menetapkan bahwa pengangkatan Komisaris oleh RUPS harus disetujui oleh pemegang saham Dwiwarna Seri A (Negara Republik Indonesia). Lebih lanjut Anggaran Dasar menegaskan bahwa hanya pemegang saham Dwiwarna Seri A yang berhak mengajukan pencalonan Komisaris dan Direktur kepada RUPS. Calon-calon tersebut efektif setelah mereka lulus fit and proper test Bank Indonesia. PBI nomor 8/4/PBI/2006 mengatur bahwa anggota Komisaris suatu bank minimal 3 orang dan paling banyak sama dengan jumlah anggota Dewan Direksi. Sejak RUPS bulan Mei 2005, jumlah anggota Komisaris Bank Mandiri sebanyak tujuh orang. Tanggung jawab dan kewajiban Komisaris: a. Komisaris bertanggung jawab terhadap terlaksananya tugas Komisaris yang diatur dalam Anggaran Dasar Bank secara efektif dan efisien serta terpeliharanya efektivitas komunikasi antara Komisaris dengan Direksi, auditor eksternal dan otoritas pengawas bank dan pasar modal. b. Komisaris bertanggung jawab dalam mematuhi ketentuan perundang-undangan dan memantau efektivitas praktek GCG. c. Komisaris wajib melakukan tindak lanjut hasil pengawasan dan rekomendasi yang diberikan dalam hal terjadi penyimpangan terhadap perundang-undangan, anggaran dasar dan prudential banking practices. d. Komisaris memiliki Tata Tertib Komisaris yang mengikat dan ditaati oleh semua komisaris. Tata tertib tersebut antara lain mengatur mengenai Rapat Komisaris. e. Komisaris wajib mengungkapkan kepemilikan saham Bank maupun perusahaan lainnya sesuai peraturan pasar modal. f. Komisaris dilarang memanfaatkan Bank untuk kepentingan pribadi, keluarga, perusahaan atau kelompok usahanya dengan cara yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan kewajaran di bidang perbankan.

b. Komisaris Independen Keberadaan Komisaris Independen dimaksudkan untuk dapat mendorong terciptanya iklim dan lingkungan kerja yang lebih obyektif dan menempatkan kewajaran (fairness) dan kesetaraan di antara berbagai kepentingan termasuk kepentingan pemegang saham minoritas dan Stakeholders lainnya. Selaku Komisaris Independen dan Pihak Independen harus dapat terlepas dari benturan kepentingan (conflict of interest). Dalam rangka mendukung pelaksanaan GCG Bank, pemegang saham dalam RUPS menetapkan Komisaris Independen dengan jumlah dan persyaratan sebagaimana ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan guna menjalankan tugas pengawasan terhadap Bank dan kelompok usaha Bank yang tidak melakukan kegiatan usaha Bank. Selain itu, dalam PBI No.8/14/PBI/2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum disebutkan bahwa Komisaris Independen adalah anggota Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Komisaris lainnya, Direksi dan/atau pemegang saham pengendali atau hubungan lain yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen. PBI tersebut juga mengatur bahwa paling kurang 50% dari jumlah anggota Komisaris adalah komisaris independen. Salah satu komisaris independen ditetapkan sebagai Ketua Komite Audit. Saat ini 4 (empat) dari 7 (tujuh) anggota Komisaris Bank Mandiri merupakan Komisaris Independen, salah satunya yaitu Ibu Gunarni Soeworo adalah Ketua Komite Audit. c. Komite-komite Di Bawah Komisaris Dalam menjalankan tugasnya, Komisaris membentuk komite-komite: 1. Komite Audit, membantu Komisaris dalam pengawasan atas hal-hal yang terkait dengan informasi keuangan, sistem pengendalian internal dan efektivitas pemeriksaan oleh auditor eksternal dan internal. 2. Komite Nominasi dan Remunerasi, membantu Komisaris dalam menjalankan

fungsi pengawasan atas hal-hal yang terkait dengan penetapan kualifikasi dan proses nominasi serta remunerasi Komisaris, Direksi dan para pejabat eksekutif. 3. Komite Kebijakan Risiko membantu Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasan kebijakan risiko usaha. 4. Komite GCG, membantu Komisaris dalam memberikan rekomendasi arah kebijakan implementasi prinsip-prinsip GCG. d. Direksi PBI No. 8/4/PBI/2006 menetapkan bahwa usulan penggantian dan/atau pengangkatan anggota Direksi oleh Komisaris kepada RUPS harus memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi. Kemudian para pemegang saham berdasarkan rekomendasi tersebut memilih Direksi dalam RUPS yang terbuka dan transparan. Seperti halnya pemberhentian Komisaris, pemberhentian Direksi hanya bisa dilakukan oleh pemegang saham dalam RUPS. Karena Bank Mandiri adalah suatu Badan Usaha Milik Negara yang telah Terbuka, Anggaran Dasar Bank mengatur bahwa pengangkatan Direksi oleh RUPS harus disetujui oleh pemegang saham Dwiwarna Seri A (Negara Republik Indonesia). Lebih lanjut Anggaran Dasar mengatakan bahwa hanya pemegang saham Dwiwarna Seri A yang berhak mengajukan pencalonan kepada RUPS. Penunjukan tersebut efektif setelah Direksi terpilih lulus fit and proper test Bank Indonesia. Sesuai dengan PBI 8/4/PBI/2006 disebutkan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi: a.  Bertanggungjawab penuh atas pelaksanaan kepengurusan Bank. b.  Mengelola Bank sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Peraturan perundang-undangan yang berlaku. c.  Melaksanakan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam setiap kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. d.  Menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari satuan kerja audit intern Bank, auditor eksternal, hasil pengawasan Bank Indonesia dan/atau hasil pengawasan otoritas lainnya.

good corporate governance

51

e. Membentuk satuan kerja: - Satuan Kerja Audit Intern - Satuan Kerja Manajemen Risiko dan Komite Manajemen Risiko - Satuan Kerja Kepatuhan f.  Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham. g.  Mengungkapkan kepada pegawai kebijakan Bank yang bersifat strategis di bidang kepegawaian. h.  Menyediakan informasi yang akurat, relevan dan tepat waktu kepada Komisaris. i.  Memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang bersifat mengikat bagi setiap anggota Direksi. e. Hubungan Komisaris dan Direksi Hubungan kerja antara Komisaris dan Direksi adalah check and balances serta konsultatif. Komisaris dan Direksi sesuai dengan fungsinya masing-masing bertanggung jawab atas kelangsungan usaha Bank dalam jangka panjang. Hal ini tercermin pada: a. Terpeliharanya kesehatan Bank sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan kriteria yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. b. Terlaksananya dengan baik manajemen risiko maupun sistim pengendalian internal. c. Tercapainya imbal hasil yang wajar bagi pemegang saham. d. Terlindunginya kepentingan stakeholders secara wajar. e. Terpenuhinya implementasi GCG. f. Terlaksananya suksesi kepemimpinan dan kontinuitas manajemen di semua lini organisasi. Untuk dapat memenuhi tanggung jawab dan melaksanakan pola hubungan check and balances tersebut, Komisaris dan Direksi telah menyepakati hal-hal sebagai berikut: a.  Visi, misi dan nilai-nilai perusahaan b. Rencana jangka panjang, Strategi, Sasaran usaha, maupun rencana kerja dan anggaran tahunan. c. Kebijakan dalam memenuhi ketentuan perundang-undangan, anggaran dasar dan prudential banking practices termasuk komitmen untuk menghindari segala bentuk benturan kepentingan. d. Kebijakan dan metode penilaian kinerja Bank, unit-unit kerja dalam Bank dan personalianya.

Rapat Komisaris periode 1 Januari–31 Desember 2006
No Nama Jabatan Jumlah Rapat Tidak Hadir % hadir

1 2 3 4 5 6 7

Edwin Gerungan* Muchayat Soedarjono Richard Claproth Gunarni Soeworo* Pradjoto* Yap Tjay Soen*

Komisaris Utama Wakil Komisaris Utama Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris

27 27 27 27 27 27 27

1 2 2 6 5 17 2

96% 93% 93% 78% 81% 37% 93%

* Merupakan Komisaris Independen

Rapat Komite Audit Periode 1 Januari–31 Desember 2006
No Nama Jabatan Jumlah Rapat Tidak Hadir % hadir

1 2 3 4 5

Gunarni Soeworo Soedarjono Yap Tjay Soen Zulkifli Djaelani Imam Sukarno

Ketua Anggota Anggota Anggota Anggota

26 26 26 26 26

3 2 9 -

88% 92% 65% 100% 100%

Rapat Komite Kebijakan Risiko Periode 1 Januari–31 Desember 2006
No Nama Jabatan Jumlah Rapat Tidak Hadir % hadir

1 2 3 4 5

Soedarjono Gunarni Soeworo Edwin Gerungan Tama Widjaja Pardi Soedrajat

Ketua Anggota Anggota Anggota Sekretaris

9 9 9 6 9

2 1 -

100% 78% 89% 100% 100%

Rapat Komite GCG Periode 1 Januari–31 Desember 2006
No Nama Jabatan Jumlah Rapat Tidak Hadir % hadir

1 2 3 4 5

Muchayat Richard Claproth Yap Tjay Soen Anwar Isham Mustaslimah

Ketua Anggota Anggota Anggota Sekretaris

16 16 16 16 16

2 5 6 1 -

88% 69% 63% 94% 100%

Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi Periode 1 Januari–31 Desember 2006
No Nama Jabatan Jumlah Rapat Tidak Hadir % hadir

1 2 3 4

Edwin Gerungan Muchayat Yap Tjay Soen Kustiawan

Ketua Anggota Anggota Sekretaris

7 7 7 7

-

100% 100% 100% 100%

Catatan: Ketidakhadiran dalam rapat terutama karena dinas.

52

good corporate governance

Sentausa* Bambang Setiawan* Riswinandi* Thomas Arifin* Budi G. Sadikin* 84 84 84 84 84 84 51 51 51 51 51 14 10 18 5 7 9 5 8 4 15 5 83% 88% 79% 94% 92% 89% 90% 84% 92% 71% 90% e. Dalam melaksanakan tugasnya. DIRUT/107/2006 tanggal 9 Juni 2006 perihal Laporan Perubahan Susunan Pengurus dan Permohonan Persetujuan Penunjukkan Direktur Kepatuhan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. SVP dan Advisor Jumlah 7 11 2 45 65 4.406 28.242 good corporate governance 53 . Mengacu pada PBI No.668 37.  Melaksanakan rapat gabungan Komisaris dan Direksi sekurang-kurangnya tiga bulan sekali. yaitu Group Head Internal Audit sebagai sekretaris Komite Audit.588 2.719 3.935 3. f. Komite Nominasi & Remunerasi.273 61.Rapat Direksi periode 1 Januari–31 Desember 2006 No Nama Jumlah Rapat Tidak Hadir % hadir 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Agus Martowardojo Wayan Agus Mertayasa Omar S. Direksi dan anggota komite audit selain komisaris selama 2006 (dalam jutaan rupiah) Jumlah Anggota Gaji Tunjangan Bonus Jumlah Komisaris Direksi Komite Audit Executive Vice President.751 812 24. Group Head Portfolio & Operational Risk Group sebagai Sekretaris Komite Kebijakan Risiko dan Group Head Compliance sebagai Sekretaris Komite Good Corporate Governance. Komite Kebijakan Risiko dan Komite Good Corporate Governance.552 635 15. f. Komisaris dibantu oleh komite-komite yaitu Komite Audit. Struktur organisasi ditingkat eksekutif yang mampu mendukung tercapainya sasaran usaha Bank. Bank Mandiri telah mengajukan permohonan persetujuan Direktur Kepatuhan kepada Dewan Gubernur Bank Indonesia melalui surat No. Anwar Zulkifli Zaini Abdul Rachman Sasmita Sentot A. Remunerasi Komisaris. Direktur Kepatuhan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Perseroan yang diselenggarakan pada tanggal 22 Mei 2006. telah menetapkan perubahan susunan pengurus Perseroan dan memberikan kewenangan kepada Komisaris untuk menetapkan pembagian tugas dan wewenang di antara para anggota Direksi dengan merujuk pada anggaran dasar perseroan.673 12. 1/6/PBI/1999 tanggal 20 September 1999 tentang Penugasan Direktur Kepatuhan (Compliance Director) dan Penerapan Standar Pelaksanaan Fungsi Audit Intern Bank Umum yang mengatur tata cara penugasan anggota Direksi sebagai Direktur Kepatuhan. Dalam struktur keanggotaannya.670 19. komite dibantu oleh Sekretaris Komite yang diangkat dari Group Head yang terkait.733 16. Group Head Human Capital sebagai Sekretaris Komite Nominasi dan Remunerasi.199 177 4.935 7. *M  enjabat sejak 22 Mei 2006 Catatan: Ketidakhadiran dalam rapat terutama karena dinas.

115 2. Pemeringkatan tersebut dilakukan oleh independent external reviewers. Bambang Setiawan sebagai Direktur Kepatuhan Bank Mandiri (Persero) Tbk.677 2.677 998.422.562 499. Dalam kapasitasnya tersebut.345. Anwar Bambang Setiawan Sentot A.515 2. Laporan Keuangan Konsolidasi Bank disajikan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.153 444 - 2.348 2.399 8 2.115 2. hubungan pelaporan Direktur Kepatuhan adalah langsung kepada Bank Indonesia selain juga kepada Direktur Utama dan Komisaris.179.692 2.853 2.115 2. Direksi & anggota komite selain komisaris per 31 Desember 2006 No Nama Saham Bonus Diskon MSOP01 MSOP02 Total Saham Opsi Komisaris 1 2 3 4 5 6 7 1 2 3 4 5 6 7 8 9 11 1 2 3 4 Edwin Gerungan * Muchayat # Soedarjono * + Richard Claproth # Goenarni Soeworo * + Pradjoto Yap Tjay Soen # + Direktur Agus Martowardojo Wayan Agus Mertayasa Abdul Rachman Omar S.562 - . untuk menjaga independensi Direktur Kepatuhan tidak boleh merangkap sebagai Direktur Utama. Selain itu. memahami peraturan perundang-undangan serta mampu bekerja secara independen.785.153 10 Thomas Arifin Anggota Komite Selain Komisaris 54 good corporate governance . 8/79/GBI/DPIP/ Rahasia tanggal 30 Juni 2006 telah memberikan persetujuan atas penunjukkan Sdr.436 115. Sentausa Sasmita Zulkifli Zaini Riswinandi Budi G.750.115 2.038 259 - 176 105.422.399 3.515 2. akuntansi dan/atau Satuan Kerja Audit Intern (SKAI). Sesuai ketentuan Bank Indonesia yang berlaku. Bank Indonesia melalui surat No.148. Akuntan Publik tersebut akan melakukan audit umum untuk memberikan pernyataan pendapat mengenai kewajaran Laporan Keuangan bank.148.482.507 2. Bank Mandiri minimal sekali dalam satu tahun mengikuti pemeringkatan atas pelaksanaan GCG.854 2.422.038 60.985 49.985 60. Akuntan Publik yang diusulkan adalah yang telah memperoleh lisensi dari Departemen Keuangan RI dan terdaftar di BAPEPAM-LK.000 225.3.422. Auditor Eksternal dan Independent Reviewer Anggaran Dasar Bank menegaskan bahwa Komisaris wajib mengusulkan kepada RUPS Akuntan Publik yang akan memeriksa pembukuan Bank.Menindaklanjuti permohonan tersebut. g.422.853 2.836. Kepemilikan saham dan opsi saham Bank Mandiri oleh Komisaris.115 - 415.000 185 - - - - 8 415.179.707.785. Sadikin Zulkifli Djaelani + Imam Sukarno + Tama Widjaja * Anwar Isham # - Komite Nominasi & Remunerasi # Komite GCG * Komite Kebijakan Risiko + Komite Audit 57 49.422. tidak membawahi kegiatan operasional.

’ yang ditetapkan oleh Komisaris dan Direksi dalam Surat Keputusan Bersama No. pelaku pasar modal. maka SPI tersebut telah dituangkan dalam suatu ‘Pedoman./003/2004 tanggal 28 Desember 2004 tentang Pedoman Penerapan Sistem Pengendalian Intern PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. corporate secretary Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pemodal. Bank Mandiri sebagai perusahaan publik membentuk Corporate Secretary yang berperan sebagai penghubung Bank dengan para investor.d. I. KEP. 31 Desember 2006  No Nama Jumlah Rapat Tidak Hadir % hadir Komisaris 1 2 3 4 5 6 7 Edwin Gerungan*) Muchayat Soedarjono Richard Claproth Gunarni Soeworo*) Pradjoto*) Yap Tjay Soen*) *) Komisaris Independen 9 9 9 9 9 9 9 3 2 2 4 1 100% 67% 100% 78% 78% 56% 89% Direksi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Agus Martowardojo Wayan Agus Mertayasa Omar S. BAPEPAM-LK dan publik. Sadikin * 9 9 9 9 9 9 3 3 3 3 3 2 1 2 100% 78% 100% 100% 89% 100% 100% 100% 100% 33% 100% h. regulator dan juga para pengamat. Sentausa * Bambang Setiawan * Riswinandi * Thomas Arifin * Budi G. Agar penerapannya dapat dilakukan secara efektif. *) M  enjabat sejak 22 Mei 2006 Catatan: Ketidakhadiran dalam rapat terutama karena dinas. good corporate governance 55 . Bank Mandiri telah melaporkan penunjukan Corporate Secretary kepada BAPEPAM-LK dan Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya serta mengumumkannya di salah satu harian nasional.DIR.Rapat Gabungan periode 1 Januari s. Sistim Pengendalian Intern Dalam rangka mengelola Bank secara efektif dan efisien serta sebagai dasar kegiatan operasional yang sehat dan aman. Corporate Secretary memfasilitasi komunikasi yang efektif dan memastikan tersedianya informasi untuk berbagai pihak serta berperan sebagai penghubung utama antara Bank. Anwar Zulkifli Zaini Abdul Rachman Sasmita Sentot A.KOM. Bank telah menerapkan suatu Sistem Pengendalian Intern (SPI). Pedoman tersebut menjadi acuan bagi seluruh jajaran Bank dalam melakukan aktivitas operasional sehari-hari.

 Mengembangkan dan melakukan perbaikan di segala bidang untuk mendapatkan nilai tambah optimal dan hasil terbaik secara terus menerus. salah satunya melalui penerapan prinsip Know Your Customer/Anti Money Laundering (KYC/AML). Kompeten dan bertanggung jawab 6. Peduli lingkungan Know Your Customer (KYC)/ Anti Money Laundering (AML) Dalam menjalankan kegiatan usaha. 56 good corporate governance . maka selain diadakan on-site review. Bank Mandiri menghadapi berbagai risiko usaha dan untuk mengurangi risiko usaha tersebut Bank Mandiri menerapkan prinsip kehati-hatian.  berkata dan berperilaku terpuji. Selain itu juga Bank Mandiri saat ini telah mengembangkan dan memiliki sistem informasi yang memadai untuk dapat mengidentifikasi. mekanisme tanggung jawab pejabat khusus ini berada langsung di bawah Direktur Kepatuhan. Inovatif. Disiplin dan konsisten 4. pendelegasian wewenang. Customer focus/Fokus pada pelanggan: 4. Sedangkan on-site review dilaksanakan dengan memperhatikan ‘faktor risiko unit kerja’ dan atau ‘pemahaman personil unit kerja. Apabila di dalam on-desk review diketahui adanya pemahaman personil unit kerja yang belum memadai terhadap penerapan prinsip KYC/AML. pemisahan tugas dan tanggung jawab. memantau dan menyediakan laporan mengenai transaksi pencucian uang yang dilakukan oleh nasabah kepada pihak otoritas. Jujur. Bank Indonesia dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). 2. Memberikan solusi dan hasil terbaik 7. Berpikir. Secara berkesinambungan Bank Mandiri terus melakukan penyempurnaan terhadap Customer Information Files (CIF) untuk meningkatkan keakurasian dan kelengkapan data nasabah agar sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia dan standar internasional. Unit ini disebut sebagai Departemen Know Your Customer/Anti Money Laundering (KYC/AML). menjaga martabat serta menjunjung tinggi kode etik profesi.Nilai-Nilai dan Perilaku Bank Mandiri Manajemen Bank Mandiri bertekad untuk menerapkan nilai-nilai kebersamaan sebagai berikut: Trust/Kepercayaan: Membangun 1. Unit kerja ini bertanggung jawab kepada Compliance Group Head–selaku Pejabat Khusus yang ditunjuk oleh Direksi dan sesuai dengan peraturan Bank Indonesia.  Senantiasa menjadikan pelanggan sebagai mitra utama yang saling menguntungkan untuk tumbuh secara berkesinambungan. Kebijakan dan prosedur manajemen risiko yang berkaitan dengan prinsip KYC/AML merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kebijakan dan prosedur Bank secara keseluruhan dengan memasukkan unsur-unsur yang meliputi pengawasan oleh pengurus Bank. Efektivitas penerapan prinsip KYC/AML di Bank Mandiri dipantau oleh unit kerja khusus setingkat Departemen di dalam unit kerja Compliance Group. Saling menghargai dan bekerja sama 2. menganalisis.  keyakinan dan sangka baik di antara stakeholders dalam hubungan yang tulus dan terbuka berdasarkan kehandalan. tulus dan terbuka 3.  Berkomitmen untuk bekerja tuntas dan akurat atas dasar kompetensi terbaik dengan penuh tanggung jawab. juga diberikan kembali training/ pelatihan kepada front liners. sistem pengawasan intern dan pelatihan karyawan.’ Faktor risiko unit kerja pada umumnya didasarkan kepada volume transaksi suatu unit kerja yang sangat tinggi sehingga pengawasan melekat pada front liners berkurang yang pada akhirnya berpotensi untuk menyebabkan kurang sempurnanya penerapan prinsip KYC/AML. Integrity/Integritas: Setiap saat berpikir. berkata dan bertindak terpuji 5. Secara umum. Penerapan prinsip KYC/AML ini juga senantiasa merupakan obyek pemeriksaan Internal Audit. On-desk review dilakukan berdasarkan laporan yang diterima dari seluruh unit kerja yang kemudian ditindaklanjuti dan dilaporkan kepada pihak otoritas.  Orientasi pada nilai tambah dan perbaikan terus menerus 10. Selain itu manajemen juga telah merumuskan Pedoman Sepuluh Perilaku Utama bagi insan Mandiri sebagai berikut: 1. proaktif dan cepat tanggap 8. Professionalism/Profesionalisme: 3.  Mengutamakan pelayanan dan kepuasan pelanggan 9. Pemantauan yang dilakukan terhadap penerapan prinsip KYC/AML di lapangan dilakukan secara on-desk review dan on-site review. penerapan prinsip KYC/AML di Bank Mandiri saat ini mendapat penilaian dari pihak otoritas dengan peringkat cukup baik dan sistem informasi manajemen dikategorikan baik. Excellence/Kesempurnaaan: 5.

efektivitas pemeriksaan auditor eksternal dan internal. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit Komite Audit bertugas dan bertanggung jawab untuk memberikan pendapat kepada Komisaris mengenai laporan dan atau hal-hal lain yang disampaikan Direksi. 4. good corporate governance 57 .  Melakukan penelaahan atas Laporan Hasil Audit Rutin tahun 2006 berdasarkan hasil pemeriksaan Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) terhadap unit-unit kerja berikut: Market Risk Group. • Laporan Keuangan Publikasi triwulanan. • Laporan Keuangan Konsolidasian triwulanan. Consumer Cards Group dan Consumer Loans •  Group mengenai perkembangan bisnis kartu kredit dan kredit konsumer. Consumer Cards Group. Accounting Group mengenai •  perkembangan penyelesaian pos-pos terbuka (open items) dan suspense accounts. antara lain penelaahan atas Laporan Pelaksanaan dan Pokok-Pokok Hasil Audit Intern dan Laporan Pengawasan Rencana Bisnis Bank Semester I/2006 yang harus disampaikan Komisaris kepada Bank Indonesia. antara lain sebagai berikut: Credit Recovery Group mengenai •  pengelolaan/penyelesaian kredit bermasalah. •  Melakukan review atas efektivitas pelaksanaan dan hasil pemeriksaan oleh Satuan Kerja Audit Intern/Internal Audit Group. No. • Revisi Internal Audit Charter. Commercial Banking Center (12 unit). 3. •  Central Operations Group dan Procurement & Fixed Assets Group. •  Melakukan review atas kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. 6. dalam tahun 2006 Komite Audit telah melakukan kegiatankegiatan sebagai berikut: 1.  Melakukan 6 (enam) kali pertemuan dengan Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) untuk membahas antara lain mengenai: • Rencana Kerja tahun 2006 dan Realisasi Rencana Kerja tahun 2005.  Melakukan 18 (delapan belas) kali pertemuan dengan unit-unit kerja. •  Biaya audit Laporan Keuangan Bank Mandiri Tahun Buku 2006. • Implementasi Risk Based Audit. Tujuan Pembentukan Komite Audit Komite Audit Bank Mandiri dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Keputusan Ketua Badan Pengawasan Pasar Modal dengan tujuan untuk membantu dan memfasilitasi Komisaris dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasan atas hal-hal yang terkait dengan informasi keuangan. • Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Bank Indonesia tahun 2005.laporan komite audit Pemegang Saham yang terhormat. •  Melakukan review dan melaporkan berbagai risiko yang potensial akan terjadi. • Laporan Realisasi Rencana Bisnis/RKAP bulanan dan triwulanan. efektivitas pelaksanaan manajemen risiko serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku serta tindak lanjut auditee. •  ‘Time Table & Scope of Work’ untuk audit Laporan Keuangan Bank Mandiri Tahun Buku 2006. • Melakukan review atas: − Independensi dan objektivitas Kantor Akuntan Publik (KAP) yang akan mengikuti tender. sudah dibentuk sejak tanggal 19 Agustus 1999 berdasarkan Keputusan Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. •  Perkembangan pelaksanaan audit (audit progress) Bank Mandiri tahun buku 2006.  Melakukan 5 (lima) kali pertemuan dengan KAP yang ditetapkan memeriksa Bank Mandiri untuk membicarakan: •  Perkembangan pelaksanaan audit (audit progress) Bank Mandiri tahun buku 2005. • Temuan-temuan signifikan hasil pemeriksaan SKAI dan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang terkait dengan implementasi kebijakan. No. Komite Audit PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 2. sistem pengendalian intern.  Melakukan penelaahan atas data dan informasi keuangan yang terdiri dari: • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2006. 62 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2005. • Kantor Cabang Hong Kong dan Singapore. −  Biaya jasa audit dan cakupan audit yang diajukan KAP terpilih − Laporan hasil audit KAP terpilih. 001/KEP/KOM/2005 tanggal 1 Juli 2005. • Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan–Republik Indonesia.  Melakukan tugas dan kegiatan lain yang diberikan Komisaris. serta mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Komisaris dengan cara: •  Melakukan review atas semua informasi keuangan yang disajikan manajemen. Sesuai dengan laporan triwulanan yang disampaikan kepada Komisaris. • DirektoratTechnology   & Operations mengenai hal-hal yang terkait dengan masalah-masalah Teknologi Informasi dan Operasional. Consumer Collection Group mengenai •  perkembangan penagihan Kredit Konsumer dan Kartu Kredit bermasalah. • Kantor Hub (39 unit) yang membawahi 300 Kantor Spoke. sistem & prosedur. Small •  Business District Center (7 unit) dan Micro Business District Center (13 unit). 5. Corporate Banking Group dan Commercial •  Banking Group mengenai perkembangan kredit dan 25 debitur terbesar. 013/KEP/KOM/1999 dan diperbaharui berdasarkan Keputusan Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. •  Melakukan review atas efektivitas pelaksanaan pengendalian intern (internal control). • Laporan Pelaksanaan Pernyataan Standar Auditing (PSA) No.

•  Bank telah memiliki sistem pengendalian intern yang memadai. •  Bank telah memiliki kebijakan dan sistem yang memadai dalam melakukan pemantauan atas kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sehubungan dengan itu maka tidak ada masalah-masalah signifikan yang perlu ditambahkan dalam laporan.Berdasarkan penelaahan dan pembahasan dalam pertemuan-pertemuan yang telah dilakukan seperti tersebut di atas. Komite Audit Gunarni Soeworo Ketua Soedarjono Anggota Yap Tjay Soen Anggota Zulkifli Djaelani Anggota Imam Sukarno Anggota 58 good corporate governance . Komite Audit berpendapat bahwa: •  Penyajian laporan keuangan yang dipublikasikan telah memenuhi azas keterbukaan.

Di bulan April 2006 juga. Selain itu. Pada bulan Januari 2006. di bulan April 2006 Komite membahas pelaksanaan Program Management Stock Option Plan Tahap 2. Di tahun 2006. (2) kriteria komisaris independen. Komite telah membahas dan mengevaluasi analisa Ruang Lingkup dan Tanggung Jawab Direksi beserta struktur remunerasinya. Komite menominasikan calon-calon direksi kepada Dewan Komisaris untuk mengemban tanggung jawab mengikuti perubahan struktur organisasi perusahaan. Komite juga harus menelaah perumusan Ruang Lingkup dan Tanggung Jawab Direksi. Sesuai amanat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tanggal 16 Mei 2005. Berdasarkan evaluasi ini Komite mengajukan usulan kenaikan gaji/honorarium bagi Direksi/ Komisaris kepada Dewan Komisaris. selama tahun 2006 Komite juga telah melakukan pembahasan beberapa hal antara lain. Dalam pengusulan tersebut. Terakhir. berdasarkan proses nominasi yang sistematis. Komite Nominasi dan Remunerasi Edwin Gerungan Ketua good corporate governance 59 . Komite percaya bahwa bila pengangkatan tersebut berdasarkan proses pencalonan yang sistematis dan obyektif. Komite telah menyampaikan pendapat atas usulan tersebut kepada Dewan Komisaris. Selain itu Komite diberi mandat untuk menyusun pedoman untuk mengevaluasi kinerja direksi dan juga pedoman untuk mengevaluasi secara self-assessment kinerja komisaris. Komite menyadari bahwa Bank Mandiri selaku bank milik negara yang telah terbuka. Komite di tahun 2007 akan tetap melaksanakan program kerjanya untuk memastikan berjalannya fungsi pengawasan Dewan Komisaris. berdasarkan rangkuman hasil survei imbalan bagi Direksi tahun 2005. Ini berarti Komite bertanggung jawab untuk melakukan evaluasi kinerja direksi secara periodik serta mengusulkan paket remunerasi bagi direksi dan komisaris yang sepadan dengan kinerjanya. (4) talent pool program.laporan komite nominasi dan remunerasi Para Pemegang Saham yang terhormat. Walaupun begitu. (1) Pasal 11 ayat 6 Anggaran Dasar Perseroan perihal Tantiem kepada Pengurus. Komite Nominasi dan Remunerasi (Komite) diamanatkan untuk menelaah dan mengidentifikasi individu-individu unggul dan berkualitas untuk dicalonkan sebagai anggota Direksi sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang tercantum dalam Piagam Komite. Pada bulan September 2006 Komite telah membahas usulan penyempurnaan organisasi dari Dewan Direksi. obyektif dan handal. Komite sudah melakukan seleksi dan proses fit and proper test terhadap calon direksi sesuai rencana kerja. Komite harus memastikan bahwa kepentingan manajemen tersebut sejalan dengan kepentingan pemegang saham serta prioritas strategis Bank Mandiri. (3) tata tertib Komite. (5) serta program kerja komisaris. maka akan mempengaruhi akuntabilitas secara positip. keputusan pengangkatan dan pemberhentian Direksi dan Komisaris adalah wewenang penuh pemegang saham Seri A Dwiwarna.

tugas.  Mempelajari dan mengkaji ulang kebijakan dan peraturan-peraturan internal tentang kebijakan manajemen risiko.  Mengikuti dan mempelajari keputusan Risk and Capital Committee. 8.  Mengevaluasi akurasi model dan validitas data pengukuran risiko. 2. Komite Kebijakan Risiko Soedarjono Ketua 60 good corporate governance . Secara periodik mengkaji manajemen risiko dan pedoman pelaksanaannya dan penyesuaiannya. Komite Kebijakan Risiko di tahun 2006 telah memformalkan aturan keanggotaan.  Mendiskusikan dengan direksi atau unit kerja terkait dengan manajemen risiko.laporan komite kebijakan risiko Para Pemegang Saham yang terhormat. Pertemuan tersebut merupakan rapat yang sah dan dapat mengambil keputusan yang berupa rekomendasi kepada Dewan Komisaris. Selama 2006 Komite dengan intensif telah membahas dengan pihak-pihak terkait mengenai risiko dan manajemennya. 3. Komite telah sepakat untuk bertemu sekurangkurangnya satu kali dalam sebulan.  Memberikan masukan kepada komisaris dalam penyusunan dan perbaikan kebijakan manajemen risiko. 6. 5. 4.  Mempertimbangkan aspek risiko produk dan perubahan keadaaan atau kejadian yang berasal dari internal maupun eksternal Bank. Aturan tersebut mengatur bahwa tugas dan tanggung jawab Komite adalah: 1. menguji pelaksanaan kebijakan manajemen risiko dan membahasnya dalam rapat komisaris atau rapat gabungan komisaris dan direksi.  Mengkaji konsep laporan triwulanan profil risiko Bank secara individual dan konsolidasi serta menyampaikan masukan kepada komisaris atas hal-hal yang perlu didiskusikan lebih lanjut dengan direksi. Berdasarkan rekomendasi tersebut Dewan Komisaris mengambil keputusan berupa pendapat atas suatu masalah yang menyangkut risiko. wewenang. tanggung jawab dan imbal jasa bagi Komite. 7. Dalam rapat tersebut Komite dapat mengundang pihak-pihak yang dianggap relevan dan terkait dengan masalah risiko yang akan dibahas.

antara lain. Komite GCG telah secara aktif memberikan masukan-masukan kepada Bank Indonesia. Demikianlah penyampaian kami. untuk membangun budaya patuh (sense of compliance) terhadap regulasi. mengenai : • Kebijakan & penyelenggaraan RUPS • Tata tertib komisaris •  Penyempurnaan struktur organisasi Bank Mandiri •  Penyempurnaan beberapa kebijakan dan prosedur Bank Mandiri lainnya Untuk mengetahui penilaian pihak independen terhadap implementasi GCG di Bank Mandiri. Untuk tahun 2007. Tahun 2006 merupakan tahun yang kedua sejak terbentuknya Komite Good Corporate Governance (GCG) oleh Komisaris pada tanggal 18 Juli 2005. Komite GCG telah melakukan tinjau ulang dan memberikan masukan. Peserta SDP dan ODP tersebut merupakan pegawai-pegawai baru sebagai calon pimpinan bank di masa yang mendatang. Asset Management. Himbara. Direksi. Hal ini dibuktikan melalui dua penghargaan yang diraih oleh Bank Mandiri pada awal tahun 2007 yaitu Overall Best Company in Indonesia for Corporate Governance 2006 dan The Best Company in Indonesia for Disclosure & Transparency 2006 dari Asiamoney. Corporate Banking. Product Management dan Small & Micro Banking. Internal Audit. Jakarta Commercial Sales. Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP) dan Forum Komisaris bank-bank Umum mengenai praktek-praktek terbaik Corporate Governance. Dengan sosialisasi tersebut. Perbanas. Komite memandang penting dan sangat relevan untuk memberikan pemahaman GCG secara dini kepada mereka. antara lain: perkreditan. Bank Mandiri telah mengikuti Corporate Governance Perception Index pada tahun 2005 (CGPI 2005) yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) dan menempati posisi Runner Up untuk sektor keuangan dengan predikat ‘Terpercaya’ dan menjadi salah satu The Best of Top GCG Perception Index 2006 pada peringkat ketiga. atas perhatian dan dukungan semua pihak terhadap pelaksanaan tugas-tugas Komite GCG selama ini. Secara berurutan responden yang memiliki tingkat pemahaman dan persepsi tertinggi sampai terendah diinternal Bank Mandiri adalah Komisaris. Komite Good Corporate Governance Muchayat Ketua good corporate governance 61 . kami ucapkan terima kasih. Komite GCG telah menyusun Program Kerja yang lebih fokus pada implementasi prinsip-prinsip & praktek-praktek terbaik Corporate Governance dalam aktivitasaktivitas utama bank. Kantor Wilayah dan Group Kantor Pusat. Regional Commercial Sales. program Officer Development Program (ODP) dalam forum Sharing Experience. Selanjutnya. manajemen risiko dan human capital. manajemen memperoleh banyak umpan balik guna perbaikan dan penyempurnaan sistem dan prosedur untuk mencerminkan prinsip-prinsip GCG. Komitmen dan upaya Bank Mandiri dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip GCG dinilai sangat positif dan mendapat apresiasi dari dunia internasional. Sosialisasi GCG di wilayah dan focus group di kantor Pusat dilakukan untuk memberikan pemahaman atas prinsip-prinsip GCG yang harus diimplementasikan oleh seluruh lini di Bank Mandiri. Di samping itu. Kemudian. program self assessment GCG yang telah diselesaikan dan dilaporkan pada awal tahun 2006 bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman para responden terhadap implementasi GCG di Bank Mandiri. Selain sosialisasi di wilayah dan focus group tersebut. serta memberikan masukan dalam rangka perbaikan secara terus menerus. Sosialisasi terhadap focus group yang telah terlaksana antara lain di unit Procurement. Komite juga secara aktif memberikan pemahaman tentang materi GCG kepada para peserta program pelatihan calon pegawai pimpinan yaitu program Staff Development Program (SDP). Tahun 2005 merupakan periode penetapan kerangka dasar kebijakan GCG sebagaimana dituangkan dalam Charter GCG. Oleh karena itu. sementara tahun 2006 merupakan periode yang lebih fokus pada pengawasan efektivitas implementasi GCG serta terciptanya mekanisme check & balance pada aktivitas Perseroan.laporan komite good corporate governance Pemegang Saham yang terhormat.

Sejak tahun 1999 beliau menjabat sebagai anggota Komite Audit PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Direktur Direktorat Perizinan & Informasi Perbankan pada tahun 2000–2002 serta Team Pengawas Bank Universal pada tahun 2002. Group Treasury. Kansas. beliau pernah menjabat sebagai pimpinan cabang dan pemimpin wilayah di Bank Niaga antara tahun 1986–1994 sebelum akhirnya menjabat sebagai Direktur Operasi & Sumber Daya Manusia. PT Bank Bumi Putera Indonesia Tbk.anggota komite non komisaris & corporate secretary Imam Sukarno Anggota Komite Audit Menyelesaikan pendidikan S1 dari Universitas 17 Agustus 1945 pada tahun 1973 dan Master Management dari Asian Institute of Management–Manila tahun 1985. Memulai karir di Bagian Neraca Pembayaran & Moneter–Urusan Ekonomi & Statistik tahun 1975. Memulai karir sebagai Assistant Accountant PT Rohm & Haas Indonesia pada tahun 1975. Dalam perjalanan karirnya beliau sempat menjabat sebagai Regional Manager kemudian menjadi Group Head Commercial Risk dan saat ini sebagai Corporate Secretary. Memulai karir di Bank Bumi Daya pada tahun 1983. Beliau memulai karir sebagai Junior Auditor di Drs. Mengawali karirnya di perbankan pada tahun 1987 sebagai Treasury Manager di PT Bank Niaga. beliau pernah menjabat sebagai Direktur Pengawasan Bank Perkreditan Rakyat pada tahun 1998–2000.. Mansyur S. Tahun 2003 beliau ditunjuk sebagai anggota Komite Audit AJB Bumiputera 1912 dan menjadi wakil ketua Tim Penerapan GCG AJB Bumiputera 1912. Dalam perjalanan karirnya. Tama WiDjaJa Anggota Komite Kebijakan Risiko Menyelesaikan pendidikannya di Fort Hays State University. Pada tahun 1993 beliau ditunjuk sebagai Presiden Direktur PT Mega Search. Utomo. 62 good corporate governance . Beliau diangkat sebagai anggota Komite GCG PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. pada tahun 2005. Dalam perjalanan karirnya. pada tahun 2006. sebelum diangkat sebagai anggota Komite Kebijakan Risiko PT Bank Mandiri (Persero). Sejak tahun 2003 sampai dengan sekarang beliau menjabat sebagai anggota Komite Audit PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pada tahun 1993 beliau menjadi General Manager. Bank Niaga pada tahun 1994. Nasution Corporate Secretary Menyelesaikan pendidikan S1 dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 1981 dan S2 dari University of Colorado pada tahun 1991. Tbk. Mulai memasuki dunia perbankan pada tahun 1983 di Bank of America sebagai Financial Controller dan tahun 1989 beliau ditunjuk sebagai Finance & Planning Manager. Anwar Isham Anggota Komite GCG Menyelesaikan pendidikan di Universitas Negeri Jakarta dan meraih gelar Doktor pada bulan Maret 2004. Mulia & Co. PT Raja Garuda Mas dan pada tahun 2001 beliau sempat menjabat sebagai Senior Vice President Treasury & International Banking Group Head. Zulkifli Djaelani Anggota Komite Audit Menyelesaikan pendidikan S1 dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia–Jakarta tahun 1975.

000.3% special asset management 82% dari outstanding debitur yang direstrukturisasi telah berhasil diupgrade menjadi performing loan treasury & international banking Sebagai bank pembayaran utama. Layanan ini tersedia di 10 kota melalui Call Center 14000 dengan menggunakan Consumer Scoring System commercial banking 29% dari seluruh ekspor non-migas Indonesia menggunakan L/C di proses oleh Bank Mandiri. telepon. terbesar di bandingkan bank pesaing lainnya 90detik micro & retail banking 312 juta transaksi dilayani oleh e-channel (ATM. Jumlah ini jauh melampaui transaksi konvensional di cabang-cabang Bank Mandiri di seluruh Indonesia 312.Rp 555triliun corporate banking Rp 555 triliun adalah nilai kapitalisasi pasar nasabah korporasi Bank Mandiri yang merupakan 20 Perusahaan Publik terbesar di Bursa Efek Jakarta 29% consumer finance Jika Anda menelepon dari Balikpapan. SMS dan internet) tahun 2006. kami menangani 50.3% dari seluruh settlement pembayaran transaksi saham di BEJ 82 % 63 strategic business unit .000 50. hanya 90 detik waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan ‘in principal approval’ kredit perorangan.

6% berasal dari aktivitas pinjaman. Peranan corporate center dalam pembentukan strategi dan perencanaan adalah memastikan setiap SBU membuat perencanaan yang kredibel dalam peningkatan profitabilitas dan pertumbuhan secara bank-wide. Pendapatan Corporate Banking 59.finance & strategy Keenam Strategic Business Unit akan berperan sebagai pendorong utama untuk mewujudkan budaya kerja berbasis kinerja dengan meningkatkan akuntabilitas setiap bisnis unit atas profitabilitas dan pertumbuhan. merupakan elemen penting dalam corporate strategy kami. Pada saat bersamaan. Keenam SBU tersebut akan berperan sebagai pendorong utama untuk mewujudkan budaya kerja berbasis kinerja dengan meningkatkan akuntabilitas setiap bisnis unit untuk menghasilkan profitabilitas dan pertumbuhan yang nyata. kami mengklasifikasi kelima SBU tersebut dalam 3 tahap pengembangan yaitu unit yang diklasifikasikan sebagai cash generator. dengan laba sebelum pajak tahun 2006 sebesar Rp 948 miliar. Corporate Banking. Satusatunya SBU yang menghasilkan kontribusi negatif adalah Special Asset Management.8% berasal dari produk simpanan. Treasury & International Banking. sehingga tidak berfokus pada pengembangan usaha. namun Key Performance Indicator (KPI atau Indikator Kinerja Utama) setiap SBU akan lebih ditekankan pada ukuranukuran kinerja finansial. 3 Direktorat Corporate Center dan satu Direktorat Shared Services. Implikasi dari penerapan organisasi berbasis SBU adalah: •  Desentralisasi penentuan strategi. sementara ukuran kinerja corporate center dan shared services bertumpu pada efisiensi dan level of services untuk memberi dukungan pada SBU.1 triliun.6% merupakan fee based income dan 28. direktorat corporate center dan shared services akan fokus pada peningkatan efisiensi biaya serta menyediakan kebijakan dan proses bisnis yang kritikal serta dukungan sistem bagi SBU. Treasury & International dan Consumer Finance seluruhnya menghasilkan kontribusi laba sebelum pajak (umumnya disebut contribution margin) yang positif. Selain untuk meningkatkan fee based income di masa yang akan datang. Micro & Retail. Berdasarkan kontribusi laba dari masingmasing SBU. 11. kolaborasi antara Treasury dan Corporate Banking bukan hanya akan memperkuat hubungan bisnis dengan corporate client kami namun juga untuk meningkatkan profitabilitas nasabah corporate. perencanaan dan budget ke masingmasing SBU. Transisi ini merupakan tahap pertama dalam pengembangan value center dengan akuntabilitas pada imbal hasil berbasis risiko. khususnya profitabilitas. pahala Nugraha mansury EVP Koordinator dan Chief Financial Officer Tahun 2006 merupakan tahun penting bagi Bank Mandiri dengan dimulainya tonggak organisasi berbasis Strategic Business Unit (SBU) pada bulan Juni 2006 sebagai upaya transformasi organisasi yang memiliki budaya berbasis kinerja. yang memang dibentuk secara khusus untuk menangani penyelesaian kredit bermasalah serta asset recoveries. Hal ini menunjukkan FINANCE & STRATEGY strategic business unit 64 70 . Ini merupakan perubahan yang signifikan bagi para SBU tersebut yang sebelumnya lebih memiliki fokus pada pencapaian target volume. emerging business dan future growth engine business. dengan laba sebelum pajak tahun 2006 kurang lebih Rp 2. lebih adil serta transparan dalam mengalokasikan biaya serta mengakomodasi perubahan di dalam organisasi. Commercial. •  Penyempurnaan Performance Management System sehingga dapat mengukur profitabilitas dengan lebih baik. merupakan cash generator business kami yang diharapkan dapat menghasilkan laba yang diperlukan untuk memperkuat emerging business yang sudah ada maupun bagi investasi pengembangan future growth engine business. Kinerja Business Unit dan Corporate Strategy Meskipun tahun 2006 merupakan tahun pertama di mana kami mulai menerapkan pelaporan kontribusi laba yang dihasilkan setiap SBU. kami akan melanjutkan penggunaan pendekatan balanced scorecard. kami bergembira untuk melaporkan bahwa ke 5 SBU kami yang berfokus pada pengembangan usaha–yaitu Corporate. menunjukkan pentingnya penawaran cross-selling kepada nasabah kami dalam peningkatan pendapatan. •  Dengan perbaikan-perbaikan yang akan dilaksanakan lebih jauh di tahun 2007. Bank Mandiri mereorganisasi struktur direktoratnya menjadi 6 Direktorat Strategic Business Units (SBU).

Commercial Banking yang di tahun 2006 menghasilkan contribution margin sebesar Rp 1.17 triliun. Direktorat Finance & Strategy berupaya untuk menjalankan beberapa inisiatif untuk dapat membantu Bank Mandiri dalam meningkatkan kinerja keuangannya serta memberikan pelayanan pada unit kerja lainnya. Micro & Retail memberi contribution margin sebesar Rp 1. sebagian besar berasal dari kredit konsumer dan kartu kredit. •  Meningkatkan dukungan informasi serta fungsi research untuk memberikan dukungan dalam pengambilan keputusan manajemen terutama oleh setiap business unit. pangsa pasar dalam setiap segmen Berapa keuntungan yang dihasilkan? Kemampuan bisnis dalam menghasilkan cash flow dan keuntungan Berapa imbal hasil atas modal? Perubahan nilai bisnis ditambah dividen dibandingkan modal yang digunakan pentingnya kolaborasi di antara SBU sebagai bagian dari strategi Bank Mandiri. sebagai tindak lanjut dari organisasi berbasis SBU.9 triliun merupakan emerging business. Consumer Finance menghasilkan contribution margin sebesar Rp 412 miliar. fee dan bisnis consumer finance dimasa mendatang.51 triliun. e& Mi il eta /R cro Banking C po or e& rat Consumer Fivvanc Treasury Building Future Growth Engine Optimizing Synergies Across Business Unit Leveraging on Our Cash Generator Strengthen Emerging Business 67 69 strategic FINANCE & business STRATEGY unit Commercial Bankin g .6% (angka bank saja). kami merencanakan untuk mengimplementasikan beberapa inisiatif sebagai berikut: •  Penyempurnaan Performance Management System untuk mengembangkan kerangka manajemen ber-basis nilai (value based management). dimana hampir 74% berasal dari produk simpanan yang disebabkan pertumbuhan tabungan sebesar 27. atau merupakan 26. •  Menyiapkan proses. mempertajam pengukuran unit bisnis dari profitabilitas menjadi risk adjusted return on capital. Selain itu. •  Otomasi pelaporan kinerja untuk meningkatkan aksesibilitas dan informasi kinerja yang relevan bagi manajemen secara tepat waktu untuk memonitor dan mengelola bisnis dengan lebih baik. Sementara itu Consumer Finance dan Micro & Retail diharapkan mampu menjadi mesin penggerak pertumbuhan di masa depan. Menggali bisnis tambahan lainnya dari nasabah corporate dan retail yang sudah ada akan menjadi faktor keberhasilan yang penting dalam pertumbuhan simpanan ritel.Mandiri SEBELUMNYA Ukuran Volume Net Interest Income Fee Income Loan and deposit volume Marketshare Mandiri JANGKA PENDEK Ukuran Profitabilitas Bank-wide operating profit Bank-wide net income Business unit operating profit Business unit net income MANDIRI JANGKA MENENGAH Ukuran Value Creation Total shareholder return (TSR) Total Business Return (TBR) Return on Capital (ROC) Economic Profit Berapa besar volume bisnis? Ukuran. Inisiatif Tahun 2007 Di tahun 2007. sebagai salah satu corporate center. metodologi dan perangkat sehingga central planning dan performance management group dapat merencanakan dan memantau profitabilitas dan target pertumbuhan yang dicapai oleh unit bisnis. termasuk: •  Penyempurnaan sistem akuntansi dan sistem pelaporan untuk memberikan laporan yang lebih akurat dan berkualitas • Berupaya untuk menurunkan biaya overhead dengan meningkatkan efisiensi fungsi central procurement serta koordinasi dalam implementasi inisiatif pengendalian biaya. yaitu bisnis dimana kami telah mulai menunjukkan adanya pangsa yang signifikan dibanding pesaing. Fee yang dihasilkan dari bisnis Micro & Retail pada tahun 2006 adalah sebesar Rp 1. Di masa datang Commercial Banking diharapkan dapat meningkatkan keuntungan melalui cross-selling kepada supplier dan pelanggan dari nasabah corporate kami.8% dari total pendapatan SBU. revenue-sharing dan pembentukan struktur yang mendukung koordinasi dan kolaborasi antar SBU seperti Client Service Teams (CSTs). yang didorong melalui pengukuran-pengukuran yang selaras dengan strategi tersebut seperti crossreferrals. •  Meningkatkan peran central planning group untuk secara aktif mengelola neraca dan permodalan bank dan anak perusahaannya. volume.

289 21.920 4.913 SPECIAL ASSET MANAGEMENT Mengelola debitur kol 3.900 Valas Loans Rupiah Loans Recap Bonds 63 65 strategic business unit .035 9. • Institusi pemerintah pusat termasuk dana pensiun milik perusahaan dan BUMN 14.831 COMMERCIAL BANKING •  Perusahaan dengan gross annual sales Rp 5–300 miliar • Dana debitur. debitur macet ekstrakomptable serta aktiva tetap bank 14.Description Total Loans/Recap bonds (Rp triliun) 120 90 60 30 0 CORPORATE BANKING •  Perusahaan dengan gross annual sales di atas Rp 300 miliar.599 Retail & Micro BANKING •  Kredit untuk usaha produktif yang memiliki gross annual sales sampai dengan Rp 5 miliar atau total pinjaman dibawah Rp 2 miliar • Melayani nasabah dana perorangan 0.435 CONSUMER FINANCE Kredit kepada perorangan. pemerintah daerah 19.212 11. posisi perdagangan (trading book) •  Memberi layanan di bidang correspondent banking dan capital market 90.636 0.022 12.223 Treasury & INTERNATIONAL BANKING •  Mengelola likuiditas bank. untuk keperluan konsumtif 0. posisi devisa netto.4 dan 5 (debitur NPL).

6% 8.4% 14.863 1.0% 0 Valas Deposits Rupiah Deposits 4.0% (1.0% 19.1%) 4.8%) 37.3% 0 9.367 8.3% 17.33% 73.279 8.547 15.5% (23.2% 1.0% 1.19% 4.9% 19.Total Deposits (Rp triliun) 30 60 90 120 NPLs (%) Loan/Recap Bond full-year yield (%) 0 10 20 30 1-Year Loan/Recap Bond Growth (%) 10.14% 111.0% 12.0% 0 2.636 7.7% (0.7% 137.69% - 21.26% 58.4%) 12.74% 5.764 (1.3%) 1.7% 8.4% 10.0% Valas full-year loan yield Rupiah full-year loan yield Recap Bonds full-year yield .012 1.34% 16.973 3.62% 39.5% 0 4.5% 2.

176 9.Deposit Rates (%) 0 5 10 1-Year Deposit Growth (%) Fee Income Overhead Expenses 0 100 250 500 1000 1500 3.8% Rupiah miliar 1-Year Change 37 139 2.2% 65.7% 99 16.7% 81 6.8% - 90 64 26 Personnel General & Administrative Valas full-year deposit cost Rupiah full-year deposit cost .9%) 2.315 2.6%) 1.534 7.6% 3.4% 8.6% 7.0% (32.2% 268 (10.3% 762 137.8% (17.3% 138 11.7% 8.0% 43 45 238 3.9% 65 7.4% 1.7%) 127 71.8%) (9.0% 1.

0% 17 Commercial Banking Center (CBC). 13 Micro Business Distric Center (MBDC).4%) (4. 916 Consumer Loan Point of Sales (Scoring Branch).6% Personnel 1-Year Change G & A 1-Year Change 2.6% (18.1-Year Overhead Expenses Growth (%) Contribution 0 1000 2000 1-Year Contribution Growth (%) Distribution (8. Medan Bandung 6 Kantor Luar Negeri. Corporate Floor di Medan dan Surabaya.957 34.0%) Kantor pusat. 17. 924 cabang. 1. 3 Trade Service Center (TSC) di Jakarta.7% (4.9%) 54 Consumer Loan Processing Center.1% 3. 948 41. 2.800 ATM. strategic strategicbusiness businessunitS unit 68 66 .3% 8. 200 Micro Business Unit. 2 Commercial Floor. 1.1%) 15.091 (24.2% 3 Regional Treasury Marketing (RTM) di Surabaya.6%) 8. n/a 10 Regional Credit Recovery (RCR). 412 (1.2% 12 SBDC (Small Business Distric Center).509 20.4% 41.362 merchant EDC. 27 Outlet Mandiri Prioritas.0%) (10.8%) (3.1%) 1. Surabaya dan Makasar.

telah dilakukan proses sosialisasi yang dipimpin langsung oleh Direktorat CMO ke unit-unit kerja terkait. telah disusun program mitigasi risiko implementasi.Change Management Office Kami menyempurnakan strategi bisnis untuk mendapatkan porsi pendapatan yang dominan di setiap segmen nasabah. Treasury & International Banking. Untuk menunjang pelaksanaannya. akuisisi. beserta sistem dan proses pemantauannya. telah pula dibentuk tim implementasi di masing-masing unit kerja yang dipimpin langsung oleh seorang Group Head dari masing-masing direktorat yang bertindak sebagai liaison officer untuk implementasi program dimaksud. 1.  Perubahan Organisasi Berbasis Strategic Business Units (SBUs) Organisasi yang berbasis pada SBU adalah organisasi yang berbasis pada kinerja dari masing-masing unit kerja. serta (3) Program Penyelesaian Kredit Macet (PPKM) Bank Mandiri sebagai tindak lanjut dari PP33/2006 dan PMK87/2006. untuk menyusun blueprint dan detil dari organisasi yang baru tersebut Bank Mandiri dibantu oleh konsultan independen. dan aliansi. tugas dan tanggung jawab dari masingmasing unit kerja. Micro & Retail Banking. Tugas dari Direktorat CMO adalah memantau bahkan menjalankan. Dengan adanya proses sosialiasi yang juga didukung oleh publikasi di majalah internal Bank Mandiri. atas perlunya melakukan proses perubahan tersebut.  Penjajakan Pertumbuhan Non-Organik melalui Merger. di mana langkah-langkah mitigasi risiko yang dijalankan disampaikan secara berkala ke Komite Audit di Dewan Komisaris. inisiatif-inisiatif strategis untuk mendukung proses transformasi Bank Mandiri. Di dalam struktur yang baru. risiko-risiko implementasi perlu juga untuk di-identifikasi dan kemudian disusun cara penanganannya (mitigasi risiko) agar supaya dampak negatifnya dapat diminimalisir. serta penempatan orang-orang yang tepat di posisi-posisi kunci. Risk Management sebagai bagian dari Business Enabler. Haryanto tiara budiman EVP Koordinator Untuk mendukung proses transformasi Bank Mandiri menjadi Dominant Multi-Specialist Bank. baik di Kantor Pusat. serta membantu manajemen dalam pelaksanaan serta dalam proses sosialisasi di unit kerja masing-masing. Disamping itu. Untuk itu. Commercial Banking. diperlukan perubahan yang sangat fundamental. Melalui kerja sama dengan Direktorat Risk Management. sampai ke level yang di bawahnya. sistem kompensasi sehingga berbasis pada kinerja. optimalisasi jaringan distribusi ritel. Technology & Operations. struktur organisasi yang baru telah disetujui oleh Direksi dan kemudian oleh Dewan Komisaris pada tanggal 22 Desember 2006 untuk di-implementasikan mulai awal January 2007. Seluruh tim implementasi di koordinasikan langsung oleh Direktorat CMO di mana telah disusun sistem dan proses pemantauan yang baku guna memonitor perkembangan serta meng-identifikasi segala permasalahan yang timbul. Berdasarkan kajian dan rekomendasi dari konsultan. maupun di wilayah. dan Finance & Strategy. tata-kelola dan pengambilan keputusan. Tim implementasi bertugas untuk menjabarkan secara lebih rinci struktur organisasi yang disusun oleh konsultan (termasuk job description. Bank Mandiri memiliki 5 Business Units. Compliance & Human Capital. serta Special Asset Management. dibentuklah Direktorat khusus di Bank Mandiri yang dinamakan Direktorat Change Management Office (CMO) yang berada langsung dibawah Presiden Direktur dan dipimpin oleh seorang EVP Koordinator. termasuk di dalamnya Business Units dan juga Support/ Shared Services Units. Bank Mandiri juga perlu menjajaki peluang untuk tumbuh secara non-organik melalui 68 70 CHANGE MANAGEMENT OFFICE . termasuk penyelarasan berbagai kebijakan personalia. yang pada akhirnya menjadi Regional Champion Bank. terjadi perubahan pada struktur organisasi. atau yang sering disebut perubahan DNA dari sebuah organisasi. (2) Penjajakan pertumbuhan non-organik melalui merger. Dalam uraian ini. Dalam hal tersebut. dan Aliansi Selain upaya-upaya untuk meningkatkan value dari perusahaan melalui inisiatif-inisiatif lintas direktorat yang dinamakan aliansi strategis. Sebagai persiapan dari implementasi. Performance Management System. yaitu: (1) Perubahan organisasi berbasis Strategic Business Units (SBUs). kewenangan. serta Change Management Office sebagai bagian dari Corporate Center/ Shared-Services Units. Akuisisi.  Dalam perubahan yang besar seperti ini.  Mengingat banyaknya perubahan yang perlu dilakukan. mencakup penerapan model bisnis baru untuk segmen corporate. diharapkan adanya kesamaan pandang dari seluruh karyawan Bank Mandiri. Consumer Finance. baik yang berada di Kantor Pusat maupun di Wilayah. 2. akan dijabarkan tiga inisiatif yang dipimpin langsung oleh Direktorat CMO. KPI). yaitu: Corporate Banking. dan pembentukan dan penerapan targeted sales and services.

Bank Mandiri siap membantu Oversight Committee dalam melaksanakan program sosialisasi dimaksud. melalui Surat Keputusan Bersama dengan Bank Indonesia di bulan Juli 2006.akusisi atas bank yang memiliki keunggulan khusus di segmen atau etnis tertentu. Bank Mandiri juga sudah menunjuk legal advisor dan perusahaanperusahaan penilai (independent appraisal) untuk menilai ulang jaminan-jaminan yang sudah diserahkan oleh debitur kepada Bank Mandiri. perusahaan-perusahaan pembiayaan (multi finance) baik untuk pembiayaan kendaraan bermotor. dan (2) memberikan kewenangan kepada BUMN untuk melakukan penyelesaian piutang sesuai dengan koridor hukum korporasi. karena satu atau lain hal. termasuk pihak legislatif (DPR). Dapat kami sampaikan bahwa. Di awal Oktober 2006. Dengan dikeluarkannya peraturan-peraturan tersebut. yang isinya antara lain: (1) menegaskan bahwa piutang BUMN tidak termasuk ke dalam piutang negara. Bank-Bank BUMN diperkenankan untuk melakukan opsi-opsi non-konvesional (termasuk dengan memberikan pengurangan pokok) dalam menyelesaikan kredit bermasalahnya. Bank Mandiri sudah melakukan kajian-kajian tentang rencana pertumbuhan non-organik tersebut. Di tahun 2006. serta aliansi dengan partner-partner institusi keuangan lainnya baik di dalam maupun di luar negeri. Bank Mandiri di tahun 2006 sudah menyusun program yang dinamakan Program Penyelesaian Kredit Macet (PPKM) Mandiri. Namun demikian. secara theory. Bank Mandiri sudah menunjuk Financial Advisor yang akan menyusun strategi pelaksanaannya serta melakukan analisa untuk menyaring serta meng-identifikasi account-account yang bisa diselesaikan melalui program tersebut. dan karena itu belum diperkenankan untuk meng-implementasikan rencana pertumbuhan non-organik dimaksud. Kejaksaan Agung. Selain Financial Advisor. tingkat kredit bermasalah di Bank Mandiri masih berada di atas 5% (secara netto). tidak dapat terlaksana. Kajian-kajian atas peluang untuk tumbuh secara non-organik akan terus dilanjutkan dan dipertajam di tahun 2007. Meskipun langkah-langkah persiapan telah mulai dilaksanakan oleh Bank Mandiri sejak dikeluarkannya PP33/2006 dan PMK 87/2006. termasuk meng-identifikasi potensi dari sinergi serta nilai tambah yang bisa diperoleh dari rencana tersebut. pemegang saham sudah memberikan persetujuan atas pelaksanaan PPKM Mandiri. pihak penegak hukum (Kepolisian. plafond hapus tagih yang bisa digunakan. Pemerintah mengeluarkan PP33/2006 dan PMK87/2006. mengingat pada tahun 2006. apabila penyelesaian langsung oleh debitur. serta perubahan atas beberapa pasal di Anggaran Dasar Bank Mandiri untuk memungkinkan pelaksanaan program tersebut. CHANGE MANAGEMENT OFFICE 71 . P  rogram Penyelesaian Kredit Macet (PPKM) Bank Mandiri sebagai tindak lanjut dari PP33/2006 dan PMK87/2006. Pada tanggal 22 Desember 2006. maupun barang-barang kebutuhan rumah tangga. di dalam RUPSLB pada tanggal 22 Desember 2006 tersebut. serta meminta persetujuan dari pemegang saham atas rencana kerja tersebut. Apabila kredit bermasalah di Bank Mandiri sudah berada di bawah 5% (secara netto) dan Bank Indonesia sudah secara formal menyatakan bahwa Bank Mandiri sudah memiliki status sebagai bank yang berkinerja baik. Pemerintah. untuk masuk ke tahap implementasi masih diperlukannya kesamaan pandang dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders). menyatakan bahwa akan dibentuk suatu Oversight Committee yang salah-satu tugasnya adalah memimpin proses sosialisasi dengan seluruh pemangkukepentingan. serta pihak pemeriksa (BPK. Sebagai bagian dari langkah-langkah persiapan. Bank Indonesia). Untuk meng-implementasikan PP33/2006 dan PMK87/2006. yang akan dilaksanakan melalui penyelesaian langsung oleh debitur yang beritikad baik (dengan atau tanpa pengurangan pokok) dan proses pengalihan ke pihak ketiga (investor). Bank Mandiri siap untuk melaksanakan pertumbuhan non-organik untuk mencapai aspirasinya sebagai bank yang disegani di kawasan Asia Tenggara atau yang dinamakan Regional Champion Bank. Bank Mandiri melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di mana Bank Mandiri memaparkan kepada pemegang saham tentang rencana kerja PPKM Mandiri. 3. termasuk persetujuan atas infrastruktur pendukungnya. Bank Mandiri masih berada dalam Pengawasan Intensif oleh Bank Indonesia. Tim Pengentasan Tindak Pidana Korupsi). seperti plafond hapus tagih yang diperbolehkan beserta modifikasi dari beberapa pasal di Anggaran Dasar Bank Mandiri.

strategic business unit corporate banking 72 strategic business unit • corporate banking .

Corporate Banking akan mampu menyediakan pelayanan transaksi yang komprehensif dan produk kredit serta capital market yang lengkap untuk perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Indonesia.’ abdul rachman • Direktur . mewujudkan visi Corporate Banking ‘to be the dominant wholesale bank.Melalui program-program yang strategis.

sementara volume simpanan (terutama deposito mahal) menurun 16%.97% Rp 2.64 miliar 216 83 1.1% 8.4 triliun diantara ekspansi kredit gross (dengan total Rp 14.1% 2.3 triliun pada 31 Desember 2006.0% 2. sedangkan pendapatan fee base sebesar Rp 268 miliar.38 untuk deposito berjangka.74 miliar Rp 50.121.350.091 miliar Rp 268. Corporate Banking berhasil mempertahankan nasabah corporate yang memiliki rating B hingga AAA mencapai 100%.228.6% di tahun 2005 menjadi 48% di tahun 2006.6%) dan telekomunikasi (8.4 miliar 14.4%).strategic business unit corporate banking akhir tahun 2006 Volume Pinjaman Volume Simpanan Volume Bisnis Jumlah Debitur CL Jumlah Debitur NCL Jumlah Nasabah Dana Jumlah Pegawai Ratio NPL Gross Profitability Rp 36. yang meningkat dari 41.9 triliun) masih berstatus Performing Loan.8% 0.839 214 5.4% 4.0% 3. Sementara itu hasil survey pengukuran tingkat kepuasan nasabah terhadap pelayanan Corporate Banking yang dilakukan oleh MarkPlus Research memperoleh skor 4. Selama tahun 2006 pendapatan bunga bersih yang diperoleh adalah sebesar Rp 2. Sampai dengan akhir 2006 seluruh kredit baru senilai Rp 4.3% 0. Yield of Loan–Rp Yield of Loan–Fx CoF–Rp Giro Deposito Berjangka CoF–Fx Giro Deposito Berjangka Spread Pinjaman Rp Pinjaman Fx Giro Rp Giro Fx Deposito Berjangka Rp Deposito Berjangka Fx 74 strategic business unit • corporate banking .6% 3.3% 8. dimana sebagian besar diperoleh dari transaksi impor senilai Rp 123. Volume kredit meningkat 21%.66 miliar Rp 2.6%).4% 11. Perkebunan (20.7% Pendapatan Bunga Bersih Kontribusi Laba (sebelum PPAP) Kontribusi Laba (setelah PPAP) Pendapatan Fee Yield & Spread Kinerja Volume bisnis Corporate Banking (dana pihak ketiga serta pinjaman) mencapai Rp 86. Asuransi (11. Penurunan volume simpanan tersebut sejalan dengan strategi peningkatan proporsi dana murah.299 miliar. Pencapaian Selama tahun 2006 dengan program kerja customer retention yang dilaksanakan. Pada tahun 2006 ekspansi kredit disalurkan terutama untuk sektor-sektor yang termasuk kriteria sangat menarik dan menarik seperti: Oil & Gas (25.5%).6 miliar.392 miliar Rp 2.90 miliar Rp 86.3% 2.299.

Basuki Rachmat No. Corporate Banking Floor Surabaya Kanwil VIII Jl. 14 Client Service Team (CST) serta penambahan beberapa Corporate Floor pada sentra-sentra nasabah Corporate Banking diharapkan mampu memperbesar share of wallet Bank Mandiri pada nasabah existing maupun meraih nasabah-nasabah baru. food & beverages. Imam Bonjol No 7 Medan 20112 strategic business unit • corporate banking 75 . Corporate Banking Floor Medan Kanwil I Lt. Selama tahun 2006 telah dibuka dua Corporate Banking Floor yakni di Medan dan Surabaya. Corporate Collection System dan Sales Tools (Macstools) Implementasi Syndication & Structured Finance Desk.19 di tahun 2005 menjadi 4. Kami bekerja sama dengan Mandiri Sekuritas untuk memberikan solusi kepada nasabah yang akan memasuki pasar modal sehingga dapat diperoleh struktur pendanaan yang paling optimal. perkebunan & industri turunannya. Selain itu juga dengan model CST yang ada akan dilakukan aliansi strategis dengan unit bisnis lainnya sehingga bank dapat melayani seluruh kebutuhan finansial nasabah dan memberikan solusi yang tepat melalui kerjasama secara aktif. kerjasama jasa collection service melalui eBiz card dengan PT Ultrajaya. sasaran Untuk mempertahankan posisi kami sebagai maket leader di segmen Corporate kami akan terus melaksanakan ekspansi kredit pada sektor-sektor yang prospektif. seperti: oil & gas . kami akan meningkatkan serta mengoptimalkan dukungan teknologi informasi melalui implementasi Loan Origination System. 4. telekomunikasi. 127–129 Surabaya 60271 2. Kami juga terus berupaya memperbaiki organisasi Corporate Banking dengan melakukan reorganisasi Corporate Banking untuk menjadi “an organization of specialist” dengan mengembangkan model bisnis yang berbasis Client Service Team (CST) dan Funding Team serta mengembangkan organisasi Syndication and Structured Finance Desk. Corporate Banking Floor 1.19 di tahun 2005 menjadi 4.20 untuk kredit non tunai (dengan kisaran 1–6). Di sisi lain untuk memenuhi kebutuhan banyak nasabah. Peningkatan kepuasan nasabah juga tercermin dengan adanya peningkatan rasio product holdings per nasabah dari 3. kerjasama sistem pembayaran Host to Host dengan Pertamina. PGN dan BPUI. infrastruktur.26 di tahun 2006. Untuk dapat mempercepat proses bisnis dan mengefektifkan pengawasannya. Melalui langkah-langkah tersebut. namun dengan tetap mempertahankan prinsip kehati-hatian.26 di tahun 2006. kerjasama Cobranding ATM dengan KTA IPHI dan kerjasama sistem pembayaran BHP Frekuensi Radio. Bank Mandiri juga memiliki komitmen untuk berpartisipasi aktif dalam pembiayaan insfrastuktur. Penggunaan product cash management system juga telah meningkat hampir empat kali lipat dari 107 pengguna selama tahun 2005 menjadi 399 pengguna cash management system. Sementara untuk menjangkau nasabah-nasabah yang memiliki jaringan di luar area Jakarta telah dibentuk Corporate Banking floor.16 untuk kredit tunai serta 4.Peningkatan kepuasan nasabah juga tercermin dengan adanya peningkatan rasio product holdings per nasabah dari 3. Selama tahun 2006 juga telah dilaksanakan berbagai kerjasama dan pengembangan bisnis dengan beberapa nasabah seperti pembuatan Gaz Card untuk Pertamina. 3 Jl. maka Corporate Banking juga telah menjual produk short term loan (kredit jangka pendek) yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. pertambangan. diharapkan kami dapat mewujudkan visi Corporate Banking “to be the dominant wholesale bank” yaitu Corporate Banking yang mampu menyediakan pelayanan transaksi yang terintegrasi dan menyediakan produk kredit serta capital market yang lengkap untuk perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Indonesia. pengembangan modul penerimaan negara melalui e-Channel untuk kepentingan Depkeu.

Kami terus berupaya memperbaiki organisasi Corporate Banking dengan melakukan reorganisasi Corporate Banking untuk menjadi ‘an organization of specialist ’ dengan mengembangkan model bisnis yang berbasis Client Service Team (CST). 76 strategic business unit • corporate banking .

6% 2.576 13. Investment Banking Merupakan unit usaha penyedia jasa yang berhubungan dengan penjaminan emisi efek. data diolah. corporate finance dan penasehat keuangan.562 6. baik sebagai penjual dalam emisi efek hutang dan ekuitas maupun sebagai pedagang perantara transaksi obligasi di bursa efek surabaya 2006 No.549 33% 14% 8% 7% 6% 6% 5% 4% 3% 2% 12% 100% transaksi Saham broker lokal di bursa efek Jakarta 2006 No.3% 4. 31.347 10. Mandiri Sekuritas terjun langsung dalam kancah persaingan bisnis di tiga lini usaha yaitu Investment Banking.667 11.0% 3. Disamping itu. 43.124 19. Berbagai jenis transaksi yang ditangani ini. Mandiri Sekuritas juga bertindak sebagai sole arranger & placement agent pada penerbitan MTN PT Pembangunan Perumahan (Persero) sebesar Rp 100 miliar.2% 6.875 4. Mandiri Sekuritas juga terus memantapkan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industrinya dengan peningkatan kinerja yang mengesankan dari tahun ke tahun.0% 2.897 28.489 6.345 13.018 5.3% 100. Perusahaan Efek Volume (miliar Rp) Pangsa Pasar 1 Mandiri Sekuritas 2 CIMB-GK Securities Indonesia 3 Bahana Securities 4 Arab-Malaysian Capital 5 Trimegah Securities Tbk 6 KIM ENG Securities 7 Andalan Artha Advisindo 8 Danpac Sekuritas 9 Binaartha Parama 10 NISP Sekuritas Lainnya Total Sumber: Bursa Efek Surabaya.284 7.915 3. semakin membuktikan kemampuan Mandiri Sekuritas dalam menangani beragam jenis transaksi pasar modal.029 9.403 3. senilai Rp 480 miliar dimana Mandiri Sekuritas bertindak sebagai sole bookrunner dan placement agent.0% strategic business unit • corporate banking 77 .043 428.6% 3. Broker* Nilai (miliar Rp) Pangsa Pasar 1 Danareksa Sekuritas 2 Bahana Securities 3 Trimegah Securities Tbk 4 Mandiri Sekuritas 5 Danatama Makmur 6 Lautandhana Securindo 7 Sarijaya Permana Sekuritas 8 Sinarmas Sekuritas 9 Nusadana 10 Indo Premier Lainnya Total * Broker lokal Sumber: Bursa Efek Jakarta.930 241.307 1.377 95. data diolah. Transaksi penting lainnya yang tercatat selama 2006 yaitu divestasi kepemilikan saham PT Jasa Marga (Persero) di PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk.855 27. Berbagai jenis transaksi penting telah diselesaikan Mandiri Sekuritas selama tahun 2006 dengan hasil memuaskan antara lain: penjaminan emisi obligasi PT Bank BTN (Persero) dan PT Astra Sedaya Finance dengan nilai emisi masing-masing sebesar Rp 1 triliun dan Rp 575 miliar.926 10. Capital Markets Unit usaha yang menyediakan jasa.3% 2.7% 6.029 12.3% 56.420 10. Capital Markets dan Manajemen Investasi.6% 2.973 11.mandiri sekuritas Sebagai anak perusahaan Bank Mandiri yang bergerak di industri pasar modal.

6%.186 2.57 triliun selama tahun 2006.221 1. Mandiri Investment Gallery telah hadir di tiga kota yaitu Jakarta.923 Des 2.769 3. Dengan total nilai transaksi sebesar Rp 19.” Saat ini.717 559 295 316 317 (miliar Rp) nilai aum mandiri manajemen investasi 2006 Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sept Okt Nov Mulai pulihnya kepercayaan masyarakat terhadap produk reksa dana seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi secara umum. Hal tersebut dapat terwujud tidak hanya berkat basis klien yang luas yang mencakup baik investor institusi maupun ritel.215 2. Selama tahun 2006. 78 strategic business unit • corporate banking . Nilai tersebut menempatkan Mandiri Manajemen Investasi pada posisi ke 7 dari 94 manajer investasi yang terdaftar di Bapepam-LK. Surabaya dan Medan. Mandiri Manajemen Investasi akan terus mengembangkan variasi produk yang ditawarkan serta meningkatkan kerja sama yang telah dibina selama ini baik dengan jaringan cabang Bank Mandiri maupun dengan pihak lain dalam hal pendistribusian produk. serta guna lebih mendekatkan diri dan meningkatkan pelayanan kepada para investor. Mandiri Sekuritas berhasil memperoleh pengakuan secara luas atas prestasinya yang ditandai dengan keberhasilannya memperoleh sejumlah penghargaan baik dari dalam maupun luar negeri.(broker) dalam transaksi di pasar sekunder. Sebagai anggota Bursa Efek Jakarta. Best Domestic Bond House dan #3 Best Local Broker dari Asiamoney serta Anggota Bursa Teraktif untuk perdagangan SUN selama tahun 2006 dari Bursa Efek Surabaya Sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha untuk menjadi penyedia jasa keuangan terkemuka. Di tahun mendatang.34 triliun dengan pangsa pasar 33%.92 triliun atau naik sebesar 822% dibandingkan posisi Januari yang sebesar Rp 317 miliar. Investment Management Unit usaha Investment Management yang saat ini telah menjadi perusahaan yang berdiri sendiri dengan nama PT Mandiri Manajemen Investasi aktif melakukan kegiatan pengelolaan investasi baik dalam bentuk reksa dana maupun pengelolaan investasi yang bersifat discretionary serta jasa investment advisory. 2. Sampai akhir Desember nilai AUM tercatat sebesar Rp 2. diantaranya sebagai Best Investment Bank dari Global Finance. membuat nilai Asset Under Management (AUM) Mandiri Manajemen Investasi meningkat cukup signifikan selama tahun 2006. Mandiri Sekuritas juga merupakan salah satu perusahaan efek yang memelopori era perdagangan jarak jauh (remote trading) yang telah dimulai sejak tahun 2003. Mandiri Sekuritas tercatat sebagai salah satu anggota Bursa Efek Surabaya teraktif dalam perdagangan obligasi baik obligasi pemerintah maupun obligasi korporasi. namun juga dengan dukungan para profesional berpengalaman serta berbagai fasilitas pendukung seperti perdagangan jarak jauh dan informasi pasar secara real-time. Mandiri Sekuritas berada pada posisi ke 4 diantara broker lokal anggota Bursa Efek Jakarta dengan pangsa pasar sebesar 4. Nilai tersebut menempatkan Mandiri Sekuritas pada posisi pertama diantara perusahan efek anggota Bursa Efek Surabaya lainnya dalam hal perdagangan obligasi. Mandiri Sekuritas berhasil membukukan volume perdagangan obligasi sebesar Rp 31.252 1. Mandiri Sekuritas juga telah membuka beberapa kantor cabang yang biasa disebut dengan “Mandiri Investment Gallery.308 3. Atas berbagai aktifitas dan pencapaian tersebut. Mandiri Sekuritas juga tercatat sebagai salah satu broker teraktif yang bertransaksi seiring dengan kondisi bullish yang terjadi di pasar saham.

id. Sole Bookrunner & Placement Agent December 2006 strategic business unit • corporate banking 79 . Bank Mandiri khususnya dalam layanan priority banking di seluruh Indonesia guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk investasi pasar modal. Mandiri Sekuritas juga berencana untuk membuka beberapa kantor cabang baru di berbagai lokasi serta melanjutkan kerjasama dengan Wealth Management Group.00 billion IDR 1.00 billion IDR 575.Penghargaan yang diperoleh dalam 2006 majalah/institusi penghargaan beberapa transaksi yang diselesaikan selama 2006 Best Investment Bank in Indonesia PT PP (Persero) PT astra sedaya finance Best Domestic Bond House in Indonesia MTN Bonds IDR 100. seperti saham. Untuk informasi lebih jauh.00 trillion Joint Lead Underwriter September 2006 Kedepannya. silahkan menghubungi Corporate Secretary Mandiri Sekuritas pada alamat e-mail: corsec@ mandirisek.00 billion Joint Lead Underwriter June 2006 Most Active SSX member for Government Bond Trading Sole Arranger & Placement Agent December 2006 #3 best Local Broker PT jasa marga (Persero) PT Bank tabungan negara (persero) Placement of Jasa Marga Shares in Citra Marga Nusaphala Persada Bonds IDR 480.co. obligasi dan reksa dana.

strategic business unit commercial banking 80 strategic business unit • commercial banking .

’ memperkuat ‘trade checking.’ ‘loan monitoring system. zulkifli zaini • Direktur . marketing & monitoring kredit menjadi pendekatan ‘targeted customer.’ serta penerapan proses keputusan kredit melalui sistem Komite Kredit.Kami menyempurnakan proses sales.

259 miliar Rp 12.355 miliar Rp 28.111 miliar Rp 2.957 triliun 850 16% 8% 3% 11% 2% 4% Kontribusi Laba # Nasabah CMS Spread YoL–Rp YoL–Valas CoF–Rp Giro Deposito CoF–Fx Giro Deposit0 82 strategic business unit • commercial banking .048 miliar Rp 1.225 miliar Rp 128 miliar Rp 2.484 miliar Rp 16.strategic business unit commercial banking Kami juga telah mengembangkan beberapa skema pembiayaan yang terutama kami fokuskan pada pemanfaatan bisnis di sektor agrobisnis.840 miliar Rp 24. konstruksi dan telekomunikasi melalui pengembangan strategi aliansi (value chain financing). akhir tahun 2006 Volume Bisnis Volume Pinjaman Volume Simpanan • Giro • Deposito Pendapatan Fee Pendapatan Bunga bersih Pendapatan Operasional Profitability Rp 52.

Loan Monitoring System.840. Disamping itu kami juga berupaya untuk mencapai pertumbuhan bisnis yang sehat melalui program aliansi secara aktif. Tentu hal ini juga harus diikuti dengan penerapan nilai-nilai budaya Bank Mandiri (Trust.9 miliar. segmen komersial mampu membukukan pendapatan bunga bersih sebesar Rp 2.1% menjadi Rp 28. Professionalism.484. kami memperluas jaringan distribusi Commercial Banking dengan menambah 2 (dua) Commercial Floor di Batam dan Balikpapan serta membentuk 3 (tiga) Trade Servicing Center (TSC) di Jakarta. memperkuat trade checking. yaitu: 1. Excellence) secara konsisten.504. Pencapaian Saat ini kami memiliki 17 Commercial Banking Center (CBC) yang tersebar di Jakarta dan sembilan kota besar lainnya. serta menetapkan fungsi pengelolaan nasabah secara tersendiri. terdapat 323 nasabah baru CMS sehingga pada akhir tahun 2006 nasabah yang telah menggunakan CMS Mandiri sebanyak 850 nasabah.Tahun 2006.0 miliar.9 miliar. Surabaya. sasaran Kami telah menetapkan serangkaian inisiatif strategis sebagai pedoman bagi pengembangan Direktorat Commercial Banking untuk mencapai tujuan organisasi berbasis SBU yang baru.7 miliar dengan total kontribusi laba operasional (diluar biaya PPAP) sebesar Rp 2. sejalan dengan kondisi sektor riil yang belum sepenuhnya membaik menyebabkan penurunan kolektibilitas kredit (non-performing loan) mencapai Rp 4. Dari sisi pengelolaan portfolio kredit agar tetap memberikan hasil yang optimal dengan risiko yang dapat diminimalisir (risk acceptable) berbagai upaya telah kami lakukan. Pada periode yang sama juga terdapat pelunasan kredit sebesar Rp 2. konstruksi dan telekomunikasi melalui pengembangan strategi aliansi (value chain financing). volume bisnis segmen Commercial mencapai Rp 52. Customer Focus. Dari perspektif organisasi.753.1 miliar dan nasabah existing sebesar Rp 4. terdapat 323 nasabah CMS baru sehingga pada akhir tahun 2006 ada sebanyak 850 nasabah yang telah menggunakan CMS Mandiri. pelaksanaan workshop perkreditan. Kami akan senantiasa meningkatkan kapabilitas dan volume transaksi bisnis serta mengoptimalkan operasional end-to-end.0 miliar atau 33.977. Dengan demikian kami berharap dapat memenangkan persaingan bisnis serta mengembangkan bisnis secara sehat dan berkesinambungan. Kinerja Di tahun 2006. dan evaluasi terhadap manning pegawai dengan penempatan pegawai sesuai bidang keahliannya. Selain itu.688. pendapatan fee-based juga meningkat signifikan yaitu mencapai Rp 128 miliar atau mengalami kenaikan 72.9% menjadi Rp 12.0 miliar.259 miliar dan dana deposito juga meningkat sebesar 0. Disisi lain. Sementara dana tumbuh sebesar 16. Hal ini menunjukkan bahwa Bank Mandiri semakin berperan didalam pelayanan transaksi bisnis pada segmen ini.048.3 miliar atau tumbuh 4.9% dibanding tahun sebelumnya. Sejalan dengan meningkatnya volume bisnis di tahun 2006. kami akan menata kembali sumber daya sesuai dengan tujuan strategis kami yang baru.9% dibanding tahun sebelumnya.1 miliar terdiri dari nasabah baru sebesar Rp 1.  Kami menyempurnakan proses sales. Adapun kontribusi laba yang dapat dibukukan segmen komersial mencapai Rp 1. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap portfolio kami pada akhir tahun. Pelaksanaan inisiatif strategis tersebut tentunya akan meningkatakan standar layanan kami dan produktifitas sumber daya manusia.8%. dalam rangka mendukung pengembangan bisnis.776. Selain itu. marketing & monitoring kredit melalui pendekatan targeted customer. dan Makasar. dan dengan demikian meningkatkan portfolio kredit secara keseluruhan.  Penyempurnaan organisasi dan peningkatkan kualitas SDM melalui pelaksanaan competency assessment.111. Watch List. Tahun 2006. Dari sisi layanan.Pertumbuhan tersebut didukung oleh ekspansi kredit gross sebesar Rp 6.957 triliun atau naik 56. kami juga telah mengembangkan beberapa skema pembiayaan yang terutama kami fokuskan pada pemanfaatan bisnis di sektor agrobisnis. dimana enam diantaranya berada di luar pulau Jawa. Pertumbuhan dana yang cukup baik selama tahun ini juga diikuti dengan perbaikan struktur dana (funding mix) secara signifikan. beberapa inisiatif yang telah kami lakukan diantaranya melaksanakan pengembangan Cash Management System (CMS) Mandiri dan Customer Access untuk pelayanan trade services. Ditahun 2006. 2. strategic business unit • commercial banking 83 . Inisiatif ini telah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan fee-based dan jumlah nasabah.225 miliar. Integrity. pengetatan proses disbursment dan administrasi kredit serta penerapan proses keputusan kredit melalui sistem Komite Kredit. meningkatkan pengetahuan dan kemampuan sales force kami.3% dari total pendapatan operasional Bank Mandiri (diluar biaya PPAP). Dana giro meningkat sebesar 30.9% menjadi Rp 16.

strategic business unit consumer finance 84 strategic business unit • consumer banking .

omar sjawaldy anwar • Direktur .Perhatian utama kami adalah pada pemilihan target market yang cermat. serta dukungan komitmen dari jaringan cabang yang luas. strategi suku bunga yang tepat dengan fokus pada produk yang menguntungkan dan mempertahankan posisi Brand yang kuat.

KPR Top Up dan KPR Duo.209 rekening sampai dengan 31 Desember 2006. Dengan peningkatan ini Bank Mandiri menduduki peringkat ke-1 sebagai penerbit kartu kredit Visa dan peringkat ke-3 untuk volume penjualan (Member Ranking Report-Quarter December 2006. Direktorat Consumer Finance membukukan pendapatan bunga bersih sebesar Rp 771 miliar dan memberikan kontribusi sebesar Rp 412 miliar.180 Rp 1. Baki debet tersebut meningkat sebesar 11.33 triliun Rp 3. Visa International). Untuk menangkap potensi yang ada telah dibentuk Direktorat Consumer Finance dengan fokus pada pengelolaan kredit perorangan. •  Meningkatkan penetrasi produk kredit perorangan melalui implementasi program pemasaran yang agresif. baik untuk jumlah pemegang kartu maupun outstanding balance. tersedianya tenaga Kontribusi Laba Spread YoL–Rp YoL–Valas 86 strategic business unit • consumer banking .61 triliun Rp 3. pencapaian Pada tahun 2006 terjadi perubahan struktur organisasi Bank Mandiri.67 triliun 169 ribu 1.33 Triliun dengan jumlah debitur sebanyak 169. kartu kredit dan Bank Syariah Mandiri yang merupakan salah satu anak perusahaan Bank Mandiri. •  Mengembangkan fitur kartu kredit melalui peluncuran Power Buy di jaringan EDC. Pangsa pasar Mandiri Visa meningkat menjadi 19%. •  Mengembangkan produk kredit perorangan melalui peluncuran produk dan fitur baru KPR Flexible.3% dari posisi 31 Desember 2005.293 miliar 872 ribu Rp 412 miliar 16% 4% KINERJA Sampai dengan 31 Desember 2006. Bank Mandiri telah menyalurkan kredit dengan baki debet sebesar Rp 11. Beberapa inisiatif strategis yang telah dilaksanakan pada tahun 2006 untuk mendukung fokus baru tersebut adalah sebagai berikut: •  Mengembangkan produk kartu kredit berdasarkan segmen young adult dengan meluncurkan kartu kredit Everyday Card.strategic business unit consumer finance akhir tahun 2006 Volume Pinjaman • KPR Mandiri • Multiguna Mandiri # debitur # profesional sales Volume kartu kredit # kartu kredit Profitability Rp 11.

KPR Duo. serta penerbitan affinity card dengan institusi pendidikan dan secondline embossing card dengan beberapa perusahaan. Produk ini adalah produk kredit perorangan yang diberikan kepada karyawan perusahaan yang telah menyalurkan pembayaran gaji melalui jasa payroll Bank Mandiri. dan PT Pertamina. Seluruh manfaat dari kombinasi yang diberikan tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan penjualan dan frekuensi penggunaan kartu yang pada akhirnya memberikan kontribusi pada portofolio Kartu Kredit Bank Mandiri. Consumer Loan didukung lebih dari 1. Guna memproses aplikasi dari nasabah.480 kartu atau meningkat sebesar 15. Kami juga bekerjasama dengan lebih dari 245 proyek perumahan dari pengembang-pengembang di seluruh Indonesia.61 Triliun dan Multiguna Mandiri sebesar Rp 3. Selain itu produk Mitrakarya Mandiri mengalami pertumbuhan baki debet yang sangat pesat sebesar 81.293 triliun menurun sebesar 5.96%. pada tahun 2006 Bank Mandiri memperoleh penghargaan sebagai Bank BUMN dengan Strategi Suku Bunga yang Inovatif dari Majalah Property & Bank. •  Meningkatkan penyaluran kredit perorangan. Branch Sales Contest dan penjualan silang kepada nasabah dana dan pinjaman Bank Mandiri dengan pembebasan iuran tahunan.6%. Untuk mempercepat pertumbuhan jumlah kartu kredit. Bank Mandiri menawarkan manfaat terbaik untuk nasabah kartu kredit dengan mengembangkan berbagai kombinasi fitur dan program yang inovatif sesuai dengan kebutuhan segmen pasar yang dituju. Kantor Cabang Bank Mandiri dan Aliansi Strategis dengan nasabah potensial Bank Mandiri. Bank Mandiri bekerjasama dengan MasterCard World Wide meluncurkan Everyday Card dan Titanium Card untuk memperluas pasar di young adult dan upper segment. Pengembangan fitur-fitur baru. Sepanjang tahun 2006 telah dilakukan kerjasama program penggunaan kartu dengan lebih dari 1. Dengan adanya pengembangan dalam proses pelayanan.67 Triliun per 31 Desember 2006. seperti PT Samudra Indonesia. KPR Top Up dan programprogram pemasaran yang bekerjasama dengan pengembang mitra Bank Mandiri. cara mudah isi pulsa/prepaid telco melalui SMS. Berbagai penghargaan telah diperoleh Bank Mandiri atas program-program pemasaran dan loyalitas yang dilakukan selama tahun 2006 antara lain: Outstanding Achiever-Large Issuer dari strategic business unit • consumer banking 87 .180 tenaga penjualan yang membantu memasarkan produkproduk kredit konsumtif. Power Cash.Kami bekerjasama dengan lebih dari 245 proyek perumahan dari pengembang-pengembang di seluruh Indonesia.4% dari 31 Desember 2005. Bank Mandiri telah bekerjasama dengan lebih dari 630 perusahaan dalam menyalurkan produk ini. Program Mandiri Siswa Sejahtera bekerjasama dengan AXA Mandiri menawarkan program EduPlan kombinasi dengan Unit Links. Pemasaran kartu kredit dilakukan melalui saluran pemasaran utama yaitu Direct Sales. Selanjutnya baki debet KPR Mandiri juga tumbuh cukup baik sebesar 18. tingkat kepuasan pelanggan pada tahun 2006 meningkat dibandingkan tahun 2005 yaitu dari 85% menjadi 88. Selama tahun 2006 telah diluncurkan beberapa produk dan fitur baru antara lain KPR Flexible. Dalam tahun 2006. Faktor makro ekonomi serta peningkatan pembayaran karena adanya peraturan baru mengenai kewajiban minimal pembayaran menjadi 10%. peluncuran produk baru yang inovatif dan percepatan proses persetujuan kredit merupakan faktor-faktor yang mendukung peningkatan kinerja unit kerja di bawah kelolaan Direktorat Consumer Finance. dimana baki debet penggunaan kartu kredit pada tahun 2006 tercatat sebesar Rp 1. Program Top Up. seperti Power Buy. PT Inco. berdampak pada usaha pertumbuhan kredit. telah dilakukan pula program Member Get Member dan Add On untuk para pemegang kartu Mandiri Visa. Namun demikian kartu kredit tetap mampu menghasilkan laba bersih yang positif bagi Bank Mandiri. program belanja cicilan dengan bunga 0%. Program Discount 50% untuk pemegang kartu Everyday dan Titanium Card. Proses penjualan produk ini difokuskan kepada perusahaan yang telah menjadi nasabah Bank Mandiri. PT Indo Pasific. Selain itu. Telemarketing. Consumer Loan didukung oleh 13 Consumer Loan Processing Center dan 41 Consumer Loan Processing Outlet yang tersebar di seluruh Indonesia dengan menggunakan sistem komputerisasi yang on-line.5%.9% dari posisi 31 Desember 2005. penjualan yang handal di setiap titik penjualan dan penjualan silang yang agresif terhadap nasabah potensial Bank Mandiri. melalui penyederhanaan dokumen dan proses persetujuan kredit. KREDIT PERORANGAN Besarnya kredit perorangan masih didominasi oleh produk KPR Mandiri dengan baki debet Rp 3.46% dibandingkan dengan tahun 2005. telah dilakukan pengembangan produk kartu kredit dengan merk yang baru.200 merchant partner dan kerjasama transaksi dengan lebih dari 11 bill payment partner secara reguler serta melaksanakan lebih dari 800 kegiatan program promosi yang bertujuan untuk meningkatkan transaksi penggunaan kartu dan loyalitas pemegang kartu. program dana tunai dengan bunga 1. KARTU KREDIT Jumlah kartu kredit yang telah diterbitkan berdasarkan posisi per akhir Desember 2006 adalah sebesar 872. maka sesuai hasil survei CSI (Customer Satisfaction Index) yang dilaksanakan oleh sebuah lembaga survei independen.

Kami meningkatkan penetrasi produk melalui implementasi tele sales yang agresif dan tersedianya tenaga penjual yang handal di setiap titik penjualan guna meningkatkan pangsa pasar. Direktorat Consumer Finance akan melanjutkan penajaman dalam penawaran dan pemasaran produk pada segmen yang menguntungkan. menerbitkan produk kartu kredit baru untuk segmen-segmen yang belum digarap secara optimal seperti corporate card. serta didukung komitmen cabang. memperkuat keberadaan pelayanan Bank Mandiri di setiap titik penjualan. Selain mengembangkan program loyalitas melalui penambahan fitur Power Mileage. kapabilitas sumber daya manusia dan kapasitas infrastruktur pendukung akan mampu meningkatkan pertumbuhan kredit konsumtif dan memberi kontribusi positif terhadap kinerja bank secara keseluruhan. memperkuat efektifitas dan produktifitas dari jaringan sales dan pemasaran sehingga lebih efisien. The Best Credit Card in Pricing dan the Third Winner of the Best Credit Card in Marketing Communication dari Swasembada dan Synovate serta Indonesian Bank Loyalty Champion dari MarkPlus Insight dan Info Bank. penjualan silang produk-produk kepada nasabah Bank Mandiri. Masuknya institusi keuangan asing ke dalam segmen kredit konsumtif mengakibatkan persaingan meningkat secara signifikan. 88 strategic business unit • consumer banking . termasuk di dalamnya mengembangkan travel & entertainment reporting dan co-branding dengan institusi yang memiliki akses terhadap segmen yang dituju. namun dengan pemilihan target market yang cermat. Visa International. SASARAN Di tahun mendatang. strategi suku bunga yang tepat dan fokus pada produk yang menguntungkan. mengimplementasikan Euro Mastercard Visa (EMV) dan teknologi contactless.

22 triliun atau merupakan 4% dari jumlah dana pihak ketiga Bank Mandiri. antara lain: sentra bayar (payment point).661 ATM dalam jaringan ATM milik Bank Mandiri dan 10. Per 31 Desember 2006. Produk pendanaan Bank Syariah Mandiri antara lain berupa tabungan. Juli 2006. produk pembiayaan. disamping 2.20% dari segi pembiayaan. Produk pembiayaan ini meliputi pembiayaan investasi. May 2006: The Best of Indonesian Bank Loyalty Champion: Category Sharia Banking. •  Selama lima tahun berturut-turut berhasil mempertahankan predikat Sangat Bagus. Produk pembiayaan mencakup beberapa sektor termasuk sektor perdagangan grosir. deposito.000 nasabah perorangan dan perusahaan yang mempunyai rekening pendanaan. industri.40 triliun yang merupakan 6.08 triliun pada tahun 2006. pembayaran pajak on-line. kecil dan menengah). dan jasa-jasa. dan RTGS. pertanian. lebih dari 32. total pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp 7. Nasabah dapat memanfaatkan jaringan ATM milik Bank Syariah Mandiri yang terdiri dari 53 ATM serta dapat mengakses ke 2. modal kerja dan pembiayaan perorangan serta pembiayaan UMKM (usaha mikro. BSM mulai beroperasi sejak 1 November 1999.97% dari segi aset. penghargaan dan pengakuan pun telah diraih Bank Syariah Mandiri.388 ATM dalam jaringan ATM Bersama. Pada akhir tahun 2006. Pangsa pasar BSM di industri perbankan syariah Indonesia mencapai 35.76%. BSM menghasilkan pendapatan operasional Rp 1. kami memiliki lebih dari 728. transfer valas. serta tabungan pendidikan dan tabungan haji. Sepanjang tahun 2006. dan giro. Dana pihak ketiga berjumlah sebesar Rp 8. trade service and financing.3% dari jumlah portofolio kredit konsolidasi Bank Mandiri. Dengan demikian di tahun 2006. 36. strategic business unit • consumer banking 89 . sarana dan prasarana umum termasuk telekomunikasi.903 ATM MEPS (Malaysian Electronic Payment System). perdagangan retail dan perumahan. BSM juga menawarkan produk-produk jasa yang lengkap. Jaringan pelayanan dilakukan melalui 212 outlet kantor Bank Syariah Mandiri di 24 propinsi di Indonesia. antara lain: Golden Award dari Majalah Infobank.000 nasabah perorangan dan perusahaan telah memanfaatkan fasilitas pembiayaan dari BSM. sedangkan atas dasar pendanaan mencapai 39. BSM merupakan bank syariah dengan pangsa pasar terbesar di Indonesia. • Indonesian Bank Loyalty Award (IBLA).bank syariah mandiri PT Bank Syariah Mandiri (BSM) adalah salah satu dari tiga bank umum syariah dan 20 Unit Usaha Syariah di Indonesia yang menawarkan produk pembiayaan dan simpanan berdasarkan prinsip syariah. Pada akhir tahun 2006. intercity clearing. BSM memiliki beragam produk pendanaan.

strategic business unit micro & retail banking 90 strategic business unit • micro & retail banking .

Fokus utama kami ialah menciptakan struktur pendanaan yang kokoh (besar. dan stabil) dan menyalurkan pinjaman produktif bagi wirausahawan Mikro & Kecil melalui 924 cabang dan 200 unit Mikro di seluruh Indonesia. murah. budi g. sadikin • Direktur .

96 triliun Rp 8.92 triliun Rp 57.32 triliun Rp 1.02 triliun Rp 1.strategic business unit micro & retail banking akhir tahun 2006 Volume Pinjaman • Pinjaman Usaha Kecil • Pinjaman Mikro Volume Simpanan • Giro • Tabungan • Deposito Kontribusi Laba Jumlah Nasabah pinjaman Kecil & Mikro Jumlah pemegang ATM Rp 9.7% dibanding posisi tahun lalu yang terdiri dari pinjaman sebesar Rp 7.541 wirausahawan kecil dan mikro dengan Volume Usaha Kecil mencapai Rp 8.94 triliun tumbuh sebesar 12% dibandingkan tahun lalu.60 triliun atau tumbuh 9. dimana dana Giro dan Tabungan tumbuh sebesar 9. Bank Mandiri fokus pada pertumbuhan dana murah.8% dibandingkan dengan tahun 2005 menjadi 5.800 unit. 92 strategic business unit • micro & retail banking . melampaui transaksi cabang yang sebesar 8 juta transaksi per bulan. Volume Usaha Mikro mencapai 1. Dari jumlah tersebut 69% portofolio kredit disalurkan ke sektor perdagangan dan selebihnya disalurkan ke sektor perkebunan.28 triliun. Dibidang bisnis ritel.75 juta Kinerja Pada akhir tahun 2006 Direktorat Micro & Retail Banking telah membiayai 126.362 merchant EDC dan kerjasama dengan ATM Bersama dan ATM Link untuk memperluas jangkauan pelayanan menjadi 13.51 triliun 126 ribu 5. Pengembangan jaringan cabang diikuti pula dengan penambahan jumlah ATM menjadi 2. Sementara itu. sedangkan untuk nasabah segmen mass affluent dan affluent dilayani melalui 25 outlet prioritas dan 17 priority lounge yang tersebar di 17 kota besar di Indonesia.94 triliun Rp 120. jasa dan industri rumah tangga.32 triliun dan simpanan sebesar 1.26 triliun Rp 7.7% sehingga memperbaiki rasio dana murah menjadi 53% terhadap total dana masyarakat diikuti dengan peningkatan jumlah kartu ATM mandiri yang beredar sebesar 29. ekspansi jaringan cabang senantiasa dilakukan dengan penambahan 17 kantor baru di tahun 2006 sehingga jumlah cabang mencapai 924 outlet untuk melayani nasabah reguler. Seiring dengan perkembangan bisnis.714 ATM.75 juta kartu.02 triliun Rp 55. 2 Cash Deposit Machine (CDM). Seiring dengan peningkatan jumlah kartu diikuti pula dengan peningkatan jumlah transaksi e-channel menjadi 26 juta transaksi per bulan atau meningkat 33% dari tahun lalu.3% dan 28. 17.

Bank Mandiri siap membiayai perkebunan kelapa sawit rakyat seluas 321. Sebagai contoh. PLN. Call Center Award 2006 oleh Center for Customer Satisfaction and Loyalty (CCSL). Peningkatan produktivitas didukung pula dengan penambahan dan relokasi jaringan ATM dari area yang kurang menguntungkan ke area-area yang memiliki potensi transaksi tinggi. strategic business unit • micro & retail banking 93 .268 hektar dengan alokasi kredit sebesar Rp 11 triliun yang akan disalurkan kepada 160. Internet Banking. Pertamina. menempatkan Bank Mandiri sebagai peringkat ke-2 dalam service excellence periode tahun 2006 berdasarkan hasil survey MRI dan majalah Infobank yang dipublikasikan pada awal bulan April 2007. Khusus kredit dengan Pola Inti Plasma telah dilakukan penandatanganan dengan Menteri Keuangan di Bulan Desember 2006 dimana Bank Mandiri ditunjuk sebagai Bank pelaksana penyaluran Kredit Pengembangan Energi Nabati-Revitalisasi Perkebunan (KPEN-RP). Retail banking Pertumbuhan dana tabungan didorong melalui program-program terintegrasi. (3) Total Baki Debet Linkage Terbesar dan (4) Cakupan Wilayah BPR Linkage Terluas yang tersebar di 24 Propinsi dan menjangkau wilayah terjauh seperti Aceh. Maksimal pembiayaan yang diberikan sebesar Rp 2 miliar yang ditujukan untuk investasi pembangunan maupun peremajaan SPBU. antara lain melalui pengembangan layanan secara end-to-end nasabah korporat dan BUMN yang memiliki perputaran dana dan jumlah pelanggan besar seperti Indosat. Kredit Ketahanan Pangan (KKP). kredit dengan pola inti plasma dan kredit program antara lain Kredit kepada Koperasi Primer untuk Anggotanya (KKPA). Program Mandiri Fiesta merupakan wujud penghargaan terhadap nasabah yang menyimpan dananya di Bank Mandiri yang dilaksanakan secara nasional. Pertumbuhan volume bisnis diiringi pula dengan perbaikan kualitas layanan nasabah. Pencapaian Mikro & Small Business Total kredit perkebunan Bank Mandiri pada tahun 2006 telah mencapai 36% dari total kredit perkebunan nasional. dimana Bank Mandiri dinobatkan sebagai “Top 3 in Banking Service Excellence” oleh majalah Infobank bersama dengan lembaga riset independen MRI. Strategi hybrid ini diharapkan mampu menggerakkan bisnis mikro sehingga portofolio kredit yang disalurkan melalui BPR maupun unit mikro meningkat. Sulawesi Utara.200 SPBU merupakan wujud realisasi komitmen Bank Mandiri kepada usaha kecil yang bergerak disektor ini. Rantai bisnis dalam distribusi bahan bakar minyak Pertamina mempunyai volume bisnis yang besar dan akan terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya.Guna mendukung program tersebut saat ini telah diluncurkan tabungan bisnis yang fiturnya disesuaikan dengan kebutuhan nasabah wirasusahawan dan pedagang serta dilakukan penambahan 10 fitur e-channel yang memberikan kemudahan pembayaran. NTT. Layanan payroll untuk nasabah korporat dan commercial juga dikembangkan sebagai salah satu solusi layanan kepada nasabah perusahaan. Penyaluran kredit usaha kecil yang terkait dengan perkebunan diberikan dalam bentuk kredit modal kerja. Dalam melakukan ekspansi di segmen mikro. KUMK-Surat Utang Pemerintah (SUP-005). Bank Mandiri telah menjalin kerjasama dengan Pertamina yang mencakup pembiayaan dan penyediaan layanan perbankan yang umum maupun spesifik antara lain Host to Host untuk pembayaran Pertamina dan Cash Management System.001 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) atau lebih dari 30% dari total BPR di Indonesia telah bekerjasama melalui linkage program dengan Bank Mandiri melalui pola executing dan chanelling. modal kerja usaha dan talangan pembayaran delivery order kepada Pertamina. Beberapa award lain yang telah dicapai antara lain The Best Online Banking di Indonesia versi majalah PC Magazine. Sebanyak 1. merupakan Bank BUMN yang memiliki kualitas layanan terbaik ditahun 2005. (2) Nilai Plafond Awal Linkage Program Terbesar. Peningkatan produktivitas dilakukan melalui pengalihan transaksi ke channel yang lebih murah. Perbaikan kualitas pelayanan yang secara konsisten terus dilakukan. Bank Mandiri menerapkan strategi hybrid melalui BPR Linkage Program dan pengembangan jaringan Micro Business Unit (MBU) yang saat ini berjumlah 200 MBU. Pertumbuhan tabungan didukung pula melalui program penetrasi di area bisnis utama di Jakarta seperti Pasar Tanah Abang dan Mangga Dua dan akan dikembangkan di 7 kota besar lainnya di Indonesia. Program promosi dilakukan secara berkesinambungan untuk menjaga awareness nasabah dan masyarakat untuk tetap mempercayakan dananya kepada Bank Mandiri. kredit investasi. SMS Banking dan Call Center. Skim Pelayanan Pembiayaan Pertanian (SP3). Dengan keberhasilan ini maka Bank Indonesia memberikan 4 (empat) penghargaan “Kriya Pranala Award“ yang mencakup kategori: (1) Jumlah BPR Linkage Terbanyak. sementara itu untuk menyesuaikan dengan karakter dan kultur berbagai daerah di Indonesia dilaksanakan pula program promosi yang spesifik di setiap daerah. Telkom. kemudahan pelayanan rekening dan kemudahan akses produk-produk perbankan.000 petani. Sektor migas juga menjadi salah satu fokus dalam pengembangan kredit usaha kecil. Pembiayaan kepada 393 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Utama (SPBU) dari total 3. Upaya perbaikan kualitas layanan secara berkesinambungan terus dilakukan dan hal ini ditunjukkan dengan diraihnya sertifikasi ISO 9001: 2000 untuk Call Center. Top 3 Indonesian Bank Loyalty Index untuk tabungan oleh Mark Plus Insight. Perusahaan Gas Negara dan Universitas Gajah Mada. Bank Mandiri telah berhasil mengalihkan sebagian besar transaksi di cabang yang berbiaya transaksi tinggi ke e-channel yang memiliki biaya transaksi lebih murah seperti melalui ATM. Modul Penerimaan Negara Departemen Keuangan dan beberapa kerjasama pembayaran tagihan dengan PT Kereta Api Indonesia.

000 petani secara bertahap sesuai kebutuhan penanaman dan pemeliharaan tanaman melalui program KPEN-RP (Kredit Pengembangan Energi Nabati dan Revitalisasi Perkebunan). pembiayaan koperasi.000 orang TKI per tahun yang membutuhkan pembiayaan lebih dari Rp 3. Pembiayaan kredit kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) merupakan salah satu fokus utama pembiayaan di tahun mendatang khususnya di 5 negara tujuan utama. pemanfaatan areal SPBU dan kredit untuk dealer/distributor dispenser SPBU. maupun pengembangan paket kredit untuk segmen spesifik.000 pangkalan dan 80. Sasaran Untuk melanjutkan apa yang telah kami lakukan pada tahun 2006. 94 strategic business unit • micro & retail banking . Internet Banking.Jumlah transaksi e-channel. Sebagai contoh saat ini terdapat lebih dari 17. Bank Mandiri siap membiayai perkebunan kelapa sawit rakyat seluas 321. Penajaman segmentasi nasabah dilakukan melalui program mitra binaan. Diperkirakan jumlah pemberangkatan TKI akan mencapai 750.268 hektar dengan alokasi kredit sebesar Rp 11 triliun yang akan disalurkan kepada 160. program take over. gas card. agen minyak tanah. kredit investasi. agen elpiji. SMS Banking dan Call Center mencapai 26 juta transaksi per bulan. Bank mandiri akan mengalokasikan pembiayaan kepada para TKI yang disalurkan melalui perusahaan Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS). Untuk selanjutnya kerjasama dengan perusahaan yang bergerak di sektor migas akan terus ditingkatkan dalam bentuk kredit modal kerja. meliputi transaksi ATM. melampaui transaksi cabang yang sebesar 8 juta transaksi per bulan. Bank Mandiri terus menambah jaringan Micro Business Unit (MBU) di sentra-sentra yang memiliki potensi bisnis mikro. renovasi layout. pembiayaan peremajaan dispenser. Pembukaan unit mikro dilakukan secara agresif dengan memanfaatkan infrastruktur kantor cabang Bank Mandiri yang sudah ada maupun outlet tersendiri dengan rencana penambahan 100 Micro Business Unit (MBU).000 pengecer di seluruh Indonesia yang membutuhkan bantuan permodalan. Untuk mendekatkan diri kepada nasabah.75 triliun per tahunnya.

SMS Banking) yang dikembangkan oleh Bank Mandiri.000 selama tahun 2006. dana pendidikan ataupun dana multi-guna. AXA Mandiri telah meluncurkan satu lagi yang disebut sebagai Mobile Financial Advisor. lima atau sepuluh tahun. karena tidak banyak perusahaan yang dapat melakukan hal ini. AXA Mandiri terus berupaya mengembangkan aktivitas usahanya dengan memanfaatkan sumber-sumber daya yang ada di Bank Mandiri. Selain Financial Advisor yang bertugas di cabang-cabang Bank Mandiri dan layanan Worksite Marketing yang melayani karyawan perusahaan-perusahaan yang merupakan nasabah dari Bank Mandiri. strategic business unit • micro & retail banking 95 . Dengan menempatkan lebih dari 800 Financial Advisor. dan hingga akhir 2006 telah ada di lebih dari 650 cabang Bank Mandiri yang tersebar di sepuluh wilayah. seperti tabungan hari tua. Financial Advisor AXA Mandiri merupakan sales force yang paling produktif di Indonesia. Berdasarkan data pendapatan premi baru individu dari produk unit-linked (unit-linked new business premium) kuartal III 2006 dari Dewan Asuransi Indonesia (DAI). kami menawarkan tiga jenis produk unit-linked. Untuk bisnis individu (ritel). Internet Banking. Melalui layanan ini. seperti satu. AXA Mandiri menawarkan kombinasi investasi dan asuransi (unit-linked).7 triliun. Produk unit-linked tersebut memiliki beragam pilihan yang fleksibel dengan tingkat keuntungan yang relatif tinggi untuk memenuhi beragam kebutuhan. Selama tahun 2006. dengan jumlah total case lebih dari 67.PT AXA Mandiri Financial Services PT AXA Mandiri Financial Services (AMFS) merupakan perusahaan patungan milik PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (49%) dan AXA (51%) yang beroperasi sejak Desember 2003. Mandiri Dana Sejahtera yang menyediakan kemudahan untuk menabung secara berkala serta menambah atau menarik dana kapan saja yang ditambah dengan perlindungan asuransi jiwa. AXA Mandiri juga menyediakan perlindungan asuransi bagi nasabah pemegang kartu kredit Mandiri Visa (Mandiri Protection) dan nasabah consumer loan Bank Mandiri.88% dari seluruh perusahaan asuransi jiwa di Indonesia yang memiliki produk unit-linked. AXA Mandiri juga memiliki produk asuransi tradisional Mandiri Jiwa Sejahtera yang memberikan proteksi tinggi dan variasi dalam memilih periode asuransi. Disamping produk-produk unit-linked tersebut. Di masa mendatang. Mandiri Investasi Sejahtera yang menyediakan kemudahan dalam melakukan kesempatan berinvestasi serta menambah atau menarik dana kapan saja yang ditambah dengan perlindungan asuransi jiwa. Mandiri Siswa Sejahtera menyediakan kemudahan menabung dalam mempersiapkan dana pendidikan anak. AXA Mandiri telah berhasil memperoleh pendapatan premi sebesar Rp 827 miliar. perlindungan kecelakaan. yaitu 120%. Sementara itu. AXA Mandiri menawarkan layanan perencanaan keuangan dan manajemen kekayaan melalui produk-produk asuransi dan investasi yang memberikan nilai tambah kepada nasabah Bank Mandiri. Selain itu. asset AXA Mandiri per 31 Desember 2006 tercatat senilai Rp 1. yaitu perlindungan kesehatan. AXA Mandiri memiliki peluang untuk melayani 70% calon nasabah yang sudah jarang bertransaksi langsung di Bank karena kemajuan ebanking (ATM. Sementara untuk bisnis grup. dengan rasio kecukupan modal (RBC/risk based capital) sebesar 1293%. RBC merupakan salah satu parameter yang menunjukkan apakah suatu perusahaan asuransi jiwa dalam kondisi yang sehat atau tidak. perlindungan pembayaran premi dan perlindungan terhadap penyakit kritis (Prima Sejahtera). AXA Mandiri juga berencana mengembangkan produkproduk sesuai dengan kebutuhan nasabah dengan meluncurkan produk Mandiri Rencana Sejahtera. dengan pendapatan bersih Rp 66 miliar. AXA Mandiri juga menawarkan pilihan perlindungan tambahan yang dapat memperluas manfaat produk dasar tersebut. AXA Mandiri menduduki posisi ke-2 dengan pangsa pasar sebesar 20. RBC yang dimiliki AXA Mandiri ini jauh melebihi ketentuan minimum dari Departemen Keuangan. Ini merupakan suatu prestasi yang membanggakan. Saat ini.

strategic business unit treasury & international banking 96 strategic business unit • treasury & international BANKING .

Layanan terpadu treasury. Thomas arifin • Direktur . trade finance dan funding sources terus dikembangkan agar Bank Mandiri dapat menyediakan solusi bagi semua kebutuhan nasabah dimana kami berusaha untuk menjadi pemain utama dalam jaringan transaksi internasional di Indonesia. remittance. trade service.

13% dari ketentuan Bank Indonesia sebesar 11%. Dalam kegiatan trade services. Kami juga berhasil mempertahankan prinsipprinsip kepatuhan terhadap peraturan Bank Indonesia mengenai Giro Wajib Minimum dan Posisi Devisa Netto sepanjang tahun 2006. sementara itu volume transaksi foreign exchange dengan nasabah interbank mencapai USD 42.strategic business unit treasury & international banking kinerja keuangan international banking & capital market services group untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2006 Jumlah Aktiva Produktif (saldo rata-rata) Dana Pihak Ketiga & Pinjaman yang Diterima (saldo rata-rata) Pendapatan Bunga Fee Based Income Kontribusi Laba Rp 913 miliar Rp 3.6% namun dalam penyaluran transaksi impor kepada bank- 98 strategic business unit • treasury & international BANKING .2% meliputi kerjasama trade finance. kerjasama remittansi. Perbankan Internasional: Pada tahun 2006.117 bank koresponden di 102 negara dan mengelola rekening nostro sebanyak 35 account sehingga menghasilkan peningkatan kerjasama bisnis sebesar 28.83% dan 3. Realisasi Giro Wajib Minimum Rupiah rata-rata adalah 11.007 miliar Rp 402 miliar Rp 194 miliar Rp 454 miliar Kinerja Treasury: Volume transaksi foreign exchange dengan nasabah perusahaan dan individu di tahun 2006 mencapai USD 23. Sementara itu. Angka tersebut cukup rendah dibandingkan dengan ketentuan Bank Indonesia yaitu sebesar 20% dari modal bank. pangsa pasar penyaluran transaksi ekspor bank-bank koresponden meningkat sebesar 5.75 miliar. Total fee based income mencapai Rp 572 miliar yang melampaui pencapaian target tahun 2006.73 miliar. risk sharing dan pembiayaan bilateral. Bank Mandiri memaksimumkan jaringan kerjasama berbasis resiprokal dengan 1. realisasi Posisi Devisa Netto Neraca rata-rata tahunan sebesar 14. Laba yang diperoleh dari transaksi foreign exchange ini mencapai Rp 337 miliar.98% untuk Posisi Devisa Netto Keseluruhan.

d 4. dengan memastikan calon yang terbaik yang dipilih. Volume remitansi internasional yang berasal dari TKI di tahun 2006 meningkat sebesar 56.9% dari Rp 1. Disamping itu Bank Mandiri juga telah mengembangkan sistem pelayanan terintegrasi berupa remittance dan tabungan oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI). kami telah memiliki sebuah dealing room Treasury terbaik di Jakarta. kami telah memperkokoh peran dan kapabilitas jasa kustodian melalui penambahan produk securities lending & borrowing.9% dari Rp 63. kemampuan.869.12 miliar pada tahun 2006. agen pembayaran dan security agent.3 % dibanding tahun sebelumnya. Fee based income yang diperoleh dari pelaksanaan transaksi dari jasa trade services termasuk penerbitan bank garansi atas dasar counter garansi dan remittansi meningkat sebesar 12. prioritas kerjasama Bank Mandiri diarahkan pada peningkatan volume dan penghimpunan fee based income baik yang berasal dari TKI maupun Non-TKI. Perbankan Internasional: Bank Mandiri telah merintis kerjasama pembiayaan jangka panjang dengan bank koresponden dalam mengantisipasi kebutuhan pendanaan untuk mendukung proyek nasabah korporasi antara lain melalui pemanfaatan Export Credit Agency (ECA) Guaranteed Supplier’s Credit maupun sumber pembiayaan pinjaman bilateral. Pencapaian Treasury: Usaha keras kami sepanjang tahun akhirnya berbuah manis.7% dari tahun 2005. sub registry.596. Euroclear.3%.5 miliar di tahun 2006. sedangkan portfolio jasa wali amanat sebesar Rp 9.05 miliar di tahun 2005 menjadi Rp 119. Realisasi fee based income jasa kustodian dan wali amanat meningkat sebesar Rp 7.2%. strategic business unit • treasury & international BANKING 99 . konversi ADR/GDR. Total portofolio surat berharga yang disimpan kustodian menjadi sebesar Rp 73. Total volume remitansi internasional tahun 2006 meningkat 20. Surat Utang Negara (SUN) dan OTC dalam menunjang fungsi Bank Mandiri sebagai Bank Pembayaran (Payment Bank) di Bursa Efek Jakarta. harga kompetitif dan network yang sangat mendukung. dan pengetahuan yang diperlukan untuk dapat menjadi dealer yang terbaik dan kompeten.383. dengan mengirimkan mereka ke lembaga treasury perbankan terbaik manca negara.0% dibandingkan tahun 2005. Dalam kegiatan jasa remitansi. Asiamoney memberikan penghargaan sebagai The Best Domestic FX Provider for Corporate Customers di tahun 2006.8 triliun dan USD 100 juta. Jasa Pasar Modal: Bank Mandiri menyediakan beragam jasa pasar modal yang meliputi jasa kustodian (umum. dimana kustodian berperan sebagai intermediator bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dalam meningkatkan nilai tambah surat berharga yang disimpan di kustodian Bank Mandiri. Selain itu berfungsi sebagai bank pembayar pada Bursa Efek Jakarta dan memberikan pembiayaan transaksi surat berharga. Keberhasilan ini merupakan hasil dari peningkatan kepuasan pelanggan yang tercermin dari hasil survei kepuasan pelanggan layanan jasa kustodian dan wali amanat menunjukan hasil rata-rata ‘Baik’ (skala 3 dari 4 skala yang ditetapkan). jasa wali amanat. Hasil survey kepada anggota bursa menyimpulkan layanan jasa payment Bank Mandiri memuaskan dengan score 3. Rata-rata harian pemberian fasilitas intraday melonjak sebesar 88.884 juta dan USD 395. Jasa Pasar Modal: Dengan komitmen peningkatan layanan dan produk. Ini adalah anugerah kedua setelah pada tahun 2005 kami mendapat penghargaan serupa yaitu The Best FX Provider for Interbank Customers. reksadana).4 pada tahun 2006 dari skala 1 s.5 % per Desember 2006. Kunci keberhasilan kami adalah pelayanan prima melalui kecepatan.3 miliar atau 22. Pendapatan dari bisnis jasa pasar modal sebagai payment bank meningkat 130. bank koresponden mengalami penurunan sebesar 38. forex line. calon dealer tersebut kami latih dengan etika.08 atau meningkat sebesar 18. escrow agent.1 miliar di tahun 2005 menjadi Rp 2. Penyediaan pembiayaan dan fasilitas payment bank meningkat dari 74 customer di tahun 2005 menjadi 78 customer di tahun 2006. Dalam rangka meningkatkan transaksi remitansi internasional. Pada bulan November 2006. Selanjutnya.4% sehingga fee based income remitansi TKI meningkat sebesar 25.117 bank koresponden di 102 negara dan mengelola rekening nostro sebanyak 35 account sehingga menghasilkan peningkatan kerjasama bisnis sebesar 28. Kegiatan jasa Export Bills Collection melalui KLN Cayman Islands mengalami peningkatan sebesar 43. Kami juga melanjutkan proses rekrutmen dealer yang sangat selektif.5%. Bank Mandiri Cabang Hong Kong telah menambah 1 (satu) kantor remittance baru untuk melayani rnasabah TKI di Hong Kong. dan menyediakan fasilitas intraday transaksi saham reguler.6% dari tahun 2005.Bank Mandiri memaksimumkan jaringan kerjasama berbasis resiprokal dengan 1.

melakukan ekspansi Regional Treasury Marketing (RTM) ke beberapa kota besar di Indonesia dan mengembangkan pangsa pasar konsumen. tahun 2007 Bank Mandiri sedang meluncurkan produk Mandiri Direct Settlement (MDS) yang diharapkan meningkatkan layanan remitansi USD antar Bank domestik disamping meningkatkan fee based income dari transaksi remitansi. funding sources. merekrut dan mengembangkan lebih banyak sumber daya yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja. Dari sisi pengembangan produk. kami mengambil inisiatif memasuki pasar produk derivatif. remitansi. 100 strategic business unit • treasury & international BANKING . Penerapan model Strategic Business Unit (SBU) dalam Direktorat Treasury & International Banking meningkatkan keyakinan kami untuk dapat bergerak leluasa dalam mencapat target. trade services. kerjasama training terus dikembangkan agar Bank Mandiri dapat menyediakan solusi bagi semua kebutuhan bank koresponden domestik. Layanan terpadu treasury. Selain itu penekanan pada product control dan manajemen risiko akan ditingkatkan guna menjaga akuntabilitas. melakukan ekspansi Regional Treasury Marketing (RTM) ke beberapa kota besar di Indonesia. Dengan otonomi yang lebih luas dan organisasi yang lebih sederhana. Perbankan Internasional: Sasaran Bank Mandiri di tahun 2007 dan tahun berikutnya adalah meningkatkan customer focus sebagai upaya untuk menjadi main correspondent bagi bank koresponden dalam negeri.Kami mengambil inisiatif memasuki pasar produk derivatif. trade finance. sasaran Treasury: Kami akan mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja di tahun 2007 dengan menekankan pada kepuasan nasabah.

serta pendirian Settlement Company untuk meningkatkan fee based income atas jasa internasional remittansi.Kami akan menyelesaikan implementasi Central Liabilities System (CLS) guna meningkatkan kapabilitas monitoring exposure dengan bank koresponden. Proses implementasi tersebut sudah dimulai dari Cabang Singapore dan secara bertahap akan diterapkan pada Kantor Luar Negeri lainnya dengan memperhatikan urgensi. kami sedang meningkatkan kapabilitas system kustodian melalui layanan on line custody kepada nasabah yang memungkinkan nasabah untuk mengakses rekening surat berharganya secara online. Tujuan sistem baru tersebut adalah meningkatkan integrasi. Penyediaan jasa pembiayaan dan pengembangan fasilitas pasar modal difokuskan pada pembiayaan jangka pendek (money market line dan kredit jangka pendek). Vietnam dan Malaysia disamping pengembangan Remittance Office/Kiosk di Hong Kong untuk pelayanan TKI diluar negeri merupakan bagian dari strategi pengembangan jaringan layanan luar negeri. Bank Mandiri akan meningkatkan status Representative Office Shanghai menjadi Kantor Operasional. monitoring utilisasi limit maupun analisa bisnis resiprokal. Kami juga melanjutkan proses roll out program standarisasi sistem operasional untuk meningkatkan integrasi transaksi antar Kantor Luar Negeri (KLN) maupun dengan jaringan kantor dalam negeri yang telah dimulai pada tahun 2004. Sedangkan fasilitas intraday diperluas penggunaannya untuk pasar negosiasi (OTC) saham dan corporate bond sehingga meningkatkan cross selling dengan jasa kustodi Bank Mandiri. Jasa Pasar Modal: Dalam rangka peningkatan pelayanan kepada nasabah dan efesiensi proses. kebutuhan transaksi dan kompleksitas operasionalnya. Proses mengintegrasikan system-system yang dipergunakan oleh kustodian juga sedang dilakukan sehingga akan meningkatkan proses straight through dalam layanan operasional jasa kustodian. Penjajakan untuk membuka Representative Office di Timur Tengah. standarisasi dan keamanan layanan Kantor Luar Negeri menjadi sejajar dengan sistem operasi pelayanan perbankan internasional. strategic business unit • treasury & international BANKING 101 . Melalui CLS diharapkan akan diperoleh data yang lebih akurat secara real time dari seluruh unit bisnis pengguna limit serta memaksimalkan kapasitas monitoring utilitisasi limit untuk nasabah dan bank koresponden.

strategic business unit special asset management 102 strategic business unit • special asset management .

Kami melakukan pelatihan intensif terhadap sumber daya untuk menangani kredit bermasalah secara efektif dan efisien demi mendukung posisi Bank menjadi Dominant Multi-Specialist Bank riswinandi • Direktur strategic business unit • special asset management 103 . restrukturisasi dan penyelesaian kredit bermasalah berhasil diakselerasi sehingga mampu mencapai target penurunan Non Performing Loan (NPL) dan mengoptimalkan tingkat recovery. agar Bank Mandiri dapat berperan sebagai Anchor Bank.Selama 2006.

40 11. yaitu sebesar 25.475.86% debitur Corporate.725. sehingga pada akhir tahun 2006 portofolio NPL dapat ditekan dari sebesar Rp 26. Commercial dan Consumer.07 (11.79 9. merupakan unit kerja yang terpisah dari unit kerja pemberi kredit.060.56) 521.76) 10.98% debitur Commercial dan 7.46) 14.677. credit recovery bank only Total Corporate Commercial *) (RP Miliar) Consumer Gross NPL Saldo 31 Desember 2005 Tambahan selama periode 2006 Upgrade & pelunasan Write-back Gross NPL sebelum hapus buku Hapus buku Saldo 31 Desember 2006 PPAP Saldo 31 Desember 2005 Hapus Buku PPAP selama periode 2006 Penagihan **) Lain-lain ***) Saldo 31 Desember 2006 Net NPL Saldo 31 Desember 2005 Pengurangan gross NPL Tambahan Provisi NPL Saldo 31 Desember 2006 Persentase Nett NPL Catatan: *) Commercial termasuk Small dan Micro **) Termasuk Write-back ***) Termasuk dampak dari perubahan nilai kurs 26.751.13 592.85) 2.677.81 (4.312.65 (3.843. Rp 1.677 miliar. sehingga pada akhir tahun 2006 portofolio NPL dapat ditekan dari sebesar Rp 26.3% (gross) atau 15.16 (4.192.074. masing-masing sebesar Rp 9.92 miliar dan Rp 93. Untuk menghadapi permasalahan tersebut. 71.51 miliar pada tahun 2005 menjadi sebesar Rp 18.79 2.023.221.492.55 (933.12 (8.16% debitur Consumer 11.41 miliar.51 5.67 6.05 miliar.705.366.96 (320. dimana Direktorat Special Asset Management mengelola lebih dari 80% portofolio NPL Bank Mandiri. Dalam menangani kredit bermasalah.366.82) 2.35) 6.853. Perbaikan NPL selama tahun 2006 merupakan hasil restrukturisasi dan collection sehingga terjadi perbaikan kolektibilitas dan pelunasan sebesar Rp 11.75) 18. yang terdiri dari debitur Corporate.336.59 2. Sedangkan untuk NPL segmen Consumer dikelola oleh Consumer Collection Group yang berada dibawah Direktorat Risk Management.75) 4.strategic business unit special asset management Kami secara intensif melakukan restrukturisasi dan penyelesaian NPL. Direktorat Special Asset Management yang membawahi Credit Recovery I Group dan Credit Recovery II Group (setelah sebelumnya tergabung dalam Direktorat Treasury and International).408.064.40 Kinerja Tahun 2006 dimulai dengan tingginya kredit bermasalah yang dikelola Bank.41 3. Bank Mandiri secara intensif melakukan restrukturisasi dan penyelesaian NPL.475.82 miliar. Manajemen membentuk Direktorat Special Asset Management yang mulai efektif sejak bulan Mei 2006 dengan tujuan agar pelaksanaan restrukturisasi dan penyelesaian kredit bermasalah dapat dilaksanakan dengan lebih efisien dan terfokus.336.68 (521. Bank Mandiri telah melakukan hapusbuku terhadap debitur sebesar Rp 4.751 miliar pada tahun 2005 menjadi sebesar Rp 18.153.853.41 16.06% 104 strategic business unit • special asset management .40 23.05) 841.084.379.22 342.751.246.21 (9. dan khusus menangani Non Performing Loan (NPL) segmen Corporate dan Commercial.85 miliar.649.313.43) 7.92) 11. yang terdiri dari 20.313.69 16.75 miliar.475.98 (1.10) (1.703.3% (nett) dari total portfolio kredit. Selama tahun 2006.88 (93.625.

refinancing atau mencari investor strategis.072.28 triliun dimana perjanjian restrukturisasi dan penyelesaian kreditnya telah ditandatangani pada tanggal 18 Oktober 2006. namun mengalami kesulitan dalam pemenuhan kewajibannya. 33/2006 dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. Dengan demikian.032 Disamping itu. Sedangkan collection dari debitur hapus buku sebesar Rp 1. Undang-Undang Badan Usaha Milik Negara (BUMN).22% dari target) tidak terlepas dari kontribusi dan keberhasilan Direktorat Special Asset Management dalam menerapkan strateginya.Pencapaian Keberhasilan pencapaian rasio nett NPL Bank Mandiri diakhir 2006 menjadi 6. dan loan maintenance.16%). akan menjadi prioritas Bank Mandiri dengan penanganan difokuskan pada sisa Top 30 NPL Obligor Terbesar dan Debitur lain dengan kontribusi terbesar terhadap NPL yang masih dalam tahap restrukturisasi maupun penyelesaian. penyelesaian NPL di Bank BUMN dapat dilakukan dengan menggunakan koridor hukum korporasi yang diatur dalam Undang-Undang Perseroan Perbatas (PT). Rp 548. misalnya Pupuk Iskandar Muda. Pembayaran dan pelunasan dari beberapa obligor lainnya juga memberikan kontribusi dalam penurunan NPL disamping perbaikan kolektibilitas dari hasil restrukturisasi atas beberapa Obligor Top 30 lainnya. Loan restructuring diterapkan bagi debitur yang masih memiliki prospek usaha yang baik. yaitu Argo Pantes dan Raja Garuda Mas dengan ringkasan sebagai berikut: • Argo Pantes memiliki eksposur sebesar Rp 2. exit policy. dimana ditegaskan bahwa piutang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak termasuk dalam piutang negara dan penyelesaian piutang perusahaan negara tidak lagi melalui Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN). diperoleh dari penagihan dan pelaksanaan lelang atas debitur segmen Corporate dan Commercial masingmasing sebesar Rp 494.51 miliar (51.1% (Bank saja) dan collection kredit hapusbuku sebesar Rp 1. dimana penyelesaiannya bersumber dari penjualan aktiva tetap/agunan kredit.112.330. restrukturisasi atas 3 (tiga) perusahaan yang tergabung dalam Group “Riau Complex” telah ditandatangani dan efektif pada tanggal 19 Oktober 2006 dengan total fasilitas per 30 September 2006 sebesar USD 1.46 triliun. 87/2006 yang mengatur tentang Tata Cara Pengurusan dan Penghapusan Piutang Perusahaan Negara/Daerah yang merupakan revisi atas PP 14/2005 dan PMK 31/2005.43 miliar (dimana porsi Bank Mandiri sebesar USD589. Selama tahun 2006 penanganan terhadap Top 30 NPL Obligor Terbesar telah menunjukkan kemajuan yang signifikan seperti dijabarkan dalam diagram.97 miliar (46. antara lain didorong oleh progress penanganan Top 30 NPL Obligor Terbesar. dan Anggaran Dasar Bank Mandiri. Exit policy (penghapusbukuan) diterapkan bagi debitur yang sudah tidak memiliki prospek atau tidak mempunyai kemampuan pembayaran serta telah dilakukan berbagai upaya penyelamatan dan penagihan namun tidak berhasil. telah terbit Peraturan Pemerintah (PP) No.15%) dan Consumer Rp 28. Restrukturisasi kredit diterapkan bagi debitur yang masih memiliki prospek usaha yang baik.072.81 miliar (2. Penurunan NPL pada tahun 2006. namun mengalami kesulitan dalam pemenuhan kewajibannya. sehingga diharapkan dapat dicapai “level playing field” yang sama dengan bank swasta atau asing lainnya. mengalami penurunan signifikan bila dibandingkan dengan posisi Desember 2005 yang sebesar Rp 16. namun kolektibilitasnya belum bisa ditingkatkan mengingat adanya faktor regulasi. Sesuai perjanjian tersebut sebagian kreditnya akan diselesaikan dari hasil penjualan property asset & non-core asset. dimana baki debet per 31 Desember 2006 adalah sebesar Rp 7. Sedangkan strategi utama penanganan debitur NPL difokuskan melalui tiga hal yaitu loan restructuring. November dan Desember 2006 sesuai perjanjian di atas telah dipenuhi dengan baik dan tepat waktu. Sedangkan loan maintenance diterapkan bagi debitur pasca restrukturisasi yang masih memerlukan pengawasan dalam pemenuhan syarat restrukturisasi. Anugerah Inti Gema Nusa. Penurunan NPL yang signifikan terutama terjadi setelah dicapai dan dilaksanakannya kesepakatan restrukturisasi kredit atas 2 obligor terbesar.93 juta). Kewajiban untuk bulan Oktober. • Sedangkan Raja Garuda Mas. PERKEMBANGAN TOP 30 NPL OBLIGOR TERBESAR DESEMBER 2005– DESEMBER 2006 1. Eterindo Group dan Apac Inti Corpora.69%). strategic business unit • special asset management 105 .00 triliun.29 miliar (atau mencapai 107.29 miliar. dan sejak itu debitur selalu memenuhi komitmennya dengan baik. Sasaran Target penurunan gross NPL menjadi dibawah 10 % atau nett dibawah 5% pada tahun 2007.

produk & jasa Corporate Kredit Sindikasi Treasury Kredit Modal Kerja Kredit Investasi Jaminan Tunai Arranger Facility Agent Security Agent Escrow Agent Revolving Underwriting Facility Cash Transaction/Foreign Currency Trading Derivative transactions -  Foreign Exchange Transaction Service (Forward. Option) - Interest RateTransaction (Interest Rate Swap. Interest Rate Floor. Interest Rate Cap) Forex Line commercial Kredit Cash Management Services Trade Services Kredit Modal Kerja Kredit Investasi Jaminan Tunai Immediate Cash Mass Transaction System Cash Management System Cash Management Bank Services Cash Pooling Notional Pooling Ekspor Advising Pre-export Financing Forfaiting Bill Purchasing Bill Collection Impor LC/SKBDN (Issuance/UPAS) Trust Receipt Shipping Guarantee Customized Loan Bid Bond Advance Payment Bond Performance Bond Maintenance Bond Custom Bond Payment Bond Standby L/C Pembiayaan Kontraktor Pertambangan - KMK–Kontraktor Pertambangan - Kredit Investasi–Kontraktor Pertambangan - Fasilitas Impor–Kontraktor Pertambangan - Garansi Bank–Kontraktor Pertambangan Telekomunikasi - KMK–Telekomunikasi - Kredit Investasi–Telekomunikasi - Fasilitas Impor–Telekomunikasi - Garansi Bank–Telekomunikasi Kredit Modal Kerja Komoditas Kredit melalui/kepada perusahaan Multi Finance KMK dengan fasilitas e-Biz Card Mandiri Kredit Multi Guna Usaha Fasilitas Kredit kepada Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus Kredit Serbaguna Mikro (KSM) Pinjaman kepada BPR: - BPR Mitra Mandiri - BPR Proyek Kredit Mikro Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Kredit Usaha Mikro–Layak Tanpa Agunan Kredit Mikro Kredit Usaha Mikro (KUM): - KUM–Mandiri - KUM–Mapan - KUM–Prima 106 produk & jasa . Swap.

Tomorrow for IDR/USD and major currencies Dual Currency Deposits Deposito Swap Forward Yen Jasa Lainnya Dedicated Personal bankers Upscale Premises Airport Executive Lounge Exclusive Loyalty Programs Airport Handling Services Flexible ATM limit Safe Deposit Box Travel Related Services Reksa Dana Reksa Dana Pasar Uang Reksa Dana Pendapatan Tetap Reksa Dana Campuran Reksa Dana Saham Reksa Dana Terproteksi Mandiri Transfer valas Mandiri Transfer Rp Real Time Gross Settlement Kliring Mandiri Bank Draft Mandiri Western Union Mandiri Collection Rp Mandiri Collection Fx Mandiri Bill Payment Mandiri Payroll Package Safe Deposit Box mandiri Mandiri Travellers Cheque Traveller Cheque Valas Bank Reference Penerimaan Setoran Pajak Authorized Money Changer Standing Instruction Kredit Consumer KPR Graha Mandiri Kredit Multiguna Mandiri Kredit Agunan Deposito Mandiri Kredit Mitrakarya Mandiri Kredit Bebas Agunan Mandiri KPM Kendara Mandiri produk & jasa 107 .Retail Simpanan Electronic Banking Merchant Acquiring Business Tabungan Giro Rupiah Giro Valas Mandiri Dolar Deposito Rupiah Deposito Valas Deposit on Call Tabungan Haji Tabungan Rencana Mandiri Tabungan Bisnis Tabungan TKI Tabungan Micro Tabungan Kapel Bancassurance Kartu Mandiri ATM Mandiri Call Mandiri SMS Banking Mandiri Internet Banking Mandiri mATM Electronic Data Capture (EDC) Transaksi Valuta Asing Mandiri Prioritas Mandiri Dana Sejahtera Mandiri Siswa Sejahtera Mandiri Investasi Sejahtera Mandiri Jiwa Sejahtera Perlindungan Tambahan (riders) Banknotes Sale/Purchase Currency Options Spot. Today.

Bonds & SBI Local Custody for ADR/GDR Mutual Funds Administration Sub Custody Euroclear Securities Lending & Borrowing Payment Agent Security Agent Escrow Agent Receiving Bank Counter Guarantee Stand by L/C International Remittance International Cheque Collection Mandiri Transfer Indonesia Vostro Account Interbank Risk Participation Financial Advisory Bank Reference Intra-day Facility Payment Bank for Indonesian Central. 108 produk & jasa . Option & Swap Interest Rate Forward & Swap Foreign Exchange Linked Deposit: - Deposito Dinamis Mandiri Single Range - Dual Currency Deposit Mandiri Interest Rate Linked Deposit Bonds: - Governement Bond - Corporate Bond - Bond Repo and Reverse Repo - Retail Bond International Trade Finance Trade Services Assets Products Export Usance Bills Discounting Export L/C Renegotiation Forfaiting Trust Receipt Usance Payable at Sight (UPAS) L/C Refinancing GSM 102 Program ECA Covered Buyer’s Credit Islamic Trade Finance Custody Service L/C Issuance & Amendment L/C Advising L/C Negotiation L/C Confirmation Inter Mandiri Transaction Export Bills Collection Documentary Collection Trustee Call Loan Syndicated Loan Investment Loan Working Capital Loan Two-Step Loans Ship Scrapping Business Banker’s Acceptance Financing Other services General Custody Sub Registry Govt.Securities Depository (KSEI) KMK Cash Collateral for Securities Company.Treasury Foreign Exchange & Money Market Hedging Products Investment Products Placement & Borrowing SBI Auction & Repo Currency Spot Currency Forwaed.

Small Business Kredit Kredit Program Trade Service Kredit Modal Kerja Kredit Investasi Kredit Usaha Kecil Mandiri Kredit Koperasi Mandiri KMK dgn fasilitas eBiz Card Mandiri Kredit Tempat Usaha Mandiri Jaminan Tunai Kredit Ketahanan Pangan KKPA KIK Pasca Konversi PIR Trans Kredit SUP005 Skim Pelayanan Pembiyaan Pertanian Ekspor Pre-export Financing Forfeiting Bill Purchasing/Discounting Bill Collection Impor L/C Issuance (sight/ Usance/ UPAS) SKBDN Trust Receipt Shipping Guarantee Bank Guarantee - Bid Bond - Advance Payment Bond - Performance Bond - Maintenance Bond - BG for Tobacco Duty - BG for trade BG for Deferral of Duty Standby L/C produk & jasa 109 .

halaman ini sengaja dikosongkan 110 .

corporate center dan shared services 111 .

corporate center

manajemen risiko

112

corporate center • manajemen risiko

Enterprise Risk Management (ERM) merupakan inisiatif strategis yang dikembangkan pada tahun 2006 dimaksudkan agar pengelolaan manajemen risiko di Bank dapat terintegrasi dan menjadi proses yang embedded dalam proses bisnis Bank.
sentot a. sentausa • Direktur

corporate center

manajemen risiko

Bank menerapkan perhitungan tingkat suku bunga berdasarkan risiko (risk based pricing). Struktur penetapan suku bunga terdiri dari Cost of Funds, Overhead Costs, Cost of Allocated Capital dan Risk Premium. Risk Premium tergantung dari penggolongan debitur atau segmen kredit berdasarkan tingkat risiko masing-masing.

Enterprise Risk Management dan Risk Based Performance Enterprise Risk Management (ERM) merupakan inisiatif strategis yang dikembangkan pada tahun 2006 dimaksudkan agar pengelolaan manajemen risiko di Bank dapat terintegrasi dan menjadi proses yang ‘embedded’ dalam proses bisnis Bank, khususnya untuk menunjang rencana organisasi berbentuk Strategic Business Unit (SBU) yang dimulai pada tahun 2007, sehingga dapat memberikan nilai tambah (value added) bagi Bank dan stakeholders Bank. Dengan Basel II sebagai katalis, implementasi ERM ditujukan untuk melihat hasil akhir dari kinerja bank berbasis risiko (Risk Based Performance). Risk Based Performance adalah perhitungan kinerja berdasarkan risiko yang diambil oleh masing-masing segmen bisnis, sehingga tolok ukur keberhasilan sebuah SBU akan disesuaikan dengan risiko yang diambil oleh SBU tersebut.

Dengan sistem ini pemegang saham dapat melihat apakah manajemen dalam periode kerja tertentu berhasil memberikan nilai tambah yang memadai bagi Bank. Parameter yang dipakai antara lain EVA (Economic Value Added) atau RAROC (Risk Adjusted Return on Capital). Karena rumusan EVA dan RAROC mengandung unsur modal, dan modal diperlukan untuk meng-cover risiko pasar, risiko kredit dan risiko operasional, maka sistim ERM harus mempunyai kemampuan untuk menghitung modal untuk meng-cover risiko-risiko tersebut. EVA atau RAROC bank-wide selanjutnya diuraikan dalam masing-masing SBU, sehingga pada akhirnya Bank akan dapat menilai dengan tepat SBU yang memberikan nilai tambah paling tinggi bagi Bank, dan SBU yang mengurangi nilai perusahaan. Aspirasi Bank untuk dapat memberikan nilai tambah yang optimal membutuhkan best practice capital management bagi para shareholders.

PERHITUNGAN INCOME BERDASARKAN RISIKO
fund transfer pricing (ftp) Gross Income Capital Benefit

Produces NII after transfer of A/L mismatch risk to Group ALM taking into account: -  Yield curve and maturity, and - Optionally and indeterminate maturities Activity-justified transfer pricing (AJTP) Allocate expenses based on true usage resources

Net Interest Income Capital Benefit Other (NIR) - Expected Loss - Expenses = Risk–adjusted profit : Economic Capital (ECap) = RAROC (%) X ECap-(cost of capital x ECap = Economic Profit (Rm)

Notional return on economic capital allocated Expected Loss (EL) Substitutes for volatile accounting impairements Economic Capital (ECap) Bottom up internal measurements of risk consumed by businesses Capital Asset pricing Model (CAPM) primarily used for determining the cost of capital

114

corporate center • manajemen risiko

pengukuran berbasis risiko perlu masukan berupa besar pendapatan. terlihat bahwa model VAR yang digunakan masih dinilai baik. Earning at Risk (EaR) dan Capital at Risk (CaR). Tujuan dari pengelolaan risiko pasar adalah meminimalkan kerugian dengan melakukan hedge untuk risiko yang tidak dikehendaki. monitoring risiko dan mitigasi risiko pasar. adalah sebagai berikut: Risiko Pasar Pengelolaan risiko pasar Bank difokuskan pada risiko yang timbul karena pergerakan nilai tukar dan suku bunga yang dapat merugikan Bank. bank menggunakan Duration Gap. Adapun proses pengukuran risiko serta alokasi modal untuk masing-masing jenis risiko. Model simulasi dan teknik estimasi digunakan untuk menilai sensitivitas pendapatan bunga bersih dan modal terhadap perubahan yield curve. yang memberikan nilai EaR (Earning at Risk). pengendalian biaya dan biaya modal. Besarnya modal tersebut selanjutnya dialokasikan kepada masing-masing unit bisnis yang menciptakan risiko tersebut. saat ini untuk produk plain vanilla. yaitu Value at Risk (VAR) untuk kepentingan pengelolaan internal Bank.75% dari ekuitas. Bank telah menetapkan VAR Limit berdasarkan toleransi risiko dan target laba bisnis Treasury. sedangkan capital at risk untuk periode satu tahun sebesar 1. Posisi Banking book terdiri dari antara lain posisi kredit. risiko kredit dan risiko operasional. Bank menggunakan metode variance-covariance dengan holding period 1 (satu) hari dan tingkat keyakinan 99%. Sesuai dengan rencana bank untuk mengembangkan aktivitas perdagangan derivatif. baik yang terdapat pada portfolio perdagangan (trading book) maupun banking book. Agar validasi model terjaga Bank telah melakukan proses back-testing dan untuk dapat memperhitungkan kondisi stres.81% dari ekuitas.Sejalan dengan tujuan ini dan dalam rangka memenuhi ketentuan Basel II. Bank menggunakan pendekatan statistik untuk menentukan earning at risk dan capital at risk berdasarkan data historis volatilitas suku bunga. Perhitungan Modal Untuk Mengcover Risiko Untuk dapat mengukur nilai tambah Bank. yang memberikan nilai CaR (Capital at Risk). sensitivitas Economic Value of Equity (EVE). Limit yang digunakan pada banking book meliputi limit repricing gap. pengukuran risiko. Untuk menentukan sensitivitas perubahan nilai ekuitas terhadap perubahan bunga. Untuk model internal. Berdasarkan back testing yang dilakukan per Desember 2006. Bank juga melakukan simulasi untuk menghitung sensitivitas pendapatan dan nilai ekuitas Bank terhadap perubahan suku bunga dalam corporate center • manajemen risiko 115 . Untuk mengukur sensitivitas NII terhadap perubahan suku bunga. Bank dapat menghitung besarnya modal yang dibutuhkan untuk mengcover risiko pasar (capital charge) terutama atas seluruh aktivitas trading Bank. Per Desember 2006 earning at risk untuk periode 3 bulan sebesar 0. surat utang negara (SUN). Pengukuran risiko pada trading book dilakukan dengan menggunakan standard model sesuai ketentuan regulator (Bank Indonesia). Trading Book Pengelolaan risiko pasar dilakukan melalui penetapan kebijakan. Pengukuran sensitivitas dari pendapatan bunga bersih dan ekuitas terhadap perubahan suku bunga dilakukan dengan melakukan rate shocks sebesar 100 bps selama periode 12 bulan. terlebih dahulu perlu dihitung kebutuhan modal untuk mengcover risiko. sejak tahun 2006 Bank juga menerapkan metode Historical Simulation pada instrument derivatif dan structured product yang risikonya bersifat tidak linier. bank juga melakukan prosedur stress-testing secara reguler sesuai ketentuan Basel. identifikasi risiko. Hasil analisa sensitivitas menunjukkan bahwa perubahan suku bunga Rupiah dan valas akan berdampak terhadap NII 12 bulan sebesar 1. dana pihak ketiga (tabungan.32% dari target NII Rupiah dan 0. Dengan demikian perlu dihitung berapa modal yang dibutuhkan untuk mengcover risiko yang timbul dari aktivitas bisnis yang dijalankan. Sebagai upaya pengendalian risiko. limit trading. Bank menggunakan metodologi Repricing Gap. Dengan mengukur besarnya risiko tersebut. yaitu risiko pasar. Risiko Suku Bunga (Banking Book) Risiko suku bunga timbul karena adanya gap pada posisi portfolio pada banking book yang sensitif terhadap perubahan suku bunga. sebagai dasar bagi Bank untuk mengukur kinerja berbasis risiko yang akan diimplementasikan sejalan dengan penerapan sistim SBU. yaitu dampak perubahan NII terhadap perubahan bunga. sejak tahun 2004 Bank telah memulai pembentukan Enterprise Risk Management (ERM) melalui pembentukan Basel II Compliance Committee dengan berbagai inisiatif yang dicanangkan sampai dengan tahun 2010. Dengan demikian. dan mengoptimalkan penggunaan modal yang dialokasikan untuk risiko pasar residual.03% dari equity. paralel dengan perhitungan internal model. deposito dan giro) dan dana pinjaman. Dari nilai VAR dapat ditentukan modal yang diperlukan untuk mengcover risiko pasar. seperti pada gambar dibawah. yaitu dampak perubahan nilai ekonomis ekuitas akibat perubahan bunga Risiko suku bunga dikelola dan dimitigasi dengan menggunakan limit internal yang ditetapkan oleh ALCO.80% dari target NII valas serta EVE sebesar 2. Limit VAR menjadi dasar bagi penetapan limit nominal trading (dealer limit). seperti maximum open position dan loss limit yang bertujuan untuk meminimalisir terjadinya eksposure yang berlebihan terhadap risiko pasar.

12 1. Likuiditas Bank saat ini diukur melalui posisi primary reserve dan secondary reserve.53 0.000. merancang analisa skenario (scenario analysis) dan contingency plan.27 18. Bank menggunakan instrumen derivatif. Sesuai ketentuan Bank Indonesia. Bank memelihara primary reserve dan secondary reserve untuk memenuhi kebutuhan operasional harian serta sebagai cadangan untuk memenuhi kebutuhan likuiditas baik penarikan dana tidak terduga maupun ekspansi aktiva.00 60. Ketidakmampuan untuk menghimpun dana dengan biaya wajar akan berdampak kepada profitabilitas Bank. dan agar senantiasa dapat memelihara tingkat likuiditas yang memadai dan optimal. Per 31 Desember 2006 Bank memelihara GWM sebesar 11.13 (7.96 30.25 (4.60 (15.01% untuk valuta asing.14 12.73% untuk Rupiah dan 3.000.00) 12 26 9 23 6 20 6 20 3 17 1 15 29 12 26 des des jan jan feb feb mar mar apr apr may may may jun jun 05 05 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 10 jul 06 24 7 21 4 18 2 16 30 13 27 11 25 jul aug aug sep sep oct oct oct nov nov des des 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 back testing per 31 desember 2006 Net Revenue Value at Risk Periode 116 corporate center • manajemen risiko .d.00) (40.00 40. Bank wajib memelihara GWM secara harian minimum sebesar 11% dari dana pihak ketiga Rupiah (untuk Bank dengan total dana masyarakat di atas Rp 50 triliun dan Loan to Deposit Ratio antara 50% s.85 21. penempatan 80.81 5. swaps dan options dengan tujuan untuk melindungi exposure Bank terhadap perubahan suku bunga. penetapan strategi pendanaan serta memelihara akses pasar yang mencukupi.97 57. Kebijakan pengelolaan risiko likuiditas disusun sesuai dengan aktivitas bisnis yang dilaksanakan unit bisnis.000.59 15.000. likuiditas asset.77 kondisi ekstrim (stress test).00 20.000.51 9.000. sehingga dapat dilakukan langkah mitigasi secara proaktif. kewajiban kepada counter-parties dan komitmen kredit kepada nasabah debitur merupakan potensi risiko likuiditas bagi Bank.28) 20.00 PL (20.11 28. 60%) dan minimum 3% dari dana pihak ketiga valuta asing.00) (80.30 5. Untuk menhindarkan dari risiko yang tidak dikehendaki.14 14.57) 70. Secondary reserve Bank ditempatkan dalam Sertifikat Bank Indonesia (SBI).39 82.08 1.58) 24.000. pengukuran dan penetapan limit risiko likuiditas. Kebijakan pengelolaan risiko likuiditas mencakup antara lain pemeliharaan cadangan likuiditas yang optimal. Bank mengelola risiko likuiditas agar dapat memenuhi setiap kewajiban finansial yang sudah diperjanjikan secara tepat waktu.000.82 8.96 1. Bank memelihara primary reserves dalam bentuk Giro Wajib Minimum (GWM) di Bank Indonesia dan kas di cabang-cabang.Value at Risk per 31 Desember 2006 (dalam Rp miliar) Value at Risk Year End Maximum Minimum Average FX VAR Interest Rate VAR Correlation Effect Comprehensive VAR Credit Spread VAR Total VAR 9. seperti transaksi forward. Risiko Likuiditas Posisi dana pihak ketiga.00) (60.

Pemberian kredit dan penempatan dalam valuta asing diutamakan dibiayai oleh sumber dana dalam valuta yang sama. Hal ini diharapkan akan memperlancar proses keberangkatannya. pengembangan scoring system untuk bisnis mikro lainnya akan terus dilakukan. Sistem scoring digunakan untuk debitur segmen UKM (Small Medium Enterprise) dan micro melalui sistem SME Scoring System (SMESS) dan Sistem Rating digunakan untuk debitur korporasi dan komersial besar (large commercial). yang merupakan proyeksi kelebihan/kekurangan likuiditas atas dasar jatuh tempo asset/liability. Potensi risiko likuiditas yang akan dihadapi Bank di masa mendatang diukur melalui analisa liquidity gap. Bank menetapkan limit internal untuk secondary reserve minimal 5% dari dana masyarakat. Struktur penetapan suku bunga terdiri dari Cost of Funds. setelah memperhitungkan kebutuhan untuk ekspansi bisnis. Penerapan scoring khusus untuk Kredit Usaha Mikro sangat membantu pengusaha kecil yang umumnya tidak memiliki data/ informasi usaha yang memadai sehingga harus diupayakan agar proses kredit tidak berbelit-belit. swaps dan options. Nilai NPL yang terkendali pada akhirnya dapat meminimalkan kerugian dan mengoptimalkan penggunaan modal yang dialokasikan untuk risiko kredit. Untuk upaya meningkatkan kontrol terhadap risiko kredit.antar bank dan surat berharga yang mudah diperjualbelikan (portofolio yang diperdagangkan dan yang tersedia untuk dijual). foreign exchange swaps. Overhead Costs. Berdasarkan rencana bisnis Bank dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan 2007. misalnya scoring system dalam pemberian fasilitas kredit kepada pengecer/ depo minyak tanah dimana konsumen utamanya adalah pengguna akhir minyak tanah tersebut.03 triliun. Risiko Nilai Tukar Bank mengelola risiko nilai tukar struktural untuk menilai pengaruh perubahan nilai tukar terhadap pendapatan dan modal Bank.43% dari total dana masyarakat sebesar Rp 203. secara internal Bank juga menetapkan PDN intern sebesar 10% dari modal. proyeksi likuiditas Bank berada dalam kondisi surplus untuk periode 12 bulan ke depan. Selain melalui dana pihak ketiga. • Risk Based Pricing  Bank menerapkan perhitungan tingkat suku bunga berdasarkan risiko (risk based pricing). Kebijakan limit PDN internal ditetapkan oleh ALCO dengan berpedoman pada prediksi Bank mengenai arah pergerakan nilai tukar. Bank melakukan serangkaian skenario likuiditas yang mencakup kondisi normal dan tidak normal termasuk kondisi ekstrim/krisis dan selanjutnya menyusun contingency plan.20 triliun atau 11. Posisi Devisa Neto (PDN) Bank dipelihara untuk selalu memenuhi ketentuan Bank Indonesia yang mensyaratkan bahwa PDN (absolut) secara konsolidasi untuk semua mata uang asing tidak melebihi 20% modal (modal inti dan modal pelengkap). Proyeksi defisit likuiditas dibatasi limit maximum cumulative outflow (MCO) berdasarkan proyeksi liquidity gap. Bank dapat memenuhi kebutuhan likuiditas melalui sumbersumber dana alternatif seperti repurchase agreements. sehingga diharapkan memberikan tambahan keuntungan dalam bentuk pendapatan bunga dan fee. Sistem rating yang digunakan untuk debitur korporasi dan large commercial secara periodik dilakukan kalibrasi terhadap model ratingnya dan terus disempurnakan agar faktor-faktor kualitatif dalam penilaian kredit lebih obyektif. Demikian pula pengembangan scoring khusus untuk segmen tertentu seperti kepada nasabah TKI diharapkan dapat membantu tenaga kerja indonesia yang akan berangkat ke luar negeri untuk diberikan kemudahan dalam rangka membantu mereka memenuhi persyaratan finansialnya. fasilitas kredit dapat diberikan sesuai kebutuhan dengan hanya menyampaikan data/informasi yang relatif sederhana dan mudah untuk dipenuhi calon pemohon dibandingkan dengan scoring untuk UKM maupun middle commercial. Posisi valuta asing Bank didominasi valuta US Dollar yang sebagian besar terdiri dari dana pihak ketiga (giro dan deposito) dan dana pinjaman di sisi pasiva dan penempatan inter bank.00% dari modal. Selain pengembangan sistem scoring untuk nasabah TKI. Proses manajemen risiko kredit dimulai dari identifikasi risiko kredit. ataupun melalui penjualan surat berharga seperti Surat Utang Negara (government bonds). Perbedaan perlakuan tersebut bisa berupa antara lain: - Jumlah fasilitas kredit - Tingkat suku bunga (risk based pricing) - Tarif - Persyaratan kredit (covenant) - Proses pemutusan Perbedaan perlakuan tersebut akan dapat meningkatkan hubungan bisnis yang saling menguntungkan bagi nasabah dan Bank. Per 31 Desember 2006 Bank memelihara secondary reserve sebesar Rp 23. Disamping itu bagi Bank dengan pengembangan scoring khusus untuk pengusaha kecil akan membuka kemungkinan pertumbuhan pangsa pasar kredit baru (new targeted customer) yang lebih sehat. Melalui scoring. meningkatkan kontrol untuk memperkecil risiko kredit. Penerapan scoring dan rating tools yang lebih obyektif dapat membedakan nasabahnasabah yang berisiko rendah untuk mendapatkan perlakuan (treatment) yang berbeda dibandingkan dengan nasabah yang berisiko tinggi. Selain berpedoman pada ketentuan BI. surat berharga dan kredit di sisi aktiva. Per 31 Desember 2006 PDN absolut Bank adalah sebesar 5. pendanaan bilateral. collateralized facility agreements. Sistem scoring dan rating terus disempurnakan agar terjaga kemampuan model dengan membandingkan realitas default yang terjadi. dan menghitung kebutuhan modal untuk mengcover risiko kredit residual. Cost of Allocated Capital dan Risk Premium. Untuk mengetahui kemampuan Bank dalam menghadapi situasi likuiditas yang berbeda. Bank melaksanakan inisiatif antara lain: Proses pemberian kredit baru atau perpanjangan • Sistem Scoring dan Rating. corporate center • manajemen risiko 117 . Risiko Kredit Pengelolaan risiko kredit Bank terutama diarahkan untuk meningkatkan ekspansi kredit yang sehat dan mengelola kredit yang telah diberikan agar terhindar dari penurunan kualitas atau menjadi Non Performing Loan (NPL). sedangkan untuk melindungi posisi terbuka nilai tukar dalam jumlah signifikan dilakukan lindung nilai (hedging) dengan menggunakan instrumen derivatif. seperti transaksi forward.

Commercial dan Corporate. Pemeliharaan kredit dalam portfolio Bank Untuk memelihara kualitas portfolio. •  Bank menetapkan Required Yield sebagai tingkat imbal hasil minimum dalam menetapkan suku bunga kredit. data yang detail dan kontinyu mutlak dibutuhkan untuk pengelolaan risiko dan pembuatan model sesuai Basel II. Sistem ini dimaksudkan untuk memonitor secara intensif debitur-debitur 118 corporate center • manajemen risiko . Seperti diketahui. Bank melakukan insiatif sebagai berikut: • Sistem Watch List Debitur yang intensif. kajian dan penyempurnaan PPK dan juga Kebijakan Perkreditan Bank Mandiri (KPBM) selalu mengacu kepada ketentuan dan kebutuhan bisnis Bank yang tentunya juga harus selalu sejalan dengan prinsip kehati-hatian. Pedoman Pelaksanaan Kredit (PPK) Bank bukan merupakan pedoman yang statis. • Revisi Pedoman Pelaksanaan Kredit (PPK) dan Kebijakan Perkreditan Bank Mandiri (KPBM). Penggunaan LOS ini selain menjamin proses pemutusan kredit menjadi lebih tertib dan terukur waktu penyelesaiannya. Consumer. juga lebih menjamin proses data capture yang detail dan berkesinambungan. melainkan merupakan bagian yang dinamis dari aktivitas perkreditan Bank. Risk Premium tergantung dari penggolongan debitur atau segmen kredit berdasarkan tingkat risiko masing-masing.Pengelolaan risiko yang terpadu merupakan dasar penetapan alokasi kebutuhan modal sesuai risikonya sehingga unit bisnis diukur kinerjanya atas dasar tingkat risiko yang diambil/dipilih. • Penerapan Loan Origination System (LOS) terus dikembangkan untuk segmen SME/Micro. Dalam hal ini. Pricing strategy bertujuan menjaga tingkat profitabilitas bank dan menetapkan suku bunga yang kompetitif dalam rangka mendukung unit bisnis untuk melakukan ekspansi kredit.

kebutuhan modal akan dapat ditentukan sampai tingkat akun debitur. Bank melaksanakan inisiatif antara lain: Identifikasi dan pengukuran risiko •  Untuk risiko operasional yang ‘forward looking. sehingga Bank melakukan upaya yang sungguh-sungguh dan terus menerus agar data perkreditan menjadi lebih lengkap (comprehensive). direktorat dan bank wide. yaitu faktor manusia. sistem dan faktor eksternal yang kemudian dikonsolidasikan pada level group. Terhadap situasi yang demikian. secara periodik dikaji mengenai rencana aksi dengan tujuan menurunkan tingkat risiko operasional. Untuk meminimalkan risiko. Loan Portfolio Management dan •  penyempurnaan Portfolio Guideline. Penerapan Portfolio Guideline diharapkan dapat mengendalikan alokasi pada sektor yang kurang prospektif dan meningkatkan alokasi pada sektor yang prospektif. bank harus memiliki pedoman dan prosedur tertulis yang berisikan langkah-langkah yang harus diambil oleh suatu Unit Kerja untuk tetap dapat menjalankan operasionalnya dalam situasi/keadaan disaster.  Disadari bahwa data sangat berperan sebagai dasar pengambilan keputusan. Perhitungan modal risiko operasional Selain metode basic indicator. akurat (accurate) dan dapat dipercaya (reliable). Bank juga berupaya mengendalikan kerugian akibat risiko operasional. sehingga diperoleh level risiko operasional berdasarkan hasil penilaian unit kerja. Dalam proyek ERM yang saat ini sedang dalam proses pembangunan. Palembang dan Surabaya. Melalui deteksi awal ini dapat segera dilakukan tindakan pencegahan. Bank menetapkan kebijakan prosedur yang disebut dengan Kebijakan Produk dan Aktivitas Baru (PAB) yang diterbitkan tahun 2005. Business Continuity Planning (BCP) dan Disaster Recovery Center (DRC) Dalam operasionalnya Bank senantiasa berpotensi berhadapan dengan situasi/keadaan yang dapat mengganggu jalannya operasional bank secara normal. sehingga penurunan kualitas kredit dapat dihindari.yang masih berada di kolektibilitas 1 dan 2 agar dapat dideteksi sejak awal kemungkinan penurunan kolektibilitas. •  Untuk mitigasi risiko akibat produk baru atau penggantian proses dan sistim kerja yang signifikan. Makasar. model menjadi lebih akurat untuk digunakan sebagai acuan dalam ekspansi kredit ke sektor-sektor yang prospektif. Bank menerapkan Mandiri Loss Event Database (MLED). Sistem telah berjalan efektif dengan sosialisasi yang intensif ke seluruh unit perkreditan. dimana bank mengumpulkan data kerugian historis. wilayah. sehingga unit kerja dapat melakukan assessment terhadap risiko-risiko yang ada di unit kerja dengan bantuan fasilitator dan dilakukan voting terhadap hasil assesment. dan dalam proses persiapan penerapan pengelolaan risiko operasional dengan pendekatan Advanced Measurement Approach (AMA). Kesempurnaan data sangat diperlukan sebagai input kepada sistem ERM Bank yang pada gilirannya diharapkan menjadi ‘embedded’ ke dalam proses bisnis Bank dan memenuhi ketentuan Basel II. selama dan setelah terjadinya suatu corporate center • manajemen risiko 119 . Inisiatif ini dapat menghindari konsentrasi risiko yang terlalu tinggi pada suatu industri. bank sedang dalam proses membangun metode standar.  Di tingkat portofolio. proses. Melalui back test yang dilakukan. semesteran dan tahunan) dan laporan credit risk profile secara periodik pula. sejak tahun 2004 Bank telah mengembangkan proses Risk & Control Self Assessment (RCSA). Medan. Proses ini antara lain sudah dilakukan di Kantor cabang dan Bill Processing Center (BPC) di Bandung. kemudian dikonsolidasikan per unit kerja. Risiko Operasional Selain risiko pasar dan risiko kredit. segmen atau sektor ekonomi tertentu. disediakan modal untuk mengcover risiko tersebut. Manajemen risiko operasional dimulai dengan proses identifikasi dan pengukuran risiko operasional disetiap unit kerja. per group dan bank wide untuk memperoleh Bank wide credit risk capital charge. Kedua alat ini juga berfungsi sebagai alat early warning tools atas ekspansi dan posisi perkreditan Bank. Bank telah memiliki rencana komprehensif yang berisi langkah-langkah yang harus diambil sebelum. Perhitungan kebutuhan modal dan capital charge Penghitungan credit capital charge untuk masingmasing segmen yang dilakukan secara stand alone system. Loan Portfolio Management dilengkapi dengan •  Analisa Portfolio yang dilakukan secara periodik (bulanan. Bank juga terus menerus melakukan back test terhadap model Portfolio Guideline yang telah diterapkan sejak tahun 2005. MLED direncanakan terimplementasi diseluruh unit kerja di Bank Mandiri pada akhir tahun 2008.’ dan untuk meningkatkan risk awareness pada unit kerja dan mengetahui level risiko operasional yang dihadapi. Untuk maksud tersebut. • Sistem collection kredit untuk segmen consumer termasuk kartu kredit dan segmen micro terus dikembangkan sejalan dengan ekspansi kredit yang akan terus tumbuh dan berkembang • Penyempurnaan Credit Risk Datamart. sesuai dengan International Best Practice. •  Untuk risiko operasional yang sudah terjadi. Samarinda. dikategorikan menurut penyebabnya. Untuk risiko residual.

Dengan adanya DRP. Bank mengalokasikan modal untuk mengcover risiko utama yang melekat pada kegiatan perbankan (yaitu risiko kredit. Selain risk capital.87% 20. apabila terjadi hal ekstrim seperti gempa.6% Market 3. Risk Capital digunakan sebagai ukuran risiko sehingga dapat dilakukan komparasi antara aktivitas bisnis dan risiko yang berbeda.17% Business 49.37% 21.91% Operational 40.03% 17.67% 18.10% Credit 10.04% 100% 120 corporate center • manajemen risiko . Bank sudah membentuk Disaster Recovery Plan (DRP) dan pembentukan Disaster Recovery Center (DRC) sejak tahun 2003.89% 5.90% 100% 28. Hal ini menjadi dasar dari proses alokasi modal pada unit kerja. Pengelolaan risiko terintegrasi didukung oleh tingkat Risk Capital.30% Business total capital at risk by operating group 31 Dec 2005 & 31 dec 2006 Capital at Risk by Operating Group 31 Dec 2005 31 Dec 2006 Corporate Banking Commercial Banking Consumer Banking Micro Banking Treasury & International Banking Small Business CR Recovery Total 24. Tingkat risk capital mengindikasikan kecenderungan peningkatan risiko dan tingkat imbal hasil perlu disesuaikan dengan besar risiko dan modal.71% Market 6.02% Operational 33.59% 6. total capital at risk by risk type 31 Dec 2005 & 31 dec 2006 Capital Allocation 2005 Capital Allocation 2006 50. risiko pasar dan risiko operasional).keadaan darurat secara terdokumentasi.42% 2.36% 9.02% 10.19% Credit 6. maka Bank dalam waktu singkat akan dapat beroperasi kembali melayani nasabah. Risk Capital Pengelolaan risiko terintegrasi dengan pengelolaan modal dan strategi bank. scenario analysis dan stress testing. Penggunaan modal akan menimbulkan biaya modal (cost of capital) yang akan dibebankan kepada tiap unit bisnis. modal juga diperlukan untuk maksud sebagai penyangga modal dalam rencana ekspansi bisnis dan pertumbuhan non organik.05% 20. dan pengukuran kinerja berbasis risiko. teruji untuk menjamin kelangsungan operasional Bank dalam bentuk Kebijakan Business Continuity Planning (BCP).77% 2.01% 12. Hal ini untuk memastikan bahwa risiko dan tingkat imbal hasil bagi pemegang saham terkendali dan konsisten pada tingkat risiko yang diinginkan (risk appetite).

45 18. Di tingkat pelaksanaan pengelolaan risiko.42 1.44 3.91 340.763.67 59.52 2006 Segmentation Market Risk 4.71 1.47 4. Komite Manajemen Risiko (Risk Management Committee).09 141.55 283. Direksi.20 116.065. Tatakelola risiko Bank Mandiri secara terpadu merupakan tanggung jawab bersama dari Dewan Komisaris.26 141. dengan memperhatikan arahan dari Dewan Komisaris.605. Risk & Capital Committee (RCC). beranggotakan para manajemen senior dan mempunyai tanggung jawab membantu Direktur Utama dalam hal mengidentifikasi.38 14.67 382.362.105.47 1.05 16. Risk Total Corporate Banking Commercial Banking Consumer Banking Micro Banking Treasury & International Banking Small Business Credit Recovery 1.107. yang merupakan sub-komite dari Risk & Capital Committee. Group 2005 Cap.01 4.05 154.07 429.15 3.010.694.885.88 236.41 240.37 corporate center • manajemen risiko 121 .82 3. Group 2006 24% Corporate Banking 21% Commercial Banking 10% Consumer Banking 2% Micro Banking 18% Treasury & International Banking 6% Small Business 19% Credit Recovery 29% Corporate Banking 20% Commercial Banking 10% Consumer Banking 2% Micro Banking 13% Treasury & International Banking 6% Small Business 20% Credit Recovery total capital at risk by operating group as at 31 Dec 2006 & 31 dec 2005 2005 Segmentation Market Risk Credit Risk Op.024.870.330.86 1.98 3. Risk Total Corporate Banking Commercial Banking Consumer Banking Micro Banking Treasury & International Banking Small Business Credit Recovery 3.06 3.99 3.581.73 221.67 1.07 280. mengukur.74 1.10 923.925.609.48 92.60 Credit Risk Op. Direksi menetapkan risk appetite dan kebijakan Risiko bank.12 4.47 3.31 1.total capital at risk by risk type 31 Dec 2005 & 31 dec 2006 Organisasi Tatakelola Risiko Perhitungan dan pengelolaan risiko sebagaimana diuraikan di atas dilaksanakan oleh Organisasi Tatakelola Risiko (risk governance). pelaksanaan pengawasan atas praktik pengelolaan risiko oleh Manajemen dilakukan melalui Risk & Policy Committee.38 932.600.870.43 248.150.014.73 91.089.26 1.089. at Risk by Op.06 432.836.19 14.52 131.26 1.579.67 144. Di tingkat Komisaris.131. memonitor dan mengontrol risiko yang timbul dari aktivitas bisnis bank.20 3.71 3.390.57 92.010. at Risk by Op.87 2.461.66 4.552. Cap.388. unit risk management dan dan juga unit bisnis.793.

Action plan tersebut dimaksudkan untuk dapat menekan inherent risk sehingga diharapkan pada periode berikutnya penilaian risiko menjadi lebih baik. Dalam pengelolaan system limit. selambatlambatnya pada tahun 2010. Profil Risiko Bank telah menyusun Laporan Profil Risiko (LPR) untuk melihat risiko yang melekat pada aktivitas bisnis (inherent risk) dibandingkan dengan kontrol yang melekat pada aktivitas tersebut (risk control). penyempurnaan penerapan majemen risiko dan rekomendasi kepada Direktur Utama pabila diperlukan adanya suatu justifikasi bisnis berdasarkan pertimbangan bisnis dan hasil analisis terkait. Kebijakan Manajemen Risiko Bank merupakan payung bagi penyusunan kebijakan-kebijakan lainnya yang lebih spesifik bagi unit bisnis dan unit risiko. RCC telah menetapkan limit yang digunakan untuk memitigasi risiko likuiditas. risiko kredit. Penilaian Profil Risiko dilengkapi dengan action plan yang akan dilaksanakan oleh SBU dan Unit Risiko terkait dengan masing-masing jenis risiko. PBI 5/8/PBI/2003. Untuk meningkatkan kemampuan manajemen risiko. LPR menilai 8 (delapan) jenis risiko didalam tiap unit bisnis. Bank mengandalkan kompetensi dan pengalaman dari tenaga-tenaga profesional Bank untuk: • Mempromosikan budaya risiko yang kuat yang sangat menghargai kedisiplinan dan efektifitas dari proses dan kontrol manajemen risiko. prosedur dan limit dalam rangka untuk memitigasi risiko. Tenaga Profesional dibidang Risiko Dalam rangka membangun dan memelihara sistem manajemen risiko bank. mengacu pada ketentuan BI. risiko likuiditas. Kebijakan & Limit RCC menetapkan kebijakan. seperti misalnya kebijakan ALMA dan Kebijakan Trading Book. • Menerapkan pengambilan keputusan bisnis yang sehat. risiko hukum. RCC dipimpin oleh Direktur Utama dan beranggotakan Direksi dan Manajemen Senior dari unit bisnis dan unit risk management. risiko operasional. Struktur organisasi RCC terdiri dari beberapa sub-komite yaitu Risk Management Committee [RMC]. semua manajer risiko dan manajer-manajer unit lainnya yang terkait dengan risiko diharuskan memenuhi sertifikasi manajemen risiko yang dikeluarkan oleh Badan Sertifikasi Manajemen Risiko dan GARP. risiko suku bunga. risiko nilai tukar dan risiko trading. Risk & Capital Committee melakukan pertemuan sekurang-kurangnya sekali sebulan dan melapor langsung ke Dewan Direksi dan Dewan Komisaris. 122 corporate center • manajemen risiko . yaitu risiko pasar. • Memenuhi standard manajemen risiko yang telah ditetapkan dalam rangka penilaian dan pengambilan risiko. risiko reputasi dan risiko kepatuhan.RISK GOVERNANCE ORGANIZATIONAL Board of Commissioners Board of DIRECTORS RISK & CAPITAL COMMITTEE RISK MANAGEMENT COMMITTEE • MARKET RISK • CREDIT RISK • OPERATIONAL RISK • LEGAL RISK • REPUTATION RISK • STRATEGIC RISK • COMPLIANCE RISK • NEW PRODUCT ACTIVITIES ASSET & LIABILITY COMMITTEE • INTEREST RATE RISK • LIQUIDITY RISK • FOREX RISK CAPITAL & INVESTMENT COMMITTEE STRATEGY AND POLICY ON CAPITAL & INVESMENT ALLOCATION SBU’s Risk & Capital Committee (RCC) merupakan komite yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama yang sekurang-kurangnya meliputi penyusunan kebijakan manajemen risiko termasuk strategi dan contingency plan. Tabel Risk Governance Organizational menunjukkan beberapa limit yang ditetapkan oleh RCC. risiko strategik. Asset & Liability Committee [ALCO] dan Investment & Capital Committee [CIC].

Net Interest Income Sensitivity 2. 2005 ORM Information System (2007) Include System Application Live BI .Risk limit A. KORC. Secondary Reserves to 3rd Party Fund 3. Apr. Capital at Risk manajemen risiko nilai tukar Net Open Position risiko perdagangan Net Open Position D. NPA) Credit Risk-IRB. Single Largest Customer Fund to Total Deposit B. Economic Value pf Equity Sensitivity 3. Overnight Borrowing manajemen risiko suku bunga 1.Market Risk Standard Model Jan 2005 BI Risk Profile Report. 2005 EXTRA WORKS BY BANK MANDIRI CLS (Q3 2006) Credit Risk Definition: Default. KRI. Statutory Reserves - Rupiah - Foreign Currency 2. Non Cash Loan. New COA. Commercial. Net Interest Income Sensitivity a. 8/6/ PBI/2006 BI-Credit Risk: Standardized BI-Ops. 2003 Proses & Sistem Risk Self Assessment Juli 2004 Opr. Loan to Deposit Ratio (LDR) 4. KRI (select units) • Active Portfolio Management • Limit Monitoring • Risk Profile 2002–2004 Credit Risk Mapping segment Basel Rating for Corporate & Commercial (Jan-2003) LOS – Corporate. MLED.01% of 3rd party Fund 12% of 3rd party Fund < 75% < 10% of 3rd party Fund 1. Capital at Risk C. Trading book. Attached to ERM System (2007) Subsidiary Consolidation: Mandiri Sekuritas. 2005 New Product & Activities Policy. RCSA. Limit  (Des 2004) Market Risk Management – Standard & Internal Model Approach (Jan 2005) ERM Kick Off Standard Model (KPMM) Volatility & Correlation (Market Factor) Des 2005 Board Approval Data Preparation Data Migration OP Risk AMA Capital Calculation (2009) Operational Risk Datamart Development QIS QIS QIS Risk Datamart. Mapping Gross Income. Commercial. Des. Risk: Basic Indicator corporate center • manajemen risiko 123 . Derivatif. Duration Gap Limit (Maximum EVE Changes) b. trading risk VAR Total VAR Total Treasury Group - Unit Trading FX & MM - Unit Sales - Unit Securities - Unit Liquidity - Consumer Banking Treasury (CBT) 2007 • Market & Credit Risk Datamart • Credit Risk Capital Charge (Stdz App) • RCSA. Earning at Risk 4. Single Largest Customer Fund to Total Deposit 5. Repricing & Duration Gap (Sendero) Okt 2005 Procurement Process – ERM Pre-requisite ERM ERM Phase I.RCSA Mar. Des. Consumer (Q3 2006) CLD Pilot Jan 2005 LED Data Coll. BSM. Economic Value of Equity Sensitivity a. Risk Basic Indicator Approach BIA. interest rate risk management 12. Mei 2008 Policies ALM. Segmentasi. Collateral Management. Feb 2006 2006 Scoring for Consumer & Card. 7 working days PBI No. liquidity risk management approved limit limit risiko manajemen risiko likuiditas 1. Cummulative Dynamic Repricing Gap for IDR+Foreign CCY < 12 Months bucket b. Rating Risk Datamart: Subsidiary & Overseas Branches Consolidation operational Risk Operational Risk Policy Bab VII KMRBM BCP & DRC Policy. Loan to Deposit Ratio (LDR) 4. 3 Months Earning at Risk 2. Account Strategy (Q1 2006) OpsRisk Working Group Formation: Set-up 8 busness line. Aug 2006 2008 Portfolio Guideline (Juni 2005) Scoring for Consumer Loan  (April-2002) Credit Risk Management – Standardized & IRB (in progress) April-2005 market Risk Internal Model – OPICS Risk (Jul 2004) Scenario Analysis. Secondary Reserves to 3rd Party Fund 3. Consumer Segments (Juni 2004) 2005 Credit Risk Management Policy Des-2005 AML Solutions. Cash Loan. Maximum Cumulative Outflow (MCO) 6. foreign exchange risk management < 10% of Total Earning Assets < 5% of Total Equity < 15% of Total Equity < 10% of Total Equity 10% of Total Capital Rp 80 billion 1.50% of 3rd party Fund 3. 2004 OPRisk Profile . Dec 2007 ERM Next phase Op Risk Standardized Capital Calculation (LED. AXA Mandiri (Des 2006) OpsRisk (Q3 2006) Credit Risk PD Enhancement: Corporate. Statutory Reserves 2.

corporate center compliance & human capital 124 corporate center • COMPLIANCE & HUman capital .

Implementasi organisasi berbasis SBU ini akan berdasarkan Performance Management System (PMS) dengan Key Performance Indicator (KPI) yang lebih tajam dan terkait langsung dengan Value Based Management. bambang setiawan • Direktur .

program sertifikasi serta special training & development program. • Menata ulang Performance Management System (PMS). dan Finance & Strategy. 126 corporate center • COMPLIANCE & HUman capital . • Mendorong kinerja optimal melalui Talent Management. Consumer Finance. pada Juni 2006 Bank Mandiri telah melakukan reorganisasi unit kerjanya yang secara garis besar dibagi menjadi tiga kelompok. Untuk mencapai tujuan tersebut di tahun 2006 Bank Mandiri telah menempuh beberapa langkah antara lain: • Penataan organisasi dalam rangka transformasi menuju organisasi yang berbasis SBU. Micro & Retail Banking. Untuk menjadi ‘Dominant Multi-specialist Bank’ untuk kemudian menjadi ‘Regional Champion Bank. Untuk mencapai aspirasi strategis tersebut. terutama sumber daya manusianya. special project assignment. Bank Mandiri saat ini sedang mentransformasi dirinya untuk menjadi organisasi dengan budaya kerja yang berbasis kinerja dengan menggunakan model bisnis Strategic Business Unit (SBU). Commercial Banking. Ini berarti Bank Mandiri harus memiliki sumber daya manusia dengan produktifitas dan kapabilitas terbaik di bidangnya. yaitu Risk Management.  Business Unit yang berfungsi sebagai motor utama pengembangan bisnis bank yang terdiri dari 6 direktorat. b. • Pengembangan kemampuan sumber daya manusia.’ Bank Mandiri harus mengembangkan bisnisnya yang secara signifikan melebihi tingkat pertumbuhan pasar maupun pesaing. yaitu: a. Oleh karena itu fungsi dan peran manajemen sumber daya manusia telah bergeser ke arah yang lebih strategis yaitu membangun competitive advantage bagi Bank. Compliance & Human Capital. Corporate Center yang berfungsi untuk menangani kebijakan dan strategi level korporasi yang terdiri dari 3 direktorat. yaitu Corporate Banking.corporate center Compliance & human capital Talent Management dilakukan dengan program pengembangan khusus kepada para talent berupa penempatan pada posisi menantang. Bank Mandiri harus memenuhi prasyarat utama berupa kemampuan menggerakkan dan memberdayakan seluruh perangkat organisasi secara optimal. • Menginternalisasikan budaya perusahaan yang baru dan mendorong penerapan standar etika yang tinggi. Penataan organisasi dalam rangka transformasi Sebagai langkah awal proses menuju organisasi berbasis SBU. Untuk mencapai hal tersebut. Treasury & International Banking dan Special Asset Management.

b. Sejalan dengan hal tersebut. Penyelarasan kebijakan dan strategi Corporate Center yang akan memberikan dukungan landasan bagi pengembangan bisnis. b. akuntabilitas dan kinerja unit bisnis yang akan menciptakan dan mendorong performance driven culture di masing-masing unit bisnis. Internalisasi budaya perusahaan dan penerapan standar etika Sejalan dengan keinginan menjadi Dominant Multispecialist Bank. Meningkatkan transparansi. Sistem penilaian kinerja ini akan dikaitkan secara erat dengan sistem insentif yang nantinya didasarkan pada value yang dikontribusikan oleh masing-masing SBU. d. Menata ulang Performance Management System (PMS) Implementasi organisasi berbasis SBU ini akan diiringi dengan Performance Management System (PMS) yang berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) yang lebih tajam dan berorientasi pada Value Based Management. Customer Focus dan Excellence sebagai budaya perusahaan terus diinternalisasikan kepada seluruh insan Bank Mandiri melalui program-program: a. Hal ini merupakan upaya Bank untuk menjaga dan mengembangkan para top talent untuk berkontribusi lebih maksimal dan tidak pindah ke organisasi lain. Trust. Talent Management Bank Mandiri sebagai organisasi berbasis kinerja harus mampu mengidentifikasi. infrastruktur serta kebijakan unit bisnis dengan strategi serta tantangan persaingan yang dihadapi oleh masing-masing unit bisnis c. Memberikan program pengembangan khusus kepada para talent berupa penempatan pada posisi menantang. program sertifikasi serta special training & development program. c. Penajaman Individual KPI setiap pegawai pada level officer yang mendukung dan sejalan dengan KPI unit kerjanya berdasarkan Balanced Scorecard. Professionalism. b. maka dilakukan talent management melalui upaya-upaya sebagai berikut: a. special project assignment. maka budaya kerja harus lebih dipertajam sehingga lebih selaras dan mendukung upaya pencapaian cita-cita tersebut. mengelola dan menghargai lebih pegawai yang memiliki kinerja dan kompetensi di atas rata-rata secara khusus. Mengharuskan seluruh kepala unit kerja menyusun perencanaan pengembangan kompetensi dan kinerja setiap pegawai melalui Individual Development Plan (IDP). Implementasi awal organisasi berbasis SBU tersebut bertujuan untuk: a. Shared Services sebagai unit yang berfungsi mendukung operasional bank secara keseluruhan. Melakukan penyelarasan sumber daya. Mengidentifikasi dan menyelenggarakan program akselerasi kepada pegawai dengan kinerja baik dan potensial dari level Officer hingga Group Head. Melakukan proses penjejakan. Integrity. Change Agent sebagai motor perubahan budaya Melalui para change agent yang telah dibekali pengetahuan tentang budaya dan corporate center • COMPLIANCE & HUman capital 127 .c. Optimalisasi dari platform operasi serta infrastruktur teknologi yang dapat digunakan oleh semua segmen/business unit dan Corporate Center. evaluasi dan pemberian feedback pelaksanaan Individual KPI melalui kepala unit kerja secara periodik. Pengkaitan KPI dengan value creation tersebut diupayakan melalui: a. yang dijalankan oleh Direktorat Technology & Operations.

Bank Mandiri terus berupaya untuk meningkatkan tingkat pelayanan. masing-masing Direksi banyak mengikuti/berpartisipasi dalam seminar nasional dan internasional. Sampai akhir 2006 Bank Mandiri telah memiliki 1560 orang change agent. Consumer/ Retail dan Micro Banking. e-Learning. selama 2006 Bank Mandiri juga telah melaksanakan pelatihan yang mendukung peningkatan kemampuan dan keunggulan kompetitif sumber daya manusianya. • Melaksanakan program khusus untuk mendukung efisiensi dan produktifitas serta Learning Organization. Bank Mandiri menyadari pentingnya pengembangan kemampuan sumber daya manusia yang dimiliki. PC desktop. diharapkan dapat terjadi proses cascading nilai-nilai dan perilaku budaya kepada rekan-rekan kerja di unit kerjanya. Dengan komposisi sumber daya yang ada. dari level Section Head hingga Group Head. • Meningkatkan kompetensi perkreditan bagi seluruh pegawai yang terkait langsung dengan permasalahan kredit. program •  sosialisasi dan komunikasi budaya melalui acara eksibisi. Karenanya. Culture Workshop: pelaksanaan workshop •  dan seminar budaya kerja baik secara internal dan eksternal. Corporate Magazine: penerbitan artikel •  artikel terkait budaya perusahaan melalui Buletin Mandiri secara berkala. • Employee Promotion Media: mengkomunikasikan nilai budaya TIPCE melalui media advertisement. baik untuk segmen Corporate. poster. Kemampuan sumber daya manusia Sebagai organisasi berbasis SBU. Jumlah ini mengalami penurunan sebanyak 130 orang dibandingkan dengan tahun 2005 yang berjumlah 21. antara lain: •  Dalam rangka menambah wawasan dan meningkatkan kompetensi. • Melaksanakan program training khusus bagi Frontliners dalam upaya meningkatkan service dan layanan cabang. gathering dan perlombaan culture innovation antar unit kerja. pertunjukan. Sosialisasi dan komunikasi budaya perusahaan Pelaksanaan sosialisasi dan komunikasi budaya perusahaan dilakukan melalui eventevent dan media: Culture Fair & Championship. kampanye. Program Values Recognition Program ini merupakan bentuk penghargaan bagi pegawai ataupun unit kerja yang dianggap telah berhasil mengeksternalisasikan nilai-nilai budaya TIPCE di lingkungan Bank. b. • Meningkatkan Leadership Skill bagi para pimpinan unit kerja.teknik-teknik change management melalui pelatihan change agent oleh Learning Center. sehingga budaya perusahaan dapat terimplementasi dengan baik. forum-forum perbankan dan programprogram lain yang terkait dengan bank. Commercial. email dan lain-lain. c. Tujuannya adalah menstimulasi dan mendorong agar setiap insan Bank Mandiri berlomba-lomba menerapkan nilai budaya TIPCE secara berkesinambungan. Komposisi Sumber Daya Manusia Bank Mandiri per 31 Desember 2006 memiliki 21. mengembangkan jaringan bisnis dan distribusi sesuai kebutuhan organisasi dengan tetap meningkatkan efektifitas organisasi. spanduk.192  orang. Adapun komposisi jumlah pegawai tahun 2006 adalah sbb: 128 corporate center • COMPLIANCE & HUman capital .062 orang pegawai.

2% SMU 1.2% Sarjana (S1. S2. S2.866 1 2 10 24 119 63 8 227 1 2 8 11 235 118 9 384 1 4 27 35 216 68 5 356 1 4 22 29 313 86 16 471 1 5 17 3 144 379 25 574 1 7 22 21 266 305 24 646 1 2 3 18 6 30 2 2 13 48 149 57 27 298 Komposisi Perkembangan Pegawai Menurut Jenjang Pendidikan Per 31 Desember 2001 2002 2003 43% Sarjana (S1.6% SMP/SD corporate center • COMPLIANCE & HUman capital 129 .0% Sarjana Muda/Diploma 25.665 11. S2.345 572 16. S3) 13. S3) 15% Sarjana Muda/Diploma 39% SMU 3% SMP/SD 48% Sarjana (S1. S3) 14% Sarjana Muda/Diploma 30% SMU 2% SMP/SD 58% Sarjana (S1. S2. S2. S3) 15% Sarjana Muda/Diploma 35% SMU 2% SMP/SD 50% Sarjana (S1. S2. S3) 15% Sarjana Muda/Diploma 32% SMU 2% SMP/SD 2004 2005 2006 54% Sarjana (S1.Komposisi pegawai menurut level jabatan per direktorat (31 Desember 2006)   Level Jabatan Corporate Commercial Consumer Finance Micro & Treasury & Retail Int’l SAM Risk Mgt Compliance & HC Finance & Strategy Tech & Ops CMO Audit & Others 1 2 3 4 5 6 7   Direksi/EVP/ Coordinator Group Head Department Head Pimpinan Senior Pimpinan Pelaksana Non Pelaksana   1 3 13 29 99 48 6 199 1 4 5 51 447 157 2 667 1 2 12 147 50 130 2 334 1 17 64 202 4. S3) 13% Sarjana Muda/Diploma 27% SMU 2% SMP/SD 60.

Program Pelatihan dan Pengembangan Pegawai 2001 Program Jumlah % 2002 Jumlah % 2003 Jumlah % 2004 Jumlah % 2005 Jumlah % (Satuan Peserta) 2006 Jumlah % Inhouse–Intern Inhouse–Extern Sosialisasi Public Class E-mas Training Special Project Sub Total Lainnya 4.74 0.927 2.19 1.553 450 6 2 1.60 0.076 132.00 0.00 0.01 14.22% Pelaksana 28.760   33.139   39.59 7.065 121.408 17.619 14.47% Pelaksana 33.04 3.29 0.00 0.74 0.616 1.28% Manager 1.01 20.00 0.87 30.00 100.955 22.61 100.717   25.803 0.43% Pimpinan 15.60 100.507 2.779 3.755 8.46 7.51 100.91 25.00   1.215 98.00 0.11 0.200 56.684 919 27.589 5.062 30.22 0.185 240 23 2 90 110.00 100.88 100.616 866 34 482 11.917 97.78 11.74% Manager 2004 2005 2006 0.23 0.00 100.19% Non Pelaksana 57.00 48.68 0.421 1.51 3.00   Komposisi pegawai yang pernah mengikuti training berdasarkan level jabatan 2002 2003 7.00 100.889 2.69% Pimpinan 3.88 6.99 56.97 5.00   119.00   37.89% Pimpinan 12.02 0.08 100.01% Non Pelaksana 63.24 45.881 2.37 0.090 2.00 8.94% Pimpinan 16.00 0.00   E-Learning ODP S2 S3 SDP Sub Total Jumlah 43 43 14.566 0.49 17.00   13.77 0.968 1.92 9.651 613 18.52% Pimpinan 8.24 7.01 1.145   6.38 22.901   49.76 34.682 3.93 5.00   8.72% Manager 130 corporate center • COMPLIANCE & HUman capital .19 20.179 5.59 21.287 6.103 3.69 15.978   37.82% Manager 2.00 100.02% Pelaksana 34.20% Pelaksana 37.26% Pelaksana 16.00 0.83% Non Pelaksana 48.84% Manager 1.00   110.264 5.00   206 22 1 192 421 30.23 0.00   48 -LK 48 27.24 19.202 0 1.127 417 41 2 613 38.00 0.00   4.00 100.00   4.872 2.00 0.09 0.36% Non Pelaksana 66.28 100.949 0.720 3.518 99.31 4.540 133.44 32.00 100.00 0.58% Non Pelaksana 43.33 100.

29% 1–4 hari 20.99% >=20 hari 18.97% >=20 hari 2004 2005 2006 45.75% 10–14 hari 0.82% 10–14 hari 2.70% 10–14 hari 0.33% 15–19 hari 0.41% >=20 hari 65.39% Kurang dari 1 hari 32.71% Kurang dari 1 hari 21.24% >=20 hari corporate center • COMPLIANCE & HUman capital 131 .66% 5–9 hari 4.50% 1–4 hari 17.57% 1–4 hari 10.Komposisi pegawai atas dasar lamanya training 2002 2003 20.24% Kurang dari 1 hari 31.51% 1–4 hari 22.71% 15–19 hari 0.82% Kurang dari 1 hari 34.53% 10–14 hari 0.35% >=20 hari 42.43% 15–19 hari 0.33% 5–9 hari 10.76% Kurang dari 1 hari 52.88% 15–19 hari 0.29% 5–9 hari 4.62% 1–4 hari 30.75% 10–14 hari 0.00% 5–9 hari 2.50% 5–9 hari 1.95% 15–19 hari 1.

shared service technology & operations 132 shared services • TECHNOLOGY & OPERATIONS .

efektif dan efisien. tersentralisasi. sasmita • Direktur shared services • TECHNOLOGY & OPERATIONS 133 . melalui pengelolaan platform teknologi dan operasional yang terpadu.Kami memiliki komitmen untuk memastikan nasabah memiliki akses atas seluruh produk dan layanan 24 x 7.

633 triliun. biaya pendidikan dan lain-lain yang didukung dengan pengamanan berjenjang. Upaya tersebut mendukung tujuan korporasi sebagai ‘Dominant Multispecialist Bank’ menuju Regional Champion Bank. 134 shared services • TECHNOLOGY & OPERATIONS . serta meningkatkan efektifitas operasional agar memperoleh ‘Strategic Value of Shared Services. kami menyediakan layanan same day services pada transaksi Trades Services dan Real Time On Line pada transaksi payment dengan konsep Straight Through Processing (STP). meningkatkan kualitas service excellence. kartu kredit serta investasi. akurat dan efisien. transaksi melalui Host to Host menggunakan Service Oriented Architecture (SOA) sehingga proses lebih cepat. kartu kredit. yang dilengkapi berbagai fitur dan transaksi pembayaran/pembelian dengan pihak ketiga seperti listrik.shared services technology & operations Selama tahun 2006. sentralisasi operasional serta perluasan jaringan distribusi domestik dan internasional mulai mencapai ‘economies of scale. Visi tersebut bertujuan menyediakan layanan operasional berbiaya rendah yang kompetitif. kami juga menyediakan dukungan teknologi dengan Scoring System dan aplikasi Loan Origination System (LOS). Sedangkan untuk peningkatan pengelolaan exposure debitur secara terpadu. transaksi yang di proses mencapai 1. mempersingkat ‘time to market’ produk dan layanan bank. Untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada debitur. Peningkatan layanan transaksi telah kami wujudkan antara lain dengan penambahan jam layanan kliring diseluruh Indonesia melalui otomasi Sistem Kliring Nasional (SKN) yang terpadu. kami lakukan monitoring melalui Central Liability System (CLS). kami penuhi kebutuhannya dengan beragam produk seperti deposito. dengan visi menyediakan layanan bersifat ‘utility based processing’ yang agile dan efisien. memenuhi perubahan kebutuhan pasar. Peningkatan Kapabilitas di Tahun 2006 Untuk Melayani Nasabah Untuk kenyamanan nasabah consumer. telepon. Kami juga berkomitmen menyediakan produk dan layanan secara end to end kepada nasabah corporate dan commercial seperti produk Cash Management.122 miliar termasuk 476 juta transaksi finansial senilai Rp 14. dibentuk Direktorat Technology & Operations bersama seluruh potensi yang dimiliki. Sementara itu. Evolusi dalam Pengembangan Technology & Operations Platform teknologi kami telah memiliki kemampuan untuk memproses volume transaksi dalam jumlah besar dengan akurasi tinggi. Di tahun 2006. kemudian mempercepat ‘time to change’ untuk strategic growth dan value creation bagi bank. pinjaman.’ Keduanya merupakan landasan kuat untuk melakukan sinergi antara teknologi dan operasional. tiket. Untuk pelayanan perdagangan nasional dan internasional. tabungan.’ Tahapan evolusi selanjutnya. bisnis dan nasabah secara cepat.

kami membentuk unit khusus customer care yang fokus pada peningkatan standar kualitas layanan dan single contact center agar penyelesaian pengaduan nasabah menjadi lebih baik. CDM. kami tetap melanjutkan sentralisasi operations secara optimal. Pada tahun 2006 kami berhasil terus meningkatkan peringkat kualitas pelayanan kami untuk menjadi kedua terbaik. Kami juga bertekad menjadi service leader di industri perbankan dengan menciptakan dan menerapkan standar layanan prima secara konsisten. Self Service Passbook Printer) serta transaksi pembayaran/ pembelian dengan pihak ketiga. menunjukkan komitmen kami dalam memberikan layanan prima kepada nasabah. Sehingga kami dapat melayani nasabah di kantor luar negeri untuk bertransaksi secara Real Time On Line dengan nasabah di Indonesia dan sebaliknya. Pada tahun 2006 ini. Volume transaksi finansial nasabah di e-channel dibanding dengan transaksi finansial cabang berada di rasio 73:27 pada tahun 2006 meningkat dari tahun sebelumnya 67:33. Untuk menambah jumlah dan memelihara loyalitas nasabah. menunjukan komitmen kami dalam kualitas pelayanan. shared services • TECHNOLOGY & OPERATIONS 135 . serta Treasury Operations. harga yang bersaing. Efisiensi dilaksanakan melalui peluang penggunaan teknologi baru yang berbiaya rendah. maka manfaatnya akan kami kembalikan kepada nasabah berupa. proses yang lebih cepat dan waktu layanan yang lebih panjang. kami telah melakukan sertifikasi ISO 9001:2000 untuk Data Center Operations. Bank Mandiri berhasil melaksanakan perubahan sistem stand alone di Cabang Singapore menjadi Real Time On Line dengan core banking system di Indonesia menggunakan konsep hubbing. dan akan dilanjutkan dengan kantor luar negeri lainnya. kami juga meningkatkan pelaksanaan good corporate governance untuk proses e-bidding dan budget monitoring melalui aplikasi Enterprise Resource Planning. Domestic & International Payment.’ Direktorat Technology & Operation akan terus melakukan penyempurnaan dan pengembangan aplikasi dengan mengacu pada International Best Practice. Total transaksi finansial yang diproses sistem mencapai rata-rata 39. PSAK31. Triple Data Encryption Standard (3DES) serta Basel II. Clearing Processing Center. sehingga makin memudahkan nasabah bertransaksi.7% dari rata-rata 30. Upaya untuk memindahkan transaksi ke e-channel yang berbiaya lebih murah telah menunjukkan hasil positif. Disamping itu untuk pengelolaan teknologi dan operasional yang memiliki standar mutu internasional.6 juta transaksi per bulan di tahun 2005. dengan fokus pada biaya komunikasi dan investasi serta mengelola biaya pemeliharaan secara lebih optimal.Kami secara berkesinambungan meningkatkan coverage area layanan melalui penambahan Cabang dan ATM sebagai customer points of contacts serta penambahan delivery channel baru seperti Cash Deposit Machine (CDM) dan Self Service Passbook Printer disamping e-channel yang sudah tersedia. menjadi katalisator dalam peningkatan sinergi bisnis dengan memperkaya fungsi dan fitur. selain mendukung penambahan dan peremajaan infrastruktur customer points of contacts (Outlet. Euro Master Visa (EMV). Seiring dengan terus tumbuhnya volume bisnis dan peningkatan efisiensi. ATM. Keberhasilan Bank Mandiri memperoleh penghargaan dari Infobank dan MRI dalam Banking Service Excellence Monitor Awards 2005 sebagai peringkat 3 Best Overall Performance yang meningkat tajam dari peringkat 11 di tahun 2004. business process re-engineering (BPR) untuk proses internal dan hubbing kantor luar negeri. Di tahun 2006.7 juta transaksi finansial per bulan di tahun 2006 meningkat 29. Secara konsisten kami terus menjaga pemenuhan compliance dan regulatory domestik maupun internasional dengan menerapkan aturan PBI. serta memberikan nilai tambah kepada stakeholder. meningkatkan kapabilitas ‘tailormade’ dan memperluas back office support antara lain untuk Cash Management dan Host to Host serta terus mengoptimalkan penggunaan SOA. Untuk mempercepat pencapaian ‘time to market’ dan ‘time to change. Sasaran Tahun 2007 Pada tahun mendatang Direktorat Technology & Operations. Penurunan biaya transaksi terus diupayakan melalui pelaksanaan program efisiensi dan pengeluaran biaya yang ketat.

5 Juta. Selain itu diberikan juga laptop dan desktop untuk beberapa fakultas pada universitas negeri pilihan senilai total Rp 1 Miliar. pembelian drinking machine. Bank Mandiri antara lain memberikan beasiswa kepada 31 pemenang Lomba Karya Ilmiah dan penghargaan kepada 231 guru teladan bekerjasama dengan DIKNAS dengan total dana Rp 1. Selama tahun 2006. dan sekolah lainnya senilai Rp 132 Juta. Selain itu untuk mengembangkan sarana dan prasaranan sekolah. pendidikan dan kesehatan. memberikan inspirasi kepada stakeholders untuk melakukan kegiatan dalam kepedulian masyarakat serta menggalang kesatuan diantara insan Bank Mandiri. Bank Mandiri ikut memperbaiki prasarana dan sarana beberapa balai pengobatan di kota Malang. Untuk tahun 2006. Bank Mandiri telah memberikan hibah 3 truk sampah masing-masing untuk kota Jambi dan Bandarlampung serta Jakarta senilai Rp 293. Bantuan lainnya berupa penyediaan 36. Selain itu Bank Mandiri juga membantu pembangunan fasilitas gedung sekolah yang tidak memenuhi syarat. Mandiri Peduli Pendidikan Tingginya tingkat kemiskinan di Indonesia mengakibatkan rendahnya kemampuan masyarakat dalam mengecap dunia pendidikan.corporate social responsibility Corporate Social Responsibility (CSR) telah menjadi fenomena dunia dan merupakan bagian penting dari kegiatan perusahaan. khususnya di sekitar lingkungan kantor Bank Mandiri. Bank Mandiri ikut serta mensponsori kegiatan Lomba Lari Tugu Monas 10 K. Mandiri Peduli Olah Raga. serta melakukan khitanan massal terhadap 16.000 anak di seluruh Indonesia. Bahkan. Mandiri Peduli Kesehatan. Langkah ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan prestasi di bidang olah raga. bahkan ada yang roboh sehingga tidak dapat digunakan secara maksimal. turnamen Sepak Bola 4 Besar LIGINA 136 corporate social responsibility . Mandiri Peduli Lingkungan dan Mandiri Peduli Budaya.3 Miliar. Tujuan utama kegiatan CSR Bank Mandiri antara lain adalah meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat Indonesia umumnya dilihat dari aspek sosial. Program CSR merupakan salah satu perwujudan misi Bank Mandiri. Program Mandiri Peduli Pendidikan merupakan bentuk tanggung jawab sosial Bank Mandiri terhadap pendidikan kepada masyarakat tidak mampu yang putra putrinya memiliki prestasi di sekolah namun tidak dapat bersekolah karena ketiadaan biaya serta mahasiswa yang berprestasi. serta memberikan pengajaran tentang perbankan pada mahasiswa. Selama tahun 2006 realisasi kegiatan Mandiri Peduli lebih dari Rp 15 Miliar yang mencakup kegiatan Mandiri Peduli Pendidikan. Mandiri Peduli Kesehatan Bank Mandiri mendukung Pemerintah dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat. Untuk alasan ini Bank Mandiri memilih pendidikan sebagai dasar utama untuk memajukan bangsa. pelatihan petani rumput laut. Bank Mandiri juga aktif dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pelatihan seni kertas daur ulang Yayasan Sekar. Sejalan dengan program PBB untuk menurunkan angka kematian anak. dengan menerima kunjungan mahasiswa tersebut di Bank Mandiri. penyelenggaraan workshop audio visual seni budaya. Mandiri Peduli Usaha Kecil. yaitu peduli pada kepentingan masyarakat dan lingkungan. 1600 paket perlengkapan sekolah juga telah disalurkan.000 buku tulis bagi 3000 anak di Banten. Bank Mandiri memberikan bantuan 40 komputer dan printer untuk mendukung Program OSOL (One School One Computer Laboratory) melalui Menko Kesra dan Menkominfo senilai lebih dari Rp 500 Juta. Untuk membantu penanggulangan sampah. Melalui kegiatan ini diharapkan Bank Mandiri dapat memperkuat reputasinya sebagai perusahaan yang secara konsisten menunjukkan kepedulian pada masyarakat. Mandiri Peduli Olah Raga Dunia olahraga merupakan salah satu kegiatan yang dipilih Bank Mandiri dalam upaya melakukan kepedulian terhadap masyarakat.

corporate social responsibility 137 .2 Miliar. sarana dan prasarana seni budaya. Bukit Tinggi. Mandiri Peduli Usaha Kecil Bank Mandiri secara sendiri atau bekerjasama dengan lembaga atau instansi lain. Bank Mandiri mengharapkan agar kelompok Usaha Mikro dan Kecil (termasuk Koperasi) dapat berkembang lebih baik lagi dan mampu bersaing menghadapi kondisi pasar yang berkembang pesat. pengadaan pompa air. tanggul penahan banjir. beserta peralatan adatnya sebesar Rp 89 Juta.8 Miliar. seni musik dan tari. pembangunan instalasi air bersih. rumah adat. Mandiri Peduli Lingkungan Program Mandiri Peduli Lingkungan merupakan wujud perhatian terhadap lingkungan serta upaya mendukung program Pemerintah dalam melestarikan lingkungan. Bantuan kepada usaha mikro dan usaha kecil diberikan dalam bentuk bantuan modal maupun hibah. pesantren. Kegiatan yang telah dilaksanakan selama tahun 2006 ini antara lain renovasi Istana Silinduang Bulan di Tanah Datar.4 miliar dan pinjaman sebesar lebih dari Rp 56 miliar. Kegiatan lain yang dilakukan adalah Pagelaran Busana Batik Jawa Barat di Sunaryo Art Bandung. Pembinaan yang dilakukan ditujukan untuk meningkatkan ketrampilan produksi. Bank Mandiri ikut memberikan dukungan bagi upaya pelestarian budaya Indonesia. Untuk pembangunan fasilitas umum yang diwujudkan melalui pembuatan MCK. kejuaraan Bola Basket “Indonesia Muda Bola Basket”. Sementara untuk sarana & prasarana ibadah. rumah adat.2006. pakaian adat. dan lain-lain. Tahun 2006 ini Bank Mandiri sudah menyalurkan dana Program Kemitraan dalam bentuk hibah sebesar Rp 5. Mandiri Peduli Budaya Pada program ini. Bank Mandiri juga ikut dalam 19th Asian Tenpi Bowling Championship di Jakarta. dan fasilitas sosial dan umum lainnya senilai lebih dari Rp 1. dan pemasaran. Baik untuk pengembangan seni budaya Indonesia. Perwujudan kegiatan ini di tahun 2006 antara lain penyaluran bantuan bagi korban bencana alam senilai total Rp 1. Melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). rehabilitasi jembatan. manajemen. Bank Mandiri telah menyalurkan dana sebesar Rp 708 Juta. melakukan pembinaan kepada kelompok Usaha Mikro dan Kecil (termasuk Koperasi).

084. Penunjukan Kantor Akuntan Publik Purwantono. Keputusan Agenda Ke 4 Menetapkan gaji. 2. b.88 ditetapkan sebagai Laba Ditahan/Retained Earnings. Keputusan Agenda Ke 3 1. fasilitas dan santunan purna jabatan Direksi dan Komisaris adalah sebagai berikut: 1.39 sebagai berikut: 1.  2% dari laba bersih Perseroan tahun buku 2005 atau sebesar Rp 12. Sedangkan untuk pelaksanaan Program Kemitraan akan menggunakan sisa anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp 115.  2. 4. b. Tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana. 138 informasi pemegang saham .000 000 di Bank Indonesia.655. Keputusan Agenda ke 1 1.70 dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham atau minimal sebesar Rp 14.03 dialokasikan untuk Program Bina Lingkungan.151. RPC-5087. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada segenap anggota Direksi dan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah mereka jalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2005.778.  Fasilitas dan tunjangan bagi anggota Direksi dan Komisaris ditetapkan sesuai dengan dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang diadakan pada tanggal 14 Juni 2002 dan Surat Menteri Badan Usaha Milik Negara No. Sisanya sebesar 45.5% dari laba bersih Perseroan tahun buku 2005 atau sebesar Rp 15.informasi pemegang saham Aksi Korporasi Tahun 2006 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan tanggal 22 Mei 2006 memutuskan sebagai berikut: 1. sejauh: a.  Keputusan Agenda ke 2 Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih Perseroan tahun buku 2005 sebesar Rp 603.575. 2.573.78 digunakan sebagai Cadangan Umum.800.00. S-412/MBU/2004 tanggal 10 Agustus 2004.369. Sarwoko & Sandjaja (afiliasi dari Ernst & Young) sebagai Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2006.067.223. 2.000. Khusus dividen bagian Pemerintah yang berasal dari 14 miliar saham akan disetorkan ke rekening Bendahara Umum Negara (BUN) No. Tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Keuangan Tahunan Konsolidasi Perseroan serta Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2005.533. 3.000. 2.  50% dari laba bersih Perseroan tahun buku 2005 atau sebesar Rp 301.  Besarnya gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Komisaris Perseroan tidak mengalami kenaikan dan oleh karenanya besarnya gaji dan honorarium tersebut tetap sama sesuai dengan besarnya gaji dan honorarium yang telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang diadakan pada tanggal 16 Mei 2005.80 per saham yang akan dibayarkan kemudian dengan ketentuan sebagai berikut: a. 3.232.311.036. 2. Penunjukan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Propinsi DKI Jakarta II untuk mengaudit Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2006.386. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2005 dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasi Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2005 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Prasetio. 4. Penggunaan dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) tersebut selanjutnya harus dilaporkan kepada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan mendatang untuk mendapat persetujuan dan pengesahan.684. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk mengatur tata cara pembayaran dividen tunai tersebut serta mengumumkannya sesuai ketentuan yang berlaku. Sarwoko & Sandjaja (afiliasi dari Ernst & Young) sebagaimana ternyata dari laporannya tanggal 9 Maret 2006 No. Menyetujui Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2005 yang telah diaudit oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi DKI Jakarta II. 3.5% dari laba bersih Perseroan tahun buku 2005 atau sebesar Rp 274.502.

Riswinandi. Menetapkan kebijakan pelaksanaan dan pengawasan program MSOP tahap-III termasuk penetapan penerima opsi dan melaporkannya pada Rapat Umum Pemegang Saham yang akan datang. Agus Martowardojo • Wakil Direktur Utama: Sdr. Agus Martowardojo • Wakil Direktur Utama: Sdr. Omar Sjawaldy Anwar • Direktur: Sdr. 6. 1-A. Thomas Arifin • Direktur: Sdr. Edwin Gerungan • Wakil Komisaris Utama: Sdr. Richard Claproth informasi pemegang saham 139 .416. b. 2. Pengangkatan Sdr. Riswinandi • Direktur: Sdr. Bambang Setiawan dan Sdr. Sentot A. Edwin Gerungan yang menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan juga menjabat sebagai Komisaris Independen. I Wayan Agus Mertayasa • Direktur: Sdr. Menyetujui pemberian opsi tahap-III sebanyak 309. dengan ketentuan setiap 1 (satu) opsi memberi hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 (satu) saham Seri B baru Perseroan. yaitu dengan ketentuan masa jabatan dari para anggota Direksi yang baru tersebut baru berlaku efektif sejak diperolehnya persetujuan Bank Indonesia (tentang Uji Kelayakan dan Kepatuhan) atas pengangkatan tersebut dan berlaku sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diadakan dalam tahun 2011. Zulkifli Zaini • Direktur: Sdr. Soedarjono • Komisaris: Sdr. Keputusan Agenda ke 6 1. Keputusan Agenda Ke 5 1. Sdr. Sadikin. Sentot A. maka susunan selengkapnya anggota Direksi Perseroan adalah sebagai berikut: • Direktur Utama: Sdr. Sasmita • Direktur: Sdr. Budi G. Sdr. Santunan purna jabatan bagi anggota Direksi dan Komisaris ditetapkan sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang diadakan pada tanggal 22 Januari 2003. Melakukan peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan yang diikuti dengan perubahan pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 Anggaran Dasar Perseroan dalam hal terdapat pelaksanaan opsi dengan membeli saham Seri B baru Perseroan. Menyetujui pemberian wewenang kepada Komisaris untuk: a.215 opsi atau 1. Riswinandi. Budi Gunadi Sadikin 3.55% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada saat IPO. Omar Sjawaldy Anwar • Direktur: Sdr. khususnya peraturan No. Thomas Arifin. Zulkifli Zaini • Direktur: Sdr. Sentausa • Direktur: Sdr. Sasmita Selanjutnya setelah pengangkatan Sdr. Pemberhentian dengan hormat Sdr. 2. Johanes Bambang Kendarto dari jabatannya selaku Direktur Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat ini dan mengucapkan terima kasih atas jasa yang telah diberikan selama menjabat dalam Perseroan. Sdr. Sehingga susunan selengkapnya anggota Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut: • Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Sdr. Abdul Rachman • Direktur: Sdr. 5. Sentausa. Thomas Arifin. Sentausa. Bambang Setiawan dan Sdr. Sentot A. Muchayat • Komisaris: Sdr. Bambang Setiawan • Direktur: Sdr. Kep-305/BEJ/07/2004 tanggal 19 Juli 2004. Sdr. Sdr. Sehingga susunan anggota Direksi Perseroan setelah ditutupnya Rapat adalah sebagai berikut: • Direktur Utama: Sdr. masingmasing selaku Direktur Perseroan yang baru telah memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia. 3. Abdul Rachman • Direktur: Sdr. 3. Menetapkan Sdr. Sdr. masing-masing selaku Direktur Perseroan yang baru. Menetapkan harga dan tata cara pelaksanaan MSOP tahap-III tunduk pada Keputusan Direksi Bursa Efek Jakarta No. I Wayan Agus Mertayasa • Direktur: Sdr. Budi Gunadi Sadikin.

dengan melakukan hapus tagih atas piutang pokok macet dan atau hapus tagih atas selisih antara nilai pokok dan harga pengalihan.” 4. dalam rangka optimalisasi aset termasuk kredit Perseroan. 4. dan pendelegasian wewenang. dan/atau ongkos-ongkos dalam rangka restrukturisasi dan/atau penyelesaian kredit yang selanjutnya dilaporkan kepada Komisaris. sehubungan dengan optimalisasi aset termasuk piutang Perseroan. baik untuk hapus tagih piutang pokok macet yang telah dihapus buku maupun hapus tagih atas selisih antara nilai pokok dengan nilai pengalihan atau pelepasan hak atas piutang pokok macet yang telah dihapus buku. Memindahkan ketentuan Pasal 12 ayat 6 huruf g Anggaran Dasar Perseroan ke Pasal 12 ayat 14 huruf b menjadi butir vii (baru) Anggaran Dasar Perseroan yang berbunyi: ”tidak menagih lagi piutang berupa bunga. iii. termasuk PPKM Mandiri. Menggunakan jumlah (limit) hapus tagih atas piutang pokok macet yang telah dihapus buku sebagaimana telah ditetapkan dalam RUPS-LB Perseroan tanggal 29 September 2003 dan RUPS-LB Perseroan.” 3. dengan jumlah (limit) yang akan dihapus tagih yaitu sebesar selisih antara nilai pokok dan harga pengalihan. dalam upaya menjadi bank berkinerja baik sebagaimana disyaratkan Bank Indonesia. sebagaimana ditetapkan RUPS dari waktu ke waktu. yang jumlahnya dari waktu ke waktu ditetapkan oleh RUPS. Melakukan pengalihan termasuk pelepasan atau penjualan kredit bermasalah di bawah nilai pokok kepada investor. ”Perbuatan untuk tidak menagih lagi. Perbuatan-perbuatan lain dalam rangka optimalisasi aset termasuk piutang Perseroan dengan mengindahkan ketentuan Pasal 15 ayat 9. 5. Gubernur Bank Indonesia tentang Paket Kebijakan Sektor Keuangan tanggal 5 Juli 2006. ii. kriteria. Pradjoto • Komisaris Independen: Sdr. Menambahkan satu ketentuan baru pada Pasal 15 yaitu ayat 9 Anggaran Dasar Perseroan yang berbunyi: ”Komisaris berhak dan berwenang untuk menyetujui kebijakan Direksi mengenai penetapan mekanisme. Yap Tjay Soen Masa jabatan seluruh anggota Komisaris Perseroan tersebut di atas adalah sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diadakan dalam tahun 2010. • Komisaris Independen: Sdr. Menteri Negara BUMN.” 2. Keputusan Agenda ke 2 1. Menandatangani Performance Management Contract dengan Pemerintah sebagai pelaksanaan Surat Keputusan Bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Mengubah Pasal 12 ayat 6 huruf f Anggaran Dasar Perseroan yang semula berbunyi: ”Perbuatan untuk tidak menagih lagi piutang pokok macet yang telah dihapusbukukan. mengalihkan atau melepaskan hak untuk menagih atas piutang pokok macet yang telah dihapusbukukan. Gunarni Soeworo • Komisaris Independen: Sdr. denda.” menjadi: 140 informasi pemegang saham . RUPS Luar Biasa tanggal 22 Desember 2006 memutuskan sebagai berikut: 1. tanggal 21 Desember 2005 dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp 5 triliun. Menteri Keuangan. Mengubah Pasal 12 ayat 6 Anggaran Dasar Perseroan yang semula berbunyi: ”Perbuatan-perbuatan Direksi dibawah ini harus mendapat persetujuan tertulis dari Komisaris dengan mengindahkan peraturan yang berlaku” menjadi: ”Perbuatan-perbuatan Direksi dibawah ini harus mendapat persertujuan tertulis dari Komisaris” 2. dengan memberikan kewenangan kepada Direksi untuk: i. Keputusan Agenda ke 1 Menyetujui tindakan Direksi untuk melakukan akselerasi penyelesaian kredit bermasalah antara lain melalui Program Penyelesaian Kredit Macet Bank Mandiri (”PPKM Mandiri”) yang pokok-pokoknya telah diuraikan dalam RUPS-LB ini. dengan ketentuan dari waktu ke waktu Rapat Umum Pemegang Saham menetapkan jumlah hapus tagih yang dapat dipergunakan. Menambahkan satu ketentuan baru pada Pasal 12 ayat 6 yaitu huruf g Anggaran Dasar Perseroan yang berbunyi: g. Melimpahkan wewenang kepada Komisaris Perseroan untuk menetapkan pembagian tugas dan wewenang diantara para anggota Direksi Perseroan dengan memperhatikan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.

416.236 309.375 1.08 378.690 1.Management Stock Option Plan MSOP Harga (Rp/Saham) Jumlah opsi/Saham yang diterbitkan Jumlah opsi yang belum dilaksanakan per 31 Desember 2006 Tahap I Tahap II Tahap III 742.900 2.785 312.583.495.500 Rp 2.225 2.500 2.800.000 Rp 3.730 grafik harga saham juta 500 450 400 350 300 250 200 150 100 50 0 Jan 06 Rp 500 Rp 0 Feb 06 Mar 06 Apr 06 Jun 06 Jul 06 Agt 06 Sep 06 Okt 06 Des 06 Rp 1.100 1.000 Rp 3.056 1.600 2.566.980 1.5 1.000 Rp 2.325 1.500 Rp 1.500 1.416.520 1.190.215 51.977 2.215 ikhtisar saham bank mandiri 2005 Harga Penutupan Saham Bank Mandiri (Rp) Setahun Penuh Setahun Penuh Triwulan I 2006 Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Tertinggi Terendah Akhir Periode Rata-rata 2.810 2.050 1.640 1.000.082 7.741 2.500 Volume Perdagangan Harga Penutupan informasi pemegang saham 141 .586 2.925 2.000 309.720 1.925 1.325 1.5 1.900 2.

000 lembar saham.199.999 lembar Saham Biasa Atas Nama Seri B dan dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta & Bursa Efek Surabaya sebanyak 19.000. 142 informasi pemegang saham . • RUPS sehubungan dengan pembubaran dan likuidasi harus dihadiri dan disetujui oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna.S-1065/ BEJ.JKT-023/ LIST-EMITEN/BES/VII/2004 tanggal 13 Juli 2004. pemegang saham Bank Mandiri dalam RUPS-LB tanggal 29 Mei 2003 juga menyetujui rencana kepemilikan saham oleh pegawai dan manajemen melalui Program Penjatahan Saham (Employee Stock Allocation (ESA) dan Pemberian Opsi Pembelian Saham kepada Manajemen (Management Stock Option Plan (MSOP). ESA terdiri dari (i) Pemberian Bonus Saham (Bonus Share Plan) dan (ii) Penjatahan Saham Dengan Diskon (Share Purchase at Discount) sebesar 80% dari harga penawaran perdana.000. Konversi ini mengakibatkan peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp 152.7% dari seluruh pemegang saham tercatat yang merupakan pegawai Bank Mandiri. Jumlah ini setara dengan Rp 14.416.450 per lembar saham. Sampai dengan 31 Desember 2006 sejumlah 327.000. • RUPS sehubungan dengan penggabungan.575.600 pemegang saham. pemegang saham Bank Mandiri menyetujui pembagian dividen tunai 50% dari laba bersih tahun 2005 atau sebesar Rp 301. Sampai dengan 31 Desember 2006 MSOP—Tahap 3 ini belum ada yang dikonversi menjadi saham.339 lembar opsi diantaranya dieksekusi selama 2006. Pada saat divestasi melalui penawaran perdana tanggal 14 Juli 2003.017. Selain keputusan untuk melaksanakan divestasi melalui penawaran perdana.000.Pelaksanaan Pembagian Dividen Dalam RUPS Tahunan tanggal 22 Mei 2006.583.000 lembar saham biasa Seri B atau 10% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran sebesar Rp 1. Jumlah tersebut terdiri dari 22.703 lembar opsi telah dikonversi menjadi saham dimana 71.853 per saham dan telah dibayarkan pada 30 Juni 2006.851. Saham Seri A Dwiwarna adalah saham yang memberikan hak istimewa kepada pemegangnya dalam hal sebagai berikut: • RUPS sehubungan dengan peningkatan modal harus dihadiri dan disetujui oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna. Pada RUPS Tahunan tanggal 16 Mei 2005. Kronologis Penambahan dan Pencatatan Saham Saham yang dikeluarkan Bank Mandiri terdiri dari satu Saham Seri A Dwiwarna dan Saham Biasa Atas Nama Seri B.684.000 lembar saham atau 20% dari jumlah saham Bank Mandiri yang Ditempatkan dan Disetor Penuh dengan nominal Rp 500 dan harga penawaran perdana Rp 675 per lembar saham. peleburan dan pengambilalihan harus dihadiri dan disetujui oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna.099. Direksi menjadi pengelola dan pelaksana program ESA dan MSOP dibawah pengawasan Komisaris. Pemerintah menawarkan saham biasa Seri B sejumlah 4.785 lembar saham dengan nilai nominal Rp 500 per lembar saham. Pemegang Saham Bank Mandiri Pada akhir 2006 Bank Mandiri dimiliki lebih dari 22. Ada 41.215 lembar saham dengan nilai nominal Rp 500 per lembar saham.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp 500 per lembar saham.999.70.000.655.000.764 lembar opsi telah dikonversi menjadi saham.300. Pada RUPS Tahunan tanggal 22 Mei 2006 pemegang saham telah menyetujui pemberian MSOP—Tahap 3 sebanyak 309. Jumlah saham Bank Mandiri yang Ditempatkan dan Disetor Penuh terdiri dari 1 (satu) lembar saham Seri A Dwiwarna dan 19.882. Saham Seri A Dwiwarna dimiliki oleh Negara Republik Indonesia dan tidak dapat dipindahtangankan. Konversi ini mengakibatkan peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp163.000.120 pemegang saham lokal dan 492 pemegang saham asing. pemegang saham telah menyetujui pemberian MSOP—Tahap 2 sebanyak 312.000. Pelaksanaan MSOP dilakukan melalui penerbitan saham baru. Sedangkan MSOP diberikan kepada Direksi dan manajemen senior pada tingkatan tertentu sebagai insentif bagi kinerja yang berkelanjutan.PSJ/P/07-2004 tanggal 13 Juli 2004 dan oleh Bursa Efek Surabaya melalui surat No. sampai dengan 31 Desember 2006 sejumlah 304.800.508.000. Bank Mandiri telah melakukan pencatatan pre-list sebanyak 1.000 lembar opsi saham yang telah disetujui oleh Bursa Efek Jakarta melalui suratnya No. Kemudian pada tanggal 11 Maret 2004. • RUPS untuk mengangkat dan memberhentikan anggota Direksi dan Komisaris harus dihadiri dan disetujui oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna. Seluruh opsi tersebut terbagi menjadi tiga tahap dimana MSOP—Tahap 1 terdiri dari 378. • RUPS sehubungan dengan perubahan Anggaran Dasar harus dihadiri dan disetujui oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna.500.999. Pemerintah melakukan program divestasi lanjutan atas saham Bank Mandiri melalui penawaran sekunder sejumlah 2.

Surabaya 60271. Lt.id Head of Investor Relations Jonathan Zax Tel: 62-21-3002-3172 Fax: 62-21-5290-4249 ir@bankmandiri.05% Ritel 25. anggota Ernst & Young Global Gedung Bursa Efek Jakarta Menara 2 Lt. Indonesia Tel: 62-31-531-0646 Fax: 62-31-531-9490 Kantor Operasional Menara II Plaza Bapindo.000 67.id Kepemilikan Saham per 31 Desember 2006 Kepemilikan Saham: Jumlah Saham Domestik 67. Sudirman Kav 52 –53.co.02% Yayasan 0.35% Institusional Pemegang Saham Tercatat yang Memiliki lebih dari 5%. Indonesia Tel: 62-21-526-6210 Fax: 62-21-526-6702.49% Perseroan Terbatas 1.co.com Akuntan Publik Purwantono. biro administrasi efek mencatat Setiap rekening nominee sebagai satu pemegang saham. Sudirman Kav 52 –53.44% Reksadana Internasional 0. Lt.datindo.75% Karyawan 0. Jakarta 12190.co.com Informasi bagi Investor Corporate Secretary Mansyur Nasution Tel: 62-21-526-5045 Fax: 62-21-5296-4024 mansyur.51% Asuransi 1. Lt.000.bes. Sarwoko & Sandjaja.nasution@bankmandiri.id Bursa Efek Surabaya Kantor Pusat Gedung Medan Pemuda. Sudirman Kav 34 –35.000. Pemuda 27 –31. Jakarta 12190. 5 Jl. 7 Jl. 24 Jl. Indonesia Tel: 61-21-570-9009 Fax: 62-21-526-6702 www. per 31 Desember 2006: No Nama Jumlah saham % 1 Pemerintah Republik Indonesia 14.86% 143 .id Biro Administrasi Efek Datindo Entrycom Wisma Diners Club Annex Jl.Sudirman Kav 54 –55. 62-21-526-6219 www. Indonesia Tel: 62-21-5289-5000 Fax: 62-21-5289-4100 www. Jend. 4 Jl. Jend. Jakarta 12930. Informasi Perdagangan dan Pencatatan Saham Bursa Efek Jakarta Gedung Bursa Efek Jakarta.88% Perorangan Indonesia 0. Jend. Jakarta 12190.86% Pemerintah RI 1. Indonesia Tel: 62-21-515-0515 Fax: 62-21-515-0550 www.Dalam administrasinya.jsx.co. Jend.65% Dana Pensiun 0.ey.

Sentausa Bambang Setiawan Riswinandi Thomas Arifin Budi G. Sadikin Pahala Nugraha Mansury Haryanto Tiara Budiman Direktur Utama Wakil Direktur Utama Direktur Consumer Finance Direktur Commercial Banking Direktur Technology & Operations Direktur Corporate Banking Direktur Risk Management Direktur Compliance & Human Capital Direktur Special Asset Management Direktur Treasury & International Banking Direktur Micro & Retail Banking EVP Koordinator Finance & Strategy EVP Koordinator Change Management Office Soedarjono Gunarni Soeworo Edwin Gerungan Tama Widjaja Komite Good Corporate Governance Muchayat Richard Claproth Yap Tjay Soen Anwar Isham Komite Nominasi dan Remunerasi Edwin Gerungan Muchayat Yap Tjay Soen Komite Di Bawah Direksi Risk and Capital Committee Information Technology Committee Personnel Policy Committee 144 manajemen .manajemen dewan komisaris Edwin Gerungan Muchayat Soedarjono Richard Claproth Gunarni Soeworo Pradjoto Yap Tjay Soen Komisaris Utama & Komisaris Independen Wakil Komisaris Utama Komisaris Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen komite dibawah komisaris Komite Audit Gunarni Soeworo Soedarjono Yap Tjay Soen Zulkifli Djaelani Imam Sukarno Komite Kebijakan Risiko direksi Agus Martowardojo Wayan Agus Mertayasa Omar Sjawaldy Anwar Zulkifli Zaini Sasmita Abdul Rachman Sentot A.

Jusi Widhayati Dharmawan Heri Gunardi Handayani Sarastri Baskoro Gatut Subadio Sugiharto I Nengah Rentaya Bambang Ari Prasodjo Mustaslimah Ridzki Juniadi Pardi Sudradjat* Riyani T. Bondan Kartini Sally* Santaputra Pita* Jonathan Zax Kartika Wirjoatmodjo Budi Sulistio Raizal Munir Denny Aritonang Suresh Gummalam O. Wiseto Baroto Tardi Suwhono Rustam Sirait Dasa Sutantio Fransisca Nelwan Mok A. Harry Pudjiatmoko Mohammad Guntur Basuvitri Manugrahani* Chrisna Pranoto Buntoro Ogi Prastomiyono Mansyur S. Paul Tehusijarana Maryono Marwan Budiarsyah Sukoriyanto Saputro Kresno Sediarsi Inkawan D.C. Nasution Martin Panggabean Credit Recovery I Group Credit Recovery II Group Corporate Banking I Group Corporate Banking II Group Corporate Banking III Group Jakarta Commercial Sales Group Regional Commercial Sales Group Product Management Group Jakarta Network Group Regional Network Group Micro Business Group Small Business Group Electronic Banking Group Mass Banking Group Wealth Management Group Consumer Card Group Consumer Loan Group Financial Institution & Overseas Network Group Treasury Group Human Capital Group Learning Center Group Compliance Group Legal Group Market Risk Group Portfolio & Operational Risk Group Corporate Risk Group Commercial Risk I Group Commercial Risk II Group Consumer Risk Group Consumer Collection Group Investor Relations Group Strategy & Performance Group Accounting Group Procurement & Fixed Assets Group IT Planning & Security Group IT Business Solutions & Application Services Group IT Infrastructure Operations Group IT Information & Knowledge Management Group Central Operations Group Customer Care Group Credit Operations Group Asset Management Group Internal Audit Group Corporate Secretary Group Chief of Economist Catatan: * perangkapan jabatan manajemen 145 .Group Head E. Kaduhu Sasrayudha C.

Balaikota No. 323357 FAKSIMILI 4153273 4527365. 21211 (0624) 21712 (0623) 93137 (0632) 322431 (0636) 20925 (0624) 496351 (0761) 31786.1A. KH Zainul Arifin No. 7 Komplek Pertamina Sumbagut Jl. 7352629 45385666 4517644 4512459 6941733 611100 6871049 8828064 4157246 4515065 8210548 4537282 8445230 7333983 23211 21238 22313 21091 41857 23446 21713 597142 322432 20926 496431 28683. 7864298. Cokroaminoto No. Sudirman No. Kompleks Mobil Oil Inc. Balaikota No. Imam Bonjol No. 21490 (0651) 23981 (0645)40082 (0641) 21023 (061) 8200636. Martinus Lubis 11 Jl. Ahmad Yani No. 567985 (061) 4150600 (0620) 21000. 7 G-H Jl. (061) 4551162 (061) 4519666. Jend. DR. 8445232 (061) 7333981. Hangtuah No.M. 8210548 (061) 4532609. Letkol.T. 8221189.. 7333984 (0622) 22035 (0634) 21032 (0631) 21376. 139 Jl. 4157547 (061) 4515064. Batam No. 8218183. Panyabungan Jl. Gunung Krakatau No. 12-14 Jl. 4518477 (061) 4538555 (061) 4157555 (0628) 323977 (0645) 43702 (0641) 31000. Katamso No. Adam Malik No. 333155 (061) 4529059 (061) 6617848 (061) 4552406 (061) 7863298. Yamin. Prof. 653158 (0645) 393119. 133 A Jl. Kabanjahe Jl. Veteran No. 8445231. Jend. 397 Jl. 21 Jl. 7875729 (061) 7944866. 6643508 (061) 8910691. 17 Jl. Sisingamangaraja No. Sudirman No. Jend. Sutomo No.220 Jl. Kampus USU Sumatera Utara Jl. Point A Landing Jl. Jend. 14 Jl.23. 7944944 (061) 6643507. 105. 30-32 Jl. Pusat Pasar No. Patuan Nagari No. Haryono No. Sudirman No. Cactus Raya Blok K No. 36 G Jl. SH No. 7333982. 65 Jl. Jend.55 A-B Jl. 4515070 (061) 8200361. Yos Sudarso Blok A No. Sutomo No. Merdeka No. H. Pelabuhan II Kotak Pos 15 Jl. Pulau Batam No. Willem Iskandar No. 4155385 20190 636154 42922 21212 800121. Teuku Nyak Arief Kampus Unsyiah Darussalam Jl. 1 Jl. Yamin Medan Kapten Muslim Medan Sisingamangaraja Pematangsiantar Sudirman Padang Sidempuan Sibolga Rantau Prapat Ahmad Yani Kisaran Pematangsiantar Sutomo Rantau Prapat M.17 G. Imam Bonjol No. 4532262 (061) 8445229. 48-54 Jl. Cut Meutia No. Iskandar Muda No. 135 C Jl. H. 8219445 4566626 4538471 45338383 4155269 20087 43062 333499 4526613 6613930 4552406 7864598 7944977 6643505 8912240 51809 23575 652711 653971 393177 41552209. 735433 (061) 4538122 (061) 4531164 (061) 4536800 (061) 6941152 (061) 6610033 (061) 6871050. Jl. 28 Kompleks Perkebunan PTP Nusantara II (Persero). Teuku H. 11 KC KCP KODE POS 20112 20112 20857 23123 24301 24416 20132 20112 20152 20112 20112 20303 24315 24475 20153 20112 20112 20158 20362 20114 20811 23111 23242 24352 24352 24381 20111 20633 20239 20214 20371 20111 20212 20111 20411 20116 20242 20711 20212 20153 20155 20234 20124 20217 21117 22718 22522 21415 21215 21115 21412 21312 22313 22913 21464 28113 28812 28884 29319 TELEPON (061) 4153396. Dr. 23381. 32223 (0765) 31088 (0765) 91170 (0769) 22070. Bukit No. Gatot Subroto No. Yos Sudarso No. 7 Jl. Brigjen Zain Hamid No. I Jl. Pulo Brayan Wisma Kawasan Industri Medan. 8-10 Jl. 33500.10 Jl. 8-10 Jl. Jl. 109 Jl. Sudirman No. Merdeka No. Ahmad Yani No. 43 Jl. 40-42 Jl. 2 Main Office Bld. 28-30 Jl. Daud Beureuh No. 6871030 (061) 8826000 (061) 4567162. M. 15 H Jl. Stabat Gedung AAC Prof.24 A-B Jl. 284 Jl. 32403. 16 Jl. 6629000 (061) 7368798 (061) 7353907.6. 2 Jl. 140 Jl. Kota Pinang Jl. 94-95 Jl. Lubis Tanjung Balai Balige Panyabungan Kota Pinang Pekanbaru Sudirman Bawah Dumai Sudirman Duri Rengat WILAYAH HUB HUB PEMATANGSIANTAR SUDIRMAN HUB PEKANBARU SUDIRMAN BAWAH 146 daftar cabang bank mandiri . Jend. Kirana Raya No. H. 16 D Jl. Letda Sujono No. Jend. Gelanggang Mahasiswa USU.289-292 Jl. 21 A. Universitas. Kapten Muslim No. 1 Jl. 20 Perumahan Taman Setiabudi Indah. Jend. 4577691 21093 6619540 7361897 7356219. 32. 32881. Cut Nyak Dhien No. 21591 (0624) 21434 (0623) 41855. 97-99 Jl. Tanjung Morawa Jl. Ahmad Yani No.daftar cabang bank mandiri KOTAMADYA/ KABUPATEN Medan Medan Pangkalan Brandan Banda Aceh Lhokseumawe Langsa Medan Medan Medan Medan Medan Tanah Karo Lhokseumawe Aceh Tamiang Medan Medan Medan Medan Deli Serdang Medan Langkat Banda Aceh Banda Aceh Blang Lancang Batuphat Lhoksukon Medan Tebing Tinggi Medan Medan Medan Medan Medan Medan Belawan Medan Medan Binjai Medan Medan Medan Medan Medan Medan Pematangsiantar Padang Sidempuan Sibolga Rantau Prapat Kisaran Pematangsiantar Rantau Prapat Tanjung Balai Balige Mandailing Natal Rantau Prapat Pekanbaru Dumai Duri Rengat KK PEMBUKAAN CABANG BARU JARINGAN KANTOR WILAYAH I/ MEDAN HUB MEDAN IMAM BONJOL Medan Imam Bonjol Pangkalan Brandan Banda Aceh Lhokseumawe Merdeka Langsa Medan Taman Setiabudi Medan Gatot Subroto Medan Tiara Medan Zainul Arifin Medan Kirana Kabanjahe Lhokseumawe Pendopo Kuala Simpang Medan Dharma Agung Medan PLN Wilayah II Medan Pertamina Medan Katamso Medan Tanjung Morawa Medan Adam Malik Stabat Banda Aceh Unsyiah Darussalam Banda Aceh Cut Meutia Blang Lancang Batuphat Lhoksukon ALAMAT KANTOR Jl. Imam Bonjol No. 97 C-D Jl. 46920 31097 91137 21382/ 21383 HUB MEDAN BALAIKOTA Medan Balaikota Tebing Tinggi Medan Gunung Krakatau Medan Asia Medan Letda Sujono Medan Lapangan Merdeka Medan Pusat Pasar Medan Ahmad Yani Medan Belawan Medan Pulo Brayan Medan KIM Binjai Medan Jalan Cirebon Medan Iskandar Muda Medan Universitas Medan M. Kuala Simpang Jl. Jend. Imam Bonjol No. 393120 (061) 4524900 (0621) 21723 (061) 6619000.10 A Jl. KL. 23686 (0645) 654252 (0645) 653157. 41375 (0622) 21540. Universitas Syah Kuala. PT Arun Ngl Co Komplek PT Arun NGL Co. 8912239 (0651) 51809 (0651) 23370. Asia No. Dayan Dawood. Yos Sudarso No. 4532111. 4515068. Teuku Umar No. 4150600. Brigjend. Sudirman No. Cirebon No. Jl.128 Jl.

859580. 63267 (0741) 31089. 21805 (0778) 458159 (0778) 322126 (0778) 456717. 431740 28047 457830 322474 457988.d. Imam Bonjol No. 456824. 72333 (0751) 26940.13 310992. 598791 (0778) 454444. Riau No. Perintis Kemerdekaan No. 3 Bandara Hang Nadim Gedung Otorita Batam. 23 Jl. Jend. Jend. 419 Jl. Yani No.Box 14 Jl. 358325 (0734) 451033-35 (0735) 20688. 18 E-F Jl. 327389. W 27.O. Komplek Tiban Garden Blok C No. 4269 (0765) 996156 (0765) 598795. Jl.39 Batam Industrial Park. 1008 Palembang 30135 (0711) 364008 . Lintas Sumatera KM 1 Jl. Sungai Pakning. 35-37 Jl. Ahmad Yani No.JARINGAN KANTOR Pekanbaru Nangka Pekanbaru Ahmad Yani Ujungbatu Pekanbaru Sudirman Atas Siak Perawang Pangkalan Kerinci Pekanbaru Jalan Riau Dumai Syarif Kasim Baganbatu Bengkalis Air Molek Pekanbaru Rumbai Pekanbaru Minas Pekanbaru Tuanku Tambusai Pertamina Sungai Pakning Duri Caltex Duri Sudirman ALAMAT KANTOR Jl. 310053 (0778) 327177. 456842 (0778) 611666. Sungai Pakning Kompleks PT Caltex Pasific Indonesia. Sudirman No. Duri Jl. Pramuka No. 61477 (0751) 32726. 81006 (0778) 761318 (0778) 462048. 62 J Jl. Bajubang Jalan Lintas Timur Km. Batam Center Komplek Saguling Mas Indah Blok A No. Kol. 3. Lintas Sumatera No. Sofwan. 458137. Rasamala No. Jend. Teuku Umar No. Batuaji Jl. Muaro Jambi Jl. 21412 . 21464 (0761) 693426 (0761) 493696. Imam Bonjol. R. Bagan Sinembah Jl.15 Jl. Teuku Umar No. Jend. 627881 (0754) 583393. Telanaipura Jl. Rumbai. Akhmad Dahlan Social Center PT Semen Padang Jl. 51091 (0766) 22771-2 (0769) 41075 (0761) 592190 (0761) 993894. 21012 HUB PADANG LAPANGAN IMAM BONJOL HUB PALEMBANG SUDIRMAN daftar cabang bank mandiri 147 . Sudirman No. Sudirman No. 27. Ahmad Yani Jl. Permaisuri No. 26915 34185 91443 323225 20066 51900 668691 31505. 796786 (0754) 61144.E. 61636. 371284 (0777) 327668. 91546 (0746) 323224 (0743) 21366 (0741) 51900 (0741) 61042 (0751) 31501-2 (0752) 626401 (0755) 21123 (0751) 777618. 859858 (0766) 91220 . 28940. 42 Jl. Jl. Sri S. Aur Kuning Jl. 583394 (0711) 311177. 22202 (0741) 34374. 219. 993895 (0761) 859848. 99 Jl. Jend. Raya By Pass No. P. 452607. Sudirman No. Jend. Batang Arau No. Sungai Rumbai Jl. 611444 (0778) 371283. Jend. Komp. K. 12 Jl.418 (0747) 21188.3 Jl. Jend. 327078 (0771) 81007. 190-192 Kompleks PT Caltex Pasific Indonesia. Sudirman Kav. Raja Ali Haji No. 859581 (0765) 32203-4 (0765) 51093. Sam Ratulangi No. Cendana. 458280 (0771) 22437. 109 Jl. 374279 20066. 452 Jl.22 Ext.54 Jl. Sultan Syarif Kasim No. Jenderal Sudirman No. Sudirman No.M. Jl. Sutomo Sarolangon Bangko Bajubang Sengeti Jambi Sipin Padang Lapangan Imam Bonjol Bukittinggi Solok Padang Indarung Padang Sudirman Padang Bagindo Aziz Chan Padang Muara Payakumbuh Sawahlunto Padang Veteran Bukittinggi Aur Kuning Sungai Rumbai Palembang Sudirman Tanjungenim Baturaja Pangkalpinang Tanjungpandan Jl. Desa Sengeti. A. Pasar Jl. 326877 FAKSIMILI 572623 38003 61148 36383 693468 493719 47764 32302 51092 22773 41074 594398 43177 859868 391777 995500 598796 452606. Sutomo. 20 Jl.9 Jl.20 KOTAMADYA/ KABUPATEN Pekanbaru Pekanbaru Ujungbatu Pekanbaru Siak Pangkalan Kerinci Pekanbaru Dumai Bengkalis Bengkalis Air Molek Pekanbaru Pekanbaru Pekanbaru Dumai Duri Duri Batam Tanjungpinang Batam Batam Batam Batam Batam Tanjung Balai Karimun Tanjung Uban Batam Batam Batam Pukau Sambu Batam KODE POS 28282 28115 28454 28115 28772 28381 28292 28812 28992 28712 29352 28271 28885 28283 28700 28884 28884 29432 29111 29432 29422 29432 29434 29433 29161 29152 29431 29432 29422 29411 29421 TELEPON (0761) 571610 (0761) 24888 (0762) 61147. Ahmad Yani Jl. 2.144 Kompleks Pertamina. 60 A Jl. 21138 (0741) 62184. Jend. Jl. 32748 (0752) 627880. 493906 (0761) 859381. 12 D-E Jl. Raya Perawang Kilometer 5 Jl. 14 Kompleks Saringan No. Dr. 777619. Raya Lintas Timur Jl. 7 Jl. Pekanbaru Main Office PT Caltex Pasific Indonesia.H. 61620 (0761) 31021-5. 1 Jl.35. 33840 (0751) 33331 (0751) 34872 (0752) 796783 s. Tuanku Tambusai No. Bagindo Aziz Chan No. Dr.8 Jl. Veteran No. Jend.1 Jl. Rivai No. Minas. Sudirman No. 61146. Jend. Serma Zakaria No. 3120417. Merdeka No. 1 Kawasan Industri Panbil. 6 Jambi Muara Bungo Jambi Jambi Jambi Sarolangon Bangko Bajubang Jambi Jambi Padang Bukittinggi Solok Padang Padang Padang Padang Payakumbuh Sawahlunto Padang Bukittinggi Sawahlunto Palembang Tanjungenim Baturaja Pangkalpinang Tanjungpandan 36138 37212 36122 36113 36113 37381 37314 21366 36381 36129 31505 26111 27322 25237 25001 25211 25215 26211 27421 22115 26131 27584 30134 31711 32116 33128 33411 (0741) 31581-2. Tuanku Tambusai No. 90 Jl. 322047 (0778) 310059. Pekanbaru Komplek Lancang Kuning SquareJl. Gatot Soebroto No. 1. 20687 (0717) 432385 (0719) 21011. Soekarno Hatta Jl. 36726 626406 20169 777620 31571 28332 34036 796789 61422 32749 627879 583395 310393 451036 23576 432623 21600 Jl. Sudirman. Abunjani No. 430295 611333 371281 327669 81008 761317 462216 322765 310053 323264 HUB BATAM IMAM BONJOL Batam Imam Bonjol Tanjungpinang Batam Lubuk Baja Batam Sekupang Martadinata Batam Raja Ali Haji Batam Industrial Park Batam Panbil Tanjung Balai Karimun Tanjung Uban Batam Bandara Hang Nadim Batam Center Batam Batuaji Batam Pulau Sambu Batam Tiban WILAYAH II/ PALEMBANG HUB JAMBI GATOT SUBROTO Jambi Gatot Subroto Muara Bungo Jambi Telanaipura Jambi Sam Ratulangi Jambi Dr. 462264 (0778) 392040. 23644 21137 62292 22202. Kapten A. 22864 (0745) 91318. 85 Jl. 21 Jl. Sudirman No. Harapan Business Center Blok I No. Martadinata. Pematang Kandis Jl. SH No. Bagindo Aziz Chan No. Tiban Raya. Prof. Dr. 2A Jl. Lintas Sumatra Km.42. Lubuk Baja Jl.

Jend. Mangga Dua Raya Ruko Agung Sedayu Blok N No. 2 A. 132 KOTAMADYA/ KABUPATEN Palembang Lubuk Linggau Palembang Palembang Palembang Lahat Sungailiat Mentok Palembang Muara Enim Palembang Bengkulu Plaju Palembang Palembang Prabumulih Bengkulu Musi Banyuasin Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Pendopo Prabumulih Bengkulu Bandarlampung Kotabumi Bandarlampung Tanjungkarang Bandarlampung Bandarlampung Tanjungkarang Metro Tanggamus Bandarlampung Bandarlampung Lampung Tengah Bandarlampung KODE POS 30125 31616 30125 30118 30126 31411 32111 33311 30762 31315 30129 38223 20368 30135 30122 31121 38115 30711 30152 30113 30137 30114 30113 31211 31122 38226 35221 34516 35214 35114 34223 35111 35111 34111 35373 35141 35133 34163 35118 TELEPON (0711) 313767. Soekamto No. Mayor Zen No. Pangeran Antasari No. Muara Karang Raya No. 44 Jl. Pasar Ikan Ruko Glodok Plaza Blok H No.7-8. 165-167 Jl.5 Jl. Laksamana Malahayati No. Veteran No. Jl. Petamburan Jl. 21611 (0721) 486087 (0721) 255167 (0721) 481945 (0721) 486942-3 (0721) 251414 (0725) 41363 (0729) 24452. Slipi Bandara Soekarno-Hatta. Kartini No. 486146. 9. 326093. Jend. 18 Jl. Pelni Jakarta Gedung Pusri WILAYAH HUB PEMBUKAAN CABANG BARU 148 daftar cabang bank mandiri . Sudirman No. Kapten A. Merdeka Lk I. 21539. 321013. Jenderal Sudirman No. 36. 6603884 (021) 6601602/5. 8-9 Jl.12A-14. Mangga ITC Mangga Dua Lt. 364020 (O731) 323700.1. Teuku Umar No.S. 6628061 (021) 6603482. Bengkulu Jl. 6903715 (021) 66694401. Rivai No.R. Jl. Sudirman Km. 60 Petro Muba Building Jl. 7-8 Jl. Mayor Ruslan Jl. Mangga Dua Raya WTC Mangga Dua Lantai 5 Blok D No. 183 Pertamina UEP III. Gunung Sahari Raya 1 Jl. Ahmad Yani No. 6012024. Sudirman No. Terminal D & E Departures Jl. Ahmad Yani No. Pasar 16 Ilir No. R. 321012. Pasar Pagi Jl. 70 Jl. 6627901 (021) 6291486. 2600500 6922006 Jl.U Lahat Sungailiat Mentok Palembang Sako Kenten Muara Enim ALAMAT KANTOR Jl. Raya Pluit Kencana No. Tambora Wisma Barito Pacific. 92416 (0717) 21194. Kapten A. Rivai Palembang Pasar 16 Ilir Prabumulih Sudirman Bengkulu Ahmad Yani Sekayu Palembang Bandara Sultan Badaruddin Palembang Uniba Palembang Gedung Kanwil Palembang R. Sudirman No. 62-63. S. 27 Jl. Jl. I Blok B/13-14. 251510 FAKSIMILI 310873 325680 313655 710994 313977 323600 92233 21194 810772 423338 313379. Supratman No. Parman Kav.S. 51-53 Pasar Glodok Lt. 1008 Jl. 8 Mangga Dua Square Blok B No.Jl. Parman Jakarta Bandara Soekarno-HattaTerminal D Jakarta R. Proklamator No. W. Kav. Kapten A. Sukamto Palembang Veteran Pendopo Prabumulih Bengkulu Panorama Bandarlampung Malahayati Kotabumi Bandarlampung Cut Meutia Tanjungkarang Bambu Kuning Bandarlampung Telukbetung Bandarlampung Supratman Tanjungkarang Kartini Metro Pringsewu Bandarlampung Teuku Umar Bandarlampung Antasari Bandar Jaya Bandarlampung Raden Intan HUB BANDARLAMPUNG MALAHAYATI WILAYAH III/ JAKARTA KOTA HUB JAKARTA KOTA Jakarta Kota Jakarta Mitra Bahari Jakarta Glodok Plaza Jakarta Mangga Dua Jakarta Bandengan Jakarta Pluit Selatan Jakarta Pangeran Jayakarta Jakarta Mega Mal Pluit Jakarta Muara Karang Dalam Jakarta Muara Karang Raya Jakarta Pluit Kencana Jakarta Glodok Sky Jakarta Pinangsia Jakarta Pluit Karang Baru Jakarta Pasar Pagi Mangga Dua Jakarta ITC Mangga Dua Jakarta Harco Mangga Dua Jakarta WTC Mangga Dua Jakarta Mangga Dua Square Jakarta Pasar Pagi Lama Jakarta Pejagalan Jl.JARINGAN KANTOR Palembang Pusat Dagang Lubuk Linggau Palembang Atmo Palembang Pusri Palembang R. Cut Meutiah No.P. 356436 (0733) 325350. 66 A. Pintu Kecil III No. Simpang Patal Jl. Gedung YDPK Jl. 93-95 Jl. 46 Jl. 352346. 2 Jakarta Barat 11110 (021) 6922004. 326094 (0736) 22881. 322381. 21 D Jl. 357472. 6601609 (021) 6336120. 322226 (O713) 326000. 2600508 6625327 6281937 6127624 66603981. 6336320 (021) 6011029. Jl. 297 B. A-8 Komplek Pertamina II. Mayor Ruslan Blok A No. Arteri Mangga Dua Raya Komplek Puri Deltamas Blok J 1-2 Jl. Jl. 354245 (0711) 711023. Bandengan Selatan No. 6264215 (021) 6670926. Pringsewu Jl. 30 Jl. Rivai No. Aipda KS Tubun 92-94. Rustam Effendi No. 69-70 Jl. 711023 (0711) 313498. 473752 21975. 1 / 78 Terminal Sako Kenten. 7 Jl. 73 Ruko Mega Mal Pluit No. Rivai No. 24453 (0721) 774653 (0721) 782555. 2 Komplek Pertokoan Mitra Bahari Blok E No. 6926655 (021) 6930104 (021) 5346627. Jend. Jl. PARMAN Jakarta S. 5507283 (021) 5306783-4 (021) 53672756. 6670101 (021) 6299030. Raya Pluit Selatan No. Sudirman No. Bandar Jaya Jl. 3 Jl. 53672801 2600505. Taman Anggrek-Kemanggisan Jaya KC KCP KK Jakarta Barat Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat 11110 14440 11180 10730 14450 14450 10730 14450 14440 14450 14450 11120 11110 14450 14430 14430 10730 14430 14430 11230 11110 11410 19100 11410 11480 (021) 2600500.85 F/C. 321925 (0711) 354144. Laksamana Malahayati No. Pinangsia Raya Arkade Dusit Mangga Dua No. Jl. Bukit Tinggi No. 6690602 6697201 6399070 6683565 6678048 6630936 6601608 6336440 62371073 66992630 6019257 62300267 6123134 30012227 62312971 6909647 6930105 5347012 5501383 5480027 5482003 HUB JAKARTA S. 66694402. 322383 (0717) 92233. 79 Jl. Parman Palembang Plaju Palembang A. 421363 (0711) 310952. Pangeran Jayakarta No. 3 D.79. Pejagalan Raya No. 6603087 (021) 6670909.45-46. 62300269 (021) 6123135.118 Jl. 770163 (0725) 529999 (0721) 251312. Parman No. 31942 (0711) 810771 (0734) 424148. Penjaringan Gedung Pusat Perdagangan Grosir Mangga Dua Blok KA No. Taman Sari Jalan Pluit Karang Utara No. 9. 117 Jl. 3. Pramuka Jl. 33 A. S. Garuda No. 311556 (O711) 318511. Sako Kenten Jl. Jl. 30012235 (021) 62312970 (021) 6916434. Salak Raya No. Yos Sudarso No. 6281936 (021) 6127623-4 (021) 6603086. 27. 5483595 (021) 5506744.LO2 BKS039. 550 Jl. 322131 (0711) 360808 (0711) 374004. Jl. 6127048 (021) 30012229. 39 A Jl. 31-35 Jl. 6127049. 149 B-C Jl. T. 6683566 (021) 6685553.43 Jl. 22916 (0714) 322900-2 (0711) 410150 (0711) 364025 (0711) 364013. Mangga Dua Raya No. MG 46 .Badaruddin II Jl. 21244 (0711) 352432 (0711) 313455. Raden Intan No. Jend. Jl. 54. Lapangan Stasiun No. 38-SEB. 2600506 (021) 6625325-8. Sekayu Bandara Sultan Mahmud. Lapangan Stasiun No. Jl. 481431 (0724) 21392. 39 Jl. 66694407 (021) 6019948 (021) 62300268. 30012234. 22138. 21489 483849 268602 486847 485684 252796 41860 21472 771692 782333 529127 51510 HUB PALEMBANG ARIEF Palembang Arief Bengkulu S. Letjend. 373271 (0736) 20016. 357496 (0711) 90204 (0713) 20868 (0736) 346890 (0721) 481222.9. Jalan Pinangsia II No. Muara Karang Blok O / VIII Timur No. 20464 352432 312016 311481 326095 22882 322904 420183 372233 312477 357670 350013 90808 21515 346891 489064.47 Jl. 5. Ruko K3 No. Kurnia Jl. 43 Jl. Kolonel Atmo No. Cemara 18 Pertamina UEP II. 313627 21361.

56968281 (021) 5636771 (021) 6343303 (021) 6606262. Penjaringan Ruko Jelambar BaruJl. 56 A-B Jl. S. Kapuk Muara Mal Taman Anggrek Ground Level C 13A&C 13Z Jl. 2310455 (021) 6540703. Tomang Raya No. 5822778 (021) 5819878 (021) 5822882 (021) 55964740 (021) 56998570-8572 (021) 54353574. Krekot Bunder Raya No. No. Mangga Raya Blok Y No. K. 222 Jl. 9 B. 18 Jl. Agave Kedoya Ruko Galeri Niaga Mediterania Blok X-3 Kav No. Juanda No. Kebon Jeruk Jl. Jl. 19 Komplek Perumahan Taman Semanan Indah. Wahidin II No.Petamburan Ruko Taman Permata Buana Jl. 7-8 Jl.S.62 B. 1 Jl. Peta Selatan No. Jl. 5865075 (021) 55964740 (021) 66605630 (021) 66698324 (021) 70708601 (021) 53666265 (021) 5634614 (021) 5360735-7 (021) 5647439. Industri No. Angkasa Blok B-15 Kav. Sawah Besar Jakarta Barat Tangerang Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Pusat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Pusat Jakarta Barat Jakarta Barat 11420 11109 11530 11640 14460 14460 14450 14460 11480 11440 11520 11460 10150 11650 11210 11430 11440 11330 14440 11460 14450 11460 11610 10140 11460 11440 (021) 5681573 (021) 55911440.25. Kanker Dharmais Tangerang Taman Niaga Soewarna Jakarta Jalan Panjang Jakarta Pos Pengumben Jakarta Pantai Indah Selatan Jakarta Duta Harapan Indah Jakarta Teluk Mas Jakarta Kapuk Raya Jakarta Kemanggisan ALAMAT KANTOR Bandara Soekarno-Hatta. Hasyim Ashari No. 5507172 (021) 5495136-8. 5669125 (021) 55955409 (021) 5407035-6 (021) 54381659. Ir. 22 Jl. 46 Jl.Lapangan Banteng Timur No. Gedung 601 KOTAMADYA/ KABUPATEN Jakarta Barat Jakarta Pusat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat KODE POS 19101 10260 11420 19110 11480 19120 TELEPON (021) 5501260. 3 Ruko Karang Anyar Blok C / 26 Gedung 16 Lantai Departemen Keuangan Jl. Jl.6B. Cargo Area Gedung 501 Jl. 73-75 Komplek Ketapang Indah. Cengkareng Jl.17 E Jl. Kembangan Jl. Arteri Kedoya Jl. Penjaringan Ruko Taman Duta Mas Blok A3/46. Jimbaran Blok 7 B No. H. 3815339 (021) 2311443.15 A. 6603040 (021) 5643966 (021) 6619596 (021) 56942316 (021) 58355045 (021) 63857527 (021) 58355045 (021) 56954494 56943406 55911441 5322397 5864448 55964739 66605631 66698325 5562102 53666264 5634613 5348757 5675890 6329487 5304127 6306112 56968284 5636527 63851739 6602987 56963916 6620392 56942339 58304247 63857509 58304247 56954514 HUB JAKARTA KYAI TAPA Jakarta Kyai Tapa Jakarta Kebon Jeruk Perjuangan Jakarta Jelambar Jakarta Roxy Mas Jakarta Taman Kebon Jeruk Jakarta Jembatan Lima Jakarta Tomang Jakarta Universitas Trisakti Jakarta Latumetten Jakarta Taman Permata Indah Jakarta Jelambar Baru Jakarta Jembatan Dua Jakarta Taman Duta Mas Jakarta Taman Permata Buana Jakarta Mohammad Mansyur Jakarta Grogol Muwardi Jakarta Roxy Square HUB JAKARTA DAAN MOGOT Jakarta Daan Mogot Jakarta Kalideres Jakarta Grenvil Jakarta Puri Indah Jakarta Kedoya Jakarta Kepa Duri Jakarta Tanjungduren Jakarta Taman Palem Lestari Jakarta Taman Semanan Indah Jakarta Daan Mogot Baru Jakarta Mal Puri Indah Jakarta Puri Kencana Jakarta Taman Kedoya Baru Jakarta Galeria Niaga Mediterania Jakarta Mal Taman Anggrek Jakarta Mutiara Taman Palem Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Barat 11460 11840 11510 11610 11520 11510 11470 11730 11750 11840 11610 11610 11520 14460 11470 11730 (021) 56961890. 2600170 (021) 2311508. 5868489 (021) 6306118. Lantai Lower Ground Blok C3 No. Tanjungduren Raya No. 5450258-9 (021) 5689044/47 (021) 5824408-9 (021) 5824804 (021) 5656646-7 (021) 5666503. 99 Jl.18 E. Pulau Bira III Blok D1 Kav. 5356802 (021) 5501240/1378/2426 FAKSIMILI 5501289 5495139 56963325 5590369 5356917 5502427 Jl. Jl. Jl. S. 20 Jl. Kampung Gusti Blok M No. S. Penjaringan Ruko Duta Harapan Indah Blok I No. KH. 6336601 (021) 3850160 (021) 6247384 (021) 3522074 (021) 3841665 3808357 2600236 2310314 2310311 6540705 2310509 2310318 6391113 6349340. 5327393 (021) 5864931. 2310277 (021) 2600044 (021) 6336461. 54353584 5606252 5450257 5689048 5824410 5824806 5656645 5666552 55955410 5445098 5459827 5822302 5808383 5823111 55964739 56998574 54353122 HUB JAKARTA GAMBIR Jakarta Gambir Jakarta Gunung Sahari Jakarta Krekot Jakarta Juanda Jakarta Angkasa Jakarta KP Pertamina Jakarta Pasar Baru Jakarta Mangga Besar Jakarta Ketapang Indah Jakarta KPKN II Jakarta Karang Anyar Jakarta Departemen Keuangan Jakarta Krekot Bunder Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat 10120 10720 10710 10110 10720 10110 10710 11170 11140 10710 10740 10710 10710 (021) 3808367-9. Kencana Utama Raya Blok L6/G Ruko Agave Blok B1/12A.1. Panjang No. 5864951.H. 87 Bandara Soekarno-Hatta. 5495144 (021) 5681153 (021) 5590369. Mangga Besar Raya No. 1 Jl. Grogol . Gatot Subroto Kav. Kalideres Grenvil Real Estate Blok BG 31-36 Jl. Kebon Jeruk Kompleks Intercon Megah Blok W. 5674669 (021) 54391549. Kapuk Muara Ruko Teluk Mas Jl. 21. 53-54 Jl.62. Samanhudi No. Grogol Jl. Kamal Muara Jl. 3842654 (021) 2600025. Mansyur No. 1. 5327472. Bandara International Soekarno Hatta Jl.21 Ruko Mutiara Taman Palem Blok A2 No.Petamburan Ruko Jembatan DuaJl.3 No. Meruya Ilir Blok A No. Prof. Kapuk Raya No. 19 Jl. Parman Kav. Moch. Jelambar Baru Raya No.5C. Ir. Puri Indah Komplek Puri BugarJl. Grogol Petamburan Gedung Roxy Square. Grogol . 5590370 (021) 5356830. Teluk Gong No. Budi Raya No. 2-3 Jl. Jl. 2 Jl. Slipi Taman Niaga Soewarna Lantai Dasar Blok B Lot 1-5. H. Latumetten No. Parman Kav. 6544906 (021) 2310380. 84-88.H. Harapan Kita Jakarta Garuda Sentra Operasi Jakarta Slipi Jaya Jakarta Bandara Soekarno-Hatta Gedung Angkasa Pura Jakarta R. Boulevar Taman Palem Lestari Blok D1 No. Daan Mogot Jl. H. 6340164 3850159 6249405 3522072 3809826 daftar cabang bank mandiri 149 . Jl. Juanda No.JARINGAN KANTOR Jakarta Bandara Soekarno-Hatta Cargo Jakarta Design Center Jakarta R. Cengkareng Jl. Perwira No. Letjend. Puri Agung.7 A-B. K. Gedung Slipi Jaya Bandara Soekarno-Hatta. 125 Jl.47.5 A.H. Parman Kav. Perjuangan No. Outer Ring Road Kamal. 2 AB Jl. 55911242 (021) 5327262. Letjend.18. Parman Kav. Kemanggisan Jl. Lantai Dasar Unit 70 C. Pejagalan Ruko Kapuk RayaJl. 10 Jl.A-8F. 2310593 (021) 2310203. Puri Indah Raya Ruko Blok I / 1 Rukan Golden Green No. 25 Kantor Pusat PT MNA. S. 6310068 (021) 56968006. Zainal Arifin Blok A1 Jl. DR. Dharma Kencana Blok H No. 5665804 (021) 6329512 (021) 5304300. 2-4 Ruko Krekot BunderJl. Kyai Tapa No. Dr Muwardi II No. Kyai Tapa No. 5459397 (021) 5822723. 6A-6B. Jembatan Dua No.S. 14 Komplek Mal Puri Indah. 32 Kampus A Universitas Trisakti. Kyai Tapa No.11 Blok A-3 Jl. Jl. Jend. Pantai Indah Selatan I Blok D-A Kav. Samanhudi No. K. 21 Pertokoan Daan Mogot Baru. Pangeran Tubagus Angke No. 20 Jl. Letjend. Mohammad Mansyur No. 17-18. H. Dr.

5515745 (021) 55749147-8 (021) 5462297. Jl. Jl.18. 5516959 (021) 5543218 (021) 7325200. 36 Jakarta Metro Tanah Abang Gedung Pusat Grosir Metro Tanah Abang Lantai 6 No. K. 4 Kantor Gudang Persediaan. Kebon Jati No. 5963003 (021) 5516058. Tanah Abang Jakarta Gedung Pelni Jl. KH. Batu Ceper No. 492500 (021) 4211167. Suryopranoto No. 3512474 (021) 4351168-9. 3 Jl. Hayam Wuruk No. Enggano No. 32 Jl.15 Jl. Gedung ADB Krakatau Steel Kawasan Industri Modern Cikande. 9 Plaza Sinar Merdeka Mas Blok A2 No. 43930230. Budi Kemuliaan Jakarta Pusat 10340 (021) 39832922. 32-34 Kantor Departemen Agama Kota Jakarta Utara. Jl.1 Jl. 103. 3-5 Jakarta Kebon Jati Jl. Danau Sunter Utara Jl. Pademangan IV Gang 6 No.H. Tanah Abang Timur No. Merdeka Barat No. 1 Jl. Daan Mogot No. 2 Gedung Pulau Laut. Thamrin No.8BJl. Raya Cakung. Diponogero No. TamansariJakarta 11160 Wisma Tigris Jl. 5462330 (021) 53124348.8 Ruko Pinangsia Blok A-39. 4304572.108. Jakarta Jl. 5 THAMRIN HUB JAKARTA KEBON SIRIH Jakarta Kebon Sirih Jakarta Wisma Bisnis Indonesia Jakarta Cideng Jakarta Duta Merlin Jl. Jl. Lodan Timur. 6409588 (021) 3866724 (021) 6540806 (021) 6546550 (021) 6009371 (021) 3500229. Blok A/26-28. 5510120 (0254) 391577. 498274 (021) 44820957. 43904547 (021) 6909447-9 (021) 43903235. Yos Sudarso No. Ruko Gading Serpong Blok AA4 No 38. 65830952 (021) 5523618. Cideng Barat No. 2310216 5900647 3857935 6342220 2303146 6307748 2301338 63857742 23571746 3456373 30035469 3840918 2310141 3520678 3512122 2303744. 12 A Jl.8 Jl. Ahmad Yani No.3 Jl. Yos Sudarso No. Jl. 4304944. Raya Anyer No. Komplek Ruko Modern Cikande Blok B No. 45-A/B. 65835014. 39832923 2310604. 4. Raya Serpong Jl. 48 C-D Jakarta Fakhrudin Jl. Plumpang Raya Semper No. 23. 3 Pertokoan Cikupa Blok B No. 4300821 (021) 65835033. Jend.3.H. 7-8. Jl. M. Jl. 2300412 39832917-8.S-044A. Sunter Paradise Blok F20 No.116-117 Jakarta Suryopranoto Jl. 6307747 (021) 2311079. 77. 43903236 (021) 43904578 (021) 4300489. 490617 (021) 6459934. 12 KC KCP KK PEMBUKAAN CABANG BARU 150 daftar cabang bank mandiri . 2300718. Jl. Thamrin Kav. Lippo Karawaci Perumahan Modernland Blok BR No. 42 Komplek PT KBN. Raya Cikande. 5524965 (021) 5517019. 23571748 (021) 3456372. 34830689 (021) 3802614 (021) 3867496 (021) 3512124 (021) 2302411 (021) 2300473. 65836181. Yos Sudarso.39 KP BPKP. Ahmad Yani No. 6500587 (021) 65835132.H. 5900646 (021) 3850658. 5847825 (021) 5521050/58. Jl.H. Mas Mansyur No. 214 Jl. 65835133. Jend. 3914860 (021) 6304431-2. 30035458 (021) 3828403/05. 4308769.52 Ruko Griya Inti SentosaJl. Sunter Jl. Raya Anyer No.H.25 Mal Sunter Lantai Dasar No. Danau Sunter Utara Blok A Kav No. 5510 (021) 23571745. 1-2. Kemayoran Jl. Sunter Permai Raya No. 1-4 Jl.Jl. 1. Tanjungpriok Jl. Banda No. 65835034. Anyer Kawasan Industri Berat Cilegon. 1. 83 Jl. Jl. 17 Jakarta Caltex Pacific Indonesia Gedung Sarana Jaya. Blok F Ruko Prima Sunter Jl. Parang Tritis No. Medan Merdeka Barat No. Hayam Wuruk Pasar Mobil Kemayoran Blok C No. 931234 (0254) 201260 (021) 5522206. 391133 (021) 5960561. 6408862 (021) 65836180. 65832395 (021) 43906859/61 (021) 6413614. 629 HUB JAKARTA THAMRIN Jakarta Thamrin Jakarta Jalan Sunda Jakarta Menara Thamrin Jakarta Gedung Jaya WILAYAH HUB Jl.15. 14 Jakarta Pasar Tanah Abang Pasar Regional Tanah Abang Blok ALantai Basement 2 Blok A Blok F No. 6514681. Jendral Sudirman. 3446955 (021) 2311525 (021) 3914859. 6503701 (021) 4300138. 4416566 (021) 6408751. Gajah Mada No. 21 Jakarta Gedung Depparpostel Jl. Taman Sunter Indah Blok KI-1 No. Jl. 65835229 (021) 65832298. 2301488 (021) 6335770. Fakrudin No. Raya Serang Km 14.19 DEF Jl. 31930396 (021) 2303860 (021) 2300272. 13-14 Jakarta Gedung Indosat Jl. Raya Merak No. 5521818 (0254) 391515. 65835035 (021) 6514680. Cabang Pelabuhan Tanjungpriok. Tawes No. Jl.22 Ruko Taman Sunter Indah Jl. Ki Samaun No. 53124349 (0254) 603515 (0254) 372124 (0254) 404102-4 (0254-220404-6 FAKSIMILI 6411910 3866724 6543016 6546550 6009375 3512435 493637 44820937 6408763 490980 686453 4300182 4249658 4304952 6927821 43903237 497827 4300733 6516285 6500719 64715602 65831994 43906860 682210 65830953 5525344 391396 217723 5525004 5523718 5543048 5847827 5521047 391606 5961708 5588869 55749149 5462220 5398754 603516 400439 201224 HUB JAKARTA TANJUNGPRIOK ENGGANO HUB TANGERANG KI SAMAUN WILAYAH IV/ JAKARTA Jl. Komplek Ruko No. Thamrin No. M. Cilincing Jl. Wahid Hasyim No. 44820942 (021) 4304953. Merdeka Barat No. 628 (021) 5900645. M.85-86. K. 71. 750 Jl. 1-2 Wisma Bisnis Indonesia. 65832299. Jakarta Tanah Abang Bukit Pasar Tanah Abang Bukit Blok B No. Jalan Merdeka 53 Mahkota Mas Blok C / 14-15. Boulevard Ruko Sutera Niaga I No. Jl. 8 Jl. 821.19. 2 Jl.187-189 Jakarta Departemen Hankam Jl.96A. Gajah Mada No.JARINGAN KANTOR Jakarta Pademangan Jakarta KP BPKP Jakarta Pasar Mobil Kemayoran Jakarta Gedung Askrindo Jakarta Hayam Wuruk Jakarta Batu Ceper Jakarta Tanjungpriok Enggano Jakarta Cakung Jakarta Sunter Permai Jakarta Tanjungpriok Yos Sudarso Jakarta Sunter Paradise Jakarta Tanjungpriok Tawes Jakarta Ahmad Yani Jakarta Perumpel Tanjungpriok Jakarta Ancol Jakarta Tanjungpriok Bea & Cukai Jakarta Pertamina DPKK Jakarta Tanjungpriok Departemen Agama Jakarta Griya Inti Sentosa Jakarta Taman Sunter Indah Jakarta Sunter Agung Utara Jakarta Mal Sunter Jakarta Plumpang Jakarta Pasar Seni Ancol Jakarta Prima Sunter Tangerang Ki Samaun Cilegon Anyer Serang Tangerang Ahmad Yani Tangerang Merdeka Tangerang Cikokol Tangerang Ciledug Tangerang Daan Mogot Cilegon Merak Tangerang Cikupa Tangerang Pinangsia Karawaci Tangerang Kota Modern Tangerang Gading Serpong Tangerang Alam Sutera Cilegon Pasar Anyar Cilegon Krakatau Steel Serang Cikande Serang Pasar Lama ALAMAT KANTOR Jl. Fachrudin No. 3442873. Cikokol Jl. Ciledug Raya No. Depot Pertamina UPPDN III Plumpang Jl. Angkasa Blok B-9 Kav. Pasoso No. 6-7 Jl. Maulana Hasanuddin No. 57 B KOTAMADYA/ KABUPATEN Jakarta Utara Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Tangerang Cilegon Serang Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Cilegon Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Serang Cilegon Serang Serang KODE POS 14410 10120 10260 10610 11160 10120 14310 14410 14350 14210 14350 14310 10510 14310 14430 14310 14320 14210 14350 14350 14350 14350 14230 14420 14350 15118 42431 42111 15111 15113 15117 15154 15111 42431 15710 15139 15117 15333 15325 42166 42431 42186 42112 TELEPON (021) 6409587. Sunter Agung Utara Blok A 36D No. 6408766 (021) 4371946. Kebon Sirih No. Tanjungpriok Jl. Griya Utama Blok A No. Ciledug Jl. 31908817 (021) 30035457. Sunda No. 2302567 39899056 2302841 2300316 Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat 10110 10220 10150 10130 10250 10130 10250 10130 10250 10250 10230 10110 10110 10110 10110 10340 10350 10340 10250 (021) 2311800. Kav.. 87 Komplek Pertokoan Duta Merlin.

61 Jl.45E. Dr.I. 2501250 52964179 8318593 2522853 8282349. 83795438.H. Letjend. 45 Plaza Mutiara Jl. 5207887 (021) 2501256. 4263947 (021) 4262540. 5705386 (021) 2300766 (021) 3928625 (021) 5208915/7 (021) 31931732 (021) 3907605 (021) 2300361 (021) 3161941. Imam Bonjol No. 59 D Mall Ambassador. 42802853. Billy Moon. 3909217 (021) 5732241-43 (021) 5711658. 3847101 (021) 3852370 (021) 3505963. Prof.I. 83791681 8315687 57930973 8298464 8291788 8310208 2800056-57 8656511 8625120 8604829 8612422 4750071 8195074 8502389 8508807 8655418 86611127 HUB JAKARTA IMAM BONJOL HUB JAKARTA CIKINI Jakarta Cikini Jakarta Salemba Raya Jakarta Taman Ismail Marzuki Jakarta Kramat Raya Jakarta Cut Meutia Jakarta Cempaka Mas Jakarta Universitas Yarsi Jakarta Cempaka Putih Permai Jakarta Percetakan Negara Jakarta Pertamina UPMS III Jakarta R. 10-11 Jl. 30 Ruko Segitiga Senen Blok E-21/22. Tebet Jl. 3907278 5701647. Sudirman Kav. 94-96 Jl. Cikini Raya No. 1240 (021) 52964180. 24 Gedung Bimantara. 4 B Jl.S. Casablanca Kav.R. 31 Jl. Cempaka Putih Jl. Jend. 8290721 (021) 8310117 (021) 2800033 (021) 8645943-4 (021) 8623403 (021) 86600854-5 (021) 8610456-67 (021) 4702841 (021) 2800088 (021) 8503181. Diponegoro No.S. 52964282 (021) 8308035. 16 Kompleks Pertokoan Graha Cempaka Mas Blok A 24-25. Pondok Bambu Jl. 8508805 (021) 8645173 (021) 8608169. Pahlawan Revolusi No. Jend. 58 Jl. 42802851. H. Ki S. 16 Jl. 4259277/85 (021) 4203363-4 (021) 42802567 (021) 3100242 . Letjend. 32-33 Jl. 1 Jl. Suprapto.9A Jl. 42889322 (021) 39842765 (021) 8317028-29-32 (021) 5209343-5 (021) 83700179. Bendungan Hilir Raya No. 1-2. Islam Jakarta Jakarta Taspen Jakarta Rawasari Jakarta ITC Cempaka Mas Jakarta Mega Grosir Cempaka Mas Jakarta Kenari Mas HUB JAKARTA CASABLANCA Jakarta Casablanca Jakarta Gedung Tira Jakarta Tebet Barat Jakarta Tebet Supomo Jakarta Kuningan Jakarta Rasuna Said Jakarta Graha Irama Jakarta Asem Baris Jakarta Mega Kuningan Jakarta Saharjo Jakarta Pasar Rumput Jakarta Ambassador Jakarta Wisma Tugu Jakarta Tebet Timur Jakarta Tebet Raya Jakarta Jatinegara Timur Jakarta Kalimalang Jakarta Pahlawan Revolusi Jakarta Puri Sentra Niaga Jakarta Pondok Bambu Jakarta Rawamangun Pegambiran Jakarta D. Jl. KH. Thamrin No. Cempaka Putih Cempaka Putih Permai Blok A No. Gedung Enterprise Jl. Buaran Raya Blok A KOTAMADYA/ KABUPATEN Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Pusaat Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur KODE POS 10310 10340 10340 10110 10110 10410 10410 10410 10340 10710 10410 10310 10430 12930 10210 10310 12910 10220 10220 10230 12920 10350 10350 12920 10330 10440 10330 10450 10340 10640 10510 10510 10560 10450 10510 10510 10570 10640 10640 10440 12870 12920 12810 12180 12920 12920 12950 12840 12950 12810 12970 12940 12940 12820 12810 13310 13450 13470 13620 13430 13220 13340 13150 13320 13450 13470 TELEPON (021) 39000909 (021) 3919931. 115 Jl. 3510691 (021) 34831074. 11 Jl. Graha Irama Lantai Dasar Jl. Denpasar Kav. Mangunsarkoro No. 125 F/G. 42802854 (021) 42874324. 43. Kav. 5712288 2300320 3143413 5208913 327002 3913331 2301511 3161946 2301586 4263946 4259339 4205880 42802567 3925876 4206683 4256537 42802852 42873090 42906759 39840413 8317011 5209325 83700178 8291001 5200301 2501249. Sultan Agung No. Jend. 71 Jl.H. 956 (021) 2510381 (021) 5701916 (021) 5704560. 10-18 Jl. D III. Tebet Jl. 4. 8290521. Gereja Theresia No. 2301555 (021) 3908574. 42876943. Rasuna Said Kav. Suprapto Ruko Mega Grosir Cempaka Mas Blok E1/1 Jl. Jatinegara Barat No. B-9. Jend.JARINGAN KANTOR Jakarta Wisma Nusantara Jakarta Sabang Jakarta Sarinah Jakarta Wisma Alia Jakarta PLN Gambir Jakarta Prapatan Jakarta Atrium Senen Jakarta RSPAD Gatot Subroto Jakarta Gedung Bimantara Jakarta Departemen Agama Jakarta Stasiun Senen Jakarta Imam Bonjol Jakarta RSCM R. 4. Jl. Suprapto. Jatinegara Timur No. M. 29 Jl. Soeprapto. 3505966 (021) 3920105 (021) 3504143-153-156 (021) 42887720 (021) 2300300. 3919736 (021) 2300644 (021) 2311533. H. Tebet Barat IX No.H. 5721672 (021) 2300955. Abdullah Syafie No. 29 ITC Cempaka Mas Mega Grosir LG No. Kalimalang Ruko Taman Buaran IndahJl. Satrio Jl. Pegambiran No. Rasuna Said Kav. 8608232 FAKSIMILI 334947 325285 2300720 2310175 3453880 3847110 3852369 3505967 3920017 3504132 42887731 2300433. 18 Jl. Panjaitan Jakarta Matraman Jakarta Jatinegara Barat Jakarta Pondok Kelapa Jakarta Buaran HUB JAKARTA JATINEGARA TIMUR daftar cabang bank mandiri 151 .3925876-77 (021) 4250451 Ext. Salemba Tengah No. SH No. 3161938 (021) 3927781-3 (021) 42800153-4. M. M. Rasuna Said Kav. Rasuna Said Kav. 28-30 Jl. H. 111 Jl. Kebon Sirih No. Sudirman Kav. 2300927 3100145 5710329 5711671 2300837. Kramat Raya No. Jl. Jl. Jakarta Jakarta Bendungan Hilir Jakarta Cik Ditiro Jakarta Wisma Indosemen Jakarta Berdharma Jakarta Mid Plaza Jakarta Kebun Melati Jakarta Wisma Metropolitan Jakarta Plaza Indonesia Jakarta Menteng Jakarta Plaza Dua Mutiara ALAMAT KANTOR Jl. Thamrin Kav. Matraman Raya No. Saharjo No.26. 155-156.R. 57930971-72 (021) 5208814 (021) 8290675. Thamrin No. 42889321. Raya Tarum Barat Blok M I No. Kalimalang Jl. H. Pahlawan Revolusi No.R. H. Letjend. Prapatan No. Jend. Rawasari Selatan No. Letjend.29 Jl. Suprapto Jl. C 8/9 Jl. Cikini Raya No. Gedung RNI Kompleks Gajah Unit F & G. B-3 Jl. Senen Raya No. Rasuna Said Kav. Sudirman Kav. Dr. Jatiwaringin Jl. Tarum Barat Km. M. Sudirman Kav. Cut Meutiah No. Prof. Percetakan Negara No. 20-21. Ikhwan Ridwan Rais No. Suprapto Departemen Kesehatan Direktorat Jenderal PPM & PL Jl. Letjend. Supomo. 70-71 Jl. Jalan Abdul Rachman Saleh No. 135 RSPAD Gatot Subroto. 2. Seulawah Raya. 49 Jl.5. 59 Jl. Jl. 57 . Letjend. Jl. Sudirman Kav. 8503183 (021) 8199747. 2300291 2510380 5706563 5746474 3907384. Jl. Tebet Jl. M. Gedung Wika Jl. Dr. 5720710 (021) 3907390 (021) 5253208. 42874774 (021) 42889320. 368 (021) 4256546 42801640. Jend. Pondok Bambu Jl. Cempaka Putih Tengah 1 Jl. D. Kramat Raya No. Lapangan Banteng No. 8 A-B Jl. Kramat Raya No. 3505964. 3-4 Jl. M.H. 2312029 (021) 3454001. Kemayoran Gedung Kenari Mas Lantai 2 Blok G-5. Panjaitan Kav.R. Jl. 56 Jl. Kebun Sirih 17-19 Jl. 25 Jl. Thamrin No. Tebet Timur Dalam Raya No. 73 Jl. X-1. No. Rawamangun Jl. Tebet Raya No. Stasiun Senen No.R. 83792659 (021) 8301180-81 (021) 5207075. 8308065 (021) 2522852/55 (021) 8293567-8 (021) 8294959 (021) 57930970. Gedung Menara Duta Jl. Sudirman Kav. C-5. Ikhwan Ridwan Rais No. 59 Jl. 34-36 Jl. 142 AB Jl. 49 Jl. 9. 82 Jl. 101 Jl. Puri Sentra Niaga Blok C-50.

Kelapa Gading Jl. Raya Sudirman Bekasi Taman Galaxi Komplek Pertokoan Taman Galaxi. Lantai 1. 88872266 (021) 45859414. Raya Pasar Minggu No. I Gusti Ngurah Rai Gedung IS Plaza. 86902849. 88872244. 45856866.A-05. Lippo Cikarang Cikarang Jababeka Ruko Roxy Ruko Roxy Blok B No. 85903837 (021) 47861964 FAKSIMILI 86902294 2800072 8564422 86612129 8199341 80889950 85903966 47861964 HUB JAKARTA PULOGADUNG Jakarta Pulogadung Jakarta Kawasan Industri Pulogadung Jakarta Kelapa Gading Bolevar Jakarta Perumnas Klender Jakarta Kelapa Gading Barat Jakarta Kelapa Gading Jakarta Graha Rekso Jakarta Utara Jakarta Timur Jakarta Utara Jakarta Timur Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Bekasi Jakarta Utara Jakarta Utara Bekasi Jakarta Utara Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur 14250 13930 14240 13460 14240 14240 14240 13220 13210 13910 17132 14240 14240 17131 14240 14250 14250 14240 (021) 4602877 (021) 46826936. 8462059 (021) 8981217 (021) 89902333. 22 Jl. Jl.3AJl. Kemang Pratama Raya Blok MM-02 Bekasi Plaza Pondok Gede Jl. Pulo Ribung Raya Blok AR No. 45856279.10-11 Raya HUB BEKASI JUANDA Bekasi Juanda Jl. Cakung Bekasi Pondok Ungu Pertokoan Naga Swalayan Blok A 17. Raya Jatiwaringin No. 8461991. 88956575. 2 Jakarta Permata Ujung Menteng Ruko Permata Ujung Menteng Blok B1 Jl. Ahmad Yani No. Otto Iskandardinata No. Raya Boulevard Artha Gading Bekasi Harapan Indah Ruko Sentra Niaga Blok SN 07.A1 Jakarta Rawamangun Pemuda Jl. 17 Gedung Patrajasa. 45856315. P.79 Blok A Jakarta Pulomas Komplek Artamas.55 Timur Jakarta Kelapa Gading Bolevar Jl. Klender Jl. Jend.17 A Ged. 50 B. 8. Bolevar Barat Raya Blok LC-7 No. Kelapa Gading Barat Jakarta Kelapa Gading Hibrida Jl. 3 Jl. Cikarang Utara Bekasi Mega Hypermall Bekasi Mega Hypermall Lantai 1 No. 6-7 Bekasi Ahmad Yani Jl. Gatot Subroto Kav. Biru Laut X Kav. Jl. 8291043-4 (021) 5227994 (021) 5222185-6 PEMBUKAAN CABANG BARU 152 daftar cabang bank mandiri .Cibarusah Cikarang Jababeka Kawasan Industri Cikarang. 82424919 (021) 82425777. Gatot Subroto No. Jl. H. Jend. Kelapa Gading Bolevar Blok TB2 No.12A Jakarta Kelapa Gading Bolevar Jl. Gatot Subroto Kav. Jend. Jl. Matraman Raya No. 45866154 (021) 4535909.JARINGAN KANTOR Jakarta Pondok Kelapa Kavling DKI Jakarta Pasar Jatinegara Jakarta Waskita Karya Jakarta Klender Jakarta Pramuka Jakarta Halim Perdanakusuma Jakarta Otto Iskandardinata Jakarta Rawamangun Balai Pustaka ALAMAT KANTOR Jl. Boulevard Hijau. Menara Jamsostek Jl. Mampang Prapatan No. 10. Pusat Perdagangan Kalimalang Blok A VIII No. Gatot Subroto Kav. Pemuda No. 8465362 (021) 89909420-1 (021) 89840781 . 45856867 (021) 4757450 (021) 4714814-5.Juanda Bekasi Grand Mal Komplek Ruko Grand Mal Bekasi Kaveling B No. Pulogadung KOTAMADYA/ KABUPATEN Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur KODE POS 13450 13310 13340 13470 13120 13610 13450 13220 TELEPON (021) 86900803. Jend. Jl. 21. 242 Jl. 89903742 (021) 89832280-81 8800881 8862613 8846716 8271326 8482936 8473566 89909422 89840780 88957674 8814002 88854987 8205212 82426013 8213763 8810036 84993901 8461819 8980344 89901502 89832282 WILAYAH V/JAKARTA Jl. 45856277 4757451.84 (021) 88956375. Jend. 25-26 Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bogor Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Bekasi Cikarang 17112 17141 17141 17114 17414 17411 17550 17550 17144 17112 17135 17147 17148 16969 17113 17412 17421 17520 17550 17550 (021) 8803023 (021) 8853507 (021) 8848683 (021) 8271328 (021) 8485643. 4535910. 4705267 47868923 46820527 88852533 45853745 45847773 88875533 45851022 4525827 45865866 4530510 Jl. Bolevar Raya Blok LA 6 No. Jatibening. Jend. Bulevar Raya Blok PD9 No. Jl. 88355577 (021) 84978016 (021) 8461731. 2. Jend. Chairil Anwar Blok C No. 7980695 (021) 2520051-3 (021) 83793115-9 (021) 5200683. Jend. 21/HT Gedung Graha Marba. Jl. 4600081 (021) 4520245. Raya Bekasi Km. Sentra Niaga Kalimalang Blok A3 No.39. 45859415. 46833482 (021) 88852531-32 (021) 45853740-2 (021) 45847771-2 (021) 88872211. Bolevar Raya Blok L No. 263. Jend. 79 Jl. Juanda No. 82425850 (021) 8214349.T. Kelapa Gading Permai Jakarta Artha Gading Rukan Artha Gading Niaga Blok A. Cawang Kompleks Ruko Blok B1 No. 8814844. Kelapa Gading Jl.12A. Blok D. Raya Bolevar Timur Blok NB I No.17-18 Bekasi Kemang Pratama Ruko Kemang Pratama. Jl. 45856824 4602875. 5255155 (021) 83792003. Pondok Gede Jakarta Jatiwaringin Jl. 88958059 (021) 8814241. 54-55 SUDIRMAN HUB JAKARTA PLAZA MANDIRI Jakarta Plaza Mandiri Jakarta Mampang Jakarta Wisma Argo Manunggal Jakarta Gedung Bidakara Jakarta Wisma Baja Jakarta Pancoran Jakarta Gatot Subroto Jakarta Gedung Jamsostek Jakarta M.10. Ahmad Yani. Caman Raya.II No. 2 Jl. 82425306. 5267365 5263656. Jend. Galaxi Raya Blok G No. Jl. 8215488 (021) 88353563.T. Sudirman Kav. Kelapa Gading Graha Rekso Building Ground & 3rd Floor Jl. Jl. 4535911 (021) 45856822. 22-23. 64 Komplek Ruko Mega Indah Blok A3 Jl. 155 Bekasi Sentra Niaga Kalimalang Jl. 45856317.1. Ir. 3 A Bekasi Jatibening Rukan Villa Jatibening Toll Kaveling No. Gatot Subroto Kav. Pulogadung Jl. Thamrin. Jend. Ahmad Yani. 5221261-2 (021) 7983377 (021) 52961514. 36-38 Jl. 52 KC KCP KK Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan 12190 12790 12930 12870 12170 12780 12710 12930 12810 12950 12710 (021) 5263553 (021) 7995559. Bulevar Barat Raya Blok A No. Raya Bekasi Km 25. Ahmad Yani No.3 .151 Bandara Halim Perdanakusuma No. Cibitung. Raya Cikarang .53 B. Jl. Jend. 7. Jl. 32-34 Grha Citra Caraka/Witel IV. Balai Pustaka Timur No. 71-73 Jl. Letjend. 46833624. M. Raya Jati Makmur No. Ir. 47865223 (021) 46833623. 45859416 (021) 45866152. 8564666 (021) 80889951 (021) 85904114.8710-15 5267371. 61 Jl.1 Bekasi Bulak Kapal Ruko Juanda Elok No. Jend. Bekasi Fajar Cikarang Ruko Sentra Ruko Sentra Cikarang Blok C No. 54 Jl.17. Pondok Gede Bekasi Cibitung Kawasan Industri MM 2100. Jl. 6-8. H. Gatot Subroto Kav. Sultan Agung Jakarta Mal Kelapa Gading Mal Kelapa Gading 3. Unit LG 47.23Jl. 8814593 (021) 88854988-9 (021) 82424918. Pulobuaran No. Raya Pondok Kelapa. Jl. 45856823. Pramuka Raya Kav. No. Gede Bekasi Jati Asih Jl. 86902268 (021) 2800064 (021) 8564421 (021) 86612125-7 (021) 8199377. 1 Bekasi Villa Galaxi Jl. Jl.6. 5252265 5203868 Jl. 45866153. 52962256-7 (021) 5201885. 5207277 7983422 52961513 5221632 8297223 5227993. 5263756 7989909 2520054 83793120 5204338. Ruko Commercial Blok A. 8215078. Jl. Bulevar Artha Gading Kav. 4520474 (021) 86601823-4 (021) 45841815-6 (021) 4509076-7 (021 ) 45856278. Haryono Jakarta Gedung Patrajasa Jakarta Grha Citra Caraka WILAYAH HUB Jakarta Selatan 12190 (021) 5266566 ext. Kav. Jl. 38 Jl. 8485645 (021) 84972840. 4602879 46825364 4520203 86601828 4504788 4520566 45856266.H. Haryono Kav. Gatot Subroto Kav. Raya Teratai Putih Blok 19 No. Gatot Subroto No.5 C-D. Pondok Gede Bekasi Cikarang Ruko Union Blok E No. Rawamangun Jl. M. Raya Pondok Gede No.25 Villa Nusa Indah Komplek Perumahan Villa Nusa Indah IBlok U3 No. Kasuari Raya.4 Bekasi Kalimas Ruko Kalimas. Kompleks Perumahan Harapan Indah Jakarta Kelapa Gading Inkopal Pertokoan dan Kantor Inkopal Jl. 2. Bulevar Raya Blok M.

Haryono No. Simatupang Kav.S. 12-14. Simatupang Kav. Kemang Raya No. Jend. Arteri Permata Hijau Plaza ABDAJl. Iskandarsyah Raya No. 57. H. Kebayoran Baru Jl. Metro Pondok Indah. 8 .II UA No. Fatmawati No. 7543844 (021) 2700602-5 (021) 74701725. T. 6. 7812373 (021) 7507208-9. Kalibata Gedung Haery Jl. 74701727 (021) 7493125 (021) 7503057 (021) 2701173-5 (021) 7542646 (021) 75920455 (021) 75921384. 7509191 (021) 7236142-5 (021) 78831247. Kyai Maja No. 7505045 (021) 2702865-7 (021) 7444809-810 (021) 2700439-626-440 (021) 7506717-9. Kebayoran Baru Jl. 7698778 2702867 7444812 2700627 7506721 7512061.S. 7253780 (021) 5703265. Pejaten Jl. Cilandak Gedung Chase Worth.B. 2 Jl. 2700299 (021) 2700347. Jend. 18 Jl.4-5 Plaza Bapindo. Kebayoran Baru Jl. 5154165 7253787. Cinere Raya Kav. 15 Mal Pondok Indah 2 No. 75921401. Trunojoyo No. 7251091 (021) 2700107 (021) 7199123-7 (021) 2702711-3 (021) 2700346 (021) 7255467.T. T. 222 Jl.39 Gedung AKA Lantai Dasar. Pertokoan Prima Indah No. 1 B Ruko ITC Fatmawati No. Kebayoran Baru Kemang Plaza. Trunojoyo M 1 No. 39A. Jl. Karang Tengah. Raya Pasar Minggu Km. Manggala Wanabakti Jl. Raya Cilandak KKO. Kemang Selatan Raya No. 7802464 (021) 7970906.8 Jl. T.II UA No. Metro Pondok Indah Kav. R. 74701726. 7692309 7236141 78831127 7699803 75816560 7805116 7801479 7980644 78845753 78831184 7392522 7972146 75912911 7811409 daftar cabang bank mandiri 153 . Bangka Raya No. Rawajati Timur. 7805184 (021) 7801478. Kawasan Komersial Cilandak Gedung III Jl. 7692063 (021) 7507366-7 (021) 7541916.B. 78835622 7504326. 15 A. Jl. 75 Jl. Pondok Labu Gedung PT AAF. Kebayoran Baru Jl. R. Pondok Indah Mal Blok B/2 Gedung Aminta Plaza. Gandaria Tengah III No. 43. . 8A. 53663950. 15C Ruko Kalibata Indah Blok K No. 39. 20. Letjend. 7219288 (021) 71794582. Raya Kebayoran Lama No. Jend.S. Jl. 89 J. 66 Jl. M.184 A.T. Kyai Maja No. Kebayoran Baru Jl. Metro Pondok Indah Kav. Pusat Pertamina Jakarta Kemang Plaza Jakarta Kalibata Rawajati Jakarta Kemang Selatan Jakarta Pondok Indah Jakarta Gandaria Jakarta Cirendeu Jakarta Radio Dalam Jakarta Mal Pondok Indah Jakarta Aminta Plaza Jakarta Plaza Pondok Indah Jakarta Lebak Bulus Jakarta Pondok Pinang Center Cinere Jakarta Kebayoran Lama Tangerang Graha Karnos Jakarta Ciputat Center Jakarta Pondok Indah Metro Jakarta Arteri Pondok Indah Cinere PLN Gandul Jakarta Mal Pondok Indah 2 Jakarta Lebak Bulus Poins Square HUB JAKARTA PONDOK INDAH HUB JAKARTA FATMAWATI Jakarta Fatmawati Jakarta Cipete Jakarta Pejaten Jakarta Pondok Labu Jakarta Simatupang Jakarta Ragunan Jakarta Kawasan Komersial Cilandak Jakarta Warung Buncit Raya Jakarta Jatipadang Jakarta Gedung Elnusa Jakarta ITC Fatmawati Jakarta Mampang Imigrasi Jakarta Fatmawati Cenderawasih Jakarta Cilandak KKO Jl. 25 Jl. Warung Jati Barat No. Jl. 6 A1-2. 8. Wisma Ritra Jl. Patimura No. Sudirman Kav. Palmerah Barat No. 7547565 2700606. 71794585 (021) 7987185. Ciputat Pertokoan Ciputat Center. KP Departemen Pertanian Jl. 135. 17 No.A. Kartini KOTAMADYA/ KABUPATEN Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Tangerang Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Depok Jakarta Selatan Tangerang Tangerang Jakarta Selatan Jakarta Selatan Depok Jakarta Selatan Jakarta Selatan KODE POS 13630 13630 12190 12820 12190 12120 10270 10270 12190 12240 10270 12190 12210 10270 12730 12120 12210 12190 12160 12000 12740 12510 12180 12110 12160 12160 12370 12160 12160 12110 12120 12790 12750 12560 12310 12130 15419 12140 12310 12310 12310 12440 12310 16514 12220 15412 15412 12310 12240 16514 12310 12440 TELEPON (021) 8094755 (021) 8096961 (021) 5225828-9 (021) 8294717 (021) 5266527 (021) 7233486. 5202464 5485627 5308376 7198430 72790837 53663622 51401091 2700516. 7980666 (021) 7890989 (021) 78831183-4 (021) 7248700. Jl. 5711204 5202462. Kebayoran Baru Ruko Grand ITC Permata Hijau Blok Emerald G 28 Jl. 9 Gedung MPR/DPR RI Senayan. 7812372. Jl. 7987186. Jl. X Jl. Jl. Jend. Komp. II UA 36-37. 727988815 (021) 7940450 (021) 75905080 (021) 7811469. 21. Jl. Ciputat Raya Jl. Fatmawati No. 2700016 2700352. Ir. Kemang Raya No. Lebak Bulus Pertokoan Pondok Pinang Center Blok A 36/38/40.20Jl. 2702690 74705316 7491621 7653061 7396772 7533209 75920452 75921218 HUB JAKARTA SUDIRMAN Jakarta Sudirman Jakarta Mayestik Jakarta Ratu Plaza Jakarta DPR RI Jakarta Bursa Efek Jakarta Simprug Jakarta Gedung Pusat Kehutanan Jakarta Puncak Emas Jakarta Permata Hijau Jakarta Palmerah Jakarta Gedung AKA Jakarta Pakubuwono Jakarta ITC Permata Hijau Jakarta Plaza ABDA HUB JAKARTA FALATEHAN Jakarta Falatehan Jakarta Panglima Polim Jakarta Kalibata Jakarta Pasar Minggu Jakarta Wolter Monginsidi Jakarta Departemen PU Jakarta PLN Pusat Jakarta Grand Wijaya Jakarta Kemang Raya Jakarta Iskandarsyah Jakarta Melawai Jakarta Mabes Polri Jakarta R. Raya Pasar Minggu No. 192 Blok A. 7231358 5732972.302 H Jl. Jend. 7512071 7507213 7691845 7507365 7533985. Jend. 7506793 (021) 7512062-67 (021) 7507213-4 (021) 7692733-34. Haryono Kav.71794583. 5715400 (021) 5153003-4 (021) 7231355. 48-50 Jl. Pondok Indah Jl. Jl. Kebayoran Lama Selatan Kompk. Fatmawati No. Fatmawati Jl. Kramat No. Jl. Wijaya II. Cawang Jl. 5703246 (021) 5200208.JARINGAN KANTOR Jakarta Dewi Sartika Jakarta Nindya Karya Jakarta BKPM Jakarta Wisma IKPT ALAMAT KANTOR Jl. 2700119 (021) 7945427-8 (021) 79190338-9 (021) 2702861-3 (021) 2700017 (021) 72794359. Kebayoran Baru Jl. R. Jl. Warung Buncit Raya No. Pondok Indah Jl. 52-53 Jl. 10 Jl. Juanda No.44 Jl. Kebayoran Lama Jl. Gedung D. Taman Duta Kav. 32-33 Jl. Dewi Sartika No. Arteri Simprug. Falatehan I No. Panglima Polim Raya No. 2700324 2700300 2700347 71790789 7987152 7814737 7694850. 7692324 (021) 75816558-9 (021) 7805441. Metro Pondok Indah Lebak Bulus Poins Square Blok A 55. 5 Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Selatan 12430 12410 12550 12430 12430 12550 12560 12740 12520 12560 12150 12760 12420 12560 (021) 7504791. Sudirman Kav. 7233487 (021) 2700851. Letjend. 44 Wisma IKPT Jl. Jend. Letjend. Sudirman Kav. 2700202 2700122 7945429 79190337 2702864 2700018.S. Melawai Raya No. R. M. Cipete Jl. 7980932 (021) 7812371. 3-7 Gedung BKPM. 54-55 Jl. Gatot Subroto Gedung Bursa Efek Jakarta. Harsono RM No. 53663951 (021) 51401090 (021) 2700501-3 (021) 2700106.B. Bona Indah Blok A2/B7. 5200234 (021) 5346918. 5 A-C.3. 18 A Graha Iskandarsyah. Garuda No. 7818880.151 Jl.G 33 CJl. Raya Ragunan No. Pejaten Jl.11-11A Jl. Cilandak Jl. 7397730 2700019 2700938 7190448 2702716. 61-62 Pertokoan Permata Hijau Blok DC No. Radio Dalam Raya No. Ciputat Raya No. 5346981 (021) 5308376 (021) 71790829 (021) 7223462-63 (021) 53663322. Cendrawasih I No.15 A. Sudirman No. Gatot Subroto. Sultan Iskandar Muda No. Jend. Jl. Gatot Subroto Kav.32 Jl. Cirendeu Raya. 3. 8 D Graha Elnusa. Jl. Sudirman Kav. RS. 24-27. Pakubuwono VI No. 75. Jl. Letjend. Jl. Kebayoran Baru Jl. 75921402 FAKSIMILI 8094754 8096961 5225828 8353987 5266528-29 7233715 2700854 5701275 5153012. Raya Cilandak KKO No. Kebayoran Baru Perkantoran Ratu Plaza Unit GB 2A & 2B. Wolter Monginsidi No. 78831086 (021) 75816903. 2700853 (021) 5701274.17 Jl. Wijaya Grand Center Blok B 1-3 Jl. Kantor PLN (Persero) UBS P3B. Simatupang Kav. Warung Buncit Raya No.

Margonda Raya No. 7362404 (021) 7357272. 17 Jakarta Condet Bekasi Ujung Aspal Cibubur Kota Wisata Cibubur Time Square Jl. Letjend. Bintaro Jaya Jl. Raya Pondok Gede No. Soekarno Hatta No. 80878730. 604905 (021) 87942420.35.B 3.4 Jl. 8414446 7892953 8711447 8000378. Gedung Sasana Kriya No. Burung Gereja Blok B2 HS 2 No. Burangrang No.97 B KC KCP KK Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung 40112 40281 40264 40235 40261 40286 40266 40132 40226 40001 40231 40222 40262 40251 (022) 4207026. 5406674. 84597382 (021) 84935699. Raya Bogor Km. 8734117 (021) 77205078. Cinere Raya No. Perumahan Kota Wisata. Nusantara Raya No. Thamrin Jl. 132-B Jl.13 Blok R-G. A-22-23 Ruko Bukit Sawangan Indah Blok F 2 No.PP8-A1 dan PP9-A1. 80882150 (021) 8090364 (021) 84592909. Asia Afrika No.JARINGAN KANTOR HUB JAKARTA BINTARO JAYA Jakarta Bintaro Jaya Jakarta Pamulang Tangerang Bintaro Jakarta Bintaro Burung Gereja Tangerang Bumi Serpong Damai Tangerang Pasar Ciputat Jakarta Gedung Lemigas Tangerang Pondok Cabe Mutiara Tangerang Bintaro Sentra Menteng Jakarta Bintaro Veteran Jakarta Petukangan Tangerang BSD Modern Tangerang ITC BSD Tangerang Serpong Tangerang Jurangmangu ALAMAT KANTOR Jl. Raya Bogor Km. 33 C Jl. Jl. Petukangan Ruko Pasar Modern BSDSektor Commercial I Blok R No. Ciledug Raya Komplek Pertokoan Pondok Cabe Mutiara Blok B-3A. 162 Jl. 3 Jl. 23 Bintaro Jl.7-8. 7357277 (021) 5376767/68 (021) 7426545. Pungkur No. Mayor Oking No. 87781739 FAKSIMILI 7364068-9 7421009 7375884 7357318 5376769 7426021 2700298 7424976 74863971 7351303 7372450 53158543 53161781 7560950 73886485 8403961. Pertokoan Ramayana Blok A No. Pahlawan Seribu. Jl. Pertokoan Cibubur Indah Blok. Proklamasi Raya Blok A No. 4262347 PEMBUKAAN CABANG BARU 154 daftar cabang bank mandiri .49 (021) 7560948-9 (021) 73887963. T. Soekarno Hatta No. 8446542 (021) 84596942. Bintaro Utama. Raya Jakarta Bogor Km. Transyogi Km. Raya Hankam No. Simatupang. 15. 4203461. (022) 5425541-3 (022) 4205555 (022) 6403199 (022) 6046262 (022) 7333999 (022) 4262345. 486 Bandung 40266 (022) 7506242. Depok II Tengah Jl. 7511478 7505810. 72795635 (021) 7490389 (021) 74864018-9 (021) 73889818. 78849076 7762684 8710776 8703106 604908 87942683 7715441 87712226 8734220 77205361 77202356 77830194 78880410 7536368 78849074 WILAYAH VI/ BANDUNG Jl. 4233546 7205633 7300369 5411336. Cibubur Time Square Cibubur. 87100775 (021) 87704204-6 (0251) 604904. Tanjung Barat Komplek Mabes ABRI Cilangkap Kokan Anggatra PUSDIKKES No. 8408283 (021) 7892955-7.49Jl. 7715432 (021) 87712226 (021) 8734224. 80876863 8090324 84592910 84300086 87794915 8714954 8008963 8400879 HUB JAKARTA PASAR REBO Jakarta Pasar Rebo Jakarta Gedung Aneka Tambang Jakarta Cilangkap Jakarta Kramatjati Jakarta Plaza Kramatjati Indah Cibubur Automotive Center Cibubur Citra Grand Jakarta Cijantung Jakarta Taman Mini Indonesia Indah Jakarta R.AKS/001. Soekarno Hatta No.17Jl. Jl.1. 84303650 80878727 84592091 84935675 84302578 HUB DEPOK Depok Jakarta Cimanggis Jakarta Cibubur Depok Bukit Sawangan Citeureup Depok Tengah Depok Kelapa Dua Depok Cisalak Depok I Depok ITC Depok Timur Jakarta Universitas Pancasila Depok Cinere Limo Depok Universitas Indonesia Depok Jakarta Timur Jakarta Timur Depok Bogor Depok Depok Depok Depok Depok Depok Jakarta Selatan Depok Depok 16432 13710 13720 16518 16810 16411 16951 16416 16432 16431 16417 12640 16514 16424 (021) 7520569 (021) 8710013.59. Serpong Simpang Tiga Puspitek Serpong Ruko Pondok Aren. 5409846 4240281 7562091 7562944 2531940. 95 Jl. Simatupang No. 4262346. 7425635 (021) 2700298. M. 2502549. 23. Jl. Bintaro Jaya Sektor I Komplek Pertokoan Pamulang Permai Jl. 15. Asia Afrika No. T. 87942283. Gunung Rinjani No. Jl. Jl. Pondok Gede Ruko Sentra Eropa Blok A No. Jl. 84930635 (021) 84302577. 73887964. Sektor IV Bumi Serpong Damai Ruko Mutiara Center CiputatJl. 25 AB Pertokoan ITC Depok No. Raya Alternatif Cibubur – Cileungsi Km.18 B. B 16 KOTAMADYA/ KABUPATEN Jakarta Selatan Tangerang Tangerang Jakarta Selatan Tangerang Tangerang Jakarta Selatan Tangerang Tangerang Jakarta Selatan Jakarta Selatan Tangerang Tangerang Tangerang Tangerang Jakarta Timur Jakarta Selatan Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Depok Bekasi Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Timur KODE POS 12330 15417 15225 12330 15311 15411 12230 15418 15225 12330 12270 15318 15322 15310 15222 13760 12530 13870 13510 13510 16954 17435 13750 13560 13550 13540 TELEPON (021) 7340924-8 (021) 7421007-8 (021) 7362419. 77205270 (021) 77202319.H.5 C. Veteran No. Raya Ciledug No.5 Komplek TMII. Kiara Condong No. PPPTMGB Lemigas. 7891226 (021) 8441076. 2531942 5410568 4205312 6403199 6046261 7333995 4262348 HUB BANDUNG ASIA-AFRIKA UTARA Bandung Asia Afrika Utara Bandung Kiaracondong Bandung Buah Batu Bandung Binacitra Bandung Asia Afrika Selatan Bandung Metro Bandung Soekarno-Hatta Bandung Siliwangi Bandung Kopo Bandung Alun-alun Bandung Jamika Bandung Sumbersari Bandung Burangrang Bandung Pungkur WILAYAH HUB Jl. Dewi Sartika No. 8711748 (021) 8000455. Siliwangi No. 77202325 (021) 77831443. 57 Jl. Jl. Sawangan Jl. 7536360 (021) 78849075.B. Bintaro Jaya Sektor VII Blok MN 29 Jl. 7351265.6.S. Jamika No. Cinere Kampus Universitas Indonesia. 35-D Jl. 84930634. Pondok Gede Gedung BP2TKI Lantai 1. 638 Jl. 107 Jl. 23 . 7425932. Kramatjati Jakarta Pasar Induk Kramatjati Pasar Induk Kramatjati Blok B. Raya Ceger No.B. Jl. 84596941 87794824. Jl. Raya Condet No. Fakultas Ekonomi Jakarta Timur Bekasi Bogor Bekasi 13520 17431 16968 17435 (021) 80878729. 268 Jl. Margonda Raya Jl. Raya Parung KM. 77827453 (021) 7270086 ext. 73887620. 7374758 (021) 73887739. Letjend. Lapangan Tembak. 7506632 4206998. Raya Lenteng Agung.6.4. 42-43 Sektor III. Cisalak Jl. Bintaro Utama 3 A Blok D No. Sektor II. 4336693 (022) 7273046 (022) 7320854-5 (022) 5422366.18 B-C. 5406693 (022) 4240282 (022) 7508202 (022) 7562950 (022) 2506858.6. 53158542 (021) 53161747 . 59 Plaza PP.10-11. Jl. 2531941. RS C. Pahlawan Seribu Ruko ITC BSD No.15 Jl. 87794874. Tole Iskandar. 8. Jati Murni. 84303649. 486 Jl. 77829381. 51 Jl. 73886679 (021) 8403957. Raya Parung Ruko Sentra Menteng.18 Jl. Raya Terusan Kopo 228 A Jl. Serpong. Cimanggis Jl. Raya Alternatif Cibubur-Cileungsi Komplek Citra Grand Ruko 2 No. Soekarno Hatta No. Raya BogorKm 31 No. Depok II Timur Jl. Asia Afrika No. Bintaro Jaya Jl. 28 Jl. 73887702 (021) 53158541. Raya Akses UI No. 2 Jl.120 (021) 7536364. Jl. Jl. Buah Batu No. 87909462 (021) 7715427. Alternatif Km. Ciputat Kanpus. 118-120 Jl. Ruko Madison Square B3-3A. 87794902 (021) 8403190 (021) 8096791 (021) 8400248. 80878731 (021) 84592090. Srenseng Sawah Jl. Citeureup Komplek Ruko Sukmajaya No. Raya Bogor.11-12 Komplek Cibubur Point Automotive Center Blok A 12 Jl. Raya Bogor Km. 88 C. Kelapa Dua. Soekarno Hatta No.

2 Jl.124 A Jl. 1 Jl. Suwarto No. A. 2042734 (022) 6808214. H. Bangkong Plaza B 4-6 Semarang Semarang Kudus Semarang Semarang Semarang 50139 50139 59301 50137 50134 50242 (024) 3520486. Jend. Otto Iskandardinata No. Kadipaten Jl. 210276. 73 Jl. Juanda No. Raya Dangdeur No. 293 Jl. Kantor No. Komp. Ahmad Yani No. 88 Jl.465 A Kawasan PT Pupuk Kujang Jl. 416550 (022) 6634666 (022) 2002465 (022) 4224728. 8310259.99 Jl. Japati No. Junjunan No. 125 Jl. 11 Jl. Raya Balongan (Depo Pertamina) Jl. M. 124. 4224730 (022) 6631642. 2043311 6644628 6020360 201507 6032296. 130 Ruko Bantar Kemang No. 382401 221236 381134. Kapten Muslihat No. Raya Panembahan No. 6808206 (0264) 316386 (0251) 313644.I. 4238129 402853. Raya Soreang No. 19 Jl. 8312807. Pajajaran No. 133 Jl. Yos Sudarso No. 380763 (0251) 387356 (0251) 329512 (0263) 261730 (0231) 205506-7. 155 A Jl. Kepodang No. 351440 (0234) 28475 (0234) 325438. Letjend. 47 Cibinong Jl. 204 A Jl. Jalan Raya Pajajaran Jl. 663010 (0234) 351450. By Pass Jl. 137. Raya Timur No. Raya Padalarang No.E. 51 Jl. Suroso No. 6002019 2034958 551357 416665 6634659 2007496 4237271 6631643 2041073 6808213 611623 323967. Surapati No. 310 Jl. Sudirman No. Ahmad Yani (Pupuk Kujang) Jl. Pamanukan Jl. 3514327 (0291) 432974. 4.5 Ruko Taman Pondok Mas Indah No. Gerbang Puri Tirta Kencana Jl. Pemuda No. 416445. Raya Cipanas No. 7791001 (022) 7207437 (022) 7320412 (022) 7218551. Raya Cimahi No. 876557 (0233) 663007. 164 Jl. 1-B Jl. Pemuda No. Mayor Abdurachman No.152 D Jl. 32-34 Jl. HOS Cokroaminoto No.270 Jl. 329611 (0251) 311129 (021) 87916724 (0266) 222801 (0263) 268383 (0263) 511037 (0266) 732512 (0266) 434651. 2031762. 317 Jalan Cihampelas No. 295 A Jalan Jend. 6631663 (022) 2037944. 139 Jl. Sudirman No. 20 Q. Ahmad Yani No. 206204 (0231) 203025 (0231) 202125 (0231) 321260. 414944 316385 203184. 434654 (0251) 380733. Sutisna Senjaya No. 6032301 (022) 2041933 (0260) 554555 (0260) 417773. Baros Setrasari Plaza Blok A No. Sukajadi No. 8310719 (024) 8312736. 730. R. Siliwangi Jl. 612 Jl. 324836 (0266) 221319 (0251) 381136. Otto Iskandardinata No. 8 Pertokoan Siliwangi No. Mayor Dasuki No.T. 663008. 4241436 331824 7213708 4204991 7815020 706562 232675 210565 333336 335059 771384 7207501 7791001 7207437 7313469 7210764 2043997 744719 4204444. Raya Pajajaran No. 4 Jl. Ahmad Yani No. Jl. Ahmad Yani No. Japati No. 321513 (0234) 22001 (0232) 876457. 8414263 3520485 3545365 438769. Hasan Sadikin Cimahi Bandung Pasteur Purwakarta Bandung Pajajaran Bandung Setiabudi Pamanukan Subang Baros Lewigajah Bandung Setrasari Plaza Bandung Otista Bandung Cimindi Bandung Sukajadi Padalarang Cikampek GKB PT Pupuk Kujang HUB BOGOR JUANDA Bogor Juanda Sukabumi Sudirman Bogor Suryakencana Bogor Kapten Muslihat Cibinong Sukabumi Ahmad Yani Cianjur Cipanas Cicurug Pelabuhan Ratu Bogor Warung Jambu Bogor Tajur Bogor Pajajaran Cianjur Cokroaminoto Cirebon Yos Sudarso Cirebon Jalan Kantor Cirebon Siliwangi Cirebon Tegalwangi Indramayu Panjaitan Kuningan Majalengka Kadipaten Jatibarang Indramayu Balongan Cirebon Plered HUB CIREBON YOS SUDARSO WILAYAH VII/ SEMARANG HUB SEMARANG PEMUDA Semarang Pemuda Kudus Semarang Kepodang Semarang Pandanaran Semarang Bangkong Plaza Jl.92 Jl. 21 Komplek STT Telkom. 403127 (0264) 316140 (022) 2042575 (022) 6644628 (022) 6020295-6 (0264) 201505 (022) 6018862. Martadinata No. Siliwangi No. 294 Jl.S. Siliwangi No. 210277 (0265) 333328 (0265) 323261 (0265) 771538 (022) 7512480 (022) 7791010. Haryono No. Cikutra No. Pasteur No. 1 Jl.JARINGAN KANTOR Bandung BKR Bandung Soreang Bandung Taman Kopo Indah ALAMAT KANTOR Jl. 12 Jl. 438768 (024) 3544181 (024) 8310325. 325439 FAKSIMILI 5226925 5896133 5421505 4207552. 17 Jl. Dr.5 Jl. Jend. 864-866. Suria Sumantri Jl. Setiabudi No. 7210866 (022) 2043996 (0265) 742466 (022) 4236030 (0267) 402353. 176 Jl. Suryakencana No. 58 Jl. Rancaekek Jl. Jend. 38 Jl. Ahmad Yani No. Cicurug Jalan Siliwangi No. Raya Bogor Km. 67 Gedung Kantor Pusat PT Telkom. 24 Jl. Jl.172 Jl. Jend.51. 353104 326852 87916724 221116 266078 511039 736364 434652 390287 319825 350085 261749 203084 201596 207021 321026 22901 871742 662004 353569 28722 321345 HUB BANDUNG SURAPATI Bandung Surapati Tasikmalaya Otto Iskandardinata Bandung Ahmad Yani Bandung Martadinata Bandung Ujungberung Bandung Kanpus Telkom Garut Sumedang Tasikmalaya Mustofa Tasikmalaya Sutisna Ciamis Bandung STT Telkom Bandung Rancaekek Bandung Jamsostek Bandung Gatot Subroto Bandung Cibeunying Bandung Cihampelas Ciamis Banjar HUB BANDUNG BRAGA Bandung Braga Karawang Dawuan Cikampek Bandung R. Ahmad Yani No. Panjaitan No. Jend Gatot Subroto No. 44 Jl.103 Jl. 402679. Raya Cimindi No. 3517349 (024) 3514321. Raya Tajur No. 73 Jl. 9 No. Pelabuhan Ratu Jl.S. Pandanaran No. Ir. 23450-1. Ahmad Yani No. Raya Tegalwangi Km. 210 Jl. BKR No. 3520487. 4. 43. Braga No. Mustofa No. Jl. 124 Jl. 320008. Pacet Jl. Jend. Jend. Sudirman No. Nasution No. H.39-40 Jl. Plered KOTAMADYA/ KABUPATEN Bandung Bandung Bandung Bandung Tasikmalaya Bandung Bandung Bandung Bandung Garut Sumedang Tasikmalaya Tasikmalaya Ciamis Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Ciamis Bandung Karawang Cikampek Bandung Bandung Bandung Purwakarta Bandung Bandung Subang Subang Cimahi Bandung Bandung Bandung Bandung Padalarang Cikampek Bogor Sukabumi Bogor Bogor Bogor Sukabumi Cianjur Cianjur Sukabumi Sukabumi Bogor Bogor Bogor Cianjur Cirebon Cirebon Cirebon Cirebon Indramayu Kuningan Majalengka Jatibarang Indramayu Cirebon KODE POS 40254 40377 40226 40115 46113 40282 40115 40611 40133 44115 45323 46125 46114 46211 40133 40394 40125 40274 40121 40131 43622 40111 41314 41373 40161 40525 40173 41115 40174 40141 41254 41211 40532 40146 40251 40175 40161 40553 41373 16121 43132 16123 16121 16916 43131 43211 43553 43159 43363 16153 16720 16143 43214 45111 45112 45124 45154 45212 45511 45453 45273 45217 45154 TELEPON (022) 5222752 (022) 5892828 (022) 5421777 (022) 4241411 (0265) 331821 (022) 7213707 (022) 4209093 (022) 7800135 (022) 706661 (0262) 231698 (0261) 210275.H. 182 Jl. 439278 3544184 8414125 8414346 daftar cabang bank mandiri 155 . 48 Jl. 62.104 Jl.457 Komplek Taman Kopo Indah II Ruko IB No. 287 B. Ion Martasasmita No.35. D. 26 Jl.

Seturan Hotel Limaran. Sekip Blok L-6 Jl. Sleman Jl. 366763 (024) 3522790 (024) 3544031-3. 19 Jl. 596598.S. 8303005. Jend. Dr. Ahmad Dahlan No. Yos Sudarso No. 415672 (0274) 561556. 322194 472695 3308880 445545 591839 891977 492087 421501 642557 695009 HUB SEMARANG PAHLAWAN Semarang Pahlawan Magelang Semarang Sugiyopranoto Semarang Mpu Tantular Semarang Candi Baru Ungaran Parakan Weleri Purwodadi Muntilan Wonosobo Kutoarjo Temanggung Semarang Kawasan Industri Candi Semarang MT Haryono Semarang Gang Pinggir Magelang A Yani Yogyakarta Sudirman Yogyakarta Wisma PU Yogyakarta Gejayan Yogyakarta Diponegoro Yogyakarta UGM Yogyakarta Katamso Yogyakarta Malioboro Bantul Yogyakarta Gedung Magister UGM Sleman Yogyakarta Ahmad Dahlan Yogyakarta STIE YKPN Yogyakarta Suryotomo Yogyakarta R. 324030. 69 B Hotel Garuda. Jl. Hayam Wuruk No. 10 Jl. 198 Jl. Raya Magelang Km. Brigjend. Sudirman No. 114 Jl. Raya Palur No. Jl. Parakan Jl. Brigjend. Pemuda No. Alun-alun Selatan No. Jenderal Sudirman No. Dr. 10 A Jl. Kates. 241 Jl. 329 Jl. Gatot Subroto No. 3551921 (0293) 314503 (0274) 586425 (0274) 560915 s/d 560919 (0274) 584041. 422550. S. 25 Kampus STIE YKPN. Sugiyopranoto No. 584140 (0274) 584758. Rajiman Jl. 8445672 (024) 6725702. Setiabudi No. DR. Boenyamin No.419 Jl. 357411 (0281) 632222 . 107 Jl. 364989. Jend. Condongcatur. Pahlawan No.165 Jl. Pertamina. 14. Parman No. Kariadi Salatiga Semarang Gedung Telkom Semarang Majapahit Jepara Blora Cepu Pati Semarang Pelindo Semarang Patrajasa Semarang Srondol Kudus Alun-alun ALAMAT KANTOR Jl. 439904 (024) 8415362 (0293) 364012. 439903. Gajah Mada No.T.5 No. 5100092 (296) 424627. 868405 Ex. 642556 (0282) 695026 FAKSIMILI 8317546 321331 8445710 6725703 591666 531547 424625 385065 3563450 8505672 7461191 439901 8311366 64282 3585084 3517337 8505501 6924295 596239 643460 425062 586065 322460 642652 491012 7604357 3586939 3551918 314546 561893. Jend. Bulak Sumur Jl. 100 Jl.5 Jl. 324880 (0283) 351391. Sudirman No. 422085. Pemuda Jl. Kesehatan Sekip. 109 Jl. Slamet Riyadi No. Jaten Jl. Raya Banjaran No. 19 Jl. Jendral Sudirman No.JARINGAN KANTOR Semarang R. Jend. 302-304 Jl. 463 Jl. Majapahit No. 7461216 (0291) 439902. 31 Jl. 16 Jl. 323657 (0271) 827029 (0271) 780822 (0283) 351181. 8453529 (0298) 321002. Jl. Pangeran Diponegoro No. Suprapto No. Jenderal Sudirman No. 356211. 415616. Sudirman No. 8442550 (024) 6924296. 368470 (0274) 521412 (0274) 865123. 28. Maos Kidul KC KCP KK KOTAMADYA/ KABUPATEN Semarang Salatiga Semarang Semarang Jepara Blora Cepu Pati Semarang Semarang Semarang Kudus Semarang Magelang Semarang Semarang Semarang Semarang Temanggung Weleri Purwodadi Muntilan Wonosobo Kutoarjo Temanggung Semarang Semarang Semarang Magelang Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyajarta Yogyakarta Bantul Yogyakarta Sleman Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Solo Solo Solo Solo Klaten Sragen Boyolali Solo Wonogiri Karanganyar Kartosuro Tegal Purwokerto Cilacap Pekalongan Pemalang Tegal Gombong Brebes Tegal Banjarnegara Purbalingga Kroya Pekalongan Purwokerto Cilacap KODE POS 50231 50711 50241 50191 59417 58215 58312 59112 50174 50232 50263 59312 50241 56126 50246 50010 50232 50511 56254 51355 58111 56414 56311 54212 56213 50184 50136 50137 56115 55232 55281 55283 55231 55281 55121 55213 55711 55281 55511 55121 55281 55121 55284 55281 57141 57142 57111 57115 57413 57211 57316 57157 57611 57771 57162 52123 53114 53212 51111 52313 52131 54411 52212 52194 53411 53312 53282 51119 53124 57232 TELEPON (024) 8412503. 11 Jl Yos Sudarso No. 323917 (024) 8442595. 15 Komplek Pertamina Depot Maos. Ahmad Yani No. 321980. 342156 (0287) 473620. 6-7 Kompleks Pelabuhan Tanjung Emas. 7461215. Haryono No. 36 A-B Jl. Brigjend. Depok. Katamso No.10. M. 597227 (0294) 644009. 415670. 3542041-2 (024) 8312141. Adiwerna Jl. Sutomo No. 9 Jl. Condong Catur Jl. 16 Komplek Pasar Klewer Los E 27-29. Jl. Jl. Coaster No. 533806. Brigjen. 673536. Sumbing No. Kotak Pos 21 Jl. Kaliurang Km. 339 Jl. 424737 (0295) 385909. Sudirman No. 424670 (0281) 642555. 203 Jl. 889646 (0271) 715455 (0271) 711161 (0271) 644911 (0271) 642925 (0272) 327844. 591999 (0281) 895555 (0282) 492086. Sudirman No. Mgr. R. 327841 (0271) 890585 (0276) 322702 (0271) 663542. 921989 (0293) 596471-73. 351310. Nusantara. 562415 (0274) 543032 (0274) 415392. K. 473115 (0283) 673535. 424632. 534826 (0285) 425131-33 (0284) 321647. 671 E-F Jl. Ahmad Yani No. Jend Sudirman No. Raya Sukowati No. Sardjito Yogyakarta Kaliurang HUB YOGYAKARTA SUDIRMAN HUB SOLO SRIWEWDARI Solo Sriwedari Solo Purwotomo Solo Slamet Riyadi Solo Pasar Klewer Klaten Sragen Boyolali Solo Baru Wonogiri Palur Kartosuro Tegal Arif Rahman Hakim Purwokerto Cilacap Pekalongan Imam Bonjol Pemalang Tegal Sudirman Gombong Brebes Tegal Banjaran Adiwerna Banjarnegara Purbalingga Kroya Pekalongan Hayam Wuruk Purwokerto Unsoed Cilacap Maos WILAYAH HUB HUB TEGAL ARIF RAHMAN HAKIM PEMBUKAAN CABANG BARU 156 daftar cabang bank mandiri . 7606342. 31 Jl. 8314441 psw 8826 (024) 7461192. 473621.1 Kawasan Industri CandiJl. 4 Jl. 566353 ext. 294 Jl. Pahlawan No. 551654 415388.6. Malioboro No. 387 Jl. 60 Pertokoan Plaza Puri Blok A No. Suryotomo No. Tentara Pelajar No.3 C Jl. 8314450. 10 Jl. 493863 (024) 7606303. 60 Jl. Utama Tengah No. 560921 543029 562878 543031. 41 Gedung PT Telkom (Persero).7612381 (024) 3586267. 55 K. Adisucipto No. 28. Ahmad Yani No. 642148 (0292) 425061 (0293) 586066 (0286) 322474 (0275) 642000 (0293) 493862. Bantul Lobby Gedung Magister UGM. 492105 (0285) 424671. 8413191. 358151. 586432 560920. S.13A Jl. Pangeran Diponegoro No. 664407. 6644096 (0273) 323656. 1 Jl. 3304210 (0283) 442255.1-2 Jl. Komplek Pertokoan Rejotumoto Jl. Slamet Riyadi No. Pemuda Tengah No. Parman No. 18 Jl. 34 Jl. Kaliurang. Pulisan Jl. 10 Kompleks Ruko Majapahit. 3586268 (024) 3510537.97 A-B Kompleks Ruko Muntilan Plaza. Jend.S. 6725704 (0291) 591555 (0296) 5100091. 53 Jl. 132 Jl. 327840. Jl. 5 Jl. 54 Plaza Atrium Blokc C-D. Sisingamangaraja Jl. Slamet Riyadi No. Laksda. 148 (0274) 368469.285 (0274) 376428 (0274) 486163 (0274) 515621 (0274) 518671 (0274) 889645. Jl. HR. Ruko Sultan Agung Jl. 642010. G 62 E & F Jl. 386067 (024) 3585382 (024) 8505673. 424631. Pahlawan No. Jl. Candi Raya Blok F1E No. Gang Pinggir No. Diponegoro No. 342155. Jend. Ahmad Yani No. 442377 (0286) 591333. Jl. 26. 415389 565475 368470 548956 865566 376428 487657 515621 518671 889657 711888 713896 645500 635018 321277 894611 325029 645586 323658 827589 784240 353628 636687 535408 425134 321433 351309. Jl. 26 Jl. Prof. Imam Bonjol No. 3 Jl.H. Arief Rahman Hakim No. Mpu Tantular No.5 (0282) 533193.32. Jl. HOS Cokroaminoto No.A5 C. 3512929. Gejayan No.

Undaan Kulon No. Kalimantan No.168-170 Jl.06 Jl.45 Jl. 5669893 (031) 5624701 (031) 5030765 (031) 5999869. Ruko Rungkut Megah Raya Blok E-5-6 Kompleks Pertokoan Darmo Park I Blok V No. Jl. Rungkut Industri Raya No. 155 Jl. 8673866 5034988 5662839. 7860005 (0343) 842324. Jl. 3294481 (031) 3550091 (031) 3535715 (031) 3534072-74 (031) 3981300 (0356) 320786.50 Darmo Trade Center Lt. 5462853 (031) 3737469. 5661816 (031) 7344473-4 (031) 8439581 (031) 8921327 (0324) 331000. 41 Menara BBD. PAL Jl. Basuki Rahmat No. 3737471 (031) 5484379. Wiyung Jl. 47. Stasiun Kota No. 121 F Jl. Sepanjang Jl.44 Jl. Kusuma Bangsa No. Kembang Jepun No. Indrapura No. 8557402 (031) 3823303. 5669892. Alun-alun No.156 Jl. Veteran Markas Komando TNI AL.43 Jl. Suroyo No. Pucang Anom Timur No. Moestopo No. Komp.151 Ruko Pondok Mutiara Indah Blok N-01 Jl.60 C-D Kav.23. 5478401 5678075 5926432 8707941 5672987. 210 Jl. 425240. 7 Jl. 3533029 3530951 3294234 3293579 3525779 5313298 3294675. 422212. 42 . Jemursari No. Gedung Panti Tjahaya Armada Basis TNI AL Ujung Jl.1001T-1002T.2077 (031) 3281075 (031) 5624344 (031) 5462851. Sungkono Jl. Bunguran No. Raya Margorejo Indah Kav. Pahlawan Jl. Krian Bandara Juanda Kompleks Ruko Darmo Indah Timur. Dharmahusada Indah No.1 Kios A1-2 Jl. 120 Jl. 7344708 (031) 7860003.R. 5981670 (031) 5685574.81 Jl. 5046746 (031) 5674347. Palem TC 1 / 12. 512 Blok H3-H4 Jl. Muhammad 36. Dupak No. Raya Porong No. 318774 (031) 8499502. Gentengkali No.160 Ruko Gateway Blok C-7.JARINGAN KANTOR Pekalongan Alun-alun ALAMAT KANTOR Jl. Jagir. Kedungdoro No. 3717529 (031) 3978504. Raya Krian No. 5320631. 8982377 (031) 2986422. 487704 422303 Jl. Mojopahit No. A No. Raya Mulyosari. 5662853.10 Jl. 375 A-B Jl. 398 Jl. Ruko Permata Blok B-1 Jl. Jl. 27-31 Ruko Cempaka Mas Blok A 1-2. 5020701 (031) 3531820. Kapasan No. 207. H. Ngagek Jaya Selatan.8-G Jl. Darmo Indah Timur Blok SS No. Babatan Pantai No. R. 875541 (031) 7660056. 2-4 Jl. 3 Jl. 5687458 (031) 5311303-4 (0321) 323086 (031) 5340756 (0321) 875141. No. 3981745 ext. Raya Menganti No. 5316597 3547571. 45 Jl. 330803. 7344693 (031) 5316760-66 (031) 8663363 (031) 5046745. 842325 (031) 8557335. Wonokromo Jl.105 A Jl. Soekarno Hatta No. 5484384 (031) 5319511-15 (031) 5663045 (031) 5927468 (031) 8720705-6 (031) 5661745. 42-44 Jl. Jl. Perak Timur No. Basuki Rahmat No. Jend. 3293578 (031) 3520091-99 (031) 5323642. PAL Surabaya Pertamina Jagir Surabaya Kapasan Gedung Utama Semen Gresik Surabaya Armada Timur Surabaya Unika Widya Mandala Surabaya Kedungdoro Surabaya Kapas Krampung Surabaya Undaan Surabaya Gentengkali Surabaya Sungkono Surabaya Mulyosari Surabaya Rungkut Megah Raya Surabaya Darmo Park Surabaya Darmo Permai Surabaya Rungkut Sidoarjo Pamekasan Sidoarjo Pahlawan Surabaya Pucang Anom Surabaya Pasar Atom Sidoarjo Krian Surabaya Bandara Juanda Surabaya Darmo Indah Surabaya Pakuwon Sidoarjo Sepanjang Sidoarjo Porong Sidoarjo Gateway Surabaya Kenjeran Surabaya Kupang Jaya Surabaya Basuki Rahmat Surabaya Pondok Chandra Surabaya PDAM Surabaya Diponegoro Surabaya Bratang Binangun Surabaya Gubeng Surabaya Kertajaya Surabaya Darmo Raya Surabaya Swandayani Mojokerto Surabaya Pemuda Jombang Surabaya Wiyung Surabaya Telkom Ketintang Surabaya Jemursari Surabaya Menanggal Surabaya Klampis Surabaya Darmo Trade Center Jl. Veteran No. Ketintang No. 93-95 Jl. 8287728 (031) 5990060 5990061 (031) 8484490. 8285823 (031) 8474247. Ahmad Yani No. 3531825 (031) 8982375.67 Kav. 5617389 7344472 8410435 8941577 324302 8922283 5026330 3531796 8971304 8671661 7328525 7344071 7860004 842323 8554113 3823297 7344679 5316778. Pertokoan Sutorejo Prima I Blok PC-21 Jl. 120 Jl. 5-6.1 dan 2 Jl. 5685891. 5484383. Kapas Krampung No. 3-9 Kantor Pusat PT. Perak Barat No. Lt. Jl. 8474458 (031) 8287568. 3 KOTAMADYA/ KABUPATEN Pekalongan KODE POS 51101 TELEPON (0285) 421758. 8484491 (0331) 486671 (0335) 421205 HUB SURABAYA GENTENGKALI HUB SURABAYA BASUKI RAHMAT HUB JEMBER ALUN-ALUN Jember Alun-alun Probolinggo daftar cabang bank mandiri 157 . 892113 (0322) 318200.84 Jl. A. Jl. Kartini No. Yani Komplek Mandiri Menanggal C1-C2 Jl. 423990 FAKSIMILI 421780 WILAYAH VIII/ SURABAYA HUB SURABAYA NIAGA Surabaya Niaga Surabaya Stasiun Kota Surabaya Pelabuhan Tanjungperak Surabaya Tanjungperak Surabaya Jembatan Merah Surabaya Kusuma Bangsa Surabaya Baruna Surabaya Kembang Jepun Surabaya Indrapura Surabaya Pahlawan Gresik Tuban Bojonegoro Lamongan Surabaya Margorejo Surabaya Pasar Turi Surabaya PT.131-132 Kompleks Pertokoan Dupak Megah Blok B-6. Raya Bukit Darmo Boulevard No. 23 Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Gresik Tuban Bojonegoro Lamongan Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Gresik Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Sidoarjo Pamekasan Sidoarjo Surabaya Surabaya Sidoarjo Surabaya Surabaya Surabaya Sidoarjo Sidoarjo Sidoarjo Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Mojokerto Surabaya Jombang Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Jember Probolinggo 60175 60160 60165 60164 60175 60136 60177 60162 60176 60174 61122 62317 62113 62213 60238 60174 60155 60243 60141 61121 60155 60265 60251 60133 60274 60275 60225 60113 60293 60256 60226 60293 61219 69315 61213 60282 60161 61262 61253 60187 60226 61257 61274 61256 60113 60189 60271 61256 60131 60241 60284 60281 32190 60625 60261 61321 60271 61481 60222 60245 60231 60243 60117 60241 68118 67211 (031) 3524223-6 (031) 3530293 (031) 3295924 (031) 3293568. Raya Rungkut. 8499773 (031) 5345620 (031) 3298482 (031) 8420753-54 (031) 319944. Dr. 3 Jl.A. 2 Jl.1 Stand No. Prof. 331437 (0353) 892110. Raya Diponegoro No. Jembatan Merah No. 5320641. Ahmad Yani No. Basuki Rachmat No. Bebekan No. 8292314. 129-137 Surabaya 60271 (031) 5316760-66 5316776. Wonokromo Raya Jl. Klampis Jaya No. 3737467. 5686756. 3292354 3550576 3522653 3530561 3981442 320787 892114 318773 8499031 5345603 329848 840754 3719944 3984608 3292354 5623963 5462852 3737468 5484393 5316716. Sungkono No. 5323880 (031) 3298333. 330806 (031) 8922634 (031) 5020126. 3823273 (031) 7344674. 55 Jl. 8667596. 10 Jl. 25-27 Jl. Darmo Raya No. Waru Ruko Kenjeran IndahJl. 159 Jl. 8688419 (031) 7328524. 129-137 Jl. 217 A Jl. Perak Timur No. Dinoyo No. Lamongrejo No. Pahlawan No. Basuki Rahmat No. Plaza Manyar Megah Indah Blok J 5-6 Jl. Mayjend. 130 Jl.2 AB Jl. Panglima Sudirman No. 5674348 5043702 5035346 5981622 5677843 5311305 323093 5311432 875542 7668423 8285713 8474376 8288144 5995025 8484493 485461. Pangeran Diponegoro No. 106 Jl. Mayjend. 7317618 (031) 7344049.28 Pusat Perbelanjaan Pasar Atom. 8 Jl. Kupang Jaya A I No. 318300. 7664559 (031) 8292659. Pemuda No. 107-109 Jl. 8982376. Pondok Chandra Indah Jl. 331436.

35844 (0565) 24967. 24968.9 A Jl. 51403. 20-22. 418133 (0361) 294810. 681480 (0351) 462557. 416833 (0341) 325658 (0341) 368691 (0341) 592998. 577252 (0354) 398400. Dr. 763412 (0362) 94790. 392567 (0561) 631335. 39. MT Haryono No. Jend. 14. Jl. 66719 Pontianak Sambas Singkawang Pontianak Pontianak Pontianak Pontianak Sintang Pontianak Pontianak Banjarmasin Tanjung Palangkaraya 78123 79162 79122 78117 78117 78111 78812 78614 78115 78391 70111 71513 73111 733767. 30 Kompleks Pandaan Delta Permai A 18-19 Jl. Udayana No. Jaksa Agung Suprapto 65 Jl. Merdeka No. 631389. Jend. Teuku Umar No. 631735 (0561) 734247. 20 Jl. Manggar No. 3366051 2021079 21781 HUB BANJARMASIN LAMBUNG MANGKURAT Banjarmasin Lambung Mangkurat Jl.Penumpang. Soetomo Jl. 815363 (0361) 762589. 638585 (0341) 399858 (0341) 422999. Jend. 99 X. Ahmad Yani No. 45. 54 A Jl. Raya Ubud No. Raya Pelabuhan Benoa Jl. No. 747495 (0534) 35822. 2-4. 813547 (0343) 638444. Lambung Mangkurat No. 420844 (0336) 88117. 422687 (0334) 886866 (0333) 845375 (0332) 420800.2-3. 428666. Rogojampi Jl. Jl. 732886 (0561) 734670. 736943. Gatot Subroto No. Muhammad Hatta No. Bandara Supadio/Term. 2021898. Merdeka Jl. 365767/69/70/71 (0561) 769769. 64-66. 2 Jl. K. 1-2 Jl. AA Gde Ngurah No. Merdeka No. 734153 (0561) 734464. Jl. 48 A-B Jl.H. 3 Tanjung Palangkaraya WILAYAH HUB Jl. Gajah Mada No. 5-7 Jl. 2023473 (0536) 21378. Wahid Hasyim No. Ahmad Yani No. 3 BANJARMASIN HUB PONTIANAK DIPONEGORO Pontianak Diponegoro Sambas Singkawang Pontianak Ngurah Rai Pontianak Tanjungpura Pontianak Sidas Ketapang Sintang Pontianak RS Santo Antonius Pontianak Bandara Supadio Jl.119 Jl. 3 Pertokoan Niaga Nusa Dua No.50 C-D Jl. By Pass I Gusti Ngurah Rai. 424815 (0331) 484691 (0331) 486096-8. 43. 11 Jl. 21969. Raya Rogojampi No. Raya Legian No. Pahlawan No. 43 Jl. Raya Kuta No.7 Discovery Shopping Mall A-3A Jl. 1 Jl. Semeru Selatan No. 294991 (0361) 246647. 636420. Gajah Mada No. 55 Jl. Raya Sukawati Komplek Graha Merdeka No. Hatta Atambua Kuta Discovery Mall Ubud Denpasar Sanur Denpasar Gatot Subroto Gianyar Sukowati Denpasar Merdeka Denpasar Pasar Kumbasari Denpasar Bandara Ngurah Rai WILAYAH IX/ Jl. 23. Ahmad Yani No.Badung Jl. Urip Sumoharjo No. Urip Sumoharjo No. 70 KC KCP KK PEMBUKAAN CABANG BARU 158 daftar cabang bank mandiri . 22961. 29 Jl. Panglima Besar Sudirman No. Jend. 94795 (0361) 948976. Humaera B Jl. 456 Rukan Denpasar Business Center Blok C. Sudirman No. Ahmad Yani No. 253. 27 Jl. 2 . Pare Jl. 398401 (0361) 226761-3 (0370) 631813. 17 Jl. 180 X Jl. Sudirman No. 110 Jl. Wahid Hasyim Komp. Pramuka No. 7762586. Jl. Jend. 778052 (0361) 223511 (0361) 723551 (0362) 25222 (0361) 812217.1 Jl. 772096. 9. 6-8 Jl. Veteran No. Danau Tamblingan No. 62 A. 102 Jl.H.JARINGAN KANTOR Situbondo Banyuwangi Jember Ahmad Yani Jember Wijaya Kusuma Lumajang Genteng Bondowoso Jember Ambulu Probolinggo Kraksaan Banyuwangi Rogojampi Malang Wahid Hasyim Kediri Madiun Tulungagung Pasuruan Malang Merdeka Malang Suprapto Batu Malang Griya Shanta Malang Dampit Ponorogo Blitar Pandaan Kepanjen Lawang Malang Ahmad Yani Malang Gatot Subroto Malang MT Haryono Pare ALAMAT KANTOR Jl. 326477. 451598 (0355) 326543-44 (0343) 420221. 22702 52249.3 & 5. Suprapto No. Dewi Sartika No. Tanjungpura No. Gatot Subroto No. 16 Jl. 754241 (0361) 257566 (0361) 224705 (0361) 772095. 1 Jl. Diponegoro No. 737053. Batu Ruko Griya Shanta Blok MP-53. Pangeran Antasari No. Bondowoso Jl. 283885 (0361) 418807. 391138. 24969 (0561) 737454 (0561) 743883 (0511) 3357140. Genteng Jl. 596534. Seririt Komplek Pertokoan Pasar Gianyar Blok I No. R. 494 E. 753390 (0361) 977022. Merdeka Barat No. Jl. Ahmad Yani No. 15 Wisti Sabha Building Lantai 1 / 6 KOTAMADYA/ KABUPATEN Situbondo Banyuwangi Jember Jember Lumajang Banyuwangi Bondowoso Jember Kraksaan Banyuwangi Malang Kediri Madiun Tulungagung Pasuruan Malang Malang Malang Malang Malang Ponorogo Blitar Pandaan Malang Lawang Malang Malang Malang Kediri Denpasar Mataram Kupang Kuta Denpasar Denpasar Badung Denpasar Denpasar Singaraja Tabanan Badung Singaraja Gianyar Mataram Kupang Atambua Kuta Gianyar Denpasar Denpasar Gianyar Denpasar Denpasar Denpasar KODE POS 68311 68411 68137 68118 67311 68465 68211 68172 67282 68462 65119 64123 63116 66219 67115 65119 65112 65315 65142 65181 63411 66112 67156 65163 65213 65125 65127 65141 64212 80111 83231 85229 80361 80114 80112 80362 80112 80222 81116 82171 80361 81153 80511 83231 85112 85700 80361 80561 80228 80116 80582 80226 80118 80031 TELEPON (0338) 671853 (0333) 424674. Desa Arang Lingung Banjarmasin 70111 (0511) 51405. 948945 (0370) 21481 (0380) 832459 (0389) 21688 (0361) 755522. Gajah Mada No. 3352510. 420555 (0341) 480461. 35833. Dr. Kramat No. Mas Tirto Haryono Jl. 975946 (0361) 283485. 512334 (0341) 404300 (0341) 898461 . 94793. 12-12A. Dampit Jl. 736522 733672 35755 24973 737454 722859 4367856. 342102 681629 463482 322571 426875 366959 364665 512335 404301 898444 484207 813548 639493 399855 422998 480460 334890 558143 395489 224077 631810 833818 752221 257567 234646 772097 231277 723552 24543 815364 751894 94792 948567 37118 832460 21535 753416 975889 281240 418133 294729 255715 427599 756497 HUB MALANG WAHID HAKIM HUB DENPASAR VETERAN Denpasar Veteran Mataram Cakranegara Kupang Urip Sumoharjo Kuta Raya Denpasar Teuku Umar Denpasar Gajah Mada Nusa Dua Denpasar Udayana Pelabuhan Benoa Singaraja Tabanan Legian Singaraja Seririt Gianyar Ngurah Rai Mataram AA Gde Ngurah Kupang M. Sidas No. 17 Jl. 102 Jl. 426876. Ahmad Yani No. Wijaya Kusuma No.64 (0352) 488909.E. 636071 (0380) 833216 (0361) 752060. Nusa Dua Jl. 488910 (0342) 813546. Kediri Jl. 121-14. 637546. 881118 (0335) 844399 (0333) 636419. 480462. Ahmad Yani No. Letjen. 812654. 736390 (0562) 391208. Soekarno -Hatta Jl. 2 Jl. Ubud Jl. Martadinata No. Legian . I Gusti Ngurah Rai Jl. Kartika Plaza Jl. Panglima Sudirman No. Panglima Sudirman No. K. Wahidin Sudiro Husodo No. 94794. 248827. Cakranegara Jl. 631190 734147 734752. 1 Jl. 11 Jl. 33 Jl. 328391 (0341) 558140 . 480463 (0341) 364441. Diponegoro No. 263451 (0361) 434812 (0361) 756497 FAKSIMILI 671854 423257 486094 484370 882151 845827 428888 882549 844895 636421 364977. 768330 391294 631151. Lambung Mangkurat No. Panglima Sudirman No. I Gusti Ngurah Rai No. Kepanjen Ruko Istana Lawang Blok A5. Ambulu Jl. Jend. Jl. Pejanggik No. 78-79 Jl.42. R. 636422 (0341) 364961-2 (0354) 681396. Jend. Jend. 4366759 (0526) 2021575. 131 Jl. 60 Jl.

JARINGAN KANTOR
Sampit Kuala Kapuas Banjarmasin A. Yani Banjarmasin Pangeran Samudera Banjarmasin Mitra Plaza Banjarbaru Batulicin Barabai

ALAMAT KANTOR
Jl. M.T. Haryono No. 81 A Jl. Jend. Sudirman No. 32 Jl. Achmad Yani No. 13 - 17 Jl. Lambung Mangkurat No. 4

KOTAMADYA/ KABUPATEN
Sampit Kuala Kapuas Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarbaru Kota Baru Barabai Pangkalan Bun Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin

KODE POS
74322 73513 70233 70111 70234 70713 72171 71311 74113 70724 70119 70234

TELEPON
(0531) 21035, 21322, 30850, 21098 (0513) 21132, 21695, 22727 (0511) 264261, 263333, 262690-92 (0511) 54339, 66303, 66636, 66316, 54298 (0511) 267748, 267749 (0511) 4777058, 4780926, 4773002 (0518) 71480 - 83 (0517) 43702, 44240, 44250 (0532) 24255, 22779 (0511) 705277 ext.296, 705203 (0511) 364965, 366354 (0511) 360900, 361948

FAKSIMILI
21632, 22622 21028 257278, 257281 50928 267751 4780777 71484 43701 22710 705203 366345 361949

Jl. Pangeran Antasari, Mitra Plaza Blok B-I No.37-38 Jl. A. Yani Km.34 No.31D RT.04/01 Loktabat Jl. Raya Btulicin, Kabupaten Kota Baru Pusat Perbelanjaan Murakata Blok D1, Site 1 Lantai 2, Jl. P.H.M. Noor Pangkalan Bun Jl. Pangeran Antasari No. 41 Banjarmasin Bandara Syamsuddin Bandara Syamsuddin Noor, Jl. Landasan Ulin Noor Banjarmasin Pelindo III/ Trisakti Pelabuhan Trisakti, Jl. Barito Hilir No. 6 Banjarmasin Sentra Antasari Pusat Perbelanjaan Sentra Antasari Blok DT.001 Ltantai 2, Jl. Pangeran Antasari

HUB SAMARINDA MULAWARMAN
Samarinda Mulawarman Tarakan Yos Sudarso Bontang Samarinda Sudirman Samarinda Kesuma Bangsa Tanjungredeb Tenggarong Samarinda Irian Samarinda A Yani Sangatta Lhoktuan Bontang Ahmad Yani Tarakan Simpang Tiga Pulau Bunyu Balikpapan Ahmad Yani Balikpapan Sudirman Balikpapan Klandasan Balikpapan Suprapto Balikpapan Muara Rapak Balikpapan Batakan Balikpapan Telkom Divre VI Balikpapan Baru Jl. Mulawarman No. 23 Jl. Yos Sudarso No. 80 Jl. Angkasa No. 1, Airport Road, Komp. PT Badak Jl. Jend. Sudirman No. 9 Jl. Kesuma Bangsa No. 76 Jl. Jend. Sudirman No. 747 Jl. K.H. Akhmad Muksin No. 36 Jl. Irian No. 16 C Jl. Hasan Basri Blok A No.1 Jl. Yos Sudarso II No. 2, Sangatta Wisma KIE PT Pupuk Kaltim, Lhoktuan, Jl. Pakuaji Kav. 79 Jl. Ahmad Yani No. 37 Jl. Yos Sudarso No. 25 Jl. Pangkalan, RT 01, Pulau Bunyu Jl. Jend. Ahmad Yani No. 15 Kompleks Ruko Balikpapan Permai, Jl. Jend. Sudirman No. 62 Jl. Jend. Sudirman No. 71 Jl. Letjend. Suprapto No. 1 Jl. Jend. Ahmad Yani, Komp. Pertokoan Muara Rapak D-04 Jl. Mulawarman No. 122 Gedung Telkom, Jl. MT. Haryono No. 169 - Ring Road Kompleks Ruko Balikpapan Baru Blok D.6 No. 2 Samarinda Tarakan Bontang Samarinda Samarinda Tanjungredeb Tenggarong Samarinda Samarinda Kutai Timur Bontang Utara Bontang Tarakan Tarakan Balikpapan Balikpapan Balikpapan Balikpapan Balikpapan Balikpapan Balikpapan Balikpapan 75112 77113 75324 75111 75121 77312 75512 75111 75117 75611 75313 75311 71112 77181 76113 76114 76112 76131 76125 76115 76114 76114 (0541) 742097, 741464, 741462 (0551) 25960-63, 51141, 51444 (0548) 21490, 21492, 26309 (0541) 200836-7, 731531, 731529, 743402 (0541) 742549, 743915, 743049, 745095-96 (0554) 26031, 26032, 26033 (0541) 662150, 661945 (0541) 742066, 67731696, 742102, 743455 (0541) 736514, 736587 (0549) 25084, 25085 (0548) 41558, 41559, 41410, 41217 (0548) 20332, 21913 (0551) 21933, 21700, 21358, 25936 (0551) 24318, 25001 EXT. 2544, 2343 (0542) 422882, 424994 (0542) 731257, 733860 (0542) 422821, 422900, 422822 (0542) 427000, 422840, 422842, 424511 (0542) 421559 (0541) 771191 (0542) 872588 (0542) 871584, 876614 742855, 205720 21340 21489 731530 743777, 749075 26030 664103 731718 736291 25086 41219, 41535 27453 21359 24318 422109, 424933 732249, 410555 422902 424523 421559 771447 872588 877976

HUB BALIKPAPAN AHMAD YANI

WILAYAH X/ MAKASSAR
Manado Datu Lolong Lasut Kotamobagu Bitung Gorontalo Tahuna Ternate Manado Sam Ratulangi Manado Toar Manado Sudirman Tomohon Marisa Limboto Manado Boulevard Ternate Mononutu

Jl. R.A. Kartini No. 12-14
Jl. Dotulolong Lasut No. 15 Jl. Ahmad Yani No. 51 Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 51 Jl. Jend. Ahmad Yani No. 28 Jl. Dr. Sutomo No. 1 Jl. Nukila No. 51 Komp. Wanea Plaza Blok I No. 8, Jl. Sam Ratulangi Jl. Toar No. 4-6 Jl. Jend. Sudirman No. 47 Kompleks RS Bethesda, Jl. Raya Tomohon Jl. Trans Sulawesi No.29, Marisa Jl. Jend. Sudirman No. 35, Limboto Komplek Megamas, Blom 1 A No.23 Jl. Piere Tendean, Boulevard Jl. A. Mononutu No. 91 Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 60 Jl. Jend. Ahmad Yani No. 132 Jl. W.R. Supratman No. 1 Jl. Hasanuddin No. 13, Poso Jl. Imam Bonjol No. 88 Jl. Sultan Hasanuddin No. 35 Jl. Moro No. 78 Jl. Trans Sulawesi No. 117 Jl. R.A. Kartini No. 12-14 Jl. M.H. Thamrin No. 10 Jl. Andi Isa No. 5 Jl. Jend. Sudirman No. 123 Jl. Gamalama Kav. 2 Jl. H. Abdullah Silondae 45, Mondonga Komplek Aneka Tambang, Jl. Ahmad Yani Jl. Pantai Mardika

Makassar
Manado Kotamobagu Bitung Gorontalo Tahuna Ternate Manado Manado Manado Tomohon Pohuwato Gorontalo Manado Ternate Palu Luwuk Toli Toli Poso Palu Palu Donggala Parigi Makassar Watampone Pare Pare Palopo Soroako Kendari Pomalaa Ambon

90111
95122 95711 95521 96112 95813 97721 95117 95112 95122 95362 96266 96211 95111 97712 94111 94711 94514 94616 94223 94112 94351 94371 90111 92713 91114 91921 91984 93111 93562 97123

(0411) 329097, 323547
(0431) 866228, 863477 (0434) 22820, 21580, 24250 (0438) 21022 (0435) 823551, 824131 (0432) 21051 (0921) 22778 (0431) 876195, 876196, 876312, 876400 (0431) 863079, 866950 (0431) 824312, 860570 (0431) 354951 (0443) 210071, 210371 (0435) 880512, 880653 (0431) 858407 (0921) 327304, 327358, 24604 (0451) 424971, 423975, 423942 (0461) 21143 (0453) 21360 (0452) 21367, 21467, 21567, 21704 (0451) 421480-2 (0451) 4215880 (0457) 71175 (0450) 22244 - 47 (0411) 319443, 324095 (0481) 21330, 21227 (0421) 21046, 24339, 25339, 25439, 21339 (0471) 22123, 23672 (0475) 321042, 321043, (021) 5249860-2 (0401) 327708 (0405) 310572, 310317 (0911) 354572-5

329095
857579, 863577 21696 21763 824305 21457 21040 876500 863677 851877 353844 210522 882363 858652 327072 424766 22038 21760 21767 421483 424975 71161 22248 310778, 335741, 21938 21416 23674 321044, (021) 5249584 322386 310562 354578

HUB MANADO DATU LOLONG LASUT

HUB PALU SAM RATULANGI
Palu Sam Ratulangi Luwuk Toli Toli Poso Palu Imam Bonjol Palu Hasanudin Donggala Parigi

HUB MAKASSAR KARTINI
Makassar Kartini Watampone Pare Pare Palopo Soroako Kendari Mesjid Agung Pomalaa Ambon Pantai Mardika

daftar cabang bank mandiri

159

JARINGAN KANTOR
Ambon Pattimura Makassar Slamet Riyadi Makassar Sulawesi Makassar Cokroaminoto Sungguminasa Makassar Cenderawasih Makassar Tanjung Bunga Makassar Panakkukang Bulukumba Makassar Daya Sengkang Pinrang Polewali Mandar Makassar Kampus IKIP Makassar Andalas Makassar Veteran Semen Tonasa Makassar RS Stella Maris Kendari Soekarno Kolaka Jayapura Ahmad Yani Manokwari Merauke Nabire Serui Fak Fak Biak Sorong Ahmad Yani Timika Wamena Jayapura Abepura Tembagapura Kuala Kencana Jayapura Sentani Jayapura Waena Jayapura Sentra Bisnis Pasifik Sorong Basuki Rahmat Tembagapura Shopping Centre

ALAMAT KANTOR
Jl. Raya Pattimura No. SK.2 / 1 Jl. Brigjend. Slamet Riyadi No. 8 Jl. Sulawesi No. 81 Jl. HOS Cokroaminoto No. 3 Kompleks Graha Satelit Blok 12 A, Jl. Sultan Hasanuddin Jl. Cenderawasih No. 185 Mall GTC Tanjung Bunga No. 22 Jl. Bolevar 89 F Jl. Sam Ratulangi No.90 Kompleks Bukit Khatulistiwa Blok B/9, Jl. Bau Mahmud No. 1 Jl. Durian No.24-26 Jl. Jend. Sudirman No. 132, Wonomulyo Kampus IKIP Gedung 4C, Jl. Bontolangkasa, Gunungsari Baru Jl. Andalas No. 116 F Jl. Veteran Utara No. 220 Komplek PT Semen Tonasa I, Kotak pos 114 Komplek RS. Stella Maris Jl. Somba Opu No.273 Jl. Soekarno No. 37 Jl. Repelita No. 1 Jl. Jend. Ahmad Yani No. 35 Jl. Yos Sudarso No. 61 Jl. Raya Mandala No. 1 Jl. Pepera No. 19 Jl. Diponegoro Jl. Izak Telussa No. 26 Jl. Jend. Ahmad Yani No. 2 Jl. Jend. Ahmad Yani No. 99 Jl. Yos Sudarso No. 30 Jl. Trikora No. 92 Jl. Raya Abepura, Abepura Jl. Numfor Jl. Mandala Raya Selatan Jl. Raya Kemiri, Sentani Pertokoan Topaz ,Jl. Raya Waena Sentani No. 231 Kompleks Ruko Pasifik Permai Blok D No.5 Jl. Reklamasi Pantai Apo Jl. Basuki Rahmat No. 22 Family Shopping Center Tembagapura

KOTAMADYA/ KABUPATEN
Ambon Makassar Makassar Makassar Gowa Makassar Makassar Makassar Bulukumba Makassar Sengkang Pinrang Polewali Mandar Makassar Makassar Makassar Tonasa Makassar Kendari Kolaka Jayapura Manokwari Merauke Nabire Serui Fak-fak Biak Sorong Timika Wamena Jayapura Tembagapura Kuala Kencana Jayapura Jayapura Jayapura Sorong Tembagapura

KODE POS
90172 90111 90174 90174 92111 90133 90134 90231 92512 90241 90913 91211 91352 90221 90155 90145 90662 90001 93127 93560 99111 98311 99613 98801 98212 98601 98112 98414 98663 99511 99351 98100 99920 99352 99351 99112 98401 98100

TELEPON
(0911) 345587, 353122 (0411) 319963-4 (0411) 317378, 317388 (0411) 323809, 317545 (0411) 840133 (0411) 837609 (0411) 838841 (0411) 425290, 441605 (0413) 2587965, 2587966, 2587967 (0411) 591255, 591256 (0485) 324333, 324222 (0421) 921367, 922145 (0428) 51985, 51987, 51988 (0411) 874744 (0411) 334023, 310164 (0411) 319981. 332354 (0411) 320672 (0411) 854289 (0401) 331211, 321477 (0405) 22225 (0967) 531028, 534186/9, 533919 (0986) 213567, 211102 (0971) 321333, 321128 (0984) 21135, 21045 (0963) 31535-7 (0956) 22119, 22124, 22480, 22120 (0981) 22000, 21527, 22528 (0951) 323200, 323111, 323222 (0901) 321727, 321145, 321045 (0969) 31033, 31010 (0967) 581397, 587183 (0901) 351125, 351027, 404225 (0901) 302265, 302266 (0967) 591668 (0967) 572813, 572816 (0967) 535166, 535177 (0951) 323845, 323844, 321440 (0901) 352707, 403122

FAKSIMILI
352208 317854 320629, 320473 316488 840134 837609 838842 443777 2587968 591257 324111 921878 51986 874747 310372 332354 311973 854289 331210 22226 534494, 531836 211222 322094 21683, 23170 31636, 31179 22636 21557 323400, 323981 321515 32520, 33646 587182 351155 302264 593624 572817 535178 321113 407625

HUB JAYAPURA AHMAD YANI

WILAYAH HUB

KC KCP

KK PEMBUKAAN CABANG BARU

160

daftar cabang bank mandiri

kantor luar negeri/perwakilan Jaringan Kantor
Bank Mandiri Cayman Island

Alamat Kantor
Cardinal Plaza 3rd Floor #30 Cardinal Avenue, George Town Grand Cayman, Cayman Island PO BOX 10198 APO

Telepon
1-345-945-8891 (3 lines)

Faksimili
1-345-945-8892

SWIFT
BEIIKYKY

Telex
4206 EXIMCAY

website
-

Bank Mandiri Dili - Timor Leste

Jl. Ave Presidente Nicolau Lobato No. 12 Colmera, Dili, Timor Leste

670-390-317-555 or 777 Lokal: 5263769 Satelit: +086815000123

670-3317-444 /190/192

-

-

-

Bank Mandiri Hong Kong Branch

7th Floor, Far East Finance Centre 16 Harcourt Road, HongKong

852-2527-6611, 852-2877-3632

852-2529-8131, 852-2877-0735

BBUDHKHH

70663 / 71360 MDRIHX www.bankmandirihk.com

Bank Mandiri Singapore Branch

9 Raffles Place #35 - 01 / 02 Republic Plaza, Singapore 048619

65-6213-5588 (General) 65-6213-5880 (Dealer) 65-6532-6086 (Dealer Board)

65-6438-3363 (General) 65-6536-3008 (Dealers)

BEIISGSG

RS23697 MDRISQ (General) RS23699 MDRIFX (Dealers)

www.ptbankmandiri.com.sg

Bank Mandiri Europe Limited

Cardinal Court (2nd Floor) 23 Thomas More Street London EIW IYY, United Kingdom

44-207-553-8688

44-207-553-8699

BEIIGB2LA

8813270

www.bkmandiri.co.uk

Bank Mandiri 3401, Bank of China Tower Shanghai 200 Yin Cheng (M) Road, (Representative Office) Pudong New Area, Shanghai 200120, People’s Republic of China

86-21-5037-2509

86-21-5037-2507

-

-

-

161

Jambi 36113 Jl.H. Jend. Jakarta Utara 14410 Jl. Medan 20212 Jl. 135. Bekasi 17550 Jl. 8868401 (021) 2303146 (021) 8508807 (021) 3868114 (021) 8315687 162 daftar alamat mbu. Jl. Rustam Effendi No. Tanjungkarang 35111 Jl. Bandarlampung 34223 Jl.H. 40–42. LetJend. MBDC. 10. Jakarta Barat 11460 Jl. 3. 750. Jl. Raya Merak No. Thamrin. 79. 6 7. Lippo Cikarang.No. 183. Tangerang 15111 Jl. Kirana Raya No. 142 AB. Tangerang 15133 Jl. 73. Jend. Serang 42112 Jl Utama Raya Blok A/B No 57 B Cengkareng. Jakarta Barat 11110 Jl. Fakrudin No. Jakarta Barat 11610 Jl.15. CBC & SDBC . Ahmad Yani No. M. Sultan Agung No. Parman No. Pelabuhan II Kotak Pos 15. Kolonel Atmo No. Yos Sudarso No. T. Juanda No. Raya Bekasi Km. Aipda KS Tubun 92–94. 1–2. Laksamana Malahayati No. Jend. Batam 29432 Jl. Medan 20116 Jl. Sutomo No. Bekasi 17550 Jl. Cilegon 42431 Jl. Samanhudi No.7. Kartini No. Moch.292. Zainal Arifin Blok A1. Jakarta Timur 13210 Komplek Ketapang Indah.7–8. 9. Mansyur No. 2. Lapangan Stasiun No. Ir. Harapan Business Center Blok I No. Tanjungduren Raya No.13 Blok R-G Sektor IV Bumi Serpong Damai. Lubuk Baja. 28. Tangerang 42431 Grenvil Real Estate Blok BG 31–36 Jl. Jakarta Selatan 12970 phone (0778) 432315 (0778) 327842 (061) 4143990 (061) 6643696 (061) 4523509 (061) 6940246 (061) 6642658 (061) 7864298 faX (0778) 457830 (0778) 322474 (061) 4517644 (061) 6611100 (061) 4155269 (061) 6941768 (061) 8828064 (061) 6619540 (061) 7864598 (0721) 483212 (0725) 48269 (0721) 241998 (0751) 33124 (0752) 625035 (0741) 7551066 (0711) 7063376 (0711) 7063378 (0711) 7068155 (0713) 7000031 (021) 4371948 (021) 69833165 (021) 92694422 (021) 926 94425 (021) 92694421 (021) 70974118 (021) 3864028 (021) 40706202 (021) 70972293 (021) 70972292 (021) 4405213 (021) 70770600 (021) 70970235 (021) 92694419 (021) 92694420 (021) 5866499 (021) 5689044-6 (0254) 201260 (021) 70637223 (021) 70759125 (021) 55755791 (0254) 437194815 (021) 5516142 (021) 70917154 (021) 7020066 (021) 92694223 (021) 92694427 (021) 70950705 (021) 70995199 (021) 70950768 (021) 70988472 (021) 70992877 (021) 70920521 (021) 70986304 (021) 70985974 (021) 3868112 - (0721) 485082 (0725) 41860 (0721) 241998 (0751) 33124 (0752) 625035 (0741) 7550082 (0711) 313655 (0711) 719882 (0711) 310873 (0713) 326005 (021) 43930980 (021) 69833167 (021) 2310318 (021) 6592683 (021) 6625327 (021) 5647439 (021) 3864031 (021) 4898109 (021) 6349340 (021) 6306112 (021) 44820937 (021) 6399070 (021) 5376769 (021) 5525004 (021) 92752304 (021) 5866499 (021) 5689048 (0254) 217723 (021) 5450257 (021) 5666552 (021) 5543048 (0254) 4392616 (021) 5523718 (021) 5480027 (021) 89902878 (021) 2301338 (021) 8862613 (021) 325285 (021) 4504788 (021) 89902878 (021) 5711671 (021) 4602875. Ahmad Yani. Tangerang 15311 Jl. 22–23. Jakarta Utara 14210 Jl. Senen Raya No.1. Pusat Pasar No. Pangeran Jayakarta No. Jend. Jl.1A Pulo Brayan. Jakarta Pusat 10730 Jl. Sumatera Selatan 31121 Jl. Prabumulih. Pelni Bekasi Cikarang 1 Jakarta Fakhrudin Bekasi Sentra Niaga Kalimalang Jakarta Sabang Jakarta Kelapa Gading Barat Bekasi Cikarang II Jakarta Bendungan Hilir Pulogadung Bekasi Ahmad Yani Kebon Jati Jakarta Jatinegara Barat Jakarta Atrium Senen Jakarta Pasar Rumput MBDC Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Palembang Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Kota Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin ALAMAT Jl. Petamburan. 30. Bengkulu 38223 Jl. Jakarta Pusat 10250 Jl. Pulogadung. Sutomo Kotak Pos 14. Jakarta Pusat 10340 Jl. Jakarta Utara 14440 Jl. Arteri Mangga Dua Raya. Gunung Krakatau No. Jakarta Pusat 10210 Jl. Imam Bonjol No. Komplek Ruko No. Tanah Abang. R.H. 1 Jl. Thamrin. Palembang 30125 Jl. 118.8. Dr. Palembang 30125 Jl. Bolevar Barat Raya Blok LC-7 No. Pusat Perdagangan Kalimalang Blok A VIII No. 59 D. Jend. Sudirman No. 94–95. 7 G–H. H. Sudirman No.P. Jakarta Barat 11140 Jl.18. Mayor Zein No. Jl. Kelapa Gading. 73. 39 A. Diponegoro No. Jend. 16. Medan Jl. Batam 29422 Jl. Palembang 30118 Jl. Lippo Cikarang. Raya MH Thamrin Ruko Mahkota Mas Diamond(The BEST) Blok J No. 46. Gunung Rinjani No. M. Puri Indah Raya Ruko Blok I/1. Raya Cakung. 56 A–B. 550. Jakarta Barat 11210 Komplek PT KBN. Imam Bonjol. Bendungan Hilir No. Brigjen Zain Hamid No. Sudirman No. Bukit Tinggi 26111 Jl. Jakarta Pusat 10410 Jl. Sudirman No.H. Medan 20158 Alamat Booking Kredit: KC Imam Bonjol Jl.167 D. Belawan 20411 Jl. Jend.03 Lt. Jakarta Pusat 10710 Arkade Dusit Mangga Dua No. Jakarta Barat Jl. 7. Jakarta Barat 11410 Ruko Roxy Blok E . Bagindo Aziz Chan No. Merdeka No. Medan 20112 Jl. H. 21. Jend. Ciledug. Binjai 20711 Jl. Cilincing. Bekasi 17141 Jl. Kebon Jati No. Ahmad Yani No. CBC & SBDC LOKASI Daftar MBU Batam Lubuk Baja Batam Sekupang Martadinata Medan Pusat Pasar Medan Pulo Brayan Medan Kirana Medan Belawan Binjai Medan Gunung Krakatau Medan Katamso Pekanbaru Sudirman Atas Pematang Siantar Pangkal Pinang Bandar Lampung Teluk Betung Metro Tanjung Karang Kartini Padang Bagindo Aziz Chan Bukit Tinggi Jambi Dr. Padang 25211 Jl Perintis Kemerdekaan No. Jakarta Pusat 10730 Komplek Pertokoan Mitra Bahari Blok E No.9 Gedung YDPK. Pangeran Tubagus Angke No.17–18.daftar MBU. Jakarta Timur 13320 Ruko Segitiga Senen Blok E-21/22 Jl.E. Jl. K. Medan 20239 Jl. 1.116–117 Jakarta Pusat 10250 Jl. 4602879 (021) 8846716. Jakarta Utara 14240 Ruko Roxy Blok E No. Kebon Sirih No. 77 Kav. 452.II. Ciledug Raya No. S. 18.H. 5 Jl. Jatinegara Barat No. 117. Jakarta Barat 11470 Jl. 21. 2. Bekasi 17141 Jl. 18. Pasar Ikan. Yos Sudarso Blok A No. Komp. Jakarta Utara 14250 Jl. K.Sutomo Palembang Atmo Palembang PUSRI Palembang Pusat Dagang Bengkulu S. Parman Prabumulih Sudirman Jakarta Tanjuk Priok Yos Sudarso Jakarta Kota Jakarta Pasar Baru Jakarta Mangga Dua Jakarta Mitra Bahari Jakarta Jelambar Jakarta Gambir Jakarta PuloMas Jakarta Ketapang Indah Jakarta Jembatan Lima Jakarta Cakung Jakarta Pangeran Jayakarta Tangerang Bumi Serpong Damai Tangerang Ahmad Yani Jakarta Puri Indah Tangerang Ciledug Jakarta Grenvil Serang Jakarta Kali Deres Jakarta Tanjungduren Tangerang Cikokol Cilegon Merak Tangerang Merdeka Jakarta RS. Pematang Siantar 21117 Jl.4-5 Tangerang Cikokol 15117 Jl. Pekanbaru 28115 Jl. Metro 34111 Jl. Pusat Perdagangan Kalimalang Blok A 3 No. Sudirman No. 94 A. K. Martadinata. mbdc. Pangkal Pinang 33128 Jl. Jakarta 10120 Komplek Artamas. Ahmad Yani.

Pajajaran No. CBC & SDBC 163 . 612. Bandung 40282 Jl. Cirebon 45124 Jl. Kebayoran Lama. Bandung 40261 Jl. H. 6 A1–2. 5 A–C. Tarum Barat Km. Siliwangi No. Braga No. Soekarno Hatta No. Pejaten. Jakarta Timur 13310 Komplek Gajah Unit F & G. Cianjur 43553 Jl. 8. Pahlawan Revolusi No. R. Raya Jakarta Bogor Km. Depok 16514 Jl. Raya Cipanas No. Jakarta Timur 13710 Jl. Cirendeu Raya. Pemuda No. Sudirman Kav. 12. Billy Moon. Bogor 16121 Jl. Jend. 15. Ahmad Yani No.B. Ahmad Yani No. Kramat Raya No. Asia Afrika No. 94–96. Jakarta Timur 13510 Jl. Soekarno Hatta No. Raya Kebayoran Lama No. 73. Bandung 40111 Jl. 57. Depok II Tengah. Melawai Raya No. Dr. 2. Cilandak. Jakarta Selatan 12330 Jl. 162. Kav. Arteri Simprug. Garut 44115 Jl.11–12. 176. Tasikmalaya 46113 Jl. Raya Timur No. Jl. Bogor 16121 Jl. Simatupang No. 132 B. Siliwangi No. Pertokoan Ramayana Blok A No. Bandung 40226 Jl. Jl. 486. 4. Bandung 40173 Jl. Jakarta Pusat 10270 Alamat Booking Kredit: Plaza Bapindo. 21. Asia Afrika No. Kyai Maja No. 111. Depok 16411 Alamat Booking Kredit: Hub Pasar Rebo Plaza PP. Bandung 40115 Jl. 57. Kiara Condong No. Pertokoan Cibubur Indah Blok A.B.LOKASI Jakarta Pahlawan Revolusi Jakarta Pasar Jatinegara Jakarta Saharjo Jakarta Rawamangun Pemuda Jakarta Kalimalang Pondok Kelapa Jakarta Kramat Raya Jakarta Cimanggis Jakarta Plaza Kramat Jati Indah Jakarta Cirendeu Jakarta Cibubur Bekasi Plaza Pondok Gede Depok Cinere Depok I MBDC Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Thamrin Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman ALAMAT Jl. Bandung 40112 Jl. Jakarta Timur 13450 Jl. Palmerah Barat No. Bandung 40525 Jl. 43. Jl. 9 No. R. Jakarta Timur 13720 Jl. Raya Pasar Minggu No. Raya Cimahi No. Ir. Otto Iskandardinata No. Sudirman No. Bandung 40235 Alamat Booking Kredit: Hub Bandung Asia Afrika Utara Jl. Junjunan No.134. Raya Tegalwangi Km. Jakarta Pusat 10450 Jl. 57. 28. Pondok Bambu. 155 A. Jakarta Selatan 12120 Jl. Braga No. Raya Bogor. Jakarta Selatan 12430 Jl. 51. Surya Kencana No. 58. Tasikmalaya 46114 Jl. Kalimalang Jl. 39. Jl. Bandung 40235 Jl. 25 AB.12–14. LetJend. Bandung 40174 Jl. Jend. Tangerang 15417 Jl. Simatupang No. Jl. 730. Suroso No. Jakarta Timur 13220 Jl. T. Bandung 40111 Jl. 92694412 (021) 92694413 (021) 92694416 (021) 7764715 faX (021) 8632073 (021) 2800072 (021) 8282349 (021) 47882420 (021) 8656511 (021) 8652418 (021) 3161946 (021) 87713945. Margonda Raya No. 125.S. Bandung 40281 Jl. Nusantara Raya No. Cinere Raya Kav. Dewi Sartika Ciputat Tangerang Jl. Bintaro Jaya Sektor I. 736406869 (021) 5308376 Jakarta Kebayoran Lama Tangerang Ciputat Center Jakarta Simprug Purwakarta Bandung Alun-alun Bandung Siliwangi (Lapangan Raya) Bandung Braga Bandung Padjajaran Bandung Pasteur Bandung Otista Bandung Kiara Condong Cimahi Bandung Sukarno Hatta Bandung Buah Batu Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung (021) 725 6917 (021) 7400352 (021) 7397958 (0264) 207185 (022) 4205555 (022) 2506858 (022) 70831973 (022) 91142244 (022) 70840361 (022) 70838293 (022) 7213891 (022) 6645209 (022) 70284145 (022) 70725682 (021) 72791036 (021) 7426021 (021) 7231358 (0264) 201507 (022) 4205312 (022) 2531940 (022) 4204444 (022) 6002019 (022) 6020361 (022) 4237271 (022) 7205633 (022) 6645209 (022) 7562944 (022) 6046261 Bandung Bina Citra Sumedang Bandung Ujung Berung Bandung Ahmad Yani Bandung Martadinata Garut Bandung Kopo Bogor Kapten Muslihat Bogor Suryakencana(Siliwangi) Cianjur Cipanas Bogor Juanda Sukabumi Ahmad Yani Tasikmalaya Otto Iskandardinata Tasikmalaya Sutisna Ciamis Cirebon Yos Sudarso Cirebon Tegal Wangi Cirebon Siliwangi Majalengka Kadipaten Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung Bandung (022) 70687389 (0261) 201523 (022) 7834976 (022) 7278151 (022) 4267694 (0262) 243971 (022) 5425541 (0251) 352529 (0251) 7165499 (0263) 270891 (0263) 524467 (0251) 357018 (0266) 237393 (0265) 313582 (0265) 332422 (0265) 771383 (0231) 246655 (0231) 325480 (0231) 3387057 (0233) 664511 (022) 5409846 (0261) 201523 (022) 7834977 (022) 7213708 (022) 4204991 (0262) 232675 (022)4204991 (0251) 356037 (022) 381134 (0263) 270891 (0263) 511039 (0251) 356037 (0266) 2211160 (0265) 331824 (0265) 332422 (0265) 771384 (0231) 223421 (0231) 321026 (0231) 206343 (0233) 662004 daftar alamat mbu. 54–55 Jakarta Selatan 12190 Jl. Jakarta Timur 13760 Komplek Ruko Sukmajaya No. 32–33. Kebayoran Baru. Lapangan Tembak. 293. Yos Sudarso No. T. Pondok Gede. Depok 16432 Jl. 87711803 (021) 8482936 (021) 7444812 (021) 87704206 (021) 8482936 (021) 7762684 (021) 7547565 (021) 7764715 Depok Tengah Jakarta Sudirman (021) 77823438 (021) 7715441 Jakarta Mayestik Jakarta Pasar Minggu Jakarta Melawai Jakarta Pamulang Jakarta Fatmawati Jakarta Bintaro Jaya Jakarta Palmerah Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman Jakarta Sudirman (021) 70978006 (021) 70625334 (021) 92694417 (021) 92718230 (021) 92715040 (021) 7375187 (021) 5307758 (021) 7233715 (021) 79192536 (021) 2700352 (021) 74713028 (021) 7692309 (021) 7374537. 310. 107. Abdul Rahman No. Majalengka 45453 phone (021) 70980933/12 (021) 92694424 (021) 92694411 (021) 92694426 (021) 70975943 (021) 70268090 (021) 3161938 (021) 70973988 (021) 84977412. Tangerang 15419 Jl. Fatmawati No. Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12160 Komplek Pertokoan Pamulang Permai Blok SH IX Kav. 3. 95. 139. Pacet. mbdc. 10. Tole Iskandar. Gerbang Puri Tirta Kencana. Sutisna Senjaya No.22–23. 11–14. Cirebon 45111 Jl. Bandung 40266 Jl Soekarno Hatta No. Matraman Raya No. 89 J. Sukabumi 43131 Jl. Ciamis 46211 Jl. Jakarta Timur 13470 Jl. Bintaro Utama. Jakarta 12810 Jl. 11. Jakarta Selatan 12240 Jl. Jakarta Selatan 12220 Ruko Mutiara Center B/3 Jl. 92694412 (021) 92694415 (021) 92694414 (021) 84977412. Saharjo No. Bogor 10123 Jl. 124. Raya Terusan Kopo 228 A. Jl. 242. Martadinata No. Raya Ujungberung No. Bandung 40251 Alamat Booking Kredit: Hub Bandung Braga. Jakarta Selatan 12510 Jl. 2. LetJend. Pertokoan Prima Indah No.103 . Kalimalang. Cirebon 45154 Jl. Bandung 40132 Jl.5. Kadipaten. Cianjur 43211 Jl.E. 133. Kapten Muslihat No. 222. Kramat No. 51. Purwakarta 41115 Jl. Ahmad Yani No. Bandung 40612 Jl. Sumedang Jl. Jakarta Timur 13760 Jl. Raya Tarum Barat Blok M I No. 133. 88. Depok 16432 Alamat Booking Kredit: Hub Pasar Rebo Plaza PP. Bekasi 17414 Jl. 24. 17. 44. Dr. 99. Otto Iskandardinata No. 26. 50 B. Ahmad Yani No. Raya Pondok Gede No. Juanda No.

Dr. Sidoarjo 61262 Alamat Booking Kredit: Spoke Sidoarjo Jl. Parman No. Krian. Semarang 50511 Jl. Pangeran Diponegoro No. Pemuda Utara No. Kuta Raya No. 8. Pemuda. Gresik 61122 Jl. 92. Ahmad Yani No. 41. Surabaya 60113 Menara BBD. 3. Solo 57111 Jl. 17. mbdc. Surabaya 60162 Jl. 19. 107–109. 55 K. Jombang 61481 Jl. 55. Sudirman No. Panjaitan No. Pangeran Diponegoro No. 3. Ahmad Yani No. Sekip Blok L 6. D. Jend. Temanggung 56254 Spoke Yogyakarta Diponegoro Jl. 107 Yogyakarta 55231 Jl. Jend. 48 A–B.10. Semarang 50232 Jl. Sudirman No. AA Gde Ngurah No. Jend. Pertokoan Sutorejo Prima Blok PC 21. Gatot Subroto No. Jl. 69 B. 713896 (0271) 661638. 109. Surabaya 60176 Jl. Magelang 56126 Jl. Pemuda No. 100. Jl. 164. Laksda Adisucipto No. Jl. Stasiun Kota No. Banjarnegara 53411 Jl. Ahmad Yani No. 36 A–B. 120. Malang 65112 Jl. 165 Yogyakarta 55281 Jl. 210. S. Sidoarjo 61274 Alamat Booking Kredit: Spoke Sidoarjo Jl.A. 29. 55. Basuki Rachmat No. Mayjend. BrigJend. Kaliurang. Jl. Komplek Pertokoan Rejotumoto. 31. 23. 121 F. CBC & SDBC . Sidoarjo 61219 Jl. Sugiyopranoto No. Jend. Yogyakarta 55232 Kampus STIE YKPN. Ahmad Yani No. Mataram 83235 phone (0234)-356535 faX (0234) 353569 Magelang Yogyakarta Sudirman Yogyakarta STIE YKPN Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta (0293) 312480 (0274) 586425 (0274) 486164 (0293) 364282 (0274) 561893 (0274) 486164 Yogyakarta Diponegoro 1 Yogyakarta Katamso Yogyakarta UGM Parakan Yogyakarta Diponegoro 2 Muntilan Solo Purwotomo Solo Slamet Riyadi 1 Solo Slamet Riyadi 2 Klaten Purwokerto Gombong Cilacap Kutoarjo Banjarnegara Semarang Pahlawan Semarang Sugiyopranoto 1 Semarang Candi Baru Semarang Sugiyopranoto 2 Semarang Kepodang Ungaran Kudus Salatiga Semarang Majapahit Tegal Arif Rahman Hakim Tegal Sudirman Brebes Pekalongan Hayam Wuruk 1 Pekalongan Hayam Wuruk 2 Surabaya Sungkono Surabaya Rungkut Megah Raya Surabaya Rungkut SIER Sidoarjo Sidoarjo Porong Sidoarjo Krian Surabaya Bratang Binangun Surabaya Pemuda Surabaya Gubeng Mojokerto Jombang Surabaya Stasiun Kota Bojonegoro Surabaya Kembang Jepun Surabaya Indrapura Surabaya Tanjungperak Tuban Gresik Lamongan Pamekasan Surabaya Mulyosari Surabaya Swandayani Malang Merdeka Madiun Jember Alun alun Probolinggo Situbondo Banyuwangi Pasuruan Kediri Malang Suprapto Batu Tulungagung Denpasar Gajah Mada Kuta Raya Denpasar Udayana Mataram AA Gde Ngurah Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Yogyakarta Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Semarang Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Malang Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar (0274) 586731 (0274) 415681 (0274) 541909 (0293) 596598 (0274) 368275 (0293) 585985 (0271) 717786 (0271) 661638 (0271) 669817 (0272) 325743 (0281) 642624 (0287) 5500111 (0282) 534898 (0275) 641306 (0286) 592375 (024) 8450527 (024) 70702520 (024) 70709465 (024) 70702540 (024) 3544401 (024) 70784004 (0283) 342155 (0298) 313464 (024) 70780650 (0283) 3319277 (0283) 342155 (0283) 3319266 (0285) 422550 (0285) 422550 (031) 5632909 (031) 8704910 (031) 8472974 (031) 8959290 (0343) 842808 (031) 8982377 (031) 5054765 (031) 5312253 (031) 5025345 (0321) 330725 (0321) 875142 (031) 3525307 (0353) 892110 (031) 3557150 (031) 3293553 (0356) 333204 (031) 3972835 (0322) 316581 (0324) 330803 (031) 5962282 (031) 5460855 (0341) 335292 (0351) 472472 (0331) 427884 (0335) 423822 (0338) 676543 (0333) 421577 (0343) 432303 (0354) 699328 (0341) 331212 (0341) 512577 (0355) 328155 (0361) 262983 (0361) 7464685 (0361) 233971 (0274) 562878 (0274) 415388 (0274) 541908 (0293) 596598 (0274) 562878 (0293) 585985 (0271) 712864. Soekarno Hatta Kotak Pos 27. Kepodang No. Probolinggo 67211 Jl. 645500 (0272) 321277 (0281) 642934 (0287) 474020. Jl. Perak Timur No. Pekalongan 51119 Jl. Pekalongan 51119 Jl. Situbondo 68311 Jl.456. Surabaya 60281 Jl. Hayam Wuruk No. 47. 339. Sudirman No. 375 A–B. 1. Jend. Muntilan 56414 Jl. Ngagel Jaya Selatan. Madiun 63116 Jl. Jember 68118 Jl. Diponegoro No. 472695 (0282) 535408 (0275) 641306 (0286) 592375 (024) 9311366 (024) 3585084 (024) 8505501 (024) 3585084 (024) 355184 (024) 6924295 (0291) 438769 (0298) 316011 (024) 8505501 (0283) 353628 (0283) 322194 (0283) 673535 (0285) 435087 (0285) 435087 (031) 5678075 (031) 8704910 (031) 8472974 (031) 8941577 (0343) 842323 (031) 8971304 (031) 5054765 (031) 5311429 (031) 5035346 (0321) 323093 (0321) 875542 (031) 3530951 (0353) 892114 (031) 3550576 (031) 3544319 (031) 3293579 (0356) 892114 (031) 3981442 (0322) 318773 (0324) 324302 (031) 5926432 (031) 5311305 (0341) 335291 (0351) 463482 (0331) 485461 (0335) 422303 (0338) 671854 (0333) 423257 (0343) 432305 (0354) 681629 (0341) 364665 (0341) 512335 (0355) 329834 (0361) 234646 (0361) 752221 (0361) 231277 164 daftar alamat mbu. 5. Solo 57111 Jl. Surabaya 60284 Jl. Semarang 50191 Jl.151.5 Surabaya 60293 Jl. Tulungangung 66219 Jl. Jend. Ruko Sultan Agung. R. 45. 398. 102. Kutoarjo 54212 Jl. Diponegoro No. Kartini No. Tegal 52123 Jl. Yogyakarta 55213 Alamat Booking Kredit: KC Wisma PU. Denpasar 80112 Jl. Brigjend. Surabaya 60293 Jl. 114. Lamongan 62213 Jl. 160. Surabaya 60271 Jl. Cilacap 53212 Jl. Suroyo No. Rungkut Industri Raya No. Jl.I. Yos Sudarso No. 16. BrigJend. Purwokerto 53114 Jl. 245. Pasuruan 67112 Jl. Jend. Yogyakarta 55121 Jl. Slamet Riyadi No. Indrapura No. Pamekasan 69315 Jl. Denpasar 80361 Jl. Sugiyopranoto No.10. Sudirman No. Slamet Riyadi No. Sungkono No. Gombong 54411 Jl. 463. Hayam Wuruk No. 2–4 Surabaya 60261 Jl. No. Semarang 50246 Jl. Panglima Sudirman No. Ahmad Yani No. Pahlawan No. Surabaya 60225 Komplek Pertokoan Rungkut Megah Raya Blok E/5-6. Udayana No. Kalimantan No. Pangeran Diponegoro No. 26. Yogyakarta 55281 Jl.60 C-D Kav.168–170. Jl. Malang 65119 Jl. 3. Klaten 57414 Jl. Raya Kali Rungkut No. 671 E–F. Jatibarang Alamat Booking Kredit: Spoke Indramayu Panjaitan Jl. Batu Jl. Merdeka Barat No. Kembang Jepun No. Ahmad Yani No. Mayor Dasuki No. Mojokerto 61321 Ruko Cempaka Mas Blok A 1–2. Indramayu 54212 Jl. Basuki Rahmat No. 645500 (0271) 661638. Semarang 50246 Jl. Brebes 52212 Jl. 2. Arief Rahman Hakim No. S. 27–31. 11. Mojopahit No. Surabaya 60164 Jl. 5. 32–34.LOKASI Jatibarang MBDC Bandung ALAMAT Jl. Parman No. 7. 3. Tegal 52131 Plaza Dedy Jaya. Pahlawan No. Majapahit No. Tuban 62317 Jl. Raya Krian No. Dewi Sartika No. Kediri 64123 Jl. Bojonegoro 62113 Jl. Salatiga 50711 Kompleks Ruko Majapahit. Jl. Soekarno-Hatta No. Katamso No. 11. Parakan. Slamet Riyadi No. 115. Solo 57142 Jl. 16. Brigjend. Denpasar 80112 Jl. Kudus 59301 Jl. Semarang 50241 Jl. Pangeran Diponegoro No. H. 45. Yogyakarta 55231 Kompleks Ruko Muntilan Plaza. Semarang 50137 Jl.1 dan 2. Sidoarjo 61219 Jl. Sidoarjo 61219 Jl. Banyuwangi 68411 Jl. 26. 7. Jend. 36 A–B. 7. Sudirman No. 107. Raya Mulyosari No.329. Seturan. Plaza Manyar Megah Indah Blok J 5–6. Jaksa Agung Suprapto 65. Saubari No. Wahidin Sudiro Husodo No. Gajah Mada No. Lamongrejo No. Surabaya 60160 Jl. Jend. Raya Porong No.eral Sudirman No. 10. Sudirman No. 94.

15. Achmad Yani KM 2 No. 51 Bandung 40001 Jl.LOKASI Singaraja Banjarmasin Pangeran Samudra Banjarmasin A. Jl. 60 Singaraja 81116 Jl. Surapati No. Kalimantan Selatan 70713 Jl. Basuki Rachmat No. 3(Lt. Banjarmasin 70111 Jl. 698 33162 / 63 / 66 (021) 5266 566 ext 1112-1114. Yani No. 317345. 107.34 No.eral Ahmad Yani Km.54-55. Sam Ratulangi No. Jl. Dotu Lolong Lasut No. Makassar 90174 Jl. Jakarta Selatan 12190 (061) 453 6661 (0711) 313 767. Surabaya 60271 Jl. TP. Jl. Balikpapan 76131 Jl. 185. Lambung Mangkurat No. 2. flexi 706 3877 (021) 691 6533. Asia Afrika No. 319467 (0274) 561 923 (0341) 335 291 daftar alamat mbu. Manado 95122 Jl. Dr. 421 8722. Sulawesi No. 390 8322 (022) 421 8797 (024) 841 9759 (031) 535 6372 (0361) 238082. 15. Jl. Jend. 226 / 5321819 (0361) 238083 ext 216 (0511) 326 2540. Jend. Kebon Sirih No. 7. Zainul Arifin. 12–14. 356 436. Yogyakarta 55231 Jl. Jl. Makassar 90111 phone (0511)3361154 (0511)3269626 (0511)7473729 faX (0511) 3361154. 841 9758. Rustam Effendi No 550. mbdc. Jl. Pahlawan No. 335 292 (061) 451 6837 (0711) 368 510 (021) 691 0681. Makassar 90133 Jl. 3350928 (0511) 3257278 (0511) 4780777 (0411) 3650401 (0411) 864226 (0411) 8112628 (0411) 320473 (0411) 333455 (0411) 864226 (0411) 8112628 (0411) 320473 (0411) 4772368 (0411) 4772368 Daftar MBDC (Micro Banking District Center) Medan Palembang Jakarta Kota Jakarta Sudirman Bank Mandiri Cab. 1. 326 2540 (0411) 323809. Imam Bonjol No. 257278. Achmad Yani No. Medan Jl. 319 442 (0274) 586731 (0341) 335 290. Jl. 4. 51. Jend. 12-14. Banjarbaru. 421 8733. 16 D. 3. Makassar 90111 Kompleks Graha Satelit Blok 12 A. 4. Cokroaminoto No.(223 296) (0511) 3269626. Diponegoro No. Jakarta Barat 11110 Gedung Plaza Bapindo Lt. 45. Jend. Denpasar 80232 Jl. 355 190. Semarang 50243 Gedung Bumi Mandiri Lt 11.2). RA Kartini No. 81. Palembang/Pusat Dagang Jl. CBC & SDBC 165 . Banjarmasin 70233 Jl. Lapangan Stasiun No. A.1. Jakarta Pusat 10340 Jl. Cenderawasih No. HOS. Samarinda 75111 Jl. 257281 (0411) 316488. Sudirman Kav. Makassar 90241 Alamat Booking Kredit: Hub Makassar Kartini. DM(021) 5266 936 (021) 3983 3059 (022) 421 8911. 263333. Jend. Yani Banjar Baru Samarinda Sudirman Balikpapan Suprapto Makassar Kartini Sungguminasa Makassar Cendrawasih Makassar Sulawesi Manado Datu Lolong Lasut Bitung Makassar Daya MBDC Denpasar Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Banjarmasin Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar Makassar ALAMAT Jl. Makassar 90174 Jl. 4 5.13. 421 8765 (024) 841 9757. Sudirman No. Bitung 95521 Komplek Bukit Khatulistiwa Blok B/9. 698 33167 / 64 (021) 5266 940 Jakarta Thamrin Bandung Semarang Surabaya Denpasar Banjarmasin Makassar Yogyakarta Malang Menara BDN Lt. 262690. Sultan Hasanuddin. 4. (024) 841 9756(DM) (031) 534 8808 ext. Perintis Kemerdekaan Km. 31 D. Suprapto No. Malang 65119 (021) 230 2926. 83. Banjarmasin 70233 Jl. Merdeka Barat No. 129 137. RA Kartini No. Gowa 92111 Jl.

Jl. 8 Banjarmasin Jl.Jend. 19 Makassar 90111 Jl. Jl. Lapangan Stasiun No 2 Jakarta Barat 11110 Jl. Surapati No 15 Denpasar 80232 Jl.83 Jakarta Pusat 10340 Gedung Menara BDN Lantai 3.36-38. Jl. H Juanda No. A. Jl. Boulevard Artha Gading Kav. MH Thamrin No 5 Jakarta Pusat 10340 Jl. R. Sudirman Kav. Jl. Imam Bonjol No.19. 54-55. mbdc. Ir.DAFTAR CBC Jakarta Commercial Sales Group Commercial Banking Center Jakarta Kota Commercial Banking Center Jakarta Thamrin I Commercial Banking Center Jakarta Thamrin II Commercial Banking Center Jkt Sudirman Commercial Banking Center Jkt Plaza Mandiri Commercial Banking Center Jkt Kelapa Gading Commercial Banking Center Bekasi Commercial Banking Center Plaza Mandiri ALAMAT Jl. Basuki Rachmat No. Jl. 118 120 Bandung 40261 Jl.39. Kebon Sirih No. Jl.Gatot Subroto Kav.118-120 Bandung 40261 Gedung Kanwil VII/ Lantai 3. Jakarta Selatan 12190 Jl. A Yani No 85 Pekanbaru 28115 Telepon 022 4240286 031 5348880 0411 312984 0711 312500 061 4154600 0361 238083 0511 9965484 021 5268115 024 3514321 021 39832879 021 6915478 0761 839267 Faksimili 022. Kapten Rivai No.2 No.85. Jakarta 12190 TELEPON 021 6910705 021 39832879 021 39832817 021 5268118 021 5245029 021 45856250 021 8813200 021 5245026 FAKSIMILI 021 6917029 021 39832832 021 39832891 021 5268119 021 5274343 (021) 45856230 021 8821100 021 52963012 REGIONAL COMMERCIAL SALES GROUP Commercial Banking Center Medan Commercial Banking Center Pekanbaru Commercial Banking Center Palembang Commercial Banking Center Bandung Commercial Banking Center Semarang Commercial Banking Center Surabaya Commercial Banking Center Denpasar Commercial Banking Center Makassar Commercial Banking Center Banjarmasin Jl. Denpasar 80232 Bali Jl. Jend. Imam Bonjol No 7 Medan 20112 Jl.A1 Blok CN. Asia Afrika no.Sudirman Kav.Jend.73 Semarang 50139 Gedung Bumi Mandiri Lantai 11. Jl. Banjarmasin 70111 061 4153393 0761 856743 0711 355399 022 4220595 024 3520053 031 5320642 0361 244336 0411 311752 0511 4366792 061 4155385 0761 856732 0711 360361 022 4209328 024 3580579 031 5480731 0361 238082 0411 312595 0511 4366793 DAFTAR SDBC SDBC SBDC Bandung SBDC Surabaya SBDC Makassar SBDC Palembang SBDC Medan SBDC Denpasar SBDC Banjarmasin SBDC Jkt Sudirman SBDC Semarang SBDC Jkt Thamrin SBDC Jkt Kota SBDC Pekanbaru Alamat Jl. Asia Afrika No.83 Jakarta Pusat 10340 Bank Mandiri Tower Lantai 5. Medan 20112 Jl.4209328 031 5480731 0411 312595 0711 360361 061 4155385 0361 244342 0511 3363082 021 5267549 024 3580579 021 39832891 021 2600508 0761 856732 166 daftar alamat mbu. Yani No.Rivai No.8.39 Spoke Palembang A. Pemuda No 73 Semarang 50139 Jl. A Rivai No 39 Palembang 30135 Jln. Kartini No. 129 137 Surabaya 60271 Jln.Pemuda No.2.A. Kartini No. Jakarta Barat 11110 Gedung Menara BDN Lantai 3.15.Suropati no.155 Bekasi 17112 Plaza Mandiri Lantai 29.129-137 Surabaya 60271 Jl. Jl.36-38 Jakarta 12190 Gedung Graha Rekso Lantai 3. Makassar 90111 Jl. Kebon Sirih No. CBC & SDBC .Gatot Subroto Kav.12 Kelapa Gading Jakarta 14240 Gedung Spoke Bekasi Juanda. Jl. Kapt. 7.39 Palembang 30135 Gedung Dana Pensiun Satu(Lantai 3). Jl. Jend. Jl. Kapten Rivai No. Lambung Mangkurat No. Lapangan Stasiun No. Basuki Rahmat No.Lambung Mangkurat No.54-55 Jakarta 12190 Plaza Mandiri Lantai 19.

dewan komisaris Edwin Gerungan Komisaris Utama Muchayat Wakil Komisaris Utama Soedarjono Komisaris Richard Claproth Komisaris Gunarni Soewarno Komisaris Independen Pradjoto Komisaris Independen Yap Tjay Soen Komisaris Independen 167 .pernyataan komisaris Menyatakan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

pernyataan direksi Menyatakan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sentausa Direktur Risk Management Bambang Setiawan Direktur Compliance & Human Capital Riswinandi Direktur Special Asset Management Thomas Arifin Direktur Treasury & International Banking Budi G. Sadikin Direktur Micro & Retail Banking Pahala Nugraha Mansury EVP Coordinator Finance & Strategy Haryanto Tiara Budiman EVP Coordinator Change Management Office 168 . dewan direksi Agus Martowardojo Direktur Utama Wayan Agus Mertayasa Wakil Direktur Utama Omar Sjawaldy Anwar Direktur Consumer Finance Zulkifli Zaini Direktur Commercial Banking Sasmita Direktur Technology & Operations Abdul Rachman Direktur Corporate Banking Sentot A.

co.www. (+62. Gatot Subroto Kav. 36–38 Jakarta 12190.id PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Plaza Mandiri.21) 526 5045. (+62. 5299 7777 Fax.bankmandiri. Jl.21) 5296 4024 . Jend. Indonesia Tel.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->