Anda di halaman 1dari 6

BERWIRAUSAHA

Bidang Bimbingan Jenis Layanan Standar Kompetensi Kelas : Pribadi : Informasi : Memahami Seluk Beluk Dunia Usaha ( Wirausaha ) : XII

KOMPETENSI YANG AKAN DICAPAI Setelah memperoleh layanan ini, diharapkan siswa dapat : 1. Memiliki minat kuat untuk berwirausaha. 2. Memiliki gambaran mengenai dunia usaha. 3. Memiliki gambaran mengenai marketing sebagai nyawa dari sebuah usaha.

BERWIRAUSAHA
A. Berwirausaha Menjadi seorang wirausaha atau karyawan merupakan sebuah pilihan hidup bagi setiap orang. Tidak salah satu dari pilihan tersebut merupakan pilihan yang lebih baik dari pilihan yang lainnya. Menjadi seorang karyawan adalah dapat menerima penghasilan yang tetap dalam kurun waktu tertentu, namun waktu bekerja lebih ketat (tidak sebebas wirausaha). Seorang wirausaha penghasilannya tidak menentu, terkadang lebih besar, terkadang lebih sedikit. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Menjadi seorang wirausaha merupakan suatu cita-cita yang mulia. Di tangan seorang wirausahalah beberapa orang menggantungkan hidupnya. Dengan membuka lapangan pekerjaan berarti telah memberikan nafkah kepada orang yang mengalami kesulitan mencari pekerjaan. Di bawah ini akan dibahas mengenai hal yang berhubungan dengan kewirausahaan. Pengertian Wirausaha Wirausaha adalah semangat, perilaku, dan kemampuan untuk memberikan tanggapan yang positif terhadap peluang memperoleh keuntungan untuk diri sendiri dan atau pelayanan yang lebih baik, serta menciptakan dan menyediakan produk yang lebih bermanfaat menerapkan cara kerja efisien, melalui keberanian mengambil resiko, kreatifitas dan inovasi serta kemampuan managemen. Asas pokok kewirausahaan :
Modul Bina Karier - Bimbingan Konseling SMK-XII

a. b. c. d. e.

Mampu dan berani membuat keputusan dan mengambil resiko Tekun, teliti dan produktif Kreatif dan inovatif Kebersamaan dan etika bisnis. Berwirausaha ada aturannya. Tidak semua jalan dapat ditempuh untuk menjadi pengusaha sukses. Kemauan yang kuat untuk berkarya dengan semangat mandiri

Kewirausahaan menyangkut tiga dimensi penting, yakni inovasi, pengambilan resiko dan proaktif. Keinovatifan mengacu pada pengembangan produk, jasa atau proses yang unik. Keinovatifan meliputi upaya sadar untuk menciptakan tujuan tertentu, memfokuskan perubahan pada potensi sosial ekonomi perusahaan yang berdasarkan pada kreatifitas Mengingat orang yang kreatif dikenal menyukai lingkungan kerja yang memberikan independensi dan otonomi yang tinggi. Sementara itu jiwa kewirausahaan juga berkait dengan pengambilan resiko, yang mengacu pada kemauan aktif untuk mengejar peluang. Resiko perlu diperhitungkan dan wirausaha secara objektif harus mengidentifikasikan faktor resiko dan sumber daya yang ada serta secara sistematis mengelola faktor ini. Dimensi ketiga kewirausahaan adalah proaktif. Bahwa kewirausahaan sebagai pengambil resiko dan melakukannya bukan sekedar bereaksi terhadap lingkungan. Operasionalisasi dari sifat ini adalah : a. Memutuskan apakah dalam hal inovasi, organisasi mengikuti pesaing atau tidak. b. Menyukai apa yang telah lalu atau pertumbuhan, inovasi, dan pengembangan. c. Mencoba bekerjasama dengan pesaing atau tidak. B. Tahapan Kewirausahaan Kewirausahaan dikenal sebagai suatu proses penciptaan nilai dengan menggunakan berbagai sumberdaya untuk mengeksploitasi peluang. Proses ini dalam beberapa tahapan khusus, yakni : 1. Pengidentifikasian peluang 2. Pengembangan (konsep) bisnis baru. 3. Evaluasi dan pengumpulan sumberdaya yang diperlukan 4. Penerapan konsep 5. Pemanfaatan serta keberhasilan dari bisnis yang dijalankan. C. Ciri-ciri Wirausaha Ciri-ciri wirausaha : 1. Berani menanggung resiko 2. Mampu menciptakan dan meningkatkan sumberdaya 3. Terbuka terhadap umpan balik 4. Selalu mencari perubahan 5. Tanggap terhadap perubahan 6. Memanfaatkan perubahan sebagai peluang 7. Terus-menerus malakukan inovasi 8. Cenderung petualang 9. Tidak suka mencari kambing hitam
Modul Bina Karier - Bimbingan Konseling SMK-XII

10

D. Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Berikut ini merupakan hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan berkenaan dengan upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan. 1. Memperbaiki kualitas diri sendiri agar mampu menjadi individu yang dapat dipercaya dan dihormati karena memiliki standar moral tinggi. Sukses berwirausaha erat kaitannya dengan kemampuan meraih kepercayaan.

2.

Membiasakan diri menciptakan impian, memiliki keyakinan luar biasa, serta ketekunan berusaha. Berjiwa perintis sejati, harus mampu merencanakan dengan baik, cepat dan efisien berani menanggung resiko, penuh kesabaran memelihara dan menjaga usahanya dengan baik sebelum melihatnya tumbuh sukses. 3. Memupuk kebiasaan berpikir positif. Tidak seorangpun pebisnis sukses di dunia ini yang tidak pernah gagal. Disamping profesional, memiliki dedikasi yang tinggi, mereka juga selalu mampu bangkit ketika mengalami kegagalan. Menjadikan setiap kegagalan sebagai motivasi untuk terus bergerak maju. 4. Memupuk kemampuan mencetak laba. Untuk itu harus belajar tentang pemasaran yang baik dan juga meningkatkan kedisiplinan dalam melakukan manajemen keuangan. Sebab dalam dunia usaha, keuntungan sekecil apapun sangat penting untuk memperkuat stabilitas sekaligus untuk melakukan peningkatan usaha. Mengembangkam rasa peduli. Rasa peduli yang tinggi akan membantu menghasilkan karya yang tidak hanya dapat dinikmati dan menguntungkan diri sendiri tetapi juga dapat dinikmati dan menguntungkan sesama. Menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Awal berwirausaha membutuhkan tingkat energi tinggi, ketahanan mental, dan motivasi yang besar, sehingga sangat membutuhkan kebugaran fisik. Melatih diri menciptakan dan memperbarui masa depan serta merencanakan tindakan dan pencapaian untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Kemampuan memperbarui sangat diperlukan jika ingin usaha yang dijalankan terus mengalami perkembangan. Meningkatkan kemampuan mengorganisasi, menempatkan orang yang tepat pada posisinya. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi. Ini sangat penting untuk menggali informasi dari target pasar tentang produk jasa yang sangat diinginkan sekaligus menciptakan komunikasi yang baik dengan pelanggan. Meningkatkan daya kreatifitas, mengubah sesuatu yang biasa menjadi komoditas yang bernilai tinggi dan mengguncang pasar.

5.

6.

7.

8. 9.

10.

Usaha yang Menjadi Pilihan Para Pemula Sebenarnya tidak ada hal spesifik yang menjadi pilihan pelaku usaha kecil dan pemula. Apa pun jenis usahanya bisa dilakukan.

Modul Bina Karier - Bimbingan Konseling SMK-XII

11

Beberapa jenis usaha kecil yang relatif mudah dilakukan para pemula : 1. Usaha di bidang makanan Indonesia memiliki penduduk 220 juta orang dan semuanya membutuhkan makanan. Betapa besar potensi di bidang ini. Ragam makanan sangat banyak, baik makanan khas daerah maupun makanan internasional, Anda tinggal pilih. Makanan pokok, makanan ringan, minuman ringan, es buah, es campur dan lain-lain. Cara jualannya, Anda bisa dengan menjual langsung atau dengan membuka took / kios / warung. Untuk usaha makanan, Anda tidak perlu memikirkan potensi pasar seluruh Indonesia, hanya satu kelurahan saja atau satu komplek perumahan saja, Anda bisa menjual makanan dan bisa mendapatkan penghasilan yang lumayan. 2. Usaha pakaian dan perhiasan Semua orang membutuhkan pakaian dan perhiasan dengan berbagai bentuk. Mulai baju celana, sandal, topi, kacamata, serta berbagai asesoris dan perhiasan seperti jam tangan, cincin, dan kalung. Dengan pertumbuhan ekonomi yang terus membaik, variasi pakaian makin banyak, baik pakaian lakilaki maupun perempuan, baik anak-anak maupun dewasa. 3. Usaha yang terkait dengan tempat tinggal Sama seperti makanan dan pakaian, tempat tinggal dibutuhkan oleh semua orang di alam modern seperti sekarang ini. Menjalankan usaha yang terkait dengan tempat tinggal peluangnya sama banyaknya dengan usaha makanan dan pakaian. Anda bisa usaha jual-beli rumah, usaha renovasi rumah, servis peralatan rumah tangga (kulkas, AC, kipas angin, elektronik, dan lainlain), usaha peralatan rumah tangga, peralatan elektronik, listrik, hiasan dinding, tempat tidur, dan kursi. Pendeknya, Anda bisa menyediakan apa pun yang dibutuhkan. Bagi orang yang tidak memiliki rumah, mereka jaga membutuhkan tempat tinggal maka muncullah usaha sewa rumah dan kos-kosan. 4. Usaha pendidikan Pangan, sandang dan papan (tempat tinggal) adalah kebutuhan hidup
utama manusia. Jika itu sudah terpenuhi maka pendidikan adalah kebutuhan manusia.

Negeri kita menganut sistem pendidikan yang dibiayai oleh masyarakat sendiri. Oleh karena itu, peluang usaha pendidikan terus berkembang. Pendidikan yang dimaksud bisa pendidikan formal (sekolah) maupun pendidikan non-formal (kursus). Saat ini pendidikan untuk masyarakat bisa dilakukan melalui berbagai media, seperti seminar, buku, kaset, VCD, radio, dan televisi. Anda tidak perlu khawatir dengan banyaknya sekolahan yang tutup akibat kekurangan murid. Hal itu terjadi karena pengelolaannya saja yang kurang baik. Kebutuhan pendidikan terus berkembang, bukan hanya untuk masyarakat umum. Perusahaan-perusahaan yang mau maju pasti sangat peduli untuk mendidik karyawannya agar lebih terampil dan memiliki motivasi bekerja yang baik sehingga membutuhkan tenaga trainer dari luar. Dengan demikian, lembaga pendidikan in house training bisa berkembang.

Modul Bina Karier - Bimbingan Konseling SMK-XII

12

5. Usaha yang terkait dengan rekreasi Kebutuhan manusia modern salah satunya adalah rekreasi. Sebagian penduduk Jakarta, menikmati akhir pekan dan beristirahat dengan berekreasi ke puncak atau ke tempat lainnya. Ada juga yang istirahatnya cukup di rumah. Mereka semua membutuhkan sesuatu yang bila Anda penuhi dapat menjadi peluang bisnis yang prospektif. Misalnya jasa sewa kendaraan untuk rekreasi, penyediaan perlengkapan rekreasi (tas, tempat makan serta minum alas / tikar dan lain-lain). Bagi yang di rumah, Anda bisa menyediakan suasana rekreasi yang baik seperti permainan / game dan lain-lain. Adanya perusahaan software game komputer, play station, dan sejenisnya adalah beberapa contoh usaha rekreasi. 6. Usaha pendukung Usaha yang bisa mendukung atau mempermudah orang lain menjalankan usaha, misalnya menjual mesin dan alat-alat untuk petani, menjual bahan baku industri, dan lain-lain. Melihat enam kategori usaha tersebut, bisa dilihat bahwa peluang usaha benar-benar melimpah di depan mata. Prinsipnya, barang siapa bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia maka bisa mendirikan usaha.

TUGAS
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar !
1. Jelaskan pengertian tentang wirausaha! .. .. .. 2. Jelaskan kelebihan dan kekurangan menjadi wirausaha! .. .. .. 3. Sebutkan dan jelaskan aspek -aspek kewirausahaan! .. .. .. 4. Jelaskan 3 tiga dimensi penting dalam kewirausahaan! .. .. .. 5. Jelaskan tahapan-tahapan dalam kewirausahaan! .. .. ..
Modul Bina Karier - Bimbingan Konseling SMK-XII

13

6. Jelaskan cirri-ciri kewirausahaan! .. .. .. 7. Kedepan anda mempunyai minat untuk berwirausaha apa? Sebutkan dan beri penjelasannya! .. .. .. 8. Jika anda ingin berwirausaha, apa saja yang perlu disiapkan? .. .. .. 9. Jika berwirausaha dapat berkembang dengan baik, langkah apa untuk memperluas usaha anda? .. .. .. 10. Dari sekarang, apakah anda sudah mempunyai cita-cita untuk berwirausaha? .. .. ..

Modul Bina Karier - Bimbingan Konseling SMK-XII

14