P. 1
Indikator Kunci 8 Standar New

Indikator Kunci 8 Standar New

|Views: 139|Likes:
Dipublikasikan oleh naseh01

More info:

Published by: naseh01 on Apr 08, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/29/2014

pdf

text

original

INDIKATOR KUNCI 8 STANDAR

NO. 1 STANDAR ISI

INDIKATOR KUNCI

1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan 1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat menggunakan panduan yang disusun BSNP. • • • • • • • • • • • • • satuan pendidikan

Tim Pengembang Kurikulum Keterlibatan anggota TPK Memuat 5 Kelompok Mapel 7 Prinsip Pengembangan 7 Prinsip Pelaksanaan Muatan Kurikulum terdiri dari : Matapelajaran Inti, Muatan Lokal, dan Pengem.diri Substansi Matapelajaran IPA dan IPS terpadu Model pembelajaran kelas rendah menggunakan tematik, dan mata pelajaran untuk kelas tinggi ( Khusus SD ) Alokasi waktu, jam/minggu, jam/tahun Penambahan jam Kurikulum direviu tiap tahun Kurikulum disyahkan oleh dinas pendidikan Kurikulum disosialisasikan

1.1.2. Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakteristik daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran. • • Jenis muatan lokal. Kebutuhan disesuaikan dengan karakter dan sosbud.

1.1.3. Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu, rencana program remedial, dan pengayaan bagi siswa.

• • •

Alokasi waktu layanan perbaikan dan pengayaan.. Program layanan perbaikan. Program layanan pengayaan.

1.2. Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik
1.2.1. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untukmemenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

• • •

Penyusunan Program konseling Pelaksanaan Tindak lanjut

kemampuan awal. • • • • • • Acuan Pengembangan Silabus Komponen Silabus Kelengkapan jumlah silabus. minat. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2.NO. kemampuan sosial.2. • Penyusunan Program dan perencanaan • Jenis kegiatan • Pelaksanaan • Penilaian dan Pelaporan untuk memenuhi 2 STANDAR PROSES 2. lengkap dan sistematis dan menunjukkan pembelajaran PAKEM ( interaktif. dan sumber . dan panduan KTSP. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat 2.2. • • • • • Prinsip penyusunan RPP Kesesuaian dengan silabus Jumlah guru penyusun RPP. Guru menggunakan buku panduan.1.1. Silabus dilakukangurusecara mandiri atau 2. Sekolah menyediakan beberapa buku dan sumber belajar lainnya dengan mudah untuk dipinjam dan dipakai di luar sekolah dalam kurun waktu tidak lebih dari satu minggu dan dapat diperpanjang.3.2. buku referensi. Sekolah menyediakan kegiatan ekstrakurikuler kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.3. norma. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI). dan lingkungan peserta didik.2. potensi. Pengembangan berkelompok Cara Pengembangan Silabus Jumlah hasil penyusunan Silabus direviu tiap tahun 2. gaya belajar. tahap intelektual.2. 2. • • • Sekolah menyediakan beberapa buku dan sumber belajar lainnya yang cukup dipergunakan selama pelajaran berlangsung. Direviu / tahun. 2. Siswa dapat mengakses buku panduan. buku pengayaan. Sekolah menyediakan Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat diakses oleh siswa. • RPP mengakomodir perbedaan peserta didik.2. bakat. emosional.1.1. RPP memperhatikan perbedaan gender.inspiratif menyenangkan. dan sumber belajar lain selain buku pelajaran dengan mudah.1. kebutuhan khusus. INDIKATOR KUNCI 1.2. buku pengayaan. kecepatan belajar. latar belakang budaya. Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar 2.menantang dll ) RPP disusun minimal 1 x pertemuan. Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran. motivasi belajar. nilai-nilai. buku referensi.2. 2.3.1.

Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas.1.5.4. inspiratif. 2. kreatif. menyenangkan. inspiratif. diskusi. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3. menyenangkan. pelatihan konsultasi ) Penyampaian hasil supervisi Tindak lanjut. Pelaksanaan Supervisi meliputi al ( pemberian contoh. dan penutup. 2.5. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran • • Pembelajaran sesuai RPP Pembelajaran dilakukan. Penentuan Buku tek merupakan hasil rapat guru dan komite Guru memanfaatkan sumber belajar yang ada di Perpustakaan Guru memanfaatkan sumber belajar yang ada di Ruang Laboratorium Guru memanfaatkan sumber belajar lain yang ada di lingkungan sekolah Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan. • • • • Perencanaan Supervisi pembelajaran .2.4. dan penilaian hasil pembelajaran. pelaksanaan.1. meliputi pendahuluan.1. INDIKATOR KUNCI belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik. serta mendapatkan konfirmasi.2.2. inti. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan 2. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri. .1. • • • • 2.5. • • 2. dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan.1. • • • Frekwensi pelaksanaan supervisi Pelaksana supervisi Timeng Supervisi 3 STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 3. menantang dan memotivasi peserta didik yang interaktif.NO. • Pencapaian nilai KKM • Kenaikan nilai rata-rata • Peningkatan rata-rata nilai hasil ujian 3.4. 2. elaborasi dan konfirmasi.1.Kegiatan inti dan penutup. Kesesuain methode pembelajaran dengan karakteristik peserta didik dengan mata pelajaran Kegiatan inti pembelajaran menggambarkan adanya eksplorasi.

Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. • • • • • Penerapan ajaran agama.1.NO. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3. 3. budaya. dan hasil karya. dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima. • • • • • • Jenis layanan program konseling Keterlaksanaan layanan program konseling Jenis kegiatan ekstrakurikuler Keterlaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Pemanfaatan lingkungan Pelaksanaan pekan bahasa.2.2. • • • • • Program pengembangan kepribadian peserta didik Jenis kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik Model pelaksanaan pengembangan kepribadian peserta didik (integrasi /berdiri sendiri) Keterlaksanaan kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik: Nilai/Hasil pengembangan kepribadian peserta didik 3. Sekolah mengembangkan nilai-nilai agama. vokasinal) Keterlaksanaan kegiatan Hasil kegiatan. Sekolah mengembangkan keterampilan hidup. • • • • Program pengembangan ketrampilan hidup peserta didik Jenis kegiatan (sosial. keagamaan.1.2.1.2. . pentas seni-budaya.2. Sifat jujur dan adil Menghargai keragaman. 3. 4 STANDAR PTK 4.3. Jumlah pendidik memenuhi standar. Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik. pameran lukisan.3. Kemampuan melakukan kegiatan seni dan budaya lokal Peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi. • • • • • • • INDIKATOR KUNCI Variasi tugas-tugas yang dikerjakan peserta didik Volume tugas yang telah dikerjakan Peningkatan nilai tugas belajar mandiri Variasi sumber belajar yang digunakan Frekuensi Pemanfaatan sumber belajar Jumlah Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) Jumlah Kelompok Belajar Bahasa Asing 3.1.1.

Kualifikasi pendidik memenuhi standar Kualifikasi Kepala Sekolah SD/MI • Pendidikan sudah S1/D IV • Berstatus sebagai guru SD/MI • Memiliki sertifikat kepala SD /MI (SK) Guru / Pendidik SD/MI. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. Olahraga.2. SMA/MA. KS (SD/MI ) Jumlah Guru mapel.2. ditambah Guru Agama. • Laboratorium IPA • Petugas layanan khusus ( Pesuruh. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standar. • • INDIKATOR KUNCI Jumlah Guru Kelas.2. • Jumlah Pendidik Ijazah S1/D IV Kualifikasi Kepala Sekolah SMP/MTs/SMA/MA/SMK/MAK • Pendidikan minimal S1/D IV • Berstatus sebagai guru SMP/MTs/SMA/MA/SMK/MAK • Memiliki sertifikat guru SMP/MTs/SMA/MA/SMK/MAK (SK) • Memiliki sertifikat Kepala SMP/MTs/SMA/MA/SMK/MAK (SK) Kualifikasi Guru / Pendidik • Jumlah Pendidik ijazahnya minimal D-IV/S1 sesuai dengan mata pelajaran yang diampu • Jumlah Pendidik yang belum S1/D IV • Jumlah Pendidik yang mengajar tidak sesuai ijazah 4.1.2.Kebun/ kebersihan ) SMP/MTs .2. • Kepala Perpustakaan. • Kepala Laboratorium IPA. • Kepala Administrasi.Penjaga. • Petugas layanan khusus dan • Kepala urusan yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan 4. KS (SMP/SMA/K) 4.NO. Untuk SD / MI • Kepala Administrasi • Pengelola Perpustakaan.1. Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar Untuk SD/MI Kualifikasi Kepala Administrasi • Pendidikan minimum lulusan SMK (sederajat) • Memiliki sertifikat (SK) Pelaksana Urusan Administrasi Umum (Rombel > 6) • Pendidikan minimal lulusan SMK (sederajat) • Petugas layanan khusus minimal SMP/MTs . • Konselor. SMK/MAK Terdiri dari .

d. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4. e. Kompetensi Sosial 4. Kompetensi Kepribadian. Kompetensi Sosial e. c. Kompetensi Profesional d.3. Kompetensi Konselor a. Kompetensi Kepribadian c. d. Kompetensi Manajerial c.2. Kompetensi Profesional. Kompetensi Administratif e. c.S1(SMA) • Memiliki sertifikat (SK) • Pelaksana urusan pend. INDIKATOR KUNCI Untuk SMP/MTs.3. Koptensi Supervisi Kompetensi Pendidik a. b. Kompetensi Manajerial. c. Kompetensi Sosial. Kompetensi Kewirausahaan d. Kompetensi Paedagogik b. Kompetensi Kepala perpustakaan a. d. Kompetensi Kepribadian b. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar 1.minimal SMA/SMK • Petugas layanan khusus minimal SMP/MTs • Petugas lain perhatikan Indikator Kunci 4. Kompetensi Sosial. Kompetensi Pengembangan Profesi. Kompetensi Kepribadian. KompetensiPengelolaan informasi. Kompetensi Paedagogik. Kompetensi Kepribadian . b. Kompetensi Kepribadian. Kompetensi Administratif.NO. 2. 4.3.1. Kompetensi Tenaga Laboran a./SMA/MA/SMK/MAK Kualifikasi Kepala Administrasi • Pendidikan minimal lulusan D3(SMP). Kompetensi Profesional. f. Kompetensi Kependidikan. b. b. Kompetensi Sosial. Kompetensi Akademik 3. Kompetensi pendidik memenuhi standar Kompetensi Kepala Sekolah a. Kompetensi Kepala Laboratorium IPA a.

Bangunan Gedung a. Tempat Beribadah 7. Ruang UKS 8. Ruang Perpustakaan 3. IMB dan Ijin penggunaan C. Sarana sekolah sudah memadai 5. Ruang Tata Usaha 7.1. Ruang Guru 6. persyaratan untuk sistem ventilasi. dan lainnya. A. Laboratorium IPA 4. Rasio lantai b. Rasio b. Ruang Laboratorium IPA 4. Tempat Beribadah 8. Gudang 10. Lahan Sekolah a. Luas minimum c. 5 STANDAR SARPRAS 5. Kelengkapan Sarana dan Prasarana SD/MI 1. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan. Jamban 12. Ruang Organisasi Kesiswaan 11. Daya listrik e. Tempat Bermain/Olahraga C. Gudang . Luas minimum lantai c. INDIKATOR KUNCI c. Ruang Pimpinan 5. Ruang Konseling 9. Jamban 9. Ruang Kelas 2.1. jumlah ruangan. Kompetensi Sosial. Ruang Pimpinan 5. Ruang Sirkulasi 11. d. Kepemilikan B.NO. Ventilasi d. Kompetensi Profesional. Ruang Perpustakaan 3.1. Kelengkapan Sarana dan Prasarana SMP/ MTs 1. Ruang Guru 6. Ruang UKS 10. Ruang Kelas 2.

di Ruang Kelas b. di Tempat Bermain/Olahraga Jenis dan jumlah alat/sumber belajar SMP/MTs a. Ruang Perpustakaan 3. Ruang Sirkulasi 14. Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran. Ruang Pimpinan 9. Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar.1. Ruang Laboratorium Komputer 7. INDIKATOR KUNCI 13. di Ruang Laboratorium Bahasa h. di Ruang Kelas b. Ruang Laboratorium Bahasa 8. di Tempat Bermain/Olahraga Jenis dan jumlah alat/sumber belajar SMA/MA a. uang Tata Usaha 14.NO.2. di Ruang Komputer g. di Ruang Laboratorium Biologi d. di Laboratorium IPA d. di Ruang Kelas b. Ruang Laboratorium Biologi 4. 5.1. Untuk SMP 19. di Tempat Bermain/Olahraga .3. Ruang Laboratorium Fisika 5. Ruang Sirkulasi 5. di Ruang Perpustakaan c. di Ruang Laboratorium Kimia f. Ruang Laboratorium Kimia 6. di Ruang Laboratorium IPA d. Ruang Guru 10. Ruang Organisasi Kesiswaan 18. • • Jumlah Rombongan Belajar Jumlah peserta didik dalam setiap rombongan belajar. Ruang Kelas 2. Kelengkapan Sarana dan Prasarana SMA/MA 1. Jenis dan jumlah alat/sumber belajar SD/MI a. di Ruang Perpustakaan c. Ruang UKS 17. Ruang Konseling 16. di Ruang Laboratorium Fisika e. di Ruang Perpustakaan c. Jamban 11. Tempat Bermain/Olahraga 13. Tempat Beribadah 15. Tempat Bermain/Olahraga C. RGudang 12.

1. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik 5. Pagar Kenyamanan a.2.1.2. kemitraan. • • • • • • • • • • • • • • Perumusan Visi dan Misi Sekolah Keselarasan Visi dan Misi dengan Visi dan Misi Disdik Pelibatan penyusunan Visi dan Misi Sekolah Diputuskan melalui rapat Disosialisasikan Difahami oleh warga sekolah Reviu Visi dan Misi Sekolah Penyusunan RKS RKS mendapat persetujuan RKS disahkan dinas pendidikan RKS dijadikan dasar penyusunan RKAS RKS dapat dibaca oleh pihak yang terkait. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya kemandirian.1. Suhu dan Kelembaban Ruangan e. Sanitasi Bangunan c. Letak Ruang guru • Keamanan a.NO. • Kemudahan akses a.2.2. Lahan b. kemitraan. Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar • Program pemeliharaan • Pelaksanaan pemeliharaan • Kondisi bangunan( baik/rusak berat/rusak ringan ) 5. RKAS menunjukkan kemandirian. ' Pelaksanaan RKS dilaporkan kepada pihak terkait. Sekolah merumuskan visi dan misi serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan.1. keterbukaan. INDIKATOR KUNCI 5. Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak 6. Lokasi Sekolah b. keterbukaan dan 6. Letak Ruang pimpinan d. Letak Ruang perpustakaan c.1. Peredam Suara d. Lahan b. dan akuntabilitas. . Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus. Bangunan c. Kondisi linbgkungan • 6 Standar Pengelolaan 6. partisipasi.2.

Melakukan perbaikan. 6. Proses. Budaya dan lingkungan sekolah. Rencana-rencana kerja lain yang mengarah pada peningkatan mutu. 3). 6.3. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah secara berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar • • • • • • • Pembentukan Tim Pengembang Sekolah (TPS) Evaluasi terhadap kinerja sekolah Melaksanakan evaluasi proses pembelajaran Melaksanakn evaluasi program kerja tahunan Evaluasi diri sekolah dilakukan secara periodik Penyusunan Laporan EDS Penentuan skala prioritas dan Program tindak lanjut 6. 6). Peran serta masyarakat dan kemitraan. 4). Sarana dan prasarana.2.3.3. Menentukan indikator hasil belajar Menetapkan KKM setiap mata pelajaran Ketercapaian KKM setiap mata pelajaran . INDIKATOR KUNCI akuntabilitas Rencana kerja sekolah mencantumkan tujuan yang jelas untuk program peningkatan dan perbaikan berkelanjutan yang tersosialisasikan dengan baik • • • • • Sekolah merumuskan tujuan Tujuan menggambarkan kualitas yang dicapai. • • 6. dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar • • • • • • • Penyusunan indikator/parameter. Kesiswaan.3. Kurikulum dan kegiatan pembelajaran(SKL. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur. 5). RKAS dilaksanakan berdasarkan RKS. 2). Melakukan penilaian kinerja.NO.1. Sosialisasi RKS kepada warga sekolah Sosialisasikan RKS kepada pihak-pihak yang berkepentingan Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar • • • Menyusun RKAS.2. Sekolah mensosialisasikan rencana kerja yang berbasis tujuan untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan kepada warga sekolah dan pihakpihak yang berkepentingan.2. 6.1. S. Mengacu pada SKL Mengakomodasi masukan melalui rapat 6.3. Penilaian). Rencana kerja tahunan memuat ketentuan yang jelas mengenai : 1). SI. S. 8). Keuangan dan pembiayaan. Mengacu pada visi.Pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya. Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah (renstra) 6.2.2. misi. Sosialisasi indikator keberhasilan kinerja. 7). menilai kinerja. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan berkelanjutan.

Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif. pelaporan. Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien. dan akuntabel.NO.4.2. Tenaga Administrasi e.5. dan tindak lanjut hasil pengawasan.4. Guru d. • • INDIKATOR KUNCI Peningkatan rata-rata hasil belajar Program remidial dan pengayaan 6. Konselor g. Kepala Sekolah b.1. Wakil Kepala Sekolah c. • . Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional • Penyusunan program pengawasan berdasarkan SNP • Sosialisasi program kepengawasan kepada PTK • Kepengawasan meliputi pemamtauan. a. dan efektif.5.1. Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan • • • • Penyusunan Program Pendayagunaan PTK Acuan Pengembangan Program Pendayagunaan PTK Pengangkatan PTK tambahan Mendukung kebijakan Dinas/yayasan.4. Promosi PTK b. Penerimaan dan Pelaporan data yang akurat 6. Tenaga Laboran i. Komunikasi antar warga secara efisien. Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid 6. efisien. efektif.5. efisien dan dapat dipertanggungjawabkan • • • • Penyusunan Program Pengelolaan Mengelola Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMPendik) yang efektif. Mutasi tenaga kependidikan Pendayagunakan : a. Penempatan PTK c. dan dapat diakses • • • • Jenis SIMPendik yang disediakan SIMPendik mudah diakses Ada petugas khusus pengelola Jenis pelayanan 6. Instruktur/Pelatih h. Teknisi Sumber Belajar 6. supervisi.2. Tenaga Perpustakaan f. Pengembangan PTK d. evaluasi. Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan 6.

dan akuntabel. Guru.1.6.NO. Perda. Sumber dana dan nominalnya 3. proses.1. Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah 6.1. 1. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis. • Sekolah / madrasah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan. Perbup/Walikota. 6. Orang tua murid dan fihak terkait ( Pemerintah setempat) 7. efisien. Permendiknas.1. dibidang kegiatan non akademik. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar 7. dan pemerintahan kabupaten/kota • • • Sekolah menyusun RAPBS/ RKAS RAPBS/RKAS dirumuskan dengan merujuk Peraturan yang berlaku ( PP . pemerintahan provinsi. Warga sekolah terlibat dalam pengelolaankegiatan akademis dan nonakademis. Tenaga Kependidikan).6. Komite Sekolah.2. • Program Keterlibatan warga sekolah dalam pengelolaan akademik dan non akademik • Pelibatan warga sekolah dalam pengelolaan pada kegiatan tertentu. output.1. SK Bupati/ Walikota ) RAPBS / RKAS berisi tiga hal . Program kegiatan 2. 6. 7 STANDAR PEMBIAYAAN 7.1. yaitu . dan pemanfaatan lulusan. • • • Program Keterlibatan Masyarakat dalam pengelolaan kegiatan non akademik Pelibatan masyarakat dalam kegiatan tertentu.Yayasan. Penyusunan rencana keuangan sekolah dilakukan secara transparan. Sekolah / madrasah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan. Transparan:  Mengumumkan rencana investasi kepada pemangku kepentingan.3. Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah.2. berkaitan dengan: input. . Perumusan RAPBS melibatkan Komite sekolah dan pemangku kepentingan yang relevan • Perumusan RAPBS/RKAS melibatkan Sekolah ( KS.6. Pembelanjaan dan nominalnya 7. • • • • • • INDIKATOR KUNCI Pemantauan pengelolaan sekolah oleh Komite Sekolah Laporan pelaksanaan tugas tenaga kependidikan Kepala sekolah melaporkan hasil evaluasi Laporan Pengawasan oleh pengawas Sekolah menindaklanjuti hasil laporan pengawas Guru melaporkan hasil evaluasi dan penilaian kepada Kepala Sekolah dan orangtua peserta didik.

Upaya sekolah untuk mendapatkan 7. Efesien. Sekolah melayani siswa dari berbagai tingkatan sosial ekonomi termasuk siswa dengan kebutuhan khusus.2. Sekolah menjamin kesetaraan akses 7.1. • Sekolah mengidentifikasi Du-Di yang memiliki dana CSR ( Coorporate Social Responsibility) • Sekolah menyusun proposal penggalian dana .NO.3. INDIKATOR KUNCI  Pengelolaan keuangan dapat diketahui dengan mudah oleh semua pemangku kepentingan sekolah.2. Sekolah membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat.2.  Melaksanakan pembukuan keuangan sekolah. Akuntabel . .3. 7.1. • Sekolah melakukan aksi kegiatan dengan melibatkan Du-Di • Melakukan kerjasama dengan beberapa Dunia Usaha Dan Industri (DuDi) 7. • Sekolah menyusun laporan keuangan secara periodik. • Laporan keuangan kepada pemerintah • Laporan keuangan kepada warga sekolah • Laporan keuangan kepada masyarakat 7. Sekolah menyelenggarakan kegiatan yang dapat menghasilkan dana Sekolah mengidentifikasi sumber dana dan donatur Sekolah menyusun proposal penggalian dana . Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri • • • • Sekolah menyusun pengembangan kewirausahaan.  Pembelanjaan sesuai dengan rencana anggaran  Memiliki catatan logistik (uang dan barang) sesuai dengan mata anggaran dan sumber dananya masing-masing.1.4.  Pemeriksaan Buku Kas ( Umum/Pembantu) secara periodik oleh petugas yang berwenang  Memiliki buku setoran ke Bank/KPKN/yayasan  Setiap transaksi keuangan (penerimaan dan pengeluaran) disertai dengan bukti yang sah.3. Sekolah memelihara hubungan dengan alumni. • Sekolah mengidentifikasi alumni • Sekolah memiliki wadah / organisasi alumni • Sekolah mempunyai program kegiatan yang melibatkan alumni • Sekolah memanfatkan sumberdaya alumni 7. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan.2.2. 7.

3. Guru menerapkan berbagai teknik.4. Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik. Penilaian berdampak pada proses belajar 8.2.1. 8. Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik 8. • Pembebasan biaya pendidikan bagi siswa miskin. INDIKATOR KUNCI • Sekolah menerima siswa dari semua tingkatan ekonomi • Sekolah menerima siswa berkebutuhan khusus • Pelibatan dana masyarakat hanya diperuntukkan penjaminan mutu. Menerapkan tugas terstruktur (TT) dan/atau tugas tidak terstruktur (TTT). Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik. 8 STANDAR PENILAIAN 8. 7. Waktu Penilaian 8.1.2.2. Rubrik Penilaian. dan praktik/kinerja) Menerapkan teknik observasi atau pengamatan Menerapkan teknik penugasan baik perseorangan maupun kelompok berbentuk tugas rumah dan/atau proyek. Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi • Sekolah mengidentifikasi tingkat ekonomi orang tua siswa. • Besar Iuran sekolah bervariasi sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan orang tua. Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria • • • • • Informasi Informasi Informasi Informasi Informasi Kompetensi Dasar KKM Tehnik Penilaian. Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat.1.1.1. • • • • • • Melaksanakan ulangan harian (UH) Melaksanakan ulangan tengah semester (UTS) Melaksanakan ulangan akhir semester (UAS) Melaksanakan ulangan kenaikan kelas (UKK) Melaksanakan ujian Sekolah (US) Melaksanakan ujian negara (UN/UASBN) 8. bentuk.2.1. • • • • Menerapkan teknik tes tertulis.1.3.NO. dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik. . lisan. • Penentuan KKM • Penyusunan matrik/pemetaan penilaian • Penyusunan kisi-kisi soal • Penyusunan Instrumen penilaian • Penyusunan rubrik penilaian 8.

• • INDIKATOR KUNCI Menilai/mengoreksi hasil ulangan/tes / penugasan. Kriteria kenaikan kelas d. Sekolah menerbitkan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dan Ijazah dan diserahkan kepada wali murid. Sekolah melaporkan hasil penilaian setiap akhir semester kepada orang tua/wali peserta didik. Program penilaian e. Orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka 8. Guru melaporkan hasil penilaian akhlak kepada guru Pendidikan Agama. SK/KD setiap mata pelajaran b.3. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan.2.NO. Mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan peserta didik disertai balikan/komentar yang mendidik hasil penilaian untuk perbaikan 8.2.1. KKM setiap mata pelajaran c. Sekolah melibatkan orangtua peserta didik meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. Gurumenggunakan pembelajaran. Sekolah melaporkan hasil penilaian setiap akhir semester kepada Dinas Pendidikan/Kemenag Sekolah melaporkan hasil kelulusan kepada Dinas Pendidikan/Kemenag. • • • Menganalisis hasil penilaian. • • • • • • • Guru melaporkan hasil penilaian setiap akhir semester kepada pimpinan. Menyusun Program perbaikan dan pengayaan Melaksanakan perbaikan dan pengayaan 8.3. program Remidial dan pengayaan Pelibatan orang tua siswa dalam penyusunan Kriteria Kelulusan Ujian.2. • • • Sosialisasi kepada orang tua siswa: a. Pelibatan orang tua dalam menyediakan fasilitas belajar . dalam 8.3. Guru melaporkan hasil penilaian kepribadian kepada guru PKn.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->