Anda di halaman 1dari 8

SISTEM HIDROLIK TUGAS TEORI SISTEM MIKROPROSESOR

NOVI KRISMANTO

09506131007

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2013

1. Sejarah sistem hidrolik

Pada tahun 1648 pascal menganalisis tekanan yang dirumuskan olehnya dan disebut hukum pascal tekanan yang diberikan pada zat cair/ hidrolik dalam bejana tertutup, besarnya tekanan akan diteruskan kesegala arah, dengan tekanan sama besar.

Pada tahun 1795 bramah dari inggris menerapkan hukum pascal untuk membuat press yang dapat membangkitkan tenaga cukup tinggi. Pada tahun 1877 dibangun sebuah pimpa pada suatu kota industri untuk mensuplai tekanan dan mengoperasikan press, alat angkat, dan lift. Pada tahun 1906 sistem hidrolik digunakan sebagai penyetir meriam dan pengemudi kapal untuk pertama kali. Sekitar tahun 1926 ditemukan pompa pusingan dengan tekanan dan kecepatan tinggi.

2. Pengertian sistem hidrolik

Sistem hidrolik adalah suatu sistem/ peralatan yang bekerja berdasarkan sifat dan potensi/ kemampuan yang ada pada zat cair (liquid). Hidrolik berasal dari bahasa yunani yakni hydro atau air, dan aulos atau pipa. Jadi hidrolik dapat diartikan suatu alat yang bekerjanya berdasarkan air dalam pipa.

Prinsip dalam rangkaian hidrolik adalah menggunakan fluida kerja berupa zat cair yang dipindahkan dengan pompa hidroik untuk menjalankan suatu sistem tertentu.

3. Hukum-hukum yang menyatakan sistem hidrolik

"Jika suatu benda dicelupkan ke dalam sesuatu zat cair, maka benda itu akan mendapat tekanan keatas yang sama besarnya dengan beratnya zat cair yang terdesak oleh benda tersebut. Hukum Avogadro (1811)

"Jika dua macam gas (atau lebih) sama volumenya, maka gas-gas tersebut sama banyak pula jumlah molekul-molekulnya masing-masing, asal temperatur dan tekanannya sama pula". Hukum Bernouilli (1738)

"Bagi zat-zat cair, yang tidak dapat dimampatkan dan yang mengalir secara stasioner, jumlah tenaga gerak, tenaga tempat dan tenaga tekanan adalah konstan". Hukum Boyle (1662)

"Jika suatu kuantitas dari sesuatu gas ideal (yakni kuantitas menurut beratnya) mempunyai temperatur yang konstan, maka juga hasil kali volume dan tekanannya merupakan bilangan konstan". Hukum Boyle-Gay Lussac (1802)

"Bagi suatu kuantitas dari suatu gas ideal (yakni kuantitas menurut beratnya) hasil kali dari volume dan tekanannya dibagi dengan temperatur mutlaknya adalah konstan". Hukum Coulomb (1785)

4. Perbedaan antara sistem hidrolik dan pneumatik adalah sebagai berikut:

Pada fluida kerja, sistem hidrolik menggunakan fluida cair bertekanan sedangkan pada pneumatik menggunakan fluida gas bertekanan.

Sistem pneumatik umumnya menggunakan tekanan 4 7 kgf/cm2 dan menghasilkan output yang lebih kecil daripada sirkuit hidrolik, sehingga cocok untuk pekerjaan ringan.

Sifat compressibility (mampu tekan) dari sirkuit hidrolik lebih besar daripada sirkuit pneumatik.

Udara bertekanan memiliki resistansi (tahanan) kecil terhadap aliran dan dapat dijalankan dengan lebih tepat daripada tenaga hidrolik.

Sistem hidrolik sensitif terhadap kebocoran minyak, api dan kontaminasi. Sedangkan udara bertekanan tidak mempunyai masalah seperti itu jika sirkuitnya dirancang dengan baik.

Udara bertekanan dihasilkan oleh kompresor yang umumnya dimiliki oleh pabrik, tetapi sistem hidrolik membutuhkan pompa.

Batas temperatur yang mampu diterima oleh peralatan hidrolik 60 70C, sedangkan untuk pneumatik dapat dijalankan hingga 180C.

5. Hukum pascal

Prinsip-prinsip penting dari zat cair/ hidrolik:

Cairan tidak dapat dimampatkan/ dikompresikan/ diperkecil volumenya.

Fluida terdiri dari zat cair, satua tekanan dalam standar internasional adalah pascal (Pa).

1kPa= 1000 Pa Dieropa satuan tekanan menggunakan bar.

1 bar= 100 kPa

Jika kedua silinder sama ukuranya, lalu sebuah gaya (N) bekerja pada silinder utama menyebabkan piston pada silender kedua (actuator) mendapat gaya yang sama, bila kedua piston bergerak pada jarak yang sama, untuk menghitung gaya, tekanan atau penambahan gaya dapat digunakan rumus segitiga, yaitu:

Contoh perhitungan: Gaya yang bekerja 50N luas penampang 40mm2. Berapa besar tekanannya? Dalam rumus tekanan=gaya/luas penampang P=F/A..Kpa P=50N/0.04m2 = 1250 Kpa

6. Penerapan sistem hidrolik

a. Memperpanjang gerakan

Jika piston pada silinder 1 lebih besar dari pada piston 2 (actuator), maka piston 2 pergerakannya lebih panjang.

Jika piston pada silinder 1 lebih besar 10x disbanding piston 2, maka piston 2 pergerakannya 10x lebih besar.

b. Meningkatkan besar tekanan

Jika piston 1 lebih kecil dari pada piston 2, maka piston 2 menerima gaya tekan lebih besar.

Jika piston 1 lebih kecil dari piston 2, maka piston 2 pergerakannya lebih pendek.

7. Komponen utama sistem hidrolik

Sistem hidrolik didukung oleh 3 unit komponen utama, yaitu:

a. Unit tenaga

Berfungsi sebagai sumber tenaga dengan liquid/ minyak hidrolik. Pada sistem ini, unit tenaga terdiri atas:

o o

Penggerak mula, berupa motor listrik atau motor bakar. Pompa hidrolik, putaran dari poros penggerak mula memutar pompa hidrolik sehingga pompa hidrolik bekerja.

Tangki hidrolik, berfungsi sebagai wadah atau atau penampang cairan hidrolik.

b. Unit pengerak (actuator)

Berfungsi untuk mengubah tenaga fluida menjadi tenga mekanik. Hidrolik actuator dapat dibedakan menjadi dua macam, yakni:

Pengerak lurus (silinder hidrolik).

Penggerak putar (rotary actuator).

c. Unit pengatur

Berfungsi sebagai pengatur gerak sistem hidrolik, biasanya diwujudkan dalam bentuk katup atau valve.

8. Perawatan Sistem Hidrolik

Perawatan dari sistem hidrolik, memerlukan penggunaan fluida hidrolik yang layak, pemilihan tube dan seal yang layak. Dan kita harus dapat mengetahui bagaimana pengecekan untuk kebersihannya yang layak.

Perbaikan pada sistem hidrolik, adanya satu prosedur perawatan dilakukan pada mekanik hidrolik. Sebelum perbaikan dimulai, spesifikasi tipe fluida harus diketahui . warna dari fluida pada sistem dapat juga digunakan sebagai penentu dari tipe fluida.

Perawatan efektif dari sistem hidrolik yang diperlukan adalah melihat kelayakan seal, tube, selang yang digunakan. Untuk sistem hidrolik (3000 psi) digunakan tube stainless steel, dan untuk digunakan tube dari alumunium alloy. sistem hidrolik tekanan rendah dapat