PERMASALAHAN PADA LANSIA DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROSES PENUAAN

AHMAD SOFYAN

I.

Permasalahan Pada Lansia

Demensia Demensia adalah suatu gangguan intelektual / daya ingat yang umumnya progresif dan ireversibel. Biasanya ini sering terjadi pada orang yang berusia > 65 tahun. .

.Faktor resiko yang sering menyebabkan lanjut usia terkena demensia adalah : usia. riwayat keluarga. jenis kelamin perempuan. Demensia merupakan suatu penyakit degeneratif primer pada susunan sistem saraf pusat dan merupakan penyakit vaskuler.

DEPRESI Gejala utama : • Afek depresi • Kehilangan minat • Berkurangnya energi (mudah lelah) Gejala lain : • Konsentrasi dan perhatian berkurang • Kurang percaya diri • Sering merasa bersalah • Pesimis • Ide bunuh diri • Gangguan pada tidur • Gangguan nafsu makan .

Berdasarkan gejala tersebut. depresi pada lansia dapat dibedakan berdasarkan berat ringannya : • Depresi ringan : 2 gejala utama + 2 gejala lain+ aktivitas tidak terganggu. • Depresi berat : 3 gejala utama + 4 gejala lain+ aktivitas sangat terganggu. . • Depresi sedang : 2 gejala utama + 3 gejala lain+ aktivitas agak terganggu.

kesedihan. stroke. . kesepian. • Sosial : kurang interaksi sosial. gaul. sosial dan biologik. konflik yang tidak terselesai. isolasi sosial. DM. penyakit kronis seperti hipertensi. akrab. keterbatasan gerak. kemiskinan. gangguan pendengaran / penglihatan. • Psikologis : kurang percaya diri.Penyebab depresi merupakan gabungan antara faktor-faktor psikologik. faktor genetik. • Biologik : sel saraf yang rusak.

insertion. perception • Halusinasi auditorik • • • • Paling sedikit 2 gejala berikut : Halusinasi panca indera yang menetap Arus pikir yang terputus Perilaku katatonik Gejala negative . broadcasting. passivity. • Delution of control.Skizofrenia Sekurang-kurangnya satu gejala berikut : • Thought echo. influence.

. dengan pemberian dosis yang lebih kecil. chlorpromazine. Terapi dapat diberikan obat anti psikotik seperti haloperidol.Adanya gejala-gejala khas tersebut berlangsung selama kurun waktu satu bulan atau lebih.

Gangguan Delusi Usia pada gangguan delusi adalah 40 – 55 tahun. . tetapi dapat terjadi kapan saja.

Penyebab terjadinya gangguan delusi adalah : • • • • • • Kematian pasangan Isolasi social Finansial yang tidak baik Penyakit medis Kecacatan Gangguan pengelihatan / pendengaran .

gangguan stres pasca traumatik . gangguan obsesif konfulsif. gangguan kecemasan umum. fobia.Gangguan Kecemasan Gangguan kecemasan adalah berupa gangguan panik. gangguan stres akut.

Buspirone .Terapi dapat disesuaikan secara individu tergantung beratnya dan dapat diberikan obat anti anxietas seperti : hydroxyzine.

. Terapi pada gangguan ini adalah dengan pendekatan psikologis dan farmakologis.Gangguan Somatiform Gangguan somatiform ditandai oleh gejala yang sering ditemukan apada pasien > 60 tahun.

.Gangguan penggunaan Alkohol dan Zat lain Sejumlah besar lansia dengan riwayat penggunaan alkohol terdapat penyakit demensia yang kronis seperti ensefalopati wernicke dan sindroma korsakoff.

. Ganguan tersering pada lansia pria adalah gangguan rapid eye movement (REM). Selain itu gangguan mental lain. nokturia. nyeri perut. Penyebabkan lainnya adanya gejala nyeri. faktor sosial dan lingkungan.Gangguan Tidur penyebab gangguan tidur primer pada lansia adalah insomnia. sesak napas. kondisi medis umum.

perilaku. gangguan daya ingat. .Terapi dapat diberikan obat hipnotik sedatif dengan dosis yang sesuai dengan kondisi masing-masing lansia dengan tidak lupa untuk memantau adanya gejala fungsi kognitif. psikomotor. insomnia rebound dan gaya jalan.

II. Factor yang Mempengaruhi Proses Penuaan .

Faktor – faktor Yang Mempengaruhi Ketuaan : • • • • • • Hereditas atau ketuaan genetic Nutrisi atau makanan Status kesehatan Pengalaman hidup Lingkungan Stres .

BILANG APA??? TERIMA KASIH .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful