Anda di halaman 1dari 4

Lembar Evaluasi Chemistry journal

Cationic Surfactants from Arginine: Synthesis and Physicochemical Properties

No. Keterangan 1. Terdapat judul yang jelas 2. Terdapat aliansi dan alamat korespodensi penulis utama 3. Penulis lebih dari satu 4. Terdapat tanggal publikasi 5. Terdapat abstrak yang jelas 6. Abstrak berisi tujuan dari penelitian 7. Abstrak berisi metode dari penelitian 8. Abstrak berisi hasil akhir penelitian 9. Abstrak berisi manfat penelitian 10. Terdapat keywords atau kata kunci 11. Terdapat pendahuluan atau introduction yang jelas 13. Pendahuluan memuat harapan penulis setelah melakukan penelitian 14. Pendahuluan memuat fakta-fakta yang yang terjadi dan berhubungan dengan penelitian 15. Pendahuluan memuat kesenjangan antara harapan penulis dan fakta yang ada 16. Pendahuluan memuat alternative solusi 17. Pendahuluan memuat keunggulan alternatif solusi 18. Terdapat metode penelitian yang jelas 19. Terdapat material penelitian 20. Terdapat hasil penelitian yang jelas 21. Terdapat gambar dan table hasil penelitian 22. Terdapat pembahasan atau diskusi penelitian yang jelas 23. Terdapat kesimpulan yang jelas 24. Terdapat acknowledgement 25. Terdapat support dana atau pemikiran dari intansi atau pihak lain 26. Terdapat referensi 27. Sistem penulisan referensi berdasarkan nomor urut referensi yang digunakan 28. Sistem penulisan jurnal 2 kolom

Ya

Tidak

Keterangan : Setelah dilakukan evaluasi terhadap jurnal yang berjudul Cationic Surfactants from Arginine: Synthesis and Physicochemical Properties. Maka, dapat dikatakan bahwa jurnal tersebut tergolong jurnal yang baik.Karena unsur-unsur dalam pembuatan jurnal yang baik telah terpenuhi.Mulai dari adanya abstrak sampai referensi.Semuanya lengkap.Kecuali tujuan penelitian yang tidak tercantum pada abstrak dan abstrak kurang detail dalam membahas penelitian tersebut.Namun,secara keseluruhan isi dari jurnal kimia tersebut termasuk lengkap dan detail dalam melakukan penjabaran.

Review : Jurnal kimia yang berjudul Cationic Surfactants from Arginine : Synthesis and Physicochemical Properties ini ditulis oleh Pravin Singare dari universitas Bhavan, Mumbai yang bekerja sama dengan Jyoti D. Mhatre dari universitas Shri.agdishprasad Jhabarmal Tibrewala.Jurnal ini membahas penemuan tentang surfaktan kationik berbasis senyawa amphiphilik yang memiliki fungsi yang sangat baik sebagai alternatif pilihan dalam mengawetkan makanan serta antiseptik. Surfaktan merupakan bahan kimia dengan toksisitas rendah dan sifat permukaan yang sangat baik dan aktivitas anti mikroba yang cukup. Penemuan ini menyangkut surfaktan kationik berasal dari kondensasi asam klorida dengan asam amino esterifikasi, seperti (L) - arginin. Metode ini terdiri dari esterifikasi asam amino dengan alkohol dan langkah kedua adalah kondensasi dengan klorida asam lemak, dengan menggunakan kondisi Schotten Baumann. Surfaktan berbasis arginin merupakan alternatif yang menjanjikan untuk surfaktan antimikroba lain dengan toksisitas intrinsik tinggi dan mempertanyakan biodegradabilitas seperti halida amonium kuaterner Aktivitas antimikroba dari argnine berbasis surfaktan kationik secara langsung terkait dengan keberadaan muatan kationik dari kelompok guanidin terprotonasi dari asam amino.Penyusunan surfaktan terdiri dari dua langkah menggunakan L-Arginine HCl sebagai bahan awal.Yaitu : (I) (II) Sintesis L-Arginine dihidroklorida ester etil melalui proses esterifikasi. Sintesis N-asil ester etil arginin dengan asilasi dari -amino kelompok LArginin dihidroklorida ester etil dengan rantai asam klorida.

Dari jurnal tersebut dapat diketahui bahwa :

N-Acylarginine etil ester dapat disintesis dalam hasil yang baik


menggunakan kondisi Schotten Baumann reaksi. Peningkatan panjang rantai karbon gugus asil dari N-Acylarginine ester etil meningkatkan sifat antimikroba. surfaktan kationik berbasis senyawa amphiphilik yang memiliki fungsi yang sangat baik sebagai alternatif pilihan dalam mengawetkan makanan serta antiseptik.

Lembar Evaluasi Chemistry Education Journal


Approach to chemical education at medical technologist training institutions in Japan
No. Keterangan 1. Terdapat judul yang jelas 2. Terdapat aliansi dan alamat korespodensi penulis utama 3. Penulis lebih dari satu 4. Terdapat tanggal publikasi 5. Terdapat abstrak yang jelas 6. Abstrak berisi tujuan dari penelitian 7. Abstrak berisi metode dari penelitian 8. Abstrak berisi hasil akhir penelitian 9. Abstrak berisi manfat penelitian 10. Terdapat keywords atau kata kunci 11. Terdapat pendahuluan atau introduction yang jelas 13. Pendahuluan memuat harapan penulis setelah melakukan penelitian 14. Pendahuluan memuat fakta-fakta yang yang terjadi dan berhubungan dengan penelitian 15. Pendahuluan memuat kesenjangan antara harapan penulis dan fakta yang ada 16. Pendahuluan memuat alternatif solusi 17. Pendahuluan memuat keunggulan alternatif solusi 18. Terdapat metode penelitian yang jelas 19. Terdapat material penelitian 20. Terdapat hasil penelitian yang jelas 21. Terdapat gambar dan table hasil penelitian 22. Terdapat pembahasan atau diskusi penelitian yang jelas 23. Terdapat kesimpulan yang jelas 24. Terdapat acknowledgement 25. Terdapat support dana atau pemikiran dari intansi atau pihak lain 26. Terdapat referensi 27. Sistem penulisan referensi berdasarkan nomor urut referensi yang digunakan 28. Sistem penulisan jurnal 2 kolom Ya Tidak

Keterangan : Hasil evaluasi menunjukkan bahwa unsur-unsur dalam pembuatan jurnal belum keseluruhan terpenuhi.Dalam jurnal tersebut, abstrak terlalu singkat dan kurang detail.Dalam abstrak tidak tercantum manfaat dalam penelitian tersebut.Metode penelitian yang seharusnya diulas sedikit dalam abstrak juga tidak tercantum.Jurnal tersebut juga tidak mencantumkan material penelitian sehingga kesimpulan dari hasil penelitian menjadi kurang jelas.Hasil evaluasi menunjukkan bahwa jurnal tersebut kurang baik .

Review : Jurnal hasil kerja sama antara Hidetsugu Kohzaki, Yoichi Fujita dan Yoichi Ishida ini membahas penelitian tentang pendekatan untuk menyediakan pendidikan kimia dalam teknologi medis. Penelitian tentang aspek-aspek tertentu dari praktek medis, seperti penggunaan infus dan suntikan,dan lain-lain. Evaluasi penting untuk melatih kemampuan teknis dan keterampilan.Cara efektif yang bisa dilakukan adalah dengan berlatih.Misalnya berlatih dalam pengukuran asam dan basa dengan kertas litmus, kimia rumus untuk air, dan bagaimana untuk menghitung konsentrasi persentase.Itu digunakan untuk menilai apakah siswa memiliki pengetahuan akademis yang mumpuni atau tidak.

Salah satu metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan cara tabel periodik Mendeleev untuk membuat mereka akrab dengan dunia kimia .Pemberian materi ikatan kimia, konsentrasi molar, persiapan solusi, berat jenis, dan lai-lain. kolorimetri adalah penting karena digunakan untuk pengukuran protein dan konsentrasi asam nukleat, immunostaining.Dengan demikian, pengetahuan kimia diperlukan untuk memahami biokimia. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendekatan pendidikan kimia berdampak dalam pembelajaran telknologi medis.

Anda mungkin juga menyukai