Anda di halaman 1dari 7

PENGARUH KOREAN WAVE PADA PERTUMBUHAN PEREKONOMIAN DI KOREA SELATAN TAHUN 2011- 2012 BAB I PENDAHULUAN A.

LATAR BELAKANG Dewasa ini, Korea Selatan telah berkembang menjadi salah satu negara paling makmur di Asia yang ditandai dengan perekonomian Korea Selatan kini terbesar ketiga di Asia dan ke-13 di dunia. Hal penunjang kebangkitan ekonomi Korea Selatan tidak lain karena sektor industri teknologi transportasi dan teknologi komunikasi yang juga didukung oleh sektor kebudayaannya melalui Korean wave. Pada tahun 2004, ekspor film dan program televisi bersama dengan pariwisata dan produk K-Pop menghasilkan pendapatan total hampir US$2 miliar. Selain itu, menurut statistik Bank Of Korea dari bidang ekspor budaya dan jasa hiburan, industri musik K-pop telah menghasilkan US$794 juta tahun 2011 dan mengalami peningkatan 25% dari US$637 juta di tahun 2010 seiring K-pop semakin diminati oleh masyarakat internasional.1 Salah satu bagian dari K-POP yang populer adalah penyanyi korea PSY dengan lagu Gangnam Style nya, lagu tersebut berhasil melampaui 2.000.000 penjualan digital sehingga dianugerahi double platinum oleh Recording Industry Association of America (RIAA) di AS. Dalam acara mana pun yang didatangi oleh PSY, ada saja artis internasional yang akan diajarinya menari dengan gaya menunggang kudanya yang sudah menjamur di seluruh dunia. Britney Spears, Ellen Degeneres, bahkan mahasiswa-mahasiswa Universitas Oxford, diajarinya.
1

BBC News. South Korea Profile. [Online]. http://www.bbc.co.uk/news/world-asia-pacific15289563. Diakses pada tanggal 25 Desember 2011 pukul 21.14 Wita.

Acara-acara televisi seperti Saturday Night Live, The Today Show, dan The XFactor pun didatanginya. Berkeliling dunia tidak membuat PSY kesulitan berbahasa Inggris karena dirinya pun memang sempat kuliah di universitasuniversitas di AS. Tidak cukup menjajah YouTube dan televisi, PSY dan "Gangnam Style"-nya juga menjadi sampul majalah Billboard dan masuk dalam majalah-majalah terkemuka seperti Time, Newsweek, Rolling Stone, Entertainment Weekly, New York Times, L.A. Times, GQ, People, Maxim, dan masih banyak lagi.2 Dan pencapaian PSY tersebut adalah hanya salah satu bagian dari Korean Wave yang sukses menjadi bahan perbincangan di dunia. Data BBC yang dikutip dari http//berita.plasa.msn.com3 menunjukkan budaya Korea Seatan, seperti musik pop, drama, hingga makanan khasnya telah menyumbang pendapatan negara mencapai lima miliar dolar AS setiap tahunnya, bahkan Terinspirasi dari Gangnam Style, perusahaan jejaring sosial Twitter bertekad memperluas profitnya di Korea Selatan. Twitter akan membuka kantor di sana. Fokus kerjasamanya adalah peluncuran fitur lokal dan membangun kemitraan dengan berbagai merek dan selebritis Korea Selatan. "Korea adalah negara dimana kami melihat adopsi budayanya banyak yang dibawa ke Twitter melalui cara-cara yang energik. Kami tak melihat hal yang sama di negara lain," kata Wakil Presiden Twitter, Othman Laraki, seperti dikutip dari Yonhap News Korea, Jumat (12/10). Keseluruhan rangkaian dari berbagai macam budaya di Korea Selatan tersebut dinamakan dengan istilah Korean Wave. Korean wave adalah sebuah
2

http://entertainment.kompas.com/read/2012/11/14/12102683/Lagu.Gangnam.Style.Raih.Double .Platinum.di.AS 3 http://berita.plasa.msn.com/teknologi/republika/twitter-buka-kantor-di-negeri-gangnam-style diakses pada 06 februari 2013

istilah yang merujuk pada popularitas budaya pop Korea di luar negeri. Genre Korean Wave berkisar dari film, drama televisi, dan musik pop (K-pop). Perkembangan yang sangat pesat dialami oleh industri budaya Korea, melalui produk tayangan drama televisi, film, dan musik menjadikannya suatu fenomena yang menarik untuk diimplementasikan sebagai sebuah bagian dalam pelaksanaan soft diplomacy yang mampu membangun citra Korea Selatan dan mendukung peningkatan posisi Korea Selatan di forum internasional.4 Dari pemaparan data diatas dapat diketahui bahwasanya kebudayaan memiliki dampak pada sektor perekonomian di Korea Selatan. Sebagaimana dikutip dari Jason Strother. 2009, Kebudayaan itu sendiri tidak hanya akan

memberikan dampak sosial melainkan dapat pula mempengaruhi bidang politik dan ekonomi suatu negara.5 Dan dikutip dari KBS. 2012. Pemerintah Korea Selatan sangat mendukung agar popularitas musik pop Korea di luar negeri terus dilanjutkan agar dapat menarik 20 juta wisatawan asing setiap tahun sampai tahun 2020 sebagai salah satu upaya untuk peningkatan kekuatan perekonomian negara.6 Keberhasilan Korea Selatan dalam memanfaatkan sektor kebudayaan sebagai penunjang untuk meningkatkan perekonomian negara membuat penulis tertarik untuk mengupas lebih dalam sejauh mana pengaruh dari kebudayaan dalam meningkatkan perekonomian di Korea Selatan dalam sebuah judul penelitian

KOCIS. Korean wave. [Online]. http://www.korea.net/Government/Current-Affairs/KoreanWave?affairId=209. Diakses pada tanggal 19 Desember 2011 pukul 14.15 Wita. 5 Jason Strother. 2009. Koreas Image Problem. [Online]. http://www.asiacalling.kbr68h.com/ur/news/south-korea/805-koreas-image-problem. Diakses pada tanggal 24 desember 2011 pukul 16.41 Wita.
6

KBS. 2012. Kementrian Kebudayaan Umumkan Proyek Untuk Tahun 2012. [Online]. http://world.kbs.co.kr/indonesian/news/news_Cu_detail.htm?No=25593. Diakses pada tanggal 11 maret 2012 pada pukul 09.28 Wita

Pengaruh Ekspor Budaya dalam Meningkatkan Perekonomian di Korea Selatan Tahun 2011- 2012. B. BATASAN DAN RUMUSAN MASALAH Jason Stroher, 2009 menjelaskan bahwasanya Kebudayaan itu tidak hanya akan memberikan dampak sosial melainkan dapat pula mempengaruhi bidang politik dan ekonomi suatu negara, hal ini telah dibuktikan oleh Korea Selatan. Dengan Korean Wave nya Korea Selatan mampu meraup banyak keuntungan financial. Mereka mampu menghasilkan miliaran dolar AS pertahunnya. Salah satu element dari Korean Wave yakni pop Korea (K-Pop) menjadi batasan penelitian ini terkait dengan pengaruh K-Pop dan prestasinya dalam menyumbang peningkatan perekonomian Korea Selatan. Untuk itulah berdasarkan penjelasan latar belakang serta batasan masalah yang telah diuraikan, penulis mengangkat rumusan masalah sebagai berikut: 1. Apa pengertian Korean wave ? 2. Bagaimana peran pemerintah dan rakyat Korea dalam menciptakan grand design Korean Wave, sehingga diterima market dunia dan bahkan menjadi kiblat? 3. Sejauh mana Korean Wave khususnya Korean Pop (K-POP) memberikan kontribusinya untuk perekonomian Korea Selatan? C. TUJUAN DAN KEGUNAAN PENELITIAN 1. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk:

a. Mengetahui dan menjelaskan pengertian dari Korean Wave di Korea Selatan. b. Mengetahui dan menjelaskan keterlibatan pemerintah Korea Selatan dalam membentuk sebuah design Korean Wave sehingga dapat diterima oleh pasar dunia. c. Mengetahui dan menjelaskan pengaruh budaya Korean Wave dalam meningkatkan perekonomian di Korea Selatan. 2. Kegunaan Penelitian a. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu bahan referensi bagi pelajar studi hubungan internasional dalam hal kajian mengenai soft diplomacy khususnya cultural diplomacy. b. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi sumbangsih informasi dan kajian bagi para stake holder ataupun pengambil kebijakan terutama pemerintah Indonesia dan pelaku budaya di meningkatkan dan mempromosikan budaya Indonesia. D. KERANGKA TEORI Dalam membahas tentang Korean Wave tentu tak akan lepas dari sebuah teori kebijakan luar negeri, karena Kebijakan luar negeri merupakan strategi atau rencana tindakan yang dibuat oleh para pembuat keputusan negara dalam menghadapi negara lain atau unit politik internasional lainnya, dan dikendalikan untuk mencapai tujuan nasional spesifik yang dituangkan dalam terminologi kepentingan nasional.7 Menurut Rosenau, pengertian kebijakan luar negeri yaitu upaya suatu negara melalui keseluruhan sikap dan aktivitasnya untuk mengatasi dan
7

Indonesia dalam

Jack C. Plano dan Roy Olton. 1999. Kamus Hubungan Internasional. Bandung: Abardin, hal. 5

memperoleh keuntungan dari lingkungan eksternalnya.8 Kebijakan luar negeri menurutnya ditujukan untuk memelihara dan mempertahankan kelangsungan hidup suatu negara.9 Lebih lanjut, menurut Rosenau, apabila kita mengkaji kebijakan luar negeri suatu negara maka kita akan memasuki fenomena yang luas dan kompleks, meliputi kehidupan internal (internal life) dan kebutuhan eksternal (eksternal needs) termasuk didalamnya adalah kehidupan internal dan eksternal seperti aspirasi, atribut nasional, kebudayaan, konflik, kapabilitas, institusi, dan aktivitas rutin yang ditujukan untuk mencapai dan memelihara identitas sosial, hukum, dan geografi suatu negara sebagai negara-bangsa.

Dalam hubungan internasional Konsep kepentingan nasional menjadi penting karena dapat menjelaskan perilaku politik luar negeri suatu negara dan sebagai upaya untuk mengejar power, yang mana power tersebut adalah segala sesuatu yang dapat mengembangkan dan memelihara kontrol atas suatu negara terhadap negara lain.9 Oleh karena itu, kepentingan nasional merupakan suatu bentuk tindakan survival suatu negara dalam politik internasional melalui hubungan kerjasama. Menurut Hans J. Morgenthau, arti survival tersebut adalah kemampuan minimum suatu suatu bangsa untuk melindungi identitas fisik, politik dan identitas budaya mereka dari gangguan negara-negara lain.10 Menurut Joseph S. Nye apapun bentuk Pemerintahannya, suatu negara pasti akan selalu bertindak dalam kerangka kepentingan nasionalnya.11

8
9

James N. Rosenau, Gavin Boyd, Kenneth W. Thompson. 1976. World Politics: An Introduction. New York: The Free Press, hal. 27.

Theodore A. Couloumbis dan James H. Wolfe. 1982. Introduction to International Relations: Power and Justice. New Jersey: Prentice Hall. Hal. 85.

10 11

P.Anthonius Sepu. 2011. Studi Hubungan Internasional. Yogyakarta: Graha Ilmu. Hal.165. Jospeh S. Nye.1992. Understanding International Conflicts. USA: Harper Collins College Publisher. Hal. 40-41.

Miroslav Nincic menyatakan tiga asumsi dasar dalam mendefiniskan Kepentingan Nasional, yaitu: Pertama, kepentingan itu harus bersifat vital sehingga pencapaiannya menjadi prioritas utama Pemerintah dan masyarakat. Kedua, kepentingan tersebut harus berkaitan dengan lingkungan internasional. Artinya, pencapaian kepentingan nasional dipengaruhi oleh lingkungan internasional. Ketiga, kepentingan nasional harus melampaui kepentingan yang bersifat partikularistik dari individu, kelompok, atau lembaga Pemerintahan sehingga menjadi kepeduliaan masyarakat secara keseluruhan.12 James N. Rossenau mengatakan bahwa Kepentingan nasional memiliki dua kegunaan, yakni: pertama, sebagai analitis untuk menggambarkan, menjelaskan atau mengevaluasi politik luar negeri. Dan kedua, sebagai alat tindakan politik sebagai sarana untuk membenarkan, mengecam atau mengusulkan kebijaksanaan.13 SISTEMATIKA PENULISAN BAB I PENDAHULUAN A. B. C. D. LATAR BELAKANG BATASAN DAN RUMUSAN MASALAH TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN KERANGKA TEORI

BAB II KOREAN WAVE KOREA SELATAN A. Pengertian korean wave B.

12 13

Aleksius Jemadu. 2008.Politik Global dalam Teori & Praktik. Yogyakarta: Graha Ilmu. Hal. 67. Mohtar Masoed. 1994. Ilmu Hubungan Internasional: Disiplin dan Metodologi. Jakarta: LP3ES. Hal. 145.