KEBUDAYAAN MODERN

Oleh : Safitri Aprillia Putri 110253441237 Sucha Aji Nugroho 120253441246 Walid Rusdianto 120253441262 Wanda Nurina Sara 110253417986 Yunita Eka Sari 120253441235 Zainal Abidin 120253441247

PROGRAM STUDI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL FAKULTAS SASTRA

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

yaitu yang menimbulkan macam-macam kepandaian tentang perusahaan tanah. Sejak saat itulah banyak negara maju dan modern berbondong-bondong ke Asia temasuk Indonesia dan membuat sengsara karena berawal untuk perdagangan namun berubah menjadi penjajahan. kesusasteraan dan kesusilaan. termasuk di Indonesia. Selain itu. Kepandaian manusia. maka terbentanglah bagi seluruh Asia sejarah baru. tertib damainya agama atau ilmu kebatinan dan kesusilaan.   C. hubungan lalu-lintas. maka terbentanglah bagi seluruh Asia sejarah baru. PENGERTIAN KEBUDAYAAN Kebudayaan atau culture adalah keseluruhan pemikiran dan benda yang dibuat atau diciptakan oleh manusia dalam perkembangan sejarahnya. kesenian dan agama. peralatan. Ketika itu Vasco da Gama sebagai wakil kebudayaan barat mengelilingi Afrika dan mendarat di Kalikut. KEBUDAYAAN MODERN Kebudayaan modern yang disebut juga kebudayaan barat ini bermula dari jaman “Reneisance”. sistem ekonomi. bahasa. perniagaan. Angan-angan manusia. kesenian yang berjenis-jenis. tertib damainya pemerintahan negeri. kerajinan. termasuk di Indonesia. B. Sejak saat itulah banyak negara maju dan modern berbondong-bondong ke Asia mengelilingi Afrika dan mendarat di Kalikut. yaitu yang dapat menimbulkan keluhuran bahasa. .A. yaitu yang menimbulkan tertib damainya hidup masyarakat dengan adat-istiadatnya yang halus dan indah. pertemuan dengan negara-negara modern memperkenalkan unsur-unsur budaya seperti ilmu pengetahuan. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa kebudayaan barat atau kebudayaan modern besar sekali sumbangannya bagi masyarakat Indonesia. Ruth Benedict melihat kebudayaan sebagai pola pikir dan berbuat yang terlihat dalam kehidupan sekelompok manusia dan yang membedakannya dengan kelompok lain. pelayaran. Dan karena kedatangan bangsa modern itulah akhirnya di Indonesia sejumlah pemudanya menghirup ilmu modern termasuk pendidikan sehingga melahirkan kebudayaan modern. JENIS-JENIS KEBUDAYAAN  Hidup-kebatinan manusia. Disamping itu mereka (bangsa modern) juga memperkenalkan huruf dan tulisan latin yang merupakan unsur penting bagi terbukanya komunikasi internasional. pengaruh kebudayaan modern sangat nyata dengan adanya proses modernisasi. semuanya bersifat indah.

Teknologi Kebudayaan modern dibagi 3 (tiga) macam. sarana mobilitas fisik dan angkutan. Dalam arti tertentu dia bebas nilai. Kebebasan. Budhis. begitu pula penilaian-penilaian hitam putih hanya akan menunjukkan kekurangcanggihan pikiran. melainkan dalam kedudukan dominan yang diambil oleh hasil-hasil sains dan teknologi dalam hidup masyarakat: media komunikasi. Bisa dipakai atau tidak. Menurut To Thi Anh ada 3 nilai penting yang mendasari kebudayaan modern. Kebudayaan Tekonologis Modern merupakan sesuatu yang kompleks.Pada perkembangan kebudayaan modern cenderung lebih mengutamakan dunia objektif daripada pada rasa. Kebudayaan Teknologi Modern b. Seorang Sekularis dan Ateis. netral. Kebudayaan Teknologi Modern Pertama kita harus membedakan antara Kebudayan Barat Modern dan Kebudayaan Teknologis Modern. sehingga hasil pola pemikiran mampu membuahkan sains & teknologi. Kebudayaan itu kelihatan bukan hanya dalam sains dan teknologi. Kebudayaan Barat a. antara lain : 1. misalnya dari Jepang. anak itu sudah menjadi dewasa dan sekarang memperoleh semakin banyak masukan non-Barat. Kebudayaan Teknologis Modern itu kontradiktif. segala macam peralatan rumah tangga serta persenjataan modern. Kristen Liberal. Akan tetapi. meskipun Kebudayaan Teknologis Modern jelas sekali ikut menentukan wujud Kebudayaan Barat. yaitu : a. Kebudayaan Teknologis Modern merupakan anak Kebudayaan Barat. Kebudayaan Modern Tiruan c. Pada kebudayaan modern cara berfikir dan hidupnya lebih terpikat oleh kemajuan material dan hidup sehingga tidak cocok dengan cara berpikir untuk meninjau makna hidup dan pikiran masyarakat kita makin berkurang karena pada kebudayaan modern mengunggulkan cara pikir analitis rasional. dan 3. Pemakaiannya tidak mempunyai implikasi ideologis atau keagamaan. Bahkan hingga saat ini terbukti bahwa kebudayaan modern lebih unggul daripada kebudayaan tradisional yang cenderung mundur. Penyataanpenyataan simplistik. Hampir semua produk kebutuhan hidup sehari-hari sudah melibatkan teknologi modern dalam pembuatannya. Islam Modernis atau Islam . Martabat Manusia 2.

tetapi bukan hatinya. dan kebudayaan Kentucky Fried Chicken (KFC). Kebudayaan Modern Tiruan Dari kebudayaan Teknologis Modern perlu dibedakan sesuatu yang mau saya sebut sebagai Kebudayaan Modern Tiruan. Jerman. kebudayaan supermarket (mall). dan trendy adalah modern. Kebudayaan Modern Tiruan hidup dari ilusi. bukan karena ia membutuhkan. seperti ia mengancam identitas kebudayaan lain. Kebudayaan Modern Blateran ini. Perancis. Konsumerisme berarti kita ingin memiliki sesuatu. ia bergerak dalam dunia buatan: tangga berjalan. Ia mengancam Kebudayaan Barat. Di lapangan terbang internasional orang dikelilingi oleh hasil teknologi tinggi. c. melainkan karena fast food dianggap gayanya manusia yang trendy. Anak Kebudayaan Modern Tiruan ini adalah Konsumerisme: orang ketagihan membeli. bahkan membuat kita kehilangan kemampuan untuk menikmati sesuatu dengan sungguh-sungguh. Kebudayaan Teknologis Modern secara mencolok bersifat instumental. melainkan demi membelinya sendiri. kelakuan kita. Orang makan di KFC bukan karena ayam di situ lebih enak rasanya. Selera kita. tetapi sebenarnya hanya mencakup pemilikan simbol-simbol lahiriah saja. bahkan segala macam aliran New Age dan para normal dapat dan mau memakainya. Kebudayaan Blastern itu memang produk Kebudayaan Barat. akan tetapi ia belum mencaploknya.Fundamentalis. Kebudayaan Kebarat-baratan Kita keliru apabila budaya blastern kita samakan dengan Kebudayaan Barat Modern. meskipun sebenarnya tidak dibutuhkan. semakin kita tidak memiliki diri sendiri. blasteran. bahwa asal orang bersentuhan dengan hasilhasil teknologi modern. semuanya di seluruh dunia sama. b. spayol. duty free shop dengan tawaran hal-hal yang kelihatan mentereng dan modern. Identitas kita malahan semakin kosong karena kita semakin membiarkan diri dikemudikan. rasa kagum dan penilaian kita semakin dimanipulasi. ia menjadi manusia modern. tak ada hubungan batin. tanpa mengkompromikan keyakinan atau kepercayaan mereka masing-masing. pilihan pakaian. bukan pusatnya dan bukan kunci vitalitasnya. Italia. semuanya artifisial. misalnya kebudayaan lapangan terbang internasional. Padahal dunia artifisial itu tidak menyumbangkan sesuatu apapun terhadap identitas kita. akan tetapi kita semakin tidak mampu lagi menikmatinya. atau ingin menikmati apa yang dibeli. Itulah sebabnya kebudayaan ini tidak nyata. bahkan barangkali juga Amerika Serikat masih mempertahankan kebudayaan khas mereka . Kebudayaan Modern Tiruan itu terwujud dalam lingkungan yang tampaknya mencerminkan kegemerlapan teknologi tinggi dan kemodernan. melainkan tiruan. suasana non-real kabin pesawat terbang.

dan jumlah anaknya pun masih banyak. Westernisasi mengarah kepada proses identifikasi dan imitasi budaya barat. Orang Indonesia yang mengadaptasi gaya hidup kebarat-baratan seperti (suka minumminuman keras. efisiensi. dan modernisasi saja.Pembangunan adalah suatu perubahan yang sengaja dilakukan denagnperencanaan yang matang untuk membangun Negara ke dalam kondisi yang lebih maju. Cara hidup kebarat-baratan sperti konsumerisme juga bukan tindakan yang rasional untuk ditiru. Perbedaan Modernisasi. Cara berpikir modern yang rasional tidak mampu menggambarkan adanya kenyataan tersebut. Westernisasi. mungkin sesekali mereka itu masih bergaya feodal. tetapi juga sangat memperhatikan unsure irrasional. karena berefek pada pemborosan dan semakin memuncaknya tagiahan kartu kredit. Hidup modern dengan menggunakan unsur-usur budaya Barat seperti ilmu dan teknologi itu tidak berarti bahwa kita melakukan Westernisasi. apa cita-citanya tentang pergaulan. bahwa ada kekuatan lain yang lebih tinggi dari manusia yang mengatur alam semesta ini. apakah paham tanggung jawabnya (Suseno. tetapi dalam rangka transformasi ilmu dan teknologi.dan praktis. . kebudayaan itu belum menjadi Kebudayaan Coca Cola. Contohnya dengan adanya islamisasi. tidak hanya penyebaran westernisasi. Globalisasi Moderniasasi mengarah kepada mengubah cara berpikir tradisional dan irrasional menjadi cara berpikir rasional. apakah keyakinan-keyakinan moral dan religiusnya. karya-karyanya. bahwa tidak ada Negara yang mampu hidup sendiri tanpa bantuan Negaralain. islamisasi di Indonesia berkembang sangat cepat karena adanya globalisasi. freeseks. apa selera estetik dan cita rasanya. Meskipun di mana-mana orang minum Coca Cola. 1992). senang hura-hura) itulah yang disebut condong ke arah Westernisasi. d. Dalam melakukan Modernisasi tidak perlu dengan Westernisasi. tidak bermutu. tidak disiplin. Orang seperti itu belum tentu modern dalam mentalitasnya. Globalisasi merupakan suatu media penyebaran budaya. dengan demikian belum mesti menjadi orang modern. tetapi juga budaya-budaya lain yang tidak harus berasal dari Negara barat. Cara berpikir islam pun tidak hanya mengutamakan rasional saja. Globalisasi merupakan peningkatan saling ketergantungan antar Negara di dunia. Orang yang sekadar tersenggol sedikit dengan kebudayaan Barat palsu itu.masing-masing. Ia juga belum akan mengerti bagaimana orang Barat menilai.

Entah benda atau bantuan dibayar langsung sesuai dengan harganya. faktor sosial. Kesempatan yang adil. westernisasi. Dengan demikian jelas bahwa modernisasi. Kesetaraan sosial-politik (semua warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama) dan gender. westernisasi. politik. Kedudukan berdasarkan ketrampilan. norma dan nilai diterapkan kepada semua orang Pemikiran analitis dan kritis. dan globalisasi. dan globalisasi yang lebih mengarah pada pembangunan bersifat neoliberal. progresif. dipersoalkan. hukum. ekonomi. Pemisahan agama. kehidupan batiniah mengendalikan kehidupan lahiriah. Desakralisasi (atau sekularisasi). Budaya rasa bersalah atau guilt culture (soal antara saya dan Tuhan. CIRI-CIRI BUDAYA MODERN       Jati diri sebagai seorang individu.     . dinamika sosial. Bahwa pembangunan di Indonesia berdasar ideologi pancasila. kepercayaan pada kedaulatan Tuhan. berkat dan hukuman Tuhan tidak disamakan dengan sukses dan kegagalan.Pembanguan juga berbeda dari modernisasi. alam dan pertanian dipeliharakan berdasarkan ilmu pengetahuan Kausalitas (sebab-akibat) dijelaskan melalui ilmu pengetahuan (sejauh mungkin). saya dan sesama manusia). semua dapat didebatkan. penghormatan berdasarkan kepribadian orang. letak perbedaan tersebut sangat mencolok. kritis terhadap diri sendiri dan orang lain. Allah dan alam terpisah. ilmu pengetahuan memerintah. entah benda atau bantuan diberi secara gratis (sebagai tanda solidaritas Pemikiran (world view) linier (ada perkembangan). kemandirian. Kepemimpinan demokratis. tidak ada solidaritas (atau nepotisme) secara otomatis terhadap kelompok sendiri. Alam dide-sakralkan. orang bebas menyuarakan aspirasi. tanpa membedakan antara ‘kami’ dan ‘mereka’. globalisasi dan pembangunan memiliki perbedaan D. yang diadakan untuk kepentingan rakyat. pengetahuan (achieved status). westernisasi. tidak seperti modernisasi. kebijaksanaan.

menghargai waktu. PENGERTIAN MASYARAKAT MODERN Masyarakat modern adalah masyarakat yang sebagian besar warganya mempunyai orientasi nilai budaya yang terarah ke kehidupan dalam peradaban masa kini.  Memiliki sifat keterbukaan. F. efisien. keterampilan dan kejuruan Tingkat pendidikan formal pada umumnya tinggi dan merata. sehingga disebut masyarakat kota.sebab orang kota tidak memiliki orientasi ke masa kini.E.  Sebagai hasil ilmu pengetahuan dengan kemampuan produksi dan efisiensi yang tinggi . berpikir kreatif. CIRI-CIRI MASYARAKAT MODERN        Hubungan antar manusia terutama didasarkan atas kepentingan-kepentingan pribadi. dan bertanggung jawab. misalnya gelandangan. menghargai mutu. produktif percaya pada diri sendiri. G. dengan cirricirimenghargai karya orang lain. Pada umumnya masyarakat modern tinggal di daerah perkotaan. disiplin. Aspek Teknologi :  Teknologi merupakan factor utama untuk menunjang kehidupan kearah kemajuan atau modernisasi. Hukum yang berlaku adalah hukum tertulis yang sangat kompleks Ekonomi hamper seluruhnya merupakan ekonomi pasar yang didasarkanatas penggunaan uangdan alat-alat pembayaran lain. Hubungan dengan masyarakat lain dilakukan secara terbuka dengan suasana yang saling memepengaruhi Kepercayaan yang kuat akan Ilmu Pengetahuan Teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Masyarakatnya tergolong ke dalam macam-macam profesiyang dapat dipelajari dan ditingkatkan dalam lembaga pendidikan. Namun tidak semua masyarakat kota tidak dapat disebut masyarakat modern. MASYARAKAT MODERN DILIHAT DARI BERBAGAI ASPEK Aspek Mental Manusia :  Cenderung didasarkan pada pola pikirserta pola perilaku rasionalatau logis. yaitu dapat menerima pandangan dan gagasan orang lain.

Apakah kita cukup bangga dengan hasil kelulusan UN siswa di sekolah yang mencapai 100%? Apakah hasil (output) dari UN? Apakah Murid yang perokok. ketika ingin membeli sesuatu. dan gayagaya Jepang. apakah barang yang ingin dibeli tergolong wajib. provinsi berlomba-lomba untuk mendapatkan nilai Ujian Nasional UN paling tinggi dengan kelulusan siswa 100%. Sudah pakai laptop. Dari boyband Super Junior sampai Maroon 5. Tetapi. Kita juga mampu mendatangkan musisi kelas dunia untuk tampil di Indonesia. Mana prestasimu? Malahan. skype ketimbang kita menciptakan. faktanya kita mampu mendatangkan klub sepak bola Intermilan untuk bertanding melawan tim Indonesia. Buktinya. Selain itu.H. Pengikut / follower Masyarakat modern Indonesia. . twitter. lebih suka menjadi pengikut ketimbang diikuti. tidak sedikit yang menghadiri pertandingan dan konser bertaraf dan bertarif internasional tersebut. Maka. Begitu juga dengan pengguna Narkotika/ Narkoba yang juga awalnya IKUT-IKUTAN. CIRI-CIRI MANUSIA MODERN a. kita membeli tablet atau smart phone. Sama halnya dengan program antivirus yang sering kita unduh. Industri musik kita jarang mencetak musisi berkelas dunia. kita lebih suka menggunakan jejaring sosial seperti facebook. Bahkan. kita juga senang membeli barang yang sama dengan fitur berbeda. Belum puas ber-BBM. Prestise bukan Prestasi Masyarakat modern di kota besar di Indonesia cenderung mengutamakan prestise (prestige) atau gengsi ketimbang prestasi. Mengapa kita tidak bisa menciptakan lebih banyak antivirus lokal kualitas interlokal?   Perokok di Indonesia cenderung tinggi peminatnya. pikirkan terlebih dahulu. banyak penonton yang memadati konser Super Junior. Murid yang tawuran antarpelajar. kita masih membeli IPad dan Android. kita selalu kalah di ajang bulu tangkis internasional. Kita lebih senang berbelanja suatu barang yang tidak kita perlukan. karena awalnya IKUT-IKUTAN. Sementara kewajiban belum terpenuhi. b. di bidang elektronik. murid yang mengikuti budaya asing? c. Konsumtif Ketika kita sudah memiliki suatu barang elektronik seperti telepon selular. Java Jazz Festival tiap tahun. Kita minim prestasi dalam sepakbola di kancah dunia. Buktinya. butuh atau ingin? Jangan membeli barang yang diinginkan menjadi suatu kewajiban.

elektronika dan sebagainya menjamur di Indonesia. pasti ada warung atau toko yang berjualan di sisi kanan dan sisi kiri jalan. Mereka mudah terhasut. hotel. Orientasi Bisnis Hebatnya. Jarang berpikir Empiris Masyarakat modern Indonesia lebih suka berpikir dengan menggunakan PERASAAN atau feeling daripada dengan fakta-fakta. Keputusan Keberadaan Wakil Menteri dan lainnya. terpengaruh untuk IKUT-IKUTAN berkelahi. Seperti Kebijakan Jurnal Nasional dan Internaisonal sebagai Syarat Lulus. e. Banyak masyarakat menengah ke bawah yang berbisnis dengan berjualan. apartemen. Bahkan Keputusan dan Kebijakan Pemerintah banyak yang tanpa didasari Kajian Ilmiah terlebih dahulu. Masyarakat menengah ke atas pun demikian. pasti dijual. terprovokasi. memukuli. apapun yang bisa menghasilkan. dan sudah mengkritik pemerintah. GEJALA-GEJALA MODERNIASASI 1. Kebijakan Hemat Energi. . Dari bisnis perumahan mewah. kondominium. Tidak percaya? Lihatlah jalan utama (protokol) di Kota dan Kabupaten. FAKTOR-FAKTOR PENDORONG PERUBAHAN MASYARAKAT MENJADI MASYARAKAT MODERN     perkembangan ilmu perkembangan teknologi perkembangan industri perkembangan ekonomi J. bangun tidur sudah membicarakan orang lain. Masyarakat Indonesia memiliki orientasi bisnis yang cukup tinggi. Orang Indonesia. melempari bahkan membunuh.d. Bidang IPTEK Gejala Modernisasi di bidang IPTEK ditandai dengan adanya penemuan dan pembaharuan unsur teknologi baru yang dapat meningkatkan kemakmuran masyarakat. Artinya. I. Orang Indonesia lebih suka berkelahi atau tawuran antarwarga dan antarpendukung sepak bola yang akar permasalahannya belum jelas.

pemerintah yang diawasi dan dibatasi kekuasaanya. gejala modern ditandai dengan adanya system pemerintahan perwakilan yang demokratis. dihormati hak-hak asasinya serta dijaminnya hak-hak sosial. serta pemeanfaatan SDA yang memperhatikan kelestarian alam sekitar. .2. 3. Bidang Ekonomi Gejala Modernisasi di bidang Ekonomi ialah meningkatnya produktivitas ekonomi dan efisiensi sumber daya yang tersedia. Bidang Politik dan Idiologi Pada bidang ini. yang pada akhirnya akan menimbulkan paham sekularisasi dan sekularisme. Bidang Agama dan Kepercayaan Gejala Modernisasi di bidang Agama dan Kepercayaan ditandai dengan adanya pengembangan nalar (rasio) dan kebahagiaan kebendaan (materi). 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful