Anda di halaman 1dari 5

BAB I PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN AGAMA

Sebelum masuk pada pembahasan apa itu Ilmu Perbandingan Agama, alangkah baiknya jika dipaparkan terlebih dahulu mengenai pengertian agama itu sendiri. Dari kacamata intimologi, ada pendapat yang mengatakan agama itu berasal dari bahasa San Sekerta yang bermakna Haluan, Peraturan, Jalan atau kebaktian kepada tuhan. Pendapat lain mengatakan bahwa kata Agama itu tersusun dari dua kata, A yang berarti Tidak dan Gama yang berarti Pergi, Kacau , jadi Agama b erarti Tidak Kacau. Dengan kata lain bisa juga diartikan dengan tetap ditempat, diwarisi turunt temurun. Agama berarti tuntunan.1 Menurut A. Mukti, salah seorang Ahli Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia, yang mengatakan bahwa barangkali tak ada kata yang paling sulit diberi pengertian dan definisi selain dari kata agama. Paling tidak alas an mengapa agama sulit didefinisikan. Pertama, karena pengalaman agama itu adalah soal batini dan subjektif. Yang juga individualis. Kedua, baran kali tidak ada orang yang begitu bersemangat dan emosional yang kuat sekali, sehingga sulit memberikan arti agama itu. Dan ketiga, konsepsi tentang agama dan mempengaruhi ileh tujuan orang yang memberikan pengertian itu,. Disamping itu M. Nasir juga pernah mengatakan bahwa telah di akui oleh pra sarjana bahwa agama adalah hal yang disebut sebagai Problem of Ultimate Concern, yang berarti suatu problem yang mengenai kepentingan mutlak, yang berarti jika seseorang membicarakan soal agamanya maka ia tidak dapat tawar menawar.

Jirhanuddin, Pengantar studi Memahami Agama, Cetakan ke 1. (Yogyakarta : Pustaka

Pelajar, 2010) hlm. 1 1

Agama adalah jalan hidup dengan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa berpedoman kepada kitab suci dan dipimpin oleh seorang nabi, ada 4 unsur yang harus ada pada defenisi agama tersebut yaitu : 1. Agama merupakan jalan 1 atas hidup. 2. Mengajakan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. 3. Mempercayai kitab suci (wahyu). 4. Dipimpin oleh seorang nabi atau rasul. Selain kata agama, juga ditemukan Religi dan Ad-Din, apakah ketiga istilah tersebut mempunyai pengertian dan konotasi yang sama atau berbeda. Menurut Zainal Arifin Abbas, istilah agama, Religi dan Ad-Din itu berbeda-beda antara satu dengan lainnya, dan masing-masing mempunyai pengertian sendiri-sendiri. Ia mengatakan bahwa dalam Al-Quran kata Ad-Din (memakai awalan -Al) hanya ditujukan pada islam saja, dan selainnya tidak demikian. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran surat Ali-Imran ayat 19, dimana Allah hanya mengaku Islam sebagai agama yang sah yaitu Inna al-diina inda Allah al-Islam, artinya Sesungguhnya Agama yang diridhoi disisi Allah hanyalah Islam. 2 Kajian Antropolohio terhadap agama tidak akan cukup fakta yang diamati saja, untuk memahami fenomena kehidupan beragama, sebagaimana juga hal-hal yang lainnya dalam kehidupan manusia, kalau kehidupan beragama sudah ditemukan sejak zaman purba sampai masyarakat ditemukan sejak zaman purba sampai masyarakat modern. B. TUJUAN MEMPELAJARI ILMU PERBANDINGA AGAMA Ilmu perbandingan agama bertujuan untuk memberikan kemungkinan bagi seseorang yang melibatkan diri dalam studi agama untuk memiliki pandangan yang sempurna tentang apa arti pengalaman keagamaan dan ekspresi-ekspresi semacam apa yang bias ditimbulkannya. Mempelajari perbandingan agama dapat menimbulkan tenaga dan pikiran utuk membandingkan ajaran-ajaran setiap agama, kepercayaan, dan aliran-aliran peribadatanyang ada dan menambah keimanan seseorang tegasnya orang yang tidak beragama tidak memperoleh suatu kepercayaan.

Arifinsyah, dialog Global Antar Beragama, (Medan : Cita Pustaka Media Perintis, 2009) hlm. 33-37 3 Bustanuddin Agus, Agama Dalam Kehidupan Manusia, (Jakarta, Rajawali Pers,2005) hlm. 49 2

C. SEJARAH

PERTUMBUHAN

DAN

PERKEMBANGAN

ILMU

PERBANDINGAN AGAMA

Perbandingan agama merupakan suatu ilmu pengetahuan yang masih muda yang berdiri sendiri pada bagian akhir pertengahan abad ke 19.

Pada zaman Yunani dan Romasi, Herodatus adalah seorang sastrawan berkebangsaan Yunani, ia bias dikatakan orang mula pertama yang menganggap pentingnya masalah agama. Dibelahan dunia Timur Ali Bin sahi Rabban Al-Tabarani (wafat 854) dia salah seorang pengarangan buku perbandingan agama.

1. AGAMA HINDU

Agama merupakan salah satu agama yang dianut oleh sebagaina manusia di jagat raya ini. Agama Hindu adalah suatu agama yang lahir dan berkembang di India, jauh beratus tahun sebelum masehi.

Agama Hindu merupakan agama ketiga terbesar di dunia setalah Kristen dan Islam dengan jumlah hamper 1 miliyar jiwa penganut agama ini sebagaina besar terdapat di antar Benua Hindia. Dalam sejarah Agama Hindu dapat di bagi menjadi :

a. Periode Agama Weda Kitab Weda terdiri dari 4 (empat) kumpulan, yaitu : Pertama Rig Weda, Kedua Sama Weda, Ketiga Ya Jar Weda dan Keempat adalah Alharwa Weda

b. Periode Agama Brahma Kehidupan Beragaama pada periode ini didasarkan pada Kitab Brahma, yaitu bagian ke dua kitab Weda yang kedua. Kitab ini ditulis oleh ImamBrahmana dalam bentuk prosa. Isinya memberikan keterangan tentang korban, membicarakan nilai serta mencoba mencari asal usul korban

Sekte-sekte Dalam Agama Hindu M. Arifin dalam bukunya menjelaskan bahwa dalam agama hindu terdapat beberapa sekte, antara lain : 1. Sekte Redanta 2. Sekte Sankya 3. Sekte Yoga 4. Sekte Janisme 5. Sekte Wisnuisme 6. Sekte Siwaisme 7. Sekte Brahmaisme 8. Sekte Trantrisme (Trantragena)

2. AGAMA BUDHA Agama Hindu tumbuh dan berkembang di Indonesia & Agama Budha lahir pada abad ke-6 sebelum masehi di India dan didirikan oleh Siddharta Gautama. Adalah anak seorang raja bernama Suddhu Dana yang memerintah suku Syakia, Ibunya bernama Maya. Kitab suci dalam agama Budha disebut dengan Tripitaka, Tri berarti tiga dan Pitaka bermakna Keranjang/Bakul, tapi yang di yang dimaksud keranjang disini adalah Keranjang Hikmah. Pokok ajarannya ada 3 yaitu : 1. Ajaran tentang Budha 2. Ajaran tentang Dharma 3. Ajaran tentang Sangka Sekte Dalam Ajaran Budha 1. Golongan Hinaya 2. Golongan Mahaya 3. AGAMA KRISTEN KATOLIK Agama Kristen, asal dari bahasa Yunani Cristos yang berarti Yang Diurapi. Menurut sejarah Yesus Kritus dilahirkan kurang lebih tanggal 24 Desember tahun ke-24 sebelum masehi disebuah desa Berieham. Orang tuanya bernama Yusuf, tukang kayu yang tinggal di nazaret, ibunya bernama Maria (Maryam).

Kitab suci agama Kristen terbagi menjadi kedalam dua bagian, yaitu Old Testement (Perjanjian Lama) dan New Tes Tament (Perjanjian Baru)

4. AGAMA KRISTEN PROTESTAN Protestan muncul mulai tahun 1529 Masehi pada awal mulanya orang-orang prostan adalah pengikut gereja sendiri, yaitu Gereja Protestan. Didalam agama Protestan ada dua sekramen yaitu sekramen Penjamua Suci (Misa Suci) dan Sekramen Pemandian Suci (Pembatisan) 5. AGAMA KHONG HUCU Agama Khonghucu merupakan agama yang berasal dari Tiangkok, WNA keturunan Tionghoa (China), penamaannya di Nisbatkan kepada pembangunannya yaitu Kungfu Tze Kitab sucinya merupakan suatu pedoman utama bagi para pengikut suatu agama. Kitab yang dianggap suci dan dijadikan pedoman bagi kehidupan beragama. Umat Khonghucu adalah Suci (Kitab yang empat atau kumpulan dari kitab yang empat buah kitab) dan Wung Cing atau Ngoking (Kitab Lima) 6. AGAMA ISLAM Islam agama samawi yang memiliki dokrin yang komperensip yang menentukan pemeluknya menjalani kehidupan. Kata Islam adalah nama yang diberikan Tuhan sendiri. Al-Quran Surat Ali Imran Ayat 19 :

Artinya : Sesungguhnya agama disisi Allah hanyalah Islam. Sumber ajaran islam yaitu : 1. Al-Quran 2. Sunnah/Hadist

Jirhanuddin, Pengantar Studi Memahami Agama, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar,2010) hlm. 63-144 5