Anda di halaman 1dari 34

MANAJEMEN INFORMASI KORPORAT Kasus 1: Amazon.

com Diambang Kebangkrutan

Oleh : Kelompok 1 Dual mode Palembang 1. Chriestina 2. Desi Pibriana (1206302365) (1206302415)
2

3. Dedi Hermanto 4. Dorie Pandora K

(1206302371) (1206302466)

5. Fransiska Prihatini S (1206302503) Dosen: Dr. Ir. Benny Ranti, MSc.

Magister Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer


3

Universitas Indonesia Februari 2013

Daftar Isi
Daftar Isi ............................................................................................................................ ............... 2 1. PENDAHULUAN............................................................................................. 8 2. Landasan Teori........................................................................................... 12 2.1 Amazon.com........................................................................................... 12 2.2 Blue Ocean............................................................................................. 13 3. Permasalahan dan Pembahasan................................................................18 3.1 Permasalahan......................................................................................... 18 3.2 Pembahasan dan Analisis.......................................................................19 5

4. Kesimpulan................................................................................................. 31 DAFTAR PUSTAKA......................................................................................... 32

1. PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah membawa perubahan pada model bisnis yang digunakan oleh perusahaan untuk berkomunikasi, baik itu dengan rekan bisnis maupun dengan customer-nya. Internet merupakan salah satu penemuan teknologi terbesar yang sangat mendukung perkembangan teknologi komunikasi. Perkembangan internet yang pesat menuntut perusahaan berlombalomba mengubah cara bisnis perusahaan. Cara bisnis perusahaan tradisional diubah menjadi perusahaan dengan infrastruktur yang menjangkau customer lebih banyak lagi. Perusahaan dot-com merupakan kumpulan dari perusahaanperusahaan yang menjual produk-produk atau jasa menggunakan sesuatu yang berkaitan dengan internet. Penggunaan internet untuk menjual
8

produk atau jasa tersebut mulai berkembang pada akhir tahun 1990. Hal ini dikenal dengan sebutan Penggelembungan atau bubble. Penggelembungan terjadi ketika spekulan mengatakan nilai saham meningkat secara berarti dan diborong sebagai antisipasi meningkatnya harga pasar lebih lanjut. Penggelembungan dot-com memecahkan angka pada 10 Maret 2000, ketika indeks gabungan NASDAQ mencapai puncak di harga yang nilainya lebih dari 2 kali lipat dari tahun sebelumnya. Perusahaan-perusahaan dot-com seketika diubah dari asetaset yang tak ternilai menjadi modal yang tak bernilai sehingga mendukung ambruknya dot-com. Kegagalan dot-com berlanjut dengan resesi pasar saham ketika para penanam modal Ventora dengan tibatiba berhenti berinvestasi di dalam perusahaan-perusahaan baru dan tengah memulai pembaharuan. Pada masa itu banyak perusahaan dotcom yang gulung tikar. Salah satu perusahaan dot-com yang berhasil survive adalah Amazon.com. Pada makalah ini akan dibahas tentang perbedaan antara dot-com dan traditional com khususnya tentang penggunaan ICT sebagai
9

tonggak bisnisnya, menggambarkan dan menjelaskan model bisnis yang dijalankan Amazon.com dari waktu ke waktu serta mengamati apa saja evolusi yang dilakukan oleh Amazon.com, menganalisa langkah-langkah yang diambil oleh Amazon.com untuk survive dari krisis pada era penggelembungan dot-com, serta menghubungkan Blue Ocean Strategy pada kasus Amazon.com ini.

10

11

2. Landasan Teori
2.1 Amazon.com Amazon.com, Inc (NASDAQ: AMZN) adalah Perusahaan perdagangan multinasional yang berbasis elektronik. Berkantor pusat di Seattle, Washington, Amerika Serikat adalah toko online terbesar di dunia, dengan hampir tiga kali pendapatan internet penjualan runner up, Staples, Inc, pada Januari 2010. (Wikipedia) Jeff Bezos mendirikan Amazon.com, Inc pada tahun 1994 dan duluncurkan secara online pada tahun 1995. Bezos mengenalkan Amazon.com melalui web pada bulan Juni 1995 dan mulai memberikan layanan pada bulan berikutnya. Perusahaan ini dibentuk kembali badan hukumnya pada tahun 1996 di Delaware, dan Amazon.com melakukan go public dengan Initial Public Offering (IPO) pada 15 Mei
12

1997 diperdagangkan melalui National Association Of Securities Dealers Automated Quotation (NASDAQ stock market elektronik pertama di dunia) dengan menggunakan simbol AMZN. Amazon.com berkembang dari waktu ke waktu, yang awalnya hanya merupakan toko buku online kemudian menjadi online superstore yang menawarkan buku, musik, video, mainan, videogames, elektronik, perangkat lunak dan berbagai perlengkapan rumah tangga. (Applegate, 2009: 146) 2.2 Blue Ocean Strategi Blue Ocean merupakan suatu strategi yang melepaskan pelaku bisnis dari kondisi yang biasa disebut Red Ocean. Red Ocean adalah kondisi penuh persaingan ketat untuk mendapatkan pasar yang sama dengan saingan, sehingga para pesaing bisa saja saling menghancurkan. Hal tersebut diakibatkan oleh jumlah permintaan yang lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah penawaran.
13

Sedangkan pada strategi Blue Ocean hampir tidak ada persaingan karena pelaku bisnis mengutamakan Berani tampil beda dari perusahaan lainnya. Terdapat 4 langkah dalam menerapkan Blue Ocean, yaitu: Eliminate (menghapus unsur-unsur yang tidak bernilai dari produk); Reduce (mengurangi unsur-unsur yang nilainya kurang tetapi masih diperlukan); Raise (meningkatkan unsur-unsur yang menjadi keunggulan produk); serta Create (menciptakan hal-hal baru yang belum pernah ada di industri tersebut).

14

Gambar 2.1 Empat Langkah Strategi Blue Ocean


15

Sumber: (Kim 2005: 29) Pelaku bisnis bisa saja menambah langkah-langkah lain di dalam penerapan strategi tersebut selama langkah yang diambil menambahkan keunggulan terhadap produknya. Strategi Blue Ocean terdiri atas enam prinsip dasar yaitu rekonstruksi batasan-batasan pasar, fokus pada gambar besar, menjangkau lebih jauh dari demand yang ada, menerapkan urutan langkah strategis secara tepat, mengatasi rintangan organisasional, dan membangun eksekusi menjadi strategi.

16

17

3. Permasalahan dan Pembahasan


3.1 Permasalahan Pada makalah ini akan dibahas beberapa permasalahan diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Perbedaan utama manajemen strategi dan informasi korporat antara perusahaan dot-com dan traditional-com, khususnya dalam pemanfaatan ICT sebagai tonggak bisnisnya; 2. Menggambarkan dan menjelaskan model bisnis yang dijalankan amazon dari pertama berdiri hingga saat ini yang telah mengalami beberapa model evolusi;

18

3. Menjelaskan secara rinci mengenai strategi amazon untuk survive dari dot-com buble burst era; serta 4. Menghubungkan strategi Blue Ocean dengan kasus yang dialami oleh amazon;

3.2 Pembahasan dan Analisis Perusahaan dot-com merupakan kumpulan dari perusahaanperusahaan yang menjual produk-produk atau jasa menggunakan sesuatu yang berkaitan dengan internet. Sedangkan traditional-com memulai bisnisnya secara konvensional kemudian seiring berkembangnya teknologi perusahaan tersebut mulai memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung keberlangsungan bisnisnya. Pada dasarnya, kriteria eksekutif teknologi informasi yang dibutuhkan sama sekali berbeda dengan apa yang selama dimiliki oleh dunia bisnis pada umumnya (Indrajit, 2000). Beberapa karakteristik yang telah dimiliki oleh
19

perusahaan dot-com dan Karakteristik yang harus perusahaan-perusahaan traditional-com antara lain:

dimiliki

oleh

1. Understand the principles of new economy; perusahaan harus mengerti tentang konsep transformation, yang tidak sekedar hanya menjual produk di internet, tetapi juga harus tau how to make business technical infrastructure.

Eksekutif business atau jasa out of IT

2. Have a good vision; Eksekutif haruslah seorang visioner dan memiliki tingkat kreativitas yang tinggi mengingat bisnis internet sangat mudah ditiru dan diikuti oleh siapa saja di seluruh penjuru dunia. Hanya mereka yang dapat selalu menyediakan jasa yang lebih murah, lebih cepat, dan lebih baik (cheaper, better, and faster) yang akan dilirik oleh pelanggan. Jelas invosi produk dan jasa selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu mutlak diperlukan oleh setiap perusahaan yang ingin sukses.

20

3. Excellent in working stamina; Dalam bisnis dot.com, waktu berjalan sangat cepat. Jika periode satu tahun di dalam bisnis klasik merupakan jangka pendek, dalam bisnis internet periode tersebut sudah dipandang sebagai jangka panjang. Setiap detik sangatlah berharga. Hanya mereka yang memiliki daya tahan dan kecepatan yang prima yang dapat mengelola perusahaan dot.com. 4. Able to cope with change; Harus mampu membawa perusahaan untuk beradaptasi dengan perubahan secara cepat dan dinamis. Tidak mustahil setiap minggu perubahan strategi dan taktik harus dilakukan jika ingin tetap bertahan dalam bisnis ini. Semakin besar sebuah perusahaan, biasanya semakin sulit untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. 5. Can manage people; Harus mampu mengelola beragam praktisi teknologi informasi dengan karakteristiknya masing-masing. Harap diingat bahwa pembajakan SDM masih terjadi secara intensif. Gagal menerapkan sistem manajemen dan sistem remunerasi yang tepat
21

akan menyebabkan terganggunya perusahaan karena harus gontaganti staf dan karyawan. Bisnis ini selain padat modal, sarat pula dengan padat intelektual. Pindahnya SDM kunci ke perusahaan lain dapat berakibat hilangnya keunggulan kompetitif perusahaan tersebut. 6. Collaborate to compete; Motto collaboration to compete harus dilaksanakan. Para eksekutif harus mampu menjalin jaringan bisnis dan kerja sama dengan perusahaan lain agar tercipta senjata persaingan yang jitu. Perusahan-perusahaan semacam vendor teknologi informasi, content partners, merchants, media, merupakan beberapa pemain yang harus didekati dan diajak bekerja sama. 7. Combine professional with enterpreneur; Semangat profesionalisme yang dikawinkan dengan bakat enterpreneurship merupakan kriteria ideal yang harus dimiliki oleh seorang eksekutif. Hanya dengan kedua karakteristik inilah kinerja dan loyalitas yang
22

tinggi terhadap perusahaan dapat terjaga untuk jangka waktu yang cukup lama. Model bisnis yang dijalankan amazon dari pertama berdiri hingga saat ini yang telah mengalami beberapa model evolusi dapat digambarkan sebagai berikut:

23

Gambar 4.1 Evolusi Model Bisnis Amazon.com Amazon.com didirikan Pada tahun 1994 oleh Jeffrey P. Bezos seorang investor yang tidak memiliki pengalaman di bidang pemasaran
24

dan penerbitan buku, tetapi beliau beranggapan bahwa pemasaran buku merupakan sebuah industri yang dapat memanfaatkan kekuatan dari kemunculan teknologi internet. Antara Juli 1994 dan Juli 1995 ketika perusahaannya belum go public, amazon.com resmi meluncurkan layanan toko buku online. Bezos dan beberapa karyawannya mengembangkan perangkat lunak yang digunakan untuk membangun website. Pada tahun 1995 Perusahaan menjual lebih dari $20.000 per minggu. Pada tahun 1996 Amazon.com berfokus pada peningkatan produk dan jasa yang ditawarkan dengan meningkatkan kemampuan browsing dan berfokus pada proses pencarian produk. Pada tahun 1997, dalam seperempat tahun amazon.com telah meningkatkan pendapatannya hingga 16 juta dolar (setara dengan pendapatan tahunan amazon.com pada tahun 1996) dan go public pada 15 May 1997. Awal tahun 1998 amazon.com secara agresif memperluas pangsa pasarnya dengan meluncurkan kategori produk baru dan masuk ke pasar Internasional. pada awal 2001, perusahaan amazon.com tidak hanya berupa toko buku online, tetapi juga merupakan online superstore yang menjual berbagai
25

jenis produk di lebih dari 160 negara. Selama tahun 1999, Amazon.com memulai model bisnis baru termasuk lelang (e-Bay) dan marketplace (zShops). Pada awal tahun 2000, Amazon.com mengembangkan model yang pasar bisnis melalui serangkaian kemitraan ekuitas dengan pengecer online terkemuka seperti Drugstore.com, living.com serta pets.com. Pada akhir tahun 2000 living.com dan pets.com menyerah pada kehancuran dot-com dan menyatakan kebangkrutan. Inilah yang menyebabkan para eksekutif amazon.com mengevaluasi kembali model bisnis perusahaan. Dibandingkan bermitra dengan pengecer dot-com, perhatian bergeser ke pengecer tradisional yang ingin mengembangkan kemampuan ritel online dan untuk meningkatkan kemampuan tradisional mereka dalam bidang distribusi dan stok untuk memungkinkan ketersediaan barang yang cepat ketika diperlukan dalam melakukan bisnis online. Pada bulan Agustus tahun 2000, Amazon.com bermitra dengan Toys R Us yang memungkinkan perusahaan untuk menjelajahi
26

model bisnis baru sebagai penyedia layanan logistik sebagai perluasan ke pasar yang baru (pengecer tradisional) dengan produk ritel online yang ada. Era dot-com bubble burst adalah era krisis perusahaan dot-com yang terjadi pada tahun 2000. Pada era tersebut banyak perusahaan dotcom yang mendeklarasikan kebangkrutan karena uang investor yang masuk ke perusahaan tidak kembali sebagai keuntungan. Strategi yang digunakan amazon untuk bertahan dari era bubble burst adalah mengubah model bisnis mereka, dengan menutup bisnis yang tidak menguntungkan, mengurangi biaya dengan cara merumahkan 1300 pekerja, menutup dua gudang barang mereka dan menutup kantor pemasaran di Seattle, menciptakan hal baru yang belum pernah ada pada bisnis sebelumnya contohnya menjadi portal toko online yang menawarkan barang-barang dari perusahaan lain, seperti produk dari Toys R. Amazon kini berfokus bagaimana melakukan pengaturan yang lebih baik terhadap proses pengiriman ( free shipping) dan pemesanan barang yang mereka jual. Amazon juga mencontoh eBay dengan
27

menyediakan layanan lelang melalui Amazon Auctions, mengembangkan teknologi baru untuk proses pencarian produk yang lebih baik di situs mereka. Amazon kemudian memperluas bisnis mereka ke luar negeri dengan membuka toko-toko baru di negara-negara Asia Pasifik dan Eropa.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, strategi merupakan sebuah strategi yang berani tampil beda dari terdiri dari empat langkah yaitu eliminate, reduce, raise, Berikut penjelasan yang mendukung bahwa amazon.com strategi tersebut:

Blue Ocean pesaing dan dan create. menerapkan

Berani tampil beda: Pada tahun 1996 Amazon.com berfokus pada peningkatan produk dan jasa yang ditawarkan dengan meningkatkan kemampuan browsing dan berfokus pada proses pencarian produk, hal ini menggambarkan bahwa amazon.com berani tampil beda.
28

Eliminate: Amazon.com melakukan penghapusan terhadap unsurunsur yang tidak berguna dengan cara menutup bisnis yang dirasa tidak menguntungkan seperti Living.com, eToys, boo.com, dan Garden.com. Reduce: Amazon.com melakukan pemotongan biaya dengan merumahkan 1300 pekerjanya pada tahun 2000 ketika harga saham amazon turun drastis. Amazon.com juga mengurangi produk yang belum menguntungkan bagi perusahaan. (Saviant, page 20) Create: Amazon.com menciptakan hal baru di dalam bisnisnya seperti meluncurkan kategori baru dan masuk pasar international pada tahun 1998, memulai model bisnis baru termasuk lelang (eBay) dan marketplace (zShops) pada tahun 1999, dan bermitra dengan retailer yang belum pernah mengembangkan bisnis secara online ToysRUs pada tahun 2000.

29

Raise: Amazon.com kemudian bermitra dengan Barners & Noble, Sears, dan Borders.com pada tahun 2001, perusahaan yang juga belum pernah mengembangkan bisnis secara online.

30

4. Kesimpulan
Pada tahun 2000, terjadi krisis dot-com yang menyebabkan banyak perusahaan dot-com gulung tikar. Ada beberapa perusahaan yang berhasil bangkit dari krisis tersebut, salah satunya adalah perusahaan retail terbesar di dunia Amazon.com. Hal tersebut dikarenakan Amazon.com mengambil langkah-langkah sebagai berikut: 1. Amazon.com melakukan penghapusan terhadap unsur-unsur yang tidak berguna dengan cara menutup bisnis yang dirasa tidak menguntungkan seperti Living.com, eToys, boo.com, dan Garden.com. 2. Amazon.com melakukan pemotongan biaya dengan merumahkan 1300 pekerjanya pada tahun 2000 ketika harga saham amazon
31

turun drastis. Amazon.com juga mengurangi produk yang belum menguntungkan bagi perusahaan. (Saviant, page 20) 3. Amazon.com menciptakan hal baru di dalam bisnisnya seperti meluncurkan kategori baru dan masuk pasar international pada tahun 1998, memulai model bisnis baru termasuk lelang (e-Bay) dan marketplace (zShops) pada tahun 1999, dan bermitra dengan retailer yang belum pernah mengembangkan bisnis secara online ToysRUs pada tahun 2000, dan pada tahun 2001 Amazon.com bermitra dengan Barners & Noble, Sears, dan Borders.com. DAFTAR PUSTAKA Amazon.com Annual Report 2000 Amazon.com Annual Report 2001 Applegat, dkk. 2009. Corporate Information Strategy and Management: Text And Cases 8th Edition. Singapore: Mc Graw Hill.
32

Babybenz. Dot-Com Boom [online] Tersedia: http://bybenz.blogspot.com/2005/02/dot-com-boom.html . [25 Februari 2013] Frey, dkk.2004. How Amazon.com Survived, Thrived and Turned a Profit [online] Tersedia: http://www.amattos.eng.br/Public/Livro_SI/Casos/Amazon%20versus %20Barnes%20and%20Noble/How%20Amazon%20Survived.pdf . [26 Februari 2013] Indrajit, E. Kriteria Eksekutif Bisnis Dotcom [online] Tersedia: http://dosen.narotama.ac.id/wp-content/uploads/2012/01/KRITERIAEKSEKUTIF-BISNIS-DOTCOM.pdf . [26 Februari 2013] Kim, dkk. 2005. Blue Ocean Strategy. United States of America: Harvard Business School Publishing Corporation. Saviant, D. Kepemimpinan Seorang Jeff Bezos Pada Amazon.Com [online] Tersedia : http://www.scribd.com/doc/49012563/paper2totolan . [26 Februari 2013]
33

Welin. Tugas 2 (Esensi e-Commerce) [online] http://lihatlahpria.blogspot.com/ . [25 Februari 2013] Wikipedia. Amazon.com [online] Tersedia http://en.wikipedia.org/wiki/Amazon.com . [25 Februari 2013]

Tersedia: :

34