Anda di halaman 1dari 2

.

1 Kedaulatan Negara bahwah Negara merupakan lembaga yang secara definitive memastikanaturan-aturan kelakuan dalam wilayahnya, terungkap dalam istilahkedaulatan. Kedaulatan adalah cirri utama Negara. Yang dimaksud adalah bahwa tidak ada pihak-pihak, baik didalam maupun di luar Negara yangdimintai izin untuk menetapkan atau melakukan sesuatu. Kedaulatan adalahhak kekuasaan mutlak, tertinggi, tak terbatas, tak tergantung, dan tanpakecuali. Namun didalam kenyataan tidak ada Negara yang sama sekali berdaulat. Ada juga Negara yang mengakui hak perlindungan Negara lain.Keanggotaan dalam organisasi-organisasi internasional juga mengurangikedaulatan suatu Negara. Akan tetapi sekurang-kurangnya suatu minimumkedaulatan termasuk cirri hakiki Negara modern.Dalam ilmu Negara dibedakan dua arah kedaulatan, yakni kedaulatanke dalam dan kedaulatan ke luar. 1.2 Kedaulatan negara ke dalam berarti bahwa masalah apa saja dapat menjadi bahan penentuan negara dan bahwa dalam hal ini Negara tidak tergantung dari pihak yang mempunyaiwewenang lebih tinggi. Dalam hal ini di bedakan dua segi:a. kedaulatan wewenang, dan b. kesatuan kekuasaan Negarawewenang adalah kesanggupan dan hak untuk melakukan sesuatu. Negara tidak hanya memiliki segudang wewenang, melainkan wewenanguntuk memperluas atau mempersempit wewenang-wewenang yangdimilikinya itu. Negara, misalnya, berwenang untuk menentukan apakah pihak-pihak swasta berwenang membuka sekolah sendiri atau tidak, apayang menjadi wewenang pemerintah-pemerintah daerah, dan sebagainya.Jadi Negara pun berwewenang untuk menentukan jangkauan wewenangnya.Suatu Negara dikatakan kuat bila memiliki wewenang itu dalam realitas politik.Dengan kesatuan kekuasaan Negara dimaksud bahwa dalam wilayahsuatu Negara tidak ada lembaga lain yang juga memiliki kedaulatanwewenang. Jadi dalam wilayah suatu Negara hanya ada satu pusat pemerintahan. Semua wewenang lain dalam wilayah kekuasaan tunduk terhadap wewenang Negara itu.

1.3 kedaulatan Negara ke luar berarti bahwa tidak ada pihak dari luar Negara yang berhak untuk mengatur sesuatu dalam wilayah Negara itu.kedaulatan keluar dapat diungkapkandalam dua patokan, yaitu:a.dalam patokan kekebalan, dan b.dalam patokan kesamaan kesanggupan semua Negara untuk menciptakan hukumnya sendiri dan untuk bertindak.Patokan kekebalan mengatakan bahwa wilayah sebuah Negara tidak boleh dimasuki dalam bentuk apapun oleh Negara lain. Tanpa izin pemerintah Indonesia, suatu patroli Malaysia tidak boleh mengejar seorang penjahat Malaysia yang menyebrang dari Sarawak ke Kalimantan baratmelampaui batas antara kedua Negara itu.Patokan kesamaan kesanggupan semua Negara untuk menciptakanhukumnya sendiri dan untuk bertindak adalah bahwa semua Negaramemiliki hak yang sama untuk menerapkan undang-undang dalam wilayahmereka dan untuk bertindak atas nama negaranya sendiri berhadapan dengannegara-negara lain, entah mereka kecil atau besar, lemah atau kuat.Kedaulatan dan wewenang moral,negara lantas memiliki hak untuk mencampuri segala urusan masyarakat, untuk menentukan segala-galanya bagi masyarakat? Bahwa negara memiliki kedaulatan, itu jelas. Tetapi itutidak berarti bahwa negara boleh menentukan segala-galanya bagi parawarganya. Meskipun memiliki kedaulatan, negara tidak memiliki wewenangmoral untuk mempergunakannya secara sewenang-wenang. Negara,misalnya, berhak membuat undang-undang pendidikan nasional, tetapinegara tidak berhak menghambat cita-

cita seorang warganya untuk menempuh pendidikan sampai tingkat yang paling tinggi. Setiapkesewenang-wenangan adalah tidak etis. Denagn menentukan sesuatu secarasewenangwenang negara melanggar hak-hak asasi manusia para warganya.Karena itu prinsip kedaulatan negara harus diimbangi dengan prinsipsubsidier, yaitu prinsip bahwa negara secar hakiki berfungsi untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi. Negara bukanlah tujuan padadirinya sendiri. Pada dasarnya, keberadaan negara adalah sebagai sarana pelangkap bagi terwujudnya cita-cita manusia dan masyarakat (kebaikan,kebahagiaan manusia). Jadi fungsi negara adalah subsidier, pelengkap