Anda di halaman 1dari 12

Prof. Dr.Adrian Umboh, Sp.

A(K)

Bagian Ilmu Kesehatan Anak FK UNSRAT/ RSU. Prof. Dr. R.D. Kandou-Manado

Glomerulonefritis akut suatu sindroma klinik yang ditandai o/ p laju filtrasi glomerulus, dengan manifestasi klinik : Edema Hematuria Hipertensi Oliguria serta insufisiensi ginjal.

Definisi

GNAPS GNA akibat infeksi Streptococcus Hemolitikus grup A (nefritogenik) Ditemukan pada anak usia 3-8 tahun ratio anak : = 2:1 Penyebab lain :Stafilokokus, pneumokokus, coxsackie virus B, echovirus tipe 9, virus influnza dan mumps

Serotip nefritogenik yg berkaitan dengan GNAPS pasca faringitis adalah M 1,4, 12,25 dan pasca piodermi adalah M 2, 42,49,56,57,60.

Etiologi

GNAPS melalui mekanisme imunologik akibat rx antigen-antibodi yang terjadi didalam sirkulasi maupun glomerulus.

Bukti peranan imunologik terdapat masa laten sebelum gejala nefritik Peninggian titer ASTO, Ditemukannya deposit subepitel C3 dan IgG pada membran basalis glomerulus.

masa laten inf tenggorokan 1-2 mgg inf kulit 2-3 mgg

Antigen Streptokokus

Komplex imun AgAb mengendap pd membrana basalis glomerulus

Proliferasi & Inflamasi

pe angka filtrasi glom & Rx imun aliran glom plasma ginjal

dilatasi arteriol aferen

koefisien filtrasi kap glom

reabs Na & air o/ tubuli bertambah (mekanisme homeostatik u/ mengatasi filtrasi)

Retensi Na & air

hipervolemia

hipertensi

Retensi cairan intravaskular

kongesti sirkulasi & pe vol cairan

edema

kerusakan glomerulus

hematuria

>> kasus pd umur sekolah 3-8 thn biasa : hematuria, oedem, hipertensi, olguria sering : kongesti sirk, udem paru, sesak, batuk kdg2 : encefalopati, kebingungan, nyeri kepala, somnolen, kejang gej sistemik : sdkt panas, mual, nyeri perut tidak biasa : anuria, gagal ginjal

Urin

Hematuria Toraks eritrosit 60-85% anak dgn GNAPS Proteinuria 2+ -3+ sering ditemukan setara dgn proteinuria kuantitatif 2 g/m2/hr.

Darah
Komplemen Kimia Darah ASTO

Anemi ( Hb < 10 gr %) normositik normokrom ringan umumnya pada awal pemyakit karena hemodilusi LED meningkat

Kadar C3 menurun 90% kasus GNAPS bila diperiksa serial selama 2 mgg pertama penyakit. Kembali normal dalam 6-8 minggu

Peningkatan Ureum dan creatinin Hiponatrenia, hiperkalemia, hipocalcemia, asidosis metab (jarang)

75-80% ditemukan meningkat ASTO 10-14 hr stlh inf puncak , 3-5 mgg me 1-6 bln

Foto toraks dan Echocardiografi

Pada foto toraks ditemukan tanda edema paru, efusi pleura, dan kardiomegali. Hasil Echocardiografi menunjukkan tanda randa efusi perikard

Pemeriksaan Histologik

Biopsi ginjal dilakukan pada pasien GNA dengan presentasi klinik atipik. Mikroskop cahaya : proliferasi sel2 mesangial, epitel dan lekosit PMN Mikroskop imunofluoresen : deposit granular IgG dan C3 sepanjang dinding kapiler glomerulus (awal pyt) dan di mesangium ( akhir pyt) Mikroskop elektron : elektron dense deposit di ruang subepitelial pada awal pyt dan cepat menghilang.

Diagnosa Banding

Nefritis Akut (Sindroma HenochSchonlein) Nefropati IgA Nefritis Lupus

Glomerulonefritis progresif cepat


Hematuria rekuren

Ensefalopati hipertensi dengan gejala disfungsi cerebral

Komplikasi

Edema paru akut dengan gejala batuk, ortopneu, dispneu dan sianosis.
GGA

Gagal jantung (jarang)

Istirahat eradikasi kuman penisilin 50.000 u/kgBB max 600.000 u, kalau alergi eritromisin 30-50 mg/kgBB selama 10 hr diuretika lasix 2-4 mg/kgBB (oral) 1-2 mg/kgBB (iv) anti hipertensi captopril oral 0,3-2 mg/kgBB atau reserpin 0,07 mg/kgBB diet rendah prot (0,5-1 gr/kgBB/hr), rendah garam (1 gr/hr) cairan max 400 ml/m2/LPB Prognosis : 95% sembuh sempurna