Anda di halaman 1dari 4

Meningkatkan Pemanfaatan Energi Panas Bumi Indonesia Untuk Kesejahteraan Masyarakat Indonesia

Muhammad Danu Dirja 21100111140080 Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia E-mail : danudok@gmail.com

Abstract Semakin berkurangnya pasokan energi di Indonesia terasa ironi, jika mengingat begitu banyaknya sumberdaya energi di negara kita ini. Kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas menjadi faktor utama dalam permasalahan ini. Krisis energi ini harus di cari jalan keluarnya, salah satunya dengan mencari energi alternatif terbarukan dan ramah lingkungan. Panas bumi menjadi jawaban terbaik yang dimiliki Indonesia dimana cadangan panas bumi dunia 40% terpendam dari Sabang hingga Merauke. Berbagai upaya mulai dilakukan untuk meningkatkan produksi energi panas bumi di Indonesia, yang diharapkan di kemudian hari dapat mengganti ketergantungan akan energi migas. Sehingga pada akhirnya Indonesia dapat menjadi negara percontohan dunia dalam hal pemberdayaan energi panas bumi.
Kata kunci: Panas Bumi, Energi, Terbarukan

Pendahuluan Semakin berkurangnya pasokan

terjadi regenerasi sumberdaya energi yang ada. Beberapa mengalami tahun ini global dunia yang

energi di Indonesia terasa ironi, jika mengingat begitu banyaknya sumberdaya energi di negara kita ini. Minyak bumi, gas alam, dan batubara begitu melimpahnya dan telah menjadi tulang punggung energi nasional sejak negara Indonesia merdeka. Namun sumberdaya dikarenakan manusia yang kurangnya memadai,

krisis

mengakibatkan naiknya harga minyak di pasaran dunia, sehingga berdampak pula pada kenaikan harga barang-barang lain di pasaran. Hal ini tidak akan terjadi jika seandainya masyarakat bahan tidak bakar terlalu minyak

mengandalkan

membuat sumberdaya energi tersebut tidak dapat dikelola dengan maksimal dan tidak

dibandingkan energi terbarukan lain yang lebih murah dan ramah lingkungan.

Indonesia sendiri memiliki banyak potensi energi terbarukan yang berasal dari alam seperti angin, air, panas matahari, nuklir dan panas bumi. Namun dari semua itu energi panas bumi adalah pilihan terbaik yang harus dipilih Indonesia. Ini

peradaban Romawi, namun sekarang lebih populer untuk menghasilkan energi listrik. Sekitar 10 Giga Watt pembangkit listrik tenaga panas Bumi telah dipasang di seluruh dunia pada tahun 2007, dan menyumbang sekitar 0.3% total energi listrik dunia. Energi panas bumi dibuat dengan menggunakan panas dari inti bumi. Proses pemanfaatan panas bumi meliputi

dikarenakan bumi Nusantara menyimpan 40% cadangan energi geotermal dunia. Sehingga sudah sepantasnya kita lebih mengutamakan energi panas bumi kita dibandingkan berpikir untuk membuat pembangkit listrik tenaga nuklir yang cukup berbahaya atau malah hanya

beberapa proses yaitu: 1. Inti panas bumi menciptakan magma dan memanaskan kerak bumi yang terdiri dari batuan dan air. 2. Permukaan yang ditentukan lokasinya dibor ke dalam permukaan bumi menangkap air panas dan uap yang naik. 3. Uap panas naik ke permukaan dan mendorong generator. 4. Generator menghasilkan listrik dan mengirimkannya ke saluran listrik, yang membawa listrik untuk rumah dan juga keperluan bisnis. Pembangkit Listrik tenaga turbin yang berputar

mengandalkan energi tidak terbarukan yang kita miliki sekarang. Keterdapatan cadangan panas bumi yang sebesar itu di Indonesia dirasa bukan karena kebetulan atau tanpa maksud, kemungkinan besar Tuhan ingin agar negara ini mandiri dan memaksimalkan energi panas bumi yang ada sehingga tidak bergantung kepada negara lain dan dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh

masyarakat Indonesia. Energi panas Bumi adalah energi yang diekstraksi dari panas yang tersimpan di dalam Bumi. Energi panas Bumi ini berasal dari aktivitas tektonik di dalam Bumi yang terjadi sejak planet ini

geothermal menggunakan sumur dengan kedalaman sampai 1.5 KM atau lebih untuk mencapai cadangan panas bumi yang sangat panas. Beberapa pembangkit listrik cadangan menggerakan ini menggunakan panas dari untuk turbin. secara Yang langsung lainnya

diciptakan. Panas ini juga berasal dari panas matahari Bumi. yang diserap ini oleh telah

permukaan

Energi

dipergunakan untuk memanaskan (ruangan ketika musim dingin atau air) sejak

memompa air panas bertekanan tinggi ke

dalam tangki bertekanan rendah. Hal ini menyebabkan "kilatan panas" yang

pasaran dunia belum bisa menjadi cambuk bagi kita untuk berusaha mengganti dari

digunakan untuk menjalankan generator turbin. Pembangkit listrik paling baru menggunakan air panas dari tanah untuk memanaskan cairan lain, seperti isobutene, yang dipanaskan pada temperatur rendah yang lebih rendah dari air. Ketika cairan ini menguap dan mengembang, maka cairan ini akan menggerakan turbin

ketergantungan

energi

nasional

minyak dan gas menjadi energi alternatif lain seperti panas bumi. Energi panas bumi merupakan energi yang ramah lingkungan karena fluida panas bumi setelah energi panas diubah menjadi energi listrik, fluida dikembalikan (reservoir) Penginjeksian ke melalui air bawah sumur kedalam permukaan injeksi. reservoir

generator. Pembangkit listrik tenaga Panas Bumi hampir tidak menimpulkan polusi atau emisi gas rumah kaca. Tenaga ini juga tidak berisik dan listik dapat tenaga diandalkan. geothermal 90%,

merupakan suatu keharusan untuk menjaga keseimbangan memperlambat reservoir dan masa penurunan mencegah sehingga tekanan terjadinya

Pembangkit menghasilkan

listrik

sekitar

subsidence. Penginjeksian kembali fluida panas bumi setelah fluida tersebut

dibandingkan 65-75 persen pembangkit listrik berbahan bakar fosil. Sayangnya, bahkan di banyak

dimanfaatkan untuk pembangkit listrik, serta adanya recharge air permukaan, menjadikan energi panas bumi sebagai energi yang berkelanjutan. Indonesia adalah negara kepulauan yang terdapat beberapa gunung berapi yang telah non aktif, gunung api nonaktif inilah sebagai penghasil panas bumi, secara geologis terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik utama yaitu : Lempeng Eropa-Asia, India-Australia dan Pasifik yang berperan dalam proses

negara dengan cadangan panas bumi melimpah, sumber energi terbarukan yang telah terbukti ini tidak dimanfaatkan secara besar-besaran. Pembahasan Enegi panas bumi di Indonesia kurang begitu dimanfaatkan padahal

potensi panas bumi di Indonesia adalah yang terbesar di dunia. Sangat disayangkan ketika pasokan energi migas Indonesia berangsur-angsur menurun dari tahun

pembentukan gunung api di Indonesia. Kondisi geologi ini memberikan kontribusi nyata akan ketersediaan energi panas bumi di Indonesia. Manifestasi panas bumi yang

ketahun belum ada langkah nyata yang disiapkan untuk mengatasinya. Ditambah harga minyak yang terus menanjak di

berjumlah tidak kurang dari 244 lokasi tersebar di P. Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Kepulauan Nusa Tenggara, Maluku, P. Sulawesi, Halmahera dan Irian Jaya, menunjukkan energi betapa besarnya yang

Referensi Endarto, Danang. 2005. Pengantar Geologi Dasar. Surakarta: Penerbit LPP dan Percetakan UNS http://sugiyantoblog.wordpress.com/2012/ 06/29/geothermal-sumber-listrikmasa-depan-indonesia-yang-ramah-

kekayaan

panas

bumi

tersimpan di dalamnya. Di akhir paper ini penulis

lingkungan/(diakses tanggal 16 Maret 2013, pukul 22.10)

mengajak kepada seluruh pembaca untuk mulai melirik potensi panas bumi di Indonesia, karena dengan memaksimalkan seluruh energi panas bumi yang ada di Indonesia kita akan menjadi negara yang mandiri dalam hal energi. Selain itu juga investasi di panas bumi bersifat seumur hidup berbeda dengan minyak atau gas yang akan habis sewaktu-waktu. Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diambil melalui paper ini adalah: Indonesia memiliki potensi panas bumi sebesar 40% dari seluruh panas bumi di dunia. Energi migas di Indonesia semakin menurun pasokannya dari tahun

ketahun dan semakin mahal harganya. Melalui pemanfaatan energi panas bumi diharapkan negara Indonesia dapat madiri dalam hal energi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.